KEPRI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan saat ini ideologi kebangsaan mulai tergerus. Pemahaman tentang nilai kebangsaan perlu untuk terus ditanamkan dalam membangun generasi muda berkualitas dan berjiwa semangat juang 45.

“Dengan Musda inilah diharapkan lahir program kerja yang berfokus pada penamanan jiwa kebangsaan bagi para generasi muda,” ujar Nurdin saat membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) II Legiun Veteran RI Provinsi Kepri di Gedung Veteran, Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Kamis, 19 Juli 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa pewarisan nilai-nilai perjuangan diharapkan dapat terus tersalurkan turun temurun dalam benak para generasi muda. Apalagi tantangan menghadapi dunia kedepan semakin berat.

“Perlu penanaman nilai kebangsaan yang kuat,” lanjut Nurdin.

Selain itu dengan Musda ini Nurdin berharap dapat terus memunculkan pemahaman-pemahaman dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Agar terpeliharanya kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat ditengah keberagaman di Kepri ini,” tambah Nurdin lagi.

Menutup sambutannya, Nurdin menegaskan bahwa keutuhan NKRI harus terus dijaga, segala upaya harus dilakukan, jangan terus bersantai diri. Mari buktikan dan wujudkan diri sebagai bangsa pemenang di semua sektor.

“Karna mempertahankan kemerdekaan lebih berat dari pada merebutnya, terus lah berjuang dan bekerja keras,” tutup Nurdin.

Sementara itu Ketua Panitia Musda Tri Sitorus menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan Gubernur beserta tamu undangan lainnya untuk ikut dalam Musda II Legiun Veteran Kepri.

“Musda sendiri merupakan bentuk keikutsertaan para pejuang untuk tetap berpegang teguh terhadap kesetiaan pada NKRI dan jiwa pejuang dalam ikut memberikan sumbangsih dalam pembangunan,” kata Solitorus.

Kemudian Plt. Ketua Legiun Veteran RI Kepri Edi Tapilaya mengatakan bahwa Musda merupakan forum tertinggi dalam organisasi sebagai pedoman untuk mendapatkan kebulatan suara

“Guna untuk terus memberikan semangat baru dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Edi.

Kedatangan Gubernur juga diapresiasi oleh Tapilaya yang mengatakan momen ini dapat dijadikan kekuatan moral dalam berperan aktif dalam pembangunan Kepri.

Kepala Departemen Legiun Veteran RI Brigjen TNI (Purn) Dahlan Idrus mengatakan forum ini akan membahas hal penting dan strategis seperti laporan kepemimpinan, penyusunan program kerja 5 tahun kedepan serta memilih ketua baru untuk periode berikut nya.

“Saya harap Musda berjalan dengan demokratis dan kepemimpinan baru nantinya diharapkan dapat membuat legiun semakin solid dalam membangun nilai juang semangat 45,” kata Dahlan. (humas)

TANJUNG PINANG

Kamis | 19 Juli 2018 | 19:44

Pohon Jengkol Jadi Saksi Bisu Tewasnya Janda Beranak Satu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Tersangka Nasrun (58), ternyata menghabisi Supartini (37), janda beranak satu di bawah pohon jengkol dengan memukul kepala korban sebanyak enam kali. Pohon jengkol tersebut berada di lahan milik mertuanya di Jalan TPA Kampung Air Bukit, RT01/RW08, Kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur.

Saat kejadian, suasana lokasi TKP sangat sepi. Sebab, rumah kosong di lahan mertua Nasrun tidak dihuni orang. Nasrun menghajar korban dengan cara memukul kepala korban dengan telak dari belakang kepala tak jauh dari pohon jengkol.

“Keterangan tersangka, sebelum membunuh korban Nasrun juga meminta dimasaki jengkol dari pohon yang ada di depan rumah, tapi korban menolak memasaknya,” ujar salah seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya saat menggelar eksposes di TKP, Kamis, 19 Juli 2018.

Saat dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP), Nasrun tampak menetes air matanya. Kemungkinan Nasrun menyesali perbuatan karena tega menghabisi sang kekasih dengan kondisi hamil muda.

Sebelum ditangkap, Nasrun turut melayat ke rumah duka. Sehari setelah Supartini dimakamkan, Nasrun kemudian diringkus polisi saat hendak melarikan diri di Kilometer 16, Jalan Lintas Tanjungpinang-Tanjunguban.

“Informasinya memang tersangka ini sempat melayat ke rumah duka di Bukit Cermin. Sehari setelah korban dimakamkan korban lalu ditangkap anggota,” ujar Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi. (***)

sumber: sindonews.com

TANJUNG PINANG

Rabu | 18 Juli 2018 | 20:02

Jaga Aset Daerah Sesuai Kaidah Hukum, ini MoU nya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan banyaknya aset yang dimiliki daerah perlu dilandasi dengan kekuatan hukum yang berlaku. Salah satunya tanah yang merupakan unsur penting dalam pembangunan.

“Dengan jelasnya kepemilikan aset daerah tentu bernilai ekonomis bagi pendapatan daerah,” ujar Nurdin sesaat setelah Penandatanganan MoU tentang percepatan penandatangan pensetifikatan tanah barang milik Negara Provinsi Kepri antara Pemerintah Provinsi Kepri bersama Badan Pertanahan Negara (BPN) di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 16 Juli 2018 petang.

Penandatangan sendiri kata Nurdin merupakan bentuk komitmen pengelolaan barang milik Negara yang merupakan aset penting yang harus di pertahankan dan di pertanggungjawabkan kegunaan serta keberadaannya.

“Kita tahu Ranperda tentang pengelolaan barang telah disahkan, itu dilandasi bahwa perlu dilakukan inventarisasi barang yang dilandasi dengan produk hukum yang jelas,” lanjut Nurdin.

Barang milik Daerah tadi khususnya tanah merupakan aset yang penting, kesepakatan ini tak lain demi legalitas serta kejelasan fungsi dan peruntukan tanah yang ada di wilayah Kepri agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari.

“Melalui kesepakatan ini pula kita dapat menelusuri aset-aset yang dokumennya belum tersertifikasi agar segera diselesaikan,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu Kepala Kanwil BPN Kepri Syafriman mengatakan bahwa pihaknya menyadari perlu nya bekerja keras dalam mendata semua aset daerah khususnya tanah di Kepri.

“Apalagi aset tersebut harus terdaftar demi kepastian hukum,” ujar Syafriman.

Syafriman melanjutkan bahwa selama tahun 2017 lalu BPN telah mensertifikasi tanah sebanyak 42.000 bidang dan akan terus berlanjut dan di data terus agar kepastian hukum dari tanah tersebut lebih jelas kedepannya.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten II Syamsul Bahrum, serta sejumlah kepala OPD, beserta tamu undangan lainnya. (hmsprov)

Gubernur Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan peringatan Harganas merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian Pemerintah serta semua pihak untuk membangun karakter, mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan Negeri.

Keluarga merupakan yang paling utama dalam nilai luhur dan pengembangan SDM berkualitas.

“Dalam kekeluargaan kita harus bisa berintraktif yang positif, di dalam rumah mau pun di luar rumah.

Keluarga akan terbentuk menjadi bahagia dan sejahtera serta menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Nurdin saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018, Hari Keluarga Nasional XXV serta Bhakti Sosial TNI KBKES Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Antam Relief Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 16 Juli 2018.

Gubernur yang hadir bersama Istri Hj Noorlizah Nurdin Basirun, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah, Bupati Bintan Apri Sujadi beserta Istri Debby Apri Sujadi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin untuk menjadi keluarga yang mandiri dan tangguh bisa melalui Keluarga berkumpul, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya, Keluarga Peduli sesama dan keluarga peduli lingkungan.

Selain itu, Nurdin juga mengatakan peringatan acara tersebut yang mengusus Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional dan juga KBKES merupakan upaya mengakhiri Kekerasan pada anak, untuk mewujudkan generasi dan Keluarga Sejahtera di Kepri.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas rutinitas dan seremonial semata namun menjadi titik tolak untuk mencapai daerah layak anak sebagai mana yang telah dicanangkan pemerintah daerah”, lanjut Nurdin.

Nurdin mengatakan, sebagai orang tua, sudah sewajarnya untuk memperhatikan apakah sudah benar-benar menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak.

“Kita tidak bisa menuntut anak kita menjadi terbaik, jika kita sendiri belum menjadi orang tua yang baik”, tutup Nurdin.

Sementara itu Sekda Arif dalam laporannya mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus masa depan, tunas harapan yang akan melanjutkan estafetnya pembangunan dan budi pekerti.

“Peringatan ini untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh elemen, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah untuk melaksanakan kewajiban serta tanggung jawabnya”, ujar Arif.

Arif mengajak seluruh elemen baik pemerintah dan instansi terkait, maayarakat juga orang tua untuk dapat menjaga dan meningkatkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak.

“Pemerintah juga terus berupaya untuk membangun karakter anak yang baik serta penanaman nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Arif.

Arif juga melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sempena peringatan hari anak seperti pelaksanaan seminar tentang pencegahan pernikahan dini yang digelar pada 11 Juli lalu yang diikuti sebanyak 10p orang peserta di Bintan. Kemudian seminar tentang kesehatan reproduksi anak yang akan digelar hari ini, puncak acara serta sejumlah pemeriksaan gratis berupa cek kesehatan dan pelayanan KB gratis.

Kemudian Bupati Bintan Apri Sujadi dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan Pemprov menjadikan Bintan sebagai tuan rumah pelaksanaan agenda hari ini.

Apri menambahkan bahwa perayaan Hari Anak merupakan momentum bersama untuk mempertegas program-program untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Kepri.

“Kelak mereka lah generasi yang membanggakan dan dapat meraih prestasi yang cemerlang untuk Kepri,” ujar Apri.

Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Dr. M Yani mengatakan guna melahirkan generasi muda yang berkualitas baiknya dimulsi dengan perencanaan yang baik. Hidup perlu direncanakan dengan baik untuk mendapat hasil yang maksimal.

Yani melanjutkan peringatan hari anak dan hari keluarga ini diharapkan partisipasi yang aktif dari semua pihak untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera serta lahirnya para generasi muda yang berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatangan MoU antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten dan Kota tentang progam kegiatan perwujudan kesetaraan gender, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan perempuan serta anak.

Juga penandatangan peresmian rumah dataku dan sekolah siaga kependudukan (ssk) dan pojok kependudukan. Penyerahan mobil perlindungan dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI kepada Kabupaten Bintan.

Sejumlah penghargaan juga diberikan, sebelum menutup acara, Gubernur seperti biasa menggelar sejumlah kuis berupa pertanyaan-pertanyaan yang berhadiah sepeda serta hadiah lainnya yang ditujukan kepada anak-anak sekolah yang hadir pada kesempatan tersebut. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H. Nurdin Basirun menegaskan agar pengerjaan pembangun dermaga dapat selesai tepat wakut dan sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya.

“Apalagi pelabuhan merupakan akses penting untuk daerah Kepulauan,” ujar Nurdin saat meninjau pembangunan Pelantar II, Tanjungpinang, Ahad, 15 Juli 2018.

Menurut Nurdin, pembangunan dermaga harus bagus dengan yang di canangkan demi ekonomi masyarakat. Beberapa hal mesti diperhatikan seperti kedalaman air harus mampu menampung kapal kapal kargo yang besar.

“Dermaga ini harus mampu menjadi penopang ekonomi nantinya, dan ini juga harus di perhatikan pasang surut terendah dan tinggi nya air laut. Agar kapal kargo dengan GT besar bisa Sandar”, kata Nurdin.

Selain itu terkait parkiran dan aktifitas lainnya seperti klenteng, Nurdin juga minta agar pembangunan dermaga tersebut diatur sedekemian rupa.

“Tempat parkir dibuat juga buat masyarakat yang ingin berkunjung ke klenteng, dan aktifitas bongkar muat pun tidak tergangggu”, tambah Nurdin.

Dikesempatan itu Nurdin juga meninjau kerangka-kerangka yang sudah siap diikat, yang mana karangka ini menjadi kekuatan bangunan dermaga tersebut.

“Ini mal mal yang siap dicor agar benar diawasi agar ketahanan nya sesuai dengan spesifikasi dan tidak terbentur dengan hukum”, tegas Nurdin.

Nurdin berharap, pengerjaan tersebut selesai sesuai dengan waktu. Agar ekonomi masyarakat dan aktifitas bongkar muat cepat terlaksanakan.

“Mudah mudahan ini sesuai waktu dan cepat dirasakan oleh masyarakat”, tutup Nurdin. (humaskepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang-  Tim seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten kota se Kepri, mengumumkan 90 peserta lulus seleksi administrasi, Rabu, 11 Juli 2018.

