Berita Oleh: Gaston

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Kecamatan Jemaja masih berlangsung, tampak terlihat tim Kesebelasan dari Sunggak FC berhadapan dengan Djumaya FC di Lapangan Kelurahan Letung sangat memukau Rabu, 5 September 2018.

Kepala Desa Sunggak Mus Mulyadi menjelaskan kepada awak media terkait pertandingan yang sedang berlangsung, Sangat memukau di lapangan hijau kelurahan letung, Mus Mulyadi juga mengatakan bahwasanya ke dua kesebelasan sangat bagus dan bermain rapi, disini kami juga mendatangkan pemain dari Batam sebanyak 4 orang untuk memperkuat tim kesebelasan Sunggak FC tuturnya.

Diperkirakan penonton yang hadir menyaksikan pertandingan Bola Kaki antara Sunggak FC berhadapan dengan kesebelasan Djumaya FC sekitar 1000 Orang penonton yang memadati lapangan tersebut.

Hingga laga usai ke dua kesebelasan belum bisa membobol gawang dari masing masing tim kesebelasan, yang mengakibatkan adu pinalti. Pertandingan hari ini masih berpihak kepada kesebelasan Djumaya FC dengan perolehan tendangan 4-1 untuk Djumaya FC.

Ditanbahkan lagi oleh Kepala Desa Sunggak bahwasanya pertandingan hari ini meskipun Kalah Namun memuaskan dan Patut diapresiasi serta tetap memberikan Selamat kepada ke dua tim kesebelasan terutama kepada Tim Djumaya FC.

“Ini adalah awal kebangkitan Sepak bola Desa Sunggak dan akan selalu kami tingkatkan lagi sehingga di pertandingan berikutnya Sunggak FC akan menjuarai di segala pertandingan di tingkat kecamatan maupun di tingkat Kabupaten nantinya,” ujar Mulyadi.

Afrizal salah seorang penonton yang ikut menyaksikan pertandingan tersebut menjelaskan terkait pertandingan yang ia saksikan hari ini sangat memuaskan dan memukau.

” Terlihat dari jumlah penonton yang hadir serasa enggan meninggalkan pertandingan di karenakan seru,” tutur Afrizal. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Pupus sudah harapan dua warga desa ini, karena pembukaan dan pelebaran jalan yang sudah dimulai 2011 silam sampai kini terbengkalai. Tak ada titik terang kapan dilanjutkan.

Adalah warga Desa Air Biru dan Desa Mampok yang selama ini sangat berharap bisa menuju ibu kota Kecamatan Jemaja dengan kendaraan.

Akibat terbengkalainya pembangunan jalan ini, warga kedua desa tadi masih harus menggunakan transportasi laut jika hendak ke kota kecamatan.

Seorang warga Desa Air Biru, Asuarman kepada suarasiber, Kamis, 23 Agustus 2018 menceritakan, warga sudah menanti sekitar 7 tahun.

“Apabila tahun 2019 tak ada kabarnya pembangunan jalan itu, kami akan menuntut ganti rugi kepada pemerintah. Warga sudah berbaik hati, merelakan cengkeh, kelapa, karet hanya karena ingin memiliki akses jalan. Pembangunan jalan itu tinggal cerita,” katanya.

Warga ini pun berharap ada yang turut memperjuangkan kelanjutan pembangunan jalan selebar 6 meter dengan panjang 7 kilometer.

“Misalnya anggota dewan yang dapilnya dari Jemaja, mohonlah kami dibantu,” kata Asuarman menyesalkan.

Warga lain yang tak bersedia menyebutkan namanya menambahkan, ada rasa iri jika melihat pembangunan di desa lain. Ia menyebut jalan darat di Desa Rewak dan Desa Genting Pulur di Kecamatan Jemaja sudah dibangun sehingga akses menuju kecamatan lebih mudah.

“Padahal desa kami masih satu tanah dengan kecamatan. Apakah memang begini nasib warga desa yang tinggal di ujung luar ibu kota kecamatan? Cuma bisa menyaksikan pembangunan jalan di desa tetangga,” keluhnya.

Sama seperti Asuarman, ia menginginkan ada yang menyuarakannya agar kembali mendapatkan anggaran. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Hari Raya Idul Adha baru dirayakan Rabu, 22 Agustus 2018. Namun warga di Anambas sudah menyiapkan tempat penyembelihan hewan kurban.

Seperti dilakukan warga yang menjadi Pengurus Masjid Al Ihsan, Jemaja, Anambas, 15 Agustus lalu. Pada hari itu mereka mengadakan rapat pembentukan panitia penyembelihan hewan kurban serta menentukan lokasi tempat penyembelihan.

