SEPAK BOLA

MEDIAKEPRI.CO.ID -Persib Bandung vs Persebaya bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 20 Oktober 2018 pukul 18.30 WIB berlangsung seru.

Di menit ke 16, Kiper Persib Bandung melakukan pelanggaran sehingga wasit memberikan hadiah penalti kepada Irfan Jaya pemain Persebaya Surabaya.

Esksekusi penalti tersebut berhasil dilakukan Irfan Jaya dengan mengedor gawang Persib Bandung

Skor sementara pun menjadi Persebaya unggul 1 Gol yaitu 0-1.

Menariknya hanya dalam tempo 5 menit Febri Haryadi mampu menyamakan kedudukan dengan menyumbang satu gol.

Gol sundulan Febri Haryadi menggetarkan gawang Persebaya Surabaya.

Skor sementara di babak pertama 1-1

Persib Bandung bisa mengukir tiga catatan penting jika mampu mengalahkan Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-26 Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali pada Sabtu 20 Oktober 2018.

Persib Bandung memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan kontra Persebaya Surabaya pada malam ini.

Pasalnya, dua pilar Maung Bandung yang sempat membela timnas Indonesia telah kembali.

Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar bisa menjadi tenaga baru bagi skuat besutan Roberto Carlos Mario Gomez. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Duel panas antara Brazil vs Argentina tersaji di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 17 Oktober 2018.

Argentina bertekuk lutut di hadapan musuh besarnya, Brasil, saat keduanya bertemu di laga eksibisi. Kemenangan atas Argentina menjadi kemenangan keempat Brasil di laga persahabatan dimana mereka sukses mempertahankan cleansheet secara beruntun.

Duel bertajuk perang bintang tersebut sayangnya hanya menghasilkan satu gol yang tercipta.

Laga sesama negara Amerika Selatan itu dimenangkan oleh Brazil atas Argentina dengan skor 1-0.

Brazil yang dipimpin oleh Neymar lebih mendominasi jalannya laga.

Namun performa pemain belakang Argentina yang diisi dua Nicolas, yakni Otamendia dan Tagliafico, mampu meredam serangan Selecao.

Saat lini serang Brasil tak mampu membobol gawang kiper Sergio Romero, lini belakang mereka muncul sebagai pemecah kebuntuan.

Adalah Joao Miranda yang mencetak gol di menit akhir pertandingan.

Bek tengah yang membela Inter Milan itu mampu menyundul bola hasil umpan sepak pojok Neymar pada menit 90+2′.

Kemenangan 1-0 itu menjadi hasil yang baik bagi Brasil dari rangkaian laga internasional yang telah mereka mainkan.

Dalam tiga laga persahabatan sebelumnya mereka juga mencetak kemenangan bahkan sukses tanpa dibobol lawan. (***)

sumber: tribunews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Hasil akhir atau skor akhir Madura United vs Persija dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-25 yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Ahad, 14 Oktober 2018 adalah 0-1.

Madura United dan Persija langsung tampil menggebrak sejak dimulainya laga.

Tim tamu jadi yang pertama mendapat peluang emas lewat Marko Simic saat laga baru berjalan tiga menit.

Setelah peluang itu, Madura United mengambil alih jalannya pertandingan dengan berbagai peluang yang mereka ciptakan.

Peluang terbaik didapat Madura United melalui Mamadou Samassa dan Greg Nwokolo yang melepaskan tendangan jarak dekat secara beruntun.

Namun kedua peluang itu berhasil ditepis secara heroik oleh kiper Persija, Shahar Ginanjar.

Simic membuat kejutan dengan melepaskan tendangan keras melengkung dari sisi kanan pertahanan Madura United, masih bisa diselamatkan Satria Tama.

Semenit berselang, Simic akhirnya benar-benar mencetak gol setelah menerima bola cut-back dari Riko Simanjuntak.

Sambil menjatuhkan badan, Simic yang berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan lawan sukses menceploskan bola dan membawa Persija unggul 1-0 pada menit ke-39.

Sampai wasit Aprisman Aranda asal Sumatera Barat mengakhiri babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Persija tetap bertahan.

Babak kedua, sejumlah peluang tercipta dari kedua tim.

Sayangnya, hingga laga usai tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 0-1 bertahan hingga laga usai. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuala Lumpur – Timnas Indonesia harus mengubur impiannya tampil di Piala Dunia U-17 tahun depan. Ini setelah Garuda Muda takluk 2-3 dari Australia di perempatfinal Piala Asia U-16.

Pada laga yang dihelat di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin, 1 Oktober 2018 sore WIB, Indonesia sebenarnya mampu unggul duluan di babak pertama lewat Sutan Diego Zico.

Tapi, Australia bangkit di babak kedua dan bergantian menjebol jala Indonesia lewat gol-gol Daniel Walsh, Adam Leombruno, dan Noah Botic, sebelum Indonesia mencetak gol kedua lewat Rendy Juliansyah,

Kekalahan ini mengandaskan asa Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U-17 Peru tahun depan. Sementara, itu Australia menyusul Jepang dan Tajikistan yang lebih dulu lolos.

