TIPS SEHAT

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Beberapa waktu lalu, sempat gencar diberitakan miskonsepsi pemahaman masyarakat tentang susu kental manis. Baru-baru ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kabupaten Sinjai melampirkan hasil pemeriksaan sampel susu UHT merek tertentu di sebuah toko.

Susu diujikan apakah mengandung bakteri patogen yakni Streptococcus sp Staphylococcus sp dan Campylobacter di Balai Besar Veteriner Kabupaten Maros. Hasilnya positif menyatakan bahwa susu UHT tersebut positif mengandung bakteri Streptococcus sp. Dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa susu tersebut berarti mengandung bakteri patogen atau bakteri yang menyebabkan penyakit.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai mengimbau pada masyarakat agar memerhatikan dengan seksama produk olahan susu sebelum dipasarkan baik dari segi kemasan maupun tanggal kadaluwarsanya.

Nah, terkait susu UHT nih, susu UHT adalah produk susu olahan dengan pemanasan. Menurut Staf Pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Dr Ir Dede R Adawiyah, susu tersebut diolah dengan pemanasan tinggi (ultra high temperature) selama dua sampai empat detik dengan suhu 135 sampai 140 derajat celcius.

“Bakteri targetnya yakni semua bakteri karena pemanasan tinggi. Untuk penyimpanannya sama seperti susu steril. Susu UHT disimpan dalam suhu ruangan sebelum kemasan dibuka,” tulis Dede.

Jadi memang, ketika membeli susu itu yang jelas kita perhatikan adalah tanggal kedaluwarsanya, kata Dede jika perlu dilihat nilai gizinya, apakah cocok untuk anak-anak atau nggak. Lalu, jangan lupa perhatikan juga petunjuk di kemasannya. Kalau harus dikonsumsi segera setelah dibuka berarti harus segera dikonsumsi. Biasanya kan ada tuh di bagian bawah kemasan.

Dalam keterangan tertulis, Dede juga bilang suhu penyimpanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan bakteri di dalam susu. Susu segar yang didiamkan selama 24 jam, pada suhu 5 derajat bakterinya ada 2.600 sedangkan pada suhu ruangan 20 derajat suhunya mencapai 450 ribu bakteri. Padahal menurut Dede, standar maksimalnya 100 ribu bakteri. Perbedaan jumlahnya banyak banget ya, karena aktivitas metabolik bakteri akan melambat jika berada di suhu dingin.

Mengutip dari penelitian H. J. Sears dan R. L. Benson di NCBI, bakteri Streptococcus yang patogenik dan ditemukan di dalam susu umumnya menyebabkan sakit tenggorokan dan tonsilitis. Dalam penelitian juga menyebutkan bakteri ini sempat resisten di suhu 60 derajat. Untuk itu pemanasan dan penyimpanan juga sangat memengaruhi aktivitas bakteri di dalam susu. (***)

sumber: haibunda.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kentang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Selain sebagai asupan karbohidrat, kentang juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Misalnya mencerahkan wajah, melindungi jantung, mengatasi jerawat, hingga menurunkan kolesterol.

Selain itu, kentang ternyata memiliki manfaat tersembunyi lain.

Jika Si Kecil terkena demam, Moms layak mencoba cara alami dengan menggunakan kentang ini.

Demam adalah reaksi tubuh saat memerangi infeksi selama flu atau dingin.

Cara ini tidak hanya dapat menurunkan demam, namun juga meredakan flu.

Jika orang mengalami radang, suhu tinggi bisa berbahaya karena berisiko merusak sel-sel otak.

Oleh sebab itu, Moms cukup menggunakan kentang untuk menurunkan suhu tubuh.

Kentang mengandung sifat anti inflamasi alami (anti peradangan) dan enzim yang dapat membantu mengurangi demam.

Caranya sangat mudah.

Parut beberapa buah kentang, tak perlu kupas kulitnya lebih dulu.

Namun sebelumnya pastikan kentang bersih dengan mencucinya.

Taruh parutan kentang tadi di telapak kaki, kemudian pakailah kaus kaki untuk menahannya.

Tunggulah beberapa saat hingga suhu tubuh menurun.

Imbangi dengan minum banyak air agar tubuh tidak dehidrasi.

Jus lemon maupun jeruk juga baik untuk dikonsumsi karena banyak mengandung vitamin C. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tidur di dekat kipas angin mungkin menjadi jalan keluar paling disukai banyak orang ketika cuaca sedang terasa panas. Bagi sebagian besar orang, tidur di dekat kipas angin sepanjang malam biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan berarti.

Akan tetapi, tidur di dekat kipas angin dapat memberi dampak negatif bagi orang-orang yang menderita alergi maupun asma. Sebab kipas berfungsi untuk memutar dan menggerakkan angin.

