HEADLINE

Anugrah Pesona Indonesia Cuma ‘Piala Kosong’ Bagi Pantai Sisi

Sabtu | 03 Agustus 2019 | 18:35

MEDIAKEPRI.CO.ID, NATUNA-Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kepulauan Serasan,Kabupaten Natuna, tanpa mengunjungi Pantai Sisi.

Pantai dengan hamparan pasir putih memanjang yang dinobatkan sebagai pantai alami terbaik di dunia pada tahun 2006 silam versi majalah island, yakni media ternama dunia asal Amerika.

Prestasi Sisi tak sampai disitu, pada tahun 2018 lalu, Pantai Sisi masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia dan berhasil menyabet juara 3 dengan kategori pantai terbersih.

Namun, jangan tanya apakah prestasi Sisi membuat kunjungan Wisman maupun Wisatawan Nusantara melonjak mendatanginya.

Jauh panggang dari api, jauh pula ekspektasi dengan realisasi, selang setahun berlalu meraih penghargaan API, bak mendapatkan “piala kosong”, hanya kebanggaan yang membekas di hati masyarakat serasan.

“Tak ada pengaruhnya untuk tingkat pengunjung, cuma dapat rasa bangga saja,” ucap Cherman Ketua Pokdarwis Kecamatan Serasan, belum lama ini.

Cherman pun menyayangkan, pencapaian Pantai Sisi pada penghargaan API Tahun 2017 lalu, tak memiliki dampak yang signifikan khususnya pada peningkatan wisatawan dari luar daerah.

“Kami sayangkan karena sejak 2006 pantai sisi juga telah dinobatkan sebagai pantai alami terbaik dunia oleh salah satu majalah ternama di Amerika, namun perhatian dinas pariwisata Kabupaten, provinsi dan kementerian belum fokus ke sana,” keluh Cherman.

Terkait perhatian Pemerintah Daerah terhadap Pantai Sisi, Ia pun memaklumi pemerintah daerah masih fokus pada wisata di pulau Bunguran, yang notabenenya dekat dengan pusat ibu kota Natuna.

Namun, menurut pria yang aktif dalam promosi wisata natuna ini, meski tanpa bantuan Pemkab Natuna, Pokdarwis Kecamatan Serasan tetap melakukan pembenahan di setiap objek wisata di Kecamatan Serasan.

“Saat ini melaui dana desa kami terus berbenah, salah satunya mengikuti pelatihan dan menyiapkan lahan objek yang akan dijadikan objek wisata unggulan tiap desa, bagi desa yang tidak memiliki objek wisata alam, kami telah menyiapkan objek wisata budaya, kerajinan, souvenir, dan kuliner, itu telah kita siapakan, salah satunya objek wisata kerajinan tikar,” tuturnya.

Cherman juga menerangkan, tingkat kunjungan wisatawan lokal(Masyarakat Natuna-red) normal setiap akhir pekan dan libur lebaran serta tahun baru, puncak kunjungan terbesar berlangsung pada lebaran idul fitri hari ke 3, yang bisa mencapai 3 ribu pengunjung.

sementara kunjungan Wisman, setiap tahun di kunjungi Yacht bagian dari event Sail to Natuna.

“Biasanya sebelum meninggalkan Natuna mereka mampir ke Serasan bisa 3 sampai 4 Hari,” terang Cherman.

Pantai Sisi di Kecamatan Serasan

Perlu diketahui, Pantai Sisi merupakan Pantai yang memiliki Bibir pantai terpanjang di Provinsi Kepri, dengan panjang 7 km terbentang dari Entebung Kampung Payak hingga Teluk Resak, Kampung Jermalik.

Selain Pesona Pantai Sisi, Pulau Serasan juga memiliki sejumlah destinasi wisata lain, yakni Goa-goa tersembunyi di sisi selatan pantai, di balik bukit berbatu yang lengkap dengan kisah legenda tempatan tentang goa tersebut.

Sayangnya, Akses ke Pulau Serasan bisa dikatakan masih sangat minim. Menuju ke sana, butuh perjuangan ekstra, Fisik prima, perencanaan matang, keleluasaan waktu dan dana yang cukup adalah keharusan.

Ada dua opsi, naik kapal laut atau pesawat. Naik pesawat, Anda bisa langsung dari Bandara Hang Nadim (Batam) atau Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang) ke Bandara Ranai, Natuna. Setelahnya, perjalanan diteruskan mengggunakan kapal, memakan waktu 11 hingga 12 jam.

Atau memilih waktu yang lebih panjang, bisa menggunakan Kapal Pelni KM.Bukit Raya dari Jakarta ke Serasan, dengan waktu tempuh sekitar 4 hari 4 malam. (alfian)

Editor :