Jalannya pertandingan

Laga di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Senin, 1 Oktober 2018 sore WIB, belum genap berjalan dua menit, gawang Indonesia sudah terancam. Mendapat umpan rekannya, Luke Duzel melepaskan sepakan keras yang masih menghantam tiang gawang.

Indonesia terus ditekan Australia dan tak berkesempatan mengembangkan permainan. Mereka malah nyaris kebobolan lagi pada menit ke-10 ketika Duzel berada dalam situasi satu lawan satu di kotak penalti, Tapi Ernando bisa menepisnya.

Di menit ke-15 Indonesia mendapat peluang pertama lewat Sutan Diego Zico tapi kiper Adam Pavlesic bisa mengadang bola sepakan tersebut.

Dua menit setelahnya Indonesia malah unggul duluan lewat gol Zico. Kesalahan lini belakang Australia dalam mengamankan serangan Indonesia membuat bola jatuh di kaki Zico dan lewat kaki kirinya, si kulit bundar ditempatkan di pojok kiri gawang.

Mampu unggul lebih dulu membuat Indonesia lebih percaya diri dalam membangun serangan dan menekan pertahanan Australia.

Indonesia memperoleh beberapa kesempatan untuk bikin gol tapi ketidaktenangan para pemain membuat peluang itu gagal.

Australia malah nyaris menyamakan kedudukan ketika kesalahan Komang dalam menguasai bola membuat Jordan Bos dalam posisi bebas di kotak penalti. Tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Bos bisa diadang Ernando pada menit ke-37.

Di lima menit terakhir babak ini, Indonesia mendapat dua kans untuk menggandakan keunggulan. Yang pertama dari Zico pada menit ke-43 tapi sepakannya bisa dihalau barisan belakang Australia.

Yang kedua dari Andre Oktaviansyah ketika tembakan jarak dekatnya dibendung Pavlesic. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum untuk keunggulan Indonesia.

Enam menit setelah restart, gawang Indonesia kebobolan setelah sepakan bebas dari sisi kanan disambut tandukan Daniel Walsh yang menjebol jala Ernando.

Setelah kebobolan, permainan Indonesia justru menurun dan tak mampu mengimbangi Australia yang terus menekan terutama dari sisi sayap. Lemahnya koordinasi pertahanan Indonesia yang dimanfaatkan betul oleh lawan.

Itulah yang jadi penyebab gol gawang mereka bobol lagi menit ke-65 sekaligus membuat Australia berbalik unggul 2-1. Kesalahan Bagas dalam menguasai bola direbut pemain Australia dan berakhir di Adam Leombruno yang melakukan overlap sebelum melepaskan sepakan kaki kiri ke pojok kiri gawang.

Gawang Indonesia bobol lagi di menit ke-72 dan lagi-lagi rapuhnya lini belakang jadi penyebabnya. Noah Botic lolos dari jebakan offside dan menggiring bola ke kotak penalti sebelum melepaskan bola ke tiang jauh gawang Ernando.

Meski tertinggal dua gol, Indonesia tak menyerah dan terus coba mencari gol tambahan. Ada peluang di menit ke-81 lewat Bagus Kahfi tapi bola sepakannya bisa ditepis Pavlesic.

Indonesia mendapat “napas” ketika pada menit ke-88, Rendy Juliansyah menjebol jala Australia usai memaksimalkan umpan lambung Brylian.

Di masa injury time, Indonesia sempat mendapat peluang lewat sepakan Bagus di depan gawang usai mendapat umpan dari sisi kiri. Tapi, bola malah melayang di atas mistar.

Skor 3-2 bertahan hingga laga usai untuk kemenangan Australia.

Susunan pemain

Indonesia: Ernando Ari, Komang Teguh, Fadillah Nur Rahman, Yudha Febrian, Bagas Kaffa, David Maulana, Brylian Aldama, Andre Oktaviansyah, Supriadi (Rendy Juliansyah 77′), Bagus Kahfi, Sutan Zico (Muhammad Salman Alfarid 15′)

Australia: Adam Pavlesic, Daniel Walsh, Jordan Bos (Tristan Hammond 62′), Ryan Teague, Birkan Kirdar, Noah Botic, Luke Duzel, Jordan Courtney-Perkins, Adam Leombruno, Joseph Roddy (Joshua Varga 62′), Thomas Lambiris. (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Minggu | 23 September 2018 | 14:16

Persebaya Perbaiki Peringkat, Arema Turun di Klasemen Liga 1 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sabtu, 22 September 2018 menjadi hari sibuk di pekan ke-23 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Pada hari itu ada empat pertandingan yang dimainkan.

Ada laga Persipura Jayapura menjamu Arema di Stadion Mandala, Jayapura, Madura United menghadapi Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, kemudian Bhayangkara FC menjamu Barito Putera serta Persebaya Surabaya bersua Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Hasilnya, Persipura menang 1-0 berkat penalti Hilton Moreira menit ke-67. Laga ini sempat diwarnai kartu merah serta insiden benturan antara Imanuel Wanggai dengan Hendro Siswanto. Beruntung, Hendro saat ini sudah dalam kondisi baik.

Madura United pada pekan ini harus rela melepas status 100 persen menang di kandang sendiri lantaran takluk dari Borneo FC dengan skor 1-2.

