BATAM

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke 73, emak-emak RT02, Perumahan Buana Regency, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, ikut ambil bagian.

Mengenakan baju warnah merah, para emak-emak ini memerahkan tepian Pantai Nongsa. Tak hanya emak-emak. Para bapak-bapak beserta anak-anak juga turut ikut ambil bagian dalam suasana penuh kedamaian, keakraban dan kekeluargaan. Acara ini didukung juga oleh Mindy, Air Mineral terbaik di Kota Batam.

Istimewa

Sejumlah perlombaan diadakan di sana. Mulai dari lomba makan kerupuk anak-anak, lomba joget balon emak- emak, memasukan paku ke dalam botol oleh anak-anak, lomba cabut bendera oleh anak-anak, bawa kelereng menggunakan sendok oleh emak-emak, tarik tambak bapak-bapak, serta taring tambang emak-emak.

Istimewa

“Jangan kejar juaranya. Tapi momentum ini kita dapat membangun silaturahmi sesama warga khususnya RT02. Semoga warga RT02 selalu kompak dan bersatu,” ungkap Supriadi, selaku pemandu acara pada siang itu, Minggu, 19 Agustus 2018.

Kegiatan ini berkat dukungan dan suport penuh yang dilakukan oleh ibu- ibu dan bapak – bapak RT02. Tanpa dukungan dari bapak ibu semuanya, maka sangat mustahil acara semeria itu dapat terlaksana.

“Terimakasih untuk semuanya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana. Dan insya Allah kita selalu diberikan kesehatan serta kompak selalu,” ungkap Zulhaidah Caniago, Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke 73, RT02 Buana Regency. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 937 narapidana warga binaan Lapas Batam, LPP Batam, LPKA Batam dan Rutan Batam mendapatkan remisi umum Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, Jumat, 17 Agustus 2018 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Batam, Baloi.

Pemberian remisi ini berdasarkan surat keputusan Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Selain langsung bebas, besar remisi yang diterima narapidana mulai dari satu bulan sampai lima bulan. Secara simbolis, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad memberikan surat keputusan remisi dan tali kasih kepada perwakilan narapidana.

“Dari total 2664 warga binaan, sebanyak 937 menerima remisi umum 1 dan remisi umum 2,” ujar Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Batam, Novriadi dalam laporannya.

Novri menyebut bahwa LPKA bertekad untuk memberikan layanan dan pendidikan kepada narapidana dan anak didik yang menjalani hukuman pidana.

Apa yang dicapai warga binaan selama ini menurutnya tidak terlepas dari dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kota Batam dan instansi terkait.

Ke depan, pihaknya berencana untuk membentuk gugus depan untuk Pramuka dengan membentuk pembinaan pramuka mahir tingkat dasar.

“Agar gugus pramuka ini terbentuk kami mohon dukungan dari Pemko Batam agar pelatihan tersebut bisa terlaksana. Tanpa dukungan dari Pemko Batam dan pihak terkait maka tidak akan tercapai dan terwujud cita-cita kemasyarakatan,” sebutnya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dalam kesempatan itu memuji keberhasilan empat UPT memberikan pembinaan kepada warga binaannya. Banyaknya narapidana dan warga binaan yang menerima remisi menurutnya sebagai tolak ukur keberhasilan Lapas, Rutan, LPP dan LPKA dalam mendidik.

“Pemko Batam menyambut baik ini, karena proses yang mereka lakukan berhasil membina warga binaan sehingga 900 orang yang mendapat remisi tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat transformasi diri karena banyak orang hebat yang terdidik disana. “Jika mau berbicara soal Bung Karno bolak balik masuk bui, Bung Hatta, orang-orang pergerakan itu terdidik, memiliki waktu yang cukup. Bung Karno banyak menulis buku di dalam penjara, Buya Hamka. Ini hal yang menjadi sisi positif proses menjalani hukum,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Dalam sambutannya disebutkan pemberian remisi merupakan sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan system pemasyarakatan. Dalam memberikan remisi mekanisme sudah transparan dan berbasis system yang mendayagunakan teknologi informasi.

Kepada seluruh jajaran pemasyarakatan untuk melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja dengan professional, menjaga nama baik dan tidak melakukan perbuatan yang merusak citra institusi. Kepada Narapidana dan anak yang mendapat remisi untuk selalu berbuat baik. Menjadi insan yang taat hukum, berahlak mulia dan mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad selaku inspektur upacara penurunan bendera pada hari kemerdekaan ke-73 RI mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Batam yang hadir menyaksikan penurunan Sang Merah Putih, Jumat, 17 Agustus 2018 sore di Dataran Engku Putri.

Antusiasme terlihat dari ramainya masyarakat yang memadati Dataran Engku Putri dari awal acara hingga Sang Merah Putih diturunkan.

Mengawali penurunan bendera di hari kemerdekaan ke-73 RI, masyarakat dihibur dengan penampilan grup angklung Indonesia Batam yang membawakan tiga intsrumen lagu wajib. Masyarakat semakin antusias ketika tim Marching Band Bahana Barelang Drum Corps (BBDC) tampil membawakan lagu perwira.

“Kita lihat tadi pinggir lapangan Alhamdulillah terisi semuanya oleh masyarakat. Kita berbangga karena itu mengindikasikan semangat kebangsaan masyarakat Kota Batam luar biasa,” puji Amsakar didampingi istri, Erlita Sari Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan rasa bahagia dan bangga kepada seluruh pendukung dan petugas pelaksana penurunan bendera merah putih. Karena seluruh petugas dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.

“Paskibraka Alhamdulillah lancar, komandan kompi, komandan upacara semua sudah melaksanakan upacara dengan baik. Terimakasih untuk semuanya. Semoga spirit kemerdekaan ini bisa membangun sikap kita semua untuk lebih giat lagi mewarnai perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kota Batam saat ini dan ke depan,” ucapnya.

Adapun anggota Paskibraka yang bertugas sebagai komandan kelompok penurunan bendera Adrian Maulana siswa SMK Negeri 1 Batam. Pembawa baki bendera Yasmin Rindiano siswi SMA Negeri 1 Batam, pembentang bendera Firman Bani Remigius Purba siswa SMA Negeri 1 Batam, pemegang bendera Muchamad Saeful Anwar siswa SMA Negeri 8 Batam dan penggerek bendera Joy Gilbert Arapenta merupakan siswa SMK Negeri 1 Batam.

Upacara penurunan bendera dihadiri anggota forum pimpinan komunikasi perangkat daerah (FKPD) Kota Batam, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Batam, camat dan lurah se Kota Batam. Sementara peserta upacara penurunan bendera terdiri dari personil TNI/Polri, ASN Pemko Batam, instansi vertikal dan Ormas yang ada di Kota Batam.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar pawai pembangunan, Sabtu,18 Agustus 2018.

Pawai pembangunan dipusatkan di Dataran Madani atau Jalan Raja Alihaji Fisabilillah, Batam centre. Peserta pawai pembangunan dan pawai budaya akan dilepas oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Setdako Batam, Rudi Panjaitan mengatakan peserta pawai pembangunan terdiri dari OPD di lingkungan Pemko Batam, instansi vertikal dan perusahaan di Kota Batam. “Kegiatan ini salah satu bentuk kecintaan kita terhadap NKRI,” ujar Rudi.

Adapun rute yang akan dilalui peserta pawai pembangunan dimulai dari Dataran Madani, Bundaran Madani, simpang Masjid Raya, Simpang Kabil, Polresta Barelang, Polsek Lubuk Baja, DC Mall, Polsek Batu Ampar, Makodim. Seraya Atas dan kembali ke Dataran Madani.

Rudi menjelaskan jalan di depan Edukits untuk sementara akan ditutup sampai ke Simpang Gelael atau simpang BNI Sei Panas.

“Untuk pawai budaya rutenya hanya disepanjang jalan di Dataran Madani,” sebutnya.

Untuk meramaikan kegiatan itu, Pemko Batam mengundang masyarakat Batam untuk dapat hadir bersama-sama menyaksikan pawai pembangunan. Sesuai jadwal kegiatan pawai pembangunan akan dimulai pukul 13.30 Wib.