“Hari ini kami mengadakan gotong royong membersihkan pekarangan masjid untuk lokasi penyembelihan hewan kurban. Alhamdulillah ada tenda yang bisa dipasang,” terang Ketua Pengurus Masjid Al Ihsan, H Armi Yazid kepada suarasiber, Senin, 20 Agustus 2018.

Istimewa

“Alhamdulillah ada peningkatan jumlah hewan kurban, semoga peserta kurban dimurahkan rezekinya oleh Allah,” doa baik Yazid.

Pengurus lain menyebutkan, bertugas menyembelih hewan kurban ada enam tim. Satu tim tugasnya mengerjakan penyembelihan sampai pemotongan daging hewan kurban. Pembentukan tim penyembelihan ini dibuat berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya.

“Tahun lalu penyembelihan agak kurang terarah. Dengan dibentuknya tim diharapkan waktu penyembelihan lebih baik sehingga daging kurban bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkannya,” tuturnya. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat mulai digalakkan di Anambas. Geliat awal ialah pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang akan mengelola Desa Wisata Belibak.

Pokdarwis Desa Wisata Belibak dikukuhkan oleh Bupati Anambas, Abdul haris, 15 Agustus 2018 lalu. Belibak diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan potensi pariwisata di Anambas.

“Pada ujungnya dapat membuka lapangan pekerjaan dan menghasilkan pendapatan bagi warga setempat dan sekitar Desa Wisata Belibak,” harapan Bupati.

Desa Wisata Belibak dikembangkan oleh Medco E&P Natuna Ltd bekerja sama dengan Yayasan Umar Kayam. Para enggota Pokdarwis pun mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara rutin untuk pengelolaan homestay, manajemen desa wisata dan usaha pengelolaannya, serta pelatihan tour guide untuk wisata bahari dan budaya.

Guna menunjang promosi Belibak, saat ini sudah ada empat unit homestay. Satu unit diantaranya telah direnovasi secara khusus untuk menjadi percontohan. Selain homestay, Belibak juga dilengkapi kelompok seni pertunjukan yang akan mempertontonkan kompang, Tari Sekapursirih dan Tari Gasing.

Untuk mememperluas gaung Belibak, Medco E&P Natuna Ltd, Yayasan Umar Kayam dan Pokdarwis menjalin kemitraan dengan perusahaan jasa perjalanan di Jakarta. Selama ini, telah berhasil menggaet puluhan wisatawan domsestik dan empat wiatawan mancanegara.

“Kami berharap ada kemasan yang menarik, infrastruktur dan atraksi wisata yang dikemas apik sehingga menjadi kekuatan Desa Belibak. Pokdarwis mampu mengelolanya, sehingga Desa Wisata Belibak akan sukses mengundang turis,” kata Senior Manager Relations & Security Medco E&P Natuna Ltd, Drajat Panjawi. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Acara malam resepsi kenegaraan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dengan Tema “Kerja Kita Prestasi Bangsa di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS), Jumat, 17 Agustus 2018.

Dalam acara Kenegaraan tersebut di awali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya semua Peserta dan para undangan Berdiri dengan Khidmat serta Doa Pembuka yang di bacakan oleh Bapak Mardanis.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris, SH juga memberikan Penghargaan kepada Veteran yang mana Veteran tersebut adalah Bapak H.Djuri, diselaraskan dengan penyerahan Piagam kepada Pelatih dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Kemudian penyerahan Piagam Penghargaan Hibah Tanah Masyarakat kepada pelaksanaan peningkatan jalan Genting Desan yang berada di Kecamatan Siantan Selatan.

Pemerintah juga memberi Apresiasi juga diberikan terhadap wajib Pajak Bumi Bangunan, Hotel, Restoran, Rumah Makan, Warung Kopi, serta Kelurahan dan Desa sebagai Pemungut Pajak Bumi dan Bangunan, Dan penyaluran Zakat secara Simbolis.

Dalam sambutannya Abdul Haris menyampaikan sudah berbagai rangkaian acara yang dilaksanakan diawali dari Penaikan Bendera dan Penurunan Bendera sampai kepada malam Resepsi Kenegaraan.

” Hakekatnya ini merupakan suatu kenikmatan yang diberikan Allah Subahanawataala dan dari hasil para pejuang kemerdekaan bangsa. Mereka berjuang bermandikan keringat, bercucuran darah dan merengang nyawa, untuk menaklukan penjajah yang berbekalkan semangat patriolisme dengan satu tujuan, Merdeka atau Mati,” tutur Abdul Haris.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sosok jasad tanpa kepala ditemukan mengapung di perairan Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kamis, 16 Agustus 2018 pagi. Penemuan jasad yang belum diketahui identitasnya itu bikin geger warga Bintan.

