RAGAM

RAGAM

Rabu | 19 September 2018 | 13:45

Instansi Pemerintah Mulai Umumkan Lowongan CPNS 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  Sebagai tindak lanjut dari penyerahan formasi CPNS tahun 2018,  kementerian/lembaga/pemerintah daerah, diwajibkan untuk mengumumkan lowongan penerimaan CPNS di masing-masing instansi, baik melalui portal instansi maupun media massa lainnya. Hal itu diperlukan agar masyarakat luas mengetahui, dan bagi yang berminat mendaftarkan diri dapat menyiapkan persyaratan yang diperlukan sebelum pendaftaran dibuka secara resmi.

Istimewa

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (PANRB) Mudzakir mengatakan, bahwa hari ini merupakan waktu pengumuman lowongan CPNS di masing-masing instansi pemerintah. “Hari ini mulai pengumuman. Untuk pendaftarannya akan dilakukan secara online terintegrasi melalui sscn.bkn.go.id. Waktunya paling cepat tanggal 26 September 2018,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan berbagai pemberitaan bahwa ada kesan tanggal 19 September 2018 mulai pendaftaran CPNS. Dikatakan bahwa sebelum pendaftaran ada proses pengumuman terlebih dahulu. Substansi pengumuman di masing-masing instansi harus dicermati dengan baik oleh calon pelamar untuk mencegah terjadinya  kesalahan.

Istimewa

Untuk itu, Mudzakir berpesan kepada calon pelamar agar benar-benar mencermati langkah-langkah dan syarat-syarat yang diperlukan dalam tahap pendaftaran. Salah satu yang paling penting adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang harus dimiliki oleh setiap pemalar. “Pastikan pelamar memiliki NIK yang benar. Kalau perlu dicek lagi ke Dinas kependudkan dan Catatan Sipil setempat,” ujarnya menambahkan.

Terkait dengan pengumuman penerimaan CPNS tahun 2018 ini, kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana juga bersurat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) kementerian/lembaga/pemda untuk mengumumkan penerimaan CPNS instansi masing-masing pada tanggal 19 September 2018.

Istimewa

Kalau belum bisa menyampaikan pengumuman secara detail, diharapkan dapat menyampaikan informasi secara umum yang sekurang-kurangnya memuat jabatan dan jumlah formasi yang dibuka. Jika pengumuman secara detail telah tersedia, diharapkan untuk mengumumkan kembali. “Pendaftaran seleksi CPNS dibuka melalui  sscn.bkn.go.id paling cepat tanggal 26 September 2018,” ungkap Bima.

Selain mencermati isi pengumuman, calon pelamar juga diharapkan membaca dan memahami Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penepatan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi PNS Tahun 2018, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Tahun 2018. (rls)

Sumber: Humas Menpan RB

MEDIAKEPRI.CO.ID – Resep dan cara membuat bubur Asyura khas Banjarmasin yang hanya dimasak pada 10 Muharram atau saat pelaksanaan Puasa Asyura.

Berbarengan dengan pelaksanaan puasa Asyura setiap tanggal 10 Muharram, masyarakat khususnya di daerah Kalimantan Selatan biasanya memasak bubur Asyura.

Bubur Asyura dibuat untuk disantap bersama, baik oleh mereka yang berpuasa sebagai hidangan untuk berbuka maupun yang tak berpuasa.

Biasanya, pembuatannya dilakukan secara berama-ramai dan bergotong royong.

Di Banjarmasin, biasanya dilakukan oleh masyarakat di perkampungan.

Nah, bagaimana resep dan cara membuat bubur asyura?

Resep bubur asyura yang dihidangkan hanya di tanggal 10 Muharram tidak membutuhkan banyak jenis bahan.

RESEP BUBUR ASYURA

BAHAN :

50 gram beras, cuci bersih
200 cc santan cair/encer
100 cc santan kental
1/2 sdt garam
1 lembar daun salam

BAHAN PELENGKAP :

Abon daging sapi
Sambal goreng kering tempe
Dadar telur, dipotong tipis
Bawang goreng
Cabai, potong halus, digoreng
Kacang kedelai goreng
Daun kemangi
Biji delima atau jeruk bali

CARA MEMASAK BUBUR ASYURA KHAS BANJARMASIN :

Rebus santan cair, masukkan beras, garam dan daun salam. Masak hingga beras lunak.

Masukkan santan kental, masak terus hingga menjadi bubur.

Sajikan bubur selagi hangat dengan bahan pelengkap.

Itulah resep dan cara membuat bubur asyura khas Banjarmasin yang biasa dimasak setiap tanggal 10 Muharram. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kepolisian hingga kini belum mengetahui apa penyebab pecahnya bentrokan antara ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, pemicu bentrokan itu bermula dari wilayah Tangerang dan meluas hingga ke Jakarta.

“Memang kejadian awalnya di sana (Tangerang). Makanya kita masih mendalami penyebab bentrokan,” katanya saat dihubungi, Rabu, 12 September 2018.

Indra mengatakan, pihaknya masih berkomunikasi dengan kedua ormas tersebut guna mengetahui penyebab bentrokan.

“Belum diketahui ya penyebab bentrokannya apa,” ujarnya.

Sebelumnya, bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada Selasa, 11 September.

“Terjadi bentrok saat konvoi antar dua ormas yang terlibat, yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rembug (FBR).

Sekarang kami sedang fokus penanganan ribut PP dengan FBR di (depan) Gandaria City,” kata Indra Jafar saat dihubungi.

Selain di Gandaria City, bentrok juga terjadi di kawasan Cipulir dan Kreo, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, serta wilayah Pamulang.

“Saat ini kita sedang menjaga di perbatasan Pesanggrahan dengan Ciledug, Tangerang. Itu efek dari Ciledug dan memasuki wilayah Petukangan (perbatasan), sampai saat ini wilayah Pesanggrahan aman terkendali,” kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana Jali Karepesina. (***)

sumber: liputan6.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara.

Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa?

Pertanyaan itu hingga Pollycarpus akhirnya bebas tahun ini pun belum terjawab. Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak mengambil tindakan.

“Kembali kami menegaskan negara belum mampu membongkar konspirasi dalam kejahatan ini. Pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa kasus pembunuhan Munir adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan masih sebatas janji tanpa bukti,” ujar salah satu aktivis HAM dari Kontras, Yati Andriani, di Jalan Kramat II, Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 7 September 2018.

Dia juga mempertanyakan dokumen penyelidikan tim pencari fakta (TPF). Jokowi pun diminta tegas memerintahkan jajarannya mengusut tuntas siapa dalang pembunuh Munir.

“Ketidakjelasan keberadaan dokumen penyelidikan TPF meninggalnya Munir sengaja diabaikan, dihilangkan, atau setidak-tidaknya tidak diketahui status dan keberadaannya,” kata Yati.

Di tempat yang sama, aktivis dari Amnesty International, Puri Kencana Putri, meminta Polri menindaklanjuti hasil penyelidikan dan mendalami fakta-fakta persidangan yang muncul. “Kami meminta Polri membentuk tim khusus di internal Polri dalam penanganan kasus ini, tim yang diharapkan lebih fokus dan efektif dengan melibatkan beberapa pihak profesional,” ujar Puri. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setelah sempat ditunda, pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 resmi ditetapkan akan dibuka pada 19 September 2018 mendatang.

Kabar ini berdasarkan keterangan tertulis oleh Kepala Badan Kepegawaian Nasional, Bima Haria Wibisana, Jumat, 7 September 2018.

“19 September 2018 portal SSCN BKN bisa diakses pelamar,” tulis Bima.

Bima menegaskan, sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 hanya dilakukan secara terintergrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id.

“Tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses seleksi dapat dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN).

Ada dua seleksi yang akan dilakukan yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Total formasi yang bisa diperebutkan oleh pelamar diperkirakan berjumlah sekitar 238.015 yang terdiri dari 51.271 instansi pusat (76 kementerian/lembaga) dan 186.744 (525 instansi daerah).

Dalam keterangannya, Bima juga menuturkan ada 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah.

Untuk saat ini, pihak tim SSCN BKN dan asmin masing-masing instansi tengah melakukan input seluruh informasi.

Nantinya, web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua kementerian, lembaga dan daerah memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran.

Proses ini sendiri akan berlangsung hingga 18 September 2018.

Untuk berkas persyaratan yang harus dipersiapkan, Bima mengimbau kepada seluruh instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan pelamar.

Mekanisme pendaftaran CPNS 2018.

“Pendaftaran itu hanya bisa dimulai kalau semua datanya sudah masuk,” ujar Kepala BKN, Bima Haria Wibisana.

“Kalau semuanya sudah masuk baru kita akan buka sehingga peserta bisa memilih,” imbuhnya.

Waktu pendaftaran CPNS 2018 hanya dua minggu.

Bima menyarankan kepada para peserta CPNS 2018 untuk mendaftar ke sscn.bkn.go.id di hari awal.

“Pendaftaran hanya dua minggu dan kami mengimbau para peserta itu mendaftarkan pada kesempatan pertama, tidak menunggu pada hari terakhir, seminggu pertama kosong, tiga hari terakhir semuanya daftar ya pasti akan terjadi traffic yang sangat padat,” pungkasnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sosok calon istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) perlahan-lahan terkuak. Polwan berinisial P yang merupakan mantan ajudan mantan istri Ahok, Veronica Tan itu berusia 21 tahun.

