Sabtu | 02 Juli 2022 |
×

Pencarian

HIBURAN

Penguasa di Sentul, Mampukah Honda Bisa Jaga ‘Tradisi’ di Mandalika?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Repsol Honda menjadi penguasa Sentul di masa lalu. Mampukah Honda mencapainya lagi di Pertamina Grand Prix of Indonesia pada akhir pekan ini?

Sebelum digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Indonesia pernah dua kali menyelenggarakan balapan kelas 500cc di Sirkuit Sentul, Bogor pada era 90an.

Dalam dua kesempatan tersebut rider-rider Repsol Honda tampil sebagai pemenang.

Pada musim 1996, rider legendaris Mick Doohan start dari posisi pertama untuk mengasapi dua rivalnya, Alex Barros (Honda Pileri) dan Loris Capirossi (Malboro Yamaha). Kesuksesan itu dilanjutkan Tadayuki Okada pada musim selanjutnya.

Okada melintasi garis finis pertama dibuntuti Doohan dengan selisih hanya 0,069 detik. Repsol Honda bahkan menyapu bersih podium setelah Alex Criville finis ketiga.

Repsol Honda akan mengandalkan juara dunia delapan kali Marc Marquez dan Pol Espargaro untuk melanjutkan dominasinya pada masa lalu di MotoGP Indonesia atau yang resminya bernama Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Pabrikan Jepang itu tampil menjanjikan di MotoGP 2022. Pada balapan pertama di Qatar, Marquez start ketiga meski harus puas finis kelima sedangkan Espargaro naik podium ketiga dari start keenam usai memimpin sebagian besar balapan.

Jelang balapan, lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit telah rampung diaspal ulang. Pada tes pramusim lalu para pebalap MotoGP sempat mengeluhkan lintasan yang penuh debu dan kerikil, yang salah satunya berasal dari aspal yang mengelupas.

Sekarang lintasan terlihat jauh lebih bagus. Butiran-butirannya lebih besar dan lebih rapat. Pihak FIM akan datang pada hari ini atau besok.

Lintasan akan dilihat safety officer untuk proses homologasi,” sambungnya,,” ujar Dirut MGPA (Mandalika Grand Prix Association) Priandhi Satria belum lama ini.

Balapan perdana Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika dijadwalkan pada 18-20 Maret 2021. Siapa yang akan berjaya? (***)

Sumber: wartaekonomi.co.id