Angin-angin ini dapat bergerak di dekat partikel debu maupun alergen berpotensi lain yang dapat menyebabkan iritasi.

Baling-baling kipas yang tidak dibersihkan juga dapat memperburuk masalah ini. Alasannya, baling-baling kipas tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya debu.

“Kipas di langit-langit rumah dapat menciptakan gelombang udara yang membantu sirkulasi partikel udara di dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen,” jelas ahli alergi Dr Clifford Bassett seperti dilansir Independent.

Pada orang-orang yang sedang mengalami bersin-bersin, memiliki masalah lain pada hidung maupun menderita alergi dalam ruangan, sirkulasi debu dan alergen ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam situasi yang lebih buruk, kondisi ini bahkan dapat memicu terjadinya alergi pada hidung.

Selain berpotensi memicu reaksi alergi atau asma, pengguna kipas angin biasa juga perlu memperhatikan beberapa efek samping dari paparan kipas angin dalam jangka waktu lama saat tidur. Beberapa di antaranya adalah kram otot dan kulit kering. Kram atau kekakuan otot dapat terjadi karena hembusan angin yang dingin dapat membuat otot lebih tegang atau terasa nyeri di pagi hari.

Kulit kering akibat paparan kipas angin dapat diantisipasi dengan penggunaan pelembap atau lotion. Akan tetapi, risiko kekakuan otot sulit untuk diantisipasi.

Terlepas dari itu, penggunaan kipas angin pada dasarnya tidak memiliki risiko yang signifikan. Selama pengguna kipas angin merasa nyaman dan tidak mengalami masalah kesehatan, penggunaan kipas angin saat tidur malam boleh dilakukan.

Sebagai alternatif dari penggunaan kipas angin, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat suhu terasa lebih sejuk di malam hari. Beberapa d antaranya adalah menutup tirai rumah di siang hari atau menggunakan kaus yang dingin dan lembap. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seringkali kita tak sadar sedang menggerakkan kaki saat duduk seperti sedang gelisah. Namun apakah gerakan refleks ini berarti dan bermanfaat bagi tubuh kita?

Para pakar olahraga setuju bahwa gerakan apapun, sekecil apapun, terhitung sebagai aktivitas fisik dan memiliki konsekuensi, terutama pada mereka yang memiliki gaya hidup sedenter alias kurang aktivitas fisik.

“Untuk satu hal, bergerak dan menggerak-gerakkan kaki di kursi kita, yang disebut oleh beberapa peneliti secara oksimoron ‘duduk yang dinamis’, membakar kalori,” tutur penulis kesehatan dan olahraga dari New York Times, Gretchen Reynolds.

Duduk yang dinamis (dynamic sitting) juga dapat mengurangi risiko penyakit dari gaya hidup sedenter.

Karena saat kita duduk berjam-jam, darah mengalir lambat dari arteri besar di kaki kita, mempengaruhi kesehatan dan fungsi dari pembuluh darah tersebut dan berpotensi menimbulkan pengerasan arteri dan meningkatkan tekanan darah.

Tahun 2016 ada sebuah eksperimen yang menunjukkan bahwa menggerak-gerakkan kaki, walau sedikit, dapat membantu mengurangi hal tersebut. Para peserta dalam eksperimen tersebut adalah sekelompok orang muda dan sehat, yang diminta untuk duduk selama tiga jam, dan menggerakkan salah satu kaki mereka tiap beberapa menit sekali.

Di akhir waktunya, aliran darah yang diukur dengan ultrasound, terbukti rendah di kaki yang tidak bergerak dan sebaliknya di kaki yang bergerak walau para peserta hanya menggerakkan kaki saja.

Jadi, jika kamu berada dalam situasi harus duduk dalam waktu yang lama, usahakan buat dudukmu lebih dinamis dengan menggerakkan ujung jari kaki, menggoyang-goyangkan kaki, atau gerakkan beberapa anggota tubuh lainnya. (***)

sumber: detik.com

TIPS SEHAT

Rabu | 25 Juli 2018 | 14:10

Hindari Minuman Ini Jika Ingin Program Diet Anda Lancar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Memiliki tubuh langsing merupakan impian bagi sebagian besar orang di dunia, khususnya wanita. Akan tetapi, seringkali tanpa disadari, mereka justru melakukan berbagai hal yang bisa memicu terjadinya penambahan berat badan.

Ya, pola makan dan kebiasaan makan seseorang sangat mempengaruhi bagaimana bentuk tubuh dan berat badannya. Maka itu, dibutuhkan perjuangan besar dalam menurunkan berat badan, salah satunya dengan menghindari minuman bersoda.

