HEADLINE

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hari ini, Senin, 18 Maret 2019, bertempat di Ruang Rapat Komisi II DPR RI digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Pembentukan Kecamatan Kute Siantan (P2K2S) Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Rapat dipimpin oleh Dr. Ir. E. Herman Khaeron, M.Si beserta Dr. Niyahatul Wafiroh, MA dan diikuti lebih kurang 10 orang Anggota Komisi II DPR RI.

RDP ini diikuti oleh segenap Pengurus P2K2S, Kepala Desa, Ketua BPD dan perwakilan tokoh masyarakat, tak ketinggalan juga tokoh Anambas di perantauan Prof.Ir.Bachtiar Saleh Abbas ikut mendampingi. Hasilnya Komisi II DPR RI  akan menindak lanjuti dengan surat disposisi menyetujui pembentukan Kecamatan Kute Siantan di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau kepada Menteri Dalam Negeri.

Memang masih butuh proses lebih lanjut namun hasil RDP hari ini sudah mampu membuat para pengurus P2K2S tersenyum lega, Ir. Fachrizal atau yang akrab disapa Ical Long Enon selaku Pembina P2K2S mengaku gembira atas sokongan dari Komisi II DPR RI,

“Alhamdulillah perjuangan sudah hampir tercapai, Kecamatan Kute Siantan dipastikan terbentuk”, ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Setiap tahapan perkembangannya akan disampaikan melalui  perwakilan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau fraksi PDI Perjuangan Hj. Dwi Ria Latifa, S.H., M.Sc dan Fraksi PAN H. Siti Sarwindah, M.Si. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang — Ini peluang berhadiah bagi masyarakat umum yang hobi menulis opini dan jurnalis yang suka membuat berita seni dan budaya atau aktivitas positif lain di tanah air. Total hadiah yang disediakan Rp100 juta. Lomba karya jurnalistik ini digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) se Indonesia.

Menurut Ketua FKPT Provinsi Kepri, Dra. Hj. Reni Yusneli, M.T.P, tulisan yang diperlombakan untuk katagori umum maupun wartawan mesti sudah terbit di media massa paling cepat pada 1 November 2018 dan paling lambat terbit pada 30 Oktober 2019. Selain itu tulisan yang dilombakan mesti sudah dikirim ke email [email protected] selambat-lambatnya pada 31 Oktober.

“Bagi yang sudah terbit, silakan dikirim sekarang juga dan berkasnya bisa diunggah di laman www.fkptcenter.or.id/dokumen dan ada beberapa persyaratan yang mesti diisi peserta seperti melampirkan dokumen serta identitas,” terangnya.

Naskah atau tulisan yang akan dilombakan, sambung Reni, mesti orijinal dan bukan duplikasi dari karya orang lain serta belum pernah diikutkan di perlombaan lainnya. “Panjang tulisan minimal 7 ribu karakter dan maksimal 13 ribu. Lomba karya tulis ini setiap tahun digelar oleh BNPT dan FKPT. Dewan juri yang menilai nanti dari Dewan Pers, organisasi profesi wartawan di pusat, Pengajar Jurnalistik di LPDS serta Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT. Yang memiliki bakat menulis silakan mencoba peruntungan,” sebut Reni.

Tema lomba karya tulis tahun ini, sambung Reni, yakni “Kekuatan Kearifan Lokal Membendung Hoaks di Era Distrupsi Informasi”.

Diakui Reni, dalam membendung fenomena hoaks yang semakin mengkhawatirkan saat ini, perlu digagas adanya upaya-upaya masyarakat umum untuk membuat kegiatan yang positif, seperti meningkatkan kemampuan berkreativitas pemuda-pemuda di daerah agar menghasilkan hal-hal yang positif dan mencegah prilaku iseng yang tidak bermanfaat bahkan merugikan orang lain. Bagi pemenang, sebutnya, akan dipanggil ke Jakarta saat penyerahan hadiah oleh ketua BNPT. *

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sosok Rizki Firmanda mencuri perhatian sejumlah media massa berbasis website. Keyakinan atas kemampuan dan pengalamannya ini, pemilik online mendorong mantan aktivis mahasiswa ini untuk memajukan KNPI Kota Batam.

Nama Rizki diharapkan masuk dalam susunan kepengurusan organisasi kepemudaan itu usai pelaksanaan Musda di Hotel PIH Batam Centre, besok, Sabtu, 16 Maret 2019.

Rizki memang dikenal kreatif dan bertalenta sepanjang kiprahnya sebagai aktivis di Bumi Segantang Lada. Bahkan, beberapa waktu lalu Ia juga pernah diundang secara khusus oleh Presiden RI Joko Widodo ke Istana Negara.

Diantara mereka yang memberikan dukungan kepada Rizki itu adalah Novianto, CEO Batam Click. Sebagai teman, Bos Anto begitu sapaan akrabnya, tetap mengusung Rizki memajukan KNPI Batam.

“Paling tidak setelah Musda nanti, Rizki jadi sekretaris dalam susunan pengurus baru KNPI,” pinta Sekjen PWI Kepri itu, Jumat, 15 Maret 2019.

Selain Bos Anto, juga ada CEO Kepri Media Grup, Dedy Suwadha yang memberi dukungan. Dimata Dedy, Rizki adalah pemuda tangguh dan memiliki pengikut yang kuat.

Ia mengaku mengenal Rizki sebagai sosok yang pekerja keras dan menjadi panutan di kalangan mahasiswa Kepri.

“Jika dia (Rizki) berada dan menjadi nakhoda KNPI Batam, maka kegiatan-kegiatan KNPI akan makin terasa di kalangan anak muda Batam,” ujar Dedy.

Tak jauh beda dengan apa yang diutarakan Dedy, CEO Media Kepri Edi Supriatna menyebut kalau KNPI sebagai organisasi pemuda tertua dan terbesar di tanah air ini perlu diisi oleh sosok muda.

