Minggu | 14 Agustus 2022 |
×

Pencarian

BENGKALIS

Mutasi Terkait Kasus Brigadir J, Ketua Umum RNA 98 : Langkah Kapolri Tepat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bengkalis — Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis (RNA) 98 Sayed Junaidi Rizaldi ( SJR ) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo karena melakukan mutasi dalam rangka proses penanganan tindak pidana terkait meninggalnya Brigadir J.

Menurut SJR, langkah yang diambil Kapolri sudah tepat.

“Kan saya sudah katakan beberapa waktu yang lalu, ketika kasus ini mencuat bahwa Kapolri sudah turun tangan maka semuanya akan terang benderang, kita perlu menunggu sambil mengawasi, tak perlu nyinyir karena penanganan kasus ini memang perlu kehati-hatian yang tinggi, cermat dan terukur,” ujar mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini kepada mediakepri.co.id melalui aplikasi berbagi pesan WhatsApp, Jumat, 05 Agustus 2022.

” Yang terkait dengan persoalan tersebut, dimutasikan di bagian Yanma, mungkin biar proses penyidikan bisa berjalan lebih optimal lagi, tapi saya tegaskan bahwa kesungguhan Kapolri beserta tim khusus yang di ketuai Wakapolri dalam kasus Brigadir J ini perlu kita hargai sebagai komitmen mereka menjaga marwah institusi Polri yang sama – sama kita cintai ini,” tutup lulusan pascasarjana UI ini.

Sementara itu, dilansir dari CNN Indonesia, Kapolri menegaskan bahwa penyidikan terus berjalan. Polri akan mengusut kasus ini hingga terang benderang dalam mengungkap kematian Brigadir J.

“Penanganan dan penyidikan sudah, tersangka juga sudah, dan tidak berhenti sampai disitu akan terus dikembangkan. Semuanya akan menjadi jelas terkait siapapun yang terlibat dalam proses tindak pidana tersebut, tentu akan kita tindak tegas,” ucap Kapolri dikutip dari CNN Indonesia.

“Telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan dimana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP dan juga beberapa hal yang kita anggap itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan,” kata Listyo seperti yang di lansir dari CNN Indonesia.