ADVETORIAL

ADVETORIAL

Senin | 25 September 2017 | 12:37

Bintan Raih WTP Nasional Enam Kali Berturut-turut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Pembukaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Istana Negara Republik Indonesia, Kamis pagi (14/9). Rakernas Tahunan ini juga diikuti oleh sejumlah Menteri/Pimpinan Lembaga, Sekretaris Jenderal/Sekretaris Utama, Inspektur Jenderal/Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Gubernur, Bupati, serta Walikota se Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, diketahui bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan kembali berhasil meraih Penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Daerah untuk Tahun 2016 dari Menteri Ke­uangan Republik Indonesia Sri Mulyani. Dan ini merupakan Penghargaan WTP yang keenam kalinya diraih Kabupaten Bintan sejak Tahun 2011 yang lalu.

Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos saat dihubungi mengakui, bahwa hal ini me­ru­pakan suatu prestasi ter­sendiri saat  dirinya menerima undangan atas penghargaan tersebut usai me­ngikuti Seminar Nasional Problematika Pengelolaan Keuangan Daerah dan Desa di Jatinangor Sumedang.

“Prestasi tersendiri bagi Kabupaten Bintan karena kerja keras seluruh stakeholder dan OPD terkait , Pemkab  kembali berhasil mendapatkan predikat WTP dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang ke 6 kalinya berturut-turut. Tidak hanya itu saja, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga berhasil  meraih Penghargaan Transparansi Keuangan Daerah Regional Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Bintan Setioso mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan selalu berusaha untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangan daerah yang sesuai dengan standar akuntasi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian, serta kepatuhan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Insya Allah penghargaan ini kedepannya akan terus kita pertahankan, serta kita tingkatkan. Tidak mudah memang, tapi lewat kerja keras semua OPD , tentunya hal ini menjadi energi ter­sendiri. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini juga fokus pada pengembangan Sistem Keuangan yang Transparansi, Akuntabel, Efektif dan Efisien , agar masyarakat ikut mengetahui keuangan daerah dengan baik ” tutupnya.***

 

Naskah dan Foto: Humas Pemkab Bintan

ADVETORIAL

Senin | 25 September 2017 | 12:30

Tinjau Stadion Olahraga, Bupati Bintan Ingin Selesai Tepat Waktu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Seusai melepas  Turnamen Bola Volley di Desa Teluk Sasah. Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos berkesem­patan meninjau pekerjaan Stadion Olahraga di Kecamatan Sri Kuala Lobam, Minggu sore (17/9).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos juga menegaskan agar pekerjaan pembangunan Stadion Olahraga hendaknya benar-benar dilakukan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan dan  selesai tepat waktu. Ditambahkannya juga, bahwa dirinya akan segera menghubungi Dinas Perkim Kabupaten Bintan untuk segera menghubungi Kontraktor terkait progres terkini pekerjaan pembangunan stadion.

“Saya akan segera meminta progres laporan terkini terkait Pembangunan Stadion, pekerjaan harus disesuaikan dengan standar spesifikasi. Terkait ukuran panjang dan lebar Lapangan, Areal Lintasan Lari atletik, hingga aliran drainase disekitar Stadion harus benar-benar dilakukan dengan baik” ujarnya saat meninjau pembangunan.

Diketahui bahwa, pembangunan stadion dengan anggaran berkisar lebih kurang 10 Milyar Rupiah dan luas areal lebih kurang 4,5 hektar ini, ditargetkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan untuk selesai di akhir tahun 2017. Pembangunan Stadion Olahraga ini juga diharapkan bisa menunjang kegiatan PS Bintan dalam lanjutan Kompetisi Olahraga, utamanya Kompetisi Liga 3 Wilayah Sumatera.

“Dengan Pembangunan Stadion, selain bisa mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat, kita harapkan bisa meningkatkan prestasi di Bidang  Olahraga” tutupnya. (Humas Pemkab Bintan)

ADVETORIAL

Senin | 18 September 2017 | 20:46

Bupati Bintan Sambut Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Pusat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kabupaten Bintan kembali terpilih untuk dilakukan verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2017. Untuk itu, Senin, 18 September 2017 siang, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang juga sebagai Pembina Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Pusat di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos merasa bangga karena Kabupaten Bintan telah masuk dalam 78 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia yang dinyatakan lolos verifikasi ke Tingkat Nasional. Menurutnya, hal ini merupakan suatu prestasi tersendiri dimana hal ini menjadi gerakan moral bagi masyarakat Kabupaten Bintan untuk bersama-sama melakukan pembangunan yang berorientasi pada kesehatan, apalagi letak posisi strategis Kabupaten Bintan yang berbatasan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

“ Hari ini kita merasa gembira menyambut kunjungan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Tingkat Pusat, karena tidak mudah untuk lolos dalam 78 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia ” Ujarnya .

Sementara itu, Ketua Umum Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa Tim Verifikasi Pusat akan menyebar melakukan penilaian selama 2 hari di beberapa lokasi sesuai dengan tatanan yang diajukan. Untuk Tahun ini, ada 9 Kecamatan , 14 Kelurahan dan 29 Desa yang diikutsertakan dalam penilaian verifikasi. Belum lagi, Lokasi Perkantoran, Kawasan Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Industri dan Pariwisata , Sekolah-sekolah serta Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) yang menjadi fokus objek penilaian.

” lokasi yang menjadi penilaian, akan disesuaikan dengan pengajuan Tatanan yang diajukan, 4 Tatanan penilaian antara lain Kawasan Permukiman , Sarana dan Prasarana Umum , Kehidupan Masyarakat Sehat Dan Mandiri ,
Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat serta Kawasan Pariwisata Sehat. Kita juga optimis Kabupaten Bintan akan kembali meraih Penghargaan Swastisaba Kategori Wiwerda tahun ini ” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Tingkat Nasional, Deky Virandola mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bintan yang kembali terpilih dalam penilaian Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat TK Nasional untuk Kategori Wiwerda. Dirinya juga mengapresiasi karena Kabupaten Bintan yang telah berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat TK Nasional Tahun 2015 dengan Kategori Padapa , pada Tahun 2017 ini meningkatkan sasaran penilaian ke Kategori Wiwerda.

Ditambahkannya juga, bahwa program Kabupaten/Kota Sehat seyogyanya bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, namun menjadi tanggung jawab lintas sektoral dari pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.

” Kita apresiasi atas apa yang telah dilakukan Kabupaten Bintan , dimana tahun ini meningkatkan sasaran Kategori dari Padapa ke Kategori Wiwerda ” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bunda Taruna Siaga Bencana (Tagana) Hj. Noor Lizah menyerahkan bantuan tali asih secara simbolis kepada seluruh anggota Tagana di kabupaten / kota di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang (5/9).