Dari 90 peserta yang jadi wasit untuk mengawasi jalannya pesta demokrasi tersebut terdiri dari Zona satu (1) yakni Kota Tanjungpinang sebanyak 15 peserta lulus seleksi administrasi. Kabupaten Bintan sebanyak 15 peserta. Kabupaten Anambas 10 peserta. Total zona 1 sebanyak 40 peserta.

Sementara zona dua (2) terdiri dari Kota Batam sebanyak 23 peserta. Kabupaten Karimun 8 peserta. Kabupaten Lingga berjumlah 12 peserta. Kabupaten Natuna sebanyak 7 peserta.

Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti ujian tertulis berbasis Komputer Assisted Test (CAT). Pelaksanaan CAT serempak dilaksanakan di Politeknik Negeri Batam pada Minggu, 22 Juli 2018 pukul 7.30 WIB.

Ketua Tim Seleksi calon anggota Bawaslu kota / kabupaten Zona 2 (dua), Riama Manurung mengatakan, proses seleksi administrasi dilakukan secara ketatt. Sehingga dinyatakan lulus seleksi selanjutnya akan mengikuti seleksi selanjutnya.

“Yang akan mengikuti ujian tertulis mengenakan baju putih dan celana atau rok warna hitam, dengan membawa KTP asli serta nomor pendaftaran,” imbuh Riama. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun akan menjadikan Setokok, Kecamatan Galang, Batam sebagai kawasan terpadu wisata bahari dengan ikon Kampung Kerapu.

Guna mewujudkan niat baik itu, Nurdin berharap agar masyarakat ikut menjaga dan merawat dengan tidak membuang sampah ke laut. Sebab itu akan merusak ekosistem yang ada di laut.

Nurdin Basirun mengatakan banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan perekonomian apalagi Kepri. Sebagai daerah Kepulauan sektor kelautan harus mampu dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kunci besar kita ada di kelautan harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujar Nurdin disela-sela acara Panen Perdana Budidaya Ikan Laut Hasil Kerjasama PT.Patwa Dimensi Sinergi Nusantara dengan Pemprov Kepri serta Pencanangan Kampung Kerapu di Kelurahan Setokok, Galang, Batam, Selasa, 10 Juli 2018.

Pemerintah, kata Nurdin, tidak bisa bekerja sendiri dalam mendongkrak semua potensi yang ada di Kepri. Nurdin menyanjung kepada para pelaku usaha yang ikut memberikan sumbangsihnya.

“Kerjasama dan kolaborasi terus kita lakukan, kami akan terus kawal pergerakan dan skala keberhasilan. Jika misalnya ada masalah di perizinan kami siap bantu,” lanjut Nurdin.

Selain mengembangkan potensi kelautan ditambahkan Nurdin, saat ini pemerintah daerah juga terus berupaya untuk menunjang sektor lain yang tak kalah penting, pemerataan infrastruktur (sebagai komponen penting daerah kepulauan) serta membangun dan meningkatkan sumber daya manusia daerah.

“Pembangunan pelabuhan dan jalan kita akan terus upayakan dapat berjalan, selain itu SDM juga kita perhatikan, pembangunan USB untuk sekolah-sekolah juga kita lakukan dan merata di Kepri,” tambah Nurdin.

Menjaga itu semua, Nurdin juga mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang ikut turut serta menjaga daerah Kepri tetap dalam keadaan aman dan kondusif.Sebanyak lebih kurang 1 ton ikan kerapu didapat dari hasil panen budidaya ikan pada keramba jaring apung KJA HDPE sebanyak 10 kantong dan 88 kantong di kelola masyarakat bersama mitra terkait.

Kedepan diharapkan dengan keberjalinan yang terus berjalan antara masyarakat, mitra dan pihak terkait dapat memaksimalkan benih/bibit serta menghasilkan produksi 3 sampai 4 ton setiap bulannya.

Kepada segenap masyarakat Nurdin menghimbau untuk terus berkolaborasi dengan tetap semangat dalam menjalankan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kepri bersama PT. Patra Sinergi Nusantara tentang Pengembangan Budidaya Perikanan (SK No: 1/MoU-21/Kepri/III/2018 dan No: 1/B/pdsn/III/2018) lalu Pengembangan dan Pemberdayaan kelompok Pembudidayaan Ikan melalui pola kemitraan terpadu (SK No: DKP/PKS/01/III/2018 dan No: 2/B/pdsn/III/2018) dan Pengembangan Pembenihan Ikan Kerapu (SK No: DKP/PKS/02/III/2018 dan No: 3/B/pdsn/III/2018).(hmskpr)

* Gubernur Pimpin Rapat OPD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada seluruh OPD untuk tetap fokus dalam menjalankan setiap kegiatan dalam pagu anggaran yang telah ditentukan. Apalagi mengingat waktu sudah memasuki pertengahan tahun untuk itu perlu memperhatikan hal-hal sekecil apapun yang mempengaruhi proses kegiatan.

“Hal kecil pun harus diperhatikan jangan sampai menghambat pekerjaan, harus teliti,” ujar Nurdin saat memimpin rapat rutin OPD di Rupatama Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 9 Juli 2018.

Nurdin menambahkan juga bahwa ketelitian itu bermuara pada skala priortas dan penyerapan anggaran. Jangan sampai ada anggaran yang terbuang juga jangan sampai terjadi defisit.

“Skala prioritas tentu untuk kesejahteraan masyarakat, pembangunan jangan sampai melenceng dari skala itu,” lanjut Nurdin.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri juga menjadi perhatian Nurdin pada rapat kali ini, dengan terus menaik nya persenan tersebut sekitar 4,7%. Menurut Nurdin, masih ada waktu untuk terus meningkatkan itu.

Berbagai sektor juga dikatakan Nurdin berperan penting untuk meningkatkan perekonomian Kepri. Salah satunya sektor pariwisata yang menjadi primadona bagi daerah kepulauan. Peran pelaku usaha juga menjadi apresiasi Nurdin karena ikut membantu meningkatkan dan menjual sektor ini.

Sektor bagi hasil labuh kapal juga menjadi perhatian Nurdin. Dirinya meminta kepada OPD terkait untuk terus memantau hal itu karna juga berkaitan dengan pendapatan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau kepada seluruh OPD untuk terus memantau pekerjaannya.

“Terus kita maping karna untuk persiapan tahun 2019 untuk efisiensi waktu,” ujar Arif.

Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi pada rapat tersebut melaporkan progres penyerapan anggaran dan fisik pengerjaan selama semester pertama.

“Penyerapan anggaran secara signifikan terus terjadi dan secara komulatif terus beranjak naik dan kegiatan fisik pun mulai menampakan hasil,” ujar Aries.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I dan II Raja Ariza dan Syamsul Bahrum beserta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan dengan berlabuhnya kapal Dream Cruise, Pemerintah Kabupaten dan Kota dituntut untuk memaksimalkan promosi tempat wisata, seperti kuliner khas daerah, tempat-tempat bersejarah juga wisata religius.

“Buat wisatawan mancanegara ini menikmati indahnya wisata Lagoi, dan juga mereka menjadi betah untuk mengunjungi wisata lainnya yang berada di Kepri”, ujar Nurdin saat penyambutan Kapal Pesiar Dream Cruise di BBT (Bandar Bentan Telani), Bintan, Sabtu, 7 Juli 2018.

Menurut Nurdin, meski hanya sehari setiap sabtu. Kunjungan wisata tersebut membuat ratusan wisman dari semua segmen umur yang berasal dari berbagai negara. Mereka diajak keliling destinasi wisata lagoi seperti Treasure bay, Rumah Imaji, Safari Lagoi dan Lagoi Bay dan lainnya. Tidak lupa juga mampir di stand Dekranasda Bintan dan promosi Tanjungpinang.

“Dengan mereka suka wisata kita, beri pelayanan maksimal. Agar mereka ingin tinggal lama lama di daerah kita dan ingin kesini lagi,” lanjut Nurdin.

Dalam ratusan wisman dari ribuan penumpang di kapal Pesiar Dream Cruise tersebut. Gubernur Nurdin menjadi penumpang khusus yang naik dan berlayar dari singapura.

Mulai dari penyambutan labuh jangkar kapal pesiar tersebut, usai acara penyambutan yang banyak mengundang perhatian wisman yang turun dari kapal. Wisman di suguhkan dengan sajian fashion carnival, tari persembahan sekapur sirih dari sangnila utama uban dan pemasangan tanjak.

Hal tersebut, diharapkan Nurdin bisa menjadi tolak ukur atas minat wisman untuk berkunjung ke Kepri. Tidak saja melihat ragam destinasi wisata yang ditawarkan, namun mereka juga menikmati kuliner. Tak lupa melakukan transaksi untuk belanja oleh-oleh khas Kepri.

“Terlihat antusias ini dari semangat mereka yang tak berhenti henti mengabadikan diri berfoto bersama. Bahkan melakukan transaksi (pembelian oleh-oleh dan kuliner) di setiap kunjungan pada destinasi wisata lagoi”, tambah Nurdin lagi.

Dengan program kunjungan dream cruise ini, Pemerintah Provinsi Kepri berharap para wisatawan bisa melihat langsung perkembangan suatu daerah melalui pariwisata maritim yang di promosikan.

“Saya berharap, yang sudah berjalan dengan baik dengan banyaknya wisman yang datang bisa meningkatkan kunjungan lebih lama lagi di Kepri. Tidak hanya singgah, namun mereka juga menginap dan betah berlama-lama disini”, harap Nurdin.

Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Indropriyono Soesilo meminta agar Kepri terus meningkatkan destinasi yang ada untuk para cruisers dan untuk kedepan nya labuh jangkar Dream Cruise kalau bisa 2-3 mil agar tidak terlalu lama perjalanan nya ke darat.

“Mereka akan semakin banyak ke Kepri, dengan jarak tempuh turun ke dermaga semakin dekat cruise pun banyak mampir ke Bandar Bentan Telani lagoi”, kata indropriyono.

Indropriyono melanjutkan, Jika ingin daerahnya menjadi destinasi wisata, perhatikan akses yang sudah terjawab dari cruises melalui pelabuhan tinggal, atraksinya apa di daerah yang pas dengan marketnya.

“Ciptakan destinasi untuk mereka, misalnya ada sesuatu kota sejarah yang membuat mereka happy berkeliling di sana”, lanjut indropriyono.

Dalam berlabuhnya Kapal Pesiar ini, bertepatan pula dengan hari lahir Gubernur Nurdin juga Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan ibu Indropriyono. Diakhir acara disuguhkan 2 buah kue ulangtahun untuk kemudian dirayakan bersama-sama. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa pembenahan beberapa akses wisata menjadi skala prioritas. Apalagi Kepri yang merupakan wilayah kepulauan yang kaya akan sumber daya alam yang harus dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kita harus siap dan sigap soal rencana kedatangan kapal pesiar mewah Dream Cruise”, kata Nurdin saat Rakor dalam rangka kunjungan kapal Dream Cruise ke Bintan di Ruang VIP Area kedatangan Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Bintan Resort Lagoi , 4 Juli 2018.

Menurut Nurdin, semua pihak harus segera merealisasikan persiapan yang matang guna mendorong dunia pariwisata dan menyambut dream cruise tersebut. Mereka juga tidak ingin ada permasalahan dengan fasilitas labuh dan dokumen nya.

“Kita pastikan pelabuhan yang kedalaman alami akan menjadi tempat singgah kapal tersebut yang mengangkut wisatawan mancanegara dan menjadikan mereka betah”, lanjut Nurdin.

Apalagi tiap daerah di Kepri memiliki keunggulan masing-masing. Lingga dengan potensi wisata sejarah, perikanan, dan pertaniannya. Natuna dengan keunggulan perikanan, wisata dan energi.

Anambas juga memiliki potensi wisata alam yang sangat indah. Batam, Karimun dan Tanjungpinang juga memiliki potensi besar bagi kemajuan wisata dan perekonomian.

Diharapkan upaya-upaya tersebut semakin mendorong kemajuan pariwisata di Bintan khususnya dan Kepri pada umumnya. Yang mana setiap hari Wisman berdatangan dan investasi di pariwisata jauh lebih penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Hal tersebut dapat kita optimalkan juga selain kemungkinan membuka pengembangan destinasi-destinasi baru di kawasan tersebut”, tambah Nurdin lagi.

Nurdin juga mengingatkan keadaan cuaca pancaroba angin dengan keselamtaan penumpang agar benar benar diperhatikan. Saat ini sudah angin selatan yang sangat kencang.

“Saya ingat kan tolong diliat juga cuaca, jadikan koordinasi kekompakan kita bersama”, ungkap nurdin lagi.

Dikesempatan ini Nurdin juga meninjau fasilitas yang akan disiapkan dalam penyambutan perdana kedatangan dream cruise ke Bintan dan destinasi-destinasi yang berada di Lagoi Bintan.

Dukungan BUMN seperti PLN dan perbankan juga sangat penting. Datangnya kapal pesiar ini pun bisa menggairahkan ekonomi masyarakat setempat. Kalau PLN tak nyala semua desa macam mana UMKM mau tumbuh. Perbankan juga harus mendukung memberikan kredit yang mudah dan bunga rendah guna kemajuan UMKM.