“Mari bersama-sama kita semarakkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan hadir menyaksikan pawai pembangunan yang akan menampilkan kendaraan hias dan pawai budaya,” ajaknya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dua hari usai menerima jabatan Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Inf Romel Jangga Wardhana langsung mendapat amanah memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-73 RI tingkat Kota Batam.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulang Kebang, Batuaji.

Sesi apel diisi penghormatan kepada arwah para pahlawan. Lampu di TMP seketika dipadamkan, tergantikan oleh nyala api dari obor.

Suasana penghormatan semakin khidmat dengan iringan korsik. Adapun yang menjadi peserta apel adalah unsur TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil, serta anggota Pramuka.

Romel selaku inspektur upacara membacakan pernyataan ikrar mewakili seluruh peserta upacara yang hadir. Bunyi ikrarnya yaitu :

Kami yang hadir pada hari ini Jumat, tanggal 17 Agustus 2018 pukul 00.00 wib pada upacara Apel Kehormatan dan renungan suci untuk memperingati akan jasa-jasa para Pahlawan :

Angkatan Bersenjata: 14 orang

Pegawai Sipil: tidak ada

Pejuang Rakyat: tidak ada

Pahlawan Tak Dikenal: tidak ada

Menyatakan hormat sebesar-besarnya, atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai Pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji: perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga.

“Kami berdoa: semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa serta mendapat tempat yang sewajarnya. Atas nama yang hadir dalam upacara,” tutur Romel.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Dan ditutup dengan pembacaan doa. (***)

sumber:mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Lembaga pendidikan Tabgha Education Centre menggelar upacara kemerdekaan memperingati 73 tahun proklamasi, Jumat, 17 Agustus 2018.

Dalam upaya pengibaran bendera merah putih ini, penyelenggara menghidupkan suasana merah putih. Seluruh peserta dan undangan diharapkan mengenaka  dress code nuansa merah atau putih.

Kegiatan yang berlangsung di lapaangan parkiran sekolah kristèn Tabgha diikuti oleh murid kelas 4 – 12, karyawan YKKI, Staf, Full Timer Pusat/Cabang GBI Tabgha, Gembala FC beserta para undangan.

Upacara ini dimulai pukul 07.15 pagi. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memisahkan hewan yang tak layak kurban. Kepala DKPP Batam, Mardanis mengatakan sudah dua ribu lebih hewan kurban yang diperiksa kesehatannya.

“Hewan yang tak layak sudah langsung dipisahkan, sedangkan yang sehat langsung diberi label sehat,” kata Mardanis di Sekupang, Selasa, 14 Agustus 2018.

DKPP Batam menurunkan dua tim yang terdiri dari delapan orang staf dan dua orang dokter hewan untuk mengecek kesehatan hewan kurban. Pengecekan dilakukan di penampungan Seitemiang, Nongsa, Seipanas, termasuk hewan yang dijual di tepi jalan.

“Ini sudah hari ketiga pelaksanaan. Untuk Seitemiang hari pertama,” sebutnya.

Adapun jumlah hewan kurban yang masuk ke Batam tahun ini mencapai lima ribu ekor. Terdiri dari dua ribu ekor sapi dan tiga ribu ekor kambing. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.

“Mungkin karena permintaan juga naik. Kalau harga sapi mereka jual Rp 18-75 juta tergantung kondisi hewannya,” kata Mardanis.

Sementara itu, dokter hewan DKPP Samuel Tampubolon mengatakan ada tiga sampai empat ekor hewan yang dinyatakan tak sehat di penampungan sementara Seitemiang Sekupang. Penyakit yang dialami hewan antara lain flu, cedera kaki atau patah tulang, dan sakit di persendian.

“Tadi ada beberapa hewan yang kondisinya tak boleh dijual untuk hari raya kurban nanti. Hewan tersebut sudah kami pisahkan dan tidak mendapatkan label sehat,” kata Samuel.

Ia menjelaskan pada pemeriksaan ini tim mengecek kondisi fisik hewan. Seperti bagian mata apakah bening dan merah muda, elastisitas kulit, lendir pada hidung, dan posisi kaki apakah tegak.

“Selain itu juga dilihat ada luka atau tidak. Dan melihat kelainan pada kuku. Untuk usianya kami lihat dari gigi,” kata dia.

Samuel mengatakan kesehatan hewan kurban yang masuk ke Batam cukup baik. Karena sebelum sampai di penampungan, hewan sudah melewati pemeriksaan di karantina.

“Sejauh ini belum ada ditemukan penyakit yang berbahaya,” ungkap Samuel. (***)

sumber: mediacentre.batam.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Komitmen Bright PLN Batam untuk memberikan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya sekedar isapan jempol. Buktinya, saat ini sudah enam kampung teraliri listrik hingga ke kawasan Pesisir Pantai Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepri.

Keenam kampung tersebut diantaranya Tanjung Kertang; Cate, Tebing Tinggi, dan Sungai Aleng (satu kawasan); dan Belongkeng di Kelurahan Rempang Cate. Sungai Raya dan Sembulang di Kelurahan Sembulang. Dan yang terbaru adalah sambungan baru di desa Sijantung, Kelurahan Sijantung.

General Manajer Servis Bisnis Unit (SBU) Bright PLN Batam, Fansis Al Zuhari mengatakan masih ada dua kampung lagi di Kelurahan Rempang Cate yang akan mendapat aliran listrik dari Bright PLN Batam, dua kampung tersebut adalah Monggak, Pasir Panjang (dua kampung di satu kawasan) dan Pantai Melayu.

Sementara kepastian waktunya sendiri, Fansis menjelaskan bahwa ditargetkan kedua kampung tersebut akan teraliri listrik paling lambat pada Oktober nanti.

“Semoga Oktober nanti bisa tersambung di sana, karena bertepatan dengan hari listrik nasional,” kata Fansis disela kegiatannya membuka sambungan baru di desa Sijantung pada Selasa, 14 Agustus 2018.

Sementara pelanggan baru di desa Sijantung ini, ada 260 pelanggan yang 160 diantaranya sudah mendaftar. Sementara sisanya masih dalam proses pendaftaran dan pembayaran uang jaminan listrik.

Rohimah (45), warga setempat mengaku sangat bersyukur. Ia dan warga lain yang baru mendapatkan sentuhan PLN, berharap bisa memaksimalkan kemudahan adanya aliran listrik 24 jam ini.

“Kita bisa buat jualan macam-macam, yang pasti kami bisa pakai untuk banyak kegiatan, pasti membantu dan mudah untuk masyarakat,”ungkap Rohimah yang kegirangan.

Kepala Divisi Niaga Bright PLN Batam, Solider Sinaga mengatakan program sambungan ini hanya membebani masyarakat pada biaya uang jaminan Listri (UJL) sebesar Rp470 ribu. Biasanya ada biaya sambung baru yang dibebankan kepada pelanggan, sesuai dengan daya yang dipasang.

Dikatakan, biaya pemasangan 10 amper, pelanggan dikenai biaya sebesar Rp2.069.000.

“Karena ini program pemasaran kita, jadi ongkos pemasangan digratiskan,” kata Solider.(***)

Sumber: Batamclik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Sebanyak 35 orang Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kota Batam tahun 2018, dikukuhkan Walikota Batam, Muhammad Rudi, di Aula Engku Hamidah Kantor Walikota Batam, Selasa, 14 Agustus 2018.

Anggota Paskibra yang terdiri dari para siswa-siswi SMA/sederajat di Kota Batam ini akan bertugas pada upacara HUT ke-73 RI di Dataran Engku Putri Batam Centre, 17 Agustus 2018 mendatang.

Paskibraka Kota Batam ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan dan dikarantina selama 20 hari. Karantina dilaksanakan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam.

Kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan, Rudi berpesan agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Kota Batam.

“Kalian sudah resmi dikukuhkan sebagai pembawa bendera khusus Kota Batam. Merah Putih sudah di dadamu, apakah darah yang mengalir sudah sesuai dengan NKRI? tugas kita semua dan tugas kalian yang baru dikukuhkan untuk membangun dan mempersatukan bangsa ini,” sebut Rudi dalam amanahnya.

