OLAHRAGA

MEDIAKEPRI.CO.ID -Persib Bandung vs Persebaya bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 20 Oktober 2018 pukul 18.30 WIB berlangsung seru.

Di menit ke 16, Kiper Persib Bandung melakukan pelanggaran sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Irfan Jaya pemain Persebaya Surabaya.

Esksekusi penalti tersebut berhasil dilakukan Irfan Jaya dengan mengedor gawang Persib Bandung

Skor sementara pun menjadi Persebaya unggul 1 Gol yaitu 0-1.

Menariknya hanya dalam tempo 5 menit Febri Haryadi mampu menyamakan kedudukan dengan menyumbang satu gol.

Gol sundulan Febri Haryadi menggetarkan gawang Persebaya Surabaya.

Skor sementara di babak pertama 1-1

Persib Bandung bisa mengukir tiga catatan penting jika mampu mengalahkan Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-26 Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali pada Sabtu 20 Oktober 2018.

Persib Bandung memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan kontra Persebaya Surabaya pada malam ini.

Pasalnya, dua pilar Maung Bandung yang sempat membela timnas Indonesia telah kembali.

Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar bisa menjadi tenaga baru bagi skuat besutan Roberto Carlos Mario Gomez. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Duel panas antara Brazil vs Argentina tersaji di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 17 Oktober 2018.

Argentina bertekuk lutut di hadapan musuh besarnya, Brasil, saat keduanya bertemu di laga eksibisi. Kemenangan atas Argentina menjadi kemenangan keempat Brasil di laga persahabatan dimana mereka sukses mempertahankan cleansheet secara beruntun.

Duel bertajuk perang bintang tersebut sayangnya hanya menghasilkan satu gol yang tercipta.

Laga sesama negara Amerika Selatan itu dimenangkan oleh Brazil atas Argentina dengan skor 1-0.

Brazil yang dipimpin oleh Neymar lebih mendominasi jalannya laga.

Namun performa pemain belakang Argentina yang diisi dua Nicolas, yakni Otamendia dan Tagliafico, mampu meredam serangan Selecao.

Saat lini serang Brasil tak mampu membobol gawang kiper Sergio Romero, lini belakang mereka muncul sebagai pemecah kebuntuan.

Adalah Joao Miranda yang mencetak gol di menit akhir pertandingan.

Bek tengah yang membela Inter Milan itu mampu menyundul bola hasil umpan sepak pojok Neymar pada menit 90+2′.

Kemenangan 1-0 itu menjadi hasil yang baik bagi Brasil dari rangkaian laga internasional yang telah mereka mainkan.

Dalam tiga laga persahabatan sebelumnya mereka juga mencetak kemenangan bahkan sukses tanpa dibobol lawan. (***)

sumber: tribunews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Hasil akhir atau skor akhir Madura United vs Persija dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-25 yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Ahad, 14 Oktober 2018 adalah 0-1.

Madura United dan Persija langsung tampil menggebrak sejak dimulainya laga.

Tim tamu jadi yang pertama mendapat peluang emas lewat Marko Simic saat laga baru berjalan tiga menit.

Setelah peluang itu, Madura United mengambil alih jalannya pertandingan dengan berbagai peluang yang mereka ciptakan.

Peluang terbaik didapat Madura United melalui Mamadou Samassa dan Greg Nwokolo yang melepaskan tendangan jarak dekat secara beruntun.

Namun kedua peluang itu berhasil ditepis secara heroik oleh kiper Persija, Shahar Ginanjar.

Simic membuat kejutan dengan melepaskan tendangan keras melengkung dari sisi kanan pertahanan Madura United, masih bisa diselamatkan Satria Tama.

Semenit berselang, Simic akhirnya benar-benar mencetak gol setelah menerima bola cut-back dari Riko Simanjuntak.

Sambil menjatuhkan badan, Simic yang berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan lawan sukses menceploskan bola dan membawa Persija unggul 1-0 pada menit ke-39.

Sampai wasit Aprisman Aranda asal Sumatera Barat mengakhiri babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.

Babak kedua, sejumlah peluang tercipta dari kedua tim.

Sayangnya, hingga laga usai tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 0-1 bertahan hingga laga usai. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuala Lumpur – Timnas Indonesia harus mengubur impiannya tampil di Piala Dunia U-17 tahun depan. Ini setelah Garuda Muda takluk 2-3 dari Australia di perempatfinal Piala Asia U-16.

Pada laga yang dihelat di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin, 1 Oktober 2018 sore WIB, Indonesia sebenarnya mampu unggul duluan di babak pertama lewat Sutan Diego Zico.

