Kamis | 19 Mei 2022 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Puluhan Kapal Nelayan Terbakar, Menteri KKP: Gerak Cepat, Bantu Korban

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait insiden kebakaran kapal perikanan di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan identifikasi di lapangan, hingga hari ini tercatat jumlah kapal perikanan yang terbakar mencapai 54 unit.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto mengatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono turut prihatin atas bencana yang terjadi dan mendoakan pihak-pihak yang terkena dampak dari musibah itu untuk bersabar.

“Pak Menteri ketika mendapatkan laporan ini langsung memerintahkan jajaran terkait untuk membantu para ABK dan nelayan yang terkena dampak dari musibah ini,” ucap Doni, Jumat, 6 Mei 2022.

“Tim dari KKP diminta all out untuk membantu para korban,” sambungnya.

Ditambahkannya, Menteri Trenggono juga meminta adanya evaluasi dan pengawasan ketat operasional di pelabuhan perikanan agar peristiwa sama tak terulang di masa depan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini Hanafi juga turut menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran kapal yang terjadi.

Dari total jumlah kapal yang terbakar, 41 unit tercatat aktif dan memiliki awak kapal perikanan. Sementara 13 unit kapal sisanya belum memiliki awak kapal perikanan.

“Dari informasi yang dihimpun tim di lapangan, 13 kapal yang belum ada awak kapalnya itu ada 2 kapal milik Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, 10 unit kapal baru dan 1 kapal wisata,” jelasnya.

Sebanyak 547 orang awak kapal perikanan terdampak dari insiden terbakarnya kapal perikanan yang terjadi di Dermaga Wijayapura/Batere, Cilacap.

Sementara 1 orang awak kapal perikanan mengalami luka bakar dan tengah dalam perawatan di RSUD Cilacap.

Sebagai informasi sebelumnya, telah terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan kapal nelayan di Dermaga Batere Wijayapura Cilacap, yang terjadi pada Selasa (3 Mei 2022) sore.

Kebakaran terjadi ketika kapal-kapal nelayan sedang bersandar di dermaga tersebut. (***)

Sumber: tribunnews.com