BINTAN

babinsa

BINTAN

Sabtu | 22 Desember 2018 | 17:58

Bangun Pos Babinsa, Gabriel: Ini Rumah Masyarakat

“Pos Babinsa merupakan rumah rakyat tempat berinteraksi antara Babinsa dan empat pilar desa dengan masyarakat, dalam konteks untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara”

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sepenggal kalimat di atas diungkap Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos dalam sambutannya pada acara peletekan batu pertama pos Babinsa Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu, 22 Desember 2018.

Danrem 033/Wira Pratama juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah kabupaten Bintan, Forkompinda, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat desa gunung kijang. Ucapan terima kasih ini atas ide dan gagasan serta partisipasi sehingga pembangunan pos Babinsa di desa Gunung Kijang dapat di laksanakan dengan aman, tertib dan lancar.

Selanjutnya Danrem 033/Wira Pratama, menekankan kepada Dandim 0315/Bintan beserta jajarannya untuk selalu memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara khususnya masyarakat provinsi Kepri dan mampu menjaga wilayahnya tetap dalam keadaan aman.

“Saya berharap dan tekankan, kepada Dandim 0315/Bintan dan jajaran untuk selalu memelihara dan menjaga keamanan wilayahnya dengan selalu bekerjasama dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat”, lanjut Danrem 033/WP

Dalam acara ini hadir juga Kasrem 033/WP, para Kasirem 033/WP, Dandim 0315/Bintan, Forkompinda Kabupaten Bintan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat desa gunung kijang. (panrem033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tanjungpinang-Bintan melakukan silatulrahmi dengan Wakil Bupati Bintan Damasri, Kamis, 13 Desember 2018.

Kunjungan pengurus GMNI Tanjungpinang-Bintan ini, selain untuk menjalankan rangkain kerja, juga membawa program kerja nyata pengurus GMNI. Adapun jargon yang akan dikerjakan yakni untuk membangun sekolah rakyat.

Dari rancangan kerja yang mendapat dukungan dari Wakil Bupati Bintan ini, program kerja itu sendiri akan dijalankan di Desa Batu Lincin. Dan orang nomor dua di Kabupaten Bintan itu mengaku sangat senang dengan program nyata yang dijalankan para mahasiswa itu sendiri.

“Saya menyambut baik kegiatan yang akan diadakan oleh mahasiswa yang tergabung di GMNI. Harapan saya, kegiatan ini bisa menanamkan jiwa nasionalisme bagi generasi penerus bangsa sejak dini,” ungkap Wakil Bupati Bintan.

Dalam pertemuan resmi itu sendiri, sejumlah mahasiswa yang terdiri dari sejumlah kampus di Tanjungpinang ini juga, pertemuan dihadiri Sekertaris Daerah Kanupaten Bintan dan beberapa perwakilan OPD.

Yazid, Ketua Panitia Sekolah Rakyat menjelaskan sekolah rakyat ini merupakan kegiatan pendidikan nonformal. Pada kegiatan ini terbagi atas 3 kelas yaitu : Dewasa, Remaja, Anak-Anak. Lalu, nanti akan ade pembagian Kelas. Adapun kelasnya yakni kelas anak-anak yang mana pesertanya murid SD, Kelas remaja pesertanya pelajar SMP dan SMA. Dan kelas dewasa persertanya dari usia 17 keatas.

“Ini merupakan bentuk pengabdian kami dari GMNI. Kegiatan ini bersifat jangka panjang. Dengan kegiatan ini, harapan kami dapat mewujudkan masyarakat desa yang berdaulat dengan perinsip berdikari di bidang pendidikan, politik dan ekonomi secara kreatif,” ungkap Yazid.

penyair perempuan

HEADLINE

Kamis | 06 Desember 2018 | 22:22

‘Rahim’ FSIGB Lahirkan Penyair Perempuan Indonesia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) yang dilaksanakan di Tanjungpinang dan Bintan, Kepulauan Riau 29 November hingga 2 Desember 2018, melahirkan kelompok Penyair Perempuan Indonesia (PPI). Kunni Masrohanti, penyair asal Riau yang juga baru ditabalkan sebagai Ketua Wanita Penulis Indonesia (WPI) di Riau beberapa bulan lalu, dipercaya untuk memimpin PPI tersebut. Sedangkan Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi selaku penggagas FSIGB dan kritikus sastra Indonesia dan Maman S Mahayana, dipercaya sebagai Pembina.