Dalam kesempatan ini Bunda Tagana Hj. Noorlizah menyampaikan bahwa penenggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota masyarakat yang di koordinasi oleh pemerintah, oleh karena itu semuanya sebagai relawan dibutuhkan dalam menanggulangi bencana di Provinsi Kepri.

“Jumlah Tagana di seluruh Indonesia saat ini sebanyak 35.000 orang, sedangkan Tagana di Kepri hanya sebanyak 600 orang. Jumlah ini memang belum memadai untuk wilayah kita yang 96 persen laut,” katanya.

Dalam sambutan ini Noorlizah berharap dengan adanya Tagana yang memiliki motto bekerja dengan keikhlasan hati dapat maksimal membantu pemerintah dalam mengupayakan penanggulangan bencana.

Dijelaskan juga bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI telah menganggarkan Tali Asih kepada Tagana diseluruh Indonesia. Dengan harapan hal ini bisa membantu kesejahteraan para anggota Tagana yang ada.(***)

ADVETORIAL

Sabtu | 09 September 2017 | 9:41

Kepri Jadi Tuan Rumah Djarum Li-Ning dan Siap Tanding

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Kepri Open Sejak tiga tahun mengharapkan kesempatan menjadi tuan rumah digelarnya ajang Jarum Sirkuit Nasional Li-Ning Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Zona A Wilayah Sumatera, kini kesempatan tersebut jadi kenyataan.  Tahun 2017 ini Provinsi Kepri berkesempatan menjadi tuan rumah. Dan tentunya ini menjadi kesempatan yang sangat berharga.

“Karenanya manfaatkan betul, khususnya untuk para altet bulu tangkis yang bertanding di ajang Jarum Sirkuit Nasional Li-Ning Kepri Open 2017 ini. Tidak terkecuali, atlet asal Kepri, ” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun Pada acara Welcome Dinner Jarum Sirkuit Nasional Li-Ning Kepri Open 2017 PBSI di Restoran Golden Prawn Bengkong Batam, Minggu (3/9) malam.

Acara jamuan makan malam sendiri diikuiti atlet dari 11 provinsi yang masuk Zona A Wilayah Sumatera. Masing-masing adalah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Riau, Kepri, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi dan Banten. Adapun keseluruhan peserta mencapai 295.

Sedangkan Ketua Korwil 1 PP PBSI Sukriadi mengharapkan, dengan terpilihnya Kepri sebagai tuan rumah sirkuit nasional, diharapkan dari Kepri dan wilayah Sumatera ini bisa menyumbang bibit-bibit masa depan di ajang kejuaraan bulu tangkis. Karena ini adalah ajang olahraga kebanggan yang senantiasa menyumbangkan prestasi, jelasnya.

Sukriadi yang juga Pengurus PBSI Proivinsi Kepri juga berharap, agar momen sirkuit nasional ini bisa dimanfaatkan betul, untuk melatih dan terus meningkatkan prestasi.

“Meski ini iven bersekala nasional, tapi sangat penting sekali, untuk melatih dan mengasah kemampuan, guna meningkatkan terus prestasi hingga ke tingkat internansional, “pintanya.

Sesuai jadwal sirkuit nasional ini akan digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Banda Baru Sei Panas Batam dari tanggal 4 sampai dengan 9 September 2017 mendatang. (***)

ADVETORIAL

Jumat | 08 September 2017 | 10:09

Gubernur Yakinkan Pemerintah Jepang Untuk Berinvestasi Di Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun meyakinkan para pemerintah Jepang bahwa berinvestasi di Kepulauan Riau akan saling menguntungkan. Mereka yang telah berinvestasi diajak melakukan pengembangan dan terus ajak calon investor berinvestasi di Kepri.

“Ajak kawan-kawan di Jepang berinvestasi di sini. Masih banyak peluang yang menjanjikan,” kata Nurdin saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal Jepang yang berkedudukan di Medan Takeshi ISHII di Graha Kepri, Batam, Rabu (6/9). Takeshi datang bersama istrinya.

Gubernur sangat mengapresiasi kunjungan tersebut dan mengucapkan terimakasih untuk kerjasama yang telah terjalin selama ini.

“Terima kasih karena banyak investasi Jepang di Kepri. Saya harap semua potensi yang ada di Kepri ini bisa terus dipromosikan di Jepang,” kata Nurdin.

Saat ini, Batam memang menjadi tujuan favorit investor Jepang. Gubernur ikut menawarkan daerah-daerah lain di Kepri yang juga memesona untuk diinvestasikan. Tak hanya sektor industri, potensi wisata dan industri perikanan juga ditawarkan Nurdin.

“Pak Konsul mendoronglah untuk banyak investasi di Kepri. Perikanan juga oke di sini. Macam di Jepang, untuk sektor perikanannya,” kata Nurdin.

Agar semakin banyak investor Jepang, Gubernur menjanjikan banyak kemudahan. Termasuk masalah perizinan. Soal perizinan ini malah menjadi komitmen Presiden Jokowi yang dalam berbagai kesempatan selalu disampaikan kepada kepala daerah.

“Pemerintah saat ini sangat fokus dalam kemudahan perizinan berinvestasi, jadi silakan ajak pengusaha Jepang untuk berinvestasi di Kepri,” kata Nurdin.

“Hubungan ini sudah sangat baik. Kami berharap akan terus menerus berinvestasi di Kepri. Kami akan coba terus datangkan banyak perusahaan Jepang ke Kepri. Dalam macam-macam bidang,” kata Takeshi yang berbicara dalam bahasa Melayu.(***)

ADVETORIAL

Jumat | 08 September 2017 | 10:03

Pemprov Dukung Penuh Kegiatan Untuk Perekonomian Yang Lebih Baik

MEDIAKEPRI.CO.iD, Tanjungpinang – Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri siap memberikan dukungan penuh setiap kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten/ Kota baik dalam skala lokal, nasional bahkan internasional dalam rangka menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi.

“Apapun event yang ada di Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi Kepri selalu berkomitmen untuk membantu demi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kepri yang lebih baik,” kata Sekretaris Daerah saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan Hibah Perahu Naga Dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Tepi Laut, Tanjungpinang, Kamis (07/09).

Disampaikan Arif bahwa penyerahan Bantuan Hibah Perahu Naga sebanyak 10 unit ini untuk mendukung pelaksanaan International Dragon Boat Race yang akan diadakan pada 15 hingga 28 Oktober 2017 di Sungai Carang , Kota Tanjungpinang yang secara rutin digelar setiap tahunnya untuk menarik minat wisatawan lokal maupun asing.

“Untuk Pemerintah Kota Tanjungpinang, teruslah berinovasi dan menggelar event-event yang berskala Internasional untuk kemajuan dunia pariwisata Kepri,” harap Arif.