Tapi, Australia bangkit di babak kedua dan bergantian menjebol jala Indonesia lewat gol-gol Daniel Walsh, Adam Leombruno, dan Noah Botic, sebelum Indonesia mencetak gol kedua lewat Rendy Juliansyah,

Kekalahan ini mengandaskan asa Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U-17 Peru tahun depan. Sementara, itu Australia menyusul Jepang dan Tajikistan yang lebih dulu lolos.

Jalannya pertandingan

Laga di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin, 1 Oktober 2018 sore WIB, belum genap berjalan dua menit, gawang Indonesia sudah terancam. Mendapat umpan rekannya, Luke Duzel melepaskan sepakan keras yang masih menghantam tiang gawang.

Indonesia terus ditekan Australia dan tak berkesempatan mengembangkan permainan. Mereka malah nyaris kebobolan lagi pada menit ke-10 ketika Duzel berada dalam situasi satu lawan satu di kotak penalti, Tapi Ernando bisa menepisnya.

Di menit ke-15 Indonesia mendapat peluang pertama lewat Sutan Diego Zico tapi kiper Adam Pavlesic bisa mengadang bola sepakan tersebut.

Dua menit setelahnya Indonesia malah unggul duluan lewat gol Zico. Kesalahan lini belakang Australia dalam mengamankan serangan Indonesia membuat bola jatuh di kaki Zico dan lewat kaki kirinya, si kulit bundar ditempatkan di pojok kiri gawang.

Mampu unggul lebih dulu membuat Indonesia lebih percaya diri dalam membangun serangan dan menekan pertahanan Australia.

Indonesia memperoleh beberapa kesempatan untuk bikin gol tapi ketidaktenangan para pemain membuat peluang itu gagal.

Australia malah nyaris menyamakan kedudukan ketika kesalahan Komang dalam menguasai bola membuat Jordan Bos dalam posisi bebas di kotak penalti. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Bos bisa diadang Ernando pada menit ke-37.

Di lima menit terakhir babak ini, Indonesia mendapat dua kans untuk menggandakan keunggulan. Yang pertama dari Zico pada menit ke-43 tapi sepakannya bisa dihalau barisan belakang Australia.

Yang kedua dari Andre Oktaviansyah ketika tembakan jarak dekatnya dibendung Pavlesic. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum untuk keunggulan Indonesia.

Enam menit setelah restart, gawang Indonesia kebobolan setelah sepakan bebas dari sisi kanan disambut tandukan Daniel Walsh yang menjebol jala Ernando.

Setelah kebobolan, permainan Indonesia justru menurun dan tak mampu mengimbangi Australia yang terus menekan terutama dari sisi sayap. Lemahnya koordinasi pertahanan Indonesia yang dimanfaatkan betul oleh lawan.

Itulah yang jadi penyebab gol gawang mereka bobol lagi menit ke-65 sekaligus membuat Australia berbalik unggul 2-1. Kesalahan Bagas dalam menguasai bola direbut pemain Australia dan berakhir di Adam Leombruno yang melakukan overlap sebelum melepaskan sepakan kaki kiri ke pojok kiri gawang.

Gawang Indonesia bobol lagi di menit ke-72 dan lagi-lagi rapuhnya lini belakang jadi penyebabnya. Noah Botic lolos dari jebakan offside dan menggiring bola ke kotak penalti sebelum melepaskan bola ke tiang jauh gawang Ernando.

Meski tertinggal dua gol, Indonesia tak menyerah dan terus coba mencari gol tambahan. Ada peluang di menit ke-81 lewat Bagus Kahfi tapi bola sepakannya bisa ditepis Pavlesic.

Indonesia mendapat “napas” ketika pada menit ke-88, Rendy Juliansyah menjebol jala Australia usai memaksimalkan umpan lambung Brylian.

Di masa injury time, Indonesia sempat mendapat peluang lewat sepakan Bagus di depan gawang usai mendapat umpan dari sisi kiri. Tapi, bola malah melayang di atas mistar.

Skor 3-2 bertahan hingga laga usai untuk kemenangan Australia.

Susunan pemain

Indonesia: Ernando Ari, Komang Teguh, Fadillah Nur Rahman, Yudha Febrian, Bagas Kaffa, David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Supriadi (Rendy Juliansyah 77′), Bagus Kahfi, Sutan Zico (Muhammad Salman Alfarid 15′)

Australia: Adam Pavlesic, Daniel Walsh, Jordan Bos (Tristan Hammond 62′), Ryan Teague, Birkan Kirdar, Noah Botic, Luke Duzel, Jordan Courtney-Perkins, Adam Leombruno, Joseph Roddy (Joshua Varga 62′), Thomas Lambiris. (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Minggu | 23 September 2018 | 14:16

Persebaya Perbaiki Peringkat, Arema Turun di Klasemen Liga 1 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sabtu, 22 September 2018 menjadi hari sibuk di pekan ke-23 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Pada hari itu ada empat pertandingan yang dimainkan.

