Arsip

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menghadiri Tabliq Akbar menyambut 1 Muharram 1440 H bertempat di Masjid Al-Muttaqin, Desa Kuala Sempang, Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Selasa 4 September 2018 malam.

Pada kesempatan ini Nurdin mengatakan bahwa menyambut Tahun Baru Islam, tentu jatah umur semakin berkurang, jika Nabi Muhammad SAW saat itu melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah. maka kita umatnya juga harus berhijrah yakni dari baik ke menjadi lebih baik lagi kedepan.

“Inilah tahun yang kita harus sambut dengan penuh suka cita, ayo bertekad untuk meningkatkan amal ibadah,” ajak Nurdin.

Dalam kesempatan ini Nurdin juga mengegaskan bahwa Pemerintah terus berupaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat, seperti kebutuhan dasar yang sangat penting untuk segera terpenuhi.

“Kebutuhan pokok seperti listrik dan ketersediaan jalan sangat penting dan itu akan terus kita upayakan tercapai untuk masyarakat,” ujar Nurdin.

Gubernur juga berterima kasih kepada Kepala Desa yang telah menyampaikan asprirasinya, namun untuk lebih detail dan jelas lagi Nurdin mengundang untuk datang kekantor namun dengan tahapan terlebih dahulu ke Kabupaten Bintan.

“Tentu hal itu memerlukan prosedur dan tahapan, kami terima kedatangan bapak kekantor,” kata Nurdin.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid sekaligus Kepala Desa Muhammad Hatta menyampaikan rasa bahagia dari seluruh masyarakat atas kesempatan malam ini dapat bertemu Gubernur yang berkenan hadir.

“Ditengah kesibukan dan padatnya rutinitas sebagai Gubernur, beliau menyempatkan hadir bersama kita,” kata Hatta.

Hatta berharap kedatangan Gubernur ke Desa nya dapat ikut memberi keberkahan, salah satunya dalam upaya desa untuk memakmurkan masjid. Yang mana masjid sendiri sedang dalam proses pengembangan seprrti membangun pagar dan gerbang masjid serta papin blok untuk halaman.

“Kiranya Bapak Gubernur berkenan untuk membantu pembangunan masjid ini,” sambung Hatta.

Hatta juga sedikit bercerita tentang pembangunan Desa yang mana Desa tersebut memiliki enam pemukiman/kampung dan dari keenam itu masih ada salah satu kampung yang bisa dikatakan daerah terisolir yakni Kampung Beringin dengan total 209 jiwa dari 86 Kepala Keluarga (KK), infrastrukur yang belum memadai seperti jalan ketika hujan akan tergenang, ketika panas akan berdebu karna hanya berupa tanah saja. Keberadaan listrik juga tidak teraliri dengan penuh.

“Kami mohon perhatian dari pemerintah Provinsi untuk dapat menghidupkan salah satu pemukiman kami,” tambah Hatta.

Rangkaian acara sendiri dibuka dengan pembacaan ayat suci al-quran oleh Nasrullah kemudian dilanjutkan dengan Tablig Akbar yang disampaikan oleh Ustadz H Jamaluddin Nur dari Pondok Pesantren Hidayatullah Batam.

Dalam Tablignya, Ust Jamal membahas tentang mengapa umat merayakan hari raya islam, salah salah satu tujuan perayaan tersebut kata ustadz adalah untuk kembali membangkitkan semangat perjuangan keislaman.

“pejuangan umat saat ini adalah bagaimana mampu membangun semangat keislaman didalam diri,” kata Ustadz Jamal.

Tabligh sendiri berjalan dengan lancar dan khidmat dan ditutup langsung dengan pembacaan doa oleh Ustadz Jamal.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung Nilwan, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan Misbardi, Kapolsek Bintan Utara Kom Pol Jaswir, berserta Ketua Dusun, RT dan RW juga masyarakat Desa Kuala Sempang.(***)

sumber: humaskepri.id

Nurdin Gesa Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Upaya-upaya percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan terus dilakukan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Sebagai Ketua Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan, Nurdin terus mengawal agar tahun ini RUU itu disahkan menjadi UU Daerah Kepulauan.

“Niat kita ingin membangun bangsa ini dengan memanfaatkan potensi besar kemaritiman. UU ini akan mempercepat kejayaan itu,” kata Gubernur Nurdin sesaat setelah bertemu Ketua DPD RI H Oesman Sapta Odang, di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu, 5 September 2018 petang.

Nurdin ke Jakarta menemui OSO setelah serangkaian acara di Kepri. Nurdin memulai pagi dengan bersafari subuh di Masjid Abbas Thalib Batu 9 Tanjungpinang. Setelah itu Nurdin menghadiri pelantikan dewan pengurus Ikatan Pengusaha Industri Kapal Indonesia Cabang Kepri di Hotel Swiss Bell Harbourbay Batam.

Dalam pertemuan sekitar dua jam itu, OSO didampingi Sekjen DPD RI. Sementara Nurdin didampingi Asisten Pemerintahan yang juga Sekretaris BKS Provinsi Kepulauan Raja Ariza dan Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum.

Masuknya RUU Daerah Kepulauan merupakan inisaisi DPD RI. Tahun ini RUU itu sudah masuk dalam
prolegnas DPR RI. Karena itu desakan dari BKS Provinsi Kepulauan semakin menguat.

Menurut Nurdin, keinginan BKS agar RUU ini segera disahkan adalah untuk penguatan pembangunan di daerah kepulauan. Apalagi semangat Presiden Joko Widodo yang mencanangkan dalam Nawacitanya membangun dari pinggiran, sangat sejalan dengan mempercepat membangunnya daerah-daerah kepulauan.

“Laut adalah masa depan kita. Kita harus memanfaatkan laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, OSO dan DPD RI berkomitmen untuk menggesa percepatan pengesahn RUU itu.

Berbagai langkah terus dilakukan BKS Provinsi Kepulauan. Agustus lalu, perwakilan delapan Gubernur yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan mendesak agar Rancangan Undang-undang melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, Fahri Hamzah di ruang rapat Komisi II, Jakarta. Ke delapan provinsi itu adaah Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Maluku Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Saat itu, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan pihaknya juga berharap RUU ini disahkan paling cepat tahun ini dan paling lama sebelum periode anggota DPR RI yang sekarang berakhir.

“Saya harap DPR RI lebih fokus membahas RUU ini. Aturan di UU tersebut merupakan dasar penting untuk pengembangan konsep maritim bagi Republik Indonesia,” kata Fahri.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H.Nurdin Basirun ingin semua pulau yang ada di Kepulauan Riau, terutama yang sudah berpenghuni dapat merasakan penerangan listrik. Salah satu kebutuhan dasar masyarakat tersebut, menurut Nurdin harus terus dan cepat di gesa.

“Kita datang untuk mengawal realisasi kelistrikan dapat tercapai 100 persen di Kepri,” ujar Nurdin saat berkunjung ke Pulau Jaloh dan Pulau Cengkuy, Batam, Selasa, 4 September 2018.

Apalagi, lanjut Nurdin kebutuhan kelistrikan tersebut sejalan dengan program Nasional, yakni ‘Listrik Masuk Desa’ yang ditargetkan pada 2019 semua desa yang ada di Kepri mendapatkan penerangan listrik.

Dari Road Map Kelistrikan di Batam sendiri yang memiliki 12 Kecamatan, masih ada 9 Desa yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Saat ini pulau-pulau tersebut baru menggunakan bantuan mesin genset dari hasil swadaya masyarakat.

Rasio yang didapat dari Data Dinas Energi dan SDM Provinsi Kepri, untuk desa berlistrik sendiri di Kota Batam saat ini sudah mencapai 93.75 persen.

Untuk itu, Nurdin menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap bersabar karna saat ini Pemerintah sedang terus mendata dan mengusahakan perealisasian kelistrikan di Kepri.

“Saya hanya meminta agar masyarakat semua jagalah kekompakan. Kita semua walau hidup antar pulau namun tetap bersaudara. Jangan ada konflik yang diluapkan, semua kita akan cari jalan keluar,” ajak Nurdin.

Dalam kunjungannya ke Pulau Jaloh, Nurdin memberikan sejumlah bantuan seperti untuk majelis taklim akan di beri bantuan kompang sebanyak 40 buah. Baju kader posyandu setempat juga diberikan Nurdin sebanyak 9 Stel. Bantuan Bola kaki sebanyak 3 buah, 2 set baju sepak Bola serta Bola Voli sebanyak 3 buah.

Pada kesempatan ini, Nurdin juga meninjau lapangan sepak bola, dari penuturan masyarakat setempat batu miring ditepi lapangan sudah mengalami kerusakan, masyarakat meminta bantuan pembangunan batu miring penahan gelombang tersebut sepanjang 300 Meter dan 40 Meter ke bibir pantai di perbaiki untuk dijadikan kawasan olah raga.

“Kita akan kerahkan Dinas PU untuk mengatur perbaikan ini segera,” ucap Nurdin.

Kemudian Nurdin melanjutkan kunjungan ke Pulau Cengkuy, disana selain meninjau porgres keberadaan listrik Nurdin juga menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Nurdin juga memberikan sejumlah bantuan seperti Kompang sebanyak 20 buah, speaker portabel sebanyak 1 unit dan speaker masjid sebanyak 1 set serta 3 set baju untuk sepak bola.

Diketahui kedua pulau ini, Jaloh dan Cengkuy terdapat kesenjangan, yang mana Cengkuy sebagai Ibu Kota Kelurahan namun dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) hanya 70 dibanding Jaloh dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 226 mendapat prioritas listrik lebih dulu sebanyak 100 KVA, itu yang membuat masyarakat Jaloh merasa komplain karna jumlah penduduk mereka lebih besar dan dirasa lebih membutuhkan keberadaan listrik secara penuh.

Mendengar kondisi tersebut, Nurdin memberi jalan tengah yang mana kedua Pulau tersebut mendapat prioritas yang sama namun secara bertahap.

Cengkuy yang lebih dulu mendapat tambahan Daya Listrik akan di bagi menjadi kapasitasnya di 60 KVA di awal Tahun 2019 dan Jaloh mendapat 100 KVA di pertengahan atau akhir Tahun 2019, di awal tahun Jaloh akan mendapat bantuan mesin genset listrik swadaya masyarakat sebanyak 2 buah untuk menggantikan mesin sebelumnya yang sudah rusak.

“Intinya, insya Allah 2019 nanti semua pulau-pulau di Kepri mendapatkan kebutuhan nya akan kelistrikan ini,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun meninjau pasar induk Jodoh di Batam, Selasa, 4 September 2018.

Dalam kunjungannya ini Gubernur didampingi Kadis PU Kepri, Kadisperindag serta Kadis Perikanan dan Kelautan. Selain itu hadir juga Kadis PU Kota Batam
Ir. Yumasnur.

Pada kesempatan ini Nurdin meminta agar dalam mendesain pasar Induk nantinya agar tersedia eskalator dan lift.

Dengan demikian masyarakat yang berbelanja lebih dimudahkan dan merasa nyaman.

Masalah anggaran, jika anggaran dari pusat tidak bisa dijolok, maka solusinya adalah sistem goyong-royong antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Batam.

“Kita hitung biaya yang dibutuhkan. Kemudian di bagi dua antara Pemerintah Provinsi Kepri dengan Pemerintah Kota Batam,” kata Nurdin.

Setelah meninjau pasar induk Jodoh, Gubernur melanjutkan peninjauannya ke sebuah saluran pembuangan yang ada di depan gedung Graha Kepri Batam Centre.
Kemudian melihat lokasi yang rawan banjir yang ada di Taras dan Tikungan seberang Dragon Industrial Kabil. Kemudian peninjauan diakhiri di lokasi saluran pembuangan di kavling Senjulung, Punggur, Batam.