Sekda berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk pembinaan atlit-atlit. Untuk kedepannya sudah saatnya apapun even olahraga tidak boleh berdiri sendiri namun harus bersinergi dan berkaitan erat dengan pariwisata.

“Kami ingin mendorong dan mengajak bahwa tidak akan berdiri besar prestasi jika tidak dikaitkan dengan industri, apa pun even olahraga baik yang prestasi, rekreasi dan lainnya wajib bersinergi dengan pariwisata, semuanya harus didorong terkait dengan tourism agar para atlet tumbuh tegak dan menjadi industri olahraga yang besar” ucap Sekda.

Dikesempatan yang sama Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmasyah, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi kepulauan Riau.

“Terimakasih bantuan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menyukseskan pelaksanaan International Dragon Boat Race Tahun 2017 di Tanjungpinang, semoga apa yang diberikan ini bisa dimanfatkan untuk meningkatkan kemampaun para atlit di Tanjungpinang,” ujar Lis.

Walikota Tanjungpinang juga mengatakan bahwa event International Dragon Boat Race sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

“Event olahraga seperti ini memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat. Harapannya jika ekonomi masyarakat membaik maka ekonomi di Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau juga ikut membaik,” tutup walikota Tanjungpinang.(***)

ADVETORIAL

Kamis | 07 September 2017 | 16:08

Gubernur Resmikan Pembangunan Sejuta Rumah Bersubsidi

MEDIAKEPRI.CO.ID – Gubernur H Nurdin Basirun menyambut baik program mewujudkan sejuta rumah bersubsidi pemerintah pusat di Kota Batam. Kehadiran Puri Kahyangan Residence diharap menjadi pendongkrak dalam peningkatan perekonomian Batam yang saat ini sedang mengalami pelambatan.

“Kami sangat mendukung pembangunan ini. Ini merupakan suatu semangat yang kuat dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan sejuta rumah subsidi yang tercetus dalam Nawacita Presiden Jokowi,” kata Nurdin saat Groundbreaking Ceremony Apartemen Puri Kahyangan Residence di Batam Centre, Kota Batam Rabu, (6/9).

Pembangunan apartemen ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Nurdin. Begitu gong dipukul, tiang pancang langsung dibor. Dalam dua tahun, apartemen ini sudah selesai.

Nurdin berharap manajemen untuk selalu menjaga kualitas dan merek agar konsumen merasa puas dan senang akan hasil yang mereka dapatkan. Nurdin mendukung penuh langkah PT. Kinarya Rekayana dalam mendukung program ini.

Tampak hadir pada kesempatan itu Komisaris Utama PT. Kinarya Rekayasa H.M Soery Respationo, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dan Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizky Faisal, Anggota DPRD Kepri Widyastadi Nugroho, Sahat Sianturi, Hotman Hutapea, Taba Iskandar, Asmin Patros, Joko Nugroho, Kepala BTN Cabang Batam Ali Irfan dan Direktur Utama PT. Kinarya Rekayana Sulistyana serta konsumen dan calon konsumen apartemen.

Apartemen Puri Khayangan Residence diluncurkan pada bulan Februari 2017 di Swissbell Hotel Harbourbay Kota Batam. Sudah laku terjual sebanyak 345 unit atau sekitar 68 persen dari total yang akan dibangun sebanyak 498 unit hunian dan 40 unit kios di lantai dasar.

Dirut Sulistiyana menyebutkan, ini merupakan awal pembangunan dari Apartemen Puri Khayangan Residence. Pihaknya memohon doa kepada seluruh masyarakat untuk kelancaran pembangunan ini. Manajemen juga sudah melakukan studi banding dengan Apartemen lain yang setara guna memberikan kepuasan bagi konsumen.

Komisaris Utama HM Soerya Respationo berpesan agar manajemen jangan sampai mengecewakan dan selalu menjaga kepercayaan yang sudah diberikan konsumen. Kepada Manajemen diharap untuk membangun dengan tepat waktu dan kepada Bank BTN terima kasih karena telah mendukung pendanaan.

“Terima kasih kepada Gubernur Kepri yang sudah hadir di kedua acara PT. Kinarya Rekayana, ini merupakan penyemangat bagi manajemen. Semoga dengan dibangunnya apartemen ini bisa memberikan manfaat bagi perumahan dan warga sekitar,” kata Soerya.

Dalam pada itu, Dirut BTN Batam mengatakan, Puri Khayangan Residence merupakan program apartemen subsidi pertama di Kota Batam.

“Dengan minimal 40 persen yang sudah membeli, maka Bank BTN telah siap memberikan dukungan dana pembangunan Apartemen Juga bentuk dukungan kepada program Presiden RI Jokowi yang akan membangun sejuta rumah subsidi,” kata Alfi Irfan.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengapresiasi terobosan PT Satnusa Persada yang kini menjadi perusahaan yang memproduksi ponsel pintar (smartphone) Nokia. Pemprov Kepri selalu mendukung perusahaan yang melakukan terobosan dalam pengembangan usaha, termasuk menyesuaikan perkembangan teknologi informasi.

“Abidin (Presdir Satnusa Persada, red) sudah membuktikan kepiawaiannya. Orang yang visioner tak akan berdiam menghadapi perkembangan zaman. Kreativitasnya pasti muncul,” kata Nurdin saat acara Pengumuman Pemenuhan Persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) oleh perusahaan HMD sekaligus Peresmian dimulainya Produksi Smartphone Nokia di PT Sat Nusaperdasa, Pelita, Batam, Senin (4/9).

Ponsel pintar Nokia, saat ini sedang diproduksi di Batam. Pada 14 September nanti, produksi Batam ini akan diluncurkan ke pasar global, di Jakarta. Ada beberapa pihak yang terlibat dalam produksi Nokia ini.

Saat ini sudah tercapai 30,52 persen TKDN untuk produksi Smartphone oleh HMD Global selaku pemegang lisensi Nokia. Di antaranya kerja sama dengan PT. TSM di bidang design. Untuk distribusi dan pemasaran di Indonesia dipegang oleh PT Erajaya Swasembada. Erajaya Swasembada sendiri sudah menjalin kerjasama yang lama dengan Nokia.

Gubernur menyampaikan, momen ini menjadi salah satu kegembiraan masyarakat Kepri. Bahwa ponsel pintar diproduksi di Batam, Kepri. Nurdin yakin, terobosan-terobosan ini akan membangkitkan kembali ekonomi daerah ini.

“Kita harus bangkit bersama. Jangan salah menyalahkan. Terus cari solusi dan berinovasi untuk kemajuan negeri ini,” kata Nurdin, yang menyebutkan dia sampai saat ini masih menjadi pemakai Nokia edisi lama, sambil mengangkat dua ponselnya.

