Kamis | 01 Desember 2022 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

PWI Tanjungpinang Gelar Stand Up Comedy, Berikut Informasi Pendaftarannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang mengadakan perlombaan stand up comedy sempena Hari Jadi Sumpah Pemuda tahun 2022.

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 29 Oktober 2022 ini, diperuntukkan para peserta yang berusia 15 tahun hingga 30 tahun, dengan tema ‘Bersama Pemuda, Bangkit Lebih Cepat’.

Seperti ditahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda selalu saja dirayakan dengan penuh semangat oleh pemuda-pemudi tanah air Indonesia Raya ini.

Nah, maksud kegiatan ini untuk peringatan untuk mengenang perjuangan leluhur kita dimasa lalu. Dimasa sekarang cukup melanjutkan perjuangan mereka, mesti membuktikan setiap kata yang tertuang dalam teks sumpah pemuda, yang mana kita semua pemuda-pemudi yang bertanah air dan berbangsa yang satu yaitu Indonesia.

PWI Kota Tanjungpinang memperingati hari sumpah pemuda tahun 2022 ini, Bertujuan untuk meningkatkan semangat kepemudaan melalui karya seni, mereka menggelar acara Stand Up Comedy, acara yang digelar di Cafe Kebon, Km. 5 atas, Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang.

Ketua PWI Tanjungpinang, Amril yang telah membentuk tim panitia, mengatakan tujuan lain digelarnya acara stand up comedy yaitu untuk menjaga semangat nasionalisme dan kepemudaan agar semakin kuat namun tetap dengan cara yang menyegarkan.

“Ide itu kemudian diterjemahkan melalui kegiatan stand up comedy,” ujar Amril.

Melalui acara seni dibalut humor, rasa persaudaraan diharapkan tetap terjaga, harapan Amril.

Apalagi memasuki tahun politik, kata dia, semangat persaudaraan ini yang mudah mengendur hanya karena adanya kompetisi dan perbedaan pilihan. 

“Jangan sampai kompetisi itu menjurus pada kehancuran sendi-sendi kebangsaan, apalagi persahabatan, persaudaraan, persatuan sesama anak bangsa,” katanya. 

Dia pun secara khusus melihat stand up comedy sebagai satu karya seni sehat dan menghibur. Selain itu melalui kegiatan tersebut, kata dia, kritik dan suara masyarakat bisa disampaikan dengan cara elegan. 

“Yang dikritik juga dapat tersenyum,” tegas Amril. 

Dia berharap pemuda yang tergabung dalam PWI dan Peserta, dapat menjadi inisiator perdamaian, meredam konflik sekaligus penjaga semangat persatuan sesama anak bangsa. 

“Bila peran dan kerja ini konsisten dilakukan, tidak mustahil, di masa yang akan datang, negeri ini akan menjadi kiblat demokrasi dunia,” ungkapnya.