Laga ini berakhir dramatis karena gol kemenangan Borneo FC tercipta lewat Sultan Samma menit ke-88. Sebelumnya, pada menit ke-12 Renan Alves mencetak gol buat tim Pesut Etam. Namun, selang dua menit kemudian, ia justru mencetak gol bunuh diri.

Dari Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Bhayangkara FC kembali gagal menang setelah ditahan Barito 2-2. Tim tamu bahkan unggul lebih dulu lewat gol Marcel Sacramento menit ke-10.

Namun, the Guardians membalas gol itu lewat gol Herman Dzumafo (25′) dan Elio Martins (28′). Hanya, Barito mampu bangkit dan memaksakan hasil imbang setelah Marcel kembali mencetak gol, kali ini pada menit ke-72.

Sementara Persebaya mampu mengakhiri dua pertandingan tanpa kemenangan, dengan mengalahkan Mitra Kukar 4-1, dalam laga yang berjalan seru.

Persebaya unggul berkat hattrick David da Silva serta satu gol Misbakus Solikin. Mitra Kukar hanya mampu membalas lewat gol Hendra Bayauw.

Kemenangan yang diraih Persipura, Persebaya, dan Borneo mampu membuat mereka memperbaiki peringkat di klasemen sementara Liga 1 2018. Sementara Bhayangkara FC dan Barito mampu naik satu setrip, meski laga antartim, berakhir imbang.

Di sisi lain, Arema, Madura United, dan Mitra Kukar harus rela turun peringkat, kendati perubahannya tak terlalu signifikan. (***)

sumber: bola.com

SEPAK BOLA

Jumat | 21 September 2018 | 7:57

Hasil Real Madrid Vs AS Roma, Gareth Bale dkk Menang Telak

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madrid – Real Madrid berhasil menang telak 3-0 atas AS Roma pada pertandingan pertama Grup G Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu, 19 September 2018 atau Kamis dini hari WIB.

Tiga gol kemenangan Real Madrid dicetak oleh tiga pemain berbeda. Mereka adalah Isco pada menit ke-45, Gareth Bale (59′), dan Mariano Diaz (90+1′).

Dengan hasil ini, Real Madrid kini berada di puncak klasemen sementara Grup G Liga Champions, sedangkan AS Roma saat ini berada di dasar klasemen. Posisi kedua dan ketiga diisi Viktoria Plzen dan CSKA Moskva yang bermain imbang 2-2.

Bermain di kandang sendiri, Real Madrid sejak babak pertama sudah menggempur pertahanan AS Roma. Hingga menjelang babak pertama berkahir, Isco berhasil membuka keran gol Real Madrid lewat tendangan bebas.

Gol kedua Real Madrid lahir dari aksi Gareth Bale, memanfaatkan umpan terobosan Luka Modric. Itulah umpan ke-12 Modric yang berhasil diselesaikan Bale.

Pemain yang musim lalu dilego ke Lyon, Mariano Diaz, membuktikan dirinya bisa menjadi pengganti nomor 7 Real Madrid. Dia mencetak gol indah pada pengujung laga untuk mengubah skor menjadi 3-0. (***)

sumber: kompas.com

SEPAK BOLA

Kamis | 20 September 2018 | 10:20

Barcelona Siap Tinggalkan Tradisi Jersey klupnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Barcelona – Barcelona dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan tradisi jersey klub yang telah bertahan selama 118 tahun. Pada musim mendatang, Barcelona berpeluang tidak lagi menggunakan motif garis biru merah.

Barcelona identik dengan garis biru merah pada jersey mereka. Hal tersebut sudah bertahan selama 118 tahun.

Namun, Barcelona membuka peluang untuk mengganti tradisi dengan tidak lagi menggunakan motif garis. Blaugrana disebut tengah mempertimbangkan untuk menggunakan motif kotak papan catur, seperti yang digunakan timnas Kroasia.

Desain tersebut belum terkonfirmasi, namun Barcelona berpikiran terbuka dengan ide tersebut. Tetapi, sponsor apparel Barcelona, Nike membutuhkan waktu selama enam bulan untuk merancang desain anyar Barcelona.

Alasan itu membuat Barcelona tak memiliki waktu banyak untuk membuat keputusan terkait perubahan desain jersey mereka. Meski terkesan segar, namun Barcelona berpeluang mendapat protes keras dari suporter fanatiknya. (***)

Sumber: bola.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tuan rumah Sriwijaya FC bermain imbang 3-3 dengan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-22 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Ahad, 16 September 2018.

Tiga gol Sriwijaya FC sukses dicetak oleh Esteban Vizcarra, Manuchekhr Dzahalilov, dan Alberto Goncalves.

Gol dari Persebaya berhasil dicetak oleh O.K John dan David da Silva (2).

Pada babak pertama, Persebaya Surabaya berhasil unggul lebih dulu lewat gol cepat dari David da Silva pada menit ketiga.

Kemudian, Sriwijaya FC yang tampil terus menekan sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-18 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti oleh Esteban Vizcarra.

Namun pada menit ke-20, Persebaya berhasil kembali unggul lewat sundulan dari O.K John memanfaatkan tendangan sudut.

