KEPRI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun berharap dan mengajak lulusan perguruan tinggi untuk menjadi entreprenuer dan insan kreatif. Insan kreatif akan lebih tertarik mencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja.

“Kalian adik-adik sarjana yang telah memiliki bekal ilmu manajemen, harus menjadi insan kreatif. Dengan segera bertindak cepat. Dimulai dengan berfikir cepat dan ciptakan kesempatan,” kata Nurdin saat menghadiri Sidang Senat Terbuka & Dies Natalis ke 19 STIE Bentara Persada di Hotel Pasific, Jodoh Batam, Rabu, 19 September 2018.

Kepada 52 wisudawan, Nurdin berpesan, dengan menjadi insan kreatif, banyak peluang yang bisa dikreasikan. Nurdin juga mengajak mereka juga melirik sektor wirausaha berbasis kelautan. Karena peluang di sektor tersebut sangat terbuka luas.

Apalagi Kepri ini 96 persen wilayahnya adalah lautan. Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan.

“Karena saya berharap banyak agar adik-adik wisudawan jeli manfaafkan peluang tersebut, ” kata Nurdin.

Nurdin juga mengingatkan untuk bisa memanfaatkan ilmu dengan sebaik mungkin. Begitu tamat, kata Nurdin, jangan terpikir mau jadi pegawai saja. Bagus ciptakan peluang, sehingga disiplin ilmu yang diperoleh bisa teraplikasikan.

“Selamat menjadi sarjana. Mulailah meraih masa depan dengan bekal kesarjanaan yang adik-adik peroleh,” kata Nurdin sambil mendoakan selamat ulang tahun ke 19 kepada STIE Bentara Persada.

Ketua STIE Bentara Persada Nikolaus Duli mengapresiasi para wisudawan karena dengan ilmu pengetahuan yang telah digeluti selama 8 semester, bisa menjadi modal untuk memlulai perubahan. Mengingat perubahan harus dimulai dari diri sendiri.

Nikoulas juga berharap wisudawan nantinya akan lebih sukses dalam peningkatan kariernya. Karena kemudahan karier menjadi lebih terbuka dengan bekal kesarjanaan. STIE Bentara Persada juga terus meningkatkan mutu kualitas pendidikannya. Sejak berkiprah 19 tahun di Batam, tahun 2017 lalu, lulusannya bisa mengikuti tes CPNS.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Kepri Nurdin Basirun menerima kenang-kenangan dari Kepala LLDIKTI Wikayah X Prof DR Herri MBA, Ketua Yayasan Bentara Persada Batam Pastor Lusius Poya dan juga Ketua STIE Bentara Persada Batam Nikolaus Duli. (***)

sumber: humaskepri.id

KEPRI

Kamis | 20 September 2018 | 7:08

Nurdin:Banyak Jalan Menuju “Roma”

Mahasiswa Harus Aktif dan Energik

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak semua mahasiswa dan mahasiswi untuk ikut andil dalam membangun Kepulauan Riau sebagai poros maritim dunia. Salah satunya adalah dengan mengerahkan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki secara aktif dan energik.

“Semua instrumen untuk mewujudkan poros maritim itu ada di Kepri, tinggal bagaimana kita mampu untuk mengembangkan sumber daya manusia sebagai roda penggeraknya,” ujar Nurdin saat memberikan kuliah umum buka semester kepada mahasiswa dan mahasiswi baru di Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) di Aula Kampus, Batu Aji, Batam, Senin, 17 September 2019 malam.

Adapun kuliah umum sendiri mengambil tema “Peran Mahasiswa di Era Revolusi 4.0 dengan Mewujudkan Kepri sebagai Poros Maritim Dunia”. Menurut Nurdin, dewasa ini, mahasiswa harus segera merubah pola pikir/mindset yang selama ini tertanam.

“Jangan hanya berfikir lulus ingin jadi pegawai apalagi honorer, ibarat pepatah banyak jalan menuju Roma maka banyak pula cara yang bisa digunakan untuk menjadikan hidup sukses di masa depan,” pesan Nurdin.

Dalam kuliah umum sendiri Gubernur secara ringkas dan padat menjelaskan tentang profil dari Kepulauan Riau, yang mana sebagai beranda NKRI dengan 98% luas wilayahnya adalah lautan juga berbatasan dengan sejumlah Negara tetangga, menurut Nurdin sudah saatnya lah bergerak untuk mengembalikan Identitasnya yakni unggul di bidang maritim.

Dalam penjabarannya, Nurdin menyampaikan Lima pilar yang harus di gaungkan dalam mewujudkan pengembangan identitas poros maritim tersebut.

“Pilar itu antara lain adalah budaya maritim, pengelolaan sumber daya laut, infrastrukur dan konektivitas, diplomasi maritim dan pertahanan maritim,” kata Nurdin.

Pemerintah Daerah, lanjut Nurdin juga telah bergerak melakukan upaya-upaya perwujudan dari tujuan tersebut, antara lain menggesa di sahkan RUU tentang Provinsi Kepulauan dan Ranperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).

“Yang mana keduanya menjadi produk hukum yang akan semakin menguatkan kita dalam bergerak mengembangkan daerah Kepulauan,” tegas Nurdin.

Kuliah umum sendiri berlangsung dengan tertib dan terbuka, setelah Nurdin menyampaikan materi kuliah umum selanjutnya dibuka sesi tanya jawab.

Hadir pada kesempatan tersebut beberapa kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri Kepala Dinas Kelautan Perikanan Edi Sofyan, Kepala ULP Misbardi, Kepala Kesbangpol Lamidi, Kabiro Humas Protokol Nilwan, Asisten 2 SyamsulAnggota Bahrum, DPRD Kepri Irwansyah, Staf Ahli Gubernur Ahar Sulaiman dan Bali Dalo. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur Dr, H Nurdin Basirun, S.Sos, M, Si dan Wakil Gubernur H Isdianto, S.Sos, MM, menegaskan pelayanan haji pada musim haji tahun 1440 H harus semakin baik. Segala pelaksanaan dan pelayanan musim ini harus terus dievaluasi, agar pada tahun depan jamaah calon haji dari Embarkasi Batam semakin baik.

“Proses pelayanan haji semakin hari semakin baik. Keterlibatan masing-masing Pemda agar para jamaah mendapatkan pelayanan yang baik terlihat dengan atensi dari masing-masing kepala daerahnya,” kata Nurdin saat menyambut Jamaah Haji Kloter 19 Debarkasi Batam, Selasa, 19 September 2018 dini hari.

Di Asrama Haji Batam Centre, selain Gubernur dan Wagub hadir juga Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Bintan Dalmasry Syam.

Sebelum tiba di Asrama Haji, Wagub Isdianto menyambut jamaah haji di Bandara Hang Nadim Batam. Isdianto yang didampingi Hj Rosmerry menyalami jamaah dari pesawat yang mendarat pada pukul 21.46 di Bandara Hang Nadim Batam

Dalam kesempatan itu, Gubernur Nurdin mengucapkan selamat kembali ke Tanah Air. Nurdin berpesan kepada kepala daerah yang hadir untuk mengantar para jamaah hingga ke rumahnya dengan selamat.

Kepada jamaah yang baru tiba, Nurdin mengajak untuk semakin meningkatkan lagi ketaatan dalam beribadah.

Kloter 19 Debarkasi Batam kembali ke Tanah Air dengan membawa 443 jamaah. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dirinya merasakan betul kehadiran dan peran serta wartawan dalam pembangunan. Para wartawan terus menyampaikan pesan-pesan pembangunan dalam karya yang mereka hasilkan.

“Terima kasih dari masyarakat atas peran serta memberi kontribusi yang sangat besar bagi kesuksesan pembangunan,” kata Nurdin saat membuka Konferensi Wilayah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang-Bintan di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, Selasa, 18 September 2018.

Hadir pada kesempatan itu Wali Kota Tanjungpinang Terpilih Hj Syahrul, tokoh Pers Indonesia H Rida K Liamsi, Ketua PWI Kepri Ramon Damora, Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri Candra Ibrahim, Ketua Dewan Penasihat PWI Kepri Marganas Nainggolan dan ratusan wartawan Kepri.

Nurdin terus mengimbau para wartawan untuk menjadi corong dalam pesan-pesan pembangunan kabar-kabar kebaikan. Selalu memberi yang terbaik dengan profesi dan keahlian masing-masing.

“Marilah menjadi garda terdepan memerangi hoax,” ajak Nurdin.

Pada Konferwil ini, Nurdin mendapat kejutan dari Ketua PWI Kepri Ramon Damora. Kejutan itu berupa lagu yang berjudul Kekasih Ar-Rahman. Nurdin terharu dengan lagu itu. Demikian juga tamu yang hadir.

Nurdin mengatakan lagu ini sangat berarti. Banyak pesan dari tiap liriknya. Yang jelas, kata Nurdin, semua harus mensyukuri nikmat Allah yang banyak.

“Kita harus bersyukur dalam posisi dan kedudukan apapun. Dari posisi dan kedudukan itu, kita harus bisa memberikan apapun dengan posisi itu kepada orang lain. Memberi manfaat bagi orang lain,” kata Nurdin.

Tokoh Pers Indonesia, Rida K Liamsi mengatakan tidak ada yang membuat organisasi itu hebat selain pengurus dan anggotanya. Peliharalah organisasi ini.

“Ciptakan wartawan yang andal dan bermartabat,” kata Rida.

Untuk menjadi andal dan bermartabat, Rida berpesan untuk banyak belajar dan membaca. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Selasa | 18 September 2018 | 18:13

Tanpa Lawan, Zakmi Kamsir Pimpin PWI Pinang-Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Rapat pleno Konferensi Wilayah (Konferwil) ke- 2 PWI Tanjungpinang- Bintan, di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, memutuskan Zakmi Piliang terpilih sebagai Ketua secara aklamasi, Selasa, 18 September 2018.

Sidang pleno dipimpin Agus Sutikno, Abdul Hamid Wakil Pimpinan I dan Donil Nasir, Wakil pimpinan II.

Sebelum Agus membacakan keputusan rapat, dari 5 orang menjadi calon ketua. 4 orang lainnya tidak bersedia menjadi calon, sehingga Zakmi Piliang menjadi calon tunggal.

Rapat pun memutuskan bersama, bahwa Zakmi Piliang terpilih secara aklamasi yang disetujui anggota biasa dan muda yang hadir di rapat pleno tersebut.

Rapat dihadiri anggota biasa sebanyak 36 orang yang terdiri dari sejumlah pengurus cabang PWI Kepri, beserta anggota muda di PWI Tanjungpinang-Bintan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menghadiri rapat paripurna dengan agenda Jawaban Pemerintah Terhadap Ranperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kepri Tahun 2018-2035 di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 17 September 2018.

Dalam penyampaiannya, Nurdin menyampaikan ucapan terimakasih atas apresiasi dan dukungan dari semua pihak Dewan dalam penyelesaian Ranperda tersebut.

“Masukan berharga dan berarti bagi penyempurnaan Ranperda agar kedepan semakin baik dan sempurna,” ujar Nurdin.

Nurdin juga berharap, agar penyelesaian Ranperda dapat segera rampung, karna Ranperda sendiri merupakan salah satu instrumen penting bagi pembangunan di Kepri.

“Semua pihak memiliki pemahaman dan persepsi yang sama dalam pengelolaan kawasan pulau pesirir, apalagi kondisi geografis Kepri dengan 96 persen wilayah adalah laut tentu pembangunan terfokus pada pulau-pulau,” kata Nurdin.

Ranperda RZWP3K sendiri merupakan produk yang mengatur tata ruang laut untuk mengatur berbagai aktifitas pembangunan mulai dari garis pantai sampai 12 mil laut.

Nurdin melanjutkan, bahwa RZWP3K sendiri merupakan amanat dari UU No.27 tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dan Kedudukan RZWP3K sendiri sama dengan fungsi Rencana Umum Tata Ruang Wilayah/RTRW.

Jika RT/RW mengatur pembangunan di darat, maka RZWP3K mengatur tataruang di laut dan berlaku selama 20 tahun.

“Berbagai kebijakan telah terera dalam Ranperda ini salah satunya adalah untuk optimalisasi sumber daya pesisir,” tambah Nurdin lagi.