Yakni, lanjut Edi, pemuda yang memiliki visi dan misi yang visioner. Menurut dia, Rizki sebagai tokoh muda menanam pandangan yang mumpuni untuk mengembangkan semangat baru.

“Dapat diasumsikan, berkat pengalaman dan sepak terjang yang dilakoninya selama ini, perahu KNPI Batam akan dapat berlabuh di pelabuhan keberhasilan. Bravo Rizki,” seru Edi mengakhiri.

Presiden Mahasiswa Ibnu Sina Batam, Habibi juga ikut memberikan dukungan kepada Rizki Firmanda. Ia mengenal seniornya itu sebagai sosok yang royal terhadap junior.

Dimata para junior, sambung Habibi, Rizki merupakan figur yang gesit, berjiwa integritas dan berwawasan yang luas.

“Kalau pekerjaan di dalam organisasi itu, beliau sangat cepat sekali. Luar biasa pokoknya, bisa menjadi panutan buat kami junior mahasiswa,” pungkasnya.

Mengetahui adanya dorongan tersebut, Rizki mengaku kagum dan mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah memberikan dukungan kepada dirinya.

Kata dia, bagaimanapun hasil Musda KNPI besok, itu adalah yang terbaik berdasarkan kesepakatan bersama. Dan jika memang diberi amanah, Rizki mengaku siap untuk memajukan KNPI Kota Batam.

“Apapun hasilnya, itulah yang terbaik pilihan bersama. Saya akan siap memajukan KNPI Batam jika diberi amanah,” tandasnya.

Berikut sederetan profil Rizki Firmanda, S.Sos sebagai aktivis;

Menjadi Aktifis Anak dan Pelajar

  • Ketua Pergerakan Mahasiswa Peduli anak Daerah Kota Batam dan Provinsi Kepri.
  • Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kepri.
    -Ketua Rohis SMAN 15 Batam.

Menjadi Aktifis Mahasiswa

  • Ketua Forum Kepemimpinan Mahasiswa Kota Batam dan Kepri.
    -Ketua Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia Kota Batam.
    -Pengurus Dewan Mahasiswa STAI Ibnu Sina Batam.

Menjadi Aktifis Pemuda

  • Wakil Sekretaris Ansor Kepri.
  • Wakil Sekretaris DPD KNPI Kota Batam.
  • Tim Formatur KNPI Provinsi Kepri.
  • Ketua PK KNPI Sekupang, Batam.
  • Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gema Minang.

Menjadi Aktifis Tani

  • Wakil Ketua Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kota Batam dan Kepri.

Menjadi Aktifis Lingkungan

  • Ketua Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup Kota Batam.
  • Duta Karang Kota Batam.

Aktifis Media Massa

  • Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Damai.
  • Pengurus Asosiasi Media Online Indonesia.
  • Direktur Media Situs Kepri Indonesia. (ihsan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Lebih kurang satu bulan dilanda panas. Adapun debit air di bak resover terus mengalami pengurangan. Kondisi ini akan menjadi keprihatinan di Daik Lingga,

Berkurangnya debit air ini menjadi keprihatinan warga, khususnya berada di kota Daik Lingga. Dimana negeri yang dijuluki bunda tanah Melayu memiliki sejumlah wisata yang menarik, keindahan alam masih asri, sangat mustahil ketika Daik Lingga di landa Kekeringan.

Dibuktikan Lingga memiliki lebih kurang 7 sumber mata air terjun, satu diantaranya air terjun tande yang menjadi suplai masyarakat Daik Lingga.

Wakil Ketuanya MPC Pemuda Pancasila (MPC PP) Lingga, Zakaria mengatakan pemerintah Daerah harus duduk bersama dengan DPRD, untuk memberikan solusi. Melalui pertemuan tersebut agar permasalahan air bersih tidak berlarut-larut dari tahun ke tahun di Bumi Bunda Tanah Melayu.

Wakil Ketuanya MPC Pemuda Pancasila (MPC PP) Lingga, Zakaria

Menurut Zakaria, sebagai putra daerah, sebenarnya permasalahan ini menjadi hal yang tidak begitu luar biasa. Pasalnya, untuk skala perusahaan daerah air minum (PDAM). yang mengakomodir penyuplai air di kabupaten tidak dapat memberikan pelayanan terbaiknya untuk wilayah Kelurahan Daik.

” Aneh kelangkaan ini terjadi di wilayah Kelurahan Daik saja dari tahun ke tahun. Sementara di kecamatan lain, kekeringan dan kelangkaan bisa teratasi,” ujarnya kepada mediakepri.co.id, Kamis, 14 Maret 2018.

Lebih jauh katanya, yang terpenting itu eksekusi dulu, duduk bersama mencarikan suatu solusi terbaik, jangan memandang masalah ini menjadi hal yang sepele. Dikala hujan, katanya, kita tidak menghiraukan, dan dikala musim panas, menjadi masalah yang serius.

Selain itu katanya, kasihan masyarakat, harus menunggu sampai tengah malam untuk menampung air di rumah. Malam harusnya waktu istirahat, tambahnya, akan tetapi saat ini harus diganti dengan rutinitas yang lain.

“Kami dari pemuda merasa malu. Apalagi informasi sudah menyebar luas di media massa. Lingga akan atasi kekeringan air di Kota Batam. Sementara pusat pemerintahan Kota Lingga sendiri dilanda kekeringan,” ucapnya. (bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepri Nurdin basairun meresmikan gedung Sekolah Baru SMAN 5 Karimun yang telah selesai dibangun tahap pertama pada Sabtu, 9 Maret 2019.

Sekolah itu dibangun di atas lahan seluas 18.030 M2 dan dibangun dengan anggaran 2018 Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Disdik Kepri).

