Berita Oleh: redaksi

KUANSING

Selasa | 02 Juli 2019 | 23:02

Kuansing Berduka, Kadis PTSP Naker Meninggal Dunia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi kembali berduka, pasalnya salah satu putra daerah terbaiknya berpulang menghadap sang pencipta.

Adalah Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PTSP Naker) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Drs. Linskar.

Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit yang berada di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Minggu, 30 juni 2019. Zenazah disemayamkan dirumah duka, Desa Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin, 1 juli 2019.

Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini M.Si, bersama Wakil Bupati Kuansing, H. Halim dan Sekretaris Daerah (Sekda), Dianto Mampanini, melepas jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya.

“Kami atas nama pemerintah sangat kehilangan. Almarhum merupakan sosok pegawai yang baik dan bertanggung jawab dalam melaksanakan segala tugas yang diberikan. Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT,” ucapnya.

Dikatakannya, sejak beberapa bulan terakhir ini kondisi mantan Kepala Kesbangpol ini memang semakin menurun. Bahkan saat pihaknya menjenguk almarhum beberapa minggu yang lalu, beliau hanya tergolek lemas tak berdaya dirumahnya.

“Almarhum diketahui menderita penyakit diabetes yang sudah komplikasi. Dan terakhir ia dikabarkan juga mengalami strok,” imbuhnya.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang penuh humoris. Mudah bergaul dan selalu menyenangkan saat diajak bicara.

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), almarhum telah menempati beragam jabatan diantaranya, Kadis Pendidikan, Kepala Kesbang Pol dan terakhir menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kuansing. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Masih dalam suasana peringatan HUT Bhayangkara ke-73, Polres Karimun melakukan tabur bunga di Tugu MTQ Costal Area, Selasa 2 Juli 2019.

Tabur bunga ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya dan diikuti seluruh personil Polres Karimun, PNS dan Bhayangkari

Pada kesempatan tersebut, Kapolres mengatakan, kegiatan tabur bunga dilaksanakan untuk memberikan penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang demi Bangsa dan Negara.

“Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghormati jasa para pahlawannya,” kata Kapolres Karimun.

Selain itu, pada momen peringatan HUT Bhayangkara ke-73 ini, Hengky berharap agar kinerja Polri khususnya di Polres Karimun agar lebih profesional dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Harapan kita kedepannya tentunya agar Polri lebih dicintai masyarakat dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya. (yan)

KEPRI

Selasa | 02 Juli 2019 | 21:24

Anggaran Berporos pada Kepentingan Pembangunan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menghimbau kepada seluruh Kepala OPD beserta jajaran agar setiap rupiah yang dianggarkan dalam kegiatan dan program kerja yang digagas benar-benar berporos kepada kepentingan pembangunan. Pembangunan yang meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Karna setiap pembangunan yang dilakukan pasti akan memberikan banyak dampak positif seperti menghidupkan roda perekonomian sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat, ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Nurdin saat memimpin Rapat OPD di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin 1 Juli.

Apalagi Kepri, dengan daerah kepulauan yang lebih dominan laut, tentu menjadi konsentrasi bersama bagaimana kembali menjayakan kemaritiman, yang dikatakan Nurdin akan menjadi aset yang penting dan ikon baru bagi daerah.

“Daerah kepulauan menjadi aset yang harus terus kita kembangkan dengan beragam inovasi baru sehingga menjadi ikon yang dikenal baik secara nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Membahas ABPD 2020 mendatang, yang mana akan menggunakan sistem eplanning dan ebudgeting yang diharapkan Nurdin dapat menjadi pemacu bagi semua jajaran OPD agar benar-benar teliti.

“Sehingga perjalanan pembangunan kedepan dapat berjalan baik dan mengurangi kesalahan,” tambah Nurdin.

Sementara itu, Sekdaprov H TS Arif Fadillah menghimbau kepada seluruh OPD agar dokumen terkait APBD-P dan APBD murni 2020 agar segera disiapkan sehingga dalam minggu depan dapat dibahas bersama dengan Gubernur.

“Diharapkan semua OPD dapat bergerak cepat, kita ikuti alur sesuai jadwal agar tidak terjadi keterlambatan,” ujar Arif.

Sekda juga membahas terkait rencana agenda untuk peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus mendatang yang mana direncanakan akan digelar upacara tepat di zona A Gurindam 12 (depan gedung daerah). Selain upacara akan digelar pula sejumlah pertandingan antara lain Jong, Sampan Layar, Ketinting, Boat Pancung, Voli Pantai, Jet Ski, Dragon Race, Dangkong beserta permainan rakyat lainnya.

“Kita lihat permainan rakyat ini perlu dilestarikan agar kembali digemakan seperti dahulu maka mulai tahun ini sampai tahun tahun berikutnya akan rutin kita laksanakan. Hari ini kita akan mulai rapat untuk pembentukan panitia dan koordinator acara,” lanjut Arif.

Kemudian, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi melaporkan progres realisasi keuangan dan fisik, yakni untuk realisasi keuangan adalah sebesar 32,89 persen dan realisasi fisik adalah sebesar 34,54 persen. Sedangkan untuk progres lelang sendiri terhadap proyek strategis yang berjumlah 76 paket, hanya tinggal 31 paket lagi yang belum masuk.

“Terjadi kemajuan yang signifikan berkat kerjasama teman-teman OPD, ini diharapkan terus dilakukan mengingat tahun anggaran telah masuk ke semester kedua,” kata Aries.

Dalam kesempatan tersebut Aries juga melaporkan bahwa mulai minggu ini masing-masing OPD akan membuat dokumen pernyataan kinerja beserta lampirannya.