Seusai jeda, tuan rumah Sriwijaya FC yang bermain dalam keadaan tertinggal terus melakukan tekanan.

Namun, Persebaya Surabaya malah sukses menambah keunggulan lewat David da Silva pada menit ke-53.

Hanya berselang satu menit, Sriwijaya FC sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-3 lewat gol dari Manuchekhr Dzahalilov.

Sriwijaya FC akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-61 lewat gol dari Alberto Goncalves yang sukses memanfaatkan umpan dari Manuchekhr Dzagalilov.

Setelah skor imbang 3-3, pertandingan semakin memanas dan kedua tim saling melakukan jual beli serangan.

Akan tetapi, sampai wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak kedua, skor 3-3 tetap bertahan.

Susunan Pemain:

Sriwijaya FC: 12-Teja Paku Alam, 22-Marckho Merauje, 18-Achmad Faris, 16-Goran Gancev, 27-Zalnando, 35-Zulfiandi, 6-Yu Hyun-goo, 63-Manuchekhr Dzagalilov, 17-Muhammad Nur Iskandar, 11-Esteban Vizcarra, 9-Alberto Goncalves

Pelatih: Subangkit

Persebaya Surabaya: 33-Miswar Saputra, 22-Abu Rizal, 4-O.K. John, 44-Andri Muladi, 25-Irvan Febrianto, 6-Misbakus Solikin, 96-Muhammad Hidayat, 41-Irfan Jaya, 10-Robertino Pugliara, 20-Osvaldo Haay, 17-David da Silva

Pelatih: Djadjang Nurdjaman.  (***)

sumber: bolasport.com

SEPAK BOLA

Sabtu | 15 September 2018 | 12:43

GOOOL!! Persib Vs Arema, Atep Akhiri Paceklik Golnya di Liga 1

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Gelandang sayap Persib Bandung, Atep, mengakhiri paceklik golnya di Liga 1.

Dia menyumbang sebiji gol pada laga Persib vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 13 September 2018.

Persib Bandung menang 2-0 pada laga tersebut.

Atep membuka kemenangan Persib pada menit ke-43, lalu Bojan Malisic menggandakannya pada menit ke-63.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena pertandingan sore ini kami berhasil memetik tiga poin,” kata Atep seusai pertandingan.

Atep tampak tak menyangka dengan golnya itu. Apalagi, gol itu merupakan sentuhan pertamanya sesaat setelah masuk menggantikan Agung Mulyadi.

Pemilik nomor punggung 7 itu semringah atas capaian postifnya itu.
Apalagi, ia lama menjadi penghangat bangku cadangan.

“Saya senang luar biasa karena bisa mencetak gol lagi di Liga 1 setelah setengah musim lalu saya banyak duduk di bangku cadangan,” ucap Atep.

Atep mengatakan, hasil tersebut sangat penting. Apalagi, lawannya adalah Arema FC yang punya sejarah rivalitas cukup kental dengan Persib.

“Pertandingan tadi memang cukup menarik karena yang dihadapi Arema. Saya sadar kemenangan lawan Arema ini sangat penting buat kami dan bobotoh,” tuturnya.

Kemenangan atas Arema membuat Persib kokoh di puncak klasemen Liga 1 dengan 38 poin dari 21 laga. Mereka unggul dua angka atas Madura United. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Leicester – Timnas Inggris menang tipis 1-0 berkat gol Marcus Rashford pada pertandingan persahabatan melawan Timnas Swiss di Stadion King Power, Selasa, 11 September 2018 atau Rabu dini hari WIB.

Gol Marcus Rashford tercipta pada menit ke-54. Penyerang berusia 20 tahun itu sukses mengonversi umpan silang Kyle Walker dengan sebuah sepakan keras mendatar ke gawang Timnas Swiss yang dijaga Yann Sommer.

Bagi Rashford, inilah untuk kali pertama dia bisa mencetak gol bagi Timnas Inggris dalam dua laga beruntun.

Tiga hari sebelumnya, penyerang Manchester United itu juga mencetak gol saat Inggris kalah 1-2 dari Timnas Spanyol pada pertandingan UEFA Nations League.

Pada pertandingan uji coba ini, Pelatih Gareth Southgate melakukan sejumlah eksperimen di Timnas Inggris.

Sejumlah pemain pilar saat Piala Dunia 2018 diistirahatkan.

Southgate juga memainkan sejumlah pemain muda. Salah satunya adalah Ben Chilwell, bek Leicester City, yang menjalani debutnya pada laga ini.

