PERFILMAN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nova Eliza didapuk ikut berperan dalam film horor terbaru garapan sutradara Upi, ‘Kafir’. Mengaku penakut, Nova punya alasan khusus dirinya bersedia terlibat dalam cerita horor ini.

“Karena karakternya lain daripada yang lain menurutku. Nanti bisa dilihat seperti apa, emosinya di situ naik-turun naik-turun, karakter yang aku perankan itu. Aku tuh dalam ngambil suatu peran pasti harus bisa ada progress dalam aktingku. Jadi aku ingin belajar lagi, begitu ada peran yang ditawarkan aku pengennya bisa lebih maju dari aktingku yg sebelumnya,” ujar ibu satu anak ini saat ditemui di press screening ‘Kafir’ di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.

Bermain di film horor ini diakui Nova cukup berat. Sebab, ia harus melakoni peran seperti film biasa meski sebenarnya ia tengah terlibat dalam proyek film horor.

“Terus terang dari awal sudah diwanti-wanti sama sutradaranya, sama produsernya nggak boleh kelihatan horor. Nggak boleh kelihatan kalau kita lagi akting horor, jadi harus senatural mungkin,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Nova Eliza diketahui kerap bergelut di cerita film drama. Yang teranyar, penampilannya dapat disaksikan di film ‘Kartini’ garapan Hanung Bramantyo sebagai ibu Kartini di masa kecil.

“Aku biasanya main film drama ya, jadi ini menjadi tantangan yg berbeda dan warna berbeda,” tandas Nova. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Usai rilis di bioskop 2017 lalu, langkah ‘Pengabdi Setan’ tak lantas berhenti menyapa para pencinta horor. Film ini melanglang ke berbagai festival di dunia.

Yang teranyar, ‘Pengabdi Setan’ tayang di festival film Amerika.

Film ini pun menarik perhatian sineas internasional. Pujian pun dilontarkan oleh sutradara Scott Derrickson baru-baru ini.

Sutradara yang berada di balik film ‘Doctor Strange’ ini mengungkapkan pujiannya. Ia menyebut film yang di luar negeri diterjemahkan menjadi ‘Satan’s Slave’ ini sebagai film horor yang sukses menampilkan kengerian.

Sebelum ‘Doctor Strange’, Scott Derrickson dikenal sukses menyutradarai sejumlah film horor. Salah satunya, horor yang dibuat berdasarkan kisah nyata yaitu ‘The Exorcism of Emily Rose’.

Derrickson juga menjadi sutradara di balik kesuksesan horor ‘Sinister’ yang dibuat lagi sekuelnya dan rilis di 2015.

Sementara ‘Pengabdi Setan’ juga sukses membawa nama Indonesia harum di perfilman internasional. Belum lama ini, film tersebut merajai box office di Hong Kong. Film yang dibintangi Tara Basro ini juga diganjar sebagai film terbaik di festival film Amerika. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.I, Jakarta – Akan ada perubahan kostum yang berbeda di sekuel Spider-Man selanjutnya. Di film sebelumnya, penggemar menyaksikan bagaimana Peter Parker menerima kostum yang lebih canggih dari Tony Stark ketimbang kostum yang ia miliki.

Hal ini diungkapkan sang perancang kostum belum lama ini yakni Louise Frogley. Frogley yang ambil bagian sebagai perancang kostum untuk ‘Ant-Man and The Wasp’ ini mengatakan pakaian baru itu akan mencerminkan karakter yang dimainkan oleh Tom Holland itu telah menjadi lebih dari seorang remaja.

“Saya tidak benar-benar mengerjakan film itu, tetapi kostum akan memiliki perubahan yang sangat besar karena, dalam film, Spider-Man menjadi lebih seperti pria dan bukan remaja,” katanya seperti dikutip Digital Spy.

Ketika Frogley mendesain kostum untuk film pertama, Marvel memutuskan bahwa tampilan yang lebih sederhana lebih baik. Itulah yang menjadi alasan penampilan Peter Parker dalam ‘Spider-Man: Homecoming’ seperti kembali ke tahun-tahun sebelumnya.

