Minggu | 15 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Aksi Nekad Mahasiswi Ini Bongkar Perilaku Mesum Pria di Kereta, Pura-pura Tidur tapi Tangan Menggerayangi

Kamis | 02 November 2017 | 15:14

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Aksi pelecehan kembali lagi terjadi di angkutan umum.
Kali ini dialami oleh dua orang mahasiswi yakni Chelsea Canada dan Muthiara Yose saat sedang menggunakan angkutan kereta api rute Jawa pada Minggu 29 oktober 2017.

Namun, kali ini pelaku dibuat malu oleh korban lantaran diteriaki hingga diarak keliling peron stasiun di wilayah Purwokerto.

Melalui akun instagram story-nya @ichbincelsi, salah satu korban yang bernama Chelsea menceritakan apa yang ia alami saat berada di dalam kereta.
Ia juga sempat mengabadikan wajah lelaki mesum yang berhadapan dengannya saat itu.

Chelsea bercerita, saat itu ia duduk di depan lelaki berjaket.
Namun, jaket tersebut oleh pelaku tidak dipakai, melainkan disimpan di atas pahanya.

Lucunya, si pria mesum ini berpura-pura tidur dengan posisi tangan berada dibawah jaket yang ia simpan diatas pahanya sambil meraba paha korban.

“Tiap kali ngeraba langsung gue injek kaki dia, terus langsung dia buru-buru ngeluarin tangan dari jaket,” tulis Chelsea dalam akun instagram story-nya.

Pelaku pun rupanya tidak kapok meski kakinya sudah diinjak oleh korban.
Ia kembali lagi beraksi ketika korban mengobrol dengan temannya yang juga sesama perempuan.

“Pas gue ngobrol sama temen gue, si cowok kurang ajar itu nutupin tangannya pake jaket lagi. parahnya dia ngankat celana kulot gue. tau sendirikan kulot ga negtat gitu, gue kaya bingung harus gimana, akhirnya langsung gue pukul tangannya (yang ketutupan jaket) dan sambil bilang apaan sih mas megang-megang,” tulisnya lagi.

Ekspesi wajah si pelaku membuat korban semakin naik pitam.

Korban pun memberanikan diri melapor kepada petugas karena tubuhnya sudah dipegang-pegang oleh pelaku saat berada di atas kereta.

“Anehnya ini manusia malah mengelak, ujungnya sih ngaku, tapi malah bilang gini saya megang mbaknya cuma dikit ko,” tulisnya lagi.

Pria tersebut pun akhirnya diturunkan di salah satu stasiun oleh petugas untuk diberikan hukuman.

Malahan, pria itu diarak keliling stasiun sambil membawa kertas putih yang brtuliskan seperti ini ‘Saya Pelaku Pelecehan Seksual’ sambil direkam oleh korban hingga kemudian diposting kemedia sosial.

Chelsea juga bercerita keberaniannya itu timbul karena hal ini bukan baru pertama kali ia alaminya.
Namun, saat itu chelsea tidak berani melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya saat berada diangkutan umum.

Begini cerita chelsea dala akun isntagran story @ichbincelsi

“Banyak banget yang DM aku tentang pengalaman pelecehan seperti ini tapi beedanya ga berani buat laporin pelakunya
Dulu aku juga pernah payudaraku disikut sama kake-kakek, bodohnya kau ga lapor cuma ngedorong si kakek itu biar ga sikut payudaraku lagi

Memang pas kejaian itu aku pake baju daleman negtat, tapi aku pake sweater lagi.

Tapi menurutku aku ga sepenuhnya salah, aku nyesel ga laporin kakek itu.
Itu yang nginspirasi aku buat berani laporn si mas berengsek ini. kita ga boleh diem. kita ga salah
Kita rugi banget loh dipegang-pegang. malah dia menang banyak.

aku tau banget awalnya pasti kaya kaya gabisa nagpa-ngapain, speechless but believe me, kalo kita ga laporin, sipelaku itu malah ngeraa kita jadi sasaran empuk”
Terakhir, kasus tersebut diselesaikan dengan cara kekeluargaan dengan membuat pernyataan dari kedua belah pihak diatas materai 6000.
Surat pernyataan yang dibuat tertangal 29 oktober 2017 ini pun diketahui oleh Kepala Pembina Polsuska Daops 5 Purwokerto Bripka Krismanto. (***)

Editor :