BAKTI TNI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Personil dari Batalyon Zipur 4/ Tanpa Kawandya sebagai Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0732/Sleman terjun langsung ke lapangan lanjutkan penghalusan talud. Kamis, 18 Oktober 2018.

Tampak dua orang prajurit bekerja sama dan kompak dalam pembangunan talud jalan di dusun Temuwuh Desa Balecatur Kab. Sleman.

Ditemui di lokasi TMMD , Praka agus dari batalyon Zipur 4 mengaku senang bisa turut membantu pembuatan talud jalan. Meskipun sebelumnya dia tidak pernah melakukan pekerjaan seperti ini.

“Senang bisa ikut membuat talud jalan ini, dengan adanya talud jalan maka jalan desa tersebut akan lebih awet, ujar Agus.(Her)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:50

Kekompakan Satgas TMMD Jadi Contoh Masyarakat Desa Balecatur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Para prajurit muda dari Yonif 403/WP, tampak begitu semangat membangun talud pada hari Keempat TMMD Reguler Ke-103 di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman. Kamis, 18 Oktober 2018.

Dibawah komando Pasilog TMMD Kapten Inf Widada prajurit TNI bahu-membahu bersama warga membangun talud atau penahan jalan sepanjang 1.000 meter. Ada yang mencangkul, memecah dan mengangkat batu, mengoperasikan mesin molen serta mengangkat ember berisi adukan semen. “Walau cuaca panas tidak menjadi kendala anggota saya untuk tetap bekerja dalam program TMMD Reguler Ke-103, bersama rakyat mereka tambah bersemangat” ucap Kapten Widada.

Bapak Purwanto (53), salah satu warga Dusun Temuwuh Kidul yang ikut bekerja mengungkapkan rasa kagumnya atas semangat prajurit TNI dari Batalyon 403/WP. Diharapkan dengan pembuatan talud ini akan mencegah terjadinya longsor sehingga kualitas Jalan akan semakin baik dan tahan lama.

“Saya merasa kagum dengan semangat gotong-royong mereka dalam bekerja dan bisa menjadi contoh bagi saya dan warga, saya yakin TMMD akan selesai tepat waktu” kata Purwanto. (Zhoel)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:40

Babinsa Balecatur Aktif Terjun Di Setiap Kegiatan TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 tahun 2018 di Kabupaten Sleman sukses dibuka dengan sasaran pembangunan talud jalan sepanjang 1000 meter di Desa Balecatur, Kec. Gamping, Kab. Sleman.

Kehadiran Babinsa Kodim 0732/Sleman dalam kegiatan TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 ini menjadi salah satu pendorong dan penyemangat bagi warga untuk lebih giat dalam membangun desanya, pembangunan yang sudah dimulai selama 4 hari ini akan rampung hingga 13 Novemberr 2018 mendatang.

Namun, menurut keterangan Serka Acip, kegiatan TMMD Reguler ke 103 tahun 2018 di tititk beratkan pada pembangunan talud, sehingga waktu yang ditentukan dirasa lebih dari cukup, hal ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kades Balecatur Hj Sebrat Haryanti mengatakan, “Kami dengan semua warga mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi TNI, khususnya Kodim 0732/Sleman, selama melaksanakan TMMD di desa kami begitu bersemangat, sehingga dalam waktu 4 hari sudah kelihatan hasilnya, kamipun akan merawat dan menjaga hasil jerih payah bapak-bapak dari Kodim Sleman, agar hasil pengerjaan ini bias lebih bermanfaat untuk kepentingan perekonomian warga, “ terang Kades Hj. Sebrat Haryanti.(Her)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:30

Semangat Gotong Royong Bangun Karakter Generasi Muda

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijalankan oleh TNI Angkatan Darat (Kodim 0732/Sleman), merupakan kegiatan yang mampu untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong serta membangun karakter generasi muda. Kamis, 18 Oktober 2018.

Kegiatan TMMD yang dijalankan di Desa Balecatur Kecamatan Gamping,Sleman. mengambil tema “ TNI MANUNGGAL RAKYAT DALAM MEWUJUDKAN DESA YANG MAJU, SEJAHTERA DAN DEMOKRTATIS senantiasa mendapatkan dukungan serta partisipasi dari masyarakat.

