TANJUNG PINANG

TANJUNG PINANG

Selasa | 18 September 2018 | 18:13

Tanpa Lawan, Zakmi Kamsir Pimpin PWI Pinang-Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Rapat pleno Konferensi Wilayah (Konferwil) ke- 2 PWI Tanjungpinang- Bintan, di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, memutuskan Zakmi Piliang terpilih sebagai Ketua secara aklamasi, Selasa, 18 September 2018.

Sidang pleno dipimpin Agus Sutikno, Abdul Hamid Wakil Pimpinan I dan Donil Nasir, Wakil pimpinan II.

Sebelum Agus membacakan keputusan rapat, dari 5 orang menjadi calon ketua. 4 orang lainnya tidak bersedia menjadi calon, sehingga Zakmi Piliang menjadi calon tunggal.

Rapat pun memutuskan bersama, bahwa Zakmi Piliang terpilih secara aklamasi yang disetujui anggota biasa dan muda yang hadir di rapat pleno tersebut.

Rapat dihadiri anggota biasa sebanyak 36 orang yang terdiri dari sejumlah pengurus cabang PWI Kepri, beserta anggota muda di PWI Tanjungpinang-Bintan. (***)

TANJUNG PINANG

Senin | 17 September 2018 | 8:52

SERBUU!! Ramayana Cuci Gudang, Berikan Diskon hingga 70 Persen Loh!

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Hari gini masih ada yang berani memberikan diskon up to 70 persen? Datang saja ke Ramayana Department Store Tanjungpinang dan nikmati diskon gila-gilaan tersebut. Buruan bro…

Diskon akhir pekan, itulah program dari Ramayana untuk segala jenis kebutuhan. Dari pakaian hingga kebutuhan rumah dapur.

“Program besar-besaran ini dalam rangka cuci gudang. Agar masyarakat bisa mendapatkan segala kebutuhan di Ramayana dengan harga spesial,” tutur marketing Ramayana Department Store, Rosa kepada suarasiber, Sabtu, 15 September 2018.

Rosa optimis program ini mendapatkan antusias masyarakat Tanjungpinang – Bintan.

Ia menyebutnya apa yang tengah dilakukan Ramayana merupakan salah satu bentuk misi sosial.

“Masyarakat bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan anggaran terbatas. Semoga bisa membantu masyarakat,” imbuhnya.

Lantas, apa saja yang didiskon? Untuk ibu-ibu rumah tangga, ada minyak goreng 2 liter yang dijual Rp22 ribuan. Mi instan, cairan pembersih piring, deterjen, sabun mandi, shampo, tisu wajah, susu bayi juga murah banget. Mama Lemon Cair Extra Clean Pouch 800 ml misalnya, dari Rp15.800 menjadi Rp10.450. Murahnya…

Bagi yang tengah mencari aksesoris, sepatu, sandal, sepatu anak, kemeja, celana jins, baju anak dan tas, Ramayana memberlakukan diskon yang sangat menarik. Sebagai contoh, sepatu Homyped didiskon 50 persen + 30 persen, baju anak merek Hipofant bahkan didiskon hingga 75 persen.

Masih mencari diskonan lain? Catat ya, ada tshirt anak Rp50 ribu dapat dua potong, perlengkapan bayi, setelan bayi Rp100 ribu dapat tiga potong. Atau ibu-ibu juga butuh pakaian? Jins wanita merek Diesel hanya Rp100 ribu. Sementara celana kulot dan legging pun tak kalah murah habis.

Masih belum habis diskonnya, karena celana dalam pria berbagai merek dipotong harganya 40 persen, sepatu anak Rp60 ribu, tak sekolah Rp59 ribu, tas laptop merek Diesel, Palazzo dan JJ diskonnya 75 persen.

“Mari belanja ke Ramayana,” ajak Rosa. Anda pasti tertarik juga, kan? (***)

sumber:suarasiber.com

TANJUNG PINANG

Rabu | 12 September 2018 | 13:17

Upaya Penguatan Peran Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto, S.Sos, MM menghadiri Focus Group Discusion (FGD) dengan tema ‘Quo Vadis Gubernur Wakil Pemerintah Pusat’ di Mahligai ballroom Horel Arya Duta, Pekan Baru, Senin, 10 September 2018.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh staf khusus Wakil Presiden bidang Hukum dengan tujuan untuk menguatkan kembali peran gubernur sebagai pemerintah pusat di daerah. Dengan jabatan strategis yang diemban, gubernur diharapkan senantiasa mampu menjalankan fungsi koordinasi dan memfasilitasi berbagai persoalan yang muncul.

Usai menghadiri kegiatan ini, wakil Gubernur Kepri Isdianto mengatakan bahwa kegiatan ini cukup bagus karena berusaha mengingatkan kembali Pemerintah Provinsi untuk selalu menjaga koordinasi dan memfasilitasi setiap problem yang muncul.

Adapun pada intinya Pemerintah pusat berusaha mencari masukan-masukan dari Pemda terkait apapun yang menjadi problem di daerah.

“Artinya satu sama lain agar saling mendukung, agar tidak jalan sendiri-sendiri. Dengan semakin kuatnya peran pemerintah daerah sebagai wakil pusat, maka semua program pusat akan terintegrasi ke daerah. Sebaliknya, semua persoalan yang ada di daerah akan sampai ke pusat,” kata Isdianto.

Pada kesempatan ini hadir Gubernur Riau Ir.H. Arsyadjuliandri Rachman, MBA. Dia mengatakan bahwa melalui FGD ini Pemerintah pusat sedang berusaha mengumpulkan berbagai masukan dari pemerintah Provinsi sebagai upaya penguatan peran Pemda untuk wakil Pemerintah pusat.

“Untuk perkuat posisi Gubernur sebagai perwakilan pusat. Disisi lain, penguatan gubernur sebagai wakil pusat, berupaya mendukung efektifitas penyelenggaranaan daerah serta dapat memperkuat pengembangan ekonomi daerah. Itu yang dibahas dalam FGD ini,” kata Arsyadjuliandri.

Dengan adanya FGD ini, Arsyadjuliandri berharap pencapaian pemerintah yang betul-betul akuntabel dan juga berintegritas. Melalui FGD ini akan bisa melengkapi kekurangan yang ada di dalam rangka penguatan posisi gubernur sebagai perwakilan pusat.

Adapun sebagai pengantar pembukaan FGD yang dibacakan oleh prof. Dr. Satya Arianto selalku staff khusus Wapres RI bidang Hukum. Dia menyampaikan

bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin staff khusus wapress, dan tahun ini merupakan yang ke-2 diselenggarakan.

“Semua hasil diskusi akan kami sampaikan ke pejabat terkait di pusat nantinya. Ini yang kedua dilakukan dalam rangka menguatkan otonomi daerah serta disentralisasi. Kita semua berharap untuk Indonesia demokratis, adil dan sejahtera. Bahwa Gubernur tidak hanya berkuasa atas daerahnya saja. Namun tugas dan tanggungjawabnya juga adalah sebagai perpanjangan tangan presiden,” ujarnya.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang ke-73 di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lantamal lV, Senin, 10 September 2018.

Peringatan upacara tersebut dihadiri Wadan Lantamal IV, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Karumkital Dr. Midiyato Suratani, Komandan Wing Udara 2, Komandan Lanudal TPI serta diikuti seluruh personel Lantamal IV mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil serta Yonmarhanlan IV TPI dan Pramuka Saka Bahari dan Purnawiran TNI AL yang berada di Tanjungpinang.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danlantamal IV antara lain mengatakan, pelaksanaan upacara hari ini memiliki arti yang sangat penting bagi TNI Angkatan Laut, karena berdasarkan fakta sejarah pada tanggal 10 September 1945 merupakan tonggak berdirinya TNI Angkatan Laut yang kita cintai dan banggakan ini.

Selanjutnya menurut Kasal perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis dewasa ini, memilki implikasi yang cukup signifikas dalampenyelenggaraan pertahanan Negara. Kecenderungan lingkungan strategis semakin sulit diprediksi kerena ketidakteraturan dan ketidakstabilan.

Dinamika yang perlu dicermati dalam kurun waktu lima tahun kedepa diantaranya pertumbuhan ekonomi yang berimplikasi pada perkembangan kekuatan militer khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Dinamika ini sangat mempengaruhi pola dan bentuk ancaman yang semakin kompleks dan mulitidimensional, berupa ancaman militer, ancaman non militer dan ancaman hibrida yang dapat dikategorikan dalam bentuk ancaman nyata dan belum nyata.

Oleh karena itu, menjadi TNI Angkatan Laut yang professional dan mendukung Alutsista modern merupakan keniscayaan untuk menghadapi dinamika ancaman tersebut.

Dalam upacara tersebut Danlantamal IV juga menyematkan dan memberikan piagam tanda jasa Satya Lencana Kesetiaan 8, 16 dan 24 tahun kepada tiga orang perwakilan personel dari Lantamal IV berpakangkat Tamtama dan Bintara.

Sebelum pelaksanaan upacara peringatan di Mako Lantamal IV, masih dalam rangkain peringatan Hari Jadi TNI Angkatan Laut ke-73 tahu8n 2018, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bakti Tanjugpinang yang dihadiri Wadan Lantamal IV, para pejabat Lantamal IV, Ketua beserta Pengurus Korab IV DJA I dan diikuti seluruh personel baik militer maupun PNS Lantamal IV.

Kegiatan ziarah tersebut diawali dengan peletakan karangan bunga, penghormatan kepada arwah pahlanwan mengheningkan cipta dan berdoa diakhir dengan tabur bunga di pusara para pahlawan yang dilakukan Danlantamal IV dan seluruh peserta ziarah. (kmg)

TANJUNG PINANG

Sabtu | 08 September 2018 | 7:11

Terkait Ranperda, Wagub Beri Jawaban Atas Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Ranperda tentang nota keuangan dan rancangan APBD Perubahan Provinsi Kepri tahun anggaran 2018, Kamis, 6 September 2018 dalam sidang paripurna di ruang rapat utama kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Mengawali laporannya, Isdianto mengatakan bahwa yang menjadi dasar diusulkannya RAPBDP 2018 adalah APBD murni 2018.

Menurut Isdianto, dengan kondisi defisit yang dialami Pemprov Kepri saat ini. Dan juga dialami oleh daerah lain. Maka solusinya adalah dengan melakukan penyesuaian belanja anggaran yang ada. Namun Pemerintah meyakinkan jika anggaran yang disesuaikan adalah yang tidak berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur dasar serta yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat.

Seperti diantaranya, menurut Isdianto Pemerintah akan tetap komitmen mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen serta bidang kesehatan sekurang-kurangnya 10 persen.

