NATUNA

HEADLINE

Sabtu | 22 Juni 2019 | 5:58

Bupati Akan ‘Jual’ Natuna di Jepang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Bupati Natuna,Abdul Hamid Rizal, mendapatkan kesempatan untuk “menjual” Potensi Natuna di Jepang, dalam kegiatan Indonesia Japan Business Forum (IJBF).

Event itu di mulai dari 26 hingga 27 Juni 2019, yang sekaligus menjadi “Side Event” dari KTT G-20 pada tanggal 28 Juni ,di Osaka Central Public Hall, Jepang.

Rencana Kedatangan Bupati Natuna ke Event Bisnis di Negeri Sakura itu bukan atas kehendaknya sendiri, melainkan diundang resmi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka.

Berbekal ijin dari Gubernur Kepri dan Kementerian terkait, Bupati Natuna tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempromosikan Natuna di Event kancah Internasional tersebut.

Dalam Konfrensi Pers yang di gelar di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, pada Jumat 21 Juni 2019, Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi, mengungkapkan dari seluruh Indonesia hanya dua Kabupaten yang diundang menghadiri event IJBF.

“Dari seluruh Kabupaten/kota se Indonesia, hanya Natuna dan Morotai yang diundang, dan nantinya Bupati mendapat kesempatan untuk mempromosikan potensi natuna disana,” ungkap Wan Siswandi.

Forum Bisnis IJBF ini nantinya akan terdiri dari 3 sesi kegiatan yakni, seminar, pameran, dan business meeting dan signing ceremony kerja sama.

Business meeting akan menjadi sarana bagi peserta kegiatan untuk melakukan penjajakan dan negosiasi bisnis dengan mitra kerjanya di Jepang.

“Khusus Natuna , selain promosi Bupati juga akan memastikan terlaksananya pembangunan SKPT Natuna melalui dana hibah Pemerintah Jepang melalui kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Japan International cooperation Agency (JICA),” terang Wan Siswandi.

Lanjut Sekda, Natuna melalui kementerian KP mendapatkan dana Hibah sebesar 100 milyar Rupiah dari Jepang, yang akan digunakan untuk pembangunan baru pasar ikan ranai dan pelabuhan perikanan selat lampa.

“Pekerjaan konstruksinya ditatgetkan dapat terlaksana tahun 2020 mendatang, sambil kita urus administrasinya dan menunggu Amdal dari Provinsi,” ujar Wan Siswandi.

Turut mendampingi Kunker Bupati Natuna Ke Jepang, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Disperindagkop dan UKM, Kadis Perikanan, Kasubag Protokol bagian Humas, dan Kasubag Hubungan Antar Lembaga. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID,Natuna- Guna Mengasah Kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia di bidang wisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, menggelar pelatihan Pramuwisata pada, Senin 17 Juni 2019, di RM. Sisi Basisir, Ranai.

Kegiatan tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni pelatihan pemandu wisata budaya (kuliner dan belanja) dan pelatihan pemandu wisata alam (geowisata).

Panitia pelaksana kegiatan, Irlizar, dalam laporannya menerangkan, kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, yakni untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tekhnik pramuwisata dibidang geowisata dan kuliner, mengasah keterampilan menjadi guide yang baik, serta meningkatkan pengetahuan dalam mempromosikan wisata dan perencanaan paket perjalanan wisata.

Kadispar Provinsi Kepri, Boeralimar saat pembukaan kegiatan

“Peserta terdiri dari kelompok sadar wisata(Pokdarwis), Genpi,biro perjalanan, dan Disparbud Natuna, yang terbagi 30 orang peserta pemandu wisata alam dan 50 peserta pemandu wisata budaya, kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2019,” terang Irlizar.

Sementara itu dalam sambutanya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Hardinansyah, mengatakan dalam pengembangan sektor pariwisata maka tidak bisa terlepas dari 5 unsur, yakni pemerintah, akademisi, media, pelaku usaha dan masyarakat.

“Masyarakat merupakan ujung tombak pemberi layanan yang berhubungan langsung dengan wisatawan, maka
saya harap, disini peserta dapat meningkatkan pemahaman kemampuan dan pengetahuan, kualitas dan kompetensi diri, dalam rangka peningkatan kapasitas pelayanan kepariwisataan sebagaiman tujuan giat ini,” harap Hardinansyah.

Peserta pelatihan
Peserta pelatihan

Ia pun berpesan, agar para peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan menyerap seluruh materi yang diberikan narasumber hingga akhir kegiatan.

Dalam kegiatan pelatihan ini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Boeralimar, turut menjadi narasumber yang akan memberikan materi kepada peserta. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID,Natuna- Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, menginginkam seluruh daerah dan pulau terpencil di Kabupaten Natuna dapat terkoneksi. Hal itu Ia sampaikan kepada Awak Media melalui telepon selulernya.