Adapun secara umum jawaban Pemerintah dibacakan Gubernur didalam forum ini, dan secara khsusus Pemerintah telah menyiapkan jawaban dalam bentuk dokumen resmi untuk kemudian diserahkan kepada pihak DPRD.

“Semoga jawaban ini dapat menjadi masukan dan tambahan bagi penyempurnaan ranperda agar dapat masuk ketahap selanjutnya,” tutup Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun harus menghentikan kapal pendidikan yang membawa anak-anak dari Pulau Rejai ke Tanjung Lipat, Kabupaten Lingga. Nurdin merasa bahwa keberadaan anak-anak yang sedang duduk di atas kapal, sangat berbahaya kita laut tidak bersahabat.

“Saya kira kapalnya penuh tadi, makanya saya stop. Rupanya cari angin di luar,” kata Nurdin, dalam kunjungannya ke Lingga pekan lalu.

Nurdin yang sedang berkunjung di Pulau Rejai, berencana kembali ke Tanjungpinang. Dalam perjalanan tersebut, Nurdin bertemu dengan kapal pendidikan yang sedang mengangkut para siswa.

Karena melihat para siswa banyak yang duduk di atas, Nurdin langsung menghentikan kapalnya. Begitu berhenti, dan kapal yang membawa Nurdin merapat ke kapal pendidikan, baru terlihat bahwa para pelajar memang lebih senang berada atas.

Meski anak-anak pulau itu “akrab” dengan laut tersebut, tapi bagi Nurdin keselamatan adalah yang utama. Nurdin langsung berpesan kepada nahkodanya untuk lebih berhati-hati. Karena segala resiko di laut dapat terjadi kapan saja.

“Apalagi kapal belum dilengkapi pelampung,” kata Nurdin.

Pompong bantuan Dinas Pendidikan tersebut setiap hari membawa anak anak sekolah dari Pulau Rejai ke Tanjung Lipat. Nurdin langsung memerintahkan Kadisdik untuk segera memberi bantuan pelampung.

Kalau pelampung sudah diberikan, Nurdin minta dikenakan saat sedang di laut.

Nurdin melihat kapal tersebut agak kurang pas dalam hal kenyamanan. Sehingga anak-anak lebih senang berada di atas kapal.

Nurdin pun berpesan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat harus pas dan sesuai kebutuhan. Setelah dibantu, harus terus dievaluasi. Dehingga bantuan-bantuan ke depan semakin pas.

“Apalagi untuk kapal untuk pelajar, semua harus nyaman dan penuh keselamatan,” kata Nurdin.

Ketika menghentikan kapal dan bertemu pada pelajar, Nurdin tak lupa “menguji” pengetahuan anak-anak. Salah satunya menguji seorang pelajar untuk membacakan Pancasila. (**)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak semua mahasiswa yang telah menyadang gelar sarjana untuk mulai merealisasikan ilmu yang didapat selama perkuliahan. Salah satunya untuk membangkitkan Kepri sebagai poros maritim dunia.

“Adik-adiklah yang menjadi generasi baru melanjutkan pembangunan Kepri agar segera tercapai tujuannya, menjadi poros maritim dunia, sumbangkan pemikiran dan ilmu yang telah kalian dapatkan,” ujar Nurdin dalam sambutannya saat menghadiri Wisuda XI dan Dies Natalis ke XI Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Sabtu, 15 September 2018.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua hadirin yang hadir agar dapat memanjatkan doa agar UU tentang daerah kepulauan dapat segera terwujud. Karena ini menjadi perwujudan daerah dan kekuatan hukum yang sah dan baik ke depannya.

“Ini jalur ekonomi dunia dan menjadi leader ekonomi, dengan banyak hal untuk menjadi leader yaitu perubahan regulasi dan undang undang yang mengatur kemaritiman Indonesia,” lanjut Nurdin.

Apalagi kata Nurdin, sumber daya dunia ada semua di Indonesia. Artinya ini merupakan potensi yang besar bagi dunia, kesejahteraan dan kemakmuran rakyat negeri ini. Fakta ini haruslah dapat dimanfaatkan.

“Kalian inilah yang bisa menjawab tantangan dan pertanyaan ke depan nantinya, menjadikan negeri ini dengan kemakmuran,” tambah Nurdin lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Nurdin juga mengajak para mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi contoh bagi masyarakat sebagai pemberani kebenaran tentang jangan buang sampah sembarangan dan kelola sampah baik dan benar.

Sementara itu, Deputi Bidang Maritim Kementerian Kooordinator Kemaritiman Agung Subandono mengatakan Indonesia merupakan Negara maritim dengan 17.000 pulau yang mana sudah hampir 14.000 telah memiliki nama dan ini yang harus terus dikembangkan. Karna aset Negara harus terakomodir untuk dibangkitkan dalam mewujudkan kekuatan di poros maritim tersebut.

“Dengan perbatasan 10 Negara hanya 2 Negara yang bekerja sama tentang undang undang bersama, sedangkan 8 negara sisanya masih dengan konsentrasi dan untuk kerjasama,” kata Agung.

Rektor UMRAH Syafsir akhlus menyampaikan laporan Dies Natalis XI dan Wisuda Sarjana XI dengan mengangkat tema “Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 dengan Cerdas, Jujur dan Mulia”.

“Tahun ini Umrah menerima mahasiswa baru sebanyak 1.357 orang, sehingga keseluruhan mahasiswa UMRAH sebanyak 7.383 orang “, kata Syafsir.

Pada 19 Program studi sendiri, sudah terakreditasi B sebanyak 15 Program studi. Pada wisuda kali ini mahasiswa yang mendapat IPK tertinggi ialah Irwanto dari Fakultas Perikanan dan Kelautan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan MoU antara Umrah dengan Pemerintah Provinsi Kepri kemudian MoU antara Umrah dengan Universitas Terbuka.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Asisten Pekonomian Syamsul Bahrum, Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kopinda berserta para tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Dalam rangka memeriahkan pergantian Tahun Baru Islam 1440 H / 2018 M, Santriwan dan Santriwati Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) di Kabupaten Natuna, menghadiri acara Tabliq Akbar yang diselenggarakan di Masjid Al-Jamik Kelurahan Ranai Kota, Ahad, 16 September 2018.

Menurut Ketua BMG-TPQ Kabupaten Natuna Dedi Maryanto sekaligus sebagai Ketua Panitia acara Tabliq Akbar menyampaikan, Tabliq Akbar tersebut, pertama kali diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Guru (BMG-TPQ) Kabupaten Natuna.

Acara ini bertujuan agar anak -anak lebih mengenal apa itu tahun Islam. Sebab kata Dedi, tidak sedikit orang islam sendiri yang tidak tau kapan itu datangnya tahun baru islam. Inilah pentingnya kita selalu memperingati sejarah tahun baru islam, papar Dedi.

Sambung dedi, bahwa makmur suatu negeri sebab banyaknya masyarakatnya yang bersyukur, Menegakkan Sholat dan Membaca Al-quran.

“Jadi dua miliar, atau dua triliun pun uang yang digelontorkan oleh pemerintah untuk hal-hal yang bersifat duniawi, belum tentu dapat merubah nasib bangsa ini. Namun, kalau doa- doa anak-anak Sholeh dan Sholeha Insya’Allah akan dapat menembus langit dan bumi ini. Oleh sebab itu marilah kita semua menjaga anak-anak, antarkalah mereka dalam menuntut ilmu seperti menulis dan membaca Al-quran di TPQ terdekat di sekitar kita,”pesan Dedi.

Acara tersebut juga disisi oleh Ustad H. Tirta Yasa, S. Ag. Turut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Natuna Drs. Ahmad Husaen, Ketua DPRD Natuna Yusri Pandi, Ketua BMG-TPQ Kabupaten Natuna Dedi Maryanto, S. Pd.I, Wakil Ketua H. Sholat, S. Ag, Ketua BMG Kecamatan Bunguran Selatan, Agustri, Kepala serta Ustad dan Ustadzah TPQ Se- Natuna dan Ribuan Santri TPQ.

Pantauan media ini dilapangan lokasi acara berlangsung di Masjid Al-jami’ Ranai, sangat disayangkan sebab dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna ataupun perwakilan tidak nampak hadir pada acara tersebut, meskipun pihak panitia dari BMG menyebut sudah mengundang.

Sementara itu, Kepala Kemenag Ahmad Husaen, dalam sambutanya mengatakan, pihak Kemenag sangat memberikan apresiasi atas acara yang dimotori oleh BMG-TPQ Kabupaten Natuna.

Anak- anak santri TPQ ini, kata Ahmad Husen, adalah aset kita, aset orang tua yang harus kita jaga dan pelihara bersama.

“Inilah generasi penerus kita kedepan, yang akan meneruskan menjadi imam, yang akan jadi pengurus islam kedepan, bahkan yang menggantikan para pejabat yang ada saat ini,”ujar Ahmad Husaen.

Ustad H. Tirta Yasa, pada ceramahnya juga menyampaikan, untuk orang tua Santri yang hadir, akan ditanya dikubur apabila anak Adam sudah meninggal, tidak Malaikat menanyakan Eselon berapa? Apa jabatan, berapa Mobil dan berapa banyak hartamu, itu tidak ditanya sedikitpun oleh malaikat, selain amal ibadah yang engkau kerjakan di dunia. “terang Tirta.

Oleh sebab itu, marilah kita upaya kan anak – anak kita untuk menjadi anak-anak yang Sholeh dan solehah. Rajin sholat, pandai baca Al-Qur’an.

Kepada ibu dan bapak orang tua santri jangan sampai kita kalau untuk les bahasan Inggris, Komputer dan lainya kita berani bayar iuran Rp. 100 ribu. Terapi giliran bayar iyuran Mengaji di TPQ Rp. 20 Ribu, Bapak dan Ibu berat.

Bahkan nunggu 5 bulan, lansung suruh anak kita berhenti dari TPQ. Ilmu yang dipelajari anak di TPQ inilah nantinya yang akan membantu anak anak kita serta tuanya kelak dari ancaman api neraka.

Sebab selain amal ibadah kita, do’a anak Sholeh dan Sholehahlah yang diharapkan orang tua kalau sudah meninggal dunia aku,”terang ustad Titayasa. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, keberagaman jangan sampai menjadi penghalang bagi Kepulauan Riau untuk maju. Keberagaman harus dijadikan kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.

“Dengan keberagaman yang ada di Kepri, kita jadikan modal untuk membuat negeri ini semakin maju,” kata Nurdin saat menghadiri Silaturahmi Akbar Paguyuban Warga Pacitan di Lapangan PT Jeni Putra Mangsang Sei Beduk Batam, Sabtu, 15 September 2018 malam.

Tampak hadir pada silaturahmi itu anggota DPR RI H Nyat Kadir, Bupati Pacitan Indartato dan istrinya Luki Tri Baskorowati, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo dan istrinya Ny Nonok Sumbogo, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Ketua Paguyuban Warga Pacitan Alib Munirman dan masyarakat Batam asal Pacitan.

Nurdin berterima kasih dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Pacitan di Batam. Kata Nurdin, Bupati jangan khawatir, semua warga Batam dan Kepri dalam keadaan baik, guyub dan kondusif.

“InsyaAllah kami akan selalu menjaga itu. Suatu kehormatan bagi saya dapat mengayomi warga Batam asal Pacitan,” kata Nurdin.

Nurdin mengajak awal tahun baru Islam ini, agar masyarakat menjadikannya sebagai landasan dalam memacu semuanya untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi. Kebersamaan harus dipererat, meskipun berbeda beda suku dan agama.

Bupati Pacitan, Indartato mengatakan dia bangga dan terimakasih pada Gubernur Nurdin Basirun yang mengayomi dan sudi hadir di acara warga Batam asal Pacitan. Dia tak menyangka kalau perhatian dari Gubernur begitu besar pada warga asal Pacitan.

“Meskipun Kabupaten Pacitan tidak memberikan bantuan dan sumbangan dalam acara ini, kami bahagia tetap diundang dan dihargai. Terimakasih Pak Nurdin,” kata Bupati.(***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Senin | 17 September 2018 | 8:52

SERBUU!! Ramayana Cuci Gudang, Berikan Diskon hingga 70 Persen Loh!