Ada laga Persipura Jayapura menjamu Arema di Stadion Mandala, Jayapura, Madura United menghadapi Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, kemudian Bhayangkara FC menjamu Barito Putera serta Persebaya Surabaya bersua Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Hasilnya, Persipura menang 1-0 berkat penalti Hilton Moreira menit ke-67. Laga ini sempat diwarnai kartu merah serta insiden benturan antara Imanuel Wanggai dengan Hendro Siswanto. Beruntung, Hendro saat ini sudah dalam kondisi baik.

Madura United pada pekan ini harus rela melepas status 100 persen menang di kandang sendiri lantaran takluk dari Borneo FC dengan skor 1-2.

Laga ini berakhir dramatis karena gol kemenangan Borneo FC tercipta lewat Sultan Samma menit ke-88. Sebelumnya, pada menit ke-12 Renan Alves mencetak gol buat tim Pesut Etam. Namun, selang dua menit kemudian, ia justru mencetak gol bunuh diri.

Dari Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Bhayangkara FC kembali gagal menang setelah ditahan Barito 2-2. Tim tamu bahkan unggul lebih dulu lewat gol Marcel Sacramento menit ke-10.

Namun, the Guardians membalas gol itu lewat gol Herman Dzumafo (25′) dan Elio Martins (28′). Hanya, Barito mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang setelah Marcel kembali mencetak gol, kali ini pada menit ke-72.

Sementara Persebaya mampu mengakhiri dua pertandingan tanpa kemenangan, dengan mengalahkan Mitra Kukar 4-1, dalam laga yang berjalan seru.

Persebaya unggul berkat hattrick David da Silva serta satu gol Misbakus Solikin. Mitra Kukar hanya mampu membalas lewat gol Hendra Bayauw.

Kemenangan yang diraih Persipura, Persebaya, dan Borneo mampu membuat mereka memperbaiki peringkat di klasemen sementara Liga 1 2018. Sementara Bhayangkara FC dan Barito mampu naik satu setrip, meski laga antartim, berakhir imbang.

Di sisi lain, Arema, Madura United, dan Mitra Kukar harus rela turun peringkat, kendati perubahannya tak terlalu signifikan. (***)

sumber: bola.com

SEPAK BOLA

Jumat | 21 September 2018 | 7:57

Hasil Real Madrid Vs AS Roma, Gareth Bale dkk Menang Telak

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madrid – Real Madrid berhasil menang telak 3-0 atas AS Roma pada pertandingan pertama Grup G Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu, 19 September 2018 atau Kamis dini hari WIB.

Tiga gol kemenangan Real Madrid dicetak oleh tiga pemain berbeda. Mereka adalah Isco pada menit ke-45, Gareth Bale (59′), dan Mariano Diaz (90+1′).

Dengan hasil ini, Real Madrid kini berada di puncak klasemen sementara Grup G Liga Champions, sedangkan AS Roma saat ini berada di dasar klasemen. Posisi kedua dan ketiga diisi Viktoria Plzen dan CSKA Moskva yang bermain imbang 2-2.

Bermain di kandang sendiri, Real Madrid sejak babak pertama sudah menggempur pertahanan AS Roma. Hingga menjelang babak pertama berkahir, Isco berhasil membuka keran gol Real Madrid lewat tendangan bebas.

Gol kedua Real Madrid lahir dari aksi Gareth Bale, memanfaatkan umpan terobosan Luka Modric. Itulah umpan ke-12 Modric yang berhasil diselesaikan Bale.

Pemain yang musim lalu dilego ke Lyon, Mariano Diaz, membuktikan dirinya bisa menjadi pengganti nomor 7 Real Madrid. Dia mencetak gol indah pada pengujung laga untuk mengubah skor menjadi 3-0. (***)

sumber: kompas.com

SEPAK BOLA

Kamis | 20 September 2018 | 10:20

Barcelona Siap Tinggalkan Tradisi Jersey klupnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Barcelona – Barcelona dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan tradisi jersey klub yang telah bertahan selama 118 tahun. Pada musim mendatang, Barcelona berpeluang tidak lagi menggunakan motif garis biru merah.

Barcelona identik dengan garis biru merah pada jersey mereka. Hal tersebut sudah bertahan selama 118 tahun.

Namun, Barcelona membuka peluang untuk mengganti tradisi dengan tidak lagi menggunakan motif garis. Blaugrana disebut tengah mempertimbangkan untuk menggunakan motif kotak papan catur, seperti yang digunakan timnas Kroasia.

Desain tersebut belum terkonfirmasi, namun Barcelona berpikiran terbuka dengan ide tersebut. Tetapi, sponsor apparel Barcelona, Nike membutuhkan waktu selama enam bulan untuk merancang desain anyar Barcelona.