Benar, minuman bersoda yang rasanya begitu menyegarkan, apalagi sambil makan junkfood atau marathon menonton serial favorit, patut dihindari. Sebab, mengonsumsi minuman ini, niscaya Anda akan menelan banyak kalori disertai timbunan gula yang tinggi.

Jadi ingat-ingat, ketika Anda pergi menonton film, dan tidak bisa menahan diri untuk membeli popcorn dan minuman bersoda tersebut, itu merupakan satu-satunya hal terburuk yang Anda peroleh untuk diri Anda sendiri.

Seperti dikutip dari Times of India, menurut data, sekaleng soda biasanya mengandung 200 kalori hingga 400 kalori. Tidak hanya itu, Anda juga akan mengumpulkan puluhan gula yang hampir setara dengan 10 sendok gula di dalam tubuh Anda. Pasalnya, menurut pedoman diet, asupan gula dikategorikan normal jika tidak lebih dari 6 sendok teh per hari.

Buruknya lagi, soda membuat perut merasa cepat lapar, sehingga mau tak mau menggandakan asupan kalori lagi, alias mengunyah makanan lagi. Selain itu, minuman manis semacam ini juga terkait dengan risiko diabetes, obesitas, serta penyakit jantung. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tampaknya para pecinta keju dan produk susu di seluruh dunia akan bersorak. Sebab, penelitian baru menyatakan lemak jenuh yang ditemukan dalam keju dan susu tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian ini dilakukan selama 22 tahun dan diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Para peneliti meneliti 2.907 orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih tua yang tidak memiliki penyakit kardiovaskular apapun.

Konsentrasi asam lemak yang ditemukan dalam plasma darah peserta dievaluasi pada awal penelitian, setelah enam tahun, dan setelah 13 tahun. Tim mencatat 2.428 kematian pada akhir peneltian, 833 kematian di antaranya terjadi akibat penyakit kardiovaskular.

Temuan peneliti menunjukkan, orang dengan tingkat asam lemak yang lebih tinggi dalam darah mereka memiliki 42 persen lebih rendah mengalami risiko kematian akibat stroke. Selanjutnya, asam heptadekanoat (bentuk asam lemak jenuh) dalam darah dikaitkan dengan penurunan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular.

“Temuan kami tidak hanya mendukung, tetapi juga secara signifikan memperkuat banyak bukti yang menunjukkan lemak susu tidak meningkatkan risiko penyakit jantung atau kematian pada orang dewasa yang lebih tua,” kata penulis utama studi dan asisten profesor di UT Helath School Public Health, Marcia Otto, dikutip dari The Independet, Selasa, 24 Juli 2018.

Otto melanjutkan masyarakat perlu diberi informasi yang cukup tentang kebutuhan gizi mereka. Konsumen, menurut Otto, telah terpapar informasi yang sangat berbeda dan bertentangan dengan diet sehat, terutama dalam kaitannya dengan lemak.

“Sangat penting untuk memiliki studi yang kuat, sehingga orang dapat membuat pilihan yang lebih seimbang dan terinformasi berdasarkan fakta ilmiah,” ujarnya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mencuci bahan makanan sebelum dimasak biasanya untuk menghilangkan kotoran. Tapi ternyata ada bahan makanan yang tidak boleh dicuci. Apa saja?

Hampir semua orang berpikir semua bahan makanan bisa dicuci sebelum dimasak. Tetapi ternyata ada beberapa bahan makanan seperti jamur, daging, unggas hingga telur yang justru tidak boleh dicuci.

Berikut 6 makanan yang sebaiknya langsung dimasak.

1. Produk unggas dan ikan

Hentikan kebiasaan mencuci produk unggas dan ikan sebelum memasaknya. Mencuci sumber protein ini dalam bak wastafel hanya akan
menyebarkan kontaminasi bakteri.

“Dengan mencuci ayam mentah di wastafel, Anda mungkin menyebarkan bakteri ke seluruh dapur, termasuk permukaan yang tadinya bersih. Percikkan air cucian ayam bisa menjadi sumber bakteri,” kata Eric Sieden, direktur nutrisi dan layanan makanan untuk Glen Cove, Plainview, dan Rumah Sakit Syosset di New York.

Satu-satunya cara yang efektif untuk menyingkirkan bakteri pada ayam adalah dengan memasaknya. Ini berlaku juga untuk produk ikan mentah.

2. Daging merah

Selain bisa menjadi sumber bakteri saat percikan air cucian daging mengenai perabot dapur, mencuci daging juga membuat daging menjadi lebih lembab.

“Kelembaban yang ditambahkan selama mencuci akan menciptakan uap yang juga akan mempengaruhi rasa,” kata Sieden. Jadi jika Anda mencari tekstur yang sempurna pada daging, hindari mencucinya sebelum dimasak.