Jasad tersebut, kata Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, berdasarkan mengenakan celana dalam warna hitam. Atas laporan warganya itu, Zulkhairi langsung melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar SH SIK, membenarkan adanya temuan jasad tak berkepala itu.

Menurutnya, jasad itu sudah dibawa ke RSUP Tanjungpinang. Untuk dilakukan visum terhadap jasad itu. Sekaligus untuk mengetahui sebab kematiannya.

Untuk identitas korban, kata Muchlis saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan, dengan memeriksa saksi saksi. Pasalnya tidak ditemukan identitas korban.

“Saat ditemukan korban hanya mengenakan celana dalam warna hitam, tidak mengantongi identitas,” ujar Muchlis. (***)

sumber: suarasiber.com

LINGGA

Minggu | 12 Agustus 2018 | 15:11

64 Tim Sepak Bola Rebut Piala Penuba Cup I Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Meski diguyur hujan dan lapangan berlumpur pembukaan Turnamen Sepak Bola Penuba Cup I Tahun 2018 di Desa Penuba Kecamatan Selayar berlangsung meriah.

Turnamen ini dibuka langsung oleh Sekretaris Disparpora Kabupaten Lingga Abang Syafril di lapangan Sepak Bola Muhamad Noum Desa Penuba, pKecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Sekretaris Disparpora dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan pemuda khususnya Karang Taruna Desa Penuba atas terselenggaranya turnamen sepak bola Penuba Cup I 2018. Dirinya berharap melalui even tersebut bisa membangun komunikasi pemuda melalui olahraga Sepak Bola tingkat Desa ini.

“Turnamen sepak bola Penuba Cup 2018 ini semoga dapat menjadi sarana pembinaan dan pengembangan pemain muda lokal,” ujar Sekretaris Disparpora.

Lahirnya pemain bertalenta lanjut Sekretaris Disparpora, tidak akan datang secara tiba-tiba, namun dibutuhkan perencanaan yang sistematis, terarah dan berkelanjutan salah satunya melaui even seperti digagas oleh masyarakat Desa Penuba hari ini.

”Kompetisi seperti ini mestinya menjadi solusi membuka peta jalan prestasi atlet sepakbola”, pungkasnya.

Sementara Kades Penuba, Safri mengatakan turnamen Penuba Cup I tahun 2018 digelar dalam Peringatan Hari Besar Nasional akan berlangsung dari tanggal 11 Agustus hingga 22 September 2018 mendatang dengan diikuti sebanyak 64 klub sepak bola se Kabupaten Lingga.

“Saya berharap selama turnamen berlangsung semua team dapat menjaga kondusifitas dan keamanan bersama dengan menjunjung tinggi sportifitas dan fairplay”kata Safri. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Dalam amanahnya saat menjadi pembina apel di SMAN 1 Daik di Jl. Istana Robat nomor 40, Kabupaten Lingga, Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto mingingatkan agar para pelajar di Kabupaten Lingga khususnya dan di Kepri secara umum untuk selalu menegakkan disiplin dalam belajar serta tidak terlibat dalam mengkonsumsi narkoba.

Bahkan tidak hanya narkoba, karena tidak sedikit juga pelajar yang meminum minuman keras dan menghisap lem. Dan hal ini berdampak tidak baik bagi pelajar dan ditakutkan akan mempengaruhi pelajar lainnya.

Pelajar yang mengkonsumsi narkoba dan sejenisnya agar segera ditindak oleh majlis gurunya. Sebelum yang bersangkutan mempengaruhi teman-teman lainnya.

Saya dengar dari teman-teman di LAM ternyata ada disini,” kata Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Selasa, 7 Agustus 2018 dihadapan para siswa SMA, SMK dan MAN.

Menurut Isdianto, para pelajar senantiasa perlu mendapatkan motivasi dari orang-orang tertentu. Baik dari orang tua, guru dan termasuk dari para pejabat. Dan pada kesempatan ini Iadianto mengingatkan para pelajar agar lebih rajin belajar dan disiplin dalam segala hal.

Tidak hanya itu para pelajar juga agar selalu menghormati para guru. Karena tanpa guru para pelajar tidak akan bisa mendapatkan apa-apa disekolah. Guru adalah satu hal yang luar biasa pengabdian terhadap negara.

“Tanpa guru saya juga tidak berdiri disini sebagai wakil gubernur hari ini”

Ada gurulah maka sistem pendidikan bisa berjalan. Tanpa pendidikan kita tidak jadi apa-apa dan tidak menjadi siapa-siapa. Pesan bapak, belajarlah bersungguh-sungguh dan benar dan jadilah generasi yang berhasil nantinya,” kata Isdianto.