“Berkaitan dengan hal ini Pemerintah juga akan tetap memprioritaskan pembangunan proyek multi years. Kita menilai hal ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudaratnya. Karena akan memberi nilai tambah dibidang ekonomi serta untuk meningkatkan infrastruktur. Hal ini juga untuk memperbaiki objek wisata baru,”kata Isdianto.

Adapun menanggapi pandangan PKS dan PPP soal retribusi labuh jangkar dengan target Rp6 miliar yang belum terealisasi. Dalam hal ini Isdianto menjelaskan jika memang sampai saat ini Pemprov belum melakukan pemungutan pajak retribusi labuh jangkar dimaksud. Hal ini dikarenakan belum ada PP turunannya yang menguatkan Pemerintah untuk melakukan pungutan retribusi.

“Saat ini kita sedang terus menggesa dengan mendatangi kementerian terkait agar segera ada PP nya,” kata Isdianto.

Selanjutnya menanggapi pandangan fraksi Golkar dan Hanura Plus terkait kenaikan gaji guru dari yang non asn, Pemprov Kepri akan mempertimbangkan hal ini dengan skala priotitas.

Sedangkan menanggapi pandangan fraksi Gerindra agar Pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan PAD, menurut Isdianto Pemprov sudah melakukan berbagai inovasi.

“Untuk PAD, kita sudah melakukan beberapa langkah seperti memberikan kemudahan pembayaran pajak dan jasa perbankan. Kemudian pembukaan layanan samsat berkersjasama dengan PT. Pos Indonesia, hingga penambahan kendaraan samsat keliling,” tegas Isdianto.

Adapun upaya lainnya menurut Isdianto, pengembangan e-payment samsat. Serta menegaskan agar seluruh perusahaan yg beroperasi diwilayah Kepri harus membayar pajak penghasilannya di Kepri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak yang memimpin jalannya sidang pada kesempatan ini menyarankan agar para anggota DPRD lebih koorporatif dalam keaempatan pembahasan RAPBD atau RAPBD-P.

Selain itu, Jumaga juga menyampaikan agar seluruh fraksi menghindari pembahasan anggaran di Batam.

“Jika memungkinkan di kantor ini, mari kita bahas di kantor saja. Ini juga bagian dari meminimalisir pengeluaran anggaran. Mengingat kondisi kita sedang defisit saat ini,” ujar Jumaga. (***)

sumber: humaskepri.id

“Datang Hanya Finger, Tapi Tidak Apel”

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Menindak lanjuti masalah kedisiplinan pegawai dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang selalu mendapatkan penilaian negatif dari masyarakat.

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 5 September 2018.

Hanya didampingi ajudannya serta Kabag penindakan disiplin pada Badan Kepegawaian, Wakil Gubernur mengawali sidaknya ke kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Kemudian dilanjutkan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). Tidak hanya sampai disitu Wakil Gubernur kemudian melanjutkannya lagi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan terakhir ke kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Dalam kesempatan ini wakil Gubernur meminta kepada bagian TU masing-masing OPD agar melaporkan pejabat eselon III dan IV yang tidak hadir tanpa adanya keterangan. Kemudian dia juga meminta kepada seluruh pejabat eselon selalu hadir dan mengikuti apel gabungan disetiap Senin pagi.

“Hanya seminggu sekali saya yakin tidak memberatkanlah. Saya minta dengan sangat dan ini agar diperhatikan oleh semuanya. Karena kita tidak mau masalah kedisiplinan ini selalu menjadi perhatian miring ditengah masyarakat. Makanya saya wajibkan untuk pejabat eselon III dan IV. Selanjutnya para staf akan mengikuti, karena staf-staf itu berada dibawah pengawasan eselon III dan IV,” kata Isdianto kepada setiap kepala OPD atau kepala TU yang dia temui dalam sidaknya.

Isdianto juga mengaku sudah mengetahuinya jika selama ini banyak pegawai yang hanya hadir finger, lalu tidak mengikuti apel pagi, atau bahkan langsung pulang. oleh sebab itu, mind set seperti ini agar di ubah dan agar lebih disiplin serta lebih memiliki tanggungjawab terhadap pekerjaan serta masyarakat.

“Saya selalu mendapatkan informasi, banyak yang hanya hadir ke kantor hanya untuk finger saja lalu entah kemana. Dan saya minta, sempena dengan hari jadi Kepri yang ke-16 ini. Kita semua menginstropeksi diri. Kita harus lebih disiplin,” tegasnya.

Lebih konkrit, dalam sidaknya ini Wakil Gubernur meminta kepada Kabag Penindakan Disiplin Badan Kepegawaian Daerah Kepri untuk segera membuat surat edarat apel setiap senin bagi pejabat eselon III dan IV.

“Saya mau suratnya selesai hari ini juga kemudian segera dierdarkan. Senin nanti saya akan ambil apel lagi,” pinta Isdianto.

Dari sekitar 759 pejabat eselon III dan IV yang ada dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Wakil Gubernur mengingatkan jika semuanya akan menjalani evaluasi, dan penilaian dilakukan sambil berjalan. Adapun yang menjadi penilaiannya adalah diawali dari masalah disiplin.

“Ini tidak main-main, semua yang sudah memegang eselon akan dievaluasi. Jadi kalau sekarang sudah menjabat, lalu nanti diambil lagi jabatannya, maka jangan menyalahkan orang lain. Mulailah instropeksi diri dari sekarang,” kata Isdianto.(***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Rabu | 05 September 2018 | 15:03

Nurdin: Sukses Perencanaan, Sukses Pelaksanaan dan Sukses Prestasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemecahan Rekor Muri Tari Gemu Famire Se- Indonesia dalam rangka HUT TNI Ke-73 Tahun 2018 yang diselenggarakan di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, 4 September 2018 berjalan meriah dan antusias.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun yang turut ikut dalam tarian mengatakan bahwa pemecahan rekor muri ini merupakan ajang untuk semakin mempererat kebersamaan disemua elemen masyarakat.

“Selain menyehatkan badan, acara seperti ini juga bertujuan untuk mengeratkan kebersamaan diantara kita,” ujar Nurdin.

Nurdin senang meskipun dipenghujung acara lokasi di guyur oleh hujan, tidak menyurutkan semangat para peserta yang hadir hingga ribuan orang.

Gubernur sendiri hadir bersama Istri Hj. Noor Lizah Nurdin Basirun, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah dan Pj Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

Pada sesi wawancara, Nurdin membahas terkait pelaksanaan Asian games yang sukses tahun ini yang mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Keberhasilan Asian Games merupakan keberhasilan semua pihak dalam ikut andil mensukseskan pergelaran tersebut.

“Sukses perencanaan, sukses pelaksanaan dan sukses prestasi,” ujar Nurdin.

Terakhir, Kepada Seluruh Jajaran TNI, Gubernur mengucapkan selamat hari jadi, semoga kedepan kebersamaan yang dibangun bersama masyarakat akan semakin kokoh.

“TNI-Polri bersama masyarakat kuat dan tak terkalahkan,” ucap Nurdin.

Sebanyak 3.616 orang peserta yang terdiri dari jajaran prajurit TNI dan Polri, ASN Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, Organisasi Masyarakat juga Mahasiswa dan Pelajar di Kota Tanjungpinang ikut andil dalam pemecahan rekor muri tersebut.

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno mengatakan bahwa dalam rangka HUT TNI Ke-73 ini diselenggarakan sejumlah agenda, termasuk pemercahan rekor muri ini.

“Kita lihat antusias peserta meskipun cuaca sedang hujan, semangat kebersamaan itu tetap tinggi,” kata Eko.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah mengajak semua pihak untuk memeriahkan peringatan 1 Muharram atau Tahun Baru Islam yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 September 2018 malam bertempat di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Pada peringatan malam Tahun baru Islam ini Pemprov akan mengundang penceramah kondang ustadz Ali Jabeer.

“Marilah kita datang bersama-sama untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Islam ini,” ujar Arif dalam arahannya saat memimpin Rapat Persiapan Pelaksaan Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H di Ruang Rapat Utama Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin, 3 September 2018.

Arif mengatakan tujuan kegiatan ini dilaksanakan merupakan bentuk ungkapan suka cita dalam menyambut kehadiran tahun baru Islam dan berharap kegiatan yang bernuasa islami seperti ini tidak sekedar menjadi agenda belaka namun harus adaaa upaya untuk senantiasa berhijrah ke jalan yang lebih baik dan diridhoi oleh Allah SWT.

“Kegiatan ini jangan sekedar perayaan namun lebih dari itu harus dimaknai sebagai moment untuk selalu meningkatkan iman dan takwa kita kepada Yang Maha Kuasa,” Ujar Arif.

Lebih lanjut Arif menjelaskan selain Perayaan Tahun Baru Islam Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga akan melaksanakan Zikir Akbar pada tanggal 23 September 2018 malam di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau ke-16.

“Semoga dengan semakin banyaknya kegiatan keagamaan disini, maka Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan selalu diberkahi kedamaian dan kesejahteraan,” ucap Arif.

Sementara itu Dirlantas Polda Kepri Yully Kurniawan yang hadir mewakili Kapolda Kepri mangatakan bahwa Perayaan Peringatan 1 Muharram ini nantinya akan disejalankan dengan kegiatan perkenalan Kapolda Kepri yang Baru dilantik beberapa waktu yang lalu.

“Ini adalah moment yang sangat tepat untuk Bapak Kapolda untuk memperkenalkan diri dan bersilaturahmi dengan warga masyarakat Kepri. Semoga dengan perkenalan ini nantinya semakin menumbuhkan silaturahmi dan bersama bersinergi menjaga keamanan dan konduktfitas di Kepri,” ujarnya. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Jumat | 31 Agustus 2018 | 20:52

Giliran Dewan Pers Verifikasi Berkas SMSI Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Setelah melakukan verifikasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur pekan lalu, dan SMSI Riau pada Kamis, 30 Agustus 2018, giliran Dewan Pers melakukan verifikasi SMSI Kepulauan Riau, Jumat, 31 Agustus 2018.

Tim Dewan Pers yang melakukan verifikasi ke Kantor SMSI Kepri di Tanjungpinang itu adalah Rita Sitorus, Kepala Bidang Pendataan dan Verifikaksi Dewan Pers dan staf Sekretariat Dewan Pers Uci Sri Lestari.

Kedatangan Rita dan Uci di kantor SMSI Kepri yang berada di jalan Engku Putri, Tanjungpinang disambut pengurus SMSI Kepri. Jalannya verifikasi berlangsung sekitar 1 jam. Kedatangan utusan Dewan Pers untuk memastikan kelengkapan dokumen perusahaan milik SMSI.