Sosok polwan itu dibocorkan oleh salah satu sahabat Ahok, Prasetio Edy Marsudi yang merupakan Ketua DPRD DKI.

“Namanya inisialnya P,” kata Prasetio di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 6 September 2018.

Prasetio mengatakan Ahok mulai dekat dengan polwan tersebut usai bercerai dengan Veronica Tan. Saat itu, Ahok sudah mendekam di Mako Brimob karena kasus penodaan agama.

Berkat bantuan Djarot Saiful Hidayat, Ahok mulai dekat dengan polwan tersebut. Meski polwan itu ada di samping Veronica ketika Ahok masih menjadi Gubernur DKI, namun Ahok disebut tidak cinta lokasi apalagi selingkuh.

“Itu kan juga mantan ajudannya Bu Vero. Tapi keputusan dia. Dia kan bukan model-model selingkuh-selingkuhan gitu, kan enggak,” ungkap Prasetio.

Prasetio juga membocorkan lebih banyak soal sosok polwan tersebut. Polwan itu disebut berusia 21 tahun atau beda 31 tahun dengan Ahok.

“Bisa ngayomi, orang Jawa, orang Nganjuk. Umurnya 21 tahun. Dinasnya sekarang di Polda,” katanya. (***)

sumber: detik.com

RAGAM

Jumat | 31 Agustus 2018 | 10:38

Pasukan Srikandi Kodim Pati Droping Air Bersih

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati –  Wujud Solidaritas Pasukan Srikandi yaitu para pengurus atau istri prajurit TNI AD dari Kodim 0718/Pati  di bawah kordinator ibu Ketua Persit cabang XXXIX Dim 0718/Pati pimpin langsung jalannya pengedropan Air bersih di Desa Kebowan Kecamatan  Winong Kidul Kabupaten Pati, Minggu ,26 Agustus 2018.

Di sela – sela kegiatan Ketua Cabang Persit Kartika Chandra Kirana XXXIX Kodim Pati, Ny. Arief Darmawan mengatakan Puji Syukur kehadirat Allah SWT atas Limpahan dan Ridho nya pada kita semua bahwa pada hari ini Saya dan para pengurus serta ibu ketua Ranting 19 / Winong kidul  atas nama satuan dari kodim 0718/Pati  Alhamdulillah bisa membantu para warga penduduk di Desa Kebowan Kecamatan Winong  dalam bentuk pendropan air bersih yang selama ini wilayah tersebut dilanda musim Kekeringan yang berkepanjangan.
Semua ini atas kerja sama antara PDAM Tirta Pati Dengan Kodim 0718/Pati selama ini terjalin.

Harapan kami selaku ketua Persit cabang XXXIX Kodim 0718/Pati ingin membantu setiap hari nya, tapi karena adanya jadwal kegiatan disatuan Kodim Pati maka, mohon dimaklumi , insya Allah kami rencana akan selalu siap mendukung program pemerintah dalam bentuk baik bansos apapun kepada para warga masyarakat Desa Kebowan Kecamatan Winong Kidul agar selalu sabar dan berikhtiar kepada Allah SWT.

“Semoga musim panas yang berkepanjangan diiwilayah Pati dan Sekitarnya  cepat  selesai dan berganti musim hujan,”ungkap Ketua Persit. (narto)

Sumber: Pendim 0718/Pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Bertempat di Muria Ballroom ( Lantai 10 ) The Safin Hotel Jl. Diponegoro No. 229 Dandim Pati menghadiri pelaksanakan ” FOCUS GRUP ” Dengan tema : TNI/POLRI, KPU, BAWASLU, bersama para pimpinan Parpol, tokoh agama dan masyarakat untuk menyongsong pemilu 2019.

Selain itu, mempererat kerukunan umat beragama demi kokohnya NKRI. Acara tersebut dihadiri kurang lebih 250 orang.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.Ik. M.Si mengajak semua pihak untuk bersyukur kehadirat Alloh SWT.

“Mudah-mudahan niat baik kita dijadikan amal sholeh,” ungkap Uri Hartanto, Kamis, 29 Agustus 2018.

Ia berharap, dalam diskusi kali ini agar dalam pelaksanaan pemilu 2019 bisa berjalan lancar, sukses, aman dan damai. Perbedaan Agama, Ras, Suku dan golongan bukan sebagai  penghalang untuk bersatu menentukan nasib bangsa dan negara, melalui pemilu di Tahun 2019.

“Negara yang kita bangun tidak serta merta, ada air mata dan darah para pendiri Negara yang di korbankan secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, sebagai penerus perjuangan para pendahulu negeri ini, bersepakat mendirikan Negara yang berdasarkan Pancasila adalah kesepakatan dari perbedaan untuk menuju persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Bahwa, Rumah yang bernama Indonesia adalah satu kesatuan dari keaneka ragaman Agama, Budaya, dan keyakinan yang wajib dikelola dengan baik, sehingga perbedaan itu tidak menimbulkan Konflik.

“Kami TNI/Polri tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” tandasnya.

Di tahun 2019 rakyat Indonesia terutama rakyat Kabupaten Pati akan menghadapi pesta demokrasi tentunya akan terjadi dinamika politik yang meningkat tetapi tidak perlu dicederai dengan cara-cara yang tidak beradab.

“Mari kita jaga wilayah Kabupaten  Pati tetap aman dan kondusif,” ajak Kapolres.

Sambutan Bupati Pati yang diwakili oleh Asisten I Setda Pati Bapak  Aji Sudarmaji  mengatakan Pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada 2019, merupakan proses demokrasi tertinggi di Negara ini.(narto)

Sumber:  Pendim 0718/Pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tugas Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia ( Puspen TNI ) ke depan akan penuh tantangan seiring dengan peningkatan Bidang Informasi dan Tehnologi.

Maka diperlukan kerja sama yang erat kepada seluruh Anggota Puspen TNI dalam Melaksanakan tugas tugas yang semakin berat dan komplek.

Demikian sambutan tertulis Kapuspen TNI Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang SIP MM MTr ( Han ) yang diwakili Oleh Wakil Kepala ( Waka ) Puspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati SE MTr ( Han ) pada acara lepas sambut Kapuspen TNI lama Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah bertempat di Aula Balai Wartawan Puspen TNI Cilangkap Jakarta Timur, Kamis, 30 Agustus 2018.

Pada acara lepas sambut tersebut Kapuspen TNI Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang SIP MM MTr ( Han ) tidak dapat hadir dikarenakan mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dalam Melaksanakan kunjungan kerja ( Kunker ) ke Daerah istimewa Yogyakarta.

Serah terima Jabatan Kapuspen TNI yang baru saja dilaksanakan dihadapan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP merupakan tindak lanjut dari Keputusan dari Panglima TNI Nomor. Kep/745/VII/2018 .Tanggal 31 Juli 2018 lalu, Dimana Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah telah dipercayakan oleh Pimpinan TNI untuk menjabat Sebagai Pangdam 1/Bukit Barisan

” Saya diberikan kepercayaan untuk menjabat Sebagai Kapuspen TNI ”
Ujar Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang SIP MM MTr (Han).

Menurut Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang SIP MM MTr ( Han ) Puspen TNI sangat baik Perkembangannya sehingga Publikasi berbagai Media Massa mengalami Peningkatan yang Signifikan.

Keberhasilan Puspen TNI dalam Mempublikasikan kinerja TNI tidak terlepas dari Figur seorang Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah yang telah banyak berpengalaman bertugas dibidang Penerangan.

“Atas nama seluruh Keluarga besar Puspen TNI, kami mengucapkan Selamat atas Jabatan baru Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah Sebagai Pangdam I/Bukit Barisan semoga dapat mengemban Amanah yang diberikan Pimpinan TNI dengan baik dan Sukses,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah mengatakan bahwa sampai saat ini kepercayaan Publik kepada Institusi TNI masih Tinggi.

“Apa yang telah dicapai TNI itu adalah akumulasi dari tindakan, perilaku dan tutur kata dari semua seluruh Prajurit TNI yang kemudian dipublikasikan melalui Puspen TNI yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, apapun yang dianggap berhasil itu adalah kerja sama Kita semua,” ujar Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah. (*)

Sumber: Penrem 033/WP.

RAGAM

Rabu | 29 Agustus 2018 | 14:50

Tour of Duty Bagi Danramil Jajaran Kodim 0718 Pati

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati –  Serah terima jabatan di lingkungan TNI-AD (Kodim 0718/Pati) merupakan hal yang biasa sebagai upaya pembinaan personil baik “tour of duty” atau “tour of area” yang dihadapkan pada tuntutan tugas dan tanggung jawab yang harus di emban oleh seorang Perwira di Kodim 0718/Pati. Rabu,29 Agustus 2018.

Acara di hadiri  Dandim 0718/Pati, Kasdim dan Seluruh Perwira Kodeim Pati. Ketua Persit Cabang XXIX. beserta Ketua Ranting Kodim  0718/Pati,  Muspika Kecamatan Margoyoso dan Kecamatan Kayen, dan  Perwakilan Anggota Dim 0718/Pati.

Dalam amanatnya Dandim 0718/Pati, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Para Danramil dan Perwira Staf yang melaksanakan sertijab, atas pelaksanaan tugas dan tanggungjawab jabatan di satuan lama dan selamat bertugas di satuan baru.

Dandim berpesan agar laksanakan serah terima sebaik-baiknya dan bagi pejabat baru lanjutkan apa yang menjadi program pejabat lama.

