Berita Oleh: admin

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Batam mengundang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Candra Ibrahim SE, dalam sebuah diskusi santai sambil ngopi sore. Candra diminta pandangannya terkait pembangunan ekonomi Batam ke depan Rabu, 26 Juni 2019 lalu.

Menurut Ketua ICMI Orda Batam Dendi Gustinandar, acara ini dikemas dalam bentuk Ngopi Bareng Cendikiawan Batam. Sebuah acara sore, dengan format minum kopi dan mencicipi jajanan khas Indonesia sembari bertukar pikiran dalam konteks kebangsaan dan keilmuan.

Dalam diskusi yang dikemas secara santai itu, Candra memaparkan salah satu konsen dia adalah memberikan perhatian lebih serius kepada potensi kaum milenial (kaum muda) Kota Batam.

“Ini potensi yang dahsyat. Saya perkirakan jumlah kaum muda di Batam antara 26 sampai 30 persen. Jika mereka diberdayakan, dirangkul, dan disentuh dengan bimbingan yang tepat, maka mereka bisa lebih berkontribusi. Dari catatan, baru 1 persen sumbangan kelompok usaha digital dan kreatif untuk ekonomi Batam,” jelas Candra, didampingi Ketua ICMI Batam Dendi Gustinandar dan Sekretais ICMI (moderator diskusi), Raden Dwi Wahyu Wijoyo, dan beberapa pengurus ICMI Batam.

Selama ini kita lihat, kata Candra, konsentrasi pembangunan di Batam memang sudah benar, yakni mengejar perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, dan penataan akses transportasi.

“Dengan infrastruktur yang semakin baik, jalanan yang semakin lebar, orang-orang akan senang ke Batam. Ini menunjang sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan ekonomi Batam di tengah kelesuan sektor lainnya,” kata Candra Ibrahim, mantan Ketua GP Ansor Kota Batam 2012-2016 itu.

Namun demikian, Candra yang juga Dewan Pengawas RS Embung Fatimah itu menyebutkan, potensi sektor wisata dan ekonomi kreatif sebetulnya bisa lebih ditingkatkan. Dalam industri wisata, misalnya, dia meyebutkan, sebetulnya ada dua pendepakatan yang harus difokuskan, yakni how to package dan how to sale.

“Sebaik apapun potensi wisata kita, jika tak pandai mengemas (how to package), orang tak akan tertarik. Di sisi lain, secerdik apapun kita mengemas, jika tak pandai menjual (how to sale), ya hampir tak ada arti. Jadi, semua stake holders harus satu visi untuk wisata ini. Antara pemerintah dengan dewan, dan pelaku wisata, asosiasi, PHRI, Asita, travel, mesti duduk bersama. Juga soal anggaran. Bagaimana mau menjual jika anggaran promosinya kurang?” tanya Candra.

Untuk itu, tim Pemko Batam juga harus memperkuat tim lobi yang piawai melobi dewan untuk urusan anggaran promosi wisata ini. “Harus yang lentur. Bukan yang kaku. Kalau kaku berhadapan dengan dewan, atau pimpinan, ya sulit menggolkan anggaran promosi wisata,” ucap Wakil Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam itu.

Diskusi terus berkembang ke hal-hal yang lebih substantif. Para pengurus ICMI Batam yang banyak juga dari kalangan pelaku bisnis, terlihat antusias mendengarkan penjelasan Candra yang sudah mengabdi di dunia media selama 26 tahun itu. “Namun demikian, jika kelak saya ditakdirkan untuk menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah, tentu saja pikiran-pikiran saya ini harus menyesuaikan dengan pasangan di pilkada. Tidak bisa berdiri sendiri,” tambah Candra sambil tersenyum.

Usai diskusi, Ketua ICMI Dendi Gustinandar mengaku puas. “Diskusi menjadi semakin seru karena sesi ini ada seorang bintang tamu, yaitu Bang Candra Ibrahim, Ketua PWI Kepri, sahabat lama saya juga, yang juga Direktur Utama Batam Pos. Akhir-akhir ini nama Candra Ibrahim menjadi buah bibir di Kota Batam,” kata salah satu direktur di BP Batam itu.

Dia menyebutkan, tentunya ketertarikan ICMI Batam mengundang Candra untuk berdiskusi terkait dengan ada beberapa organisasi yang memperkenalkan Candra sebagai salah satu alternatif pemimpin masa depan di Batam, Kepri.

“Melihat fenomena tersebut, ICMI Batam merasa “penasaran” untuk bisa berdialog langsung dengan beliau. Dan ketika para pengurus ICMI Batam berdialog langsung, Bang Candra bercerita gamblang tentang sebuah visi pembangunan ekonomi kreatif yang ideal serta pembangunan sistem inkubasi UMKM yang seharusnya dikembangkan di Batam,” katanya.

Penguasaan konsep-konsep tersebut, kata Dendi, didukung dengan pengalaman Candra menjadi pemimpin di perusahaan media besar selama belasan tahun. Dan juga pengalaman di organisasi sosial yang membentuk pola pikir kreatifnya.

Perjalanannya sebagai wartawan juga menjadikan sosoknya “tahu sedikit tentang banyak hal”, sebuah kebalikan dari spesialis yang “tahu banyak tentang sedikit hal”.

“Ya, pada akhirnya ICMI Batam berterimakasih atas sharingnya dan ternyata banyak talenta muda dalam leadership di Batam. Mereka pantas untuk diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya untuk Batam,” kata Dendi. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan cukup tinggi dalam dua bulan terakhir.

Salah satu yang mempengaruhi tingginya kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan karena diberlakukannya Pergub No 22 tahun 2019 pada 2 Mei 2019 yang isinya menurunkan nilai pajak kendaraan mobil-mobil tua.

Penyesuaian pajak kendaraan bermotor ini bervariasi tergantung dengan tahun keluarnya kendaraan. Semakin tua kendaraan, pajaknya semakin besar turunnya. Bahkan, untuk kendaraan di bawah 1999 mendapat penyesuaian pajak mencapai 50 persen.

Menurut Reni Yusneli, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, Sejak 2 Mei hingga 18 Juni pendapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sudah Rp45,894 miliar dan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mendapai Rp 37,383 miliar serta pendapatan dari denda Rp1,739 miliar hingga totalnya sekitar Rp85 miliar.

Padahal, rentang waktu 46 hari sejak 2 Mei itu hingga 18 Juni banyak hari libur termasuk cuti bersama puasa dan lebaran namun, animo membayar kendaraan masih cukup tinggi.