Saat dihubungi, Hamid Rizal pun mengatakan sedang menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara, yang digelar oleh Kemenko Maritim, di Pelindo IV, Makasar, Sulawesi Selatan, Senin 17Juni 2019.

Istimewa

Bersama 16 orang Pimpinan Daerah Kabupaten/kota Perbatasan lainnya, Hamid Rizal turut diundang untuk membahas program tol laut.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Jamaluddin.

Adapun pembahasan rapat terkait upaya bersama optimalisasi potensi maritim di wilayah perbatasan, untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) terkait program tol laut.

Istimewa

Bupati Natuna Hamid Rizal, menuturkan, evaluasi dan optimalisasi Tol laut dan udara sangat penting, Apalagi untuk daerah perbatasan seperti Natuna.

“Natuna punya potensi maritim sangat luar biasa, namun belum semua dikelola. Dengan adanya program Pemerintah Pusat terkait potensi maritim dalam Rencana Pembangunan jangka menengah Nasional, Pemkab Natuna mendukung dan mendorong agar program itu bisa terwujud dengan baik,” ujar Hamid.

Istimewa

Lanjutnya, Dengan demikian program Tol laut maupun udara dari Pemerintah Pusat, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Disamping itu, kelangkaan bahan pokok maupun keperluan masyarakat, bisa teratasi.

“Kita ingin membangun Natuna ini kearah yang lebih baik. Pemkab Natuna berupaya agar transportasi udara maupun laut bisa lancar dan terkoneksi hingga kepulau terpencil,” harapnya. (alfian)

NATUNA

Senin | 17 Juni 2019 | 22:45

Festival Pulau Senoa 2019 Dibuka Gubernur Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID,Natuna- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna kembali menggelar event wisata Festival Pulau Senua, event ini digelar pada Minggu 16 Juni 2019,di Pulau Senua, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna.

Festival tahunan yang sudah digelar selama 4 tahun berturut-turut ini, dibuka oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Sekda Natuna Wan Siswandi memberi sambutan

Dalam Sambutannya, Nurdin pun mengaku kagum dengan keindahan alam Natuna, dan salah satunya adalah Pulau senua. sehingga ia pun meminta masyarakat Natuna untuk bersyukur, lantaran telah dianugerahi alam yang sangat indah dan mempesona.

“Selain menghasilkan ikan yang melimpah, laut yang ada di Natuna juga bisa dikembangkan sebagai wisata bahari. Saya yakin, kalau dikelola dengan baik, Natuna bisa menyaingi Bali dan tempat wisata lain yang terkenal di Indonesia,” ungkap Nurdin.

Foto bersama setelah penyerahan bantuan dari Gubernur

Lanjut Nurdin, untuk membangun sebuah daerah, khususnya dari sektor pariwisatanya, musti ada kekompakan satu sama lain. Baik dari Pemerintah Daerah ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Serta harus ada dukungan dan kesadaran diri dari masyarakatnya.

“Mengelola wisata itu tidak harus membuat bangunan yang mewah dan megah, buat sederhana saja. Yang penting pelayanan dan fasilitasnya harus mendukung. Dan juga harus senantiasa jaga kebersihan, jangan sampai buang sampah plastik ke laut. Karena laut itu bukan tempat sampah,” pesannya.

Gubernur menrima tarian persembahan

Sementara itu Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Wan Siswandi, mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah sangat berterimakasih kepada pihak Dinas Pariwisata Kepri, yang telah sudi mensuport sebagian besar anggaran, guna suksesnya kegiatan Festival Pulau Senua 2019.

“Memang ini kegiatannya gotong-royong, antara Dinas Pariwisata Natuna dan Kepri. Namun jumlahnya satu banding tiga. Yaitu satu dari Kabupaten Natuna dan tiga dari Provinsi Kepri. Ini bukti bahwa Pemerintah Provinsi Kepri tidak menganak tirikan Natuna, namun justru menyamaratakan dengan daerah lain di Kepri,” ungkap Wan Siswandi.

Wisman turut meramaikan Festival Pulau Senoa 2019

Pantauan mediakepri.co.id di lapangan, ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Natuna, tumpah ruah untuk memadati Objek Wisata Pulau Senua.

Mereka datang untuk menyaksikan berbagai perlombaan dan hiburan yang digelar. Diantaranya lomba pacu kolek, lomba renang, lomba balap karung tingkat dewasa dan anak-anak, volly pantai, lomba berpantun, lomba bercerita dan berbagai perlombaan serta hiburan menarik lainnya. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hardinansyah, mengatakan akan menjadikan Pulau Senoa sebagai “Gili Trawangan” nya Natuna dan Kepri.