“Lakukan adaptasi dan kerjasama dengan berbagai unsur pejabat daerah setempat serta kenali wilayah dan unsur masyarakat yang ada sehingga tercipta komunikasi sosial yang baik di tempat tugas yang baru,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut Dandim mengatakan kepada anggota yang purna tugas, dalam hal ini  Kapten Kav. Bambang diucapkan banyak terima kasih atas pengabdian dan dedikasi kepada satuan yang tidak ada cacatnya  selama ini.

Dandim atas nama pribadi dan komando mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian serta dedikasi dan pengabdiannya selama menjadi TNI.

“Selanjutnya agar segera bergabung dengan organisasi PPAD untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara,”jelas Dandim.

Diakhir amanatnya Dandim berpesan kepada anggota yang masih aktif untuk tetap jaga dan tingkatkan solidaritas baik internal dan antar angkatan maupun dengan Polri dan masyarakat.(narto)

Sumber: Pendim 0718/Pati

RAGAM

Sabtu | 18 Agustus 2018 | 20:49

Presiden Joget, Netizen: ‘Goyang Ngepel’ Ala Pakde

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sepertinya benar-benar jadi bintang dalam perhelatan pembukaan Asian Games 2018. Tak cuma satu-dua kali saja ia mendapat perhatian netizen.

Terhitung, ada tiga momen yang disoroti oleh warganet sepanjang acara tersebut berlangsung. Pertama, tentunya aksi pria yang kerap disapa Jokowi tersebut dalam mengendarai motor ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Yang kedua adalah ketika arak-arakan para kontingen Tanah Air masuk ke dalam lapangan. Presiden ketujuh RI tersebut tampak mesra dengan Ibu Iriana dalam menyambut para atlet kebanggaan bangsa. Mereka bahkan terus berpegangan tangan seraya melambaikan salam kepada kontingen Indonesia.

Lalu, momen berikutnya hadir ketika Via Vallen tampil di atas panggung. Membawakan salah satu lagu tema Asian Games berjudul Meraih Bintang, penyanyi dangdut tersebut sukses memukau penonton di stadion maupun yang menyaksikan lewat layar kaca.

Jokowi jadi salah satu yang menikmati penampilan Via. Ia bahkan tersorot kamera sedang bergoyang-goyang kecil mengikuti irama lagu.

Sontak netizen langsung mengomentari aksi sang presiden. Ada yang bilang ini gaya goyang ngepel, hingga joget sekali dayung dua tiga pulau telampaui.

Momen Jokowi mana yang kamu paling suka di pembukaan Asian Games 2018 ini? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Betun – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk semakin meningkatkan semangat gotong royong yang sudah diletakkan Bapak Bangsa Indonesia.

Semangat itulah yang mesti dibawa dalam kehidupan dan rutinitas, baik sebagai anggota keluarga maupun sebagai anggota lingkungan dan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Malaka saat kegiatan Puncak Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-15, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke- 46, Hari Keluarga Nasional ke-25 tingkat Kabupaten Malaka dan Gelar Tekhnologi Tepat Guna ke-4 yang dilaksanakan di Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Jumat, 10 Agustus 2018.

Bupati Stef mengatakan, gotong royong harus dijadikan kata kunci dalam rangka mensukseskan program-program pembangunan. Tanpa semangat gotong royong maka program pembangunan tidak berjalan efektif dan efisien.

“Betapapun besarnya anggaran yang disediakan bila tanpa didukung semangat kebersamaan yang disebut gotong royong dalam membangun dan memelihara hasil pembangunan, semua program itu tidak berjalan efektif dan efesien,” katanya.

Bupati Stef melanjutkan, BBGRM yang dilaksanakan selama 11 bulan yang kegiatannya dimulai saat pencanangan ini merupakan akumulasi kegiatan gotong royong dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK, Karang Taruna dan lembaga pemberdayaan masyarakat lainnya.

Sementara terkait Hari Kesatuan Gerak PKK, mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini menegaskan, tujuannya adalah untuk mengingatkan kita semua mengenai peran keluarga terlebih peran para ibu dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, membangun masyarakat dan bangsa yang maju dan kokoh.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa atas capaiannya selama ini. Saya ingin lagi melihat gerakan PKK lebih berperan dan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan dan program kesejahteraan rakyat lain di tingkat masyarakat,” katanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seorang perempuan berinisial YS, pengguna jasa maskapai Batik Air mengaku dilarang mengikuti penerbangan rute Jakarta-Medan. Dia dilarang mengikuti penerbangan karena membawa anaknya (PA) yang sedang sakit.

Pengakuan itu disampaikan melalui video yang viral di media sosial Instagram, Jumat, 10 Agustus 2018.

Dalam video tersebut, YS sedang berada dalam kendaraan sambil menggendong PA.

“Pengen pulang ke Medan. Kenapa kami dibatalkan tidak boleh terbang? Padahal kami tadi sudah naik di pesawat, disuruh turun lagi. Ditanya, ‘mana surat dokter?’ Sudah kami tunjukkan. Dari pertama, satu, kedua, ketiga, keempat, kami langsung dipanggil lagi. Naik, turun lagi ditanyai,” kata YS tersebut seperti dalam video yang dilihat detikcom.

“Saya tahu anak saya sakit, anak saya bau. Saya mau pulang ke Medan, apakah anak saya ini memang tidak bisa diterbangkan, apa salah?” imbuhnya.

Menurut pihak Batik Air, YS bersama PA merupakan penumpang nomor penerbangan ID6880 rute Bandara Soekarna-Hatta ke Bandara Kualanamu dengan waktu keberangkatan pukul 06.05 WIB, Jumat, 10 Agustus 2018. Awak kabin terpaksa menurunkan mereka untuk mengecek kelengkapan administrasi.

“Pada saat pesawat masih di darat, pimpinan awak kabin sudah menjalankan prosedur dengan meminta izin dan konfirmasi kepada YS guna melihat kondisi anaknya PA. Satu penumpang sebagai pendamping yaitu SD menyampaikan tentang kondisi sakit yang dialami oleh PA. Setelah dilihat, PA mengeluarkan bau menyengat,” terang Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Awak kabin kemudian meminta YS menunjukkan surat layak terbang, namun YS tak bisa memperlihatkan. Berdasarkan aturan penerbangan, seharusnya YS melaporkan kondisi PK saat check-in pesawat.

“Namun, YS hanya menunjukkan surat rujukan rumah sakit di Jakarta. Berdasarkan standar prosedur layanan penerbangan, setiap penumpang untuk selalu memberikan informasi secara rinci sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat ketika proses pelaporan diri di counter check-in jika sedang hamil, sakit berat menular atau tidak menular atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara,” papar Danang.

Karena itu, dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan penerbangan, YS dan PA tidak bisa mengikuti penerbangan. Sebagai kompensasinya, pihak Batik Air mengembalikan uang pembelian tiket sesuai YS dan PA.

“Sebagai bagian pelayanan, sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan, Batik Air mengembalikan dana pembelian tiket (refund) secara tunai setelah dilakukan negosiasi bersama penumpang tersebut. Dalam hal ini penumpang membeli melalui agen perjalanan, maka proses refund berdasarkan ketentuan,” ujar Danang. (***)

sumber: detik.com

RAGAM

Sabtu | 11 Agustus 2018 | 10:48

Menyelam di Perairan Papua, Pimpinan GICI Batam Hilang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Papua Barat –  Seorang penyelam dari Batam, Kepulauan Riau dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Mansinam Manokwari, Papua Barat, Jumat,10 Agustus 2018.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh tim Search dan Rescue (SAR) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, namun hingga Jumat petang korban yang diketahui bernama Kiat Wansyah, pimpinan GICI Batam itu belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Leo Mercy Randang menyatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Pada kegiatan itu korban bersama-sama dengan sembilan penyelam lain termasuk guide atau pemandu wisata.

Ia menjelaskan, awalnya ada sekitar 10 orang melakukan penyelaman di kedalaman 10 meter. Satu orang yang tak lain adalah korban ini, mengalami masalah sehingga dibawa oleh guide kembali ke darat.

Tak lama setelah itu, korban kembali melakukan penyelaman menyusul penyelam lain, namun ia terpisah dari rekan-rekanya.

Begitu para penyelam naik ke darat, lanjut George, korban tak kembali. Pencarian pun dilakukan guide bersama penyelam lain.

“Mereka melakukan pencarian selama kurang lebih satu jam yakni dari jam 2 sampai jam 3, sebelum akhirnya melaporkan kejadian ini ke kami,” sebutnya.

Memperoleh laporan itu, lanjut George, ia pun bergegas mengerahkan personil dan peralatan lengkap ke lokasi kejadian.

“Personil kami sudah berusah hingga Jumat petang, namun belum ada tanda-tanda. Pencarian kami hentikan sementara dan akan kami lanjutkan besok pagi,”sebutnya lagi.

Selain mencari di dasar laut, pencarian yang dibantu warga setempat ini juga menyusuri pantai di sekitar lokasi. Hingga menjelang malam pencarian nihil dan dihentikan untuk dilanjutkan Sabtu, 11 Agustus 2018.(***)

Sumber : antaranews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lombok – Sejak gempa terjadi di Lombok, banyak masyarakat yang meninggalkan rumah, Mereka banyak mengungsi dan juga menuju ke rumah kerabat atau keluarga.

Bencana alam yang menimbulkan kepanikan masyarakat justru dimanfaatkan oknum tertentu untuk meraup keuntungan. Misalnya dengan mencuri dan sebagainya.

