HEADLINE

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Rumah Zakat Kepri bekerja sama dengan mediakepri.co.id mengadakan buka puasa bersama (Bukber), sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Golden Prown, Bengkong, Batam, Rabu, 22 Mei 2019.

Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut disejalankan dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara pengelola Rumah Zakat dengan pihak managemen mediakepri.co.id.

Acara tersebut sangat spektakuler dengan penampilan anak-anak SD Juara. Sekolah binaan Rumah Zakat Kota Batam ini, dapat menampilkan anak-anak yang sangat cerdas. Mereka mampu memberikan tausyiah tanpa menggunakan teks.

Penanggungjawab/CEO mediakepri.co.id, Eddy Supriatna mengaku bingung harus darimana memulai kata sambutannya. Kebingungan itu lahir lantaran ia sudah terpukau terhadap penampilan anak-anak siswa siswi SD Juara yang menghadirkan bercak kagum para tamu undangan.

Pimpinan Redaksi mediakepri.co.id Sarma Sinaga memberikan bingkisan lebaran untuk anak yatim usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat.

“Luar biasa anak-anakku dari SD Juara ini. Mereka mampu tampil dengan sempurna. Saya bingung, harus darimana mulainya,” ungkap Eddy, saat mengawali kata sambutannya.

Eddy mengatakan sudah dua tahun membangun kerja sama dengan pihak managemen Rumah Zakat Kota Batam. Namun, secara teknis belum berjalan secara maksimal.

Hal ini terjadi lantaran saat itu, dirinya harus mempersiapkan segala sesuatu. Diantaranya kantor maupun personel mediakepri.co.id.

Sekretaris PWI Kepri yang juga pimpinan redaksi bataamclick.com Novianto alias Bos Anto menyerahkan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan kerjasama mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

Diakui Eddy, dalam perjalanannya pihak managemen Rumah Zakat kembali bersilaturahmi ke kantor mediakepri.co.id dalam rangka menindaklanjuti kerjasama untuk ke depan. Tentu ia merasa tertantang dengan tawaran soal kerja sama tersebut.

“Kita tidak bicara soal uang. Tapi bagaimana Rumah Zakat ini terus eksis dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Begitu sebaliknya. Dengan harapan mediakepri.co.id juga semakin eksis dan dikenal orang banyak dengan adanya kerjasama ini,” ungkap Eddy bersemangat.

Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Kota Batam, Muhammad Isa mengaku, senang dengan adanya kerjasama antara Rumah Zakat dengan mediakepri.co.id. Kebanggaannya, mediakepri.co.id ini merupakan salah satu media di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang sudah terverifikasi faktual oleh dewan pers.

Dengan begitu, katanya, Tentu dirinya sudah tahu dengan kualitas dan kemampuan media kepri.co.id dalam menyajikan berita-berita, khususnya mengenai kegiatan Rumah Zakat Kota, sebagaimana tagline yang diusung mediakepri.co.id yakni Menyanyikan Sarana Informatif untuk Masyarakat.

Dedy Suwadha, pimpinan redaksi wartakepri.co.id memberikan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

“Alhamdulillah. Dengan adanya kerjasama ini, Rumah Zakat yang kami kelola, terus berkembang. Dan begitu pula dengan mediakepri.co.id yang akan semakin sukses ke depannya,” ungkap M. Isa.

Sebelum berbuka puasa, terlebih dahulu dilakukan penandatangan kerja sama antara Rumah Zakat yang dilakukan oleh Muhammad Isa selaku Branch Manager, dengan pihak mediakepri.co.id dilakukan oleh Eddy Supriatna selaku Penanggungjawab/CEO.

Pemred batamxinwen.com, Kavi memberikan bingkisan lebaran kepada jompo usai penandatanganan nota kerjasama antara mediakepri.co.id dengan Rumah Zakat

Usai penandatanganan ini, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan untuk Hari Raya secara simbolis serta santunan kepada anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa.

Hadir dalam acara tersebut, tim mediakepri Wakil Pimpinan Umum, Syabran Malisi, Pimpinan Perusahaan Putra Khairum HD, Pimpinan Redaksi Sarma Sinaga dan awak redaksi.

Turut hadir tamu undangan Sekretaris PWI Kepri Novianto yang akrab disapa Bos Anto yang juga pemilik media online batamclick.com, Ketua AJI Kota Batam, Slamet Widodo, mantan Bendahara Umum PWI Kepri yang juga Pemred wartakepri.co.id Dedy Suwadha, Pemred batamxinwen.com, Kavi, Pemred pelantar.id, Yuri Trisna Bahasa serta tamu undangan lainnya. (ali mahmud)

BATAM

Selasa | 21 Mei 2019 | 19:11

BP Batam Bangun 10 Infrastruktur Strategis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – BP Batam terus melakukan pembangunan dan peningkatan ruas jalan di Kota Batam khususnya jalan – jalan menuju kawasan industri.

Hal itu disampaikan Kasubdit Pembangunan Jalan, jembatan dan transportasi massal BP Batam, Boy Zasmita dalam keterangan persnya bersama Direktur Pembangunan Prasarana dan Sarana, Herawan dan Juru Bicara Kepala BP Batam, Ferdiana Sumiartony di Marketing Centre BP Batam pada Senin, 20 Mei 2019 pagi.