Untuk masalah narkoba, sebagai generasi yang cerdas, tegas Isdianto, dia sangat yakin jika para pelajar di Lingga sudah terbebas dari narkoba.

“Anak-anak semua adalah para pengganti kami-kami nantinya. Maka bersiaplah dari sekarang. Karena saya yakin anak-anak semua pintar-pintar,” ujarnya.

Diakhir sambutannya Isdianto juga meminta pelajar di Lingga agar ikut mensukseskan program Pemerintah yakni menggalakkan pariwisata. Salah satunya menjaga laut Lingga agar tetap bersih dengan tidak membuang sampah ke laut.

Selain itu para pelajar juga agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban, serta ramah terhadap setiap turis yang datang. Karena itu bagian dari wisata minded yang harus dibangun.

“Berikan para turis senyuman dan disapa dengan ramah. Itulah yang mereka inginkan dan akan selalu tertarik terhadap daerah kita,” tutup Isdianto. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto sangat yakin beberapa tahun mendatang sektor pertanian di Kabupaten Lingga yang saat ini sedang dirintis akan membuahkan hasil.

Bahkan tidak hanya di sektor pertanian saja, melainkan juga sektor pariwisata dan perikanan.

“Saya melihat Lingga memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, pariwisata dan perikanan. Mari bahu-membahu menggali potensi itu agar bisa dijadikan sumber PAD yang baru,” kata Isdianto saat memimpin rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Lingga M. Nizar, Sekda Lingga Juramadi Esram, jajaran OPD Lingga dan para pengurus LAM Lingga di Gedung Daerah Kabupaten Lingga, Senin, 6 Agustus 2018.

Potensi di bidang pariwisata, pertanian dan perikanan, menurut Isdianto adalah sektor yang tidak pernah habis bahan bakunya. Tidak seperti bidang pertambangan yang suatu saat bahan bakunya akan berkurang dan musnah.

“Alhamdulillah Kepri punya semua potensi unggulan. Daerah lain belum tentu punya seperti ini. Sekarang di Lingga sedang gencar mengolah pertanian, dan tentu kalau dinilai sekarang memang belum ada hasilnya. Karena pertanian adalah investasi jangka panjang. Dan suatu saat, apapun yang sudah ditanam akan dituai oleh masyarakat Lingga. Tentu sekarang harus bersabar,” kata Isdianto.

Jika Pemerintah Daerah tidak mampu menggali potenai PAD-nya sendiri, lanjut Isdianto, maka tunggulah masa kehancurannya. Selain itu, Isdianto juga mengajak Pemerintah Daerah rajin menjolok dana dari pusat.

“Sekarang ini Indonesia sedang defisit, termasuk Kepri mengalaminya. Makanya ayo kita jolok dan kejar dana pusat. Jangan ditunggu, tapi di kejar. Karena dikejar aja belum tentu dapat, apalagi cuma ditunggu,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lingga M. Nizar menyampaikan sambutan selamat datang dengan menjelaskan gambaran umum Kabupaten Lingga.

Lingga memiliki 604 pulau dalam posisi air surut. Namun jika pasang tinggal 531 pulau yang nampak. Memiliki warga 102 ribu jiwa yang tersebar di 10 kecamatan, 75 desa dan 7 kelurahan.

“Seperti yang Bapak Wakil Gubernur katakan. Kami sedang galak-galaknya menggenjot sektor pertanian. Dan ini proses jangka panjang. Sektor pertanian, perikanan dan peternakan adalah memang sudah jadi kerja masyarakat disini hari-hari. Jadi ini wajib kita jaga,” ujar Nizar. (*)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Persiapan menjelang Hut RI ke 73 pemerintah Kabupaten Lingga telah menyiapkan 32 calon anggota paskibraka untuk mengikuti pusdiklat capaska di hotel lingga pesona, Kamis, 2 Agustus 2018.

” Berdasarkan hasil seleksi kemarin sebanyak 60 Siswa yg mengikuti seleksi capaska kita mendapat 38 yg terbaik dan 30 telah orang telah dinyatakan ditingkat kabupaten sementara yg 8 lagi dikirim ke provinsi kepri untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi dan nasional ” ujar Suhardi ketua PPI Lingga.

Menurut pantauan lapangan saat penerimaan calon anggota paskibraka yg merupakan sudah menjadi tradisi yaitu dimulai dgn upacara tatingan penerimaan calon anggota paskibraka yang dipimpin oleh M. Hasby sebagai komandan upacara dan Abang Sapril yg merupakan sekretaris dari dinas pariwisata pemuda dan olahraga sebagai Pembina Upacara.

