BINTAN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bintan Tahun 2019 sebesar Rp 3.362.561. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 249.943.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan telah menandatangani usulan UMK Bintan 2019 sebesar Rp 3.362.561, yang akan segera diteruskan ke Pemerintah Provinsi Kepri.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

“Hasil rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan sudah saya terima dan ditandatangani. Nantinya Pemerintah Provinsi Kepri yang memutuskan, karena kita hanya mengajukan pengusulan sesuai mekanisme, prosedur, dan regulasi yang berlaku,” ujarnya singkat.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Bintan Hasfarizal Handra mengatakan angka UMK yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Bintan sudah sesuai PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Menurutnya angka Rp 3.362.561 muncul dari penghitungan angka inflasi ditambah angka pertumbuhan ekonomi kemudian dikalikan dengan UMK 2018. Dari penghitungan lalu didapat angka kenaikan sebesar Rp 249.943,- atau menjadi Rp 3.362.561.

BACA JUGA: Pekan Depan, Presiden Jokowi Berkunjung ke Lingga

BACA JUGA: Derita Anak Nelayan di Karimun Itu Jadi Perhatian Wakapolda Kepri

BACA JUGA: PM Sutan Sjahrir Bentuk Brigade Mobil

Ia mengatakan usulan UMK ini selanjutnya dibahas kembali oleh Dewan Pengupahan Provindi Kepri untuk diputuskan dan ditetapkan oleh Gubernur Kepri. “Besaran UMK yang kita ajukan akan dibahas lagi oleh Dewan Pengupahan Provinsi Kepri untuk penetapan UMK di Tahun 2019,” katanya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema S.sos secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, di Lapangan Desa Pengudang, Selasa, 13 November 2018.

Dalam upacara penutupan kegiatan yang berlangsung satu bulan penuh tersebut, Dandim 0315/Bintan, Letnan Kolonel Infantri (Letkol) I Gusti Bagus (IGB) Putu Wijangsa menyerahkan laporan. Laporan kegiatan fisik dan non fisik kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan diserahkan melalui Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam.

Sebelum laporan kegiatan diserahkan, Dandim 0135/Bintan bersama Wakil Bupati, melakukan penandatanganan laporan penyelesaian kegiatan fisik dan non fisik. Penandatanganan laporan itu sendiri disaksikan langsung Danrem 033/WP beserta undangan yang menghadiri pacara tersebut.

Gabriel Lema mengatakan, pada prinsipnya kegiatan TMMD ini merupakan sebuah program kerja nyata dari TNI. Adapun dalam konteknya, kegiatan yang dilaksanakan ini adalah membantu pemerintah.

“Kehadiran TNI tidak hanya sebatas program. Setelah ini, baik peningkatan kelanjutan, dari hasil yang sudah diperoleh secara fisik ini, kita akan selalu siap,” kata Gabtiel.

Selain TMMD, kata Dia, ada juga karya bakti dan sebagainya.

“TMMD itu tidak hanya secara fisik, tapi non fisik juga. Penekanan dari pak Kasat bahwa non fisik ini menjadi jiwa yang paling penting kita gelorakan terus dalam rangka untuk menguatkan kebersamaan, menguatkan kultur budaya jati diri bangsa yaitu lewat visi-misi dan program pemerintah itu bangkit kembali gotong-royong,” jelasnya.

Menurutnya, ada ruang-ruang yang mengikutsertakan TNI tentunya bersama dengan Polri dan Pemerintah maupun Kementerian dan sebagainya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sebanyak 1.940 peserta yang mengikuti test berbasis Computer Assisted Test (CAT), hanya 61 orang yang dinyatakan lolos seleksi.

Sedangkan, hasil test CPNS yang jauh dibawah target yaitu hanya 3,1 persen dari total peserta untuk mengisi 250 formasi yang telah ditetapkan Kemenpan RB.

“Dari 1.940 peserta sampai hari terakhir ujian CAT hanya 61 peserta yang dinyatakan lulus passing grade,” ujar Ami Rofian Kabid Mutasi BKPPD Kab Bintan dilangsir dari suluhkepri.com, Selasa, 13 November 2018.