Peningkatan dan pembangunan proyek strategis ini membutuhkan anggaran dengan alokasi keseluruhan mencapai Rp 49,3 miliar tahun anggaran 2019 meliputi :

  1. Pembangunan jalan kolektor Kawasan Industri Kabil (dari PT Musimas ke Jl. Hang Kesturi) sepanjang 985 meter denga nilai kontrak Rp 7,5 miliar oleh kontraktor pelaksana PT Barelang Kontruksi.
  2. Pembangunan jalan kolektor dan jembatan di Kawasan Industri Sekupang sepanjang 1,425 meter dengan nilai pagu sebanyak Rp 10,7 Miliar dan masih dalam penyusunan dokumen tender.
  3. Pembangunan jalur ke 2 Jalan Kawasan Industri Batam Center (depan Tunas Industri Park 2) sepanjang 1,595 meter dengan nilai kontrak Rp 6,961 miliar oleh kontraktor PT Cipta Cakrawala Teknik.
  4. Pembangunan dan peningkatan jalan kawasan Industri Tanjunguncang tahap 2 sepanjang 945 meter dengan nilai kontrak Rp 3,458 Miliar oleh kontraktor PT Multi Sindo Internasional
  5. Peningkatan Jalan Kawasan Industri Pelabuhan Sagulung Tanjunguncang sepanjang 621 meter dengan nilai kontrak Rp 2,980 Miliar oleh kontraktor PT Belantara Karyatama.
  6. Pembangunan dan Peningkatan Jalan Kawasan Industri Sei Lekop Tahap 2 sepanjang 582 meter dengan nilai kontrak Rp 2,812 Miliar oleh PT Cipta Cakrawala Teknik.
  7. Perbaikan Jalan Kawasan Industri Sintai Tanjung Uncang sepanjang 1,569 meter dengan nilai kontrak Rp 4,106 Miliar oleh PT Rufiyando Humbang Persada.
  8. Perbaikan underpass Pelita Tahap I. dengan nilai pagu Rp 6,4 miliar dan masih dalam penyusunan dokumen.
  9. Peningkatan drainase utama di kawasan Perumahan Tiban Koperasi Segmen A, C dan D dengan nilai kontrak Rp 1,7 miliar oleh CV. Anugrah Sakti.
  10. Peningkatan Drainase Utama kawasan Perumahan Tiban Koperasi Segmen B dengan nilai pagu Rp 1,1 Miliar dan dalam tahap sosialisasi pekerjaan di lapangan.

Boy mengatakan pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan ini dapat memberikan dukungan kelancaran aktivitas dan kegiatan industri di Batam.

Sementara Direktur Pembangunan Prasarana dan Sarana Herawan menyampaikan pihaknya dalam waktu dekat melaksanakan perbaikan Jembatan II Barelang setelah sebelumnya kapal tanker Eastern Glory menabrak jembatan pada Januari lalu. Pelaksana perbaikan akan dilakukan PT PSL. PT PSL sebelumnya juga terlibat pembangunan jembatan II Barelang. “perbaikan dilakukan dalam waktu dekat, sebelum itu kita akan rapat kembali dengan pihak terkait,” ujarnya.

Perbaikan dilakukan setelah melalui beberapa proses mulai dari invetigasi oleh Komisi Keamanan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) dan tim ahli. Adapun total biaya perbaikan 900 ribu dolar Singapura atau Rp 9,3 miliar.

Juru Bicara Kepala BP Batam Ferdiana Sumiartony meyakini dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Batam dapat menjadikan daya saing Batam sebgai tujuan investasi.

“pembangunan dan peningkatan jalan merupakan salah satu program BP Batam setiap tahunnya terutama pada kawasan industri dengan harapan mendukung kelancaran arus barang dan pemerataan pembangunan,” jelasnya. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah merampungkan rekapitulasi suara tingkat nasional di 34 provinsi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Selasa, 21 Mei 2019 dini hari WIB. Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) menang di 21 provinsi.

Berdasar data KPU RI, dari 34 provinsi tersebut, pasangan calon nomor urut 01 itu unggul atas pasangan nomor urut 02, Subianto-Sandiaga Uno di Provinsi Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat.

Kemudian, menang di Provinsi Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Lampung. Paslon 01 juga menang di Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.

Sementara 13 provinsi lainnya tercatat dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Sandi.

Selain untuk pilpres, rekapitulasi suara yang sudah dimulai sejak Jumat (10/5/19) itu dilakukan untuk pemilihan legislatif (pileg). Rapat rekapitulasi melibatkan saksi dari partai politik peserta pemilu serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Berikut hasil rekapitulasi suara untuk Pilpres 2019 dari 34 provinsi:

1. Bali
Pasangan 01: 2.351.057 suara
Pasangan 02: 213.415 suara

Jumlah suara sah: 2.564.472
Suara tidak sah: 52.338
Jumlah seluruh suara sah dan tidak: 2.616.810

2. Bangka Belitung
01: 495.729
02: 288.235

Suara sah: 783.964
Suara tidak sah: 22.927
Jumlah: 806.891

3. Kalimantan Utara
01: 248.239
02: 106.162

Suara sah: 354.401
Suara tidak sah: 4.840
Jumlah: 359.241

4. Kalimantan Tengah
01: 830.948
02: 537.138

Suara sah: 1.368.086
Suara tidak sah: 3.3612
Jumlah: 1.401.698

5. Gorontalo
01: 369.803
02: 345.129

Suara sah: 714.932
Suara tidak sah: 8.148
Jumlah: 723.080.