Sebagai ujung tombak pembangunan NKRI, anggota Paskibraka diharapkan dapat menginformasikan kepada masyarakat untuk tidak saling menghujat dan membangun Indonesia dengan kebersamaan.

“Yang membangun Negara ini adalah kita sendiri, jika kita tidak akur satu dan yang lain apa yang akan terjadi. Ini perlu saya sampaikan agar ke depan Bangsa Indonesia menjadi Negara besar dan disegani,” katanya.(mcb)

BATAM

Selasa | 14 Agustus 2018 | 18:03

Bank Riau Kepri Tambah Layanan PBB dengan Mobile Bank

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bagi warga Sagulung dan sekitarnya kini tidak perlu repot-repot lagi untuk bayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Karena, Bank Riau Kepri, Capem Tunas Regency, Sagulung telah menambah loket pembayaran dengan menempatkan sebuah Mobile Bank di depan gedung.

Andi F, satpam yang bertugas menjelaskan, Mobile Bank tersebut beroperasi hanya setiap Jum’at saja dan diutamakan untuk pelayanan PBB.

“Mobile Bank hanya tiap Jum’at aja, dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Diutamakan untuk yang bayar PBB,” katanya, Jum’at, 10 Agustus 2018.

Ditambahkan Andi, selain bayar PBB transaksi lain pun bisa dilakukan di Mobile Bank. “Mobile Bank ini untuk antisipasi supaya antrian tidak terlalu panjang yang kebanyakan mereka itu mau bayar PBB. Transaksi apapun bisa sebenarnya,” ungkap Andi.

Ani (25) warga Tunas Regency, nasabah yang akan melakukan transaksi menyatakan senang dengan adanya Mobile Bank ini. “Enak ngantri jadi gak lama, adem gak sumpek,” katanya.

Mobile Bank tersebut memang dilengkapi sebagaimana layaknya sebuah bank. Dipasang tenda dan bangku-bangku panjang yang keren.
(erry)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 4,6 kilogram barang bukti narkoba millik 16 tersangka jaringan peredaran gelap narkoba di lapangan upacara Polda Kepri, Selasa, 14 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemisnahan barang bukti dengan menggunakan alat pemusnah dengan logo BNNP Kepri ini dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Komber Pol K Yani.

Turut hadir dalam pemusnahan tersebut perwakilan sejumlah instansi terkait diantaranya Pengadilan, Kejaksaan, Ditpam BP Batam, BPOM Kepri, pengacara tersangka dan pengiat anti narkoba.

BACA: Ditres Narkoba Polda Kepri Ungkap 16 Tersangka dalam Kurun 10 Hari

Sebelum barang bukti tersebut dimusnahkan, tim Dokes Polda Kepri melakukan keaslian. Setelah dinyatakan mengandung narkoba, lalu barang bukti dimasukkan kedalam mesin pemusnahan.

“Ini benar sabu,” ujar dr Novita usai melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti tangkapaan tersebut.

Mobil BNNP Kepri yang digunakan untuk pemusnahan barang bukti sabu. (adinarof)

Dirres Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol K Yani mengatakan barang bukti ini merupakan pengungkapan kirun waktu 10 hari. “Hari ini kita musnahkan barang bukti pengungkapan mulai dari 15 Juli 2018 sampai 25 Juli 2018,” katanya disela-sela pemusnahan. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 16 tersangka jaringan perdaran gelap narkoba diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dalam kurun waktu 15 Juli 2018 hingga 25 Juli 2018.

Ke-16 tersangka ini pengungkapan dari 10 laporan masyarakat yang resah dengan perdaran narkoba di giring ke lapangan upacara Polda Kepri, Selasa, 14 Agustus 2018.

“Kita akan musnahkan barang bukti pengungkapan ini,” kata Dirres Narkoba Polda Kepri, Kombes K Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut lintas instansi yakni dari BNNP Kepri, Pengadilan, Kejaksaan. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemandangan sebaahagian kecil masyarakat yang melakukan pembelian bahan bakar jenis premium atau bensin mulai menghiasi Stasion Pengisian Baham Bakar Umum (SPBU) dengan menggunakan jerigen, Selasa, 14 Agustus 2018 pagi.

Pembelian bensin dengan jumlah yang cukup lumayan besar ini mengganggu masyarakat lainnya. Soalnya, aktivitas jual beli pembelian menggunakan jerigen ini mengakibatkan masyarakat sering tidak kebagian bensin.

“Saya sempat nanya dasar pembelian itu. Tetapi petugas SPBU tak bisa menjawab,” kata Hutagalung, warga Batam Centre kepada mediakepri.co.id usai mengisi bahan bakar di SPBU Bandara.

Menurutnya, pemerintah memperbolehkan pembelian dengan menggunakan jerigen tersebut. Namun, untuk melakukan pembelian tersebut diikuti dengan surat rekomendasi dari pemerintah.

“Kalau mereka membeli tanpa rekomendasi itu tindakan salah. Dan yang parahnya hal ini mengganggu masyarakat lainnya,” ujarnya. (adinarof)

BATAM

Senin | 13 Agustus 2018 | 18:59

Dari Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Pimpin Polda Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pergeseran perwira tinggi di jajaran Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) bergulir, satu diantarà tapuk pimpinan Polda Kepri.

Dalam Surat Telegram (TR) Kapolri Nomor ST/2015/VIII/Kep/2018 dan ST/2014/VIII/Kep/2018 tertanggal 13 Agustus 2018, Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto menjabat sebagai Kapolda Kepri. Sementara Irjen Pol Didid Widjanardi dimutasi sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

“Nanti saja ya,” ujar Irjen Pol Andap Budhi kepada mediakepri.co.id via media sosial whatsapp ketika diminta harapannya, Senin, 13 Agustus 2018 sore

Selain itu, dalam TR juga terdapat nama Kapolda Riau Irjen Nandang yang dimutasi jadi Pati Baintelkam dalam penugasan di BIN. Waka Polda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihostopo diangjkat sebagai Kapolda Riau.

Selain itu, Kapolda Papua Irjen Pol Boyb Rafli dimutasi jadi Wakalemdiklat Polri. Jabatannyab akan diisi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin juga dimuutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sahara Bahrkam Polri. Jabatannya diisi Wakabaintelkam Irjen Luki Hermawan.

Kapolda Lampung Irjen Suntana akan mengisi jabatan Wakabaintelkam. Jabatan Kapolda Lampung diisi oleh Brigjen Purwadi yang saat ini menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dimutasi sebagai Lemdiklat. Posisinya diisi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto.

Terakhir Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rahmat Mulyana diangkat sebagai Sahlisosek Kapolri, dan Irjen Pol Yazid Fanani y7ang bertugas di BIN mengisi jabatan Kapolda Kalimantan Selatan. (eddy)

sumber: batamtoday.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam meminta tanggapan masyarakat terhadap 692 nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang lolos verifikasi administrasi.

Komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan mengatakan pihaknya sudah mengumumkan nama-nama tersebut di media massa sesuai jadwal, Ahad, 12 Agustus lalu.

“Ke partai politik juga sudah disampaikan untuk disetujui atau disepakati, untuk selanjutnya diumumkan ke masyarakat luas,” kata Zaki, Senin, 13 Agustus 2018.

Melalui pengumuman di media massa, KPU meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait bacaleg DPRD Kota Batam tersebut. Tanggapannya mungkin sudah meninggal dunia, pernah dipidana, atau terkait moral, dan sebagainya.

“Tanggapan dari masyarakat ini lalu kita klarifikasi kepada calon melalui partai politik (parpol),” tuturnya.

Berdasarkan jadwal, KPU menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat hingga 21 Agustus mendatang. Selanjutnya pada 22-28 Agustus merupakan jadwal klarifikasi kepada parpol atas masukan dan tanggapan masyarakat terhadap Daftar Calin Sementara (DCS) tersebut.