Istimewa

Dari 30 berkas yang diperiksa secara teliti oleh Rita dan Uci ada 4 di antaranya yang sudah lulus verifiaksi faktual.

“Badan hukumnya harus spesifik, tdiak boleh digabungkan dengan usaha lain. Meski Koperasi atau yayasan, ruang lingkupnya harus spesifik. Umumnya badan hukumnya berupa perseroan terbatas atau PT,” kata Rita.

Selain itu pihak Dewan Pers juga menanyakan program kerja SMSI Kepri serta meminta pada SMSI untuk memverifikasi dulu kelayakan berkas anggotanya sebelum diserahkan ke Dewan Pers.

“SMSI mesti melakukan verifikasi awal berkas perusahaan yang hendak bergabung di organisasi ini agar bisa menjadi leih baik,” pinta Rita.

Selain itu, Rita meminta pengurus SMSI Kepri untuk menyurati setiap perusahaan pers yang berkasnya masih kurang untuk dilengkapi.

“Media siber di Kepri ini, umumnya menggunakan dana daerahnya ya sebagai nama medianya,” kata Rita saat memeriksa berkas anggota SMSI.

Sekretaris SMSI Kepri, Zakmi yang didampingi pengurus dan anggota SMSI menyebutkan, pihaknya akan berupaya untuk lebih ketat lagi memeriksa berkas perusahaan pers yang mendaftar ke SMSI.

“Kita sudah ada standar pemeriksaan sesuai dengan petunjuk dari SMSI pusat. Memang kita akui, ada beberapa perusahaan yang penanggungjawabnya belum mengantongi sertivikasi Utama seperti yang dipersyaratkan Dewan Pers.
Namun, untuk kelengkapan dokumen yang lain suah dipatuhi oleh setiap perusahaan Pers yang menjadi anggota SMSI Kepri,” ungkap Zakmi. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Erdiansyah Dani (26), mahasiswa Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang ditemukan dalam keadaan leher tergantung di kamar kos-kosan kakaknya yang bernama Eva di Jalan Pandan Lorong I, Jumat, 31 Agustus 2018 sekitar pukul 09.30.

Pihak kepolisian dan aparatur RT setempat langsung mendatangi lokasi kejadian. Informasi yang diperoleh suarasiber.com dari berbagai sumber disebutkan, alm Erdiansyah Dani yang tengah menyusun skripsi diduga bunuh diri.

Saat ditemukan almarhum tergantung tali seukuran jari telunjuk orang dewasa. Almarhum hanya mengenakan celana jin warna biru, dan tidak mengenakan baju. Di sekitar kakinya yang tergantung ada bekas wadah cat ukuran 20 Kg, yang sudah terguling. Sehingga muncul dugaan Ferdiansyah bunuh diri.

Usai Jumatan, jenazah almarhum Erdiasyah disebutkan dibawa ke rumah keluarganya di Pulau Penyengat untuk dikebumikan.

“Tadi sudah dibawa ke rumah sakit, terus habis jumatan dijadwal mau dibawa ke Penyengat ke rumah keluarganya. Dikuburkan di sana (Penyengat),” kata Iren, warga sekitar kepada suarasiber.com. (***)

sumber: suarasiber.om

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah mengharapkan dukungan semua pihak, baik dari instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Festival Bahari Kepri (FBK).

FBK ini merupakan rangkaian kegiatannya yang disejalankan dengan Peringatan Hari Jadi Kepri ke-16.

“Harap dukungan dari semua pihak baik dari TNI/Polri, Kanwil Hukum dan HAM, Pelindo, Perhubungan, OPD dan semua unsur yang terkait untuk bersama-sama terlibat dan membantu suksesnya acara Festival Bahari Kepri,“ kata Arif saat membuka acara Rapat Persiapan Festival Bahari Kepri Tahun 2018 di Ruang Rapat Lantai III , Kantor Gubwrnur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 29 Agustus 2018.

Festival ini menurut Arif adalah peluang bagi kepri untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kepulauan Riau. Apalagi letak geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan beberapa negara di Asia.

“Singapura, Malaysia serta beberapa negara tetangga adalah pangsa pasar kita dalam hal untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri,” ujarnya.

Untuk menarik minat turis dari mancanegara Arif berpesan agar Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau agar gencar melakukan promosi dengan bekerjasama dengan tour & travel agar kegiatan ini bisa sampai dan diketahui oleh negara lain khususnya negara tetangga.

“Kegiatan ini harus berdampak maksimal untuk dunia kepariwisataan di Kepri karena dengan hadirnya turis asing akan terjadi multiplier efect dimana akan terjadi peningkatan perputaran uang, ekonomi akan meningkat dan masyarakat akan sejahtera,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Festival Bahari Kepri ini diselenggarakan dalam rangka mempromosikan potensi kemaritiman yang dimiliki oleh Kepri yang memiliki luas lautan 96 persen.

“Kita terus promosikan agar kepri menjadi primadona wisata bahari yang ada di Indonesia, ” ucapnya.

Adapun beberapa kegiatan utama dalam penyelenggaraan Festival ini adalah kegiatan Exhibition Jetski serta kegiatan Tour de Kepri menggunakan sepeda.

“Exhibition Jetski akan diikuti oleh pecinta jetski dari Singapura dan Malaysia sedangkan Tour De Kepri adalah kegiatan bersepeda yang akan diikuti oleh beberapa negara asing dengan titik start dari Gedung Daerah berlanjut ke Bintan dan berakhir di jembatan Barelang Batam. Kita berharap dengan perjalanan ini bisa menunjukan kepada wisatawan asing akan keindahan alam dari Kepri, ” tuturnya. (*)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Rabu | 29 Agustus 2018 | 13:17

179 Calon Prajurit Secaba PK TNI AD 2018 Menjalani Tes Administrasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Sebanyak 179 orang peserta perekrutan prajurit (PK) baru, bagi pemuda-pemuda terbaik di seluruh Kepulauan Riau terdaftar sebagai calon Bintara TNI AD tahun 2018 menjalani tes administrasi.

Kegiatan tersebut diawali rapat yang dipimpin langsung Danrem 033/Wira Pratama, Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos yang digelar di Aula Makorem 033/Wira Pratama Jalan Sei Timun Senggarang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu, 29 Agustus 2018.

Istimewa

Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos mengatakan, dalam menghadapi tuntutan dan tantangan, tugas TNI AD ke depan yang semakin berat dan kompleks. Tentu diperlukan sumberdaya prajurit yang berkualitas termasuk dari golongan Bintara, sehingga mampu menjawab berbagai persoalan dan dinamika tuntutan tugas.

Istimewa

Brigjen TNI Gabriel menegaskan, penerimaan anggota prajurit TNI AD diawali dari proses seleksi yang harus dilakukan dengan baik dan benar, sehingga untuk mendapatkan postur calon prajurit yang berkualitas dan memenuhi persyaratan dari aspek administrasi, fisik, akademik, psikologi, kesehatan maupun mental kepribadian.

“Mental seorang prajurit TNI-AD harus sangat bagus dan nilainya harus diatas rata-rata. Karena prajurit itu memegang senjata. Kalau mentalnya jelek maka akan membahayakan diri sendiri, kesatuan bahkan keselamatan orang lain,” ungkap Brigjen TNI Gabriel.

Dalam pelaksanaan tes administrasi saat berlangsung, Danrem 033/ WP itu mendapat pengawasan dari Kasi Pers Kolonel Inf Budhi Utomo, S.I.P, Kepala Ajen Korem serta panitia penerimaan calon Bintara TNI AD tahun 2018.(*)

Sumber: Penrem 033/WP

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bakal calon (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terancam Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan namanya tidak dicantumkan dalam daftar calon sementara (DCS) anggota DPD atau DCT anggota DPD, jika surat Pernyataan Pengunduran diri dan Surat Keputusan dari Partai Politik  tidak disampaikan kepada KPU Prov Kepri sesuai tanggal yang ditetapkan, yakni paling lambat 30 Agustus 2018.

Devisi Hukum KPU Kepri, Widiyono Agung S. di Kantor KPU Prov Kepri,  mengatakan hal ini berkenaan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi RI nomor  30/PUU-XVI/2018 yang diundangkan pada tanggal 23 Juli 2018, dan diundangkan dalam Peraturan KPU Nomor 26 tahun 2018 pada tanggal 9 Agustus 2018, serta secara formal disampaikan pada LO Bacalon DPD Prov Kepri pada tanggal 27 Agustus 2018.

“Sesuai ketentuan pasal 60A ayat (5) dan ayat  (6) Peraturan KPU Nomor 26 tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan KPU Nomor 14 tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota DPD,” jelas Widiyono Agung, Rabu, 29 Agustus 2018.

Dengan begitu, lanjut Widiyono Agung, maka disampaikan dengan jelas dan tegas bahwa paling lambat 1 (satu) hari sebelum penetapan DCS, calon anggota DPD harus menyerahkan Surat Pengunduran Diri kepada KPU Provinsi, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 30 Agustus 2018.

Serta diterbitkannya Surat Keputusan Partai Politik bahwa yang bersangkutan telah mundur dari kepengurusan Parpol paling lambat 1 (satu) hari sebelum penetapan DCT anggota DPD, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 19 September 2018.

Widiyono Agung mengatakan, dari 13 Bacalon DPD RI Provinsi Kepulauan Riau diantaranya, Alfin, S.TP, Alias Wello, Dharma Setiawan, Hardi Selamat Hood, Haripinto Tanuwidjaya, M. Syarial, SE,  Ir.  Mustofa Widjaya,  Ria Saptarika, Richart H.  Pasaribu,  Riki Solikhin,  Sabar Pandapotan Hasibuan,  H. Sukri Fahrial dan H. Surya Makmur Nasution.

Dari 13 bacalon DPD RI tersebut, kata Widiyono,  yang sudah menyerahkan Surat Peryatakan Pengunduran Diri ke KPU Provinsi Kepri ada 3 (tiga) orang Bacalon yakni, H. Sukri Fahrial (Waka DPD Partai Hanura Provinsi Kepri), Hardi Selamat Hood (Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri), dan M. Syarial, SE (Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri).

“Adapun 3 Bacalon lagi yang kami ketahui sebagai Pengurus Parpol dan belum menyerahkan Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pengurus Parpol adalah Bacalon Alfin, S.TP (Ketua DPC PKS Kota Tanjungpinang), Dharma Setiawan (Ketua DPC PAN Kota Tanjungpinang) dan Drs. Surya Makmur Nasution (Waka DPD Partai Demokrat Prov. Kepri),” ungkap Widiyono Agung.