Ni Luh Sulastri yang juga korban gempa saat ditemui Tribun Bali malam tadi, menuturkan kalau warga di sekitar rumahnya juga berjaga-jaga diri atas tindakan tersebut.

Karena ancaman gempa masih tinggi, warga akhirnya tidur di teras-teras rumah untuk menghindari reruntuhan bangunan.

Sementara dengan antisipasi banyaknya pencuri yang berkeliaran memanfaatkan rumah kosong ditinggal penghuni mengungsi, dirinya juga tidur di teras rumah sekalian menjaga diri.

“Masyarakat banyak tidur di teras rumah dengan membentangkan tikar. Karena takut gempa, apalagi tadi siang gempa 6,2 lagi,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, ada pihak yang memanfaatkan situasi gempa untuk melakukan kejahatan, seperti mencuri.

Situasi tersebut juga ditanggapi warga dengan menjaga diri masing-masing dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengatakan tetangganya bahkan membawa klewang (pedang) dan disimpan di bawah tikar kasurnya.

“Jadi di wilayah seperti Sekarbela, Seraya dan Ampenan itu rawan maling. Motor itu dah, kondisinya. Bapak-bapak itu dia ronda. Tetangga saya, dia simpan klewang di bawah kasur.” kata dia.

Sulastri yang tinggal di Jalan Sriwijaya tepatnya belakang kantor pos Mataram, mengaku motor-motor di daerah-daerah tersebut menjadi sasaran.

“Sekarbela itu motor-motor jadi sasaran. Apalagi kan orang-orang lari semua, rumah dikosongkan. Itu teman saya di Ampenan, pas dia tinggal sebentar trus pulangnya sekitarnya rumahnya sudah ramai. Ternyata tetangganya kejar maling,” jelas Sulastri mengakui. (***)

sumber: tribunnews.com

RAGAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 14:10

Jokowi Vs Prabowo, Ini Pesan Aa Gym

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Akhirnya pasangan capres-cawapres Pilpres 2019 jelas. Mereka yaitu pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ustad Abdullah Gymnastiar menitipkan pesan penting untuk para kandidat itu.

“Alhamdulillah satu tahapan lagi untuk kemajuan negeri kita sudah dimulai,” kata Aa Gym kepada detikcom,Jumat, 9 Agustus 2018.

Ditekankan Aa, yang terpenting dalam Pilpres adalah demokrasi berjalan dengan sehat, bertanggung jawab dan mendidik masyarakat.

Pemimpin Pesantren Daaurat Tauhid itu berpesan agar pasangan capres dan cawapres menjaga pesta Pemilu Presiden dalam suasana fastabiqul khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba melakukan yang terbaik, niat terbaik, ide dan gagasan terbaik, karya nyata yang terbaik dan keteladanan terbaik,” katanya.

“Bukan dengan semangat bertanding atau bertarung, yang ingin saling melemahkan, menjatuhkan, dan mengalahkan,” sambung Aa Gym.

Aa mengimbau walaupun bertanding dalam Pilpres, ikatan persaudaraan sebagai bangsa harus tetap dijaga. “Kita ini bersaudara, bukan dengan musuh yang harus dihancurkan dan kelak pun tak mungkin membangun negeri ini sendirian, harus dengan sinergi,” ucapnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banyuwangi – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Asman Abnur mengingatkan agar seluruh pelayanan publik yang ada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dapat memberi kemudahan bagi masyarakat dengan tidak berbelit dalam memberi perizinan. Sebagai penyelenggara negara, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memberi kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Banyak perubahan yang terjadi di Banyuwangi ini, dan kita akan dorong terus agar terwujud jiwa hospitality ASN, dan para penyelenggara negara agar tidak memberikan izin yang berbelit belit,” ujarnya dalam kunjungan kerja di Jawa Timur, yang diawali dengan meninjau MPP Banyuwangi, Senin, 6 Agustus 2018.

Menteri menegaskan agar para petugas terutama yang behubungan langsung dengan masyarakat, memiliki jiwa hospitality atau keramah tamahan. Dengan demikian masyarakat merasa nyaman dan terbantu saat mengurus perizinan.

Selain itu ia juga berharap agar jenis layanan yang ada di MPP dapat terus ditambah. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pelayanan yang diselenggarakan Polres Banyuwangi serta instansi lain dapat ikut tergabung dalam Mal Pelayanan Publik (MPP).

Dari MPP, Menteri Asman mengunjungi Polres Banyuwangi dan meninjau kebeberapa unit layanan. Disampaikan bahwa aparat kepolisian harus memberi pelayanan maksimal dengan memberi kemudahan layanan.

Menteri juga mendorong Polres Banyuwangi terus melakukan inovasi pelayanan publik terutama berbasis Teknologi Informasi (TI), sehingga dapat mengurangi penyimpangan pelayanan, serta memangkas birokrasi perizinan.

Turut mendampingi Wakil Jaksa Agung RI Arminsyah, Asrena Polri Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, Sekretaris Mahkamah Agung RI Achmad Setyo Pudjoharsoyo, Sekjen Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB M Yusuf Ateh, Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa, Staf Khusus Menteri Bidang Politik Noviantika Nasution, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Indra Gobel, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, serta Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman.

Sejak diresmikan oleh Bupati Abdullah Azwar Anas pada tanggal 6 Oktober 2017, MPP Kabupaten Banyuwangi membawa dampak yang cukup signifikan bagi pelayanan terhadap masyarakat.

Hal itu ditandai dengan semakin meningkatnya kepuasan masyarakart terhadap pelayanan di Mal Pelayanan publik mencapai 84 persen. Selain pengurusan dokumen yang tepat waktu, masyarakat juga bisa mengurus beberapa dokumen dalam waktu yang bersamaan.

Istimewa

MPP Banyuwangi memiliki 142 pelayanan yang diri dari 103 layanan dari Pemkab dan 39 jenis pelayanan dari instansi vertikal, antara lain BPN, Pajak, Imigrasi dan pelayanan Kepolisian.

Tahun 2018 ini Pemkab Banyuwangi terus melakukan peningkatan pelayanan di MPP yang saat ini menempati lantai dasar gedung berlantai 3, dengan mengoptimalkan lantai dua dan tiga, serta menambah berbagai sarana dan prasarana.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih atas suport dari Menteri PANRB yang mendorong sejumlah lembaga lain untuk membuka pelayanan publik di MPP Banyuwangi, seperti pelayanan pembuatan paspor, pelayanan dari pihak kejaksaan dan lain-lain.

“Pemkab Banyuwangi terus melakukan perbaikan pelayanan dan memfasilitasi agar tambahan pelayanan terintegrasi dengan lembaga lain bisa segera terwujud,” ujarnya. (***)

Sumber: humaskemenpanrb

MEDIAKEPRI.CO.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan permohonan praperadilan atas status tersangka Luna Maya dan Cut Tari.

Status itu terkait kasus video porno Nazril Ilham atau Ariel pada 2010.

Diketahui, dalam kasus tersebut, hubungan intim Ariel dan Luna Maya serta Ariel dan Cut Tari direkam lalu tersebar.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Jumat, 3 Agustus 2018 permohonan LP3HI masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Juni 2018.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai termohon satu, dan Jaksa Agung sebagai termohon dua.

“Video itu, kasus praperadilan. Praperadilan masuk pada hari Selasa, 5 Juni 2018, perkara no 70/pid.prap/2018PN Jaksel. Pemohon dalam praperadilan ini adalah LSM (lembaga swadaya masyarakat) Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia disingkat LP3HI,” ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, ketika ditemui di kantornya, Jumat. 3 Agustus 2018.

LP3HI mengajukan permohonan tersebut bertujuan untuk menghentikan penyidikan secara hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari.

“Kemudian, memerintahkan kepada termohon satu untuk memberitahukan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya kepada penuntut umum yaitu termohon dua,” lanjut Achmad Guntur.

“Kemudian, pada 5 Juli (2018), para termohon tidak hadir. Maka ditundalah persidangan pada Senin 16 Juli. Itu pihak ternohon enggak hadir juga. Kemudian, 30 Juli 2018, dari situlah berjalan persidangannya,” lanjutnya.

Sidang putusan akan dilangsungkan pada 7 Agustus 2018.

“Karena kan praperadilan itu tujuh hari harus putus. 31 Juli jawaban pembuktian, Rabu 1 Agustus kesimpulan, putusan tanggal 7 Agustus,” ucapnya.

Diketahui, Ariel divonis bersalah menjalani hukuman penjara dalam kasus itu, kemudian bebas. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan berupaya mempercepat proses sertifikasi halal vaksin campak dan rubella atau vaksin MR.

Hal ini dilakukan untuk menanggapi isu penolakan imunisasi campak dan rubela karena masyarakat ragu atas kehalalan produk vaksin itu.

“Kementerian Kesehatan akan segera menyurati Serum Institute of India, produsen vaksin MR untuk dapat memberikan data yang dibutuhkan mempercepat proses sertifikasi halal.” Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek menyampaikannya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Nila mengatakan sertifikasi halal vaksin MR menjadi perhatian serius Kemenkes. Kemenkes, kata dia, akan bekerja sama dengan MUI dan PT Biofarma selaku importir vaksin untuk mempercepat proses sertifikasi halal ini. “Sertifikasi kehalalan vaksin MR ini kewenangan MUI. PT Biofarma agar segera melengkapi dokumen kepada LPPOM MUI,” katanya.