BACA JUGA

Ratusan Penyair dari Tiga Negara ke Bintan untuk ‘Hidupkan’ Hang Tuah

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

Didampingi enam penyair perempuan lainnya yang hadir yakni, Rini Intama (Banten), Ratna Ayu Budhiarti (Jawa Barat), Ade Novi (Jawa Barat), DM Ningsih (Riau), Ummi Rissa (Jawa Barat) dan Yuanda Isha (Kepulauan Riau), Kunni membacakan teks deklarasi yang dibuatnya sendiri tersebut di hadapan puluhan penyair dari Indonesia, Malaysia dan Singapura di gedung pertunjukan Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang. Presiden Penyair Indoensia, Datuk Seri Lela Pujangga Utama, Sutardji Calzoum Bachri, juga menyaksikan sejarah baru kesusasteraan Indonesia itu.

Kunni mengatakan, PPI dideklarasikan untuk mengingat kembali peran dan kekuatan perempuan dalam perjalanan kepenyairan Indonesia seperti pengaruh dan peran perempuan dalam kerajaan Melayu antara lain Tun Fatimah, Tengku Tengah, dan Siti Kamariah seperti yang mereka fahami selama mengikuti FSIGB. Hendaknya penyair perempuan juga memberi pengaruh besar bagi Indonesia.

Kolonel Ariful Lepas Kontingen FKPPI Kepri ke Jambore Nasional

Dua Putra Lingga Terpilih Wakili Kepri di Kejurnas Atletik

Kekuatan Investigasi Media hingga Mundurnya Presiden

“Begitu banyak pengaruh perempuan dalam kebesaran kerajaan Melayu dengan segala lika-liku, kesadaran dan kebesaran jiwanya. Begitu juga dengan Pujangga Aisyah Sulaiman dengan karya-karyanya yang turut mewarnai kesusasteraan Indonesia di masanya. Lanntas seperti apakah pengaruh dan peran penyair perempuan bagi Indonesia,” kata dia.

Kunni melanjutkan, dengan adanya deklarasi PPI tersebut, dirinya berharap agar Penyair Perempuan Indonesia mampu memberikan inspirasi kepada perempuan lainnya untuk tetap menyusu pada tradisi dan mewariskannya pula kepada generasi selanjutnya melalui puisi.

Perempuan tambahnya, dari rahimnyalah lahir segala cinta. Dari bibirnya pula lahirlah segala aksara. Dondang, dodoi, nandung, batimang, nyanyi panjang, maratik, di dalamnya segala pesan dan harap kepada anak digantungkan saat dalam buaian.

“Ingatkah? Itulah sastra lisan yang juga puisi. Jika laut berpalung dalam, berbatu karang, maka palung puisi itu bernama perempuan. Karena itu, kami kukuhkan PPI untuk menginspirasi perempuan-perempuan lain agar kembali kepada tradisi sebagai sumber inspirasi puisi. Ide lahirnya PPI sendiri bermula dari bincang-bincang kecil bersama Datuk Rida K Liamsi dan Kang Maman S Mahayana. Alhamdulillah mereka sangat mengapresiasi,” katanya lagi.

Sementara itu, Rida K Liamsi, Pembina PPI, pengaggas FSIGB, Hari Puisi Indonesia (HPI) serta penggagas berbagai ivent besar kesusasteraan di Indonesia, berharap agar PPI bisa memberikan ruh positif bagi kesusasteraan Indonesia. ‘’Ya, dengan adanya PPI perempuan-perempuan penyair Indonesia diharapkan lebih bersemangat, lebih memberi arti dan berpengaruh serta mewarnai perkembangan kesusasteraan di Indonesia ke depannya,’’ katanya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos secara resmi melepas kontingen Bintan untuk berlaga di Proprov Kepri ke IV di Kota Tanjungpinang.

Pelepasan kontingen Porprov tersebut, dilakukan di Gedung Demang Lebar Daun, Kota Kijang, Kec Bintan Timur, Kamis, 22 November 2018 pagi.