Sementara itu, Direktur Operasional BBT (Bandar Bentan Telani) Madsun mengatakan lahan yang luas di sini juga bisa menampung ratusan kendaraan yang akan membawa wisatawan menuju destinasi wisata di Lagoi seperti Treasure Bay, Safari Lagoi, Lagoi Bay, Canopy dan lain-lain menjadi destinasi menarik di sekitarnya.

“Kita akan promosikan wisata BBT dan wisata tradisional, agar meningkatkan tarap ekonomi kerakyatan”, kata Madsun.

Kapal pesiar milik Dream Cruises yang memiliki panjang 335 meter dengan lebar 40 meter ini direnca akan akan membawa wisatawan sebanyak 3.700 orang untuk menikmati liburan termewah dengan fasilitas yang megah dan mewah. Pihak operator juga menawarkan pilihan Wisata lokal.

“Setiap hari Sabtu kita akan turun kan wisatawan ke darat, direncana kan kapal pesiar tersebut sampai tanggal 7 Juli ini dan akan labuh selama 52 minggu setiap Sabtu”, kata Masdun lagi.

Rapat koordinasi ini dihadiri pula oleh pihak Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, BNN, TNI AL, TNI AD, Polisi Kepelabuhanan, Kesyahbandaran, dinas perhubungan dan pihak Pengembang Bandar Bentan Telani. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menghadiri rapat paripurna dengan agenda jawaban pemerintah terhadap pemandangan fraksi-fraksi atas Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan ABPD 2017 di Kantor DPRD, Pulau Dompak, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Selasa, 3 Juli 2018.

Dalam sambutannya Nurdin menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya kepada pihak dewan yang telah memberikan pandangan nya.

“Penyusunan laporan tersebut telah kami pedomani berdasarkan aturan yang berlaku,” ujar Nurdin di awal sambutannya.

Setelah mempelajari jawaban dari para fraksi pada paripurna minggu lalu, Nurdin menjawab secara garis besar terdapat 4 tema yang di susun antara lain: pertumbuhan ekonomi dan inflasi, pendapatan daerah, belanja daerah dan pengelolaan keuangan daerah.

Secara umum Nurdin menjelaskan bahwa terkait pertumbuhan ekonomi dan inflasi bahwa meskipun secara komulatif menurun pemerintah tetap mengupayakan peningkatan.

“Seperti mengembangkan sektor maritim, agrobisnis dan pariwisata serta melakukan sejumlah peningkatan pembangunan infrastrkur,” ujar Nurdin.

Pun terkait inflasi didaerah, Pemerintah terus mengupayakan menekan lajunya seperti membentuk Tim TPID untuk menciptakan stabilitas ekonomi.

Terkait pendapatan daerah, Nurdin melanjutkan bahwa pada tahun 2017 pendapatan meningkat sebesar 11.57 persen sebesar Rp3.2 Triliyun itu mengindikasikan bahwa ini mengalami peningkatan.

“Pemerintah telah melakukan upaya strategis seperti optimalisasi PAD dan pajak, pelayanan samsat serta peningkaktan SDM melalui Bimtek,” terang Nurdin.

Kemudian penjabaran tentang belanja daerah yang sebesar Rp. 3,27 Triliyun serta pengelolaan keuangan daerah Nurdin menjelaskan bahwa pemerintah akan berupaya mempertahankan penyusunannya akan sesuai kaidah yang berlaku.

“Alokasi belanja juga kami akan upayakan dapat terus meningkat,” tutup Nurdin.
Paripurna sendiri dilanjutkan dengan Laporan Panitia Khusus terhadap Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah sekaligus persetujuan DPRD menjadi Perda.

Nurdin mengatakan dengan telah disahkan nya Ranperda tersebut maka pemerintah lebih dapat memanfaatkan kepemilikan barang daerah lebih maskimal lagi serta tak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada Pansus DPRD yang telah menyelesaikan ranperda ini.

“Sebagai regulasi yang jelas dan sesuai aturan. Keteraturan dan kertertiban pengelolaan barang tersebut dapat menjadikan pendapatan daerah lebih meningkat,” ucap Nurdin.

Dalam laporan Tim Pansus secara umum Rudi Chua menyampaikan bahwa pembahasan ranperda sendiri telah melalui berbagai tahapan serta didalam dokumen tersebut terdapat rekomendasi tertulis dari pansus untuk perbaikan ranperda tersebut

“Ranperda sendiri dibuat untuk menjadi pedoman agar kedepan pengadministrian terhadap aset daerah lebih baik lagi,” kata Rudi.

Paripurna ditutup dengan penandatangan dokumen Perda secara sombolis oleh Ketua DPRD Jumaga Nadeak dan Gubernur Nurdin untuk kemudian berkas dapat ditindaklanjuti, adapun peresmian perda tersebut tertuang dalam surat keputusan nomor 7 Tahun 2018.
(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengingatkan sejumlah pihak di Kepri untuk memahami area rawan korupsi. Jangan ada kompromi terhadap ruang-ruang yang mengakibatkan terjadinya tindak korupsi di daerah.

“Pesan Mendagri Tjahjo Kumolo sudah jelas, perencanaan anggaran menjadi salah satu yang rawan. Demikian juga dana hibah dan bansos. Semua pihak harus memahami,” kata Nurdin saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin, 2 Juli 2018.

Nurdin dalam pengurusan APPSI dilantik sebagai Koordinator Wilayah Sumatera. Kepengurusan kali ini diketuai Gubernur Jawa Timur, Soerkarwo. Pengukuhan itu dilakukan langsung oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Rangkaian kegiatan ini disejalankan dengan Raker APPSI dan Halalbihalal Mendagri bersama Gubernur se-Indonesia.

Dalam pengantarnya, Mendagri memang menekankan seluruh kepala daerah itu memahami area rawan korupsi. Tjahjo mengatakan perencanaan anggaran sangat rawan. Dia menekankan agar dalam pembahasan APBD tak ada kompromi.

“Jangan kompromi daripada seperti di Jambi,” kata Mendagri, mencontohkan.

Tjahjo memaparkan ada beberapa wilayah rawan korupsi. Selain perencanaan anggaran, dana hibah dan bansos juga menjadi wilayah yang sangat rawan.

Selain itu di wilayah pengadaan barang dan jasa, pajak dan retribusi daerah serta jual beli jabatan. Selain itu ada juga di wilayah perizinan dan tunjangan perbaikan penghasilan.Ini semua, kata Mendagri sudah masuk dalam Korsupgah KPK.

Pada kesempatan itu, Tjahjo juga mengingatkan agar para Gubernur, termasuk yang baru terpilih, untuk menunaikan janji kampanyenya. Karena itu mereka harus mengingatkan Sekda dan Kepala OPD untuk menselaraskan semua itu. Tentu sekaligus memastikn program strategis pusat.

“Kalau tidak ganti saja Sekda dan Kepala OPD-nya. Tiap bulan tak masalah ganti OPD. Harus keras kepada Sekda, OPD. Karena harus mengkreasikan janji kampanye. Evaluasi terus,” kata Tjahjo.

Nurdin memang Gubernur yang selalu mengevaluasi progres perkembangan skala prioritas pembangunan di Kepri. Setiap awal pekan, bersama Wagub Kepri, evaluasi itu terus dilakukan.

Soal pesan Mendagri tentang pergantian itu, Nurdin mengiyakannya. Dia terus melakukan evaluasi kinerja jajarannya.

Tjahjo juga menyampaikan bahwa Gubernur mitra pusat. Tangan kanan pemerintah pusat. Dia mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik. Posisi asosiasi sangat strategis. Banyak yang diputuskan dan selesai

“Ada sinergi dan konektivitas yang harus dibangun.

Memperkuat ekonomi daerah

Gubernur Nurdin mengatakan, pentingnya forum ini saling memberikan masukan. Ada sinergi pembangunan.

“Sinergi antar provinsi ini penting untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin.

Ketua APPSI, Soekarwo mengatakan pelantikan ini memang untuk penyempurnaan kepengurusan. Menurut Soekarwo Gubernur punya program yang luar biasa untuk membangun republik ini.

“Kita jembatan antara pusat dengan kabupaten/kota. Bersama sama ikut menyumbangkan pemikiran dan kegiatan bagi kemajuan bangsa ini,” kata Soekarwo. (humas)

Apresiasi Peran Pengusaha
Sehari Keliling Tujuh Pulau

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun yakin Kepri sebagai daerah kepulauan telah memiliki sumber daya yang banyak untuk menegaskan diri sebagai destinasi wisata bahari baru baik secara nasional maupun mendunia.

“Tugas kita saat ini adalah mengawal ketat, menjaga wisata kelautan kita dan meningkatkannya,” tegas Nurdin saat meninjau sejumlah lokasi wisata / resort di Bintan, Batam dan Karimun, Sabtu, 30 Juni 2018.

Menurut Nurdin keunggulan maritim di Kepri harus terus berdayakan dengan baik dan maksimal. Dirinya juga berterimakasih kepada para pelaku usaha yang memiliki ide-ide kreatif meningkatkan potensi tersebut.

“Ditengah lesunya perekonomian ternyata ada potensi lain yang masih bisa digali seperti wisata bahari ini,” lanjut Nurdin.

Pemerintah sendiri kata Nurdin saat ini datang menjemput bola melihat langsung potensi tersebut dilapangan bukan malah menahan dan memperlambat proses kalau hal itu sudah sesuai aturan.

“Kita ingin paradigma perizinan yang terkesan diperlambat agar diubah, jangan hanya mempersulit tanpa melihat efek positif yang dihasilkan jika kegiatan ini berjalan, sebisa mungkin kita bantu,” tambah Nurdin lagi.

Secara khusus Nurdin menegaskan bahwa bagi para pemilik usaha nanti jika resortnya sudah berjalan dirinya ingin anak-anak tempatan dapat diikut sertakan dalam kegiatannya.

“Anak daerah harus diberi kesempatan untuk ikut berperan aktif dalam menjalankan usaha-usaha tersebut,” tegas Nurdin.

Satu Hari Tujuh Pulau Dikunjungi

Nurdin mengawali kunjungannya ke White Sand Island, resort baru tersebut memang sedang menjadi destinasi yang sedang ramai dikunjungi masyarakat, tidak sampai turun ke pulau karna laut sedang surut Nurdin hanya meninjau dari tengah laut.

“Nanti koordinasikan kepada pihak terkait agar dibuat rambu untuk masuk kapal-kapal,” ujar Nurdin kepada Asisten II Syamsul Bahrum yang ikut mendampingi.

Rombongan melanjutkan kunjungan ke Nikoi Island, resort yang berdiri sejak tahun 2004 itu masih menjadi primadona bagi Kabupaten Bintan untuk meraup wisatawan baik dalam maupun luar untuk datang.

Pengelola Nikoi Faisal mengatakan bahwa seluas 12 Ha Pulau ini merupakan habitat yang masih asli hutannya, terdapat 87 spesies hewan dan 50an spesies tumbuhan serta ramah lingkungan.

Faisal merencanakan kedepan akan menggunakan 1 Mil kearah laut untuk menjadi ruang khusus, tidak ada kegiatan penangkapan ikan.

“1 tahun kami pastikan menjadi ladang ikan (menguntungkan nelayan setempat) dan pusat sport diving untuk resort,” ujar Faisal.

Kadis Kelautan Eddy Sofyan yang juga ikut bersama Gubernur menanggapi bahwa hal itu berkaitan dengan masalah Izin pemanfaatan laut, pihaknya akan berusaha ikut mempelajari lebih dalam terkait hal itu.

Nurdin berkeliling pulau tersebut kemudian berbincang dengan beberapa karyawan setempat, sebanyak 250 karyawan dipekerjakan disana dan 80 Persennya merupakan anak tempatan, Nurdin berpesan kepada seluruh karyawan untuk bekerja dengan maksimal.

“Tampilkan bahwa kita anak tempatan mampu bekerja baik dan disiplin,” pesan Nurdin.

Sebelum meninggalkan Pulau Nikoi, Nurdin juga menyempatkan diri bertemu dan menyapa beberapa turis yang sedang menyantap sarapan pagi.

Gubernur melanjutkan kunjungan ke wisata Kepri Coral di salah satu pulau di Kota Batam. Lokasi tersebut memang sedang dalam pengerjaan, selain resort, pantai juga wisata bawah lautnya yang menjadi ciri khas lokasi di lahan seluas 50 Ha tersebut.

“Sudah satu setengah tahun kami dalam proses pengerjaan, dan dalam waktu dekat akan segera dirampungkan,” ujar Pemilik Lokasi wisata Ahaq saat menjelaskan kepada Gubernur.

Setelah disana Gubernur makan siang dan menunaikan shalat dzuhur, dirinya melanjutkan kunjungan ke resort Ranoh Island yang lokasinya tepat dibelakang pulau Abang, Batam.

