Kamis | 19 Mei 2022 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Begini Kronologi Lengkap Pemudik yang Menabrak Ibunya hingga Tewas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mojokerto – Tanpa sengaja menabrak ibunya hingga tewas, pemudik asal Desa Ringinsari, Kandat, Kabupaten Kediri ini menangis histeris di lokasi kecelakaan.

Tangis histeris Agus Wahyudi (28) terlihat dalam video berdurasi 30 detik yang tersebar di media sosial.

Dilangsir dari detik.com, Agus terlihat duduk di jalan aspal persis di sebelah kanan jenazah ibunya, Masringah (47) yang tergeletak di lokasi kecelakaan. Sedangkan adiknya duduk di sisi kiri jenazah ibunya.

Kakak beradik ini menangis histeris melihat ibunya tergeletak tak bernyawa.

Beberapa kali adik Agus mengumpat pengemudi pikap warna putih yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut ini.

Pikap pelat L itu diketahui berlalu meninggalkan lokasi kecelakaan.

“Iya, itu tadi kedua anak korban sempat menangis di lokasi kecelakaan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko.

Saat video yang beredar tersebut direkam, anggotanya belum tiba di lokasi kecelakaan. Sehingga pikap warna putih yang diduga menjadi penyebab kecelakaan ini berhasil kabur. Identitas pikap pun belum diketahui, tuturnya.

“Karena tidak ada saksi yang menyatakan ‘ini lo pak pikapnya’. Pemilik toko di sebelah lokasi kecelakaan tidak tahu,” terangnya.

Wihandoko menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki identitas pikap pelat L itu.

“Untuk sementara kami belum tahu identitas pikap, masih kami cari di video tadi,” ujarnya.

Wihandoko pun menjelaskan kronologi kecelakaan beruntun yang menewaskan Masringah.

“Iya kecelakaan beruntun tersebut melibatkan 3 sepeda motor di jalan nasional Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak. Ketiga sepeda motor melaju di jalur arteri dari timur ke barat atau dari arah Surabaya ke Jombang,” ujarnya.

Paling depan sepeda motor Yamaha Vega nopol L 2261 U yang dikendarai Masringah seorang diri. Disusul sepeda motor Yamaha Vixion nopol AG 4089 ECA yang dikemudikan putra korban, Agus.

Saat itu, Agus membonceng adiknya. Satu keluarga ini dalam perjalanan mudik dari Surabaya ke Kediri. Sedangkan paling belakang sepeda motor Honda Supra Fit X nopol L 6201 AQ dikendarai Mukhtarom (48) seorang warga Desa Medali, Puri, Mojokerto.

Sampai di jalan nasional Dusun Jatisumber sekitar pukul 07.30 WIB, Masringah yang kurang konsentrasi menyerempet mobil pikap di sisi kiri jalan. Saat itu, pikap tersebut berhenti di badan jalan sisi kiri.

Akibatnya, Masringah terjatuh ke sisi kanan jalan. Seketika ia tertabrak motor yang dikendarai putranya. Korban tewas seketika di lokasi kecelakaan karena luka parah di kepala.

“Kena tabrak sepeda motor anaknya. Ada bekas darah korban di sekok (shock atau suspensi) depan sepeda motor anaknya. Anaknya juga sudah mengakui,” tandas Wihandoko.

Tidak sampai di situ saja, giliran sepeda motor Yamaha Vixion yang dikemudikan Agus tertabrak sepeda motor Honda Supra Fit X yang melaju di belakangnya. Beruntung, Agus dan adiknya, serta pengendara Supra selamat.

Jenazah Masringah dievakuasi polisi yang dibantu relawan dan PMI Kabupaten Mojokerto ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

“Jenazah sudah dibawa pulang keluarganya siang tadi,” pungkasnya. (****)