BINTAN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Peringatan 73 tahun Kemerdekaan RI digunakan oleh Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Mentigi bersama Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Bentuknya berupa Naval Base Open Day (NBOD).

Kegiatan TNI AL ini berlangsung selama dua hari, 18 sampai 19 Agustus 2018, di Markas TNI AL Fasharkan Mentigi, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Sabtu, 18 Agustus 2018.

Kapal-kapal perang milik TNI AL dipamerkan, masyarakat bisa melihat dari dekat keperkasaan alat utama sistam senjata (alustista). Selama kegiatan berlangsung, warga boleh menaiki kapal yang tengah sandar.

Meskipun gratis dan terbuka untuk umum, Kepala Fasharkan Mentigi Kolonel Laut (T) Mulyatna ST mengharapkan kepada masyarakat yang akan mengikuti NBOD agar menggunakan pakaian yang rapi. Hal tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit yang sedang melaksanakan dinas jaga, disamping itu demi kenyamanan serta keselamatan selama berada di Markas TNI AL.

Sementara itu Komandan Satkat Koarmada I Kolonel Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro mengatakan bahwa Satkat telah menyiapkan delapan KRI untuk menerima kunjungan warga masyarakat Bintan. Kapal tersebut adalah KRI Barakuda-633, KRI Clurit-641, KRI Kujang-642, KRI Beladau-643, KRI Alamang-644, KRI Surik-645, KRI Siwar-646, dan KRI Parang-647.

Kapal-kapal perang tersebut kebetulan berada di Pangkalan Mentigi karena selesai melaksanakan operasi sekaliguas akan melakukan perawatan rutin. Seluruh KRI tersebut sudah bersolek dengan memasang bendera hias untuk menyambut pengunjung dan masyarakat Bintan, sambung Kolonel Sirilus. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan menargetkan setidaknya akhir Oktober 2018 ini, seragam sekolah gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs se-Bintan bisa didistribjusikan.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Kabupaten Bintan, Tamsir MPd MSi di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jum’at, 17 Agustus 2018.

“Kami menginginkan agar program ini dapat terus berlangsung untuk meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan anak sekolah,” kata Tamsir.

Ditambahkan dia, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Yaitu berupa lima jenis baju, ditambah sepatu, kaus kaki, topi, dasi, tas dan buku tulis.

Guna mengedakan bantuan sekolah ini Pemkab Bintan menganggarkan sedikitnya Rp5 miliar dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018. Rinciannya Rp2,7 miliar untuk murid baru jenjang SD/MI dan sisanya untuk SMP/MTs. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sosok jasad tanpa kepala ditemukan mengapung di perairan Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kamis, 16 Agustus 2018 pagi. Penemuan jasad yang belum diketahui identitasnya itu bikin geger warga Bintan.

Jasad tersebut, kata Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, berdasarkan mengenakan celana dalam warna hitam. Atas laporan warganya itu, Zulkhairi langsung melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar SH SIK, membenarkan adanya temuan jasad tak berkepala itu.

Menurutnya, jasad itu sudah dibawa ke RSUP Tanjungpinang. Untuk dilakukan visum terhadap jasad itu. Sekaligus untuk mengetahui sebab kematiannya.

Untuk identitas korban, kata Muchlis saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan, dengan memeriksa saksi saksi. Pasalnya tidak ditemukan identitas korban.

“Saat ditemukan korban hanya mengenakan celana dalam warna hitam, tidak mengantongi identitas,” ujar Muchlis. (***)

sumber: suarasiber.com

Gubernur Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan peringatan Harganas merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian Pemerintah serta semua pihak untuk membangun karakter, mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan Negeri.

Keluarga merupakan yang paling utama dalam nilai luhur dan pengembangan SDM berkualitas.

“Dalam kekeluargaan kita harus bisa berintraktif yang positif, di dalam rumah mau pun di luar rumah.

Keluarga akan terbentuk menjadi bahagia dan sejahtera serta menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Nurdin saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018, Hari Keluarga Nasional XXV serta Bhakti Sosial TNI KBKES Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Antam Relief Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 16 Juli 2018.

Gubernur yang hadir bersama Istri Hj Noorlizah Nurdin Basirun, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah, Bupati Bintan Apri Sujadi beserta Istri Debby Apri Sujadi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin untuk menjadi keluarga yang mandiri dan tangguh bisa melalui Keluarga berkumpul, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya, Keluarga Peduli sesama dan keluarga peduli lingkungan.

Selain itu, Nurdin juga mengatakan peringatan acara tersebut yang mengusus Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional dan juga KBKES merupakan upaya mengakhiri Kekerasan pada anak, untuk mewujudkan generasi dan Keluarga Sejahtera di Kepri.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas rutinitas dan seremonial semata namun menjadi titik tolak untuk mencapai daerah layak anak sebagai mana yang telah dicanangkan pemerintah daerah”, lanjut Nurdin.

Nurdin mengatakan, sebagai orang tua, sudah sewajarnya untuk memperhatikan apakah sudah benar-benar menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak.

“Kita tidak bisa menuntut anak kita menjadi terbaik, jika kita sendiri belum menjadi orang tua yang baik”, tutup Nurdin.

Sementara itu Sekda Arif dalam laporannya mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus masa depan, tunas harapan yang akan melanjutkan estafetnya pembangunan dan budi pekerti.

“Peringatan ini untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh elemen, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah untuk melaksanakan kewajiban serta tanggung jawabnya”, ujar Arif.

Arif mengajak seluruh elemen baik pemerintah dan instansi terkait, maayarakat juga orang tua untuk dapat menjaga dan meningkatkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak.

“Pemerintah juga terus berupaya untuk membangun karakter anak yang baik serta penanaman nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Arif.

Arif juga melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sempena peringatan hari anak seperti pelaksanaan seminar tentang pencegahan pernikahan dini yang digelar pada 11 Juli lalu yang diikuti sebanyak 10p orang peserta di Bintan. Kemudian seminar tentang kesehatan reproduksi anak yang akan digelar hari ini, puncak acara serta sejumlah pemeriksaan gratis berupa cek kesehatan dan pelayanan KB gratis.

Kemudian Bupati Bintan Apri Sujadi dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan Pemprov menjadikan Bintan sebagai tuan rumah pelaksanaan agenda hari ini.

Apri menambahkan bahwa perayaan Hari Anak merupakan momentum bersama untuk mempertegas program-program untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Kepri.

“Kelak mereka lah generasi yang membanggakan dan dapat meraih prestasi yang cemerlang untuk Kepri,” ujar Apri.

Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Dr. M Yani mengatakan guna melahirkan generasi muda yang berkualitas baiknya dimulsi dengan perencanaan yang baik. Hidup perlu direncanakan dengan baik untuk mendapat hasil yang maksimal.

Yani melanjutkan peringatan hari anak dan hari keluarga ini diharapkan partisipasi yang aktif dari semua pihak untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera serta lahirnya para generasi muda yang berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatangan MoU antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten dan Kota tentang progam kegiatan perwujudan kesetaraan gender, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan perempuan serta anak.

Juga penandatangan peresmian rumah dataku dan sekolah siaga kependudukan (ssk) dan pojok kependudukan. Penyerahan mobil perlindungan dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI kepada Kabupaten Bintan.

Sejumlah penghargaan juga diberikan, sebelum menutup acara, Gubernur seperti biasa menggelar sejumlah kuis berupa pertanyaan-pertanyaan yang berhadiah sepeda serta hadiah lainnya yang ditujukan kepada anak-anak sekolah yang hadir pada kesempatan tersebut. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seligi Polres Bintan membuahkan hasil, Minggu, 20 Mei 2018 malam.

Seorang warga negara Afganistan, yang merupakan imigran gelap, Abdul Hakim Faizi (20) terjaring dalam operasi ini. Lelaki yang sedang mencari suaka ini ketangkap bersama seorang wanita asal Bintan yang berusia 34 tahun dalam satu kamar di Penginapan Nusantara, Jalan Sribayintan Kijang, Bintan Timur.

Dari pemeriksaan tim pekat yang dipimpin KBO Satreskrim Polres Bintan diketahui, Hakim adalah pencari suaka dan ditampung di Badra Resort, Jalan Raya Kawal, Bintan.

Setelah ketangkap basah, kedua pasangan yang baru bertemu ini sempat dibawa ke Polsek. Hakim dikirim kembali ke penampungan. Sedangkan, cewek asal Bintan, sebut saja namanya Kuntum, dipulang ke rumahnya. (muslim)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Pemerintah bersama Pihak terkait terus membangun komunikasi dan Koordinasi terkait sejalannya pembangunan di Kepulauan Riau. Keterbatasan Dana Pemerintah seharusnga bukanlah sebuah alasan memperlambat roda pembangunan.