Namun jika Anda biasa mencuci daging iga sebelum dimasak, usahakan menempuk daging dengan tisu dapur hingga kering. Pastikan juga daging dicuci dengan benar agar percikannya tidak muncrat dan menjadi sumber bakteri.

3. Salad kemasan

Jika Anda membeli salad dalam kemasan dengan logo prewashed, maka Anda tak perlu lagi mencucinya. Salad kemasan ini bisa langsung disiapkan untuk dikonsumsi.

Produsen sudah membersihkannya sebelum salad dikemas dan dijual di supermarket. Jadi Anda bisa menghemat air.

4. Jamur

Seperti daging, jamur sebenarnya bisa memiliki rasa dan tekstur yang berubah ketika dicuci. Jamur yang dicuci memang tidak menyebabkan bahaya maupun kontaminasi namun kembali lagi untuk menjaga kualitas tekstur dan rasanya.

Lantas bagaimana cara ideal membersihkan jamur? “Sebagian besar koki akan memberitahu Anda bahwa mereka tidak pernah merendam atau mencuci jamur untuk membersihkannya, tetapi bersihkan dengan tisu basah yang berfungsi menyerap air seperti spons,” kata Sieden.

5. Telur

Meskipun tidak terlalu umum, beberapa orang mempertimbangkan untuk mencuci telur sebelum menggunakannya. Banyak orang khawatir akan kebersihan telur, mengingat telur dihasilkan dari bokong ayam lalu jatuh dan ditempatkan di wadah yang tidak jelas kebersihannya.

Tapi di Amerika, standar untuk membersihkan telur terbilang cukup ketat. Semua telur yang dijual secara komersial dibersihkan dengan sabun dan air panas, sehingga sebagian besar cangkang telur sangat bersih. USDA mengatakan bahwa lapisan pelindung alami yang dikeluarkan dari telur dalam proses ini diganti dengan lapisan ringan minyak mineral, yang melindungi telur.

Tapi sayangnya standar ini belum berlaku di semua negara. Jadi agar yakin telur Anda bersih, boleh mencucinya dengan air mengalir.

6. Pasta

Pasta yang habis direbus tidak harus dibilas dengan air. Pasta bisa langsung dimasak dengan saus pelengkapnya. Karena membilas pasta usai direbus hanya akan membuat teksturnya berubah.

Jadi usai direbus, pasta bisa langsung ditiriskan dan dicampur dengan bumbunya. Pasta yang dibilas juga akan merusak permukaannya sehigga lebih sulit menempel dengan bumbu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penelitian terbaru menemukan bahwa, lap atau handuk dapur bisa menyebarkan kuman ke dalam makanan. Bahkan bisa picu keracunan.

Penggunaan lap atau handuk dapur memang sangat berguna untuk mengeringkan cucian piring, membersihkan bercak dan noda dari masakan di dapur.
Juga berguna sebagai alat pegangan, ketika mengangkat panci atau wajan yang masih panas.

Padahal menurut sebuah penelitian, lap dapur dipenuhi dengan bakteri. Seperti bakteri E. Coli, yang menyebabkan keracunan makanan, seperti dilansir dari Fox News.

1. Kenapa lap bisa menjadi sangat kotor?

Jumlah orang di rumah pasti mempengaruhi kebersihan handuk atau lap yang ada di dapur. Ini dikarenakan, lebih banyak orang berarti lebih banyak peluang bakteri untuk hinggap di dapur. Tetapi, hal ini tidak terlalu berpengaruh karena setiap orang pasti akan bersentuhan dengan mikroorganisme atau bakteri berbahaya di berbagai tempat.

Lap dapur cenderung menjadi rumah bagi bakteri jahat. Sehingga biasanya bakteri ini akan hinggap ke daging sapi, atau daging ayam sebelum di masak. Jadi hindari mengonsumsi daging secara mentah, apalagi jika sudah diletakan di dapur selama beberapa waktu.

2. Cara meminimalisir penyebaran bakteri

Cara meminimalisir pertumbuhan bakteri dari lap dapur ini sebenarnya bisa dilakukan dengan mencuci tangan secara bersih sebelum makan. Kemudian, kurangi penyebaran bakteri dengan mengganti lap dapur setiap hari agar kebersihannya terjaga. Anda juga bisa membeli beberapa lap dapur, untuk setiap bagian yang berbeda. Misalnya satu lap untuk mengeringkan piring, lap yang lain untuk membersihkan bekas masakan di meja dapur, dan lainnya.