Kementerian akan tetap menjalankan kampanye imunisasi vaksin MR ini di luar Jawa. Kemenkes juga akan terus menjalankan pemberian vaksin MR pada program imunisasi rutin di Pulau Jawa sambil mempercepat sertifikasi halal itu.

“Kami tetap menjalankan kampanye imunisasi MR. Dari sisi kesehatan, kami berkewajiban melindungi anak-anak dan masyarakat dari bahaya penyakit campak dan rubella.”

MUI Kepulauan Riau mengimbau warga tidak ikut imunisasi campak. Hal ini tertuang dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur Kepulauan Riau tertanggal 30 Juli 2018. MUI meminta Kementerian Kesehatan menunda pemberian imunisasi vaksin MR sampai terbit sertifikat halal dari MUI Pusat. Mereka meminta MUI Pusat segera bertemu dengan Kementerian Kesehatan untuk membahas masalah ini.

Pertemuan MUI dan Kemenkes juga telah dilaksanakan Jumat kemarin. Dalam pertemuan itu, semua pihak menyepakati beberapa hal termasuk percepatan sertifikasi halal vaksin MR. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taput –  Banjir Simanjuntak Balon Bupati Taput (Tapanuli Utara) Pilkada 2014 berencana melaporkan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan melakukan penipuan dan atau penggelapan (pelanggaran Pasal 378 KHUP) sebanyak Rp 5,9 miliar lebih dengan alasan pembelian sebuah apartemen di Jakarta.

Dipaparkan kepada awak media, Kamis, 2 Agustus 2018 awal adanya transaksi permintaan uang bernilai Rp 5,9 miliar lebih adalah atas pertimbangan persahabatan baik Banjir dan Nikson sejak 2014 silam, yang mana Banjir Simanjuntak yang gagal diputaran pertama dan atas mediasi David Hutabarat kala itu mengajak Banjir Simanjuntak bergabung mendukung Nikson Nababan pada putaran kedua.

“Desember 2015 pertama sekali melakukan pembicaraan yang sangat serius dengan Nikson Nababan. Nikson Nababan menyampaikan ada niat untuk membeli apartemen di Jakarta, alasannya apabila Nikson Nababan berangkat ke Jakarta selalu dikerumuni teman-temannya di hotel”,ucap Banjir.

“Berikan Pak Banjirlah dulu uang kepada Indra Simaremare biar[cut] dapat saya belikan apartemen dan Bapak sampaikan kepada Indra Simaremare ini pesan dari saya,” terang Banjir Simanjuntak menirukan percakapan Banjir Simanjuntak dengan Nikson Nababan pada tanggal 14 Desember 2015.

“Keesokan harinya saya menemui Indra Simaremare ke kantor Bappeda. Saya menceritakan perbincangan dengan Nikson Nababan. Pada saat itulah Indra Simaremare meminta Rp500 juta rupiah”,tutur Banjir kepada awak media.

Selanjutnya dipaparkan Banjir Simanjuntak pada tanggal 31 Desember 2015, Kepala Dinas PUPR Ir Anggiat Rajagukguk meminta Rp 50 Juta dan hal ini dia pertanyakan kepada Indra Simaremare karena belum ada perintah dari bupati Nikson Nababan kepadanya.

“Kemudian Indra Simaremare mengatakan kepada saya agar diberikan saja. Dan pada 15 Juni 2016 Kepala Bappeda Taput, Indra Simaremare, meminta kepada saya sebesar Rp 500 juta melalui pengiriman Bank Sumut. Begitulah terus berlanjut sehingga terkumpul sebesar Rp 4.625.000.000 melalui Indra Simaremare,” ungkapnya.

“Dana Rp 5,9 miliar lebih mengalir kepada sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atas persetujuan Nikson Nababan selaku bupati Tapanuli Utara”,tutup Banjir mengakhiri keterangannya kepada awak media. (***)

sumber: topinformasi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur ditetapkan sebagai warga kehormatan Kapal Selam, setelah melalui prosesi penyematan Brevet Hiu Kencana oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji, di dalam kapal selam KEI Ardadedali 404 milik TNI Angkatan Laut

“Saya bersyukur telah dipercaya oleh Pak Kasal untuk menerima penghargaan ini, karena tidak semua orang dapat menerimanya. Ini suatu amanah untuk kami di Kementerian PANRB untuk membantu memperkuat apa yang dibutuhkan oleh prajurit TNI AL,” ungkap Asman usai prosesi Penyematan Brevet Hiu Kencana, di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, Senin, 30 Juli 2018.

Selain Menteri Asman, Penyematan Brevet Hiu Kencana juga diberikan kepada Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Menteri PPN/Ketua Bappenas Bambang Brodjonegoro, Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara, Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, Pangkoarmada || Laksda TNI Didik Setiyono, dan Pangkoarmada III Laksda TNI ING Ariawan.

Istimewa

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mejelaskan bahwa prosesi penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan dari TNI Angkatan Laut khususnya Satuan Kapal Selam kepada seIuruh tokoh, warga serta jajaran TNI dan TNI Angkatan Laut yang teIah memiliki jasa, perhatian, perjuangan, maupun pengorbanan bagi kejayaan TNI Angkatan Laut.

“Brevet Hiu Kencana juga disematkan kepada pihak yang berpartisipasi demi kemajuan pengembangan kapal selam, baik secara Iangsung maupun tidak Iangsung. Seperti saat ini diberikan kepada tokoh yng dianggap membawa kemajuan bagi TNI AL,” ungkapnya.

Brevet Hiu Kencana sendiri merupakan simbol pengakuan terhadap profesionaIisme prajurit kapal selam, daIam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan Iaut, yang dapat menumbuhkan kebanggaan dan jiwa korsa bagi para pemakainya.

Pemberian brevet ini tidak sembarangan, karena bagi personeI pengawak di kapal selam yang memerlukan berbagai kriteria khusus yang harus dipenuhi. Kriteria itu mulai dari aspek fisik, kesehatan, kejiwaan dan kesamaptaan jasmani, serta mampu bekerja sama sebagai team work yang solid. “Tuntutan kriteria ini, menjadi pembeda antara prajurit kapal selam dengan prajurit yang berdinas di tempat iainnya,” jelas KSAL.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap alutsista yang dimiliki TNI AL dapat semakin canggih dan jumlahnya terus bertambah kedepannya, guna menjaga keamanan perairan di Indonesia. Dirinya pun mengakui bahwa kapal selam KRI Ardadedali buatan Korea Selatan bekerja sama dengan Indonesia tersebut sangat canggih dan modern, karena saat berada didalam kapal selam, dirinya tidak merasakan guncangan. (***)

Sumber: KemenPAN-RB

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur menegaskan, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan melakukan perceraian, wajib meminta ijin kepada pejabat yang berwenang.

“PNS melakukan cerai harus minta ijin terlebih dahulu. Kalau tidak, akan dipecat sebagai PNS,” tegas Asman, melalui rilis yang diterima mediakepri.co.id, Senin, 30 Juli 2018.

Selaku ketua Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK), kata Asman, saat ini kembali melakukan sidang untuk memberikan pertimbangan terhadap 21 kasus pelanggaran PNS yang disampaikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dari sejumlah instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Dari jumlah itu,18 orang diantaranya diberi sanksi pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri (PDHTAPS), sedangkan tiga PNS yang dikenai sanksi turun pangkat 3 tahun.

Asman Abnur mengungakpakan, ada 11 orang dari 8 instansi pemerintah pusat dan 8 orang dari 7 pemerintah daerah yang di berhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri. Sedangkan 3 PNS diberikan sanksi turun pangkat selama 3 tahun baik dari instansi pusat maupun pemerintah daerah.

“Sebagian besar kasus PNS yang diberhentikan karena tidak masuk kerja lebih dari 46 hari. Ini menjadi peringatan bagi seluruh ASN,” tegas Menteri Asman usai sidang yang berlangsung di kantor Kementerian PANRB, Jakarta.

Tercatat ada 16 orang yang kebanyakan bolos lebih dari lebih dari 46 hari, dua orang menjadi calo CPNS, penyalahgunaan narkotika, melakukan pungli, pemalsuan dokumen CPNS, cerai tanpa ijin pejabat yang berwenang, hingga ada juga yang melakukan penggelapan uang titipan biaya nikah.

Sidang tersebut dihadiri oleh Sekretaris BAPEK yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, pejabat dari Kejaksaan Agung RI, Badan Intelijen Nasional (BIN), Kementerian Hukum dan HAM, Pengurus KORPRI, serta BKN. (*)

Sumber: kemenpanrb

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah akan memberikan remisi kepada narapidana yang telah terampil dalam konstruksi bangunan umum. Mereka akan disalurkan ke proyek infrastruktur nasional setelah lulus sertifikasi Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).

“Utamanya mereka sadar dulu, kemudian selalu berbuat baik, patuh dan disiplin. Mereka bisa bekerja dan tidak kembali melakukan perbuatan hukum,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018.

Sertifikasi juga diberikan kepada narapidana yang memenuhi syarat lulus ujian kelas maupun lapangan. Program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para warga binaan saat kembali ke lingkungan masyarakat.

“Kesempatan ini hadir untuk mendukung pemerintah bagaimana membangun manusia mandiri yang menyejahterakan,” ucapnya.

