RILIS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group hari ini resmi menerima pesawat terbaru jenis Boeing 737 MAX 8 (B38M) beregistrasi PK-LQP yang telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) dengan mulus.

Pesawat dikirim langsung dari Boeing Company, pabrikan yang berbasis di Amerika. PK-LQP diterbangkan menggunakan nomor penerbangan JT001 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Boeing Field King County (BFI) pada Senin, 13 Agustus 2018 pukul 16.44 waktu setempat, dengan singgah terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional Honolulu, Hawai, Amerika Serikat (HNL) dan Bandar Udara Internasional Antonio B. Won Pat, Tamuning, teritori Amerika Serikat di Guam (GUM).

Boeing 737 MAX 8 merupakan keluarga baru di lingkungan Lion Air Group, merupakan armada ke-10 yang dioperasikan oleh Lion Air dari total pesanan 218 Boeing MAX 8. Pencapaian ini menjadikan Lion Air sebagai maskapai terbanyak yang mengoperasikan B38M di Asia Tenggara.

Hingga kini, Lion Air telah diperkuat 120 pesawat, terdiri dari 10 Boeing 737 MAX 8 (180 kelas ekonomi), 70 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 36 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi), satu Boeing 747-400 (12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi) dan tiga Airbus A330-300 (440 kelas ekonomi).

Boeing 737 MAX 8 akan memperkuat jaringan penerbangan yang saat ini sudah dilayani, rencana penambahan frekuensi terbang serta pembukaan rute baru dengan tujuan memberikan keuntungan lebih bagi traveler maupun masyarakat guna mempersingkat waktu, mendekatkan jarak dan mempermudah akses antardestinasi.

Kedatangan B38M adalah upaya meningkatkan pelayanan demi kenyamanan perjalanan udara dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan. Selain itu, menjadi bagian strategis Lion Air dalam peremajaan (revitalisasi) armada.

Pemilihan jenis pesawat harus tepat dengan berbagai pertimbangan antara lain biaya paling efisien di pasaran, memiliki daya jelajah lebih jauh, rendahnya biaya perawatan serta sangat cocok untuk mengembangkan model penerbangan “millennials traveling” lebih maksimal sesuai jarak dekat dan menengah di era kekinian.

Komitmen Lion Air mendatangkan pesawat baru merupakan langkah dalam memenuhi kebutuhan dinamika pasar dan pertumbuhan perjalanan khususnya berwisata, yang mayoritas permintaan dari kalangan muda, generasi millennial. Dengan bepergian menggunakan pesawat MAX, dinilai akan maksimal dan sangat cocok untuk mewujudkan mimpi menjelajahi spot yang instagenik di kawasan nusantara serta luar negeri. Di sisi lain, diharapkan mampu menarik banyak minat wisawatan asing datang ke Indonesia.

Lion Air Group berupaya mendukung program pemerintah dalam mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara, salah satunya dengan mendatangkan armada generasi terbaru.  Lion Air telah melayani ke lebih dari 45 pilihan kota tujuan domestik serta internasional (Singapura, Malaysia, Tiongkok dan Saudi Arabia) dengan 670 frekuensi terbang setiap hari.

Lion Air optimis, pengoperasian pesawat baru yang didukung fitur dan teknologi unggulan semakin  menambah pengalaman tersendiri bagi millennials. Tren travelingadalah salah satu cara bagi kalangan turis muda untuk melepaskan penat hingga mengisi waktu liburan.

Dari sisi teknologi terdepan, Boeing 737 MAX 8 dilengkapi dua lekukan pada masing-masing ujung sayap (Scimitar Winglet), menggabungkan mesin terbaru untuk mengurangi tingkat kebisingan serta didukung perangkat lainnya, sehingga penumpang akan merasakan perjalanan yang lebih senyap.

Untuk mengajak travelers terbang dengan menawarkan kenyamanan lebih, Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air didesain dengan kabin terlihat lebih ramping dan luas. Pesawat mempunyai tata letak kursi (konfigurasi) 3-3 lorong tunggal (single aisle) yang berkapasitas 180 kelas ekonomi. Kursi berlapis kulit dipadu sandaran kepala, sehingga penerbangan menjadi terasa nyaman.

Ruang penyimpanan di dalam kabin dan di atas kursi (overhead) atau kompartemen lebih besar, fitur ini bisa mengakomodir kebutuhan sesuai dengan aturan yang boleh dibawa dan memudahkan penyususan barang bawaan.

Boeing Sky Interior akan melengkapi pengalaman travelers, karena memberikan kesan lebih lapang. Langit-langit berbentuk oval, pola penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior dan dinding samping sangat modern, menarik. Sistem pencahayaan menghadirkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan mood, seperti soft blue untuk menyambut saat boarding agar fresh, warna senja atau orange (sunset) cocok suasana santai, tenang serta merah kecoklatan akan menampilkan kelembutan.

Mau menikmati pemandangan luar secara leluasa? Travelers yang duduk di kursi dekat jendela (window), bentuk dinding kabin bagian samping (sidewalls) lebih luas dengan tampilan jendela tampak lebih besar.

Penataan lampu-lampu baca pada panel di atas tempat duduk juga lebih futuristik yang membantu keleluasaan membaca, ketika lampu kabin dimatikan, terutama malam hari. Keunggulan lainnya ialah terletak pada speaker yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas suara saat safety demo atau pengumuman dari kru. (rilis)

RILIS

Selasa | 14 Agustus 2018 | 22:38

Malindo Air Terbang Ke Danau Toba dari Subang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Petaling Jaya – Malindo Air akan memulai layanan terbarunya langsung dari pusat kota, melalui Bandar Udara Internasional Subang Skypark, Malaysia (SZB) ke Bandar Udara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara (DTB) mulai 17 Agustus 2018.

Tarif promosi ditawarkan mulai dari RM189 sekali jalan dan pemesanan dapat dilakukan pada website www.malindoair.com, kantor tiket, pusat layanan pelanggan dan agen perjalanan pilihan Malindo Air.

Penerbangan Malindo Air dengan nomor OD 360 dari Subang ke Siborong-borong (di mana Bandar Udara Internasional Silangit berada) dijadwalkan berangkat pada pukul 13.45 MYT (waktu Malaysia). Penerbangan menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit dan akan tiba di Siborong-borong pukul 14.15 WIB (waktu lokal).

Penerbangan sebaliknya dengan OD361 dari Silangit akan berangkat pada 14.50 WIB (waktu setempat) dan tiba di Subang pukul 17.15 MYT. Rute ini akan dioperasikan menggunakan pesawat ATR72-600, yang berkapasitas 72 kursi.

Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air berkata, “Kami sangat gembira untuk memperkenalkan kota ketiga yang kami terbangkan dari Subang ke Indonesia, setelah Batam dan Pekanbaru. Ini menandai upaya berkelanjutan kami untuk memperluas jaringan rute Malindo Air ke Sumatra Utara, sebagai hasil dari kerja sama kami dengan Badan Pariwisata Indonesia untuk mempromosikan tujuan ekowisata. ”

“Keberangkatan dari Subang Skypark langsung ke kota di mana Danau Toba berada, akan memberikan keuntungan utama di mana penumpang akan menikmati akses kemudahan dan pengalaman perjalanan yang luar biasa dengan bagasi cuma-cuma 15kg, hal ini tentu menambah nilai lebih bagi wisatawan dalam efisiensi biaya, ” tambahnya.

Siborong-borong adalah pintu gerbang utama ke Danau Toba. Kawasan ekowisata ini juga merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam karena danau ini dikelilingi oleh pegunungan, mata air panas dan air terjun yang memukau. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lombok – Sebagai upaya untuk dapat terus meringankan beban bagi para korban bencana alam yaitu gempa yang menimpa beberapa titik di Pulau Lombok, Lion Air Group bersama dengan organisasi dibawah naungannya yaitu Lion Air Care yang bergerak dalam bidang kepedulian sosial kembali menghadirkan sedikit bantuan bagi masyarakat yang tertimpa musibah tersebut.

“Terhitung ada 8 desa yang dihampiri oleh tim Lion Air Care yaitu Desa Kekait, Jeringo, Lembah Sari, Sandik, Pusuk, Batu Layar, Bengkaung, dan Malaka.

Desa – desa tersebut dinilai memiliki tingkat presentase kerusakan yang cukup tinggi hingga mencapai 80% sehingga dirasa perlu untuk menghadirkan sedikit bantuan yang dapat meringankan beban bagi para pengungsi korban gempa,” kata Ramaditya Handoko, Corporate Communications Lion Air Group.

Bantuan logistik berupa kebutuhan makanan, minuman, dan perlengkapan lainnya yang dapat mendukung kegiatan sehari – hari para korban dikirimkan oleh Lion Air Care yang harapkan dapat menunjang kemudahan dalam mengkonsumsi kebutuhan pokok yang cukup sulit didapatkan pada kondisi dan saat tersebut.

Antusiasme para korban pengungsian begitu besar dengan kehadiran Lion Air Care yang juga memberikan semangat moral bagi para korban dengan kerap ber interaksi kepada keluarga – keluarga serta mensosialisasikan kepada mereka untuk dapat terus menjaga kesehatan dan keamanan lingkungannya. Para Kepala Desa pun sangat mengapresiasi kehadiran Lion Air Care yang dirasa memiliki tingkat kepedulian yang tinggi dan semangat nya dalam mengunjungi desa – desa yang terbilang cukup jauh jaraknya dari pusat kota.

“Selain membantu meringankan beban para korban, Lion Air Care pun berkomitmen untuk dapat memberikan distribusi bantuan yang merata ke beberapa daerah yang berbeda sehingga dapat menjangkau banyak kalangan dari beberapa desa yang terkena dampak”, tutup Rama. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangka – Mengenal Bangka ternyata tidak hanya pantai. Millenials travelers bisa mengunjungi spot foto yang bagus buat selfie, misalnya mampir ke Pagoda Puri Tri Agung atau ke Bukit Fathin, hiking di lereng bukit sambal wisata religi. Ada keunikannya, karena bisa melihat kolam penuh uang koin.

Konon, jika melempar koin maka harapannya akan terkabul. Di samping itu, Gunung Menumbing yang terkenal kesegaran alamnya dapat disambangi sembari menelusuri nilai historis bangsa ini.

Selain sebagai penghasil komoditi timah dan lada hitam, secara luas Bangka yang ikonik adalah destinasi baru untuk bercerita mengenai alam, toleransi beragama, adat serta akulturasi budaya dan kreatifitas.

Berada di sekitar Bangka, Sumatera Selatan (Sumsel) yang beribukota Palembang saat ini tengah hits sebagai tuan rumah perhelatan olahraga Asian Games 2018. Pelancong akan menjumpai deretan rumah berarsitektur kuno di Kampung Almunawar. Objek ini menjadi salah satu destinasi religi di Bumi Wong Kito Galo.

Ke Palembang tidak lengkap tanpa kuliner. Kampung Pempek salah satu tempat favorit bagi pelancong untuk mencicipi dan membeli oleh-oleh khas. Lebih mudah menemukan jenis pempek kulit, pempek lenjer hingga kapal selam. Ada juga Café de Burry Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, tujuan andalan mencari aneka jajanan.

Karakteristik lainnya, dua destinasi tersebut mempunyai keterikatan dan keakraban kuat. Bangka Belitung adalah “pecahan” dari Sumsel, jadi banyaknya masyarakat Palembang yang bekerja, tinggal, menetap di Pangkalpinang saat ini.

Kedua kota yang berada di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) akhirnya memberikan pesan bagi pelancong untuk menjajal nongkrong kekinian, tak perlu beranjak terlalu jauh dulu, karena di situlah banyak tempat unggulan. Semakin membuat terpana karena jarak lebih dekat, Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group efektif 10 Agustus 2018 akan meresmikan jaringan baru Pangkalpinang ke Palembang.

Durasi perjalanan hanya berkisar 50 menit dengan tarif tiket terjangkau, sehingga memberikan alternatif terbaru dalam melakukan perjalanan yang lebih cepat bagi wisatawan dan pebisnis dibandingkan melalui jalur lain dengan waktu tempuh sekitar 5 – 6 jam.

Rute Pangkalpinang ke Palembang diterbangi secara berjadwal pergi pulang (PP) setiap hari. Wings Air lepas landas dari Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang, Bangka (PGK) pukul 09.20 WIB dengan nomor IW1233 pesawat diperkirakan mendarat pada 10.10 WIB di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel (PLM). Layanan ini menawarkan keunggulan bagi masyarakat asal Babel dapat meneruskan perjalanan ke destinasi lain seperti Tanjung Karang, Lubuk Linggau, Bengkulu, Pagar Alam, Pekanbaru, Medan, Padang, Batam, Jambi, Yogyakarta, Surabaya.