Kata Reni, Pergub itu dikeluarkan karena perlu ada penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor tahun pembuatan tua karena tidak sesuai lagi dengan Harga Pasaran Umum (HPU) dan nilai ekonomis kendaraan saat ini.

“Tentu saja pemberlakuan penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor ini mengharapkan agar tingkat kesadaran masyarakat membayar pajak makin tinggi dengan datang untuk membayar pajak yang tentunya akan meningkatkan Pendapatan Daerah,” sebut Reni, Selasa, 26 Juni 2019

Sejak diberlakukan Pergub ini sampai 18 Juni, sambung Reni, sudah 65.696 kendaraan yang datang membayar pajak.

“Penyesuaian pajaknya bervariasi dan ada 6 jenis penyesuaian yang diatur di Pergub ini dan isinya mengatur tentang penyesuaian sesuai dengan tahun pembuatan kendaraan.

Untuk kendaraan di bawah tahun 1999 kena penyesuaian pajak 50 persen, sedangkan untuk kendaraan dari tahun 2000-2003 mendapat penyesuaian atau penurunan 40 persen dari pajak sebelumnya.

Untuk kendaraan dari tahun 2004-2007 dapat penurunan 30 persen, kendaraan pembuatan tahun 2008-2011 dapat penurunan pajak 20 persen dan kendaraan tahun pembuatan 2012-2014 mendapat penurunan pajak 10 persen.

Sedangkan, untuk kendaraan brandnew atau keluaran tahun 2015-2019 tidak mendapatkan penurunan pajak karena masih memiliki nilai ekonomis dan nilai jual yang tinggi,” beber Reni.

Diterangkan Reni lebih jauh, Nilai Jual Kendaraan Bermotor terendah Rp20 juta utuk roda empat dan terendah untuk roda dua Rp1 juta. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Kepercayaan masyarakat terhadap organisasi media daring Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) makin meningkat. Terlebih lagi media selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

Masyarakat Adat Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang, Lampung yang mendatangi pengurus SMSI agar mengawal laporan sengketa lahan warga di Kampung mereka ke sekretariat presiden.

Menurut Antoni AT, selaku Koordinator Masyarakat Adat Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, masalah lahan yang dialami warga sudah terjadi sejak 27 tahun silam, namun tidak kunjung selesai. Akhirnya, perwakilan warga memutuskan untuk membuat laporan ke Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

“Laporan kami diterima oleh pak Abet Nego Tarigan selaku Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden,” kata Antoni AT.

Menurutnya, mereka sengaja mencari pengurus SMSI karena organisasi ini merupakan organisasi media online terbesar di Indonesia yang seluruh cabangnya mayoritas sudah diverifiaksi faktualoleh Dewan Pers.

Menurut Antoni AT, Masyarakat Bakung Udik telah menguasai tanah yang mereka tempati sejak 1992. Belakangan tanah tersebut dipermasalahkan dan hingga kini belum ada penyelesaian.

“Karena permasalahan tersebut terkatung-katung begitu lama, sehingga kami melaporkan permasalahan tersebut ke KSP-RI, dengan tembusan kepada presiden RI,” ucapnya.

Antoni, AT dan rombongan berharap presiden menyelesaikan sengketa tanah warga melalui penyelesaian Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan melalui Kantor Staf Presiden agar memfasilitasi dan memediasi penyelesaian sengketa tanah milik masyarakat Bakung Udik.

“Masyarakat menuntut pengembalian tanah milik mereka yang Dikuasai oleh PT Sweet Indo Lampung (SIL),” sebutnya

Antoni, AT selaku koordinator masyarakat Bakung Udik dan selaku ahli waris birron AT. (Alm) mengkoordinir sebelas umbul. Masing-masing Umbul Kayu Mulu Tengah, Umbul Kuyung Gepeng, Umbul Tulung Getok, Umbul Bawang Tokang Gabaou, Umbul Ulu Lebung Atas, Umbul Olok Berak Tengah, Umbul Darat Nyului, Umbul Sepertu Atas, Umbul Lebok Ilir, umbul Bawang Tafpui Udik, Umbul Olok Keparang.

“Kami minta kepada presiden RI agar membantu memediasi penyesaian masalah tanah yang luasnya sekitar dua ribu hektar ini. Kami akan perjuangkan seluruh tanah masyarakat Bakung Udik ini. Harapan kami kepada presiden RI dapat menegakkan keadilan bagi rakyat di Bumi Lampung dan kami berharap SMSI melalui jaringan medianya membantu proses ini agar penyelesaiannya berlangsung objektif,”ujar Antoni.

Sebelum ke KSP, rombongan masyarakat singgah di Jurnalis Boarding School di Cilegon Banten yang didirikan oleh pengurus SMSI. Di Jurnalis Boarding School, rombongan warga Bakung Udik menemui Firdaus yang juga masyarakat Lampung di Rantau, untuk turut serta bersama-sama memperjuangkan hak-hak masyarakat Lampung yang di kuasai para pemilik modal yang terkesan tidak tersentuh hukum.

Pada silaturahmi Firdaus yang juga Sekretaris SMSI pusat menyambut kedatangan warga Lampung. Saat itu, Firdaus yang masih dalam pemulihan dari sakit didampingi oleh Yono Hartono yang merupakan Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama SMSI dan dan Julherman ebagai kepala Sekretariat SMSI Pusat.

Firdaus mengapresiasi kepercayaan masyarakat Bakung Udik. Menurut Firdaus, ia selaku pribadi masyarakat pers, tentunya akan berusaha membantu tegak lurus dan berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Untuk itu saya tentu akan berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat pers yang mengerti permasalahan tersebut. Saya berjanji tidak akan diam melihat hak orang banyak dikuasai sepihak oleh ihak tertentu,”sebutnya. (r/eddy)

KARIMUN

Senin | 24 Juni 2019 | 19:52

KSOP Tutup Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2019

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun resmi menutup posko terpadu angkutan laut lebaran tahun 2019.

Penutupan posko tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di halaman KSOP Karimun, Senin 24 Juni 2019.

Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Marganda yang memimpin langsung apel mengatakan, selama angkutan lebaran di seluruh pelabuhan di wilayah kerja KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun berjalan aman dan lancar.

“Kita mengucap syukur karena selama proses arus mudik dan arus balik di pelabuhan Karimun semua berjalan lancar tanpa adanya sesuatu hal yang tidak diinginkan,” kata Marganda.

Suksesnya arus mudik 2019 ini dikatakan Marganda tidak terlepas dari peran serta semua pihak terkait yang terlibat.