“Maping ini dilakukan agar time schedule yang di rencanakan dapat sesuai, dan dokumen ini akan kami serahkan kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda agar setiap minggu dapat dikendalikan sesuai target penyelesaiannya,” lanjut Aries.

Terkait arahan Gubernur untuk Pengecatan rumah-rumah di pesisir Pulau Penyengat, Aries melaporkan bahwa saat ini tim Cagar Budaya Batu Sangkar telah tiba dan akan bekerja selama 5 hari di Penyengat, dan diharapkan dalam minggu depan rekomendasi akan keluar terkait mekanismenya akan seperti apa termasuk warna.

“Dari info yang didapat dari tim tersebut kalau untuk warna warni takutnya akan mengubah kekhasan dari sejarah pulau penyengat, tentu nanti akan keluar rekom warna apa yang akan disetujui,” tambah Aries.

Pihaknya sendiri telah mendata jumlah rumah yang ada dipenyengat yakni sebanyak sekitar 700an rumah dan untuk dipesisir yang akan dilakukan pengecatan adalah sebanyak 243 rumah. Pelindo I juga akan di ajak bekerjasama yang direncanakan akan meluncurkan CSR nya ke Penyengat antara lain untuk pelatihan terhadap kelompok sadar wisata, pembuatan MCK, tempat sampah dan pengecatan.

Tinjau Progres Pembangunan Proyek Gurindam 12

Selepas menunaikan safari subuh di Masjid Raya Sultan Penyengat, Gubernur Nurdin didampingi Sekdaprov Arif Fadillah melakukan peninjauan proyek Gurindam 12.

Dengan menggunakan pompong Nurdin terlebih dahulu mengelilingi kawasan laut didepan proyek tersebut, mulai dari area Pelabuhan SBP sampai di aera pesisir Teluk Keriting.

Peninjauan tersebut dilakukan Nurdin untuk terus memantau agar pembangunan berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Kita terus pantau secara rutin sehingga pembangunan dapat sesuai rencana dan jika ada tambahan bisa segera di lakukan, kita juga mencari solusi jika ada kendala,” kata Nurdin.

Setelah berkeliling di area laut, Nurdin kemudian turun kesalah satu dermaga yang sudah selesai dibangun, disana Nurdin berharap agar kedepan dermaga ini dapat diperbesar sehingga banyak kapal dapat berlabuh. Meskipum rencana awal dermaga tersebut dijadikan sarana membuka berbagai perlombaan-perlombaan cabang olah raga air.

Nurdin kembali mengelilingi area yang telah di timbun pasir disepanjang area tepi laut, ysng direncanakan pada Zona A akan dialokasikan untuk kawasan lapangan upacara (target dapat digunakan pada 17 agustus mendatang) dan panggung pelaksanaan MTQ.

“Untuk MTQ panggungnya yang permanen Pak Abu (Abu Bakar Kadis PU) sehingga kedepan arena dapat digunakan untuk banyak kegiatan lainnya,” pesan Nurdin.

Tak lupa Nurdin juga mengingatkan agar ruang terbuka hijau lebih dominan agar tidak terlihat gersang, juga untuk posisi tata letak setiap area agar benar-benar indah dipandang baik dari darat maupun dari laut.  (humaskepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Ratusan warga di Kuda Laut RT 01 RW 03 Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral mendatangi kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Karimun, Selasa 2 Juli 2019.

Kedatangan ratusan warga Kuda Laut itu untuk meminta sertifikat tanah mereka segera dikeluarkan. Pasalnya status lahan seluas 2,8 hektar yang ditinggali mereka saat ini menjadi sengketa.

Permasalahan tersebut timbul setelah muncul pihak yang mengaku sebagai ahli waris bernama Rusli Efendi yang merupakan anak kandung dari Hj. Rusminah dengan sertifikat tanah tahun 1991 yang diterbitkan berdasarkan surat grand tahun 1967.

Disisi lain tanah tersebut sebelumnya telah dilakukan proses pengukuran oleh BPN yang sudah mencapai 98 persen hingga pada tahap penerbitan 200 bidang lahan dengan sertifikat warga atas lahan tersebut.

Ketua RW 03 Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral Hasanuddin mengatakan, bahwa pihaknya tetap memegang pada undang-undang agraria. Sebab kami bukan penggarap, dan pihaknya meminta agar BPN tidak berbelit-belit untuk menunjukkan batas lahan tersebut.

Menurut dia provokator tersebut merupakan dari Pemerintah itu sendiri. Pasalnya dia yang membuat undang-undang malah masyarakat yang dijadikan Sub-objek untuk disalahkan.

“Kami yang ada di Kuda Laut, membangun gubuk-gubuk disitu tetap dengan membeli, tidak ada kami menggarap. Kami warga berutang-utang untuk membangun disitu. Intinya kami minta kepada kepala BPN untuk mengeluarkan sertifikat kami,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Karimun Jemmy Dolly menjelaskan pihaknya telah melakukan pengukuran, namun setelah muncul surat terbitan tahun 1991 dari ahli waris pihaknya tidak dapat melanjutnya proses pembuatan sertifikat.

“Sebelum adanya polemik ini kita sudah lakukan pengukuran dan pengumpulan data Yuridis. Namun tiba-tiba muncul surat terbitan tahun 1991 yang mengatasnamakan ahli waris mengatakan agar tidak melanjutkan proses penerbitan sertifikat tersebut,” katanya.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata surat dengan nomor 014 tersebut benar atas nama Hj. Rusminah. Namun secara pemetaan surat tersebut tidak tercover pada saat itu karena masih dilakukan secara manual.

“Atas pengajuan tersebut maka tidak kami terbitkan sertifikat tersebut. Sebab jika kami memaksakan untuk menertibkan dan membagikan kepada masyarakat tentu akan menjadi permasalahan di kemudian hari. Sehingga kami harus teliti terlebih dahulu,” ujarnya.