“Pelayanan bagus, Infrastruktur bagus, tidak perlu menunggu, semua akan datang ke Kepri baik Investor maupun wisatawan,” ujar Nurdin saat meninjau pelabuhan kargo di Kijang, Bintan, Kamis, 17 Mei 2018.

Nurdin menyarakan kepada pihak Pelindo untuk terus meningkatkan potensi pelabuhan di Kepri. Prospek daerah kepulauan sangat tinggi apalagi menyangkut masalah transportasi lautnya.

“Teruslah membangun, kita support penuh,” lanjut Nurdin.

Sebelumnya Gubernur beserta rombongan melakukan kunjungan ke lahan seluas 5 Hektar milik PT.Pelindo yang berada di Kijang. Di sana direncanakan akan dibangun gudang seluas 2 hektare yang digunakan untuk lokasi penyimpanan barang dari pelabuhan Kijang.

“Lalu lintas Kargo akan meningkat selain itu agar kontainer-kontainer tidak akan masuk lagi kekawasan kota, kita pusatkan disini,” ujar Eka Cahyana yang merupakan Dirut PT. Pelindo I.

Di pelabuhan Kijang sendiri, Pihak Pelindo I direncanakan akan membangun pelabuhan baru yang mana nantinya dapat berguna untuk terminal barang dan terminal penumpang, penambahan panjang dermaga sepanjang 70 Meter diharapkan mampu mengatasi kemacetan dan keterlambatan arus barang maupun penumpang.

“Pelabuhan dan gudang penyimpanan barang kita targetkan harus selesai akhir tahun ini,” lanjut Eka.

Proyek Jalan Lingkar di Tanjungpinang sendiri akan melewati Pelabuhan Sri Bintan Pura, untuk itu Gubernur meminta kepada Kepala Dinas PU Abu Bakar untuk melakukan koordinasi dengan pihak Pelindo agar terjadi sinkronisasi dalam pembangunan.

“Jangan lupa siapkan lokasi untuk UKM disana, kearifan lokal juga perlu kita tingkatkan sejalan dengan pembangunan,” tutup Nurdin.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur Nurdin Basirun mengatakan Pemprov Kepri akan terus mendorong investasi di Kepri. Pemprov juga berupaya maksimal untuk memberikan kemudahan-kemudahan perizinan yang dibutuhkan.

”Jangan khawatir kalau ingin berinvestasi di Kepri. Jika ada gangguan dan kendala di lapangan, pemerintah janji akan menyelesaikannya bersama tim terkait,” kata Nurdin usai ground breaking Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) di kawasan Industri, Lobam, Selasa, 8 mei 2018.

Perusahaan ini hasil joint venture antara qube dan Singatac. BOMC ditargetkan rampung pengerjaannya pada akhir 2019 mendatang.

Menurut Nurdin, sejumlah fasilitas pendukung dan terobosan-terobosan terbaru untuk kemudahan investasi, juga terus digagas. Begitu juga pemerintah pusat, ikut memantau dan memudahkan apa yang menjadi keinginan sejumlah pengusaha.

“Karena itu, jangan ragu berinvestasi di Kepri.” Kata Nurdin serius hingga mendapat aplaus dari tamu hadirin yang rata-rata adalah para petinggi perusahaan asing yang berinvestasi di Kepri, khususnya Bintan.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra mengatakan BOMC bergerak di bidang proyek yang berkaitan dengan bidang offshore dan memiliki fasilitas pelabuhan greenfield yang unik guna memenuhi berbagai kebutuhan proyek offshore.

Disebutkan Hasfarizal, beberapa fasilitas BOMC itu antara lain, dermaga dengan rentang panjang hingga 700 meter, kedalaman laut sejauh 10 m. Penyediaan lahan dan fasilitas bangunan yang disediakan sesuai kebutuhan.

Diperkirakan, untuk menyelesaikan proyek mega raksasa ini, dibutuhkan sekitar 3000 an tenaga kerja.

”Proyek mega raksasa ini, bakal membutuhkan tenaga kerja sekitar 3000 orang. Anak tempatan juga akan dilibatkan di dalamnya,” ungkap Hasfarizal.
Petinggi BOMC, Michael Sousa mengatakan bahwa BOMC menawarkan keuntungan ekonomi strategis untuk mendukung proyek lepas pantai melalui lingkungan terbaik dan hemat biaya.

Lalu, Ho Chi Bao, Direktur Teknik Precision, Marine and Offshore, Engineering Service, Enterprise Singapore, mengatakan bahwa BOMC adalah pengembangan yang baik untuk sektor marine dan offshore.

Tak hanya itu, keberadaan BOMC ini juga bisa menangkap peluang baru di area lepas pantai.

Entreprise singapore akan terus mendukung pengembangan BOMC sebagai landasan peluncuran untuk UKM Marine dan Offshore yang ingin berbisnis di Indonesia.

Ditambahkannya lagi,kawasan BOMC akan menyediakan lingkungan bisnis yang aman dan terisolasi untuk memberikan layanan pelabuhan, logistik, pergudangan, mobilisasi/ demobilisasi, penumpukan kapal/rig, pangkalan regional, dekomisioning, laydown, jasa agen pelabuhan, manufacture, dan fabrikasi, keahlian teknik, dukungan administrasi, fasilitas managemen keamanan, penyediaan dan pembuangan.

Perusahaan logistik australia, qube, akan menjadi operator yang mengelola fasilitas tersebut, melalui sebuah kontrak kerjasama panjang. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Selasa, 24 April 2018 merupakan hari yang tak terlupakan bagi Lara (14). Pagi sekitar pukul 06.15 WIB, ia melihat sosok tubuh yang tergantung di kamar mandi di rumahnya sendiri.

Sosok yang tak asing bagi gadis remaja ini adalah Hitler Saragih, bapak kandungnya. Sehingga warga Perumahan Tanjung Permai, Jalan Cendrawasih 2 Nomor 3 Blok A RT 003/RW 004, Kelurahan Tanjung Permai Kecamatan Seri Kuala Lobam langsung menjerit dan histeris.

Karena tidak tega dan tidak ingin melihat jasad bapaknya, remaja putri ini bergegas ke rumah Usman, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Tidak lama kemudian, tetangga korban langsung berdatangan ke rumah korban.

Setelah memastikan kondisi korban, Usman langsung melaporkan kejadian ini kepada Babinkamtibmas. Aipda Misudi, Kapospol Kelurahan Tanjungpermai, menindaklanjuti laporan ini ke Mapolsek Bintan Utara.

Anggota Polsek langsung turun tempat kejadian perkara dan mengamankan lokasi kejadian. “Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan ada bekas kekerasan,” ujar petugas yang berada di tempat kejadian. (muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kapal berpenumpang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam di perairan antara Johor, Malaysia dan Bintan, Indonesia, Kamis (19/4/2018) pagi tadi sekitar pukul 08.45 WIB.

Dari ratusan penumpang kapal naas itu, petugas mengamankan sebanyak 96 orang. Dan diperkirakan masih ada sekitar lima orang lagi yang menjadi penumpang di kapal tersebut masih dalam pencarian.

Komandan Lantaman IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno mengatakan begitu mendapat informasi mengenai musibah tersebut langsung mengintruksikan kepada jajarannya untuk melakukan pencarian.

“Laporan yang masuk ke kami, jumlah penumpangnya mencapai 100 orang,” katanya.

Insiden kapal tenggelam dengan muatan 100 lebih orang ini menjadi perhatian aparat terkait, mulai dari Lantaman IV Tanjungpinang, Tim SAR, KPLP dan Syahbandar semua bergerak mengumpulkan data-data dan mencari para korban.

Bahkan Tim SAR menurunkan tiga kapal pencarinya, mulai dari KN Baladewa, KN Saritama, hingga KN SAR 101 Purworejo.

Sedangkan Lantamal IV Tanjungpinang menurunkan dua kapal cepat KAL Anakonda dan KAL Mapor.

Informasi terakhir, KN SAR Baladewa yang membawa 96 orang penumpang menuju ke Pelabuhan Makobar, Batuampar. Sedangkan kapal lain yang turun masih menyisir lokasi tenggelamnya kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Klas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi menjelaskan penumpang kapal yang diselamatkan masih trauma.

“Ada lima orang yang tejun, karena takut kapal tenggelam, empat diselamatkan oleh Coast Guard Singapura dan satu lagi belum ketemu,” sebutnya.

Selain itu, juga ada lima penumpang yang tak terlihat dan tak diketahui keberdaannya.

“Infonya mereka berangkat dengan jumlah 105, sekarang yang ada di KN Baladewa hanya 96, di pihak Singapura 4, orang, yang lima ini kita masih telusuri,” paparnya.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab Tenggelamnya Kapal pengangkut diduga TKI yang berjumlah ratusan tersebut.(kmg)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan Apri Sujadi berharap perangkat RT/RW akan meningkatkan program-program pelayanan lingkungan seperti kebersihan dan Siskamling.