Hal itu diungkapkan nya saat membuka acara pelatihan pemandu wisata budaya dan pemandu wisata alam, di RM.Sisi Basisir, Ranai, Senin 17 Juni 2019.

“Tak kalah menarik dibandingkan wilayah lain, Pulau senoa sebagai pulau terluar juga salah satu geosite dari geopark natuna, dan keinginan provinsi, kita jadikan gili trawangannya natuna dan provinsi kepri, ” ujar Hardinansyah.

Lanjutnya, event wisata bahari Natuna juga telah masuk dalam kalender wisata Kemenpar dan kalender wisata Kepri, diantara yang telah dilaksanakan adalah event Rally Yacht Sail To Natuna dan Festival Pulau Senoa.

“Festival Senoa ini disamping masuk kalender event Kemenpar, juga merupakan kalender event Provinsi Kepri, kami ucapkan terimakasih kepada kadispar provinsi, atas suport yang luar biasa,” ucapnya.

Hardinansyah pun tak menampik masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam membangun wisata Natuna, namun dirinya optimis wisata Natuna akan maju.

“salah satu masalah kita adalah sampah, namun, asalkan kita satu padu memajukan Natuna ini, pasti kita bisa seperti Bali,” harapnya.

Berikut ini mediakepri.co.id mencoba membandingkan Gili Trawangan dengan Pulau Senua Natuna.

Gili Trawangan merupakan pulau kecil berpenduduk di Kabupaten Lombok Utara, destinasi ini cukup dikenal oleh wisatawan mancanegara maupun domestik.

Gili Trawangan juga memiliki fasilitas dan sarana yang lengkap seperti penginapan, restauran dan tempat hiburan. disana listrik ,jaringan telekomunikasi dan transportasi juga sudah tersedia dengan baik.

Sementara itu, Pulau Senoa Natuna dinilai dari segi keindahan alam dan bawah laut, tentu Pulau Senua jauh lebih indah dari Gili Trawangan, bahkan, Menteri Susi Pudjiastuti sudah berulang kali mendatangi pulau ini.

Namun sayangnya, di pulau tak berpenghuni itu, belum dilengkapi sarana dan prasarana memadai. jangan harap ada penginapan,listrik dan air bersih disini.

terlepas dari itu semua, bukan hal yang mustahil Pulau Senua kelak tumbuh menjadi destinasi wisata bahari yang mendunia, tentunya untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan komitmen pemerintah daerah hingga pusat untuk membangun pulau terluar di ujung utara ini. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID,Natuna- Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Gubernur Kepri menggelar acara Halal Bihalal dengan masyarakat Natuna, 15 Juni 2019, di pantai Kencana, Ranai.

Nurdin yang hadir dengan didampingi sejumlah pejabat Provinsi Kepri itu dalam sambutannya menyampaikan bahwa Natuna merupakan daerah prioritas pembangunan dari Pemerintah baik pusat maupun daerah, dan pembangunan dilaksanakan dengan merata diseluruh wilayah.

Sekda Natuna Wan Siswandi saat menyampaikan sambutan

“Masyarakat Natuna patut berbangga hati dengan semua perhatian ini,” ujar Nurdin.

Selain itu orang nomor 1 di Pemprov Kepri ini juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Natuna yang telah mengadakan kegiatan halal bihalal bersama masyarakat natuna.

Sementara itu Sekda Natuna Wan Siswandi, mewakili pemkab Natuna pada kesempatan itu menyampaikan kehadiran Gubenur di Natuna sebagai salah satu bukti bahwa rumor yang beredar jika Nurdin selalu pilih kasih terhadap daerah di Kepri adalah tidak benar.

Gubernur Kepri saat memberikan bantuan secara simbolis

” Oleh karna itu hadirnya Bapak Gubernur di kegiatan Halal Bi halal ini dalam rangka menjalain silaturahmi yang baik dan ingin menunjukkan kalau beliau punya kedekatan dan punya keinginan untuk manyatu dengan Masyarakat Natuna,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya Sekda Natuna menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Dan Wakil Bupati Yang dinas di luar Daerah.

Suasana halal bihalal Pemkab Natuna bersama Gubernur Kepri

Acara Halal Bihalal ini juga disejalankan dengan peresmian 5 proyek pembangunan Pemprov Kepri di Natuna. selain itu, Nurdin juga menyerahkan SK GTT non ASN bagi sekitar 200 GTT dan penyerahan insentif bagi penyelenggara nilai keagamaan sebesar 298,8 juta rupiah. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Gubernur Kepri,Nurdin Basirun, menyebutkan bahwa pembangunan untuk Natuna lebih banyak yang direalisasikan Provinsi ketimbang Kabupaten Karimun, yang notabenenya kampung halaman Nurdin.