Menurut Sekda Provinsi Kepri Arief Fadillah yang juga hadir saat peresmian sekolah tersebut, Gedung SMAN 5 Karimun yang berada di Kecamatan Tebing Karimun ini baru selesai tahap pertama. Dan tahap keduanya, katanya, akan dibagun di tahun ini.

istimewa

“Pada tahun anggaran 2019 akan dilanjutkan dengan pembangunan tahap ke 2 dengan pagu anggaran sebesar Rp4,8 M untuk membagun 9 ruang kelas baru,” sebut Sekda.

Rangakaian peresmian SMAN 5 itu juga diselaraskan dengan peresmian proyek dari 2 OPD lainnya di Pemprov Kepri yakni dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri yaitu peresmian Pasar Teluk Uma dan juga Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau.

Pada rangkaian acara gubernur di karimun itu juga tampak dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri M.Dali. Menurut M Dali, selain peresmian juga ada penandatangan Kontrak kerja PTK Non-ASN dari guru se-Kabupaten Karimun.

Istimewa

“Jumlah guru yang hadir lebih kurang 500 orang. Dan, alhamdulillah Gubernur Kepri memberikan perhatian yang luar biasa, salah satunya terlihat dari terwujudnya harapan masyarakat adanya yang menginginkan adanya Pembangunan sekolah baru di karimun,” sebut Dali.

Menurut Dali, gubernur berharap, sekolah baru tersebut dapat menampung siswa pada tahun ajaran baru 2019 ini. “Diperkirakan daya tampung penerimaan siswa untuk tahun ajaran 2019 ini sebanyak 300 siswa baru.

“Kita harus bangga dengan pembangunan sarana pendidikan dan Gubernur Kepri Kepri cukup konsen dalam pembangunan di sekotr pendidikan di seluruh Kepulauan Riau,” kata Dali. (***)

Istimewa
Istimewa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Melalui kegiatan dialog kebangsaan dan deklarasi pemilu damai 2019, Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat Kepri untuk berselfie di teli (hasil penghitungan suara).

Ajakan untuk selfie di teli tersebut disampaikan oleh organisasi kepemudaan skala nasional ini guna mewujudkan hasil pemilu yang jujur dan berkualitas di Kepri.

“Jadi, masyarakat kita ajak untuk selfie di teli dan dikirim ke akun medsos GPN Batam agar bisa mengetahui hasil riil pemilu nanti,” ucap Ketua GPN Batam, Rizki Firmanda di hadapan pemuda dan mahasiswa yang hadir di Aula Restaurant Golden Prawn, Jumat, 8 Maret 2018.

Adanya ide berselfie di teli ini, dikatakan Rizki merupakan suatu tindakan sebagai bentuk upaya menghindari berbagai macam kecurangan-kecurangan politik dalam berdemokrasi.

“Ini bentuk kepedulian pemuda mewujudkan pelaksanaan pemilu yang jujur di tanah air,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti kegiatan dialog kebangsaan dan deklarasi pemilu damai 2019

Ditempat yang sama, Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim, dalam sambutannya mendukung terwujudnya pelaksanaan pemilu yang damai di Kepri tanpa ada terjadi perpecahan antar sesama.

Sebagai perwakilan media massa yang hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Batam Pos itu memaparkan tentang bagaimana mencerna informasi, khususnya informasi yang tersaji di media sosial.

“Medsos itu rawan, jadi saring dulu sebelum di sharing,” ujar Candra.

Maka dari itu, Candra mengajak mahasiswa dan pemuda agar bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk bersama-sama melawan sekaligus menyaring informasi hoax di media sosial.

“Mari pemuda dan mahasiswa bersama-sama menjaga situasi kondusif dan menyaring informasi dengan baik sebelum di sebarkan,” ajaknya.

Selain itu, Candra juga menyebut KPU sebagai penyelenggara pemilu belum maksimal mensosialisasikan tugas dan fungsinya. Namun demikian, lanjut dia, KPU terbantu dengan adanya informasi mengenai pemilu yang terdapat di medsos.

“Meskipun medsos banyak terdapat hoax, tapi juga bisa menguntungkan karena ada informasi tentang pemilu,” tutupnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Ketua PWI Kepri itu, perwakilan KPU Kepri, Parlindungan, menuturkan bahwa permasalahannya ada pada jumlah pemilih. Dia membeberkan kalau tingkat partisipasi pemilih di Kepri paling rendah seluruh Indonesia.

“Provinsi kita partisipasi pemilihnya terendah se-Indonesia,” sebutnya.

Di tahun 2014, sambung Parlindungan, Kepri berada di urutan terendah ke dua secara nasional setelah DKI Jakarta. Demikian juga di tahun 2015, Kepri berada ditingkat paling bawah.

“Jadi, marilah pada tanggal 17 April 2019 mendatang kita beramai-ramai datang ke TPS menggunakan hak pilih kita,” pungkasnya. (ihsan)

Millenial Safety Road Festival

HEADLINE

Minggu | 24 Februari 2019 | 14:16

Millenial Safety Road Festival Jadi Magnet Engku Putri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Millenial Safety Road Festival berlangsung meriah di Engku Putri, Batam Centre, Minggu, 24 Februari 2019.

Kerumunan massa memadati alun-alun Engku Putri diberi hiburan mulai dari jalan santai, sepeda, dan terkun payung. Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi, di dampingi Wakapolda Kepri Brigjend Pol Yan Fitri, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Roy A.C, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki tampak hadir di antara kerumunan masyarakat.

Lalu, terlihat juga Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Wali Kota Batam, Kajati, serta Danrem 033 WP Brigjend TNi Gabriel L.

