Kamis | 19 Mei 2022 |
×

Pencarian

RIAU

Dandim Bengkalis Tegaskan Stunting Masuk Dalam Program TMMD ke-113

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis – Dandim 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia H, menegaskan bahwa kasus stunting masuk dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113.

Hal itu diungkapkan Dandim saat mendampingi Kasiter Korem 031/Wira Bima dalam kunjungan ke Posko Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) di Dusun Sialang Muda, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Kamis, 28 April 2022 yang lalu.

Dandim mengatakan, untuk mengatasi stunting, ia akan melibatkan personel Puskesmas Pembantu (Pustu) dan tenaga dari Dinas Kesehatan (Nakes) guna mengedukasi masyarakat terkait pencegahan stunting dan mengajak masyarakat di sekitar wilayah sasaran TMMD untuk menjalani hidup sehat serta senantiasa memenuhi asupan nutrisi penting bagi tubuh, terutama anak-anak.

“Kita akan melibatkan nakes dari Pustu atau Dinkes untuk membantu menangani stunting maupun polemik penyakit lainnya. Juga ada penyuluhan kesehatan di tengah masyarakat. Petugas berkompeten dibantu prajurit Kodim 0303/Bengkalis kita hadirkan untuk memberi manfaat luas dibidang kesehatan. Jadi, warga sekitar tak perlu jauh ke kota untuk periksa kesehatan, semua akan kita layani sepanjang pelaksanaan TMMD,” ujar Dandim.

Menurut Dandim, guna memaksimalkan rencana tersebut jelang pembukaan TMMD pada Mei mendatang, pihaknya telah lebih dulu mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung serta akan mendatangkan ratusan prajurit untuk menunaikan baktinya di tengah masyarakat.

“Bisa kita layani pemeriksaan kesehatan di Posko atau dengan mendatangi warga ke rumah-rumah. Intinya, akan kita laksanakan dengan maksimal. Satgas TMMD ke 113 tahun ini akan bertugas dengan maksimal dalam melayani dan mengabdi demi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 031/Wira Bima, Letkol. Inf. Hipni M. F mengatakan pengentasan stunting atau gejala (kesehatan) fisik berupa kekerdilan dapat ditangani maksimal dengan melibatkan pihak pemerintah, masyarakat dan juga tenaga medis.

Ia menyampaikan kepada Dandim, agar kasus stunting dapat ditangani secara maksimal selama TMMD berlangsung.

“Terkait stunting, tolong juga ditangani selama TMMD berlangsung diwilayah ini. Karya bakti kita sebagai prajurit tak selalu tentang perang, pembangunan, tapi juga melingkup dunia kesehatan. Kita mau, kehadiran prajurit sempena TMMD di wilayah ini dapat mengentaskan atau minimal memberi edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting,” pungkas Kasiter.