Gubernur meminta agar semua persoalan ini bisa segera diselesaikan dengan membuat perencanaan yang baik serta bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Sesuai dengan janji Gubernur kepada masyarakat Kavling Senjulung untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang selalu melanda di pemukiman mereka.

“Segerakan lakukan perbaikan saluran pembuangan, agar masyarakat terhindar dari genangan air,” ujar nurdin.

Usai meninjau saluran pembuangan air sepanjang 3.5 KM di Kavling Senjulung Punggur Batam tersebut, kemudian Nurdin dan rombongan bertolak ke Pulau Jagoh untuk bersilaturahmi dengan masyarakat disana. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Rabu | 05 September 2018 | 15:03

Nurdin: Sukses Perencanaan, Sukses Pelaksanaan dan Sukses Prestasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire Se- Indonesia dalam rangka HUT TNI Ke-73 Tahun 2018 yang diselenggarakan di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, 4 September 2018 berjalan meriah dan antusias.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun yang turut ikut dalam tarian mengatakan bahwa pemecahan rekor muri ini merupakan ajang untuk semakin mempererat kebersamaan disemua elemen masyarakat.

“Selain menyehatkan badan, acara seperti ini juga bertujuan untuk mengeratkan kebersamaan diantara kita,” ujar Nurdin.

Nurdin senang meskipun dipenghujung acara lokasi di guyur oleh hujan, tidak menyurutkan semangat para peserta yang hadir hingga ribuan orang.

Gubernur sendiri hadir bersama Istri Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah dan Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

Pada sesi wawancara, Nurdin membahas terkait pelaksanaan Asian games yang sukses tahun ini yang mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Keberhasilan Asian Games merupakan keberhasilan semua pihak dalam ikut andil mensukseskan pergelaran tersebut.

“Sukses perencanaan, sukses pelaksanaan dan sukses prestasi,” ujar Nurdin.

Terakhir, Kepada Seluruh Jajaran TNI, Gubernur mengucapkan selamat hari jadi, semoga kedepan kebersamaan yang dibangun bersama masyarakat akan semakin kokoh.

“TNI-Polri bersama masyarakat kuat dan tak terkalahkan,” ucap Nurdin.

Sebanyak 3.616 orang peserta yang terdiri dari jajaran prajurit TNI dan Polri, ASN Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, Organisasi Masyarakat juga Mahasiswa dan Pelajar di Kota Tanjungpinang ikut andil dalam pemecahan rekor muri tersebut.

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno mengatakan bahwa dalam rangka HUT TNI Ke-73 ini diselenggarakan sejumlah agenda, termasuk pemercahan rekor muri ini.

“Kita lihat antusias peserta meskipun cuaca sedang hujan, semangat kebersamaan itu tetap tinggi,” kata Eko.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus menggali potensi yang ada di Kepri agar dapat menumbuhkan kesejahteraan. Salah satunya membangkitkan kawasan industri baru.

“Kita yakin potensi industri baru dapat tumbuh berkembang dengan pesat dan menjadi kebanggaan Indonesia secara umum dan Kepri khususnya,” katanya saat meninjau lokasi pengembangan kawasan industri di Pulau Dompak, Tanjungpinang dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kijang, Bintan, Senin, 3 September 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa Pemerintah siap memfasilitasi dan terus berupaya menjemput bola menangkap peluang yang ada terutama peluang untuk investasi.

“Semua kita lakukan secara bertahap dan terencana. Pemerintah terus mencari formula dan mencari lompatan-lompatan besar,” lanjut Nurdin.

Dalam kunjungannya ke pelabuhan Tanjung Mocco, Pulau Dompak, masih terdapat beberapa kendala seperti belum selesainya dermaga pelabuhan yang harus dibangun lagi sepanjang hampir 2 Km ke laut, panjangnya pelabuhan sendiri dikarenakan kendala Oceanografi yang tidak merata.

Menurut Nurdin salah satu syarat untuk berjalannya pelabuhan Tanjung Moco adalah menghidupkan dunia industri di kawasan sekitar.

Nurdin menggesa kepada BP Kawasan Tanjungpinang agar dapat mendorong pembangunan kawasan industri disini setelah sebelumnya disekitar lokasi juga telah mulai dibangun pabrik rokok.

“Industri tetap menjadi fokus kita disini agar dapat perhatian pemerintah pusat juga para pengusaha untuk sama-sama membangun kawasan industri baru ini,” tambah Nurdin lagi.

Adapun pembangunan lanjutan pelabuhan statusnya sudah naik ke Kementerian dan bisa dilanjutkan kembali pengembangannya.

Kemudian dalam pembangunan jalan di kawasan dompak sendiri, pemilik lahan, Subhan, telah setuju untuk menghibahkan tanahnya seluas 3,5 KM untuk dijadikan kawasan pembangunan jalan KEK Pulau Dompak.

Dalam rapat terbatas yang digelar Gubernur Nurdin bersama Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kepala Dinas PU Abu Bakar, juga Kepala BP Wilayah Kota Tanjungpinang Den Yealta beserta jajaran terkait, market pembangunan kawasan industri sendiri diawali dengan rancangan jalan yang akan dibangun. Nurdin memberi saran agar maket jalan jangan dibuat terlalu banyak lika likunya.

“Kalau bisa dibuat mudah, lurus saja jalan nya jangan berlika-liku,” sarannya.

Kemudian dalam rapat ini juga direncanakan akan dilakukan launching kawasan industri terpadu kawasan pulau Dompak seluas 1 hektar yang akan di gelar bersempena dengan hari jadi Kepri ke -16 yakni yang jatuh setiap 24 September.

“Mari kita jadikan Pulau Dompak sebagai kawasan industri baru di Kepri,” tegas Nurdin.

*Tinjau KEK Galang Batang

Gubernur selanjutnya melanjutkan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kijang, Bintan untuk melihat progres pengembangan kawasan disana. Pada kesempatan ini

Nurdin mengatakan pengembangan kawasan industri harus dibangun dengan senyaman mungkin karna prospek yang di ambil adalah untuk jangka panjang.

“Jalan harus lebar, pelabuhan harus luas kedepan kawasan ini akan padat,” ujar Nurdin.

Pada pembahasan denah lokasi KEK, Nurdin hadir bersama Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kadis PU Abu Bakar, Kadis DPMPTSP Bintan Hasfarizal Handra dan Pemilik PT. BAI Santoni.

Adapun yang dibahas dalam denah tersebut adalah pembebasan lahan Galang Batang yang mana akan dilakukan pembebasan untuk pembangunan jalan lagi sepanjang lebih kurang sekitar 4 KM.

Pengembangan pelabuhan di kawasan Galang Batang juga terus berjalan, nantinya pelabuhan tersebut dapat menampung kapal seberat 30 ton dengan panjang dermaga 500 meter dan kedalaman 16 meter.

Santoni menjelaskan bahwa dilokasi tersebut akan di bangun sungai sepanjang 3 KM dengan lebar 30 meter yang langsung mengarah kelaut dengan kedalaman 3 Meter, dengan DAM sepanjang 500 M yang telah dibangun.

Di ujung pantai nantinya akan di bangun double dam agar ketika air laut pasang, tidak masuk kekawasan sungai dan waduk air tawar. Santoni meminta bantuan Pemerintah untuk pembangunan jalan dilokasi tersebut sepanjang 1 KM.

“Proyek Galang Batang tetap berjalan, peresmian gedung KEK juga segera di lakukan,” kata Santoni.

Nurdin memberi saran, jika memang dirinya ikut meresmikan kantor tersebut bersama Menteri terkait dari pusat agar acara tersebut disejalankan dengan perayaan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri.

“Kita resmikan sejalan dengan sempena Hari Jadi ke-16 Provinsi Kepri saja,” saran Nurdin di setujui semua pihak.

Nurdin yakin KEK Galang Batang di Bintan ini dapat menyaingi Batam, dan dengan akan terealisasinya jembatan yang mehubungkan Batam dan Bintan kedepan tentu akan semakin menggeliatkan potensi Industri.

“Jembatan Babin nanti nya akan menjadi harapan masyarakat, kedua daerah tersebut di proyeksikan akan seimbang dalam pertumbuhan ekonominya,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan telah berakhir. Setelah KNPI Provinsi Kepri melalui surat keputusannya mengangkat Karateker untuk tiga kabupaten/kota tersebut di atas.

“Terhitung hari ini kepengurusan DPD KNPI Batam periode 2014-2017, Karimun dan Bintan telah berakhir, sesuai hasil keputusan DPD KNPI Kepri,” ungkap Ketua KNPI Kepri, Banjar Ahmad didampingi Sekretarisnya Andi Mukhtar dan sejumlah pengurus lainnya, Askarmin dan Abdullah Yusuf ke awak media, Senin, 3 September 2018.

Ditemui di restoran Bambu Hotel Harmoni One, Batam Center, Banjar menguraikan alasan munculnya Karaterker kepengurusan DPD KNPI ditiga kabupaten/kota karena pengurus tak mampu menjalankan amanat organisasi, diantaranya melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dan melaksanakan konsolidasi ditataran pengurus.

Setidaknya ada dua alasan penunjukan Karateker, lanjut Banjar, sebagai upaya penyelamatan organisasi dan juga regenerasi kepemimpinan pemuda di tiga kabupaten/kota. “Karatekernya sudah ditunjuk, dan dalam dua hari ini kita umumkan ke publik,” terangnya.

Dijelaskan oleh Sekretaris KNPI Kepri, Andi Mukhtar, terkait KNPI Batam bahwa kepemimpinan Kadarisman tidak mampu melaksanakan Musda hingga masa jabatannya 2 Desember 2017 berakhir. Dengan alasan penyematan organisasi diterbitkan surat perpanjangan dari 5 Januari hingga 5 Juli 2018 dengan tugas melaksanakan Musda dan konsolidasi.

“Masa jabatan telah berakhir 2 Desember 2017, kepengurusan diperpanjang hingga 5 Juli 2018 agar bisa melaksanakan Musda, tapi itu pun tak bisa melaksanakan Musda,” jelas Andi.

Tidak sampai disitu, kata Andi, pengurus KNPI Kepri juga masih memberikan kesempatan kepada Kadarisman cs agar bisa melaksanakan Musda pada 1-2 September 2018, dan itupun tidak terlaksana.

“Tiga kali kesempatan sudah kita berikan, tapi ketiga kesempatan tidak dimanfaatkan tanpa alasan yang jelas,” tegas Andi.

Terakhir disampaikan Andi, dengan berakhirnya kepengurusan tiga DPD KNPI kabupaten/kota, maka segala urusan terkait dengan KNPI dimasing-masing tiga wilayah ini diambil alih oleh pengurus KNPI Kepri.

“Dengan Karateker ini diinformasikan kepada seluruh stakeholder, pemerintah dan Okp dapat berkoordinasi dengan KNPI Kepri terkait segala sesuatu menyangkut tiga KNPI kabupaten/kota yang di atas,” pungkas Andi. (r)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto, S.Sos, MM membuka sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Sosialisasi ini dilaksanakan di Gedung LAM Kabupaten Bintan di Kijang, Sabtu, 1 September 2018.

Adapun tema yang diangkat dari sosialisasi ini adalah sesuai dengan misi LAM, yakni ‘Dengan Perda nomor 1 tahun 2014 kita tingkatkan wibawa LAM serta marwah dan martabat masyarakat Melayu Kepulauan Riau’.

Pada kesempatan ini H. Isdianto yang juga Datok Timbalan Setia Amanah Kepri berharap Perda ini benar-benar bisa menjadi kekuatan LAM dan Pemerintah dalam penyusunan anggaran kegiatan LAM.