Pemerintah, kata Nurdin sangat berkomitmem untuk investasi dan pengembangan usaha. Malah Presiden Joko Widodo selalu mendorong dan memberikan dukungan kepada setiap investor untuk berusaha dengan mengintruksikan memberikan kemudahan dalam pengurusan perizinan sehingga tidak perlu membawa berkas yang banyak dan rumit serta berkoper-koper.

Pada kesempatan itu, tampak hadir Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI I Gusti Putu Suryawirawan, Walikota Batam H. Muhammad Rudi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kepala Kantor Bea Cukai Kota Batam Susila Brata, CEO HMD Global Florian Seiche, Chairman PT TSM Sam Ali, CEO PT. Erajaya Swasembada Hasan Aula.

Presdir Sat Nusapersada, Abidin Hasibuan mengaku sangat terhormat karena ditunjuk sebagai mitra lokal pembuat smartphone Nokia di Indonesia. Serta akan terus mengembangkan hubungan kemitraan ini di tahun-tahun mendatang.

“Nokia adalah merek yang bergengsi, dimana catatan sejarah sudah terbukti dipergunakan oleh orang banyak di dunia,” kata Abidin.

Dalam pada itu, CEO HMD Global Florian Seiche menyebutkan, pihaknya memilih Batam dan Sat Nusapersada karena daerah dan perusahaan ini memiliki kompetensi yang sangat baik dan tinggi. Untuk produksi smartphone pihaknya memerlukan perusahaan dengan kualitas internasional. Florin menambahkan, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting di Asia. Sehingga berkomitmen untuk mengembangkan bisnis, dan mematuhi kebijakan serta peraturan-peraturan pemerintah yang ada.

“Merek Nokia telah lama dikenal, dan diera ponsel pintar saat ini, Nokia memasuki banak baru dimana HMD menggabungkan merek Nokia yang ikonik dengan penggunaan sistem operasi Android terbaru,” kata Florin.

Dirjen ILMATE I Gusti Putu Suryawirawan menyebutkan, Nokia merupakan mereka yang tak asing bagi pengguna ponsel di negeri ini. Mereka yang pertama menggunakan ponsel, diyakininya pasti bersentuhan dengan Nokia. Perkembangan dunia teknologi informasi semakin memasuki level yang lebih tinggi. Dia berharap, produksi Nokia di Batam akan membawa kemajuan bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Gusti juga mengilustrasikan pelambatan perekonomian di Batam. Saat ini sektor industri galangan kapal di Kota Batam sedang lesu karena pertambangan mengalami penurunan produksi, sehingga pemesanan kapal dan tongkang menurun. Karena itu, industri di Batam, misalnya harus bisa secara bersama-sama untuk mengembangkan sektor industri lainnya seperti perakitan smartphone.

“Kita harus berani merubah Batam ke industri yang lain. Hari ini Nokia datang. Mari kita dorong tak hanya merakit tetapi juga membawa teknologi ke sini,” kata Gusti Suryawirawan.

Pada kesempatan itu, Gubernur dan rombongan juga melihat produksi ponsel pintar Nokia di Sat Nusapersada. Mulai dari awal hingga siap diedarkan. Standar tinggi terlihat dalam produksi ini. Produk Nokia tersebut memperlihatkan kebanggaan Indonesia, karena di belakang ponselnya jelas terlihat made in Batam, Indonesia.(***)

ADVETORIAL

Senin | 04 September 2017 | 15:17

Pemprov Kepri Berikan Kemudahan Bagi Para Investor

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjung Pinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan Pemprov Kepri akan memberi banyak kemudahan untuk investor-investor yang berinvestasi di daerah ini. Dukungan penuh tak hanya dari pemerintah, masayarakat Kepri pun selalu menyambut baik tiap investasi yang masuk.

“Tak perlu pusing, kemudahan sangat banyak didapat. Potensi dan peluang investasi pun cukup besar. Lokasi dan pasar mudah diakses,” kata Gubernur saat berbincang dengan sebuah konsorsium investor asal China di Pelabuhan VIP Telagapunggur, Batam, Ahad (3/9).

Sepanjang Ahad, Nurdin memang menjalani banyak aktivitas untuk investasi dan bersilaturahmi dengan masyarakat. Bersama calon investor, Nurdin berkeliling melihat pulau-pulau di Karimun dan Batam. Bagi Nurdin, segela potensi investasi harus terus diperlihatkan kepada calon investor. Sambutan yang baik, diyakini akan membuat calon investor lebih percaya diri berinvestasi di Kepri.

Dalam peninjauan itu, rombongan juga memutar di Pulau Asam yang bakal menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Di pulau ini, akan difokuskan untuk pusat oil, gas dan petrochemical. Untuk Pulau Asam, persoalan perizinan sudah tidak masalah yang berarti. Karena pemerintah pusat ikut mendorong daerah dalam menarik investasi.

“Investasi menjadi salah satu kunci mendorong pertumbuhan ekonomi. Kita harus terbuka dan menyambut baik untuk itu. Juga membuka lapangan kerja,” kata Nurdin sesaat setelah menghadiri silaturahmi dengan masyarakat Ikatan Keluarga Luak Agam (IKLA) dan Bukit Tinggi di Basecamp, Batam (3/9) siang.

Setelah bertemu dan menemani calon investor, Nurdin memang menghadiri pertemuan dengan masyarakat. Selain dengan masyarakat Luak Agam, Nurdin juga bersilaturami dengan masyarakat se-Kelurahan Tanjungriau, di Masjid Jami Nurul Huda, Tanjungriau Batam, Ahad petang. Kepada masyarakat, Nurdin berharap doa restu dan dukungan untuk aktivitas mendatangkan investor sebanyaknya ke Kepri. Karena itu, tak peduli akhir pekan, dia selalu memenuhi aktivitas dengan kerja dan kerja.

“Ayo sama sama membangun untuk provinsi. Saling menjaga agar Kepri aman dan memesona investor dan wisatawan,” kata Nurdin.

Pada kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat, selalu tercetus banyak ide untuk pembangunan. Saling mendukung dan mengingatkan juga menjadi kebutuhan pemerintah agar pembangunan tetap sasaran. Di Tanjungriau, Nurdin menyampaikan, untuk perubahan lebih baik ke depan, pendidikan menjadi sesuatu yang penting. Karena pendidikan dapat mengubah menjadi lebih baik. Apalagi dengan ilmu dan agama yang seimbang.

Nurdin juga meninjau rencana salah satu sekolah yang akan didirikan di Tanjungriau. Adalah tiga hektare yang diperuntukkan bagi sekolah. Bagi Nurdin, tidak ada hari libur kalau untuk masyarakat. Bahkan pada hari-hari libur kerja pada pegawailah Nurdin semakin intensif bersilaturahmi dengan masyarakat. Termasuk bekerja agar investasi semakin banyak masuk Kepri. Gubernur dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan dukungan dan doa masyarakat untuk kesuksesan pembangunan di Kepri.