“Sebagai anak muda, dia memiliki setelan buatannya sendiri, dan kemudian dia memiliki kostum yang menakjubkan yang diberikan Tony Stark kepadanya, yang sangat keren,” tutur Frogley lagi.

Belum lama ini, penampilan Parker yang juga beda terlihat dalam ‘Infinity War’. Parker memakai kostum yang lebih mutakhir dengan kaki laba-laba yang dapat berfungsi dalam keadaan terancam.

Kira-kira seperti apa lagi ya kelebihan kostum Spider-Man nanti? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ryan Reynolds kembali beraksi sebagai Deadpool. Kali ini ia menghadapi sosok Cable, mutan yang datang jauh dari masa depan. Sejumlah film baru lainnya juga resmi dirilis pekan ini.

Menyambut bulan Ramadan, ada drama religi ‘5 Penjuru Masjid’ yang dapat menjadi pilihan untuk disaksikan. Berikut film-film yang rilis pekan ini.

5 Penjuru Masjid

Jenis Film: Drama
Sutradara: Humar Hadi
Penulis: Humar Hadi
Produksi: Bedasinema Pictures
Casts: Aditya Surya Pratama, Zikri Daulay, Alfie Alfandy, Zaky Ar, Faisal Azhar

Lima pemuda telah melalui proses hijrah yang membuat seorang mantan maling tersentuh. Ia dipercaya kelima pemuda tersebut untuk menjadi marbot masjid meski sebelumnya ia ketahuan hendak mengambil kotak amal dan hampir dihajar massa.

Kecintaannya pada masjid kemudian diuji. Seorang preman berusaha mengacaukan acara festival Qur’an yang digagasnya bersama lima pemuda. Mampukah mereka melewati ujian tersebut?

Deadpool 2

Jenis Film: Action, Adventure, Comedy
Sutradara: David Leitch
Penulis: Rhett Reese & Paul Wernick & Ryan Reynolds
Produksi: 20th Century Fox
Casts: Ryan Reynolds, Josh Brolin, Morena Baccarin, Julian Dennison, Zazie Beetz, T.j. Miller, Brianna Hildebrand, Jack Kesy

Wade Wilson berusaha melindungi seorang mutan dari Cable, mutan yang datang dari masa depan. Ia pun membentuk tim X-Force untuk menjalankan misinya.

Cold Skin

Jenis Film: Adventure, Horror, Sci-fi
Sutradara: Xavier Gens
Penulis: Jess Olmo, Eron Sheean, Albert Snchez Piol
Produksi: Samuel Goldwyn Films
Casts: Ray Stevenson, David Oakes, Aura Garrido, Winslow M. Iwaki, John Benfield

Seorang pemuda terjebak saat melakukan perjalanan ke antartika. Ia tak bisa keluar dari sebuah pulau yang dihuni oleh makhluk-makhluk aneh berpenampilan tak wajar.

Ghost Stories

Casts: Andy Nyman, Martin Freeman, Paul Whitehouse
Sutradara: Jeremy Dyson, Andy Nyman
Genre: Horror

Seorang profesor menghadapi kasus lama yang tak tersentuh tentang hantu yang sulit diterima nalar. Dalam penyelidikannya, ia menemukan serangkaian teror yang mengancam jiwa.

Film ini dapat disaksikan di jaringan bioskop CGV Blitz. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kisah mistis dibalik salah satu bunga yang dipercaya paling memiliki kesan mistis diangkat ke layar lebar dalam sebuah film horor berjudul ‘Kembang Kantil‘.

Kembang Kantil alias bunga cempaka putih memang umumnya digunakan dalam acara-acara adat, spiritual dan tradisi yang berhubungan dengan ritual tertentu.

Film ini akan menghadirkan penampilan akting perdana Nafa Urbach dalam film layar lebar. Bersanding dengan Nafa adalah aktris muda Irish Bella yang juga untuk pertama kalinya berakting dalam sebuah film horor.