6. Bengkulu
01: 583.488
02: 585.999

Suara sah: 1.169.487
Suara tidak sah: 26.862
Jumlah: 1.196.349

7. Kalimantan Selatan
01: 823.939
02: 1.470.163

Suara sah: 2.294.102
Suara tidak sah: 88.001
Jumlah: 2.382.103

8. Kalimantan Barat
01: 1.709.896
02: 1.263.757

Suara sah: 2.973.653
Suara tidak sah: 56.256
Jumlah: 3.029.909

9. Sulawesi Barat
01: 475.312
02: 263.620

Suara Sah: 738.932
Suara Tidak Sah: 12.147
Jumlah: 751.079

10. Yogyakarta
01: 1.655.174
02: 742.481

Suara Sah: 2.397.655
Suara Tidak Sah: 52.024
Jumlah: 2.449.679

11. Kalimantan Timur
01: 1.094.845
02: 870.443

Suara sah: 1.965.288
Suara tidak sah: 37.993
Jumlah: 2.003.281

12. Lampung
01: 2.853.585
02: 1.955.689

Suara sah: 4.809.274
Suara tidak sah: 86.311
Jumlah: 4.895.585

13. Maluku Utara
01: 310.548
02: 344.823

Suara sah: 655.371
Suara tidak sah: 10.243
Jumlah: 665.614

14. Sulawesi Utara
01: 1.220.524
02: 359.685

Suara Sah: 1.580.209
Suara Tidak Sah: 14.096
Jumlah: 1.594.305

15. Jambi
01: 859.833
02: 1.203.025

Suara Sah: 2.062.858
Suara Tidak Sah: 48.470
Jumlah: 2.111.328

16. Sulawesi Tengah
01: 914.588
02: 706.654

Suara Sah: 1.621.242
Suara Tidak Sah: 18.821
Jumlah: 1.640.063

17. Jawa Timur
01: 16.231.668
02: 8.441.247

Suara sah: 24.672.915
Suara tidak sah: 838.326
Jumlah: 25.511.241

18. NTT
01: 2.368.982
Pasangan 02: 305.587

Suara sah: 2.674.569
Suara tidak sah: 43.895
Jumlah: 2.718.464

19. Sumatera Selatan
01: 1.942.987
02: 2.877.781

Suara sah: 4.820.768
Suara tidak sah: 117.817
Jumlah: 4.938.585

20. Sulawesi Tenggara
01: 555.664
02: 842.117

Suara Sah: 1.397.781
Suara Tidak Sah: 27.625
Jumlah: 1.425.406

21. Jawa Tengah
01: 16.825.511
02: 4.944.447

Suara Sah: 21.769.958
Suara Tidak Sah: 606.514
Jumlah: 22.376.472

22. Sumatera Barat
01: 407.761
02: 2.488.733

Suara Sah: 2.896.494
Suara Tidak Sah: 40.225
Jumlah: 2.936.719

23. Kepulauan Riau
01: 550.692
02: 465.511

Suara Sah: 1.016.203
Suara Tidak Sah: 14.665
Jumlah: 1.030.868

24. Banten
01: 2.537.524
02: 4.059.514

Suara Sah: 6.597.038
Suara Tidak Sah: 194.128
Jumlah: 6.791.166

25. Aceh
01: 404.188
02: 2.400.746

Suara Sah: 2.804.934
Suara Tidak Sah: 83.326
Jumlah: 2.888.260

26. NTB
01: 951.242
02: 2.011.319

Suara Sah: 2.962.561
Suara Tidak Sah: 78.125
Jumlah: 3.040.686

27. Jawa Barat
01: 10.750.568
02: 16.077.446

Suara Sah: 26.828.014
Suara Tidak Sah: 648.065
Jumlah: 27.476.079

28. DKI Jakarta
01: 3.279.547
02: 3.066.137

Suara sah: 6.345.684
Jumlah tidak sah: 79.890
Jumlah: 6.425.574.

29. Papua Barat
01: 508.997
02: 128.732

Suara sah: 637.729
Suara tidak sah: 12.462
Jumlah: 650.191

30. Sulawesi Selatan
01: 2.117.591
02: 2.809.393

Suara sah: 4.926.984
Suara tidak sah: 98.205
Jumlah: 5.025.189

31. Riau
01: 1.248.713
02: 1.975.287

Suara sah: 3.224.000
Tidak sah: 47.530
Jumlah: 3.271.530

32. Sumatera Utara
01 : 3.936.515
02 : 3.587.786

Suara sah: 7.524.301
Suara tidak sah: 111.925
Jumlah: 7.636.226

33. Maluku
01: 599.457
02: 392.940

Suara sah: 992.397
Suara tidak sah: 11.514
Jumlah: 1.003.911

34. Papua
01 : 3.021.713
02 : 311.352

Suara sah : 3.333.065
Suara tidak sah : 58.822
Jumlah: 3.391.887 (berbagai sumber)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Untuk memberikan kenyamanan bagi umat muslim yang menjalankan ibadah di Bulan Ramadan, Polsek Kuantan Mudik melakukan razia penyakit masyarakat (pekat).

Sejumlah tempat hiburan malam yang ‘membandel’ dengan beroperasi pada saat yang dilarang maka diambil tindakan melalui razia pekat.

Dari hasil razia pekat, Polsek Kuantan Mudik beserta anggota membuahkan hasil. Masih ada sejumlah pengusaha tempat hiburan malam yang tetap beroperasi pada jadual yang telah dilarang.

Hasil razia pekat ini di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik lalu diserahkan ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP).

Ada tiga orang wanita pramusaji / pelayan cafe yang terjaring razia pekat. Ketiganya ini terjaring di Bukit Betabuh Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing)

Penyerahan ketiga wanita pramusaji tersebut dilakukan pada hari Senin, 20 Mei 2019 di Kantor Satpol PP sekitar pukul 11.30 WIB. Dan ketiga wanita yang merupakan hasil penjaringan razia pekat ini diterima Kabid Perda Satpol PP Kuansing, Suhardi.

Dalam penyerahan ini bertujuan untuk bisa diproses lebih lanjut oleh pihak Satpol PP. Lalu selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial untuk menjalani penyuluhan dan bimbingan. Setelah menjalani pembinaan ini, ketiga wanita ini bisa mencari pekerjaan yang lebih baik.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengatakan ketiga wanita yang terjaring ini merupakan hasil dari razia pekat. Kita serahkan ketiganya agar bisa diberikan pembinaan, agar kedepannya mereka akan lebih baik lagi. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menyampaikan Polda Kepri menggelar upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara Mapolda Kepri dengan Inspektur Upacara Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Senin, 20 Mei 2019.

Upacara Harkitnas ke-111 tahun 2019 dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, Para Pejabat Utama Polda Kepri dan personil Polda Kepri.

Amanat Menteri Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara yang dibacakan Kapolda Kepri menyampaikan kita berada dalam situasi pasca-pesta Demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.

Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam Pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita. Sampai sekarang ini, tahap-tahap pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar.

Peringatan Harkitnas disematkan tema “Bangkit Untuk Bersatu. Kebangkitan untuk persatuan”. Kita sebangsa dan setanah air, bangsa ini adalah bangsa yang besar, yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad.

Adapun kuncinya ada dalam dwilingga gotong-royong, menurut Bung Karno gotong-royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjoangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama, itulah gotong royong.

Lebih jauh dikatakannya, sebagaimana diserukan Presiden Joko Widodo pada pidato di depan sidang tahunan majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tahun 2018 lalu, dari tanah minang kita diimbau dengan petuah “barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang”. Kita diwarisi pepatah sunda yang berbunyi “sacangreud pageuh, sagolek pangkek”. Dari bumi anging mamiri kita bersama-sama belajar “reso temmangingi, nama-lomo, nale-tei, pammase dewata”. Dari bumi gora, kita diminta: “bareng bejukung, bareng bebose”. Dari banua banjar kita bersama-sama menjunjung “waja sampai kaputing”. Semua menganjurkan bekerja secara gotong royong.

Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan. Memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. Indonesia bangkit! Indonesia bersatu!. (humaspoldakepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Indonesia baru akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang. Meski demikian, animo masyarakat menyambut pemilukada ini sudah terlihat dari hangatnya isu-isu tentang para kandidat pemimpin daerah.

Seperti halnya di Kabupaten Natuna. Nama-nama kandidat calon bupati dan wakil bupati Natuna pun mulai bermunculan, latar belakang calonnya pun bervariasi mulai dari ASN, pengusaha, tokoh maritim, legislatif, hingga tokoh masyarakat.

Namun, belakangan muncul nama baru yang hangat diperbincangkan di media sosial Facebook, dia adalah Candra Ibrahim.

Lantas siapakah Candra Ibrahim?, Ia adalah putera daerah Natuna kelahiran pulau Midai, yang kini menjabat Direktur utama harian Batam Pos sekaligus sebagai Ketua PWI Kepri.

Namanya santer setelah salah seorang pengguna Facebook bernama Aripin Natuna, memposting dirinya dalam laman Facebook grup berita natuna dan mengatakan Candra Ibrahim sosok yang perlu diperhitungkan untuk dicalonkan dalam kontestasi Pilbup Natuna.

Sontak saja Grup berita natuna yang memiliki 45 ribu anggota ini pun ramai memperbincangkan sosok candra ibrahim.

Berikut beberapa komentar warganet mengenai sosok Candra Ibrahim yang dikutip Mediakepri.co.id.

Akun Bambang Suherly Beltim mengatakan ” Mantul saatnya yang muda bangun negeri, “.

Kemudian akun Riky Rinovsky ” sosok satu ini boleh diperhitungkan,”.

Namun, selain komentar dukungan, juga ada warganet yang masih bingung karena belum mengenal sosok Candra.

Terlihat Candra Ibrahim pun turut mengomentari postingan tentang dirinya pada Grup Berita Natuna. Ia pun mengatakan akan mempertimbangkan saran untuk menjadi kandidat bakal cabup dan cawabup Natuna.

Namun demikian, ia menilai untuk mengikuti konstestasi pilkada bukanlah hal mudah, karena banyak syarat perlu dipenuhi.

“berbuat untuk kampung, tak harus bekerja dikampung, sejak awal jadi wartawan tahun 1993 saya sudah ratusan kali menulis dan mengabarkan tentang natuna,” kata Candra.

Lanjutnya, setelah menjadi pimpinan di media Batam Pos dan Ketua PWI Kepri, dirinya tetap bergerak dibelakang meja menyusun konsep untuk membangun natuna sesuai profesinya sebagai wartawan.

“Kalau untuk yang lain tak dapat saya jawab saat ini, biarlah waktu akan menjawab. Sebab saya tahu banyak masyarakat natuna yang baik dan inginkan perubahan, tapi masih ada segelintir yang mengukur kemampuan calon pemimpin dari isi kocek, ini yang saya tak mampu, terimakasih atas wacananya, salam buat kaum milenials natuna,” ujar Candra Ibrahim. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pada hari Sabtu, 18 Mei 2019, Polda Kepri melaksanakan kegiatan berbagi asih berbuka puasa bersama (Berbuk) di Lapangan Masjid Jami’ Nurul Huda, Tanjungriau, Sekupang, Kota Batam.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri, Pimpinan PT Jasa Raharja Persero, Pengurus Bhayangkari Daerah Kepri, Lurah Tanjungriau, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Tanjungriau dan masyarakat Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Kapolda Kepri bersama Pejabat Utama Polda Kepri, Bhayangkari dan Anggota Polri berbagi asih dengan memberikan santunan kepada Anak Yatim serta berbagi 2.000 ta’jil dan memberikan paket makanan berbuka puasa sebanyak 2.000 kotak.

Disamping itu, Polda Kepri juga memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan umum, gigi dan pemeriksaan labolatorium sederhana (cek kolestrol, asam urat dan gula darah) kepada 84 orang masyarakat Tanjung Riau.

Kapolda Kepri menyampaikan Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap hari selama bulan Ramadhan yaitu pembagian ta’jil kepada masyarakat dan pembagian makan berbuka puasa dilaksanakan seminggu sekali, termasuk juga memberikan layanan kesehatan dari Dokkes Polda Kepri kepada masyarakat setempat.

“Mari kita bersama maknai Ramadhan ini dengan saling berbagi dan banyak bersyukur, Polda Kepri akan melayani dengan sepenuh hati,” kata Irjen Pol Andap Bdhi disela-sela berbuka puasa bersama.