Melahirkan sebuah Perda, menurut Isdianto tidaklah mudah karena butuh proses dan komitmen semua elemen. Adapun dengan lahirnya Perda nomor 1 tahun 2014 ini membuktikan bahwa Pemprov Kepri sangat serius dalam membesarkan LAM. Dan Isdianto berharap ini menurun hingga tingkat Kabupaten dab Kota.

“Percayalah, Gubernur Kita H. Nurdin Basirun dan saya sebagai wakilnya 1000 persen kami mendukung keberlangsungan LAM ini. Kita mau orang masuk ke Kepri tahu tentang Melayunya. Dan LAM harus bisa mengemasnya dengan baik,” kata Isdianto.

Selain itu, mengingat saat ini Pemprov Kepri sedang giat-giatnya mengembangkan pariwisata dan budaya untuk mendongkrak PAD. Maka LAM juga diharapkan lebih kreatif dan bisa masuk kedalamnya untuk memberikan sumbangsih dari sudut budaya.

“Cara lain menjaga kebakuan adat Melayu ini. Alangkah baiknya jika dibikin sebuah buku yang simpel dan mudah dipahami. Selanjutnya tambahan kurikulum di sekolah-sekolah tentang budaya Melayu. Ini saya yakin efektif,” ujar Isdianto.

Ditempat yang sama, ketua LAM Kepri Abdul Razak, AB mengatakan bahwa Perda nomor 1 tahun 2014 dulu ditandatangani oleh almarhum H..Muhammad Sani. Kemudian LAM diminta untuk memperjuangkannya di DPRD.

“Alhamdulillah Perda ini akhirnya lahir. gunanya untuk menata adat Melayu. Dan kita ini seperti sedang menata minyak yang penuh. Harus hati-hati agar tidak sampai tumpah,” kata Abdul Razak.

Abdul Razak juga menegaskan jika Perda ini tujuannya untuk mendongkrak dan mempertahankan marwah dan adat istiadat Melayu yang ada. Sehingga sejalan pula dengan visi Kepri, yakni terwujudnya Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang sejahtera, Berakhlak Mulia dan ramah lingkungan serta unggul di bidang maritim.

“Pada hari ini kita mensosialisasikan Perda nomor 1 tahun 2014 . Tujuannya satu, yakni agar para pengurus LAM faham dan pemerintah tergerak menyiapkan anggaran untuk menjalankan roda organisasi LAM ini,” harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam dalam sambutannya mengatakan anak Melayu tidak boleh terus-menerus menjadi pengemis di negeri sendiri. Karena sulit untuk mendapatkan anggaran setiap akan menyelenggarakan kegiatan.

“Posisi LAM ini seharusnya berada satu tingkat diatas Pemerintah. Sehingga LAM seharusnya mudah dalam menjalankan organisasi ini, termasuk dalam mendapatkan anggaran. Kunci untuk memperbaiki ini adalah komitmen Pemerintah. Dan Pemerintah adalah eksekutif dan legislatif,” kata Dalmasri.

Dalmasri juga meminta Pemerintah dan DPRD se Kepri agar bisa membangun komitmen dalam menjaga marwah LAM. Selain itu memposisikan LAM berada setingkat diatas pemerintah dan sebagai tempat meminta pendapat serta petuah.

Namun selain itu, lebih penting para pengurus LAM juga dimibta harus memiliki komutment yang kuat dalam menjalankan organisasi. Karena organisasi LAM bertujuan untuk menjaga marwah adat istiadat serta martabat budaya Melayu. (*)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bambang Hartono, pria terkaya di Indonesia mendapatkan bonus Rp 250 juta dari pemerintah lantaran berhasil menyabet medali perunggu dari cabang olahraga bridge di gelaran Asian Games 2018.

Bambang Hartono kemudian diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara untuk bersilaturahmi dan penyerahan bonus, Ahad, 2 Agustus 2018.

Hal menarik terjadi, ketika Bambang Hartono, pemilik dari satu bank yang sangat populer di Indonesia, yakni Bank Central Asia atau BCA, menerima buku tabungan BRI berisi uang bonus.

Meski menyandang status sebagai bos BCA, Bambang tak segan-segan untuk memperlihatkan buku tabungan BRI Britama yang baru saja diberikan oleh Presiden.

Para wartawan pun tak ketinggalan menggoda pria yang juga dikenal sebagai pemilik perusahaan rokok Djarum itu.

Para wartawan, sambil tertawa, bertanya kepada Bambang : “Oh, kok enggak lewat BCA ya pak?”

Bambang pun tertawa, lalu menjawab, “Iya ya, iya,”.

Semua Diberikan

Jika Bambang Hartono sudah kaya raya, lantas uang bonus untuk apa?

Bambang mengaku bonus yang diterimanya itu akan ia berikan seluruhnya untuk mengelola cabang olahraga bridge.

“Uangnya saya akan kembalikan ke bridge untuk pembinaan. Seluruhnya,” ungkap dia kepada wartawan di Istana Negara.

Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas sistem pemberian bonus yang terbilang sangat cepat.

“Bagus sekali, patut diapresiasi karena atlet tidak perlu lagi ke Jakarta untuk balik lagi menerima bonus. Ini sangat efisien,” tambahnya.

Di Istana Negara, penyerahan bonus untuk atlet berprestasi diberikan secara simbolis oleh Presiden melalui buku tabungan Bank BRI Britama.

Selain menjadi salah satu pemilik Grup Djarum, Bambang juga merupakan pemegang saham mayoritas Bank BCA.

Tak heran jika dihitung kekayaan Bambang Hartono bersama Budi Hartono sebesar 32,3 miliar dollar AS.

Dengan kekayaan sendiri sebesar 16,7 miliar dollar AS, Bambang menjadi orang terkaya ke 75 dunia, versi majalah yang sama.

Bambang kini berusia 79 tahun.

Ia bertanding di cabang olahraga Bridge.

Bambang Hartono sudah lama menekuni olahraga ini.

Ia berkali-kali bergabung dalam tim bridge Indonesia untuk kejuaraan internasional. Misalnya, tahun 2015, Bambang ikut tim yang menjuarai APBF Championship 2015. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sidoarjo – Mempersiapkan agenda ke Surabaya, Jawa Timur bisa untuk kepentingan bisnis dan melancong, sebab kota terbesar ke-2 di Indonesia ini menawarkan banyak objek menarik yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Selain sebutan “Kota Pahlawan” yang telah bergaung sejak dulu dengan peninggalan sejarah sebagai daya tarik wisatawan, geliat industri kreatif juga menjadi tujuan berwisata.

Bagi millennials travelers, alternatif wisata bisa mencoba Ekowisata Mangrove, Kenpark alias Kenjeran Park dengan klenteng Sanggar Agung sebagai spot khusus selfie sembari mengabadikan pemandangan air mancur menari. Para pehobi kuliner, Food Junction Grand Pakuwon di Tandes Margomulyo, Surabaya Barat adalah area makan terbuka dengan desain menakjubkan di tepi danau buatan. Pecinta arsitektur klasik wajib jelajahi  Balai Kota Surabaya, sangat ideal untuk berfoto dengan latar belakang bangunan yang masih kokoh berdiri.

Beralih ke destinasi lain, Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah tersohor karena menyadang reputasi habitat Komodo. Ternyata, wilayah sekitarnya menyuguhkan wisata bahari yang mengajak penggemar olahraga bawah air bisa melihat kekayaan Indonesia bagian timur. Pelancong juga berkesempatan ke Pulau Padar, lokasi ikonik di atas bukit dengan menatap panorama hijau yang dikelilingi Laut Flores berwarna biru dan tosca. Selain itu, travelers dapat merasakan kearifan lokal sekaligus menjumpai kehidupan suku asli Manggarai di Kampung Melo.

Ada keinginan menuju eksotisme kedua destinasi dalam waktu dekat? Miliki rencana perdana untuk traveling ke sana, Batik Air (kode penerbangan ID) member ofLion Air Group efektif 7 September 2018 membuka rute baru yang menghubungkan Jawa Timur dengan Kabupaten Manggarai Barat.

 Inaugural flight Batik Air akan dimulai dengan nomor ID6130, pesawat lepas landas dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) pukul 11.10 WIB dan diperkirakan mendarat di Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, NTT (LBJ) pada 13.40 WITA.

Untuk rute sebaliknya, Batik Air menggunakan nomor ID6131 yang memiliki jadwal keberangkatan pukul 14.25 WITA dari Labuan Bajo dan akan tiba di Surabaya pada 14.55 WIB. Penerbangan tersebut akan dioperasikan dengan armada terbaru Airbus A320-200 berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi yang dilayani secara regular pergi pulang (PP) berjadwal satu kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie mengatakan, “Peluncuran jaringan baru ini sebagai bentuk kelanjutan janji saya sebagai CEO Batik Air saat penerbangan perdana Batik Air dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten ke Labuan Bajo. Tujuan utama ialah menghubungkan antardestinasi popular dan memperkuat layanan Batik Air yang saat ini sudah eksis. Batik Air dengan bangga memperkenalkan rute baru domestik yang melayani penerbangan langsung dengan pilihan jadwal terbaik antara Surabaya dan Labuan Bajo. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dalam membantu kelancaran serta kesuksesan rute tersebut.”

Komitmen Batik Air ialah menyediakan pelayanan terbaik dan menambahkan kenyamanan pelanggan saat berada di pesawat (in-flight services) dengan upaya semakin meningkatkan pengalaman terbang bagi pelanggan di kelas premium services berkonsep pre-flight, in-flight serta post-flight.

Lebih lanjut Capt. Luthfie, “Para tamu, wisatawan dan pelancong kini memiliki alternatif baru untuk bepergiaan ke Labuan Bajo melalui Surabaya. Keuntungan lainnya, rute terbaru dari Batik Air melengkapi penerbangan Surabaya ke Labuan Bajo yang telah dilayani Wings Air berjadwal setiap Selasa, Sabtu dan Minggu. Pesawat berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda bernomor IW1908 pukul 08.30 WIB dan tiba di Bandar Udara Komodo pada 11.35 WITA. Untuk rute sebaliknya di hari yang sama, penerbangan nomor IW1809 lepas landas dari Labuan Bajo pukul 12.45 WITA dan mendarat di Surabaya pada 13.50 WIB.”

Travelers di Surabaya dan sekitar serta dari kota lain yang mempunyai rencana menjelajahi lebih luas lagi ke NTT semakin mudah serta bervariasi. Dari Labuan Bajo dapat terbang ke Denpasar, Ende, Kupang, Bajawa serta kota tujuan lainnya.

Keunggulan lain penerbangan Batik Air melalui Surabaya yaitu bisa mempermudah konektivitas masyarakat Manggarai Barat maupun sekitarnya menuju kota-kota lain. Lion Air Group di Bandar Udara Internasional Juanda yang saat ini memiliki lebih dari 21 kota tujuan, antara lain ke Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Sampit, Palangkaraya, Tarakan, Kendari, Padang, Palembang, Pekanbaru, Bandar Lampung, Sumenep, Banyuwangi, Jember, Yogyakarta, Semarang, Solo, Bandung, Denpasar, Lombok, Kupang, Makassar, Palu, Manado, Sorong, Ambon serta Kuala Lumpur.

Capt. Luthfie menambahkan, “Rute baru ini merupakan salah satu strategi pengembangan bisnis ke wilayah Indonesia tengah dan timur sejalan mendukung program pemerintah dalam mendatangkan turis untuk mengembangkan pariwisata nasional. Selain itu, guna menjawab tingginya permintaan wisatawan dan pebisnis terhadap akses perjalanan udara, salah satunya dari generasi milenial yang masih mencari landmark atau ciri khas tempat dari suatu destinasi. Kami optimis, pembukaan layanan Surabaya ke Labuan Bajo diharapkan mampu memberikan dampak positif terutama bisa membantu peningkatan potensi bisnis, perdagangan, jasa dan sektor lainnya di kedua kota.”