“Supaya program lingkungan seperti kebersihan dan siskamling sama-sama kita jaga bersama,” ujar Apri.

Apri meminta perangkat RT/RW untuk memantau keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika ada yang merugikan dan mengancam persatuan dilapangan supaya langsung dilaporkan.

“Termasuk isu miras oplosan yang akhir-akhir ini marak diluar, supaya diperhatikan jangan sampai di Bintan” tutup Apri.

Apri berjanji akan menaikkan insentif RT dan RW. Ikrar tersebut diucapkannya di hadapan ribuan pengurus RT dan RW se-Kabupaten Bintan dalam agenda Temu Wicara di Gedung Lembaga Adat Melayu, Kijang.

Apri Sujadi mengatakan sebagai ujung tombak pelayanan, perangkat RT/RW memiliki peranan strategis dalam menyampaikan program-program pemerintah. Untuk itu dirinya menghimbau untuk terus meningkatkan dedikasi dan pelayanan terbaik ditengah-tengah masyarakat.

“Supaya dedikasi dan pelayanan terbaik sama-sama kita wujudkan ditengah-tengah masyarakat Bintan”, ujar Apri.

Apri menambahkan rencana kenaikan insentif tersebut sudah dibicarakan dengan lembaga DPRD Bintan sebagai kuasa pengesahan anggaran. Adapun rencana tersebut sudah akan dimulai pada APBD Perubahan hingga berjalan ketahun-tahun berikutnya. Apri menjelaskan bahwa kenaikan tersebut berdasarkan keuangan daerah akan mencapai 100 ribu perbulan. Sehingga insentif yang biasanya diberikan pertriwulan tersebut akan mencapai Rp.1.650.000.

“Kenaikannya akan mencapai 100ribu perbulan menyesuaikan dengan anggaran keuangan daerah”, ujar Apri.

Adapun acara temu wicara yang dihadiri ratusan perngkat RT/RW tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Bintan Nesar Ahmad dan Anggota DPRD Hasriawady dari Fraksi Golkar. Dalam kesempatan tersebut Apri Sujadi bersama Wakil Bupati Dalmasri Syam, Ketua DPRD dan unsur OPD turut membagikan kaos, topi dan tas kepada perangkat RT/RW. (muslim)

Sebanyak 27 Merek Terindikasi Positif

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia masih tindaklanjuti temuan produk ikan sarden kandung cacing Anisakis sp yang ditemukan pertama kali di Riau beberapa waktu lalu.

BPOM yang melakukan inspeksi mendadak terhadap produk Farmer jack, Hoki dan IO beberapa lalu turut menyita dan melakukan sampling terhadap beberapa produk ikan sarden jenis lain.

Hasil dari sampling tersebut kemudian dilakukan uji laboratorium terkait kandungan cacing parasit jenis Anisakis sp. Adapun hasilnya pemeriksaan adalah 27 produk ikan kaleng kandung cacing parasit Anisakis sp.

Dilansir dari Tirto.id, temuan produk ikan kaleng terdeteksi cacing parasit tersebut terdiri dari 16 produk impor dan 11 produk dalam negeri.

“27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri,” tulis BPOM.

BPOM sebelumnya telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 produk ikan dalam kaleng yang terdiri dari 66 merek. Adapun 27 merek produk ikan kaleng tersebut antara lain : ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, Dr. Fish, Farmer Jack, Fiesta seafood, Gaga, Hoki, Hosen, IO, Jojo, King Fisher, LSC, Maya, Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TLC, TSC.

Terkait dengan temuan tersebut, 16 produk ikan dalam kaleng akan dilarang masuk Indonesia. Sementara 11 merek produk dalam negeri dihentikan proses produksinya hingga audit komprehensif selesai dilakukan. Demikian keterangan BPOM yang diperoleh saat meresmikan layanan Halo BPOM yang dilansir dari tirto.id.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pengumunan secara resmi pada pom.go.id.(kmg)

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Karena menghindari pejalan kaki, mobil Avanza BP 1665 TE yang dikendarai MK menabrak sepeda motor yang dikendarai dua orang guru SD di Gunung Kijang di di Km 26 persis dekat gerbang perbatasan antara Gunung Kijang dan Toapaya, Senin, 26 Maret 2018 siang.

“Pengemudi Mobil Avanza oleng karena menghindar dari pejalan kaki yang menyeberang,” ujar Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Anjar Yagoto seraya menjelaskan sudah mengamankan pengemudi untuk dimintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Infirmasi di lapangan, dua korban yang mengendarai sepeda motor Wigati dan Eka. Kedua korban ini mengajar di SDN 002 Gunung Kijang.

Korban Wigati bersama Eka yang berkendara sepeda motor Yamaha Mio Soul datang dari arah Kawal menuju Gesek.

Akibat kecelakaan itu, kondisi korban sangat memilukan. Korban yang diseruduk dengan laju secara berlawanan arah tersebut kandas dibatang pohon. Sedangkan korban satunya jatuh kedalam parit.

Foto tabrakan maut ini di upload disejumlah media sosial (medsos). Banyak respon dan komen untuk turut berduka cita atas kejadian ini. Dan ada yang merupakan pihak keluarga korban yang meminta, kedua kendaraan itu untuk dihapus. (muslim)

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pembalap Indonesia, dan Kepri khususnya belum beruntung di even internasional Tour de Bintan 2018.

Seluruh peserta sudah menyelesaikan semua kategori yang diperlombakan selama dua hari berlangsung.

Berikut kategori dan pemenang serta mampu menguasai track lintasan Tour de Bintan 2018 yang menjadi juara:

1. Kategori Gran Fondo Classic 144 km

Adapun kategori ini dijuarai oleh Gabriel Tan, warga Singapura yang tergabung dengan tim Team Next Stage ini mampu finish dengan waktu 03:37:44. Sedangkan juara dua dan tiga diperoleh oleh Petr Lukosz, warga Republik Czech tim Fitness First Triathlon dan Benjamin Farnsworth warga Inggris yang tinggal di Singapore dari Tim Matador Racing. Adapun selisih diantara ketiganya sangat sengit dengan jarak 2 detik.

2. Kategori Gran Century 122 km

Juara pertama diraih oleh David John Creegan pembalap asal Inggris yang tinggal di Thailand. David yang tergabung dalam tim Roojai.com ini mampu finish dengan waktu 02:44:48. Sedangkan urutan kedua dan ketiga diraih oleh Mark Jansen dari Australia dan Ben Arnott dari Inggris.

3. Kategori Grand Challenge 82 km

Juara pertama diraih pembalap Tomash Schulz warga Jerman yang tinggal di Singapore ini mampu finish dengan waktu 02:23:55. Adapun juara dua dan tiga diraih oleh Erdiansyah warga Indonesia dan Rick Pratt warga Australia yang tinggal di Singapore. Adapun selisih ketiganya terpaut menit dengan kecepatan 33,9 km/h.

4. Grand Fondo Discovery

Juara pertama diraih pembalap Piotr Latuszek dari Polandia dengan waktu finish 01:36:22 dari tim West Coast Riders. Sedangkan urutan kedua dan ketiga adalah Atallah Naufal Mahesta dari ISSI Bintan Breathtaking Journey dan Julian Chong warga Malaysia yang tinggal di Brunesi Darussalam

Adapun kategori wanita untuk Gran Fondo Classic dijuarai oleh Amanda Nabi warga Australia dengan tim Strive Cycle Training ini mampu finish dengan waktu 04:01:43. Adapun juara dua dan tiga adalah Sarah Schneider warga Jerman tim Matador Racing dan Monica Torres dari Filiphina.

Adapun pembalap Indonesia Santi Tri Kusumah harus berpuas diri pada urutan kedelapan. Warga Tanah Abang ini hanya mampu finish dengan waktu 04:12:23. (***)

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Even Tour de Bintan 2018 siap digelar. Kegiatan bergengsi ini diikuti lebih dari 42 Negara dengan jumlah peserta pembalap sepeda mencapai 1.200 peserta.

Usai meninjau rute yang dilalui peserta, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengadakan rapat yang dihadiri oleh OPD Kabupaten Bintan dan Camat terkait lainnya . Dalam arahannya dirinya meminta agar OPD terkait dapat bersinergi guna mensukseskan even tersebut.

dikatakannya juga bahwa pada setiap kecamatan yang dilalui rute pembalap hendaknya mampu membuat aktivitas kemasyarakatan.