Untuk layanan sebaliknya, di hari yang sama Wings Air bernomor IW1232 akan berangkat dari Palembang pada 10.30 WIB, kemudian dijadwalkan tiba di Pangkalpinang pukul 11.20 WIB. Bagi wisatawan yang usai beraktivitas di Sumsel nantinya melalui Bandar Udara Depati Amir telah disediakan konektivitas praktis menuju Tanjung Pandan, Batam, Pontianak, Ketapang, Sintang, Balikpapan, Makassar.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengatakan, “Wings Air mempunyai kesungguhan dalam menghubungkan antarwilayah di Indonesia dengan tujuan menawarkan waktu tempuh pendek, jarak yang mudah serta efektif. Dibukanya rute terbaru ini berdasarkan tingginya permintaan traveler yang mengharapkan tersedianya penerbangan langsung khusus akses sektor pariwisata. Dalam kaitannya jaringan di kedua kota, Wings Air menjadi pelengkap layanan Lion Air yang sudah berjalan sampai saat ini. Wings Air akan hadir di jam keberangkatan terbaik sesuai kebutuhan.”

Capt. Redi menambahkan, “Jalur udara Palembang dan Pangkalpinang merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis ke wilayah Sumatera sekaligus mendukung program pemerintah mendatangkan wisatawan. Di sisi lain, perekonomian di kedua daerah juga menunjukkan tren pengembangan positif, semoga dengan layanan baru oleh Wings Air bisa membantu peningkatan investasi, bisnis dan perdagangan.”

Wings Air akan membuat pengalaman bepergian semakin lengkap, dengan mengajak terbang menggunakan ATR 72-500 atau ATR 72-600, pesawat turboprop asal Prancis yang mampu menerbangkan 72 penumpang dalam kelas ekonomi.

Pasar Palembang dan Pangkalpinang diproyeksikan akan terus berkembang sejalan berbagai program inisiasi dari berbagai pihak dalam menggeliatkan potensi yang dimiliki masing-masing destinasi.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung di Sumsel melalui pintu masuk Sultan Mahmud Badaruddin II Airport pada Juni 2018 menurut Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan tercatat 1.311 orang. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2018 mencapai rata-rata 55,65%.

Data wisatawan menurut BPS Kota Pangkalpinang, berdasarkan TPK hotel klasifikasi bintang di Babel pada Juni 2018 rata-rata 36,96%, naik 1,46 poin dibandingkan Mei 2018 yaitu 35,50%. Komposisi antara lain Kabupaten Bangka Tengah 46,81%, Belitung (41,21%), Kota Pangkalpinang (33,40%), serta Kabupaten Bangka (17,35%).

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.

 

Informasi Penerbangan Lion Air Group di Depati Amir, PGK

No. Rute Lion Air Frekuensi
1 Pangkalpinang – Soekarno-Hatta, Tangerang 6 kali per hari
2 Pangkalpinang – Batam 1 kali per hari
3 Pangkalpinang – Palembang 1 kali per hari
  Rute Wings Air  
4 Pangkalpinang – Batam 1 kali per hari
5 Pangkalpinang – Tanjung Pandan 1 kali per hari
6 Pangkalpinang – Pontianak*) 1 kali per hari
7 Pangkalpinang – Palembang*) 1 kali per hari

 Informasi Penerbangan Lion Air Group di SMB II, PLM

No. Rute Lion Air Frekuensi
1 Palembang – Soekarno-Hatta, Tangerang 7 kali per hari
2 Palembang – Batam 1 kali per hari
3 Palembang – Medan Kualanamu 1 kali per hari
4 Palembang – Yogyakarta 1 kali per hari
5 Palembang – Solo 1 kali per hari
6 Palembang – Pangkalpinang 1 kali per hari
7 Palembang – Surabaya 1 kali per hari
  Rute Batik Air  
8 Palembang – Soekarno-Hatta, Tangerang 2 kali per hari
9 Palembang – Jakarta Halim Perdanakusuma 4 kali per hari
  Rute Wings Air  
10 Palembang – Padang 1 kali per hari
11 Palembang – Pekanbaru 1 kali per hari
12 Palembang – Jambi 1 kali per hari
13 Palembang – Bengkulu 1 kali per hari
14 Palembang – Lubuk Linggau 1 kali per hari
15 Palembang – Pagar Alam 1 kali per hari
16 Palembang – Tanjung Karang 1 kali per hari
17 Palembang – Pangkalpinang*) 1 kali per hari

Beroperasi mulai 10 Agustus 2018

(rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batubesar – Batam memang dikenal sebagai Kota Bisnis dan Industri, namun di era kekinian sudah menjelma dengan menawarkan tempat wisata yang tak kalah memukau untuk dikunjungi.

Pelancong millennial semakin banyak menemukan beragam spot menarik seperti pantai, alam, religi, bahkan kulineran. Karena pulau ini tersohor dengan surge belanja, maka wajib beli oleh-oleh parfum, Batik Gonggong, Kek (cake) Pisang, Cake Buah Naga atau Luti Gedang.

Batam di Kepulauan Riau bersama hamparan pulau-pulau kecil lainnya telah menempatkan posisi sebagai destinasi baru dengan potensi tersendiri. Wilayah yang mayoritas perairan ini berada di jalur strategis, berbatasan langsung dengan selat Singapura dan selat Malaka serta menghadap Laut China Selatan. Tentu tak kalah istimewanya.

Beralih ke propinsi lain, Rengat sebagai ibukota Indragiri Hulu (Inhu), Riau sangat popular dengan keramahtamahan penduduk lokal, budaya Melayu dan karya seni tradisional. Aktivitas lain paling asyik dilakukan wisatawan, bisa menjajaki Taman Nasional Bukit Tiga Puluh yang berpanorama alam menawan dipadu hawa sejuk. Selain itu, pengunjung dapat menikmati wisata danau, Tugu 5 Januari, Air Terjun Kembar Denalo dan objek mempesona lainnya.

Jadikan Batam dan Rengat menjadi daftar destinasi baru yang harus disinggahi. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyediakan cara mudah melancong ke kota tersebut efektif 11 Agustus 2018. Kini, saatnya menghidupkan kembali suasana Rengat untuk petualangan seru tak terlupakan.

Pembukaan rute baru yang menghubungkan Batam – Inhu melalui Rengat akan dilayani pergi pulang (PP) dengan frekuensi satu kali setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu.

Layanan perdana akan dimulai dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepri (BTH) pukul 12.30 WIB, Wings Air menggunakan nomor IW1708 dan pesawat dijadwalkan mendarat pukul 13.35 WIB di Bandar Udara Japura (RGT) yang berlokasi di Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu. Untuk penerbangan kembali, Wings Air bernomor IW1707 akan lepas landas dari Japura pada 13.55 WIB, kemudian tiba di Hang Nadim pukul 15.05 WIB.

Dalam memberikan kenyamanan selama perjalanan udara, Wings Air mengajak wisatawan ataupun pebisnis merasakan terbang dengan pesawat asal Prancis tipe ATR 72-500 dan ATR 72-600. Armada berkapasitas 72 kursi ini sangat handal dikelasnya, cocok menerbangi rute pendek dan dilengkapi interior kabin terbaik, sehingga menjadikan pengalaman terbang semakin berkesan.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengungkapkan, “Wings Air akan terus mengembangkan jaringan penerbangan domestik untuk menghubungkan wilayah setingkat kabupaten dengan kota. Hal ini menjadi bagian komitmen kami guna mempermudah mobilitas orang dan menyediakan akses dalam percepatan distribusi barang ataupun logistik. Untuk tahap awal, Wings Air melayani empat kali selama sepekan, namun kami akan terus melakukan evaluasi market, apabila pasar di rute ini tumbuh secara signifikan maka tidak menutup kemungkinan Wings Air bisa meningkatkan jumlah frekuensi.”

Peluncuran layanan Batam ke Rengat diharapkan bisa menguntungkan masyarakat Inhu untuk melanjutkan penerbangan dengan singgah terlebih dahulu di Hang Nadim, ke destinasi lainnya yaitu Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Tanjung Pinang, Anambas, Dumai, Tanjung Karang, Palembang, Pangkalpinang, Bengkulu, Pontianak, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang.

“Japura adalah pintu masuk ke Inhu, dengan tersedianya penerbangan secara reguler diharapkan berdampak positif terhadap pengembangan berbagai sektor antara lain industri kreatif, pariwisata, perdagangan dan bisnis sejalan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di Batam serta Indragiri Hulu,” terang Capt. Redi.

Wings Air akan melengkapi transportasi yang ada sekarang sekaligus memberikan alternatif baru bagi penduduk lokal ketika melakukan perjalanan. Kesungguhan tersebut seiring dengan pengembangan infrastruktur layanan penerbangan di Bandar Udara Japura dan diproyeksikan permintaan penumpang pesawat udara di Inhu dapat menunjukan tren positif.

“Wings Air berperan sebagai feeder dalam menjembatani ke kota-kita besar di Indonesia, sehingga tercipta konektivitas praktis. Bersamaan pembukaan Batam – Rengat Saptu, 11 Agustus 2018, secara serentak Wings Air akan meresmikan Pontianak tujuan Pangkalpinang. Pada Jumat, 10 Agustus 2018 Wings Air juga bersiap membuka Batam – Anambas, Pangkalpinang – Pontianak dan Pangkalpinang ke Palembang,” pungkas Capt. Redi.

Hingga kini, Wings Air telah menerbangi ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk rute regional, sudah melayani ke Kuching dan Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.

Wings Air mengutamakan aspek keselamatan, keamanan serta kenyamanan penerbangan. Komitmen itu telah dibuktikan Wings Air dengan memperoleh sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan dari auditor tingkat internasional tertinggi yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) yang telah terdaftar sejak akhir 2017. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lombok  Praya – Lion Air (kode penerbangan JT)  member of Lion Air Group hari ini Senin, 6 Agustus 2018  menyediakan penerbangan tambahan (extra flight) untuk operasional dari dan menuju Bandar Udara Internasional Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

Operasional Lion Air dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama yang baik antara regulator, pengelola bandar udara, jasa ground handling dan berbagai pihak dalam membantu proses pelaksanaan penerbangan tambahan.

Lion Air berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dengan memberikan layanan terbaik. Sinergitas ini diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan dari lonjakan permintaan masyarakat dan memperlancar arus logistik menuju kota tujuan.

Lion Air akan mengoperasikan armada jenis Boeing 737-900ER (215 kursi ekonomi), Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737 MAX 8 (180 kursi).  Dalam format 24 jam dan sesuai waktu setempat

Informasi Penerbangan Tambahan 6 Agustus 2018

No. Rute Lion Air No. Penerbangan Waktu Berangkat*) Keterangan
1 Lombok Praya – Denpasar JT3659 15.30 WITA Extra flight
2 Denpasar – Lombok Praya JT3658 14.00 WITA Extra flight
3 Lombok Praya – Surabaya JT3649 16.00 WITA Extra flight
4 Lombok Praya – Soekarno-Hatta, Tangerang JT3655 19.20 WITA Extra flight

 Informasi Penerbangan Harian Lion Air Group di Lombok Praya (LOP)

No. Rute Lion Air Frekuensi
1 Lombok Praya – Soekarno-Hatta, Tangerang 3 kali per hari
2 Lombok Praya – Yogyakarta 1 kali per hari
3 Lombok Praya – Bandung 1 kali per hari
4 Lombok Praya – Denpasar 2 kali per hari
5 Lombok Praya – Makassar 1 kali per hari
6 Lombok Praya – Banjarmasin 1 kali per hari
7 Lombok Praya – Surabaya 3 kali per hari
  Rute Batik Air
8 Lombok Praya – Soekarno-Hatta, Tangerang 3 kali per hari
9 Lombok Praya – Jakarta Halim Perdanakusuma 1 kali per hari
Rute Wings Air
10 Lombok Praya – Denpasar 3 kali per hari
11 Lombok Praya – Bima 2 kali per hari
12 Lombok Praya – Sumbawa 2 kali per hari
13 Lombok Praya – Kupang 1 kali per hari
14 Lombok Praya – Semarang 1 kali per hari

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bagi millennial travelers memang wajib singgah sebentar untuk menyempatkan jelajahi objek wisata yang tersebar di Kepulauan Riau (Kepri). “Welcome to Batam” di Bukit Clara, Batam Center salah satu spot ramai dikunjungi turis, karena cocok buat selfie.

Hal lain yang bisa diandalkan ketika berada di Pulau Batam ialah menjajal seperti halnya pribumi, caranya mengikuti kebiasaan kuliner di kedai kopi setiap sudut kota. Unsur kebersamaan semakin menambah hangat suasana, selain kopi harus mencoba teh O, teh obeng, teh tarik, yong tahu, nasi lemak, roti prata atau bubur ayam.