Inggris 1-0 Swiss (Marcus Rashford 54′)

Susunan pemain Inggris vs Swiss:

Inggris: 1-Jack Butland, 5-James Tarkowski (15-John Stones 61′), 6-Harry Maguire, 4-Kyle Walker, 3-Danny Rose (14-Ben Chilwell 79′), 8-Eric Dier, 11-Fabian Delph (17-Jordan Henderson 68′), 7-Ruben Loftus-Cheek (18-Jesse Lingard 61′), 2-Trent Alexander-Arnold (12-Kieran Trippier 78′), 9-Danny Welbeck (19-Harry Kane 61′), 10-Marcus Rashford

Pelatih: Gareth Southgate

Swiss: 1-Yann Sommer, 20-Johan Djourou, 5-Manuel Akanji (18-Admir Mehmedi 46′), 22-Fabian Schar, 8-Remo Freuler (14-Steven Zuber 66′), 17-Denis Zakaria (11-Edimilson Fernandes 66′), 10-Granit Xhaka, 13-Ricardo Rodriguez (3-Francois Moubandje 46′), 2-Stephan Lichtsteiner, 19-Mario Gavranovic (16-Albian Ajeti 66′), 23-Xherdan Shaqiri (9-Haris Seferovic 80′)

Pelatih: Vladimir Petkovic

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Timnas Indonesia akan menghadapi Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa, 11 September 2018 dalam laga uji coba yang masuk dalam kalender FIFA.

Jelang pertandingan ini, gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly mengaku buta kekuatan Mauritius, negara dari Afrika. Namun yang pasti, Lilipaly menyebut tim asal Afrika punya fisik yang kuat.

“Saya tidak tahu bagaimana tim Mauritius. Tapi secara umum para pemain Afrika sangat kuat. Mereka rata-rata memiliki postur tubuh besar dan juga agresif,” ujar Lilipaly.

Untuk menghadapi Mauritius, Lilipaly optimistis Timnas Indonesia punya kesempatan mengalahkan Mauritius. Dia menyebut Skuat Garuda punya kecepatan yang bisa merepotkan lini pertahanan negara Afrika tersebut.

“Saya rasa uji coba nanti akan bagus untuk Timnas Indonesia. Kami punya banyak pemain yang memiliki kecepatan dan juga tehnik yang bagus. Kita lihat aja apa yang akan terjadi nanti,” ucap gelandang Bali United tersebut.

Sebelum bertolak menuju Cikarang, Lilipaly sempat berbagi cerita tentang perasaannya setelah kembali mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia. Ia juga siap beradaptasi dengan beberapa pemain baru di Timnas Indonesia.

“Tentunya sangat senang bisa dipercaya kembali memperkuat Timnas Indonesia. Saya juga siap untuk beradaptasi dengan pemain lainnya yang baru mendapat panggilan,” katanya.

“Saya rasa sesuatu yang normal karena tentu pelatih ingin memberikan kesempatan bagi siapa saja pemain yang tampil bagus di Liga 1,” ujar Lilipaly menambahkan.

Mauritius Tangguh

Calon lawan Timnas Indonesia ini merupakan sebuah negara kepulauan di barat daya Samudra Hindia, sekitar 900 km sebelah timur Madagaskar. Selain Pulau Mauritius, negara ini juga mencakup Kepulauan Cargados Carajos, Rodrigues dan Kepulauan Agalega.

Bila dibandingkan dengan negara-negara Afrika lainnya, sepak bola Mauritius jauh dari kata istimewa. Prestasi terbaik Mauritius hanya mencapai babak pertama Piala Afrika pada tahun 1974.

Meski sepak bola mereka tak terkenal, posisi Mauritius di ranking FIFA lebih baik dari Timnas Indonesia. Mauritius berada di peringkat 155, sembilan tingkat di atas Skuat Garuda. (***)

sumber: liputan6.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Chelsea dan Liverpool FC kompak meraih kemenangan dalam lanjutan Liga Inggris pekan keempat, Sabtu, 1 September 2018.

Hal itu membuat mereka melanjutkan catatan sempurna pada awal musim ini.

Liverpool paling awal melakoni agenda pekan keempat Liga Inggris musim ini.

The Reds melawat ke markas Leicester City dan pulang dengan kemenangan 2-1.

Gol-gol pasukan Juergen Klopp disumbangkan oleh Sadio Mane (menit ke-10) dan Roberto Firmino (45′).

Satu gol balasan dari Rachid Ghezzal (63′) sebatas menipiskan defisit bagi Leicester.

Hasil di Leicester menyusul raihan kemenangan Liverpool di tiga partai sebelumnya, masing-masing atas West Ham United 4-0, Crystal Palace 2-0, dan Brighton & Hove Albion 1-0.

Dikutip BolaSport.com dari Opta, untuk kali pertama dalam sejarah The Reds sukses membuka musim Premier League dengan rapor empat kemenangan beruntun.

Beberapa jam kemudian, Chelsea tak mau kalah dengan sama-sama memetik tripoin keempat dalam empat pekan awal.

The Blues menjamu Bournemouth di Stamford Bridge dan menang dengan skor 2-0.

Gol Pedro Rodriguez (72′) dan Eden Hazard (85′) menyegel kemenangan keempat Chelsea setelah menekuk Huddersfield 3-0, Arsenal 3-2, dan Newcastle United 2-1.

Selain Liverpool dan Chelsea, Tottenham Hotspur atau Watford berpeluang menjadi tim ketiga yang menyapu bersih empat laga perdana dengan kemenangan.

Kedua tim akan saling bentrok pada Ahad, 2 September 2018 di Vicarage Road, kandang Watford.

Hasil Liga Inggris Sabtu, 1 September 2018.