“Maka dari itu kita juga berterimakasih kepada seluruh instansi terkait yang ikut membantu sehingga terciptanya situasi aman serta lancar,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan dari KSOP Karimun di H-15 hingga H+15 yang berakhir pada 21 Juni 2019 lalu baik pelabuhan Internasional, Domestik, Sri Tanjung Gelam(KPK), Parit Rempak, Tanjungbatu Kundur, Selat Belia, Moro dan Penyalai mengalami penurunan jumlah penumpang.

“Untuk tahun 2019 ini berdasarkan perhitungan kita pada 21 Juni 2019 menurun sebesar 1,41 persen penumpang naik maupun turun,” ucapnya.

Namun untuk penumpang naik mengalami kenaikan 3,39 persen atau sebanyak 235.525 orang, sementara penumpang naik di 2018 sebanyak 226.623 orang.

Dia menuturkan untuk penumpang terbanyak berasal dari Sekupang dengan penumpang turun sebanyak 26.488 orang, penumpang naik 25.254 orang dengan total 51.742 orang. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Kepolisian Resort (Polres) Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan kegiatan donor darah menyambut hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 di Aula Satuan Lalulintas, Polres Kuansing, Senin 24 Juni 2019 sekitar pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Kuansing AKBP Mustofa yang diwaliki Wakapolres Kuansing Kompol Razif.

Razif mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada hadirin sekalian yang telah hadir dan berpartisipasi di Hari Bhayangkara Ke 73 tahun 2019

Dia mengajak kepada masyarakat untuk mendonorkan darah. Dengan begitu, katanya, darah yang didonorkan akan mengalir kepada orang-orang yang membutuhkan sebagai bentuk solidaritas kita dalam segi sosial.

Lebih lanjut wakapoles mengimbau seluruh yang hadir untuk menyemarakan Hari Bhayangkara Ke 73 ini dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti donor darah.

Acara giat donor darah ini dihadiri oleh Pabung Inhu-Kuansing Mayor Inf. Hariantago, S.Sos. Dinas Kesehatan Pemkab Kuansing, kabag, kasat dan Kapolsek dijajaran Polres Kuansing serta Ibu Bhayangkari Polres Kuansing dan Personil TNI.

Selama acara giat sonor darah ini berlangsung keadaan dalam keadaan aman dan kondusif. (depriandi)

KUANSING

Senin | 24 Juni 2019 | 15:22

Mursini Buka Rapat Anggota KONI Kuansing 2019

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini membuka rapat anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kabupaten Kuansing di Gedung Serba Guna Hotel Anjela Teluk Kuantan, Senin, 24 juni 2019 sore.

Mursini menyampaikan, olahraga merupakan kebutuhan manusia yang merupakan unsur pokok dan sangat berpengaruh dalam membutuhkan jiwa dan jasmani yang kuat.

Selanjutnya, bupati menambahkan olahraga juga merupakan dinamika olahraga yang digunakan sebagai sarana untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Hal tersebut dapat dicapai melalui prestasi yang membanggakan di bidang olahraga.

Dengan mengingat banyaknya cabang olahraga prestasi dan fungsional, maka KONI dituntut untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta memiliki pengelolaan manajemen yang teratur.

Disamping itu, peran aktif anggota masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencapaian tujuan. Setidaknya ada tiga tantangan pembangunan olahraga sekarang dan kedepannya, pertama tingginya tuntutan publik terhadap prestasi, kedua menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan, ketiga desentralisasi pembangunan olahraga.

Sementara itu, Ketua KONI Kuansing, Zulhendri Nazaruddin menyampaikan adanya beberapa cabang olahraga baru yang siap bergabung dengan KONI Kuansing. Diantaranya cabang olahraga yang tergabung, Panjat Tebing, Muaythai, Pertina, Sky Air, FPTI, Petanquee dan ISSI. Dengan datangnya beberap cabang ini, maka total keseluruhan ada 52 cabang olahraga di Kuansing.

Zulhendri berharap kedepannya Pemda memberikan bantuan yang cukup untuk menghadapai Porprov 2021 mendatang.

Wakil Ketua KONI Provinsi Riau, Drs Destrayani Bibra mengatakan, rapat anggota merupakan roh dari KONI yang tertuang dalam AD/ART KONI yang harus dilaksanakan.

Karena, katanya, disinilah menuju program pada tahun berikutnya, baik tata kelola administrasi dan tata pembinaan prestasi, persiapan persiapan untuk pelaksanan Porprov 2021, harus telah dilaksanakan dari sekarang, baik kesiapan atlit maupun kesiapan pasilitas.

Oleh karena itu perlunya koordinasi agar kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan.

Terakhir Destrayani berharap setelah rapat anggota KONI ini segera mempersiapkan pelaksanaan Porprov 2020/2021 Kuansing sudah ready pelaksanaan Porprov 2021. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kebakaran dahsyat yang menghanguskan 41 unit Rumah Liar (Ruli) di Baloi Persero RT 06 / RW 01, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Sabtu, 22 Juni 2019 lalu sekitar pukul 01.00 Wib, turut menarik simpatik dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali Rumah Zakat.

BACA JUGA:

Rendang Qurban, Varian Baru Superqurban dari Rumah Zakat

Sukses di Ramadhan Berdaya, Kini Rumah Zakat Fokus ke Superqurban

Rumah Zakat Action untuk Indonesia

Bangun Kerjasama, mediakepri.co.id dan Rumah Zakat Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Jompo

Melalui program Rumah Zakat Action Kepri, para Relawan Nusantara Kepri bergerak untuk mendirikan Pos Segar dengan menyediakan berbagai minuman-minuman segar, Ahad, 23 Juni 2019.

Istimewa

Sebanyak 20 relawan yang diturunkan dalam aksi ini. Aksi dimulai dari pukul 09.30 Wib, yang diawali dengan breafing kemudian di lanjutkan berbelanja membeli kebutuhan untuk membuat pos segar dan sembako yang akan diberikan kepada korban kebakaran.

“Alhamdulillah, semua program terlaksana dengan baik. Mulai dari penyaluran sembako hingga pos segar,” ujar koordinator Relawan Nusantara kepri, Sujasman.

Istimewa

Sujasman menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, rumah yang terbakar berjumlah 41 rumah. 39 unit rumah mengalami rusak berat dan 2 unit kondisinya rusak ringan. Sementara itu ada sekitar 43 Kepala Keluarga dengan 188 jiwa yang harus tinggal di tenda-tenda pengungsian.