Tokoh Masyarakat Ketua LPM Tanjungriau, Sunaryo menyampaikan atas nama masyarakat Tanjung Riau mengucapkan terima kasih. Ia juga menyebutkan puji syukur pada bulan suci Ramadhan ini, masyarakat Tanjungriau, khususnya kaum Muslimin dapat bertatap muka dan berjumpa bersama Kapolda Kepri beserta staf dan jajarannya.

Ditambahkannya, didalam kegiatan berbagi buka puasa di Masjid ini dan sekaligus menyantuni 50 orang anak yatim di Kelurahan Tanjungriau ini, semoga dengan kegiatan ini mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT. (humaspoldakepri)

MEDIAKEPRI.CO,ID, Teluk Kuantan – Bagi masyarakat di Arena Dayung, Desa Kukik Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing) tentu berbahagia karena telah diberikan kekayaan alam, dalam bentuk tanah yang mengandung biji emas di wilayahnya.

Awalnya, kekayaan alam ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi penopang perekonomian keluarganya. Perlahan, secara manual masyarakat mengayak biji emas yang terbentang di wilayah mereka tersebut.

Setelah kandungan biji emas ini menjadi rahasia umum, ada sebahagian orang yang ingin mendapat lebih biji emas yang ada. Lalu, mereka tidak ragu mengunakan mesin, menyaring biji emas itu. Tanpa mereka sadari bahwa aktivitas mereka itu telah membuat masalah baru di masyarakat.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertambangan emas itu bukan menaruh rasa cemburu atas penghasilan bagi penambang. Akan tetapi, kegiatan penambang yang tidak mengenal waktu itu telah mengganggu dan mengusik istirahat masyarakat.

Kj (35), satu diantara warga yang tinggal di sekitar lokasi penambangan. Kepada mediakepri.co.id dia mengaku sangat merasa terganggu dengan kegiatan penambangan emas ini. Karena aktivitas operasional pertambangan emas ini tidak mengenal waktu.

“Selain mereka bekerja pagi sampai sore, pada malam hari pun mereka juga bekerja,” katanya.

Lebih jauh disebutkannya, suara keras yang memekakkan telingan dari mesin dompeng yang digunakan itu sangat mengganggu keheningan dan ketenangan masyarakat. Sehingga, istirahat masyarakat sangat terganggu.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengaku sudah sering mengambil tindakan terhadap pertambangan emas ini. Namun, katanya, kegiatan ini seakan tidak mau mati.

“Kamipun sudah sering merazia. Sudah banyak yang ditindak mulai dari dibakar, ditenggelamkan. Tetapi, tidak berapa lama, aktivitasnya meraja Lela lagi,” katanya.

Disebutkannya, untuk menindak pertambangan emas ini ia berharap bantuan dan dukungan masyarakat dalam memberantasnya. Laporkan terus, tambahnya, bila masyarakat melihat aktivitasnya.

“Kami akan selalu perangi,” ungkapnya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, beserta jajarannya menggelar acara buka puasa bersama masyarakat dan anak yatim di Kota Tua Penagi, Sabtu 18 Mei 2019.

Dalam kesempatan itu, Kapolres pun mengapresiasi masyarakat Kota Tua Penagi yang mampu hidup rukun dalam keberagaman.

“Kota Tua Penagi adalah salah satu simbol kerukunan umat beragama. Kita bisa lihat antara surau Al-Mukarramah dan klenteng PU Tek Ci berdampingan, ” tutur AKBP Nugroho.

Kapolres pun berpesan, Di momen Bulan Ramadhan yang penuh berkah, tali silaturahmi antar sesama harus dipererat dan perbanyak beribadah serta berdoa kepada Allah SWT untuk bekal di akhirat nanti.

” Tali silaturahmi harus selalu di jaga bukan hanya di bulan ramadhan ini namun juga di waktu mendatang, ” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, diadakannya Buka Puasa bersama yang berlangsung di Surau Al-Mukarramah ini, tujuan utamanya ialah Untuk menjalin tali silaturahmi antara polres Natuna dengan warga kota tua penagi dan berbagi asih kepada anak yatim-piatu.

“Kita harus selalu besyukur kepada tuhan yang maha esa. Sebagai wujud syukur itu, kami ingin berbagi saat berbuka puasa dan memberikan sedikit rezeki kepada anak-anak Yatim-piatu.

Selesai memberikan sambutan, Kapolres Natuna memberikan santunan kepada Anak Yatim-piatu.

Tampak hadir pada giat buka puasa bersama ini Pejabat Teras Polres Natuna, Ibu Bhayangkari serta awak media. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Perjudian adalah aktivitas yang melanggar Undang-undang. Tak peduli apapun jenisnya, setiap kegiatan yang bentuknya mengadu keuntungan bisa dikatakan sebagai bentuk perjudian.

Kegiatan yang dilarang ini ternyata sudah menyentuh hingga sampai ke desa. Terkhusus jenis togel, kini sangat mudah ditemukan, begitu juga seperti yang ada di wilayah hukum Kuantan Mudik, khususnya Desa Luai.

Perjudian jenis togel yang marak ini membuat resah masyarakat, khususnya bagi para ibu rumah tangga (IRT). Seperti penggakuuan seorang ibu berinisial S (38), Jumat 17 Mei 2019.

Dia mengatakan saat ini perjudian yang ada sudah terlalu banyak. Dan peredaran judi jenis togel banyak memberikan harapan ke masyarakat lapisan bawah. Dimana, para bandar togel ini sudah membuat resah bagi para IRT.

IRT berinisal S berserta masyarakat lainnya meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa segera memperoses. Mereka berharap dari pengaduan yang disampaikan, bisa menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami sudah lapor. Jangan sampai ada lagi judi togel di desa kami ini,” ujar kepada mediakepri.co.id.

Ketika pengaduan ini dikonfirmasi kepada Kapolsek Kuantan Mudiak, Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal langsung menyatakan sikap positif terhadap masyarakat.

Afrizal mengatakan terima kasih kepada masyarakat, terutamanya kepada ibu IRT atas laporan yang dibuat. Dan laporan ini akan segera ditindaklanjuti.