Disana Gubernur berkesempatan meresmikan lokasi wisata tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti. Dalam sambutannya Nurdin mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga wisata bahari karna ini akan dijadikan ikon Kepri.

“Jaga kebersihan pantai, tidak buang sampah sembarangan, ayo kita jaga bersama aset alam kita ini,” pesan Nurdin.

Setelah meninjau lokasi, Gubernur beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Pulau Nguan, Galang, Batam. Disana Nurdin bersilaturahmi bersama masyarakat setempat yang di pusatkan di Masjid Nurul Falah dalam kesempatan tersebut pun Nurdin memberikan 200 paket sembako.

Ketua RW 04 Sofyan secara khusus meminta kepada Pemerintah melalui Gubernur agar menyediakan air bersih untuk masyarakat karna salah satu kebutuhan pokok itulah yang sangat dibutuhkan.

“Kalau bisa kami minta dibuatkan waduk agar bisa menampung air hujan lebih banyak pak karna air sumur disini tidak memadai,” ingin Sofyan.

“Kita akan segera tindaklanjuti hal itu kepada OPD terkait,” respon Nurdin menjawab permintaan masyarakat Nguan dilanjutkan langsung meninjau lokasi.
Setelah bersilaturahmi dengan masyarakat Pulau Nguan. Nurdin melanjutkan kunjungannya ke Telunas Resort, Moro, Kabupaten Karimun.

Pengelola resort Eric menyampaikan bahwa pihaknya berencana membuat Telunas menjadi Maldive nya Indonesia. Dirinya merencanakan akan membangun resort dan penunjang kegiatan kelautan lainnya di Telunas.

“Rencana kami sudah bulat tapi kami juga tidak ingin melanggar aturan tapi kami juga sudah kerjakan sesuai alur aturan yang di haruskan ” kata Eric.

Nurdin merespon Pemerintah akan ikut membantu jika ada perizinan yang terhambat akan dibantu agar dipercepat sehingga proses pengembangan pembangunan wisata dapat cepat terealisasi.

“jangan sampai potensi ini hilang, investor pergi, lokasi terbengkalai, kita akan ikut membantu,” ujar Nurdin.

Terakhir, lokasi yang dikunjungi Nurdin adalah Pulau Nirup, disana rencananya akan dibangun resort dengan luas 15 Ha yang pengerjaan nya baru berlangsung 4 bulan.

“Tentu terus kita kawal agar pengerjaannya dapat berjalan lancar, jika ada kendala segera di informasikan,” tutup Nurdin. (humas)

TANJUNG PINANG

Sabtu | 30 Juni 2018 | 19:57

Mantan Dewan Bintan, Andi Ansar Chalid Meninggal Dunia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ansar Chalid (58), mantan anggota DPRD Kabupaten Bintan 2009–2014, meninggal dunia karena sakit di RSU Provinsi Kepri, Sabtu, 30 Juni 2018 sekitar pukul 16.35

Aurick, keponakan almarhum mengatakan jasad almarhum dibawa ke rumah duka di Jalan Kamboja, Tanjungpinang.

Rencananya, almarhum yang meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak ini dikebumikan di Kampung Bugis, Tanjungpinang, Minggu, 1 Juli 2018 selepas Zuhur.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang supel, dan ramah. Tidak saja kepada sesama anggota dewan dan masyarakat, tapi juga kepada staf di Sekretariat Dewan Bintan. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menghadiri rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2017 di ruang rapat kantor DPRD, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis 28 Juni 2018.

Nurdin mengatakan bahwa ranperda sendiri merupakan refleksi dari hasil pelaksanaan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Tujuannya adalah agar dapat mengelola sumber daya didaerah lebih efisien dan efektif,” ujar Nurdin.

Nurdin juga berterimakasih kepada pihak dewan yang mana telah menyampaikan pemandangan dari masing-masing fraksi. Itu merupakan hubungan timbal balik antara Pemerintah dan Dewan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

“Pandangan berupa saran dan masukan tersebut dapat kami jadikan acuan untuk perbaikan ranperda tersebut,” lanjut Nurdin.

Ketua DPRD Jumaga Nadeak mengatakan bahwa pemandangan fraksi ini merupakan rangkaian yang harus dilalui untuk menyelesaikan Ranperda.

“Berbagai rangkaian harus kita lalui agar Ranperda dapat di sahkan kedepan,” kata Jumaga.

Sementara itu masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya secara umum, dibuka oleh Fraksi PDIP Ery Suandi yang mengatakan bahwa pihaknya berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

“Harus senantiasa mengedepankan prisnip persamaan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ery.

Kemudian Fraksi Golkar Dewi Kumalasari dalam penyampaiannya mengatakan bahwa hasil kinerja keuangan daerah yang telah disampaikan sebelumnya dengan predikat WTP tersebut perlu peningkatan lebih lagi apalagi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

“Harus lebih berdampak signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian didaerah,” ujar Dewi.

Lalu Fraksi Demokrat Plus Norman Edi dalam pandangan nya mengatakan bahwa penyampaian LPP Pemerintah sendiri telah memenuhi kaidah dalam standar akuntansi pemerintahan.

“Beberapa upaya perlu dioptimalkan untuk meningkatkan potensi pendapatan,” kata Edi.

Selanjutnya Fraksi Hanura Sukri Fahrial langsung menyerahkan berkas pemandangan fraksinya kepada pimpinan DPRD. Kemudian dari Fraksi PKS PPP Sarafuddin Aluan membacakan pemandangan fraksinya bahwa laporan pertanggungjawaban yang diterima sebelumnya telah dibahas dan diberikan masukan serta saran.

“Akuntabilitas keuangan menjadi perhatian utama demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sarafuddin.

Untuk secara khusus sendiri pemandangan tersebut tertuang dalam bentuk dokumen dari masing-masing fraksi untuk kemudian diserahkan ke Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun yakin suasana harmonis yang tercipta di Kepri dapat dijadikan kunci untuk menjalankan agenda besar dengan baik. Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang patut dijadikan sarana untuk terus mempererat kebersamaan diantara masyarakat.

“Pesta demokrasi jangan dijadikan ajang memecah belah, hargai pilihan masing-masing dan siapapun yang menang akan menjadi pemimpin untuk semua,” ujar Nurdin saat melakukan peninjauan ke TPS 10 di Pelantar III dan TPS 1 di Kaca Puri, Kelurahan Kota, Tanjungpinang, Rabu, 27 Juni 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa pada akhirnya siapapun yang menang nanti akan menjadi pemimpin Tanjungpinang yang baru secara konstitusi. Pesta demokrasi harus disambut antusias dengan harapan pilihan masing-masing menang tanpa harus menjatuhkan pilihan yang lain.

“Itulah inti dari demokrasi dengan kebersamaan kita yakin pilwako akan berjalan lancar dan damai,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga mengajak semua elemen yang terlibat dalam Pilkada, mewujudkan pesta pemilihan yang bermartabat. Begitu juga menekankan bahwa pemilihan harus bebas dari ujaran kebencian, fitnah, hoax, dan tuding-menuding.

“Semua pihak harus menahan diri. Bersama-sama menciptakan situasi yang sejuk. Sehingga pemilih bisa menunaikan hak pilihnya dengan lapang dada,” kata nurdin lagi.

Nurdin juga mengingatkan agar tak ada saling serang di media sosial seperti mencemooh, memfitnah, dan saling menyebarkan kabar hoax. Agar menjadi damai dan aman.

“Dalam pesta demokrasi lima tahunan ini jangan sampai mengorbankan persatuan kita, persaudaraan kita,” tutup Nurdin.

Dalam peninjauan sendiri turut hadir Wakil Gubernur H Isdianto, Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Kajati Kepri Asri Agung Putra, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

Kawal Ketat Pelaksanaan Pilkada

Sebelum bergerak melakukan peninjauan kesejumlah TPS Gubernur Nurdin memimpin rapat bersama FKPD di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Tanjungpinang, Rabu, 27 Juni 2018 pagi.

Nurdin menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Tanjungpinang agar dapat berjalan aman dan lancar.

“Peran serta semua elemen agar terkoordinasi dan berkomunikasi. Agar berjalan demokratis tanpa adanya Intimidasi terhadap pemilih,” tegas Nurdin.

Peran TNI dan Polri dikatakan Nurdin sangat penting, apalagi sikap netral yang dimiliki dapat dijadikan patokan untuk menjaga kondisi agar tetap kondusif.

“Saya ingin pesta demokrasi ini jangan ada permasalahan, pemilih pun harus bisa memberikan hak pilihnya dengan bebas, aman dan rahasia”, lanjut nurdin.

Nurdin yakin, masalah keamanan yang memang sudah aman dan terkendali karna telah ditangani dengan baik oleh kepolisian yang didukung penuh oleh TNI di Tanjungpinang namun tetap waspada dan siaga untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sehari menjelang pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kota Tanjungpinang, Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melakukan peninjauan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Tanjungpinang Timur, Selasa, 26 Juni 2018.

Dalam kesempatan ini Wakil Gubernur mengatakan langsung jika dirinya menyediakan hadiah 1 ekor sapi bagi TPS dengan partisipasi pemilihnya paling banyak.

“Kita harus sama-sama mensukseskan Pilkada Tanjungpinang. Saya akan siapkan satu ekor sapi untuk TPS terbaik, atau yang paling banyak tingkat partisipasi masyarakatnya,” kata Isdianto di TPS 25 kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur.

Isdianto berharap di Pilkada Tanjungpinang ini jumlah yang golput bisa diminimalisir. Karena hal tersebut merupakan indikator sukses atau tidaknya pesta demokrasi.

Sebelum kesejumlah TPS, Isdianto yang didampingi Pj. Walikota Tanjungpinang Raja Ariza sejumlah pimpinan FKPD dilingkungan Kota Tanjungpinang serta jajaran OPD Pemko Tanjungpinang terlebih dahulu berkunjung ke kantor KPU Tanjungpinang.

Di kantor KPU rombongan disambut langsung oleh Ketua KPU Tanjungpinang Robi Patria dan para komisionernya. Disini Wakil Gubernur menanyakan berbagai kesiapan yang sudah dilakukan KPU hingga hari pencoblosan besok, Rabu 27 Juni 2018.

Adapun beberapa TPS yang dikunjungi Wakil Gubernur dan rombongan pada kesempatan ini adalah TPS 07, TPS 24 dan TPS 25 yang semuanya berada di Kelurahan Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur.

Diakhir kunjungannya Wakil Gubernur berpesan kepada masyarakat Tanjungpinang untuk menggunakan hak suaranya dengan baik. Serta para penyelenggara Pilkada seperti KPU, Panwaslu serta tim pengamanan dari TNI dan Polri agar bekerja dengan maksimal.

“Kita tahu seluruh persiapan sudah dilakukan dengan matang sejak jauh hari. Pada hari pencoblosannya atau puncak dari pesta demokrasi di Tanjungpinang ini mari kita bersatu-padu mensukseskannya,” tutup Isdianto. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menginginkan antusias olah raga tidak pernah surut di Kepri. Apalagi banyak generasi muda yang bakatnya harus terus tersalurkan dengan baik.

“Dengan banyaknya iven dan turnamen, bakat mereka dapat terasah terus dengan baik,” ujar Nurdin

Pemerintah kata Nurdin juga terus berupaya untuk mensupport penuh agar kontiunitas olah raga dapat terjaga dan meningkat. Sejumlah infrastruktur yang mendukung aktivitas olah raga juga akan dibangun

“Insya Allah akan dibangun stadion sepak bola di Dompak,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga mengajak para pemuda untuk dapat menampilkan kemampuan terbaiknnya. Untuk sepak bola, dirinya berjanji akan mengikutsertakan pemain terbaik untuk mengikuti tes masuk ke tim sepak bolanya 757 Kepri Jaya FC.

Sesama anak pulau menjadikan ikatan erat tersendiri bagi Nurdin untuk ikut hadir membuka turnamen apalagi dirinya menyukai beragam olah raga terutama bola.

“Orang kampung dulu kalau mendengar ada tarkam pasti antusias untuk hadir,” kenang Nurdin.

Sempena Idul Fitri, di Lapangan Bola Tanjung Siambang, Tanjungpinang, memang digelar turnamen sepak bola antar kampung se Kelurahan Dompak. Nurdin hadir untuk membuka turnamen tersebut akhir pekan lalu.

Terakhir kepada seluruh peserta Nurdin berpesan agar pelaksanaan turnamen ini dapat dijadikan ajang tunjuk bakat bukan menjadi ajang perpecahan.

“Junjung tinggi sportivitas, jangan beradu emosi karna kita semua bersaudara disini berikan hasil yang terbaik,” tutup Nurdin.

Turnamen ini dilaksanakan selain merayakan hari kemenangan dan mempererat tali silaturahmi warga Pulau Dompak juga dapat dijadikan acuan mencari pemain terbaik yang akan membawa nama Pulau Dompak diajang sepak bola selanjutnya.