Kapolda Kepri Irjend Pol Andap Budhi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir di alun-alun Engku Putri serta kepedulian. Dikatakannya, ada 1.450 kasus kecelakaan lalu lintas, 61 persennya oleh oleh genersi milineal, umur 17-38 tahun. 1066 Kasus, 205 diantaranya meninggal yang terjadi tahun lalu.

“Mari kita mengingatkan dalam kebaikan.Setuju! Jangan kita semua menjadi korban, utamannya generasi milenial. Kita harapkan, mari kita bersama-sama, satukan hati dan fikiran.Mari kita tunjukkan pada dunia, bahwa Kepri, Aman lancar, kondusif dan tidak terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya. (khairum)

media atb

HEADLINE

Sabtu | 23 Februari 2019 | 11:30

ATB Berbagi Cerita Bersama Media

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- PT Adhya Tirta Batam (ATB) menggelar media gathering 2019, Sabtu, 23 Februari 2019. Kegiatan rutin setiap tahun ini, bertujuan untuk membagi informasi kepada masyarakat melalui media cetak, elektronik maupun media online.

Head of Corporate Sectetary PT ATB, Maria Y. Jacobus mengatakan, media gathering kali ini sangat berbeda, lantaran dihadiri hampir seluruh direksi maupun management PT ATB. Selain itu dihadiri Ketua PWI Kepri, Chandra Ibrahim, dan Ketua AJI Kota Batam, Muhammad Zuhri.

Maria mengatakan, media mempunyai peran penting dalam meningkatkan kinerja ATB dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Sekaligus menangkal berita-berita hoaks ataupun fakta.

“Kami ingin membagikan informasi yang sesungguhnya. Tidak ingin menutup-nutupi informasisi,” kata Maria pada media gathering 2019, Sabtu,23 Februari 2019.

Maria mengatakan, para peserta media gathering juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba menulis karya jurnalistik dengan Tema’ ATB Melayani Kini dan Nanti’. Lomba tersebut dibagi dalam dua kategori yakni, Feature dan Berita.

“Kita siapkan hadiah lombah untuk kedua kategori itu mencapai puluhan juta,” tandasnya.

Ketua PWI Kepri, Chandra Ibrahim dalam sambutannya memuji tagline yang dimiliki oleh PT ATB saat ini yakni, Tak Terganti. Menurutnya, tagline tersebut sangat luar biasa.

“Kalau ATB sudah bagi, kenapa harus digantikan,” kata Chandra.

Sementara Ketua AJI Kota Batam, M. Zuhri mengatakan, bila bicara ATB adalah kebersamaan yang sudah lama. Sehingga sudah tak asing lagi hubungan antara pers dengan ATB.

Menurut Zuhri, Pers saat ini sedang di uji. Baik dari integritas maupun kapabilitas sebagai seorang wartawan. Apa lagi munculnya berita-berita hoax. Tentu tugas medialah yg memberikan informasi yang akurat dan kredibel.

Begitu juga pihak ATB tentu menjaga integritas, kapabilitas. Ketika ATB dipimpin oleh pak Beny selaku Presiden Direktur, semakin di percaya oleh banyak orang.

“Media gathering sebagai ajang silaturahmi tentu menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama terkait pelayanan,” ungkap Zuhri.

Presiden Direktur PT ATB, Benny Andrianto mengatakan,, media gathering yang dilakukan oleh pihak PT ATB sudah berjalan 10 tahun.

“Tiap tahun dilakukan media gathering. Tapi saya ingin adakan media gathering dalam setahun dilakukan dua kali, karena konsesi kami tinggal setahun lagi,” ungkap Benny.

Dalam kesempatan tersebut, Benny memaparkan secara gamblang terkait konsesi maupun kondisi air terutama di dam Tembesi.

“ATB ini pemain profesional. Kita siap kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja untuk bersaing. Kelola air itu tidak gampang. Apalagi dengan kondisi Dam Tembesi yang hingga saat ini belum bisa beroperasi,” ungkap Benny. (ali)

listrik terancam

HEADLINE

Selasa | 19 Februari 2019 | 18:35

Conoco Hentikan Suplai Gas, Listrik di Batam Terancam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Untuk kurun waktu 23 Februari hingga 1 Maret mendatang, Conoco Philips menghentikan distribusi gas ke Perusahaan Gas Negara (PGN) Batam. Akibat menutup distribusi gas ini, aktivitas bright PLN Batam mendistribusikan listrik ke pelanggan terganggu.

“Conoco akan melakukan pemeliharaan kompresor,” ujar Wendy Purwanto, Sales Area Head PGN Kota Batam didampingi Syamsul Bahri, VP Public Relation bright PLN Batam di Coffee Town Grand Niaga Mas, Selasa, 19 Februari 2019.

Disebutkannya, pemeliharaan ini tidak dapat dihindari. Dal hal ini, tambahnya, dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaiknya.

Dan selama melakukan pemeliharaan itu sendiri, katanya lebih jauh, Conoco menghentikan pendistribusian gas. Dan gas ini adalah bahan bakar utama dari bright PLN Batam untuk menghidupkan mesinnya.

Sementara itu, Samsul Bahri mengatakan tidak adanya pasokan gas ini, maka bright PLN tidak bisa berbuat apapun. Hanya saja, katanya, tentunya kondisi ini akan berdampak terhadap pelanggan (baca: masyarakat).

“Gas adalah bahan bakar utama PLN untuk menghidupkan pembangkit listrik. Kita terpaksa harus melakukan pemadaman bergilir,” ujarnya.

Disebutkannya, untuk menghidupkan pembangkit listri, 70 persen menggunakan gas. Dan 30 persen, tambahnya, bahan bakar yang digunakan batubara dan bahan bakar solar. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Hingga kini sektor perikanan air tawar di Indonesia dapat dikatakan belum tergarap maksimal. Terbukti dari masih belum tercukupinya permintaan pasar dalam negeri.