Usai penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen Porprov Bintan Patrisius, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengutarakan bahwa dirinya sangat yakin bahwa atlet-atlet Bintan mampu berprestasi di ajang Porprov Kepri ke IV tersebut.

BERITA SEBELUMNYA

Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio Bagian Lokasi Wisata Religi

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

” tentunya saya sangat yakin, bahwa atlet-atlet kita mampu berbicara banyak serta dapat mengukir prestasi di kancah Porprov Kepri yang akan bergulir sebentar lagi ” ujarnya

Pelaksanaan Porprov Kepri ke IV dilaksanakan di Kota Tanjungpinang, mulai dari tanggal 25 November hingga tanggal 1 Desember 2018. Untuk ajang tersebut, Kabupaten Bintan menerjunkan 308 orang atlet dan 100 orang official guna mengikuti 24 cabor dari 26 cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. (mcb)

wisata religi

HEADLINE

Kamis | 22 November 2018 | 19:34

Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio Bagian Lokasi Wisata Religi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio di Cikolek Desa Toapaya, Kabupaten Bintan merupakan salah satu bagian dari lokasi wisata yang dimiliki Bintan.

Hal ini disampaikan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat meresmikan sarana ibadah tersebut, Rabu, 21 November 2018. Peresmian tersebut juga disaksikan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

BACA

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

Andap Ajak Personil Polda Maknai Keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan 3M

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Agus Wibowo, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Debby Maryanti, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bintan Daeng M.Yatir, Ketua Suku Tionghoa Bintan Bobby Jayanto, Ketua Yayasan Cikolek Ng Sung Hua dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menuturkan bahwa keberagaman suku , budaya dan agama menjadi sebuah keunggulan bagi Kabupaten Bintan.

” Mari bersama-sama kita menjaga kerukunan antar umat beragama, antar suku dan budaya. Karena disitulah, keunggulan kita ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio merupakan salah satu lokasi wisata religius yang ada di Kabupaten Bintan.

BACA JUGA

9 Tersangka Ini Akibatkan Kerugian Negara Rp4 Miliar di Pasar Modern Natuna

Tembakan Lee Harvey Oswald Tewaskan John F Kennedy

” Ini merupakan salah satu lokasi wisata religius, tentunya dengan kedatangan sejumlah wisman ke sini, nantinya mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Bintan ” tutupnya. (mcb)

pemilu bintan

BINTAN

Rabu | 21 November 2018 | 20:12

Pilkades Serentak di Bintan Berjalan Aman dan Lancar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau beberapa desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Rabu, 21 November 2018.

“Secara keseluruhan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan aman dan lancar. Terimakasih juga untuk seluruh panitia, unsur TNI, pihak kepolisian dan unsur terkait lainnya,” ujar April usai melakukan peninjauan tersebut.

BACA JUGA

Bupati berharap agar pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta hasilnya dapat diterima oleh masyarakat dengan lapang dada.

Dia juga berharap, agar nantinya kepada kepala desa yang terpilih agar dapat melaksanakan amanah jabatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Bintan pelaksaaan Pilkades Serentak dilaksanakan oleh 12 desa. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi beberapa TPS diantaranya TPS 1 dan TPS 2 Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang. Lalu, Bupati melihat langsung proses perhitungan suara di TPS 2 Kampung Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya Utara. (mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan mengungkap peredaran gelap narkoba yang melibatkan oknum honorer di Pemkab Bintan. Ironisnya, seorang remaja putri, berinisial Dv ikut ditangkap bersama empat tersangka lainnya.

Dikutip di suarasiber.com penangkapan 5 orang tersangka pelaku pengedar narkotika jenis sabu, Sabtu, 17 November 2018 lalu di 3 tempat kejadian perkara (TKP) di Kijang Bintan Timur.

BERITA TERKAIT

Terlibat Narkoba, Oknum Honorer Histeris saat Ditangkap

Diketahui 1 orang dari tersangka itu, Rahmat, adalah pegawai honor di Pemkab Bintan.

Oknum pegawai honor ini sehari-hari menjadi sopir salah satu pejabat eselon III di Setdakab Bintan. Selain itu, Rahmat alias Amat Geber juga disebut-sebut dekat dengan petinggi di Bintan. Keduanya ditangkap bersama tiga tersangka lainnya, yaitu Busra, Udud, dan Udin.

