Advertisements

KEPRI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun didampingi Wakil Gubernur H Isdianto memimpin rapat rutin evaluasi kegiatan pembangunan 2019 di Rupatama, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 21 Januari 2019 pagi.

Rapat rutin ini dihadiri oleh semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Jajaran Pemprov Kepri.

Nurdin mengajak semua OPD untuk terus menguatkan komitmen bersama-sama. Meskipun masih banyak pekerjaan yang kurang namun jika memiliki tekad yang kuat, keterbatasan dana bukan menjadi penghalang, segera cari prioritas bagi pembangunan sehingga tujuan pekerjaan dapat tercapai.

“Agar pembangunan di Kepri dapat semakin baik hasilnya,” ujar Nurdin.

Nurdin juga meminta semua pihak untuk benar-benar bekerja sesuai koridor aturan. Minimalisir setiap kesalahan sejak awal sangat penting agar tidak timbul masalah besar di kemudian hari.

“Kita harus terus teliti dan memonitor terus setiap langkah yang kita ambil dan tentunya benar-benar bekerja sesuai aturan yang berlaku,” lanjut Nurdin.

Terkait beberapa proyek strategis yang telah selesai dan dapat segera diresmikan, Nurdin menghimbau agar persiapan teknis segera dilakukan, pastikan kegiatan tersebut benar-benar selesai dan dapat digunakan masyarakat.

“Jangan sampai kita ke sana hanya seremoni tapi besoknya tidak digunakan, pastikan misalkan peresmian pasar, sudah ada penggunanya di dalam,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Wakil Gubernur H Isdianto mengajak semua OPD untuk terus meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan agar setiap pekerjaaan dapat terselesaikan dengan baik.

“Jika jalinan komunikasi berjalan baik, kebersamaan dan keikhlasan kita dalam bekerja membangun Kepri maka saya yakin semua usaha yang kita lakukan dapat hasil yang memuaskan,” ujar Isdianto.

Kemudian, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menegaskan agar kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2019 harus sudah mulai terlihat pekerjaannya di awal Februari, apalagi APBD Kepri telah disahkan pada November Tahun lalu maka tidak ada lagi kata keterlambatan.

“Kita himbau agar semua OPD agar segera melengkapi setiap dokumen administrasi sehingga pekerjaan dapat segera dimulai dan tidak ada lagi stagnansi,” himbau Arif.

Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi dalam kesempatan ini juga menjabarkan akumulasi data target realisasi kerja baik secara keuangan maupun fisik dari masing-masing OPD.

Aries juga menjabarkan beberapa proyek tahun 2018 yang telah siap dan bisa diresmikan di masing-masing Kabupaten dan Kota. Seperti di Batam (Pembangunan Masjid, Semenisasi Lapangan Parkir, Saluran Drainase dan Pagar di Mako Brimob), lalu di Tanjungpinang (Penataan Bundaran Dompak, Gedung Wanita, Gedung HMI, Pengembangan Pelabuhan Pelantar II, Dermaga dan Fasilitas Parkir Becak di Pulau Penyengat).

Kemudian di Kabupaten Lingga (Pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, Peresmian Kantor SDKP Lingga dan Tambatan Perahu di Senayang) lalu Kabupaten Karimun (Kantor SDKP Karimun, Revitalisasi Pasar Tebing dan PLTS terpusat) selanjutnya di Kabupaten Natuna (Peningkatan Jalan Bukit Leman-Transbatubi dan Pelabuhan Penagi) dan Kabupaten Anambas (Peningkatan Jalan Temburun-Pasir Peti).

Progres lelang di Tahun 2019 juga dikatakan Aries sebanyak 76 paket yang saat ini diinventarisir, sudah ada 6 paket yang telah masuk ke ULP dan 2 paket telah selesai, sisaya masih didalam tahap proses.
Kepala Barenlitbang Naharuddin juga menyampaikan bahwa laporan Keterangan Pertangungjawaban tahun 2018 yang harus segera dipersiapkan, untuk itu dirinya meminta kepada semua Kepala OPD untuk segera menugaskan pejabat terkait untuk ikut menghadiri rapat persiapan tersebut.

Nahar melanjutkan bahwa saat ini di Kementerian dan lembaga juga akan melakukan Rapat Koordinator dan Rapat Teknis bersama Provinsi. Ini dikatakan Nahar menjadi momen penting bagi daerah untuk hadir agar setiap usulan program pembangunan di tiap provinsi dapat masuk sistem E-Planning Pusat.

“Jangan sampai kita lewatkan karna semua telah masuk ke dalam sistem, kita tidak akan dilayani lagi meskipun menggunakan surat maka harus dimanfaatkan dengan baik,” ujar Nahar. (***)

lowongan kepolisian

HEADLINE

Senin | 21 Januari 2019 | 15:11

Anda Sarjana? Cinta NKRI?, Ayo Gabung di Kepolisian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka lowongan untuk penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga dalam rilisnya. Ia menjelaskan tentang penerimaan SIPSS Tahun Anggaran 2019 Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Disebutkannya, untuk memenuhi kebutuhan serta mewujudkan Polri yang profesional, modern, terpercaya serta unggul dan kompetitif dalam proses penerimaan SIPSS.

BACA JUGA

Usai Kenaikan Pangkat, Kapolda Kepri Lantik Dirintelkam

Kapolda Minta Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Nomor Hotline Polda Kepri untuk Pelayanan SAR

Secara umum, katanya, persyaratan adalah warga negara Indonesia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945. Lalu, tambahnya, pendaftar berumur paling rendah 18 Tahun, sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba (surat keterangan bebas Narkoba dari Instansi yang berwenang).

Tidak kalah pnting, katanya, pendaftar tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat.

“Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada Satker sesuai keahlian atau latar belakang program studinya,” katanya.

apolres Ajak Umat Islam Natuna Ikuti Tabligh Akbar

Lanal Ranai Mengenang Peristiwa Heroik di Laut Aru

Tidak lupa, katanya lebih jauh, ada syarat khusus yang harus dipenuhi bagi pendaftar. Dimana pendaftar belum pernah tercatat sebagai anggota Polri. Untuk kelengkapan ijazah, katanya, S2/S2 Profesi Kedokteran Foresik, Kedokteran Klinis, Psikologi, Ilmu Agama (tafsir Hadist). Lalu, tambahnya, S1/S1 Profesi Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Teknik Informatika, Teknik Ilmu Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Ekonomi Akuntansi, Ekonomi Keuangan, Perpajakan, Hubungan Internasional, Teknik Elektro, Kimia Murni, Biologi, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Metalurgi dan/atau teknik Material, Komunikasi, Desain Grafis, Ilmu Kearsipan/Perpustakaan, Ilmu Gizi, Statistik, DAN CPL Flying School, Agama Hindu, Agama Katholik, Desain Komunikasi Visual, Ilmu agama (tafsir hadist), Jurnalistik.