“Mana yang merupakan prioritas maka akan kita utamakan pembangunannya tidak ada anak kandung ,tidak ada anak tiri, semua sama,” tegas Nurdin, saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bihalal di Natuna, Sabtu 15 Juni 2019.

Nurdin pun menyerukan agar masyarakat Natuna menjauhi rasa iri dan dengki, menghindari berita bohong, adu domba dan fitnah, agar tidak terjadi perpecahan antara Pemerintahan Natuna dengan Provinsi Kepri.

Dalam acara Halal Bihalal Gubernur dengan Pemkab Natuna dan masyarakat ini, juga di sejalankan dengan peresmian sejumlah proyek pembangunan Provinsi Kepri di Natuna.

Sekda Provinsi Kepulauan Riau ,TS Arif Fadillah, dalam laporannya mengatakan, Proyek-Proyek yang akan di resmikan merupakan hasil pembangunan yang sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Pemprov Kepri dengan komitmen percepatan pembangunan di segala bidang.

“Pada hari ini ada 5 proyek yang akan di resmikan secara langsung oleh Gubernur secara simbolis ditandai dengan penandatangan prasasti” tutur Arif.

Adapun proyek yang diresmikan pada kesempatan itu sebagai berikut, Jembatan Sungai Curing, Jembatan Sungai Tengah, Jembatan Sungai tengah 2, Gedung Serbaguna SMA 2 Bunguran Timur dan Kantor PSDKP.

Selain meresmikan proyek , Gubernur juga menyerahkan dana Insentif secara Simbolis kepada 462 orang guru ,Ustaz/Ustadzah TPQ, Imam Masjid/Surau dan Guru MDA serta Hafiz dan Hafizah, yang totalnya 298,8 juta rupiah. (alfian)

NATUNA

Sabtu | 15 Juni 2019 | 17:04

Kunker Ke Natuna, Ini yang Dilakukan Gubernur Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna. kedatangan rombongan Gubernur, disambut hangat oleh Pemkab Natuna di Bandara RSA, Ranai, Jum’at 14 Juni 2019.

Berbagai kegiatan pun dilakukan Nurdin, dimulai dari meninjau RSUD Natuna untuk melihat kelengkapan sarana dan prasarana, serta mendengarkan aspirasi dari Managemen RSUD.

Kemudian Gubernur dan rombonganpun bertolak ke Kota terapung Sedanau, disana ia menyapa masyarakat dan sempat meninjau keadaan kapal KM .Sabuk Nusantara 80 yang saat itu sedang sandar di Sedanau.

Agenda Gubernur Nurdin pun terus berlanjut, hari ini di Pantai Kencana Ranai, Pemkab Natuna bersama Gubernur menggelar Halal Bihalal dengan masyarakat Natuna.

Momen tersebut juga disejalankan dengan peresmian 5 proyek pembangunan Pemprov Kepri di Natuna. selain itu, Nurdin juga menyerahkan SK GTT non ASN bagi sekitar 200 GTT dan penyerahan insentif bagi penyelenggara nilai keagamaan sebesar 298,8 juta rupiah.

Rangkaian Kunker Gubernur Kepri tak selesai sampai disitu, esok hari pada Minggu 16 Juni 2019, rencananya Nurdin akan menhadiri kegiatan pariwisata Festival Pulau Senua 2019. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Natuna, turut berduka atas meninggalnya ibunda dari Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto.

Sebagai ungkapan empati, jajaran pengurus AJOI Natuna pun menggelar pengajian mengirimjkan doa kepada almarhumah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Sekretariat AJOI Natuna, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat 14 Juni 2019, malam.

Ketua DPC AJOI Natuna, Roy Parlin Sianipar, menjelaskan, pengajian dan pembacaan surat yasin tersebut, sebagai ungkapan bela sungkawa rekan-rekan pekerja pers Natuna, khususnya yang tergabung dalam AJOI Natuna, atas meninggalnya Hj. Katuriyah binti Kasmoeredjo, yang merupakan Ibunda tercinta Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Sik.

“Kegiatan pembacaan surat yasin ini, kami kirimkan khusus untuk Ibunda Bapak Kapolres Natuna yang baru saja menghadap sang khaliq. Ini adalah bentuk rasa duka cita kami terhadap keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Roy Parlin Sianipar, seusai acara.

Menurut Roy, Polres Natuna merupakan salah satu mitra kerja yang baik, bagi seluruh insan pers yang bertugas di wilayah ujung utara NKRI.

Kapolres sendiri dikenal sebagai perwira Polisi yang cukup dekat dengan awak media. Sehingga duka yang dirasakan Kapolres, turut menjadi duka bagi para pewarta dan masyarakat Natuna yang mengenalnya.