Pembahasan ini akan kembali dilakukan oleh BPN dan pihak-pihak terkait dan mengkaji sertifikat tahun 1991 yang dimiliki ahli waris. (yan)

RAUN WAK

Senin | 17 Juni 2019 | 13:19

Wisata Alam Kian Diminati

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung Barat – Destinasi wisata alam dengan kesejukan dan keindahan alam kian jadi favorit wisatawan. Beberapa lokasi yang mengusung konsep ini selalu rame dikunjungi wisatan lokal maupun internasional.

Kini konsep wisata alam telah hadir di kab. Bandung Barat. dengan nama “Bajabang Edukasi Agrowisata” atau yang lebih dikenal “Bajabang Eduar” yang berlokasi tepatnya dikampung pasir Ucing, Desa Nanggeleng, Kec.Cipeudeuy, Kabupaten Bandung Barat.

Istimewa

Bajabang Eduar menawarkan keindahhan alam khas Bandung Barat yang begitu memanjakan mata. Didukung dengan udara yang sejuk nan segar, tempat ini sukses memikat hati wisatawan.

Disini selain bisa menikmati kesejukan alam, pengunjung bisa menjajal aneka fasilitas adventru dan wahana. Beberapa wahana tersebut adalah flyng fox, perahu mainan, jembatan bamboo, serta berbagai sajian kuliner.

Cukup dengan merogoh kocek sebesar Rp 5.000 untuk harga tiket masuk dan biaya parkir sebesar Rp 2.000. Wisatawan dapat menikmati kesejukan dan keindahan alam dengan landscape area perkebunan karet. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID.Anambas – menyambut 1 Syawal 1440 Hijiriah, warga Desa Teluk Siantan, tidak ingin ketinggalan momen.

Mulai yang anak-anak, pemuda pemudi dan oran tua berbaur. Mereka bersama-sama menyambut datangnya bulan kemenangan ini,

Pawai takbir keliling jadi pemersatu warga dalam menciptakan kebersamaan dalam sebuah bingkai keutuhan bermasyarakat. Dan kegiatan ini disempurnakan dengan diadakannya menghiasi kampung dengan gapura.

semarak Takbir diiringi cahaya lampu obor yang dibawa peserta menambah kemeriahan. Dan penyelenggaraan takbir keliling tahun ini lebih tampak berbeda dari tahun sebelumnya. Soalnya, antusias warga lebih ramai.

“Dibandingkan tahun lalu, tahun ini lebih meriah,” ucap seorang warga kepada mediakepri.co.id, Rabu, 4 Juni 2019.

Dimana terlihat hiruk pikuk warga turun ke jalan. Mereka tetap bebrada dalam kegiatan sembari menanti pengumuman pemenang gapura.

“Sebagai bentuk apresiasi, karya gapura terbaik akan mendapatkan hadiah,” ujar Kepada Desa Teluk Siantan, Ismaya Lokadi.

Dengan adanya acara seperti ini, katanya, ia berharap kepada semua warga, Desa Teluk Siantan Khususnya, supaya bersama-sama menjaga keutuhan dan nilai-nilai kerukunan yang sudah dijalin selama ini.

“Semoga acara tahunan seperti ini akan terus diadakan untuk tahun yang akan datang,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya acara seperti ini bisa memupuk generasi baru dalam berkreatifitas. Jangan Pernah takut untuk berkarya, tambahnya, ia sangat mendukung atas apa yang di lakukan warga, selagi hal tersebut positif. (rofi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Rumah Zakat Kepri bekerja sama dengan mediakepri.co.id mengadakan buka puasa bersama (Bukber), sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Golden Prown, Bengkong, Batam, Rabu, 22 Mei 2019.

Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut disejalankan dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara pengelola Rumah Zakat dengan pihak managemen mediakepri.co.id.

Acara tersebut sangat spektakuler dengan penampilan anak-anak SD Juara. Sekolah binaan Rumah Zakat Kota Batam ini, dapat menampilkan anak-anak yang sangat cerdas. Mereka mampu memberikan tausyiah tanpa menggunakan teks.

Penanggungjawab/CEO mediakepri.co.id, Eddy Supriatna mengaku bingung harus darimana memulai kata sambutannya. Kebingungan itu lahir lantaran ia sudah terpukau terhadap penampilan anak-anak siswa siswi SD Juara yang menghadirkan bercak kagum para tamu undangan.

Pimpinan Redaksi mediakepri.co.id Sarma Sinaga memberikan bingkisan lebaran untuk anak yatim usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat.

“Luar biasa anak-anakku dari SD Juara ini. Mereka mampu tampil dengan sempurna. Saya bingung, harus darimana mulainya,” ungkap Eddy, saat mengawali kata sambutannya.

Eddy mengatakan sudah dua tahun membangun kerja sama dengan pihak managemen Rumah Zakat Kota Batam. Namun, secara teknis belum berjalan secara maksimal.

Hal ini terjadi lantaran saat itu, dirinya harus mempersiapkan segala sesuatu. Diantaranya kantor maupun personel mediakepri.co.id.

Sekretaris PWI Kepri yang juga pimpinan redaksi bataamclick.com Novianto alias Bos Anto menyerahkan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan kerjasama mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

Diakui Eddy, dalam perjalanannya pihak managemen Rumah Zakat kembali bersilaturahmi ke kantor mediakepri.co.id dalam rangka menindaklanjuti kerjasama untuk ke depan. Tentu ia merasa tertantang dengan tawaran soal kerja sama tersebut.

“Kita tidak bicara soal uang. Tapi bagaimana Rumah Zakat ini terus eksis dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Begitu sebaliknya. Dengan harapan mediakepri.co.id juga semakin eksis dan dikenal orang banyak dengan adanya kerjasama ini,” ungkap Eddy bersemangat.

Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Kota Batam, Muhammad Isa mengaku, senang dengan adanya kerjasama antara Rumah Zakat dengan mediakepri.co.id. Kebanggaannya, mediakepri.co.id ini merupakan salah satu media di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang sudah terverifikasi faktual oleh dewan pers.

Dengan begitu, katanya, Tentu dirinya sudah tahu dengan kualitas dan kemampuan media kepri.co.id dalam menyajikan berita-berita, khususnya mengenai kegiatan Rumah Zakat Kota, sebagaimana tagline yang diusung mediakepri.co.id yakni Menyanyikan Sarana Informatif untuk Masyarakat.

Dedy Suwadha, pimpinan redaksi wartakepri.co.id memberikan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

“Alhamdulillah. Dengan adanya kerjasama ini, Rumah Zakat yang kami kelola, terus berkembang. Dan begitu pula dengan mediakepri.co.id yang akan semakin sukses ke depannya,” ungkap M. Isa.

Sebelum berbuka puasa, terlebih dahulu dilakukan penandatangan kerja sama antara Rumah Zakat yang dilakukan oleh Muhammad Isa selaku Branch Manager, dengan pihak mediakepri.co.id dilakukan oleh Eddy Supriatna selaku Penanggungjawab/CEO.

Pemred batamxinwen.com, Kavi memberikan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

Usai penandatanganan ini, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan untuk Hari Raya secara simbolis serta santunan kepada anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa.

Hadir dalam acara tersebut, tim mediakepri Wakil Pimpinan Umum, Syabran Malisi, Pimpinan Perusahaan Putra Khairum HD, Pimpinan Redaksi Sarma Sinaga dan awak redaksi.

Turut hadir tamu undangan Sekretaris PWI Kepri Novianto yang akrab disapa Bos Anto yang juga pemilik media online batamclick.com, Ketua AJI Kota Batam, Slamet Widodo, mantan Bendahara Umum PWI Kepri yang juga Pemred wartakepri.co.id Dedy Suwadha, Pemred batamxinwen.com, Kavi, Pemred pelantar.id, Yuri Trisna Bahasa.

Terlihat juga dari Ketua Pengurus Majelis Wirid Ulil Albab Perumahan Bukit Raya, Wibowo beserta sejumlah pengurus dan Kordinator Batam Kota Tapak Wali Indonesia, Jhon Hendri serta tamu undangan lainnya. (ali mahmud)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Nama Candra Ibrahim, Ketua PWI Kepri muncul dan ikut meramaikan kancah perpolitikan di Natuna. Apakah nama ini hadir secara tiba-tiba?

Mantan Ketua PWI Kepri, Ramon Damora menerangkan bahwa nama Candra ini tidak muncul begitu saja. Ada latar belakang yang memang layak dan patut untuk diperhitungkan.

Budayawan Kepri yang karyanya dilirik secara Nasional ini mengatakan, figur Candra menjadi daya tarik untuk masyarakat.

Dukungan dunia pers, diakui Ramon, sapaan akrab Ramon Damora ini tidak lepas dari keberadaan sosok Candra yang dinilai peduli daerah kelahirannya.

Selain itu, pemikiran atas kemajuan Natuna juga sudah banyak disampaikan dan itu menjadi kekuatan membangun kedepan.
‎‎
“Kita tidak bisa pungkiri, untuk membangun Natuna lebih cepat dari sekarang, butuh figur yang tidak hanya punya komitmen. Namun jaringan kuat,” kata Ramon.

Jaringan kuat dibirokrasi dan dunia usaha, dinilai dimiliki Candra sebagai Ketua PWI Kepri. Dukungan dunia usaha dinilai sangat penting, karena untuk Natuna, dibutuhkan support dunia usaha dalam pengembangan parawisata dan perikanan.

“Kebutuhan Natuna saat ini, selain kebijakan pemerintah pusat yang sudah berjalan baik belakangan ini, juga dukungan dunia usaha. Candra punya jaringan yang bisa didorong untuk memaksimalkan potensi Natuna,” sambung Ramon.

Diingatkan, tanpa dukungan dunia usaha, satu daerah akan bergerak lambat. Natuna diakui, butuh sosok pemimpin yang bisa melengkapi pembangunan disana. Dimana, Natuna memiliki sumber daya alam yang tidak tergali dan terkelola dengan maksimal.

“Mulai dari pertanian dan perikanan. Laut Natuan kaya dengan Migas, tapi ju‎ga perikanan. Jika investor masuk, tidak hanya nelayan tangkap yang berjaya, tapi nelayan budidaya. Itu surganya nelayan,” ujar Candra.

‎Terkait dengan dukungan untuk maju di Pilkada Natuna, Candra menyerahkan ke masyarakat.

“Terima kasih atas aspirasi ini. Juga termakasih, Pak Ramon Damora, sahabat saya. Harus jadi bahan pertimbangan, sekecil apapun aspirasi itu dan dari manapun. Disampaikan, untuk ikut dalam sebuah kontestasi, tentu tak semudah itu. Banyak syarat harus dipenuhi,” kata dia.‎

Diakui, sejak tamat kuliah, tahun 1990-an akhir sebenarnya, dia sudah diminta balik ke Natuna. Disediakan tempat di Bappeda.

Namun kesempatan itu tidak diambil, karena dinilai jika ingin ‎berbuat untuk kampung, tak harus kerja di kampung. Bisa seperti yang dilakukan selama ini, menulis sebagai wartawan sejak tahon 1993, ratusan kali menulis dan mengabarkan tentang Natuna.