Bupati Bintan Apri Sujadi merasa kecewa mengetahui hasil ini. Apri meminta pemerintah pusat dapat serius dan sesegera mungkin membuat regulasi kebijakan terkait hasil seleksi CPNS untuk mengisi formasi yang belum terpenuhi.

“Rendahnya persentase kelulusan passing grade maka kemungkinan beberapa formasi yang sudah disediakan untuk Kabupaten Bintan terancam tidak terisi. Nah ini yang menjadi kekhawatiran kita,” ujarnya

Apri mengaku saat ini Kabupaten Bintan sangat membutuhkan penambahan pegawai. Sebab menurutnya sudah lebih dari empat tahun ini tidak ada penerimaan CPNS di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Sedangkan setiap tahunnya banyak ASN yang memasuki masa pensiun.

“Pegawai sudah banyak yang pensiun, maka kita sangat kekurangan tenaga terutama untuk tenaga guru dan kesehatan,” kata Apri. (***)

Wasev Mabesad

BINTAN

Kamis | 08 November 2018 | 0:19

Tim Wasev Mabesad Tinjau TMMD Ke 103 di Desa Pengudang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Brigjen TNI Makmur Umar, Tim Wasev Mabesad tinjau pelaksanaan TMMD Ke 103 Kodim 0315/Bintan di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos, Rabu, 7 November 2018.

Dimana pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 Kodim 0315/Bintan yang saat ini tengah berjalan dan telah memasuki tahap finishing direncanakan akan di tutup pada tanggal 13 November 2018. Dalam kunjungannya Brigjen TNI Makmur Umar menyampaikan kegiatan TMMD 103 Kodim Bintan yang saat ini dilaksanakan sekaligus akan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan pada program TMMD kedepannya.

Dimana saat berada di lokasi kegiatan TMMD di Desa Pengudang tersebut Tim Wasev melihat progres pelaksanaan dan hasil yang di capai dalam pelaksanaan TMMD. Dalam acara tatap muka bersama Tim Wasev Mabesad Brigjen TNI Makmur Umar yang didampingi Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos, masyarakat Desa Pengudang manyampaikan rasa harunya dan senang. Hal ini dirasakan masyarakat karena dalam pelaksanaan kegaitan TMMD 103 bukan hanya sebatas membangun infrastruktur desa berupa akses jalan tapi lebih dari itu membuat lahan penghijauan untuk pemukiman baru bagi masyarakat Desa Pengudang.

Disamping itu, Brigjen TNI Makmur Umar menyampaikan kunjungan kali ini, untuk mewakili pimpinan TNI Angkatan Darat untuk melihat sejauh mana pelaksanaan TMMD, Sekaligus, ini akan menjadi evaluasi untuk TMMD selanjutnya, untuk lebih baik. Dijelaskan, sasaran program TMMD untuk setiap daerah berbeda. Hal itu dikarenakan perbedaan kebutuhan masyarakat serta kondisi daerah masing-masing.

Untuk Kepri lanjutnya, memang diutamakan untuk masyarakat yang tinggal di pesisir yang berorientasi pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejauh ini tuturnya, program TMMD sangat membantu masyarakat. Bahkan masyarakat juga memunggu kehadiran kegiatan ini. Hal ini bisa dilihat dari terlaksananya TMMD yang ke 103 Di Pengudang tersebut. Sementara pantauan di lokasi, Tim Wasev Mabesad, yang didampingi Dandim 0315/Bintan beserta staf Kodim melakukan penijauan kesasaran Jalan yang sudah selesai 98%. (penrem033wp).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Satgas SSK TMMD Ke 103 Tahun 2018 Kodim 0315/Bintan mulai melakukan finishing terhadap badan jalan yang telah dibangun sepanjang 4.050 meter di Desa Pengudang, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan, Jumat, 2 November 2018.