Alasan itu membuat Barcelona tak memiliki waktu banyak untuk membuat keputusan terkait perubahan desain jersey mereka. Meski terkesan segar, namun Barcelona berpeluang mendapat protes keras dari suporter fanatiknya. (***)

Sumber: bola.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tuan rumah Sriwijaya FC bermain imbang 3-3 dengan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-22 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Ahad, 16 September 2018.

Tiga gol Sriwijaya FC sukses dicetak oleh Esteban Vizcarra, Manuchekhr Dzahalilov, dan Alberto Goncalves.

Gol dari Persebaya berhasil dicetak oleh O.K John dan David da Silva (2).

Pada babak pertama, Persebaya Surabaya berhasil unggul lebih dulu lewat gol cepat dari David da Silva pada menit ketiga.

Kemudian, Sriwijaya FC yang tampil terus menekan sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-18 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti oleh Esteban Vizcarra.

Namun pada menit ke-20, Persebaya berhasil kembali unggul lewat sundulan dari O.K John memanfaatkan tendangan sudut.

Seusai jeda, tuan rumah Sriwijaya FC yang bermain dalam keadaan tertinggal terus melakukan tekanan.

Namun, Persebaya Surabaya malah sukses menambah keunggulan lewat David da Silva pada menit ke-53.

Hanya berselang satu menit, Sriwijaya FC sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-3 lewat gol dari Manuchekhr Dzahalilov.

Sriwijaya FC akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61 lewat gol dari Alberto Goncalves yang sukses memanfaatkan umpan dari Manuchekhr Dzagalilov.

Setelah skor imbang 3-3, pertandingan semakin memanas dan kedua tim saling melakukan jual beli serangan.

Akan tetapi, sampai wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak kedua, skor 3-3 tetap bertahan.

Susunan Pemain:

Sriwijaya FC: 12-Teja Paku Alam, 22-Marckho Merauje, 18-Achmad Faris, 16-Goran Gancev, 27-Zalnando, 35-Zulfiandi, 6-Yu Hyun-goo, 63-Manuchekhr Dzagalilov, 17-Muhammad Nur Iskandar, 11-Esteban Vizcarra, 9-Alberto Goncalves

Pelatih: Subangkit

Persebaya Surabaya: 33-Miswar Saputra, 22-Abu Rizal, 4-O.K. John, 44-Andri Muladi, 25-Irvan Febrianto, 6-Misbakus Solikin, 96-Muhammad Hidayat, 41-Irfan Jaya, 10-Robertino Pugliara, 20-Osvaldo Haay, 17-David da Silva

Pelatih: Djadjang Nurdjaman.  (***)

sumber: bolasport.com

SEPAK BOLA

Sabtu | 15 September 2018 | 12:43

GOOOL!! Persib Vs Arema, Atep Akhiri Paceklik Golnya di Liga 1

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Gelandang sayap Persib Bandung, Atep, mengakhiri paceklik golnya di Liga 1.

Dia menyumbang sebiji gol pada laga Persib vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 13 September 2018.

Persib Bandung menang 2-0 pada laga tersebut.

Atep membuka kemenangan Persib pada menit ke-43, lalu Bojan Malisic menggandakannya pada menit ke-63.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena pertandingan sore ini kami berhasil memetik tiga poin,” kata Atep seusai pertandingan.

Atep tampak tak menyangka dengan golnya itu. Apalagi, gol itu merupakan sentuhan pertamanya sesaat setelah masuk menggantikan Agung Mulyadi.

Pemilik nomor punggung 7 itu semringah atas capaian postifnya itu.
Apalagi, ia lama menjadi penghangat bangku cadangan.

“Saya senang luar biasa karena bisa mencetak gol lagi di Liga 1 setelah setengah musim lalu saya banyak duduk di bangku cadangan,” ucap Atep.

Atep mengatakan, hasil tersebut sangat penting. Apalagi, lawannya adalah Arema FC yang punya sejarah rivalitas cukup kental dengan Persib.

“Pertandingan tadi memang cukup menarik karena yang dihadapi Arema. Saya sadar kemenangan lawan Arema ini sangat penting buat kami dan bobotoh,” tuturnya.

Kemenangan atas Arema membuat Persib kokoh di puncak klasemen Liga 1 dengan 38 poin dari 21 laga. Mereka unggul dua angka atas Madura United. (***)

sumber: kompas.com

BULU TANGKIS

Jumat | 14 September 2018 | 18:28

Hasil Japan Open 2018, Kento Momota Siap Lawan Anthony Ginting

MEDIAKEPRI.CO.ID – Laga besar terjadi pada fase perempat final Japan Open 2018 saat Kento Momota (Jepang) bertemu dengan Lin Dan (China) pada Jumat, 14 September 2018 yang disiarkan langsung via streaming UseeTV.