Kembang Kantil mengisahkan tentang Alisa (Irish Bella) yang datang berkunjung ke rumah kakaknya Anton (Fadika Royandi) dan Istrinya Santi (Nafa Urbach) demi menghadiri sebuah acara pementasan teater .

Di rumah Anton, Alisa bertemu Tania (Richelle Georgette Skonicki) anak angkat Anton dan Siska yang sudah dianggap seperti anak sendiri. Alisa langsung menyadari keanehan dari sikap Tania yang misterius.

Berawal saat Alisa memergoki Tania sedang memakan kembang kantil di kamarnya, teror-teror gaib mulai dialami Alisa, hingga munculnya sosok pria misterius Toro (Dorman Borisman) yang mengingatkanya agar jangan mendekati Tania.

Didorong rasa penasaran Alisa mulai mencari tau asal-usul Tania, ditemani Aldy (Kevin Kambey) senior Alisa di pentas teater membawa mereka ke sebuah panti asuhan.

Di sana mereka bertemu Novi (Sarwendah) pemilik panti asuhan. Dari Novi terkuaklah masa lalu Tania yang kelam. Alisa mulai bergerak melaksanakan misi-misi yang semakin berbahaya, berhasilkan usaha Alisa?

Kembang Kantil siap meneror Anda di bioskop mulai tanggal 19 April 2018. (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Natasha Wilona punya janji khusus jika film yang dibintanginya, ‘Nini Thowok’ tembus dua juta penonton. Pacar Verrel Bramasta itu siap menyantap makan yang sangat tidak disukainya, jengkol.

“Ok, kalau sampai dua juta penonton, aku akan makan jengkol,” ujar Natasha saat berbincang dengan detikhot, Kamis 1 Maret 2018.

Hari ini, film yang diproduksi oleh TBS Film itu mulai tayang di bioskop. Sebagai pemain utama di film bergenre horor itu, Natasha pun gencar berpromosi di Instagram.

Dia memposting beberapa video promo film besutan Erwin Arnada itu dan mendapatkan beragam komentar dari netizen. Kebanyakan mendoakan kesuksesan film perdana Natasha Wilona itu.

“Sukses selalu ya wil,” tulis salah satu netizen.

“Udah otw mau nonton wil,” tulis netizen lainnya.

Film ‘Nini Thowok’ adalah film pertama Erwin Arnada setelah lama vakum dari dunia perfilman. Erwin Arnada sebelumnya pernah sukses dengan film ‘Jelangkung’ dan ‘Tusuk Jelangkung’.

Cerita film ini diambil dari urband legend di daerah Jawa Tengah yang melegenda. Sejumlah pemain sempat mengalami ‘gangguan’ saat menjalani syuting. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Syahrini sepertinya ingin menjajal pengalman baru sebagai pemain film. Penyanyi satu ini pun sedang fokus menyelesaikan film terbarunya.

Syahrini didapuk sebagai pemeran utama dalam film ‘Bodyguard Ugal-ugalan’. Film produksi MD Pictures itu diungkapkan Syahrini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari dirinya sebagai penyanyi.

“Selamat malam teman-teman terimakasih sudah hadir mlam ini, rencananya mau rekaman. Album kelima Syahrini, kali ini lebih spesial karena lagunya diciptakan oleh Teh Melly itu akan menjadi soundtrack di film aku.

Filmnya akan rilis di bulan Juli Insya Allah kalau tidak ada halangan. Kemudian juga lagunya lucu karena sesuai dengan filmnya,” buka Syahrini saat ditemui di Studio Melly Goeslaw, Jalan Puri Bintaro, Bintaro Sektor 9, Tangerang, belum lama ini.

Syahrini berharap film terbarunya itu bisa diterima oleh penikmat film. Film ini memang sekuel dari ‘Security Ugal-ugalan’.

Ini memang bukan kali pertama Syahrini bermain film. Sebelumnya penyanyi bernama lengkap Rini Fatimah Jaelani itu sudah pernah ikut tampil dalam film ‘Basahhh….’, ‘The Maling Kuburans’, dan ‘Baik-baik Sayang’. Akan tetapi, dalam film ini dia akan berakting sebagai pemeran utamanya.