Wilayah Batam sangat kental dengan perairan, maka memanjakan diri bersama bahari adalah cara paling popular. Mengunjungi antarpulau bisa dilalui jembatan ikonik Barelang atau kapal kecil. Selain itu, Batam juga sangat bersahabat di kalangan shopaholic, tersedia pusat wisata belanja pernak-pernik hingga elektronik.

Masih berada di Kepri, Anambas dan kurang lebih 240 pulau lain merupakan surga pelancong. Betapa menawannya, sebab pesona pasir putih dikolaborasikan hamparan perairan yang jernih. Tak heran bila destinasi baru ini memiliki predikat tempat paling digemari pecinta traveling khusus diving, wisata pantai, snorkling atau sekadar memancing sembari olahraga.

Gugusan kepulauannya sebagai pesona tropis terindah sangat memanjakan mata yang konon dapat menghilangkan penat, karena memperlihatkan gradasi warna kehijauan dan biru.

Segera wujudkan mimpi ke sana, beragam objek telah membuai kawula pelancong. Saatnya berselancar di kedua wisata unggulan itu dengan akses mudah. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group akan membuka layanan baru domestik yang menghubungkan Anambas dan Batam. Pengoperasian rute efektif dimulai 10 Agustus 2018.

Dalam mengakomodir layanan penerbangan yang mengedepankan faktor kenyamanan dan keselamatan, Wings Air menawarkan pilihan terbang tersendiri dengan turboprop tipe ATR 72-500/ 72-600. Armada ini mempunyai kemampuan angkut 72 kursi, semuanya kelas ekonomi. Pesawat yang diproduksi asal Prancis tersebut dibekali interior kabin terbaik dikelasnya, sehingga menjadikan perjalanan lebih nyaman.

Rute Batam – Anambas – Batam memiliki satu kali frekuensi terbang setiap Senin, Rabu dan Jumat. Wings Air akan menggunakan nomor IW1228, bertolak dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam Batu Besar (BTH) pukul 12.30 WIB, pesawat mendarat pada 13.35 WIB di Bandar Udara Letung, Jemaja (LMU). Untuk rute sebaliknya, tetap dilayani pada hari yang sama. Wings Air mengudara pukul 13.55 WIB dari Letung dengan nomor IW1229 dan akan tiba di Hang Nadim pukul 15.05 WIB.

Tahap awal dari pembukaan rute Batam ke Anambas pergi pulang (PP) yaitu tiga kali dalam sepekan. Wings Air akan terus melakukan pengkajian pasar, apabila market di rute ini tumbuh dengan pesat, akan berpeluang bagi Wings Air untuk meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengungkapkan, “Rencana peresmian rute baru Batam menuju Letung di tahun ini sebagai bagian pengembangan usaha dalam memperkuat konektivitas domestik untuk layanan interdaerah atau antarkota.

Wings Air berkomitmen menyediakan kemudahan akses bagi pengguna jasa penerbangan dengan mengutamakan konsep saling terhubung yang praktis, mempersingkat waktu tempuh, lebih efektif dan efisien. Bagi masyarakat dan wisatawan yang berasal dari berbagai kota lain menuju Kepulauan Anambas dapat singgah terlebih dahulu di Batam.”

Wings Air melihat, Anambas melalui Letung adalah pintu gerbang distribusi barang. Wings Air berupaya dapat membantu dalam percepatan logistik, membuka keterisolasian, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

Lebih lanjut menurut Capt. Redi, “Pembukaan rute ini juga memberikan keuntungan semakin mudah bagi penduduk Kepulauan Anambas untuk bepergian ke kota lain dengan transit di Hang Nadim seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Karang, Palembang, Jambi, Pangkalpinang, Bengkulu, Aceh, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Pontianak.

Kehadiran Wings Air di Anambas tetap diharapkan bisa mendongkrak segmen wisata dan bisnis, sejalan mendukung program pemerintah untuk mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia serta menggeliatkan potensi tourism dalam negeri, karena daerah ini sebagai salah satu dari pengembangan kawasan ekonomi baru nasional.”

Sebagai informasi, perkembangan sektor pariwisata di Kepri menurut Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepulauan Riau pada Juni 2018 mencapai 228.387, mengalami kenaikan 18,61% dibanding jumlah pada bulan sebelumnya yaitu 192.553 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Juni 2017, wisman Juni 2018 naik 26,60%.

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Miri, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.

Wings Air mengutamakan aspek keselamatan, keamanan serta kenyamanan penerbangan. Komitmen itu telah dibuktikan Wings Air dengan memperoleh sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan dari auditor tingkat internasional tertinggi yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) yang telah terdaftar sejak akhir 2017. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangka – Bangka di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyimpan banyak objek wisata spektakuler. Pantai dengan batuan granit berukuran besar dan nampak tertata alami menjadikan daya tarik untuk dijelajahi, begitu memukau.

Di sisi lain, tak kalah menarik ialah cekungan bekas galian tambang timah dengan air berwarna biru nan eksotis, destinasi inilah dikenal Danau Kaolin.

Bagi traveler penyuka alam, wilayah yang beribukota Pangkalpinang ini menawarkan air terjun, gurun pasir, perkebunan hingga wisata perbukitan. Untuk sajian kuliner wajib dimasukkan ke dalam daftar wisata. Beberapa makanan kategori lezatnya bikin ketagihan yaitu tahukok, otak-otak, kue pelite, sambal rusip, lakso, lempah kuning dan mie ikan toboali.

Setelah dari Pangkalpinang, Pontianak dan sekitarnya di Kalimantan Barat (Kalbar) telah menggugah perhatian untuk dikunjungi. Menguatkan predikat sebagai Kota Khatulistiwa dan Kopi Pancong, khusus pecinta kopi, Jalan Gajah Mada tempat paling asyik, apalagi malam hari. Disinilah tersaji menu kopi bercita rasa khas.

Wilayah berjuluk seribu sungai di belahan Borneo Barat ini, jelas menonjolkan wisata air yang unik. Selain itu pengunjung dapat menyambangi wisata sejarah dan budaya, di antaranya Rumah Betang Radakng, replika rumah adat suku Dayak, Museum Negeri Pontianak, Makam Kesultanan Batulayang, Keraton Kadriah, Vihara bodhissatya Karaniya Mettta.

Kedua kota dengan beragam pillihan wisata itu sangat mengagumkan dan instagenik, cocok bagi kawula muda traveling ala millennial. Dijamin membuat pengalaman jadi berkesan. Tak perlu khawatir bagaimana menuju ke sana, Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group efektif 10 Agustus 2018 membuka rute baru dari Pangkalpinang ke Pontianak dan 11 Agustus 2018 akan memulai layanan Pontianak ke Pangkalpinang. Jaringan ini menempatkan Wings Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya yang menghubungkan kedua destinasi tersebut.

Penerbangan Pangkalpinang – Pontianak – Pangkalpinang dilayani secara regular pergi pulang (PP) setiap hari. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang (PGK) bernomor IW1230 pada pukul 11.45 WIB, tiba di Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak (PNK) pukul 12.40 WIB. Untuk rute sebaliknya, Wings Air bernomor IW1231 menggunakan jadwal lepas landas 06.05 WIB dan mendarat di Depati Amir pada 07.15 WIB.

Untuk mengabadikan momen terbaik dan menambah sensasi pengalaman saat bepergian, Wings Air mengajak terbang menggunakan pesawat turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi dengan dimanjakan oleh interior kabinnya. ATR paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengatakan, “Kehadiran layanan perjalanan udara langsung (direct flight) akan menguntungkan bagi traveler dan business di kedua propinsi, karena jarak tempuh hanya 55 menit yang selama ini memakan waktu lebih panjang dengan transit di kota lain terlebih dahulu. Keuntungan lainnya, masyarakat Kalbar dapat melanjutkan penerbangan dari Pangkalpinang ke Palembang, Tanjung Pandan dan Batam. Sedangkan lewat Pontianak, warga Bangka bisa meneruskan ke kota lain seperti Ketapang, Putussibau, Sintang, Balikpapan, Makassar, Surabaya hingga ke negeri tetangga – Kuching, Serawak, Malaysia.”

“Wings Air berkomitmen dalam memperkuat konektivitas penerbangan domestik dan regional. Penerbangan baru yang menghubungkan Sumatera bagian selatan dengan Kalbar diharapkan bisa menarik minat sekaligus kunjungan pelancong ke daerah tujuan wisata dan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Langkah Wings Air ini juga mendukung program pemerintah untuk menggeliatkan pasar pariwisata nasional serta percepatan distribusi logistik,” papar Capt. Redi.

Wings Air optimis, pasar akan terus berkembang dari destinasi baru Pangkalpinang dan Pontianak. Dengan demikian, diproyeksikan bisa memberikan peluang bagi Wings Air untuk menambah jumlah frekuensi penerbangan.

Merilis informasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Kalimantan Barat Mei 2018 mencapai 7.939 kunjungan atau naik 45,32% dibandingkan kunjungan wisman Mei 2018.

Sementara data wisatawan menurut BPS Kota Pangkalpinang, berdasarkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Babel pada Juni 2018 mencapai rata-rata 36,96%, naik 1,46 poin dibandingkan Mei 2018 yaitu 35,50%. Komposisi antara lain Kabupaten Bangka Tengah 46,81%, Belitung (41,21%), Kota Pangkalpinang (33,40%), serta Kabupaten Bangka (17,35%).

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Miri, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.

Wings Air mengutamakan aspek keselamatan, keamanan serta kenyamanan penerbangan. Komitmen itu telah dibuktikan Wings Air dengan memperoleh sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan dari auditor tingkat internasional tertinggi yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) yang telah terdaftar sejak akhir 2017. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menerima pesawat terbaru jenis Boeing 737-800 Next Generation (NG).

Kedatangan B738 sebagai bagian strategis perusahaan dalam peremajaan armada sejalan peningkatan kualitas layanan perjalanan udara, yang tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Pesawat diterbangkan langsung dari pabrikan Boeing, lepas landas dari Bandar Udara Internasional Boeing Field King County (BFI) dan transit di Bandar Udara Internasional Honolulu, Hawai, Amerika Serikat (HNL); Bandar Udara Internasional Pohnpei, Mikronesia (PNI) serta Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL). Lion Air yang menggunakan penerbangan JT002 mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) sangat mulus.

Boeing 737-800NG dengan registrasi PK-LPT adalah armada seri -800 ke-78 yang diterima secara group dan melengkapi armada Lion Air ke-36 untuk tipe yang sama. Pesawat memiliki konfigurasi atau tata letak kursi 3-3 lorong tunggal (single aisle) berkapasitas 189 penumpang, semuanya kelas ekonomi.

Lion Air sudah mengoperasikan 118 pesawat, terdiri dari satu Boeing 747-400 (12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi), 70 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 35 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi), sembilan Boeing 737 MAX 8 (180 kelas ekonomi) dan tiga Airbus A330-300 (440 kelas ekonomi).

Kehadiran Boeing 737-800NG merupakan kesungguhan Lion Air untuk menjawab tingginya permintaan pasar penerbangan dan wisata sejalan tren baru di dunia traveling sejak beberapa tahun belakangan atau mulai sekitar 2015.

Lion Air melihat sebagian besar “plesiran” dipelopori kalangan muda, generasi millennial. Dengan demikian, pesawat tersebut dinilai sangat cocok memenuhi kebutuhan “jalan-jalan” dalam mewujudkan mimpi para pelancong menuju berbagai destinasi popular Indonesia dan mancanegara.

Lion Air Group senantiasa berupaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan nusantara yang ditandai dengan menambahkan armada baru guna mempersingkat waktu serta mempermudah akses antardestinasi.

Pesawat PK-LPT akan memperkuat rute yang saat ini sudah dilayani serta rencana penambahan frekuensi terbang atau pembukaan jaringan baru.

Lion Air hingga kini telah melayani ke lebih dari 45 pilihan kota tujuan domestik serta internasional (Singapura, Malaysia, Tiongkok dan Saudi Arabia) dengan frekuensi terbang mencapai 670 setiap hari.

Lion Air optimis, pengoperasian pesawat baru dengan dibekali fitur modern akan terus menambah pengalaman tersendiri bagi komunitas kawula muda “hobi wisata, aktif bercerita dan berbagi foto menarik” untuk terus mengunggah minat jalan-jalan menggunakan jalur udara ke beragam destinasi unggulan.

Dalam menawarkan kenyamanan selama penerbangan, Boeing 737-800NG yang dioperasikan Lion Air telah dilengkapi interior kabin Boeing Sky Interior. Teknologi ini memberikan keuntungan bagi penumpang karena akan disambut nuansa kabin lebih fresh, hangat dan menyenangkan.

Sistem pencahayaan tampil lebih kekinian, bisa menyuguhkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan suasana, antara lain soft blue untuk menampilkan efek segar saat boarding, warna senja (sunset) mengakomodir mood santai, tenang serta lembut.