“Program TMMD yang dilakukan oleh TNI AD memberikan pelajaran buat kita semua, dengan semangat gotong- royong dan bahu-membahu antara TNI dan Masyarakat, terbukti mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat” katanya.(Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Puluhan Kadus se Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kab. Sleman menghadiri kegiatan Sosialisasi tanah Sultan ground oleh Dinas Pertanahan Dan Tata Ruang bersama Satgas TMMD Reguler ke 103 Kodim 0732/Sleman bertempat di Pendopo Balai Desa Balecatur. Kamis, 18 Oktober 2018.

Menurut Ibu Retno Susiati, SH dari Dinas Pertanahan Dan Tata Ruang Kab. Sleman memyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan guna untuk mengetahui luas tanah sultan ground dan penggunaanya atau yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain itu dalam kegiatan sosialisasi ini juga disampaikan kepada para Kadus agar menyampaikan kepada warga bahwa apabila ada warga masyarakat yang ingin mengajukan kekancingan tanah sultan ground agar didata dan diajukan melalui Desa. (Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Memasuki hari keempat TMMD Reguler Ke-103 Kodim 0732/Sleman Kemenag Kabupaten Sleman mengadakan penyuluhan dengan mengambil tema Undang-undang Perkawinan yang disampaikan oleh bapak Kepala KUA Desa Balecatur. Kamis, 18 Oktober 2018.

Oleh karena itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman meminta kepada masyarakat untuk memahami dan tahu tentang masalah perkawinan.”Jadi kita ada penyuluh agama yang ada di desa balecatur ini, melalui mereka inilah kita sebarkan pemahaman dan ketentuan bagi masyarakat yang akan mengajukan Nikah maupun proses perceraian” ujar Kepala KUA Desa Balecatur.

Lanjutnya lagi, sehingga untuk mencegah pernikahan dibawah umur terjadi di Desa Balecatur Pihaknya melalui staf di Kecamatan seperti Kantor Urusan Agama (KUA) terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar undang-undang perkawinan benar bisa dipahami oleh semua lapisan masyarakat kususnya warga desa balecatur.

Diakuinya, meski pun tenaga penyuluh agama di Kabupaten Sleman termasuk masih kurang, namun para penyuluh tetap melaksanakan Tugas dan Fungsi nya dengan baik untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat.

“Kalau tenaga penyuluh agama ini dibilang cukup, pasti kurang. Tapi kita bersyukur karena Pemerintah sudah mengangkat penyuluh non PNS di Kabupaten Sleman,” bebernya.

Dirinya menambahkan, para penyuluh agama itu juga sudah diberikan pembekalan supaya dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat. Terutama tentang undang-undang perkawinan betul memahami. (Zhoel)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:00

Satgas Lakukan Pembagian Tugas Kerja Bersama Warga.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Komunikasi adalah sistem aliran berita yang menghubungkan kinerja antar bagian dalam organisasi sehingga menghasilkan suatu sinergi. Dalam melaksanakan proses pekerjaan yang menyangkut orang banyak diperlukan komunikasi aktif sehingga terjadi keselarasan dan keterpaduan dalam pekerjaan.

Pagi ini Satgas (Satuan Tugas) TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang bersama warga yang membantu pekerjaan, memulai pekerjaannya diawali dengan rembugan untuk berkoordinasi agar pekerjaannya dapat tepat sesuai sasaran. Rabu, 17 Oktober 2018.

Mereka berkumpul terlebih dahulu, yang dipimpin oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pasedan Kecamatan Bulu (Serda Umar Said) menyampaikan beberapa poin yang berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dihari ini.