Tentunya bisnis budidaya ikan air tawar cukup potensial untuk dijalankan, apalagi budidaya ikan jenis ini lebih mudah dan murah jika dibandingkan dengan budidaya ikan air laut.

Pemerintah Daerah Natuna selain memperhatikan pembudidaya ikan laut yang notabenenya banyak digeluti nelayan di Natuna, juga turut memberikan dukungan terhadap pembudidaya ikan air tawar.

Suasana acara penyerahan bantuan benih ikan, Bupati menyampaikan sambutan

Salah satunya adalah memberikan bantuan bibit ikan air tawar jenis lele.
Penyerahan Bantuan Bibit Ikan Produksi UPTD Dinas Perikanan ini, diserahkan oleh Bupati Natuna kepada 5 kelompok pembudidaya ikan air tawar di kabupaten Natuna, Rabu 6 februari 2019, di Balai Benih Teluk Baruk, Kecamatan Bunguran Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengatakan Jika sektor perikanan air tawar dikelola dan dibudidayakan dengan baik, bukan tidak mungkin mampu mengembangkan sektor perikanan masyarakat tempatan.

“Oleh karenanya upaya mengoptimalkan pengelolaan perikanan air tawar harus menjadi fokus pembangunan sehingga mampu meningkatkan minat dan semangat para pelaku usaha untuk terlibat, ” ujar Hamid.

Menurut Hamid kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan angka produksi perikanan khususnya perikanan air tawar yang sampai sekarang masih dibawah target.

“Saya harapkan kepada seluruh pelaku usaha budidaya ikan air tawar untuk terus berupaya melakukan strategi pengembangan dan fokus dalam usaha ini, bukan tidak mungkin kedepannya sektor perikanan darat dapat menjadi peluang usaha yang menjajikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Natuna” jelas Hamid.

Hamid juga berpesan kepada pihak Pemerintah Desa agar dapat memberikan dukungan dan perhatian baik melalui kebijakan maupun himbauan karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti potensi perikanan air tawar mampu menjadi Komoditi utama asli Desa.

Suasana acara penyerahan bantuan benih ikan, Bupati menyampaikan sambutan

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Natuna Zakimin mengatakan pada 2017 akhir Balai benih ikan Teluk Baruk mampu memproduksi benih ikan air tawar khususnya lele untuk serahkan kepada kelompok nelayan pembudidaya ikan air tawar diseluruh Kabupaten Natuna.

Menurut Zakimin secara tekhnologi produksi ikan air tawar jauh lebih mudah dan lebih murah dari pada ikan air laut. selain itu, keberadaan balai benih juga sebagai sarana pelatihan bagi kelompok nelayan untuk melakukan pelatihan terkait budidaya ikan air tawar.

“Kami berharap dengan adanya stimulus bantuan perikanan ini produksi perikanan air tawar di Kabupaten Natuna meningkat dan mampu melonjak Ekonomi masyarakat Natuna” tutup Zakimin. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Kepri (Disdik Pemprov) Kepri berikan paparan tentang pendidikan karakter di SMAN 1 Lingga, Kamis, 7 Februari 2019 sore.

Adimaja, Kasi PPK Didik Pemprov Kepri dihadapan ratusan siswa SMAN 1 Lingga menjelaskan pendidikan karakter. Dalam konsep ini, katanya, akan menghasilkan kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual.

Membangun Kekompakan Menuju Kepri Kedepan

Adimaja menjelaskan karakter yang dibangun dalam program ini adalah untuk menciptakan siswa yang mandiri. Lalu, tambahnya, menanamkan jiwa kerjasama dan gotong royong.

“Gotong royong yang dibangun ini adalah sebuah kerjasama yang positif. Bukan kerjasama negatif, seperti saling contek dan lainnya yang tidak baik,” ujar Adimaja.

Mendagri Minta Peserta Pemilu Lakukan Kampanye Bermartabat

Strategi INDR4 untuk Jadi Wakil Rakyat Terungkap di Dapur mediakepri.co.id

Selanjutnya, karakter yang lainnya yakni nasionalis, cinta tanah air dan bangsa. Dan terakhir, karakter yang religius.

“Jadilah siswa yang berprestasi yang memiliki kecerdasan emosional dan kecerdasan religius. Dan siswa seperti ini merupakan generani emas bangsa Indonesia,” katanya.

Lebih jauh, Adimaja menambahkan, setelah karakter ini terbangun dan tertanam dengan baik, maka selanjutnya, membangun pendidikan karakter ini yang diharmonisasikan dengan olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Suasana hening di dapur redaksi mediakepri.co.id, seketika pecah. Ruangan yang semula sunyi dan senyap itu, seketika berubah jadi hidup dan ceria.

INDR4. Kedatangan dia lah yang menjadi magnet, yang mampu mengalahkan suara musik, dari komputer milik awak redaksi yang menghiasi ruangan. Sosok muda ini seakan jadi energi baru malam diakhir minggu itu.

Aura semangat yang terpancar dari calon legislatif (caleg) yang diusung Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tercium kuat. Tekadnya untuk duduk di kursi panas wakil rakyat itu, disejalankan dengan kekuatan yang dibangun sejak lama.

Kedatangan caleg daerah pemilihan (dapil) Sekupang-Belakangpadang ini berjalan singkat. Pertemuan singkat itu berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Namun banyak materi menarik dan nyata yang terjadi ditengah-tengah masyarakat jadi bahan diskusi.

Tampil sederhana dengan menggunakan topi ala sastrawan, INDR4 memaparkan sejumlah persoalan. Di hadapan pimpinan redaksi mediakepri.co.id, Eddy Supriatna, ia menyampaikan materi ‘berat’. Satu per satu persoalan di masyarakat terucap. Seakan, masalah yang dihadapi masyarakat tak kunjung usai. Dan problematika ini terus menjadi warisan yang terjadi secara turun menurun.