Khusus Lapas Kelas I Cipinang, kata Sri, pelatihan dan sertifikasi konstruksi bangunan sementara dilakukan kepada 100 narapidana. Para peserta bakal dikelompokan untuk terampil bidang kayu, batu dan besi.

“Kami yakin 100 orang ini embrio, mereka akan langsung kerja, tidak usah khawatir. Semua bangunan pasti butuh maintenance, jangan sampai proyek infrastruktur nasional diisi tenaga kerja murah dari luar negri,” tandasnya.

Kemenkumham mentargetkan sebanyak 1000 narapidana bisa terampil dalam konstruksi bangunan agar bisa diserap dalam proyek infrastruktur nasional maupun fasilitas umum.

“Melalui assessment yang ketat, apa yang dilatih bisa diserap dengan baik utamanya melakukan kegiatan mendukung program-program pemerintah,” pungkas dia. (***)

sumber: metrotvnews.com

RAGAM

Sabtu | 28 Juli 2018 | 11:39

Timnas PK Upaya Menyatukan Perang Melawan Korupsi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah membentuk Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK). Tim ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018. Kementerian Dalam Negeri menyambut baik dan mendukung penuh pembentukan tim tersebut.

Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Jumat, 27 Juli 2018.

Menurut Tjahjo, pembentukan Timnas PK merupakan upaya kolaborasi pencegahan korupsi oleh KPK, Kemendagri, Bappenas, Menpan dan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang selama ini seolah berjalan sendiri-sendiri.

” Hadirnya Timnas PK penting agar aksi-aksi pencegahan korupsi saat ini bisa lebih efektif,” katanya.

Tjahjo menambahkan, dulu dikenal Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (RAD PPK) yang diinisiasi oleh Bappenas. Kemudian ada juga program reformasi birokrasi yang digulirkan oleh Menpan. Dan ada Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) oleh Kemendagri. Juga ada Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) yang dilakukan KPK. Tapi masing-masing jalan sendiri-sendiri.

” Nah hadirnya Timnas PK akan menyatukan seluruh aksi ini,” katanya.

Kata Tjahjo, upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Kemendagri selama ini akan dimasukkan menjadi Aksi Pencegahan Korupsi dalam Timnas PK. Ini sesuai dengan Permendagri Nomor 35 Tahun 2018.

Dengan begitu kedepan pencegahan korupsi diarahkan pada perencanaan dan penganggaran, perjalanan dinas, hibah bansos, pendapatan daerah dan pengadaan barang dan jasa plus perizinan.

” Semua upaya-upaya yang sedang berjalan seperi integrasi e-planning dan e-budgeting, PTSP ke depan akan disupervisi oleh KPK melalui Timnas PK.
Apabila ditanya berarti upaya pencegahan Kemendagri selama ini belum efektif, sehingga perlu Timnas PK, tergantung indikatornya apa, kalau rumah besarnya akuntabilitas dan tata kelola Pemda, Binwas Kemendagri sangat efektif seperti membaiknya opini WTP BPK, SPIP, e-government dan lain-lain,” urai Menteri Tjahjo.

Tjahjo optimistis dengan hadirnya Perpres Nomor 54 Tahun 2018. Karena dengan itu seluruh energi yang ada bisa disatukan untuk bersama-sama melawan korupsi. Pencegahan dan pemberantasan korupsi merupakan komitmen pemerintah di bawah Presiden Jokowi yang bertekad menguatkan lembaga KPK.

” Khususnya pencegahannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar mengatakan, selama ini Kemendagri juga telah melakukan pembinaan aparatur di lingkungan kementerian dan aparat Pemda. Pembinaan dilakukan melalui diklat-diklat, bimbingan teknis dan pengembangan kompetensi anti korupsi. Pembinaan dilaksanakan oleh BPSDM dan IPDN.

” Pembinaan menitikberatkan pada penguatan materi perubahan pola pikir anti korupsi, wawasan dan perilaku serta integritas aparatur yang menjauhkan diri perilaku dan tindakan yang koruptif,” katanya.

Kata Bahtiar, Mendagri sendiri dalam berbagai forum dan kesempatan tak pernah bosan mengingatkan tentang pentingnya perubahan pola pikir dan perilaku aparat. ” Dan beliau selalu ingatkan area rawan korupsi yang wajib dihindari dan dicegah,” ujarnya.(***)

Sumber: Puspen Kemendagri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Sepekan terakhir, Mohammad Ardan Fahresi menjadi perbincangan karena kondisinya yang memilukan. Si kecil mengidap penyakit bernama atresia bilier yang berarti gangguan pada organ hatinya.

Kisah tentang Ardan viral di Facebook dan grup WhatsApp. Karena penyakitnya itu, Ardan disebut membutuhkan biaya hingga Rp 1,5 miliar untuk bisa menjalani operasi transplantasi hati.

Menurut cerita sang ayah, tubuh Ardan diketahui sudah berwarna kekuningan sejak lahir.

“Mulai dari umur 3 hari sudah kuning seperti itu,” ungkap Hussein kamis 25 JUli 2018.

Hussein tak tahu persis apa itu atresia bilier. Ia hanya tahu perut putranya yang membengkak dan terus menangis lantaran menahan sakit.

“Dari sejak lahir ya saya periksakan ke dokter. Sampai sekarang sudah keluar masuk rumah sakit berapa kali,” tuturnya.

Hingga akhirnya Ardan dibawa ke RSUD Dr Soetomo pada hari Ahad, 22 Juli 2018 yang lalu karena napas Ardan yang mulai berat.

Dari penjelasan dokter, Hussein diberitahu napas Ardan yang berat disebabkan karena penyakitnya memicu penyumbatan pada saluran empedu. Akibatnya cairan empedunya naik dan salah satu dampaknya adalah gangguan pada pernapasannya

Untuk itu, saat dihubungi detikcom, Hussein mengatakan Ardan masih saja menjalani pengambilan cairan dari perutnya.

“Sekarang sih kondisinya ya masih lemas gitu. Barusan diambil cairan yang dalam perutnya itu sebagian. Katanya supaya nafasnya nggak terlalu berat,” kata Hussein.

Hussein mengaku sempat khawatir karena setelah prosedur itu dilakukan, putranya itu tak menangis sekencang biasanya.

“Nggak tahu ini pengaruh obat atau enggak. Tapi satu hari ini nangisnya enggak bisa keras kayak biasanya cuma merengek aja,” lanjutnya.

Namun ia berusaha untuk tetap berpikir positif.

Kasi Yanmed RSUD Dr Soetomo, dr Tri Wahyu menjelaskan, Ardan membutuhkan operasi transplantasi atau cangkok hati karena itu adalah satu-satunya solusi untuk pasien atresia bilier. RSUD Dr Soetomo sendiri sudah berpengalaman dalam menangani anak dengan atresia bilier.

“Iya, kalau memang itu atresia bilier terapi utamanya adalah cangkok hati. Oleh karena itu kalau cangkok hati akan ditangani tim cangkok hati RSU dr Soetomo,” ungkapnya.

Meski demikian Tri mengatakan ada sejumlah kendala yang perlu diperhatikan seperti pendonor yang sulit dicari, tingkatan penyakit dan timing operasi yang akan memengaruhi proses penyembuhan. (***)

sumber: detik.com

RAGAM

Jumat | 27 Juli 2018 | 9:44

Ada Kejutan Ahok di 16 Agustus 2018, Apakah Itu?

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Beberapa kali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memposting di akun Instagramnya akan membuat kejutan pada 16 Agustus nanti. Lapangan Banteng sempat menjadi ‘clue’ dari teka-teki kejutan Ahok itu.

Clue soal Lapangan Banteng ini tak cuma sekali diunggah oleh Ahok (melalui akun @timBTP). Clue berbalut teka-teki kejutan 16 Agustus ini menghiasi timeline Instagram Ahok dalam beberapa pekan ini.

Kira-kira apa yang akan terjadi dengan @basukibtp di bulan Agustus nanti? Cek terus akun sosial medianya untuk hint ‘kejutan’ dari BTP! Menurut kalian, ‘kejutan’ apa sih yang akan terjadi? Post jawaban kalian di kolom komentar ya,” tulis akun @basukibtp kala itu.

Di unggahan terakhir, Ahok semakin membuat penasaran. Dia memposting tentang Lapangan Banteng dan sejarahnya.

“#KOKAHOKKEPIKIRAN terus Lapangan Banteng? Tunggu jawabannya pada 16 Agustus 2018!” tulis Ahok mengakhiri unggahan terbarunya.

Kejutan Ahok dan Lapangan Banteng itu baru akan terjawab pada 16 Agustus mendatang. Namun, entah ada kaitannya atau tidak, pada Rabu, 25 Juli 2018 lalu, suara ‘Ahok’ sempat bergema saat peresmian revitalisasi Lapangan Banteng.

Saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selesai meresmikan, terdengar teriakan ‘Hidup Ahok’. Perhatian tamu undangan yang hadir dan warga tertuju kepada sumber suara.

“Hidup Ahok, terima kasih Ahok-Djarot,” kata kerumunan orang berbaju kotak-kotak di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Juli 2018.

Pantauan di lokasi, selain berteriak ‘Hidup Ahok’ mereka juga membawa spanduk ‘Terima Kasih Basuki Djarot atas Karya Revitalisasi Lapangan Banteng’. Tak lama kerumunan itu membentangkan spanduk, Satpol PP langsung bergerak ke kerumunan.

Anies pun menanggapi teriakan ‘Ahok’ di sela peresmian itu. Katanya, setiap warga punya hak menikmati suasana Lapangan Banteng.

“Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk menikmati tempat ini, dan mudah-mudahan tempat ini menjadi tempat interaksi bagi semuanya, dengan latar belakang apa pun dan pandangan apa pun,” kata Anies di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Juli 2018.

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta-  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau, Ramon Damora dipercayakan menjadi Pemimpin Redaksi (Pemred) Siber Indonesia Network (SIN).

Hal ini disampaikan langsung Ketua Umum  Serikat Media Siber Indonesia    (SMSI), Auri Jaya pada  acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke III SMSI yang digelar di Hotel Sari Pacific, Menteng Jakarta, Rabu, 25 Juli 2018 malam.

Auri Jaya menyampaikan, Rakernas  III dihadiri oleh pengurus SMSI dari 32 provinsi se Indonesia. Masing-masing provinsi memiliki anggota media siber yang akan berkontribusi memberikan berita, foto dan video bagi program SIN nantinya.

“Sudah kita siapkan pemimpin redaksinya yaitu Ramon Damora,” kata Auri Jaya.

Rakernas III 2018 dengan tema  ‘Indonesia Optimis menghadapi era digital’ dan rencananya akan digelar sampai 27 Juli 2018 itu, secara resmi dibuka langsung Menteri Kominfo RI, Rudiantara.

Rudiantara dalam sambutannya menyambut baik kehadiran SMSI sebagai organisasi media siber. Dia berharap dengan kehadiran media siber yang jumlahnya mencapaI 43 ribu, SMSI berperan mewujudkan media yang sehat.

Pembukaan Rakernas III SMSI ini juga dilakukan peresmian SIN (SIBER INDONESIA NETWORK) Jaringan kantor berita bersama untuk anggota SMSI seluruh Indonesia, peresmian ini dilakukan bersama Menteri Kominfo, Ketum SMSI Pusat dan Tokoh Pers Nasional, diantaranya Ilham Bintang.

Hadir dalam acara pembukaan Rakernas III ini, Ketua SMSI Pusat, Auri Jaya, Ketua Dewan Pembina/Penasehat SMSI Pusat, Chairul Tanjung serta tokoh pers nasional Ilham Bintang dan Atal Depari.

Tampak hadir juga pengurus SMSI provinsi dari seluruh Indonesia diantaranya Ketua Dewan Pembina/Penasehat SMSI Sumsel, Riduan Tumenggung bersama Ketua Umun SMSI Sumsel, Oktaf Riady dan Sekretaris SMSI Sumsel, Jhon Heri. (edy)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Dadang Mulya (42), warga Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, Kuningan, Jawa Barat, mengaku sebagai pria yang fotonya tercantum dalam sebuah bungkus rokok.

Dalam foto tersebut, Dadang sedang menggendong anaknya.

Dia pun memprotes pihak yang telah mencantumkan fotonya.

Dadang mengaku tak pernah memberikan izin tentang pencantuman fotonya.

“Saya yakin itu foto saya meski banyak yang meragukan,” katanya, dikutip dari TribunJabar.id.

Dadang mengatakan, foto itu diambil pada 2012 saat sedang menonton pertandingan sepak bola di desanya.

Ketika itu dia dihampiri oleh sales rokok.

Sales tersebut lalu memintanya berpose untuk mengembuskan asap rokok sambil menggendong anak keduanya, yang kini berusia enam tahun.

Foto tersebut diambil oleh seorang pria dari dalam mobil.

Mulanya, dia tak mengerti alasan foto tersebut diambil.

Namun, beberapa waktu kemudian dia menyadari foto yang dicantumkan dalam bungkus rokok adalah fotonya.

Dadang mengatakan sempat mengadukan dan mewakilkan pengurusan masalah ini kepada pengacara pada Senin, 23 Juli 2018.

Namun, laporan itu dicabutnya karena tak ingin mempermasalahkan.

Meski begitu, dia meminta sedikit perhatian dari pihak terkait atas pencantuman fotonya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Bayi berusia empat bulan diduga tewas karena tersedak susu saat berada di penitipan anak di Melaka, Malaysia.

Bayi bernama Yusof Al-Baihakki Zainal Abidin ini sempat dibawa ke rumah sakit saat mulai tak sadarkan diri.

Dilansir Tribunnews dari Asia One, Yusof tiba di Rumah Sakit Melaka pukul 12.05 pada Senin23 Juli 2018.

Sayangnya, bayi malang ini meninggal 30 menit kemudian meski telah mendapatkan perawatan.

Kepala kepolisian Melaka, Afzanizar Ahmad, mengatakan hasil investigasi menyebutkan seorang pengasuh memberikan susu pada Yusof pada pukul 08.30.

“Baru pada pukul 11.45 Yusof ditemukan tak sadarkan diri saat pengasuh mencoba membangunkannya,” lanjut Afzanizar.

Melihat Yusof Al-Baihakki tak sadarkan diri, si pengasuh segera membawanya ke rumah sakit dan menghubungi sang ibu, Roslina Ismail (34).

Hal ini diungkapkan oleh ayah Yusof, Zainal Abidin Deraman (34).

Zainal mengetahui kondisi Yusof yang telah dibawa ke rumah sakit dari sang istri.

Pihak kepolisian mengatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jenazah Yusof.

Meski begitu, mereka tetap menunggu hasil post-mortem untuk mendapat kepastian penyebab Yusof meninggal.

Pagi hari sebelum meninggal, Yusof diantar ke penitipan anak oleh sang ayah jam 07.00 sebelum berangkat bekerja.

Putra kedua Zainal dan Roslina ini sendiri baru enam hari berada di penitipan anak.

Sebelumnya, bayi empat bulan ini dirawat oleh sang nenek di Kota Baru, Kelantan.

Kepergian Yusof Al-Baihakki tentu saja membuat Zainal dan Roslina merasa sedih.

“Orang tua mana yang tidak sedih mengetahui anaknya meninggal. Terlebih kami menunggu kehadiran Yusof selama delapan tahun,” ujar Zainal Abidin Deraman.

Meski begitu, Zainal tidak menyalahkan siapapun dan menyerahkan kasus meninggalnya Yusof pada pihak berwenang.

Zainal mengungkapkan jenazah Yusof akan dimakamkan di Kota Baru setelah post-mortem selesai dilakukan.

Sebelumnya, kasus bayi meninggal juga membuat heboh Malaysia.

Pada awal Juli, seorang pengasuh ditangkap setelah di rumahnya ditemukan jenazah bayi berusia lima bulan.

Bayi bernama Adam Rayqal ini meninggal akibat tengkoraknya retak dan mengalami pendarahan di bagian otak,

Jenazah Adam ditemukan dalam kulkas setelah pengasuh melaporkan kasus palsu soal penculikan bayi malang ini pada orang tuanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MG terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui Facebook

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Terdakwa perkara penodaan agama di media sosial berinisial MG (21), dihukum empat tahun penjara di Medan. Warga desa Fanedanu, Somambawa, kabupaten Nias Selatan, ini dinyatakan terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui Facebook.

Vonis ini dibacakan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Rabu 18 Juli 2018.

MG yang berstatus mahasiswa itu dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 28 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

“Menjatuhkan hukuman kepada ‎terdakwa selama empat tahun penjara dan denda sebanyak Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan,” kata hakim ketua, Saidin Bagariang, Selasa, 24 Juli 2018.

Majelis hakim menyatakan, MG terbukti bersalah menimbulkan ketersinggungan antarumat beragama.

Dia dinyatakan bersalah karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Menanggapi putusan ini, terdakwa menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa penuntut umum (JPU) Joice Sinaga.

Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU. Sebelumnya, JPU Joice meminta majelis hakim menghukum MG dengan lima tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya, MG ditangkap polisi di tempat kosnya di Jl S Parman, Medan, pada 29 Maret 2018 lalu. Penangkapan ini berdasarkan laporan dari Front Pembela Islam (FPI) ke Polrestabes Medan yang mengadukan unggahannya di media sosial Facebook.

Dalam unggahan status pada akun Facebook bernama Joker Gulo, terdakwa menuliskan kalimat hinaan terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad SAW. Akun ini kemudian berubah nama. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Di dunia maya beberapa orang membagikan pengalamannya saat memakai pupuk yang tidak biasa, yaitu darah menstruasi mereka sendiri. Ini karena darah menstruasi dianggap sebagai bahan ‘organik’ yang ramah lingkungan.

Caranya dengan darah menstruasi dikumpulkan pada satu wadah, diencerkan dengan air, lalu diberikan pada tanaman. Orang-orang yang melakukannya mengaku tanaman mereka bisa tumbuh subur dengan pupuk ini.

Bagaimana penjelasan ahli dibalik tren ini? Ahli mikrobiologi dan tanah Dr Oliver Knox mengatakan keefektifan darah menstruasi sebagai pupuk nyatanya sulit untuk diukur.

Memang darah bisa mengandung sodium, besi, dan kalsium yang bagus untuk tanaman namun kadarnya bisa berbeda-beda bagi tiap orang.

Karena komposisi darah tidak selalu sama dan sulit diprediksi maka kecil kemungkinannya pupuk tersebut bisa membuahkan hasil yang diinginkan.

Belum lagi adanya risiko untuk penyebaran patogen berbahaya dalam darah seperti HIV dan Hepatitis. Di rumah sakit misalnya darah dianggap sebagai limbah biologis berbahaya sehingga mendapat penanganan khusus dari para tenaga kesehatan.