Leicester 1-2 Liverpool (Rachid Ghezzal 63′; Sadio Mane 10′, Roberto Firmino 45′)

Chelsea 2-0 Bournemouth (Pedro 72′, Eden Hazard 85′)

West Ham 0-1 Wolverhampton (Adama Traore 90+3′)

Everton 1-1 Huddersfield (Dominic Calvert-Lewin 36′; Phillip Billing 34′)

Brighton & Hove Albion 2-2 Fulham (Glenn Murray 67′, 84′-pen.; Andre Schuerrle 43′, Aleksandar Mitrovic 62′)

Crystal Palace 0-2 Southampton (Danny Ings 47′, Pierre-Emile Hojbjerg 90+2′)

Manchester City 2-1 Newcastle United (Raheem Sterling 8′, Kyle Walker 52′; DeAndre Yedlin 30′). (***)

sumber: bolasport.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sidoarjo – Timnas Indonesia U-16 memperlihatkan kemajuan pesat dalam waktu setahun. Mereka tak bisa berbuat banyak di Piala AFF U-15 pada 2017, tapi menjadi juara di Piala AFF U-16 tahun ini.

Sebagian besar penggawa timnas U-16 pada tahun ini memang merupakan mereka yang juga tampil di Piala AFF tahun lalu. Nama-nama seperti David Maulana, Brylian Negietha Dwiki Aldama, Rendy Juliansyah hingga si kembar Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa sudah ada di dalam tim.

Namun, kala itu para pemain muda Indonesia masih mengalami kesulitan dan benar-benar tak bisa berbuat banyak. Berbanding terbalik dengan tahun ini.

Pada Piala AFF U-15 2017 itu, Indonesia gagal lolos dari fase grup dan finis di peringkat lima grup A. Mereka hanya sekali menang saat menghadapi Singapura (2-0). Sisanya seri 2-2 melawan Myanmar, serta kalah beruntun menghadapi Thailand (0-1), Australia (3-7), dan Laos (2-3).

Namun, kekecewaan tersebut dibayar lunas pada tahun ini. Indonesia tampil tanpa cela di Piala AFF U-16 2018. Rekor yang didapati pun sangat brilian ketika mereka tampil sebagai tuan rumah.

Indonesia berhasil menyapu bersih laga fase grup dengan lima kemenangan menghadapi Myanmar, Vietnam, Kamboja, Filipina, dan Timor Leste. Bahkan mampu membuat 21 gol dan hanya 3 kali kebobolan.

Masuk ke fase gugur, Garuda Asia mengalahkan Malaysia di semifinal dengan kemenangan tipis 1-0 dan akhirnya menang adu penalti menghadapi Thailand di laga puncak 1-1 (4-3).

Kemenangan ini tak hanya menghapus kekecewaan pada 2017, tapi juga di Piala AFF U-16 2013. Saat itu, Indonesia berhasil juga lolos ke final, tapi kalah melalui adu penalti pada laga puncak dari Malaysia 1-1 (2-3). (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Sabtu | 04 Agustus 2018 | 9:39

Yok Tonton Duel Menarik di Liga 1 2018 yang Digelar Hari Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jayapura – Ada tiga duel menarik di Liga 1 2018 yang digelar hari ini. Dua di antaranya adalah Persipura Jayapura vs Barito Putera dan Persib Bandung vs Sriwijaya FC.

Persipura akan menjamu Barito di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu 4 Agustus 2018 Laga ini akan kick-off pada pukul 15.30 WIT atau 13.30 WIB.

Persipura saat ini tercecer di peringkat ke-11 klasemen Liga 1 2018 dengan koleksi 24 poin dari 18 laga. Tim Mutiara Hitam akan berusaha bangkit setelah gagal menang pada tiga laga terakhirnya.

Sementara itu, Barito menghuni posisi ketiga dengan 29 poin. Barito juga akan berusaha menyudahi puasa kemenangan yang sudah berlangsung pada empat pertandingan terakhir.

Pada pertandingan lainnya, Bali United akan menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Laga ini akan dimulai pada pukul 16.30 WITA atau 15.30 WIB.

Bali United saat ini menduduki peringkat kesembilan klasemen dengan 26 poin. PSIS masih terpuruk di papan bawah dengan 20 poin.

Persib akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada laga yang kick-off pukul 16.00 WIB. Persib mengincar poin penuh demi mempertahankan puncak klasemen, sedangkan Sriwijaya FC ingin meneruskan kebangkitan mereka bersama pelatih baru Subangkit.

Persib telah mengumpulkan 32 poin, unggul dua poin atas Madura United yang berada di peringkat kedua. Sriwijaya FC duduk di posisi kedelapan dengan 26 poin.

Jadwal Liga 1 2018 pada Sabtu, 4 Agustus 2018.

Persipura Jayapura vs Barito Putera 13.30 WIB Streaming

Bali United vs PSIS Semarang 15.30 WIB Live O Channel

Persib Bandung vs Sriwijaya FC 16.00 WIB Live Indosiar. (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Selasa | 31 Juli 2018 | 8:55

Perjalanan Karir dan Cerita Si Kembar di Timnas U-16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri adalah pemain kembar di skuat Timnas Indonesia U-16. Keduanya punya perjalanan karier yang sama.