Pesawat Lion Air juga didukung penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior kabin dan lampu baca. Desain tersebut menimbulkan kesan lebih lapang, futuristik dan dinamis. Fitur unggulan juga terletak pada speaker yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas suara saat safety demo atau pengumuman dari kru.

Bagi pelanggan yang duduk di kursi dekat jendela (window) akan semakin menikmati pemandangan luar secara leluasa. Bentuk dinding kabin bagian samping (sidewalls) lebih luas dengan tampilan jendela tampak lebih besar.

Penumpang dan awak pesawat akan merasakan ketenangan, karena pesawat ini memiliki tingkat kebisingan yang rendah. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madinah –  Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group sudah mulai menjalankan layanan angkutan haji 2018 yang dioperasikan melalui kerjasama charter oleh salah satu perusahaan internasional.

Lion Air mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan kerjasama yang baik dengan mitra terkait, regulator, pengelola bandar udara, jasa ground handling dan berbagai pihak dalam membantu proses pelaksanaan penerbangan haji. Sinergitas ini diharapkan memberikan nilai lebih kepada jamaah haji dalam mempermudah akses menuju kota tujuan.

Semua berjalan baik dalam kondisi yang normal dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Dalam kaitan perjalanan udara sesuai aspek keselamatan, Lion Air telah menghimbau kepada seluruh jamaah antara lain agar tidak membawa barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat, tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat, barang elektronika harus dilepas dari baterainya serta pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan.

Lion Air mengoperasikan tiga Airbus A330-300 (440 kursi), dua Boeing 737-900ER (215 kursi) dan tiga Boeing 737 MAX 8 (180 kursi). Rata-rata pesawat tersebut berusia muda yang diproduksi pada 2015 – 2017. Seluruh pesawat telah menjalani perawatan intensif, dalam kondisi terbaik dan laik terbang.

Operasional ini didukung sumber daya manusia, terdiri 80 pilot, 200 awak kabin, 40 teknisi serta 20 petugas layanan darat (ground staff).

Lion Air menggunakan basis (home base) di Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH) dan Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED).

Pelaksanaan penerbangan haji tahun ini, Lion Air melayani untuk kota asal pemberangkatan (emberkasi) dari beberapa negara di Asia, Timur Tengah dan Afrika dengan kota tujuan penurunan (debarkasi) Bandar Udara Internasional Raja Khalid, Riyadh (RUH); Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah (MED); serta Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah (JED).

Informasi 13 embarkasi tujuan Jeddah dan Riyadh

  1. Bandar Udara Internasional Benazir Bhutto, Islamabad, Pakistan (ISB)
  2. Bandar Udara Internasional Allama Iqbal, Lahore, Punjab, Pakistan (LHE)
  3. Bandar Udara Internasional Queen Alia, Zizya Area, Amman, Yordania (AMM)
  4. Bandar Udara Internasional Kuwait, Kuwait (KWI)
  5. Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab (DXB)
  6. Bandar Udara Internasional Abha, ‘Asir, Saudi Arabia (ABH)
  7. Bandar Udara Internasional Raja Fahd, Dammam, Saudi Arabia (DMM)
  8. Bandar Udara Internasional Pangeran Nayef bin Abdulaziz Gassim, Buraydah, Saudi Arabia (ELQ)
  9. Bandar Udara Internasional Raja Abdullah Bin Abdulaziz, Gizan, Saudi Arabia (GIZ)
  10. Bandar Udara Regional Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, Tabuk, Saudi Arabia (TUU)
  11. Bandar Udara Internasional Borg El Arab, Alexandria, Mesir (HBE)
  12. Bandar Udara Internasional Sohag, Qesm Al Wahat Al Khargah, Sohag, Mesir (SHG)
  13. Bandar Udara Internasional Khartoum, Sudan, Afrika (KRT)

Informasi 12 embarkasi tujuan Madinah dan Jeddah

  1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK)
  2. Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL)
  3. Bandar Udara Internasional Almaty, Kazakhstan (ALA)
  4. Bandar Udara Regional Ta’if, Makkah Al Mukarramah Rd, At Taif Saudi Arabia (TIF)
  5. Bandar Udara Internasional Kuwait, Kuwait (KWI)
  6. Bandar Udara Internasional Lomé–Tokoin Gnassingbé Eyadéma, Lome, Togo, Afrika (LFW)
  7. Bandar Udara Internasional Banjul, Yundum, Gambia, Afrika (BLJ)
  8. Bandar Udara Internasional Nnamdi Azikiwe, Abuja, Nigeria, Afrika (ABV)
  9. Bandar Udara Internasional Blaise Diagne, Senegal, Afrika (DSS)
  10. Bandar Udara Internasional Ahmed Ben Bella Es-Sénia, Oran, Algeria, Afrika (ORN)
  11. Bandar Udara Internasional Murtala Muhammed, Ikeja, Lagos, Nigeria, Afrika (LOS)
  12. Bandar Udara Internasional Freetown, Lungi, Sierra Leone, Afrika (FNA)  (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID), Wings Air (kode penerbangan IW), Malindo Air (kode penerbangan OD) dan Thai Lion Air (kode penerbangan SL) member of Lion Air Group menyampaikan informasi kepada seluruh pelanggan untuk senantiasa memperhatikan waktu keberangkatan pesawat (schedule time departure) demi mengutamakan aspek kenyamanan perjalanan udara. Hal ini sebagai bagian dari antisipasi pengoperasian kendaraan ganjil genap dan rencana penutupan beberapa akses jalan tol di Jakarta menuju bandar udara.

Lion Air Group menghimbau kepada seluruh pelanggan setia dan masyarakat dalam merencanakan perjalanan udara lebih awal sebelum jadwal penerbangan dan sudah berada di terminal keberangkatan khusus dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP) dan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK).

Para pelanggan diminta untuk mempersiapkan dokumen (tanda pengenal) sesuai yang tertera pada tiket dan check-in lebih awal sesuai terminal keberangkatan bandar udara. Hal tersebut guna meminimalisir dampak dari antrean panjang di meja pelaporan (check-in counter).

Dalam memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas layanan, Lion Air Group memfasilitasi kepada pelanggan untuk dapat melakukan check-in secara onlinemelalui website 24 jam sebelum keberangkatan.  Pelanggan yang sudah mendapatkan e-boarding pass wajib melaporkan kembali sesuai nama, identitas dan tanggal keberangkatan di check-in counter pilihan tanpa bagasi atau dengan membawa bagasi.

Counter check-in Lion Air Group di bandar udara tutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan untuk penerbangan domestik dan 45 menit untuk penerbangan internasional.

Informasi Penerbangan dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma

Terminal Maskapai Kota Tujuan
Domestik Wings Air Bandung (BDO), Tasikmalaya (TSY)
Domestik Batik Air Banda Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Padang (PDG), Pekanbaru (PKU), Batam (BTH), Palembang (PLM), Bengkulu (BKS), Tanjung Karang (TKG), Semarang (SRG), Solo (SOC), Yogyakarta (JOG), Malang (MLG), Surabaya (SUB), Denpasar (DPS), Balikpapan (BPN), Makassar (UPG), Ambon (AMQ).

Informasi Penerbangan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta                           

Terminal Maskapai Kota Tujuan
1A Lion Air Semarang (SRG), Solo (SOC), Yogyakarta (JOG), Malang (MLG), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Kupang (KOE), Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Tarakan (TRK), Makassar (UPG), Kendari (KDI), Palu (PLW), Manado (MDC), Ternate (TTE), Ambon (AMQ), Jayapura (DJJ)
1B Lion Air Denpasar (DPS), Banda Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Padang (PDG), Pekanbaru (PKU), Batam (BTH), Tanjung Pinang (TNJ), Palembang (PLM), Bengkulu (BKS), Tanjung Karang Lampung (TKG), Pangkalpinang (PGK), Tanjung Pandan (TJQ)
1C Batik Air Banda Aceh (BTJ), Kualanamu (KNO), Padang (PDG), Pekanbaru (PKU), Batam (BTH), Palembang (PLM), Tanjung Karang (TKG), Tanjung Pandan (TJQ), Semarang (SRG), Solo (SOC), Yogyakarta (JOG), Surabaya (SUB), Lombok (LOP), Denpasar (DPS), Labuan Bajo (LBJ), Kupang (KOE), Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Tarakan (TRK), Makassar (UPG), Kendari (KDI), Palu (PLW), Gorontalo (GTO), Manado (MDC), Ternate (TTE), Ambon (AMQ), Sorong (SOQ), Manokwari (MKW), Jayapura (DJJ), Merauke (MKQ)
2E Lion Air Jeddah (JED), Madinah (MED), Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL), Haikou Meilan (HAK), Sanya Phoenix (SYX)
2E Batik Air Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL), Guilin Liangjiang (KWL)
2E Malindo Air Kuala Lumpur (KUL)
2E Thai Lion Air Don Mueang (DMK)

Lion Air juga menghimbau kepada pelanggan untuk membawa dan menyimpan barang bawaan berharga pada bagasi kabin. Penumpang diperbolehkan membawa barang bawaan 1 (satu) pcs/koli dengan berat maksimal 7 (tujuh) kg dan dimensi maksimal 40 cm x 30 cm x 20 cm serta satu tas barang pribadi untuk keperluan selama perjalanan.

Untuk melindungi barang-barang bawaan dan mencegah kehilangan, kerusakan atau keterlambatan, Lion Air Group mengingatkan agar tidak menempatkan barang/ benda yang mudah pecah, mudah busuk, atau barang pribadi penting dalam bagasi tercatat (checked-in baggage).

Apabila barang bawaan disimpan pada bagasi terdaftar/ tercatat di ruang penyimpanan pesawat harus keadaan tertutup (wrapping) dan terkunci dengan tepat. Jika mengalami kondisi barang bawaan disimpang dalam bagasi pesawat, penumpang dapat menginformasikan secara lengkap kepada petugas serta dikemas sesuai dengan peraturan pengangkutan kargo. Tempelkan tanda atau label identifikasi berisi alamat dan nomor telepon pada pada setiap bagasi.

Lion Air tidak bertanggung jawab atas hilangnya benda/ barang yang dibawa oleh penumpang.

Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) Lion Air Group serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung- Tiongkok semakin menarik perhatian untuk dikunjungi salah satunya melalui Zhengzhou. Keunikannya pernah menjadi ibukota negara dan sekarang sebagai jantung kereta api modern. Kota ini menyuguhkan beragam tujuan wisata hits, mulai dari sejarah, pertanian dan perkebunan hingga atraksi. Tak heran, bila selalu memberikan sejumlah kejutan bagi pelancong.

Beralih ke Indonesia, bagi turis asal Negeri Tirai Bambu terus memperlihatkan minat melakukan perjalanan dengan mengunjungi ke Bali dan Sulawesi Utara (Sulut).

BACA: Dukung Program Kemenpar, Lion Air Luncurkan Penerbangan Perdana ke Zhengzhou

BACA: Strategi Baru Lion Air Maksimalkan pasar Penerbangan Internasional di Tiongkok

Bali sudah sangat terkenal karena sebagai primadona destinasi di Indonesia, tidak lepas dari petonsi wisata. Keunggulan dan kekhasan Pulau Dewata telah dipelihara turun-temurun sehingga menjadi daya tarik tersendiri di kalangan traveler.

Sementara Sulut, tersohor dengan kegiatan bahari, budaya, kuliner dan pegunungan. Dijuluki sebagai Bumi Nyiur Melambai yang juga mendorong distribusi wisatawan untuk menuju berbagai destinasi memukau di Manado dan sekitarnya. Berdasarkan potensi yang dimiliki ketiga tujuan wisata ternama itu, Lion Air menawarkan cara bepergian yang lebih mudah, cepat dan nyaman.(lag/rls)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung- Kehadiran rute baru tujuan Zhengzhou kini menambah kota tujuan internasional Lion Air dari Bali setelah Wuhan Tianhe, Guangzhou Baiyun, Jinan Yaoqiang, Shanghai Pudong, Chongqing Jiangbe, Changsha Huanghua, Hangzhou Xiaoshan, Chengdu Shuangliu dan Nanchang Changbei.

Sementara jaringan dari Manado menyusul kesuksesan destinasi yang sudah terbangi yaitu Changsha Huanghua, Shanghai Pudong, Guangzhou Baiyun, Shenzhen Bao’an dan Changzhou Benniu.

BACA:  Dukung Program Kemenpar, Lion Air Luncurkan Penerbangan Perdana ke Zhengzhou

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communictions Strategi of Lion Air mengatakan, peresmian dua rute secara langsung (direct flight) ini sebagai bagian strategis dalam memaksimalkan pasar penerbangan internasional di Tiongkok, khusus segmen traveling and tourism. Di samping itu menjadi bentuk kesungguhan Lion Air dalam menjawab dari tingginya minat wisatawan asing menuju Sulut dan Bali serta permintaan pasar domestik untuk bisa eksplor di Zhengzhou.