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya merilis kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada Maret 2018 tumbuh 34,71% dibanding jumlah kunjungan wisman Februari 2018, yaitu dari 23.094 menjadi 31.110 kunjungan.

Menurut data dari Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya pada 2017 telah melayani 20,13 juta pergerakan penumpang. Angka tersebut meningkat 3,29% dibanding 2016 yang mencapai 19,48 juta penumpang.

Batik Air terbang ke lebih dari 40 destinasi domestik dan internasional (Singapura; Kuala Lumpur, Kinabalu, Malaysia; Chennai, India; Perth, Australia) dengan frekuensi mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari.

Operasional Batik Air didukung 41 Airbus A320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).

Informasi Penerbangan Batik Air di Juanda

No. Rute Frekuensi
1 Surabaya – Soekarno-Hatta, Tangerang 10 kali per hari
2 Surabaya – Jakarta Halim Perdanakusuma 7 kali per hari
3 Surabaya – Makassar 2 kali per hari
4 Surabaya – Ambon 1 kali per hari
5 Surabaya – Denpasar 1 kali per hari
6 Surabaya – Sorong 1 kali per hari
7 Surabaya – Labuan Bajo*) 1 kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu

 Informasi Penerbangan Lion Air di Juanda

No. Rute Frekuensi
1 Surabaya – Medan Kualanamu 1 kali per hari
2 Surabaya – Batam 3 kali per hari
3 Surabaya – Pekanbaru 1 kali per hari
4 Surabaya – Padang 1 kali per hari
5 Surabaya – Palembang 1 kali per hari
6 Surabaya – Tanjung Karang, Lampung 1 kali per hari
7 Surabaya – Soekarno-Hatta, Tangerang 12 kali per hari
8 Surabaya – Bandung 3 kali per hari
9 Surabaya – Pontianak 2 kali per hari
10 Surabaya – Palangkaraya 2 kali per hari
11 Surabaya – Tarakan 1 kali per hari
12 Surabaya – Balikpapan 8 kali per hari
13 Surabaya – Banjarmasin 7 kali per hari
14 Surabaya – Denpasar 4 kali per hari
15 Surabaya – Lombok 5 kali per hari
16 Surabaya – Kupang 4 kali per hari
17 Surabaya – Makassar 6 kali per hari
18 Surabaya – Manado 2 kali per hari
19 Surabaya – Kendari 1 kali per hari
20 Surabaya – Kuala Lumpur 2 kali per hari

 Informasi Penerbangan Wings Air di Juanda

No. Rute Frekuensi
1 Surabaya – Solo 1 kali per hari
2 Surabaya – Yogyakarta 6 kali per hari
3 Surabaya – Semarang 4 kali per hari
4 Surabaya – Sumenep 2 kali per hari
5 Surabaya – Banyuwangi 1 kali per hari
6 Surabaya – Jember 1 kali per hari
7 Surabaya – Pangkalan Bun 1 kali per hari
8 Surabaya – Sampit 1 kali per hari
9 Surabaya – Labuan Bajo 1 kali setiap Selasa, Sabtu dan Minggu

 Informasi Penerbangan di Pulau Komodo

No. Rute Batik Air Frekuensi
1 Labuan Bajo – Soekarno-Hatta, Tangerang 1 kali per hari
2 Labuan Bajo – Surabaya*) 1 kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu
  Rute Wings Air  
3 Labuan Bajo – Denpasar 3 kali per hari
4 Labuan Bajo – Ende 1 kali per hari
5 Labuan Bajo – Bajawa 1 kali per hari
6 Labuan Bajo – Kupang 1 kali per hari
7 Labuan Bajo – Bajawa – Kupang 1 kali per hari
8 Labuan Bajo – Ende – Kupang 1 kali per hari
9 Labuan Bajo – Surabaya 1 kali setiap Selasa, Sabtu dan Minggu

*) efektif mulai 7 September 2018. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam -Puluhan tokoh asal Minang Sumatera Barat menggelar ngopi bareng di restoran Angson Duo, Batamcenter, Ahad, 2 September 2018.

Warga asal Sumatera Batat yang tergabung di Palanta Minang Kepri ini berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Bahkan, banyak diantaranya merupakan calon legislatif yang maju di Pilkada serentak 2019.

Menurut Abdul Gani, yang juga penggagas ‘mengopi basamo’ ini, acara pertemuan digelar secara spontan tanpa muatan politis dan dari usulan-usulan obrolan di grub WhatsApp Pelanta Minang Kepri.

“Ini hanya ngopi-ngopi aja dan bukan forum resmi. Meski obrolan kadang membahas ekonomi kreatif, itu sifatnya hanya ide ide. Demikian juga dengan obrolan tentang caleg, hanya untuk saling mengenal siapa saja caleg,” sebut Abdul Gani.

Para tokoh yang hadir di antaranya pengurus organisasi paguyuban kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang ada di Kepri.

Tampak hadir Sukhri Fahrial, mantan Kandepag Kepri Maswin, Iskandar Yakop, Syarifudin dan tokoh tokoh lain. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun yakin peran pondok pesantren sangat vital pengaruhnya bagi peningkatan kualitas generasi muda di Kepri.

Pesantren pasti mengajarkan kebersamaan, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap santrinya.

“Pendalaman pengetahuan agama penting bagi anak-anak sebagai bekal dan benteng menjalani kehidupan,” ujar Nurdin saat safari subuh di Masjid Namirah, Pondok Pesantren Darul Falah, Batu Besar, Nongsa, Batam, Jumat, 31 Agustus 2018.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga pondok pesantren yang ada di Kepri. Nurdin yakin perlahan ponpes akan sama sejajarnya dengan pendidikan umum lainnya.

“Kami yakin para santi-santri inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa kita di masa depan,” ucap Nurdin.

Pemerintah Provinsi Kepri juga terus berupaya memaksimalkan kekuatan untuk membangun pendidikan terbaik untuk daerah. Pemprov kata Nurdin akan memaksimalman anggaran untuk pembangunan berkelanjutan yang bermuara pada kepentingan masyarakat

“InsyaAllah kita akan bantu pengembangan pondok pesantren di Kepri,” tambah Nurdin lagi.

Nurdin berterima kasih karena banyak lembaga pendidikan telah turut serta dalam membangun ahlak anak anak Kepri. Kyia H Usmad Ahmad dipuji Nurdin karena telah sepuluh langkah di depan dalam membangun karakter dan akhlak anak-anak.

KH Usman Ahmad dan jajaran, kata Nurdin, telah terkuras secara fikiran dan finansial untuk memberikan pendidikan ahlak dan agama. Tidak mudah dan tidak mudah untuk membangun prasarana pesantren.

“Pemerintah mengucapkan terimakasih, bapak sudah membantu pemerintah memberikan pendidikan dan membangun ahlak anak anak kita,” ujar Nurdin.

Nurdin berharap kedepannya pondok pesantren akan menjadi pendidikan yg populer. Karena ilmu formal yang didapat, harus dibentengi dengan ilmu agama yang baik dan disiplin yang tinggi. Tidak cukup hanya menguasai tehnologi tinggi, tetapi ilmu agama yg harus diutamakan.

“Karena iman dan taqwa akan mengajarkan kita tentang rasa bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah”, ujar Nurdin.

Subuh berjamaah kata Nurdin juga salah satu cikal bakal kesuksesan yang mana jika seseorang rutin subuh berjamaah, maka itu akan menumbuhkan kedisiplinan dalam diri.

“Kedisiplinan itulah yang akan mengakar dalam menjalani setiap aktifitas sehari-hari maka rutinlah subuh berjamaah,” ajak Nurdin.

Kekuatan doa juga menjadi pembahasan Nurdin subuh ini, apapun kesuksesan yang diraih dirinya yakin bahwa ada doa yang mengiringi.

“Mari kita bersama berdoa agar pembangunan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil,” ujar Nurdin.

Setelah bertausiyah, Gubernur selanjutnya meninjau Kompleks pesantren sembari berbincang bercengkrama bersama para santri yang sedang berada di asrama putra.

Kepada Kepala Dinas Pendidikan HM Dali yang ikut pada kesempatan tersebut untuk membantu penambahan gedung ruangan untuk belajar.

“Agar para santri semakin semangat dalam menimba ilmu,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 40 medali emas diperebutkan pada pertandingan hari ke-14, Sabtu, 1 September 2018, atau sehari menjelang penutupan pesta olahraga Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang.

Sebanyak 19 cabang olahraga tersisa menggelar pertandingan terakhir, di mana tinju yang paling banyak menyediakan medali emas, yakni 10 keping, disusul kano/kayak sprint (6), bridge (3), soft tenis, sambo, rugby 7, bola voli, loncat indah, dan sepak takraw masing-masing dua emas.

Berikut cabang olahraga yang mempertandingkan nomor-nomor final.

1. Bola basket 2 emas – Final putri (Korea Bersama vs China) – Final putra (Iran vs China)

2. Bisbol 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

3. Bola voli 2 emas – Final putri (Thailand vs China) – Final putra (Iran vs Korea Selatan)

4. Bridge 3 emas – Pasangan putra – Pasangan putri – Pasangan campuran

5. Hoki 1 emas – Final putra (Malaysia vs Jepang)

6. Judo 1 emas – Final beregu campuran

7. Kano/kayak sprint 6 emas – Kayak tunggal (K1) 200 meter putri – Kano tunggal (C1) 200 meter putri – Kayak tunggal (K1) 200 meter putra – Kano ganda (C2) 200 meter putra – Kayak ganda (K2) 500 meter putri – Kayak empat orang (K4) 500 meter putri

8. Loncat indah 2 emas – Final springboard 3 meter putri – Final platform 10 meter putra

9. Modern pentathlon 1 emas – Tunggal putra laser run

10. Polo air 1 emas – Final putra (Kazakhstan vs Jepang)

11. Rugby 2 emas – Final putri – Final putra

12. Sambo 2 emas – Final kelas -68 kg putri – Final kelas -90 kg putra

13. Sepak bola 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

14. Sepak takraw 2 emas – Final nomor quadran putri (Vietnam vs Thailand) – Final nomor quadran putra (Indonesia vs Jepang)

15. Soft tenis 2 emas – Final beregu putra – Final beregu putri

16. Squash 2 emas – Final beregu putri – Final beregu putra

17. Tenis meja 2 emas – Final tunggal putri – Final tunggal putra

18. Tinju 10 emas – Final kelas terbang ringan 49 kg putra – Final kelas terbang 52 kg putra – Final kelas bantam 56 kg putra – Final kelas ringan 60 kg putra – Final kelas welter ringan 64 kg putra – Final kelas welter 69 kg putra – Final kelas menengah 75 kg putra – Final kelas terbang 51 kg putri – Final kelas bulu 57 kg putri – Final kelas ringan 60 kg putri

19. Triathlon 1 emas – Final putra. (***)

sumber: wartaekonomi.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Erdiansyah Dani (26), mahasiswa Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ditemukan dalam keadaan leher tergantung di kamar kos-kosan kakaknya yang bernama Eva di Jalan Pandan Lorong I, Jumat, 31 Agustus 2018 sekitar pukul 09.30.

Pihak kepolisian dan aparatur RT setempat langsung mendatangi lokasi kejadian. Informasi yang diperoleh suarasiber.com dari berbagai sumber disebutkan, alm Erdiansyah Dani yang tengah menyusun skripsi diduga bunuh diri.