Semua persoalan dan masalah yang terjadi dan dihadapi masyarakat itu, dapat dipenuhi dengan diawali oleh niat. Dimana niat itu harus ditanam dalam hati nurani untuk direalisasikan dan dilaksanakan. Jadi tidak hanya sebatas janji untuk memberikan angin segar agar mendapat suara.

NIat yang ditanamkan INDR4, tertuang dalam visi dan misi. Adapun yang menjadi tugas besar mendatang adalah merealisasikan visi ‘Memberikan Keadilan Sosial, Bukan Bantuan Sosial Masyarakat’.

Dari visi ini maka dilanjutkan dengan misi. Secara garis besar, ada tiga misi yang akan dicapai. Ketiga hal yang merupakan program inti yang akan direalisasikan tersebut yakni:

  1. Mengembalikan tanah masyarakat dengan membuat skema keadilan sosial
  2. Mengembalikan dan mengawasi penegakan aturan ketenagakerjaan dengan porsi lebih besar untuk tenaga kerja lokal Batam.
  3. Melakukan percepatan dan pengawasan dalam mereformasi birokrasi dalam perijinan dan adminitrasi kependudukan.

Dan saat ia menerima amanah jadi wakil rakyat untuk duduk di DPRD Batam, semua program yang telah diucapkan di hadapan masyarakat akan dilaksanakannya. Bahkan ia sudah mengikrarkan diri bahwa amanah sebagai wakil rakyat maka dirinya adalah milik masyarakat. (dani)

MEDIAKEPRI.CO.ID – AZ1Z MART1NDAZ. Sosok yang SATU (1) ini sudah tidak asing bagi warga dan masyarakat luas di Kabupaten Lingga umumnya dan Lingga, Lingga Utara, Lingga Timur dan Selayar terkhususnya.

Dalam perjalanan menjalankan aktivitas sebagai aktivis, pengalaman manis dan pahit, suka maupun duka silih berganti dihadapinya. Bahkan, pengalaman demi pengalaman itu sendiri telah menjadikannya sebagai pribadi yang tegar dan pantang menyerah.

Kepekaan terhadap kondisi sosial kemasyarakatannya sudah terbangun sejak menyandang status mahasiswa. Perjalanan berorganisasi di lingkungan kemahasiswaan, mendorong jiwanya menjadi aktivis yang peduli dan peka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan. Semangat ini sejalan dan tertuang dalam ‘Tri Darma Perguruan Tinggi’, butir ke-3 yang mengamanahkan untuk siap memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Tentu saja banyak pola dan konsep yang bisa dilaksanakan untuk melakukan pengabdian itu sendiri. Antara lain, menjadi penyambung lidah bagi masyarakat yang menerima ketimpangan dalam sosial dengan turun ke jalan. Hingga melaksanakan kegiatan positif yang mampu memberikan kontribusi dan berdampak bagi masyarakat.

Begitu juga dalam dunia perpolitikan. Asam garam dalam kancah perpoitikan, sudah menyatu dalam tubuh AZ1Z MART1NDAS. hidup sebagai aktiVis, Kehidupan berpolitik memiliki semangat juang yang tinggi, yang diselimuti pemikiran – pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri dan inovatif.

Dari semua itulah, membuat jiwa AZ1Z MAT1NDAS terpanggil untuk maju sebagai calon legislatif DPRD Lingga dengan berperahu Partai Golkar. Dengan selalu eksis dan berada di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pemikiran, menomer SATUkan jadi ‘penagih’ komitmen pemerintahan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

Dalam Pemilu 2019 ini, AZ1Z MART1NDAS mengusung tagline #BERANI, #BERSIH, #EMPATI, #RAMAH, #AMANAH, #NASIONALIS, dan #INTEGRITAS. Adapun makna dari tagline tersebut yakni:

BERSIH

a. Berupaya menghindari hal-hal yg berbau Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
b. Bekerja secara Profesional dan Proporsional dalam mengembangkan Visi dan Misi pembangunan yang berkeadilan, dalam permusyawaratan Perwakilan.

EMPATI

Berkometmen untuk memiliki jiwa Kepedulian, Keprihatinan dan Kepekaan akan rasa senasib dan sepenanggungan setiap persoalan kehidupan sosial yang dihadapi masyarakat.

RAMAH

Siap menjadikan diri sebagai Pelayan Rakyat, tidak sombong, angkuh, bersahaja dan bersahabat dengan siapa saja yang menghargai sebuah persahabatan.

AMANAH

Siap selalu berada di Garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak amanat penderitaan rakyat dari suatu bentuk penzaliman dan ketidakadilan sebuah kebijakan demi melaksanakan Amanah rakyat yang berprikemanusiaan yang adil dan beradab.

NASIONALISME

Siap untuk meneguhkan diri dalam semangat kesadaran akan cinta tanah air khususnya Kabupaten Lingga, dalam perjuangan mewujud rasa, karsa dan cipta pembangunan didaerah bunda tanah Melayu.

INTEGRITAS

Siap memegang dan menjaga konsistensi dalam tindakan-tindakan, nilai-nilai, metode-metode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip, ekspektasi-ekspektasi dari berbagai hal yang dihasilkan dan diinginkan masyarakat berdasarkan asas musyawarah mufakat.