“Tugas kita, saling mendoa, saling mengingatkan. Jangan saling memfitnah dan menebar kebencian,” kata Nurdin.(***)

ADVETORIAL

Minggu | 03 September 2017 | 22:10

Bangun Kepri dengan Kesabaran, Tulus Ikhlas dan Pengorbanan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjung Pinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk mengambil iqtibar dan memaknai hari raya Idul Adha dalam kehidupan. Kesabaran, ketulus ikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar dapat dicontoh dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Itulah menjadi contoh untuk kita membangun negeri ini. Secara ikhlas dan sabar kita lakukan dakwah insyaallah Kepri akan dapat rahmat,” kata Nurdin saat menyambut Idul Adha di Masjid Al Zulfa Dabo, Lingga, Jumat (1/9).

Gubernur Nurdin pada tahun ini melaksanakan rangkaian Idul Adha di Kabupaten Lingga di empat pulau, yaitu Pulau Singkep, Daik dan Tanjungkelit serta Rejai. Malam takbir dan salat Idul Adha dilaksanakan Dabo Singkep.

Di Masjid Sultan Daik Lingga, Gubernur menunaikan saat Jumat dan menyerahkan hewan kurban. Nurdin juga berziarah ke makam Sultan Mahmud Riayatsyah dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Sebelum kembali ke Tanjungpinang, Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat Tanjungkelit. Setiba di Tanjungkelit, Nurdin sudah ditunggu masyarakat di pelabuhan. Di desa ini, Nurdin juga menyerahkan hewan kurban dan bersilaturrahmi bersama masyarakat.

Nurdin juga sempat singgah ke Rejai, pulau yang berjarak 90 kilometer dari Bintan. Ratusan masyarakat pun sudah menunggu kehadiran Nurdin. Setelah bersilaturahmi dan berbincang sejenak, Nurdin juga meninjau beberapa aktivitas pembangunan di pulau itu.

Dalam rangkaian Idul Adha di Lingga, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah, anggota DPRD Kepri H Tawarich dan H Hanafi Ekra, Ketua Dewan Masjid Kepri H Huzrin Hood, Bupati Lingga Alias Wello serta Ketua MUI Kepri KH Azhar Hasyim. Pada beberapa kegiatan, hadir juga Ibu-ibu Preti Batam.

Setelah menunaikan Salat Idul Adha di Masjid Az-Zulfa, Dabo Singkep, Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat dalam Rumah Terbuka di Wisma Ria. Tampak masyarakat langsung berbondong-bondong memadati halaman wisma. Pada kesempatan tersebut Nurdin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lingga yang berkenan hadir pada rumah terbuka ini.

“Semoga Lingga selalu diberi keberkahan oleh Allah SWT, menjadikan daerah ini subur dan makmur dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan rumah terbuka ini merupakan salah satu bentuk kedekatan yang harus terjalin secara terus menerus antara pemerintah dan masyarakat. “Ditengah kesibukan dalam kehidupan sehari-hari, pada kesempatan yang berbahagia inilah kita menyempatkan waktu untuk berkumpul dan bersilaturahmi,” lanjut Nurdin.

Makna silaturahmi inilah yang dikatakan Nurdin penting dalam membangun daerah, perlu kebersamaan dulu yang harus terjalin. Karena ketika membangun hasilnya tentu untuk seluruh masyarakat maka pelaksanaannya membutuhkan kebersamaan pula.

Di sela-sela bersilaturahmi dengan masyarakat, Gubernur memberi kuis kepada anak-anak dengan hadiah sepuluh unit sepeda. Namun delapan belas anak yang maju ke hadapan dan antusias menjawab pertanyaan dari Gubernur. Nurdin pun menambah hadiah sepeda.

Pada khutbah Idul Adha, KH Azhar Hasyim juga berkisah tentang Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar. Azhar mengatakan terdapat tiga makna yang dapat diambil dari peristiwa tersebut yakni berbaik sangka terhadap Allah SWT, Berusaha keras mengejar Rezeki Allah SWT dan Pengorbanan.

Di akhir khutbahnya Azhar Hasyim mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk memaknai kisah tersebut di dalam kehidupan.

Sebelumnya, saat Safari Subuh di Masjid Babul Khairat Dabo Singkep, Gubernur Nurdin terus mengajak umat untuk menjadi orang yang cinta masjid. Bersama-sama berjamaah salat lima waktu. Karena berjamaah lebih banyak manfaatnya. “Mari kita berdakwah bersama dan berupaya agar masjid-masjid di negeri ini lebih makmur lebih ramai,” kata Nurdin.

Dalam kunjungan ke Lingga ini, Nurdin juga didampingi sejumlah Kepala OPD. Tampak Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kadis PU Abu Bakar, Kadis Pariwisata Buralimar, Kadis Kominfo Guntur Sakti, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Badan Kesbangpolinmas Syafri Salisman, Kadis Perdagangan Burhanuddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kadis Kebudayaan Yatim Mustafa, Kepala BKKD Andri Rizal, Kadis Perhubungan Jumhur Ismail, Karo Pembangunan Aries Fhariandi, Karo Umum dan Perlengkapn Martin M, Karo Humas Protokol dan Pemghubung Nilwan.

Nurdin menambahkan, untuk memperbaiki negeri ini, dia juga mengajak umat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Biar semuanya mendapatkan kemakmuran di dunia dan akhirat.

Nurdin mengajak umat untuk mendoakan agar jamaah haji Kepri kembali ke tanah air mendapatkan haji mabrur. “Terima kasih bisa satu malam di Dabo Singkep.

Dengan membawa OPD mereka bisa melihat langsung apa kebutuhan. Dengan kekuatan terbatas ini menjadi besar kalau kita menyelesaikan bersama-sama setiap permasalahan,” kata Nurdin.(***)

ADVETORIAL

Selasa | 22 Agustus 2017 | 9:15

Nurdin Ajak PKK Bertani di Tembeling

Perintahkan Dinas Pertanian Pindah dari Dompak

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H. Nurdin Basirun mengajak anggota PKK Kepri untuk bertani. Lahan di Tembeling, Kabupaten Bintan, bisa dimanfaatkan untuk aktivitas pertanian yang hasilnya juga cukup jelas.

“Menurut saya PKK cocok untuk ikut andil dalam pembangunan di lahan Tembeling ini, jadi untuk itu segera diberikan lahan setengah atau satu hektar untuk PKK,” ujar Nurdin saat meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Induk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Bertempat di Tembeling Km 20, Bintan akhir pekan lalu.

Pesan itu disampaikan Nurdin kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan. Menurut Nurdin, sangat bagus jika PKK memanfaatkan lahan tersebut. Apalagi dimanfaatkan untuk tempat bercocok tanam, baik bunga, buah-buahan atau sayuran juga ditambah tanaman-tanaman obat juga bisa.