“Data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan mencatat bahwa jumlah peserta mencapai 1.200 peserta dan ini merupakan peserta terbanyak even balap sepeda di Indonesia. Tadi kita melakukan peninjauan rute dan melakukan rapat terakhir. Untuk memeriahkan even ini, kita minta kepada setiap Camat yang daerahnya dilalui oleh peserta untuk bisa membuat aktivitas kemasyarakatan,” imbaunya di Kantor Bupati Bintan, Jumat, 22 Maret 2018 siang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Luki Zaiman Prawira menuturkan bahwa selain mendatangkan artis ibukota Fitri Carlina untuk hiburan masyarakat dan peserta balap sepeda, acara Tour de Bintan 2018 juga akan dibuka oleh Menteri PAN-RB Asman Abnur.

”Besok rencananya Menteri PAN-RB Asman Abnur yang akan hadir sekaligus membuka event Tour de Bintan 2018. Masyarakat besok diharapkan bisa hadir meramaikan pada acara pembukaan Tour de Bintan pada hari Sabtu, 24 Maret, jam 07.00 wib di Simpang Lagoi,” tutupnya.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Berdasarkan kajian, Badan Pengusahaan (BP) Bintan sudah menentukan kebutuhan rokok free trade zone (FTZ) untuk tahun 2018.

Berdasarkan perhitungan tersebut kemudian BP Kawasan Bintan menetapkan jumlah kebutuhan rokok Tahun 2018 sebanyak 119.045.234 bungkus atau setara 29.761 karton.

“Jumlah penduduk FTZ sebanyak 78.029 jiwa, dengan kunjungan wisatawan nasional ke wilayah FTZ, sebanyak 268.043 orang. Sedangkan, wisman sebanyak 374.012 orang dan tenaga kerja wilayah FTZ 9.984 orang,” ujar Ketua BP Kawasan Bintan, Saleh Umar kepada media, Selasa, 13 Maret 2018.

Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan kajian dengan menyebar kuisioner dilapangan terhadap 100 perokok aktif. Hasilnya, rata-rata perokok aktif masing-masing mampu menghabiskan 4 bungkus rokok.

“Rata-rata perokok aktif bisa menghabiskan 4 bungkus perhari”, ujar Saleh.

Saleh menjelaskan bahwa tidak semua penduduk masuk dalam kategori usia perokok. Adapun perbandingannya adalah 1 banding 4. Dimana dari 4 penduduk terdapat 1 yang merokok.

”Kawasan FTZ, seperempat penduduknya merokok,” katanya.

Saleh menambahkan, pihaknya dalam mengeluarkan izin kuota rokok tidak hanya menggunakan data perokok lokal. Penerapan kuota rokok juga mengacu pada kebutuhan rokok wisatawan mancanegara (wisman). Rata-rata, wisman hanya merokok satu bungkus. Namun uniknya, rokok Kawasan FTZ kerap dijadikan oleh-oleh atau sebagai souvenir bagi wisatawan yang berkunjung ke Bintan. (***)

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Heriawan Alias A Kun (32) menghabisi nyawa bapaknya, Bong Jie Kioeng di rumahnya, Senin, 12 Maret 2018 sekitar pukul 10.30 WIB.

Informasi di lapangan, pelaku yang melakukan tindakan sadis itu langsung diamankan warga. Saat diamankan, pelaku sudah terduduk lemas usai beraksi.

Pelaku ini memang sering bertindak aneh. Hampir tiap hari, pelaku dan korban terlihat ribut. Bahkan tidak hanya dengan korban, pelaku juga sering terlibat cekcok dengan saudaranya yang lain.

Dugaan warga, kejadian itu yang memicu keributan yang berujung kepada tewasnya sang ayah. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mengetahui kronologis pasti pembunuhan tersebut.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Artis Ibukota Jakarta yang ngetop dengan lagu “SMS” dan “ABG Tua” , Fitri Carlina direncanakan akan hadir dalam memeriahkan pagelaran pembukaan Tour de Bintan 2018 mendatang. Tour de Bintan 2018 akan diselenggarakan mulai tanggal 23-25 Maret 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Z Prawira mengatakan, bahwa acara pembukaan ajang balap sepeda Internasional Tour de Bintan pada 23-25 Maret 2018 mendatang, bisa dipastikan akan berlangsung meriah.

“ event ini didukung oleh Kementerian Pariwisata, dengan memfasilitasi mendatangkan artis ibukota Fitri Carlina untuk hiburan masyarakat dan peserta balap sepeda. Rencananya artis Fitri Carlina akan tampil pada acara pembukaan Tour de Bintan pada hari Sabtu, 23 Maret, jam 07.00 wib di Simpang lagoi ” ujarnya, Jumat, 9 Maret 2018 siang.

Dengan kehadiran penyanyi yang top dengan lagu ” ABG Tua” itu, Luki berharap, agar masyarakat Bintan dan sekitarnya bisa makin antusias untuk menonton lebih dekat lagi ajang balap sepeda tahunan ini. Dimana acara pembukaan yang akan dimeriahkan oleh artis Ibukota itu dibuka untuk umum dan gratis.

“ Panggungnya kita buka untuk umum di Terminal Simpang Lagoi ” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan, guna mensukseskan event Tour de Bintan 2018, dirinya sudah menginstruksikan kepada jajaran dinas terkait untuk bersinergi kebeberapa instansi terkait lainnya seperti pihak Polres Bintan, Imigrasi, Karantina serta Bea dan Cukai. Menurutnya, hal ini sangat penting guna kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan para peserta selama pelaksanaan event.

” Kita inginkan semua bersinergi, seluruh instansi terkait dan juga masyarakat, kita himbau untuk ikut serta menyukseskan event international ini. Mereka yang sudah datang ke sini pasti kembali, dan tentunya tidak sendiri tapi juga dengan teman dan keluarga mereka. Jadi kita butuhkan sinergi dan kekompakan dari semua unsur ” tutupnya. (humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kapolda Kepulauan Riau melakukan mutasi sejumlah perwira Polres Bintan. Adapun dasar mutasi tersebut adalah Telegram Rahasiah (TR) yang dikirim Polda Kepri, dengan Nomor STR/148/III/KEP/2018, Jumat, 2 Maret 2018.

Sejumlah perwira yang termasuk dalam mutasi penyegaran tersebut antara lain Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Anjar Yogota Widodo diangkat dalam jabatan baru, sebagai PS Kasubbagpangkat Bagbinkar RO SDM Polda Kepri diganti AKP Cut Putri Amelia Sari.

Kemudian Waka Polsek Bintim, AKP Tasriadi, akan menjabat sebagai Kasat Bhinmas Polres Tanjungpinang. Sedangkan yang terakhir adalah Kaurbin Opsnal Satres Narkoba Polres Bintan, Ipda Rio Ardian, mendapat jabatan baru sebagai Panit I Unit I Subdit I Ditreskrimum Polda Kepri.

”Benar. Tiga perwira yang menjabat di Mapolres Bintan mengalami mutasi dan mendapatkan tugas dan jabatan baru”, ujar Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang.

Ditambahkan oleh Boy, bahwa para perwira saat ini masih bertugas di Polres Bintan dan akan mengikuti serah terima berdasarkan aturannya 14 hari kedepan.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Juhairi alias Kay, Warga Binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Pinang yang kabur dan jadi buron ini ditangkap tim, Senin, 5 Maret 2018 sore.

Penangkapan warga binaan yang terjerat kasus cabul ini saat ia sedang berada di pinggir perkebunan Sawit Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Topaya sekitar pukul 16.18 WIB.

“Iya benar. Ketua tim pencarian yang menemukannya,” kata Kepala Lapas Klas IIA Tanjungpinang, Haswem Hasan seraya menjelaskan tim terus mengejar warga binaan lainnya yang bernama M Effendi.

Ustad, Ketua Tim Pencarian buron ini mengatakan pengakuan buron ini ia sedang menunggu warga yang melintas untuk meminta tumpangan ke Mapolsek Gunung Kijang. Namun, belum sempat jumpa warga yang bisa ditumpangi, tim sudah menemukannya.

“Ia memang memberhentikan kita saat melintasi lokasi penangkapan. Katanya mau menyerahkan diri,” ujar Ustad seraya mengatakan langsung menggiring terpidana kasus cabul ini ke Lapas Klas IIA Tanjungpinang. (muslim/kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan memprioritaskan penyelesaian jalan lintas Timur sepanjang lebih dari 4,5 kilometer dengan anggaran Rp32,5 miliar.

“Lintas Timur merupakan prioritas. Pembangunan jalan dengan total sekitar Rp32,5 Miliar. Beberapa pekerjaan lanjutan akan dilakukan mulai dari pemangkasan, pemerataan dan penimbunan lahan (cut and fill) serta pengaspalan jalan,” ujar Bupati Bintan, Apri Sujadi di Bandar Seri Bentan, Senin, 12 Februari 2018 pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bintan, Juni Rianto mengatakan bahwa pekerjaan jalan lintas timur akan dikerjakan oleh tiga dinas terkait sekaligus yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan, Dinas PUPR Provinsi Kepri dan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Bintan.