Bisa juga menggunakan tisu dapur, namun penggunaanya harus tetap dibatasi agar limbah tidak menumpuk. Kebersihan lap dapur memegang peranan penting dari penyebaran dan pertumbuhan bakteri.

3. Cara menjaga lap tetap bersih

Untuk menjaga lap dapur tetap bersih, cucilah lap dapur dengan air panas dan diamkan beberapa saat sebelum dicuci bersih untuk mengangkat bakteri dan noda. Setelah dibersihkan, keringkan dan simpanlah lap dapur dalam kondisi yang baik.

Selalu rajin cuci lap dapur Anda, karena membersihkan lap dapur sesering mungkin dapat menjaga kebersihan lap dan menghindari pertumbuhan bakteri. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kopi panas yang mengepul enaknya dinikmati di pagi hari yang dingin, sementara kopi dingin atau es kopi akan menyegarkan bila diminum di siang hari.

Itu dari sisi waktu. Tapi, bagaimana ya kalau dari sisi kesehatan, mana yang lebih sehat, kopi dingin atau kopi panas?

Kalau soal rasa, tentunya ini semua tergantung pada selera masing-masing. Hanya saja kalau bicara soal mana yang lebih sehat, mungkin penjelasan ini bisa sedikit membantu.

Mengutip Times of India, kopi itu sendiri pada dasarnya mengandung sejumlah manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh, yakni dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, depresi dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan gangguan saraf.

Bahkan baru-baru ini dilaporkan kopi dapat memperpanjang umur.

Tingginya kadar polifenol, mineral dan antioksidan inilah alasan di balik kopi aman untuk dikonsumsi. Senyawa bioaktif dalam kopi juga menjadi alasan utama yang membuat kopi sehat untuk diminum.

Hebatnya lagi, menambahkan es ke kopi (kopi dingin) tidak akan mengubah senyawa bioaktif di dalamnya, sehingga membuat kopi dingin sama sehatnya dengan kopi panas.

Ditambah, gizi yang dimiliki kopi tidak terpengaruh oleh suhu.

Tetapi bila dibandingkan lagi, kopi dingin jauh lebih baik daripada kopi panas. Ini karena, kopi dingin bisa menjadi pilihan tepat bagi mereka yang memiliki masalah lambung. Sifat asam yang terkandung dalamnya turun menjadi 67 persen, demikian terasa lebih baik pada sistem pencernaan.

Tapi bagi mereka yang sedang berjuang melawan insomnia, sebaiknya hindari mengonsumsi kopi dingin. Sebab, kopi dingin memiliki konsentrasi kafein yang lebih tinggi. Jika memang tidak bisa menghindarinya, minumlah empat jam sebelum waktu tidur. (***)

sumber: detik.com

Penyuka makanan manis cenderung memiliki penumpukan lemak di pinggang.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda. Kadarnya tergantung dari apa yang mereka konsumsi dan seberapa banyak jumlahnya. Tonjolan lemak yang nampak di tubuh seseorang juga berbeda-beda, ada yang menonjol di bagian perut saja, ada yang di bagian bokong, dan ada yang juga yang di bagian lengan.

Sedikitnya ada empat jenis bentuk tubuh yang berbeda tergantung lokasi lemaknya berakumulasi. Simak jenis lemak tubuh tersebut seperti dilansir dari laman Times of India, Rabu, 11 Juli 2018.

Jenis stres tinggi

Apakah Anda sering stres? Ini ternyata bukan hanya buruk ketenangan mental tapi juga untuk tubuh. Stres berarti lebih banyak kortisol dalam tubuh Anda dan itu diterjemahkan menjadi lemak viseral, terutama di sekitar perut. Untuk menghilangkan lemak jenis ini, nikmati kegiatan yang menenangkan seperti meditasi. Juga lakukan kegiatan yang bisa meningkatkan hormon bahagia.

Jenis gula tinggi

Anda pecinta gula? Untuk Anda yang senang mengonsumsi gula, tubuh merespons dengan memproduksi lebih banyak insulin. Membuat lemak menumpuk di bagian pinggang. Untuk mengatasinya konsumsi bawang putih, oregano dan kayu manis. Juga lakukan olahraga core toning.

Jenis estrogen tinggi

Bila Anda memiliki lemak berlebihan di sekitar bokong dan selalu mengalami gejala pra menstruasi syndrome (PMS) yang kuat, Anda mungkin memiliki kadar estrogen dalam tubuh yang tingggi. Hal ini dapat dikontrol dengan makanan yang kaya akan phytochemical seperti brokoli juga lakukan jongkok dengan kaki menghadap keluar.

Jenis testosteron rendah

Jika Anda membenci lemak lengan dan merasa sulit membentuk otot bisep, Anda mungkin memiliki kadar testosteron yang rendah dalam tubuh. Tidak seperti jenis lain yang merupakan hasil kelebihan hormon, lemak lengan adalah hasil dari defisit.