Pantauan di lapangan, satu unit motor greader yang tengah dioperasikan oleh Satgas SSK TMMD Ke 103 hilir mudik meratakan tanah pada badan jalan.

Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Dansatgas SSK TMMD Ke 103 Lettu Inf M. Yusuf mengatakan bahwa badan jalan hanya tinggal diratakan menggunakan motor greader.

“Sudah selesai, hari ini kita cuma meratakan gundukan tanah saja menggunakan alat greader,” ucap Lettu Inf M. Yusuf.

Lanjutnya menjelaskan, penimbunan sepanjang 1.050 meter sudah selesai dikerjakan. “Tadi bersama Tim Asistensi PU Binamarga Kabupaten Bintan sudah memeriksa dan hasilnya sesuai dengan yang direncanakan,” katanya. (PENDIM0315/BINTAN)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pelaksaaan jadwal ujian Computer Assisted Test (CAT) seleksi kompetensi dasar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2018 akan dilaksanakan besok, mulai dari tanggal 2 November hingga tanggal 10 November 2018 di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan.

Menghadapi ujian CPNS besok, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berpesan agar setiap peserta ujian hendaknya dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum menghadapi test ujian CAT yang telah disiapkan.

“Jangan lupa sarapan sebelum ujian besok. Datangnya harus lebih awal sebelum pelaksanaan ujian dan yang paling penting, jangan lupa bawa Kartu Peserta Ujian,” ujarnya di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis, 1 November 2018.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan siap untuk melaksanakan ujian CAT bagi CPNS Tahun 2018 ini.

” Peserta yang mengikuti ujian CAT berjumlah 1.940 peserta, dari jumlah ini untuk peserta tenaga pendidik berjumlah 246 peserta, lalu tenaga kesehatan 561 peserta dan tenaga tekhnis 1.133 peserta,” ujarnya.

Ditambahkannya juga bahwa persiapan lainnya, untuk sarana prasarana ruangan, sarana komputer, ketersediaan listrik dan segala sesuatunya sudah dilakukan.

” Beberapa hari ini kita terus melakukan persiapan, koordinasi ke PLN lalu menyiapkan mesin genset cadangan, dan kita juga memasang CCTV untuk menghindari kecurangan saat ujian. Lalu kita juga meminta bantuan pengamanan ke Polres Bintan dan Satpol PP Bintan serta meminta bantuan Tim Kesehatan selama ujian berlangsung,” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Isu pembakaran bendera Tauhid mengundang reaksi keras dari sejumlah kalangan umat Islam di Indonesia. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sendiri mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Bintan tidak mudah terprovokasi.

Hal tersebut, dikatakan orang nomor satu di Bintan tersebut, Jumat, 26 Oktober 2018 sore.

” Kita sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi, kita sudah bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan lintas sektor terkait dan menggunakan agar masyarakat Bintan jangan terpancing dengan situasi ini dan bersama-sama dapat menjaga Kab Bintan tetap dalam situasi kondusif dan nyaman ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tetap menjaga kondusivitas keamanan dengan antisipasi dini atas setiap isu yang beredar.

” antisipasi terhadap setiap isu tentunya menjadi perhatian kita, yang kita inginkan agar kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi yang aman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus adanya perpecahan diantara kita ” tutupnya.

lebih kuat

BINTAN

Selasa | 23 Oktober 2018 | 17:51

Gorong-gorong Dibangun TMMD Bisa Tahan Lebih Kuat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Rawa sepanjang 1.050 meter di pembangunan jalan raya yang dikerjakan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kini sudah tertimbun sekitar 900 meter. Hanya saja, karena pada sisi kiri dan kanan jalan masih ada genangan air, hingga pihak Satgas TMMD Reg Ke-103 Kodim Bintan memutuskan untuk membuat gorong-gorong.