“Baik tentang ekonomi, pembangunan, sosial, kebudayaan,” ungkap dia.‎

Demikian hingga saat ini menjadi pimpinan Batam Pos dan ketua PWI Kepri. Namun untuk maju di Pilkada, Candra mengatakan, biar waktu akan menjawab. Walau diakui, banyak masyarakat Natuna yang baik dan menginginkan perubahan, tapi masih ada segelintir yang mengukur kemampuan calon pemimpin dari isi kemampuan materi.

“Tapi insyaAllah saya masih bergerak di belakang meja menyusun konsep membangun Natuna sesuai profesi saya sebagai wartawan. Kalau untuk yang lain, tak dapat saya jawab saat ini,” imbuhnya. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Polda Kepri dan jajarannya melaksanakan pemusnahan barang bukti Miras dan makanan kadaluwarsa secara serentak, Minggu, 5 Mei 2019 siang. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan.

Pemusnahan di Batam dilaksanakan di Mapolresta Barelang. Kegiatan dipimpin Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimansyah. Hadir dalam kegiaqtan Sekda Kota Batam, Pejabat Utama Polda Kepri, BNNP Provinsi Kepri, Kapolresta Barelang, Forkopimda, MUI Kota Batam, dan LSM Granat.

Wakapolda Kepri mengatakan pemusnahan barang bukti hasil dari kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD), agar menjadi momentum yang baik dan bermanfaat dalam memasuki bulan suci Ramadhan.

Dikatakannya, Kepulauan Riau merupakan kawasan yang sangat terbuka. Wilayah yang strategis ini, katanya, dimanfaatkan orang melakukan kegiatan Kejahatan yang sifatnya sebagai perantara peredaran narkotika dan minuman keras.

“Kerja sama antar instansi menjadi peran kunci dalam mengatasi hal tersebut,” katanya.

Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan Polda Kepri dan jajaran dari tanggal 29 April 2019 sampai dengan 5 Mei 2019 dengan hasil Kegiatan penindakan atau razia sebanyak 73 kegiatan dengan hasil, pengungkapan kasus Narkoba sebanyak 574,70 gram Sabu (belum dimusnahkan), 1.020,70 gr Ganja, 9 Bong isap dan 3 timbangan.

Lalu, minuman beralkohol sebanyak 9.084 botol dan 4 Jerigen tuak. Makanan dan minuman kadaluwarsa sebanyak 338 bungkus dan 83 kaleng minuman. Senjata tajam sebanyak 6 buah dan mengamankan 9 orang tanpa identitas (KTP)

Pemusnahan yang dilaksanakan serentak ini juga dilaksanakan di Polres Tanjungpinang, Polres Bintan, Polres Karimun, Polres Lingga dan Polres Anambas. (r/eddy)

sistem merit

KEPRI

Sabtu | 04 Mei 2019 | 23:21

Sistem Merit Cara Jadikan ASN Lebih Bersih

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, T.S Arif Fadillah memberikan apresiasi ucapan  terima kasih  kepada Komisioner KASN pusat yang sudah menyusun dan mensosialisasikan sistem Merit ke Kepri dan daerah lainnya.

Sistem Merit disusun untuk mencegah ASN (Aparatur Sipil Negara) berbuat curang dalam bekerja. Sehingga bisa terwujud ASN yang berkualitas, kompeten, netral, berintegritas dan berkinerja tinggi.

Hal tersebut disampaikan Arif Fadillah saat membuka Rapat Koordinasi Kecepatan Penerapan Nilai Dasar, Kode Etik, dan Perilaku ASN Dan Monitoring Evaluasi Penerapan SIJAPTI Sebagai Strategi Nasional Pencegahan Korupsi untuk wilayah Kepulauan Riau, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, dan DI Yogyakarta, Hotel Travellodge Batam, Kamis, 2 Mei 2019.

“Sebagai ASN kita harus mengucapkan terima kasih kepada Komisioner KASN karena sudah menjaga dan mengingatkan kita semua ASN di Indonesia. KASN membuat sistem yg baik bagi kita para birokrat untuk dapat mempermudah wawasan dan pemahaman bagi kita birokrat dan sebagai ASN,” ujar Arif.

Arif menegaskan sistem tersebut memang dibutuhkan oleh ASN saat ini. Selain untuk menjawab tuntutan kemajuan zaman, juga untuk membimbing para ASN dalam menghadapi perubahan.

Ketua Komisioner Aparatur Sipil Negara (KASN) diwakili Komisioner Bidang Monitoring dan Evaluasi  Dr.Waluyo mengatakan Merit merupakan sebuah sistem yang dibangun untuk melihat dan mengukur kinerja ASN. 

Sistem Merit juga merupakan awal dari menegakkan Kedisiplinan bagi ASN agar tidak ada peluang lagi bagi ASN untuk berbuat curang dan tidak disiplin.

“Agar tujuan kita sama maka kami KASN melakukan sosialosasi ke daerah-daerah. Agar sistem Merit berjalan diperlukan  peraturan Gubernur atau perda. Sehingga aturan sistem ini kuat kedudukannya,” ungkap Waluyo.

Selain itu, lanjut Waluyo, sistem tersebut  juga untuk  menjawab tantangan Indonesia pada era mendatang. Sehingga disusunlah sebuah sistem untuk mewujudkan birokrasi yang efisien, efektif, bersih, akuntabel serta melayani. Untuk mewujudkan hal tersebut itulah diperlukan upaya perubahan manajemen ASN melalui penerapan sistem merit.

Rakor tersebut dihadiri Kepri sebanyak 22 peserta, Bangka Belitung 22 peserta, Bengkulu 30 peserta, Aceh 70 peserta dan Yogyakarta 16 peserta. (humaskepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Pelaksanaan rekapitulasi suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Singkep berjalan transparan dan demokratis.

