Senin | 29 November 2021 |
×

Pencarian

NATUNA

Tergiur Keuntungan Besar, Ratusan Orang di Natuna Jadi Korban Investasi Bodong

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ranai – Polres Natuna kembali mengungkap kasus kriminal, kali ini kasus penipuan dan penggelapan berhasil diungkap Satuan Reserse dan Kriminal.

Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian didampingi Kasat Reskrim, Iptu Ikhtiar Nazara dan Kasi Humas, Bripka David mengatakan, kasus penipuan dan penggelapan ini dilakukan oleh seorang Ibu Rumah Tangga berinisial DP (21), menggunakan modus menawarkan investasi dengan menjanjikan bunga yang tinggi sekitar 15 sampai 30 persen selama 15 hari.

“Menggunakan media sosial instagram dan whataps, menawarkan investasi yang akan memberikan keuntungan yang besar kepada masyarakat luas,” terangnya saat menggelar Konprensi Pers di Mapolres Natuna, Jalan H Adam Malik, Sabtu 23 Oktober 2021.

Kapolres menambahkan, selama menjalankan aksinya tersangka berhasil memperdaya korban sebanyak 251 orang dengan total kerugian sebesar Rp 500 Juta.

“Jumlah investasi korban bervariasi, mereka berinvestasi dengan cara melakukan transfer kepada rekening tersangka,” terangnya.

Seiring berjalannya waktu, menurut pengakuan para korban, tersangka tidak dapat merealisasikan keuntungan investasi yang diberikan kepada para korban sebagaimana yang tersangka janjikan sebelumnya, sehingga salah satu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Natuna.

“Para korban meminta kembali modal dan keuntungan namun oleh tersangka tidak dapat dikembalikan,” terang Kapolres.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan, bahwa berdasarkan pengakuan tersangka, uang yang dikumpulkan sebagian dihabiskan untuk keperluan pribadi.

Menyikapi kasus tersebut, Kapolres Natuna berpesan, kepada seluruh masyarakat Natuna untuk tidak mudah percaya, kepada orang yang menawarkan investasi dengan menjanjikan keuntungan yang tidak wajar.

“Harus berhati-hati, jangan mudah tergiur dengan keuntungan yang besar,” pungkasnya.

Dalam kasus ini Satreskrim Polres Natuna telah memeriksa 9 orang saksi dan berhasil mengamankan Bukti Transfer, Buku Tulis, Rekening Koran, Buku Tabungan, HP, Kasur, dan Lemari.

Sementara itu Kasat Reskrim Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara menyampaikan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUH Pidana dengan ancaman kurungan penjara maksimal 4 tahun. (dan)