Dari Tagline sikap “BERAN1” tersebut Visi Misi yang hendak dicapai adalah:

VISI
Mewujudkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lingga yang Kridibel, Kapabel dan akseptebel serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta keadilan maupun kesejahteraan rakyat dalam bingkai Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu yang ber-Negara Kesatuan Republik Indonesia

MISI

  1. Menjadikan lembaga DPRD sebagai lembaga yang dapat dipercaya kehormatannya, bersih dan berwibawa dlm memperjuangkan hak-hak rakyat.
  2. Berperan aktif menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat serta terus menerus berupaya menginspirasikan program-program peningkatan kesejahteraan rakyat.
  3. Meningkatkan tugas pokok dan fungsinya kelembagaan DPRD yakni fungsi Legislasi, Anggaran dan Pengawasan terhadap lembaga eksekutif.
  4. Meningkatkan Partisipasi masyarakat dalam melakukan perumusan, penyusunan, dan pelaksanaan kebijakan publik yang akan dituangkan dalam Peraturan Daerah guna mendorong sikap pro aktif kemasyarakatan untuk memperbaiki kualitas hidup mereka secara mandiri dan bertanggung jawab.
  5. Meningkatkan transparansi, aksesibilitas, akuntabilitas, efektivitas, dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah guna memberikan kemudahan Publik untuk ikut serta berpartisipasi melakukan pengawasan pada setiap kebijakan yang dilakukan. (bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Intruksi berjenjang untuk menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di lima propinsi yang tersebar di bagian terluar Indonesia. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang pembangunan 11 (sebelas) PLBN.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta kepada jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait agar melaksanakan Inpres ini. Dan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyatakan butuh sinergitas Gubernur dan Bupati/Walikota di 5 (lima) Provinsi tempat pembangunan PLBN untuk berkoordinasi dan memfasilitasi pembangunan.

BACA JUGA

Sosialisasi Pemilu, Wayang Cara Ampuh Bagi Kaum Milenial

Transisi Kepala BP Batam, Penguatan Jabatan Ex Offico

“Seiring dengan berlangsungnya pembangunan, K/L terkait perlu menyiapkan personel terbaik sebagai pelaksana fungsi Custom, Immigration, Quarantine, and Security (CIQSN) di PLBN,” kata Wiranto saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2019, di Hotel Arya Duta Jakarta, Senin, 28 Januari 2019.

Seiring dengan berakhirnya RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) dan Rencana Induk Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2015-2019, Wiranto menilai menjadi waktu yang tepat bagi K/L untuk mengikuti koordinasi BNPP agar dapat mengakomodir pengoptimalan pembangunan perbatasan agar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Dengan akan berakhirnya RPJMN dan Rencana Induk Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2015-2019, pelaksanaan kegiatan pembangunan di perbatasan oleh K/L harus lebih digalakkan dan dioptimalkan sesuai Reaksi Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2019 di bawah koordinasi BNPP, serta perlu dilakukan refocusing kegiatan-kegiatan pembangunan perbatasan,” pinta Wiranto.

Ada 2 Puskesmas di Lingga Terakreditasi Madya

Menko Polhukam Wiranto juga meminta agar penugasan TNI dan Polri pada pos-pos pengamanan perbatasan negara lebih dioptimalkan. Kemudian, instansi pemerintah yang terkait dalam pengamanan wilayah perbatasan agar meningkatkan koordinasi dan sinergitas secara efektif antar instansi anggota Kominda secara terpadu dalam rangka deteksi dan cegah dini terhadap potensi ancaman.

“Dalam upaya menegakkan kedaulatan NKRI agar terus dilanjutkan pemeliharaan patok/pilar batas negara melalui kegiatan IRM (investigation, refixation, maintenance) dan Pra-IRM, serta dalam rangka mendukung upaya penegasan batas negara pelu penegasan batas negara secara terpadu,”, sebut Menko Polhukam.

Isdianto Hadiri Pelantikan PAW Tiga Anggota DPRD Kepri

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo yang merupakan Kepala BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) menyatakan, Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan butuh sinergitas Gubernur dan Bupati/Walikota di 5 (lima) Provinsi tempat pembangunan PLBN untuk berkoordinasi dan memfasilitasi pembangunan.

“Gubernur dan bupati/walikota di 5 provinsi, Kepri, Kalbar, Kaltara, Papua, dan NTT yang menjadi lokasi pembangunan 11 PLBN di Tahun 2019, agar memberikan dukungan, antara lain berupa koordinasi dan penyiapan lahan, pengalihan atau hibah aset, percepat proses perizinan, serta fasilitasi pembangunannya,” katanya.

Kabidpora Ajak Para Pelatih Komitmen Bina Atlet

Berdasarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2019, diarahkan Ke- 11 PLBN tersebut akan dibangun di 5 provinsi yaitu Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Antara lain:PLBN Serasan di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau; PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalbar; PLBN Sei Kelik di Kabupaten Sintang Provinsi Kalbar; PLBN Long Nawang di Kabupaten Malinau Provinsi Kaltara; PLBN Long Midang/Krayan di Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara; PLBN Labang di Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara; PLBN Sei Nyamuk di Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara; PLBN Oepoli di Kabupaten Kupang Provinsi NTT; PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi NTT; PLBN Yetetkun di Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua; serta PLBN Sota di Kabupaten Merauke Provinsi Papua.

Berdasarkan Inpres No. 1/2019, diamanahkan pelaksanaan dan koordinasi pembangunan PLBN melibatkanMenko Polhukam, Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Kabupaten terkait.(puspen kemendagri)

isdianto

HEADLINE

Selasa | 29 Januari 2019 | 12:50

Isdianto Hadiri Pelantikan PAW Tiga Anggota DPRD Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Isdianto menghadiri proses pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kepri Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019 dalam rapat paripurna istimewa di kantor DPRD Kepri, di Dompak, Tanjungpinang, Senin, 28 Januari 2019.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak didampingi wakil ketua  Rizki Faisal dan Husnizar Hood. Selain Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto. Hadir juga Bupati Lingga Alias Wello, pimpinan SKPD serta tokoh-tokoh masyarakat Kepri.

