Sabtu | 21 Mei 2022 |
×

Pencarian

ADVETORIAL

30 Tahun Isi Dunia Pariwisata Kepri, Gubernur Kepri Merasa Sedih, Hotel Harmoni Tutup

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Akhirnya Hotel Harmoni Batam tutup, setelah 30 tahun beroperasi mengisi dunia pariwisata di Kepri.

Raut kesedihan terpancar dari wajah Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ketika menerima informasi, Jumat 11 Februari 2022 bahwa hotel yang berlokasi di Sei Jodoh Batam itu tidak akan melayani wisatawan lagi.

Begitu dapat kabar buruk dari Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar itu, Ansar Ahmad langsung mengunjungi hotel tersebut.

Selain menyampaikan rasa prihatinnya  atas nasib 130 karyawan hotel yang terancam PHK, orang nomor satu di Kepulauan Riau ini langsung menyusun beberapa langkah upaya pencegahan sebagai bentuk antisipasi terjadinya penutupan hotel-hotel lainnya terutama yang berada di tengah kota.

“Terus terang saya merasa sedih, ada 130 karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan. Saya sudah membuat beberapa langkah upaya antisipasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat, yakni usulan diskresi travel bubble di Kepri,” tuturnya.

Gubernur Ansar menjelaskan, sehubungan kondisi penutupan hotel, dirinya meminta pemerintah pusat untuk membuat diskresi dalam hal kemudahan bagi wisman yang datang dari Singapura untuk diperluas juga bagi non-Singaporean seperti ekspatriat yang tinggal di Singapura. Pertimbangannya wisatawan dari kalangan tersebut cukup besar potensinya.

Selain itu, lanjut Gubernur, Pemprov Kepri juga akan meminta pemerintah pusat memperluas pilot projek travel bubble yang tidak hanya sebatas Bintan dan Nongsa saja, serta mengaktifkan secara timbal balik jalur VTL (Vaccinated Travel Lane) atau jalur laut ke Kepri bagi Wisman yang sudah divaksin.

“Ada beberapa usulan lainnya yang akan saya sampaikan ke pemerintah pusat, dan saya sudah minta Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Pak Buralimar agar segera menyusun usulan-usulan Kepri sebagai bentuk perjuangan kita mencegah pengangguran yang lebih besar lagi dan membangkitkan sektor pariwisata kita,” jelas Ansar.

Saat bertemu pemilik dan karyawan Hotel Harmoni, Gubernur Ansar Ahmad juga tampak memberikan motivasi dan berharap agar sebagian besar karyawan bisa ditampung di hotel grup Harmoni lainnya.

Gubernur Ansar Ahmad bahkan sempat mencoba meminta tenggat waktu untuk mengundur agak satu bulan penutupan hotel sembari mencari investor baru. Saat meninjau kondisi Hotel Harmoni tersebut, Ansar juga membawa serta beberapa investor.

Gubernur Ansar Ahmad meminta pemilik Hotel Harmoni dan hotel lainnya untuk terus berupaya seiring dengan upaya keras yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri untuk membangkitkan lagi sektor pariwisata.

Namun, pemilik Hotel Harmoni, Antonius menyebutkan penutupan Hotel Harmoni tidak bisa dielakkan lagi, karena semakin sepinya kunjungan tamu hotel, terutama selama masa pandemi Covid-19.

“Kami punya tiga hotel, yakni Hotel Harmoni One, Hotel Harmoni Suite dan Hotel Harmoni. Karena kondisi yang semakin sulit, kami terpaksa harus mengorbankan salah satu diantaranya. Dan dari berbagai pertimbangan, Hotel Harmoni di Sei Jodoh ini lah yang kami putuskan untuk tidak beroperasional lagi,” ungkap Antonius.

Antonius menyebutkan sebanyak 130 karyawan tersebut akan diberikan pesangon selama sembilan bulan. Sebagian akan diusahakan ditampung di dua hotel lainnya, sebagian di rumahkan sembari mencari investor baru.(eddy supriatna)