“Pada saat penerimaan calon anggota paskibraka kita menjalani beberapa tradisi yg umum dilakukan oleh purna paskibraka indonesia seperti capaska melewati gerbang desa bahagia dan beberapa kegiatan lainnya ” tambah suhardi

Setelah melakukan upacara tatingan yg kemudian juga akan dilanjutkan acara pembukaan calon anggota paskibraka kabupaten lingga tahun 2018 yg dipimpin oleh Ade Risti sebagai pemimpin upacara.

“Melalui kekompakan kerjasama tim dari panitia,pembina, pelatih, dan PPI, kita siap memberi yg terbaik untuk menyukseskan HUT RI ke 73,” sebutnya.(kmg/ravi)

sumber: wartakepri.co.id

ANAMBAS

Jumat | 03 Agustus 2018 | 16:58

Jadwal Penerimaan CPNS Masih Menunggu Keputusan KemenpanRB

MEDIAKEPRI.CO.ID,Tarempa – Mengenai kapan jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai di buka, sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu keputusan dari pihak Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Republik Indonesia (RI).

Namun, berbagai informasi terus beredar di media massa dan media sosial terkait spekulasi waktu pendaftaran CPNS itu akan segera dibuka.

“Sampai saat ini belum ada kepastian kapan waktu dibukanya. KIta Masih menunggu keputusan dari MenpanRB RI,” kata Sekretrais Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH,MM menjawab ANAMBASPOS.com, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis, 2 Agustus 2018.

Menurut Sahtiar, ketika sudah keluar keputusan dari Kemenpan RB RI nantinya, pihaknya kemudian baru akan mengumumkan kepada publik di Kepulauan Anambas. “Kalau sudah ada keputusan Kemenpan RB, baru kita sampaikan ke masyarakat Anambas,” terangnya.

Hal serupa juga disamapaikan oleh Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepualaun Anambas, Dra. Linda Maryati. “Belum keluar, kita masih menunggu, ini masih kita kordinasikan terkait progressnya,” ujar Linda sesaat hendak bertemu Sekda ketika itu di Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Pemkab Kepulauan Anambas telah mengusulkan sebanyak 572 kuota penerimaan CPNS Kepulauan Anambas. “Kita mengusulkan 572, mudah-mudahan tidak dikurangi,” pinta Linda.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas, Muhammad Da’i, mengaku optimis bahwa penerimaan CPNS Kepulauan Anambas tersebut akan dibuka pada Bulan September 2018 mendatang.

“Saya optimis September ini dibuka. Mumpung masih ada waktu sebaiknya bagi yang berminat mempersiapkan segala sesuatunya, kelengkapan persyaratan administrasi seperti membuat kartu kuning dan SKCK,” ungkap Da’i. (***)

sumber: anambaskab.go.id

ANAMBAS

Selasa | 31 Juli 2018 | 20:15

Anambas Butuh “Sentuhan” Guru Negeri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas –  Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampaknya harus mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah pusat, terlebih dunia pendidikan.

Tokoh pemuda Kepri, M Syahrial alias Iyai mengatakan, saat ini Kabupaten Anambas yang merupakan salah satu kabupaten terdepan di wilayah Provinsi Kepri ini, hanya memiliki 30 persen guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sementara 70 persen lainnya berstatus tenaga honorer.

“Saatnya sekolah yang ada di Anambas butuh sentuhan dari para guru berstatus PNS. Tentu ini harus mendapatkan perhatian dari daerah hingga pusat,” ungkap Syahrial, Selasa, 31 Juli 2018.

Syahrial berharap, semua pihak terutama para wakil rakyat di DPR RI, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Anambas harus bersinergi dan secepatnya mengambil langkah konkrit. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut.

Menurut Syahrial, solusi yang ditawarkan itu bukan terkesan meremehkan tenaga honorer saat ini. Namun hal ini merupakan salah satu solusi tepat untuk mengangkat para guru honorer yang sudah sekian tahun mengabdi di daerah itu untuk menjadi PNS.

“Rencana penerimaan ASN (PNS) di tahun 2018 ini semestinya bisa jadi salah satu solusi. Yakni guru honorer yang ada diangkat menjadi PNS,” jelasnya.

Hanya saja, kata Syahrial, sertifikasi yang merupakan syarat ikut tes CPNS menjadi Kendal bagi para guru honorer. Kendati demikian, Anambas yang merupakan salah satu daerah terluar atau terdepan, perlu mendapatkan kebijakan khusus dari Pemerintah Pusat.