Lalu, katanya, bisa juga mendaftar dengan membawa ijazah D-IV Ahli Nautika TK III (wajib memiliki ijazah ahli nautika TK III (ANT-III) dari Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub RI), Ahli Tekhnika TK III (wajib memiliki ijazah ahli Tekhnika TK III (ATT-III) dari Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub RI), Manajemen Produksi Media.

Korem 033/WP Bersihkan Sampah di Pantai Teluk Keriting

“Khusus untuk Parodi kedokteran, Dokter Forensik dan klinis menyertakan surat keterangan lulus dari Kepala Bagian Program Pendidikan Dokter Spesialis (Ijazah Dokter Spesialis). Dokter Umum wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) Definitif,” katanya.

Disebutkannya, bagi lulusan yang berasal dari PTN/PTS dengan Program studi yang Terakreditasi A dan B dengan IPK Minimal 2,75 (dua koma tujuh lima) terdaftar di BAN-PT serta wajib melampirkan Tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh pembantu Dekan Bid Akademik. Dan bagi lulusan perguruan tinggi diluar negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Gubernur Provinsi kepri H. Isdianto.S.Sos.MM, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Kunjungan Wakil Gubernur ini untuk membahas perihal transportasi darat dan laut di wilayah Provinsi Kepri. Terutama terkait rencana pengadaan kapal roll on roll (Roro) untuk menghubungkan Tanjungpinang ke Johor Baru dan Sebaliknya.

BACA JUGA

Wagub Kepri Ajak Pegawai di Penghujung Tahun untuk Intropeksi Diri

Wagub Kepri Ajak Warga Berkreativitas dengan Kreasi Berbasis Teknologi

Isdianto bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat ( BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau S.Ajie Panatagama,A.TD,MT,
Kepala Seksi Pengelolaan Perairan diluar Pelabuhan Dishub Kepri Dwi Cahyo k. S.Sos, MSi, turut serta ketua Organda Kepri Syaiful, SE.

Hal ini penting mengingat Kepri adalah wilayah Kepulauan yang jarak tempuh dari pulau satu ke pulau lainnya sangat berjauhan, serta membutuhkan banyak transportasi laut berupa kapal penumpang maupun kapal barang.

Pada kesempatan ini Wakil Gubernur dan rombongan disambut oleh Dirjend perhubungan Darat Drs. Budi Setiyadi. Yang mana Isdianto menjelaskan bahwa wilayah Kepri sangat luas dan terdapat banyak pulau di dominasi oleh luasnya lautan seperti Pulau Natuna, Anambas, Lingga, Bintan, Karimun dan Batam. Setiap daerah di Kepri punya potensi alam yang luar biasa seperti bidang perikanan, pariwisata hingga pertanian. Tetapi para petani di pulau-pulau memiliki masalah saat akan mengangkut hasil tangkapan dan perkebunan tersebut dikarenakan minimnya transportasi laut.

Danrem dan Pemprov Capai Tujuan Pola Swakelola Cetak Sawah di Lingga dan Natuna

“Konektivitas merupakan hal utama yang kita perhatikan di Kepri, terutama masalah transportasi. Baik jalan, pelabuhan, bandara dan sebagainya. Konektivitas adalah untuk meningkatkan arus barang, orang dan uang dari satu tempat ke tempat lain. Dan ini harus kita gesa terus demi kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata Isdianto.

Dirjen perhubungan Darat, Drs.Budi Setiyadi,SH,Msi tampak menyambut positif kunjungan Wagub Mepri dan rombongan ini terkait upaya meningkatkan jalur transportasi di Kepri. Bahkan sampai akan menghubungkan Tanjungpinang-Johor Baru dengan menggunakan kapal roro.

Gubernur Berharap Koperasi Mampu untuk Kesejahteraan Masyarakat

Budi juga berjanji akan segera mengevaluasi apa yang menjadi recana Pemprov Kepri ini.

“Mudah-mudahan pada anggaran 2020 nanti kita bisa membantu menambah armada laut di Kepri,” ucapnya.

Budi juga mengatakan jika tidak ada halangan dalam waktu dekat akan membalas kunjungan Wagub Kepri dan akan berkunjung ke Kepri, guna melihat lebih dekat dan jelas tentang kebutuhan transportasi laut di Kepri. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun berharap keberadaan koperasi dapat mendongkrak ekonomi dan mampu menjadi wadah untuk mengembangkan eonomi kreatif.

Demikian disampaikan Gubernur saat  menghadiri penyerahan pinjaman Koperasi Simpan Pinjam kelompok perempuan pada acara bakti sosial Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Karimun.

“Majukan pemberdayaan perempuan lewat koperasi, agar taraf hidup masyarakat terus berkembang dan kesejahteraan meningkat,” ujar Nurdin saat menghadiri Bhakti Sosial Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tebing, di Gedung Pemuda Karimun, Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Rabu (9/1) pagi.

Nurdin mengatakan kesejahteraan masyarakat akan dapat terwujud jika semua pihak mau bersungguh-sungguh mengelola sistem pemberdayaan  masyarakat dengan koperasi. Hal itu karena Koperasi bisa bertindak sebagai wadah yang tepat dan benar dalam mengaktifkan peran masyarakat secara umum dan perempuan secara khusus.

Menurut Nurdin, setiap kegiatan usaha yang dijalankan akan berkembang dengan pesat jika dimulai dengan dengan niat tulus dan dikelola dengan sungguh-sungguh meskipun terdapat hadangan dan rintangan selama perjalanannya.

“Kalau kita benar dengan niat dan aktif maju maka masa depan bersama akan baik hasilnya. Biar pun ditemukan beberapa aspek permasalahan diawal bukan hal yang membuat kita berhenti dan menyerah,” ungkap Nurdin.

Tidak itu saja, Nurdin juga meminta dilakukan peningkatan ekonomi produktif ditengah-tengah masyarakat. Nurdin yakin jika kegiatan ekonomi kreatif berjalan dengan untuk pengentasan kemiskinan di Kepri.“Saya sangat yakin dengan ekonomi kerakyatan yang mampu menjalankan roda ekonomi pasar dan rumah tangga,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Kepri pada acara penyerahan pinjaman koperasi kelompok perempuan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD)  yang telah bersumbangsih penuh dalam menumbuhkembangkan koperasi di Kecamatan Tebing.

“Kita berikan apresiasi yang besar kepada BKAD dengan semangat tinggi membangun pola pikir masyarakat untuk menjalankan koperasi simpan pinjam bagi kelompok perempuan, ” ujar Anwar.

Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tebing,  Nurhayati menjelaskan kegiatan Simpan Pinjam Kelompok Perempuan ini telah bergulir sejak  bulan juni 2018 dengan anggaran sebesar Rp402 Juta yang berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.“Unit Pengelola Keuangan yang kami percayakan untuk menyalurkan kepada kelompok simpan pinjam ini,” kata Nurhayati.

Nurhayati menjelaskan ada  76 kelompok perempuan yang terdaftar, namun yang aktif sebanyak 46. Di luar kelompok yang terdaftar, masih banyak yang masuk dalam daftar antri.“Setiap kelompok mendapatkan dana sebesar Rp. 10 Juta – 50 Juta . Untuk kelompok lama yang masih aktif jumlah pinjaman agak lebih besar,” lanjut Nurhayati.

Dalam kesempatan tersebut diberikan pula sejumlah santunan ditiap-tiap Kelurahan sebanyak 10 orang dengan jumlah 5 Kelurahan dan 1 Desa dengan penerima sebanyak 60 orang kaum dhuafa. Di tambah juga bantuan baju seragam kompang untuk Kecamatan Tebing.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan pemerintah terus membangun infrastruktur untuk mendorong sektor lainnya dapat bergerak lebih cepat.

Dengan merealisasikan infrastruktur ini, ke depan sektor pariwisata, akses transportasi barang, ikut tergerak lebih baik.

“Mobilisasi logistik lancar dan murah dapat berjalan dengan ketersediaan infrastruktur seperti pelabuhan yang baik,” kata Nurdin di sela-sela blusukannya di sejumlah fasilitas di Pulau Moro, Selasa, 8 Januari 2019.

BACA JUGA

Jaga Stabilitas Pangan Masyarakat, Gubernur: Tidak Bisa Hanya Menunggu

Kemajuan Teknologi, Gubernur: Silatulrahmi Jadi Kekuatan Pembangunan 2019

Usai Tinjau Pasar, Gubernur Langsung Saksikan Pembangunan SMAN 5 Karimun

Misalnya di Desa Pauh, Nurdin meninjau Jembatan dan Jalan. Sekitar 4 Km perjalanan dari Ibu Kota Kecamatan dengan melewati jalan dan jembatan. “Semoga dengan pambangunan ini menjadikan akses masyarakat lebih maksimal dalam peningkatan taraf ekonomi,” kata Nurdin.

Selain itu, Nurdin meninjau lapangan Bola Kaki Desa Pauh. Soalnya, Februari mendatang akan melaksanakan turnamen. Pemerintah, tambah Nurdin, mendukung kegiatan masyarakat.

Nurdin mengajak masyarakat bersama dan bahu membahu untuk kesuksesan pembangunan di Kepri. Dengan kekompakan, kebersamaan, Kepri akan semakin baik dan semakin maju. “Mari memajukan Kepri dengan kekompakan kita, agar masyarakat jaya dan sejahtera dimasa depan,” ujar Nurdin.

Pada kesempatan itu, Nurdin juga meninjau Puskesmas. Nurdin tampak menyempatkan menjenguk pasien yang sakit karna terbakar dan pasien demam tinggi. Sambil berinteraksi bersama pasien dan juga keluarga pasien yang menunggu maupun yang menjenguk.“Semoga cepat sembuh dan cepat balek lagi ke rumahnya masing-masing,” ucap Nurdin.

Setengah Semester, Mahasiswa SMB Mampu Buat Robot

SMA Pradita Dirgantara Butuh Kualitas Calon Peserta Didik

Saat melihat pembangunan puskesmas masih banyak dengan bangunan lama dari pada bangun baru. Yang mana bangun tersebut Nurdin masih ingat dan banyak kenangan-kenangan di puskesmas tersebut.

Nurdin pun melakukan tanya jawab bersama Kepala Puskesmas tentang kendala terkait pelayanan yang menjadi proses di puskesmas tersebut. “Dokter gimana pelayan BPJS masyarakat kita? Semoga tak ada yang dipermasalahkan ya, karena kita utamakan masyarakat dengan pelayanan perbaik,” ucap Nurdin. (humas)

dukung Ex Offico

KEPRI

Selasa | 08 Januari 2019 | 18:26

Transisi Kepala BP Batam, Penguatan Jabatan Ex Offico

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mendukung transisi Kepala BP Batam yang dilantikan Menko Perekonomian Darmin Nasution. Dengan masa transisi ini, dasar hukum untuk mengangkat Wali Kota Batam sebagai Ex Offico Kepala BP Batam semakin kuat.

“Kita ingin apapun keputusan yang dibuat semua terbaik untuk Batam, untuk Kepri. Juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin usai menghadiri Pelantikan Kepala BP Batam di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.

BACA JUGA

Bupati Natuna Minta OPD Fokus Pembangunan Sektor Unggulan

STAI-MU Harap Pengurus HMJ Mampu Jaga Nama Baik Kampus

Nurdin hadir bersama Ketua DPRD Kepri untuk mengikuti Rakor Pembahasan Dewan Kawasan Batam yang dipimpin langsung Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Dalam Rakor itu, tampak Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laili, Menteri Keuangan Sei Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito.

Usai Rakor, Darmin langsung melantik Kepala BP Batam beserta dua Deputinya. Menurut Darmin, pelantikan ini dilakukan supaya proses persiapan dan transisi melaksanakan keputusan sidang kabinet 27 Desember 2018, berjalan dengan baik.

Mahasiswa Desak Polisi Ungkap Penggelapan Ratusan Sertifikat Warga Linau

“Kita juga sedang menyiapkan amandemen Peraturan Pemerintah untuk menjadi dasar hukum bagi Kepala BP Batam akan dirangkap oleh Wali Kota Batam. Paling lambat 30 April 2019,” kata Darmin dalam sambutannya.

Darmin percaya, Kepala BP Batam dan Deputinya bisa melaksanakan keputusan ini dengan baik. Sehingga  sehingga apa yang sudah ditentukan itu berjalan dengan tertib. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan Pemerintah dan Bulog beserta semua pihak terkait harus terus memfasilitasi dan mencari terobosan serta langkah strategis untuk memudahkan masyarakat. Semua harus terus menciptakan keberhasilan akan kecukupan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya menunggu, jangan sampai masyarakat menjerit kekurangan, kita harus bergerak terus dalam menjaga stabilitas terutama kebutuhan pangan,” ujar Nurdin saat Launching Ketersediaan Pasokan dan Stabilitasi Harga Beras Tahun 2019 di Gudang Bulog (Badan Urusan Logistik) , Km 5 Bawah, Tanjungpinang, Kamis, 3 Januari 2019.

