KUANSING

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Untuk memberikan kenyamanan bagi umat muslim yang menjalankan ibadah di Bulan Ramadan, Polsek Kuantan Mudik melakukan razia penyakit masyarakat (pekat).

Sejumlah tempat hiburan malam yang ‘membandel’ dengan beroperasi pada saat yang dilarang maka diambil tindakan melalui razia pekat.

Dari hasil razia pekat, Polsek Kuantan Mudik beserta anggota membuahkan hasil. Masih ada sejumlah pengusaha tempat hiburan malam yang tetap beroperasi pada jadual yang telah dilarang.

Hasil razia pekat ini di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik lalu diserahkan ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP).

Ada tiga orang wanita pramusaji / pelayan cafe yang terjaring razia pekat. Ketiganya ini terjaring di Bukit Betabuh Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing)

Penyerahan ketiga wanita pramusaji tersebut dilakukan pada hari Senin, 20 Mei 2019 di Kantor Satpol PP sekitar pukul 11.30 WIB. Dan ketiga wanita yang merupakan hasil penjaringan razia pekat ini diterima Kabid Perda Satpol PP Kuansing, Suhardi.

Dalam penyerahan ini bertujuan untuk bisa diproses lebih lanjut oleh pihak Satpol PP. Lalu selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial untuk menjalani penyuluhan dan bimbingan. Setelah menjalani pembinaan ini, ketiga wanita ini bisa mencari pekerjaan yang lebih baik.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengatakan ketiga wanita yang terjaring ini merupakan hasil dari razia pekat. Kita serahkan ketiganya agar bisa diberikan pembinaan, agar kedepannya mereka akan lebih baik lagi. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk kuantan – Selama bulan suci Ramadan, Polsek Kuantan Mudik melaksanakan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah hukumnya.

Minggu, 19 Mei 2019 Sekitar pukul 23.45 WIB, Kapolsek Kuantan Mudik diwakili KA SPK I, Aiptu Indrawadi dan dibantu Babinkamtibmas Aiptu Jihat dan Brigadir Syafriansah melakukan penyisirin cafe/warung remang-remang di Bukit Betabuh Desa Kasang Kecamatan, Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Dalam penyisiran ini ditemukan ada cafe yang membandel. Tempat hiburan malam milik Supri beroperasi dan memberdayakan tiga orang wanita untuk penghibur. Ketiga wanita itu atas nama Rita (29), Rani (33) dan Erni (29). Ketiga cewek yang jadi penghibur ini langsung diamankan.

Tidak hanya cewek penghibur ini, ada satu unit mobil avanza warna silver dngan nomor polisi BA 1205 KN dan satu unit Hp merek xiomi yang diduga milik tamu yang kabur disaat dilakukan penyisiran yang ikut diamankan.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal menyampaikan kepada mediakepri.co.id bahwa telah diamankan tiga orang cewek yang merupakan wanita penghiburan dari lokasi tempat hiburan malam yang terkena razia tersebut.

Lebih jauh dikatakannya, kegiatan ini akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadham. “Kami beserta anggota akan selalu pantau kegiatan cafe/warung remang-remang yang berada dalam wilayah hukum Kuantan Mudik,” ungkapnya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Aktivitas pertambangan emas yang beroperasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), khususnya di Kecamatan Kuantan Mudik sangat mengganggu masyarakat.

Kegiatan penambangan emas yang dilakukan dengan menggunakan alat berat dan mesin penghisap, tidak hanya mengganggu dan mengusik ketenangan kehidupan masyarakat.

Lebih jauh, dalam proses melakukan pertambangan ini, para penambang menggunakan zat yang berbahaya. Dan cairan kimia yang digunakan ini, konon kabarnya mencemari air sungai yang dijadikan tempat pertambangan itu sendiri.

“Kami terganggu. Suara mesinnya bising, kini sungai yang merupakan mata air masyarakat ikut tercemar,” kata seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan emas berinisial Kj (35) kepada mediakepri.co.id belum lama ini.

Warga menjelaskan, sebelum pertambangan itu dilakukan dengan menggunakan alat berat dan mesin, kondisi air sungai jernih. Banyak warga yang menggunakan air yang bersih ini untuk kebutuhan sehari-hari.

