Rabu | 21 Februari 2024 |
×

Pencarian

KEPRI

Kakanwil Kemenkumham Kepri Minta Stakeholder Tingkatkan Permohonan Merek dan Merek Kolektif di Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepri menggelar kegiatan sosialisasi kekayaan intelektual di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis 1 Februari 2024.

Sosialisasi ini mengusung tema ‘Peningkatan Permohonan Merek dan Merek Kolektif di Wilayah Kepulauan Riau’.

Kakanwil Kumham Kepri, I Nyoman Gede Surya Mataram mengatakan bahwa Kepri memperoleh capaian positif sepanjang Tahun 2023 dengan jumlah permohonan Merek sebanyak 1176.

“Lalu terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan capaian Tahun 2022 sejumlah 580 permohonan Merek, “kata I Nyoman Gede Surya Mataram.

Dirinya menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama, dan kolaborasi semua stakeholder di wilayah Kepri.

Lanjutnya, bahwa pada bulan Januari 2024 sudah ada dua (2) permohonan Merek Kolektif yang diajukan ke DJKI yaitu Batik Lentera Difa dan Sentra Snack Tengku Mandak Tanjungpinang Timur.

“Banyak sekali potensi merek kolektif di Kepri yang dapat didaftarkan seperti kampung otak-otak sei enam bintan, sentra makanan ringan, sentra fashion, rumah batik, pelaku umkm yang berbentuk kube (kelompok usaha bersama), sentra atau kelompok ekraf dan lainnya, “jelasnya.

Kanwil kemenkumham Kepri akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah.

“Dimana dukungan dari pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota serta masyarakat sangat diharapkan agar memajukan kekayaan intelektual di Kepri, “tambah Kakanwil.

Terakhir disampaikan, bahwa pemerintah kabupaten / kota dapat membentuk Sentra Hak Kekayaan Intelektual di daerah sehingga dapat memberikan layanan permohonan pendaftaran hak kekayaan intelektual bagi masyarakat di masing-masing daerah.

Pada Sosialisasi KI ini menghadirkan narasumber Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi UKM RI Muhammad Firdaus, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kepri Riki Rionaldi dan Analis Kebijakan Madya Direktorat Merek dan Indikasi Geografis DJKI Adel Chandra.(oppy)

adsads