Gubernur yang hadir bersama Sekdaprov H. TS Arif Fadillah, tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Bulog beserta semua pihak terkait yang terus bekerja dengan maksimal. Sebab keberadaan stok pangan dan stabilitas harga sendiri juga bertujuan untuk menekan inflasi.

“Harus seimbang, kebutuhan masyarakat terpenuhi, inflasi juga ditekan agar roda ekonomi tetap stabil,” lanjut Nurdin.

Kepri yang terdiri dari pulau-pulau, menurut Nurdin lancarnya arus produksi juga ditentukan dengan baiknya ketersediaan sarana dan prasarana infrastruktur salah satunya pelabuhan serta armada kapal yang baik.

“Menjaga kebutuhan masyarakat tersebut, tentu kita juga harus memperhatikan kondisi yang ada di Kepri, pelabuhan dan gudang dimasing-masing daerah juga terus kita perhatikan,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul menyambut baik kegiatan ini, yang mana bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kecukupan stok, Bulog. Dikatakan Syahrul telah menjalankan tugasnya dengan baik demi mewujudkan kepentingan masyarakat.

“Berbagai strategi dan program terus diupayakan, tentu kami semua juga akan terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dalam mencapai kecukupan kebutuhan masyarakat Tanjungpinang,” kata Syahrul.

Dalam laporannya, Kasub Bulog Divre Tanjungpinang Edison mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Menteri yang dipimpin langsung oleh Presiden RI pada 27 Desember lalu dan dilaksanakan seretak di Bulog seluruh Indonesia.

“Hal ini bertujuan untuk meredam bahkan mencegah kenaikan harga serta menjaga pasokan beras dalam keadaan aman dan terkendali,” kata Edison.

Edison melaporkan pada tahun 2018 lalu secara total Bulog Tanjungpinang telah mensuplai sebanyak 3.500 Ton keseluruh Kepri. Dengan rincian untuk Kota Tanjungpinang sebanyak 2.157 Ton, Kabupaten Bintan 236 Ton, Kabupaten sebanyak Lingga 144 Ton, Kabupaten Natuna sebanyak 963 Ton dan Kabupaten Anambas (Beras Premium) sebanyak 200 Ton yang mana penyaluran dilakukan melalui mitra dan distributor maupun agen binaan dari Bulog.

Untuk harga sendiri, penyaluran beras dilakukan dengan harga Rp. 8.600/Kg untuk kemasan 50 Kg dan Rp. 9.050/Kg untuk kemasan 5 Kg. Sedangkan penjualan kepada masyarakat secara eceran sebesar Rp. 9950/ Kg sesuai dengan peraturan Menteri Perdagangan Nomor 75 Tahun 2017.

“Agar konsumen mendapatkan harga terjangkau dan daya saing yang seimbang di pasar,” lanjut EdisonLaunching sendiri ditandai dengan pemotongan pita tanda 2 (dua) buah truck pengangkut pasokan beras sebanyak 10 Ton yang kemudian bergerak mendistribusikan pasokan tersebut ke Sahabat Rumah Pangan Kita (RPK) yang merupakan penjual dibawah Binaan Bulog Tanjungpinang. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
memasuki 2019, silaturahmi menjadi salah satu kekuatan. Semua itu dalam mencapai terwujudnya perubahan dan keberhasilan pembangunan.

“Dengan silaturahmi dan menjalin kedekatan bersama masyarakat, kita dapat terus menemukan berbagai formulai bagi tercapainya keberhasilan pembangunan,” ucap Nurdin usai melakukan kunjungan kerja ke Desa Selat Mie, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Selasa, 1 Januari 2019 malam.

Edy Birton Gantikan Asri Agung sebagai Kejati Kepri

ibuan WNA Diberikan Izinkan Tinggal di Karimun, Kepri

Dalam kunjungannya tersebut Nurdin langsung disambut dan dikerumuni oleh masyarakat setempat. Nurdin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan kepada mereka apa hal yang dibutuhkan dan masih kurang dimiliki desa.

“Nanti kita akan koordinir agar setiap bantuan dapat digunakan semaksimal mungkin untuk peningkatan taraf hidup masyarakat,” lanjut Nurdin.

Tak lupa di sela-sela sesi tanya jawab bersama masyarakat, Nurdin melihat dan ikut bermain bola kaki bersama pemuda tempatan. Sambil bertanya keberadaan lapangan tersebut. Nurdin kemudian mengumpulkan pemuda semuanya yang berada di sekitar. Dalam kebersamaan Nurdin tanya jawab tentang pendidikan.

Usai Kenaikan Pangkat, Kapolda Kepri Lantik Dirintelkam

Pabuk Terjang Natuna dan Anambas, Warga Diminta Waspada

10 Hari Operasi Lilin, 14 Kasus Menonjol di Kepri Diungkap

“Sekolahlah baik-baik, jangan bikin sedih orang tua ya, untuk yang fokus dibidang olah raga. Pacu terus fisik agar nanti bisa bergabung dengan Kepri Jaya. Jangan sekali-kali mencoba ataupun memakai narkoba,” pesan Nurdin.

Nurdin juga menyumbangkan dua stel baju tim bola kaki dan tim bola voli dan juga bola kaki sebanyak 10 buah dan bola voli 10 buah untuk latihan.

Setelah itu, Nurdin menunaikan shalat Magrib di Masjid At Taslih. Dalam tausyiahnya, Nurdin menyampaikan semakin bertambahnya waktu tentu berjalannya umur akan berkurang. Untuk itu, Nurdin mengajak jamaah untuk meningkatkan iman dan taqwa dan dekat kan diri kepada Allah SWT serta perbanyak bersholawat Nabi Muhammad SAW.

“Mari kita bekerja dengan akhlak dan niat panutan Rasullah, dan jangan langgar perintah Allah. Maka perjalanan kita akan lurus,”ujar Nurdin.

Wagub Kepri Ajak Pegawai di Penghujung Tahun untuk Intropeksi Diri

Nurdin melanjutkan, dengan keberkahan dan masuknya tahun 2019 marilah pribadi untuk bermuhasabah, agar ke depan niat dan tindakan terarah sesuai ajaran Islam. Dengan bentuk jalin silaturahmi karena semua bersaudara.

Nurdin juga mengingatkan kepada anak-anak agar patuh terhadap orang tua yang terkhusus ibu. Karena doa ibulah anak-anak selamat mengapai cita cita dan patuh ke ibu surga menanti kita.