“Kami dari kepolisian akan mengambil tindakan,” katanya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuantan Mudik – Polsek Kuantan Mudik mampu memberikan jaminan keamanan pelaksanaan Safari Ramadan rombongan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) di Masjid Al-Munawarah, Selasa, 14 Mei 2019.

Kegiatan Safari Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing di Desa Muaro Tombang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Kelancaran kegiatan Safari Ramadan ini tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab dari Polsek Kuantan Mudin, dibawah kepemimpinan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Afrizal. Bersama dengan jajarannya, AKP Afrizal ikut dalam pengamanan acara Safari Ramadan Kabupaten Kuansing tersebut.

Seluruh personil Polsek Kuantan Mudin bergerak dan bertugas mulai dari pukul 18.00 WIB. Dan hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB, baru tugas dari Polsek Kuantan Mudik selesai.

Kegiatan Safari Ramadan ini dihadiri Mursini Bupati Kuansing,
Sardiono Wakil Ketua I DPRD Kuansing, Dianto Mampanini Sekda Pemkab Kuansing, Mastur Sekwan DPRD Kuansing) Kompol Mahmudin mewakili Kapolres Kuansing, Mayor Inf Hariyantago Pa Bung Dim 0302/Inhu.

Juga tampak hadir, Chaidir aripin Ketua Basnaz Kuansing, Jisman Kakanmenag Kuansing, Sadarisnah Camat Kuantan Mudik, Kapten Arh Jufri Sakaria Danramil 08/Kuantan Mudik.

Adapun tamu lain yang hadir adalah Para kepala dinas, kepala badan di lingkungan Pemkab Kuansing, seluruh UPTD Kecamatan Kuantan Mudik. Lurah, Kades, Ketua BPD serta perangkat se Kecamatan Kuantan Mudik.

“Hingga giat Safari Ramadan rombongan Bupati Kuansing ini selesai, situasi dalam keadaan aman dan lancar,” ungkap Kapolsek Kuantan Mudik. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Para aktivis perempuan di Provinsi Kepri dilatih trik menangkal penyebaran radikalisme dan terorisme di kalangan masyarakat melalui pendekatan lunak.
Acara yang digelar BNPT dan FKPT Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis, 16 Mei 2019.

Dalam kegiatan bertema panitia menghadirkan dua pembicara yakni
Muhammad Lutfi, S.Ip., M.Si. Sebagai Kasi Pemulihan Korban BNPT,
dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kepri Misni.
Menurut Sekretaris FKPT Kepri Drs. Indra Syaputra saat pembukaan, selama ini banyak perempuan menjadi korban konflik, hingga semua harus bisa mengupayakan pendidikan bagi perempuan sebagai pendidik keluarga.

Menurut Indra, perempuan perlu dilibatkan dalam pencegahan teroris dan radikalisme ini karena perempuan mampu menyuntikkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi.

“Peran pelibatan perempuan sangat penting karena umumnya perempuan taat kepada suaminya, hingga bisa menepis ajakan-ajakan radikal yang bisa saja dilakukan oleh suami kepada istrinya,” sebut Indra.

Selain itu, sebutnya para Ibu juga memiliki waktu yang lebih banyak bersama anaknya dibandingkan ayahnya hingga kaum ibu merupakan orang yang cocok untuk dilibatkan dalam pencegahan teroris.

“Menurut Indra, Kasus bom sudah banyak terjadi di Indonesia hingga pemutusan mata rantai radikalisme tidak bisa berjalan hanya dipusat saja namun mesti dilakukan serentak,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Peremouan dan Anak Misni, S.Km., M.Si menuebutkan, pada kasus teroris yang beberapa kali di Indonesia, wanita dan anak merupakan korban dari teror itu sendiri meski mereka terlibat sebagai pelaku.

“Anak anak dan perempuan tidak akan mau ikut hal hal yang membahayakan itu tanpa bujukan suami atau pihak lain. Jadi tetap saja anak dan perempuan menjadi korban.

Dalam Beberapa studi menyatakan selalu ada hubungan antara terorisme dan radikalisme;
“Kerentanan terorisme dapat menjadi humus dalam perkembangan radikalisme dan terorisme dan perempuan selalu memiliki kolerasi yang signifikan terkait dengan radikalisme danbterorisme,” kata Misni.

Orang tua, sambung Misni mesti terus memantau pertumbuhan anak-anaknya. “Saat anak mengurung diri di kamar, mesti diajak komunikasi untuk mencari jalan keluar dari masalah yang kemungkinan sedang dialami oleh dianak,” sebutnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan dibandingkan bulan lainnya. Dalam bulan istimewa ini, ada banyak kebaikan yang bisa dilakukan. Karena momentum puasa merupakan media pendidikan bagi umat Islam untuk berlatih empati dan berbagi.

Oleh sebab itu Rumah Zakat dengan program Ramadhan
Berdaya, memfasilitasi para donatur untuk berbagi rezeki melalui program-program unggulan RZ, yakni Ramadhan Berbagi Buka Puasa (BBP), Kado Lebaran Yatim (KLY), Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) Syiar Quran (SQ), Janda Berdaya (JD) dan Ramadhan Bebas Hutang.

“Alhamdulillah, Rumah Zakat telah menyalurkan amanah Ramadhan kepada penerima manfaat yang berhak di Kota Batam,” ujar Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepri, Muhammad Isa, Rabu, 15 Mei 2019.

Dilanjutkannya, sampai dengan pekan pertama ramadhan ini, Rumah Zakat Batam telah menyalurkan Paket Berbagi Buka Puasa (BBP) sebanyak 1500 paket, kemudian Paket Kado Lebaran Yatim (KLY) sebanyak 153 paket, Paket Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) sebanyak 53 paket dan Paket Syiar Quran (SQ) sebanyak 160 paket.