“Polres Natuna merupakan mitra kerja kita. Sehingga tidak berlebihan jika kita mengadakan doa bersama untuk Ibunda Kapolres yang telah berpulang kerahmatullah. Bapak Kapolres pun juga sangat baik dengan kita, beliau selalu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh awak media sebagai bahan berita. Selain itu beliau juga selalu mensuport setiap kegiatan positif yang dilakukan oleh wartawan,” ungkap Roy.

Roy beserta seluruh Anggota AJOI Natuna pun mendoakan, Almarhumah Hj. Katuriyah, diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT.

“Semoga Almarhumah meninggal secara khusnul qotimah, dan mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT. Serta semoga keluarga Almarhumah bisa tabah menghadapi segala cobaan ini. Ammiiinn,” pungkas Roy, diamini oleh seluruh anggota AJOI Natuna.

Selain para pengurus dan anggota AJOI Natuna, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Natuna AKP Hendrianto, Kasat Sabhara Polres Natuna AKP Rudi Parsetyo ,beserta sejumlah anggota, tokoh agama dan sejumlah warga sekitar.

Untuk diketahui, Almarhumah Hj. Katuriyah binti Kasmoeredjo, tutup usia pada umur ke 68 tahun, di Rumah Sakit Karyadi Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 11 Juni 2019 sekitar pukul 21.30 WIB.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan, di RT 02/RW 01, Desa Pancur, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID-Natuna- Pesta Demokrasi Pemilihan Umum serentak tahun 2019 telah usai digelar, di Kabupaten Natuna sendiri, Pemilu berjalan lancar, aman dan kondusif, Hal ini tercipta berkat bantuan dari aparat Keamanan TNI dan Polri, dan tentunya Anggota Satuan Linmas di tiap wilayah.

Mengapresiasi kinerja Linmas, Kecamatan Bunguran Timur pun memberikan Piagam penghargaan kepada Linmas se-Bunguran Timur. kegiatan tersebut disejalankan dengan silaturrahmi halal-bihalal hari Raya Idul Fitri 1440 H, di kantor Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis, 13 Juni 2019, pagi. 

Dalam sambutannya ,Camat Bunguran Timur, Wan Suhardi, mengatakan pemberian penghargaan kepada anggota Linmas, sebagai bentuk kepedulian Kecamatan, karena selama ini anggota Linmas hanya dibutuhkan lima tahun sekali saat pemilu dan kemudian dilupakan.

“Yang sangat membuat saya salut ada saya temukan salah satu anggota linmas yang menggendong anaknya saat melakukan pengamanan di Pemelu 17 April 2019 lalu. Artinya oknum Linmas Ini sungguh luar biasa, selain perduli kepada keluarga mereka juga bertanggung jawab kepada Negara, ” Cerita Wan Suhardi.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten ll Pemkab Natuna ,Tasrif, memberikan apresiasi kepada Camat Bunguran Timur, atas terobosan dan inovasi-inovasi dalam menjalankan tugas yang diantaranya, memberikan penghargaan kepada Linmas diwilayah Kecamatan Bunguran Timur pasca pemilu serentak, serta peluncuran Website Kecamatan, dalam rangka memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Diakhir kegiatan tamu undangan yang hadir dimintai tanda tangannya pada spanduk putih, sebagai bentuk penolakan kerusuhan terhadap sengketa Pemilihan Presiden, yang digugat ke Mahkamah Konstitusi. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ,menyambut para peserta Yacht Rally Sail To Natuna 2019, di Pantai Teluk Selahang, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu 12 Juni 2019, malam.

Sail To Natuna 2019 diikuti oleh 25 kapal Yacht dan 42 orang Yachter dari 8 Negara. Jumlah tersebut merupakan jumlah peserta terbanyak selama gelaran Sail To Natuna, yang telah dilaksanakan sebanyak 4 kali.

Kadisparbud Natuna, Hardinansyah

Dalam acara penyambutan, Disparbud Natuna pun menyediakan makan malam bersama dengan menu masakan khas Natuna, para Yachters pun disuguhi dengan pentas kesenian seperti tari zapin melayu, permainan Alu, kompang ,dan tarian daerah lainnya.

Mewakili Pemkab Natuna, Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya atas kunjungan para peserta Yacht Rally Sail To Natuna 2019. Ia berharap dengan adanya kunjungan para turis dari berbagai negara tersebut, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang ke Natuna.

Pemkab Natuna yang di wakili Sekda, memberikan cinderamata simbolis kepada peserta Sail to Natuna

“Kami ucapkan selamat datang di Natuna, semoga betah dan nyaman berada disini. Kami harap para Yachter akan datang lagi ke Natuna, dengan membawa saudara dan teman-temannya. Agar Natuna lebih dikenal dan bisa meningkatkan sektor Pariwisata,” ucap Wan Siswandi.