Klarifikasi parpol disampaikan pada 29-31 Agustus. Dan pada 1-3 September, jadwal pemberitahuan pengganti DCS. Berikutnya pengajuan penggantian bakal calon pada 4-10 September, dilanjutkan verifikasi pengganti DCS 11-13 September.

“Setelah itu baru penyusunan dan penetapan daftar calon tetap (DCT), 14-20 September. Dan pengumuman DCT pada 21-23 September,” kata dia.

Zaki mengatakan pada awal pendaftaran terdapat 720 nama yang diajukan 16 parpol peserta Pemilu 2019. Namun setelah melalui verifikasi berkas kelengkapan bacaleg, ada 28 nama yang tidak memenuhi syarat. Sehingga tersisa 692 orang yang memasuki tahapan berikutnya untuk memperebutkan 50 kursi DPRD Kota Batam.

Adapun 28 nama yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) di verifikasi berkas ini berasal dari Partai Berkarya, Hanura, dan Perindo masing-masing satu orang. Kemudian PSI dua orang, PBB delapan orang, dan PKPI 15 orang. Mereka tersebar di daerah pemilihan (dapil) 1 satu orang, dapil 3 sebanyak 12 orang, dapil 4 dua orang, dapil 5 satu orang, serta dapil 6 berjumlah 12 orang.

“TMS-nya karena ada yang ijazahnya masih kurang, tidak melampirkan surat tidak pernah dipidana, atau tidak melampirkan surat kesehatan jasmani rohani dan bebas narkoba. Ada juga yang tidak ada berkas sama sekali, sekitar 20 orang. Jadi hanya daftar nama saja,” papar pria yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis ini. (***)

sumber: mediacentrebatam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Sebanyak 505 tim meramaikan Lomba Gerak Jalan Beregu Tingkat Kota Batam tahun 2018, Sabtu,1 1 Agustus 2018. Perlombaan ini digelar dalam rangkaian kemeriahan Peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Hendriana Gustini mengatakan lomba gerak jalan ini dibagi menjadi tiga kategori yakni 5 kilometer (km), 8 km, dan 17 km. Kategori 5 km diikuti 76 regu SD putra, 79 regu SD putri, serta 36 regu dari perwakilan PGRI 12 kecamatan, organisasi wanita, perbankan putri, asuransi putri, perhotelan putri, dan masyarakat umum putri.

Sedangkan kategori 8 km diikuti masing-masing 68 regu SMP putra dan putri. Kemudian 45 regu SMA/SMK putri, 31 regu OPD, BUMN, umum, dan perhotelan putra. Serta 13 regu OPD, BUMN putri, dan mahasiswi.

“Kategori 17 km pesertanya SMA/SMK putra 58 regu. Ormas, OKP, mahasiswa dan instansi putra 23 regu. Serta TNI/Polri delapan regu,” kata Hendriana saat pelepasan gerak jalan di depan Kantor Walikota Batam.

Adapun rute untuk kategori 5 km start dari Masjid Agung belok kiri ke Panasonic, Ruko Purimas, Polsek Batam Kota, dan masuk ke bundaran Asrama Haji, sampai ke garis finish di titik awal. Sementara kategori 8 km dari titik start belok kanan, ke BP Batam, Hotel 01, belok kiri ke My Mart, Sekolah Yos Sudarso, Perumahan Seruni lanjut Simpang Rosedale, Sekolah Harapan Utama, Simpang Frengki, belok kiri ke arah Masjid Agung, dan kembali ke titik finish.

Peserta kategori 17 km menempuh rute dari titik start ke BP Batam, Ruko Pasir Ris, Bundaran Madani, Seruni, Simpang Jam, jalur lambat Simpang Kabil, Sekolah Global, Morning Bakery Green Land, My Mart, Pasir Ris, BP Batam, finish.

“Total hadiah Rp 224 juta untuk 11 kelompok tiga kategori,” tuturnya.

Walikota Batam, Muhammad Rudi berpesan agar juri bersikap netral. Jangan sampai ada titipan pada penilaian juri.

“Tidak ada titipan sponsor di sini,” tegasnya.

Kegiatan gerak jalan ini, kata Rudi, patut dijadikan sebagai momen memperingati HUT RI. Yaitu ada perjuangan yang dilakukan orang tua terdahulu dalam merebut kemerdekaan 17 Agustus 1945.

“Hari ini kita harus sama-sama mengisi apa yang diperjuangkan orang tua kita. Mari kira percepat pembangunan kota ini. Kita harus bersinergi, bersama, bersatu. Tak ada lagi kata, itu kerja kamu, ini kerja saya,” sebutnya.(mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pengukuhan pengurus paguyuban warga Pekalongan Batam (PWPB) Periode 2018-2022 bertempat di Ballroom Golden Prawn Bengkong Batam Ahad, 12 Agustus 2018.

Hadir Pada kesempatan itu, Ki Lurah Punggowo, DR HM Soerya Respationo, SH, Ki Carik Punggowo Ir Sulistyana MT, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Anggota DPRD Batam, Budi Mardianto, Ketua PWPB, Agus Supriadi dan undangan lainnya.

Agus supriadi selaku Ketua paguyuban PWPB Batam Mengatakan Bahwa pengukuhan kali ini, sekaligus kita laksanakan halal bi halal warga Pekalongan yang ada di Batam. Jadi tidak hanya pengukuhan saja tetapi kita gelar halal bi halal dan silaturahmi,”kata Agus Ahad, 12 Agustus 2018 di Golden Prawn.

Agus menyebut, dimana sebagai pengurus yang baru dilantik ini, akan terus melakukan kegiatan yang positif ke masyarakat salah satunya program sosial Masyarakat itu sangat penting. Sebab warga pekalongan ini jumlahnya cukup banyak di Batam.

” Selain itu, dukungan bentuk support kita ke pemerintah akan selalu ada demi terjalin hubungan yang baik dengan pemerintah, kita akan dukung program pemerintah. Kehadiran kami sebagai pengurus baru, iya pastinya mendukunglah apa saja program Pemerintah kota Batam,”sebutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wahudi,S.Pd menambahkan, saya selaku Panitia berterima kasih kepada semua warga Pekalongan yang ada di Batam telah hadir di acara pengukuhan.

Dia berharap, agar kedepan tetap saling kompak dan bersatu untuk memajukan paguyuban yang sudah dibentuk, Tanpa dukungan semua maka paguyuban tidak akan berjalan dengan baik, tutupnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengunjungi Pulau Ngenang Kecamatan Nongsa, Rabu, 8 Agustus 2018. Kunjungan ini untuk melihat potensi pengembangan pariwisata di pulau tersebut.

“Kemarin kita ke Ngenang, bawa orang Kemenpar. Mereka melihat Kampung Tenun yang sedang dikembangkan di sana. Jika memang bagus, akan diekspos,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi, Kamis, 9 Agustus 2018.

Berdasarkan penuturan wakil Kemenpar, Pulau Ngenang ini cocok dijadikan destinasi wisata untuk Kota Batam. Selain pulaunya yang masih asri, kearifan lokal masih terjaga, suasananya pun nyaman bagi wisatawan. Dan tentunya kehadiran Kampung Tenun menjadi nilai tambah bagi pengunjung.

Zaref menjelaskan Kampung Tenun Ngenang ini merupakan program kolaborasi antara Pemerintah Kota Batam dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam. Awal Mei lalu warga setempat sudah dilatih oleh pengrajin tenun dari Sumatera Utara. Selain itu pemerintah daerah juga memberikan bantuan lima set alat tenun.

“Sudah ada hasil tenunannya. Tapi jumlahnya masih terbatas, belum banyak. Besok rencananya dipamerkan di BCS bersama Dekranasda,” kata dia.

Produk tenun yang dihasilkan warga Kampung Tenun Ngenang ini, kata Zaref, tidak lepas dari nuansa melayu. Hasil akhirnya yakni berupa songket motif khas melayu Kota Batam.(***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pada Sabtu, 11 Agustus 2018 jalan Raja Haji Fisabilillah akan ditutup karena jalur tersebut digunakan sebagai pusat acara Malam Tabligh Akbar Gebyar Muharram 1440 H Tahun 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Pusat acara Tabligh Akbar Kemilau Muharram 1440 H di Jalan Raja Haji Fisabilillah atau depan Palm Spring-Batamcentre.