“Air yang ada akan kita alirkan melalui gorong-gorong yang sedang dibuat. Sebelumnya sduah 3 set gorong-gorong yang dikerjakan dan sudah selesai. Saat ini dibuat lagi gorong-gorong yang panjangnya 6 meter. Namun, karena kondisi hujan pada siang hari, hingga penyelesaian pengerjaannya baru selesai 50 persen,” kata Dandim 0135/Bintan, Letkol Inf. I Gusti Bagus Putu Wijangsa, Selasa, 23 Oktober 2018.

Menurut Dandim, jumlah yang ikut gotong-royong di TMMD Desa Pengudang Teluk Sebong, Bintan ini semakin banyak. Bahkan, sambungnya, agar kontruksi yang dibangun di TMMD bisa tahan lebih kuat, pihak Pemkab Bintan juga menurunkan tim asistensi dari Dinas PU Kabupaten Bintan. “Pengawasan dan pemeriksaan proyek TMMD oleh PU Bintan ini didamping Danramil 03/Binut untuk mengetahui standar proyeknya,” sebut Dandim.

Sedangkan untuk pengerjaan batu miring terus digesa. Batu miring ini sebagai pendukung jalan raya sepanjang 4.050 meter yang mengitari lahan 100 hektar lahan milik warga Desa Pengudang. Batu miring yang sudah terpasang ada 75 meter. Selain itu, sebut Dandim Gusti Bagus, jalan sepanjang 4,05 kilometer itu luas yang direncanakan hanya 5 meter. Namun setelah diukur oleh pihak PU hasilnya malah mencapai 8 meter.

“Sengaja ini dilebihkan agar melewati standar minimal sebagai syarat jalan umum yang ditentukan oleh Binamarga PU Kabupaten Bintan. Demikian juga dengan gorong-gorong yang sudah terpasang, yang mestinya cukup 13 meter, malah masing-masing kita lebihkan hingga total panjangnya mencapai 24 meter. Kegunaannya, jika ada pelebaran jalan, maka tidak payah lagi menambah gorong gorong karena yang dibuat oleh TMMD sudah lebih besar dari jalan raya,” sebutnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau pembangunan renovasi Kantor Lurah Kijang Kota, Kec Bintan Timur, Kamis, 18 Oktober 2018 sore.

Dalam peninjauan tersebut, dirinya juga didampingi Camat Bintan Timur Rusli dan Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya.

Tahun 2018 ini, Kantor Kelurahan Kijang Kota telah direnovasi melalui anggaran APBD Pemkab Bintan sebesar 1,2 Milyar Rupiah. Dengan anggaran tersebut, Kantor Lurah Kijang Kota bangunannya direnovasi menjadi 2 tingkat serta tampak penambahan beberapa ruangan.

Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya menuturkan bahwa pihaknya berharap agar renovasi bangunan kantor lurah dapat selesai diakhir tahun ini. Dengan renovasi kantor, dirinya juga mengharapkan agar pelayanan kantor kelurahan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

” Kelurahan Kijang Kota termasuk kelurahan yang padat penduduk. Itu artinya, kami memiliki banyak dokumen dan pelayanan kepada masyarakat. Kita harapkan juga, agar renovasi kantor dapat selesai tepat waktu dan nantinya pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal,” ujarnya.

Terlihat dalam kunjungan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos melihat dengan seksama beberapa sudut ruangan kantor yang sedang dikerjakan. Dirinya juga sempat berbincang-bincang dengan sejumlah para pekerja yang melaksanakan renovasi kantor tersebut.

” Renovasi kantor memang kita buat bangunannya bertingkat, ini dimaksudkan agar ruang-ruang pelayanan dapat menjadi lebih banyak,” ujarnya

Kecamatan Bintan Timur meliputi empat kelurahan, dimana salah satunya Kelurahan Kijang Kota dengan luas wilayah 23,91 km2, dan jumlah penduduk pada tahun 2016 mencapai 29.751 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 1.244 jiwa per km2; sekitar 67,35 persen penduduk Kecamatan Bintan Timur, itu bermukim di Kelurahan Kijang Kota.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID,Bintan – Pada hari Senin, 22 Oktober 2018 pekan mendatang, sekitar 3.000 santri se-Kabupaten Bintan akan mulai memadati Mesjid Baitul Makmur, Kecamatan Bintan Utara guna memeriahkan sejumlah kegiatan pada peringatan Hari Santri Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bintan Lukman di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis, 18 Oktober 2018 pagi menuturkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Bintan rencananya akan menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya Pawai Santri, Wisuda Santri, Launching Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji serta Pembukaan MTQ Santri.