“Sangat senang Pemilu dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” ujar Encik Yus Rozali, tokoh masyarakat Singkep di tempat tinggalnya di Setajam Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis, 3 Mei 2019.

Selain itu, katanya lebih jauh, proses rekapitulasi suara di PPK Singkep berjalan dengan lancar, jujur adil (jurdil) dan transparan serta demokratis.

Dan tidak lupa, katanya, proses yang berjalan dengan baik ini merupakan peran serta bagi pihak keamanan.

“Terima kasih dan apresiasi kami kepada TNI-Polri yang telah bekerja sehingga pemilu berjalan dengan lancar,” katanya. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan duka cita kepada anggota Polri yang meninggal dunia di tengah-tengah tugas pengabdiannya dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019.

“Di tengah suksesnya Pemilu Serentak 2019 sebagai salah satu Pemilu langsung terbesar dalam sejarah Indonesia, menyisipkan duka bagi para Bhayangkara Negara, yaitu sembilan anggota Polri yang gugur dalam rangka tugas menjaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban Pemilu Serentak 2019”, ungkap Mendagri Tjahjo Kumolo.

Penyebab meninggalnya anggota Polri beragam diketahui mulai disebabkan karena sakit, kelelahan, dan kecelakaan pada saat bertugas.

Mendagri sangat menghormati jasa dan pengabdian para anggota Polri yang gugur dalam mengemban tugas mulia mengamankan Pemilu Serentak 2019.

“Pengabdian dari para anggota Polri yang meninggal dunia dalam tugas suksesnya Pemilu Serentak 2019 sangat luar biasa jasa dan pengabdiannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara”. Saudara-saudara adalah Putera-Putera terbaik bangsa, terang Tjahjo.

Adapun para anggota Polri yang meninggal dunia dalam mengemban tugas mengamankan gelaran pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, yaitu.

  1. Aiptu M. Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara.
  2. Aiptu M. Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.
  3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Gugur dikarenakan sakit.
  4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Gugur dalam kecelakaan menuju TPS.
  5. Bripka Ichwanul Muslimin, personel Polres Lombok Tengah, Polda NTB. Gugur karena kecelakaan menuju salah satu Polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS.
  6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang, NTT. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.
  7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang, Polda Metro Jaya. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.
  8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari, Polres Pasuruan. Gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.
  9. Brigjen Syaiful Zahri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri. (puspenkemendagri)

KEPRI

Rabu | 17 April 2019 | 0:15

Mahasiswa Pilar Utama Pembangunan Daerah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak para mahasiswa untuk terus berdiri menjadi yang terdepan dalam menciptakan inovasi dan kreasi. Selain itu mereka juga terus berprestasi dibidang akademik dan memaksimalkan potensi diri yang dimiliki sebagai bekal dalam menjalankan masa depan.

“Harapan para orang tua adalah memiliki para generasi muda berkulitas, karna di tangan adik-adiklah tonggak estafet pembangunan digenggam maka buktikan lah kalian mampu menjadi pilar utama pembangunan,” ujar Nurdin dalam acara Pelantikan Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) di Kota Tanjungpinang Periode 2019-2020 serta silaturahmi Bersama Organisasi Mahasiswa di Aula Poltekes Kemenkes, Jl. Sei Jang, Tanjungpinang, Ahad, 14 April malam.

Mengingat sebentar lagi Indonesia akan masuk kedalam bonus demografi yang mana usia produktif akan lebih menguasai. Maka, Nurdin berpesan jangan lagi ada kata berandai dan menunggu.

“Persiapkan diri dengan maskimal kita tentu tidak ingin hanya menjadi penonton ditengah waktu yang seharusnya kita yang beraksi, tampilkan diri kita mampu menghadapi bonus demografi itu,” pesan Nurdin.

Adapun silaturahmi mengambil Tema Jalin Komunikasi antar Organisasi Melalui silaturahmi yang menurut Nurdin merupakan satu kunci penting dalam mencapai setiap tujuan. “Karna kita tidak bisa bekerja sendiri, komunikasi sangat penting untuk terus di lakukan serta tentunya rajutan silaturahmi juga menjadi yang utama,” tambah Nurdin lagi Menangkap peluang, dikatakan Nurdin merupakan hal yang penting, terlebih di era modernisasi yang mana perkembangan teknologi begitu pesat dan cepat, jiwa enterpreneur harus dapat dan dimiliki para anak muda jaman now.

“Jiwa enterpreneur sangat penting, mindset ini yamg harus terus kita pupuk, diawal memang berat tapi kalau sudah terbiasa pasti akan merasakan hasil yang maksimal kedepan,” pungkasnya.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Wahyu mengatakan pelaksanaan agenda malam ini adalah sebagai upaya untuk melegalitaskan kepengurusan sekaligus sebagai ajang mempererat silaturahmi antar mahasiswa. “Keberadaan HMKB sendiri sebagai wadah komunikasi antar mahasiswa yang berkesinambungan dalam upaya memajukan masyarakat Batam dan Kepri umumnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia,” kata Wahyu.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pendiri HMKB, dilantik Ketua yang baru yakni Ferdo beserta 31 orang anggota kepengurusan yang ditandai dengan pembacaan ikrar pelantikan yang dipandu oleh Gubernur Nurdin diikuti oleh para pengurus yang dilantik, penyerahan SK dari Ketua yang lama kepada Ketua yang baru serta ditutup dengan penandatanganan naskah pelantikan. (humaskepri)

KEPRI

Selasa | 16 April 2019 | 23:55

Sekda Lepas Atlit Korpri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 51 atlit yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Korpri tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 secara resmi dilepas Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah. Pelepasan dilakukan sebelum pelaksanaan Apel pagi di Lapangan kantor Gubernur, Pulau Dompak, Senin, 15 April pagi.