Saat ditemukan almarhum tergantung tali seukuran jari telunjuk orang dewasa. Almarhum hanya mengenakan celana jin warna biru, dan tidak mengenakan baju. Di sekitar kakinya yang tergantung ada bekas wadah cat ukuran 20 Kg, yang sudah terguling. Sehingga muncul dugaan Ferdiansyah bunuh diri.

Usai Jumatan, jenazah almarhum Erdiasyah disebutkan dibawa ke rumah keluarganya di Pulau Penyengat untuk dikebumikan.

“Tadi sudah dibawa ke rumah sakit, terus habis jumatan dijadwal mau dibawa ke Penyengat ke rumah keluarganya. Dikuburkan di sana (Penyengat),” kata Iren, warga sekitar kepada suarasiber.com. (***)

sumber: suarasiber.om

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Public Health menunjukkan diet rendah karbohidrat bisa memperpendek usia.

Penelitian ini melibatkan 15.400 responden yang diminta mengisi kuesioner perihal makanan dan minuman yang dikonsumsi beserta porsinya.

Selanjutnya, peneliti mengikuti responden selama 25 tahun. Hasilnya ditemukan, mereka yang konsumi 50-55% karbohidrat sehari-hari memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi karbohidrat terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Sementara, mereka yang mengonsumi kurang dari 40% atau lebih dari 70% karbohidrat dari konsumsi sehari-hari memiliki risiko kematian lebih tinggi.

Dari hasil temuan ini peneliti menyimpulkan bahwa idealnya karbohidrat dikonsumsi sebanyak 50%. Dengan konsumsi karbohidrat 50%, mereka yang berusia 50 tahun diprediksi hidup 33 tahun lebih lama. Jumlah ini, empat tahun lebih lama dibandingkan mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat serta satu tahun lebih lama dibandingkan mereka yang menjalani diet tinggi karbohidrat.

“Diet rendah karbohidrat yang menggantikan karbohidrat dengan protein atau lemak sering dipilih masyarakat sebagai strategi penurunan berat badan dan kesehatan. Namun, data kami menunjukkan sebaliknya. Diet rendah karbohidrat mungkin terkait dengan rentang hidup yang lebih pendek secara keseluruhan,” kata peneliti Dr Sara Seidelmann.

Namun, jika tetap ingin menjalani diet rendah karbohidrat, Dr Sara menyarankan untuk mengganti karbohidrat dengan lebih banyak lemak dan protein nabati. “Mungkin dapat membuat tubuhnya sehat dalam jangka panjang termasuk di masa tuanya,” sarannya seperti dilansir Evening Standard. (***)

sumber: lifestyle.com

RAGAM

Jumat | 31 Agustus 2018 | 10:38

Pasukan Srikandi Kodim Pati Droping Air Bersih

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati –  Wujud Solidaritas Pasukan Srikandi yaitu para pengurus atau istri prajurit TNI AD dari Kodim 0718/Pati  di bawah kordinator ibu Ketua Persit cabang XXXIX Dim 0718/Pati pimpin langsung jalannya pengedropan Air bersih di Desa Kebowan Kecamatan  Winong Kidul Kabupaten Pati, Minggu ,26 Agustus 2018.

Di sela – sela kegiatan Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana XXXIX Kodim Pati, Ny. Arief Darmawan mengatakan Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas Limpahan dan Ridho nya pada kita semua bahwa pada hari ini Saya dan para pengurus serta ibu ketua Ranting 19 / Winong kidul  atas nama satuan dari kodim 0718/Pati  Alhamdulillah bisa membantu para warga penduduk di Desa Kebowan Kecamatan Winong  dalam bentuk pendropan air bersih yang selama ini wilayah tersebut dilanda musim Kekeringan yang berkepanjangan.
Semua ini atas kerja sama antara PDAM Tirta Pati Dengan Kodim 0718/Pati selama ini terjalin.

Harapan kami selaku ketua Persit cabang XXXIX Kodim 0718/Pati ingin membantu setiap hari nya, tapi karena adanya jadwal kegiatan disatuan Kodim Pati maka, mohon dimaklumi , insya Allah kami rencana akan selalu siap mendukung program pemerintah dalam bentuk baik bansos apapun kepada para warga masyarakat Desa Kebowan Kecamatan Winong Kidul agar selalu sabar dan berikhtiar kepada Allah SWT.

“Semoga musim panas yang berkepanjangan diiwilayah Pati dan Sekitarnya  cepat  selesai dan berganti musim hujan,”ungkap Ketua Persit. (narto)

Sumber: Pendim 0718/Pati)

KARIMUN

Kamis | 30 Agustus 2018 | 21:47

Peran PT KSS Wujudkan Keunggulan Kemaritiman di Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun optimis peran dari PT. Karimun Sembawang Shipyard (KSS) sangat besar dalam mewujudkan Kepri sebagai daerah yang unggul di bidang kemaritiman.

Eksistensi kemaritiman harus terus dijaga dan ditingkatkan, terkhusus kepada seluruh pekerja PT. KSS.

“Eksistensi dari PT. KSS menghasilkan produk yang berkualitas adalah bentuk andil dalam upaya menegaskan kemaritiman Kepri,” ujar Nurdin saat acara peresmian Proyek Transocean Internasional di PT. Karimun Sembawang Shipyard (KSS) Teluk Paku, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Rabu, 29 Agustus 2018.

Nurdin berterimakasih atas sumbangsih dan kerja keras semua pihak dalam menyukseskan proyek ini. Menurut Nurdin, anak daerah harus mampu tampil dan menunjukan kemampuan agar bisa bersaing dan membangun daerah ini.

Sejumlah Kepala OPD Nurdin ajak pada agendanya di Karimun hari ini. Salah satunya Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Dali. Nurdin menghimbau kepada Dali agar Disdik segera membuat MoU dengan PT. KSS terkait penyaluran tenaga kerja.

“Apalagi siswa SMK di Kepri saya yakin mampu berdaya saing, buka jalan untuk mereka,” pesan Nurdin.

Nurdin sedikit bernostalgia tentang kawasan Sembawang yang mana ketika dirinya menjadi Bupati Karimun lokasi tersebut tidaklah kuat. Namun berbagai peluang diambil salah satunya menjadikan kawasan berikat dan FTZ ternyata mampu meningkatkan potensi dari daerah tersebut.

“Maka apapun gerakan dan peluang yang dapat kita ambil selagi positif maka jangan sampai dilewatkan,” kata Nurdin.

Terkait keselamatan kerja, Nurdin juga menghimbau kepada semua karyawan untuk tetap fokus dalam bekerja. Jangan menyepelekan hal kecil sekalipun.

“Karena semua sudah ada aturannya maka jangan sampai diabaikan, bekerjalah maksimal dengan tetap utamakan keselamatan kalian,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Deputi GM PT. Karimun Sembawang Shipyard (KSS) Kiw Chee Siam mengatakan bahwa bertahan dalam menjalankan pekerjaan ini merupakan bentuk komitmen untuk menghasilkan peningkatan mutu produk menjadi semakin baik.

“Peningkatan keselamatan pekerja juga menjadi yang utama serta kepedulian akan lingkungan sekitar,” kata Kiw.

Selain itu tujuan yang paling utama dalam menjalankan pekerjaan ini adalah untuk mempertahankan konsistensi agar para generasi penerus dapat ikut andil dalam mensukseskan perusahaan ini.

Kiw menambahkan lagi selain meresmikan proyek terbaru, disejalankan pula pembangunan taman berisikan pohon-pohon, tujuannya adalah komit untuk tetap menjaga lingkungan.

“Menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat juga merupakan kewajiban kami,” tambah Kiw lagi.

Saat ini PT. Karimun Sembawang Shipyard kini sedang mengerjakan proyek Transocean-Drillship, dikerjakan bersama Sembcorp Marine Shipyard dari Singapura. Proyek ini dinamai Jurong Espadon III Transocean. Ditargetkan pengerjaan proyek sendiri dapat selesai pada pertengahan 2019.

Pada kesempatan tersebut juga Gubernur Nurdin meresmikan Green Park Anchor yang merupakan taman mini kawasan hijau yang berada didepan lokasi masuk perusahan.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sejumlah Kepala OPD Provinsi Kepri, Perwakilan PT. Transocean Jhon McCann dan Operation Manager PT. KSS Trisno Susilo beserta ratusan karyawan PT. KSS.

Setelah dari Kawasan PT. Karimun Sembawang Shipyard, Nurdin beserta rombongan menyempatkan diri singgah ke SD 005 Meral Barat yang lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari kawasan perusahaan.

Di sana Nurdin langsung disambut puluhan siswa siswi yang telah menunggu kedatangannya. Nyanyian dan tepukan tangan para siswa langsung menyambut Nurdin. Sontak Nurdin langsung memanggil beberapa siswa dan siswi untuk maju kedepan, seperti biasa Nurdin melontarkan kuis berhadiah disambut dengan senang oleh para siswa-siswi.

“Belajar yang rajin yee, raih cita-cita setinggi mungkin jadilah kebanggaan orang tua, guru, bangsa dan negara,” pesan Nurdin. (*)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun terus menindaklanjuti program-program strategis di Provinsi Kepri. Sejak direstui Presiden Joko Widodo akhir Februari lalu, beberapa program semakin terlihat perkembangannya.

Senin, 27 Agustus 2018 kemarin, Nurdin menemui Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimulyono.

Nurdin bertolak ke Jakarta usai memimpin Apel Pagi di SMK Negeri 5 Batam dan Pemancangan Tiang Perdana Proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang.

“Pertemuan itu dalam rangka tindak lanjut program-program strategis daerah,” kata Nurdin, usai bertemu Menteri PU, di Jakarta.

Di antara yang dibahas, kata Nurdin tentang perkembangan Jembatan Batam Bintan, Pelabuhan Tanjungsauh, Pulau Sembur dan beberapa pembangunan pasar di Kepri.

“Alhamdulillah semua Menteri mendukung penuh program-program tersebut. Semuanya untuk memajukan Provinsi Kepri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin yang dalam kunjungan itu didampingi Kadisperindag Burhanuddin Boy.

Nurdin, dalam banyak kesempatan memang terus berkoordinasi dengan Jakarta dalam upaya mempercepat program strategis yang sudah dorestui Presiden Jokowi. Pada akhir April lalu, dalam pembahasan khusus di Istana Negara, Jokowi menegaskan dukungannya untuk proyek strategis yang diusulkan Pemprov Kepri.

Saat itu, rencana investasi yang disampaikan, semua disetujui Presiden. Para Menteri diminta mem-follow up ini semua dan mencari aturan supaya investasi yang masuk dipermudah.

Karena itu, dalam setiap kesempatan, Nurdin selalu menggesa percepatan itu dengan menemui sejumlah menteri terkait. Menurut Nurdin, semua itu dalam upaya meningkatkan aktivitas ekonomi, mobilitas orang, kendaraan, barang dan jasa idustri serta pasokan air bersih/gas dari Batam-Bintan. Melalui pembangunan ini juga membangun martabat bangsa.

Ada tujuh proyek strategis yang dibawa dalam pertemuan itu. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

“Setelah semua proyek disetujui, akan meningkatkan ekonomi Kepri dan nasional,” kata Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak para pelajar untuk membangun disiplin yang kuat. Dengan disiplin bisa mengantar seseorang meraih kesuksesan.

“Jangan kecewakan orangtua yang sudah bersusah payah menyekolahkan kita. Tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya sukses. Apapun akan dilakukan oleh orang tua agar anaknya mendapatkan pendidikan yang tinggi dan mendapatkan yang terbaik untuk anaknya,” ujar Nurdin saat memimpin Apel Pagi di SMK Negeri 5, Batuaji Kota Batam, Senin, 27 Agustus 2018.