” Ada sekitar 3.000 santri yang akan mengikuti pawai dan diikuti oleh seluruh santri mulai dari santri rumah tahfidz, darul qur’an dan TPQ se Kabupaten Bintan, lalu 180 hafidz dan hafidzah yang akan diwisuda, serta kita juga akan melaunching Program Gerakan Masyarakat Bintan Maghrib Mengaji bagi siswa-siswi SD, SMP se Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Dikatakannya juga, bahwa untuk Program Gerakan Masyarakat Bintan Maghrib Mengaji diharapkan siswa-siswi SD/SMP se Kabupaten Bintan nantinya dapat membiasakan diri untuk mengaji di Mesjid atau Mushola.

” Ini sebagai bagian, dari bagaimana usaha pemerintah untuk membangkitkan budaya gemar mengaji,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengutarakan bahwa dirinya sangat menekankan agar generasi muda Bintan dapat membangkitkan gemar mengaji yang mulai terkalahkan dengan arus perkembangan tekhnologi. Ditambahkannya juga bahwa dirinya mengingat masa-masa kanak-kanak dahulunya yang sangat sering meng-khatamkan Al-Qur’an.

” Saat ini, banyak anak-anak mulai terpengaruh dengan perkembangan tekhnologi, kecanduan game maupun gadget. Susah diajak ke Mesjid, apalagi mengaji. Dengan adanya program ini, bagaimana nantinya anak-anak dapat membiasakan diri mengaji ke mesjid minimal seminggu sekali, kita akan buatkan buku panduan. Kita ingin bangkitkan masa-masa khatam Al-Qur’an,” tutupnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan pentingnya inovasi dalam membangun daerah. Selain itu kerjasama semua pihak juga menjadi modal penting dalam upaya menjawab kebutuhan masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan.

“Kerjasama itu tertuang dalam semangat kesatuan untuk bersatu membangun daerah menjadi lebih baik ,” ujar Nurdin dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 di Lapangan Bola Kaki Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Senin, 15 Oktober 2018.

Nurdin juga mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang digagas oleh jajaran TNI.

Dengan TMMD banyak pembangunan yang terukur yang sejatinya dapat ikut memudahkan proses pelayanan dasar bagi masyarakat setempat.

“Ini lah yang melecutkan semangat TNI-Polri bersama masyarakat kuat tak terkalahkan. Sinergitas antar semua pihak harus terus kita pertahankan dan tingkatkan” lanjut Nurdin.
Pembangunan fisik yang penting ditambahkan Nurdin juga perlu pembangunan non fisik yang maksimal. Misalkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan yang dirasa Nurdin sangat diperlukan oleh komponen masyarakat sebagai bekal dalam menjalankan hidup dan membangun daerah.

“Ini merupakan modal yang besar dalam menjalankan kehidupan serta mampu menyongsong masa depan lebih baik,” tambah Nurdin lagi.

TMMD sendiri merupakan bentuk operasi bhakti yang dilaksanakan terpadu dalam upaya meningkatkan program Pemerintah untuk percepatan pembangunan di daerah.
Dengan Tema TNI Manunggal bersama Rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan demokratis.

TMMD Ke-103 sendiri difokuskan dalam bentuk 2 sasaran yakni fisik dan non fisik.

Adapun sasaran fisik kegiatan ini adalah pembuatan badan jalan baru dari Desa Pengudang lama ke Pengundang Baru sepanjang 4.050 Meter dengan Lebar 5 Meter dengan mengerahkan sebanyak 150 personel yang terdiri dari 122 orang anggota TNI, 10 orang anggota Polri dan 18 orang dari Pemerintah Daerah.