Bagas dan Bagus lahir dari pasangan Yuni Puji Istiono (ayah) dan Dewi Kartikasari (ibu). ada 16 Januari 2002 di Magelang. Kedua pemain itu masuk dalam skuat timnas Indonesia U-16 bentukan pelatih Fakhri Husaini.

Bagas main di posisi full-back kanan dan Bagus sebagai striker. Kedua pemain itu punya kontribusi dalam gol terakhir timnas Indonesia U-16 saat mengalahkan Filipina 8-0 di Piala AFF, Ahad, 29 Juli 2018.

Bagus melakukan penetrasi dari sisi kanan menuju kotak penalti Filipina. Bagus sedikit melihat ke arah tiang dekat dan di sana ada sang kakak yang berlari tanpa kawal. Umpan silang mendatar langsung disodorkan, yang langsung dikonversikan menjadi gol oleh Bagas.

Bagas langsung berlari ke arah Bagus untuk merayakan gol. Dalam beberapa saat, Bagas tampak seperti menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan. Di sisi lain, Bagus asyik merayakan gol sang kakak dengan sambil memberi pelukan.

Karier sepakbola kakak dan adik itu bisa dikatakan jalan bersama-sama. Bagas-Bagus pernah menimba ilmu di SSB Gelora Putra Deltras (Sidoarjo), SSB Blue Eagle (Jakarta), SSB Undip, dan SB Putra Kalimantan Tengah. Mereka juga pernah bermain di Frenz United Malaysia dan Chelsea Singapura.

Bagas dan Bagus secara fisik punya kemiripan yang identik. Saat masih menimba ilmu sepakbola di Jawa Timur, keduanya dipanggil dengan sebutan “Kolang-Kaling” oleh pelatih.

Kemiripan kedua pemain itu pernah membuat Fakhri terkecoh saat melakukan seleksi timnas U-16. Pada seleksi di Subang, Fakhri sudah tepat menempatkan posisi kedua pemain tersebut, namun kekeliruan terjadi saat tahap seleksi di Yogyakarat, yang tidak diikuti oleh Bagus.

Fakhri memainkan Bagas sebagai striker, namun pada akhirnya Bagas dikembalikan ke posisi bek sayap setelah menyadari bahwa itu bukan Bagus. Meski sempat tertukar posisi, Bagas dan Bagus sebetulnya seorang striker di masa sekolah sepakbola.

Ada cara mudah sebetulnya untuk mengetahui yang mana Bagas dan Bagus jika keduanya sedang bersamaan. Hal itu bisa dilihat dari tinggi badan keduanya. Postur tubuh Bagas lebih tinggi daripada Bagus dan Bagas juga punya bekas luka jahitan di bawah mata.

Bagas dan Bagus akan kembali bersama-sama memperkuat timnas U-16 di Piala AFF. Setelah mengalahkan Filipina, Indonesia akan menantang Myanmar, Vietnam, Timor Leste, dan Kamboja. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri membocorkan rencana taktiknya musim ini dengan Cristiano Ronaldo.

Juventus membuat gebrakan pada bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Penyerang 33 tahun ini didatangkan dengan mahar 112 juta euro dari Real Madrid.

Kedatangan Cristiano Ronaldo diharapkan bisa membuat Si Nyonya Tua kembali menjuarai Liga Champions setelah terakhir kali dilakukan klub asal Kota Turin ini pada 1996.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, enggan membicarakan peluang klubnya menjuarai Liga Champions usai kedatangan mantan bintang Manchester United ini.

Namun, dikutip BolaSport.com dari Express, pelatih asal Italia ini justru membocorkan peran yang akan dijalankan Cristiano Ronaldo dalam taktik yang ia usung.

“Kami berbicara tentang kebahagiaan ketika dia disambut karena keputusannya, tetapi itu di tengah-tengah liburannya dan kami tidak berbicara tentang sepak bola,” kata Allegri dikutip BolaSport.com dari Express.

“Ronaldo akan bermain di mana dia selalu bermain, yaitu di depan dengan tiga penyerang dan dia akan mencetak gol seperti biasanya,” katanya mengacu pada bayangan taktik memakai tiga striker.

Cristiano Ronaldo berpeluang mencatatkan debut di laga resmi bersama Juventus saat bertandang ke markas Chievo Verona pada laga pekan perdana Liga Italia 2018-2019, Ahad, 19 Agustus 2018. (***)

Sumber: bolasport.com

SEPAK BOLA

Jumat | 27 Juli 2018 | 6:49

Hasil ICC 2018: MU Kalahkan Milan Via Adu Penalti

MEDIAKEPRI.CO.ID, California – Manchester United menang atas AC Milan di ajang International Champions Cup 2018. Setan Merah menang adu penalti 9-8, dalam tos-tosan sampai 13 penendang.

Dalam pertandingan di Rose Bowl Stadium, Pasadena, California, Kamis 26 Juli 2018 pagi WIB, MU menurunkan sebagian besar tim utamanya. Alexis Sanchez menjadi andalan Jose Mourinho di lini depan. Dia didukung Juan Mata, Ander Herrera, Andres Pereira.

Sementara di pos lini tengah, Scott McTominay dan Axel Tuanzebe menjadi dua pemain di gelandang. Di lini belakang kuartet Luke Shaw, Eric Bailly, Chris Smalling, dan Matteo Darmian menjadi tulang punggung. Sementara di pos penjaga gawang, Lee Grant yang mendapat kesempatan.