“Saat ini korban kebakaran sangat membutuhkan obat obatan, pakaian bayi, perlengkapan balita, perlengkapan sekolah, makanan siap saji, selimut, tenda/terpal, Peralatan sholat, Hygiene kit, dan Pakaian dalam” ucapnya lagi.

Istimewa

Dalam musibah ini, Rumah Zakat Action telah mendistribusikan logistik ke korban kebakaran diantaranya, beras sebanyak 25 kg, gula 15 bungkus, air mineral, minyak goreng 1 dus, sabun mandi 12 paket, sikat gigi 5 paket, pasta gigi 5 paket, teh 8 paket, penyaluran 40 kaleng Kornet Superqurban dan layanan Pos Segar sebanyak 200 Porsi.

“Terima kasih kepada sobat pejuang Relawan Nusantara kepri dan para donatur Rumah Zakat, semoga Allah SWT senantiasa merahmati, melapangkan rezeki yang halal dan berkah,” tuturnya.

Istimewa

Untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi dengan memberikan bantuan, bisa langsung mendatangi Pos Rumah Zakat Action, yang beralamat di Komplek Lotus Garden Blok A No.8 Batam Centre, atau donasi bisa melalui transfer bank ke BNI Syariah 155 555 5589, dan Mandiri 132000 481 974 5. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Korlap Sujasman di nomor handphone +6281363724274. (r/sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID,Batam – Rumah Zakat (RZ) terus melakukan inovasi. Pada tahun 2017 yang lalu, RZ menghadirkan varian baru Superqurban yakni Rendang Qurban.

Rendang qurban dibuat dari daging hewan pilihan berkualitas tinggi dan diolah secara higienis. Rendang Superqurban sangat kaya akan gizi, ditambah bumbu rendang Padang yang lezat membuat Rendang Superqurban menjadi sajian istimewa bagi para penerima manfaat.

“Superqurban adalah inovasi distribusi hewan qurban Rumah Zakat dalam bentuk daging di dalam kaleng yang tahan lama sehingga pemanfaatannya menjangkau lokasi di dalam dan luar negeri, daerah bencana dan konflik,” kata Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepri, Muhammad Isa, kepada mediakepri.co.id, Jum’at, 21 Juni 2019.

BERITA TERKAIT:

Sukses di Ramadhan Berdaya, Kini Rumah Zakat Fokus ke Superqurban

Rumah Zakat Action untuk Indonesia

Isa menjelaskan, momen Idul Adha dapat menjadi saat yang tepat bagi umat muslim untuk menyediakan sumber protein hewani, sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama dan berkelanjutan.

Program Superqurban dari Rumah Zakat, berbeda dari yang lain. Daging qurban tak langsung dibagikan habis pada hari raya Idul Adha, melainkan daging tersebut diolah menjadi kornet dan Qurban dalam bentuk kaleng seberat 200 gram.

Program Ramadhan Berdaya dari Rumah Zakat Sukses Disalurkan, Berikut Data-Datanya

Metode pengolahan Kornet dan Rendang Qurban dalam program Superqurban ini mempunyai manfaat yang lebih baik diantaranya, sesuai syariah. Kornet Superqurban tahan lama hingga jangka waktu 3 tahun.

Hewan dipotong dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari tasyrik. Sebelumnya, hewan qurban di karantina dalam pengawasan dokter hewan. Diproduksi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam pengemasan produk ekspor, dengan standar halal MUI dan pengawasan BPOM.

Istimewa

Aksi distribusi dilakukan sepanjang tahun. Tidak habis dalam sekejap sepekan Hari Raya Qurban. Program penyaluran bisa lebih terarah dan terencana.

Menjangkau pelosok Indonesia. Menjangkau daerah terpencil, pedesaan dan wilayah jangkauan bencana yang luas.

“Minim resiko dibanding bila di distribusikan dalam wujud hewan hidup” tambahnya lagi.

Memberdayakan Petani Lokal. Seluruh tahapan produksi dilakukan di Indonesia, program ini sangat efektif memberdayakan potensi peternak lokal yang utamanya berbasis di pesantren

Melalui Superqurban, masyarakat dapat berpartisipasi dalam program penyediaan Energi Berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

“Qurban Anda akan disalurkan kepada masyarakat Desa Berdaya yang ada di 34 provinsi di Indonesia, sebagai persediaan pangan sumber protein hewani bagi masyarakat,” pungkasnya. (sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bright PLN Batam memperpanjang Program Gratis Naik Daya (Granada) hingga tanggal 30 Juni 2019 mendatang.

Semula program yang digagas saat bulan Ramadhan dengan tema Cahaya Ramadhan Granada 2019 ini akan diperpanjang pihak manajemen PLN Batam untuk mengakomodir mengingat tingginya permintaan masyarakat.

“Tadinya program yang kami laksanakan dari tanggal 11 Mei ini akan ditutup pada tanggal 15 Juni 2019. Namun, karena banyak masyarakat yang memanfaatkan program ini, maka kami perpanjang hingga akhir bulan ini, tepatnya 30 Juni 2019,” kata Executive Vice President Commercial, Unit Bisnis Service bright PLN Batam, Agus Subekti, Kamis, 2 Juni 2019.

Sejak digulirkan, warga yang mendaftar naik daya mencapai 669 orang di seluruh area pelayanan PLN Batam dengan total 1.180.850 Volt Ampere (VA) daya yang ditambah.

“Berdasarkan laporan pihak Manager Area, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang hendak mendaftar,” kata Agus lagi.

Melalui program tersebut, pelanggan tidak dikenakan biaya penyambungan seperti jalur reguler. Baik itu penyambungan baru sektor rumah tangga mulai dari 450 volt ampere (VA) sampai 11.000 VA dan pelanggan bisnis yang hendak naik daya mulai dari 6600 VA hingga 197.000 VA. “100 persen bebas biaya penyambungan,” ujarnya.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan naik daya dapat datang langsung ke kantor pelayanan terdekat. Mulai dari Batam Centre di area perkantoran Imperium depan Polresta Barelang, Kantor area Tiban yang terletak tidak jauh dari pusat kuliner Tiban Centre, Kantor area Batuaji di SP Plaza dan Kantor area Nagoya di ruko Nagoya Centre samping Hotel Allium.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendaftar diharapkan cukup membawa syarat-syarat, di antaranya fotocopy KTP, fotocopy Bukti kepemilikan rumah dan rekening listrik terakhir. Namun untuk kondisi tertentu Program Cahaya Ramadhan GRANADA tidak dapat kami berikan. Adapun konidisi tersebut adalah; pelanggan yang bersangkutan menunggak pembayaran listrik,” pungkas Agus.