Tetapi kini, air sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat itu sudah berwarna coklat atau keruh. Tidak hanya warna airnya yang menghitam, masyarakat takut untuk menggunakan air sungai.

Ketakutan masyarakat ini bukan tidak beralasan. Saat ini, masyarakat mengetahui keruhnya air sungai dengan warna kecoklatan itu akibat tercemar dari proses yang terjadi dari mesin pompa yang digunakan penambang untuk menambang emas.

“Untuk menambang emas, penambang menggunakan air raksa untuk memisahkan antara emas dengan pasir hitamnya. Dan otomatis, cairan kimia yang digunakan itu mencemari air sungai. Dan proses mesin itu membuat air berubah jadi warna coklat,” katanya menjelaskan proses pencemaran tersebut.

Diakui masyarakat bahwa para penambang emas ini cukup berani. Soalnya, meskipun aktivitas yang mereka lakukan tanpa dilekapi perizinan apapun, tetapi mereka tetap berjalan. Walapun, pihak kepolisian melakukan razia, mereka masih tetap menjalankan kegiatan ilegal tersebut.

“Kepolisian sudah sering melakukan penertiban. Mulai dari dibakar, dihacurkan dan ditenggelamkan, tapi hal itu sepertinya tidak membuat penambang ini jera. Malahan mereka semakin berani dan makin berbanyak,” ujarnya

Kapolsek Kecamatan Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengakui ada dampak dari razia yang dilakukan oleh jajarannya. Soalnya, saat ini jumlah masyarakat yang mengeluh tentang aktivitas penambangan emas ini sudah berkurang.

“Dilihat dari laporan masyarakat yang semakin berkurang, jadi kami berharap peti ini punah. Dan masyarakat bisa mengunakan air sungai seperti biasanya,” katanya kepada mediakepri.co.id.

Lebih jauh diapun berharap bantuan dan dukungan masyarakat dalam memberantas aktivitas pertambangan emas tanpa izin dan dokumen ini. “Laporkan terus bila masyarakat melihat kegiatan ini beraktivitas. Kami akan selalu memeranginya,” ungkap Kaposek. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO,ID, Teluk Kuantan – Bagi masyarakat di Arena Dayung, Desa Kukik Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing) tentu berbahagia karena telah diberikan kekayaan alam, dalam bentuk tanah yang mengandung biji emas di wilayahnya.

Awalnya, kekayaan alam ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi penopang perekonomian keluarganya. Perlahan, secara manual masyarakat mengayak biji emas yang terbentang di wilayah mereka tersebut.

Setelah kandungan biji emas ini menjadi rahasia umum, ada sebahagian orang yang ingin mendapat lebih biji emas yang ada. Lalu, mereka tidak ragu mengunakan mesin, menyaring biji emas itu. Tanpa mereka sadari bahwa aktivitas mereka itu telah membuat masalah baru di masyarakat.

Masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertambangan emas itu bukan menaruh rasa cemburu atas penghasilan bagi penambang. Akan tetapi, kegiatan penambang yang tidak mengenal waktu itu telah mengganggu dan mengusik istirahat masyarakat.

Kj (35), satu diantara warga yang tinggal di sekitar lokasi penambangan. Kepada mediakepri.co.id dia mengaku sangat merasa terganggu dengan kegiatan penambangan emas ini. Karena aktivitas operasional pertambangan emas ini tidak mengenal waktu.

“Selain mereka bekerja pagi sampai sore, pada malam hari pun mereka juga bekerja,” katanya.

Lebih jauh disebutkannya, suara keras yang memekakkan telingan dari mesin dompeng yang digunakan itu sangat mengganggu keheningan dan ketenangan masyarakat. Sehingga, istirahat masyarakat sangat terganggu.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengaku sudah sering mengambil tindakan terhadap pertambangan emas ini. Namun, katanya, kegiatan ini seakan tidak mau mati.

“Kamipun sudah sering merazia. Sudah banyak yang ditindak mulai dari dibakar, ditenggelamkan. Tetapi, tidak berapa lama, aktivitasnya meraja Lela lagi,” katanya.