“Terima kasih sahabat atas donasi anda, banyak orang merasakan indahnya Ramadhan,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan Program Ramadhan Berdaya Rumah Zakat tidak hanya dilaksanakan di Kota Batam saja, melainkan dilaksanakan juga serentak di seluruh Indonesia.

Menurut data yang dimiliki Rumah Zakat sampai dengan pekan pertama ramadhan ini, bantuan yang telah distribusikan sejumlah 41.057 Paket Berbagi Buka Puasa (BBP), 1.254 Paket Kado Lebaran Yatim (KLY), 1.097 Paket Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK), 474 Paket Janda Berdaya (JB), 4 Penerima Manfaat Ramadhan Bebas Hutang (RBH) dan sebanyak 749 Paket Syiar Quran (SQ) telah di distribusikan di seluruh Indonesia.

“Mari hadirkan lebih banyak senyum untuk mereka diluar sana dengan donasi anda melalui Program Ramadhan Berdaya,” pungkasnya. (sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 45 orang anggota legislatif yang duduk di DPRD Kepri sudah ditetapkan. Ada wajah baru dan komposisi wakil rakyat ini masih dihiasi dengan tampang lama.

Penetapan ke-45 orang anggota DPRD Kepri ini setelah KPU Provinsi Kepri menyelesaikan rekapitulasi suara.

Dua partai politik peserta pemilu, yakni Nasdem dan PKS akan meraih satu kursi di unsur pimpinan. Kedua partai ini sama-sama mendapatkan enam kursi di legislatif provinsi. Total ada empat kursi pimpinan. Dua lainnya, masih menempatkan wakil dari  PDIP dan Partai Golkar.

Kedua partai ini juga sama-sama meraih delapan kursi di DPRD Kepri. Sedangkan Partai Demokrat dan Hanura yang sebelumnya menempati dua kursi pimpinan hasil Pemilu 2014, untuk sementara harus menepi.

Baik Demokrat dan Hanura, masing-masing hanya memperoleh empat dan tiga kursi. Selebihnya diraih oleh Partai Gerindra empat kursi, PKB tiga kursi, PAN dua kursi, dan PPP meraih satu kursi. Total jumlah kursi di DPRD Kepri yakni 45 kursi.

Seluruh kursi berasal dari tujuh daerah pemilihan (dapil) di Provinsi Kepri. Dapil I Kota Tanjungpinang sebanyak lima kursi, Dapil II Bintan-Lingga enam kursi, dan Dapil III Karimun enam kursi.

Untuk Dapil IV, V dan VI berasal dari Batam dengan jumlah 25 kursi. Sedangkan Dapil VII Natuna dan Anambas mendapatkan porsi 3 kursi. Berikut 45 calon anggota DPRD Kepri peraih suara terbanyak, berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019;

Dapil I Kota Tanjungpinang:

1. Lis Darmansyah (PDIP)
2. Teddy Jun Askara (Golkar)
3. Eis Aswati (Demokrat)
4. Bobby Jayanto (Nasdem)
5. Rudi Chua (Hanura)

Dari Dapil II Bintan/Lingga:

1. Debby Maryanti (Demokrat)
2. Dewi Kumalasari (Golkar)
3. Khazalik (Nasdem)
4. Harlianto (Demokrat)
5. Kamaruddin Ali (Golkar)
6. Hanafi Ekra (PKS)

Dapil III Karimun:

1. Ery Suandi Andi (PDIP).
2. Raja Bachtiar (Golkar)
3. Bakti Lubis (Hanura)
4. Iskandarsyah (PKS)
5. Zainuddin Ahmad (Gerindra)
6. Rocky Marciano Bawole (PKB)

Dapil IV Batam A (Batuampar, Lubuk Baja, Bengkong, Batam Kota):

1. Widiastadi Nugroho (PDIP)
2. Sahat Sianturi (PDIP)
3. Asmin Patros (Golkar)
4. Uba Ingan Sigalingging (Hanura)
5. Raden Hari Cahyono (PKS)
6. Asnah (Gerindra)
7. Yudi Kurnain (PAN)
8. Surya Sardi (Demokat)
9. Sirajuddin Nur (PKB)
10.Wira Putra Silalahi (Nasdem)

Dapil V Batam B (Belakangpadang, Sekupang, Batuaji, Sagulung):

1. Jumaga Nadeak (PDIP)
2. Sugianto (PDIP)
3. Suryani (PKS)
4. M Ridho (PKS)
5. Riski Faisal (Golkar)
6. Irwansyah (PPP)
7. Onward Siahaan (Gerindra)
8. Sahmadin Sinaga (Nasdem)
9. Suigwan (PKB)
10.Alex Guspenaldi (PAN)

Dapil VI Batam C (Nongsa, Bulang, Seibeduk, Galang):

1. Saproni (PDIP)
2. Ririn Warsiti (Gerindra)
3. Tengku Afrizal Dachlan (Nasdem)
4. Taba Iskandar (Golkar)
5. Wahyu (PKS)

Dapil VII Natuna-Anambas:

1. Hadi Chandra (Golkar)
2. Ilyas Sabli (Nasdem)
3. Taufik (PDIP). (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Talukkuantan – Bagi masyarakat Dusun Remaja Pasar Baru, Kecamatan Pangean, hari kedelapan Ramadan 1440 Hijiriah merupakan malam spesial di Masjid Miftahul Jannah.

Pada Minggu, 12 mei 2019 malam, tim safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (kuansing) dan Pemerintah Provinsi Riau datang.

Bupati Kuansing Mursini dan Wakil Gubernur Riau (Wagub) Edy Afrizal Natar Nasition menyapa masyarakat dengan Safari Ramadan 1440 Hijiriah.

Dalam kegiatan ini, Wagub Riau membawa rombongan diantaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, turut hadir Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kabag, Camat, Waka I DPRD, Kapolres, Kapolsek dan pemuka masyarakat Pangean dari Kuansing.