Sementara itu, Kadisparbud Natuna, Hardinansyah, dalam laporannya mengatakan, bahwa Natuna harus segera memiliki Exit Entry Point. Supaya kedepan para peserta Yachter tidak perlu lagi harus singgah ke daerah lain, dan bisa langsung menuju ke Natuna.

Penampilan Tarian Zapin

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang ikut mendukung demi suksesnya kegiatan Yacht Rally Sail To Natuna 2019. Ia mengakui, tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, Disparbud Natuna tidak akan mampu untuk menyelenggarakan event rutin tahunan seperti itu.

“Mudah-mudahan kedepan bisa lebih meriah lagi, dan yang datang semakin ramai. Semoga ini adalah awal dari pembangunan sektor Pariwisata Natuna,” harap Hardinansyah, menutup sambutannya.

Salah satu perwakilan dari peserta Yacht Rally 2019, Mr. Tim, juga turut mendapatkan kesempatan menyampaikam sambutan, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah dan Masyarakat Natuna, yang telah menyambut hangat kedatangan mereka dengan acara yang sangat meriah. Menurutnya, masyarakat Natuna sangat ramah-ramah dan bisa menerima kedatangan mereka dengan baik.

foto bersama Sekda Natuna dengan perwakilan Kementerian Pariwisata RI , Ratna Suranti dan peserta Yacht Rally Sail To Natuna.

“Terimakasih atas sambutannya yang sangat meriah. Serta terimakasih juga atas makanan yang disediakan untuk kami. Makanannya cukup enak. Kami semua sangat menikmatinya. Mohon maaf kami hanya bisa memberikan senyuman,” ucap Mr. Tim. (alfian)

HEADLINE

Jumat | 31 Mei 2019 | 18:32

AJO Indonesia-Natuna Bagikan Sembako di Desa Tapau

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna-Dewan Pimpinan Cabang, Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Natuna, membagikan sembako kepada lansia, Janda dan anak yatim, di Masjid Al Hikmah, Desa Tapau, Kabupaten Natuna, Jumat 31 Mei 2019,sore.

Kegiatan itu merupakan bakti sosial AJO Indonesia Natuna dalam rangka mengurangi beban orang lain yang dirasa kekurangan.

Ketua DPC Aliansi Jurnalis Online Indonesia, Roy Sianipar mengatakan, kegiatan baksos itu merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

“Rasa syukur itu kami wujudkan bersama rekan -rekan wartawan, yang bergabung di Organisasi AJO-Indonesia, dengan mengumpulkan sebagian rezekinya, guna dibagikan kepada saudara kita yang membutuhkan,” ujar Roy.

Pengurus AJO Indonesia-Natuna dan masyarakat Desa Tapau

Roy pun berharap, bantuan sembako bisa bermanfaat dan meringankan beban bagi warga yang berhak menerimanya.

“Meskipun nilainya tidak seberapa, kiranya dapat meringankan beban dalam menyambut Idul Fitri. Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu kegiatan ini, kemudian saya atas nama Ketua DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia saya ucapkan Mohon Maaf Lahir Batin, Dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri bagi kita semua,” tutur Roy menutup sambutan.

Sementara itu ,Pjs Kepala Desa Tapau, Gofar Ismail, mengucapkan terima kasih atas kepedulian AJO Indonesia terhadap masyarakat Tapau.

“Atas nama Pemerintah Desa kami mengucapkan terima kasih, Semoga apa yang telah dilakukan mendapat berkah dari Allah SWT, ” ucap Gofar. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Bupati Natuna , Abdul Hamid Rizal, meminta seluruh masyarakat Kabupaten Natuna untuk kembali bersatu dan menjaga perdamaian.

Menurut Hamid Rizal, pasca usainya pengumuman final hasil pemilu yang disampaikan Komisi Pemilihan Umum RI pada Selasa 21 Mei 2019, maka tidak perlu ada lagi pengkotak-kotakan pendukung di tengah masyarakat.

“Kita mengetahui KPU telah menyelesaikan rekapitulasi Pemilu Serentak, maka dari itu saya mengajak masyarakat khususnya di Kabupaten Natuna, untuk dapat menerima hasil tersebut serta menjaga situasi dan kondisi keamanan agar tetap kondusif, “ujar Hamid.

Hamid pun meyakini masyarakat Kabupaten Natuna memiliki sikap kekeluargaan yang sangat tinggi, untuk itu ia berpesab untuk selalu menjaga kondusifitas di Natuna.

“Mari kita sama-sama kembali Bersatu, tidak ada namanya kubu nol 1 ataupun nol 2 lagi. Sekarang yang harus ada di diri kita yaitu Persatuan Indonesia, sebab Indonesia adalah Rumah kita bersama, Kita Indonesia, ” Pesan Hamid.