Nurdin juga berpesan agar setiap instansi untuk dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Terkhusus untuk UPTD Balai Benih Induk, yang memiliki Tupoksi yang signifikan dalam memberikan hasil kerja yang dapat bermanfaat untuk kehidupan di daerah. Karena di sini memiliki kegiatan bercocok tanam yang menghasilkan kebutuhan pokok pangan yang penting untuk masyarakat Kepri.

“Jika dimanfaatkan dengan baik dan benar maka bukan tidak mungkin kita bisa memiliki stok pangan sendiri, menekan laju inflasi dan tentunya kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat Kepri,” ujar Nurdin.

Nurdin menyayangkan jika lahan seluas 50 hektare ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi jika ada yang terbengkalai.

Saat memasuki tiap ruangan yang tidak terpakai membuat Nurdin menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan kesehatan hewan, Ahmad Izhar agar segera menempati gedung dan kegiatan bekerja dipusatkan di Tembeling.

“Saya minta agar pegawai yang berkantor di Dompak dipindahkan di sini secara menyeluruh. Karena untuk lahan sebesar ini bukan hanya untuk UPTD saja, jika 1 Dinas Ketahanan Pangan dipindahkan di sini pasti juga masih banyak space lagi yang bisa dimanfaatkan, selain fokus untuk hasil pertanian tentu harus ada dukungan administrasinya yaitu para pegawainya ditugaskan di sini,” kata Nurdin.

Instruksi tersebut langsung direspon Kepala Dinas Ahmad Izhar yang mengatakan awal Tahun 2018 akan memindahkan lokasi kantor dari Dompak ke Tembeling dan segera menganggarkan di APBD-P 2017 dan APBD 2018 terkait perbaikan dan perawatan gedung yang tidak terpakai.

Gubernur Nurdin kembali berpesan kepada Ahmad Izhar agar memberdayakan para pekerja harian yakni Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada dikantor untuk ikut turun kelapangan mengelola hasil pertanian agar dapat menghasilkan lebih maksimal.

Dalam laporannya, Kepala UPTD Balai Benih Induk Nil Erison mengatakan bahwa saat ini lahan seluas 50 Hektar sudah disusun dengan rinci seperti ditanami Durian 9 Hektar, Mangga 2 Hektar, Sirsak Setengah Hektar dan masih banyak benih-benih yang sedang dipersiapkan seperti Alpukat, Rambutan dan Jambu. Benih sendiri didapat dari bahan yang teruji yakni dari balai penelitian langsung sehingga terverifikasi dan ada surat resminya. Selain itu juga direncanakan akan dipersiapkan lahan untuk perternakan seluas 4 Hektar.

Mendengar penuturan dari Kepala UPTD tersebut Gubernur berpesan agar pengelolaan lahan harus tepat guna dan tepat sasaran.

“Jangan tempatkan para THL hanya duduk di meja saja. Mereka kan sekarang di Dinas ini berarti buat tupoksi yang mengharuskan mereka bekerja dilapangan yakni memberdayakan yang ada di lahan yang luas ini, karna aturan disini kan kita digaji kemudian mengelola hasil pertanian lalu hasil yang didapat bisa kita jual dan hasilnya untuk kita pribadi,” pesan Nurdin.

Menurut Nurdin kedepannya ia memiliki ide untuk menjadikan lahan di tembeling ini sebagai Argo Wisata terpadu.

“Semua dapat dibuat disini, ada lahan pertaniannya, ada lahan perternakannya dan di ujung juga ada lahan magrove, dan nanti kita akan buat taman untuk lebih memperindah lokasi. segera di susun dan dirancang dengan baik, lahan kita sudah ada, jika dibuat menarik tentu bisa mengundang investor untuk ikut andil dalam perecepatan pembangunan disini,” uja Nurdin dengan penuh semangat.

Sebelum meninggalkan lokasi Gubernur berkesempatan berkeliling perkebunan dan turun sejenak untuk menyapa dan bersalaman dengan para petani yang ada dilokasi. Nurdin berpesan kepada para petani untuk bekerja lebih semangat lagi dan berjanji kepada para petani yang jika anak-anaknya kesulitan untuk sekolah maka ia siap memberikan beasiswa.

“Kita tahu kesejahteraan petani juga penting maka kita harus tanggap, jika bapak ibu ingin anaknya bisa sekolah namun ada kesulitan segera hubungi saya nanti kita akan selesaikan,” ujar Nurdin.

Tak lupa untuk kesehatan, dari tinjauan langsung didapat bahwa para petani setempat tidak memiliki BPJS, maka Gubernur Menginstruksikan Kepala Dinas Ahmad Izhar untuk mengurus pembiayaan agar para petani yang dipekerjakan mendapatkan BPJS Gratis.(***)

ADVETORIAL

Jumat | 18 Agustus 2017 | 0:39

67 Orang Napi Langsung Bebas di HUT RI ke-72

1.947 Warga Binaan Se-Kepri Dapat Remisi Kemerdekaan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 1.947 warga binaan se Kepulauan Riau terima remisi HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8). Remisi ini diserahkan oleh Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun di Lapas Narkotika Kelas II A, KM. 18 Kijang, Tanjungpinang. Dari total penerima remisi tersebut, 67 orang diantaranya langsung dinyatakan bebas.

Gubernur mengatakan bahwa pemberian remisi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan ini, bukan semata-mata suatu hak yang didapatkan dengan mudah dan bukan pula merupakan bentuk kelonggaran-kelonggaran agar Warga Binaan Pemasyarakatan dapat segera bebas. Namun, pemberian remisi merupakan suatu bentuk tanggung jawab untuk terus menerus memenuhi kewajiban untuk ikut dalam pelaksanakan program pembinaan.

“Pemberian remisi dimaksudkan juga untuk meminimalisir dampak negatif dari sub-kultur tempat pelaksanaan pidana, serta dapat juga menjadi sebuah stimulan dalam mengahadapi deprivasi dan efek destruktif dari pidana perampasan kemerdekaan. Secara psikologis pemberian remisi juga mempunyai pengaruh dalam menekan tingkat frustasi sehingga dapat mereduksi atau meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas, Rutan, berupa pelarian, perkelahian dan kerusuhan lainnya,” ujar Nurdin.

Bersamaan dengan pemberian remisi, sekaligus Pameran serata menampilkan hasil karya warga binaan seperti atraksi seni dan hasil kerajinan tangan.

“Tentu pada akhirnya saat kembali di masyarakat, WBP lebih mampu memaknai hidup secara holistik dan kembali berintegrasi secara sehat dengan masyarakat, terkait hasil seni yang di hasilkan para warga binaan sangat baik untuk memberikan inovasi dan kreasi bagi diri sendiri, nantinya hasil tersebut juga dapat menaikan potensi di Kepri memiliki ciri khas nya sendiri yang dapat dihasilkan dari warga binaan ini,” lanjut Nurdin.