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Hari gini masih ada yang berani memberikan diskon up to 70 persen? Datang saja ke Ramayana Department Store Tanjungpinang dan nikmati diskon gila-gilaan tersebut. Buruan bro…

Diskon akhir pekan, itulah program dari Ramayana untuk segala jenis kebutuhan. Dari pakaian hingga kebutuhan rumah dapur.

“Program besar-besaran ini dalam rangka cuci gudang. Agar masyarakat bisa mendapatkan segala kebutuhan di Ramayana dengan harga spesial,” tutur marketing Ramayana Department Store, Rosa kepada suarasiber, Sabtu, 15 September 2018.

Rosa optimis program ini mendapatkan antusias masyarakat Tanjungpinang – Bintan.

Ia menyebutnya apa yang tengah dilakukan Ramayana merupakan salah satu bentuk misi sosial.

“Masyarakat bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan anggaran terbatas. Semoga bisa membantu masyarakat,” imbuhnya.

Lantas, apa saja yang didiskon? Untuk ibu-ibu rumah tangga, ada minyak goreng 2 liter yang dijual Rp22 ribuan. Mi instan, cairan pembersih piring, deterjen, sabun mandi, shampo, tisu wajah, susu bayi juga murah banget. Mama Lemon Cair Extra Clean Pouch 800 ml misalnya, dari Rp15.800 menjadi Rp10.450. Murahnya…

Bagi yang tengah mencari aksesoris, sepatu, sandal, sepatu anak, kemeja, celana jins, baju anak dan tas, Ramayana memberlakukan diskon yang sangat menarik. Sebagai contoh, sepatu Homyped didiskon 50 persen + 30 persen, baju anak merek Hipofant bahkan didiskon hingga 75 persen.

Masih mencari diskonan lain? Catat ya, ada tshirt anak Rp50 ribu dapat dua potong, perlengkapan bayi, setelan bayi Rp100 ribu dapat tiga potong. Atau ibu-ibu juga butuh pakaian? Jins wanita merek Diesel hanya Rp100 ribu. Sementara celana kulot dan legging pun tak kalah murah habis.

Masih belum habis diskonnya, karena celana dalam pria berbagai merek dipotong harganya 40 persen, sepatu anak Rp60 ribu, tak sekolah Rp59 ribu, tas laptop merek Diesel, Palazzo dan JJ diskonnya 75 persen.

“Mari belanja ke Ramayana,” ajak Rosa. Anda pasti tertarik juga, kan? (***)

sumber:suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun senang perkembangan sepak bola di Kepri terus menggeliat. Rutinnya diselenggarakan berbagai pertandingan diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan anak-anak daerah untuk tampil maksimal sembari terus mempererat jalinan silaturahmi.

“Kemampuan anak-anak daerah kita, harus didorong agar mereka dapat menunjukan kualitas mereka hingga ke taraf nasional ,” ujar Nurdin saat penutupan turnamen sepak bola Jurnalis Cup II 2018 di Lapangan Sepak Bola Hang Lekir, Km.10, Tanjungpinang, Sabtu, 15 September 2018 sore.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih kepada Perkumpulan Sepak Bola Jurnalis yang ikut andil dalam pelaksanaan turnamen ini. Karena semua dapat ikut berperan aktif salah satunya bagi pengembangan pesepak bolaan di Kepri ini.

Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen yang dibuka pada Rabu,8 Agustus 2018 lalu, dengan sistem poin dibagi kedalam 8 grup, tidak hanya dari Kota Tanjungpinang dan Bintan, kompetisi ini juga diikuti oleh sejumlah tim dari Kota Batam, Lingga, dan Karimun. peringkat 1 dan 2 berhak lolos ke babak 16 besar hingga mencapai partai puncak, tim Mitra Singkep dan Harkam bertahan dan memainkan laga finalnya hari ini.

Sementara itu, mewakili jajaran panita pelaksana Maturnas menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu mensukseskan turnamen ini.

“Kita berharap dari turnamen-turnamen inilah lahir pesepak bola handal yang akan mengharumkan nama Kepri dimasa depan,” kata Martunas.

Pertandingan sendiri berjalan dengan sengit. Peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim saling melancarkan serangan. Tim Harkam membuka keunggulan di menit-menit awal, namun menutup babak pertama Tim Mitra Singkep menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali sama-sama bermain menyerang, Tim Harkam kembali unggul menjadi 2-1 dan hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah. Tim Harkam berhak menjadi juara mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piala yang diserahkan langsung oleh Gubernur.

Total hadiah sendiri disediakan oleh panitia sebesar Rp 70 juta, selain uang tunai, pemenang dalam turnamen ini juga mendapatkan tropi, medali, dan piagam penghargaan. Kemudian panitia juga menyediakan hadiah untuk kategori pemain terbaik serta pencetak gol terbanyak.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun bersama beberapa jajarannya menerima kunjungan tim ekspedisi jalur darat 34 Gubernur di Gedung Graha Kepri Batam , Jumat, 14 September 2018.

Kepri merupakan Provinsi ke-4 yang disinggahi Tim ekspedisi setelah memulai perjalanan dari Aceh.

Nurdin Basirun langsung mengekspose seluruh keunggulan tujuh Kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Termasuk berbagai keinginan untuk memajukan Kepri.

“Saya sangat senang Tim ekspedisi ini sudah sampai di Kepri. Mohon digali dan diekspose seluruh keunggulan Kepri ini. Sampaikan ke dunia luar bahwa Kepri ini istimewa dengan berbagai kelebihannya. Biar masyarakat tahu dan pemerintah pusat juga mendukung penuh dengan regulasinya,” kata Nurdin yang juga menjabat sebagai Korwil APPSI Sumatera ini.

Tidak itu saja, Nurdin juga meminta Tim Ekspedisi mengekpose khusus Kabupaten Bintan. Dan kalau sempat bisa mampit ke Kabupaten Anambas dan Kabupaten Natuna dengan potensi Sumber Daya Alam dan Pariwisata yang mempesona.

“Kalau sempat datanglah ke Anambas. Lihat wisata bawah air nya yang melebihi Raja Ampat. Dan potensi alam lainnya. Kepri juga kaya dengan adat budaya yang hampir ada dari seluruh provinsi di Indonesia. Kepri juga punya beragam kuliner dan produk unggulan. Industri galangan kapal juga paling bagus di Kepri. Bahkan bisa untuk pembuatan kapal perang. Semoga tim ekspedisi dengan misi yang diembannya bisa mengekspose seluruh keunggulan Kepri,” harap Nurdin.

Nurdin menambahkan sebagai Korwil APPSI Sumatera, saat ini sedang memperjuangkan undang-undang mengenai Provinsi Kepulauan. Beberapa keinginan dalam undang-undang itu, adanya regulasi dan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang berbeda untuk provinsi kepulauan.

Selain keunggulan geografis, alam dan pariwisata, Tim ekspedisi nanti nya juga akan mengeskpose potesi UKM (usaha kecil menengah) di Kepri.

Untuk hal ini Tim ekspedisi menggandeng Bukalapak. Tujuannya agar produk-produk UKM Kepri bisa dijual di Bukalapak.

Menurut Community Manager Pasar online Bukalapak Leyana Riesca Ariesta saat ini Bukalapak sudah mengadopsi penjualan tradisional sebanyak 4 juta org pelapak. Ada 50 juta pengguna dengan 13 juta pengunjung per hari atau 400 juta pengunjung perbulan.

“Target kami dalam ekspedisi ini adalah para pengusaha UKM bisa berjualan secara online dibantu oleh Bukalapak yang memiliki jumlah pengunjung jutaan tiap.bulannya. UKM tradisional bisa go digital,” tukasnya.

Ketua Tunas Muda Jatim yang merupakan ketua Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Provinsi, Kiagus Firdaus menjelaskan tujuan tim ekspedisi tersebut adalah untuk mengekspose seluruh keunggulan tiap provinsi yang tergabung kedalam Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

“Selama ini di setiap provinsi yang terekspose lebih banyak negatifnya dibanding keunggulannya. Maka dengan ekspedisi ini kita balik pemikiran masyarakat. Bahwa tiap provinsi di Indonesia itu punya banyak keunggulannya,” ungkap Kiagus.

Kiagus menjelaskan, beberapa misi yang akan mereka lakukan pada setiap provinsi yang akan dikunjungi adalah mengangkat inovasi tiap provinsi, keunggulan-keunggulan, potensi-potensi yang selama ini tidak diketahui masyatakat luas, mengenalkan sosok tiap Gubernur di tiap provinsi yang diekspose, dan membantu membranding UKM yang ada di tiap Provinsi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bappeda Kepri Naharuddin, Asisten II Syamsul Kepri, Sekretaris Dinas UKM Koperasi Kepri Faturrahman, Kabid Industri Disperindag Asniah dan beberapa jajaran lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan mulai menerapkan sistem e-Kinerja di tahun 2018 ini.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar Kepala OPD Kabupaten Bintan hendaknya dapat bekerja lebih ekstra kerja keras dan kompak guna merealisasikan capaian kinerja pembangunan sesuai dengan visi misi pemerintah daerah.

Ditambahkannya juga bahwa setiap Kepala OPD dan jajarannya hendaknya dapat ikut terjun langsung dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program.

” Dengan adanya sistem e-kinerja, kita minta mulai dari Kepala OPD dan jajaran ASN dibawahnya hendaknya dapat lebih kompak dan meningkatkan kinerja yang lebih ekstra,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan bahwa apabila masih ditemukan Kepala OPD dan jajaran dibawahnya tidak kompak dan tidak sesuai dengan capaian visi misi pemerintah daerah maka dirinya tidak akan segan-segan untuk merevisi struktur organisasi tersebut.

” Kita selalu tegaskan, bahwa penilaian berdasarkan kinerja yang sesuai dengan visi misi yang diinginkan pemerintah daerah. Kalau kinerjanya tidak sesuai , maka kita tidak akan segan-segan mengganti,” ujarnya.

E-Kinerja merupakan aplikasi elekronik yang digunakan untuk penilaian kinerja dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut sesuai dengan keinginan BKN dalam mewujudkan pelaksanaan merit system atau

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa mengatakan bahwa dengan adanya aplikasi e-kinerja, nantinya diharapkan adanya kepastian bagi para pegawai yang menunjukkan kinerja baik dengan mendapatkan apresiasi yang baik pula, Jumat, 14 September 2018.

Demikian juga sebaliknya, bagi pegawai dengan kinerja buruk mendapatkan imbalan sesuai dengan apa yang ia lakukan.

“ Mereka yang tidak kerja akan kelihatan, karena input-nya ini dilakukan sangat detail. Dia melakukan apa selama berapa jam, dan apa saja yang dilakukan tiap hari. Di situ juga terlihat SKPD mana yang pegawainya kurang atau sebenarnya lebih ” ujarnya di Kantor BKPPD.(kmg)

KEPRI

Minggu | 16 September 2018 | 9:33

Lakukan Inovasi Terhadap Pemanfaatan Lingkungan yang Sehat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan keberadaan lingkungan harus dimanfaatkan baik oleh masyarakat. Apalagi yang berkaitan dengan kapasitasnya sebagai lokasi untuk pemanfataan tanaman kesehatan.

“Kita terus melakukan inovasi terhadap pemanfaatan lingkungan yang sehat,” ujar Nurdin sesaat setelah melakukan pertemuan dengan Tim Penilai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Kementerian Kesehatan RI di Hotel Harmoni Nagoya, Batam, Jumat, 14 September 2018.

Untuk Kepulauan Riau sendiri, Kabupaten Karimun merupakan daerah yang masuk kategori baik dalam hal pengengembangan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Hal ini sudah terdata oleh kementerian dan sedang dilakukan tahap verifikasi.

Dalam perkembangannya sendiri, produk-produk tanaman obat keluarga dari Kabupaten Karimun telah membuahkan hasil dalam tingkat perlombaan di tingkat Nasional.

Nurdin berharap kemampuan ini tidak hanya dimiliki oleh Kabupaten Karimun, namun juga menyebar dan merata di seluruh Kepri dalam membangkitkan potensi pemanfaatan tanaman obat tersebut.