Budayakan Zikir, Nurdin: Jaga Bencana Alam dan Bencana Sosial

“Saye sangat percaya kepada anak-anak pulau, banyak yang pintar dan berani menuju masa depan dan akhlak yang mulia,” tutup Nurdin. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menjadi inspektur upacara pada apel pagi gabungan dipenghujung tahun 2018 di halaman kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin, 31 Desember 2018.

Disamping mengingatkan pegawai masalah disiplin kerja, Wakil Gubernur juga mengajak para pegawai dari tingkat staff hingga eselon II agar bisa memanfaatkan momen akhir tahun 2018 ini sebagai ajang untuk instropeksi diri.

“Bukan pergantian tahunnya yang penting. Tapi apa yang sudah kita lakukan di 2018 itulah yang terpenting. Sebagai PNS kontribusi apa yang sudah kita berikan kepada daerah ini. Karena kita memiliki tanggungjawab atas hal itu. Kita harus melakukan instropeksi demi instropeksi agar kinerja kita selalu lebih baik dan implikasinya akan berdampak pula terhadap perkembangan pembangunan Kepri yang lebih baik,” kata Isdianto.

Isdianto melanjutkan wejangannya, dan menegaskan kepada para PNS bahwa orang yang baik adalah yang tau kelemahan diri sendiri lalu mau melakukan instropeksi guna memperbaikinya.

“Kita yakin bahwa kita akan lebih baik di 2019. Karena kita sudah tau kekurangan kita di tahun 2018 melalui instropeksi yang kita lakukan,” tegasnya.

Adapun yang tidak kalah penting, sambungnya, seorang pegawai harus bisa memadukan antara kerja dan silaturahmi. Dengan demikian setiap kerja yang dilakukan akan lahir dari hari serta upaya membantu pimpinan dan pelayanan terhadap masyarakat tidak dilakukan dengan keterpaksaan. Mrlainkan dengan sikap yang tulus dan ikhlas.

“Guna mewujudkan harmonisasi kerja. Maka berusahalah untuk selalu menadukan antara kerja dan silaturahim. Bangunlah relasi atau hubungan baik dengan menggunakan pendekatan hati,” tutup Isdianto.

Apel pagi kali ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II, eselon III, eselon IV dan jajaran pegawai dari seluruh OPD yang ada.

Untuk OPD yang utusan pegawainya terlihat masih minim di apel pagi ini, Isdianto mengingatkan agar kedepannya lebih ditingkatkan lagi. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengajak elemen masyarakat untuk terus membudayakan majelis zikir. Apalagi menjelang penghujung tahun, perbanyak majelis zikir untuk bermuhasabah.

“Dengan budaya zikir pasti Allah akan selalu jaga kita semua. Jaga dari bencana alam dan bencana sosial seperti saling iri hati, dengki, menghujat, membenci dan adu domba,” kata Nurdin saat menghadiri Majelis Zikir Manaqib Qubro Kecamatan Batuaji di Kampus Unrika, Batam, Ahad, 30 Desember 2018.

mediakepri.co.id Gapai Kepercayaan Anda dengan Aplikasi

Menurut Nurdin, dengan zikir dan doa, Allah pasti beri keberkahan untuk bangsa ini, juga Batam dan Kepri. Nurdin menambahkan salah satu tolak ukur suatu daerah masyarakatnya agamis bukan masjidnya bagus dan besar tapi bagaimana jamaah masjidnya istiqomah sholat berjamah meramaikan masjid. Juga bagaimana majelis zikir selalu dihadiri banyak jamaah.

Di penghujung pekan ujung tahun ini, Nurdin beraktivitas di Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun. Sebelum menghadiri majelis zikir, Nurdin melaksanakan Safari Subuh Masjid Nurul Huda Gunung Lengkuas, Kijang, Bintan Timur. Setelah itu, Nurdin menuju Karimun untuk menghadiri syukuran Jalan Pesisir Utara.

BERITA TERKAIT

Malam Istighosyah Furmasi di Belakang Padang Sambut 2019

Warga Busung Panjang Doa Bersama untuk Kemakmuran di 2019

Sempena pergantian tahun, Nurdin mengikuti sejumlah aktivitas zikir hingga ke pulau-pulau. Senin, 31 Desember 2018, Nurdin menghadiri zikir bersama di Batam. Malam harinya, Nurdin mengikuti kegiatan zikir di Tanjungpinang. Pada hari pertama 2019, Nurdin akan mengunjungi pulau-pulau untuk aktivitas zikir bersama masyarakat. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur H. Isdianto mengajak anak-anak Kepulauan Riau untuk terus mengembangkan kreativitasnya yang berbasis teknologi masa kini. Hal ini mengingat bahwa kreativitas tidak pernah habis, dan tidak pernah dibatasi bagi siapapun yang ingin berkreasi.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur saat membuka sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG), Selasa (11/12/2018) di kantor Perpustakaan dan arsip daerah Kepulauan Riau di jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang yang diselenggarakan oleh Kwarda Pramuka Kepri.

“Teruslah berkreasi dalan hal-hal yang positif yang berbasis teknologi. Berkreasi tidak pernah dibatasi bagi siapapun, termasuk bagi adik-adik Pramuka sekalian,” kata Isdianto dihadapan para peserta sosialisasi yang notabene para anggota Pramuka.

Menurut Isdianto,  apapun hasil kreasi yang berbasis teknologi adalah sebuah temuan yang patut dihargai, selama hal tersebut tidak menjiplak dan sebagainya. Dan temuan tersebut perlu disosialisasikan yang ditinjau dari segi manfaat dan keefesienannya.

“Beberapa waktu yang lalu kita baru mengutus anak-anak muda kreatif dari Kepri ke Bali untuk mengikuti lomba TTG tingkat Nasional tahun 2018. Dan dari sosialisasi ini semoga kedepannya akan lebih banyak lagi anak puda Kepri yang ikut TTG Nasional mewakili Kepri dengan berbagai inovasi temuannya,” kata Isdianto lagi.

Hadir beberapa pejabat Kepri pada kesempatan ini diantaranya anggota DPRD Kepri Hanafi Ekra, Kepala Dinas BPMD Sardison, Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Amit Husein serta jajaran pengurus Kwarda Pramuka Kepri  (bsr)

antikorupsi

HEADLINE

Selasa | 11 Desember 2018 | 10:08

Korupsi Penghambat Pembangunan, Satukan Barisan Melawan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengapresiasi kerja keras semua pihak, terutama Kejaksaan yang terus berupaya bekerja keras untuk meminimalisir tindak pidana korupsi di Kepri. Menurut Nurdin, korupsi merupakan penghambat pembangunan dan untuk itu semua pihak harus menyatukan barisan untuk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Pemerintah mendukung penuh setiap pengawasan dan pembinaan yang dilakukan Kejaksaan dan pihak terkait lainnya demi menciptakan Kepri yang bebas korupsi,” ujar Nurdin saat Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional Tahun 2018 di Lapangan Pamedan, Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Senin, 10 Desember 2018.

