Sabtu | 21 Mei 2022 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Viral Video Perempuan Digorok Ibunya karena Bangunkan Sahur, Polisi: Hoaks

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seorang perempuan terekam sebuah video berdarah di bagian leher sambil menangis.

Video yang beredar di media sosial itu seketika viral.

Dalam narasi video yang beredar di media sosial disebutkan bahwa korban digorok ibunya saat hendak membangunkan sahur dan mendapat beragam tanggapan kecaman dari netizen.

“Ini ditusuk ibunya,” kata seorang pria yang berupaya menolong korban sebagaimana dalam video yang beredar.

Sesaat setelah itu seorang wanita berjaket kuning menghampiri.

“Udah ini anak gue,” kata wanita tersebut.

Lalu suara seorang pria kembali bertanya apa alasan ibu tersebut menusuk anaknya.

“Abisnya berantem,” kata ibu tersebut.

Terkait video viral itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan kejadian sebagaimana dalam video yang beredar terjadi di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung.

Namun dia membantah bahwa kejadian pada Jumat, 15 April 2022 sekira pukul 03.30 WIB atau waktu sahur itu merupakan tindak penganiayaan sebagaimana narasi video beredar.

Dari hasil penyelidikan diketahui kejadian berawal saat sang ibu berinisial Y (54) sedang memotong lontong untuk menu makan sahur, tapi pisau digunakan tidak sengaja mengenai sang anak, MS (17).

“Saudari Y sedang memotong lontong dengan pisau kecil dan tidak sengaja mengenai leher MS yang ada di dekatnya hingga mengeluarkan darah,” kata Ahsanul saat dikonfirmasi, Senin, 18 April 2022.

Mendapati sang anak terluka, Y panik dan bergegas keluar rumah meminta tolong kepada warga membawa putrinya MS ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

Nahas saat sedang membawa MS ke RS Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur ada seorang warga yang mendokumentasikan video lalu diviralkan dengan narasi korban digorok.

“Ada warga yang mengambil video dan diviralkan dengan berita tidak benar bahwa ‘anak membangunkan sahur, ibunya gorok leher’ begitu,” ujarnya.

Ahsanul juga membantah bahwa MS mengalami luka gorok, karena dari hasil pemeriksaan tim dokter RS Asrama Haji korban hanya mengalami luka kecil dan tidak perlu dirawat inap.

MS pun sudah memberikan klarifikasi dengan membuat video TikTok di akun pribadinya yang isinya menyatakan bahwa dia tidak mengalami luka gorok sebagaimana narasi video.

“Saudari MS sudah memberikan video klarifikasi di akun tik tok nya bahwa berita yang viral tidak benar hoaks,” tuturnya.

Sumber: tribunnews.com