“Semua daerah harus dapat mengembangkan dan menghasilkan produk nya sendiri, kesehatan terjaga, kesejahteraan meningkat,” ujar Nurdin.

Pemerintah Daerah sendiri, kata Nurdin terus melakukan terobosan dan himbauan kepada masyarakat Kabupaten dan Kota untuk dapat menggerakan kemampuan dalam pemanfaatan lingkungan itu.

“Kita akan melakukan kolaborasi seperti dengan dinas pertanian, lingkungan hidup juga Tim penggerak PKK untuk ikut andil menyiapkan dan mengembangkan potensi dari kemampuan pemanfaatan lingkungan di semua daerah di Kepri,” tambah Nurdin lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana mengatakan bahwa kedatangan tim penilai dari Kementerian Kesehatan sendiri merupakan penjabaran tugas dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam rangka Pengembangan Tanaman Obat Keluarga.

“Ini penting mengingat sekarang ini harga obat semakin mahal,” kata Tjetjep.

Tjetjep melanjutkan, bahwa tujuan dari keberadaan lingkungan yang berbasis tanaman obat keluarga tersebut membuat kesadaran masyarakat lebih meningkat seiring sadar akan pentingnya lingkungan untuk terus dijaga dan dimanfaatkan dengan maksimal.

“Agar masyarakat yang sehat tetap sehat dan yang sakit bisa tersembuhkan,” lanjut Tjetjep.

Adapun Tim penilai Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes tersebut yang datang untuk melakukan penilaian adalah dr. Nur Indah, MK dan Siti Munawaroh, SKM.MK. (***)

sumber: humaskepri.id

Raih Target Juara Umum

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur Nurdin Basirun bertekad agar Kepri dapat mempertahankan dan mengukir sejarah lagi dengan kembali menjadi Juara Umum pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional pada Oktober mendatang di Kota Medan.

“Meraih juara umum bukanlah hal yang mustahil, mengingat berbagai pelatihan dan sejarah juara dari para kafilah yang sudah sering diraih di berbagai perlombaan,” ujar Nurdin saat meninjau pelaksanaan simulasi penampilan peserta MTQ XXVII di Quran Centre, Sekupang, Batam, Jum’at, 14 September 2018.

Untuk itu Nurdin berharap dengan kegiatan simulasi yang dilakukan ini dapat mengukur kemampuan yang telah terbina selama ini serta dengan tetap menjaga kebersamaan, kekompakan saling mendukung antar sesama pelatih dan kafilah, dan juga jaga selalu kesehatan.

“Kekompakan sesama kafilah akan menjadikan tim kita kuat dan menggapai juara umum dengan sangat mudah insyaallah,” lanjut Nurdin.

Menurut Nurdin meskipun hasil dari simulai yang telah terbukti baik namun juha perlu kembali mematangkan dan menguatkan mental.

“Dengan adanya kegiatan ini saya yakin para kafilah semakin matang persiapannya, insyaallah Kepri bisa mendapatkan yang terbaik dalam mengikuti MTQ nasional nanti,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Direktur Quran Centre, Mahadi Rahman, mengatakan, kegiatan simulasi ini bertujuan untuk membuat para peserta seolah sudah mengikuti perlombaan sesungguhnya.

Sebanyak 56 orang qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassiroh, dan kaligrafi dari kabupaten/kota di Kepri telah dibina. Pembinaan dipusatkan di Quran Center Provinsi Kepri di Batam.

”Para kafilah inilah yang kita persiapkan dari Kepri untuk mengikuti MTQ Nasional ke XXVII di Medan nanti, dari simulasi ini kita bisa menilai semua peserta sudah sempurna dan bisa diharapkan mendapat juara,” ujar Mahadi.

Kegiatan simulasi peserta ini dilaksanakan dari pagi sampai sore. Mereka langsung ditampilkan satu per satu sesuai jenis lomba yang diikuti nanti di MTQ Nasional dan langsung mendapat penilaian dari tim dewan juri.

“Dari simulasi ini kita bisa menilai semua peserta sudah sempurna dan bisa diharapkan mendapat juara,” lanjut Mahadi.

Turut mendampingi Gubernur saat meninjau kegiatan simulasi para kafilah Kepri diantaranya KH. Azhar Hasyim selaku ketua tim kafilah Kepri, perwakilan dari Kanwil Kemenag Kepri dan Kabiro Humas Protokol dan Penghubung Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mendukung penuh pengembangan ekowisata di sejumlah hutan produksi lestari di pulau pulau potential di Kepri. Apapun program untuk meningkatkan ekonomi daerah, harus didukung dengan maksimal. Tapi, Jakarta diminta juga memberi dukungan penuh, apalagi terkait perizinan di kawasan hutan produksi tersebut.

“Saya siap ikut turun ke lapangan mendampingi Tim Kementerian, terutama untuk meninjau potensi potensi wisata yang ada di Kepri. Sekarang masih banyak hutan produksi di lokasi wisata kita yang agak terkendala dalam hal perizinan,” kata Nurdin saat menerima Team Leader to Accelerate Ecotourisme Development Kementerian Pariwisata RI, di Istana Kota Piring Perkantoran Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 12 September 2018 malam.

David Makes, Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan mewakili Kemenpar dan Johan Direktur Usaha Jasa Lingkungan dan Hasil Hutan Bukan Kayu Hutan Produksi dari Kementrian LHK tersebut datang bersama sejumlah anggota dan bakal menggelar Focus Discusion Group (FGD) dengan mengundang calon investor di Batam. Nurdin pada pertemuan itu didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum.

Nurdin berpesan kepada tim untuk mengajak serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup ikut serta ke Kepri. Agar semua bisa diakselerasikan lebih cepat untuk pengembangan ekowisata.

Menurut Nurdin, apa yang disampaikan pihak kementerian pariwisata sudah sejalan dengan konsep pengembangan kepariwisataan di Kepri. Pemprov Kepri pun sangat fokus dalam mengembangkan sektor ini.

Segera perizinan untuk sektor ini ikut dibantu dipercepat. Apalagi, banyak pulau di Kepri yang memiliki potensi tersendiri untuk pengembangan wisata.

“Kita punya 2.408 pulau, banyak yang punya pesona untuk pariwisata,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, soal lokasi terbaik, dunia sudah mengakuinya. Seperti Pulau Bawah atau kawasan-kawasan lainnya. Malah, beberapa temlat disanding dan dibandingkan dengan Maldives.

Pada Agustus lalu, misalnya, Nurdin mengunjungi sejumlah pulau yang sedang dikembangkan untuk daerah tujuan wisata baru. Para investor, sudah tidak ragu lagi untuk berinvestasi di bidang pariwisata. (***)

sumber: humaskepri.id

Gubernur Pimpin Rapat Peresmian Proyek Strategis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa dalam peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri Tahun 2018 harus menampilkan rangkaian acara dengan maksimal, apalagi didalamnya terdapat peresmian sejumlah proyek.

“Tampilkan hasil pembangunan tersebut dengan maksimal dan terkonsep,” ujar Nurdin saat memimpin rapat persiapan peresmian proyek-proyek strategis dan agenda hari jadi Provinsi Kepri di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 13 September 2018.

Nurdin menyarankan agar dalam tampilan market pembangunan nantinya bukan hanya menampilakn keadaan saat ini. Namun, harus jabarkan pula perencanaan kedepan akan menjadi seperti apa hasilnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menyarankan agar dalam menampilkan audio visual nantinya mencari angel yang tepat.

“Supaya terlihat dengan jelas kondisi yang telah dan akan dibangun,” ujar Arif.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aries Fhariandi dalam paparannya mengatakan bahwa dalam peresmian proyek strategis tersebut akan di bagi dalam 3 rincian yakni: Groundbreaking, Peresmian/ Launching dan Ekspos Proyek yang sedang berjalan.

Grondbreaking yang akan diekspos adalah proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 di Tanjungpinang.

Pertama kita tandai dengan pemencetan tombol di Gedung Daerah kemudian langsung meninjau lokasi dan ditandai dengan pengerukan pasir,” papar Aries.

Kemudian Aries melanjutkan dalam peresmian/launching ada 8 kegiatan yang telah selesai antara lain: Jalan Pusat Pemerintahan Provinsi di Pulau Dompak, Jalan Bukit Leman dan Trans Batubi di Natuna, Jalan Coastal Area Karimun, Peresmian Kantor KEK Galang Batang di Bintan, Pembangunan Gedung Rawat Inap Instalasi Jiwa Kelas III Di RSUD Provinsi Kepri di Bintan dan Pengadaan alat Cathlab Angiography di RSUD Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Peresmian sendiri ditandai dengan menampilkan market secara audio visual,” lanjut Aries.

Lalu pada proyek berjalan, dari data yang telah di rangkum ada sebanyak 23 paket proyek besar yang akan di tampilkan, antara lain seperti: Pembangunan USB SMAN 5 Karimun, USB SMAN 24 Batam, Lapangan Sepak Bola Terbuka di Dompak, Peningkatan Jalan Trans Batubi – Kelarik di Natuna, Pengembangan Masjid Baiturrahman Karimun, Peningkatan Jalan Lintas Barat Arah Uban, Peningkatan Jalan Temburun Pasir Peti di Anambas dan Pelabuhan Pelantar I dan II.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kadis Kelautan Eddy Sofyan, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail, Kadis Energi dan SDM Amjon, Kadis Pertanian Ahmad Izhar, Kabiro Pemerintahan Haryono, Kabiro Hukum Heri Mokhrizal dan Kabiro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada orang tua agar dapat membimbing anak-anak mereka menjadi pribadi yang baik. Apalagi dengan berlandaskan keislaman yang kuat serta berpegang teguh pada pedoman hidup yakni Alquran agar mendapat masa depan terbaik untuk pribadi, agama, bangsa dan negara.

“Kami titip anak-anak kami, beri laluan, antar mereka ke gerbang keberhasilan itu,” pesan Nurdin dalam acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di Masjid Baiturrahim, Desa Berakit, Kabupaten Bintan, Rabu, 12 September 2018 malam.

Memperingati tahun baru islam sendiri menurut Nurdin merupakan waktu yang tepat bagi umat untuk menegaskan, bahwa inilah waktu yang tepat untuk dirayakan, bukan malah latah memeriahkan hari lain yang malah tidak memiliki manfaat yang tidak berarti.

“Karna Inilah pakaian kita, tahun baru kita yang harus dirayakan dengan senantiasa intropeksi menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tegas Nurdin.

Untuk itu Nurdin menambahkan bahwa pada perayaan tahun baru islam inilah dijadikan ajang untuk mengintropeksi diri tentang apa-apa saja yang telah dilakukan selama hidup.

“Yang baik kita tingkatkan yang buruk kita tinggalkan,” tutup Nurdin.
Sementara itu, Kepala Desa Berakit Adnan merasa senang sekaligus terkejut ketika mendengar bahwa Gubernur bersedia hadir dalam acara peringatan tahun baru islam di Berakit.

“Alhamdulillah ditengah kesibukan bapak bisa berkenan hadir bersama kami masyarakat Desa Berakit,” ujar Adnan.

Adnan melanjutkan bahwa dalam menyambut tahun baru islam, Desa Berakit tidak hanya memperingati nya dalam satu malam saja.

“Kita akan merayakan beberapa hari dari masjid ke masjid,” lanjut Adnan.

Dikesempatan ini Kades juga berkeluh kesah, salah satunya tentang kondisi jalan Desa menuju menara lampu Suar. Dimana menara tersebut menandakan semenanjung berakit tanda nya alur lintas pelayaran internasional dan perbatasan dengan East Out Port Limit (East OPL).

“Karna Pak Gubernur sudah datang, Boleh lah kami meminta kepada Bapak untuk buatkan jalan aspal internasional ini,” pinta Adnan.

Pada kesempatan tersebut juga diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Raja Sofyan yang bercerita tentang intisari dari tahun baru.

Yang mana dalam tausiyahnya beliau mengatakan bahwa perbedaan terletak pada pergantian tahun masehi yang selalu meriah dan antusias bertumpah ruah untuk merasakannya. Padahal yang harus umat islam meriahkan adalah pergantian tahun 1 muharram dengan mengisi berzikir, sholawat dan mengaji berjemaah.