Dikatakan Danang, Lion Air memproyeksikan angka pertumbuhan segmen pariwisata akan terus tumbuh dengan ditopang peran maskapai serta berbagai inisiasi para pihak. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menunjukkan kedatangan wisman ke Bali pada Mei 2018 tercatat mencapai 528.512 kunjungan, dengan yang datang melalui bandar udara yaitu 526.281 kunjungan.

“Jumlah wisman ke Bali pada Mei 2018 naik 2,27% dari periode April 2018. Jika dibandingkan secara tahun ke tahun, mengalami kenaikan 8,00%. Menurut asal negara, prosentase wisman terdiri dari Tiongkok (23,32%), Australia (19,27%), India (8,18%), Inggris (4,60%) dan Amerika Serikat (4,13%),” jelas Danang.

Sebagai informasi, kata Danang, data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara April 2018 merilis wisman yang datang ke Sulut didominasi dari Tiongkok 8.753 orang atau 86,54%, kemudian Jerman 213 orang (2,11%), Amerika 198 orang (1,96%), Hongkong 115 orang (1,14%) dan Singapura 101 orang (1,00%).

“Perkembangan wisman pada triwulan pertama 2018 mencapai 29.413 orang. Angka ini meningkat dibandingkan jumlah 17.941 orang pada triwulan pertama 2017,” ungkap Danang.(lag/rls)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung-  Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group telah meluncurkan penerbangan perdana charter yang sekaligus menghubungkan dua destinasi dalam negeri Bali dan Sulut menuju Zhengzhou.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communictions Strategi of Lion Air mengatakan, kehadiran dua layanan penerbangan dari Manado dan Denpasar, diharapkan terus mempermudah perjalanan bagi wisatawan antarnegara serta mampu mendorong pertumbuhan perdagangan, pasar pariwisata, logistik dan industri lainnya.

Selain itu, kata Danang, Lion Air Group senantiasa mendukung program Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan jumlah kunjungan 17 juta turis asing melalui semangat “Indonesia Incorporated”, yang merupakan upaya memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas).

“Penerbangan Lion Air nomor JT 2653 lepas landas dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) tepat waktu (on time) pukul 16.10 WITA dan mendarat dengan sempurna pada 23.00 CST (current local time in China – Tianjin Municipality) di Bandar Udara Internasional Xinzheng Zhengzhou (CGO) yang terletak di 37 km tenggara dari pusat kota Zhengzhou, provinsi Henan, Republik Rakyat Tiongkok,” ungkap Danang melalui rilisnya yang diterima mediakepri.co.id.

Sebaliknya, tambah Danang, Lion Air menggunakan nomor JT 2652 bertolak dari Xinzheng Zhengzhou pada 23.55 CST dan tiba di Denpasar pada 06.45 WITA. Layanan ini untuk tahap awal memiliki frekuensi terbang satu kali setiap Senin dan Selasa dalam sepekan.

“Untuk inaugural flight tujuan Zhengzhou di hari yang sama yaitu bernomor JT 2793, pesawat mengudara pada pukul 17.35 WITA dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) dan mendarat pada 23.00 CST,” pungkas Danang.

Danang menjelaskan, untuk tujuan Manado, penerbangan bernomor JT 2792 terbang dari Zhengzhou pukul 23.55 dan sudah tiba di Sam Ratulangi Airport pukul 05.20 WITA. Rute ini dilayani satu kali setiap Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu setiap minggunya.

Danang mengatakan, dalam kenyamanan penerbangan, para pelancong akan lebih menikmati perjalanan udara sekitar 6 jam 40 menit Zhengzhou ke Denpasar dan 6 jam waktu tempuh dari Zhengzhou menuju Manado dengan menggunakan pesawat generasi terbaru. Lion Air akan mengoperasikan Boeing 737 MAX 8 (189 kursi kelas ekonomi). Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi). (lag/rls)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Simpang Tiga – Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode peenrbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terbaru sehubungan dengan layanan operasional dari dan menuju Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU) telah beroperasi normal kembali setelah bandar udara dinyatakan aman (safety) untuk proses mendarat dan lepas landas pesawat.

Seluruh penanganan penerbangan yang mendarat dan berangkat dilakukan sesuai prosedur dengan menggunakan jadwal terbaru.

Lion Air Group memberikan penjelasan terkait penundaan kedatangan dan keberangkatan pesawat (delayed) dikarenakan cuaca buruk dan kabut (bad weather and fog) di Pekanbaru dengan jarak pandang kurang dari 500 meter, yang tidak memenuhi kualifikasi keselamatan penerbangan.

Lion Air Group memutuskan untuk menunda operasional beberapa penerbangan dengan alasan mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan seluruh penumpang dan kru.

Lion Air Group telah menginformasikan secara jelas kepada pelanggan yang tekena dampak dan selalu memperbarui sesuai perkembangan.

Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul agar operasional penerbangan Lion Air Group lainnya tidak terganggu.

Informasi penerbangan Lion Air Group, sebagai berikut:

Keberangkatan (departure)

Maskapai dan No. Penerbangan

Rute

Jadwal Berangkat Seharusnya

Jadwal Berangkat Terbaru

Wings Air IW1759

Pekanbaru – Palembang

06.00 WIB

07.35 WIB

Wings Air IW1274

Pekanbaru – Tanjung Pinang

06.10 WIB

07.30 WIB

Wings Air IW1281

Pekanbaru – Jambi

07.20 WIB

07.40 WIB

Batik Air ID7064

Pekanbaru – Soekarno-Hatta, Tangerang

06.20 WIB

07.00 WIB

Lion Air JT393

Pekanbaru – Soekarno-Hatta, Tangerang

06.25 WIB

07.20 WIB

Lion Air JT913

Pekanbaru – Bandung

06.30 WIB

07.25 WIB

Lion Air JT389

Pekanbaru – Soekarno-Hatta, Tangerang

08.25 WIB

11.20 WIB

Lion Air JT983

Pekanbaru – Surabaya

08.30 WIB

11.35 WIB

Kedatangan (arrival)

Maskapai dan No. Penerbangan

Rute

Jadwal Tiba Seharusnya

Jadwal Tiba Terbaru

Lion Air JT388

Soekarno-Hatta, Tangerang – Pekanbaru

07.30 WIB

10.45 WIB

(rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madinah – 22 Juli 2018. Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu penerbang (pilot) atas nama Capt. Bambang Sugiri di Madinah, Arab Saudi.

Lion Air telah menyerahkan dan bekerjasama dengan pihak Kedutaaan Besar Republik Indonesia di Saudi Arabia terkait peristiwa atas kecelakaan yang terjadi di jalan raya pada Sabtu , 21 Juli 2018 yang menimpa almarhum.

Lion Air juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah, sehingga mendapatkan layanan pengurusan terbaik. Rencananya almarhum akan dimakamkan hari ini Ahad, 22 Juli 2018 di Madinah berdasarkan hasil keputusan dari keluarga.

Almarhum Capt. Bambang Sugiri merupakan pilot senior Boeing 737NG, bertugas di Madinah selama musim haji untuk mengangkut jemaah dari negara Afrika dan India. (rilis)

RILIS

Minggu | 15 Juli 2018 | 23:07

Kementerian PANRB Canangkan Gerakan Sadar LAPOR

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) baru saja mencanangkan Gerakan Sadar LAPOR. Gerakan ini diharapkan terjadi peningkatan partisipasi dalam menyampaikan pengaduan pelayanan publik

“Hal ini berarti para pengelola dari Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah telah siap untuk mengelola pengaduan ini dengan baik,” ujar Menteri PANRB Asman Abnur pada acara Gerakan Sadar LAPOR di Jakarta, Minggu (15/07).

Gerakan Sadar LAPOR ini sekaligus untuk melakukan promosi, edukasi, dan penyebaran informasi mengenai Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dengan menggunakan platform nasional, aplikasi LAPOR! yang berasal dari singkatan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. Menariknya, acara ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD) dimana masyarakat luas dapat menyaksikan kegiatan ini dengan berbagai atraksi dan pertunjukan yang menarik.

Selain di Jakarta, pencananganan juga diselenggarakan serentak di Palembang, Banjarmasin, Bandung, Makassar, dan Cirebon. “Dengan pelaksanaan secara serempak di beberapa kota besar di Indonesia, diharapkan gaung kegiatan ini cukup besar, sehingga mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Pengaduan pelayanan publik merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik. Sesuai dengan amanat UU No. 25/ 2009 tentang Pelayanan Publik, bahwa instansi pemerintah wajib menyediakan unit pengaduan pelayanan publik.

Kehadiran SP4N yang menggunakan Platform Nasional Aplikasi LAPOR! diharapkan memudahkan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, termasuk berbagai kanal telah disediakan untuk memudahkan pengaduan seperti SMS 1708.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PANRB juga meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP). Aplikasi untuk percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi pelayanan publik.

Lanjutnya dikatakan, aplikasi SIPP merupakan aplikasi bersama yang dapat digunakan oleh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN dalam menyediakan informasi pelayanan publik sebagai dasar peta pelayanan publik nasional. Masyarakat dapat mengakses situs website SIPP ini melalui sipp.menpan.go.id. (hmspanrb)

MEDIAKERI.CO.ID, Batam –  Bersama masyarakat, TNI kuat. Bersama TNI Negara aman.  Ungkapan ini sepertinya tak pernah lekang dari hati sanubari masyarakat maupun para prajurit TNI itu sendiri.

Semangat tak kenal lelah, tim Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-102  Tahun 2018 bercucuran keringat, saling bahu membahu membangun jalan lebih baik dari sebelumnya untuk masyarakat Desa Sabang Mawang dan Desa Tanjung Batang, KC Pulau Tiga, Natuna.

Dengan semangat kegotongroyongan masyarakat, TNI Polri berharap dapat menyelesaikan semua program yang di rencanakan dapat tuntas dan tepat waktu.

Tampak anggota Satgas bekerja ekstra keras untuk melansir material menggunakan pompong dan angkong agar dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membangun atau membuat jalan lebih baik dari sebelumnya.

Semenisasi jalan yang dilaksanakan tanpa mengenal lelah oleh TNI Polri dan masyarakat Pulau Tiga tersebut, juga diharapkan dapat dilalui oleh masyarakat pada saatnya nati. Sehingga anak-anak yang bersekolah juga dapat dengan cepat menuju sekolahnya.

Kegiatan TMMD ke 102 yang dilaksanakan di wilayah Natuna tersebut, merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara sinergis oleh semua komponen bangsa serta bergotong royong membangun desa sangat baik dan dapat terus berlanjut. (penrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Anggota Makorem 033/Wira Pratama turut partisipasi dalam kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Aula Baharudin Lopa Kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau di Jln Sei Timun No I Senggarang Tanjungpinang dalam acara, “Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke – 58 tanggal 22 Juli 2018.

Dalam kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa tersebut, panitia pelaksana anjangsana dan bhakti sosial, Sukamto menyampaikan ada sekitar 120 orang yang sudah terdaftar untuk ikut sunat masal dan 64 orang untuk ikut donor darah pada hari HBA Ke–58 2018 tersebut.

Kegiatan donor darah dalam rangka memperingati “Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke–58 dihadiri dari berbagai instansi, termasuk perwakilan dari Korem 033/WP, anggota Lantamal IV TPI, Lanud TPI serta masyarakat sekitar Kantor Kajati wilayah Sei Timun Senggarang Kota Tanjungpinang. (penrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-102 oleh Kodim 0318 Natuna di lapangan bola Desa Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga, Selasa, 10 Juli 2018 pagi. Kegiatan ini dibuka dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal M.Si.

Pembukaan TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah program TMMD dan penyerahan sarana kerja kepada prajurit TNI serta masyarakat setempat.

Dalam amanatnya, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan TMMD karena hasil karya nyata TNI di tengah-tangah masyarakat Kabupaten Natuna khususnya. Menurutnya, program TMMD ini sangat membantu daerah perbatasan Natuna dalam rangka percepatan pembangunan.

” Program ini tidak hanya membawa manfaat bagi percepatan pembangunan di daerah tertentu, melainkan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, melalui kegiatan fisik dan non fisik yang dilakukan selama 30 hari ini, Program TMMD juga dapat membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0318 Natuna Letkol Inf. Yusuf Rizal dalam laporannya menjelaskan, sasaran TMMD di Desa Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik di antaranya, pembangunan semenisasi jalan lingkungan luar kecamatan Pulau Tiga sepanjang 437 meter, lebar 5 meter, tebal 0.15 meter.

” Untuk pembangunan ini mendapatkan alokasi anggaran Rp850 juta bersumber dari APBD Kabupaten Natuna,” ucap Dandim.