Selain seni lanjut Nurdin, masih banyak lagi potensi yang dapat digali oleh warga binaan seperti di bidang olahraga dan agama tentunya, namun itu semua terwujud jika kita mau untuk terus belajar dan belajar.

“Belum ada kata terlambat untuk kita, mari kita gali potensi diri, Bukakan mata masyarakat bahwa warga binaan juga memberikan dampak positif di masyarakat,” lanjut Nurdin.

Dalam pada itu Laporan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepri Bambang Widodo mengatakan bahwa pemberian remisi ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas PP nomor 28 Tahun 2006 tentang syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan. Dan lebih rinci lagi Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum Dan HAM Republik Indonesia Nomor: W.32-3703.PK.01.01.02 Tanggal 14 Agustus 2017 Tentang Remisi Umum Tahun 2017.

Adapun rincian dari 1.947 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menerima remisi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) yang ada di Kepri, yakni Lapas Tanjungpinang sebanyak 566 orang di antaranya 13 orang langsung bebas, lalu Lapas Batam sebanyak 670 orang, 22 orang langsung bebas.

Selanjutnya Lapas Narkotika Tanjungpinang sebanyak 88 orang 5 di antaranya langsung bebas, dan LPKA Batam sebanyak 32 orang, 2 di antaranya langsung bebas serta Lapas Perempuan Batam sebanyak 53 orang. Kemudian Rutan Tanjungpinang sebanyak 86 orang, 6 di antaranya langsung bebas, Rutan Batam sebanyak 194 orang, 4 di antaranya bebas, Rutan Tanjungbalai Karimun sebanyak 229 orang, 15 di antaranya langsung bebas dan Cabang Rutan Dabo Singkep sebanyak 29 orang.

Selain Remisi umum yang berhak langsung bebas sebanyak 67 orang, sisanya terdapat besaran remisi yang berbeda-beda seperti Remisi 1 bulan 422 orang, Remisi 2 bulan 657 orang, Remisi 3 bulan 507 orang, Remisi 4 bulan 202 orang, Remisi 5 bulan 81 orang dan Remisi 6 bulan 11 orang sehingga total keseluruhan adalah 1.947 orang.

Diakhir sambutannya Gubernur Nurdin tak lupa mengucapkan selamat kepada para warga binaan yang berhak mendapatkan remisi pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 Pada Tahun 2017 ini dapat kembali ke masyarakat dan berkontribusi bagi pembangunan di daerah. Disamping itu juga Gubernur menekankan permasalahan yang saat ini harus segera di hilangkan, yakni permasalahan narkoba, Nurdin ingin warga binaan kedepannya tidak lagi terjerumus kepada hal tersebut.

“Bagi seluruh warga binaan yang mendapat remisi, saya ucapkan selamat, Bagi yang bebas, saya berpesan, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, kembalilah kepada keluarga, dan jadilah anggota masyarakat yang baik, jadilah insan yang taat hukum. lnsyaAllah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan melindungi dan mengiringi keikhlasan, ketulusan saudara untuk menjadi manusia yang bermartabat, bermanfaat, dan berakhlak mulia,” pesan Gubernur di akhir sambutan.

Turut hadir pada kesempatan ini Danrem 033/ Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah, Asisten I dan II Provinsi Kepri Raja Ariza dan Syamsul Bahrum, Anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich dan Iskandarsyah, sejumlah Kepala OPD serta tamu undangan lainnya. (humas pemprov)

ADVETORIAL

Jumat | 18 Agustus 2017 | 0:17

Nurdin: Perlu Kebersamaan Wujudkan Pembangangunan Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan, jika bekerja sendiri-sendiri, tentu akan sulit mencapai tujuan pembangunan. Karena itu, pesan kemerdekaan tahun ini hendaklah terus menjadi pegangan agar tujuan mulia kemerdekaan, yaitu masyarakat adil dan makmur segera terwujud.

“Sesuai dengan tema kemerdekaan tahun ini yakni Indonesia kerja bersama, maka perlu kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan Kepri kita ini,” kata Nurdin saat peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-72 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (17/8) pagi.

Pada peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI, Gubernur Nurdin Basirun bertindak sebagai inspektur upacara. Gubernur didamping Istri Hj Noor Lizah Nurdin. Tampak hadir pada peringatan itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Kejati Kepri Yunan Harjaka, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Fachri, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Danlanud RHF Tanjungpinang Kol. Pnb. Ign. Wahyu Anggono, Kepala Bakamla Laksma TNI Prasetyo, Danguskamla Laksma TNI Bambang Irawanto, Kakanhan Kepri Laksma TNI Suwarno dan Kabinda Kepri Brigjen TNI Yulius Selvanus.

Menurut Nurdin, dengan kerja bersama, segala permasalahan di Kepri akan terselesaikan secepat mungkin. Termasuk menggairahkan kembali perekonomian Kepri yang dalam semester pertama tahun ini mengalami perlambatan.

“Seiring berjalannya waktu, dan kerja bersama semua pihak terkait, kita terus berupaya menyelesaikan permasalahan dan menaikan perekonomian di Kepri,” kata Nurdin.

Kerja bersama, Nurdin menambahkan selama ini menjadi sesuatu yang sering dilakukan masyarakat Kepri. Semangat gotong royong, harus kembali disemarakkan. Karena hal-hal itu menjadi sesuatu yang tergariskan dalam Pancasila. Malah Nurdin juga mengajak masyarakat terus mempererat silaturahmi. Silaturahmi yang terbangun dengan baik, akan semakin memudahkan untuk kerja bersama seperti pesan kemerdekaan tahun ini.

“Fokus kita juga untuk terus mengeratkan tali silaturahmi dengan berbagai elemen. Tujuannya adalah untuk menjalankan pembangunan, agar hasil dari pembangunan dapat terlihat dan terselesaikan tepat waktu dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat banyak di Kepri ini,” ujar Nurdin.

Sepanjang Hari Kemerdekaan ini, Nurdin mengisi dengan berbagai kegiatan. Setelah peringatan Detik-detik Proklamasi, Nurdin menghadiri penyerahan remisi secara simbolis di Lapas Narkotika Kelas II A Km.18, Tanjungpinang. Sore harinya, Nurdin dan FKPD Provinsi Kepri juga menghadiri upacara penurunan bendera. Malam hari, dilaksanakan malam ramah tamah dan hiburan rakyat di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Usai menghadiri pemberian remisi di Lapas Tanjungpinang, Gubernur dan rombongan selanjutnya mengunjungi Komplek Korem 033/WP Senggarang, Tanjungpinang. Kehadiran Nurdin untuk menyaksikan langsung permainan rakyat dalam menyambut Kemerdekaan RI ke-72 yang diselenggarakan Korem 033/WP. Sesampainya di lokasi Gubernur berkesempatan membuka permainan perdana yakni panjat pinang, terdapat 7 buah pohon pinang yang berisikan berbagai hadiah yang dilombakan, Gubernur Nurdin langsung memberikan hadiah tambahan sebesar 1 Juta per pohon pinangnya.