“Hai nak jangan main di pantai, jangan berlari-lari di luar, ini kan 1 muharram, jangan yang salah itu menjadi kebiasaan,” ujar Ust Sofyan.
Ustadz Sofyan melanjutkan, bahwa dalam menjalankan kehidupan selalu lah ingat akan akhirat, jadikan kesempurnaan hidup dengan bekal akhirat sebanyak-banyak nya.

“Umat islam bila lelah, terluka ataupun sakit selalu lah menyebut Alhamdulillah. InshaAllah kita akan dijauhkan dari api neraka,” tambah Ustadz lagi.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Kepala Dinas Kelautan Eddy Sofyan, Kepala Biro Humprohub Nilwan, Tokoh Masyarakat Endi Maulidi beserta masyarakat Desa Berakit. (***)

sumber: humaskepri.id

KEPRI

Kamis | 13 September 2018 | 8:49

Nurdin: Racik Obat yang Terjangkau Rakyat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mempromosikan pesona wisata Kepri kepada 1.851 peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Rakernas Hisfarsi se-Indonesia yang sedang berada di Batam.

Di sela-sela rapat kerja dan pertemuan ilmiah, pesona Kepri harus dijelajahi.

“Wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja, banyak di sini. Bolehlah dimanfaatkan waktu di antara pertemuan dan rapat kerja,” kata Nurdin saat membuka PIT dan Rakernas Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (Hisfarsi) di Hotel Harmoni One, Batam, Rabu, 12 September 2018.

Sebelum bercerita tentang pesona Kepri, Nurdin berpesan tentang pentingnya peran apoteker dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Karena obat yang tepat, membuat pasien cepat sembuh.

“Saya akan terus memberi dorongan agar penyedia obat bisa menghasilkan kebutuhan yang terjangkau rakyat untuk cepat sehat,” kata Nurdin.

Peserta Rakernas dan PIT kali ini mengalami jumlah terbanyak dari acara sebelumnya. Sampai pembukaan, tercatat ada 1.851 peserta yang sudah meregistrasikan diri di panitia.

Menurut Nurdin, jika pun harus menyebrang dari Batam, di Bintan, dengan pesona Lagoinya juga menyajikan kawasan wisata yang indah. Sebelum rakernas berakhir, Nurdin mengajak untuk menikmati wisata Kepri.

Menu makanan yang enak-enak, kata Nurdin, juga banyak. Apalagi dengan kesegaran seafood sehingga menggugah selera.

Karena itu, dengan bercanda, Nurdin mengatakan Kepri siap menjadi tuan rumah kembali Rakerna dan PIT jika tak ada daerah yang mau.

Untuk wisata MICE, Kepri memang menyediakan tempat-tempat yang representatif.

Pada kesempatan itu, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana, dan sejumlah FKPD Provinsi Kepri.

Sebelumnya, Sekjen Hisfarsi Elrisma Andalusia mengatakan dalam era digitalasasi pelayanan kesehatan harus disambut dengan positif. Para apoteker harus bekerja secara hebat dan profesional.

“Kita harus membenahi layanan dan meningkatkan kemampuan. Kita perlu terus maju dan berubah,” kata Andalusia.

Menurut dia, para apoteker harus meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi segala kebutuhan dan perkembangan saat ini.

Pihaknya pun akan selalu berupaya meningkatkan kemampuan apoteker rumah sakit.

Nurul Falah, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia menekankan tentang pentingnya pelayanan informasi obat kepada pasien dan harus dijalankan dengan baik. Tantangan era sekarang harus dijawab dengan apoteker yang praktiknya profesional. (***)

sumber: humaskepri.id

 

TANJUNG PINANG

Rabu | 12 September 2018 | 13:17

Upaya Penguatan Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto, S.Sos, MM menghadiri Focus Group Discusion (FGD) dengan tema ‘Quo Vadis Gubernur Wakil Pemerintah Pusat’ di Mahligai ballroom Horel Arya Duta, Pekan Baru, Senin, 10 September 2018.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh staf khusus Wakil Presiden bidang Hukum dengan tujuan untuk menguatkan kembali peran gubernur sebagai pemerintah pusat di daerah. Dengan jabatan strategis yang diemban, gubernur diharapkan senantiasa mampu menjalankan fungsi koordinasi dan memfasilitasi berbagai persoalan yang muncul.

Usai menghadiri kegiatan ini, wakil Gubernur Kepri Isdianto mengatakan bahwa kegiatan ini cukup bagus karena berusaha mengingatkan kembali Pemerintah Provinsi untuk selalu menjaga koordinasi dan memfasilitasi setiap problem yang muncul.

Adapun pada intinya Pemerintah pusat berusaha mencari masukan-masukan dari Pemda terkait apapun yang menjadi problem di daerah.

“Artinya satu sama lain agar saling mendukung, agar tidak jalan sendiri-sendiri. Dengan semakin kuatnya peran pemerintah daerah sebagai wakil pusat, maka semua program pusat akan terintegrasi ke daerah. Sebaliknya, semua persoalan yang ada di daerah akan sampai ke pusat,” kata Isdianto.

Pada kesempatan ini hadir Gubernur Riau Ir.H. Arsyadjuliandri Rachman, MBA. Dia mengatakan bahwa melalui FGD ini Pemerintah pusat sedang berusaha mengumpulkan berbagai masukan dari pemerintah Provinsi sebagai upaya penguatan peran Pemda untuk wakil Pemerintah pusat.

“Untuk perkuat posisi Gubernur sebagai perwakilan pusat. Disisi lain, penguatan gubernur sebagai wakil pusat, berupaya mendukung efektifitas penyelenggaranaan daerah serta dapat memperkuat pengembangan ekonomi daerah. Itu yang dibahas dalam FGD ini,” kata Arsyadjuliandri.

Dengan adanya FGD ini, Arsyadjuliandri berharap pencapaian pemerintah yang betul-betul akuntabel dan juga berintegritas. Melalui FGD ini akan bisa melengkapi kekurangan yang ada di dalam rangka penguatan posisi gubernur sebagai perwakilan pusat.

Adapun sebagai pengantar pembukaan FGD yang dibacakan oleh prof. Dr. Satya Arianto selalku staff khusus Wapres RI bidang Hukum. Dia menyampaikan

bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin staff khusus wapress, dan tahun ini merupakan yang ke-2 diselenggarakan.

“Semua hasil diskusi akan kami sampaikan ke pejabat terkait di pusat nantinya. Ini yang kedua dilakukan dalam rangka menguatkan otonomi daerah serta disentralisasi. Kita semua berharap untuk Indonesia demokratis, adil dan sejahtera. Bahwa Gubernur tidak hanya berkuasa atas daerahnya saja. Namun tugas dan tanggungjawabnya juga adalah sebagai perpanjangan tangan presiden,” ujarnya.(***)

sumber: humaskepri.id

KEPRI

Rabu | 12 September 2018 | 12:17

Ritual Doa Bersama untuk Kebaikan, Teruslah Dilakukan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun ingin tradisi doa bersama dan tolak bala di kampung-kampung di Kepri terus dilaksanakan.

Hal-hal baik untuk membawa kebaikan bagi daerah, harus saling dukung.

“Kita memelihara kebaikan untuk menolak hal-hal negatif baik yang halus maupun kasar supaya tidak terjadi di negeri ini.

Ritual doa bersama untuk kebaikan, teruslah dilakukan,” kata Nurdin saat menghadiri Doa Bersama Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah di Bukit Batu Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Selasa, 11 September 2018.

Sebelum menghadiri doa menyambut tahun baru, Nurdin terlebih dahulu melaksanakan Safari Subuh di Masjid Al Hasanah’ Kijang Kota, Kabupaten Bintan. Di sini Nurdin berkisah tentang hijrah yang dilakukan Rasulullah.

Nurdin pun mengajak masyarakat untuk berhijrah ke arah yang semakin baik.

Hijrah menuju Indonesia yang semakin tentram dan damai. Keindahan alam dan keberagaman yang hingga 740 suku ini harus semakin baik dan damai.

Soal kenduri menyambut tahun baru, Nurdin mengajak semua untuk menjaga keindonesiaan yang semakin rukun dan sejahtera. Rayakan pergantian tahun dengan terus menebar kebaikan. Nikmati dengan terus bersyukur dan memohon segalanya kepada Allah.

Dalam syukuran tersebut, masyarakat bersama- sama membuat makanan. Ada juga yang membawa makanan masing-masing dari rumah untuk disantap bersama di laman acara biasa diselenggarakan.

Gubernur juga tampak bercengkrama dan berbaur bersama masyarakat untuk membagi-bagikan makanan yang sudah disajikan oleh panitia setempat.

Dalam kesempatan ini, hadir juga tokoh pejuang sentar pembentukan Provinsi Kepri H Huzrin Hood dan warga yang sangat tumpah ruah dari masyarakat bukit batu teluk bintan, yang bersama sama berdo’a. Doa dipimpin Ustaz Sulaiman.

Di awal tahun ini, Nurdin kembali menggelorakan semangat gotong-royong dan kebersamaan masyarakat. Harus saling bahu membahu untuk pembangunan negeri ini.

“Dari awal hijrah inilah menjadi ujung tombak terbentuknya kekompakan umat islam untuk bersatu padu”, tambah Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun dan Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budho Revianto mengajak masyarakat menyambut tahun baru Islam dengan terus memperbaiki diri menjadi semakin baik. Bersama-sama mewujudkan prestasi untuk kebanggaan negeri. Juga membuat negeri ini semakin nyaman dan damai.

“Perbaikan dalam diri tersebut dituangkan dalam torehan prestasi apapun peran yang kita dapatkan,” ujar Nurdin dalam acara Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 10 September 2018 malam.

Tabligh Akbar dengan penceramah Syeikh Al Jaber dipadati masyarakat Kepri.

Selain Gubernur dan Kapolda, hadir juga Kajati Kepri Asri Agung Putra, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno, Wakil Gubernur H Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua DPRD Kepri Husnizar Hood, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Penasihat TP PKK Kepri Hj Noor Lizah Nurdin, Danlanud RHF Kolonel Pnb M Dadan Gunawan, Ketua BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Wali Kota Tanjungpinang Terpilih H Syahrul beserta tamu undangan lainnya.

Nurdin menyebutkan, bahwa semua elemen memiliki peran dalam pembangunan. Untuk itu, selain meningkatkan prestasi di bidangnya masing-masing, menjaga persatuan juga wajib bagi seluruh masyarakat dalam lingkup NKRI.

“TNI-Polri bersama masyarakat kuat dan tak terkalahkan, ini harus terus kita pertahankan,” kata Nurdin.

Hal ini sejalan dengan tema yang diambil yakni “Hijrah sebagai momentum prestasi, persatuan dan persaudaraan dalam mewujudkan Indonesia damai”. Nurdin yakin kebersamaan yang terus dipupuk saat ini menjadi kunci suksesnya bangsa, menjaga dan mengharumkan namanya.

Kepada Seluruh masyarakat yang hadir Nurdin menghimbau untuk dapat menyerap dengan sungguh-sungguh ceramah yang disampaikan.

“Semoga dari ceramah yang didapat menjadikan tambahan bekal untuk menjalankan kehidupan kita ke depan lebih baik lagi,” tutup Nurdin.

Sementara Itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan bahwa perayaan tahun baru Islam ini layaknya dijadikan patokan untuk berkomitmen dalam memperbaiki diri. Apalagi di tengah dinamika lingkungan persatuan harus terus dijaga dengan baik demi persatuan NKRI.

“Mari kita bersama mewujudkan Indonesia yang damai,” kata Andap.

Dalam kesempatan ini Irjen Andap juga mengenalkan dirinya secara pribadi yang mana sejak satu bulan yang lalu dirinya diberi amanah untuk menjabat sebagai Kapolda Kepri yang baru.

“Saya mohon dukungan dan kerjasama semua pihak dalam menjalankan tugas di Kepri,” kata Andap.

Dalam ceramahnya, Syeikh Ali membahas tentang kedamaian NKRI. Hal tersebut merupakan nikmat aman yang diberikan Allah SWT. Nikmat aman tersebut harus terus dijaga dan dipertahankan agar Allah senantiasa meridhoi.