Dandim menambahkan, nantinya juga akan ada pembuatan gorong-gorong satu unit di sepanjang jalan tersebut. Sementara untuk kegiatan non fisik, sambung Dandim Yusuf, sumber anggaran akan dikeluarkan oleh Kodim 0318/Natuna.

Dalam TMMD juga akan diserahkan berupa penghargaan kepada masing-masing Kepala Daerah terbaik yang telah membantu TNI dalam program tersebut dengan besaran kontribusi paling maksimal.

Selain itu, diserahkan juga penghargaan kepada pamenang lomba karya jurnalistik di kategori media cetak dan online maupun media elektronik.

Usai membuka TMMD, Bupati Hamid Rizal bersama Dandim 0318 Natuna Letkol Inf. Yusuf Rizal, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto S.I.K dan sejumlah pimpinan SKPD di jajaran Pemerintah Natuna, serta rombongan lainnya meninjau kegiatan sunat massal dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Kodim 0318 Natuna.(panrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang sudah berjalan empat tahun, dinilai semakin baik. Menurut Ketua Tim Panel Independen J. B. Kristiadi, tahun ini ada perbaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Yang pertama, inovasi lebih membumi, lebih realistis, lebih mengena pada pelayanan masyarakat,” ujarnya usai melakukan wawancara Top 99 Inovasi Pelayanan Publik di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

Mantan Kepala Lembaga Administrasi Negara ini menambahkan, semakin banyak inovasi yang berbasis Teknologi Informasi. Hal ini mengindikasikan bahwa birokrasi pemerintahanh di Indonesia semakin maju, karena penggunaan IT memang menjadi tuntutan yang tak bisa dihindarkan.

Kristiadi juga menaruh perhatian terhadap kehadiran pucuk pimpinan pada wawancara Top 99 Inovasi Pelayanan Publik ini. Ia mengapresiasi kehadiran pimpinan instansi pemerintah yang berkomittmen untuk hadir sendiri. Misalnya Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly yang sudah berkomitmen untuk hadir, walaupun akhirnya mengutus pejabat di bawahnya, lantaran pada waktu bersamaan harus menghadiri Rapat Terbatas dengan Presiden di Bogor.

Mantan Sekjen Kementerian Keuangan ini menilai kehadiran tersebut mencerminkan komitmen pimpinan. “Harapan saya dalam beberapa hari kedepan ini juga berjalan lancar terutama para juri bisa hadir, dan inovasi instansi pemerintah mendapat perhatian dari pimpinan tinggi. Yang penting semangat masih tinggi,” ujarnya.

Pada sesi kedua, hari pertama wawancara Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2018 ini ada tiga inovasi yang tampil. Sebelumnya, pada sesi pertama ada lima inovator. Ketiga inovator tersebut yakni Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) dari Kementerian Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan HAM, dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bandung, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Bandung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kepala BPHN Enny Nurbaningsih mengatakan, inovasi pertama dari Badan Pembinaan Hukum Nasional yakni Aplikasi Indeks Kinerja OBH. Inovasi ini menjadi solusi bagi pengukuran kualitas Layanan Bantuan Hukum. Kuantifikasi kualitas layanan berdasarkan indeks ini merupakan cara baru dan sangat berbeda dengan metode pengawasan sebelumnya. Inovasi ini secara akurat menggambarkan spektrum kualitas pemberian layanan bantuan hukum karena menghitung beberapa dimensi yang menjadi standar layanan bantuan hukum sebagaimana diatur dalam PP 42/2013 dan Permenkumham 63/2016 jo Permenkumham 10/2015.

Inovasi berikitnya adalah Pencatatan Hak Cipta Online dengan Teknologi Kriptografi dari Kementerian Hukum dan HAM. Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Freddy Harris menjelaskan, inovasi ini dilakukan untuk mempercepat proses pencatatan hak cipta. Selain itu, memiliki keamanan akses yang telah terverifikasi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta telah terintegrasi dengan SIMPONI dan Intellectual Property Automation System sehingga data dapat diakses secara real time.

Inovasi terakhir berjudul One Stop Service!!! JESIKA IMUT PISAN, Melayani Anda Sampai Anda Minta Lagi (Jendela Informasi Karantina Ikan dan Mutu Penuh Inspirasi dan Pesan). Inovasi ini adalah layanan digital One Stop Service yang memberi kemudahan masyarakat dalam melakukan proses sertifikasi karantina ikan serta mendapatkan informasi penting terkait kebutuhan masyarakat yang melakukan bisnis di bidang perikanan serta menjadi bahan referensi bagi mahasiswa. Inovasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini dikembangkan untuk menjawab permasalahan agar dapat diterima masyarakat secara efektif dan efisien.
Menurut Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu, Rina, inovasi ini sangat efektif mengingat koneksi internet sudah masuk hingga pelosok pedesaan, sistem layanan konvensional perlu beralih ke sistem digital agar kemudahan akses informasi dan layanan dapat dirasakan oleh masyarakat.(humas menpanrb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos. memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada segenap siswa-siswi se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan bertempat di Gua Maria Telok Dalam Trikora, Minggu, 8 Juli 2018.

Dalam pembekalan tersebut, Danrem 033/Wira Pratama menyampaikan tentang sikap dan peran pemuda katolik, sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki semangat kebangsaan, jiwa nasionalisme yang baik serta memiliki karakter pancasila pada dirinya masing-masing siswa, sekolah yang rajin, belajar dengan giat. Dengan demikian dapat mencapai cita-cita yang diinginkan dan menjadi pemimpin dimasa depan.

Disamping itu, Danrem 033/Wira Pratama juga menyampaikan kepada seluruh pemuda Katolik jangan menjadi komoditi atau penonton.

Dalam acara tersebut juga di hadiri Kasiter Korem 033/Wira Pratama serta guru-guru para siswa Se-Kota Tanjungpinang dan Bintan. (penrem 033/WP)

MEDIAKEPRI.CO.ID, MANADO – Dalam rangka memperingati serta merayakan Hari Keluarga Nasional 2018 di Kota Manado, Sulawesi Utara Lion Air Group bersama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali merealisasikan sebuah bentuk kerjasama eksklusif. Kali ini BRI sebagai salah perusahaan pembina UMKM siap memamerkan produk para pelaku-pelaku usaha kecil menengah di Jendela Indonesia Lion Air Group yang merupakan wadah dan fasilitas yang menampung hal tersebut

Lebih dari 70 pelaku usaha hadir di sini sebagai mitra binaan Bank Rakyat Indonesia yang akan menampilkan kreasi terbaik dalam menjual produk-produk kreatif berbagai macam mulai dari kerajinan tangan berupa pakaian, aksesoris, dan juga makanan dan minuman tradisional yang seluruhnya berwarna unsur budaya Indonesia.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Rakyat Indonesia, Sis Apik Wijayanto menyampaikan “Dalam rangka Hari Keluarga Nasional 2018, BRI siap mendukung kembali pengembangan UMKM khususnya di Manado yaitu di Jendela Indonesia tentunya untuk dapat semakin meningkatkan ekonomi keluarga di Manado serta kontribusi dalam melayani kehadiran wisatawan mancanegara di Jendela Indonesia.’

Sis Apik menambahkan bahwa, “UMKM di Manado akan bertumbuh pesat seiring dengan terus berkembangnya pariwisata di Kota Manado. Hal ini tentu menjadi sebuah momentum untuk dapat semakin memperkenalkan usaha kerajinan mereka khususnya kepada wisatawan mancanegara yang berlibur di Manado. Dengan ini akan berpotensi membuat produk mereka bisa menuju internasional dan pastinya dikenal lebih baik oleh para turis. Dengan hal tersebut akan juga memberikan pengaruh besar bagi peningkatan ekonomi kreatif keluarga di Manado.

Lion Air Group sendiri merupakan perusahaan maskapai yang berkontribusi besar dalam mendatangkan wisatawan mancanegara menuju Manado khususnya para turis dari Tiongkok. Tercatat ada sejumlah destinasi dari Negeri Tiongkok seperti Guangzhou, Changsa, Shenzen, dan Shanghai yang diterbangkan setidaknya 3 hingga 7 penerbangan perminggunya di setiap masing-masing rute tersebut. Tidak hanya dalam memberikan konektivitas rute namun Lion Air Group juga memiliki fasilitas hotel yaitu Lion Hotel & Plaza, serta pusat rekreasi dan belanja bagi para turis yaitu Jendela Indonesia (Window of Indonesia).

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, “Kerja sama dengan BRI khususnya dalam hal ini akan sangat penting dan bermanfaat khususnya bagi Kota Manado sendiri serta para wisatawan asing. Karena BRI memiliki binaan UMKM yang siap untuk memberikan pelayanan tersediri bagi para turis yaitu dalam menjual berbagai kerajinan kreatif khas Indonesia kepada para wisatawan di Jendela Indonesia”.

Edward juga menambahkan bahwa dengan adanya hal ini akan memberikan pengaruh penting karena kini para wisatawan selain dapat berlibur menikmati keindahan alam dan budaya kota Manado, mereka juga dapat menemukan sarana yang dapat mereka belanjakan sebagai cinderamata untuk dibawa kembali ke negaranya.”

“Harapannya tentu dengan kegiatan positif ini akan memberikan arti penting bagi para masyarakat Manado bahwa para wisatawan memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian keluarga khususnya bagi para pelaku UMKM. Sehingga akan terus berkembang baik dari sisi pelaku usaha dan tentunya frekuensi kehadiran turis yang di datangkan”, tutup Edward. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada perangkat RT/RW dan jajaran pemerintah Kota Batam di Hotel Pacific, Sei Jodoh, Rabu 4 Juli 2018 pukul 09.00, WIB.

Dalam pembekalan tersebut, Danrem 033/WP dan Walikota Batam berharap para Ketua RT, RW Lurah, Camat, serta Para Babinsa, Babinpotmar, Bhabinkamtibmas, Danramil dan Kapolsek se-Kota Batam untuk ikut menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Pembekalan ini bisa dikatakan pemecahan rekor mengumpulkan seluruh perangkat RT RW, Lurah, Camat, Pejabat Pemko Batam, Kepolisian dan pimpinan TNI Polri yang bertugas di Kota Batam. Diperkirakan kegiatan ini dihadiri lebih dari 1100 orang.

Dalam daftar absen yang diundang dan yang hadir
a. Danrem 033/WP/Brigjen TNI Gabriel Lema
b. Walikota Batam, HM Rudi
c. Kasi Intel Rem 033/WP, Kolonel Inf Baginta Bangun
d. Kasi Ter Rem 033/WP/Kolonel Inf Luhut Marpaung
e. Kasdim 0316/Batam/Mayor Inf HT. Saragih
f. Danyonif RK 136/TS/Letkol Inf Hasbul Lubis
g. Dandenpom I-6/Batam/Letkol Cpm Sucipto
h. Waka Polresta Batam/AKBP Muji
i. Sekda Kota Batam/Bpk. Zefridin
j. Pasi Ops Yonif 10 Marinir SBY/Mayor Mar A. Nainggolan
k. Mewakili Danlanal Batam/Mayor Laut (P) Syarif
l. Mewakili Kepala Kantor Bea dan Cukai Batam/Bpk. Hendy
l. Para Danramil Jajaran Kodim 0316/Batam
m. Para Kapolsek Jajaran Polresta Batam
n. Para Camat Se- Kota Batam
o. Para Lurah Se- Kota Batam
p. Para Babinsa Jajaran Kodim 0316/Batam
q. Para Bhabinkamtibmas Jajaran Polresta Batam
r. Para Babinpotmar
s. Ketua RT/RW Se- Kota Batam
t. Para Ketua Paguyuban Batam
u. Perwakilan Mahasiswa UIB Batam
v. Perwakilan Mahasiswa UNIBA Batam

Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema menyampaikan, komponen bangsa di wilayah Kepulauan Riau khususnya Kota Batam di harapkan dapat menciptakan kebersamaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan menjaga kekompakan, soliditas antara aparat keamanan dengan masyarakat,sangat penting dalam memelihara dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang pada gilirannya sangat berguna bagi kesinambungan pembangunan.

Soliditas TNI Polri dengan Masyarakat, kata Brigjen Gabriel, sekaligus merupakan salah satu wujud dari kemanunggalan TNI-Polri-Rakyat yang merupakan “Pilar Kekuatan” bagi terbentuknya semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Sementara itu nota kesepahaman (MOU) Sinergitas 3 Pilar Desa di berharapkan kepada para Para Babinsa, Babinpotmar, Bhabinkamtibmas, Kades/Lurah serta Linmas dapat menyatu, hal ini agar 3 pilar dapat bersinergi dan berkomunikasi dengan baik dalam terlaksananya keamanan di wilayah dan pembangunan Kota Batam.