“Kami kumpulkan semua yang bekerja dipagi ini, dengan tujuan untuk membagikan informasi mengenai apa-apa yang harus kami kerjakan dan sasaran yang sudah diplot menjadi tujuan dalam mengutamakan pekerjaan”. Tutur Umar Said.(0720)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 9:50

Kebersamaan Itu Indah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Kegiatan TNI Manunggal Membagun Desa (TMMD), dilaksanakan untuk membantu warga dengan membangun desanya dibidang infrastruktur demi mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Setelah memasuki hari ke-3 pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 di Desa Pasedan Kecamatan Bulu, anggota TNI semakin terjalin keakraban dengan warga. Hal itu terlihat anggota Satgas saat istirahat sejenak bersama warga, Rabu, 17 Oktober 2018.

Mereka terlihat akrab, duduk santai sambil bersenda gurau.

Menurut salah satu anggota Sertu Kuwat Sujoko menuturkan, itulah salah satu cara untuk menjalin rasa kekeluargaan, walau hanya sekedar memberikan segelas air putih bagi warga, tanpa kita sadari akan terjalin ikatan emosional TNI dan warga.

Lebih lanjut Sertu Kuwat Sujoko mengatakan, TNI membangun desa selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah juga rasa aman dan nyaman dimasyarakat bisa terwujud.

Hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat, sebab TNI berasal dari rakyat dan nantinya kalau sudah purna tugas akan jadi rakyat seperti pada umumnya,”pungkasnya.(0720)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 9:40

Batu Belah Makanan Sukardi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Batu belah merupakan material baku yang harus selalu tersedia untuk pembuatan makadam, sehingga untuk tetap tersedianya pecahan batu di lokasi TMMD Reg ke 103 dibutuhkan tenaga ahli dalam pemecahan batu karena mayoritas batu yang diangkut oleh Dump Truck berupa batu blonthos ataupun gelondong.

Menyikapi hal tersebut TNI bekerjasama dengan Aparat Desa Pasedan mencari tenaga ahli pemecah batu diantaranya, Sukardi, pria paruh baya yang berasal dari Sidowayah, Pancur.

Dengan dibantu anggota TNI hampir semua batu yang tertata adalah hasil dari keringatnya, seperti yang diungkapkan pada saat memecah batu di lokasi TMMD siang ini, Rabu, 17 Oktober 2018.

Sukardi mengaku senang mendapatkan kepercayaan dari Personel TMMD pada kegiatan yang berlangsung di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang.

Ini sudah menjadi tanggungjawab saya dan ini tentunya menjadi kebanggan tersendiri bisa turut andil dalam kegiatan membangun desa ini,” ujarnya.

Sukardi mengatakan bahwa memecahkan batu-batu sudah menjadi hal yang biasa baginya. Bahkan, dirinya pernah memecahkan satu Dump Truck batu bulat yang digunakan untuk pembuatan jalan makadam.

“Sekarang, batu yang diambil dari lokasi Galian C kebanyakan bayi yang belum dibelah. Jadi, saya melakukan pekerjaan ini, banyak yang menyerahkan karena mereka tak memahami serat batu,” tuturnya.(0720)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 9:30

Pelayanan Kesehatan Tak Mengenal Waktu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Pelaksanaan program kegiatan TMMD Reguler ke 103 diharapkan dapat menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pasedan Selasa, 16 Oktober 2018.

Dalam mendukung pelaksanaan program TMMD ke 103 telah melakukan beberapa kegiatan non fisik dengan menggelar peduli kasih dan bakti sosial serta pengobatan gratis kepada warga Pasedan.selaku piket kesehatan yang ada di Kotis TMMD Peltu Purwanto dan Pelda Sunarto memberikan layanan kesehatan kepada Masyarakat Pasedan.

Bertempat di balaidesa Pasedan,dengan sabar Pak Purwanto melayani warga yang rata – rata berusia lanjut.dengan banyaknya keluhan sakit yang berbeda – beda warga Pasedan antri menunggu giliran di periksa.

Pengobatan massal ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang datang untuk mendapatkan pengobatan secara gratis. Tampak orang dewasa, anak-anak datang dengan orangtuanya untuk berobat gratis.(0720)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 9:20

Latihan Linmas di Sela-sela Tugas Pokok TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Sebagai garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan aman dan nyaman di Desa,Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Pasedan.perlu adanya pelatihan dan wawasan, keterampilan, serta ketangkasan dan mempunyai mental juga fisik yang kuat anggota Linmas Pasedan,bertempat di halaman Balaidesa Pasedan, selasa sore 15.00 WIB Anggota Satgas TMMD Reguler memberikan latihan dasar PBB dan Kamtibmas.selasa, 16 Oktober 2018.