Sementara itu, Milan turun dengan kekuatan penuh. Gianluigi Donnarumma di pos kiper. Ignazio Abate, Mateo Pablo Musacchio, Leonardo Bonucci, dan Davide Calabria menjadi empat bek sejajar.

Franck Yannick Kessie, Manuel Locatelli, dan Andrea Bertolacci merupakan tiga gelandang yang diturunkan Gennaro Gattuso. Sementara itu, Suso, Patrick Cutrone, dan Hakan Calhanoglu merupakan trisula pemain depan.

MU unggul lebih dulu lewat Alexis Sanchez pada menit ke-12. Umpan dari Mata diselesaikan dengan jitu oleh pemain asal Chile itu.

Keunggulan itu cuma bertahan tiga menit. Umpan panjang Bonucci ke jantung pertahanan MU bisa diselesaikan dengan sempurna oleh Suso.

Sebuah serangan cepat MU di menit ke-27 gagal dimanfaatkan Herrera. Umpan tarik matang yang dilepaskan oleh Sanchez gagal dikirim masuk ke dalam gawang.

Milan lebih banyak menguasai pertandingan di babak pertama. Mereka dicatat oleh ESPN FC melakukan 59 persen penguasaan bola. Ada 11 tembakan yang dilepaskan, empat mencapai sasaran.

Sementara itu, MU bermain lebih efektif. Ada delapan kali percobaan, tujuh mencapai bidang sasaran.

MU melakukan perubahan di awal babak pertama. Grant digantikan Joel Pereira. Sementara itu, Milan melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Alessio Romagnoli menggantikan Bonucci dan Fabio Borini menggantikan Andrea Bertolacci.

Dua menit usai restart, Sanchez gagal memanfaatkan peluang emas. Umpan silang dari sayap kanan gagal dimanfaatkan dengan bagus.

Tendangan jarak jauh Shaw masih belum menbuahkan hasil. Pepe Reina, yang baru semenit menit di lapangan, melakukan penyelamatan menepis tendangan Shaw di menit ke-62.

Serangan cepat MU enam menit berselang juga mentah di tangan Reina. Tendangan Mata meneruskan umpan Sanchez bisa ditangkap dengan tepat.

Tendangan Borini pada menit ke-84 menerpa tiang kiri gawang MU. Skor pertandingan masih belum berubah, sama kuat 1-1. Hingga 90 menit selesai skor tak berubah, laga lanjut ke adu penalti.

Andres Pereira menjadi eksekutor pertama MU, sukses menjaringkan bola. Calhanoglu bisa menyamakan kedudukan dengan arah tendangan ke pojok kanan atas gawang MU.

Ander Herrera bisa menaklukkan Reina. Joel Pereira bisa menepis tendangan Borini. Sanchez menjadi penendang ketiga MU, membawa tim asuhan Jose Mourinho itu unggul 3-1. Kessie kemudian membawa Milan memperkecil kedudukan 3-2.

McTominay gagal melakukan eksekusi penalti. Milan gagal menyamakan kedudukan setelah tendangan Suso diblok Joel Pereira. Skor tetap 3-2.

Joel Pereira kemudian maju menjadi eksekutor, gagal menjaringkan bola ke dalam gawang. Reina menaklukkan Pereira dengan tendangan ke arah tengah. Skor 3-3.

Reina melakukan penyelamatan lagi, kali ini tendangan Bailly yang ditepis. Alessio Romagnoli gagal memastikan kemenangan Milan, tendangannya mental membentur tiang.

Smalling bisa membawa MU kembali unggul. Calabria lalu menaklukkan Pereira. Axel Tuanzebe sukses menceploskan bola untuk MU, yang dibalas Nikola Kalinic. 5-5.

Timothy Fosu-Mensah menjadi penendang MU berikutnya, sukses menaklukkan Reina. Mateo Pablo Musacchio kembali membawa kedudukan imbang 6-6.

Ethan Hamilton gagal menaklukkan Reina, Jose Mauri gagal memastikan kemenangan Milan usai tendangannya ditepis Pereira. Darmian membawa MU unggul 7-6, Luca Antonelli kembali membuat kedudukan imbang 7-7.

Penendang sampai diulang ke eksekutor pertama. Andres Pereira bisa menaklukkan Reina lagi. Calhanoglu membawa skor menjadi 8-8.

Herrera menjaringkan bola, Kessie gagal menjaringkan bola. Bolanya melambung ke atas mistar. MU menang adu penalti 8-9.

Susunan Pemain

AC Milan: Donnaruma (Reina 61), Abate (Antoneli 61), Musacchio, Bonucci (Romagnoli 46), Calabria, Kessie, Locatelli (Mauri 60), Bertolacci (Borini 46), Suso, Cutrone (Kalinic 75), Calhanoglu

MU: Grant (Joel Pereira 46), Shaw (Fosu-Mensah 74), Bailly, Smalling, Darmian, McTominay, Tuanzebe, Herrera, Pereira, Mata (Hamilton 89), Sanchez.(***)

Sumber: detik.com