Penutupan jalur akan mulai dilakukan pukul 16.00 Wib hingga pukul 24.00 Wib. Bagi masyarakat Kota Batam yang akan menyaksikan Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Pemko Batam telah menyiapkan tiga kantong parkir.

Kantong parkir utama tanah kosong Oxley, depan dan belakang ruko Edukits dan di depan dan belakang KFC Gelael sampai ke Rumah Makan B3 Palm Spring. Bagi masyarakat dari arah Batam Centre yang ingin ke lokasi acara dapat berputar arah dari u turn depan Palm Pring dengan lokasi parkir di Oxley. Sedangkan warga dari Batam Centre yang akan ke Sekupang dan ke Simpang Kabil harus berputar lewat Sei Panas menuju Simpang Jam.

“Bagi masyarakat Batam dari arah Sekupang dan Batu Aji untuk menuju ke lokasi acara tetap masuk melewati Simpang Jam dan menurunkan penumpang di depan Dataran Madani atau jalan Raja Haji Fisabilillah. Kemudian untuk menuju ke lokasi parkir bisa melewati jalan belakang Edukits nanti tembusnya di rumah makan Lamun Ombak,” jelas Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji, Jumat 10, Agustus 2018.

Demi terciptanya situasi yang aman dan suksesnya penyelenggaraan acara tersebut, Pemko Batam juga telah menyiapkan tim pengamanan sebanyak 1.150 personil. Tim pengaman terdiri dari personil Polresta Barelang, anggota Kodim 0316 Batam, Batalyon Infantri 134/Raider, Marinir/Satria Bhumi Yudha, Angkatan Laut, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Pagar Nusa, GP Ansor, tim pengamanan UAS dan dari FPI Kota Batam.

“Malam itu juga akan dilakukan pengumpulan donasi untuk korban gempa di Lombok,” ucapnya.

Untuk meramaikan acara tersebut Walikota Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh masyarakat Kota Batam untuk dapat bersama-sama hadir menyaksikan ceramah Ustad Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf. Masyarakat yang hadir diharapkan mengenakan pakaian putih-putih. Di lokasi acara panitia juga menyediakan area bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Shalat Mahgrib.

“Mari bersama-sama kita meramaikan peringatan Muharram 1440 Hijriah ini dengan menyaksikan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech akan bershalawat diiringi grup hadrohnya. Semoga acara ini berlangsung dengan lancar dan aman dari mulai terselenggaranya acara hingga selesai,” ajak mantan Camat Bengkong ini.(***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam –  Belasan rumah liar (Ruli) Bukit Seyum, Kampung Seraya, Batuampar, Kota Batam hangus terbakar. Dua orang jadi korban kebakaran pada Jumat, 10 Agustus 2018 dinihari tersebut.

“Satu orang warga bernama Ani (58) meninggal. Sementara Atin (52) mengalami luka bakar serius. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda, Seraya, Batam,” jelas Camat Batuampar, Tukijan.

Tukijan kepada  mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Sementara pihak pemadam kebakaran melakukan pendinginan lokasi, sehingga belum bisa dilakukan pemeriksaan atau olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian.

“Ada 19 rumah yang terbakar.  Terdiri dari 15 KK,” jelas Tukijan.

Terkait  korban yang meninggal, lanjut Tukijan, hari ini (Jumat) di kebumikan warga. Untuk korban saat ini di tempatkan di tenda-tenda pegungsian dan sebagian ada yang tinggal di rumah warga yang tidak mengalami kebakran.

Kepala Operasional Pemadam Kebakaran BP Batam Yutong mengatakan kejadian ini terbilang cepat, bahkan hanya dalam waktu setengah jam belasan rumah langsung ludes terbakar.

Saat ini lokasi kebakaran sudah dipasang garis polisi. (ulil)

BATAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 23:42

Parkir Sembarangan, Mobil Diderek!

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Perhubungan Kota Batam akan melakukan derek, apabila kendaraan roda empat parkir di sembarang tempat. Kebijakan ini akan dijalankan, apabila Peraturan Daerah (Perda) parkir dan kawasan tertib lalu lintas sudah disahkan dewan. Termasuk Perwakonya.

Kabid Lalin Fishub Kota Batam Edward Purba mengatakan hal tersebut menyusul apabila di disahkannya Perda parkir dan kawasan tertib lalu lintas oleh dewan.

“Setelah perda disahkan dewan, termasuk perwako terkait dendanya, maka  Dishub Kota Batam akan melakukan sosialisasi lebih kurang tiga bulan kepada masyarakat,” jelas Edwar Purba, Kabid Lalin Dishub Kota Batam, belum lama ini.

Edward mengatakan, disebut parkir liar yakni parkir liar di badan jalan yang sudah diterapkan rambu. Serta di badan trotoar.

“Maka kalau perda disahkan, maka kita membutuhkan mobil derek satu lagi. Saat ini Dishub kota Batam hanya memiliki satu unit mobil derek,”ujarnya.

Menurut Edward, perda tersebut apabila disahkan, maka selaku menegakkan perda, tentu akan memberikan efek jera terhadap kendaraan yang melakukan parkir liar.

Dengan begitu, kata Edward, masyarakat tidak lagi mengulangi parkir liar dan memberikan keindahan untuk trotoar bagi pedestrian atau pejalan kaki.

“Bukan langsung penindakan. Termasuk dengan biaya-biaya itu. Penerapannya memang dari Kemenhub kerjasama dengan teman-teman Lantas,”terangnya.(bayu)

BATAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 16:13

Semester Pertama 2018, BPJSTK Nagoya Lakukan Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Semester I 2018, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Batam Nagoya telah menyalurkan klaim hingga lebih dari Rp 156,5 miliar.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Surya Rizal mengatakan klaim dibayarkan untuk 14.649 kasus Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm), dan Jaminan Pensiun.

“Klaim JKK sepanjang Januari-Juni 2018 dibayarkan Rp 9.825.649.780 untuk 1.979 kasus. JHT yang dibayarkan mencapai Rp 144.716.290.922 untuk 11.931 kasus. Dan JKm sebesar Rp 1.440.000.000 untuk 69 kasus,” papar Surya, Kamis 9 Agustus 2018.

Sementara Jaminan Pensiun dibayarkan sebanyak Rp 529.912.920 untuk 670 kasus. Menurutnya Jaminan Pensiun ini paling banyak dibayarkan di bulan Juni. Angkanya mencapai 360 kasus dengan jumlah Rp 283.015.534,74.

Untuk meningkatkan angka kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya terus melakukan sosialisasi manfaat empat macam jaminan. Terbaru, sosialisasi juga dilakukan di acara maraton yang dihadiri 250 pelari dari berbagai daerah, akhir pekan lalu.

“Kami membagikan brosur baik di stan maupun di area perlombaan. Petugas BPJS Ketenagakerjaan juga berinteraksi dengan peserta maraton dan pengunjung untuk memaparkan pentingnya manfaat empat program tersebut,” ujarnya. (*)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dengan letak yang strategis dan potensi besar yang dimiliki, Kepri mampu bangkit dengan cepat untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Apalagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk semua pengusaha dan masyarakat di Kepri, membantu mendorong ekonomi agar lebih berjalan dan maju.

“Dengan saling mendukung, bekerjasama dan koordinasi maka kita akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan mencari solusi terbaik dari kelemahan-kelemahan yang muncul,” kata Nurdin saat Sosialisasi Pedoman Kerja BKPM Dengan Polri Tentang Koordinasi Perlindungan dan Keamanan Bagi Dunia Usaha Untuk Mendukung Kegiatan Investasi di Ballroom Swissbell Hotel Harbourbay, Kota Batam, Kamis, 9 Agustus 2018.

Sosialisasi itu dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Kepala BP Batam Lukita Dinasyah Tuwo, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal M.M Azhar Lubis, Kepala Biro Operasional Baharkam Mabes Polri Brigjen Pol Eddy S. Tambunan dan para pelaku usaha se-Provinsi Kepri.