“Peringatan tahun baru Islam diharapkan menjadikan refleksi bagi kita untuk dapat menjadi lebih baik lagi, Terutama dalam menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI, itu merupakan tugas bersama seluruh masyarakat, ayo kita jaga nikmat yang Allah berikan itu,” kata Syeikh Ali.

Begitupun dengan kehidupan sehari-hari, Syeik Ali mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk terus memperbaiki diri terutama hal-hal yang kecil.

“Dimulai dari hal yang kecil terlebih dahulu, perlahan kita perbaiki agar kedepan semakin baik,” lanjut Syeikh Ali. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pulau Pejantan di Desa Mentebung jadi sorotan setelah muncul kesaksian Budi Sahrul seorang pegawai BP3TI Kominfo Bintan, yang mengungkap butuh waktu 8 jam perjalanan transportasi laut ke Pulau Tambelan.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan bahwa keberadaan pegawai BP3TI tersebut merupakan akses dari Pemkab Bintan yang menginginkan adanya pembangunan tower disana guna membuka keterisolasiran beberapa pulau-pulau yang memang akses komunikasinya sangat sulit dijangkau.

” Bertahun-tahun lamanya memang beberapa pulau di Kecamatan Tambelan sangat sulit akses komunikasinya, termasuk Pulau Pejantan. Untuk itulah, disana kita gagas pembangunan tower komunikasi melalui BP3TI Kominfo serta program Manggoes Sky agar beberapa permasalahan sosial yang bertahun-tahun lamanya terjadi sebelum ini secara bertahap akan kita selesaikan dengan akses komunikasi yang lebih cepat,” ujarnya singkat

Sementara itu, Camat Tambelan Hidayat ZA mengungkapkan bahwa sesuai dengan instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dimana dalam waktu dekat pemerintah daerah akan segera membangun musholla disana. Keberadaan mushola juga sebagai jawaban atas pengentasan masalah sosial kepada penduduk pulau yang terdiri dari 40 orang jiwa/14 KK.

” Pemerintah daerah Kabupaten Bintan melalui pemerintah desa dan masyarakat nantinya secara bersama-sama akan segera membangun mushola disana, hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Bintan baru-baru ini ” ujarnya

Selain pembangunan musholla, pemerintah desa juga merencanakan untuk menempatkan guru ngaji yang nantinya akan menetap tinggal disana. Hal tersebut menurutnya sebagai bagian dari keberlangsungan terhadap pengetasan masalah sosial tersebut.

” Hasil koordinasi nanti akan ada guru pendidikan dan guru ngaji yang akan menetap disana. Guru SD untuk menunjang pendidikan dimana sarana sekolah sudah kita bangun sejak tahun 2017 yang lalu, dan guru ngaji dengan sarana musholla yang akan kita bangun tahun 2018 ini juga ” tutupnya. (kmg)

KEPRI

Selasa | 11 September 2018 | 10:14

Makin Cepat, Makin Bagus, DPR Usahakan Selesai Tahun Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan H Nurdin Basirun menyambut baik komitmen DPR RI untuk mengesahkan RUU Daerah Kepulauan sebelum tahun berganti.

DPR RI yang sudah membentuk Pansus RUU Daerah Kepulauan ingin kerja mereka cepat selesai.

“DPR bertekad menggolkannya tahun ini. Ini juga untuk penguatan Poros Maritim yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” kata Nurdin usai melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah di ruang kerjanya, Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Nurdin, dalam pertemuan itu didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum dan Karo Humas Protokol Penghubung Nilwan.

Fahri Hamzah, dalam pertemuan itu, berjanji akhir tahun ini disahkan. Menurut Fahri pengesahan RUU Daerah Kepulauan merupakan pemenuhan janji pemerintah, dengan poros maritimnya. Dengan demikian, ada platform pemerintah dalam memperjuangkan keadilan bagi daerah kepulauan.

“Makin cepat, makin bagus,” janji Fahri.

Menurut Fahri, UU ini akan menjadi dasar Indonesia sebagai wilayah maritim.

Untuk percepatan itu, Fahri minta Nurdin sebagai Ketua BKS untuk intensif melakukan lobi-lobi ke Jakarta. Baik ke Pemerintah Pusat maupun ke DPR RI. Dalam waktu singkat pun, Pansus segera berkunjung ke delapan Provinsi Kepulauan yang terbagung dalam BKS.

“Manfaatkan momentum ini dengan cepat,” kata Fahri.

Nurdin, memang segera mengumpulkan para gubernur dalam BKS. Mereka di antaranya dari Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Bagi Nurdin, perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan ini muaranya memang untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dukungan dan doa masyarakat diharapkan Nurdin untuk kelancaran dan kecepatan pengesahan ini.

“Sahnya UU Daerah Kepulauan ini akan semakin mempercepat kemajuan provinsi kepulauan dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Nurdin.

Pekan lalu, Pimpinan Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Daerah Kepulauan. Anggota DPR RI Edison Betaubun (F-Golkar) terpilih menjadi Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan. Selain Edison, ada juga Mercy Chriesty Barends (F-PDI Perjuangan), Wenny Warouw (F-Gerindra) dan Amir Uskara (F-PPP) dalam Pansus. Selain penetapan pimpinan Pansus, disepakati pencalonan wakil rakyat dari provinsi yang tergabung dalam BKS Provinsi Kepulauan untuk duduk di panitia khusus.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang ke-73 di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lantamal lV, Senin, 10 September 2018.

Peringatan upacara tersebut dihadiri Wadan Lantamal IV, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Karumkital Dr. Midiyato Suratani, Komandan Wing Udara 2, Komandan Lanudal TPI serta diikuti seluruh personel Lantamal IV mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil serta Yonmarhanlan IV TPI dan Pramuka Saka Bahari dan Purnawiran TNI AL yang berada di Tanjungpinang.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danlantamal IV antara lain mengatakan, pelaksanaan upacara hari ini memiliki arti yang sangat penting bagi TNI Angkatan Laut, karena berdasarkan fakta sejarah pada tanggal 10 September 1945 merupakan tonggak berdirinya TNI Angkatan Laut yang kita cintai dan banggakan ini.

Selanjutnya menurut Kasal perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis dewasa ini, memilki implikasi yang cukup signifikas dalampenyelenggaraan pertahanan Negara. Kecenderungan lingkungan strategis semakin sulit diprediksi kerena ketidakteraturan dan ketidakstabilan.

Dinamika yang perlu dicermati dalam kurun waktu lima tahun kedepa diantaranya pertumbuhan ekonomi yang berimplikasi pada perkembangan kekuatan militer khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Dinamika ini sangat mempengaruhi pola dan bentuk ancaman yang semakin kompleks dan mulitidimensional, berupa ancaman militer, ancaman non militer dan ancaman hibrida yang dapat dikategorikan dalam bentuk ancaman nyata dan belum nyata.

Oleh karena itu, menjadi TNI Angkatan Laut yang professional dan mendukung Alutsista modern merupakan keniscayaan untuk menghadapi dinamika ancaman tersebut.

Dalam upacara tersebut Danlantamal IV juga menyematkan dan memberikan piagam tanda jasa Satya Lencana Kesetiaan 8, 16 dan 24 tahun kepada tiga orang perwakilan personel dari Lantamal IV berpakangkat Tamtama dan Bintara.

Sebelum pelaksanaan upacara peringatan di Mako Lantamal IV, masih dalam rangkain peringatan Hari Jadi TNI Angkatan Laut ke-73 tahu8n 2018, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bakti Tanjugpinang yang dihadiri Wadan Lantamal IV, para pejabat Lantamal IV, Ketua beserta Pengurus Korab IV DJA I dan diikuti seluruh personel baik militer maupun PNS Lantamal IV.

Kegiatan ziarah tersebut diawali dengan peletakan karangan bunga, penghormatan kepada arwah pahlanwan mengheningkan cipta dan berdoa diakhir dengan tabur bunga di pusara para pahlawan yang dilakukan Danlantamal IV dan seluruh peserta ziarah. (kmg)

KEPRI

Senin | 10 September 2018 | 11:17

Pulau Duyung yang Mempesona Pengunjung

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun semakin ingin menggeliatkan potensi wisata Kepri. Banyak destinasi yang sudah terekspose dan masih tersembunyi yang harus segera digarap. Sektor ini harus dapat ruang seluas-luasnya untuk masuknya investasi.

“Investor semakin yakin dengan potensi pariwisata Kepri. Banyak pulau yang mempesona, seperti Pulau Duyung, Kabupaten Lingga ini,” kata Nurdin, dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah pulau di Kabupaten Lingga, Sabtu, 8 September 2018.

Di sela aktivitasnya, Nurdin menikmati betul indahnya pantai di Pulau Duyung. Garis pantai yang panjang dan suasana yang alami serta pemandangan yang bagus, lokasi ini tidak kalah saing dengan Benan Kabupaten Lingga.

Menjelang petang, dari sisi pantai tanda-tanda sunset pul mulai terlihat. Di sisi kiri gunung Daik. Kondisi laut nya yg tenang dan jernih sangat cocok untuk berbagai permainan air laut.

“Besok saya bawa kawan kawan pengusaha main jetski ke Pulau Duyung. Pulau ini sangat menjual apalagi dari Batam cuma satu jam,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, pariwisata dapat menggerakkan ekonomi Kepri. Untuk wisata bahari, Kepri punya banyak keunggulan. Karena itu, segala potensi harus dimunculkan.

Nurdin mengatakan, akam segera melakukan pembenahan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan dermaga pelabuhan. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Lingga untuk segera mengembangkan sektor pariwisata.

“Pak Kades Pulau Duyung tolong dijaga dan dan lestarikan alam maupun lingkungan serta mengingatkan kepada generasi penerus akan aset besar ini,” kata Nurdin.

Di Pulau Duyung, Nurdin juga menghadiri “Turnamen Sepak Bola Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke 73 Tahun 2018 Desa Pulau Duyung”. Turnamen ini untuk mencari dan mengembangkan bakat pemuda dalam bidang olahraga khususnya sepak bola dan menjalin persaudaraan antar sesama tim maupun para supporter.

Turnamen Sepak Bola Desa Pulau Duyung tahun 2018 diikuti oleh 64 tim yang berasal dari Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan dan Kota Batam. Pertandingan ini akan berakhir pada 7 Oktober 2018.

“Tumbuh dan kembangkan semangat kebersamaan dan sportifitas dalam melaksanakan setiap even olahraga sehingga lahirnya bibit-bibit olahraga yang unggul dan mampu bersaing,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan agar kegiatan ini sebagai agenda tahunan sehingga bisa memupuk silaturahmi dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Pemerintah akan melakukan pembenahan disetiap lapangan sepak bola seperti membangun tribun untuk kenyamanan dalam menyaksikan pertandingan.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto berharap, hadirnya Kantor UPT BKN Batam bisa memudahkan urusan kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN). Semua yang berhubungan dengan administrasi kepegawaian sudah bisa dilaksanakan di sini.

“Tentu ini akan memberikan keuntungan dan kemudahan bagi seluruh ASN yang ada di Kepri. Karenanya, manfaatkan benar-benar keberadaan UPT BKN Batam ini dengan sebaik mungkin,” kata Isdianto saat meresmikan Kantor Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Bersama Pemko Batam, Jum’at, 7 September 2018.

Menurut Isdianto, Pemerintah Provinsi Kepri sangat mengapresiasi hadirnya Kantor UPT BKN Batam. Karena keberadaanya akan memperpendek rentang urusan kepegawaian.

Para pegawai tidak perlu lagi harus ke Pekanbaru atau Jakarta untuk mengurus berkas kepegawaian.

Nantinya semua pemerintah daerah di Provinsi Kepri, dipersilakan memanfaatkan keberadaan UPT BKN Batam. Mulai untuk keperluan tes ujian kompetensi berbasis pegawai hingga assesment senter. Karena semua bisa dilaksanakan di sini.

Sekretaris Utama BKN Supranawan Yusuf menyatakan, hadirnya satu UPT BKN dalam satu wilayah kerja, diharapkan bisa mengoptimalkan hambatan kerja yang selama ini ada. Misalnya kebutuhan tandatangan kantor regional, cukup kepalanya yang datang ke sini. Tak perlu banyak petugas kepegawaian daerah datang ramai-ramai ke Pekanbaru.