Mursini mengatakan kehadiran Wagub Riau Edi Afrizal Natar Nasition dapat membawa berkah kepada masyarakat Kuansing umumnya dan Pangean khususnya.

Bupati lebih jauh mengatakan kedatangan Wagub, membuat masyarakat jadi berbesar hati. Jika kecil telapak tangan nyiru di tadahkan, katanya, dan merupakan setawar dan sedingin bagi kita masyarat Kuansing.

Dengan kehadiran Wagub ini, katanya, dapat melihat lebih dekat kondisi yang ada. Semoga kedepan, tambahnya, Wagub berkenan membenahi kondisi di Kuansing, terutama dari segi infrastuktur.

Edi Afrizal Natar Nasition mengatakan Pemprov Riau akan mengakomodir permohonan masyarakat Kuansing. Bahkan ia menambahkan, kedatangannya ini bisa merespon sesuai janji visi dan misinya.

“Kami akan mengutamakan kepentingan masyarakat bukan hanya di Kuansing, malah seluruh kabupaten yang ada. Sebanyak 12 kabupaten yang selalu disentuh pembangunan diberbagai sektor tentunya,” kata Wagub.

Dan acara safari Ramadhan diakhiri dengan pemberian bantuan kepada mesjid yang berada di daerah sekitar Kecamatan Pangean dengan berbagai bantuan, baik dari bahan banguan maupun berupa uang. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pemkab Karimun mengantisipasi pencegahan menularnya virus monkeypox atau cacar monyet dengan melakukan pemeriksaan di pintu masuk pelabuhan.

Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungbalai Karimun bekerjsama dengan Polsek KKP dan operator thermal scanner melakukan pengecekan terhadap penumpang Singapura dan Malaysia yang datang ke Kabupaten Karimun.

Untuk pemeriksaan ini, pihak Karantina telah memasang alat thermal detector atau alat pendeteksi suhu tubuh di pelabuhan feri Internasional. Hal tersebut untuk mengantisipasi masuknya wabah penyakit cacar monyet yang saat ini sedang ada di Singapura.

“Jadi setiap penumpang Singapura yang masuk melalui pelabuhan internasional, kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh. Jika terinfeksi langsung dilakukan pemeriksaan khusus,” kata Kepala Kantor Kesehatan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Bakhtiar Agus Wijaya, Senin 13 Mei 2019.

Dijelaskan Bakhtiar, sejauh ini belum ada ditemukan penumpang yang terkena monkeypox. Meski demikian pihak akan tetap melakukan pengawasan hingga isu cacar monyet tersebut tenang.

“Sejauh ini belum ada kita temukan penumpang yang terjangkit cacar monyet,” ucapnya.

Sementara itu, Dokter KKP Kelas II Tanjungbalai Karimun Famelia, mengatakan, bahwa ciri-ciri terjangkit virus cacar monyet tersebut antara lain demam, sakit kepala, nyeri-nyeri otot, dan mengalami kelenjar getah bening.

“Untuk masa inkubasinya atau gejala penyakitnya mulai kelihatan 5-20 hari setelah terinfeksi virus cacar monyet tersebut dan apabila terinfeksi maka akan dilakukan penanganan khusus di rumah sakit,” kata Famelia.

Famelia juga menjelaskan untuk penyembuhannya 2-3 minggu dengan daya tahan tubuh yang kuat, namun bisa berakibat fatal apabila daya tahan tubuh dari manusia itu sendiri lemah.

“Sehingga virus tersebut dengan sangat mudah masuk dan bisa menyebabkan gagal ginjal hingga kematian,” jelasnya. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Teluk Kuantan – Penjabat (Pj) Kepala Desa Bandar Alai, Saprizul meminta Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memeriksa khusus APBdes.

Permintaan ini yang disampaikan Saprizul yang juga Sekretaris Kecamatan Kuantan Tengah ini terkait banyaknya desa yang belum menyerahkan APBDes, Sabtu, 11 Mei 2019 lalu.

Data terakhir dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Kuansing ada sebanyak 37 desa di Kabupaten Kuansing yang belum menyerahkan APBDes.

Akibat dari banyaknya desa yang belum menyerahkan hal ini tentu berdampak terhadap molornya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I tahun 2019.

Molornya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) berdampak pada roda pemerintahan Desa yang tidak berjalan baik. Contohnya, gaji aparatur Desa dan pembangunan ditingkat Desa menjadi terhambat.

Saprizul mengatankan tersendatnya APBDes ini diakibatkan karena tidak ditemukannya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBDes tahun 2018 yang sebagaimana mestinya.

Seharusnya pada masa pemerintahan lama, katanya, sudah ada anggaran pembangunan yang sudah direalisasikan. Tapi masih ada juga, tambahnya, sisa anggaran yang belum terealisasikan.

“Saya juga pernah mempertanyakan Silpa, sebelum penyusunan APBDes tersebut. Namun Silpa tersebut hanya ditemukan Rp45 juta saja, semestinya Silpa tersebut jumlahnya bisa mencapai ratusan juta rupiah,” katanya kepada wartawan. 

Terkait hal ini, ia selaku Pj Kepala Desa Bandar Alai sudah melayangkan surat kepada Bupati Kuansing. Dalam surat itu, katanya, meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus (Riksus) dalam penggunaan anggaran Desa Bandar Alai tahun 2018 lalu.

“Kalau sudah di Riksus Inspektorat, kita akan tahu jumlah yang semestinya menjadi Silpa. Dengan adanya audit khusus tersebut, apapun hasilnya maka kades lama wajiba mempertanggung jawabanya,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan selesainya Riksus dari Inspektorat, ia selaku Pj Kades Bandar Alai berharap bisa melakukan penyusunan APBDes yang merupakan syarat pengajuan dan pencairan DD dan ADD tahap I.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Bandar Alai, berinisial HY saat dimintai tanggapannya terkait persoalan ini tidak memberikan pernyataan apapun melalui telepon selulernya. (depriandi)