Corporate Secretary bright PLN Batam Denny Hendri Wijaya menambahkan, dalam program tersebut pihaknya tidak membatasi jumlah calon pelanggan yang hendak mendaftar.

“Masyarakat yang mendaftar langsung kami proses tanpa daftar tunggu,” ungkapnya.

Sesuai dengan tujuan program tersebut, pihaknya ingin mempermudah masyarakat untuk menikmati listrik. Karenanya pelanggan yang belum mendaftar bisa memanfaatkan program tersebut hingga akhir bulan depan.

Dengan adanya program Program Cahaya Ramadhan Granada 2019, bright PLN Batam berharap masyarakat dapat menikmati listrik yang lebih layak dan mengurangi tindakan pemakaian listrik secara illegal seperti menaikkan daya listrik dengan mengotak-atik kWh meter.

“Masyarakat yang listriknya sering jatuh dapat memanfaatkan program ini sehingga dapat menggunakan listrik dengan nyaman dan aman” tutup Denny. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan Honda Genio, skuter matik (skutik) casual fashionable yang akan menjadi identitas dan tren baru bagi generasi muda Indonesia dalam berekspresi lebih stylish, enerjik, dengan tetap mempertimbangkan performa, bodi compact, kelincahan dan kenyamanan berkendara, serta konsumsi bahan bakar yang efisien.

Identitas Honda Genio ditandai dari desainnya yang casual dan bodinya yang compact,sesuai untuk generasi muda. Skutik ini juga dibekali generasi terbaru mesin eSP 110cc yang hemat bahan bakar, sekaligus sanggup menyuguhkan performa optimal. Hal tersebut didukung oleh penggunaan frame (rangka) baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Teknologi frame baru Honda yang diimplementasikan pertama di Indonesia ini membuat Honda Genio lebih ringan, lincah, dan nyaman dikendarai.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan Honda Genio dikembangkan sebagai produk skutik fashionableyang memiliki best value secara menyeluruh dari sisi desain, performa, fitur, maupun konsumsi bahan bakar yang irit, cocok untuk pemakaian harian.

”Ada tiga konsep yang membuat Honda Genio berbeda, Desainnya casual dan fashionable sesuai tren generasi muda saat ini. Ukuran bodi yang compact, cocok untuk pria maupun wanita serta kondisi jalan yang padat. Performa serta ragam fiturnya lengkap sesuai yang diharapkan konsumen. Semua itu dibungkus dengan harga yang terjangkau,” kata Inuma.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan perkembangan tren skutik semakin beragam. Salah satunya peningkatan kebutuhan akan skutik yang mendukung gaya hidup penggunanya sebagai teman berkendara terbaik dengan performa dan kenyamanan berkendara yang sesuai.

“Honda Genio diharapkan dapat menjadi pilihan generasi muda yang ingin tampil beda dalam mendukung aktivitas sehari-harinya baik ke sekolah, bekerja, maupun berkumpul bersama teman-temannya. Kami optimis kehadiran skutik terbaru Honda ini akan menjadi identitas dan tren baru yang disenangi masyarakat,” ujar Loman.

Desain dan Teknologi

Tampilan Honda Genio tampak segar sekaligus fashionable. Secara keseluruhan, sepeda motor ini terlihat simpel dancasual. Dimensi compact, ideal untuk pengendaraan di padatnya lalu lintas. Jarak jok dengan tanah 740 mm mendukung fleksibilitas pengendara, ditunjang dengan step floor yang luas.

Teknologi lampu depan Honda Genio sudah menggunakan LED, dipadu lampu belakang stylish, serta lampu sein terpisah di bagian cover bodi, memberikan image modern dan pencahayaan optimal. Panelmeter digital menyajikan berbagai informasi termasuk penunjuk kecepatan, odometer, bahan bakar, dan indikator ECO sebagai panduan berkendara efisien. Sentuhan aluminium pada pijakan kaki pembonceng dan grip belakang menyuguhkan penampilan yang mewah.

Honda Genio dibekali fitur-fitur penunjang, menyesuaikan kebutuhan pengguna seperti ruang penyimpanan besar berkapasitas 14 liter untuk menyimpan barang kebutuhan harian dalam berkendara. Di dalam bagasi juga disiapkanpower charger untuk mengisi ulang baterai gadget bagi generasi muda masa kini yang sering menggunakan gadget.

Faktor keamanan ditunjang dengan fitur secure key shutter, dilengkapi tombol pembuka jok yang praktis. Brake lock, sistem pengereman combi brake, dan side stand switch menjadi fitur standar Honda Genio yang memastikan keamanan pengguna.

Mesin dan Rangka Baru

Honda Genio, Skuter matik casual yang fashionable

Honda Genio menggendong mesin baru, generasi termutakhir mesin eSP (enhanced Smart Power) 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Tenaga maksimal mesin ini mencapai 6,6 kW @ 7.500 rpm, dan torsi puncak di 9,3 Nm @ 5.500 rpm. Kemampuan ini sanggup membuat Honda Genio lebih responsif saat berakselerasi. Skutik baru ini mampu menempuh jarak 0-200 meter hanya dalam 12,4 detik. Kecepatan maksimalnya mampu menyentuh 94 km/ jam.

Kendati demikian, teknologi baru juga membuat mesin eSP Honda Genio lebih irit penggunaan bahan bakar. Berdasarkan hasil tes internal dengan metoda ECE R40, konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 59,1 km/liter (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak hinga 248 km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar. Mesin generasi terbaru ini juga memastikan hasil pembakaran yang ramah lingkungan dengan standar emisi Euro 3.

ACG starter melengkapi kemampuannya agar tetap halus saat mesin dinyalakan. Fitur ini bergandengan dengan ISS (Idling Stop System) khas Honda yang membuat mesin mati otomatis saat berhenti, dan menyala kembali hanya dengan memutar tuas gas.

Performa mesin didukung dengan teknologi rangka baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) dari Honda yang pertama kali digunakan untuk kendaraan roda dua di Indonesia. Frame ini menggunakan proses produksi mutakhir seperti proses press serta laser welding. Strukturnya dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas handling, sehingga sepeda motor mudah dikendarai, ringan, dan nyaman saat bermanuver. Rangka baru ini bahkan mampu memberi pemanfaatan ruang yang semakin efisien terbukti dengan kapasitas bagasi 14 L dan Kapasitas tangki bahan bakar 4,2 L.