Ditambahkan Supranawan, sebagai kantor UPT BKN ke-15 secara nasional dan yang ke dua setelah UPT BKN Padang untuk Regional 12 Wilayah Pekanbaru, keberadaan UPT Batam harus dimanfaatkan benar-benar ASN di Kepri.

Supranawan menceritakan bagaimana, BKN sejauh ini terus memperbaiki sistem yang ada. Mulai dari rekruitmen pegawai, ujian bagi setiap calon pegawai dengan berbasis sistem Computer Assited Tes (CAT).

“Itu semua dalam rangka menghasilkan ASN yang kompetensi. Dan ini benar-benar sudah dirasakan manfaatnya. Tepatnya sejak tahun 2014 yang lalu. Dimana kita mendapatkan pegawai yang betul – betul berkompetensi,” tegasnya.

Adapun Kepala Regional 12 BKN Pekanbaru Andrayati menjelaskan, meski UPT BKN Batam baru di buka tepatnya di Lantai 5 Gedung Bersama Pemko Batam, tapi tahun ini Insha Allah sudah siap melakukan seleksi ASN Tahun 2018. Mengingat UPT BKN Batam keberadaanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung layaknya Kantor Regional.

Saat ini kantor UPT BKN Batam dilengkapi dengan 55 computer untuk CAT. Juga ada laboraturium CAT, ruang Assesment center, ruang monitoring, ruang administrasi hingga ruang Kepala UPT BKN.

Ditambahkan Andrayati, semua fasilitas yang ada tersebut semuanya bisa dipakai untuk keperluan pegawai. Mulai ujian berbasia CAT, analisa kebutuhan pegawai, pendidikan dan pelatihan pegawai, promosi jabatan hingga mengetahui hasil kompetensi pegawai.

Andrayati juga mempersilahkan pihak swasta untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki UPT BKN Batam ini, jelasnya. Adapun Walikota Batam Muhammad Rudi mengapresiasi diresmikannaya Kantor UPT BKN Batam.

Meski tahap awal ini kantor masih pinjam pakai, jangan kuatir, selama belum memiliki kantor sendiri, silahkan tempati saja, jelas Muhammad Rudi yang juga merasa bangga karena ASN hasil seleksi saat ini, semua orang-orang berkompeten di bidangnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, sejarah kelautan yang panjang di Kepri harus dirasakan terus nuansanya hingga saat ini. Kejayaan para pahlawan Kepri, terutama yang memanfaatkan luasnya lautan diharap semakin membangkitkan nasionalisme generasi muda.

“Karena itu Pemprov ingin mendirikan Museum Bahari. Banyak manfaat kehadiran museum itu. Termasuk untuk mendukung kepariwisataan,” kata Nurdin, usai menghadiri Silaturahmi Zuriat dan Budaya di Taman Khazanah Melayu, Istana Kampung Gelam, Singapura, Jumat, 7 September 2018.

Dari kunjungannya itu, Nurdin mengatakan, tampak kejayaan Kerajaan Melayu dulu sangat meluas. Kekuatan di laut sangat terlihat. Baik pertahanan, ekonomi, perdagangan dan budaya. Nurdin kagek banyak kisah dan bukti kejayaan dari Demak, Siak dan lainnya.

“Kepri juga ingin mewujudkan kejayaan tersebut. Mari semua bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan maritim dalam arti luas,” kata Nurdin.

Muesum yang ada di sini menampilkan keunggulan dunia maritim pariwisata selerti tambang timah, pasir dan emas. Bukti-bukti sejarah keunggulan itu begitu terlihat.

Kepri, kata Nurdin, siap mengembalikan kejayaan itu. Sekarang sebagian sudah berjalan. Seperti industri perkapalan dan pariwisata.

“Artinya mari kembalikan kejayaan maritim yang pernah ada di bumi Nusantara ini,” ajak Nurdin

Nurdin yakin Museum Bahari memberi banyak manfaat setelah melihat berbagai artefak, foto-foto, miniatur dan lainnya terkait dengan kebaharian. Termasuk bermacam bentuk kapal dan pemanfaatannya sejak zaman kerajaan dulu.

Menurut Nurdin, kehadiran Museum Bahari akan menambah banyak informasi dan pengetahuan tentang Kepri. Termasuk perjuangan para pahlawan Kepri dalam banyak pertempuran di laut.

Setelah museum berdiri, Gubernur berharap sumbangsih masyarakat dalam hal pengumpulan barang peninggalan bersejarah. Seperti di museum di Singapura mulai dari peninggalan kerajaan Demak pun ternyata ada.

Dalam silaturahmi zuriat itu, Nurdin hadir bersama Hj Noor Lizah Nurdin Basirun. Hadir juga Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Ketua Lembaga Adat Melayu Kepri H Abdul Razak dan sejumlah anggota LAM. Ketua MUI H Azhar Hasyim juga ikut mendampingi bersama sejumlah Kepala OPD. Pertemuan itu juga dihadiri President of Bugis Malay Singapore R Muhammad Khalid.

Selain membahas soal kebaharian, juga dibahar tentang zuriat raja-raja Melayu dahulu yang kini tersebar di berbagai negara. Ada usulan di Pulau Penyengat dibuay semacam Zuriat Center untuk mengetahui dari garis mana saja berbagai generasi yang kini tersebar itu. Apakah dari Daeng Celak, Daeng Marewa dan sebagainya.

“Ada keinginan menyatukan silsilah zuriat. Dengan membuat semacam zuriat centre di Penyengat dan dipadukan keinginan Gubernur mewujudkan museum bahari, untuk memperkuat Kepri sebagai Poros Maritim,” kata Hj Noor Lizah di sela-sela pertemuan itu. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak umat untuk membawa pergantian tahun baru hijriah ke arah perubahan yang semakin baik. Pergantian tahun harus mampu menghijrahkan diri untuk hidup lebih baik dan diridhoi Allah.

“Tahun baru ini harus berdampak positif kepada kita. Jadikan momentum tahun baru ini sebagai ajang untuk meningkatkan kemajuan negeri ini,” kata Nurdin usai Safari Subuh di Masjid Ash Haburijal Jl Sunaryo, Tanjungpinang, Jumat, 7 September 2018.

Nurdin juga mengajak masyarakat menyambut tahun baru hijriah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Pemprov sendiri akan menggelar tabliqh akbar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 10 September 2018 ba’da Isya. Ustaz Syekh Ali Jaber akan mengisi ceramah pada peringatan pergantian tahun itu.

Dalam kesempatan subuh itu, Gubernur Nurdin didampingi Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi serta sejumlah Kepala OPD. Pada kesempatan itu, Nurdin menyampaikan apapun yang manusia rencana dan inginkan, tetap Allah SWT juga yang akan menentukan hal tersebut.

“Iman dan taqwa kita yang menentukan karena Allah Maha Tahu mana yang dulu mana yang ditunda buat umatnya,” ujar Nurdin.

Nurdin juga terus mengimbau agar masyarakat terus berbuat baik untuk sesama. Jangan memandang sesorang baru berbuat baik. Terus tebar kebaikan. Karena berbuat baik tidak akan rugi, dan akan kembali kepada diri sendiri. Inilah yang menjadikan panduan dan intropeksi diri kepada Allah SWT.

Nurdin menjelaskan dengan iman dan taqwa kepada Allah SWT pula yang menjadi dasar dan landasan awal dalam membangun negeri.

“Tidak akan ada pembangunan yang maksimal apa lagi mensejahterakan masyarakat kalau kita tidak di ridoi oleh Allah”, lanjut Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun terus berupaya memperbanyak ragam destinasi wisata di Kepri. Sejumlah pulau di Kepri didorong untuk diubah peruntukannya menjadi destinasi wisata baru. Eksplorasi wisata di Kepri pun semakin menarik dan mempesona.

“Untuk pengembangan wisata bahari, kita segera memanfaatkan hutan sambil menjaga pelestariannya. Salah satu pulau di Kepri kita harap dapat dijadikan Taman Safari. Biar wisatawan menikmati keindahan alam dan margasatwanya,” kata Nurdin usai bertemu Dirjend Konservasi SDA dan Ekosistem Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Wiratno, di Jakarta, Kamis, 6 September 2018.

Dukungan tampak diberikan Dirjen Wiratno. Dalam pertemuan itu, Nurdin langsung membuka peta Kepri. Pulau-pulau potensi untuk pengembangan wisata didiskusikan saat itu.

Wiratno pada kesempatan itu menyarankan agar juga berkoordinasi dengan Dirjend Perlindungan Hutan dan Pelestatian Alam Kementerian KLH. Hal ini untuk dalam mendisain tapak pemanfaatan ruang.

Nurdin yakin, kekuatan kemaritiman di Kepri dapat terus terangkat, terutama melalui sektor wisatanya. Apalagi pariwisata di Kepri dengan banyak pulau yang indah nan menawan sudah pula di kenal baik di kalangan dalam daerah maupun luar secara luas.

“Kita harus mampu melihat dan menggerakkan potensi yang luar biasa dan melimpah di Kepri ini,” ujar Nurdin.

Nurdin beberapa waktu lalu pun telah mengunjungi beberapa pulau yang merupakan kawasan objek wisata seperti Kepri Coral dan Ranoh Island di Kota Batam, lalu Nikoi Island dan White Sand Island di Kabupaten Bintan serta Telunas Resort di Kabupaten Karimun. Dirinya tampak antusias untuk membangun kekuatan pariwisata daerah di Kepri.

“Untuk itu kita berupaya mendorong beberapa pulau-pulau tersebut di fokuskan peruntukannya menjadi lokasi pariwisata secara penuh,” lanjut Nurdin.

Banyak potensi pariwisata yang telah dan akan siap berdiri dan berjalan. Dengan keberadaan beberapa lokasi pariwisata tersebut nantinya akan mendapat banyak manfaat pula, seperti nama daerah akan semakin terkenal luas, pendapatan daerah akan meningkat serta tenaga kerja lokal pun akan terserap.

“Prioritas kita kembali kepada kesejahteraan masyarakat,” tegas Nurdin.

Menurut Nurdin komitmen untuk menfokuskan pulau-pulau tersebut dijadikan kawasan pariwisata tentu akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi didaerah, apalagi ditengah gejolak perekonomian dunia yang sedang dalam keadaan tidak stabil.

“Pariwisata tetap menjadi primadona di Kepri hal ini harus terus kita tingkatkan,” kata Nurdin.

Pemerintah sendiri kata Nurdin saat ini datang menjemput bola melihat langsung potensi tersebut dilapangan bukan malah menahan dan memperlambat proses kalau hal itu sudah sesuai aturan.

“Kita ingin paradigma perizinan yang terkesan diperlambat agar diubah, jangan hanya mempersulit tanpa melihat efek positif yang dihasilkan jika kegiatan ini berjalan, sebisa mungkin kita bantu,” tutup Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan H Nurdin Basirun menyambut baik terbentuknya Pansus RUU Daerah Kepulauan. Dengan terbentuknya Pansus ini diharapkan DPR RI segera mengesahkannya menjadi UU Daerah Kepulauan.

“Terima kasih DPR RI dengan terbentuknya Pansus RUU Daerah Kepulauan ini. Semoga pengesahan RUU ini semakin mempercepat kemajuan provinsi kepulauan dah semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Nurdin, di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jakarta, Kamis, 6 September 2018.

Kemarin, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menetapkan Pimpinan Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Daerah Kepulauan. Anggota DPR RI Edison Betaubun (F-Golkar) terpilih menjadi Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan. Selain Edison, ada juga Mercy Chriesty Barends (F-PDI Perjuangan), Wenny Warouw (F-Gerindra) dan Amir Uskara (F-PPP) dalam Pansus.

Selain penetapan pimpinan Pansus, disepakati pencalonan wakil rakyat dari provinsi yang tergabung dalam BKS Provinsi Kepulauan untuk duduk di panitia khusus. Mereka di antaranya dari Kepulauan Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Gubernur Nurdin, berharap dukungan dan doa masyarakat Kepri untuk percepatan proses ini. Dengan disahkannya RUU Daerah Kepulauan menjadi UU, Nurdin berharap, salah satu yang cepat terealisasi adalah pengalokasian penghitungan anggaran juga berdasarkan luasnya lautan.

