Minggu | 19 September 2021 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

Dr Zaidul Akbar: Penyakit itu Berawal dari Makanan-makanan Jenis Ini! Hindarilah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Timbulnya pernyakit berhubungan erat dengan asupan makanan yang masuk ke tubuh kita. Dr Zaidul Akbar menyebut, banyaknya penyakit yang timbul saat ini, bahkan di usia muda karena terlalu banyak penganggu dari makanan yang dikonsumsinya.

“Banyak email masuk ke saya, usianya baru 24 tahun 35 tahun sudah kena diabetes, kolesterol. Mereka kalau dicek, mereka makan beraneka ragam tapi miskin serat, miskin vitamin, miskin enzim,” ujar dr Zaidul Akbar dalam video di akun YouTube-nya @zaidulakbar official.

Transformasi makanan dari luar, yang pada dasarnya bukan makanan negeri kita saat ini sudah sangat banyak menjadi kesukaan masyarakat Indonesia. “Kategori bukan makanan kita, seperti pizza, kitia makan. Itu hanya hawa nafsu. Keinginan makan, saja,” jelasnya.

Jangan banyak makan produk makanan dari luar yang tidak cocok untuk kita di negeri ini. “Dari orangtua kita dulu tidak familiar dengan produk gluten, tepung-tepungan. Sekarang kita lihat banyak sekali. Pizza misalnya, sebenarnya itu bukan kita perlukan,” tegasnya.

Tepung-tepungan itu menyebabkan banyak mengandung glukosa yang kalau setiap saat dikonsumsi akan menyebabkan gula dalam darah kita naik.

“Mie instan, itu bukan makanan sederhana itu, itu panjang sekali itu bahannya. Itu banyak makanan mengandung kimia,” ungkapnya.

Jika generasi saat ini sudah menjadi kebiasaan makan dengan beragam hal di atas, maka bukan hanya menyebabkan penyakit saat ini tetapi bisa menyebabkan degenerasi. Artinya, bisa merusak keturunan di masa depan bangsa ini.

Untuk itu, katanya, mulailah dari sekarang itu tepung-tepungan, terigu-teriguan diganti misalnya dengan kentang, singkong,

Dr Zaidul Akbar mengajak kita untuk mengikuti pola dietnya Rasulullah SAW. “Dalam satu bulan beliau tidak makan apapun selain air dengan kurma. Nabi ingin memberikan contoh. Ini detoksifikasi,” jelasnya.

Dalam puasa, tambahnya, mengajarkan kepada kita semua, berbuka dengan kurma. “Kurma ketika dicampurkan dengan air, akhirnya masuk ke dalam air selain sebagai minuman, sebagai makanan,” ungkapnya.

Untuk itu, imbau dr Zaidul Akbar, mulailah memperbaiki pola makan. Terutama gadis=gadis remaja untuk mengurangi makan, distop. “Tepung-tepungan, itu distop. Itu akan mengganggu menstruasi dan banyak hal buruk lainnya bagi kesehatan,” katanya.

Dia menyebut ada cara-cara yang dapat kita terapkan yang merupakan dari petunjuk Nabi Muhammad SAW. “Kembalikan kesederhanaan. Kesederhanaan itu caranya dengan bahan yang tidak banyak pengolahan. Kunyit misalnya,” jelasnya lagi.

Allah menciptakan banyak produk-produk baik di negeri kita ini dengan tumbuhan-tumbuhan tadi. Semakin sederhana makanan yang kita konsumsi, makin sederhana penyakitnya. (***)