Label big match Japan Open 2018 patut disematkan pada pertandingan tersebut karena mempertemukan dua pemain tunggal putra yang terkenal akan kehebatannya di atas lapangan bulu tangkis Kento Momota dan Lin Dan.

Kento Momota adalah pebulutangkis yang kariernya tengah melesat usai berhasil bangkit dari skandal judi yang menimpanya pada 2016.

Kembali bermain pada Juli 2017, kini Momota sudah berada di papan atas dengan menduduki peringkat ke-4 dalam ranking yang dirilis BWF.

Sedangkan Lin Dan adalah pemain yang sepak terjangnya di dunia bulu tangkis tak perlu dipertanyakan lagi.

Torehan 65 gelar juara rasanya sudah lebih dari cukup untuk membuktikan kehebatan pemain 34 tahun tersebut.

Meskipun begitu, keperkasaan Lin Dan itu seakan tak terlihat kala bertemu Kento Momota pada babak perempat final Japan Open 2018.

Bermain di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Super Dan harus mengakui keunggulan Momota lewat dua gim langsung, 8-21, 10-21.

Lin Dan sebenarnya sempat memberikan perlawanan ketat pada awal gim pertama saat kedudukan imbang 3 sama.

Namun sejak saat itu, perolehan poin Kento Momota langsung melesat dan seakan tak terbendung lagi oleh Lin Dan di gim pertama dan berlanjut pada gim berikutnya.

Dengan hasil ini, maka Lin Dan tersisih sementara Momota berhak melaju ke semifinal Japan Open 2018.

Pada fase tersebut, Kento Momota bakal menghadapi pemenang laga di Japan Open 2018 antara Viktor Axelsen (Denmark) versus Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia). (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Leicester – Timnas Inggris menang tipis 1-0 berkat gol Marcus Rashford pada pertandingan persahabatan melawan Timnas Swiss di Stadion King Power, Selasa, 11 September 2018 atau Rabu dini hari WIB.

Gol Marcus Rashford tercipta pada menit ke-54. Penyerang berusia 20 tahun itu sukses mengonversi umpan silang Kyle Walker dengan sebuah sepakan keras mendatar ke gawang Timnas Swiss yang dijaga Yann Sommer.

Bagi Rashford, inilah untuk kali pertama dia bisa mencetak gol bagi Timnas Inggris dalam dua laga beruntun.

Tiga hari sebelumnya, penyerang Manchester United itu juga mencetak gol saat Inggris kalah 1-2 dari Timnas Spanyol pada pertandingan UEFA Nations League.

Pada pertandingan uji coba ini, Pelatih Gareth Southgate melakukan sejumlah eksperimen di Timnas Inggris.

Sejumlah pemain pilar saat Piala Dunia 2018 diistirahatkan.

Southgate juga memainkan sejumlah pemain muda. Salah satunya adalah Ben Chilwell, bek Leicester City, yang menjalani debutnya pada laga ini.

Inggris 1-0 Swiss (Marcus Rashford 54′)

Susunan pemain Inggris vs Swiss:

Inggris: 1-Jack Butland, 5-James Tarkowski (15-John Stones 61′), 6-Harry Maguire, 4-Kyle Walker, 3-Danny Rose (14-Ben Chilwell 79′), 8-Eric Dier, 11-Fabian Delph (17-Jordan Henderson 68′), 7-Ruben Loftus-Cheek (18-Jesse Lingard 61′), 2-Trent Alexander-Arnold (12-Kieran Trippier 78′), 9-Danny Welbeck (19-Harry Kane 61′), 10-Marcus Rashford

Pelatih: Gareth Southgate

Swiss: 1-Yann Sommer, 20-Johan Djourou, 5-Manuel Akanji (18-Admir Mehmedi 46′), 22-Fabian Schar, 8-Remo Freuler (14-Steven Zuber 66′), 17-Denis Zakaria (11-Edimilson Fernandes 66′), 10-Granit Xhaka, 13-Ricardo Rodriguez (3-Francois Moubandje 46′), 2-Stephan Lichtsteiner, 19-Mario Gavranovic (16-Albian Ajeti 66′), 23-Xherdan Shaqiri (9-Haris Seferovic 80′)

Pelatih: Vladimir Petkovic

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Indonesia akan menghadapi Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa, 11 September 2018 dalam laga uji coba yang masuk dalam kalender FIFA.

Jelang pertandingan ini, gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly mengaku buta kekuatan Mauritius, negara dari Afrika. Namun yang pasti, Lilipaly menyebut tim asal Afrika punya fisik yang kuat.