“Di sinilah pentingnya sinergitas antara wakil Kepri di DPR RI, DPD RI, Pemprov dan Pemkab Anambas,” pungkas Syahrial. (ardian)

Gubernur Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan peringatan Harganas merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian Pemerintah serta semua pihak untuk membangun karakter, mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan Negeri.

Keluarga merupakan yang paling utama dalam nilai luhur dan pengembangan SDM berkualitas.

“Dalam kekeluargaan kita harus bisa berintraktif yang positif, di dalam rumah mau pun di luar rumah.

Keluarga akan terbentuk menjadi bahagia dan sejahtera serta menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Nurdin saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018, Hari Keluarga Nasional XXV serta Bhakti Sosial TNI KBKES Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Antam Relief Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 16 Juli 2018.

Gubernur yang hadir bersama Istri Hj Noorlizah Nurdin Basirun, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah, Bupati Bintan Apri Sujadi beserta Istri Debby Apri Sujadi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin untuk menjadi keluarga yang mandiri dan tangguh bisa melalui Keluarga berkumpul, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya, Keluarga Peduli sesama dan keluarga peduli lingkungan.

Selain itu, Nurdin juga mengatakan peringatan acara tersebut yang mengusus Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional dan juga KBKES merupakan upaya mengakhiri Kekerasan pada anak, untuk mewujudkan generasi dan Keluarga Sejahtera di Kepri.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas rutinitas dan seremonial semata namun menjadi titik tolak untuk mencapai daerah layak anak sebagai mana yang telah dicanangkan pemerintah daerah”, lanjut Nurdin.

Nurdin mengatakan, sebagai orang tua, sudah sewajarnya untuk memperhatikan apakah sudah benar-benar menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak.

“Kita tidak bisa menuntut anak kita menjadi terbaik, jika kita sendiri belum menjadi orang tua yang baik”, tutup Nurdin.

Sementara itu Sekda Arif dalam laporannya mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus masa depan, tunas harapan yang akan melanjutkan estafetnya pembangunan dan budi pekerti.

“Peringatan ini untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh elemen, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah untuk melaksanakan kewajiban serta tanggung jawabnya”, ujar Arif.

Arif mengajak seluruh elemen baik pemerintah dan instansi terkait, maayarakat juga orang tua untuk dapat menjaga dan meningkatkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak.

“Pemerintah juga terus berupaya untuk membangun karakter anak yang baik serta penanaman nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Arif.

Arif juga melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sempena peringatan hari anak seperti pelaksanaan seminar tentang pencegahan pernikahan dini yang digelar pada 11 Juli lalu yang diikuti sebanyak 10p orang peserta di Bintan. Kemudian seminar tentang kesehatan reproduksi anak yang akan digelar hari ini, puncak acara serta sejumlah pemeriksaan gratis berupa cek kesehatan dan pelayanan KB gratis.

Kemudian Bupati Bintan Apri Sujadi dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan Pemprov menjadikan Bintan sebagai tuan rumah pelaksanaan agenda hari ini.

Apri menambahkan bahwa perayaan Hari Anak merupakan momentum bersama untuk mempertegas program-program untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Kepri.

“Kelak mereka lah generasi yang membanggakan dan dapat meraih prestasi yang cemerlang untuk Kepri,” ujar Apri.

Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Dr. M Yani mengatakan guna melahirkan generasi muda yang berkualitas baiknya dimulsi dengan perencanaan yang baik. Hidup perlu direncanakan dengan baik untuk mendapat hasil yang maksimal.

Yani melanjutkan peringatan hari anak dan hari keluarga ini diharapkan partisipasi yang aktif dari semua pihak untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera serta lahirnya para generasi muda yang berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatangan MoU antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten dan Kota tentang progam kegiatan perwujudan kesetaraan gender, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan perempuan serta anak.

Juga penandatangan peresmian rumah dataku dan sekolah siaga kependudukan (ssk) dan pojok kependudukan. Penyerahan mobil perlindungan dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI kepada Kabupaten Bintan.

Sejumlah penghargaan juga diberikan, sebelum menutup acara, Gubernur seperti biasa menggelar sejumlah kuis berupa pertanyaan-pertanyaan yang berhadiah sepeda serta hadiah lainnya yang ditujukan kepada anak-anak sekolah yang hadir pada kesempatan tersebut. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq yang dicalonkan menjadi Ketua Umum Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Karimun, memberikan tanggapannya. Bukan menolak, namun jika ada pihak yang lebih kompeten, Rafiq mempersilahkannya.

Aunur Rafiq mengatakan, Askab PSSI Kabupaten Karimun bersifat terbuka. Oleh karena itu, bagi pengusaha yang memiliki modal kuat ingin memimpin sah-sah saja.