BACA JUGA

Isdianto Serius Hubungkan Pinang-Johor via Roro

Ini Harapan Wagub Isdianto ke LAM

Isdianto: Seluruh Kepri Harus Teraliri Listrik

Ketiga nama anggota DPRD yang diganti karena diberhentikan oleh partainya masing-masing adalah Susilawati dari partai Nasional Demokrat (Nasdem), Afrizal Dahlan (Demokrat) dan Syarifah Elvyzana (Demikrat).

Dari Partai Nasdem pada kesempatan ini Susilawati posisinya digantikan okeh Saptono Mustaqim. Sedangkan di kader Demokrat T Afrizal Dahlan diganti oleh Burhanuddin Noor serta Syarifah Elvyzana digantikan oleh Darmin.

Kabidpora Ajak Para Pelatih Komitmen Bina Atlet

Baik Saptono Mustaqim, Burhanuddin Noor maupun  Darmin akan menjabat sebagai anggota DPRD Kepri dengan sisa masa jabatan sekitar delapan bulan kedepan. Atau hingga  bulan September tahun ini.

Prosesi pelantikan sendiri berjalan sangat tertib, aman dan lancar. Diakhir acara diakhiri dengan acara bersalam-salaman sebagai tanda ucapan selamat. Kemudian makan siang bersama para anggoda DPRD yang baru dikantik dengan yang lainnya.  Hal ini juga untuk lebih mengakrabkan antara anggota yang satu dengan lainnya. (humaskepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Komolo berpandangan keputusan terkait kompleksitas dan permasalahan dualisme Pengelolaan Batam antara Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengelola Batam perlu kebijakan yang komprehensif terhadap penataan ulang Batam.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR RI, terkait pembahasan Kawasan Otorita Batam di Kantor DPR RI Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019.

“ Secara prinsip kami sampaikan bahwa ketiga mitra (Kemendagri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, dan Kementerian Sekretaris Kabinet) Komisi II DPR RI yang hadir ada pada posisi tidak bisa memberikan jawaban atau keputusan. Karena ini kewenangannya Dewan Kawasan Batam”, ujarnya.

Lebih lanjut, Tjahjo meminta kepada Komisi II DPR RI dengan aspirasi masukan yang ada untuk nanti disampaikan rapat kembali dengan Dewan Kawasan Batam yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Kementerian terkait, BP Batam, gubernur juga.

Tjahjo menuturkan ketika ditanyai awak media terkait masukannya dalam permasalahan dualisme pengelolaan Batam. Ia menyampaikan bahwa “ masukkannya akan disampaikan pada rapat Dewan Kawasan Batam, karena kami tidak memiliki kewenangan untuk menjawab, kewenangan kami hanya masalah perizinan, menunggu dewan rapat kembali antara komisi II dengan Dewan Kawasan Batam”, ujarnya.

Pembahasan terkait kompleksitas dan permasalahan dualisme Pengelolaan Batam antara Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengelola Batam yang digelar Ruang Rapat Komisi II DPR RI yang dihadiri Anggota Komisi II DPR RI yang di Pimpin oleh Herman Khaeron , Mendagri, Menteri ATR, dan Perwakilan Sekretaris Kabinet kesimpulan yang harus segera ditindaklanjuti.

Pertama, Komisi II DPR RI memahami komplesitas dan permasalahan dualisme pengelolaan Batam antara Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengelola Batam, oleh karenanya harus ada kebijakan pemerintah yang komprehensif terhadap penataan ulang Batam. Selanjutnya Komisi II DPR RI akan menghadirkan Dewan Kawasan Batam.

Kedua, Komisi II DPR RI akan meminta penjelasan Dewan Kawasan Batam terkait dengan rencana penunjukan Walikota Batam sebagai Ex Officio sebagai Kepala BP Batam.

Ketiga Komisi II DPR RI mendesak Pemerintah untuk merumuskan dan menetapkan hubungan kelembagaan BP Batam dengan Pemkot Batam dengan mempertimbangkan aspek regulasi, aspek ekonomi, aspek kelembagaan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang – undangan, dengan melibatkan masyarakat dan pihak – pihak terkait.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menyampaikan ketika diminta tanggapannya bahwa prinsip sangat memahami posisi dan kedudukan anggota DPR dalam menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait masalah tersebut, termasuk berbagai hal yang hendak dituliskan sebagai kesimpulan rapat. Namun ditegaskan sejak.awal, rapat ini bukanlah rapat pengambilan keputusan. Tugas pemerintah sebagai mitra kerja Komisi II DPR mendengarkan berbagai aspirasi rakyat tersebut. Namun demikian lebih tepat materi pembahasan soal ini dilaksanakan dengan mengundang Dewan Kawasan Batam yang wewenang sebagaimana diatur dalam.peraturan perundang-undangan.

Puspen Kemendagri

tabrak jembatan 2

HEADLINE

Rabu | 23 Januari 2019 | 16:17

Angin Kencang Dorong Tangker Tabrak Jembatan 2

MEDIAKEPRI.CO.ID, Barelang – Eastern glory, kapal tengker pengangkut minyak nabrak jembatan 2 Barelang, Rabu, 23 Januari 2019 sekitar pukul 14.25 WIB.

Kapal yang baru keluar dari pelabuhan di Jembatan 2 Barelang itu tak kuasa menahan kuatnya angin. Sehingga, arus yang deras, memaksa kapal ‘rasaksa’ itu menghantam ‘kekokohan’ jembatan 2.

Informasi di lapangan, kapal keluar dari pelabuhan di tarik tagboad. Namun karena derasnya arus, kapal tangker itu terus mengarah ke jembatan 2 yang jaraknya tidak terlalu jauh.

“Ada tagboat yang mencoba menahan, tapi karena arusnya sangat kuat, kapal terus mengarah jembatan dan menabraknya,” ujar warga yang mengabadikan detik-detik sebelum kapal menabarak jembatan tersebut. (eddy)