Dikatakan Widiyono Agung, adapun 7 (tujuh) Bacalon DPD lainnya, jika menjadi Pengurus Parpol dengan terbitnya  SK Pengangkatan Kepengurusan dari Parpol baik dari tingkat bawah sampai Pusat, silahkan mengajukan Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pengurus Parpol. (muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) tingkat Provinsi Kepulauan Riau di hotel CK Tanjungpinang, Selasa, 28 Agustus 2018.

Rakorwaswa yang diikuti oleh para auditor Pemprov Kepri serta kabupaten/kota ini sendiri disejalankan dengan rapat koordinasi para auditor se Kepulauan Riau. Dengan tujuan untuk mengefektifkan serta meningkatkan koordinasi antar inspektorat di tingkat Provinsi Kepri dan kabupaten/kota.

Selain itu juga dalam rangka pembinaan para auditor agar bekerja lebih profesional, upaya menghindari overlaping hingga perumusan perencanaan program kerja kedepannya (2018-2021).

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto dalam sambutannya berharap dari Rakorwasda ini akan menghasilkan auditor yang profesional, akuntabel dan mampu merumuskan program kerja yang positif.

“Dalam rangka menciptaan good goverment, maka semua kerja harus terukur, jelas dan bisa dievaluasi serta dipertanggungjawabkan. Terutama dalam bidang pengawasan.

Ini adalah motor penggerak tenciptanya tata pelayanan masyarakat yang baik,” kata Isdianto dalam sambutannya.

Dalam menjalankan tugasnya, para pengawas juga membutuhkan dukungan dari semua elemen pemerintahan. Adapun Rakorwasda ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengawasan di daerah.

“Intinya harus ada integritas dan keterpaduan dari seluruh sumber daya auditor yang ada. Dan saya katakan bahwa fungsi pengawasan ini setara dengan fungai perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Pengawasan ini bagian dari sistem pengendalian dan bukan pemeriksaan yang semata-mata mencari kesalahan,” ujar Isdianto lagi.

Melalui pengawasan yang terpadu dan ketat, kedepannya Isdianto berharap pelaksanaan pemerintahan di Pemerintah Provinsi Kepri bisa lebih beraih dan terbebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

Dr. Elfin Elyas, M.Si pejabat inspektor wilayah III Dirjen Kemendagri RI yang hadir dan sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam Rakorwasda ini menngingatkan agar para pengawas daerah tetap objektif dan menjaga independensinya. Disamping itu juga perlu selalu berkoordinasi agar tidak selalu merasa benar sendiri.

Tampak hadir juga kepala pada kesempatan ini inspektorat Kepri Mirza serta narasumber lainnya dari BPKP Kepri.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun terus menindaklanjuti program-program strategis di Provinsi Kepri. Sejak direstui Presiden Joko Widodo akhir Februari lalu, beberapa program semakin terlihat perkembangannya.

Senin, 27 Agustus 2018 kemarin, Nurdin menemui Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimulyono.

Nurdin bertolak ke Jakarta usai memimpin Apel Pagi di SMK Negeri 5 Batam dan Pemancangan Tiang Perdana Proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang.

“Pertemuan itu dalam rangka tindak lanjut program-program strategis daerah,” kata Nurdin, usai bertemu Menteri PU, di Jakarta.

Di antara yang dibahas, kata Nurdin tentang perkembangan Jembatan Batam Bintan, Pelabuhan Tanjungsauh, Pulau Sembur dan beberapa pembangunan pasar di Kepri.

“Alhamdulillah semua Menteri mendukung penuh program-program tersebut. Semuanya untuk memajukan Provinsi Kepri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin yang dalam kunjungan itu didampingi Kadisperindag Burhanuddin Boy.

Nurdin, dalam banyak kesempatan memang terus berkoordinasi dengan Jakarta dalam upaya mempercepat program strategis yang sudah dorestui Presiden Jokowi. Pada akhir April lalu, dalam pembahasan khusus di Istana Negara, Jokowi menegaskan dukungannya untuk proyek strategis yang diusulkan Pemprov Kepri.

Saat itu, rencana investasi yang disampaikan, semua disetujui Presiden. Para Menteri diminta mem-follow up ini semua dan mencari aturan supaya investasi yang masuk dipermudah.

Karena itu, dalam setiap kesempatan, Nurdin selalu menggesa percepatan itu dengan menemui sejumlah menteri terkait. Menurut Nurdin, semua itu dalam upaya meningkatkan aktivitas ekonomi, mobilitas orang, kendaraan, barang dan jasa idustri serta pasokan air bersih/gas dari Batam-Bintan. Melalui pembangunan ini juga membangun martabat bangsa.

Ada tujuh proyek strategis yang dibawa dalam pertemuan itu. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

“Setelah semua proyek disetujui, akan meningkatkan ekonomi Kepri dan nasional,” kata Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Selasa | 28 Agustus 2018 | 17:00

Anggota Makorem 033/WP Rutin Gelar Latihan Yong Moodo

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Korem 033/ Wira Pratama mengadakan program latihan rutin Yong Moodo yakni teknik gerakan dasar pukulan dan tendangan. Kegiatan rutin ini digelar setiap hari Selasa.

Kegiatan yang dilakukan mulai pukul 06.00 WIB di halaman Makorem 033/ Wira Pratama Jalan Sei Timun Senggarang KM 14 Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau itu, diawali apel pengecekkan jlah kehadiran serta dilanjutkan senam pemanasan yang dipimpin anggota Jasrem 033/Wira Pratama Sertu Sankot Parulian, salah satu pelatih Yongmoodo Korem 033/Wira Pratama.

“Kegiatan rutin ini untuk menunjang kegiatan yang diprogramkan Komando Atas,” kata Pelatih Yongmoodo anggota Jasrem Sertu Sankot Parulian, Selasa, 28 Agustus 2018.

Sertu Sankot Parulian mengatakan, latihan Yong Moodo yang dilaksanakan ini harus semangat, karena tidak semangat, maka teknik yang akan dipelajari tidak akan berkembang dan hanya begitu-begitu saja.

Dia berharap agar latihan dilakukan secara serius dan perlahan demi perlahan apa yang dipahami dan didapat tidak sia-sia.

“Kita bersyukur bahwa kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar serta berjalan dengan baik,” pungkasnya.(***)

Sumber: Penrem 033/WP

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Seorang kecelakaan melibatkan sebuah bus pelat merah dan dua sepeda motor di sekitar Jalan Raja Haji Fisabilillah dengan Jalan Peralatan, Batu, Ahad, 26 Agustus 2018 sekitar pukul 15.10. Dua remaja tewas.

Informasi dari Kanit Laka Satlantas Polres Tanjungpinang Iptu Ridwan, saat itu sedang melaju Honda Revo putih BP 2184 OT, yang dikemudikan Fauzan, siswa pondok Pesantren Madani, Ceruk Ijuk, Bintan yang tinggal di dekat Hotel CK. Ia memboncengkan seorang teman.

Fauzan berniat mendahului sebuah bus pelat merah, namun dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Scoopy warna merah No Pol BP 3251 AW yang dikendarai Rizky (14), siswa SMPN 5 Tanjungpinang. Tabrakan pun terjadi. Ketiga remaja ini terjatuh ke aspal jalan.

Fauzan dan temannya yang belum diketahui namanya tewas di tempat. Kepala keduanya luka parah, bahkan kepala teman Fauzan dikabarkan terlindas ban bus yang terus melaju. Sementara Rizky selamat.

Korban dilarikan ke RSUP Kepri di Batu 8. Sementara itu anggota Satlantas Polres Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan laka lantas maut itu. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, Pemerintah terus berupaya mendorong potensi daerah di semua sektor, salah satunya pembangunan dibidang olah raga.

“Kita datang untuk memastikan bahwa fasilitas yang akan dibangun dapat selesai tepat waktu,” ujar Nurdin saat meninjau pembangunan sejumlah spot olah raga di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 24 Agustus 2018.

Nantinya dengan sudah selesai sejumlah lokasi olah raga, Nurdin yakin Pulau Dompak akan ramai dan menjadi tujuan wisatawan datang. Karena semua yang ingin dicari dan dilihat, ada di sini.

“Tentu akan tergambar nantinya Kepri unggul di semua bidang, salah satunya olah raga,” lanjut Nurdin.

Pada kesempatan tersebut Nurdin meninjau progres pembangunan stadion sepak bola, track motocross, gedung olah raga multi fungsi serta fasilitas penunjang lainnya.

Nurdin berharap pembangunan Stadion tersebut bisa tetap dilanjutkan sampai rampung. Agar bisa bersaing pembangunan Stadion di Indonesia.

“Ini adalah ikon Kepri yang memiliki manfaat begitu besar bagi pengembangan sumber daya manusia di bidang olah raga,” kata Nurdin.

Kedepan, stadion tersebut akan menjadi saiangan stadion terbaik nomor dua di Indonesia yaitu Papua. Pembangunannya, akan dilanjutkan terus sampai sempurna dan secepatnya agar dapat dipergunakan.

Ketika meninjau, stadion sedang dalam pengerjaan adregat lapangan bola kaki dengan pemasangan Split 23 krikil kasar dan skrining krikil halus. sebelum nantinya akan dipasang tanah hitam dan rumput.

Pengerjaan cut and fill lahan sendiri sudah dalan progres total 58 persen dan ditargetkan sebelum November selesai.

Tribun terbuka nantinya akan dibangun membelakangi matahari agar penonton tidak silau ketika menyaksikan pertandingan bola. Lalu di tepi lapangan bola akan dibangun trek untuk lari dengan 8 lintasan dengan lebar 26 Meter disertai safety area dan pagar.

Pengembangan track motocross juga nenjadi perhatian Nurdin yang saat itu didampingi Kadispora Maifrizon.

“Lahan yang dipakai agar bisa berguna bagi semua, ada track untuk cross, dibawah juga untuk lapangan multifungsi,” tambah Nurdin.

Untuk itu Nurdin menegaskan bahwa pengerjaan harus tepat dan selalu dikawal agar sesuai dengan skema.

“Persiapan yang baik dan pelaksanaan ysng baik tentu akan menghasilkan prestasi yang baik,” tutup Nurdin.

Setelah meninjau lokasi olah raga Pulau Dompak, Nurdin melanjutkan kunjunyan ke Desa Teluk Bakau, Bintan.

Di Teluk Bakau dirinya meninjau langsung lokasi yang direncanakan akan dibangun kawasan olah raga multi fungsi oleh Pemerintah Provinsi Kepri. Di kawasan ini bisa digunakan untuk olah raga futsal, bola voli, bulu tangkis dan sepak takraw.