Disebutkannya, untuk menindak pertambangan emas ini ia berharap bantuan dan dukungan masyarakat dalam memberantasnya. Laporkan terus, tambahnya, bila masyarakat melihat aktivitasnya.

“Kami akan selalu perangi,” ungkapnya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Kepoilisian Sektor (Polsek) Kuantan Mudik mengamankan seseorang berinisial Jf (35) yang diduga sebagai bandar judi jenis togel.

Terduga ini diamankan di Desa Luai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing, Riau, Sabtu, 18 Mei 2019 sore.

Pengamanan terhadap terduga bandar judi togel ini dilakukan setelah kepolisian aktivitas perjudian ini meresahkan masyarakat.

Mendapat informasi itu, petugas langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Lalu, polisi mendapati terduga bandar togel berada di TKP. Selanjutnya, penyidik langsung menggiring terduga ini ke Mapolsek Kuantan Mudik.

Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan barang bukti untuk menjerat Jf melakukan tindak kriminal. Untutk itu, polisi tidak punya dasar untuk melanjutkan kasus ini.

“Jadi saya minta kerjasama masyarakat untuk menjeratnya. Perlu ada kerjasama yang baik dalam menumpas perjudian togel ini,” ungkap Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal kepada mediakepri.co.id via media sosial WhatsApp, Sabtu, 18 Mei 2019 malam. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Perjudian adalah aktivitas yang melanggar Undang-undang. Tak peduli apapun jenisnya, setiap kegiatan yang bentuknya mengadu keuntungan bisa dikatakan sebagai bentuk perjudian.

Kegiatan yang dilarang ini ternyata sudah menyentuh hingga sampai ke desa. Terkhusus jenis togel, kini sangat mudah ditemukan, begitu juga seperti yang ada di wilayah hukum Kuantan Mudik, khususnya Desa Luai.

Perjudian jenis togel yang marak ini membuat resah masyarakat, khususnya bagi para ibu rumah tangga (IRT). Seperti penggakuuan seorang ibu berinisial S (38), Jumat 17 Mei 2019.

Dia mengatakan saat ini perjudian yang ada sudah terlalu banyak. Dan peredaran judi jenis togel banyak memberikan harapan ke masyarakat lapisan bawah. Dimana, para bandar togel ini sudah membuat resah bagi para IRT.

IRT berinisal S berserta masyarakat lainnya meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa segera memperoses. Mereka berharap dari pengaduan yang disampaikan, bisa menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami sudah lapor. Jangan sampai ada lagi judi togel di desa kami ini,” ujar kepada mediakepri.co.id.

Ketika pengaduan ini dikonfirmasi kepada Kapolsek Kuantan Mudiak, Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal langsung menyatakan sikap positif terhadap masyarakat.

Afrizal mengatakan terima kasih kepada masyarakat, terutamanya kepada ibu IRT atas laporan yang dibuat. Dan laporan ini akan segera ditindaklanjuti.

“Kami dari kepolisian akan mengambil tindakan,” katanya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuantan Mudik – Polsek Kuantan Mudik mampu memberikan jaminan keamanan pelaksanaan Safari Ramadan rombongan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) di Masjid Al-Munawarah, Selasa, 14 Mei 2019.

Kegiatan Safari Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing di Desa Muaro Tombang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Riau dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Kelancaran kegiatan Safari Ramadan ini tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab dari Polsek Kuantan Mudin, dibawah kepemimpinan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Afrizal. Bersama dengan jajarannya, AKP Afrizal ikut dalam pengamanan acara Safari Ramadan Kabupaten Kuansing tersebut.

Seluruh personil Polsek Kuantan Mudin bergerak dan bertugas mulai dari pukul 18.00 WIB. Dan hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB, baru tugas dari Polsek Kuantan Mudik selesai.

Kegiatan Safari Ramadan ini dihadiri Mursini Bupati Kuansing,
Sardiono Wakil Ketua I DPRD Kuansing, Dianto Mampanini Sekda Pemkab Kuansing, Mastur Sekwan DPRD Kuansing) Kompol Mahmudin mewakili Kapolres Kuansing, Mayor Inf Hariyantago Pa Bung Dim 0302/Inhu.