Menurut Nurdin di tangan para pelajar inilah estafet kepemimpinan di negara akan dilanjutkan. Semua harus bersyukur dapat hidup dan menikmati rezeki dan alam di Indonesia.

Di sekolah, kata Nurdin, adik adik ditempa untuk mendapatkan ilmu yang baik. Semuanya bercita cita yang sama untuk memajukan Indonesia. Untuk itu, kata Nurdin diperlukan kebersamaan dari semua komponen bangsa.

“Tidak mungkin bekerja hanya mengandalkan individu. Di Indonesia kebersamaannyya sangat tinggi. Ini yg ditakuti oleh negara lain, kebersamaan dan kerjasama yang baik,” kata Nurdin.

Dengan kedisiplinan, kebersamaan dan kerjasama, Nurdin mencontohkan, para pahlawan pendahulu bersama masyarakat dapat membuat negara ini merdeka dari penjajahan. Karena kemerdekaan Republik Indonesia tidak diberikan gratis oleh penjajah. Para pendahulu yg sangat berjasa untuk negara tercinta ini.

Pada kesempatan itu Nurdin juga berpesan kepada para pelajar untuk berdisiplin dalam berlalu lintas. Termasuk menjaga diri untuk terhindari dari pengaruh narkoba.

“Jauhi narkoba, agar hidup lebih baik,” tutup Nurdin.

Usai upacara, Nurdin meresmikan masjid di SMK Negeri 5. Nurdin berharap dengan adanya masjid di sekolah, dapat menambah ilmu agama dan ahlak yang baik bagi murid.

“Pemerintah akan selalu suport dengan kemampuan yang dimiliki, melalui Dinas Pendidikan, untuk membuat sumber daya manusia Kepri semakin baik,” ujar Nurdin.

Usai dari SMK Negeri 5 Batuaji, Nurdin menuju SMK Hang Nadim Tiban. Nurdin menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk yayasan ini.

“Semoga kendaraan bantuan ini dapat digunakan sebaik baiknya, untuk kepentingan sekolah dan memajukan pendidikan di sini,” kata Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

SERBA SERBI

Senin | 27 Agustus 2018 | 19:13

MANTAP!! Indonesia Sabet 8 Emas dari Olahraga Pencak Silat

MEDIAKEPRI.CO.ID – Indonesia mencapai prestasi tertinggi di bidang olahraga Pencak Silat dengan menyabet delapan medali emas dalam Asian Games 2018. Abdul Malik yang menggenapi kegemilangan Indonesia dengan menyabet emas dari kelas B atau 50-55 kg putra usai mengalahkan pesilat Malaysia, Muhammaf Faizul M. Nasir. Abdul menang dengan skor telak 5-0.

Kemenangan Abdul Malik memastikan Indonesia menyapu bersih medali emas dari pencak silat sepanjang Senin, 27 Agustus 2018.

Cabang pencak silat sudah menyumbang lima medali emas Asian Games 2018, sampai sore ini. Bahkan, Indonesia masih punya kesempatan menambah beberapa medali emas lagi pada Rabu, 29 Agustus 2018.

Emas juga datang dari pesilat Adi Putra Komang Harik, membuat pencak silat mencatat rekor yang sudah bertahan sejak 56 tahun silam.

Adi Putra Komang Harik mendapat medali emas seusai menang atas pesilat Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari, di kelas 65-70 kg, di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Meski diwarnai walk-out, raihan Komang Harik sangat istimewa.

Hasil tersebut membuat pencak silat menuai lima medali emas secara beruntun. Menurut catatan situs resmi Asian Games 2018, kontingan pencak silat Indonesia mengulangi pencapaian cabang bulutangkis pada Asian Games 1962 Jakarta.

Perolehan tersebut terjadi khusus untuk cabang spesifik. Tak heran jika kontingen pencak silat Indonesia menjadi bintang tersendiri pada hari ke-9 perhelatan Asian Games 2018.

Tak hanya Komang Harik yang membuat pencak silat mengulangi rekor 56 tahun lalu, sosok Mohd Al Jufferi Jamari juga memberi catatan istimewa bagi Malaysia. Raihan medali perak menjadi hasil terbaik dari Negeri Jiran tersebut di ajang pencak silat Asian Games 2018. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, dengan hidup sehat dan jauh dari narkoba para generasi muda dapat menghasilkan prestasi yang gemilang saat ini dan di masa depan.

Kemajuan daerah akan meningkat jika semua elemen bersama-sama ikut andil dalam pembangunan terutama para generasi muda.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat otak yang sempurna yang dapat digunakan untuk memajukan daerah,” ujar Nurdin saat acara Deklarasi Pelajar dan Pemuda Hidup Sehat Tanpa Narkoba pada Car Free Day dan Senam Sehat di Dataran Engku Putri, Batam, Ahad, 26 Agustus 2018 pagi.

Nurdin menekankan agar deklarasi ini jangan hanya ucapan namun harus terus diimplementasikam dalam kehidupan.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga meminta seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama mendoakan saudara setanah yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi di Lombok.

“Luka mereka luka kita juga, semoga saudara-saudara kita disana di beri kekuatan untuk bangkit dan ketabahan oleh Allah SWT,” ucap Nurdin.

Terakhir, Nurdin mengajak para pemuda dan pelajar yang hadir untuk ikut menyerukan semangat anti narkoba. Hal ini agar menjadi lecutan diri untuk menjauhi benda haram tersebut.

“Narkoba No, Prestasi Yes, Kepri Jaya,” teriak Nurdin diikuti oleh para pemuda dan pelajar.

Pembacaan naskah deklarasi sendiri dipimpin langsung oleh Kaesang Pangarep yang merupakan pengusaha muda sekaligus putra bungsu Presiden RI Joko Widodo yang hadir dalam acara itu.

Pembacaan deklarasi sendiri didampingi oleh Gubernur Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Kepala BNN Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto lalu diikuti oleh para pemuda dan pelajar serta tamu undangan lainnya.

Adapun lima butir isi naskah deklarasi yang dibacakan antara lain: 1. Kami menolak secara tegas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kepri; 2. Kami bertekad untuk turut mendukung program pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kepri; 3. Kami mendukung dan mendorong lembaga atau instansi penegak hukum terkait guna menindak dan memberantas seluruh peredaran gelap narkoba di Kepri; 4. Kami siap menjadi relawan anti narkoba bagi sekolah, keluarga dan masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang bebas dari narkoba; 5. Kami pelajar, pemuda dan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau akan meraih masa depan gemilang tanpa narkoba.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan kebersamaan dan kekompakan akan membawa Kepri bergerak lebih laju dalam meningkatkan kemajuan negeri ini.

Pertumbuhan ekonomi pun bisa dicapai hingga tujuh persen.

“Insya Allah badai besar yang melambatkan ekonomi di Kepri ini bisa kita atasi bersama-sama dengan kekompakan semua komponen,” kata Nurdin pada acara Kenal Pamit Kapolda Kepri dari Irjan Didid Widjanardi kepada Irjen Pol Andap Budhi Revianto, di Radison Hotel, Batam, Jumat, 24 Agustus 2018 malam.

Pada acara Kenal Pamit itu, juga hadir Wakil Gubernur Kepri H Isdianto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Danrem 034 WP Brigjen TNI Gabreil Lema dan sejumlah FKPD Kepri dan Batam.

Nurdin berterima kasih kepada Irjen Didid atas segala dedikasi dan prestasi dalam mendukung pembangunan di Kepri. Menurut Nurdin, selama sepuluh bulan di Kepri, Didid sudah mencatatkam prestasi yang sangat banyak untuk masyarakat.

“Semoga terus memberikan yang terbaik untuk negeri ini,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, Didid merupakan pemimpin yang rendah hati dan tawaduk. Pola-pola terbaik dalam memimpin itu bisa diteladani, terutama dalam mengatasi permasalahan di masyarakat.

Kepada Kapolda Kepri yang baru, Irjen Andap, Nurdin mengucapkan selamat datang. Nurdin yakin amanah yang diemban ini dapat membawa Kepri semakin kondusif aman dan nyaman.

“Dengan kepemimpinan yang baru ini kita bisa terus meningkatkan kerja sama dan saling berkoordinasi untuk saling membangun Kepri,” kata Nurdin.

Kapolda Irjen Andap mengatakan, berbicara kerja sama, sama asumsinya dengan tangan. Kalau semua bersatu apalagi menghadapi satu tantangan, akan mudah jika semuanya dilakukan dengan kebersamaan.

“Makna dan hal seperti ini adalah saya dan seluruh anggota dan jajaran kepolisian yang ada di Kepri siap untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik. Siap menerima kritik, siap untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga dapat mendukung pembagunan nasional yang ada di Provinsi Kepri ini,” kata Andap.

Menurut Andap, tidak ada yang sempurna termasuk pihaknya. Tapi, pihaknya yakin, Insya Allah akan berusaha semaksimal mungkin dan berharap dukungan serta kerja sama serta doa seluruh komponen.

“Tolong ingatkan kami dengan keterbatasan sebagai manusia biasa. Kami akan sangat berkomitmen dan mendedikasikan diri untuk melaksanakan tugas yang terbaik bagi Kepulauan Riau, Bunda Tanah Melayu ini,” kata Andap.

Dalam pada itu, Irjen Didid menyampaikan terima kasihnya atas dukungan semua komponen selama dia diamanah sebagai Kapolda Kepri. Apalagi untuk Kepri yang begitu luas dengan 19 pulau terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga, yang hanya didukung 5.000 personil, semuanya memberi yang terbaik untuk NKRI.

“Terima kasih atas dukungan dan sinergitas selama ini,” kata Didid.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Seorang kecelakaan melibatkan sebuah bus pelat merah dan dua sepeda motor di sekitar Jalan Raja Haji Fisabilillah dengan Jalan Peralatan, Batu, Ahad, 26 Agustus 2018 sekitar pukul 15.10. Dua remaja tewas.

Informasi dari Kanit Laka Satlantas Polres Tanjungpinang Iptu Ridwan, saat itu sedang melaju Honda Revo putih BP 2184 OT, yang dikemudikan Fauzan, siswa pondok Pesantren Madani, Ceruk Ijuk, Bintan yang tinggal di dekat Hotel CK. Ia memboncengkan seorang teman.

Fauzan berniat mendahului sebuah bus pelat merah, namun dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Scoopy warna merah No Pol BP 3251 AW yang dikendarai Rizky (14), siswa SMPN 5 Tanjungpinang. Tabrakan pun terjadi. Ketiga remaja ini terjatuh ke aspal jalan.

Fauzan dan temannya yang belum diketahui namanya tewas di tempat. Kepala keduanya luka parah, bahkan kepala teman Fauzan dikabarkan terlindas ban bus yang terus melaju. Sementara Rizky selamat.

Korban dilarikan ke RSUP Kepri di Batu 8. Sementara itu anggota Satlantas Polres Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan laka lantas maut itu. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Banjir yang melanda sebagian Anambas awal tahun 2018 lalu masih menyisakan kekhawatiran. Jembatan penghubung di Kecamatan Jemaja contohnya, kini kondisinya tak lagi rata, beberapa tiang penyangganya pun patah.

Padahal jembatan ini merupakan salah satu akses bagi masyarakat yang ingin menuju Bandara Letung dan objek wisata Pantai Melang. Warga yang nekat melintasinya harus berhati-hati. Karena di ujung jembatan, berbatasan dengan jalan tanah, kondisinya bergelombang.