“Semoga dengan adanya kawasan olah raga disini, potensi anak-anak dapat tergali dan terasah dengan baik,” kata Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Senin | 20 Agustus 2018 | 14:03

Semua Jemaah Kloter 27 Mengambil Nafar Tsani untuk Melontar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 27 BTH asal Batam dan Tanjungpinang yang berjumlah 380 orang berangkat menuju Arafah pada hari Ahad, 19 Agustus 2018 kemarin.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri dari Ketua Kloter 37, H Erman Zaruddin, Jemaah Calon Haji yang risiko tinggi (risti) sebanyak 265 orang.

Selain itu, ada juga Jemaah Calon haji yang menggunakan bantuan kursi dorong sebanyak tiga orang.

“Semua Jemaah Kloter 27 mengambil nafar tsani, untuk melontar disesuaikan waktu yang telah ditentukan oleh Kerajaan Arab Saudi. Terdapat 10 orang yang melakukan tarwiyah. Jemaah yang tidak sanggup melontar jumrah dibadalkan,” terang Erman. (***)

Sumber kepri.kemenag.go.id

Masyarakat Antusias Saksikan Peringatan Detik-Detik Proklamasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun berharap peringatan kemerdekaan dapat terus memacu untuk bekerja secara aktif dan penuh daya saing. Hal ini pun sesuai tema peringatan HUT RI ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 ini, yakni ‘Kerja Kita Prestasi Bangsa’.

“Semangat kemerdekaan harus mampu membangun optimisme untuk menghadapi berbagai situasi yang berkembang saat ini, baik global maupun domestik,” kata Gubernur usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat, 17 Agustus 2018.

Tampak hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur H Isdianto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Sekdprov Kepri H TS Arif Fadillah, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Kabinda Kepri Brigjen Pol. Suharyono, Kepala Kantor Pertahanan Kepri Brigjen TNI A. Pong Bija, Danlanud RHF Kol. Pnb Dadan Gunawan.

Nurdin mengatakan, stabilitas dan keamanan Kepulauan Riau terus terjaga dari berbagai sisi baik ekonomi, sosial, politik dan kemananan. Dengan amannya kondisi di daerah tentu pembangunan dapat berjalan lancar.

Pada peringatan kemerdekaan ini Nurdin mengajak semua pihak untuk memantapkan tekad, bersama-sama membangun bangsa dan negara ini dengan semangat “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Kepulauan Riau juga bertekad untuk “Kerja Berprestasi Membangun Negeri”.

Menurut Nurdin kerja dan energi adalah suatu kesatuan yang saling melengkapi. Disimbolkan oleh bentuk garis dinamis yang memiliki arti suatu kemajuan dalam bekerja, sekaligus melambangkan semangat, optimisme untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi dunia.

Hal ini selaras dengan ajang ASIAN GAMES XVIII di Jakarta dan Palembang dimana Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ASIAN GAMES setelah 56 tahun. Tema ‘energi’ juga diambil dari identitas ASIAN GAMES XVIII, yakni ‘The Energy of Asia’. Sementara kata ‘kerja’ terinspirasi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 4 (empat) tahun terakhir.

“Tahun 2018 adalah tahun yang penuh agenda strategis seperti Asian Games, Pilkada serentak yang dilaksanakan di 171 daerah serta tahapan awal pemilu 2019. Diminta kepada kita semua untuk tetap fokus bekerja dan terus meningkatkan koordinasi di seluruh jajaran agar sasaran kinerja dan pembangunan dapat tercapai,” kata Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

Pengusaha Memiliki Peran Vital

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun ingin Kepri sebagai daerah Kepulauan dengan sumber daya kelautan yang melimpah, dapat dimanfaatkan untuk menumbuh kembangkan wisata bahari.

“Pemerintah secara maksimal terus mendorong potensi yang kita miliki salah satunya dengan mengembangkan sektor bahari,” ujar Nurdin saat memimpin rapat koordinasi Pengembangan Wisata Bahari Kepri bersama sejumlah pengusaha di ruang kerja kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 16 Agustus 2018.

Dikumpulkannya sejumlah pengusaha maupun pemilik resort yang ada di Kepri seperti Nikoi Island di Bintan, Kepri Coral di Batam serta Telunas Resort di Karimun di katakan Nurdin adalah untuk menyatukan persepsi dan mencari solusi agar pengembangan wisata bahari dapat jelas dan terarah.

“Peran pengusaha penting sebagai mitra pemerintah untuk bersama menumbuhkan investasi agar potensi itu dapat berkembang,” lanjut Nurdin.

Dalam rapat tersebut terlebih dahulu Nurdin mengekspos titik-titik lokasi pariwisata yang ada di Kepri setelah itu selanjutnya memberikan kesempatan kepada pengusaha yang hadir untuk menyampikan apa kendala yang di hadapi.

Sebelumnya Nurdin juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah lokasi wisata/resort, memang ditemukan beberapa hambatan regulasi, inilah yang coba Nurdin cari apa masalah dan apa solusi yang tepat.

“Tentu langkah yang kita ambil harus sesuai aturan,” kata Nurdin.

Gubernur secara khsusus memerintahkan kepada Asisten II Syamsul Bahrum dan Kadis Kelautan Eddy Sofyan yang turut hadir dalam kesempatan tersebut untuk merangkum dan memfasilitasi setiap masukan yang didapat dalam rapat.

“Rangkum tiap masukan dan kendala ysng terjadi, kita akan mencoba membantu secara maksimal,” tegas Nurdin.

Infrastruktur dikatakan Nurdin juga penting, karna kelengkapan fasilitas harus ada untuk menyatukan pulau pulau di Kepri, Pemerintah kata Nurdin juga akan terus berusaha melengkapi berbagai infrastruktur yang ada di Kepri.

“Agar akses ke lokasi dicapai dengan mudah, para wisatawan pun akan dengan senang ingin kembali ke Kepri lagi,” kata Nurdin lagi.

Pengurusan perizinan berbasis online / Online Single Submissin (OSS) juga menjadi aspek penting, Nurdin yakin jika hal ini berjalan maka akan semakin mempermudah proses administrasi.

“Tidak adalagi nanti birokrasi yang bertele-tele karna semua sudah terinput dan terarah di dalam basis online tadi,” tambah Nurdin.

Terakhir Nurdin akan mengusahakan untuk menjadikan potensi wisata yang ada di Kepri ini dapat menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata.

“Kita akan coba dorong kepusat, agar kita memilikinkawasan ekonomi khusus pariwisata,” tutup Nurdin.

Perwakilan PT. Pulau Cempedak, Faisal mengatakan bahwa pihaknya masih dalam proses perizinan, untuk itu dirinya meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi agar dapat menjembatani pihaknya dengan Pemkab Bintan agar dalam proses perizinan dapat berjalan

Selanjutnya dari Tim Pulau Bawah, Anambas Jihad mengatakan salah satu kendala yang didapat adalah tingginya gelombang laut yang menyebabkan arus supply barang ke lokasi sering terhambat, untuk itu pihaknya meminta untuk dapat meningkatkan infrastruktur yang ada.

Terakhir Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau untuk para pengusaha yang memiliki kendala terkait perizinan, segera disampaikan kepihak sekretariat agar dapat ditindak lanjuti segera.

“Nanti kendala dan masukan akan menjadi bahan untuk kita rapatkan dan menjadi bahan laporan untuk ke pusat,” ujar Arif yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Perizinan Usaha di Daerah.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Buralimar dan Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi berserta perwakilan sejumlah pengusaha dan pemilik resort.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Mantan Kapolres Tanjungpinang Irjen Pol H Arief Sulistyanto MSi, yang saat ini menjabat Asisten SDM Kapolri, siang ini, Jumat, 17 Agustus 2018 sekitar pukul 14.00 dilantik menjadi Kepala Bareskrim Mabes Polri.

Dengan pelantikan ini bintang di pundak Arief, yang juga mantan Kapolda Kalbar ini, bakal bertambah dari Inspektur Jenderal (bintang dua) menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen).

“Iya, jam 14.00 sertijab,” kata Arief menjawab konfirmasi dari suarasiber.com, Jumat, 17 Agustus 2018.

Pelantikan Arief sebagai Kabareskrim dijadwalkan dilaksanakan di Rupatama, Mabes Polri.

Arief menggantikan posisi Komjen Ari Dono, yang bakal dilantik siang ini juga sebagai Wakapolri. Ari Dono menggantikan Komjen Syafruddin yang sudah dilantik menjadi Menteri PAN RB.

Posisi Arief sebagai As SDM Kapolri yang sukses dengan “revolusi senyap” di SDM akan diisi oleh Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Staf SDM Brigjen Eko Indra Heri.

Penerus Arief yang juga dari SSDM Mabes Polri, sekaligus memastikan revolusi senyap di Polri bakal terus berjalan. (***)

sumber: suarasiber.com

Gubernur Kukuhkan Anggota Paskibraka Provinsi Kepri Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun secara resmi mengukuhkan anggota Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 15 Agustus 2018 malam.

Gubernur menyerukan kepada para anggota Paskibraka untuk dapat menjalankan tugasnya dengan penuh kebanggaan. Karena merekalah pemuda-pemudi terbaik Provinsi Kepri yang mewakili kabupaten/kota asalnya, terpilih menjadi pasukan kebanggaan yang mengibarkan serta menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT RI Ke-73 tahun ini.

“Kebanggaan tersebut dituangkan dalam bentuk keberhasilan menjalankan tugas mengibarkan bendera merah putih setelah melewati berbagai seleksi serta latihan ketat,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya membawa kepada momen untuk merefleksikan nilai-nilai kemerdekaan itu sendiri. Kemerdekaan yang diraih telah melalui berbagai perjuangan dan pengorbanan yang tidak ternilai harganya.

“Bendera merah putih pada akhirnya dapat berkibar yang memiliki arti berani dan suci. Momentum ini semakin khidmat karena pengibaran melibatkan pasukan khusus yang kita kenal dengan paskibraka,” lanjut Nurdin.

Kedepan, Nurdin menegaskan kepada para anggota paskibraka untuk senantiasa memegang teguh disiplin sebagai landasan perilaku, baik dalam keseharian maupun dalam pelaksanaan tugas.