Honda Genio dipasarkan dengan dua tipe, CBS dan CBS-ISS dengan total 11 varian warna yang stylish serta casual sesuai dengan trend generasi muda saat ini. Tipe CBS yang dipasarkan Rp 17,2 juta (On The Road Jakarta) ini tersedia dalam lima warna, yakni Smart White Blue, Smart Red, Smart Black, Smart Black Red, dan Smart Silver. Sementara itu tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 17,7 juta (On The Road Jakarta), mendapat enam pilihan warna, yakni Trendy Black Red, Trendy White Blue, Trendy White Red, Trendy White, Trendy Black, dan Fabulous Matte Black sebagai varian spesial. (r/sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Setelah sukses melaksanakan program Ramadhan Berdaya, dengan telah disampaikannya amanah dari donatur kepada 347.768 penerima manfaat di 1.440 Desa Berdaya yang tersebar di seluruh Indonesia, kini Rumah Zakat (RZ) fokus menggarap potensi kurban melalui program Superqurban.

Superqurban adalah salah satu produk inovasi Rumah Zakat dalam program optimalisasi pelaksanaan Ibadah Qurban dengan mengolah dan mengemas daging qurban menjadi Kornet dan Rendang.

BACA JUGA:

Rumah Zakat Action untuk Indonesia

Program Ramadhan Berdaya dari Rumah Zakat Sukses Disalurkan, Berikut Data-Datanya

Lintas Sumbar-Riau Makan Korban, Akibat Rem Blong Truk Angkut Batu Bara Nabrak Truk Lainnya

Produk Superqurban mampu menjawab permasalahan pendistribusian daging qurban sampai ke daerah-daerah pelosok dan terdepan di Indonesia.

“Superqurban adalah Optimalisasi daging qurban yang diolah menjadi cadangan pangan dari protein hewani bagi masyarakat,” ujar Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepri, Muhammad Isa, kepada mediakepri.co.id, Jum’at, 21 Juni 2019.

Dijelaskan Isa, melalui Superqurban kita dapat berpartisipasi dalam program penyediaan Energi Berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia khususnya daerah bencana, daerah rawan pangan dan daerah pedalaman

“Superqurban menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang daerahnya terdampak bencana alam. Selain mudah didistribusikan, daging qurban yang sudah diolah ini juga mudah untuk dikonsumsi,” tambahnya.

Selama tahun 2019 ini, Rumah Zakat menargetkan pendistribusian Superqurban dan Siaga Pangan di angka 307.445 termasuk di dalamnya alokasi untuk kebencanaan.

Selanjutnya, mengenai rincian harga Superqurban, untuk harga kambing per ekornya sebesar Rp 2.475.000. Sementara harga sapi per ekornya sebesar Rp 17.250.000 per ekor dan 1/7 Sapi sebesar Rp 2.675.000 per ekornya.

Bagi anda yang ingin berkurban dengan Superqurban Rumah Zakat, anda bisa mengunjungi kantor kami yang beralamat di Komplek Lotus Garden Blok A No.8 Batam Center, atau anda juga bisa langsung transfer ke rekening, BNI Syariah 155 555 5589, Mandiri 132000 481 974 5, dan konfirmasi Qurban bisa melalui WA Center di 0812 6029 2955.

“Yuk, mari kita berqurban dengan Superqurban, untuk energi berkelanjutan,” tutup Isa. (sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pasca hari raya lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah 2019 daya beli masyarakat terhadap kebutuhan sembilan bahan pokok di Kabupaten Karimun menurun.

Meski beberapa harga komoditi mengalami penurunan harga secara signifikan jika dibanding menjelang lebaran, daya beli masyarakat menurun hingga 50 persen.

“Daya beli sepi, mungkin karena habis lebaran kemudian kebutuhan anak masuk sekolah. Jadi pembeli itu menekan pengeluaran sekecil mungkin,” kata, Upi salah seorang pedagang di Pasar Puan Maimun, Kamis 20 Juni 2019.

Upi menyebut, lemahnya daya beli masyarakat sangat berimbas terhadap omsetnya. Bahkan penurunannya mencapai 50 persen dari hari biasanya.

“Apalagi habis hari raya tentu sudah habis banyak uang. Penurunan omzet itu rata-rata dialami para pedagang yang ada disini,” katanya.

Pantauan di pasar Puan Maimun, untuk harga cabe merah dari harga Rp. 140 ribu turun jadi Rp. 80 ribu per kilogram, cabe rawit yang semula dijual Rp.130 ribu jadi Rp.70 ribu perkilogram, Bawang merah dari harga Rp. 36 ribu turun menjadi Rp. 28-30 ribu perkilonya.

Sementara untuk harga sayuran seperti kol saat ini harganya Rp. 10 ribu dari harga Rp. 7 ribu perkilogram, dan Tomat saat ini menjual dengan harga Rp. 16 ribu perkilogram. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejumlah kalangan memprediksi sosok Walikota Batam Haji Muhammad Rudi SE MM (HM Rudi) tak ada lawan. Itu jika maju lagi mencalonkan diri untuk periode berikutnya. Sangat dominan. Terlalu kuat untuk disaingi.

Ini terbukti. Pilkada Batam akan berlangsung serentak dengan sejumlah kita dan kabupaten bahkan provinsi lainnya di Indonesia. Tapi sampai saat ini belum ada nama yang berani muncul. Padahal waktunya tak lama lagi. Tinggal hitungan bulan. Memperkenalkan diri dan menunjukkan kemampuan untuk memimpin Batam butuh waktu lama. Meyakinkan masyarakat bahawa layak dipilih. Tapi HM Rudi sudah membuktikannya. Nama lain belum ada.

Bukti lain; justru sejumlah praktisi politik dan pengamat di Batam hanya memprediksi pendamping HM Rudi. Siapa yang pantas mendampingi Sang Walikota melanjutkan tugasnya membangun Batam lebih maju lagi.

Sejumlah media lokal sudah mulai pemanasan memunculkan figur-figur berkualitas. Dikutip dari sejumlah media lokal baik online mau pun koran, praktisi hukum dan akademisi Markus Gunawan, mengatakan, yang menarik justru siapa yang akan mendampingi beliau sebagai wakil walikota. Pak Amsakar memang yang paling berpeluang, tetapi banyak juga tokoh lain yang mungkin sangat pantas mendampingi beliau,” katanya beberapa waktu lalu.

Namun Markus menyinggun soal munculnya nama Candra Ibrahim, Ketua PWI Kepri.

“Katanya dia (Candra Ibrahim) Pilkada Natuna. Kalau saya pribadi mengatakan, beliau lebih cocok mengabdi untuk Batam,” katanya.