BACA JUGA

Perjuangan Seorang Ibu untuk Kesembuhan Putrinya yang Sakit Parah

Dampak Anak-anak di PD II, Unicef Berdiri untuk Negara Berkembang

Nurdin melanjutkan bahwa pembinaan terkait pencegahan tindak pidana korupsi sangat penting terutama bagi para generasi muda Kepri, sebagai tombak penerus pembangunan diharapkan memiliki bekal dan pengetahuan yang cukup agar terhindar dan tidak terpengaruh terhadap tindak korupsi dimasa depan.

“Melanjutkan cita-cita bangsa dalam membangun Kepri adalah tugas generasi muda, dan kita harus membimbing mereka agar dapat sukses dimasa depan salah satunya adalah bebas korupsi,” lanjut Nurdin.

Dua Pahlawan Penegak Hukum yang Harum Namanya dalam Antikorupsi

Senyum Ramah Kejari Natuna di Hari Anti Korupsi

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra mengatakan dengan tema “Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi” pada peringatan hari anti korupsi internasional tahun 2018 ini merupakan tema yang relevan terhadap kondisi di Indonesi saat ini yang semakin mengingatkan bahwa betapa pentingnya memantapkan komitmen semua pihak, Pemerintah, Penegak Hukum, masyarakat serta dunia usaha untuk bersinergi dalam pencegahan pemberantasan korupsi.

“Gerakan pencegahan lebih efektif untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi,” ujar Asri.

Asri melanjutkan bahwa semangat menjadikan bangsa yang anti korupsi bukan lagi angan dan keinginan namun merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk terus diupayakan. Apalagi mengingat perkembangan teknologi industri yang berdampak pula terhadap jenis kejahatan seperti pencucian uang.

“Kondisi saat ini menjadi alarm untuk kita tidak menyerah dan optimis dan kita yakini tidak ada pilihan lain untuk menjadikan langkah dan strategi yang efektif dan efisien dalam meminimalisir tindak korupsi selain itu juga semua pihak harus meningkatkan pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki,” lanjut Asri.

Dalam peringatan hari anti korupsi tersebut pihak Kejaksaan melaksanakan sejumlah perlombaan diperuntukan bagi para pelajar se-Kota Tanjungpinang seperti lomba pantun, yel-yel dan bersama-sama mengelorakan tindak pidana korupsi.

Bangun Regenerasi, GMNI Komisariat Stisipol Rekrut Anggota

Pemerintah dan Pengusaha Bertemu, Ada Titik Temu Rimba Jaya

Kampung Tua Penagi, Bukan Kampung Biasa

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Perwakilan FKPD, sejumlah Kepala OPD, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Ahelya Abustam, Kepala Kejaksaan Negeri Bintan Sigit Prabowo, tamu undangan beserta siswa-siswi pelajar se-Kota Tanjungpinang. (humas)

Gubernur Kepri dan Ketua Dewan Kepri

HEADLINE

Minggu | 02 Desember 2018 | 18:11

Dewan Sahkan APBD Kepri 2019 Sebesar Rp3,659 Triliun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Nota Keuangan dan Ranperda APBD Kepri 2019 disetujui DPRD untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), di ruang rapat utama DPRD Provinsi Kepri, Jumat, 30 November 2018 pagi.

Penyetujuan ini dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Kepri dengan agenda laporan akhir panitia khusus DPRD Provinsi Kepri. Rancangan peraturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah provinsi kepulauan riau tahun anggaran 2019 telah mendapat persetujuan bersama antara gubernur dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau.

Nurdin: Anggaran Pendidikan hingga 25 Persen di APBD

Pelajaran Hidup Lainnya pada Tiap Kayuhan

Aziz Martindas: Liga Sepakbola Lingga Satu Program Unggulan

Dalam penyampaian Laporan Akhir Pansus, Ing Iskandarsyah mengatakan, Banggar DPRD Provinsi Kepri secara garis besar telah melaksanakan ranperda APBD Provinsi Kepri TA. 2019. Diawali, sebelumnya pembahasan rancangan KUA dan PPAS tahun 2019 telah disepakati bersama dan ditandatangani pada tanggal 22 November 2018 yang lalu.

“Sejak pembahasan Pra Rancangan KUA dan PPAS sehingga selesainya pembahasan nota keuangan dan Ranperda APBD TA 2019 Banggar dan TAPD telah melakukan pembahasan sebanyak lebih dari 10 kali pertemuan, terhitung mulai dari tanggal 9 Oktober – 29 November 2018,” dalam penyampaiannya.

Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2019 adalah sebesar Rp. 3.659.564.170.992,-.

Dari total tersebut dirincikan dalam struktur yakni untuk Pendapatan Daerah berjumlah Rp. 3.629.564.170.992,-. antara lain Pendapat Asli Daerah (PAD) Rp. 1.252.765.639.592,-. Penerimaan Dana Perimbangan atau dana transfer pusat ke daerah sebesar Rp. 2.322.226.300.400,- yang berasal dari Dana Bagi Hasil Pajak, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus.

Usai Tinjau Pasar, Gubernur Langsung Saksikan Pembangunan SMAN 5 Karimun

Kejar Pembangunan Kepri ke Jakarta, Nurdin: Kita Harus Bekerja Cepat untuk Rakyat

Sejahterakan Masyarakat dengan Melanjutkan Pembangunan

Sedangkan penerimaan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah berjumlah Rp. 54.572.231.000,- yang berasal dari dana insentif daerah, dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah. Adapun besaran jumlah Belanja pada Ranperda APBD Provinsi Kepulauan Riau TA. 2019 diproyeksikan sebesar Rp. 3.659.564.170.992,-.

Sedangkan untuk Pembiayaan Daerah Sisa lebih anggaran tahun sebelumnya berjumlah Rp. 30.000.000.000,-. Pembiayaan Netto sebesar Rp. 30.000.000.000,-.

Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, ada 5 prioritas tema kegiatan pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2019, yakni peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kerakyatan, pengembangan pusat kebudayaan melayu, pengembangan infrastruktur wilayah, dan pengembangan tata kelola yang akuntabel.

Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

Nomor Hotline Polda Kepri untuk Pelayanan SAR

Kepri Galakkan Turisme, Produk Halal Jadi Pendukung

“Penyusunan APBD TA. 2019 tetap memprioritaskan bidang pendidikan dengan alokasi APBD minimum 20%, dan kesehatan dengan alokasi APBD minimum 10% dengan tetap menjaga sinergitas terhadap program prioritas nasional dengan pedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku”, ujarnya.