Juga tampak hadir, Chaidir aripin Ketua Basnaz Kuansing, Jisman Kakanmenag Kuansing, Sadarisnah Camat Kuantan Mudik, Kapten Arh Jufri Sakaria Danramil 08/Kuantan Mudik.

Adapun tamu lain yang hadir adalah Para kepala dinas, kepala badan di lingkungan Pemkab Kuansing, seluruh UPTD Kecamatan Kuantan Mudik. Lurah, Kades, Ketua BPD serta perangkat se Kecamatan Kuantan Mudik.

“Hingga giat Safari Ramadan rombongan Bupati Kuansing ini selesai, situasi dalam keadaan aman dan lancar,” ungkap Kapolsek Kuantan Mudik. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Teluk Kuantan – Guna menekan harga kebutuhan pokok yang cendrung naik selama bulan Ramadhan dan menjelang masuk lebaran Idul Fitri Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar operasi pasar di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Kamis, 16 Mei 2019.

Penyelenggaraan operasi pasar merupakan hasil kerja Pemkab Kuansing dalam hal ini Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian bekerjasama dengan Bulog, Indomaret Pekanbaru, pengusaha telur dari Sumatera Barat dan KUD Langgeng.

Bupati Kuansing, Mursini mengungkapkan selain antisipasi menekan harga kebutuhan pokok yang cendrung naik selama bulan Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri, tujuan diadakannnya operasi pasar ini adalah memberi kesempatan kepada masyarakat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Untuk itu, Bupati mengimbau kepada masyarakat untuk manfaatkanlah kesempatan operasi pasar ini. Manfaatkan kegiatan ini untuk berbelanja kebutuhan pokok karena harganya relatif terjangkau.

Kepala dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kuansing, Azhar Ali mengatakan, rata-rata selisih harga kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar berkisar Rp 1.000-3.000, kecuali harga daging.

“Jadi sekali lagi diimbau untuk seluruh masyarakat Kuansing manfaatlah kesempatan operasi pasar ini oleh masyarakat dengan baik,” ujar Azhar Ali.

Pantauan di lapangan, kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar Pemkab Kuansing ini harganya memang relatif lebih murah dibandingkan dengan harga pasar. Misalnya harga gula pasir dari Rp 13.000 pada harga pasar hanya dijual Rp10.000/kilogramnya.

Contoh lainnya harga minyak goreng dipasaran Rp 11.000/kg di operasi pasar dijual Rp 10.000/kg. Begitu juga dengan kemasan 2 kg juga dijual lebih murah Rp 1.000 dari harga pasar.

Harga telur ayam dari harga di pasaran berkisar Rp 40.000 – Rp 43.000 / karpet hanya dijual Rp 30.000/ karpetnya. Kemudian harga daging sapi dari di pasaran Rp 120.000 /kg hanya dijual Rp 80.000/ kg nya.

Untuk diketahui, tahun 2020 mendatang, operasi pasar menjelang lebaran Idul Fitri juga akan diadakan di Cerenti, Baserah, Lubuk Jambi, Muara Lembu dan terakhir di Teluk Kuantan lagi. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Talukkuantan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan safari Ramadan di bulan yang penuh dengan berkah.

Pada malam ke-11 Ramadhan 1440 Hijriah, bertepatan pada Selasa, 14 Mei 2019, tim safari Ramadhan Pemkab Kuansing langsung dipimpin Bupati Kuansing, Mursini mengunjungi Masjid Al-Munawarah.

Di masjid yang terletak di Desa Muaro tombang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Bupati membawa rombongan yang terdiri dari Sekda Kuansing Dianto Mampanini, Kapolres Kuansing diwakili Kompol Mahmudin, Pa Bung Dim 0302 Inhu Mayor Inf Hariyantago, Chaidir Aripin Ketua Basnaz Kuansing, Mastur Sekwan DPRD Kuansing, Sardiono Wakil Ketua I DPRD Kuansing, Jisman Kakanmenag Kuansing.