Jalan tanah itu membentuk tonjolan dan cekungan yang berbahaya. Di jembatannya, besi pembatas kanan kirinya juga tak lagi tegak lurus. Pembatas ini terdesak keluar. Hanya ada beberapa batang kayu diletakkan di ujung jembatan untuk sekadar memberi tanda kepada pelintas.

“Melihat kondisinya seharusnya jembatan itu memang sudah harus diperbaiki. Tidak layak. Khawatir suatu saat nanti ambruk,” kata Zamri, warga sekitar jembatan kepada suaraiber, Jumat, 24 Agustus 2018.

Dahulu, kata dia, jalan itu bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun sekarang sudah tak bisa lagi. Tak ada yang berani.

Tak ada tanda peringatan di ujung jembatan. Sementara tanah timbunan yang menjadi bagian jembatan longsor.

Ari, warga setempat menggambarkan kondisi jembatan itu. “Kendaraan roda dua yang hendak melintasinya harus antre terlebih dahulu. Kalau sore banyak warga yang melewatinya untuk jalan-jalan,” imbuhnya.

Bagi Zamri dan Ari, kata yang paling tepat untuk mengatasi kondisi jembatan adalah diperbaiki. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, Pemerintah terus berupaya mendorong potensi daerah di semua sektor, salah satunya pembangunan dibidang olah raga.

“Kita datang untuk memastikan bahwa fasilitas yang akan dibangun dapat selesai tepat waktu,” ujar Nurdin saat meninjau pembangunan sejumlah spot olah raga di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 24 Agustus 2018.

Nantinya dengan sudah selesai sejumlah lokasi olah raga, Nurdin yakin Pulau Dompak akan ramai dan menjadi tujuan wisatawan datang. Karena semua yang ingin dicari dan dilihat, ada di sini.

“Tentu akan tergambar nantinya Kepri unggul di semua bidang, salah satunya olah raga,” lanjut Nurdin.

Pada kesempatan tersebut Nurdin meninjau progres pembangunan stadion sepak bola, track motocross, gedung olah raga multi fungsi serta fasilitas penunjang lainnya.

Nurdin berharap pembangunan Stadion tersebut bisa tetap dilanjutkan sampai rampung. Agar bisa bersaing pembangunan Stadion di Indonesia.

“Ini adalah ikon Kepri yang memiliki manfaat begitu besar bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang olah raga,” kata Nurdin.

Kedepan, stadion tersebut akan menjadi saiangan stadion terbaik nomor dua di Indonesia yaitu Papua. Pembangunannya, akan dilanjutkan terus sampai sempurna dan secepatnya agar dapat dipergunakan.

Ketika meninjau, stadion sedang dalam pengerjaan adregat lapangan bola kaki dengan pemasangan Split 23 krikil kasar dan skrining krikil halus. sebelum nantinya akan dipasang tanah hitam dan rumput.

Pengerjaan cut and fill lahan sendiri sudah dalan progres total 58 persen dan ditargetkan sebelum November selesai.

Tribun terbuka nantinya akan dibangun membelakangi matahari agar penonton tidak silau ketika menyaksikan pertandingan bola. Lalu di tepi lapangan bola akan dibangun trek untuk lari dengan 8 lintasan dengan lebar 26 Meter disertai safety area dan pagar.

Pengembangan track motocross juga nenjadi perhatian Nurdin yang saat itu didampingi Kadispora Maifrizon.

“Lahan yang dipakai agar bisa berguna bagi semua, ada track untuk cross, dibawah juga untuk lapangan multifungsi,” tambah Nurdin.

Untuk itu Nurdin menegaskan bahwa pengerjaan harus tepat dan selalu dikawal agar sesuai dengan skema.

“Persiapan yang baik dan pelaksanaan ysng baik tentu akan menghasilkan prestasi yang baik,” tutup Nurdin.

Setelah meninjau lokasi olah raga Pulau Dompak, Nurdin melanjutkan kunjunyan ke Desa Teluk Bakau, Bintan.

Di Teluk Bakau dirinya meninjau langsung lokasi yang direncanakan akan dibangun kawasan olah raga multi fungsi oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Di kawasan ini bisa digunakan untuk olah raga futsal, bola voli, bulu tangkis dan sepak takraw.

“Semoga dengan adanya kawasan olah raga disini, potensi anak-anak dapat tergali dan terasah dengan baik,” kata Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Penyidik pengawas lingkungan hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam memanggil perusahaan pengembang perumahan yang tutup kolam retensi di Tiban Koperasi.

Akibat penutupan kolam penampungan ini, puluhan rumah terendam banjir beberapa waktu lalu.

“Sudah 23 tahun kami di sini, tidak pernah banjir. Baru ini banjir, sejak kolam ditutup,” kata seorang warga, Kamis, 23 Agustus 2018.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengatakan ada tiga pihak yang dipanggil PPLH untuk diperiksa penyidik. Yakni Ketua Koperasi Otorita Batam (OB) selaku pemegang alokasi lahan, penyusun dokumen lingkungan hidup, dan Bidang Sarana Prasarana Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“PPLH sudah panggil dan sudah di-BAP (berita acara pemeriksaan). Kita cari keterangan, untuk tindaklanjutnya seperti apa. Karena kita ingin penyelesaiannya komprehensif, bukan separuh-separuh. Walaupun ini kita pahami, butuh tindakan sesegera mungkin,” kata Herman.

Ia mengatakan pada pemanggilan sebelumnya, Ketua Koperasi OB tidak bisa hadir. Oleh karena itu PPLH menjadwal ulang pemeriksaan Ketua Koperasi tersebut. Rencana pemeriksaan akan dilakukan Jumat, 24 Agustus 2018.

“Hari ini kita panggil lagi. Mungkin besok dimintai keterangannya.

Ketua Koperasi OB, Pak Ponco ini penting karena PT Glory Point (pengembang yang menutup kolam retensi) seperti ya bekerja atas nama Koperasi,” tutur mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang meninjau langsung lokasi terdampak banjir mengatakan hasil pemeriksaan dari PPLH ini akan menjadi rekomendasi dan dasar bagi pemerintah untuk pembuatan kebijakan selanjutnya.

“Karena pihak pengembang sebentar-sebentar somasi jadi kita mesti ikuti prosedur regulasi yang ada. Prosedurnya PPLH turun, rekomendasi PPLH yang harus ditindaklanjuti pengembang,” tutur Amsakar di hadapan warga.

Langkah konkrit yang harus dilakukan adalah sesuai komitmen awal pengembang. Yakni membangun kolam retensi untuk menampung debit air di sekitar lokasi. Kondisinya harus sama seperti sebelum ada pembangunan, yaitu seluas 6.000 meter persegi.

“Luas kolam retensi pengganti yang dibuat pengembang sekarang tidak mampu menampung debit air. Mau tidak mau, suka tidak suka, kolam harus diperbesar. Mesti dikembalikan 6.000 meter persegi,” tegasnya.

Sambil menunggu, lanjut Amsakar, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam akan melakukan normalisasi saluran air di sekitar perumahan terdampak. Ini dilakukan guna meminimalisir banjir apabila terjadi hujan lebat kembali di waktu mendatang.

“BMSDA juga akan meminta PL (penetapan lokasi) yang sudah dialokasikan kepada pengembang. Supaya jelas patokan titik koordinatnya. Dinas juga akan normalisasi untuk meminimalisir,” kata dia.

Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk menyelesaikan masalah banjir yang dialami warga Tiban Koperasi blok E ini. Namun untuk benar-benar menuntaskannya, butuh komitmen dari pihak lain seperti BP Batam, Koperasi OB, dan PT Glory Point selaku pengembang. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Anggota Polair Polres Bintan menyelamatkan seorang perempuan yang identitas jelasnya masih belum diketahui, Rabu, 22 Agustus 2018 sekitar pukul 23.30.

Saat ditolong perempuan itu tengah mengambang atau terapung di sekitar perairan depan Pulau Malang Jarum (Seilepah). Dan, berteriak meminta pertolongan.

Anggota Polair langsung melemparkan pelampung dan menariknya naik ke boat Polair.

Sebelumnya anggota Polair mendapat informasi dari Babinkamtibmas Tanjunguban Utara Bripka Heri Angga, yang meneruskan informasi dari masyarakat. Bahwa ada seorang perempuan tidak dikenal berjalan dan masuk ke dalam laut.

Bripka Heri langsung meminta bantuan ke Polair, dan berhasil menyelamatkan perempuan itu. Yang kemudian dibawa ke kantor Polair.

Setelah pulih, perempuan mengaku dari Belakangpadang, Batam ke Tanjunguban menumpang kapal roro. Tujuannya mau cari keluarga di Tanjunguban. Akan tetapi keterangannya berubah-ubah.

Dia juga mengatakan mau ke Tanjungpinang cari keluarganya. Sejurus kemudian berubah lagi dengan mengatakan akan mencari ke Lagoi.

Menyikapi kondisi itu, kini Dinsos Bintan diinformasikan tentang keberadaan perempuan itu. Sekaligus untuk dicari siapa keluarganya. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Penyidik dari kepolisian secara maraton periksa sejumlah pejabat Natuna tekait Pembangunan pasar modern yang mangkrak di Kabupaten Natuna sejak dibangun 2015 lalu.

Menurut informasi, Penyidik telah meminta keterangan sejumlah pejabat Natuna antaranya pejabat di Natuna dan tersiar kabar, pada Senin, 20 Agustus 2018 pagi, MW serta Kontraktor dan konsultan pengawas telah tingkatkan status menjadi tersangka.

Namun hingga berita ini diterunkan pihak penyidik belum memberikan keterangan Pers.

Pada berita WartaKepri sebelumnya, menjelaskan bangunan pasar dibangun di atas lahan seluas satu hektare tersebut sudah tertutupi semak belukar.

Pemerintah daerah saat ini menolak melanjutkan pembangunan dengan menggunakan sistem tahun jamak ini. Alasannya pembangunan yang sebelumnya yang dimenangkan PT Mangku Buana Hutama Jaya ini ditemukan adanya kelebihan bayar sekitar Rp 2 miliar berdasarkan hasil audit BPKP dengan nilai anggaran Rp 36 miliar.

Hal ini tentunya sangat disayangkan, karena Natuna sendiri belum memiliki pasar yang layak sebagai pusat ekonomi masyarakat.

Pasar tradisonal yang kini beroperasi merupakan pasar Kecamatan Bunguran Timur yang sudah lama dibangun.

Pemerintah Provinsi pernah berencana melanjutkan pembangunan pasar modern tersebut, namun belum direalisasi.

“Kami perihatin saja lihat bangunan di jantung kota Ranai, mestinya dapat tuntas banyak pedagang di sana idamkan. Pasar tradisional sudah tidak lagi mampu menampung pedagang, apalagi bangunannya sudah tua kelola Perusda Natuna, Kami jualan di sini sering kuatir,” ujar Martin pedagang pasar tradisional Ranai, Selasa, 21 Agustus 2018.

Sebelumya Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menuturkan kepada media dia menyebutkan , pemerintah daerah bukan tidak ingin melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan.

Namun proyek tersebut masih terdapat persoalan kelebihan bayar yang belum selesai. Saat ini, perusahaan yang melaksanakan kegiatan hilang jejak.

“Masih dicari perusahaan yang bertanggung jawab, memang sudah ditangani penegak hukum,” ujarnya.

Hamid mengaku kelanjutan pembangunan pasar itu baru bisa dilakukan setelah persoalan hukum selesai. Termasuk proyek gedung DPRD yang mengalami nasib yang sama, terdapat kelebihan bayar dalam kontrak sebesar Rp 2 miliar lebih.

BPKP sendiri sudah melakukan pemanggilan terhadap perusahaan, agar kelebihan bayar dikembalikan ke kas daerah.