Turnamen yang bertajuk Sepak Bola Pemuda Cup II Tanjung Siambang tersebut diikuti oleh 8 tim dengan dibagi kedalam 2 Group yang berlangsung mulai 22 Juni-12 Juli mendatang. (humas)

TANJUNG PINANG

Minggu | 24 Juni 2018 | 13:12

Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Wisata Olahraga Pulau Dompak

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang`11111 – Gubernur H Nurdin Basirun bertekad akan menjadikan Pulau Dompak sebagai Destinasi yang menarik. Dalam artian selain menarik untuk dipandang namun juga dapat menarik generasi muda yang berprestasi di segala bidang terutama olahraga.

“Kita akan terus gesa dalam dua tahun ini agar nampak hasilnya,” tegas Nurdin saat melakukan peninjauan pembangunan sarana olahraga di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 22 Juni 2018.

Target tersebut Nurdin patok agar Pulau Dompak dapat semakin hidup karna dengan telah dibangunnya beberapa kawasan olah raga. Setelah itu pemerintah akan segera menggelar iven-iven.

“Dengan iven itulah kita dapat menumbuhkembangkan potensi generasi muda kita,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga menghimbau kepada pemegang proyek agar dapat memanfaatkan lahan secara maksimal. Karena dirinya tidak ingin hanya sekedar membangun membabat habis kawasan hijau.

“Lahan yang sudah luas jika bisa dibuat banyak tempat lebih bagus jadi kita tidak perlu merusak ekosistem yang ada disini,” tegas Nurdin lagi.

Selain itu Nurdin mengatakan bahwa memang pembangunan membutuhkan tenaga dan waktu, keberlanjutan harus terus dilakukan agar hasil nya dapat maksimal.

“Jangan tanggung-tanggung dalam membangun, nanti belum setahun sudah rusak sana rusak sini, harus terarah dan jelas,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir Nurdin mengajak kepada seluruh masyarakat terutama warga di sekitar Pulau Dompak untuk ikut bersama menjaga apa yang sudah ada dan akan dibangun saat ini.

“Tuhan sudah sediakan ini tentu kita harus maksimalkan dan jaga dengan baik,” tutup Nurdin.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Halim menyampaikan bahwa pembangunan kawasan olahraga ini nantinya tidak hanya lapangan sepak bola saja namun juga terdapat 2 tribun untuk penonton, trek lari 8 lintasan, sport hall, juga lahan parkir.

“Dibagian atas juga akan kita bangun trek motorcross, dibawah akan dibuat trek untuk roadrace,” ujar Halim.

Halim melanjutkan bahwa ada beberapa kendala yang sedikit menghambat cepatnya progres pembangunan.

“Cuaca yang tidak menentu juga batu cadas yang memperlambat pengerukan tanah, namun kita terus upayakan agar cepat,” lanjut Halim.

Dalam peninjauan tersebut Nurdin hadir bersama Kepala Barenlitbang Naharuddin, Kepala Dinas Kepemudaan Maifrizon, Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk menjaga amalan-amalan baik yang dilakukan selama Ramadhan. Malah sebelas bulan setelah Ramadhan, amalan-amalan itu terus ditingkatkan.

“Semoga kita semua sudah saling memaafkan dengan tulus ikhlas. Mari terus beraktivitas dengan profesi dan bidang masing-masing untuk kemajuan negeri ini,” kata Nurdin di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu, 20 Juni 2018.

Nurdin menyampaikan di hari kemenangan Idulfitri ini, masyarakat Kepri terus mempererat silaturahmi.

Persatuan harus terus diperkuat untuk kebaikan NKRI. Aktivitas apapun yang dilakukan harus semakin berguna untuk pembangunan.

Hari ini, direncanakan Gubernur Nurdin Basirun bersama Wakil Gubernur H Isdianto, Sekdaprov H TS Arif Fadillah akan memimpin apel perdana usai libur lebaran. Nurdin juga direncanakan akan memimpin rapat evaluasi tentang banyak hal.

Nurdin mengingatkan, banyak hal yang didapat dan terlatih saat Ramadhan yang harus membuat etos kerja semakin baik. Sikap displin selama Ramadhan kata Nurdin harus semakin baik setelahnya.

Kata Nurdin, saat Ramadhan, kaum muslim begitu disiplin dengan waktu. Walaupun terhidang sesuatu yang lezat, namun sebelum waktu berbuka tiba, makanan dan minuman itu tak akan disentuh. Demikian juga ketika sampai waktu imsak, tak ada yang berani makan dan minum lagi.

“Hal ini seharusnya meningkatkan etos kerja kita semua. Semakin bertanggung jawab dengan amanah yang diberi. Mental melayani masyarakat semakin membaik,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, etos kerja yang tinggi selama Ramadhan harus terus ditingkatkan. Kehadiran dan aktivitas sebagai abdi negara harus memberi kebaikan bagi masyarakat.

Nurdin juga mengingatkan kaum muslimin untuk terus memakmurkan masjid. Nurdin, yang dalam safarinya di penghujung Ramadhan memang masih menemukan masjid-masjid dengan jamaah yang ramai.

Dia berharap kondisi ini terus bertahan hingga ke depan. Demikian juga dengan shalat subuh berjamaah di masjid-masjid. Aktivitas sedekah dan menyantuni anak-anak yatim juga diharapkan Nurdin terus dilakukan masyarakat. (humas)

TANJUNG PINANG

Jumat | 15 Juni 2018 | 15:07

Nurdin: Sambut dan Rayakan Kemenangan Serta Saling Memaafkan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun mengatakan bahwa dengan telah berakhirnya bulan ramadan maka tiba saatnya umat muslim menyambut hari kemenangan, tentu hal itu harus dirayakan dengan cara terus mempertebal keimanan.

“Sehingga kita dapat memupuk diri menjadi pribadi yang lebih bertaqwa,” ujar Nurdin saat menunaikan shalat idul fitri 1 syawal 1439 H di Masjid Raya Nur Ilahi, Pulai Dompak, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Jumat, 15 Juni 2018

Gubernur yang hadir bersama Wakil Gubernur H Isdianto beserta sejumlah Kepala OPD menghaturkan permohonan maaf atas segala silaf dan salah yang selama ini telah dilakukan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepri kami ucapkan selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan bathin,” ucap Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa dengan masuknya bulan syawal maka apa yang telah dilalui selama bulan ramadan harus dijadikan pedoman untuk beribadah lebih giat lagi dibulan-bulan selanjutnya.

“Setelah menahan segala hal yang dilarang selama ramadan tentu menjadikan kita untuk tetap konsisten menebar kebaikan serta giat beribadah,” lanjut Nurdin.

Tak lupa Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk datang ke gedung daerah karna disana dirinya mengadakan open house yang terbuka untuk seluruh masyarakat Tanjungpinang.

“Kami undang bapak ibu semua untuk datang kegedung daerah selepas sholat id ini,” ajak Nurdin.

Sementara itu Ketua MUI KH Azhar Hasyim dalam tausiyahnya singkatnya mengatakan bahwa selama satu bulan menjalankan puasa serta ibadah lainnya maka tiba saatnya bagi kita untuk menyambut hari kemenangan.

“Sehingga kita keluar pagi ini dalam keadaan suci dari noda laksana bayi yang baru lahir,” ujar Azhar.

Azhar juga menceritakan kisah sahabat nabi yang taat beribadah serta patuh kepada Allah dan Rasul namun di akhir hayatnya dirinya tidak bisa mengucapkan kata ” la ilaha illa allah “. Setelah dicari tahu apa penyebabnya diketahui bahwa sejak dia menikah dan memiliki istri, ibunya diabaikan dan merasa sakit hati.

Mendengar hal tersebut Rasulullah langsung mendatangi dan menyuruh sahabat lainnya untuk membakar langsung sahabatnya yang sedang sekarat tersebut. Namun melihat hal tersebut luluh lah hati sang ibu dan memaafkan anaknya.

“Kasih ibu sepanjang hayat, tugas kita sebagai anak tentu harus terus berbakti kepada orang tua. Mari kita maknai idul fitri ini untuk saling memaafkan,” tutup Azhar. (humas)

TANJUNG PINANG

Minggu | 10 Juni 2018 | 7:44

Generasi Zaman Now, Nurdin: ” Kebersamaan Buat Kepri Kuat”

Gubernur Ajak Generasi Muda Perkuat Wawasan Kebangsaan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun yakin kebersamaan yang terus terjalin didalam masyarakat Kepri, menjadikan segala perbedaan yang ada sebagai sebuah keberkahan yang tidak akan menggoyahkan semangat kesatuan.

Dengan kebersamaan yang telah terjalin tadi, seluruh elemen masyarakat diajak untuk saling menghargai dan menunjung tinggi harmonisasi serta toleransi.

“Kepri semakin kuat, tidak mudah terpecah belah, itulah semangat kebersamaan,” ujar Nurdin saat menghadiri acara tatap muka dan ceramah wawasan kebangsaan oleh Gubernur, Danrem/033 WP dan Kepala BNN Kepri di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 8 Juni 2018.

Menurut Nurdin, Kepri sebagai bingkai NKRI memiliki keberagaman yang harus disyukuri dengan saling menjaga antar sesama.

Generasi muda dikatakan Nurdin perlu memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi, perkembangan zaman yang pesat dengan tingginya peningkatan teknologi tentu di barengi dengan dampak positif dan negatif. Paham-paham yang salah yang dapat merusak ideologi serta kesatuan bangsa.

“Generasi zaman now harus eksis dalam berjuang di era modernisasi, ini merupakan tugas kita bersama untuk memberikan persiapan bagi mereka,” lanjut Nurdin.

Dengan itu Nurdin percaya bahwa nantinya para generasi muda dapat terwujud menjadi pribadi yang tangguh menjaga keutuhan bangsa, tahan terhadap ancaman yang dapat merusak diri khususnya narkoba dan tentunya dapat mengukir beragam prestasi untuk masa depan.

“Mari bersatu dan rapatkan barisan bersama kita bangun terus keutuhan NKRI,” tutup Nurdin.

Sementara itu Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema mengatakan bahwa wawasan kebangsaan merupakan bekal yang penting yang harus dimiliki dan terus dipupuk dalam benak warga NKRI.

“Apalagi lingkungan yang terus berkembang pesat, kesatuan bangsa harus terus terjaga,” kata Gabriel.

Danrem melanjutkan bahwa gesekan-gesekan yang terjadi saat ini jangan sampai melemahkan dan menjadikan kesatuan yang telah terjaga menjadi tepecah belah.

“Karna jika hal itu terjadi maka keutuhan bangsa bisa dengan mudah dirusak oleh kelompok yang memiliki kepentingan tertentu,” lanjut Gabriel.

Kemudian Kepala BNN Provinsi Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan ikut menjabarkan tentang strategi penanganan ancaman narkoba dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Penindakan yang terorganisir terus kita lakukan dalam meminimalisir ancaman narkoba tersebut,” ujar Richard.

Richard melanjutkan bahwa narkoba saat ini sudah menjadi kejahatan yang luar biasa setelah korupsi dan terorisme dan itu tentu berbahaya jika menilik dampaknya bagi generasi muda khususnya.

“Besarnya lingkup NKRI menjadikan ladang yang subur untuk tumbuhnya narkoba,” lanjut Richard.

Terakhir Richard menghimbau agar para penegak hukum dapat jeli dalam menyelesaikan secara tuntas permasalahan narkoba. Kepada masyarakat juga harus peka terhadap keadaan lingkungan sekitar.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I dan II Raja Ariza dan Syamsul Bahrum, Kepala OPD, Perwakilan FKPD, Jajaran TNI, Tokoh dan Organisasi Masyarakat, Mahasiswa Perguruan Tinggi, Pelajar Sekolah beserta(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memanfaatkan waktu usai safari shubuhnya dengan blusukan menyapa masyarakat di daerah yang dikunjunginya. Bersama Bupati Anambas Abdul Haris, Nurdin bersembang ke pasar ikan, pasar sayur dan ke toko-toko sembako.

“Kita nak memastikan kebutuhan masyarakat di pasar menjelang hari Raya idul fitri terpenuhi dengan baik dan harga-harga tetap stabil,” kata Nurdin di Pasar Ikan Anambas, Kamis, 7 Juni 2018 pagi. Pada kunjungan kali ini Nurdin didampingi Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Perindag Burhanuddin dan Kadispora Maifrizon.

Untuk memantau kondisi terkini, Nurdin dan rombongan yang berkeliling menggunakan kendaraan roda dua langsung menuju ke lokasi pasar ikan. Di pasar sudah terlihat ramai para pedagang dan pembeli saling bertransaksi satu sama lain.

Sesampai di pasar, Nurdin pun ikut aktif menjual ikan-ikan para pedagang. Nurdin menjual dan pedagang mencatat harga-harganya. Namun bukan pembeli yang membayar. Semua belanjaan itu dibayar oleh Nurdin.