“Saya tidak tahu bagaimana tim Mauritius. Tapi secara umum para pemain Afrika sangat kuat. Mereka rata-rata memiliki postur tubuh besar dan juga agresif,” ujar Lilipaly.

Untuk menghadapi Mauritius, Lilipaly optimistis Timnas Indonesia punya kesempatan mengalahkan Mauritius. Dia menyebut Skuat Garuda punya kecepatan yang bisa merepotkan lini pertahanan negara Afrika tersebut.

“Saya rasa uji coba nanti akan bagus untuk Timnas Indonesia. Kami punya banyak pemain yang memiliki kecepatan dan juga tehnik yang bagus. Kita lihat aja apa yang akan terjadi nanti,” ucap gelandang Bali United tersebut.

Sebelum bertolak menuju Cikarang, Lilipaly sempat berbagi cerita tentang perasaannya setelah kembali mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia. Ia juga siap beradaptasi dengan beberapa pemain baru di Timnas Indonesia.

“Tentunya sangat senang bisa dipercaya kembali memperkuat Timnas Indonesia. Saya juga siap untuk beradaptasi dengan pemain lainnya yang baru mendapat panggilan,” katanya.

“Saya rasa sesuatu yang normal karena tentu pelatih ingin memberikan kesempatan bagi siapa saja pemain yang tampil bagus di Liga 1,” ujar Lilipaly menambahkan.

Mauritius Tangguh

Calon lawan Timnas Indonesia ini merupakan sebuah negara kepulauan di barat daya Samudra Hindia, sekitar 900 km sebelah timur Madagaskar. Selain Pulau Mauritius, negara ini juga mencakup Kepulauan Cargados Carajos, Rodrigues dan Kepulauan Agalega.

Bila dibandingkan dengan negara-negara Afrika lainnya, sepak bola Mauritius jauh dari kata istimewa. Prestasi terbaik Mauritius hanya mencapai babak pertama Piala Afrika pada tahun 1974.

Meski sepak bola mereka tak terkenal, posisi Mauritius di ranking FIFA lebih baik dari Timnas Indonesia. Mauritius berada di peringkat 155, sembilan tingkat di atas Skuat Garuda. (***)

sumber: liputan6.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mataram – Presiden Joko Widodo ( Jokowi) bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat ( NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) nonton bareng (nobar) siaran langsung penutupan Asian Games 2018 (closing ceremony Asian Games 2018) bersama para pengungsi di lapangan sepak bola, Desa Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Ahad, 2 September 2018 malam.

Mengenakan jaket berwarna merah, Jokowi tampak haru dan bangga bisa menyaksikan kemeriahan penutupan Asian Games 2018 bersama para pengungsi korban gempa Lombok.

Tiga layar berukuran besar disediakan untuk menayangkan siaran langsung penutupan Asian Games 2018 tersebut.

Pada tayangan penutupan kegiatan itu, Presiden ditemani Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) menyampaikan pesan, langsung dari lokasi pengungsian di Lombok.

Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas penyelenggaraan kegiatan tersebut termasuk prestasi yang membanggakan bagi Indonesia, yaitu meraih 31 emas dan berada di urutan keempat Asia.

“Ini merupakan prestasi tertinggi Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Games,” kata Jokowi.

Dalam tayangan itu pula, dilantunkan doa untuk masyarakat NTB yang terkena dampak gempa.

“Semoga bisa cepat pulih dan kembali bangkit menatap masa depan yang lebih baik,” lanjut Jokowi.

Aksi goyang dayung

Meski berada di lokasi pengungsian di Lombok, tidak mengurangi kemeriahan penutupan Asian Games 2018.

Masyarakat yang ikut menonton di lokasi pengungisn bahkan disuguhkan aksi goyang dayung oleh Presiden Jokowi.

Aksi tersebut tentu saja menarik perhatian masyarakat yang hadir.

Aksi goyang dayung Presiden Jokowi membuat masyarakat sejenak melupakan kesedihan akibat gempa yang terus menerus terjadi.

Sebelumnya saat upacara pembukaan Asian Games 2018, Presiden Jokowi juga tertangkap kamera sedang melakukan goyang dayung saat penyanyi Via Vallen melantunkan lagu berjudul “Meraih Bintang”. Aksi ini juga mencuri perhatian publik.

Setelah nobar penutupan Asian Games 2018, Presiden akan menginap di tenda pengungsian di Lombok bersama para menteri, Kepala BNPB, Panglima TNI, Kapolri dan pejabat terkait lainnya. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bambang Hartono, pria terkaya di Indonesia mendapatkan bonus Rp 250 juta dari pemerintah lantaran berhasil menyabet medali perunggu dari cabang olahraga bridge di gelaran Asian Games 2018.

Bambang Hartono kemudian diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara untuk bersilaturahmi dan penyerahan bonus, Ahad, 2 Agustus 2018.