BACA JUGA

Prihatin, Polda Kepri dan PPHC Tekan Pengguna Narkoba

Oknum TNI Terlibat Narkoba, Roy: Kami Komitmen Ikut Memberantas

Setelah Facri Albar, Kini Ozzy Albar Ditangkap karna Narkoba

Dari rilis Satnarkoba Polres Bintan disebutkan, mereka ditangkap secara terpisah, kecuali Busra, Udud, dan Dv yang ditangkap bersamaan di Jalan Pelabuhan II No 08 Kampung Kuala Lumpur, Kelurahan Kijang Kota, Bintan Timur. Sejumlah barang bukti narkoba sabu ikut diamankan di penangkapan itu.

Setelah ditangkap mereka pun “bernyanyi” bahwa barang haram itu diperoleh dari Udin. Anggota pun bergerak dan berhasil menangkap Udin di Jalan Barek Motor, Kijang, Bintan Timur. Sejumlah narkoba jenis sabu pun ikut ditemukan di penangkapan itu.

Udin pun ikut “bernyanyi” narkoba jenis sabu itu diperolehnya dari Rahmat alias Amat Geber. Malam itu juga anggota Satresnarkoba langsung bergerak mencari dan menangkap Rahmat di Kampung Seidatuk. Saat akan ditangkap, oknum pegawai honor ini sempat berusaha melawan.

BACA YANG LAINNYA

Pimpin Shalawat, Vivi Meninggal Dunia di Masjid Dahrul Ghufron

Kepri Galakkan Turisme, Produk Halal Jadi Pendukung

Gedung DPRD Disulap di Hari Jadi Kabupaten Lingga Ke-15

Warga Karimun Jangan Sungkan Laporkan Pelanggaran

I Gusti Ngurah Rai Meninggal Dunia Usia 29 Tahun

Hal ini disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Bintan AKP Nendra Madya Tias kepada wartawan. Namun, akhirnya menyerah dan mengakui mengedarkan narkoba untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Kini, kelima tersangka dan barang bukti diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. (***)

pengguna narkoba

HEADLINE

Minggu | 18 November 2018 | 20:10

Terlibat Narkoba, Oknum Honorer Histeris saat Ditangkap

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Menjelang tengah malam, suasana Sungai Datuk Kota Kijang Bintan Timur jadi berbeda. Soalnya, salah seorang warganya histeris karena ditangkap petugas kepolisian.

BACA: Bintan Tetap Konsisten, Siswa Terima Bantuan Seragam Gratis 2018

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

BACA: Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

Diduga oknum honorer berinisal Mt terlibat jaringan peredaran gelap narkoba, Jumat, 17 November 2018 malam sekitar pukul 23.00 WIB. Polisi mengantongi barang bukti, dalam bentuk barang yang merupakan sisa penggunaan.

“Polisi minta saya jadi saksi, saat penggeledahan rumahnya,” kata Ahmad Rohaimi RT 02/ RW 05 Kijang Kota, dikutip dari gurindam.tv.

Dari hasil pemeriksaan, katanya, petugas tidak menemukan barang bukti. Namun, petugas sudah menangkap pelaku lain. Dan barang bukti pun, katanya, sudah ada dalam bentuk bekas penggunaannya.

BACA: Kata Bijak 9 Tokoh di Dunia, Ke-9 Penuh Inspirasi dan Bangun Motivasi

BACA: Islam Banyak Dipengaruhi Hal Mistik, Ahmad Dahlan Dirikan Muhammadiyah

“Diduga dia sebagai pengguna,” ujarnya.

Saat penangkapan ini, banyak warga yang penasaran dan ingin tahu apa yang terjadi dan akhirnya keluar. Apalagi, aksi oknum honorer yang menolak dengan histeris untuk dibawa ke Mapolres. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bantuan kapal motor dan perlengkapan tangkap ikan untuk nelayan dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Bintan sampai ke tangan nelayan.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri Dr. Asri Agung Putra, SH, MH menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis, 15 November 2018 siang.