Untuk mengatasinya, tambahkan lebih banyak vitamin D dalam diet Anda seperti jamur. Untuk vegetarian, pilihannya mungkin lebih sedikit. Sehingga mereka bisa memilih suplemen vitamin D. Untuk olahraga lakukan latihan kekuatan. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Siti Badriah menjadi sorotan sejak lagu “Lagi Syantik” menjadi hit dalam tiga bulan terakhir. Video musik “Lagi Syantik” di YouTube sampai saat ini telah dilihat lebih dari 215 juta kali dan terus bertambah setiap harinya.

Meraih popularitas kembali, Siti Badriah tetap menjaga penampilannya dengan mengatur pola makan dan olahraga. “Aku diet, enggak banyak makan saja. Ngemil saja enggak pernah,” kata pelantun “Berondong Tua” asal Bekasi ini.

Meski diet, Siti Badriah tetap mengonsumsi nasi. Hanya saja, porsinya secukupnya, tidak berlebih, tidak pula kurang. “Ketika aku pengin makan nasi, ya makan. Kalau enggak, dari pagi sampai malam aku bisa enggak makan nasi,” ungkap bungsu dari tiga bersaudara ini.

Siti Badriah mengakui tidak menjalankan jenis diet tertentu, apalagi diet yang saat ini sedang digandrungi masyarakat. “Diet aku masih berantakan karena aku enggak ngerti diet,” ujar pedangdut bertubuh mungil ini.

Namun Siti Badriah termasuk beruntung, karena berat tubuhnya normal. Dia mengaku tidak sampai menyentuh angkat 55 kilogram. “Paling gemuk, sempat 53 kilogram. Sekarang, sih 50 kilogram,” katanya. (***)

sumber: tempo.co

TIPS SEHAT

Kamis | 05 Juli 2018 | 21:55

Gatal Atau Alergi Setelah Makan Seafood? Atasi dengan Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Rasa gatal dan muncul bintik kemerahan sering kali terjadi usai mengonsumsi makanan tertentu. Misalnya aneka seafood hingga kacang-kacangan.

Jika kerap mengalami hal tersebut, sebaiknya cegah alergi dengan meminum air kelapa.

Menurut beberapa pakar kesehatan, air kelapa bermanfaat untuk detoksifikasi dan memiliki kandungan kalium yang tinggi sehingga dapat mencegah timbulnya alergi.

Kalium bisa mengurangi reaksi alergi karena ketika alergen atau makanan penyebab alergi masuk ke tubuh, antibodi akan keluar dan menimbulkan efek gatal-gatal.

Air kelapa juga memiliki manfaat lain bagi tubuh. Kandungan vitamin dan mineralnya berfungsi untuk pengganti cairan tubuh alami yang aman dan sehat.

Dikutip dari Journal of Physiological Anthropology and Applied Human Science Vol.21, meminum air kelapa muda setelah latihan merupakan rehidrasi yang terbaik karena rasanya yang manis dan lebih sedikit menyebabkan mual.

Food and Agriculture Organization pun menyatakan air kelapa merupakan minuman rehidrasi alami yang direkomendasikan untuk atletik. Jika mencari air kelapa dalam kemasan, Anda bisa menikmati air kelapa asli dari Indonesia yang dikemas tanpa pengawet dan pemanis buatan seperti Hydro Coco. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang yang tak bisa lepas dengan ponselnya.

Bahkan, ada beberapa orang yang suka main ponsel saat berada di toilet.

Jika kamu termasuk orang yang suka main ponsel saat di toilet, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut sekarang juga.

Di kedua tangan kita ada sekitar lima ribu bakteri, kuman, dan virus.

Makhluk kecil yang ada di tangan kita itu bisa berpindah dengan mudah ke benda yang kita sentuh, salah satunya adalah ponsel.

Kamar mandi merupakan salah satu sarang bakteri.

Gagang pintu, keran air, toilet, dan tuas pembilas (flush) ditempeli oleh bakteri, kuman, dan virus.

Saat kita masuk ke kamar mandi, kita pasti memegang benda-benda di atas.

Saat itulah, bakteri, kuman, dan virus di benda itu akan berpindah ke tangan kita.

Memainkan ponsel di toilet akan membuat bakteri, kuman, dan virus yang ada di toilet menempel ke ponsel kita. Ponsel pun jadi semakin kotor.

Cipratan Air dan Uap

Saat kita menyiram urin dan feses, air yang digunakan bisa terciprat dan mengenai ponsel kita.

Padahal, air yang sudah tercampur urin dan feses mengandung banyak sekali bakteri.