Selanjutnya Gubernur meninjau beberapa permainan lainnya yang tersaji seperti Tarik tambang, Lomba Lari karung, Gigit koin dan pukul guling. Kegiatan seperti inilah yang diharapkan Nurdin dapat konsisten dilaksanakan, kemeriahan yang dirasakan dimasayarakat tidak setiap hari bisa digelar.

“Kami berterimakasih kepada Korem yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, kebersamaan yang saya tadi dikatakan inilah mesti terus di pupuk, permainan seperti ini lah status sosial dalam masyarakat tak lagi dipandang karna disini kita semua bersatu menyemarakan perayaan kemerdekaan negara kita ini,” ujar Nurdin.

Detik-detik Proklamasi Sebelumnya, di pagi hari Gubernur Nurdin menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia. Upacara yang dimulai tepat pukul 10.00 WIB, didahului laporan komandan upacara Mayor Adm Delly Yudhatama dari Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) kepada Gubernur Nurdin Basirun. Dilanjutkan, penghormatan kebesaran, di mana Korps Musik memperdengarkan Tanda Laporan, disusul bunyi sirene. Kemudian pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsin Jumaga Nadeak dan dirangkai dengan mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara Gubernur Nurdin Basirun. Pembacaan doa dipercayakan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri Marwin Jamal.

Suasana khidmat semakin terasa dengan hadirnya para pejuang veteran dan beberapa mantan pejabat Kepri. Puncak peringatan upacara detik-detik Proklamasi, yaitu pengibaran Bendera Merah Putih oleh 33 orang Pasukan Paskibra Provinsi Kepri 2017 yang merupakan hasil seleksi pelajar SMA/MA sederajat dari seluruh kabupaten/kota se-Kepri.

Tim tersebut dibagi dalam tim 8 , tim 17 dan tim 45. Veranda Handini pelajar dari SMA 3 Kabupaten Karimun dipercaya sebagai pembawa baki bendera merah putih. Cadangan pembawa baki Masnita dari SMAN 2 Natuna. Sedangkan yang bertugas sebagai penggerek Bendera Farhan Fardi Akbar dari SMAN 3 Batam. Pembentang Bendera Muhamad fahri rahmadi dari SMAN 2 Tanjungpinang dan sebagai pengukur Bendera Satrio Bagus Wicaksono dari SMAN 1 Batam.

Usai pengibaran bendera, digelar pertunjukan sosiodrama tentang Perjuangan Bangsawan Kerajaan Riau Lingga mengusir penjajahan Belanda di Bumi Kerajaan Riau Lingga. Sosiodrama tersebut binaan Komandan Lanud Tanjungpinang dan merupakan kerjasama TNI, Polri, Dinas Kebudayaan Kepri dan pelajar SMA/SMK Tanjungpinang. Ada sebanyak 78 pemain yang tampil dalam atraksi yang mengundang antusias Gubernur dan masyarakat Kepri.(***)

MEDIAKEPRI.CO.iD, Tanjungpinang- Belum lama ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Tanjungpinang melakukan pembahasan rapat Paripurna terbukan mengenai Ranperda Perubahan Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, Perubahan Perda Nomor 5 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum dan Ranperda Inisiatif DPRD Kota Tanjungpinang tentang Penyelenggaraan Hak Penyandang Disabilitas, Senin (14/8/2017).

Persetujuan dan Penetapan Ranperda menjadi Perda Kota Tanjungpinang Tahun 2017 tersebut, atas kesepakatan penandatanganan Persetujuan bersama antara Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah dan DPRD Kota Tanjungpinang.

Dalam rapat tersebut, Walikota Tanjungpinang mengatakan Pengesahan Ranperda menjadi Perda Kota Tanjungpinang Tahun 2017 itu atas persetujuan rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua I  Ade Angga, S. IP., MM didampingi Ahmad Dani selaku Wakil Ketua II dan 20 Anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Rapat paripurna pada waktu itu berjalan lancar,  dengan penyampaian pandangan akhir tiga pansus.  Dimulai dari Pansus Ranperda Retribusi Jasa Umum, Pansus Ranperda Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Pansus Ranperda Perubahan atas Perda tentang Perizinan Tertentu.

Walikota Tanjungpinang pada akhir pidatonya menyampaikan, “ atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang telah bekerja dan membantu dalam penyusunan pembahasan hingga  pengesahan semua berjalan lancar,” tutup Lis Darmansyah Walikota Tanjungpinang.

Rabu (16/08/2017) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang dan Pemerintah Kota Tanjungpinang mengesahkan lagi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) perubahan Atas Perda Kota Tanjungpinang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan.

Sidang pengesahan Ranperda menjadi Perda ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanjungpinang Suparno dan di dampingi oleh Wakil Ketu II Ahmad Dani yang di hadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul.

Sebelum mengesahkan Ranperda tersebut Ketua DPRD meminta tanggapan kepada seluruh anggota DPRD Tanjungpinang apakah Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang Sistem Penyeleggara Pendidikan bisa disepakati.

Ucapan “Bisa disepakati”, keluar dari mulut 22 Anggota DPRD Tanjungpinang saat ketua DPRD meminta tanggapan kepada anggota DPRD nya.

Walikota Tanjungpinang H. Syahrul mengatakan, tentang perubahan ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Sebelumnya dalam Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang Sistem Penyeleggara Pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan Sekolah Menegah Atas (SMA) dibawah wewenang Kabuaten Kota. Sekarang SMA telah di ambil alih oleh Provinsi, makanya harus ada perubahan. Saya menilai dari beban kerja semakin ringan, yang sebelumnya tiga jenjang sekarang dua jenjang (SD, SMP) ini mudah-mudahan kedepan dapat dikelola dengan baik.” ujar Wakil Walikota Tanjungpinang.

Lanjut Syahrul, “Sebelum berjalan ini, kita harus sosilaisasi terutama pada guru-guru stackholdel pelaksana pendidikan seperti pengawas sekolah,  kepala sekolah karena perubahan dalam Ranperda ini tidak terlalu singnifikan.

Masih kata Syahrul, “Kita memfokuskan bagaimana penguatan pendidikan dasar, pendidikan dasar itu 9 tahun sesuai undang-undang. Jadi kita memfokuskan agar tidak ada anak-anak yang putus sekolah sebelum selesai pendidikan dasar, itu menjadi perhatian tidak ada alasan apapun,” harap Syahrul. (bobi)