Adapun bantuan yang diserahkan tersebut, yakni 40 Unit Kapal Motor GT. 1, 4 Unit Kapal Motor GT.2, 1 Unit Kapal Motor GT.3, 1 Paket Bioflok dan Tempat Budidaya Ikan Lele, 1 Paket Sarana Produksi Budidaya Ikan Air laut, 7 paket sarana produksi budidaya ikan air tawar, bantuan Pallet Ikan Air Laut 1.000 Kg , Pallet Ikan Air Tawar 6.300 Kg , bantuan benih ikan kerapu, serta penyerahan Asuransi Nelayan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri, Dr. Asri Agung Putra, SH, MH mengisyaratkan tentang potensi sumber daya alam (SDA) di lautan Provinsi Kepri yang sangat melimpah. Hanya saja, menurutnya, masih belum terkelola secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal, potensinya mencapai triliunan rupiah. “Kenapa kita fokus menginvestasikan di daratan? Padahal potensi laut kita sungguh luar biasa,” kata Asri.

BACA: Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

BACA: Ini Bentuk Terima Kasih Alias Wello ke Satpol PP dan Linmas

BACA: Dinasti Tang Runtuhkan Kerajaan Chu Hingga Ditemukan Virus SARS

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan sektor perikanan di Bintan sendiri naik 14% selama 1 tahun terakhir. Selain itu, kapal bantuan diserahkan juga sesuai dengan keinginan nelayan yaitu kapal bantuan berukuran 1 GT.

“Bantuan kapal yang diserahkan itu, lengkap dengan surat-surat kapal. Dan kita berharap agar bantuan tersebut mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan, dan saya ingin punya agar bantuan yabg diberikan tidak boleh dijual,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan Tahun 2019 sebesar Rp 3.362.561. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 249.943.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan telah menandatangani usulan UMK Bintan 2019 sebesar Rp 3.362.561, yang akan segera diteruskan ke Pemerintah Provinsi Kepri.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

“Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan sudah saya terima dan ditandatangani. Nantinya Pemerintah Provinsi Kepri yang memutuskan, karena kita hanya mengajukan pengusulan sesuai mekanisme, prosedur, dan regulasi yang berlaku,” ujarnya singkat.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Bintan Hasfarizal Handra mengatakan angka UMK yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Bintan sudah sesuai PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Menurutnya angka Rp 3.362.561 muncul dari penghitungan angka inflasi ditambah angka pertumbuhan ekonomi kemudian dikalikan dengan UMK 2018. Dari penghitungan lalu didapat angka kenaikan sebesar Rp 249.943,- atau menjadi Rp 3.362.561.

BACA JUGA: Pekan Depan, Presiden Jokowi Berkunjung ke Lingga

BACA JUGA: Derita Anak Nelayan di Karimun Itu Jadi Perhatian Wakapolda Kepri

BACA JUGA: PM Sutan Sjahrir Bentuk Brigade Mobil

Ia mengatakan usulan UMK ini selanjutnya dibahas kembali oleh Dewan Pengupahan Provindi Kepri untuk diputuskan dan ditetapkan oleh Gubernur Kepri. “Besaran UMK yang kita ajukan akan dibahas lagi oleh Dewan Pengupahan Provinsi Kepri untuk penetapan UMK di Tahun 2019,” katanya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema S.sos secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, di Lapangan Desa Pengudang, Selasa, 13 November 2018.

Dalam upacara penutupan kegiatan yang berlangsung satu bulan penuh tersebut, Dandim 0315/Bintan, Letnan Kolonel Infantri (Letkol) I Gusti Bagus (IGB) Putu Wijangsa menyerahkan laporan. Laporan kegiatan fisik dan non fisik kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan diserahkan melalui Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam.

Sebelum laporan kegiatan diserahkan, Dandim 0135/Bintan bersama Wakil Bupati, melakukan penandatanganan laporan penyelesaian kegiatan fisik dan non fisik. Penandatanganan laporan itu sendiri disaksikan langsung Danrem 033/WP beserta undangan yang menghadiri pacara tersebut.

Gabriel Lema mengatakan, pada prinsipnya kegiatan TMMD ini merupakan sebuah program kerja nyata dari TNI. Adapun dalam konteknya, kegiatan yang dilaksanakan ini adalah membantu pemerintah.