“Berape neh ikan sekilo, ibu nak ikan ambil aja bu. Ambil ayo ambil ikannya saye yang bayarkan,” kata Nurdin sambil sekali kali berbincang dengan para pedagang dan pembeli.

Tanpa canggung dan seperti sudah terbiasa kadang Nurdin ikut serta mengambil kan ikan dan membungkuskannya lalu diserahkan kepada pembeli yang telah ramai memadati tempat Nurdin ikut berjualan.

Pemandangan yang sama juga dilakukan Nurdin saat meninjau pasar sembako dan pasar sayur. Sambil menanyakan beberapa hal kepada penjual mulai dari proses distribusi barang dan stabilnya harga jual di pasaran menjelang hari Raya Idul Fitri. Nurdin juga tak canggung ikut membantu berjualan, membungkuskan dan mencatat hasil dagangan.

“Sembako sayur mayur gimana dah pada naik belum, distribusi barang dagangan dari pelabuhan ke pasar apa ada kendala?” tanya Nurdin ke salah satu pedagang Pasar Inpres Siantan.

Menurut Bupati Haris untuk proses bongkar muat barang sampai saat ini bisa dibilang masih sangat lambat sehingga mempengaruhi distribusi barang dipasaran.

“Untuk bongkar muat barang di pelabuhan sampai saat ini satu Kapal pengangkut saja bisa memakan waktu sampai seminggu lebih. Hal ini karena kondisi pelabuhan yang masih bercampur dengan pelabuhan penumpang. Kedepan akan diupayakan pembenahan untuk memperlancar proses bongkar muat di pelabuhan,” ujar Haris.

Usai berkeliling di pasar Nurdin dan rombongan menuju ke salah satu jalan yang biasa disebut jalan semen panjang “SP” yang berlokasi di sepanjang pinggiran tepi laut Tarempa. Bupati Haris menunjukkan salah satu titik jalan yang terlihat amblas akibat tidak mampu lagi menahan beban. Karena jalan tersebut merupakan jalan alternative yang selalu dilewati masyarakat.

“Jalan semen panjang ini pak Gubernur sudah hampir 8 tahunan berdiri dengan panjang sekitar 1,5 km. Saat ini kondisinya ada yang amblas karena tak sanggup lagi menahan beban,” ungkap Harris.

Bupati Haris berencana akan membangun jalan tersebut menjadi dua arah. Sehingga nantinya akan semakin mempercantik kawasan tepi laut Tarempa. Hal tersebut langsung disampaikan juga kepada Gubernur. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, TanjuGubernur H Nurdin Basirun menegaskan musim mudik yang tiap tahun terjadi harus dapat dirasakan dengan bahagia bagi masyarakat. Tentu perjalanan mudiknya harus aman nyaman dan selamat hingga kembali lagi.

Semua itu perlu ditopang dengan kesiap-siagaan dari instansi terkait dalam mewujudkan hal itu.

“Mari kita berkoordinasi bersama, satukan persepsi sediakan kenyamanan mudik bagi masyarakat,” ujar Nurdin saat membuka rapat koordinasi persiapan dan kesiapan angkutan lebaran 2018 di ruang rapat kantor KSOP Tanjungpinang, Senin, 4 Juni 2018.

Menurut nurdin, koordinasi memang diperlukan terutama bagi Kepri yang merupakan daerah
kepulauan. Apalagi angkutan laut menjadi armada yang banyak digunakan dan dengan beberapa titik yang memang cukup padat perlu diperhatikan kenyamanan dan keamanannya.

“Pengawasan juga harus tegas bagi para armada transportasi laut,” lanjut Nurdin.

Nurdin menambahkan dengan cuaca pancaroba sekarang perlu menjadi perhatian khusus, selalu diantisipasi dini agar kedepan nya tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan. Apa lagi kecelakan tersebut terjadi karena human error.

Nurdin mengatakan, kebahagiaan yang dirasakan masyarakat dalam perjalanan merupakan kebahagiaan instansi yang berperan dalam hak tersebut.

“Jangan lah sampai kejadian terjadi, barulah menyesal,” kata Nurdin lagi.

Sementara itu, Kepala satuan ops pelabuhan Aprianus Hangki menjelaskan operator-operator yang bertugas di pelabuhan akan menjadi pengawas setiap armada keluar dan masuk. Ini menjadi teknis penting ketika hari H nantinya.

“Kita akan perintahkan operator-operator untuk lebih ditingkatkan lagi pengawasannya,” kata Aprianus.

Perwakilan Pelindo Ruslim menjelaskan tentang fasilitas yang disiapkan di pelabuhan Sri Bintan Pura saat ini sudah sangat memadai dan cukup untuk lonjakan penumpang. Begitu juga dengan pos-pos bersama yang disiapkan dalam pelabuhan.

“Untuk kesiapan pelabuhan dan ruang tunggu, prinsipnya untuk angkutan lebaran tahun ini, kita bilang cukup memadai,” kata Ruslim.

Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, mengatakan pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait. Untuk transportasi laut, darat dan udara hingga saat ini belum ada perubahan dan kenaikan harga, apa lagi keamanan dan kenyamanan penumpang itu sendiri.

“Kita meminta ke operator angkutan untuk tidak menaikan harga, dan lebih safety nantinya,” kata Jamhur.

Begitu juga dengan perwakilan pihak ASDP, Syahbandar, Polda Kepri, Basarnas, Kantor Pelayanan Bandara dan Pelni, menjelaskan dan melaporkan kesiapan-kesiapan armada dan operator nya yang sudah di koordinasikan. Dengan sudah siaga nya menghadapi lonjakan penumpang dan siaga keselamatan bila terjadi kecelakan nantinya, maka pada prinsipnya semua stakeholder sudah siap dan siaga. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dirinya sengaja membawa beberapa Kepala OPD ke Natuna agar sejumlah kegiatan semakin cepat terealisasi. Permintaan-permintaan masyarakat yang menaikkan taraf hidup dan memudahkan mereka beraktivitas harus digesa.

“Kawan-kawan saya yang kerja, makanya saya bawa ke sini. Saya “ngacah” aja supaya jadi dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” kata Nurdin saat berbincang dengan beberapa nelayan di kawasan Pring, Ranai, Natuna, Sabtu, 2 Juni 2018.

Usai menghadiri peringatan Nuzul Quran tingkat Provinsi Kepri di Masjid Agung Natuna Jumat, 1 Juji 2018 malam, Nurdin dan rombongan memang melakukan peninjauan sejumlah kegiatan. Nurdin juga menemui sejumlah nelayan di Pring dan berbincang banyak hal untuk memudahkan aktivitas kerja mereka.

Tampak mendampingi Gubernur saat itu Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Kepala Barenlitbang H Naharuddin, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadispora Maifrizon, Karo Ekonomi Heri Andrianto.

Setelah berkeliling hingga ke Teluk Buton, Nurdin dan rombongan meninjau pelabuhan bongkar muat. Di sini Nurdin berbincang dengan pekerja bongkar muat dan pengelola. Dari perbincangan itu diketahui proses bongkar muat kapal sekitar 1.200 ton mencapai waktu hingga dua belas hari.

Proses yang melambat itu dikarenakan barang-barang langsung dibawa ke toko. Ini yang menyebabkan proses antrian panjang. Termasuk antrian mobil yang membawa bahan-bahan yang datang.

Nurdin memang memerintahkan untuk mengkaji pembuatan gudang. Kalau gudang sudah ada, diyakini proses bongkar muat akan cepat. Kalau terlalu lama, Nurdin risau beberapa bahan akan rusak. Demikian juga dengan cost kapal yang tentu akan membengkak. Nurdin tak ingin semua itu bermuara pada kenaikan harga yang akan memberatkan masyarakat.

Saat meninjau pelabuhan itu, ada dua kapal yang harus berdempetan untuk membongkar barang. Karena itu penambahan pelabuhan untuk labuh kapal satu lagi diperintahkan Nurdin untuk digesa. Dengan demikian akan ada tiga kapal yang bisa sandar di pelabuhan ini.

Usai di pelabuhan bongkat muat, Nurdin singgah di kawasan Pring tempat nelayan menambat kapal-kapalnya. Nurdin sempat berjalan ke tambat kapal yang masih terbuat dari kayu. Kondisi pelabuhan tambat kapal ini cukup memprihatinkan.

Salah seorang nelayan, Abdul Wahab mengatakan, jalur itu memang sering digunakan untuk tambat kapal. Jika ada nelayan yang merapat dan proses jual beli ikan, tak sedikit kaum ibu yang bergerak ke sana.

Mendengar cerita itu, Nurdin memerintahkan untuk segera dikaji pembangunan pelabuhan tambat kapal yang lebih baik. Tak hanya pelabuhan, jalan masuk ke kawasan ini juga diperintahkan Nurdin segera dibangun, dan direalisasikan tahun 2019.

Usai berbincang dengan nelayan, Nurdin bergerak melihat pembangunan jalan Batubi-Kelarik. Nurdin melihat perkembangan pembangunan jalan tersebut. Sepanjang perjalanan itu, Nurdin melihat ada satu jembatan yang belum terbangun. Sementara tiga lagi sudah selesai. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.I, Tanjungpinang – Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan semangat yang tertuang dalam Pancasila merupakan semangat kesatuan sebagai pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus terus bersatu memperkokoh semangat bhineka tunggal ika, dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, besar dan berjiwa pemimpin,” ujar Isdianto saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Lahir Pancasila di halaman kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 1 Juni 2018.

Semangat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan. Menurut Isdianto hal itu dilakukan harus berbagi cara yakni dengan perkuat etos kepedulian, welas asih dan saling menghargai serta penuh empati.

“Bulan ramadan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar indonesia,” lanjut Isdianto.

Membacakan pidato dari Presiden Jokowi tersebut Isdianto melanjutkan bahwa modal semangat energi kebersamaan tersebut akan mampu memberikan prestasi untuk memenang kan kompetisi, tentu dengan percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.

“Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan, kita harus meningkatan kualitas sdm yang unggul dan tangguh,” tambah Isdianto lagi.

Terkait peningkatan kualitas SDM yang unggul dan tangguh tersebut dalam pesan pidato yang dibacakan Isdianto bahwa Presiden ingin semangat prestasi itu tertanam kuat di dada para atlet untuk dapat mengibarkan bendera merah putih di ajang asian game.

“Saya yakin semangat prestasi ini juga membara diseluruh lapisan masyarakat dan seluruh jenis profesi untuk menjadi kan Indonesia sebagai negara maju, negara yang baldatun, toibatun, warrobun gafur,” kata Isdianto.

Terakhir, pada peringatan hari lahir pancasila di tahun 2018 ini Isdianto mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

“Tuangkan pancasila sebagai semangat untuk berprestasi dalam kehidupan ini,” tutup Isdianto.

Setelah melaksanakan upacara bendera, Isdianto menuju ke Taman Makam Pahlawan, Tanjungpinang untuk melakukan tabur bunga ke makam-makam para pahlawan salah satunya ke makam Almarhum H Muhammad Sani. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pulau-pulau di Kepri harus dirangkai dengan ketersediaan listrik. Ketersediaan tenaga listrik akan mendorong banyak aktivitas yang menyejahterakan masyarakat.

“Perlahan-lahan elektrifikasi di pulau-pulau harus dipenuhi. Listrik akan ikut memajukan suatu daerah,” ujar Nurdin saat meresmikan proyek listrik masuk desa di Kecamatan Pulau Tiga, Tanjung Batang Kecamatan Pulau Tiga Barat, Tanjung Kumbik, Kabupaten Natuna, Selasa, 29 mei 2018.

Sebagai daerah maritim, kata Nurdin, selain listrik, Pemerintah juga terus menyiapkan fasilitas lainnya. Apalagi bagi masyarakat pesisir yang rata-rata adalah nelayan.

Gubernur berharap dengan peresmian ini maka proyek-proyek selanjutnya akan cepat terwujud demi keadilan dan sosial bagi masyarakat kepri. Begitu juga dengan jalan-jalan yang belum dibangun.

“Tidak listrik saja, jalan-jalan juga agar secepatnya direalisasikan,” ujar Nurdin.

Anggota Dewan Komisaris PT.PLN Ilya Avianti mengatakan bahwa pihaknya selalu mendukung program dan gagasan pemerintah tentang tenaga kelistrikan. Karena tujuannya salah satunya adalah untuk memajukan ekonomi dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan dasar masyarakat akan selalu diupayakan dapat terwujud dan merata,” ujar Ilya.

Direktur Bisnis Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto mengatakan listrik merupakan pertahanan negara, terlebih untuk daerah terdepan nusantara. Wiluyo melanjutkan sebanyak 11 desa baru dialiri listrik dan 6 daerah yang diresmikan terang untuk 24 jam.

“Kita harap kerja sama dengan pemerintah untuk membantu pengembangan proyek listrik masuk desa semua dari 12 jam menjadi 24jam,” kata Wiluyo.