“Kita dalam organisasi seperti ini terbuka, jangan tergantung oleh Bupati. Maka saya sarankan kalau ada pengusaha yang memiliki modal kuat ingin memimpin silahkan. Namun jika tidak ada yang maju, saya siap menjadi ketua dan wakil bupati sebagai nanti menjadi wakilnya,” kata Rafiq.

Dalam Muskab Asosiasi PSSI Kabupaten Karimun masa bakti 2018-2022, yang digelar di Gedung Nasional, Rabu, 4 Juli 2018 itu, Rafiq berharap dengan terbentuknya kepengurusan Askab PSSI Kabupaten Karimun ini, dapat mencetak program kegiatan turnamen sepak bola dengan klub-klub yang ada ke depannya semakin lebih baik.

“Kita harapkan dengan terbentuknya Askab PSSI ini dapat terhimpun dan memprogramkan kegiatan sepak bola yang ada di Karimun kedepannya dengan club-club yang ada semakin baik. Mulai dari pembinaannya, liganya juga akan kita susun. Ada liga daerah, jadi itu bisa dilakukan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Rafiq berpesan agar Askab PSSI Kabupaten Karimun dapat menggandeng pihak-pihak swasta. Jika mengharapkan dana dari APBD akan berat.

“Kita juga harus menggandeng pihak-pihak swasta, karena kalau mengharapkan dana dari APBD berat. Gandeng pihak swasta ajak pengemar sepak bola untuk duduk bersama,” tambahnya. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memanfaatkan waktu usai safari shubuhnya dengan blusukan menyapa masyarakat di daerah yang dikunjunginya. Bersama Bupati Anambas Abdul Haris, Nurdin bersembang ke pasar ikan, pasar sayur dan ke toko-toko sembako.

“Kita nak memastikan kebutuhan masyarakat di pasar menjelang hari Raya idul fitri terpenuhi dengan baik dan harga-harga tetap stabil,” kata Nurdin di Pasar Ikan Anambas, Kamis, 7 Juni 2018 pagi. Pada kunjungan kali ini Nurdin didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Perindag Burhanuddin dan Kadispora Maifrizon.

Untuk memantau kondisi terkini, Nurdin dan rombongan yang berkeliling menggunakan kendaraan roda dua langsung menuju ke lokasi pasar ikan. Di pasar sudah terlihat ramai para pedagang dan pembeli saling bertransaksi satu sama lain.

Sesampai di pasar, Nurdin pun ikut aktif menjual ikan-ikan para pedagang. Nurdin menjual dan pedagang mencatat harga-harganya. Namun bukan pembeli yang membayar. Semua belanjaan itu dibayar oleh Nurdin.

“Berape neh ikan sekilo, ibu nak ikan ambil aja bu. Ambil ayo ambil ikannya saye yang bayarkan,” kata Nurdin sambil sekali kali berbincang dengan para pedagang dan pembeli.

Tanpa canggung dan seperti sudah terbiasa kadang Nurdin ikut serta mengambil kan ikan dan membungkuskannya lalu diserahkan kepada pembeli yang telah ramai memadati tempat Nurdin ikut berjualan.

Pemandangan yang sama juga dilakukan Nurdin saat meninjau pasar sembako dan pasar sayur. Sambil menanyakan beberapa hal kepada penjual mulai dari proses distribusi barang dan stabilnya harga jual di pasaran menjelang hari Raya Idul Fitri. Nurdin juga tak canggung ikut membantu berjualan, membungkuskan dan mencatat hasil dagangan.

“Sembako sayur mayur gimana dah pada naik belum, distribusi barang dagangan dari pelabuhan ke pasar apa ada kendala?” tanya Nurdin ke salah satu pedagang Pasar Inpres Siantan.

Menurut Bupati Haris untuk proses bongkar muat barang sampai saat ini bisa dibilang masih sangat lambat sehingga mempengaruhi distribusi barang dipasaran.

“Untuk bongkar muat barang di pelabuhan sampai saat ini satu Kapal pengangkut saja bisa memakan waktu sampai seminggu lebih. Hal ini karena kondisi pelabuhan yang masih bercampur dengan pelabuhan penumpang. Kedepan akan diupayakan pembenahan untuk memperlancar proses bongkar muat di pelabuhan,” ujar Haris.

Usai berkeliling di pasar Nurdin dan rombongan menuju ke salah satu jalan yang biasa disebut jalan semen panjang “SP” yang berlokasi di sepanjang pinggiran tepi laut Tarempa. Bupati Haris menunjukkan salah satu titik jalan yang terlihat amblas akibat tidak mampu lagi menahan beban. Karena jalan tersebut merupakan jalan alternative yang selalu dilewati masyarakat.