Menurut Nurdin, target Pemerintah Daerah bersama BP Batam akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. Dukungan seluruh masyarakat Kepri sangat penting untuk pencapaian pertumbuhan itu.

Pemerintah terus berbenah dengan kewenangan yang dimiliki. Pembangunan infrastruktur, kata Nurdin, baik jalan, jembatan dan pelabuhan juga menjadi pendorong arus barang dan orang dalam mendukung sektor ekonomi.

“Terima kasih semua ikut mendorong dan mendukung semakin meningkatnya investasi di Kepri,” kata Nurdin.

Untuk Kepri sendiri, kata Nurdin, masing-masing kabupaten/kota sudah memiliki sektor unggulan. Seperti Batam dengan pengembangan Industri dan Pariwisata, Tanjungpinang pengembangan Pariwisata Religi, Bintan pengembangan Pariwisata dan Industri, Natuna pengembangan Perikanan dan Maritim, Lingga pengembangan Pertanian, Anambas pengembangan Pariwisata dan Perikanan serta Karimun Pengembangan Manufaktur, Pariwisata dan Industri.

Harapan Gubernur dengan meningkatnya investasi dan perekonomian semoga seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dan memberikan kesejahteraan.

Untuk dukungan peningkatan realisasi investasi pemerintah telah melakukan terobosan berupa kebijakan-kebijakan, seperti Percepatan Impor Barang Layanan Jalur Hijau dan Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Ada juga kebijakan Izin Investasi 3 Jam (II 3J), Layanan 3 Jam Perizinan ESDM (ESDM 3J), MoU BKPM-POLRI Koordinasi Perlindungan dan Pengamanan Kegiatan Investasi, Pembinaan DPMPTSP dengan Kemendagri, Debottlencking Permasalahan Investasi, Monitoring Pengawasan Lapangan, Satgas Percepatan Berusaha dan yang terbaru One Single Submissions (OSS).

Dalam kesempatan itu Kapolda Irjen Pol Didid mengatakan, jaminan keamanan dan situasi kamtibmas akan terus diberikan pihaknya. Ini semua untuk mendukung kondusivitas yang akan meningkatkan investasi sehingga perekonomian terus berkembang dan tumbuh. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah sedang membangun titik pengolahan sampah baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur. Anggaran pembangunan sebesar Rp 25 miliar berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Rencananya digunakan untuk penataan blok landfill dan pembangunan instalasi pengolahan lindi. Akan dibuat 5 kolam penampungan atau pengolahan limbah, terdiri dari kolam equalisasi, kolam UASB, kolam fakultatif, kolam maturasi, dan kolam hayati/wetland.

“Prosesnya kini sudah 50 persen. Mulai pengerjaan pada pertengahan April dan ditargetkan selesai akhir tahun ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie di Batam Centre, Selasa, 7 Agustus 2018.

Herman mengatakan lokasi baru di TPA Telagapunggur ini masih memakai sistem sanitary landfill atau penumpukan dan penimbunan. Pemerintah berasumsi TPA baru ini dapat bertahan sampai 10 tahun ke depan.

Ketika lokasi baru ini sudah beroperasi, TPA lama akan didiamkan terlebih dulu. Sambil menunggu proses Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) selesai. Pada kurun waktu itu diharapkan terjadi penguraian sampah di titik lama.

“Jadi kita akan gunakan TPA baru. Kan tahan 10 tahun, sampai nanti KPBU selesai,” kata dia.

Jika KPBU terwujud, sampah-sampah di TPA ini bisa diproses menjadi listrik, gas, semen, atau aspal. Rencana kerjasama ini bisa terwujud setelah ada Peraturan Daerah Bea Gerbang Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Sebelumnya, Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan penyusunan Perda Bea Gerbang PLTS ini penting untuk mendorong kesediaan badan usaha bermitra dengan pemerintah dalam hal pengelolaan TPA. Perda ini diperlukan untuk mewujudkan penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan dan jangka panjang. (***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Program “Pasti Nyambung” (Pasang Gratis Biaya Penyambungan) kembali lagi untuk masyarakat Batam di hari kemerdekaan yang ke 73 dengan slogan TERANG MERDEKA 2018.

“Program TERANG MERDEKA 2018” kali ini juga masih tetap mengusung “Pasti Nyambung” program ini untuk memudahkan masyarakat dalam menikmati listrik bright PLN Batam yang belum terakomodir di program-program sebelumnya.

Dalam program “Pasti Nyambung” pelanggan dibebaskan dari Biaya Penyambungan (BP) namun harus membayar Uang Jaminan Langganan (UJL) karena UJL tersebut merupakan hak daripada pelanggan apabila pelanggan tersebut berhenti menjadi pelanggan PLN Batam.

Selain itu juga tentunya calon pelanggan tersebut juga harus mempunyai legalitas yang sah.

Untuk rogram “Pasti Nyambung” kali ini bright PLN Batam menyasar kepada semua golongan pelanggan kecuali golongan Pemerintah (P) Multi Guna (M) dan Sosial (S) artinya adalah bagaimana kita dapat mengakomodir keluhan banyak calon pelanggan yang masuk kepada kita selama ini.

“Ini merupakan salah satu program kami untuk masyarakat Batam dalam menyambut hari kemerdekaan kita yang ke 73 Tahun ini. mengingat banyak fasilitas warga yang belum teraliriri listrik di beberapa daerah di Batam.” ujar Bukti Panggabean Manajer of Public Relation bright PLN Batam”.

Program yang rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus hingga 15 September 2018 akan dibuka di 4 (empat) area pelayanan bright PLN Batam (Batam Centre/Imperium, Nagoya, Batuaji dan Area Tiban.

Program “Pasti Nyambung” bright PLN Batam memberikan beberapa kemudahan bagi pelanggan, pertama pelanggan tidak dipungut biaya penyambungan hanya membayar biaya UJL,SLO dan materai kedua pelanggan tidak harus menunggu lama untuk menikmati listrik.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendaftar diharapkan membawa syarat-syarat diantaranya adalah surat permohonan, foto copy AJB, sertipikat atau Surat kavling maupun legalitas yang lain (surat keterangan kampung tua) kemudian tersedia jaringan PLN terdekat dan program ini tidak berlaku untuk rumah yang belum ada legalitas yang sah“ tambah Bukti.

Selain program untuk rumah tangga tersebut diatas masih ada program untuk golongan tarif Bisnis dan industri, untuk golongan tarif Bisnis dan Industri biaya penyambungannya diberi keringanan sebesar 50% sedangkan UJL dibayar penuh oleh calon pelanggan dan tentunya karena program ini apabila syaratnya terpenuhi dilakukan dengan one day service maka tentunya syarat tersebut adalah dengan tidak adanya perluasan jaringan.

Dengan mengikuti program “Pasti Nyambung” tersebut calon pelanggan nantinya akan dikenakan tarif reguler/ tarif sesuai Peraturan Gubernur 21 Tahun 2017.

“Inilah yang dapat kami berikan untuk masyarakat Batam, salah satu program bright PLN Batam yang dapat dinikmati masyarakat Batam secara langsung . Selain program-program sosial kemasyarakatan lainnya melalui CSR dan program pelayanan lainnya. Pada intinya bright PLN Batam ingin berpartisipasi untuk membangun Kota Batam melalui kelistrikan”.tutup Bukti

BATAM

Kamis | 09 Agustus 2018 | 20:29

Duaaaarrr! Korban Kritis di RSUD Embung Fatimah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Raya  Batuaji- Tanjunguncang, Kota Batam tepatnya di depan Fanindo, Kamis, 9 Agustus 2018 sekitar 18.16 WIB.

Dikutip dari netizen di Group wajah Batam dengan pemilik akun Facebook atas nama Mas Rian disebutkan bahwa, korban saat lakalantas tidak ditemukan identitas diri. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Batam.

“Belum ada keluarga yang datang. Bagi
yang mengenali foto dibawah, diharapkan dapat segera hadir di RSUD Embung Fatimah, karena kondisi pasien sudah sangat kritis ,” tulis pemilik akun Facebook atas nama Mas Rian tersebut. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertamanan (Perakimtan) Kota Batam mengajukan Rp 20 miliar ke pusat untuk pengembangan Kebun Raya Batam (KRB) tahun depan.