Serda Umar Said dari Koramil 05/Bulu yang juga anggota Satgas TMMD memberikan pengertian dan arahan begitu pentingnya keberadaan Satuan Linmas di tingkat Desa.

Dalam kesehariannya anggota Linmas bertanggung jawab langsung dengan Kepala Desa,baik dari segi keamanan,ketertiban dan sebagai penindak pertama jika terjadi bencana.

Fungsi di adakannya pelatihan,merupakan wujud perhatian TNI akan pentingnya pembekalan dan pengetahuan bagi petugas pengamanan di lingkungan terkecil.

Di harapkan dengan pelatihan ini akan mampu menggerakkan anggota Linmas Desa Pasedan untuk lebih aktif lagi dalam kegiatan – kegiatan yang bersinggungan langsung dengan linmas.

Serda Umar Said yang merupakan pemberian materi,menitipkan pesan,arahan dan pengetahuan untuk menerapkan kedisiplinan dan rasa peduli terhadap keamanan lingkungan Desa Pasedan.(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Setelah dibukanya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 TA. 2018, kegiatan demi kegiatan mulai dilaksanakan, selain kegiatan Fisik, kegiatan Non Fisik juga harus dilaksanakan seiring berjalannya TMMD

Dalam kegiatan sasaran non fisik TMMD Reguler ke – 103 Kodim 0720/Rembang tersebut, ikut hadir Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Para Kadus, Ketua RT/RW serta Perangkat Desa Pasedan.

Pada kesempatan tersebut Kades Pasedan Kusman dalam sambutannya menyampaikan banyak terimaksih khususnya kepada bapak TNI dan Polri yang dengan penuh semangat bekerja bersama warga dalam program TMMD Reguler.

Kades juga berharap banyak dengan Kemanunggalan TNI – Rakyat akan semakin menciptakan ketentraman didalam Warga Pasedan.
Danramil 06/Lasem Kodim 0720/Rembang Kapten Inf Bardan menjadi salah satu nara sumber kegiatan Non Fisik TMMD Reguler ke 103 dengan materi Implementasi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, dan dilanjutkan materi penyuluhan hukum mengenai pergaulan bebas, Sex bebas dan Narkoba yang diberikan dari Pengadilan Negeri Kabupaten Rembang Eri Sutanto, SH di Balai Desa Pasedan, Kecamatan Bulu,Kabupaten Rembang. Selasa, 16 Oktober 2018.

Realitanya nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika mulai luntur dari kehidupan masyarakat Indonesia. Tindakan yang dilakukan sebagian masyarakat, justru cenderung berlawanan dengan semboyan tersebut. Di beberapa daerah di Indonesia dapat ditemukan konflik antar suku, ras ataupun agama” tutur Bardan(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Ini yang dilakukan oleh Pasilog TMMD Reguler Ke-103 Kodim 0732/Sleman, Kapten Inf Widada hari Keempat pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 Kodim Sleman di Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping. gerak cepat, mengingat sasaran fisik yang harus diselesaikan cukup banyak. Kamis, 18 Oktober 2018.

Setelah pelaksanaan apel pagi, Kapten Inf Widada langsung melakukan pengecekan personil Satgas TMMD, untuk selanjutnya pembagian tugas di sejumlah sasaran fisik yang telah ditentukan. Cukup beralasan dengan apa yang dlakukan itu,mengingat waktu TMMD hanya 30 hari, sementara target fisiknya cukup banyak.

”Kami tidak mau buang-bung waktu, sehabis apel pagi, langsung saya lakukan pengecekan personil dan setelah itu ploting tugas di masing-masing sasaran fisik. Dengan waktu 30 hari kerja, semua sasaran fisik yang sudah ditentukan di TMMD Reguler Kodim Sleman harus selesai,” ungkap Widada. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia yang mengedepankan keterpaduan antara TNI dan rakyat. Kamis, 18 Oktober 2018.

Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong.

Melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi.

Menurut Danramil 17/Gamping Mayor Arh Sugeng untuk pelaksanaan pemasangan batu, sebagai sasaran fisik utama sampai hari H+3 pembukaan TMMD sudah mencapai 600 meter. Sedang sasaran fisik yang lain masih dalam tahap persiapan material.

Semua tenaga baik dari Satgas maupun unsur pendukung dan masyarakat, dipusatkan di jalan agar cepat selesai. Pemasangan batu dikerjakan oleh mereka yang biasa pasang, sedang tenaga yang lain mendekatkan material ke lokasi pemasangan. Jika semua pasang batu dikhawatirkan kekuatannya tidak sesuai. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – TNI yang ditugaskan dalam program TNI Manunggal Memabangun Desa (TMMD) ke-103 di Kecamatan Gamping, Sleman diwajibkan untuk menginap di rumah warga.

Dengan menginap di rumah warga tersebut, saat sore tiba akan terlihat sejumlah anggota TNI yang akrab bersama warga. Mereka terlihat berkumpul di depan rumah sambil menyantap makanan dan ngopi.

“Prajurit TNI harus lebih membaur dan menyatu dengan warga. Jadi sembari memberi penyuluhan, saat malam prajurit harus menginap di rumah masyarakat,” kata Dandim 0732 Sleman Letkol Inf Diantoro,S.I.P. melalui Pasi Ter Kapten Inf Nugroho, Kamis, 18 Oktober 2018.

Sejauh ini Satgas TMMD sebanyak 100 Prajurit di lapangan mendukung instruksi Komandan Satgas TMMD untuk menginap di rumah warga, sehingga membuat mereka lebih dekat dengan masyarakat. (Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Masih banyak masyarakat di lingkungan Kecamatan Gamping yang belum mengetahui tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), sehingga ada sebagian menganggap bahwa PBB-P2 tidak mempunyai kontribusi apa dalam rangka pembanguan Kab. Sleman. Maka Unit Pelayanan Pajak Kab. Sleman tak pernah berhenti memberikan pemahaman tentang PBB-P2 dalam rangka peningkatan pembanguan Kab. Sleman.

Terkait hal tersebut maka pada hari Rabu, 17 Oktober 2018 pukul 10.00 WIB, Satgas TMMD Reguler Ke 103 Kodim 0732/Sleman bersama BKAD Kab. Sleman menggelar Penyuluhan tentang PBB.

Bapak Wahyu dari BKAD Kab. Sleman mengatakan Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari pajak yang mereka bayarkan serta menekankan tentang kesadaran para wajib pajak. Tinggi kesadaran para wajib pajak berarti target dengan mudah dicapai, namun sebaliknya rendah kesadaran masyarakat akan membuat Pemda akan kesulitan dalam memaksimalkan pemasukan pajak yang akhirnya berdampak pada pembangunan secara keseluruhan. Oleh karena itu sangat penting bagi petugas turun ke lapangan mengadakan sosialisasi dan penyuluhan ke masyarakat. (Her)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 8:20

BPN Sleman Ambil Bagian Di Program Non Fisik TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sleman melakukan penyuluhan terkait Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Balai Desa Balecatur Kecamatan Gamping. Kamis, 18 Oktober 2018.

Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Satgas TMMD Reguler Ke 103 Kodim 0732/Sleman dengan BPN Kabupaten Sleman. Yang diikuti oleh seluruh kadus se Desa Balecatur.

“Dulu kegiatan PTSL ini dulu namanya Prona. Kami sudah melakukan kegiatan tersebut 3 kali, dan ini yang ke empat,” kata Eko Prasetyo dari BPN Sleman.

Diketahui, pengadaan PTSL tersebut diperuntukkan semua warga dan juga tidak dibatasi berapa jumlah petak yang diajukan.

“Tujuannya adalah agar kepemilikan tanah bisa jelas. Jadi yang belum jelas akan dijelaskan pada tahun ini dengan bukti sertifikat. Sebab tahun yang akan datang istilah prona atau PTSL sudah tidak ada lagi,” sambung tegas Kades Hj. Sebrat Haryanti.