“Pengaspalan jalan dilakukan sepanjang 3.300 meter atau 3,3 Km oleh Dinas PUPR Kab Bintan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Bintan sekitar Rp19,5 miliar. Sedangkan Dinas PUPR Kepri mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar dan BP Kawasan Bintan mengalokasikan Rp8 miliar,” tutupnya. (muslim/humas)

Apri: Fokus Pembangunan untuk Daya Tarik Wisata, Kucurkan Rp 13 Miliar Penataan Taman Kota Kijang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan fokus melakukan pembangunan yang menjadi daya tarik wisata.

Dimana tren penataan taman kota dengan terdapatnya air mancur yang dapat menari-nari di sungai Kijang, Bintan Timur.

Konsep air mancur ini akan terujud pada tahun 2018 ini, dengan anggaran berkisar Rp 13 miliar. Selain itu, guna menambah semarak dan daya tarik wisata, rencananya di lokasi ini, digunakan untuk berbagai kegiatan pertunjukan seni diakhir pekan.

“Dibuat dengan konsep sejarah dimana dulunya pada tahun 1924, lokasi ini amat populer dengan nama ” Sungai Kolak “, mengacu pada histori atas banyaknya bunga kolak yang bisa ditemukan disepanjang sungai tersebut,” katanya.

Diterangkannya, nantinya beberapa bangunan serta pedestarian yang disiapkan bagi pejalan kaki juga akan dibuat dengan tiang-tiang seni ornamen pucuk rebung bergaya khas arsitektur seni melayu.

“Analogi bentuk bunga kolak yang menjadi histori, akan kita tampilkan ditengah-tengah kolam dalam bentuk air pancur, ini akan menjadi trend lokasi spot pariwisata baru. Dimana kita harapkan masyarakat yang berjualan disepanjang lokasi tersebut juga akan menerima manfaat atas ramainya pengunjung yang datang kesana ” ujarnya.

Dijelaskannya, andscape penataan taman dibuat dengan ramah lingkungan bagi pejalan kaki, beberapa pepohonan rimbun tetap dipertahankan ditambah beberapa lokasi duduk tempat peristirahatan.

” Designnya ramah bagi lingkungan untuk para pejalan kaki di waktu pagi dan sore hari, apalagi disana ada Pohon Sakura, tentunya akan menarik bila duduk menikmati senja dengan bunga sakura bermekaran dan air pancur yang menari-nari,” jelasnya.(humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos menggelar diskusi dengan Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Kabupaten Bintan untuk mendengar langsung segala aspirasi dan keluhan guna menemukan solusi serta perbaikan ke depan. Didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bintan, Kadisdik Bintan, Kasatpol-PP Bintan, Kepala BPPRD Bintan, Kakan Kemenag Bintan dan Camat se Kabupaten Bintan, forum diskusi digelar di Aula Kantor Camat Bintan Timur, Rabu 24 Januari 2018.

Didalam pertemuan Bupati Bintan ingin mengetahui permasalahan yang dirasakan oleh tenaga pendidikan Kementrian Agama yang ada di Bintan, Pemerintah Bintan ingin meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan pendidik yang ada di Bintan.

“Biaya sekolah sudah terlepas dari beban, bahkan sampai ke seragam dan perlengkapan siswa. Selanjutnya fasilitas fisik dan kesejahteraan tenaga pengajar juga harus masuk dalam skala prioritas. Ini salah satu langkah agar pendidikan di Bintan benar-benar bisa maju” ungkapnya Apri.

Forum Komunikasi Pendidik Kementerian Agama Kabupaten Bintan terbentuk pada tanggal 5 Januari 2018. Anggota yang tergabung terdiri dari 1656 orang pengajar TPQ, 150 orang PAI, 85 orang tenaga pengajar RA, 97 orang MI, selanjutnya 38 orang pengasuh Panti Asuhan dari 9 Lembaga.

Masing-masing perwakilan tenaga pengajar menyampaikan berbagai permasalahan dan masukan. Dua poin yang dapat digaris bawahi berkenaan dengan fasilitas fisik Sekolah dan insentif tenaga pengajar.

Menanggapi hal itu, Apri, menjelaskan, bahwa poin itu memang menjadi salah satu tujuan dirinya berdiskusi langsung dengan tenaga pendidik hari ini. Seluruh tenaga pengajar Kementerian Agama yang ada di Bintan akan didata kembali untuk mendapatkan dana insentif.

“Nanti Kepala Sekolah langsung mengeluarkan Surat Keterangan terkait tenaga pengajar yang ada. Jadi tidak ada lagi yang tidaj tercover. Insentif ini hak Bapak dan Ibu sekaian. Satu minggu ke depan saya ingin agar data-data tersebut sudah selesai” tutupnya. (humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Puluhan tenaga kesehatan dan guru mengikuti Diklat Prajabat CPNS golongan II dan III. Kegiatan Diklat ini dibuka Wakil Bupati Bintan, Jumat, 19 Januari 2018.

Peserta yang mengikuti Diklat Prajabat tersebut sebanyak 61 peserta yang terdiri 44 peserta tenaga kesehatan dan 17 peserta guru garis depan, dengan narasumber Diklat Widyaswara dari Prov Kepri selama 7 hari kerja sejak tanggal 18 sd 25 Januari 2018.

Agenda tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM, Kepala Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat Lembaga Administrasi Negara Dra. Reni Suzana, M.PPM, Jajaran OPD Kabupaten Bintan , Kepala Bagian serta Camat.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan, Dra Irma Annisa, mengatakan, kegiatan diklat ini sangat penting dilaksanakan sebagai pembekalan sebelum diangkat ASN, dengan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan sikap para peserta.

“ASN harus mampu memainkan peran, memiliki mental serta mempunyai kompetensi yang diaktualisasikan melalui sikap dan prilakunya yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tangungjawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa ” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, menyampaikan, dengan Diklat yang diadakan ini, hendaknya dapat menjadi bekal bagi aparatur guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berharap saudara semua mengikuti Diklat ini dengan serius, karena ini amat penting untuk saudara dan pengabdian ke depan. Tiga hal, kompetensi, kemampuan dan prilaku yang baik harus dimiliki oleh siapapun yang ingin jadi ASN ” sebutnya.

DIjelaskannya, Diklat itu bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka, akan tetapi diharapkan membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja para aparatur pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental sesuai dengan tujuan dari pendidikan dan pelatihan tersebut.

“Tahun 2017 yang lalu, Pemkab Bintan sudah memberhentikan 10 ASN dengan berbagai faktor. Saya harapkan semua peserta diklat, ikuti diklat dengan sebaik-baiknya, tanamkan jiwa patriotisme, berbaur dan harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat ” tutupnya.

Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam memasang Tanda Peserta Diklat kepada salah satu peserta,didampingi Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kapuspen Diklat LAN Dra. Reni Suzana, M.PPM dan Kepala BKPPD Kab Bintan Dra Irma Annisa. (humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Tour de Bintan menjadi perhatian masyarakat internasional sehingga mengangkat citra pariwisata Indonesia. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira.

“Organisasi Pesepeda Internasional mengakui lintasan dalam Tour de Bintan dalam kategori Gran Fondo terbaik di Indonesia,” ujar Luki di Bintan, Jumat 19 Januari 2018

Luki mengemukakan Tour de Bintan satu-satunya kegiatan pariwisata bernuansa olahraga sepeda di Indonesia yang diakui Organisasi Pesepeda Internasional. Kondisi itu membuktikan kegiatan pariwisata tersebut tidak hanya menarik perhatian pesepeda nasional, melainkan juga internasional.

Pemerintah pusat, terutama Kementerian Pariwisata juga memberi perhatian khusus pada Tour de Bintan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan citra pariwisata di Bintan dan Kepri, melainkan juga Indonesia.

Tour de Bintan 2018 diselenggarakan pada 23-25 Maret 2018. Jumlah pendaftar hingga pertengahan Januari 2018 mencapai 1.100 orang. Mereka berasal dari berbagai negara. “Pesepeda berasal dari 43 negara,” ujarnya.

Luki mengatakan prestasi yang diperoleh dalam menyelenggarakan Tour de Bintan tidak membuat Pemkab Bintan puas. Kegiatan tersebut akan ditingkatkan agar semakin menarik perhatian masyarakat internasional.

Salah satu upaya menambah daya tarik Tour de Bintan yakni menambah jalur lintasan pesepeda. Peserta Tour de Bintan tahun 2018 akan melewati jalur lintasan baru di Jalan Raya Kijang, Kecamatan Bintan Timur. “Ini akan menambah panjang jalur lintasan pesepeda,” tuturnya.