Dalam kegiatan juga tampak hadir Sadarisnah Camat Kuantan Mudik, AKP Afrizal Kapolsek Kuantan Mudik, Kapten Arh Jufri Sakaria Danramil 08/Kuantan Mudik, Para kepala dinas, kepala badan di lingkungan Pemkab Kuansing. Dan turut hadir seluruh UPTD Kecamatan Kuantan Mudik, Lurah, Kades, Ketua BPD serta perangkat se Kecamatan Kuantan Mudik.

Bupati Kuansing, Mursini mengatakan safari Ramadhan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di bulan Ramadhan. Selain untuk menjalin Silahturrahim antara Pemkab Kuansing dengan masyarakat, juga ingin mengetahui lebih dekat segala persoalan yang ada di masyarakat.

Semisal, katanya, usulan yang disampaikan Camat Kuantan Mudik, Sadarisnah, menjadi perhatiannya. Untuk menyikapi hal itu, tambahnya, ia akan berkoordinasikan dengan pihak dinas terkait dan meminta kepada dinas terkait agar bisa merialisasikan usulan masyarakat yang disampaikan melalui camat.

Lebih jauh dikatakannya, usulan yang disampaikan camat itu sendiri mengenai jalan penghubung tersebut adalah sesuatu yang penting dan menndekat. Soalnya, sebagai jalan penghubung antar desa dan tembok penahan tanah, ini menjadi sangat penting bagi masyarakat.

Dan diakhir rangkaian safari di Desa Muaro tombang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Bupati Kuansing memberikan bantuan berupa bahan bangunan dan uang sebesar Rp19,9 juta ke Mesjid Al-Munawarah di Kecamatan Kuantan Mudik.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat berguna dan dimanfaatkan dengan baik oleh para pengurus masjid untuk pembangunan tempat ibadah,” kata Mursini mengakhiri. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CI.ID, Taluk Kuantan – Pleno terbuka tingkat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sudah selesai beberapa hari lalu. Dari hasil rekapitulasi, Daerah Pemilihan (Dapil) III mengirimkan enam dewan terpilih.

Dapil III yang terdiri dari empat kecamatan, yaitu Kecamat Gunung Toar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Hulu Kuantan dan Kecamatan Pucuk Rantau.

Dari enam kursi yang tersedia, Kecamatan Hulu Kuantan mengirimkan dua dewan perwakilan rakyat terpilih 2019-2014. Sedangkan, empat kursi dari enam kursi jatah Dapil III diisi dari Kecamatan Kuantan Mudik.

Dua nama dewan terpilih dari Kecamatan Hulu Kuantan ini adalah Hamzah Halim dari Partai Demokrat dan Satria Mandala Putra dari partai PDI-Perjuangan.

Sedangkan empat kursi lagi diduduki oleh Azrori Analke Apas dari PPP, Gamal Harsum dari Partai NasDem, Juprizal dari Partai Gerindra dan Erdizal Is dari PKB.

Camat Hulu Kuantan , Ajisman merasa sangat bangga dengan lolosnya dua putra terbaik dari Hulu Kuantan ini. Dia berharap dengan terpilihnya kedua perwakilan mereka untuk duduk sebagai wakil rakyat bisa memberikan nilai tersendiri untuk Kecamat Hulu Kuantan.

Lebih jauh, Ajisman berharap dengan kedua dewan terpilih ini dapat memajukan potensi yang ada di Kecamatan Hulu Kuantan. Potensi itu antara lain yakni sumber daya manusia (SDM), maupun dari sisi pembangunannya.

Ditambahkannya lagi, di hulu kuantan ini sangat banyak tempat wisata yang pembangunan belum sempurna. Diantara potensi alam yang berpotensi dikembangkan lebih baik, yakni tempat pemandian air panas di Desa Tanjung. Dan masih ada beberapa tempat lokasi pemandian air terjun yang terkendalah akses jalan menuju tempat tersebut,

“Mudah-mudahan kedepannya, adanya kedua perwakilan kita yang duduk di DPRD Kuansing, semua tempat wisata ini bisa lebih diperhatikan dan menambah nilai positif untuk Kecamatan Hulu Kuantan,” ungkap Ajisman (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Teluk Kuantan – Penjabat (Pj) Kepala Desa Bandar Alai, Saprizul meminta Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memeriksa khusus APBdes.