Setelah penyampaian laporan akhir pansus, kemudian Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, serta Wakil Ketua II DPRD Kepri Husnizar Hood, dan Gubernur Kepri menandatangani berita acara Nota Keuangan dan Ranperda APBD TA. 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PGRI Pusat yang disampaikan langsung Presiden Jokowi di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 1 Desember 2018.

Penghargaan tertinggi dunia pendidikan ini diserahkan di hadapan 40 ribu guru yang hadir. Nurdin mendapat penghargaan bidang pembangunan pendidikan, profesionalitas dan kesejahteraan guru.

Terkait penghargaan ini, kata Nurdin, bukanlah menjadi miliknya. Penghargaan ini milik seluruh masyarakat, khususnya PGRI Kepri. Karena kemajuan pendidikan di Kepri bukan peran dia sendiri, tetapi semua komponen masyarakat.

“Tak mungkin hanya dirinya sendiri yang bekerja untuk melakukan perubahan dan lomptan besar sehingga mencapai kesuksesan seperti yang diraih saat ini,” kata anak seorang guru ini usai menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2018 dan HUT ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Nurdin mengatakan, Pemprov Kepri terus meningkatkan mutu pendidikan dengan melalui berbagai cara. Pertama dengan mengalokasian anggaran pendidikan hingga 25 persen di APBD. Perhatian untuk para guru terus ditingkatkan, terlebih guru SLTA yang sudah berada di provinsi. Pembangunan infrastruktur pendidikan, sarana dan prasarana juga terus digesa. Beberapa sekolah terus mengalami peremajaan dan digantikan dengan bangunan uang lebih representatif.

BACA JUGA

Karena itu, Nurdin mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensinya. Guru-guru pun disaran untuk meningkatkan pendidikannya, hingga tingkat doktoral. “Biar ke depan Kepri memiliki guru-guru yang hebat,” kata Nurdin.

Guru-guru yang hebat itu, kata Nurdin, akan melahirkan generasi hebat pula. Ke depan, ikut juga meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kepri. Saat ini, IPM Kepri merupakan yang tertinggi di Sumatera dan nomor empat di Indonesia. Sama seperti program pusat, saat ini Pemprov Kepri juga memprioritaskan pembangunan SDM. Semua sektor SDM, baik di bidang olah raga, agama, kesehatan dan lainnya.

Di hadapan para guru yang hadir, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah pada tahun 2019 akan fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Indonesia harus ditingkatkan untuk dapat bersaing dengan negara lain. “Kualitas SDM di semua jenis profesi serta kualitas SDM di usia dini dan remaja harus kita tingkatkan secara signifikan,” kata Jokowi.

Ini Guru dan Kepsek Berprestasi di Lingga

Solo, Kota yang Mempersatukan Semangat Guru di Indonesia

Anambas Butuh “Sentuhan” Guru Negeri

Saat pembangunan SDM ini menjadi fokus utama pemerintah, tambah Kepala Negara, maka di sinilah peran guru akan menjadi krusial. Guru sebagai ujung tombak pembangunan SDM, sambung Presiden, juga harus meningkatkan profesionalisme sekaligus menjadi agen-agen transformasi penguatan SDM.

Presiden mengingatkan, di tengah dunia yang berkembang dengan cepat lewat perkembangan teknologinya, para guru juga diharapkan untuk dapat mengambil peran yang lebih dari sekadar mengajar, tetapi juga mengelola belajar siswa. Guru dituntut lebih fleksibel, kreatif, menarik, dan lebih menyenangkan bagi para siswa.(humaskepri)

gubernur kepri

HEADLINE

Selasa | 20 November 2018 | 18:27

Kepri Galakkan Turisme, Produk Halal Jadi Pendukung

MEDIAKEPRI.CO.ID, Singapura – Potensi pasar produk halal sangat besar. Kepri siap menjadi pusatnya. Terlebih Kepri sedang menggalakkam turisme, yang produk halal menjadi salah satu dukungannya

Demikian disampaikan Gubernur H Nurdin Basirun saat menjadi pembicara dalam Konvensi ke-19 Dunia Melayu Dunia Islam, di Max Atria Singapore Expo, Singapura, Sabtu, 17 November 2018.

BERITA LAINNYA

Gedung DPRD Disulap di Hari Jadi Kabupaten Lingga Ke-15

Warga Karimun Jangan Sungkan Laporkan Pelanggaran

I Gusti Ngurah Rai Meninggal Dunia Usia 29 Tahun

Ia menegaskan Kepri sebagai menjadi pusat untuk industri halal di kawasan serumpun. Posisi yang strategis, dukungan regulasi pemerintah, dan ketersediaan kawasan industri memungkinkan industri ini berpusat di Kepri.

Nurdin menjadi salah satu pemateri bersama sejumlah perwakilan dari berbagai negara, seperti Turki, Malaysia, Kamboja. Nurdin membawa kerja kerja berjudul Menjawab Tantangan Global di Sektor Halal. Konvensi ini mengusung tema Ke Arah Memperkasakan Kerjasama Sosial, Ekonomi dan Budaya.

Dari Kepri hadir Wakil Gubernur H Isdianto yang pada kesempatan itu menerima Anugerah Kepemimpinan Adat dan Budaya dari DMDI. Hadir juga Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Ketua LAM Kepri H Abdul Razak, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Umrah Dr Abdul Malik dan senumlah pemgurus LAM Kepri.

BACA JUGA

Polisi SP3 Dugaan Gratifikasi Komisioner Bawaslu Kepri

Nurdin: Kita Harus Bekerja Cepat untuk Rakyat

Agar Perekonomian Kepri Kembali Tajam

Dianugerahi Santri of the Year, Ini Kata Gubernur Kepri

Ini Bentuk Bantuan dari Kepri untuk Palu

Konvensi ini juga dihadiri Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Singapura Dr Muhamed Omar Abdullah Balfaqeeh. Hadir juga perwakilan dari berbagai negara, antara lain dari Malaysia, Indonesia, Brunei, Singapura, China, Australia, Thailand, Arab Saudi, Bangladesh, Mauritius, New Zealand, Kanada, United Kingdom, Netherland, Maldives, Bosnia Herzegovina, Afrika Selatan, Madagaskar, Mesir, dan Timor Leste.