Hamid Rizal yang juga merupakan Ketua DPW PAN Provinsi Kepri ini pun turut menyampaikan ucapan selamat, kepada Capres dan Cawapres terpilih pemenang Pemilihan Umum Presiden RI.

“Penghitungan suara menunjukkan pasangan Ir. H. Joko Widodo – Prof.Dr.K.H. Ma’ruf Amin memperoleh suara terbanyak, Atas hasil tersebut saya ucapkan selamat telah terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Priode 2019 – 2024, ” ucap Hamid. (alfian)

NATUNA

Minggu | 19 Mei 2019 | 15:26

Berbagi Berkah Ramadan, FKPS Gelar Baksos

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Forum Kita Perduli Sesama (FKPS) menggelar bakti sosial di Desa Pian Tengah dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat,Natuna, mulai tanggal 18 Mei hingga 19 Mei 2019.

Giat bertajuk “Berbagi Berkah Dibulan Ramadhan” ini, mendapat antusias dan diapresiasi masyarakat. Kegiatan dibuka oleh Camat Bunguran Barat, Bukhary, di Masjid Al Ijtihad.

Ketua FKPS Yanto, mengatakan kegiatan tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan sosial dan religius, yakni buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada 20 anak yatim, bazar sembako murah untuk 50 KK warga Desa Pian Padang dan Desa Mekar Jaya, pengecekan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu oleh team kesehatan FKPS, lomba azan dan baca Alquran tingkat SD, dan terakhir ditutup dengan gotong royong di lokasi masjid.

“Kegiatan yang kita laksanakan berjalan dengan baik dan lancar. Semoga saja menginspirasi teman-teman lainnya, untuk lebih peduli terhadap sesama,” ujar Yanto.

Acara ini terselenggara melibatkan 5 Komunitas, diantaranya FKPS, IKADI, Pemuda Muslimin Indonesia, FIZ R Bersaudara, dan SSFC Natuna.

Turut hadir Danramil Sedanau, Kepala Desa Pian Tengah dan Mekar Jaya, Bhabinkamtibmas desa, Babinsa Mekar Jaya dan Babinsa Pian Tengah. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Indonesia baru akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang. Meski demikian, animo masyarakat menyambut pemilukada ini sudah terlihat dari hangatnya isu-isu tentang para kandidat pemimpin daerah.

Seperti halnya di Kabupaten Natuna. Nama-nama kandidat calon bupati dan wakil bupati Natuna pun mulai bermunculan, latar belakang calonnya pun bervariasi mulai dari ASN, pengusaha, tokoh maritim, legislatif, hingga tokoh masyarakat.

Namun, belakangan muncul nama baru yang hangat diperbincangkan di media sosial Facebook, dia adalah Candra Ibrahim.

Lantas siapakah Candra Ibrahim?, Ia adalah putera daerah Natuna kelahiran pulau Midai, yang kini menjabat Direktur utama harian Batam Pos sekaligus sebagai Ketua PWI Kepri.

Namanya santer setelah salah seorang pengguna Facebook bernama Aripin Natuna, memposting dirinya dalam laman Facebook grup berita natuna dan mengatakan Candra Ibrahim sosok yang perlu diperhitungkan untuk dicalonkan dalam kontestasi Pilbup Natuna.

Sontak saja Grup berita natuna yang memiliki 45 ribu anggota ini pun ramai memperbincangkan sosok candra ibrahim.

Berikut beberapa komentar warganet mengenai sosok Candra Ibrahim yang dikutip Mediakepri.co.id.

Akun Bambang Suherly Beltim mengatakan ” Mantul saatnya yang muda bangun negeri, “.

Kemudian akun Riky Rinovsky ” sosok satu ini boleh diperhitungkan,”.

Namun, selain komentar dukungan, juga ada warganet yang masih bingung karena belum mengenal sosok Candra.

Terlihat Candra Ibrahim pun turut mengomentari postingan tentang dirinya pada Grup Berita Natuna. Ia pun mengatakan akan mempertimbangkan saran untuk menjadi kandidat bakal cabup dan cawabup Natuna.

Namun demikian, ia menilai untuk mengikuti konstestasi pilkada bukanlah hal mudah, karena banyak syarat perlu dipenuhi.

“berbuat untuk kampung, tak harus bekerja dikampung, sejak awal jadi wartawan tahun 1993 saya sudah ratusan kali menulis dan mengabarkan tentang natuna,” kata Candra.

Lanjutnya, setelah menjadi pimpinan di media Batam Pos dan Ketua PWI Kepri, dirinya tetap bergerak dibelakang meja menyusun konsep untuk membangun natuna sesuai profesinya sebagai wartawan.