“Filmnya sendiri itu menceritakan tentang Syahrini, penyanyi yang hari-harinya aku sebagai penyanyi. Itu-itu aja sih. Dan genrenya udah pasti komedi, judulnya juga ‘Bodyguard Ugal-ugalan’ jadi aku dikawal bodyguard enam orang, jadi ceritanya bodyguard-nya ugal-ugalan, lucu banget filmnya, semoga penonton dan penikmat perfilman Tanah Air bisa tertawa,” harapnya.

Selama bulan Februari ini, Syahrini memang fokus untuk menyelesaikan film terbarunya ini. Selama syuting, perempuan yang terkenal dengan jargon manjanya itu mengaku tidak mengalami kesulitan. Hal itu dikarenakan dialog yang digunakan adalah dialog khas yang sudah biasa diucapkan olehnya setiap hari.

“Karena sebagai yang diperankan adalah aku, jadi aku nggak menemukan kesulitan dalam akting kali ini. karena memang menceritakan diri sendiri. Jadi dialog pun dialog diri sendiri, dialog khasnya aku aja. Jadi aku nggak pernah baca skrip sih, kayak gitu,” ceritanya.

“Proses syuting sampai akhir bulan ini, satu bulan ini khusus aku alokasikan untuk main film ini karena aku kepingin maksimal film ini. Syutingnya di Jakarta, Sentul, dan seputar Jabodetabek aja. Di film memakai bahasa jargon-jargon aku, semua jadi tuh,” pungkas Syahrini. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Film Yowis Ben yang sarat balutan budaya kota Malang menggunakan bahasa Jawa dalam hampir keseluruhan filmnya menjadi salah satu bukti keberagaman Indonesia dari segi bahasa.

Film yang diawali dari ide seorang YouTuber yang terkenal dengan konten-konten YouTube berbahasa Jawa, yaitu Bayu Skak.

Bersama dengan Fajar Nugro, Bayu menggarap film yang membahas problem remaja seputar pencarian jati diri, rasa kesepian, semangat pertemanan, dan cinta sejati dengan gaya komedi yang sukses membuat penonton tertawa sepanjang film.

Menurut Bayu, film ini merupakan wujud lintas budaya.

Ia menjelaskan, meskipun menggunakan bahasa Jawa, penonton yang tidak paham bahasa Jawa pun mampu menerima film ini dengan baik, tentunya disertai dengan subtitle bahasa Indonesia.

“Yowis ben ini film yang tercetus dari kepala saya harus berbahasa jawa. Saya youtuber pakai bahasa Jawa juga kontennya dan saya kasih subtitle. Jadi bisa crossculture. Ini kan harmoni. Inilah NKRI. Itu yang saya imbau,” ungkap Bayu Skak saat konferensi pers di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 20 Februari 2018.

Sang sutradara, Chand Parwez yang berasal dari Sunda pun menyetujui garapan film yang menggunakan bahasa Jawa ini karena ceritanya yang menarik dan sarat muatan lokal.

“Saya ingin menegaskan bahwa tanah air ini beragam sekali. Dengan ada film semacam Yowis Ben saya jadi paham jokes anak muda di Jawa sana,” ungkap Chand Parwez selaku produser.

Bahkan, para pemain yang tidak bisa berbahasa Jawa pun bekerja keras untuk belajar bahasa Jawa saat si lokasi syuting, seperti Brandon Salim dan Cut Meyriska.

“Setiap reading gue ada yang berdua doang sama Bayu buat belajar bahasa Jawa. Karena semua bahasa Jawa, gue harus ngerti apa aja setiap kata,” ungkap Brandon Salim.

Film yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini akan tayang pada 22 Februari 2018 dengan pemain antara lain Bayu Skak, Cut Meyriska, Brandon Salim, Joshua Suherman, Devina Aureel, Ria Ricis, Arief Didu, Yudha Keling, Uus, dan masih banyak lagi. (***)

sumber: grid.id