Usulan ini sudah disampaikan dalam musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrenbangnas) lalu.

“Rencananya akan digunakan untuk pembangunan fisik KRB. Seperti jalan, drainase, kantor, tempat pembibitan tanaman koleksi,” papar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perakimtan Batam, Eryudhi Apriadi di Sekupang, Rabu, 8 Agustus 2018.

Tahun 2018 ini, kata Yudhi, KRB mendapat kucuran dana Rp 7 miliar dari total pengajuan. Adapun besar anggaran yang diajukan sama dengan pengajuan tahun 2019.

“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa dapat sesuai dengan yang diajukan,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini akses jalan di beberapa titik KRB sudah mulai dikerjakan. Seperti jalan koleksi serta pedestrian. Selain itu aliran air atau drainase juga sudah masuk proses pengerjaan.

“Tahap pertama ini sudah berjalan sekitar 80 persen,” tutur Sekretaris Dinas Pariwisata ini.

Kebun Raya Batam memiliki total luas 86 hektare. Hingga sekarang luasan yang terpakai sekitar 25 hektare. Artinya masih banyak hal yang perlu dibangun agar benar-benar menjadi kebun raya.

“Masih kulit-kulitnya yang sekarang ini kita kerjakan,” kata dia. (***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Diduga menggelapkan uang perusahaan di Tunas Group mantan karyawan inisial GL alias YZ masuk daftar pencarian orang pihak kepolisian Kota Batam.

Hal ini sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian Dengan Nomor DPO Kepolisian DPO/15/III/2015/RESKRIM-.

PT. Sentosa Prima Utama anak perusahaan Tunas Group terletak di batam center yang bergerak dibidang penyalur tenaga kerja dan Outsorsing.

Dinilai sangat merugikan perusahaan, PT. Sentosa Prima Utama (Tunas Group) tidak tanggung – tanggung memberikan imbalan ratusan juta jika masyarakat menemukan mantan karyawan tersebut.

Saat dikonfirmasi KepriNews.co.id selasa, 7 Agustus 2018 Shabul HRD PT. Sentosa Prima Utama membenarkan jika ada imbalan 100 juta jika menemukan mantan karyawannya.

“Kami sudah melaporkan ke polisi terkait penggelapan dana perusahaan ini Dengan Nomor DPO Kepolisian DPO/15/III/2015/RESKRIM-”

Selain itu, kami pun kasih imbalan Rp. 100.000.000,- jiga ada masyarakat yang menemukan dimanapun berada. ” Pungkasnya”.

Sementara itu, terpantau dari laman facebook milik PT. Sentosa Prima Utama juga mengupload foto dan keterangan terduga pelaku penggelapan dana perusahan”

Seperti kepriNews.co.id kutip Rabu, 8 Agustus 2018 Barang siapa mengetahui dan bisa menunjukkan keberadaan yang bersangkutan sampai ditemukan akan diberi imbalan sebesar Rp 100 juta rupiah.

Bisa Menghubungi No Tlp/Hp dibawah ini :

– 0858 36000027
– 0823 76670865
– 0821 69667899

sumber: keprinews.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam memanggil ahli Online Single Submission (OSS) dari pusat untuk melatih pegawai pemerintah dan dunia usaha terkait aturan baru ini.

Narasumber yang dihadirkan yaitu Staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Benediktus Dwi Hari Prasetyo.

“Pesertanya dari 25 kawasan industri, melibatkan notaris juga. Ada sekitar 250 orang pesertanya,” kata Kepala DPM PTSP Batam, Gustian Riau di Hotel Harmoni One Batam Centre.

Pelatihan ini bertujuan agar OSS bisa segera diimplementasikan di Batam. Karena sistem baru ini diharapkan bisa berdampak baik pada dunia usaha.

“Banyak yang masih kebingungan, terutama bagaimana melakukan OSS ini. Maka segera kita lakukan pelatihan supaya pelaku usaha tidak kebingungan. Narasumber yang dihadirkan betul-betul yang lagsung menangani OSS ini. Karena itu kami suruh peserta bawa laptop, langsung praktik. Supaya tidak gamang, bertanya-tanya apa itu OSS,” kata dia.

Pertemuan ini juga akan ditindaklanjuti dengan pembahasan khusus mengenai Batam. Karena hampir semua daerah memiliki kondisi yang berbeda, jumlah izin pun berbeda-beda.

“Perizinan di daerah punya peraturan, SOP (standar operasional prosedur), SPM (standar pelayanan minimum) sendiri. Semua daerah rata-rata memiliki itu. Dan variasinya cukup banyak. Karena itu perlu dibuat bagaimana caranya agar bisa mengintegrasikan sistem yang ada, yang dibuat oleh OSS itu dengan perizinan di daerah,” kata Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad.

Tahap pertama, kata Amsakar, pelayanan perizinan di pusat seperti SIUP dan TDP yang sudah standar, dilaksanakan terlebih dulu. Setelah itu, pada tataran izin teknis lainnya untuk sementara waktu akan dilaksanakan di daerah.

“Tapi pada prinsipnya, mau OSS atau tidak OSS, pelayanan kita di Batam sudah berjalan pada relnya. Dan kita siap melaksanakan OSS itu,” kata dia.

Amsakar mengatakan sistem OSS ini juga sudah dibuat fleksibel terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Ketiadaan RDTR di daerah, tidak menghambat pelaksanaan OSS. Karena sistem pada aplikasinya sudah dibuat sedemikian rupa agar bisa mengakomodir keduanya. (***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tindakan nekat pengibaran bendera Jepang di kawasan perumahan Happy Garden berawal dari kecintaan terhadap kesebelasan negara Jepang yang mampu masuk dalam delapan besar di perhelatan akbar sepak bola dunia yang berlangsung di Rusia.

Untuk menunjukkan dukungan itu sendiri, penghuni rumah yang terletak di kawasan bisnis Kota Batam tidak ragu menancapkan tiang bambu yang telah diikat bendera Jepang.

“Akibat demam bola, berakhir begini,” kata Yadi warga lainnya yang mengaku berada di tempat kejadian perkara (TKP) kepada mediakepri.co.id belum lama ini.

Diakuinya, ia tidak mengetahui persis tindakan hukum yang dihadapi pelaku pengibaran bendera Jepang tersebut. Namun, katanya lebih jauh, ia melihat bendera langsung diturunkan dan dibantu petugas dari kepolisian.

BACA: Bendera Jepang Berkibar di Nagoya Batam

Untuk diketahui berkibarnya bendera Jepang bagi sebahagian warga Batam yang berdomisili di Perumahan Happy Garden, Nagoya masih jadi pembicaraan yang hangat.

Berkibarnya bendera matahari itu bersamaan dengan perhelatan akbar sepak bola piala dunia, tetap menjadi pergunjingan warga. Meskipun berkibarnya bendera Jepang itu hanya berlangsung beberapa jam, bagi masyarakat sekitar tidak kehabisan materi pembicaan terhaadap peristiwa unik tersebut. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi membuka Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam di Grand i Hotel, Senin, 6 Agustus 2018.

Pada sambutannya, Rudi berharap agar angkutan umum di Kota Batam bisa bersatu, tidak saling bertengkar.

“Kalau semua jadi satu, khususnya hari ini transportasi, Batam akan selamat,” kata dia.

Ia mengatakan transportasi di Batam saat ini belum sempurna. Oleh karena itu ia memberi tugas kepada Organda untuk mencari solusi terbaik mengenai masalah transportasi ini.

Selain itu ia juga berpesan kepada sesama pengemudi angkutan umum, baik massal maupun sewa, agar saling menghormati. Karena posisi keduanya sama-sama sedang mencari nafkah di Kota Batam.

“Mereka mau cari makan, kita silakan. Kita bagi-bagi sajalah Pak. Saya ingin betul bagaimana Batam ini berubah. Niat saya ingin meluruskan masalah Kota Batam. Efek yang lebih besar yang mau kita tarik sebenarnya,” sebut Rudi.