“Jalan semen panjang ini pak Gubernur sudah hampir 8 tahunan berdiri dengan panjang sekitar 1,5 km. Saat ini kondisinya ada yang amblas karena tak sanggup lagi menahan beban,” ungkap Harris.

Bupati Haris berencana akan membangun jalan tersebut menjadi dua arah. Sehingga nantinya akan semakin mempercantik kawasan tepi laut Tarempa. Hal tersebut langsung disampaikan juga kepada Gubernur. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Pemerintah bersama Pihak terkait terus membangun komunikasi dan Koordinasi terkait sejalannya pembangunan di Kepulauan Riau. Keterbatasan Dana Pemerintah seharusnga bukanlah sebuah alasan memperlambat roda pembangunan.

“Pelayanan bagus, Infrastruktur bagus, tidak perlu menunggu, semua akan datang ke Kepri baik Investor maupun wisatawan,” ujar Nurdin saat meninjau pelabuhan kargo di Kijang, Bintan, Kamis, 17 Mei 2018.

Nurdin menyarakan kepada pihak Pelindo untuk terus meningkatkan potensi pelabuhan di Kepri. Prospek daerah kepulauan sangat tinggi apalagi menyangkut masalah transportasi lautnya.

“Teruslah membangun, kita support penuh,” lanjut Nurdin.

Sebelumnya Gubernur beserta rombongan melakukan kunjungan ke lahan seluas 5 Hektar milik PT.Pelindo yang berada di Kijang. Di sana direncanakan akan dibangun gudang seluas 2 hektare yang digunakan untuk lokasi penyimpanan barang dari pelabuhan Kijang.

“Lalu lintas Kargo akan meningkat selain itu agar kontainer-kontainer tidak akan masuk lagi kekawasan kota, kita pusatkan disini,” ujar Eka Cahyana yang merupakan Dirut PT. Pelindo I.

Di pelabuhan Kijang sendiri, Pihak Pelindo I direncanakan akan membangun pelabuhan baru yang mana nantinya dapat berguna untuk terminal barang dan terminal penumpang, penambahan panjang dermaga sepanjang 70 Meter diharapkan mampu mengatasi kemacetan dan keterlambatan arus barang maupun penumpang.

“Pelabuhan dan gudang penyimpanan barang kita targetkan harus selesai akhir tahun ini,” lanjut Eka.

Proyek Jalan Lingkar di Tanjungpinang sendiri akan melewati Pelabuhan Sri Bintan Pura, untuk itu Gubernur meminta kepada Kepala Dinas PU Abu Bakar untuk melakukan koordinasi dengan pihak Pelindo agar terjadi sinkronisasi dalam pembangunan.

“Jangan lupa siapkan lokasi untuk UKM disana, kearifan lokal juga perlu kita tingkatkan sejalan dengan pembangunan,” tutup Nurdin.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Dua hari berturut-turut diguyur hujan, dua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Anambas dilanda banjir, Kamis, 11 Januari 2018. Kedua kecamatan yang diserang banjir yakni Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur.

Banjir bandang yang menyerang ini paling parah terjadi di lahan pertanian di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur. Di desa ini tidak ada yang tidak terendam banjir. Tanaman dan ternak milik masyarakat habis terendam banjir. Hanya saja sampai saat ini, belum diketahui kerugian yang dialami oleh masyarakat.

Pantauan di lokasi banjir diperkirakan akan bertambah. Soalnya, awan tebal masih menyelimuti wilayah di dua kecamatan yang mengalami banjir terparah ini. Diperkirakan kedalaman Air sampai saat ini mencapai 3 sampai 4 meter yang merendam dua kecamatan tersebut.

Dedi Hariyadi, warga yang menjadi korban banjir mengatakan kejadian ini adalah kejadian terbesar yang pernah dialaminya. Setelah puluhan tahun tinggal di wilayah ini, katanya, ini kejadian terbesar.

Ditambahkannya lagi banjir tersebut diakibatkan hujan deras yang tanpa henti selama dua hari berturut turut menghantam daerah yang dikenal daerah ketahanan pangan di Anambas juga dikarenakan minimnya sarana pembuangan atau sungai yang ada saat ini tidak cukup menampung derasnya Air hujan diakibatkan sungai tersebut sudah mengalami penyempitan dan dangkal.

Perlu perhatian khusus dari pemerintah agar sesegera mungkin melakukan normalisasi bahkan kalau perlu menambah aliran sungai sehingga sederas apapun Air yang turun dua kecamatan tersebut tidak lagi mengalami hal yang serupa.(kmg/mad)