Dengan Desa Pengudang Baru yang saat ini memiliki luas 100 Ha, pengerjaan pembuatan jalan sedang dalam tahap proses, salah satunya dibagian lahan yang berawa harus dilakukan penimbunan seluas 1.310 Meter.

Kemudian untuk sasaran kegiatan non fisik terdapat 10 agenda antara lain: Penyuluhan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Agama, Penyuluhan Hukum, Penyuluhan Kamtibmas dan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Pelestarian Lingkungan Hidup, Penyuluhan Kesehatan dan KB, Penyuluhan Koperasi, Penyuluhan Pertanian dan Perkebunan, Penyuluhan Perikanan dan Penyuluhan sadar wisata. Dalam TMMD sendiri juga terdapat bhakti sosial berupa pengobatan masal operasi katarak.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan bahwa pengembangan Desa Pengudang sendiri memiliki konsep pembangunan untuk menjadi Kawasan Desa Wisata dan trend yang baru bagi Bintan.

“Infrastruktur akan kita optimalkan terlebih dahulu,” ujar Apri.

Apri melanjutkan, bahwa itu sejalan dengan fokus dari TMMD ke-103 Tahun 2018 ini yang mana sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten dan Provinsi bersama-sama TNI terjalin dengan sangat baik.

“Semoga kemajuan di Bintan kita harapkan terus dapat berlangsung,” lanjut Apri.

Direncanakan kedepan akan dibuatkan akses baru dan langsung menuju kawasan pariwisata pantai timur yang mana hanya berjarak 2 Km. Apri menjelaskan apalagi saat ini sebanyak 500 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di Desa Pengudang selama 20 tahun hidup di atas tanah milik PT dan Tahun ini sudah diupayakan Pemerintah agar tanah ini bisa menjadi milik masyarakat.

Dalam upacara pembukaan sendiri, berlangsung tertib dan khidmat, Gubernur yang bertindak sebagai Irup melakukan pengecekan pasukan dengan mengintari seluruh barisan upacara, kemudian laporan kegiatan yang disampaikan oleh Dandim 0315 / Bintan Letkol I Gusti Bagus Putu Wijangsa, lalu amanat serta pembukaan secara resmi oleh Irup Nurdin dan ditutup dengan pembacaan doa.

Hadir pada kesempatan tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlanud RHF Kolonel Pnb M Dadan Gunawan, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kepala OPD, jajaran TNI dan Polri Kabupaten Bintan beserta tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Angin yang tengah bertiup kencang, ditambah gelombang kuat di Kacematan Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri, meninggalkan duka mendalam bagi Hendri dan keluarganya. Rumah mereka ambruk ke laut.

Warga RT 01 RW I. Desa Kampung Melayu, Kecamatan tambelan berusia 38 ini tengah di dalam rumah bersama istrinya, Erni serta tiga anaknya. Ketika jam dinding menunjuk pukul 11.45 WIB, tiba-tiba Hendri mendengar suara berderak.

Itu adalah suara kayu patah. Bukan hanya sekali namun beberapa kali. Rupanya bunyi patahnya kayu justru berasal dari bawah lantai rumahnya. Ketika beberapa tiang kayu patah, barulah goyangan terasa di rumah.

Terlambat bagi Hendri untuk menyadari yang sesungguhnya terjadi. Saat rumahnya benar-benar turun ke bawah karena tiangnya patah, ia dan keluarganya pun tercebur ke laut. Kejadian berlangsung Sabtu, 13 Oktober 2018.

Beruntung Hendri bisa menyelamatkan istri dan ketiga anaknya. Warga sekitar yang melihat musibah yang dialami Hendri pun melakukan pertolongan. Salah satunya menyelamatkan sejumlah barang rumah tangga yang sekiranya masih bisa dipergunakan lagi.

Sementara waktu, Hendri dan keluarganya tinggal di gedung PNPM yang ada di desanya.