Transportasi umum ini, sambungnya, merupakan salah satu wajah Kota Batam. Sebagai kota yang sedang dikembangkan pariwisatanya, Batam perlu sarana dan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman. Untuk itu, ia berpesan agar angkutan umum ini bisa memperbaiki pelayanannya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Udin mengatakan muscablub dilaksanakan karena anggota merasa kepengurusan saat ini tidak terbuka. Oleh karena itu diadakan pemilihan Ketua baru untuk periode lima tahun ke depan.

“Ada tiga calon. Yang memiliki hak suara adalah operator, pemilik izin transportasi. Jumlahnya ada sekitar 50-an suara,” tuturnya. (***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

BATAM

Senin | 06 Agustus 2018 | 22:03

46 Calon “Wasit” Pemilu Menuju Kursi Panas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Tim seleksi (Timsel) calon anggota Bawaslu kabupaten/kota se Kepri Periode 2018-2023, mengumumkan 46 calon “wasit” pemilu untuk menuju ke kursi panas.

Ke 46 orang itu terdiri dari Zona 1 yakni Kabupaten Bintan 6 orang, Kota Tanjungpinang 6 orang, Kabupaten Kepulauan Anambas 6 orang. Masing-masing kota/kabupaten (zona 1) nantinya akan diambil 3 orang sebagai anggota Bawaslu.

Sementara Zona 2 terdiri dari, Kota Batam 10 orang, Kabupaten Tanjungbalai Karimun 6 orang, Kabupaten Natuna 6 orang, dan Kabupaten Lingga 6 orang. Khusus untuk Kota Batam, nantinya akan diambil 5 orang. Sementara tiga kabupaten lainnya, masing-masing diambil tiga orang sebagai anggota Bawaslu.

“Nama-nama yang dinyatakan lolos tes kesehatan dan wawancara, selanjutkan akan dikirim ke Bawaslu RI untuk mengikuti fit and Propertest,” jelas Ketua Timsel calon anggota Bawaslu kabupaten/kota zona 2, Riama Manurung, Senin, 6 Agustus 2018.(bayu)

BATAM

Senin | 06 Agustus 2018 | 13:37

Bendera Jepang Berkibar di Nagoya Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Perbincangan berkibarnya bendera Jepang bagi sebahagian warga BAtam yang berdomisili di Perumahan Happy Garden, Nagoya masih hangat.

Berkibarnya bendera negara berjuluk matahari itu bersamaan dengan perhelatan akbar sepak bola piala dunia, tetap menjadi pergunjingan warga. Meskipun berkibarnya bendera Jepang itu hanya berlangsung beberapa jam, bagi masyarakat sekitar tidak kehabisan materi pembicaran terhadap peristiwa unik tersebut.

Istimewa

“Kita terkejut aja. Saat melintasi rumah itu, kok ada bendera Jepang berkibar,” ujar Adi warga perumahan Happy Garden yang mengaku sempat menyaksikan bendera Jepang itu diturunkan kepada mediakepri.co.id, Senin, 6 Agustus 2018.

Untungnya, katanya, emosi warga tidak terpancing menyaaksikan gagahnya bendera Jepang ditiup angin. Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, warga melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib.

“Saat anggota polisi datang, benderanya langsung diturunkan oleh pemilik rumah,” katanya. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 69 butir peluru aktif ditemukan seorang warga berdomisili Kavling Mandiri Kecamatan Sagulung Kota Batam di tempat pembuangan akhir (TPA) Punggur Kecematan Nongsa Batam pada Sabtu, 4 Agustus 2018.

Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Perwira Sihite,SIK.SH membenarkan adanya penemuan tersebut, kini peluru-peluru itu sudah diamankan di Polsek Nongsa.

Penemuan Peluru di TPA Punggur Batam.(Istimewa)

” Yang menemukan peluru-peluru pertama kali adalah seorang pria bernama Kusmiran saat itu sedang menguburkan bangkai kucing di wilayah TPA Punggur,” ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Perwira Sihite kepada Wartakepri.co.id Ahad, 5 Agustus 2018.

” Ya, saat itu dia menguburkan Bangkai kucing. Tak disangka melihat benda berkilau di wilayah TPA tersebut Lantas ia merogoh benda berkilau itu yang ternyata ada peluru.

Karena penasaran, ia merogoh lebih dalam lagi. Benar saja, ada satu bungkus peluru yang ditemukan. Total jumlahnya ada 69 butir. Adapun rincian amunisinya 63 Peluru Laras Panjang aktif empat Peluru Hampa Laras Panjang satu Selongsong Peluru Laras Panjang dan 1 Peluru Pendek.

Setelah menemukan amunisi peluru tersebut, dia langsung menghubungi temannya untuk melaporkan penemuan amunisi peluru tersebut ke Polsek Nongsa , pada Sabtu 4 Agustus 2018 sekira pukul 15.00 WIB.

Dia bersama dengan dua rekannya melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Nongsa.”Saat ini amunisi itu sudah diamankan di Polsek Nongsa,” pungkas dia.(kmg)

sumber: medianasional.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bright PLN Batam saat ini tengah menyiapkan dua transmisi baru. Itu untuk menjaga mutu keandalan listrik yang disajikan PLN kepada masyarakat sebagaimana perintah dari Peraturan Gubernur Kepri tentang Tingkat Mutu Pelayanan (TMP).

Sekretaris PLN Batam, Samsul Bahri mengatakan, salah satu transmisi yang akan dibangun tersebut berada di kawasan Batubesar, Nongsa. Diakuinya kontrak dengan pihak ketiga sudah dilakukan.

“Gardu induknya di sana sudah ada, tinggal transmisi lagi yang mau dibangun. Ini kita lakukan untuk menjaga listrik di sana jangan sampai drop,” kata Samsul.

Apalagi dikatakan, kawasan Nongsa sekarang sudah mulai ramai dan berkembang. Jika pembangunan transmisi tidak dilakukan, akan berdampak pada aktivitas masyarakat yang berada di sana.

“Kasihan investor dan masyarakat yang tinggal di sana,” ujarnya.

Dengan pembangunan transmisi itu, diharapkan masyarakat Batam Center dan Nongsa bisa menikmati mutu keandalan listrik yang diberikan bright PLN Batam. Selain di kawasan Batubesar, Nongsa, pihaknya juga akan membangun transmisi dari daerah Sei Harapan-Tanjunguma-Sekupang.

Dikatakan, proses yang dilakukan masih sebatas survei. Setelah itu baru akan disusun rencana pembangunannya. Samsul berharap, pembangunan transmisi yang dilakukan pihaknya ini mendapat dukungan dari semua pihak.

“Karena setiap tahun pelanggan kita naik terus. Kalau ini tak dibangun, suatu waktu tegangan drop. Jadi pembangunan kita lakukan untuk menjaga keandalan mutu,” kata Samsul.

Saat ini lebih kurang ada sekitar 300 ribu pelanggan bright PLN, baik bisnis, sosial, industri dan rumah tangga. Dengan jumlah pelanggan itu, diakui butuh backup daya untuk mengantisipasi kebutuhan, agar masyarakat tidak terganggu dengan padamnya listrik.

“Kita kan punya Pergub TMP, dan kami komitmen dengan standar mutu yang harus dipenuhi. Karena ini dikontrol terus dengan Pemprov terus,” ujarnya.

Selain membangun transmisi, pihaknya juga fokus untuk pengembangan jaringan listrik ke daerah hinterland. Seperti di kawasan Rempang, Tanjung Berikat dan Pulau Kengkeng di Barelang. Sebagian masyarakat hinterland di sana sudah bisa menikmati listrik. Samsul mengatakan, jika melihat hitung-hitungan bisnis, memang tidak masuk.

“Tapi ini kita lakukan supaya ada pemerataan, masyarakat hinterland bisa menikmati listrik. Dengan begitu perekonomian masyarakat bisa berputar, masyarakat bisa mendapat akses informasi yang cepat,” kata Samsul.(***)

sumber: centralbatam.co.id