Permintaan ini yang disampaikan Saprizul yang juga Sekretaris Kecamatan Kuantan Tengah ini terkait banyaknya desa yang belum menyerahkan APBDes, Sabtu, 11 Mei 2019 lalu.

Data terakhir dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Kuansing ada sebanyak 37 desa di Kabupaten Kuansing yang belum menyerahkan APBDes.

Akibat dari banyaknya desa yang belum menyerahkan hal ini tentu berdampak terhadap molornya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I tahun 2019.

Molornya pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) berdampak pada roda pemerintahan Desa yang tidak berjalan baik. Contohnya, gaji aparatur Desa dan pembangunan ditingkat Desa menjadi terhambat.

Saprizul mengatankan tersendatnya APBDes ini diakibatkan karena tidak ditemukannya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBDes tahun 2018 yang sebagaimana mestinya.

Seharusnya pada masa pemerintahan lama, katanya, sudah ada anggaran pembangunan yang sudah direalisasikan. Tapi masih ada juga, tambahnya, sisa anggaran yang belum terealisasikan.

“Saya juga pernah mempertanyakan Silpa, sebelum penyusunan APBDes tersebut. Namun Silpa tersebut hanya ditemukan Rp45 juta saja, semestinya Silpa tersebut jumlahnya bisa mencapai ratusan juta rupiah,” katanya kepada wartawan. 

Terkait hal ini, ia selaku Pj Kepala Desa Bandar Alai sudah melayangkan surat kepada Bupati Kuansing. Dalam surat itu, katanya, meminta Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan khusus (Riksus) dalam penggunaan anggaran Desa Bandar Alai tahun 2018 lalu.

“Kalau sudah di Riksus Inspektorat, kita akan tahu jumlah yang semestinya menjadi Silpa. Dengan adanya audit khusus tersebut, apapun hasilnya maka kades lama wajiba mempertanggung jawabanya,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan selesainya Riksus dari Inspektorat, ia selaku Pj Kades Bandar Alai berharap bisa melakukan penyusunan APBDes yang merupakan syarat pengajuan dan pencairan DD dan ADD tahap I.

Sementara itu, mantan Kepala Desa Bandar Alai, berinisial HY saat dimintai tanggapannya terkait persoalan ini tidak memberikan pernyataan apapun melalui telepon selulernya. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Kabar gembira untuk para atlit pencak silat yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Dalam waktu dekat dapat mengukur kemampuan selama mengikuti latihan.

Para pesilat akan ditantang untuk mengikuti open turnamen yang digelar oleh Himpunan Seni Silat Seluruh Indonesia Elang Sriwijaya Sakti (Himssi ESA) Cup 2 UKM olahraga Universitas Riau (UNRI). Open turnamen ini diadakan untuk tingkat SD, SMP, SLTA, Mahasiswa dan kalangan umum.

Open Turnament ini akan dilaksanakan Agustus mendatang. Dan pelaksanaannya direncanakan di Gedung Sebaguna UNRI.

Adapun kegiatan open turnamen ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengasah kemampuan para atlit silat. Dimana melalui kegiatan ini, para pesilat dapat mengaplikasikan setiap ilmu yang mereka pelajari di setiap latihan.

Kepada mediakepri.co.id, Abu Nawas (35), pelatih taruna himssi e-sa Kabupaten Kuansing mengatakan bulan agustus nanti, Himssi ESA Cup 2 UKM olahraga UNRI akan diselenggarakan.

Jadi, katanya, dia mengimbau untuk semua atlit khususnya yang berada di Kuansing untuk selalu giat berlatih. Persiapkan diri dan kemampuan khususnya mental untuk menghadapi open turnamen ini.

Para atlit Himssi ESA, khusus dari komisariat Kuantan Mudik sebelum bulan puasa ini mengadakan latihan pada setiap malam Minggu dan hari Minggu pagi.

“Latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para atlit menghadapi Open Turnament ini,” ungkap Abu Nawas. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk kuantan – KPU Riau telah menuntaskan pleno rekapitulasi pada dua kabupaten/kota yakni Kuantan Singingi (Kuuansing) dan Indragiri Hulu (Inhu) yang termasuk daerah pemilihan (Dapil) VIII Riau.