Dalam amanatnya, Arif mengatakan bahwa jajaran Korpri sebagai garda terdepan dalam menciptakan reformasi birorkasi yang berkualitas tidak hanya berkompeten dalam menjalankan roda pemerintahan, namun juga dapat berperan aktif dalam menyalurkan potensi yang dimiliki salah satunya dibidang olah raga.

“Keikutsertaan kita dalam pekan olah raga ini sebagai cerminan bahwa Korpri tidak hanya sebagai penggerak roda pemerintahan yang berkualitas namun juga mampu beraksi dibidang olah raga,” ujar Arif.

Selain itu, Arif juga mengatakan bahwa Porprov Korpri sendiri merupakan agenda Nasional yang berjenjang dalam upaya meningkatkan silaturahmi para anggota Korpri, juga dalam upaya berperan aktifnya ASN dalam melahirkan bibit-bibit unggul dibidang olah raga.

“Bagi para kontingen, selamat bertanding, bawa prestasi yang membanggakan untuk Pemprov Kepri,” lanjutnya.

Kemudian, menjelang Pemilu yang akan diselenggarakan pada 17 April mendatang, tak lupa Arif berpesan kepada seluruh Pegawai di lingkungan Provinsi Kepri untuk tetap menjaga netralitas agar Pemilu dapat berjalan dengan kondusif dan lancar.

“Jangan lupa bapak dan ibu sekalian untuk hadir di TPS, karna itu merupakan bagian dari partisipasi kita dalam Pemilu, berperan aktif dalam mensukseskan pesta demokrasi tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Ortal Ani Lindawati melaporkan bahwa pelaksanaan Porprov sendiri dalam upaya untuk menjaring bibit potensial dan meningkatkan bidang olah raga dilingkunan Korpri di Kepri.

“Peran serta Korpri sendiri merupakan partisipasi aktif pegawai yang memiliki kemampuan dan potensinya dalam mensukseskan Porprov,” kata Ani.

Ani pun menjabarkan, penjaringan para peserta yang akan mewakili Pemprov Kepri sendiri telah dilakukan pada tingkat antar OPD pada 21 Maret lalu, para juara disejumlah bidang sendiri juga akan diserahkan piagam penghargaan sebelum pelepasan kontingen.

Pelepasan sendiri ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Sekda Arif kepada Ketua Kontingen yakni Kabiro Ortal Ani Lindawaty, Porprov Kepri sendiri dilaksanakan pada 28 April – 01 Mei 2019 di Kota Tanjungpinang, dengan cabang yang diperlombakan antara lain: Marathon (Putra dan Putri), Tenis Meja (Putra dan Putri), Tenis Lapangan (Putra dan Putri), Bulu Tangkis (Putra dan Putri), Bola Voli (Putra dan Putri), Catur dan Futsal. (humaskepri)

KEPRI

Selasa | 16 April 2019 | 23:38

Nurdin Disambut Masyarakat Pulau Buru

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat sesuai apa yg diharapkan. Dengan harapan setelah mendapat bantuan, masyarakat memanfaatkan dan mempergunakan bantuan tersebut dengan baik, sehingga mampu membantu perekonomian.

“Manfaatkan tiap bantuan untuk menggerakkan perekonomian. Karena itu, kita memberi yang betul-betul dibutuhkan masyarakat. Jadi OPD jangan asal buat program bantuan, lalu diserahkan, namun bukan kebutuhan masyarakat,” kata Nurdin saat berdialog dengan masyarakat Pulau Buru di Kedai Kopi Berkah, Buru, Karimun, Senin, 15 April.

Dalam kunjungan itu, antusias warga sangat tinggi. Tampak Nurdin disambut suka ria warga Buru.

Nurdin sepanjang Senin memang melakukan silaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat pulau. Nurdin membuka Senin dengan bersafari Subuh di Masjid Husnul khatimah Kompleks PGAN Batu 4.

Selesai beraktivitas di Tanjungpinang, Nurdin kemudian melakukan serangkaian acara di Batam. Termasuk menghadiri penyerahan sembako bersama Wali Kota Batam, di Perumahan Tiban Indah.

Nurdin kemudian menjelajah ke Pulau Buru, Lebuh, Prayun dan Tanjungbalai. Di pulau-pulau itu, Nurdin terus memperkuat silaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.

Di Pulau Burulah, Nurdin bertemu dengan masyarakat. Di antaranya peralatan untuk industri rumahan dan UMKM. Juga untuk kegiatan ekonomi peternakan dan perikanan.

Selain kebutuhan untuk menggerakkan ekonomi, masyarakat juga mengajukan bantuan untuk pembangunan keagamaan. Di antaranya untuk masjid, TPQ juga guru tilawah dan fiqih.

Menurut Nurdin, bantuan-bantuan yang diberikan hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dijaga dan dirawat. Jangan karena bantuan pemerintah, dipakai sembarangan.

“Banyak yang perlu bantuan. Untuk pemerataan kegiatan perekonomian,” kata Nurdin.

Dari Pulau Buru, Nurdin kemudian bergerak ke Lebuh. Di sini Nurdin juga menjemput aspirasi masyarakat.

Usai bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin kemudian melaksanakan Majelis Maghrib di Prayun. Hingga usai sholat Isya, Nurdin baru kembali ke Karimun. (humakepri)

KEPRI

Senin | 15 April 2019 | 20:44

Nurdin Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mensukseskan pembangunan. Salah satunya  dengan ikut menjadi mengawasi arah dan tujuan dari pembangunan tersebut. Bilamana terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, segera beri masukkan.

“Mari kita bersatu bersama, saya ingin masyarakat bijak dalam mengkritik demi pembangunan daerah. Kita ingin Kepri akan semakin tangguh,” ujar Nurdin di sela-sela kunjungannya ke sejumlah Desa di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Ahad 14 April.