O iya, saat kita mem-flush urin dan feses di toilet, akan ada uap berisi bakteri, kuman, dan virus yang beterbangan.

Uap itu bisa mengenai ponsel kita dan membuatnya semakin kotor.

Karena alasan di atas, kita sebaiknya menghentikan kebiasaan membawa ponsel ke toilet.

Lagi pula, toilet bukan tempat yang nyaman untuk memainkan ponsel.

Jika teman-teman pernah membawa ponsel ke toilet, coba bersihkan ponselmu dengan alkohol.

Namun, jangan lupa untuk mematikan ponsel sebelum dibersihkan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Akhir-akhir ini banyak beredar permasalahan tentang susu kental manis atau SKM.

Kabarnya, SKM disinyalir meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak.

Hal ini diakibatkan pemahaman yang salah tentang SKM.

Soalnya SKM ternyata hanya mengandung sedikit susu atau bahkan tidak mengandung susu sama sekali.

Akhirnya BPOM turun tangan dalam mengani hal ini.

SKM sebenarnya dinilai juga kurang menyehatkan.

Cari tahu alasannya di bawah ini.

SKM Bukanlah Minuman

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM, Penny Lukito, menjelaskan alasan kenapa susu kental manis tidak layak disebut susu.

Itu karena SKM hanya mengandung lemak susu minimal 8%, protein miniman 6,5%, dan tidak mengandung susu sama sekali.

Kesalah pahaman ini dapat berbahaya karena sebagian besar orang menyamakan SKM dengan produk susu lain seperti susu UHT atau susu cair dan lain-lain sebagai minuman.

Padahal mengonsumsi SKM secara berlebihan bisa berdampak pada risiko diabetes dan obesitas dikarenakan kadar gulanya yang tinggi.

Karena kekeliruan ini, BPOM mengeluarkan Surat Edaran tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada bulan Mei 2018.

Larangannya yakni dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun.

Kemudian dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk SKM disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi.

Selain itu, ada juga larangan menggunakan visualisasi gambar disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

Khusus untuk iklan, dilarang menayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

Ke depannya, Penny mengatakan akan mengatur penggunaan SKM terbatas hanya sebagai pelengkap sajian.

Misalnya sebagai topping es campur atau campuran bahan kue dan sejenisnya.

Jadi perlu dipahami sekali lagi bahwa SKM tidak disarankan diseduh sebagai minuman karena kandungan gulanya yang tinggi.

Berikan anak produk susu seperti susu cair atau susu segar untuk lebih amannya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Berkumur dengan cairan antiseptik disarankan untuk melengkapi kebiasaan menyikat gigi.

Namun demikian, bukan berarti setelah memakai obat kumur kemudian sikat gigi ditinggalkan.

“Ingat obat kumur itu pelengkap bukan pengganti, jadi Anda tetap wajib sikat gigi,” kata Dedy Yudha Rismanto, Dokter Gigi Spesialis Periodontik.

Obat kumur sering digunakan untuk menyegarkan napas serta membersihkan bakteri di rongga mulut.

Kedua cara ini memang bisa memutus rantai pembentukan kuman yang berkoloni.

“Kuman itu bisa menempel di mulut dalam hitungan menit. Mengapa sikat gigi dua kali sehari ditambah dengan berkumur? Ini untuk mencegah kuman berkoloni dan menjadi matang di mulut,” jelas

Obat kumur penting untuk menetralisir kadar PH atau keasaman mulut dan mencegah peradangan gusi.

“Jika ada sudut di dalam mulut yang sulit dibersihkan dengan sikat gigi, bisa menggunakan obat kumur. Berkumur dengan air putih atau obat kumur bisa mengurangi aktifnya kuman karena kondisi pH yang netral,” terangnya.

Yudha mengatakan, penggunaan obat kumur tidak harus dengan cara dikumur.

Untuk mengurangi rasa perih, Anda hanya perlu merendam cairan tersebut dan mendiamkanya selama beberapa detik, sesuai petunjuk pada obat kumur yang digunakan.

“Artinya kumur itu tidak boleh diminum jadi digenangi atau direndam di titik yang diinginkan saja cukup. Biarkan beberapa detik agar efektivitas senyawa kimianya bekerja,” tuturnya.

Jenis obat kumur pun berbeda-beda sesuai kandungannya.

Contohnya, Antimikrobial untuk mengurangi plak, gingivitis, serta peradangan gusi, Astringent salt untuk menyamarkan bau mulut, dan yang mengandung iodin dan fluoride untuk mencegah gigi berlubang.