Hal menarik terjadi, ketika Bambang Hartono, pemilik dari satu bank yang sangat populer di Indonesia, yakni Bank Central Asia atau BCA, menerima buku tabungan BRI berisi uang bonus.

Meski menyandang status sebagai bos BCA, Bambang tak segan-segan untuk memperlihatkan buku tabungan BRI Britama yang baru saja diberikan oleh Presiden.

Para wartawan pun tak ketinggalan menggoda pria yang juga dikenal sebagai pemilik perusahaan rokok Djarum itu.

Para wartawan, sambil tertawa, bertanya kepada Bambang : “Oh, kok enggak lewat BCA ya pak?”

Bambang pun tertawa, lalu menjawab, “Iya ya, iya,”.

Semua Diberikan

Jika Bambang Hartono sudah kaya raya, lantas uang bonus untuk apa?

Bambang mengaku bonus yang diterimanya itu akan ia berikan seluruhnya untuk mengelola cabang olahraga bridge.

“Uangnya saya akan kembalikan ke bridge untuk pembinaan. Seluruhnya,” ungkap dia kepada wartawan di Istana Negara.

Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah atas sistem pemberian bonus yang terbilang sangat cepat.

“Bagus sekali, patut diapresiasi karena atlet tidak perlu lagi ke Jakarta untuk balik lagi menerima bonus. Ini sangat efisien,” tambahnya.

Di Istana Negara, penyerahan bonus untuk atlet berprestasi diberikan secara simbolis oleh Presiden melalui buku tabungan Bank BRI Britama.

Selain menjadi salah satu pemilik Grup Djarum, Bambang juga merupakan pemegang saham mayoritas Bank BCA.

Tak heran jika dihitung kekayaan Bambang Hartono bersama Budi Hartono sebesar 32,3 miliar dollar AS.

Dengan kekayaan sendiri sebesar 16,7 miliar dollar AS, Bambang menjadi orang terkaya ke 75 dunia, versi majalah yang sama.

Bambang kini berusia 79 tahun.

Ia bertanding di cabang olahraga Bridge.

Bambang Hartono sudah lama menekuni olahraga ini.

Ia berkali-kali bergabung dalam tim bridge Indonesia untuk kejuaraan internasional. Misalnya, tahun 2015, Bambang ikut tim yang menjuarai APBF Championship 2015. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Chelsea dan Liverpool FC kompak meraih kemenangan dalam lanjutan Liga Inggris pekan keempat, Sabtu, 1 September 2018.

Hal itu membuat mereka melanjutkan catatan sempurna pada awal musim ini.

Liverpool paling awal melakoni agenda pekan keempat Liga Inggris musim ini.

The Reds melawat ke markas Leicester City dan pulang dengan kemenangan 2-1.

Gol-gol pasukan Juergen Klopp disumbangkan oleh Sadio Mane (menit ke-10) dan Roberto Firmino (45′).

Satu gol balasan dari Rachid Ghezzal (63′) sebatas menipiskan defisit bagi Leicester.

Hasil di Leicester menyusul raihan kemenangan Liverpool di tiga partai sebelumnya, masing-masing atas West Ham United 4-0, Crystal Palace 2-0, dan Brighton & Hove Albion 1-0.

Dikutip BolaSport.com dari Opta, untuk kali pertama dalam sejarah The Reds sukses membuka musim Premier League dengan rapor empat kemenangan beruntun.

Beberapa jam kemudian, Chelsea tak mau kalah dengan sama-sama memetik tripoin keempat dalam empat pekan awal.

The Blues menjamu Bournemouth di Stamford Bridge dan menang dengan skor 2-0.

Gol Pedro Rodriguez (72′) dan Eden Hazard (85′) menyegel kemenangan keempat Chelsea setelah menekuk Huddersfield 3-0, Arsenal 3-2, dan Newcastle United 2-1.

Selain Liverpool dan Chelsea, Tottenham Hotspur atau Watford berpeluang menjadi tim ketiga yang menyapu bersih empat laga perdana dengan kemenangan.

Kedua tim akan saling bentrok pada Ahad, 2 September 2018 di Vicarage Road, kandang Watford.

Hasil Liga Inggris Sabtu, 1 September 2018.