Dalam kesempatan ini juga PLN peduli memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat Kecamatan Pulau Tiga dan Kecamatan Pulau Tiga Barat sebanyak 10 desa yang berjumlah 300 paket sembako.

Dalam rangkaian peresmian proyek listrik masuk desa tersebut, Gubernur Nurdin juga berkesempatan melakukan peninjauan pelabuhan Perintis di Pulau Tiga sabang mawang dan menyempatkan diri untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid setempat. Anggaran pembangunannya berasal dari dana CSR bantuan YBM PLN kepada masyarakat Tanjung Kumbik di Semalau. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan program strategis yang mendapat restu Presiden Joko Widodo berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.

“Kita datang untuk menepis anggapan bahwa pelaksanaan KEK di sini belum berjalan ternyata tidak benar. Semua sudah berjalan sesuai tahapannya,” ujar Nurdin saat berkunjung ke kawasan PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 28 Mei 2018 petang.

Nurdin berharap dukungan berbagai pihak untuk membuat perekonomian Kepri semakin meningkat. Keberadaan KEK Galang Batam ini diharapkan investasi yang masuk semakin gencar.

Sampai saat ini, sudah ada tiga investor Yang memastikan masuk ke kawasan ini untuk membangun berbagai fasilitas. Kepastian tiga investor itu disampaikan Direktur PT. BAI, Santoni.

Salah satunya, kata Santoni adalah pembangunan smelter yang mana komponen-komponennya sudah masuk ke lokasi. Beberapa pabrik sedang dibangun dan dalam proses pengerjaan.

Pengerjaan tersebut langsung mulai berjalan kata Santoni karena sudah terbitnya PP tentang Kawasan Ekonomi Khusus ini.

“Untuk itu kita sudah bisa bergerak, semua komponen sendiri kita langsung impor dari luar negeri,” lanjut Santoni. Komponen yang diimport memang yang tidak ada d negeri ini.

Nurdin pun menyaksikan langsung proses bongkar beberapa bahan yang mulai masuk ke kawasan ini.

Menurut Nurdin, pihaknya terus mencari terobosan untuk memperbanyak masuknya investasi di Kepri. KEK salah satunya. Investasi ini yang nantinya akan memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi Kepri.

Nurdin menambahkan, terwujudnya KEK diyakini semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di Kepri. Dengan demikian, lapangan kerja semakin terbuka bagi masyarakat Kepri.

Nurdin berpesan, agar pengelola kawasan lebih mengutamakan anak-anak daerah dalam mengisi peluang yang ada. Karena Nurdin ingin putra-putri Kepri ikut berpartipiasi dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah ini.

“Manfaatkan peluang yang ada. Persiapkan diri dengan kemampuan mumpuni,” kata Nurdin.

Santoni memastikan pihaknya akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah. Apalagi pengerjaan proyek ini akan menyerap ribuan tenaga kerja hingga selesai.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur kita juga akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah,” kata Santoni. (humas)

TANJUNG PINANG

Selasa | 29 Mei 2018 | 14:58

Terus Evaluasi, Rapatkan Barisan Agar dapat Hasil yang Terbaik

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan bahwa evaluasi yang diterapkan dan dilakukan merupakan bentuk untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Proses evaluasi yang dilakukan bukan mencari kesalahan atau memperlambat proses pekerjaan.

“Agar hasil yang dicapai nanti dapat predikat yang baik,” ujar Nurdin saat memimpin rapat OPD di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 28 Mei 2018.

Nurdin juga berpesan kepada seluruh OPD untuk bekerja sesuai prosedur. Dia tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan yang nantinya malah memperlambat realisasi pekerjaan.

“Hati-hati dalam bekerja namun kita tidak perlu takut jika sudah bekerja on the track,” lanjut Nurdin.

Predikat WTP yang diraih Kepri beberapa hari yang lalu dikatakan Nurdin jangan sampai menjadikan diri untuk terlena dan malah melemahkan kinerja di tahun berikutnya. Karena masih ada beberapa catatan yang harus diperbaiki maka itu harus dijadikan acuan untuk lebih baik lagi.

Sementara itu, Wakil Gubernur H Isdianto mengajak seluruh OPD untuk terus menyatukan kebersamaan dan merapatkan barisan. Jika ingin berhasil, maka elemen-elemen yang ada harus bersatu jangan sampai terpecah belah.

“Apapun sifatnya jika untuk kebaikan Kepri maka itu merupakan kepentingan kita bersama,” kata Isdianto.

Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi memaparkan beberapa visualisasi terkait pengerjaan proyek strategis Gubernur yang sudah sejauh mana progresnya.

“Hingga saat ini pengerjaan proyek strategis beberapa OPD sudah berjalan lancar dan cepat, kita akan terus memantau hal tersebut,” kata Aries.

Aries melanjutkan bahwa dari hasil laporan minggu ini sudah sebanyak 169 paket selesai lelang yang berarti sudah bertambah menjadi 29 paket dari minggu sebelumnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kepala Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang, Sodikin berjanji akan melakukan pengawasan setiap ekspor bauksit dilakukan.

“Kita awasi setiap akan dilakukan loading,” ujarnya.

Sodikin menyebutkan, sebelum loading berjalan juga telah dirapatkan dengan instansi terkait. Untuk kontribusi penerimaan ke negara dengan adanya ekspor bauksit ini tarifnya sebesar 10 persen dari jumlah yang akan dikirim.

”Jumlahnya berbeda beda karena dihitung dari kurs,” sebutnya.

Ia melanjutkan, saat ini bauksit masih loading. Pihaknya belum bisa menghitung berapa yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada negara. ”Kami akan sampaikan nantinya berapa kontribusi penerimaan dari tambang bauksit setelah berapa jumlah loading tersebut,” sebutnya.

Sementara itu, untuk tujuan ekspor tambang bauksit PT Gunung Bintan Abadi ini diekspor ke Cina dan sampai saat ini baru satu perusahaan yang beroperasi. ”Dari Tembeling bauksit dibawa ke tengah laut, kapal yang membawa ke Cina sudah standby di laut,” tuturnya.

Pasca berakhirnya relaksasi ekspor konsentrat (mineral yang sudah diolah tetapi belum sampai tahap pemurnian) per 11 Januari 2017, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 (PP 1/2017), Peraturan Menteri ESDM Nomor 5 Tahun 2017 (Permen ESDM 5/2017), dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2017 (Permen ESDM 6/2017).

Aturan baru ini dinilai membuka kembali keran ekspor beberapa komoditas mineral mentah yang sebelumnya ditutup pada 11 Januari 2014. Permen ESDM 5/2017 membuka peluang ekspor bijih nikel dengan kadar di bawah 1,7 persen (kadar rendah) dan bauksit yang telah dicuci (washed bauxite) dengan kadar A12O3 lebih dari 42 persen yang tidak terserap oleh smelter (fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral) di dalam negeri

Kegiatan ekspor bauksit sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP nomor 1 tahun 2017. Sesuai Peraturan Menteri Nomor 5 dan 6 yang menyatakan izin ekspor bauksit tersebut dikeluarkan asalkan ada komitmen perusahaan untuk membangun smelter dalam kurun waktu 5 tahun.

Namun jika belum memiliki smelter, perusahaan bauksit juga dapat melakukan ekspor bauksit namun dengan cara menjualnya ke perusahaan yang memiliki kuota ekspor.
Selain PT GBA, PT Lobindo merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang juga memiliki izin ekspor dan diberi kuota 1,5 juta ton. Sedangkan PT GBA diberi kuota 1,6 juta ton. Kuota ini tergolong kecil.(***)

sumber: tanjungpinangpos.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun yakin masyarakat selalu menaruh harapan yang besar akan tersedianya kebutuhan pokok yang terjaga keberadaannya serta stabil harganya.

“Tugas kita lah sebagai Pemerintah dan pelaku usaha untuk menyiapkan kebutuhan dan mewujudkan keinginan masyarakat itu,” ujar Nurdin saat meninjau Pasar Bincen, Km. 9, Tanjungpinang, Ahad, 27 Mei 2018.

Untuk itu Nurdin menghimbau agar para pedagang untuk tidak membuat harga tinggi yang dapat meresahkan masyarakat apalagi di bulan yang baik dan penuh berkah.

“Cari lah rezeki yang baik, janganlah permainkan harga sembako”, lanjut Nurdin.

Menurut Nurdin, dengan resahnya warga karena harga melonjak naik, pasar akan menjadi sepi dan para pedagang resah juga dengan jualan yang akan tidak laku.

“Kompak lah para pedagang, dengan tidak bermain harga dan warga pun tidak resah”, tambah Nurdin lagi.

Di kesempatan ini, Nurdin juga melakukan komunikasi baik dengan pedagang juga masyarakat yang sedang berbelanja, salah satunya terkait harga ayam yang saat ini sudah mencapai empat puluhan ribu.

“Berapa sekilo ayam”, tanya Nurdin saat bertanya pada seorang pedagang ayam.

“Rata-rata tiga puluh tujuh ribu pak”, Kata Edi sang sang pedagang ayam.

Harga tersebut menurutnya sedang dalam kenaikan. Itu dikarenakan kan peternak alami kendala dengan cuaca sehingga memperlambat perputaran jual beli dan oprasional menjadi naik.

“Biaya pembesaran ayam menjadi naik, dan harga ayam pun naik pak”, kata Nasri pedagang lainnya menambahkan.

Begitupun harga daging yang masih bertahan dengan harga 145 ribu yang dalam hal ini harga tersebut masih dalam keadaan stabil.

“Alhamdulillah daging belum ada kenaikan”, kata Nurdin sambil mencoba memotong daging dikios lainnya.

Gubernur juga menyempatkan menghampiri pedagang ikan dan pedagang sayur, sambil juga bertanya kisaran harga dengan pedagang. Dimana harga ikan dan sayur masih rata-rata normal belum ada kenaikan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Burhannudin juga menegas bahwa pihaknya akan kawal dan tingkatkan pengawasan ke pedagang-pedagang untuk tidak menaikkan harga yang semena-mena diatas ambang batas normal harga. Apa lagi, hampir semua barang-barang pokok ini masuk dari luar Kepri.

“Kita akan selalu memantau dan berkonsultasi dengan pihak terkait, sampai menjelang lebaran nanti”, kata Burhanuddin. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Melangkah ke pulau-pulau. Bergerak dari satu masjid dan mushala sepanjang subuh. Memberi pesan-pesan yang memotivasi anak muda dan anak-anak di pulau bahwa mereka bisa unggul dalam banyak bidang kini menjadi salah satu “pekerjaan” Nurdin.

Gerakan Safari Subuh yang dilakukannya kini semakin tampak tertular ke masyarakat. Terutama shalat subuh di masjid atau mushala.

“Kalau Pak Gubernur mengajak shalat subuh berjamaah, itu sudah paling benar,” kata KH Abdullah Gymnastiar saat subuh di Batam akhir Maret lalu.

Aa Gym, panggilan akrab KH Abdullah Gymnastiar, memang menyokong seruan Gubernur H Nurdin Basirun yang mengajak umat untuk beraktivitas dengan memulai shalat subuh berjamaah di masjid-mushala. Aa Gym, mengaku senang jika jamaah memenuhi rumah Allah dalam berjamaah saat shalat Subuh.

Dalam rangkaian safari subuh dan kunjungan ke pulau-pulau Gubernur Nurdin selalu mengajak jamaah untuk membekali anak-anak dengan ilmu agama yang cukup sejak dini. Mereka juga harus diberikan pengetahuan terbaik, baik ilmu maupun teknologi.

“Dari merekalah Kepri bisa menjadi sebuah daerah yg memiliki daya saing secara nasional maupun internasional,” kata Nurdin.

Karena itu Nurdin menganjurkan orang tua untuk membiasakan diri membangunkan anak-anaknya sejak subuh. Anak-anak ada baiknya mulai diajak beraktivitas sejak fajar dengan subuh berjamaah sebelum mengikuti rutinitas sehari-hari.

“Tak masalah mereka dibangunkan. Dibiasakan untuk beraktivitas secara baik dengan shalat Subuh. Insya Allah akan jadi terbiasa nantinya,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin membiasakan anak-anak menjadikan masjid laman bermain sangat baik. Mereka jangan dilarang untuk beraktivitas positif di masjid-masjid. Karena, anak-anak inilah generasi penerus bangsa. Jadikan mereka generasi dengan karakter Islam yang kuat.

Dalam perjalanannya, kata Nurdin, anak-anak harus belajar mandiri. Mengikuti pendidikan di pesantren atau sekolah Islam terpadu bagian dari membangun kemandirian tersebut. Juga memperkuat jiwa sosial mereka. Nurdin juga menyampaikan, kemajuan teknologi memang sebaiknya digunakan untuk kebaikan umat.