Luki mengatakan dampak positif menambah jalur lintasan pesepeda yakni memperkenalkan Kijang sebagai kawasan yang tidak kalah menariknya dibanding Lagoi dan kawasan wisata lainnya. Kijang memiliki gedung-gedung unik seperti Gedung Tanjak dan masjid yang indah. “Jalan di Kijang juga cukup baik menjadi jalur lintasan pesepeda,” katanya.

Luki mengatakan Tour de Bintan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisman, melainkan menumbuhkan sektor lainnya, seperti ekonomi kerakyatan, hotel, restoran dan transportasi. Semakin lama wisman tinggal di Bintan akan semakin menguntungkan masyarakat, pengusaha dan pemerintah daerah. “Pariwisata di Bintan merupakan sektor unggulan,” katanya. (muslim)

sumber: republika.co.id

Bupati Antisipasi Isu Penjualan Pulau via Online

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Isu penjualan Pulau Ajab di Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan dapat perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan. Situs iklan penjualan pulau di privateislandonline.com menawarkan Pulau Ajab seharga Rp44 miliar.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan penjualan pulau, utamanya kepada pihak asing, sama sekali tidak dibenarkan dan melanggar ketentuan dari Undang-undang. Dimana hal ini tuangkan sesuai Pasal 33 ayat 3 bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara.

“Penjualan Pulau tidak dibenarkan. Yang diperbolehkan pengelolaan potensi pulau tersebut. Dan itu, juga ada aturan-aturan yang berlaku,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Bintan, Selasa, 16 Januari 2018 siang.

Ditegaskannya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tidak mengetahui terkait adanya penjualan pulau tersebut. Bahkan, katanya, meminta agar jajaran terkait segera melacak siapa saja pemilik lahan yang ada di Pulau Ajab.

“Data sementara yang berhasil kami himpun, telah kami temukan bahwa lahan pulau tersebut dimiliki banyak pihak,” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa hendaknya pemilik lahan Pulau yang memiliki luas lahan lebih kurang 27 Hektar ini, hendaknya dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan dalam hal pemanfaatan potensi lahan. Untuk hal ini bisa melalui Camat dan juga Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan.

” Sebaiknya pemilik lahan segera berkoordinasi ke Pemerintah Daerah, dalam hal ini bisa melalui Camat dan atau Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan. Nantinya , kita bisa kembangkan potensi Pulau melalui Investasi Pariwisata terkait pengelolaan potensi Pulau, dan nilai ekonominya jauh lebih tinggi. Saat ini kita juga sudah instruksikan agar aparatur desa mulai dari tingkat RT/RW , Kepala Desa hingga Camat dapat terus memantau perkembangan terkini Pulau tersebut, selain itu kita juga telah meminta BPN bersinergi,” ujarnya.(humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM resmi melepas bantuan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor masyarakat Kecamatan Tambelan di pelabuhan Sri Bay Intan, Kijang , Kec Bintan Timur , Senin pagi 15 Januari 2018.

Dalam kesempatan tersebut, terlihat Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua Tim Penanganan Bencana Korban Banjir dan Tanah Longsor Kec Tambelan Drs Ismail, Mpd didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan Naharuddin.

Berbagai bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan berupa 2,5 ton beras Bulog , ratusan paket makanan siap saji, peralatan dapur, matras, lauk pauk, selimut, perlengkapan anak-anak, pakaian bayi dan lain sebagainya yang rencananya akan diberangkatkan ke Kecamatan Tambelan menggunakan Kapal Pelni Sabuk Nusantara 39.

Dalam penyerahan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan saja berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan namun juga ada yang berasal dari pihak Kepolisian Polres Bintan.

” Kalau tidak ada halangan , siang ini bantuan akan diberangkatkan menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 39 dan besoknya insyaallah, sudah sampai di Kec Tambelan. Bantuan tidak saja berasal dari BPBD Kab Bintan, Dinas Sosial Kab Bintan namun juga berasal dari Polres Bintan. Kedepannya fokus kita adalah bagaimana memperbaiki beberapa insfratruktur yang rusak disana sesegera mungkin, salah satunya adalah dengan menggunakan anggaran desa yang ada ” ujarnya.

Diketahui bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan menyerahkan bantuan tersebut, setidaknya kepada 411 jiwa dari 113 KK yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Hilir , Desa Kukup dan Desa Kampung Melayu.

” Data sementara yang kita terima , yang paling parah itu di Desa Batu Lepuk dengan 78 KK, 272 jiwa dan 67 rumah yang terkena dampak bencana ” ujarnya menambahkan.

Bencana banjir dan tanah longsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi selama tiga hari tiga malam tanpa henti, serta ditambah air laut pasang yang mengakibatkan sungai meluap di Desa Batu Lepuk. Akibatnya, puluhan rumah terendam disana.

Adapun beberapa Infrastruktur, juga mengalami beberapa kerusakan ringan serta dipenuhi timbunan tanah longsor diantaranya Gedung PKK , Gedung P3DK , Gedung PAUD , Puskesmas , Lapangan Volley, SMP Negeri 14 dan infrastruktur lainnya. (humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Anggota Dewan Bintan Yatir mengalami kecelakaan di jalur lintas barat Bintan. Ia mengalami kecelakaan beruntun dengan sejumlah kendaraan lainya.

Di Rumah Sakit RSAL nampak puluhan orang telah berada di RSAL Tanjungpinang untuk menunggu kabar Yatir dan sejumlah korban lainya.

“Pak Yatir ada disini. Disini yang dirawat ada Edi sama Yatir aja,” ujar Iwan salah seorang kerabat keluarganya di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSAL Tanjungpinang, Kamis 11 Januari 2018.

Ia menuturkan bahwa Yatir mengalami luka dibagian kepala dan kakinya. Beberapa luka kata dia dibagian sejumlah kuku yang terlepas. Dan kepala pun mengalami bengkak. Beberapa keluarga menyebutkan bahwa Yatir dalam kondisi tidak sadar.

Saat ini tim dokter masih melakukan penanganan medis seperti melakukan proses penjahitan bagian luka robek yang dialami dibagian kepala.

“Pak Edi yang alami luka patah kaki. Sedangkan pak Yatir ada luka di kaki dan kepalanya. Sebagian dibawa di RSUP. Ada yang meninggal tapi saya belum tak persis siapa,” katanya lagi.

Beberapa pengunjung yang merupakan kerabat dan keluarga terdekat belum mengetahui secara persis kejadian kecelakaan yang dialaminya.

“Jadi pak Yatir ini bareng sama dua orang di mobil itu. Ada sopirnya Iwan dibawa ke RSUP. Koma kondisinya. Satunya lagi Edi yang duduk dibelakang. Pak Yatir duduk depan,” (muslim)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan berencana akan segera menerapkan garis pembatas aman berenang di sepanjang kawasan Pantai Trikora. Hal tersebut dilakukan setelah ditemukannya kejadian yang tidak diinginkan beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira menuturkan langkah awal atas kebijakan memasang garis pembatas aman berenang, dilakukan dengan mengumpulkan beberapa dinas terkait serta pengelola wisata di sepanjang kawasan Pantai Trikora.

”Rencananya tahap awal, kita akan kumpulkan sejumlah pengelola Kawasan Pantai Trikora dan instansi terkait lainnya guna merealisasikan pemasangan garis pembatas aman berenang bagi wisatawan/pengunjung yang berkunjung ke Kawasan Pantai Trikora. Jadi, nantinya wisatawan atau pengunjung yang berenang di Kawasan Pantai Trikora hanya boleh berenang di dalam garis pembatas yang telah ditetapkan,” ujarnya, Selasa, 9 Januari 2018 pagi.

Diketahui bahwa seyogyanya Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah mengantisipasi atas kejadian yang selalu berlaku di kawasan Pantai Trikora menjelang setiap akhir tahun. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sebelumnya telah berkoordinasi bersama Polres Bintan, Tagana Bintan, Anggota Pramuka, serta Tim SAR guna mendirikan tenda-tenda Pos Pengamanan di beberapa titik semenanjung pantai, namun sayangnya kejadian yang tidak diinginkan masih saja berlaku.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menanggapi bahwa dirinya mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerjasama dalam penanganan pengamanan Kawasan Pantai Trikora beberapa waktu lalu. Menurutnya para petugas Polres Bintan, Tagana Bintan, Tim SAR, Anggota Pramuka dan pihak terkait lainnya sudah bekerja keras guna pengamanan bagi wisatawan/pengunjung di akhir tahun.

” Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak instansi terkait guna menghadapi akhir tahun. Termasuk menyiapkan Pos-pos pengamanan di Kawasan Pantai Trikora. Namun kita juga menyesali bahwa kejadian tersebut masih saja berlaku. Kemarin sudah saya instruksikan agar BPBD Kabupaten Bintan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bintan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan dan para pengelola di Kawasan Pantai Trikora dan instansi terkait lainnya segera berdiskusi, agar di Tahun 2018 ini bisa merealisasikan dan memasang garis pembatas aman berenang bagi wisatawan/pengunjung di kawasan tersebut,” tutupnya.(humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sebanyak 28 Kepala OPD dan 10 Camat Kabupaten Bintan menandatangani Pakta Integritas serta menerima DPA (Daftar Pelaksanaan Anggaran) APBD TA 2018 di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin, 8 Januari 2018 pagi. Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA TA 2018 juga disaksikan oleh Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM, serta seluruh FKPD Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa hendaknya seluruh Kepala OPD dan Camat yang menandatangani Pakta Integritas, dapat menjalankan kinerja dan amanah yang diberikan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Selain hal tersebut, dirinya juga meminta agar seluruh Kepala OPD dan Camat bisa bersinergi dengan bawahannya dalam menjalankan roda pemerintahan, karena menurutnya dengan kekompakan dan sinergi antara atasan dan bawahan maka target kinerja akan tercapai dengan baik.

”Dengan penandatanganan Pakta Integritas, kita harapkan kinerja yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta bisa melakukan pembangunan daerah dengan sebaik-baiknya. Kita memiliki APBD berkisar 1 triliun lebih, dengan belanja langsung berkisar 575 milyar dan belanja tidak langsung berkisar 491 milyar. Hal ini harus dilaksanakan bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bintan ” ujarnya.

Selain penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DPA TA 2018 , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga melakukan MoU dengan Bank BJB yang diwakili oleh Kepala Divisi Kredit Retail dan Konsumer Bank Jawa Barat Banten Pusat (BJB) Bapak Triastoto Hardjanto Wibowo didampingi Kepala Bank BJB Batam Bapak Ahmad Faisal.

”Hari ini selain penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan DPA TA 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Bank BJB guna fasilitasi dan kontribusi bagi perkreditan para pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Ditambahkannya juga, bahwa MoU perkreditan para pegawai ini merupakan langkah awal hubungan kerjasama antara Pemkab Bintan dan Bank BJB. Kedepannya , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga meminta agar Bank BJB dapat memfasilitasi dan menyediakan Fasilitas Kreditur bagi pengusaha Ekonomi Kreatif Pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Bintan.

” Ini sebagai langkah awal, kedepannya kita harapkan agar ada fasilitas Kredit bagi pelaku Ekonomi Kreatif dengan menggandeng pelaku UMKM agar bisa memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan masyarakat dan daerah Kabupaten Bintan ” tutupnya.(humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Festival Durian Bintan 2018 berlangsung meriah. Ribuan pengunjung yang berasal dari Kota Batam , Kota Tanjungpinang , Tanjung Balai Karimun , Kota Pekanbaru , bahkan wisatawan yang berasal dari Malaysia dan Singapura ikut menyambangi lokasi Festival di Lapangan Bola Bintan Bekapur Gunung Bintan, Desa Bintan Buyu, Kec Teluk Bintan , Minggu, 7 Januari 2018 pagi.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 5.000 Buah Durian dari berbagai jenis, asli dari Kabupaten Bintan dapat dinikmati oleh pengunjung. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dirinya juga berharap agar Agenda Festival Durian Bintan hendaknya bisa dijadikan agenda rutin setiap tahunnya.

” Kita harapkan kegiatan ini dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun nya. Kabupaten Bintan memiliki Durian dengan cita rasa yang khas dan tidak kalah dengan Durian Musang King dari Negara Malaysia dan Singapura,” ujarnya.

Ditambahkannya juga bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini fokus pada peningkatan infrastruktur pada Bidang Pariwisata. Menurutnya, pada Tahun 2017 saja, angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan berkisar 300.000 lebih , dan ini artinya jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Bintan sudah dua kali lipat dari jumlah penduduk Kabupaten Bintan.

” Beberapa sektor penunjang pariwisata sedang kita bangun saat ini. Dan Bintan Buyu termasuk Kampung Tua yang akan kita lestarikan. Kita juga sedang mengusahakan agar Bandara Busung bisa menjadi Bandara Komersil sehingga pintu masuk Wisatawan ke Kabupaten Bintan terbuka lebar ” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Panitia Pelaksana Festival Durian Bintan 2018 Muhammad Ali mengatakan bahwa berbagai kegiatan terselenggara pada kesempatan tersebut. Selain menampilkan Bazar Durian, panitia juga menampilkan berbagai kreasi olahan dari Durian.

Menurutnya Festival Durian Bintan 2018 setidaknya menghadirkan 10 jenis Durian Bintan yang ditampilkan yaitu Durian Gempa Bumi, Durian Kucing Tidur, Durian Es Krim, Durian Tembaga , Durian Mentega , Durian Jantung , Durian Telur , Durian Daun, Durian Kembar Dua , Durian Bantal Guling dan juga Durian Raja Asmara.

” Selama ini masyarakat hanya mengenal Durian Tembaga , padahal Bintan memiliki banyak jenis Durian dengan cita rasa tersendiri ” tutupnya.(humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menargetkan agar di Tahun 2018 nanti, setidaknya seluruh proses lelang proyek pembangunan paling lambat pada bulan April nanti sudah selesai.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos di Kantor Bupati Bintan, Kamis, 4 Januari 2018 pagi.

” Kita sudah evaluasi beberapa pekerjaan di Tahun 2017 yang lalu, dimana beberapa pekerjaan proyek pembangunan yang tidak terealisasi hingga 100%, namun cuma sampai 90%. Setelah di evaluasi ditemukan beberapa kendala , mulai dari tahap pelelangan hingga pengaruh keadaan cuaca. Maka kita sikapi, di Tahun 2018 nanti seluruh proses pelelangan proyek pembangunan hendaknya selesai di bulan April ” ujarnya.

Dikatakannya juga, dengan proses pelelangan yang lebih cepat di Tahun 2018 nanti hendaknya beberapa program pembangunan dapat lebih cepat terealisasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

” Kedepannya salah satu proyeksi Pembangunan kita berencana akan membangun Bundaran di Km. 16 arah Lintas Barat nantinya ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bintan Junirianto mengatakan bahwa pihaknya sangat siap dalam menjalankan kebijakan yang akan diterapkan oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos. Menurutnya, beberapa proyeksi pembangunan dibawah kendali Dinas PUPR Kabupaten Bintan untuk Tahun 2018 akan segera dilakukan proses pelelangan.

Ditambahkannya juga bahwa pada Tahun 2018 nanti, Dinas PUPR Kabupaten Bintan memiliki 2 proyeksi prioritas Pembangunan diantaranya menyelesaikan pembangunan Jembatan Pengujan serta membangun Bundaran di Simpang Km.16 Jalan Lintas Barat. Dirinya juga menambahkan bahwa terkait dana DAK , pihaknya mengusahakan setidaknya bulan Maret 2018 sudah memiliki kontrak.

” Kita ada 2 proyeksi Pembangunan di Tahun 2018 , yaitu menyelesaikan pembangunan jembatan Pengujan sebesar 8 Milyar Rupiah , dan juga membangun Bundaran di Km.16 arah Lintas Barat yang sudah kita design. Dan dana tahap awal berkisar 6 Milyar Rupiah. Dan ini segera akan kita lakukan untuk tahap proses pelelangan sesuai kebijakan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos ” tutupnya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MM mengatakan bahwa kawasan wisata bintan menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Wakapolda juga menargetkan pada tahun 2018 destinasi wisata di Kepri mendapat prioritas pengamanan agar kunjungan wisatawan terus meningkat.

dikatakannya saat melaksanakan penyambutan wisata perdana bersama Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM di pelabuhan Bandar Bentan Telani, Lago, Kecamatan Teluk sebong, Senin, 1 Januari 2018 pagi.

Ia juga mengatakan, kunjungan wisatawan kawasan wisata lagoi tiap tahunnya terus terjadi peningkatan, dilihat dari data yang telah disampaikan oleh kepala dinas pariwisara bintan Luki Zaiman Prawira, S. STP bahwa tingkat kunjungan wisatawan pada tahun 2017 meningkat, dihitung dari januari hingga oktober 2017 kunjungan wisatawan ke bintan sebanyak 293.483 orang, sedangkan pada bulan november – desember mencapai 72.000 orang, total dari keseluruhan pada tahun 2017 mencapai 364.483 orang.