Leicester 1-2 Liverpool (Rachid Ghezzal 63′; Sadio Mane 10′, Roberto Firmino 45′)

Chelsea 2-0 Bournemouth (Pedro 72′, Eden Hazard 85′)

West Ham 0-1 Wolverhampton (Adama Traore 90+3′)

Everton 1-1 Huddersfield (Dominic Calvert-Lewin 36′; Phillip Billing 34′)

Brighton & Hove Albion 2-2 Fulham (Glenn Murray 67′, 84′-pen.; Andre Schuerrle 43′, Aleksandar Mitrovic 62′)

Crystal Palace 0-2 Southampton (Danny Ings 47′, Pierre-Emile Hojbjerg 90+2′)

Manchester City 2-1 Newcastle United (Raheem Sterling 8′, Kyle Walker 52′; DeAndre Yedlin 30′). (***)

sumber: bolasport.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 40 medali emas diperebutkan pada pertandingan hari ke-14, Sabtu, 1 September 2018, atau sehari menjelang penutupan pesta olahraga Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang.

Sebanyak 19 cabang olahraga tersisa menggelar pertandingan terakhir, di mana tinju yang paling banyak menyediakan medali emas, yakni 10 keping, disusul kano/kayak sprint (6), bridge (3), soft tenis, sambo, rugby 7, bola voli, loncat indah, dan sepak takraw masing-masing dua emas.

Berikut cabang olahraga yang mempertandingkan nomor-nomor final.

1. Bola basket 2 emas – Final putri (Korea Bersama vs China) – Final putra (Iran vs China)

2. Bisbol 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

3. Bola voli 2 emas – Final putri (Thailand vs China) – Final putra (Iran vs Korea Selatan)

4. Bridge 3 emas – Pasangan putra – Pasangan putri – Pasangan campuran

5. Hoki 1 emas – Final putra (Malaysia vs Jepang)

6. Judo 1 emas – Final beregu campuran

7. Kano/kayak sprint 6 emas – Kayak tunggal (K1) 200 meter putri – Kano tunggal (C1) 200 meter putri – Kayak tunggal (K1) 200 meter putra – Kano ganda (C2) 200 meter putra – Kayak ganda (K2) 500 meter putri – Kayak empat orang (K4) 500 meter putri

8. Loncat indah 2 emas – Final springboard 3 meter putri – Final platform 10 meter putra

9. Modern pentathlon 1 emas – Tunggal putra laser run

10. Polo air 1 emas – Final putra (Kazakhstan vs Jepang)

11. Rugby 2 emas – Final putri – Final putra

12. Sambo 2 emas – Final kelas -68 kg putri – Final kelas -90 kg putra

13. Sepak bola 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

14. Sepak takraw 2 emas – Final nomor quadran putri (Vietnam vs Thailand) – Final nomor quadran putra (Indonesia vs Jepang)

15. Soft tenis 2 emas – Final beregu putra – Final beregu putri

16. Squash 2 emas – Final beregu putri – Final beregu putra

17. Tenis meja 2 emas – Final tunggal putri – Final tunggal putra

18. Tinju 10 emas – Final kelas terbang ringan 49 kg putra – Final kelas terbang 52 kg putra – Final kelas bantam 56 kg putra – Final kelas ringan 60 kg putra – Final kelas welter ringan 64 kg putra – Final kelas welter 69 kg putra – Final kelas menengah 75 kg putra – Final kelas terbang 51 kg putri – Final kelas bulu 57 kg putri – Final kelas ringan 60 kg putri

19. Triathlon 1 emas – Final putra. (***)

sumber: wartaekonomi.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas usai mengalahkan pesilat asal Vietnam Thau Linh Nguyen, Rabu, 29 Agustus 2018.

Hanifan berhasil membekuk lawan mainnya dengan perolehan angka 3-2 di Padepokan Pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Usai pertandingan, Hanifan diberi bendera Indonesia, kemudian dirinya langsung berlari menuju tribun VVIP dan menghampiri Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto untuk diberikan ucapan selamat.

Setelah itu, momen langka dan tak terduga terjadi.

Hanif memeluk Jokowi dan Prabowo secara bersamaan dalam balutan bendera Indonesia.

Sontak seluruh penonton yang berada di area pertandingan yang menyaksikan kejadian itu langsung berteriak histeris.

Mereka memberikan tepuk tangan meriah serta suitan.

Sementara Jokowi dan Prabowo hanya tertawa dan memukul-mukul pundak Hanifan.

Usai Hanifan melepaskan pelukannya, ia kemudian menyalami Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Republik Indonesia ke 5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi Indonesia Komjen Pol Syafruddin dan dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Hanifan menjadi atlet yang menyumbang medali emas ke 29 untuk Indonesia pada cabang olahraga pencak silat.

Hanifan bertanding di kategori tarung kelas C: 55kg-60kg.

Dilansir dari Bolasport, pesilat andalan Indonesia ini mendapat perlawanan sengit dari Thai sepanjang pertandingan berlangsung.

Sejak awal Hanifan sedikit kesulitan, tetapi akhirnya mampu memberikan perlawanan untuk Thai Lin.

Sejauh ini tim pencak silat Indonesia telah meraih 13 medali emas. (***)

sumber: tribunnews.com