“Anda tidak tahu apa yang ada di dalam darah itu dan apa yang bisa tumbuh darinya. Kecuali darah disimpan dengan benar, seperti saat dikoleksi atau dikumpulkan untuk donasi atau tes patologi, bakteri dan hal berbahaya lainnya bisa tumbuh,” kata ahli kimia Dr Amy Heffernan seperti dikutip dari ABC Australia, Selasa, 24 Juli 2018. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang makan malam seluruh ketua umum partai politik pendukung di Istana Bogor, Senin, 23 Juli 2018.

Enam ketua umum parpol pendukung Jokowi lengkap hadir.

Jokowi terlihat berada di ujung meja makan halaman Istana Bogor. Di sebelah kanannya mendampingi Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Sebelah kirinya ada Ketum NasDem Surya Paloh.

Di sebelah Mega, ada Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Di sebelah Surya Paloh, hadir Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Sementara di sisi paling jauh Jokowi, ada Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang duduk saling berseberangan.

Akun Twitter resmi Jokowi mengungkap santapan yang dihidangkan untuk para tamunya. Di antaranya gurame goreng dan toge ikan asin.

“Bersama para tokoh bangsa, ketua-ketua partai, menanti hidangan gurame goreng kipas, toge ikan asin, sampai minuman bandrek susu kelapa, sambil berbincang-bincang.

Jokowi tak menjelaskan detil apa saja yang dibahas dalam pertemuan itu. Namun dia mengatakan, masalah yang dihadapi Indonesia tak bisa diselesaikan oleh satu dan dua orang saja.

“Masalah-masalah bangsa tak akan bisa dipikirkan dan diselesaikan hanya oleh satu dua orang sahaja,” tulis Jokowi lagi. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Sidak digelar Kemenkum HAM di Lapas Sukamiskin, Ahad, 22 Juli 2018 malam. Bebersih sel penjara tua di Kota Bandung ini buntut penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen oleh KPK.

Aparat gabungan menemukan aneka barang berharga yang ‘haram’ masuk kamar narapidana.

Usai razia, petugas memamerkan barang bukti hasil geledah dari kamar penghuni sel. Terbukti ada barang-barang yang dibiarkan menyelinap ke kamar warga binaan.

Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami geleng-geleng kepala melihat langsung barang-barang yang menghiasi sel tahanan. Sri memimpin langsung operasi tersebut.

“Harusnya enggak boleh masuk ke dalam. Makanya sekarang kami lakukan pembenahan. Kalau berpedoman pada SOP, enggak bisa masuk (barang yang ditemukan di sel),” kata Sri di Lapas Sukamiskin usai sidak.

Kita akan melakukan pembenahan (penjara di Indonesia), sesuai instruksi Menteri Hukum dan HAM (Yasonna Laoly). Kita akan kembalikan sesuai standar,” ujarnya menambahkan.

Razia melibatkan petugas dari berbagai lapas di Jabar ini berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.55 WIB. Mereka menyisir seluruh blok Lapas Sukamiskin, termasuk kamar napi kasus korupsi.

Barang disita petugas dari sel warga binaan di antaranya kulkas, televisi, speaker, kompor gas, tabung gas, microwave, dispenser, dan alat-alat masak. Petugas turut menyita duit sebanyak Rp 102 juta.

Uang tersebut, ditemukan di dalam kamar para tahanan. Namun Sri tidak merinci uang tersebut didapat dari kamar tahanan korupsi atau tahanan lainnya.

“Tidak boleh ada peredaran uang. Nanti (uang ini) diregister, terus kalau ada keluarganya (narapidana) datang bisa dikembalikan,” ucap Sri.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen seolah menyingkap dugaan praktik culas di dalam lapas. OTT yang digelar KPK pada Jumat, 20 Juli 2018 itu bahkan menemukan sel kosong, yakni sel yang seharusnya dihuni Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana. Belakangan dinyatakan pihak Dirjen Lembaga Pemasyarakatan, keduanya sedang berobat.

Dari OTT itu, KPK mengamankan barang bukti suap fasilitas sel mewah dan izin napi di Lapas Sukamiskin yakni uang total RP 279.920.000 dan USD 1.410. Selain itu, ada du mobil Wahid Husen yang diamankan KPK karena diduga terkait suap, yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Pajero Sport Dakkar.

Selain Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, ada 3 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap fasilitas napi korupsi di Lapas Sukamiskin, yakni staf Wahid Husen, Hendry Saputra.

Sedangkan tersangka pemberi suap adalah suami Inneke, Fahmi Darmawansyah, napi korupsi, dan Andi Rahmat, narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping Fahmi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Fenomena seorang ibu yang meminta bantuan uang dengan memaksa kembali terjadi. Seorang ibu yang dikenal dengan nama ‘Mamak Maksa’ ini kembali beraksi meski sebelumnya sempat ditegur Dinas Sosial seempat.

Aksi ibu ini kembali terekam kamera amatir dan beredar di Media Sosial.

Dalam video terlihat seorang ibu menggunakan baju kaos terusan cokelat dengan ekspresi sedih tengah meminta kepada seorang perempuan dengan jaket berwarna abu-abu. Perempuan itu terlihat menarik-narik jaket ibu yang dimintainya. Perempuan ini sudah familiar di Medan. Orang menyebutnya Mamak Maksa.

Dalam video ini juga si Mamak Maksa meminta bantuan uang untuk membeli makan anaknya. Tapi ibu dengan jaket abu memaksanya untuk membawa anaknya ke ibu itu untuk dibelikan makan. Perempuan itu pun beralasan tinggal jauh dan tidak bisa memanggil anaknya.

Warganet pun terlihat sudah sangat mengenali perempuan tersebut. Netizen mengklarifikasi kalau perempuan itu memang ‘Mamak Maksa’ yang kerap beroperasi di Medan. Berikut beberapa komentar netizen.

ababil_putraa: Itu pengemis dia maksa gitu karena katanya anak nya kelaperan terus kata cewek itu kalo emng anak kamu lapar bawa kesini biar saya kasih makan terus pengemis nya maksa maksa gitu

acces_never_denied: Mamak maksa kalo belum di kasih kaya gitu terus maksa

firmansyah.fds_: Ini sebenernya pnya rmah yah , pernah d datangi sama dinsos medan kalau gak salah emang ibunya aja udah kebiasaan

hartman656: Yah…ibu ini lg kok video diposting sih… Kli dikasih 2 rb,tuh ibu tak kan pergi juga. Baru pergi klo dikasih 20rb. Krn temanku dah pernah ketemu ibu. Dan pernah jg ditelusuri jg, biasanya Ibu jg nanti belnja kRhamaya teladan. Saat ditanya pura” tak kenal acuh tak acuh. Hati” dgn modus itu ibu bila ketemu

ittay33: Skrg emang banyak pengemis yg maksa2 kaya gt, kalo enggk dy pasti langsung minta uang 2000.. SatPP hrs segera bertindak agar masyarakat tdr resah

viaaaniy: Duh byk bgt skrg pengemis macem gini nih.. Waktu itu Ada jg pengemis ny maksa minta, modus buat santunan anak yatim.. Lah tp bawa motor bagus

reno_runk: @capuchinoflout jangan di biasain, malah jadi kebiasaan sampe tua ngemis,, ntar punya anak, anaknya di ajarin ngemis juga. Makin banyak lah manusia yg kek dia, lebih dia mulung aqua ada usaha toh dia masih bisa bergerak, orang buta di daerah saya aja malah lebih milih dagang kerupuk dari pada ngemis pake maksa lagi hadeuh. (***)

sumber: Inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seekor buaya sepanjang empat meter berhasil ditangkap oleh pawang buaya beserta warga di Bangka.

Penangkapan buaya tersebut terjadi di Sungai Kayubesi, Kecamatan Pudingbesar, Kabupaten Bangka, Kamis, 19 Juli 2018.

Video penangkapan buaya itu pun banyak tersebar di media sosial.

Buaya berukuran besar tersebut ditangkap usai menerkam seorang warga setempat bernama Masud alias Bujang Et, beberapa pekan lalu.

Akibat kejadian itu, warga Desa Kayubesi berupaya menangkap buaya tersebut dengan bantuan dua orang pawang buaya.

Seorang pawang buaya bernama Mang Syarif asal Desa Bukit Layang Kabupaten Bangka pun didatangkan untuk menangkap buaya tersebut.

Selain Mang Syarif, warga juga meminta bantuan pawang buaya dari Desa Kayubesi bernama Ademi.

“Kami memang minta tolong pawang untuk mancing buaya itu, ada dua buayanya,” kata Rasyidi, Kepala Desa Kayubesi.

Mang Syarif dan Ademi pun berhasil menangkap buaya tersebut dengan bantuan polisi dan warga setempat.

Buaya berhasil ditangkap dengan umpan yang dimiliki oleh sang pawang buaya.

Tidak dijelaskan umpan apa yang digunakan hingga berhasil membuat buaya tersebut ditangkap.

Usai ditangkap buaya tersebut tampak tak bergerak lagi, hingga warga mengira sudah mati.

Namun ternyata buaya tersebut belum mati, melainkan sengaja dibuat tak sadar atau pingsan.

“Buaya ini sengaja dibekep (dibuat pingsan) oleh pawang atau dukun supaya buaya tidak berontak,” imbuh Rasyidi.

Dalam kondisi tak sadarkan diri, buaya tersebut menjadi tontonan warga setempat. (***)

sumber: tribunnews.com