Nurdin memang rutin memanfaatkan waktu libur akhir pekan untuk menyapa masyarakat secara langsung sebagai upaya merajut silaturahmi serta berdiskusi terkait pembangunan. Sepanjang Ahad kemarin Nurdin berkunjung ke Desa Tanjung Pelanduk, Desa Buluh Patah, Desa Selat Mie dan Desa Keban.

Menurut Nurdin, banyak keinginan masyarakat seperti peningkatan fasilitas keagamaan, jalan kampung, bantuan sosial, bantuan perikanan, fasilitas pendidikan, SPAM air bersih dan RTLH desa. Pemerintah sendiri selalu memperhatikan apa-apa yang diprioritaskan dalam pembangunan tersebut.

Pemerintah, kata Nurdin terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai programnya. Sinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten kota akan membuat program itu semakin cepat terealisasi.

“Pemerintah pusat pun menggesa kemajuan ekonomi  di Kepri. Jika semua fokus dan serius kita, apalagi semua bersatu padu, maka pembangunan untuk kemajuan semakin cepat terwujud. Bersama teman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kami terus berpacu merealisasikannya,” ucap Nurdin.

Dalam kunjungannya tersebut Nurdin juga ikut berbincang bersama para nelayan desa. Mereka menyampaikan bahwa ketika musim angin timur hasil tangkapan agak berkurang. “Keinginan saya nantinya para nelayan tangkap yang masuk musim-musim pacaroba ataupun pakceklik akan dibina dengan teknik peningkatan ekonomi pengelolaan hasil perikanan dan begitu juga dengan para mak-mak yang bisa membantu suami nya dalam hal tambahan pendapatan,” kata Nurdin.

Nurdin sendiri tidak pernah ketinggalan dan paling dekat dalam bersenda gurau bersama, foto bersama dan memberikan pertanyaan wawasan kebangsaan kepada anak-anak pulau. Tak lupa dirinya berpesan agar jangan buang sampah ke laut, laut mata pencarian dan rezki bagi masyarakat.

Maka harus di jaga dan dipelihara sesuai dengan keadaan dan fungsinya. “Anak-anak kita pulau ni pandai dan pintar, jadi kalau kita bina dan ajar kan sangat cepat serapan ilmu nya. Karena anak-anak ini masih jauh dari berita hoax, penyakit masyarakat dan apa lagi narkoba,” pesan Nurdin.

Tampak hadir dalam mendampingi Gubernur Kadis PU Abu Bakar, Kadis Perkim Mahyudin, Kadis Pertanian Ahmad Nizar, Kadis Perikanan dan Kelautan Edy Sopian, Sekretaris BKKD Aiyub dan beserta Staf ASN dilingkungan Provinsi Kepri. (humaskepri)

KEPRI

Senin | 15 April 2019 | 18:19

Wagub Buka Seminar Kepemiluan 2019

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto mengatakan dengan tegas dihadapan para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gapura (Gerakan Pemuda Daerah) untuk menggunakan hak pilih di 17 April nanti dengan cerdas, jujur dan tidak terpengaruh dengan berita-berita hoax.

Hal ini disampaikan Isdianto yang merupakan adik dari mendiang H. Muhammad Sani dalam kesempatan ketika ia diminta membuka seminar Kepemiluan 2019 dengan tema ‘bagaimana mengantisipasi indikasi kecurangan Pemilu 2019’ yang diselenggarakan oleh Gapura, Sabtu, 13 April di Asrama Haji, Tanjungpinang.

Tidak hanya untuk para mahasiswa yang hadir, himbauan ini juga dia sampaikan untuk seluruh masyarakat Kepulauan Riau. Karena memang ada media yang hadir dalam kesempatan ini, dan Isdianto meminta agar himbauan ini disebarkan seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Himbauan ini untuk seluruh masyarakat Kepri. Mari gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Jangan terpengaruh berita hoax. Serta harus sesuai hati nurani,” kata Isdianto dalam kesempatan ini.

Acara Seminar Kepemiluan 2019 ini dihadiri juga oleh Direktur Intelkam Kapolda Kepri Asep Rusnandi, Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi, Sekretaris KPU Kepri Ardyanto Hadibroto dan Ketua Bawaslu Kepri M. Sjahri Papenne.

Mewakili Pemerintah Provinsi Kepri, Isdianto memandang baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Gapura ini. Hanya saja dia menyayangkannya karena penyelenggaraannya di saat last minute menjelang pencoblosan, dan tidak sejak awal.

“Tujuan kegiatan ini kan untuk terwujudnya Pemilu yang bersih di Kepri. Alangkah baiknya jika kegiatan seperti ini diselenggarakan diawal-awal menjelang kampanye. Jadi bisa ikut mengawasi,” katanya.

Terlepas dari itu, Isdianto meminta masyarakat agar tidak keliru memilih pemimpin untuk lima tahun kedepan. Termasuk dalam menentukan wakil yang akan duduk di bangku legislatif.

“Pilihlah pemimpin atau wakil rakyat yang bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Jangan pilih yang kita tidak kenal, apalagi yang tidak tahu track record nya,”ujar Isdianto lagi.

Diakui Isdianto, terkadang ada calon yang secara intelektual dan kredibilitas tidak kayak untuk duduk dibangku legislatif. Namun karena memiliki uang banyak, akhirnya duduk. Hal seperti ini menurut Isdianto jangan sampai terjadi.

“Ada lima yang kita pilih tahun ini, yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota. Pilih yang terbaik untuk lima tahun kedepan. Jangan golput dan jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang belum tentu kebenaranya. Hindari isu kampanye yang cenderung memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Isdianto. (humaskepri)