Nurdin sangat ingin mewujudkan Kepri menjadi Provinsi yang Qurani. Pulau-pulau di Kepri akan terus menghasilkan para qori/qoriah dan hafiz hafizah yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Sudah banyak budak pulau yang jadi qori qoriah hebat, jadi hafiz hafizah. Saya punya mimpi ke depan Kepri punya perkampungan yang masyarakatnya banyak menghasilkan para ahli Quran, hafal Al Quran dan tafsirnya. Sehingga impian Kepri menjadi Provinsi yang Qurani dapat terwujud,” kata Nurdin.

Nurdin mengutarakan juga bahwa di Pulau Nyiur Karimun bisa menjadi percontohan program perkampungan Qurani. Pulau Penyengat yang sangat kuat dengan sejarah dan peradaban perkembangan Islam pada jamannya juga perlu menjadi perhatian untuk dikembangkan menjadi perkampungan Qurani.

Menurut Nurdin jika generasi muda banyak yang lebih mencintai Al-Qur’an, belajar dan memahami Al-Qur’an secara serius insyaallah Kepri semakin aman damai sejahtera dan keberkahan berlimpah, tidak suka saling iri dengki apalagi hujat menghujat.

Masyarakatnya akan senantiasa berperilaku dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dan pedoman hidupnya.

“Dengan menciptakan generasi ke depan yang cinta Al-Qur’an insyaallah segala tindak laku, dan setiap menghadapi permasalahan hidup semua akan kembali kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita selaku umat Islam,” ujar Nurdin. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ketua Panitia Khusus Pengelolaan Barang Milik Daerah (PBMD) DPRD Kepri, Rudi Chua mengatakan, permasalahan itu sejak 31 Mei 2006 dipertanyakan Pemprov Kepri, namun sampai saat ini belum jelas.

Pertanyaan itu muncul karena saham Pemprov Riau di Lagoi, kawasan wisata yang dikelola PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) tidak ikut diserahkan kepada Pemprov Kepri yang dimekarkan sejak tahun 2004.

“Kalau saham itu berupa aset Pemprov Riau, maka harus diserahkan kepada Pemprov Kepri. Ini persoalannya Pemprov Riau tidak pernah tahu keberadaan saham itu,” ujarnya di Tanjungpinang, Minggu, 27 Mei 2018.

Rudi mengatakan sampai sekarang tidak ada yang membantah keberadaan saham Pemprov Riau di Lagoi. Padahal permasalahan ini bukan hanya sekarang saja bergulir, melainkan sudah sangat lama.

“Kenapa BRC terkesan menutupinya? Pihak BRC sudah pernah ditanya permasalahan ini, tetapi tidak memberi jawaban ya atau tidak. Kalau perusahaan itu mengatakan tidak, ini pasti seru. Sayangnya, tidak ada jawaban,” katanya, yang juga anggota Komisi II DPRD Kepri.

Berdasarkan hasil penelusuran Pemprov Kepri pada saat itu, Pemprov Riau diberi saham kosong sebesar 12,5 persen sejak 1989. Namun sejak saat itu sampai sekarang, Pemprov Riau tidak pernah memperoleh keuntungan dari pembagian deviden PT BRC di Lagoi.

Padahal kawasan wisata di Lagoi berkembang pesat. Bahkan jumlah wisman terbanyak di Bintan menginap di Lagoi.

Informasi semakin membingungkan ketika Pemprov Riau menyatakan saham kosong di Lagoi sebagai aset yang dipisahkan karena dikelola oleh BUMD Riau. Jika benar saham itu merupakan aset yang terpisah, maka Pemprov Kepri tidak dapat berbuat banyak. Karena, Pemprov Riau dapat membuka usaha di wilayah mana pun, termasuk di Kepri.

“Ya, pasti bingung, dikelola oleh BUMD Riau, tetapi tidak memberi pendapatan daerah. Jadi ke mana saham itu?” ujarnya.

Rudi mengemukakan spekulasi juga muncul terkait permasalahan itu terkait kemungkinan saham itu sudah dijual. “Itu bukan tidak mungkin terjadi. Saham itu dapat dijual BUMD secara `diam-diam`. Ini yang harus ditelusuri,” ucapnya.

Ia mengemukakan Pansus PBMD DPRD Kepri tidak memiliki kapasitas untuk memanggil para pihak yang terlibat dalam persoalan itu selagi saham tersebut masih di BUMD Riau. Pansus PBMD DPRD Kepri tidak memiliki waktu yang banyak dalam menyelesaikan tugasnya sehingga permasalahan saham di Lagoi itu secara teknis diserahkan kepada Pemprov Kepri.

Namun Pemprov Kepri dan Pemprov Riau dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus untuk menyelasaikan permasalahan ini.

“Kami mau ajak rapat dengar pendapat dalam kapasitas apa? Pemprov Kepri bukan pemilik saham, dan Pemprov Riau belum mengetahui keberadaan saham itu,” tegasnya. (***)

sumber: batamclick.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kepala Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang, Sodikin mengatakan, izin operasi penambangan bauksit di Tembeling Kabupaten Bintan oleh PT Gunung Bintan Abadi (PT GBA) telah memiliki izin lengkap.

Perusahaan ini telah mengantongi IUPOP sesuai Surat Keputusan Gubernur Kepri nomor 948/KPTS-18/V/2017 tanggal 10 Mei 2017.

Menteri ESDM dan Mendag RI telah menunjuk perusahaan GBA nomor 005/GBA-SGAR/Januari 2018, mengeluarkan rekomendasi kepada perusahaan Su Meng Liang ini beroperasi di wilayah Tembeling, Bintan.

“Mereka (PT GBA) mengurusnya melalui online dan pengurusannya juga tidak lama, asalkan semua persyaratan lengkap. Kita tidak tahu siapa pemilik PT tersebut,” katanya, Jumat, 25 Mei 2018. (muslim)

sumber: tanjungpinangpos.id

Dua Tahun Nurdin Basirun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Berkas-berkas di meja kerja itu mulai berkurang. Sejumlah agenda di Pusat Pemerintahan di Dompak juga sudah terlaksana. Tak lama lagi azan Ashar berkumandang.

Gubernur H Nurdin Basirun yang selalu berjamaah di masjid atau musola segera meninggalkan ruang kerjanya. Mencari masjid terdekat untuk berjamaah. Usai berjamaah, Nurdin bukan kembali ke kantor atau Gedung Daerah. Lelaki kelahiran Pulau Moro itu kembali berkeliling Pulau Dompak. Memantau progres pembangunan di kawasan itu.

Nurdin memang ingin Dompak menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Tanjungpinang.

“Daerah ini akan jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di sektor pariwisata. Selain sebagai pusat pelayanan pemerintahan, di sini dibangun Sport Center, Islamic Centre, kawasan wisata seperti wisata mangrove, dan pantai yang bagus,” kata Nurdin.

Nurdin sadar pertumbuhan ekonomi di Kepri dalam beberapa waktu ini mengalami pelambatan. Namun, sejak awal 2018, ekonomi Kepri mulai tumbuh ke angka yang semakin baik. Ada peran seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi itu.

Pertumbuhan ekonomi yang selama ini agak terganggu ini kata Nurdin memang disebabkan banyak faktor. Pemerintah berupaya sekeras mungkin untuk memperbaiki ini semua.

Menurut Nurdin, yang tak kalah penting adalah peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga suasana Kepulauan Riau. Dengan penuh kekompakan, pelan-pelan beberapa sektor yang berpotensi akan tumbuh semakin membaik. Terlebih industri pariwisata.

Menurut Nurdin, kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru harus terus tumbuh di Kepri. Daerah-daerah harus tumbuh mengimbangi Batam. Semua harus dimajukan sesuai karakter dan keunggulan daerah masing-masing.

Bintan, misalnya sudah terkenal dengan pariwisata manca negara. Ada lagi Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang. Lobam juga didorong menjadi pusat ekonomi off shore. Bandara internasional yang dibangun juga harus digesa.

Lingga dengan sektor pertanian, perikanan dan pariwisata. Begitu juga Natuna dan Anambas. Karimun sendiri sudah menjadi kawasan industri perdagangan.

Nurdin mengatakan perjalanan masih panjang. Dua tahun ini masih terlalu sedikit yang baru dilakukan. Dia mengajak semua untuk bersyukur. Karena dengan kerterbatasan ini jika semua bergandeng tangan dan bahu membahu membangun Kepri, apa yang diinginkan bisa tercapai.

“Mohon maaf kalau semua keinginan masyarakat belum terpenuhi. Jangan ini kita jadikan perdebatan sehingga menguras tenaga untuk hal yang tidak bermanfaat,” kata Nurdin.

Memang saat ini fokus pembangunan di ibu kota provinsi, Tanjungpinang, lebih besar. Selesai ini, perlahan lahan ke tiap daerah di Kepri. Nurdin ingin Tanjungpinang memiliki wajah baru dan lebih dikenal oleh seluruh daerah lain.

Memang, kata Nurdin, secara fisik baru tahun ini pembangunan dapat lakukan dengan maksimal.

Banyak penyelesaian yang dilakukan di awal awal setelah dilantik. Nurdin dilantik Presiden Jokowi pada 25 Mei 2016, untuk sisa masa jabatan 2016-2021 menggantikan almarhum H Muhammad Sani.

Dengan dana yang minim ini, kata Nurdin, semua harus betul betul terfokus untuk pembangunan infrastruktur. Karena itu, Nurdin selalu mengajak swasta dan BUMM memanfaatkan potensi Kepri untuk berinvestasi di bidang infrastruktur.

Salah satunya adalah pelabuhan. Karena Kepri ada visi unggul di bidang maritim. Keunggulannya apa kalau pelabuhannya belum mendukung. Kalau representatif, pelabuhan ini akan mendongkrak arus pelayaran. Itu otomatis. Tapi kalau pelabuhannya tak ada bagaimana kapal kapal berukuran besar mendatangi wilayah itu. Karena menghambat bongkar muat kapal. Kegiatan bongkar muat yang lama itu akan meningkatkan cost.

Menurut Nurdin, pihaknya ingin satu kapal melakukan bongkar muatnya cepat. Bukan dalam hitungan hari, tapi jam. Sekarang satu kapal ukuran 2.000 ton sampai 10 hari. Malah ada yang 300 ton sampai seminggu.

Nurdin dalam kunjungannya ke berbagai daerah di Kepri, terutama ibu kota kabupaten kota memang selalu memantau pelabuhan, baik untuk arus orang maupun barang. Dia mencontohkan Singapura yang ratusan ribu ton bisa selesai setengah hari bongkar muatnya.

Nurdin bersyukur Pelindo sudah menyampaikan komitmennya untuk membenahi beberapa pelabuhan di Kepri. Dengan pelabuhan yang bagus angkutan kapal akan datang sendiri. Karena mereka tahu waktu mereka tak akan merugi. Barang kalau ditumpuk di kapal terlalu lama akan rusak.

“Baru kita bicara unggul di bidang maritim,” kata Nurdin.

Investasi di bidang lain juga harus mempunyai daya tarik. Pemerintah terus mencari rumus bagaimana mempermudah masuknya investasi di Kepulauan Riau. Beberapa regulasi memang diminta ke pusat agar segala urusan semakin mudah.

Terlebih saat Presiden Joko Widodo merestui usulan proyek strategis yang diusulkan dalam pertemuan khusus akhir Februari lalu. Saat itu, Presiden Jokowi menegaskan agar para Menteri mem-follow up ini semua dan mencari aturan supaya investasi yang masuk dipermudah. Sehari setelah pertemua, Nurdin langsung melakukan road show ke sejumlah kementerian.

Ada tujuh proyek strategis yang mendapat restu Jokowi. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

Beberapa proyek itu dalam progres yang menggembirakan. Menurut Nurdin, semua pembangunan yang dilakukan harus meningkatkan aktivitas ekonomi, mobilitas orang, kendaraan, barang dan jasa industri. Melalui pembangunan ini juga membangun martabat bangsa.

Menurut Nurdin, Kepri yang strategis ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jika dilkelola secara baik, pasti akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita harus bergerak cepat untuk meningkatkan ekonomi Kepri dan nasional,” kata Nurdin.

Dalam perjalanan yang masih panjang ini, Nurdin terus berharap dukungan semua pemangku kepentingan. Demikian juga masukan-masukan dari masyarakat.

Nurdin menambahkan, kritik dan saran itu hal wajar. Itu menunjukkan semua perduli dengan daerah masing masing. Itu juga menandakam semua pihak ikut aktif mengontrol atau mengevaluasi apa yang menjadi pemikiran mereka dalam pembangunan. Memang semua harus memberi pendapat untuk pembangunan ini. Karena kepri milik bersama.

Nurdin mengatakan masih banyak kekurangan yang harus diselesaikan. Bersama jajaran di pemerintahan, dan dukungan DPRD Kepri, pemangku kepentingan serta seluruh masyarakat, pihaknya akan terus mewujudkan visi itu: mewujudkan Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera. (humas)