“Perlu adanya pengamanan khusus agar para wisatawan yang berkunjung ke bintan dapat lebih aman dan nyaman,” ungkapnya

Selain itu dalam hal keragaman kepulauan riau juga sangat kondusif, terlihat dari setiap perayaan hari-hari besar dan acara-acara besar lainnya, selalu berjalan sukses tanpa adanya hal-hal yang tidak di inginkan, kita dari pihak berwajib sangat mengapresiasikan keberagaman yang terjalin sangat baik,” tutupnya

Diwaktu yang sama, Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM juga menjelaskan bahwa kepulauan riau merupakan daerah yang menyumbang kunjungan wisatawan mancanegara terbanyak setelah bali dan jakarta, dengan menduduki peringkat ke tiga nasional, butuh sebuah komitmen dalam memberikan kenyaman bagi para wisatawan luar negeri maupun nusantara,” terangnya

“Bentuk keseriusan tersebut telah disampaikan wakapolda kepri Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, MM bahwa prioritas polda kepri pada tahun 2018 adalah pengamanan objek-objek vital yang ada di kepulauan riau, termasuk daerah pariwisata yang ada di pulau bintan guna mendongkrak lagi jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke kepulauan riau,” ungkapnya

Selain itu, perlu adanya kerjasama pemerintah dan masyarakat untuk dapat menciptakan dunia usaha baru selain pariwisata agar dapat saling menopang antara dunia pariwisata dan ekonomi msyarakat, seperti industri rumahan yang ada kaitannya dengan dunia pariwisata, selain dapat meningkatkan PAD daerah, ekonomi masyarakat juga dapat meningkat,” terangnya

Semoga kedepan dunia pariwisata bintan dapat terua menjadi yang terbaik di kancah nasional maupun internasional,” tutupnya

Hadir juga dalam penyambutan wisatawan perdana, Sekda Bintan Drs. Adi Prihantara, MM, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, Kadis Pariwisata Kepri Buralimar, Kadis Pariwisata Bintan Luki Zaiman, S.STP, Ka. DPKAD Bintan Moh. Setioso dan Kakan Satpol PP Bintan Moh. Ikhsan Amin, MM. (humas/bobi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dua orang pemuda warga Tanjung Unggat ini bernasib sial. Soalnya, mereka kedapatan membawa 10 bungkus narkoba jenis sabu di Wisma Tanjung, Sabtu, 30 Desember 2017 sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan kedua pemuda ini dilakukan saat Kodim 0315 Bintan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia asusila.

Kedua orang yang diduga pemilik narkoba ini bermula dari kecurigaan Bhabinkamtibmas Tanjung Unggat saat menggelar razia di kamar 305 Wisma Tanjung. Dimana pada kamar tersebut ditemukan dua orang pria menginap, padahal keduanya merupakan warga Tanjung Unggat.

“Kami curiga dan menggeledah tas kecil warna hitam milik Hr, dan menemukan 2 bungkus diduga sabu. Keduanya lalu dibawa ke Makodim bersama barang bukti untuk diinterogasi,” ujar Kasdim 0315 Bintan, Mayor Sugeng, Minggu, 31 Desember 2017 siang.

Setelah diinterogasi, lanjut Kasdim, pelaku mengakui bahwa masih ada narkoba yang tersisa di kamar Wisma Tanjung yang beralamat di jalan Ir Sutami tersebut. Kemudian, anggota kembali menuju kamar 305 dan menemukan lagi 8 paket diduga sabu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan bahwa barang bukti tersebut positif mengandung amfetamin yang termasuk narkoba golongan I non tanaman. Pernyataan itu disampaikan berdasarkan hasil uji langsung yang telah dilakukan pihaknya di Makodim 0315 Bintan.

“Berat totalnya mencapai 94,41 gram bruto. Kasus ini akan ditindaklanjuti Satres Narkoba Tanjungpinang,” ujarnya saat konfrensi pers di Makodim 0315 Bintan.

Selanjutnya, barang bukti tersebut akan diuji kembali bersama dengan pihak BNN Tanjungpinang dan Polres Tanjungpinang.

“Kami mengapresiasi kinerja Babinsa Kodim 0315 Bintan. Sabu ini akan kita timbang secara bersama-sama,” tuturnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait ini, kata Tedjo, nanti akan disampaikan setelah pengembangan penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres Tanjungpinang.

“Pihak lain yang terlibat akan kita selidik. Untuk waktunya, kita selama 3×24 jam,” terang Tedjo. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana Kabupaten Bintan menggelar lomba masak nasi goreng kreasi kategori pria (bapak-bapak) dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ibu di Aula Kantor Bupati Bintan, Rabu, 27 Desember 2017.

Perlombaan ini dilangsungkan dengan maksud menambah semarak peringatan hari ibu sekaligus ajang silahturahmi antar anggota Dharma Wanita dan juga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bintan.

Dahlia Zulfah Selaku Ketua Panitia memaparkan bahwa kegiatan ini selalu dilakukan hampir setiap tahun. Di samping menjadi ajang silahturahmi, perlombaan ini diharapkan dapat menjadi hiburan tersendiri bagi seluruh ASN. Jelas saja, sebab seluruh peserta lomba merupakan perwakilan dari setiap OPD serta Bagian di Setda Bintan dan ternyata banyak Kepala Dinas dari tiap-tiap OPD yang langsung turun tangan mengikuti perlombaan.

“Ini jadi momen silahturahmi, bisa juga sebagai hiburan tersendiri. Pesertanya Kepala dinas dan Kepala Bagian, sesekali kita liat sisi lain kemampuan khususnya di lini dapur yang dimiliki pejabat kita” ungkapnya disela-sela perlombaan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Drs. Adi Prihantara, MM mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusias seluruh ASN yang mengikuti kegiatan. Dirinya menganggap bahwa perlombaan ini lebih dari sekedar kompetisi, sebab di sini kerjasama dan kekompakan bisa terjalin semakin baik.

Tidak lupa dengan sedikit guyonan, Adi menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar fokus dan jangan terburu-buru saat mengikuti lomba.

“Nanti ketika masak jangan sampai takut kehabisan waktu. Nasi goreng selesai tapi bumbu lupa dimasukin” sebutnya sambil tersenyum sebelum membuka perlombaan disambut gelak tawa seluruh peserta.

Dalam kompetisi ini, dihadirkan langsung tiga orang dewan juri yang akan menilai seluruh hasil masakan peserta untuk ditentukan para pemenang kategori tiga besar.

Dewan juri tersebut terdiri dari Nong Rochaiza Adi Prihantara, Ketua Dharmawanita Unsur Pelaksana Sekretariat Daerah Kabupaten Bintan, Indrawati Junisman dan Chef Khaironi dimana ia merupakan salah satu Chef handal yang dimiliki Bintan Lagoon Resort’s Kawasan Wisata Lagoi.

Nong sendiri menegaskan bahwa kegiatan lomba masak pada tahun ini dibuat sedikit berbeda dari yang pernah dilakukan. Beberapa inovasi dan sentuhan baru dibuat untuk membuat kompetisi ini semakin menarik.

Hingga akhir perlombaan, setelah dewan juri menilai langsung proses memasak sampai penyajian dan mencicipi setiap masakan. Akhirnya ditetapkan tiga pemenang terbaik yang keseluruhannya diraih oleh Bagian di Setda Bintan.

Para pemenang tersebut, Juara I diraih oleh Bagian Umum dengan hasil masakan yang diberi nama “Nasi Goreng Black Metal, Juara II diraih oleh Bagian Kominfo dengan hasil masakan yang diberi nama “Nasi Goreng Paprik ala Muazhin”, kemudian Juara III diraih oleh Bagian Pemerintahan dengan hasil masakan yang bernama “Nasi Goreng Mooms”.

Seluruh keunikan para peserta termasuk tampilan style penyajian hasil masakan membuat lomba masak ini menjadi sangat menarik untuk diikuti bersama.(*)

sumber: humas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM meninjau Lokasi Pontoon Pelabuhan Bulang Linggi mengalami kerusakan karena diterjang ombak, disertai angin kuat, Kamis 21 Desember 2017 siang.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan Yandrisyah, Kepala UPP Kesyahbandaran Tanjung Uban Gunawan, Camat Bintan Utara Azwar dan rombongan terkait.

Dalam peninjauan tersebut, Dalmasri Syam MM mengakui bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi ke pihak Provinsi Kepri melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kepri untuk segera melakukan langkah-langkah secepatnya, guna perbaikan sarana dan prasarana Pontoon Pelabuhan yang rusak.

Pantauan situasi di lapangan, terlihat kondisi jalan dari pelabuhan menuju ke arah Pontoon Pelabuhan telah terputus. Dalmasri meninjau lokasi didepan pelabuhan yang banjir akibat arus pasang laut yang sedang tinggi.

“Pelabuhan Bulang Linggi ini dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan. Sementara aset dan perawatan merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Kepri. Kami sudah menghubungi Pihak Provinsi Kepri agar hal ini segera diantisipasi karena akan menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru. Informasinya , Pihak Provinsi Kepri juga akan turun melihat kondisi pelabuhan,” tutupnya. (bobi)