“Kalian adalah generasi muda penerus bangsa yang harus memiliki karakter cinta tanah air, semangat patriotik, pantang menyerah dan rela berkorban untuk kepentingan Bangsa dan Negara,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan serta kepada para pelatih yang telah memberikan tenaga dan pikirannya untuk melatih semua anggota agar dapat menampilkan hasil yang maksimal.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum kita untuk makin memperkokoh jiwa nasionalisme, mengingat dan menghargai jasa para pahlawan, serta senantiasa bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia,” tutup Nurdin.

Pengukuhan sendiri berjalan lancar dan khidmat yang ditandai dengan pembacaan ikrar kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kendit/sabuk oleh Gubernur kepada mereka 38 orang anggota Paskibraka yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada Jumat 17 Agustus 2018.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Kajati Kepri Asri Agung Putra, Anggota DPRD Tawarich, perwakilan FKPD, beserta sejumlah Kepala OPD.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan perkembangan zaman yang semakin cepat dan kecanggihan teknologi yang semakin tinggi diharapkan menjadi sarana Pemerintah untuk berinovasi dalam menciptakan pelayanan publik yang cepat dan handal.

“Gunakan teknologi dengan baik maka kita dapat menjawab kebutuhan masyarakat yakni menciptakan pelayanan prima,” ujar Nurdin saat membuka rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Se-Provinsi Kepri dalam rangka penguatan kelembagaan PTSP dalam rangka mendukung pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik menuju PTSP Prima di Daerah bertempat di Hotel Aston, Tanjungpinang, Rabu, 15 Agustus 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa mindset yang ada saat ini harus segera diubah, terlebih Indonesia sebagai Negara yang besar pun dengan kekayaan tiap daerah yang melimpah maka itu harus terus didorong.

“Karna salah satu sektor utama untuk membangkitkan perekonomian adalah dengan kegiatan berusaha,” lanjut Nurdin.

Mindset yang saat ini tertanam tentang rumitnya perizinan diharapkan dapat diubah dan dengan teknologi maka kemudahan dapat tercapai.

“Kemudahan dan lancarnya perizinan tentu akan melahirkan berbagai investasi, itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir dengan diadakannya rakor ini Nurdin berharap dapat memberikan hasil yang nantinya dapat menyamakan tujuan PTSP tiap daerah di Kepri serta pemahaman yang bermanfaat bagi para pelaksana tiap daerah.

Rapat Koordinasi sendiri berlangsung pada 14-16 Agustus 2018 dengan mengundang narasumber dari Kementerian Dalam Negeri serta Pejabat terkait di Provinsi Kepri, total peserta berjumlah 40 orng yang berasal dari instansi terkait dari masing-masing Kabupaten dan Kota se-Kepri.

“Rakor sendiri bertujuan untuk menciptakan pelayanan yang tepat dan akuntabel berbasis elektronik,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Azman Taufik melaporkan.

Selain itu Azman melanjutkan dengan pelaksanaan rakor ini nanti nya dapat mewujudkan kesamaan pemahaman antara penyelenggara yakni PTSP se-Kepri.

“Agar sejalannya tujuan dan peningkatan kemitraan antar daerah di Kepri,” lanjut Azman.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro dalam sambutannya mengatakan bahwa pengintegrasian pelayanan perizinan secara elektronik / Online Single Submission (OSS) merupakan keharusan yang dihadapi dewasa ini, meskipun diawal mula penacangannya mengalami hambatan namun kebutuhan zaman yang semakin modern mengharuskan untuk tetap maju.

“Negara yang maju bukan dilihat dari umurnya atau banyaknya bantuan luar Negeri nya tapi Negara yang maju adalah Negara yang mampu mengelola basis pelayanan publik yang baik dan kuat,” ujar Suhajar.

Suhajar mengibaratkan Singapura yang mana saat ini sebanyak 1.400 layanan publik nya telah berbasis elektronik, untuk mengejar hal tersebut maka Indonesia harus terus berbenah, kendala yang dihadapi harus diatasi segera bukan di ratapi yang hanya akan membuat pergerakan majunya akan terlambat.

“Jika semua pelayanan berbasis elektronik dan terintegrasi maka tidak ada lagi perizinan yang terlambat,” lanjut Suhajar.

Suhajar menambahkan lagi bahwa Presiden telah mengeluarkan Perpres nomor 91 Tahun 2017 tentang pembentukan Satgas percepatan pelaksanaan berusaha yang mana merupakan bagian dalam tema hari ini. Dari sekian banyak perizinan yang tertunda saat ini maka tentu investasi juga terhambat, dengan basis elektronik diharapkan masalah tersebut dapat teratasi.

“Agar program yang dicanangkan ini nantinya dapat memberikan kemudahkan untuk masyarakat,” tutup Suhajar.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Asisten II Syamsul Bahrum, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara dan Asisten III Kabupaten Natuna Izwar Asfawi berserta peserta rapat lainnya.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan Gerakan Pramuka harus tetap konsisten dan fokus mendidik karakter muda bersatu menjaga persatuan bangsa dan keutuhan NKRI.

Gerakan ini terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manusia dengan membekali pendidikan karakter dan komptensi iptek berbasis kecakapan yang kelak menjadi skil kaum muda.

“Pembangunan karakter bangsa menjadi fokus kita bersama. Berkepribadian luhur, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak,” ujar Nurdin dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Pramuka ke-57 Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, 14 Agustus 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa Indonesia nanti di Tahun 2030 akan mendapatkan bonus demografi. Saat itu jumlah penduduk produktif akan besar ini menjadikan kekuatan berdaya saing.

“Maka harus kita persiapkan sejak dini para generasi penerus dan melalui Pramuka inilah kita bentuk mereka,” lanjut Nurdin yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kepri tersebut.

Nurdin menambahkan bahwa pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati tiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku.

“Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa harus lebih berperan dalam mendidik generasi milineal dewasa ini,” tambah Nurdin lagi.

Eksistensi pramuka yang sudah lama ada harus dipahami filosofi dan nilai kepramukaan yang didapat dari kebudayaan Indonesia itu sendiri
Berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda. Pramuka yang telah memberikan kontribusi nyata, mencetak calon pemimpin bangsa, hingga kini semangat itu tidak pernah dan tidak boleh pudar.

Untuk itu kepada orang tua Nurdin juga berpesan untuk tidak ragu memberikan kesempatan kepada putra-putri untuk ikut kegiatan kepramukaan.

“Pembangunan SDM harus sejalan dengan, pembangunan fisik karna kunci keberhasilan pembangunan terletak dari SDM yang berkualitas,” kata Nurdin.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sebanyak 81 orang yang menerima lencana, antara lain Lencana Melati, Lencana Dharma Bhakti, Lencana Karya Bhakti, Lencana Pancawarsa, Lencana Garuda Penegak dan Lencana Garuda Penggalang serta Lencana Garuda Siaga.

Kepada para penerima penghargaan Nurdin mengucapkan selamat atas apa yang telah diraih saat ini dan jadikan hal tersebut motivasi kedepan dalam memberikan kontribusi yang lebih maksimal untuk pramuka.

“Terus berikan sumbangsih yang membanggakan bagi gerakan pramuka,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, Penasehat TP-PKK Provinsi Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, Ketua BKOW Provinsi Kepri Hj Rosemary Isdianto, Ketua DWP Provinsi Kepri Hj Rismarini Arif Fadillah, Mantan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Perwakilan FKPD, Kepala OPD, tamu undangan beserta barisan pramuka dari perwakilan Sekolah se-Kepri. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Percekcokan seorang anak dan bapaknya menghebohkan di Perumahan Hang Tuah Permai Tanjungpinang Timur.

akibat cekcok itu tersebut, sang bapak dilarikan ke rumah sakit.

Ada yang menyebut sang bapak tewas, tapi belum terkonfirmasi dari pihak terkait.

Seorang warga menyebutkan, sang bapak yang dikenal bernama Ismail (70) itu terlibat perkelahian dengan anaknya pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB.

“Ia tadi meninggal bapaknya. Tadi sempat kelahi dekat rumah,” kata seorang warga, tetangga Korban, Selasa, 15 Agustus 2018.

Di tempat kejadian perkaran, Polres Tanjungpinang tengah melakukan olah TKP kejadian.

Kasat Reskrim bersama sejumlah anggota kepolisian terlihat berada di lokasi kejadian.

Polisi sudah memasang garis polisi.

Pelaku dikabarkan juga telah diamankan Polres Tanjungpinang .(***)

sumber: tribunnews.com

Gubernur Serahkan Penganugerahan Satya Lencana dan Penghargaan Purna Bhakti

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menyerahkan penganugerahan tanda kehormatan satya lencana karya satya kepada 664 orang ASN dan penghargaan purna bhakti kepada 73 orang ASN di lingkungan Provinsi Kepri. Penyerahan itu dilaksanakan di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 13 Agustus 2018.

Dalam sambutannya Nurdin mengatakan penghargaan yang diserahkan saat ini agar dijadikan momen untuk para aparatur meningkatkan kinerja, bukan semata-mata hanya seremoni namun dampak yang dihasilkan harus berbuah positif.

“Ayo kita tampilkan kinerja yang maksimal untuk keberhasilan pembangunan,” ujar Nurdin.

Wakil Gubernur H Isdianto juga menerima penghargaan purna bhakti bersama 72 orang ASN lainnya yang telah memasuki masa pensiun.

Nurdin melanjutkan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan keseriusan pemerintah untuk mewujudkan good governance dan menciptakan aparatur yang berkualitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Dengan penghargaan ini juga menjadikan motivasi untuk para aparatur ke depan menampilkan kinerja yang baik, mari bersama kita wujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, efektif dan efisien,” lanjut Nurdin.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 35/TK/2018 tentang pemberian penghargaan tanda kehormatan satya lencana karya satya Tahun 2018 diserahkan kepada 664 orang ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang telah mengabdi selama 30, 20 dan 10 tahun masa kerja.

Masing-masing untuk ASN yang telah mengabdi selama 30 tahun sebanyak 78 orang, mengabdi 20 tahun sebanyak 114 orang dan mengabdi 10 tahun sebanyak 472 orang.

Terakhir kepada para purna bhakti, Nurdin tak lupa berpesan untuk terus mengabdi kepada Negeri meskipun saat ini tidak lagi berstatus sebagai ASN.

“Teruslah memberikan sumbangsih yang bermanfaat untuk bangsa dan negara, karna mengabdi tidak ada batasnya,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten II Syamsul Bahrum, Perwakilan FKPD, sejumlah Kepala OPD beserta tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Senin | 13 Agustus 2018 | 10:39

Desak DPR RI Sahkan UU Daerah Kepulauan, Ini Langkah 8 BKS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Delapan Gubernur yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan mendesak agar Rancangan Undang-undang Daerah Kepulauan segera disahkan menjadi UU. Pengesahan itu diharapkan semakin mempercepat pembangunan dan peningkatan masyarakat di daerah-daerah kepulauan.