“Kehadiran TNI tidak hanya sebatas program. Setelah ini, baik peningkatan kelanjutan, dari hasil yang sudah diperoleh secara fisik ini, kita akan selalu siap,” kata Gabtiel.

Selain TMMD, kata Dia, ada juga karya bakti dan sebagainya.

“TMMD itu tidak hanya secara fisik, tapi non fisik juga. Penekanan dari pak Kasat bahwa non fisik ini menjadi jiwa yang paling penting kita gelorakan terus dalam rangka untuk menguatkan kebersamaan, menguatkan kultur budaya jati diri bangsa yaitu lewat visi-misi dan program pemerintah itu bangkit kembali gotong-royong,” jelasnya.

Menurutnya, ada ruang-ruang yang mengikutsertakan TNI tentunya bersama dengan Polri dan Pemerintah maupun Kementerian dan sebagainya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sebanyak 1.940 peserta yang mengikuti test berbasis Computer Assisted Test (CAT), hanya 61 orang yang dinyatakan lolos seleksi.

Sedangkan, hasil test CPNS yang jauh dibawah target yaitu hanya 3,1 persen dari total peserta untuk mengisi 250 formasi yang telah ditetapkan Kemenpan RB.

“Dari 1.940 peserta sampai hari terakhir ujian CAT hanya 61 peserta yang dinyatakan lulus passing grade,” ujar Ami Rofian Kabid Mutasi BKPPD Kab Bintan dilangsir dari suluhkepri.com, Selasa, 13 November 2018.

Bupati Bintan Apri Sujadi merasa kecewa mengetahui hasil ini. Apri meminta pemerintah pusat dapat serius dan sesegera mungkin membuat regulasi kebijakan terkait hasil seleksi CPNS untuk mengisi formasi yang belum terpenuhi.

“Rendahnya persentase kelulusan passing grade maka kemungkinan beberapa formasi yang sudah disediakan untuk Kabupaten Bintan terancam tidak terisi. Nah ini yang menjadi kekhawatiran kita,” ujarnya

Apri mengaku saat ini Kabupaten Bintan sangat membutuhkan penambahan pegawai. Sebab menurutnya sudah lebih dari empat tahun ini tidak ada penerimaan CPNS di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Sedangkan setiap tahunnya banyak ASN yang memasuki masa pensiun.

“Pegawai sudah banyak yang pensiun, maka kita sangat kekurangan tenaga terutama untuk tenaga guru dan kesehatan,” kata Apri. (***)

Wasev Mabesad

BINTAN

Kamis | 08 November 2018 | 0:19

Tim Wasev Mabesad Tinjau TMMD Ke 103 di Desa Pengudang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Brigjen TNI Makmur Umar, Tim Wasev Mabesad tinjau pelaksanaan TMMD Ke 103 Kodim 0315/Bintan di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos, Rabu, 7 November 2018.

Dimana pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim 0315/Bintan yang saat ini tengah berjalan dan telah memasuki tahap finishing direncanakan akan di tutup pada tanggal 13 November 2018. Dalam kunjungannya Brigjen TNI Makmur Umar menyampaikan kegiatan TMMD 103 Kodim Bintan yang saat ini dilaksanakan sekaligus akan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan pada program TMMD kedepannya.

Dimana saat berada di lokasi kegiatan TMMD di Desa Pengudang tersebut Tim Wasev melihat progres pelaksanaan dan hasil yang di capai dalam pelaksanaan TMMD. Dalam acara tatap muka bersama Tim Wasev Mabesad Brigjen TNI Makmur Umar yang didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos, masyarakat Desa Pengudang manyampaikan rasa harunya dan senang. Hal ini dirasakan masyarakat karena dalam pelaksanaan kegaitan TMMD 103 bukan hanya sebatas membangun infrastruktur desa berupa akses jalan tapi lebih dari itu membuat lahan penghijauan untuk pemukiman baru bagi masyarakat Desa Pengudang.

Disamping itu, Brigjen TNI Makmur Umar menyampaikan kunjungan kali ini, untuk mewakili pimpinan TNI Angkatan Darat untuk melihat sejauh mana pelaksanaan TMMD, Sekaligus, ini akan menjadi evaluasi untuk TMMD selanjutnya, untuk lebih baik. Dijelaskan, sasaran program TMMD untuk setiap daerah berbeda. Hal itu dikarenakan perbedaan kebutuhan masyarakat serta kondisi daerah masing-masing.