Sementara itu ketua DPC PKB Kota Batam, Jefri Simanjuntak, mengatakan, saat ini sudah banyak figur yang memang layak untuk dimajukan dalam Pilkada 2020 mendatang.

Bukan hanya dari kalangan internal partai tapi juga dari profesional. Menurutnya, semakin banyak calon maka akan semakin bagus.

“Dari PKB sendiri, siapa yang muda dan punya visi yang jelas akan tetap kita tampung,”katanya.

Nama Candra Ibrahim menurutnya sangat layak. “Tergantung bung Candra berkoordinasi dengan partai mana nantinya. Kalau dari internal kami ada beberapa figur yang layak untuk dimajukan, dan Candra menurut kami layak diperhitungkan. Nah semua figur ini akan kita saring,” katanya.

Menanggapi munculnya nama muda dari kalangan profesional ini, Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri Marganas Nainggolan menyambut positif.

“Jika nama tokoh dari pers, dari PWI ada yang melirik, kita mesti mendorong. Apalagi untuk kepentingan Batam,” ujarnya.

Artinya, PWI Kepri siap menghibahkan figur-figur yang dianggap layak menjadi bagian dari penentu kebijakan dalam memajukan Batam.

“PWI Kepri siap hibahkan,” tegas Marganas saat berdiskusi dengan Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Ricard Nainggolan, Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim dan sejumlah pengurus harian lainnya.

Candra menurut Marganas sudah cukup matang diorganisasi, yang bersangkutan juga punya basic ilmu ekonomi yang mempuni, dan kini sedang menakhodai perusahaan Batam Pos.

“Kemampuannya sudah lebih dari mencukupilah, Candra layak menjadi pertimbangan Pak Rudi dalam menentukan pasangan,” ungkap Marganas.

Setali tiga uang, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, Ricard Nainggolan juga mengungkapkan hal yang sama.

“Sudah saatnya figur dari PWI Kepri, insan pers, wartawan menjadi penentu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Batam,” ungkap Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Batam ini.

Pria yang akrab disapa Opung ini juga akan merangkul sejumlah pihak dan akan memberikan dukungan penuh pencalonan Candra Ibrahim.

“Insan pers Kepri pasti akan memberikan dukungan penuh, karena ini menjadi moment perjuangan bersama demi Batam yang lebih maju,” ungkap Opung.

Sementara itu Candra Ibrahim sangat berterima kasih dengan dukungan, dorongan dan semangat yang diberikan oleh Ketua Dewan Penasehat dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri.

“Kami secara pribadi sudah melakukan pendekatan-pendekatan awal kepada sejumlah pihak termasuk partai politik, dukungan dari teman-teman, para senior menjadi modal dasar kami dalam melangkah lebih lanjut,” ujar Candra yang didampingi Sekretaris PWI Kerpri Novianto, Sekretaris DK Haryanto dan Ketua Pokja PWI Batam, Noer Syahrullah di PIH Batam. (r/eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Rauh wajah keceriaan terpancar dari siswa-siswi SD11 Tebing di Pelambung desa Pongkar saat mendapat kejutan dari Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya, Rabu 19 Juni 2019.

Kejutan itu diberikan Kapolres Karimun pada siswa-siswi SD11 Pelambung saat melakukan kunjungan silaturahmi di sekolah tersebut.

Adapun kejutan yang diberikan Kapolres yakni perlengkapan alat tulis dan tas sekolah untuk seluruh siswa-siswi yang berjumlah 95 orang.

Sebelum memberikan perlengkapan alat tulis, Kapolres memberikan semangat belajar kepada murid.

“Kita memberikan semangat dan motivasi pada murid agar rajin belajar. Maka kita adakan program polisi peduli pendidikan,” kata Hengky Pramudya.

Hengky mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-73. Namun, program yang dilakukan akan menjadi kegiatan rutin dilaksanakan.

Selain itu, kunjungan yang dilakukan Polres Karimun juga untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

“Kedepan, hal serupa juga akan dilakukan dibeberapa tempat atau sekolah lainnya,” ujarnya. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tangerang – Sri Aprianingsih alias Apri (28) warga Kampung Poncol, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang tiba-tiba menghilang dari rumahnya sejak Selasa, 30 April bulan lalu.

Gadis berbadan gempal ini mempunyai ciri-ciri rambut pendek hitam berwarna hitam dengan kulit sawo matang. Gadis yang bersetatus sebagai ibu rumah tangga ini mengenakan baju berwarna mereh dengan setelan warna yang sama. Tinggi badan 160 cm.

BACA JUGA:

“Kulitnya Menyerupai Sisik Ular dan Membusuk”, Sebenarnya Sakit Apa yang Menimpa Warga lampung Timur Ini?

 

 

Hilangnya gadis ini telah dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ciledug dan bahkan sempat ditayangkan dibeberapa televisi nasional.

Kakak kandung Apri, Khairudin mengatakan, bahwa Apri meninggalkan rumah lantaran depresi akibat hubungan rumah tangga dengan suaminya.

“Sepertinya deperesi, kami sudah mencarinya kemana-mana tapi tidak ketemu. Maka jika siapa saja yang melihat ciri-ciri adik saya, silahkan hubungi kenomor 0896-4392-2792,” terang Khairudin, Rabu, 19 Juni 2019.

New Honda BeAT Street eSP Semakin Ekspresif dengan Tampilan Baru

Selain telah melaporkan kepada pihak kepolisian tentang hilangnya Apri, pihaknya beserta keluarganya telah mencari kesekitaran wilayah Kota Tangerang, namun tidak juga kunjung ditemukan.

“Kami sudah mencari di wilayah Cipete Kecamatan Pinang, Serpong, Kebon Nanas dan sekitarnya. Tapi tak juga bertemu,” jelasnya.

Resmikan Aplikasi Sikopi, Nurdin: OPD Harus Penuh Ide untuk Kepri

Lebih dalam Khairudin mengatakan, bahwa kini keluarganya berharap Apri bisa pulang kerumah dan berkumpul kembali seperti sedia kala.

“Harapan keluarga Apri bisa kembali pulang dengan selamat tanpa kekurangan sedikit apapun,” tandasnya. (r/eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran terbaru untuk New Honda BeAT Street eSP melalui grafis desain stripe yang membuat karakter motor fun dan ekspresif ini semakin kuat.

Tampilan baru New Honda BeAT Street eSP ini mempertegas karakter Street Style gaya khas anak muda yang lebih kekinian.