Agar pengesahan tersebut dipercepat, BKS Provinsi Kepulauan melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, Fahri Hamzah di ruang rapat Komisi II, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018 petang. Ke delapan provinsi itu adaah Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Maluku  Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Raja Ariza, Sekretaris BKS Provinsi Kepulauan mengatakan pihaknya berharap apa yang sudah diiinisiasi segera dibahas DPR RI. BKS menginginkan tahun ini RUU tersebut sudah disahkan menjadi UU.

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan pihaknya berharap RUU ini disahkan paling cepat tahun ini dan paling lama sebelum periode anggota DPR RI yang sekarang berakhir.

“Saya harap DPR RI lebih fokus membahas RUU ini. Aturan di UU tersebut merupakan dasar penting untuk pengembangan konsep maritim bagi Republik Indonesia,” kata Fahri.

Menurut Fahri, RUU ini adalah hutang yang harus ditunaikan dan dibayar pada periode ini. Karena itu, ketika menerima BKS Kepulauan, Fahri menyebutnya sebagai menerima penagih hutang. Sebab ada hutang dari pemerintah agar terkelolanya wilayah kepulauan yang lebih adil dan mencerminkan konsep Indonesia sebagai negara maritim.

“Karena laut adalah masa depan kita,” kata Fahri.

DPR RI, kata Fahri, sudah bersepakat agar masalah ini dibahas oleh Panitia Khusus yang beranggotakan 30 orang. Menurut Fahri, tidak ada halangan bagi RUU ini menjadi Undang-undang. Bahkan ini seharusnya dikejar empat tahun lalu di periode awal.

“UU ini adalah keinginan kita untuk mengembalikan kita ke daerah maritim,” kata Fahri.

Kepri, yang merupakan Ketua BKS Provinsi Kepulauan hadir Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kepala Barenlitbang Naharuddin dan Karo Pemerihan Haryono. Selain perwakilan dari seluruh provinsi kepulauan, hadir juga Wakil Ketua DPD RI Ahmad Muqowam dan sejumlah anggota DPD RI. RUU Daerah Kepulauan ini merupakan inisiasi DPD RI dan sudah masuk agenda prolegnas tahun ini.(*)

Sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Anggota DPRD yang sudah mundur karena pindah ke partai lain untuk maju ke Pemilu legislatif 2019, diminta mengembalikan semua fasilitas yang diterima sebagai anggota dewan.

Termasuk berbagai tunjangan yang diterima. Meski, secara aturan hukum bisa saja sah diterima. Karena SK Pemberhentian yang lambat turunnya.

“Tapi secara moral dan kepatutan, sudah tidak patut. Di samping bisa dipertanyakan juga dari sisi hukumnya tentang keterlambatan administrasi pemberhentian,” kata Dr Edy Rustandi, praktisi hukum dan akademisi di UMRAH Tanjungpinang menjawab suarasiber.com, Ahad, 11 Agustus 2018.

Lambatnya SK pemberhentian itu, ujar Edy, berdampak pada penerimaan fasilitas dan tunjangan, yang bukan lagi menjadi haknya. Dan, jika keterlambatan itu disengaja berpotensi mengakibatkan pelanggaran hukum.

“Jika saja masih juga menerima fasilitas dan tunjangan meski sudah mundur. Maka, kredibilitas dan integritasnya patut dipertanyakan. Silahkan masyarakat menilainya sendiri,” tukas Edy.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPRD di wilayah Provinsi Kepri akan maju lagi sebagai caleg dari partai politik yang berbeda. Konsekuensinya, mereka yang sudah pindah partai ini harus mundur dari keanggotaan di dewan. (***)

sumber: suarasiber.com

TANJUNG PINANG

Jumat | 10 Agustus 2018 | 8:28

Inovasi yang Berkualitas akan Meningkatkan Daya Saing Daerah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah mengatakan pada era globalisasi saat ini Pemerintah Daerah dituntut untuk melakukan inovasi-inovasi dalam hal pelayanan publik.

Hal ini dalam rangka mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Hal yang rumit akan menjadi lebih mudah dengan adanya inovasi. Dengan hadirnya inovasi akan berkorelasi positif dalam hal peningkatan pelayanan Publik dan peningkatan daya saing daerah,“ kata Arif saat membuka Workshop Champion Innovation oleh Lembaga Administrasi Negara di Ruang Rapat Lantai IV, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 8 Agustus 2018.

Arif menceritakan bahwa saat ini Pemprov Kepri telah melakukan berbagi inovasi dengan menghadirkan berbagai aplikasi baik itu e-budgeting, e-planning dan berbagai aplikasi lain yang dikelola oleh Dinas Kominfo.

Aplikasi ini digunakan untuk mempermudah pemerintah dalam hal membaca perkembangan pemerintahan secara real time sehingga dapat dievaluasi secara langsung jika terjadi perlambatan dalam pembangunan.

Arif berharap aplikasi aplikasi lain akan segera lahir dari ASN Provinsi Kepri sehingga semua menjadi terintegrasi dan lebih mudah dalam hal penyelengaraan Pemerintahan.

“Ini adalah tanggungjawab kita bersama, inovasi harus terus diciptakan dan dilahirkan karena zaman semakin cepat berubah, jika kita tidak berubah dan masih bertindak dengan cara yang lama maka kita akan semakin tertinggal,“ kata Arif.

Kepada ASN Provinsi Kepri yang mengikuti Workshop Champion Innovation ini Arif berpesan agar bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini dan memanfaatkan ilmu yang didapat sehingga menjadi kader penggerak inovasi yang bertekad memajukan Provinsi Kepulauan Riau.

“Bapak Ibu yang menjadi peserta pada Workshop ini haruslah berbangga diri karena setelah ini saudara akan menjadi Champion Innovation di OPD masing-masing,” harap Arif.

Sementara itu Sudardi Kepala Pusat Inovasi Pelayanan Publik LAN dalam sambutannya mengatakan Workshop ini diperuntukkan untuk mempersiapkan kader penggerak inovasi, dibentuk untuk memfasilitasi sebuah kegiatan unggulan di bidang inovasi yang disebut laboratorium inovasi yang merupakan program fasilitasi inovasi yang akan membimbing setiap SKPD di Pemerintahan untuk menghasilkan dan menjalankan inovasi.

“Dengan pelaksanaan Workshop ini diharapkan setiap Organisasi Perangkat Daerah di Provinsi, Kabupaten/Kota dapat menciptakan setidaknya satu inovasi yang berkualitas,” ucapnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun memanfaatkan waktu sepanjang Rabu, 8 Agustus 2018 ini untuk mengkonsolidasi segala sektor pembangunan di Kepri. Setelah bersafari akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Raya Nur Illahi Dompak, Tanjungpinang, Nurdin menemui dua menteri di Jakarta pada Rabu siang.

Di Jakarta, Nurdin menemui Menteri Pendayahunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur untuk membahas kelembagaan Badan Pengusahaan Karimun dan Bintan. Setelah itu, Nurdin menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membahas Rencana Induk Pelabuhan Tanjungsauh, Batam.

Bersama Asman, Gubernur Nurdin sepaham bahwa penempatan orang pada suatu organisasi harus profesional. Mereka mendapatkan posisi harus karena kompetensi, bukan kedekatan kepada seseorang.

“Kita tidak boleh mengintervensi untuk mendudukkan seseorang. Mereka harus berorientasi pada hasil akhir untuk membuat Kepri semakin baik,” kata Nurdin saat Pembahasan Kelembagaan BP Karimun dan BP Bintan di Ruang Rapat Majapahit Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Rapat itu dipimpin langsung Asman Abnur. Struktur organisasi di BP Bintan dan BP Batam dibahas secara rinci. Struktur Organisasi di BP Bintan lebih banyak menampung personil dibanding Karimun. Untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan meliputi dua wilayah di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Di Bintan dengan luas lahan 60.868 hektare dan di Tanjungpinang dengan luas lahan 2.633 hektare.

Asman menegaskan, semua ini dibentuk pada prinsipnya untuk memangkas birokrasi. Pada pemilihan orang untuk organisasi, kata Asman, harus secara profesional melalui melanisme seleksi.

Sementara Gubernur Nurdin mengatakan di era ini semua harus bergerak cepat. Mekanisme pertimbangan yang tak penting untuk penempatan seseorang sudah bukan zamannya lagi.

Dalam rapat itu disebutkan bahwa pengisian posisi kepala, wakil kepala dan aggo/direktur Badan Pengusahaan dilakukan secara terbuka dan kompetetip. Tata caranya ditetapkan oleh Ketua Dewak Kawasan Karimun/Bintan.

Nurdin menyebutkan, untuk mengisi kelembagaan di BP Karimun dan Bintan, akan dilakukan fit dan profer test secara profesional.

Dengan Menhub Budi Karya Sumadi, Nurdin mengatakan Kepri harus memiliki pelabuhan besar untuk semakin menjayakan poros maritim. Pertemuan itu langsung membahas rencana induk pengembangan Tanjungsauh sebagai pelabuhan peti kemas.

Usai bertemu dua Menteri, Nurdin lamgsung kembali ke Batam. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Selasa | 07 Agustus 2018 | 10:31

Resmikan Kantor Bawaslu Kepri, Ini Pesan Wakil Gubernur

Bawaslu Jangan Jadi Ladang Penghasilan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H.Isdianto meresmikan kantor Bawaslu Kepri di Jl. WR Supratman nomor 4-6, KM 8 atas, Tanjungpinang, Senin, 6 Agustus 2018.

Peresmian kantor Bawaslu Kepri ini disejalankan juga dengan sosialisasi pengawasan Pemilu di Kepri oleh ketua Bawaslu RI Abhan,SH.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto dalam sambutannya meminta agar Bawaslu Kepri bekerja dengan jujur, adil amanah serta tidak mudah diintervensi.

Adapun yang terpenting, ditegaskan Isdianto agar amanah sebagai anggota Bawaslu tidak lantas dimanfaatkan untuk menjadi lahan penghasilan. Menakut-nakuti para caleg, lalu meminta sesuatu.

“Jadilah bawaslu yang bersahabat dengan masyarakat. Jangan membuat takut para caleg, namun lakukanlah sosialisasi dengan benar hingga ke kelurahan dan desa. Jangan justru ini jadi ladang penghasilan. Saya mau KPU dan Bawaslu Kepri bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tegas Isdianto dalam sambutannya.