Menurut berbagi sumber Perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan dari PT Mangkubuana Perkasa.

Perusahaan tersebut alami kebangkrutan hingga alamat kantor perusahaan tersebut tutup, atau memang kantor mereka berada dalam tas dan menggunakan alamat palsu, biarlah pihak berwajib yang bekerja.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Panitia kurban di Masjid Raya mendistribussikan hewan kurban kepada ribuan masyarakat dan sejumlah pulau di Batam, Rabu, 22 Agustus 2018. Adapun jumlah penerima hewan kurban sekitar 1650 orang, dan dua pulau yakni Ngenang dan Air Mas.

Ketua Panitia Qurban Mesjid Agung Syarif mengatakan, pada qurban Idul Adha 1439 H ini, jumlah hewan kurban sejumlah 135 ekor kambing dan 21 ekor sapi. Hewan yang sudah tersembelih sekitar 60 ekor kambing dan 11 ekor sapi.

Ratusan hewan qurban tersebut, merupakan hewan qurban dari berbagai masyarakat. Tidak ketinggalan juga hewan qurban dari Pak Wali Kota HM Rudi, sejumlah atu ekor sapi yang beratnya diperkirakan atu ton lebih. Kemudian kejaksaan sejumlah 3 ekor, bahkan dari BJB, Go-Jek KEK Pisang Pilla dan masyarakat Batam.

“Untuk pendistribusuan H -1 sudah didistribusikan baik ke panti asuhan di pulau-pulau.,” ujarnya.

Pada saat pembagian, panitia, sempat kewalahan akibat desakan penerima kurban. Namun dengan kesigapan petugas dapat diatur agar tidak menimbulkan korban. Bahkan sejauh ini tidak ada korban dalam pendistribusian daging kurban terangnya. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Resmi menjabat  sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Andap Budhi Revianto langsung memberikan arahan ke personil di Mako Polda Kepri, Selasa, 21 Agustus 2018.

“Saya langsung jumpa anggota,” ujar Jendral Bintang dua di pundaknya ini seraya mengatakan ia akan menjalankan shalat ied di ibukota Kepri, Tanjungpinang.

“Saya mau ke Pinang untuk melaksanakan shalat ied,” katanya menambahkan.

Ketika ditanyakan langkah dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai Kapolda Kepri, Andap Budhi menjelaskan akan melakukan kordinasi lintas organisasi dan instansi di Kepri.

“Kita akan menjalankan tugas yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya. Langkah awal mensinergikan dan mensolidkan dengan TNI, Pemerintah dan tokoh masyarakat,” katanya menjelaskan. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi meresmikan aula Jing Si Yayasan Budhi Tsu Chi perwakilan kantor Batam, Sabtu 18 Agustus 2018 di Taman Indah Blok III.

Peresmian aula ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rudi. Yayasan Budha Tsu Chi perwakilan Batam berdiri sejak tahun 2005, 17 Agustus 2018 usia yayasan ini di Kota Batam sudah 13 tahun.

Wakil Ketua Yayasan Budha Tsu Chi Batam, Sugianto Kusuma menyebut awal berdirinya kantor perwakilan di Batam dari kegiatan bakti sosial yang dilakukan. Ia mengatakan aktivitas Thu Chi terdiri dari empat misi yakni, misi amal, misi kesehatan, misi pendidikan dan misi budaya humanis.

“Ini baru permulaan Tsu Chi di Batam. Mari kita sama-sama berkontribusi bukan dari besar atau kecilnya tapi kebersamaan. Mari kita sama-sama bergotong royong membantu saudara kita dan ayo bersama-sama kita bergotong royong menjalankan Tsu Chi Batam,” katanya.

Ketua Kantor Tsu Chi Batam, Rudi Tan mengatakan di Batam Stu Chi telah melakukan bakti sosial kesehatan dengan melakukan operasi katarak, hernia, bibir sumbing serta benjolan. Bekerjasama dengan Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Kota Batam, Tsu Chi juga sudah melakukan kegiatan donor darah dari relawan Tsu Chi. Sampai saat ini jumlah pasien yang sudah dibantu pengobatan oleh Tsu Chi sebanyak 3.224 orang.

“Kami juga melakukan kegiatan aman biaya bantuan kesehatan. Dulu perwakilan antor Budha Tsu Chi di Batam menempati salah satu ruko di Windsor milik salah satu relawan. Kini kami sudah memiliki aula yang bangunannya tahan gempa 7,5 sr. Di bangunan ini juga terdapat dapur yang besar sehingga kami bisa menyiapkan seribu nasi bungkus untuk korban bencana,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah mengucapkan selamat atas diresmikannya Aula Jing Si. Harapannya ke depan Yayasan Budha Tsu Chi Indonesia perwakilan Batam dapat terus melakukan kegiatan sosial membantu masyarakat di Kota Batam. Ia juga mengapresiasi Tsu Chi yang memiliki relawan dari berbagai etnis dan agama.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung kegiatan sosial yang dilakukan Budha Tsu Chi di Kota Batam. Terlebih masih ada sekitar 250 ribu jiwa masyarakat Kota Batam yang tergolong kurang mampu dan perlu mendapat perhatian dan bantuan.

“Sebaiknya manusia bermanfaat untuk orang lain, inilah Budha Tsu Chi. Jangan ada membedakan lagi, mari kita semua berbaur membangun Batam,” ajaknya.

Rudi menjelaskan saat ini Pemko Batam tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Bersama-sama dengan DPRD Kota Batam, juga akan dibuat Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Batam. Jika RDTR sudah disahkan menurutnya tidak ada lagi yang boleh merubah karena pembangunan Batam ke depan harus sesuai dengan RDTR yang ada. Rudi juga menyampaikan pada awal September 2018, Pemko akan membuka jalan di Simpang Kepri Mall untuk pembangunan drainase.

“Tahun depan baru dibangun jalan layang (fly over). Tahun ini kita buka untuk drainase dulu, kalau tidak mendesak dihimbau untuk tidak lewat di sana. Untuk menghindari macet,” pungkasnya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jambi – Seorang istri di Desa Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi nekat menghabisi suaminya, Hr, Ahad 19 Agustus 2018.

Senin, 20 Agustus 2018, Ms menghabisi nyawa suaminya dengan memukul kepala korban berulang kali saat sedang tidur.

Sebelum melarikan diri, Ms sempat datang ke tetangga untuk meminjam uang.

Dia juga bercerita telah membunuh suaminya.

Armidi, Kepala Dusun setempat, mengatakan, warga lalu menemuinya, dan mereka bergegas menuju pondok Hr.

“Alangkah terkejut kami menemukan suaminya telah terbujur kaku bersimbah darah,” katanya.

Polisi yang dipanggil pun tiba di lokasi kejadian tak lama setelah itu.

Kabar istri yang bunuh suaminya tersebut juga beredar di media sosial, seperti diunggah akun Facebook Herpendi.

Menurut Herpendi, istri tersebut membunuh suaminya yang tidur di dalam pondok di tengah kebun karet.

Herpendi juga membagikan foto-foto bekas pembunuhan tersebut.

Diberitakan TribunJambi.com, kini Ms telah ditangkap, Senin, 20 Agustus 2018 dini hari.

Pelaku ditangkap saat hendak melarikan diri ke arah Sumatera Barat.

Kasatreskrim Polres Bungo Hendi Septiadi mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. (***)

sumber: tribunnews.com

TANJUNG PINANG

Senin | 20 Agustus 2018 | 14:03

Semua Jemaah Kloter 27 Mengambil Nafar Tsani untuk Melontar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 27 BTH asal Batam dan Tanjungpinang yang berjumlah 380 orang berangkat menuju Arafah pada hari Ahad, 19 Agustus 2018 kemarin.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri dari Ketua Kloter 37, H Erman Zaruddin, Jemaah Calon Haji yang risiko tinggi (risti) sebanyak 265 orang.

Selain itu, ada juga Jemaah Calon haji yang menggunakan bantuan kursi dorong sebanyak tiga orang.

“Semua Jemaah Kloter 27 mengambil nafar tsani, untuk melontar disesuaikan waktu yang telah ditentukan oleh Kerajaan Arab Saudi. Terdapat 10 orang yang melakukan tarwiyah. Jemaah yang tidak sanggup melontar jumrah dibadalkan,” terang Erman. (***)

Sumber kepri.kemenag.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kali keempat, Pemkab Bintan melalui Dinas Pariwisata dan BRC Group menyelenggarakan Ironman 70.3 Bintan Tahun 2018, Ahad, 19 Agustus 2018 di Lagoi Bay.

Peserta dari mancanegara terus mengalami peningkatan.

Pada Ironman kali ini, terdapat 1.200 peserta dari 54 negara berlaga menjadi yang terbaik.

Pelepasan peserta oleh Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Sekda Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kapolres Bintan AKBP, Boy Herlambang dan jajaran Kepala OPD Bintan.

Ironman sendiri merupakan kiblat triathlon, olahraga dengan platform terbesar di dunia. Dengan total jarak 113 kilometer, para peserta harus mampu melahap tiga tahapan yakni Perpect Swim Conditions (berenang 1,9 kilometer), Spectacular One Lap-Bike Course (bersepeda 90 kilometer) dan Scenic Run Course (berlari sejauh 21,1 kilometer) sampai ke finish.

Begitu bendera pelepasan diangkat, 1000 lebih peserta Ironman 70.3 Bintan tahun 2018 memacu tenaganya menempuh berbagai lintasan. F-humasbintan

Wabup dengan bangga mengungkapkan bahwa Ironman adalah salah satu kebanggan besar di Bintan. “Ini salah satu perhelatan besar di Bintan. Pemerintah Daerah akan selalu mendukung Ironman 70.3 yang telah menarik perhatian dunia ini,” ujarnya, usai pelepasan peserta.

Untuk olah raga sejenis, Ironman adalah pertama dan satu-satunya di Indonesia, meraih peringkat ketiga terbaik dunia. Bahkan medan yang dilintasi tercatat sebagai rute renang dan rute sepeda terbaik se Asia. Ironman 70.3 juga mendapat 30 slot kualifikasi untuk Ironman World Cup 2018.

Dengan total hadiah 15 ribu dolar Amerika, 85 persen pesertanya adalah bule, sisanya orang Indonesia. Peningkatan jumlah peserta meningkat 30 persen. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luky Zaiman Prawira.

“Ironman 70.3 ini sangat mengundang antusiasme dunia. Semua event internasional di Bintan, kita gandeng Metasport sebagai EO-nya. Sampai saat ini tercatat tingkat kepuasan peserta mencapai 95 persen. Walau pun pasti ke depannya kita tetap selalu mengambil pelajaran dari tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Hadir di acara ini Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I dan Ketua Calender of Event wilayah I
Kementerian Pariwisata RI, Masruroh SSos MAB; GM PT Bintan Resort Cakrawala, Abdul Wahab; Corporate Communication Division of PT Indofood Sukses Makmur, Alwin Hernawan, Consumer Engangement Support Managet of PT Indofood Sukses Makmur, Sulistiani; Danlanud, Dandim 0315, Kajari Bintan dan pejabat lain. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama untuk Indoensia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di taekwondo poomsae putri.

Tampil ditonton langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Plenary Hall, JCC, Ahad, 19 Agustus 2018, Defia menjadi juara usai mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran.

Defia menang dengan poin 8.690. Wakil Iran Marjan meraih medali perak dengan skor 8.470.

Sementara, medali perunggu diraih oleh Yap Khim Wen dari Malaysia dan wakil Korea Yun Jihye.

Dengan meraih medali emas, Defia, yang juara Asia 2018 itu, diganjar bonus senilai Rp 1,5 miliar. (***)

sumber: detik.com