“Supaya lebih efektif, dibaca dulu penggunaanya berapa kali sehari. Disertai dengan teknik sikat gigi sesuai arah gigi dan tidak menyikat dengan arah horizontal. pungkasnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kandungan nutrisi ikan baik untuk kesehatan dan pertumbuhan sehingga mengonsumsinya sangat dianjurkan oleh pakar gizi. Akan tetapi sebagian orang kesal dengan bau amis yang dimiliki oleh ikan, sehingga ragu untuk menjadikannya hidangan bagi keluarga.

Sebenarnya menghilangkan aroma amis ikan sangat mudah, semua orang pasti bisa melakukannya dengan bahan sederhana yang ada di dapur Anda. Berikut ini beberapa tips hilangkan amis ikan’

Perasan jeruk nipis dan daun jeruk purut

Cara yang satu ini tentu sudah Anda ketahui, yakni dengan membalurkan air perasan jeruk nipis pada tubuh ikan. Sebelumnya sayat dahulu sisi kanan dan kiri ikan agar perasan air jeruk bisa mencapai bagian dalam dagingnya.

Daun jeruk purut pun bisa Anda manfaatkan, dengan cara meremas-remas hingga lumat lalu dibalurkan pada ikan. Anda bisa menambahkan garam pada remasan daun jeruk tersebut.

Air cuka

Air cuka adalah cara lain yang bisa dipilih, untuk menghilangkan amis ikan. Setelah ikan dibersihkan bagian isi perutnya, balur dengan air cuka dan diamkan selama 10 menit. Kemudian cuci bersih dan olah dan bumbui sesuai kehendak Anda. Gunakan 2 sendok makan air cuka untuk 1 kg ikan.

Air asam jawa

Rendam asam jawa dengan air bersih sedikit, kemudian ambil sari nya. Baluri ikan dengan air asam jawa tersebut, diamkan 10 menit. Cuci bersih sebelum Anda bumbui dan dimasak.

Selain bahan tersebut, Anda juga bisa gunakan air jahe, susu segar, serta jus buah apel. Balur ikan dengan bahan yang tersedia, lalu cuci bersih sebelum dibumbui. Selamat mencoba. (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Apa yang Anda makan dan minum serta gaya hidup yang Anda memiliki dampak langsung pada kesehatan ginjal Anda.

Menurut National Institutes of Health ginjal termasuk organ vital dalam tubuhh, ginjal menyaring lebih dari 200 liter darah per hari, menyaring sekitar 2 liter sampah.

Ginjal membantu mempertahankan nutrisi yang dibutuhkan dalam darah, jadi tugas Anda adalah menjaga kesehatan ginjal agar berfungsi dengan baik.

Untuk memiliki ginjal yang sehat dan berfungsi dengan baik, Anda disarankan untuk membatasi makanan berikut ini karena berpotensi merusak ginjal. Apa saja makanannya? simak dibawah ini:

1. Makan Daging Merah

Menurut sebuah studi tentang hubungan antara diet protein dan fungsi ginjal, sebuah tim di Singapura melihat data medis dari 64.257 orang dewasa Cina.

Orang-orang ini memakan hingga 97% protein dari babi dan sisanya berasal dari ayam, ikan, kerang, telur, produk susu, kedelai, kacang-kacangan.

Data ini diteliti selama 15 tahun dan menemukan korelasi kuat antara makan daging merah dan risiko penyakit ginjal stadium akhir. Mereka juga menemukan bahwa orang yang makan daging paling merah meningkatkan risiko penyakit ginjal sebanyak 45% dibandingkan dengan orang yang makan paling sedikit.

2. Konsumsi Garam Berlebihan

Garam memiliki kemampuan menahan air, sehingga dapat memperlemah pembuluh darah di ginjal. Padahal, asupan garam berlebihan bisa menyebabkan gagal ginjal.

Menurut sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan penyakit ginjal kronis dapat memperbaiki fungsi ginjal dengan mengurangi konsumsi garam.

3. Minum Air Soda

Ginjal adalah organ yang paling penting, air adalah nutrisi penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit, metabolisme, dan aktivitas fisiologis yang dihasilkan oleh limbah di dalam urin.

Untuk memastikan fungsi ini, Anda membutuhkan cukup air untuk membuat ginjal tetap sehat. Nah ketika anda memilih air soda ketimbang air putih maka ginjal anda akan terancam karena kekurangan cairan.

4. Jangan Makan Buah Kaya Kalium

Bagi kebanyakan orang, konsumsi buah dan sayuran adalah hal sehat. Namun, bagi orang-orang dengan disfungsi ginjal kronis, buah-buahan dan sayuran (terutama makanan yang kaya kalium) dianggap sebagai pemicu kerusakan ginjal. Nah untuk itu anda disarankan untuk membatasi makan buah yang kaya kalium. (***)

sumber: tribunnews.com