Kerjasama antar aparat keamanan, KPU dan Bawaslu serta masyarakat sejauh ini dinilai Isdianto sudah cukup baik di Kepri. Terbukti dengan hasil pilkada serentak di Kota Tanjungpinang yang baru dilaksanakan dan tanpa diwarnai gugatan apapun atau adanya pelanggaran pemilu yang serius.

“Untuk masalah kantor. Tahap awal ini kita sedang siapkan lahan dulu. Tidak hanya untuk Bawaslu, tapi juga untuk KPU. Dalam waktu dekat akan ada kejelasan masalah lahan. Kemudian semoga ada anggaran dari pusat untuk menbangunnya. Sehingga ada sinergi yabg baik antara pusat dan daerah,” kata Isdianto.

Sementara itu Ketua Bawaslu RI Abhan, SH berpesan agar Pemilu serentak tahun 2019 nanti di Kepri berjalan lancar, aman dan damai sebagaimana pemilu serentak yang pertama.

Dia juga mengingatkan agar Pemilu bukan untu memecah belah, namun untuk ajang pemersatu melalui berbagai perbedaan yang ada. Adapun yang paling berperan penting dalam penyelenggaran pemilu adalah KPU dan Bawaslu.

“Yang utama adalah peran KPU dan Bawaslu. Ini harga mati, harus selalu bersama-sama. Kemudian para partisipan, baik peserta individu maupun partai politik, semua harus taat aturan. Jangan membawa isu SARA dan menggunakan politik uang. Masyarakat yang punya hak pilih juga jangan mau suaranya dibeli. Jadilah pemilih cerdas, hanya lima menit untuk lima tahun,” kata Abhan.

Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bawaslu RI Gubawan Siswantoro mengharapka Bawaslu tetap semangat dalam menjalankan tugas. Apalagi telah didukung dengan kantor baru yang lebih representatif.

“Semoga kedepannya Pemprov Kepri bisa menyiapkan kantor Bawaslu Kepri yang baru dan permanen,” katanya.

Sebagai lembaga pengadilan Pemilu, Bawaslu juga harus menjaga sikap profesional, netral dan bekerja bersama-sama dengan para instansi terkait.

Ketua Bawaslu Kepri Siahri Papene berharap momen ini bisa membawa semangat baru bagi Bawaslu dalam menjalankan tugas mengawasi jalnnya pemilu di Kepri pada 2019 nanti.

Kantor Bawaslu sendiri, dijelaskan Siahri memiliki beberapa ruang khusus yang meliputi ruang media center, ruang komisioner, ruang pojok pengawasan dan ruang tunggu. Didalamnya tidak hanya berfungsi untuk mengawasi, namun juga sebagai ruang edukasi dan informasi Pemilu bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh.

“Mari kita bergandeng tangan untuk mensukseskan Pemilu 2019. Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport kami dalam menjalankan tugas dan turut mensukseaka proses penemparan kantor Bawaslu ini,” ujar Siahri. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pusat gravitasi geo-ekonomi dan geo-politik telah bergeser dari Barat ke Asia Timur, dan ini membuat negara-negara terus bangkit. Momen inilah yang kemudian mendorong Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia. Poros maritim merupakan sebuah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektifitas antar pulau, pengembangan industri perkapalan dan perikanan, perbaikan transportasi laut serta fokus pada keamanan maritim.

Dr. Ir. Sugeng Santoso, MT, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Maritim Kemenko Maritim ketika rapat bersama wakil Gubernur Kepri H. Isdianto di Ruang Rapat Utama lantai 4 kantor Gubernur Kepri di Dompak, Tanjungpinang mengatakan bahwa semua potensi yang menjadi mimpi Indonesia ke depan ada di Kepulauan Riau.

“Ini luar biasa, Kepri punya potensi di bidang maritim, pariwisata, industri dan ekonomi kreatif. Keempat keunggulan ini adalah apa yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pemerintah pusat, karena kita sebagai negara maritim,” kata Sugeng dalam rapat koordinasi penguatan perencanaan dan pengembangan potensi ekonomi maritim, Kemenko Maritim dengan Pemerintah Provinsi Kepri, Rabu, 1 Agustus 2018.

Sugeng juga mengatakan jika visi Pemerintah Provinsi Kepri sangat cocok sebagai Provinsi yang wilayah lautnya lebih dominan dibanding daratan. Adapun visi Kepri adalah ‘Terwujudnya Kepulauan Riau sebagai bunda tanah Melayu yang sejahtera, berakhlak mulia, ramah lingkungan dan unggul dibidang maritim’.

“Saya baca visi unggul dibidang maritim ini sangat tepat sekali. Apalagi Kepri punya Bintan, Anambas dan lainnya yang keindahan lautnya luar biasa. Dan bahkan disebut-sebut sebagai Maldives nya Indoneaia,” ujar Sugeng.

Sementara, Wakil Gubernulur Kepri H. Isdianto berharap rapat koordinasi ini berjalan dengan baik. Serta meminta agar apa pun yang sudah menjadi program Pemerintah Pusat untuk di Kepulauan Riau ini segera dilaksanakan, jangan ditunda-tunda lagi.

Dengan kondisi keuangan yang sedang devisit saat ini, seperti halnya yang dialami juga oleh daerah lain. Isdianto mengaku juga Daerah memang membutuhkan campur tangan pusat untuk membangun daerah.

“Semoga rapat ini membuahkan hasil yang positif, dan apa-apa yang sudah diprogramkan Kemenko Maritim untuk di Kepri ini agar segera terealisasi. Jika Pemerintah pusat menyediakan pancing, maka kami akan menyiapkan umpannya. Dan segala potensi di Kepri ini bisa tergali guna mensejahterakan masyarakat,” ujar Isdianto. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Jumat | 03 Agustus 2018 | 8:53

Beri Pelayanan yang Maksimal dan Cegah Tindakan Korupsi

Komisi Advokasi Daerah Antikorupsi Provinsi Kepri Dibentuk

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa semua elemen yang ikut dalam membangun perekonomian daerah yang nantinya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat harus terintegrasi.

Pelayanan maksimal harus terus diberikan dalam segala aspek di dunia usaha terutama terkait dengan pencegahan tindakan korupsi.

“Mari kita semua bersatu baik pemerintah, pelaku usaha dan KPK untuk memecahkan permasalahan yang ada bersama, tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurdin saat membuka acara pembentukan Komisi Advokasi Daerah (KAD) Antikorupsi Provinsi Kepri bersama KPK RI di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 2 Agustus 2018.

Nurdin ingin tindakan korupsi harus dihentikan, jangan sampai kegiatan tersebut terus menerus dilakukan, efek yang terjadi akan merugikan semua pihak, apalagi hukum yang terus berjalan, perekonomian akan tergerus tentu imbasnya kesejahteraan lambat menanjak.

“Semua harus terintergrasi, Pemerintah tidak mempersulit, pelaku usaha juga ikut aturan berlaku,” tambah Nurdin.

Sementara itu Koordinator Wilayah II, Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK Adlinsyah Malik Nasution mengatakan bahwa pembentukan komite ini sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha. Dalam forum ini, kedua belah pihak dapat menyampaikan dan menyelesaikan bersama kendala yang dihadapi dalam penciptaan lingkungan bisnis yang berintegritas.

KPK berupaya mengajak pemerintah daerah dan pengusaha swasta duduk bersama mencari solusi terhadap tiga permasalahan utama di Kepri. Dari hasil Focus Group Discussion yang dilakukan KPK bersama asosiasi naungan Kadin Kepri dan akademisi, ditemukan tiga permasalahan utama. Pertama, kurangnya sosialisasi dari pemerintah terkait sistem baru untuk mendapatkan izin usaha. Contohnya pelaku usaha pariwisata kesulitan mendapatkan TDUP (Tanda Daftar izin Usaha Pariwisata) karena dinas pariwisata tidak lagi mengeluarkan izin tersebut.

Kedua adalah kurangnya perlindungan pemerintah daerah terhadap pengusaha lokal untuk mendapatkan kesempatan usaha dan Ketiga, adanya dugaan pengondisian persyaratan pengadaan barang dan jasa serta tidak adanya transparansi kebijakan dan peraturan dari pemerintah.

“Kami harap komite ini bisa jadi bentuk konkret aksi kolaborasi yang membuahkan solusi,“ Kata Adlinsyah.

Kemudian Kepala Kadin Kepri Akhmad Ma’aruf mendukung dan menyambut baik dengan adanya pembentukan komite ini, dengan adanya komite tersebut maka komitmen akan terbentuk untuk mengajak semua pelaku usaha berkontribusi maksimal dalam meminimalisisr tindakan korupsi.

“Karna dampak dari korupsi tersebut akan berimbas langsung dengan pergerakan perekonomian di Kepri,” kata Ma’aruf.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Kepala Dinas PTSP Azman Taufik, Kepala Biro ULP Misbardi, sejumlah perwakilan OPD terkait. Sejumlah Kelompok pengusaha turut hadir dalam acara ini seperti rombongan dari Himpunan Ikatan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kepri, Gapensi Kepri, Gapeksindo Kepri, Apindo Kepri, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), kemudian perwakilan Akademisi Universitas, beserta tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Kamis | 02 Agustus 2018 | 19:24

Inilah Bukti Perhatian Pemprov untuk Pengelola Pengadaan Barang Jasa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sejak tahun 2017 silam, keberadaan ad hoc pada Biro Pembangunan telah digantikan Biro Administrasi Layanan Pengadaan yang berdiri sendiri. Ini salah satu bukti perhatian Pemprov Kepri untuk para pengelola pengadaan barang jasa.

Mengingat pentingnya pengadaan barang jasa sebagai pendukung kinerja pemerintah, diselenggarakan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP), 25 Juli lalu di Aula Wan Seri Beni, Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepri. Perpres ini baru diundangkan 16 Maret 2018, menggantikan Perpres Nomor 54 tahun 2010.

Kegiatan ini diadakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) RI yang difasilitasi Biro Administrasi Layanan Pengadaan Setda Provinsi Kepri.

Panitia berfoto bersama usai sosialisasi tentang pengadaan barang jasa pemerintah.(Istimewa)

Peserta berjumlah 200 orang, terdiri dari Pejabat Pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan, anggota Pokja ULP dari provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Kepri, juga dari beberapa instansi vertikal dan lembaga lainnya seperti BPK, BPKP, Kejati, KPPU dan LPJK.

Acara dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Provinsi Kepri, Dr H M Hasbi MSi. Sedangkan narasumbernya Kepala Biro Umum dan Keuangan LKPP RI, Dwi Wahyu Kartianingsih dan Kasubbag Verifikasi Anggaran LKPP, Wildan Masani. (suarasiber.com)