Untuk Kepri lanjutnya, memang diutamakan untuk masyarakat yang tinggal di pesisir yang berorientasi pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejauh ini tuturnya, program TMMD sangat membantu masyarakat. Bahkan masyarakat juga memunggu kehadiran kegiatan ini. Hal ini bisa dilihat dari terlaksananya TMMD yang ke 103 Di Pengudang tersebut. Sementara pantauan di lokasi, Tim Wasev Mabesad, yang didampingi Dandim 0315/Bintan beserta staf Kodim melakukan penijauan kesasaran Jalan yang sudah selesai 98%. (penrem033wp).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Satgas SSK TMMD Ke 103 Tahun 2018 Kodim 0315/Bintan mulai melakukan finishing terhadap badan jalan yang telah dibangun sepanjang 4.050 meter di Desa Pengudang, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan, Jumat, 2 November 2018.

Pantauan di lapangan, satu unit motor greader yang tengah dioperasikan oleh Satgas SSK TMMD Ke 103 hilir mudik meratakan tanah pada badan jalan.

Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Dansatgas SSK TMMD Ke 103 Lettu Inf M. Yusuf mengatakan bahwa badan jalan hanya tinggal diratakan menggunakan motor greader.

“Sudah selesai, hari ini kita cuma meratakan gundukan tanah saja menggunakan alat greader,” ucap Lettu Inf M. Yusuf.

Lanjutnya menjelaskan, penimbunan sepanjang 1.050 meter sudah selesai dikerjakan. “Tadi bersama Tim Asistensi PU Binamarga Kabupaten Bintan sudah memeriksa dan hasilnya sesuai dengan yang direncanakan,” katanya. (PENDIM0315/BINTAN)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pelaksaaan jadwal ujian Computer Assisted Test (CAT) seleksi kompetensi dasar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2018 akan dilaksanakan besok, mulai dari tanggal 2 November hingga tanggal 10 November 2018 di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan.

Menghadapi ujian CPNS besok, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berpesan agar setiap peserta ujian hendaknya dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum menghadapi test ujian CAT yang telah disiapkan.

“Jangan lupa sarapan sebelum ujian besok. Datangnya harus lebih awal sebelum pelaksanaan ujian dan yang paling penting, jangan lupa bawa Kartu Peserta Ujian,” ujarnya di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis, 1 November 2018.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan siap untuk melaksanakan ujian CAT bagi CPNS Tahun 2018 ini.

” Peserta yang mengikuti ujian CAT berjumlah 1.940 peserta, dari jumlah ini untuk peserta tenaga pendidik berjumlah 246 peserta, lalu tenaga kesehatan 561 peserta dan tenaga tekhnis 1.133 peserta,” ujarnya.

Ditambahkannya juga bahwa persiapan lainnya, untuk sarana prasarana ruangan, sarana komputer, ketersediaan listrik dan segala sesuatunya sudah dilakukan.

” Beberapa hari ini kita terus melakukan persiapan, koordinasi ke PLN lalu menyiapkan mesin genset cadangan, dan kita juga memasang CCTV untuk menghindari kecurangan saat ujian. Lalu kita juga meminta bantuan pengamanan ke Polres Bintan dan Satpol PP Bintan serta meminta bantuan Tim Kesehatan selama ujian berlangsung,” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Isu pembakaran bendera Tauhid mengundang reaksi keras dari sejumlah kalangan umat Islam di Indonesia. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sendiri mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Bintan tidak mudah terprovokasi.

Hal tersebut, dikatakan orang nomor satu di Bintan tersebut, Jumat, 26 Oktober 2018 sore.

” Kita sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi, kita sudah bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan lintas sektor terkait dan menggunakan agar masyarakat Bintan jangan terpancing dengan situasi ini dan bersama-sama dapat menjaga Kab Bintan tetap dalam situasi kondusif dan nyaman ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tetap menjaga kondusivitas keamanan dengan antisipasi dini atas setiap isu yang beredar.

” antisipasi terhadap setiap isu tentunya menjadi perhatian kita, yang kita inginkan agar kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi yang aman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus adanya perpecahan diantara kita ” tutupnya.