Dari hasil pleno tersebut, delapan nama akan duduk mewakili Dapil Inhu-Kuansing dan empat orang merupakan putra putri terbaik dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Untuk peraih suara tertinggi adalah Partai Golkar dengan memperoleh 84.170 suara, dan menempatkan dua orang wakilnya di DPRD Riau.

Salah satunya dari partai Golkar tersebut yakni mantan Bupati Kuansing Sukarmis dengan total suara pribadi 37.392,yang merupakan Putra terbaik kuansing.

Yang kedua dari Partai Gerindra, dengan total suara partai 37.613, dan meloloskan Marwan Yohanis yang merupakan caleg petahana dengan suara pribadi 10.555.

Yang ketiga dari partai PPP, dengan total suara partai 32.472, dan menempatkan Sardiyono, dengan total suara pribadi 12.643.

Yang keempat , diraih oleh partai PAN, dengan total suara partai 25.478 dan meloloskan Komperensi yang merupakan Ketua DPC PAN Kuansing dengan suara pribadi sebanyak 13.741.

Keempat caleg ini merupakan perwakilan dari kabupaten kuantan singingi,yang akan menduduki kursi parlemen didprd tingkat provinsi.

Dengan duduk nya empat wakil rakyat dari kuansing ini,masyarakat kuansing sangat Berharap kedepannya Kabupaten Kuansing semakin maju, (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Talukkuantan – Kedekatan anggota TNI dengan masyarakat tidak bisa diragukan lagi. Terbukti, semangat yang dilakukan oleh sertu Efison.

Anggota Koramil 06/Cerenti Dim 0302/Inhu ini terus membangun respon spositif kepada masyarakat tentang bergotong royong.  Inilah semangat yang dibangunnya sebagai Bintara Pembina Desa, (Babinsa) di Wilayah binaannya yaitu Desa Pulau Panjang Hilir, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing.

Adapun kegiatan gotong royong yang bersama masyarakat yakni, membersihkan  pohon- pohon kayu serta daun Pisang yang ada dipinggir jalan agar jalan terlihat besih dan indah, Kamis, 9 Mei 2019.

Dalam kesempatan itu, Sertu Efison menyampaikan, selaku Babinsa berharap, seluruh warga untuk tidak bosan-bosannya selalu menjaga semangat gotong royong ini dalam segala hal. Dan ia mengajak membudayakan sikap kebersamaan dan kekompakkan.

Kebersamaan dan kelompokan merupakan sarana yang paling efektif dalam melaksanakan pembinaan di wilayah. Kegiatan ini juga akan tercipta kemanunggalan antar TNI dan Rakyat, sehingga akan tercipta jalinan persatuan yang erat. 

Dalam kesempatan yang sama, Embri Nopdile, Kades Pulau Panjang Hilir, mengucapkan terima kasih atas kepedulian TNI dalam, kebersihan lingkungan serta keindahan desa pada bulan Ramadhan ini.

“Saya selaku Kades Pulau Padang Hilir beserta seluruh warga Desa Pulau Panjang Hilir sangat berterimakasih kepada TNI, yang selalu aktif dan selalu dekat dengan kami. Kebersamaan ini akan selalu kami junjung tinggi dan kami bina dengan baik,” ungkap Embri Nopdeli. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Segala kegitan yang dikerjakan dalam bulan ini akan mendapatkan amalan yang belipat ganda.

Sertu Herius, Babinsa Banjar Nantigo tidak ingin ketinggalan. Anggota Koramil 06/Cerenti Dim 0302/Inhu mengajak masyarakat Desa Banjar Nantigo, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing) bergotong royong, Rabu, 8 Mei 2019.

Langkah bersama yang dilakukan adalah melakukan perbaikan pada salah satu pintu Musalla yang ada di wilayah tersebut. Dan Musalla Darussalam, musalla yang dianggap layak untuk mendapat bantuan dalam memperbaiki pintunya.


Sertu Herius menyampaikan, kegiatan gotong royong semacam ini merupakan kegiatan yang memang harus dilaksanakan oleh aparat TNI. Dimana dalam rangka ini dapat menjalin silahturahmi dengan masyarakat, sehingga wujud kemanunggalan TNI masyarakat yang tidak dapat terpisahkan.