Memang selama ini alokasi anggaran hanya berdasarkan luas daratan. Nurdin mengatakan, pihaknya agar kembali mengumpulkan para gubernur yang tergabung dalam BKS untuk mendukung kerja cepat Pansus ini.

“Mudah-mudahan semua ini cepat terealisasi. Mohon doa dan dukungan semuanya,” kata Nurdin.

Dalam dua hari di Jakarta, Nurdin memang mengawal dan menggesa percepatan penggesahan RUU ini. Rabu, 5 September 2018 Nurdin bertemu dengan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang. DPD RI menjadi lembaga yang paling berperan terhadap RUU Daerah Kepulauan ini. Lembaga inilah yang menginisiasi RUU ini sehingga tahun 2018 masuk dalam Prolegnas DPR RI.

Saat pembentukan Pansus ini, Fahri Hamzah mengatakan RUU Daerah Kepulauan merupakan pemenuhan janji pemerintah, seperti tagline pemerintah poros maritim. Hal ini akan menjadi platform bagi pemerintah dalam memperjuangkan keadilan bagi daerah kepulauan.(***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Sabtu | 08 September 2018 | 7:11

Terkait Ranperda, Wagub Beri Jawaban Atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Ranperda tentang nota keuangan dan rancangan APBD Perubahan Provinsi Kepri tahun anggaran 2018, Kamis, 6 September 2018 dalam sidang paripurna di ruang rapat utama kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Mengawali laporannya, Isdianto mengatakan bahwa yang menjadi dasar diusulkannya RAPBDP 2018 adalah APBD murni 2018.

Menurut Isdianto, dengan kondisi defisit yang dialami Pemprov Kepri saat ini. Dan juga dialami oleh daerah lain. Maka solusinya adalah dengan melakukan penyesuaian belanja anggaran yang ada. Namun Pemerintah meyakinkan jika anggaran yang disesuaikan adalah yang tidak berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur dasar serta yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat.

Seperti diantaranya, menurut Isdianto Pemerintah akan tetap komitmen mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen serta bidang kesehatan sekurang-kurangnya 10 persen.

“Berkaitan dengan hal ini Pemerintah juga akan tetap memprioritaskan pembangunan proyek multi years. Kita menilai hal ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudaratnya. Karena akan memberi nilai tambah dibidang ekonomi serta untuk meningkatkan infrastruktur. Hal ini juga untuk memperbaiki objek wisata baru,”kata Isdianto.

Adapun menanggapi pandangan PKS dan PPP soal retribusi labuh jangkar dengan target Rp6 miliar yang belum terealisasi. Dalam hal ini Isdianto menjelaskan jika memang sampai saat ini Pemprov belum melakukan pemungutan pajak retribusi labuh jangkar dimaksud. Hal ini dikarenakan belum ada PP turunannya yang menguatkan Pemerintah untuk melakukan pungutan retribusi.

“Saat ini kita sedang terus menggesa dengan mendatangi kementerian terkait agar segera ada PP nya,” kata Isdianto.

Selanjutnya menanggapi pandangan fraksi Golkar dan Hanura Plus terkait kenaikan gaji guru dari yang non asn, Pemprov Kepri akan mempertimbangkan hal ini dengan skala priotitas.

Sedangkan menanggapi pandangan fraksi Gerindra agar Pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan PAD, menurut Isdianto Pemprov sudah melakukan berbagai inovasi.

“Untuk PAD, kita sudah melakukan beberapa langkah seperti memberikan kemudahan pembayaran pajak dan jasa perbankan. Kemudian pembukaan layanan samsat berkersjasama dengan PT. Pos Indonesia, hingga penambahan kendaraan samsat keliling,” tegas Isdianto.

Adapun upaya lainnya menurut Isdianto, pengembangan e-payment samsat. Serta menegaskan agar seluruh perusahaan yg beroperasi diwilayah Kepri harus membayar pajak penghasilannya di Kepri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang memimpin jalannya sidang pada kesempatan ini menyarankan agar para anggota DPRD lebih koorporatif dalam keaempatan pembahasan RAPBD atau RAPBD-P.

Selain itu, Jumaga juga menyampaikan agar seluruh fraksi menghindari pembahasan anggaran di Batam.

“Jika memungkinkan di kantor ini, mari kita bahas di kantor saja. Ini juga bagian dari meminimalisir pengeluaran anggaran. Mengingat kondisi kita sedang defisit saat ini,” ujar Jumaga. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun menginginkan agar Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) bisa menjaga harmonisasi dan meningkatkan sinergi antara Pemeritah dan Pengusaha Galangan kapal yang ada. Hal ini penting karena sebagai daerah maritim, dibutuhkan kerjasama dan sinergisitas yang kuat dalam mengembangkannya.

Hal ini disampaikan Gubernur dalam sambutannya saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Cabang IPERINDO Kepri di Swissbell Harbour Bay, Jodoh Kota Batam, Rabu, 5 September 2018.

Hadir dalam kesempatan ini Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Deputi 4 Bidang Sarana dan Prasarana BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto, Dandim 0316/Batam Letkol Inf. Romel Jangga Wardana , Kepala Perwakilan BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra ,Ketua DPP IPERINDO Eddy Kurniawan Logam, Ketua DPC IPERINDO Kepri Ali Ulai serta Para Pengusaha Galangan Kapal se Provinsi Kepr.

Pada kesempatan ini Gubernur Kepri H Nurdin Basirun juga mendapat jabatan di IPERINDO Kepri sebagai Dewan Pembina.

Selanjutnya Nurdin meminta agar IPERINDO bekerja dengan semangat Kebersamaan dan Kekompakan. Hal ini merupakan aset yang harus terus dijaga dan jalin untuk mencapai suatu tujuan bersama.

“Indonesia merupakan negara Maritim terluas dan juga negara yang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Kita semua harus saling mendukung suatu program nasional dengan semangat persatuan dan kesatuan serta menghindari fitnah dan isu memecah belah. Apalagi saat ini, Indonesia dibidang maritim perkapalan sudah bisa memproduksi dan mengekspor kapal-kapal buatan anak bangsa dalam negeri dan mampu berdaya saing di luar. Hal ini tentu harus kita tingkatkan terus,” kata Nurdin.

Nurdin juga mau agar laut yang luas membentang di Indonesia bukan merupakan penghalang dan jarak pemisah, akan tetapi bagaimana agar memanfaatkan potensi tersebut dengan mempersiapkan kapal yang bagus dan sesuai standart sehingga mampu mengarungi lautan yang luas.

“Kita yakin Indonesia yang akan menjadi Poros Maritim Dunia. Ini sangat didukung dengan letak geografis Provinsi Kepri karena merupakan alur pelayaran terpadat di dunia,” katanya.

Sebagai sebuah organisasi pengusaha, visi dari IPERINDO sendiri adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan membawa perubahan yang memiliki dampak besar dan berkesinambungan.

Dengan misi diantaranya memperkuat dan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperkuat kompetensi dan mengembangkan kemampuan sehingga nantinya akan melayani kapal-kapal yang melintasi di 3 (tiga) wilayah ALKI untuk melakukan pemeliharaan di galangan kapal Indonesia, serta menjaga harmonisasi dan sinergi antara Pemerintah bersama Pengusaha Galangan Kapal.

Sementara itu ketua DPP IPERINDO Eddy Kurniawan Logam dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini kondisi ekonomi bidang maritim sedang dalam posisi tidak baik karena dipengaruhi banyak faktor dan tidak sedikit juga banyak yang tumbang atau tutup karena kondisi ini. Akan tetapi IPERINDO harus kuat dan terus bersama dengan keyakinan untuk mewujudkan sebagai poros maritim dunia.

“Dukungan dari Pemerintah juga sangat dibutuhkan seperti dukungan pembuatan Kapal yang menggunakan APBN harus dikerjakan di galangan kapal nasional,” katanya.

Sedangkan ketua DPC IPERINDO Kepri terpilih Ali Ulai dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai ketua terpilih dirinya akan terus bekerja dan menjalankan amanah yang dipercayakan untuk membawa kearah yang lebih baik.

“Kita akan menggandeng seluruh pengusaha galangan kapal untuk turut serta dalam organisasi ini dan selalu duduk bersama dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Selain itu dukungan Pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia untuk bisa membantu para pengusaha dalam hal bantuan pinjaman dan penekanan suku bunga,” harapnya. (***)

Sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menghadiri Tabliq Akbar menyambut 1 Muharram 1440 H bertempat di Masjid Al-Muttaqin, Desa Kuala Sempang, Sri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Selasa 4 September 2018 malam.

Pada kesempatan ini Nurdin mengatakan bahwa menyambut Tahun Baru Islam, tentu jatah umur semakin berkurang, jika Nabi Muhammad SAW saat itu melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah. maka kita umatnya juga harus berhijrah yakni dari baik ke menjadi lebih baik lagi kedepan.

“Inilah tahun yang kita harus sambut dengan penuh suka cita, ayo bertekad untuk meningkatkan amal ibadah,” ajak Nurdin.

Dalam kesempatan ini Nurdin juga mengegaskan bahwa Pemerintah terus berupaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat, seperti kebutuhan dasar yang sangat penting untuk segera terpenuhi.

“Kebutuhan pokok seperti listrik dan ketersediaan jalan sangat penting dan itu akan terus kita upayakan tercapai untuk masyarakat,” ujar Nurdin.

Gubernur juga berterima kasih kepada Kepala Desa yang telah menyampaikan asprirasinya, namun untuk lebih detail dan jelas lagi Nurdin mengundang untuk datang kekantor namun dengan tahapan terlebih dahulu ke Kabupaten Bintan.

“Tentu hal itu memerlukan prosedur dan tahapan, kami terima kedatangan bapak kekantor,” kata Nurdin.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid sekaligus Kepala Desa Muhammad Hatta menyampaikan rasa bahagia dari seluruh masyarakat atas kesempatan malam ini dapat bertemu Gubernur yang berkenan hadir.

“Ditengah kesibukan dan padatnya rutinitas sebagai Gubernur, beliau menyempatkan hadir bersama kita,” kata Hatta.

Hatta berharap kedatangan Gubernur ke Desa nya dapat ikut memberi keberkahan, salah satunya dalam upaya desa untuk memakmurkan masjid. Yang mana masjid sendiri sedang dalam proses pengembangan seprrti membangun pagar dan gerbang masjid serta papin blok untuk halaman.

“Kiranya Bapak Gubernur berkenan untuk membantu pembangunan masjid ini,” sambung Hatta.

Hatta juga sedikit bercerita tentang pembangunan Desa yang mana Desa tersebut memiliki enam pemukiman/kampung dan dari keenam itu masih ada salah satu kampung yang bisa dikatakan daerah terisolir yakni Kampung Beringin dengan total 209 jiwa dari 86 Kepala Keluarga (KK), infrastrukur yang belum memadai seperti jalan ketika hujan akan tergenang, ketika panas akan berdebu karna hanya berupa tanah saja. Keberadaan listrik juga tidak teraliri dengan penuh.

“Kami mohon perhatian dari pemerintah Provinsi untuk dapat menghidupkan salah satu pemukiman kami,” tambah Hatta.

Rangkaian acara sendiri dibuka dengan pembacaan ayat suci al-quran oleh Nasrullah kemudian dilanjutkan dengan Tablig Akbar yang disampaikan oleh Ustadz H Jamaluddin Nur dari Pondok Pesantren Hidayatullah Batam.

Dalam Tablignya, Ust Jamal membahas tentang mengapa umat merayakan hari raya islam, salah salah satu tujuan perayaan tersebut kata ustadz adalah untuk kembali membangkitkan semangat perjuangan keislaman.

“pejuangan umat saat ini adalah bagaimana mampu membangun semangat keislaman didalam diri,” kata Ustadz Jamal.

Tabligh sendiri berjalan dengan lancar dan khidmat dan ditutup langsung dengan pembacaan doa oleh Ustadz Jamal.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Staf Ahli Gubernur Syamsuardi, Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung Nilwan, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan Misbardi, Kapolsek Bintan Utara Kom Pol Jaswir, berserta Ketua Dusun, RT dan RW juga masyarakat Desa Kuala Sempang.(***)

sumber: humaskepri.id