“Kalau untuk yang lain tak dapat saya jawab saat ini, biarlah waktu akan menjawab. Sebab saya tahu banyak masyarakat natuna yang baik dan inginkan perubahan, tapi masih ada segelintir yang mengukur kemampuan calon pemimpin dari isi kocek, ini yang saya tak mampu, terimakasih atas wacananya, salam buat kaum milenials natuna,” ujar Candra Ibrahim. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, beserta jajarannya menggelar acara buka puasa bersama masyarakat dan anak yatim di Kota Tua Penagi, Sabtu 18 Mei 2019.

Dalam kesempatan itu, Kapolres pun mengapresiasi masyarakat Kota Tua Penagi yang mampu hidup rukun dalam keberagaman.

“Kota Tua Penagi adalah salah satu simbol kerukunan umat beragama. Kita bisa lihat antara surau Al-Mukarramah dan klenteng PU Tek Ci berdampingan, ” tutur AKBP Nugroho.

Kapolres pun berpesan, Di momen Bulan Ramadhan yang penuh berkah, tali silaturahmi antar sesama harus dipererat dan perbanyak beribadah serta berdoa kepada Allah SWT untuk bekal di akhirat nanti.

” Tali silaturahmi harus selalu di jaga bukan hanya di bulan ramadhan ini namun juga di waktu mendatang, ” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres, diadakannya Buka Puasa bersama yang berlangsung di Surau Al-Mukarramah ini, tujuan utamanya ialah Untuk menjalin tali silaturahmi antara polres Natuna dengan warga kota tua penagi dan berbagi asih kepada anak yatim-piatu.

“Kita harus selalu besyukur kepada tuhan yang maha esa. Sebagai wujud syukur itu, kami ingin berbagi saat berbuka puasa dan memberikan sedikit rezeki kepada anak-anak Yatim-piatu.

Selesai memberikan sambutan, Kapolres Natuna memberikan santunan kepada Anak Yatim-piatu.

Tampak hadir pada giat buka puasa bersama ini Pejabat Teras Polres Natuna, Ibu Bhayangkari serta awak media. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Wakil  Ketua 1 DPRD Natuna, Hadi Candra, mendukung sepenuhnya langkah pemerintah untuk membangun bendungan Sebayar di Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur.

Menurut Hadi Candra, pemerintah harus segera mengambil langkah tegas agar persoalan air bersih di Kota Ranai tidak berkepanjangan.

”Kita sangat support, jika memang ada rencana pembangunan bendungan Sebayar. Apalagi suplai air bersih sekarang sering macet,” ujar Hadi Candra, belum lama ini.

Dikatakannya, wacana pembangunan bendungan sebayar bukan baru kali ini saja disampaikan, Bahkan DPRD Natuna sudah mengesahkan anggaran untuk pembebasan lahan tersebut.

Tim dari BBWS meninjau lokasi yang akan dibangun embung

”Karena beberapa tahun lalu kondisi keuangan devisit, maka rencana pembebasan lahan itu dibatalkan. Syukur Alhamdulillah, salah satu masyarakat bersedia menghibakan lahannya seluas 5 hektare. Semoga tahun depan rencana pembangunan bendungan Sebayar bisa dimulai,” ungkapnya.

Politisi Partai Golkar ini berpandangan, Langkah membangun embung tersebut menjadi solusi nyata, untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Ranai dan sekitarnya.

Saat ini, sambung Hadi Candra, pihaknya berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pihak BWS Sumatera IV agar dapat membiayai pembangunan bendungan Sebayar.

”Menurut informasi, BWS Sumatera IV akan menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk pembangunan fisiknya. Tetapi kita tidak mengetahui apakah dana itu bertahap atau sekaligus,” pungkasnya

Wakil Bupati Natuna saat berkonsultasi dengan BBWS terkait pembangunan embung sebayar

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, juga membenarkan perkataan Hadi Chandra, menurut Ngesti lokasi untuk membangun embung di sebayar, berasal dari lahan hibah mantan Bupati Natuna, Daeng Rusnadi.

“Insha Allah tahun ini kita gesa mereview dulu perencanaanya dan tahun depan pembangunan fisiknya. Lahan hibah dari keluarga mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi seluas 5 hektar akan segera diproses administrasinya untuk dihibahkan kepada Pemkab Natuna,” kata Ngesti.

Berdasarkan hasil survei, terang Ngesti besar debet air di Sebayar mencapai 200 liter per detik menenggelamkan 68 hektar lahan. Sementara ketinggian air mencapai 15 meter. Ketersediaan debit air di Sebayar diprediksi bisa mengakomodir kebutuhan air kota Ranai dan sekitarnya minimal 20 tahun kedepan sesuai dengan perkembangan jumlah penduduk dengan sistem grafitasi bumi.(alfian)