“Wujud kepedulian Babinsa terhadap warga yang ada di desa binaannya yaitu kemanunggalan TNI dengan rakyat, babinsa bersama masyarakat gotong royong perbaiki pintu mushollah,” ungkap Sertu Herius. 

Sementara itu, Pengurus Musallah Darussalam, Muslim (52) menyambut positif kegiatan seperti ini. Untuk kegiatan semacam ini, katanya, hendaknya terus tumbuh suburkan supaya. Dengan begitu, melalui kegiatan ini dapat membuat hubungan TNI dengan masyarakat lebih baik.

“Kegiatan gotong-royong ini memberikan hal yang positif kepada kami selaku masyarakat, serta memberikan semangat kegotong royongan dan kebersamaan,” ujar Muslim. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Selama Ramadhan 1440 Hijiriah, Polsek Kuuantan Mudik melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat). Dalam giat ini, sasaran kepolisian adalah cafe/warung remang-remang.

Polsek Kuantan Mudik akan terus melaksanakan dan menyisir tempat hiburan malam (THM) yang bandel. Dan operasi ini, akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan.

Polsek Kuantan Mudik, yang dipimpin Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal yang diwakili Aiptu Erfendi bergerak ke sasaran yang ditiju adalah cafe/warung remang-remang yang berada di Bukit Batabuh, Kecamaran Kuantan Mudik.

Operasi Pekat ini dimulai dari pukul 22.30 WIB dan berakhir pukul 00.00 WIB. Selama operasi dilaksanakan situasi dan kondisi yang terdapat di lokasi yang menjadi sasaran dalam keadaan aman.

Kapolsek Kuantan Mudik mengatan kegiatan ini operasi pekat ini tidak akan berhenti dan terus dilaksanakan selama bulan suci.

BACA JUGA

KPU Kuansing Sukses Gelar Pemilu 2019

Kuansing Ramaikan Tradisi Potong Kerbau

“Kami beserta anggota akan selalu pantau, kegiatan warung Remang remang yang berada dalam wilayah hukum Kuantan,” katanya, Selasa, 7 Mei 2019. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Teluk Kuantan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kuantan Singingi (Kuansing) dinilai Sukses Menyelenggarakan pemilihan umum secara serentak di seluruh wilayah yang tersebar di lima belas kecamatan yang ada di Kabupaten Kuansing, Riau.

Buktinya, KPU daerah Kabupaten Kuansing, mendapat apresiasi dari tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat yang ada di kabupaten Kuansing, karena pada pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 ini berlangsung Jujur, adil, dan transparan.


KPU Kuansing memang perlu kita berikan apresiasi, karena pada pelaksanaan pemilu serentak kali ini berlangsung Jujur,adil dan transparan, kata Tokoh Adat Rantau Kuantan, Suryawan yang mengemban gelar Datuk Mudo Bisai.


Karena, katanya hingga hari ke tiga Rapat Pleno terbuka tingkat KPU yang dimulai pada Kamis, 02 Mei 2019 yang lalu hingga hari Sabtu, 04 Mei 2019 kemaren rapat pleno tetap berlangsung dengan aman dan lancar.


“Terima kasih kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu, PPK, PPS dan KPPS karena pelaksanaan pemilu 2019 di Kabupaten Kuansing mulai dari pencoblosan dan penghitungan berlangsung jujur, adil, dan transparan,” tambahnya

Selanjutnya, Datuk Mudo Bisai juga memberikan Apresiasi kepada aparat keamanan TNI – Polri dan jajarannya, termasuk juga Linmas serta semua yang terlibat dalam kegiatan pemilu di Kabupaten Kuansing, yang telah berhasil menciptakan situasi dan kondisi pemilu aman dan kondusif.


Datuk Mudo bisai berharap, kepada seluruh lapisan masyarakat kabupaten Kuantan Singingi pada umumnya untuk saling menjaga kebersamaan, kerukunan dan persatuan yang selama ini telah terjalin dengan baik, Walapun kita berbeda-beda pilihan, pungkasnya. (depriandi)