Desain stripe yang disematkan pada warna Street Matte Black ini tampil berbeda dengan tetap mempertahankan konsep Urban Street Style yang lekat dengan aktivitas sporti anak muda.

Tampilan terbaru yang dipadukan dengan fitur canggihnya tetap memberikan kebanggaan serta kenyamanan bagi pengendara untuk aktivitas harian.

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya mengatakan model ini hadir terinspirasi dari tren serta kebutuhan aktivitas anak muda masa kini yang ingin tampil lebih fun dan berani, tampil beda dalam menemani gaya hidup pecinta skutik di Tanah Air.

“Penyegaran desain New Honda BeAT Street eSP pada warna Matte Street Black ini merupakan salah satu upaya AHM untuk menghadirkan produk sesuai gaya khas anak muda yang atraktif, menyenangkan dan sporti. Kami yakin ini akan menjadi pilihan para remaja dalam menemani menggapai mimpi mereka,” ujar Thomas.

Performanya yang irit, dilengkapi fitur terbaik di kelasnya dan ukurannya yang compact serta ramping dan desain yang khas untuk mengekspresikan anak muda perkotaan telah membuatnya mampu menghadirkan kegembiraan bagi konsumen.

Model ini akan semakin dicintai oleh anak muda.

New Honda BeAT Street eSP mengaplikasikan mesin 110cc dengan fitur eSP (Enchanced Smart Power), sehingga mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan meminimalisasi gesekan untuk mengurangi terbuangnya emisi bahan bakar dengan percuma.

Model ini dibekali dengan teknologi terdepan yakni sensasi menghidupkan mesin motor dengan suara halus melalui teknologi ACG Starter.
Model ini memiliki beragam keunggulan seperti kapasitas fuel tank besar hingga 4 liter dengan kemampuan jelajah lebih jauh hingga 236 km setelah dilakukan pengisian bahan bakar secara penuh.

Dilengkapi dengan stang yang lebih lebar dengan posisi yang lebih
tinggi untuk mendukung street style dan kesan gagah serta rasa berkendara yang lebih nyaman. Jarak terendah motor ke tanah (ground clearance) terbaik di kelasnya dan penggunaan ban tubeless sehingga lebih tahan kebocoran dan lebih nyaman dikendarai.

New Honda BeAT Street eSP telah dibekali fitur ECO Indicator yang menampilkan tanda berkendara secara irit. Saat berkendara dengan irit, ECO Indicator berwana hijau ini akan menyala di panel meter dengan 3 pola untuk memberikan informasi berkendara yang irit termasuk saat lampu dalam kondisi off.

Konsistensi AHM menyematkan Combi Brake System (CBS) pada model ini membantu menyeimbangkan pengereman roda belakang dan depan secara optimal. Model ini tetap dilengkapi fitur-fitur canggih lain yaitu standar samping otomatis (Side Stand Switch), serta Parking Brake Lock yang lebih mudah dioperasikan untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan atau motor tetap dalam kondisi diam saat berhenti di tanjakan.

Skutik compact ini memiliki kapasitas u-box (utility box) yang besar yaitu 11 liter.

Dengan ketinggian jok yang nyaman setinggi 740mm memberikan kenyamanan pada saat berkendara sendiri maupun berboncengan, baik pria maupun wanita.

Fitur unggulan lain juga dipertahankankan seperti pengaman kunci bermagnet (Secure Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian.

New Honda BeAT Street eSP tersedia tipe CBS Street Matte Black dan Street Silver yang dipasarkan dengan harga OTR Batam Rp 16.181.000, OTR Bintan Rp 17.670.000, OTR Lingga Rp 17.970.000, OTR Karimun Rp 17.378.000, & OTR Natuna Rp 17.970.000. (r/sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lampung – Seorang warga di RT 06/07 Dusun Kemiling Desa Pugung Raharjo kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur, menderita penyakit aneh hingga sekujur tubuhnya melepuh dan bersisik menyerupai kulit ular.

Marji (50) yang sehari hari bekerja sebagai buruh tani mengalami penyakit aneh tersebut lebih dari dua bulan yang lalu, dirinya mengaku tidak tahu penyebab awal penyakit yang dialaminya, hingga saat ini Marji masih tergolek lemah di ruang perawatan penyakit kulit Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUAM) Bandar Lampung.

Keluarga Pasien Murad (60) dan Sarmaton (50) menceritakan kronologis Awal penyakit yang dialami oleh kakanya berupa bintik bintik merah, lalu berubah putih terus menyerupai sisik ular di seluruh tubuh.

“Sempat di bawa oleh keluarga ke rumah sakit Islam metro menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), namun pihak Rumah sakit menolak dengan alasan beda nama antara di kartu tanda penduduk (KTP) dengan BPJS,” kata Sarmaton.

Kemudian pasien dibawa ke Dokter spesialis kulit, lalu di bawa pulang namun bukannya membaik tapi semakin tambah parah.

“Terus kami bawa ke RS AKA Sribhawono, sepulang dari sana sempat agak membaik namun karena obat habis dan tidak ada dana untuk perawatan dan beli obat penyakitnya kambuh lagi,” tambah dia.

Melihat kondisi ekonomi keluarga pasien yang tidak mampu perangkat desa setempat membantu mengurus kartu BPJS milik pasien yang beda nama. Selanjutnya pasien di bawa ke RSUAM Bandar Lampung.

Dari hasil diagnosa pasien divonis menderita Infeksi kulit (Erisipelas) yang diakibatkan bakteri Streptokokus, walaupun gatal dan bersisik penyakit Erisipelas tidak menular.

“Kata dokter tidak menular, sehingga keluarga yang lain tidak perlu di ungsikan, namun tetap harus menjaga kebersihan,” timpal Murad, keluarga pasien.

Hingga saat ini Marji (pasien) masih berada di RSUAM Bandar Lampung untuk perawatan oleh spesialis penyakit kulit.

Keluarga berharap ada perhatian dari pemerintah membantu keluarga pasien, walaupun saat ini telah menggunakan BPJS namun kelurga juga membutuhkan biaya untuk menunggu dan biaya transportasi dari Lampung Timur ke Bandar Lampung.

Menurut warga setempat Santy (26) keluarga pasien memiliki keterbatasan ekonomi sehingga warga sekitar berinisiatif menggalang dana untuk membantu pengobatan.

“Selama ini warga yang membantu lewat iuran sukarela, ya kalau bisa pemerintah turun tangan untuk membantu karena pasien betul betul keluarga dari tidak mampu,” ujar Santy. (r/eddy)