Presiden DMDI Tan Sri Dr H Muhammad Ali Bin Mohd Rustam mengatakan industri halal akan membawa sektor ekonomi dan wisata menjadi semakin baik. Ditambah lagi wisatawan dari kawasan Arab semakin banyak ke kawasan ini. (humas)

Sekdaprov Kepri

KEPRI

Jumat | 16 November 2018 | 17:29

Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan H. TS. Arif Fadillah mengatakan memasuki penghujung tahun 2018 agar setiap OPD baik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun Pemerintah Kabupaten/ Kota agar menyegerakan realisasi penyerapan anggaran dan realisasi fisik karena waktunya tidak lama lagi.

“Waktu kita tinggal 1,5 bulan dengan efektif kurang lebih 25 hari kerja. Keterbatasan waktu ini memaksa kita agar lebih maksimal lagi dalam hal penyerapan anggaran dan penyelesaian proyek fisik,” ujar Arif saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Se-Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Lantai IV, kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 15 November 2018.

BACA: Kapolda Kepri Ajak Kobarkan Semangat Pahlawan Didada

BACA: Kepri Bebas Sampah, Gabriel Ingin Jadi Insprirasi

BACA: Dianugerahi Santri of the Year, Ini Kata Gubernur Kepri

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Biro Pembengunan Provinsi Kepri, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan Provinsi Kepri serta Pejabat penghubung TEPRA dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri.

Arif menyampaikan bahwa sudah merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Kepri mengumpulkan Pemerintahan Kabupaten/Kota untuk melakukan evaluasi penyelengaraan pemerintahan secara bersama. Hal ini agar hambatan atau kendala bisa diatasi sehingga tujuan pembangunan bisa tercapai.

“Gubernur merupakan representasi perwakilan pusat di daerah, jadi sudah sudah merupakan keharusan bagi Pemerintah Provinsi mengumpulkan Pemerintah Kabupaten/Kota agar hadir untuk saling berkoordinasi dan melakukan evaluasi karena hasil laporan dan evaluasi yang telah dilakukan akan menjadi dasar laporan dari Gubernur kepada Presiden,” ujar Arif.

Lebih lanjut Arif berharap dengan waktu yang terbatas ini agar setiap OPD dimasing-masing Pemerintahan baik Kepri maupun Kabupaten/Kota untuk saling koordinasi dan bersinergi dalam hal penyelesain beberapa kegiatan yang saling berhubungan.

BACA: Prihatin, Polda Kepri dan PPHC Tekan Pengguna Narkoba

BACA: Polda Kepri Peduli Segera Kembalikan Senyuman Aditya Saputra

BACA: Kapolda Minta Orangtua Jaga Pergaulan Anak dari Pengaruh Buruk LGBT

“Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk saling bersinergi, dan bilamana ada kendala di lapangan bisa saling koordinasi agar segera diselesaikan,” harap Arif.

Untuk mempercepat proses realisasi penyerapan anggaran dan realisasi penyelesaian fisik Arif menyarankan agar masing-masing Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran menyurati setiap OPD yang terlambat dalam pelaporan kegiatan.

“Jadi kita harapkan, kita kerja lebih keras lagi untuk mengumpulkan data, meminta data, kalau memang lambat, kita jangan jemu, surati ke OPD terkait agar penyelesaian kegiatan bisa tepat waktu,” saran Arif.

Kepala Biro Pembangunan Provinsi Kepri Aries Fhariandi mengatakan sengaja mengundang Pejabat penghubung TEPRA dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri dalam rangka melakukan evaluasi progress pelaksaan program dan kegiatan APBD Se-Provinsi Kepri, periode triwulan ketiga hingga Desember 2018.

“Ini adalah agenda penting yang harus kita lakukan karena melihat capaian progress APBD Kepri. Di sisa waktu yang sangat sempit ini, kita harus bekerja keras untuk menyelesaikannya,” ujar Aries. Untuk kedepannya Aries mengusulkan agar kegiatan realisasi anggaran dan realisasi fisik bisa dilakukan lebih awal, yaitu pada awal tahun sehingga tidak menumpuk kegiatan pada akhir tahun yang tentunya akan menyulitkan Pemerintah Daerah.

“APBD 2019 Se-Provinsi Kepri, mudah-mudahan bisa ketuk palu pada 30 November 2018, jika dapat teralisasi maka pada Desember pelelangan bisa dilakukan sehingga pada wal tahun kegiatan sudah berjalan. Dengan scenario seperti ini diharapkan kegiatan tidak lagi menumpuk pada akhir tahun,” harapnya. (humaskepri)

BACA: Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema Pimpin Ziarah Rombongan Peringatan HUT TNI KE-73 TA 2018

BACA: TNI AD dan PP Bersama Masyarakat Nobar Film G30S/PKI di Gedung Daerah

BACA: Brigjen TNI Gabriel Lema, S.SOS Menjadi Nara Sumber di Universitas Putra Batam

BACA: Kegiatan Ramadhan Hingga Lebaran Berjalan Lancar, Gubernur Apresiasi Polda Kepri dan Jajaran TNI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto Sik melaksanakan silatulrahmi kamtibmas dengan Pengurus Daerah Provinsi Kepri dan Pengurus Cabang Kabupaten/Kota Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Senin, 12 November 2018.

Kegiatan dihadiri Dirjen Bimas Budha Kemenag Caliadi SH MH, Gubernur Kepri Drs. H. Nurdin Basirun S.Sos, Staf Ahli Menag IJP (Purn) Budi Setiawan, Ketua Umum Permabudhi Arif Harsono, PJU Polda Kepri, Ketua Permabudhi Prov Kepri Hengki Suryawan, dan Ketua Permabudhi Kabupaten/Kota beserta Pengurus Permabudhi se Prov Kepri.

Pada acara silaturahmi, Kapolda Kepri menyampaikan enam poin penting. Adapun keenam poin tersebut yakni kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi antara Polda Kepri dan jajaran bersama Pengurus Permabudhi Prov Kepri dan Kab/Kota se Prov Kepri. 

Saat ini, tambahnya, kita akan menghadapi Pemilu 2019 dan sudah masuk dalam tahapan kampanye. Untuk kesiapaan dalam menghadapi Pemilu 2019, Polda Kepri sangat membutuhkan kerjasama yang baik kepada semua stake holder.

Dalam Kepolisian modern, katanya, Polda Kepri harus mampu wujudkan 3P (Proaktif, Partnership dan Problem solving). Lalu, ditengah situasi Pemilu, hindari politik identitas (Suku, Agama, Ras dan antar Golongan), bersama-sama wujudkan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk, dengan tidak terprovokasi, mudah di adu domba

Selanjutnya, ingat tiga  prinsip sederhana umat Budha, yaitu hindarkan kejahatan, lakukan kebaikan dan sucikan pikiran. Dan terakhir, jaga kondusivitas dan marwah Kepulauan Riau, negeri segantang lada, bunda tanah melayu. (humas)