Camat Tambelan, Hidayat, menjelaskan penyebab rumah warganya ambruk itu karena tiang penyangga yang sudah lapuk. Sehingga tak mampu menahan beban rumah, yang berdinding tembok kombinasi papan.

“Apalagi gelombang dan angin cukup kuat,” katanya Ahad, 14 Oktober 2018 kemarin.(***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – DPRD Kabupaten Bintan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menyepakati persetujuan pengesahan Ranperda Perubahan APBD (APBD P) 2018, Jum’at sore 28 September 2018.

Penandatanganan kesepakatan Ranperda Perubahan APBD 2018 dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bintan H Nesar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Trijono, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos serta disaksikan Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kepala DPKAD Mohd Setioso, anggota dewan dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut disepakati total belanja APBD P 2018 hingga sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp 1,185 Triliun Rupiah. Dari total belanja itu, belanja tidak langsung sebesar Rp 527,819 Milyar Rupiah dan belanja langsung menjadi Rp 657,668 Milyar Rupiah.

Sementara, proyeksi pendapatan sebesar Rp 1,011 Triliun Rupiah dimana selisih antara belanja dengan pendapatan daerah sekitar Rp 174,143 Milyar Rupiah dengan Silpa tahun anggaran sebelumnya mencapai Rp 176,143 Milyar Rupiah.

Terjadi surplus mencapai Rp 2 Milyar Rupiah, hingga bisa dipastikan Kab Bintan tidak mengalami defisit anggaran hingga akhir tahun 2018 karena anggaran untuk pembangunan daerah lebih besar dari belanja ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa, dirinya sangat mengapresiasi atas kerja keras Badan Anggaran serta Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang telah bekerja keras dalam pembahasan anggaran, dimana hal ini merupakan suatu bentuk kontrol fungsi pengawasan anggaran oleh legislatif dalam pembangunan daerah.

” Kita juga sangat berterimakasih atas kerja keras dari Banggar dan Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang melakukan pembahasan dalam pengawasan anggaran tentunya sangat kita apresiasi ” tutupnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – DPRD Kabupaten Bintan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menyepakati persetujuan pengesahan Ranperda Perubahan APBD (APBD P) 2018, Jum’at sore 28 September 2018

Penandatanganan kesepakatan Ranperda Perubahan APBD 2018 dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bintan H Nesar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Trijono, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos serta disaksikan Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kepala DPKAD Mohd Setioso, anggota dewan dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut disepakati total belanja APBD P 2018 hingga sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp 1,185 Triliun Rupiah. Dari total belanja itu, belanja tidak langsung sebesar Rp 527,819 Milyar Rupiah dan belanja langsung menjadi Rp 657,668 Milyar Rupiah.

Sementara, proyeksi pendapatan sebesar Rp 1,011 Triliun Rupiah dimana selisih antara belanja dengan pendapatan daerah sekitar Rp 174,143 Milyar Rupiah dengan Silpa tahun anggaran sebelumnya mencapai Rp 176,143 Milyar Rupiah.

Terjadi surplus mencapai Rp 2 Milyar Rupiah, hingga bisa dipastikan Kab Bintan tidak mengalami defisit anggaran hingga akhir tahun 2018 karena anggaran untuk pembangunan daerah lebih besar dari belanja ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa, dirinya sangat mengapresiasi atas kerja keras Badan Anggaran serta Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang telah bekerja keras dalam pembahasan anggaran, dimana hal ini merupakan suatu bentuk kontrol fungsi pengawasan anggaran oleh legislatif dalam pembangunan daerah.

Kita juga sangat berterimakasih atas kerja keras dari Banggar dan Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang melakukan pembahasan dalam pengawasan anggaran tentunya sangat kita apresiasi ” tutupnya.(***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bintan Nomor : 455/IX/2018 tertanggal 21 September 2018 tentang Pemberhentian Pj Kades Malang Rapat Rizki Bintani serta pengangkatan Kepala Desa berdasarkan hasil musyawarah BPD, maka diberlakukanlah Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Malang Rapat kepada Savarius Boli Arrahman.

Usai melantik Kades PAW Desa Malang Rapat, dalam sambutannya Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meminta agar kades terpilih hendaknya mampu melaksanakan tugas dan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

” Masa jabatan Kades PAW yang sisanya sekitar satu tahun setengah lagi, kita harapkan mampu melakukan konsolidasi dengan semua perangkat desa dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu juga, dirinya mengingatkan terhadap penggunaan Dana Desa (DD).

Dimana menurutnya, perangkat desa khususnya kepala desa hendaknya harus transparan dan mampu menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan semua pihak, hingga tidak ada yang tersandung hukum nantinya.

“ Ini harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ada kesalahan. Bila ada hal-hal belum mengerti sampaikan, ada Pemerintah Kecamatan, nanti Kecamatan akan menyampaikan ke Pemerintah Kabupaten, maka terus saling menjalin komunikasi,” tutupnya.(***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi Desa Kelong, Kec Bintan Pesisir, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan tersebut juga dihadiri Bunda Tagana Kab Bintan Ibu Hj Deby Maryanti, Jajaran Kapolsek, Danramil serta beberapa Kepala OPD Kabupaten Bintan.

Saat kunjungan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos terlihat bersilaturahim sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam angin puting beliung yang telah terjadi di Desa Kelong dan Desa Air Glubi beberapa yang lalu.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian seluruh unsur masyarakat dalam penanganan bencana tersebut.

” Tentunya kita sangat berterimakasih, kepada seluruh unsur yang ikut membantu dalam penanganan bencana alam angin puting beliung yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Desa Kelong dan Desa Air Glubi,” ujarnya

Usai penyerahan bantuan, dirinya mengakui sangat prihatin atas kejadian bencana alam tersebut serta berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Tidak hanya menyerahkan bantuan bencana alam, dirinya juga menyinggung perihal kejadian yang menimbulkan gesekan antar masyarakat di Desa Kelong kemarin.

” Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kita berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dan kita minta agar masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak tersandung kasus hukum serta membuat keresahan di masyarakat, ” ujarnya

Dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan yang salahsatunya adalah bijak dalam bermedia sosial.

” Sama-sama kita menjaga kondusivitas, keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat. Jangan ciptakan propaganda dan penyebaran berita hoax, karena selain pilkades, pileg kita juga akan menghadapi pilpres yang akan kita lalui,” tutupnya. (***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kabupaten Bintan kembali meraih Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Kementerian Keuangan RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

Penghargaan bergengsi nasional tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI Ibu Sri Mulyani kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos diwakili Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Kabupaten Bintan Moch Setioso di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI, Jakarta.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Kementerian Keuangan RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2017, alhamdulillah kita diberikan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi, Kamis, 20 September 2018.

Dikatakannya juga bahwa catatan penghargaan tersebut juga menjadi prestasi tersendiri dimana sejak menjabat, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos hampir tidak pernah absen menerima penghargaan WTP di Tingkat Nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Kabupaten Bintan Moch Setioso mengatakan bahwa penghargaan tersebut diterima Kabupaten Bintan untuk yang ketujuh kalinya berturut-turut, Pemkab Bintan juga tidak pernah absen mendapatkan penghargaan tersebut sejak tahun 2011.

Prestasi ini tidak lepas dari komitmen dan kerja keras bersama seluruh jajaran Pemkab Bintan, dan tentunya kita sangat bersyukur bisa mempertahankan Opini WTP kali ini menjadi tujuh kali berturut-turut ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa raihan penghargaan tersebut tidak lepas dari penggunaan metode keuangan yang diterapkan Pemkab Bintan melalui laporan keuangan yang berbasis akrual, dimana sebanyak tujuh laporan yang disiapkan setiap tahunnya meliputi laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas dan Laporan Perubahan Ekuitas serta Catatan atas Laporan Keuangan.

Ada 7 laporan yang menjadi penilaian , yang harus kita siapkan guna mendorong terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan ” tutupnya.(***)

sumber: Humas Bintan