Dalam acara tersebut juga di hadiri Walikota Batam Bapak M. Rudi, Kasi Korem, unsur SKPD Kota Batam, pimpinan TNI AL, AU dan Polri wilayah Kepri, tokoh/pimpinan masyarakat, Alim ulama, para Ketua RT, RW Lurah, Camat, serta Para Babinsa, Babinpotmar, Bhabinkamtibmas, Danramil dan Kapolsek Se-Kota Batam.(kmg/rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sulawesi Tengah (Sulteng) memiliki daratan terluas sekaligus menawarkan banyak objek wisata di Pulau Sulawesi. Provinsi ini juga dilaluii garis katulistiwa yang sudah popular dikalangan lokal sampai mancanegara. Penasaran dengan keelokan di kawasan ini? Ada destinasi yang bisa segera dikunjungi yaitu Palu dan Morowali.

Palu ialah ibukota Sulteng dengan topografi wilayah yang lengkap. Tatanan sungai membelah kota, hamparan pegunungan mengular ke utara dan garis pantai telah membentuk teluk sebagai pemandangan unik.

Sedangkan Morowali adalah salah satu kabupaten di Sulteng yang saat ini menjadi destinasi baru, semakin menambah deretan kota tujuan wisata ataupun bisnis khususnya di Sulawesi. Sehingga, impian untuk menjelajahi koridor ini lebih luas lagi segera terwujud.

Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group akan membawa travelers dan business menuju Morowali yang terhubung langsung dengan Palu efektif 8 Juli 2018.

Penerbangan dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Maleo, Morowali, Sulawesi Tengah (MOH) pukul 09.30 WITA dan tiba di Bandar Udara Mutiara Sis-Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW) pada 10.10 WITA.

Untuk layanan sebaliknya, akan lepas landas dari Palu pukul 10.40 WITA dan mendarat di Morowali pada 11.20 WITA. Saat ini, tersedia satu frekuensi setiap hari Selasa, Kamis dan Minggu.

Kehadiran penerbangan yang dilayani secara berjadwal Morowali – Palu pergi pulang (PP) ini telah melengkapi rute dari Morowali menuju Kendari, Sulawesi Tenggara dan Makassar, Sulawesi Selatan yang dibuka sejak 6 Juli lalu.

Dengan demikian, bagi pelancong dan pebisnis mendapatkan kemudahan perjalanan yang terhubung dengan tiga kota besar yang menyediakan penerbangan lanjutan (connecting flight) bersama Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air).

Melalui Palu akan mengakomodir kebutuhan pelanggan dari Morowali untuk dapat meneruskan perjalanan ke berbagai kota, antara lain Cengkareng, Balikpapan, Gorontalo, Manado, Buol, Toli-Toli, Ampana, Luwuk, Makassar, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Kendari, Ambon, Denpasar, Lombok, Jayapura. Kedepannya, jaringan ini akan terus dikembangkan.

Redi Irawan, Operation Director of Wings Air mengungkapkan, “Kami meluncurkan rute baru Wings Air khusus wilayah Sulteng yang bertujuan untuk menjembatani ibukota propinsi dengan kabupaten. Wings Air berkomitmen dalam upaya membantu pengembangan destinasi wisata dan bisnis di kawasan ini melalui jalur udara. Kesungguhan tersebut merupakan bagian dari rencana strategis Lion Air Group sejalan mendukung program pemerintah guna meningkatkan sekaligus menyokong pertumbuhan ekonomi daerah.”

Sulawesi Tengah sudah menjadi salah satu hub (penghubung) Lion Air Group. Propinsi ini memiliki tujuh bandar udara dan hadirnya destinasi baru di Morowali telah menunjukkan keseriusan Lion Air Group dalam menjawab tingginya permintaan masyarakat terhadap akses perjalanan udara dan pasar penerbangan di dalam negeri.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, bahwa jumlah aktivitas penumpang melalui bandar udara di Sulawesi Tengah selama April 2018 tercatat 170.184 orang atau naik 3,66% dibandingkan Maret 2018.

Saat ini Lion Air, Wings Air dan Batik Air sudah beroperasi di Bandar Udara Mutiara Sis-Aljufri, Kota Palu dengan frekuensi lebih dari 30 regular flight setiap harinya. Khusus Wings Air sudah melayani berbagai rute di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk, Kabupaten Banggai; Kasiguncu di Kota Poso, Tanjung Api di Ampana, Pogogul di Buol; Bandar Udara Sultan Bantilan Toli Toli dan Bandar Udara Maleo, Morowali.

“Lion Air Group sudah lama beroperasi di Sulawesi Tengah, propinsi yang cukup luas ini memiliki infrastruktur yaitu bandar udara di setiap kabupaten. Untuk itu, kami sudah menghubungkan antardaerah dalam mempersingkat waktu tempuh dan mempermudah mobilitas orang serta barang di intra Sulteng maupun dari/ ke Sulteng. Kami menilai, Sulawesi Tengah memiliki keunggulan wisata dan bisnis yang menjadi modal besar seiring pengembangan serta peningkatan daerah, pusat logistik terpadu dan berbagai industri pengolahan di koridor ekonomi Sulawesi,” pungkas Capt. Redi.

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Miri, Malaka di Malaysia.

Wings Air memiliki frekuensi mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600.

Jaringan Penerbangan Lion Air Group dari Palu

Rute Batik Air

Frekuensi Terbang

Palu – Cengkareng
1 kali per hari
Palu – Makassar – Cengkareng
2 kali per hari
Rute Lion Air
Palu – Cengkareng
2 kali per hari
Palu – Balikpapan
1 kali per hari
Palu – Surabaya
1 kali per hari
Palu – Makassar
2 kali per hari
Rute Wings Air
Palu – Luwuk
2 kali per hari
Palu – Toli Toli
1 kali per hari
Palu – Buol
1 kali per hari
Palu – Ampana
1 kali per hari
Palu – Luwuk – Manado
2 kali per hari
Palu – Gorontalo
1 kali per hari
Palu – Morowali
1 kali per hari Selasa, Kamis dan Minggu. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rogojampi dan Jenggawah – 3 Juli 2018. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini tentang penerbangan dari maupun ke Bandar Udara Banyuwangi, Jawa Timur (BWX) dan dari maupun ke Bandar Udara Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur (JBB), sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam), yaitu berupa penutupan operasional bandar udara (closed aerodrome), yaitu Blimbingsari Banyuwangi mulai pukul 03.40 WIB sampai dengan 05.00 WIB dan diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB. Sedangkan di Jember ditutup mulai pukul 05.48 WIB hingga 06.00 WIB dan diperpanjang pukul 15.00 WIB.

Kondisi itu dikarenakan dampak erupsi dan aktivitas yang mengalami peningkatan dari Gunung Agung di Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Wings Air menginformasikan bahwa material abu vulkanik atau volcanic ash dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan.

Dalam menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Wings Air mengalami penyesuaian dengan kondisi tersebut pada beberapa penerbangan.

Informasi rute Wings Air dengan status pembatalan penerbangan (cancel flight) hari ini, sebagai berikut:

Keberangkatan Domestik (departure)

  • Wings Air     IW1873         Jember – Surabaya
  • Wings Air     IW1881         Banyuwangi – Surabaya

Kedatangan Domestik (arrival)

  • Wings Air     IW1872         Surabaya – Jember
  • Wings Air     IW1880         Surabaya – Banyuwangi

Lion Air Group melakukan penanganan kepada seluruh pelanggan yang terkena dampak sesuai kebijakan perusahaan, yaitu:

  • Standart Operation Procedure (SOP), yaitu pengembalian dana mengacu pada aturan pemerintah untuk force majeure yang terdapat dalam PM 185 tahun 2015, bahwa untuk penerbangan dengan kelompok layanan no frills (low cost carrier/ LCC) dilakukan pemotongan biaya administrasi 10% dari harga tiket dasar (basic fare) yang telah dibayarkan oleh pelanggan.
  • Perubahan jadwal penerbangan (reschedule) dengan tanpa dikenakan biaya tambahan.

Wings Air telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan yang terganggu perjalanannya dan akan memperbarui informasi sesuai perkembangan lebih lanjut.

Wings Air akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam memberikan keterangan sesuai  situasi terkini.

Operasional Wings Air akan berjalan normal kembali setelah bandar udara di Banyuwangi dan Jember dinyatakan aman (safety) untuk penerbangan.

Lion Air Group menyatakan patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) Lion Air Group serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional.

Melalui kesempatan ini, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air Group dan pihak terkait/ berwenang. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komandan Kodim 0315/Bintan, Letkol Inf Ari Suseno, S.SOS. memimpin upacara sertah terima jabatan (Sertijab) Kasdim 0315 Bintan di Modim Bintan- Kota Tanjungpinang, Jumat, 29 Juni 2018.

Kegiatan dihadiri Para Danramil, Para Pasi dan Persit KCK Cabang 55 Kodim 0315/Bintan serta anggota Makodim.

Pergantian jabatan dalam suatu organisasi merupakan hal yang wajar dan biasa di lakukan, karena dengan pergantian jabatan akan memberikan wawasan dan pengalaman yang baru bagi setiap Prajurit, sekaligus sebagai penyegaran dalam kehidupan Organisasi, khususnya di jajaran Kodim 0315/Bintan.

Pergantian jabatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para Perwira untuk pengalaman dan pengetahuan yang semakin luas agar dapat mengemban tugas yang dipercayakan oleh pimpinan.

”Berkenaan dengan serah terima Jabatan ini, saya secara pribadi dan selaku Komandan Kodim 0315/Bintan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada Mayor Inf Sugeng Suryanto beserta Ibu, atas segala dedikasi dan pengabdiannya yang telah dicurahkan selama melaksanakan tugasnya. Semoga pengalaman yang telah di peroleh selama melaksanakan tugas dan tanggung jawab di Kodim 0315/Bintan ini, dapat memacu motifasi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di tempat yang baru,” kata Letkol Inf Ari Suseno.

Untuk Mayor CZI Slamet Wahyudi beserta Ibu saya Ucapkan Selamat datang di satuan yang baru di Kodim 0315/Bintan. “Saya berharap agar dapat segera menyesuaikan di wilayah Kodim 0315/Bintan dan tunjukkan dan berikan kesan yang positif. Saya harapkan agar seluruh prajurit dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan keiklasan dimanapun bertugas hendaknya selalu siap dengan setiap perkembangan situasi dan kondisi terutama di Wilayah Kodim 0315/Bintan,” akhir sambutan Dandim.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuta –  Jumat, 29 Juni 2018. Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID)Wings Air (kode penerbangan IW) dan Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini tentang penerbangan dari maupun ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS), sesuai pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notam) bernomor A2549/18, yaitu berupa penutupan operasional bandar udara (closed aerodrome) pukul 03.00 WITA – 19.00 WITA pada Jumat, 29 Juni 2018

Kondisi itu dikarenakan dampak erupsi dan aktivitas dari Gunung Agung di Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali yang mengalami peningkatan.

Lion Air Group menginformasikan bahwa material abu vulkanik atau volcanic ash dapat merusak pesawat, sehingga membahayakan penerbangan.

Untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional Lion Air Group mengalami penyesuaian dengan kondisi tersebut pada beberapa penerbangan yang direncanakan lepas landas dan mendarat dari/ di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Informasi jaringan penerbangan Lion Air, Batik Air dan Wings Air dengan status pembatalan penerbangan (cancel flight), sebagai berikut:

Keberangkatan Domestik (departure)

  • Lion Air         JT035             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT029             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT015             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT041             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT017             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT011             Denpasar – Cengkareng
  • Lion Air         JT561             Denpasar – Solo
  • Lion Air         JT568             Denpasar – Lombok
  • Lion Air         JT954             Denpasar – Lombok
  • Lion Air         JT924             Denpasar – Kupang
  • Lion Air         JT560             Denpasar – Yogyakarta
  • Lion Air         JT741            Denpasar – Makassar
  • Lion Air         JT805             Denpasar – Surabaya
  • Lion Air         JT923             Denpasar – Surabaya
  • Lion Air         JT905             Denpasar – Bandung
  • Lion Air         JT961             Denpasar – Bandung
  • Batik Air       ID6501          Denpasar – Cengkareng
  • Batik Air       ID6513          Denpasar – Cengkareng
  • Batik Air       ID6060          Denpasar – Cengkareng
  • Batik Air       ID6413          Denpasar – Surabaya
  • Wings Air     IW1884         Denpasar – Waingapu
  • Wings Air     IW1840         Denpasar – Malang
  • Wings Air     IW1962         Denpasar – Lombok
  • Wings Air     IW1848         Denpasar – Lombok
  • Wings Air     IW1826         Denpasar – Bima
  • Wings Air     IW1836         Denpasar – Bima
  • Wings Air     IW1832         Denpasar – Tambolaka
  • Wings Air     IW1898         Denpasar – Labuan Bajo
  • Wings Air     IW1888         Denpasar – Labuan Bajo
  • Wings Air     IW1830         Denpasar – Labuan Bajo
  • Wings Air     IW1820         Denpasar – Maumere
  • Wings Air     IW1803         Denpasar – Semarang

Kedatangan Domestik (arrival)

  • Lion Air         JT038             Cengkareng – Denpasar
  • Lion Air         JT028             Cengkareng – Denpasar
  • Lion Air         JT012             Cengkareng – Denpasar
  • Lion Air         JT924             Solo – Denpasar
  • Lion Air         JT659             Lombok – Denpasar
  • Lion Air         JT955             Lombok – Denpasar
  • Lion Air         JT927            Makassar – Denpasar
  • Lion Air         JT746             Makassar – Denpasar
  • Lion Air         JT925             Kupang – Denpasar
  • Lion Air         JT569             Yogyakarta – Denpasar
  • Lion Air         JT804             Surabaya – Denpasar
  • Lion Air         JT922             Surabaya – Denpasar
  • Lion Air         JT910             Surabaya – Denpasar
  • Lion Air         JT904             Bandung – Denpasar
  • Lion Air         JT960             Bandung – Denpasar
  • Batik Air       ID6500          Cengkareng – Denpasar
  • Batik Air       ID6512          Cengkareng – Denpasar
  • Batik Air       ID6061          Cengkareng – Denpasar
  • Batik Air       ID6412          Surabaya – Denpasar
  • Wings Air     IW1851         Lombok – Denpasar
  • Wings Air     IW1857         Lombok – Denpasar
  • Wings Air     IW1963         Lombok – Denpasar
  • Wings Air     IW1827         Bima – Denpasar
  • Wings Air     IW1837         Bima – Denpasar
  • Wings Air     IW1841         Malang – Denpasar
  • Wings Air     IW1885         Waingapu – Denpasar
  • Wings Air     IW1831         Labuan Bajo – Denpasar
  • Wings Air     IW1899         Labuan Bajo – Denpasar
  • Wings Air     IW1889         Labuan Bajo – Denpasar
  • Wings Air     IW1833         Tambolaka – Denpasar
  • Wings Air     IW1821         Maumere – Denpasar
  • Wings Air     IW1802         Semarang – Denpasar

Informasi jaringan penerbangan Lion Air, Batik Air dan Malindo Air dengan status akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan (re-schedule time departure and arrival) sampai pemberitahuan lebih lanjut, sebagai berikut:

Keberangkatan Internasional

  • Lion Air                 JT2621           Denpasar – Changsha Huanghua, China
  • Lion Air                 JT2619           Denpasar – Wuhan Tianhe, China
  • Batik Air               ID6005          Denpasar – Perth, Australia
  • Batik Air               ID6007          Denpasar – Perth, Australia
  • Batik Air               ID6016          Denpasar – Kuala Lumpur, Malaysia
  • Malindo Air         OD325           Denpasar – Kuala Lumpur, Malaysia
  • Malindo Air         OD178           Denpasar – Kuala Lumpur, Malaysia
  • Mal. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/Wira Pratama Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos. bersama Kadistan Provinsi Kepri memimpin rapat koodinasi untuk kesiapan perluasan sawah wilayah Provinsi Kepri TA 2018 di ruang rapat Makorem 033/WP Jln Sei Timun KM 14 Tanjungpinang, Jumat, 22 Juni 2018.

Rapat Koodinasi kesiapan perluasan cetak sawah bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Prov Kepri mendapat alokasi kegiatan cetak sawah seluas 2.200 H. Pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan di Kabupaten Lingga dan Kabupaten Natuna.

Rapat koordinasi pelaksanaan cetak sawah ini, bertujuan agar pelaksanaan kegiatan perluasan sawah dengan pola swakelola tahun 2018 ini dapat berjalan dengan baik. Dimana petugas terkait, memiliki pemahaman yang tepat dalam melaksanakan tahapan kegiatan perluasan sawah dan agar terwujud persepsi dan pandangan yang sama diantara petugas dalam melaksanakan kegiatan perluasan sawah di daerah.

Selain itu, rapat persiapan ini untuk terwujudnya kesamaan pandangan dan gerak langkah yang sama dalam melaksanakan kegiatan perluasan sawah di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Rapat koordinasi pelaksanaan cetak sawah tersebut juga di hadiri Komandan Korem 033/Wira Pratama beserta Staf, Kadistan Provinsi Kepri, Bupati Lingga, Kadistan Kabupaten Natuna, Dandim 0315/Bintan, Dandim 0318/Natuna serta undangan. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – – Menjelang berakhirnya Ramadan 1439 H, Fraksi Hanura DPRD Karimun menggelar buka bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim dan masyarakat kurang mampu (kaum duafa) di Kecamatan Buru, Sabtu, 9 Juni 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Lubuk Puding, Kecamatan Buru itu disejalankan dengan kunjungan kerja Pimpinan DPRD Karimun Bakti Lubis,SH., MH yang juga Ketua DPD Hanura Provinsi Kepri dalam rangka safari Ramadan di wilayah kecamatan tersebut.

Turut hadir dalam rombongan safari Ramadan ini seluruh anggota Fraksi Hanura DPRD Karimun, dimana acara tersebut merupakan kegiatan kunjungan yang sudah lama diharapkan masyarakat setempat.

Kardi selaku koordinator penyelenggaraan kegiatan didampingi tokoh masyarakat setempat, mengaku gembira dapat bertatap muka langsung dengan pimpinan dan anggota DPRD Karimun khususnya dari Fraksi Hanura.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan berterima kasih atas pertemuan masyarakat dengan pimpinan DPRD yang dihadiri semua anggota DPRD Hanura ini. Sebab, belum ada partai lain yang bisa terjun secara lengkap seperti ini. Khusunya Pak Lubis, kami sudah undang dari sejak beberapa bulan lalu,” tutur Kardi haru.

Diakui Kardi, dirinya dan masyarakat di kelurahan itu sudah sangat dekat dengan Hanura, mengingat anggota DPRD Hanura dari daerah pemilihan (dapil) tersebut setiap tahun memberikan program peningakatan ekonomi kerakyatan, melalui usulan pokok-pokok pikiran DPRD. “Hingga saat ini, belum ada anggota DPRD lain yang konsisten seperti wakil-wakil dari Hanura ini,” puji Kardi mengacungkan jempol.

Bakti Lubis, SH., MH selaku Pimpinan DPRD Karimun sekaligus Ketua DPD Hanura Kepri, pada tausiah singkat dan diskusi dengan masyarakat setempat, menegaskan pentingnya kekompakan bermasyarakat agar segala bentuk program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah bisa dijalankan dengan baik.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini, dan saya berpesan agar kekompakan kemasyarakatan yang ada di kampung kita ini, tetap dijaga dan dipertahankan. Yakinlah, bahwa kekompakan masyarakat ini merupakan kunci dasar mampu tidaknya kita menata dan membangun daerah dari berbagai aspek kehidupan,” jelas Lubis.

Ia pun berpesan agar pelaksanaan puasa Ramadan yang sudah masuk di bagian hari-hari terakhir ini, tetap dijalankan dengan istiqomah dan khusyuk, guna berikhtiar mendapatkan ridha Sang Halik Pencipta Alam Semesta.

“Tiada terasa kita sudah masuk di akhir Ramadhan, tentunya kesempatan yang tinggal beberapa hari ke depan ini, seyogyaynya kita kuatkan istiqomah kita menjalankan berbagai macam kegiatan ibadah. Sehingga, kita mampu mendapatkan penilaian ketakwaan di sisi Allah SWT,” terang Lubis.

Dalam kunjungan safari Ramadan Pimpinan DPRD dan anggota Fraksi Hanura Karimun tersebut, dimulai dengan buka puasa bersama masyarakat setempat. Kemudian penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, kaum kurang mampu, dan pemberian uang sagu hati kepada puluhan pengurus masjid dan musalah di kelurahan tersebut. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Panglima Kodam (Pangdam) I/ Bukit Barisan, Mayor Jendral TNI Ibnu Triwidodo melakukan rangkaian safari ramadan 1439 hijiriah atau tahun 2018.

Untuk jadual safari Ramadan di Kepulauan Riau (Kepri), rombongan Pangdam I/BB disambut Komandan Korem (Danrem) 33/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, S, Sos di Bandara Lanud RH Fisabilillah, Jumat, 6 Juni 2018.

Selain Danrem, Pangdam yang disambut Kasrem, para Kasi Korem serta Pejabat FKPD Kepri, langsung menuju ke Gedung Daerah Kota Tanjungpinang untuk melaksanakan buka puasa bersama. Di lokasi dituju, Pangdam sudah ditunggu Gubernur Kepri, Nurdin Basirun segenap aparat instansi terkait dan unsur FKPD kabupaten/kota Muspika, Ketua RT, RW, Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, Babinpotmar Serta ASN Se-Provinsi Kepulauan Riau.

Direncanakan, keesok harinya, Pangdam juga akan melaksanakan safari ramadhan di wilayah Kabupaten Natuna bersama prajurit yang ada di perbatasan wilayah Korem 033/WP.  (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. SOS, menyerahkan bingkisan Lebaran 1439 H berupa Sembako dan uang THR dari KASAD pada pelaksanaan apel luar biasa yang dilaksanakan di lapangan upacara Makorem di KM 14 Jln Sei Timun Tanjungpinang.

Usai upacara penyerahan sembako, Danrem memberikan Jam Komandannya, petunjuk kepada anggota Makorem 033/Wira Pratama pada pelaksanaan pemberangkatan Cuti lebaran 1439 H yang dimulai Senin 11 Juni 2018.

Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. SOS, mengingatkan kepada seluruh anggota dan jajaran Korem 033/Wira Pratama untuk tetap melaksanakan petunjuk dari Pimpinan TNI.

Petunjuk dijelaskan bahwa kekuatan Anggota Makorem tetap siaga sampai pada waktu yang ditentukan, tetap waspada untuk mengamankan diri sendiri dan keluarga dan atas nama Komando memberikan kebijakan kepada anggota dengan memberikan Dinas Cuti Lebaran untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya khususnya anggota Korem 033/Wira Pratama yang akan melaksanakan dinas cuti diluar wilayah Korem untuk dapat menjaga sikap dan etika dan tidak membuat pelanggaran.

Danrem juga mengingatkan pelaksanaan dinas cuti agar memperhatikan keamanan terutama bagi anggota yang menggunakan kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4 agar melengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya.

Hindari pelanggaran serta bina hubungan baik dengan masyarakat dimanapun prajurit berada. Dan atas nama pribadi, keluarga dan Komando Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. SOS, menyampaikan ucapan selamat kepada anggota kaum muslimin dan muslimat dalam merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah, Minal Aidin Wal Faidzin, mohon Maaf lahir dan Bathin.

Dalam pelaksanaan Apel pemberangkatan Dinas Cuti tersebut juga di hadiri Kasrem Kolonel Inf Jimmy Watuseke beserta para Kasi Korem dan seluruh Prajurit Makorem 033/WP.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Kodim 0318/Natuna melaksanakan Latihan Posko I yang secara resmi dinyatakan dibuka oleh Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos di gedung serba guna Kodim 0318/Natuna, Sabtu, 2 Juni 2018.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan prosedur hubungan komando dan staf dalam merencanakan, menyiapkan, dan melaksanakan komando pengendali operasi untuk menghadapi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan di wilayah, .

Setelah membuka secara resmi latihan tersebut, Danrem 033/Wira Pratama memberikan pengarahan kepada peserta latihan yang merupakan anggota Kodim 0318/Natuna mulai dari Dandim, Kasdim, Perwira Staf Kodim dan staf kodim.

“Latihan adalah naluri jati diri prajurit, Diman latihan memberikan ruang untuk melihat lebih jeli secara internal, sehingga dapat menjadikan satuan kalian yang terbaik dan secara eksternal dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap lingkungan wilayah kalian”, kata Danrem 033/WP

Danrem 033/Wira Pratama menekankan agar keberadaan satuan di wilayah Natuna khususnya Kodim 0318/Natuna, harus menjamin aman dan nyaman, menciptakan gairah positif ditengah masyarakat dan menjadi kebanggaan masyarakat natuna sehingga menjadi inspirasi bagi masyarakat Natuna di segala aspek kehidupan.

“Kedepan dalam melaksanakan latihan, lakukan terobosan melalui latihan bersama dengan pemerintah daerah yang bersifat aplikasi”, tambah Danrem 033/Wira Pratama.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ratusan Siswa-siswi di Kepri mengikuti pelatihan dan pembuatan video pendek di Aula Asrama Haji Batamcenter, Kamis, 31 Mei 2018. Pelatihan membuat video pendek bertema ‘Menjadi Indonesia’ ini digelar sebagai upaya menanamkan rasa cinta sesama sebagai salah satu upaya mencegah radikalisme sejak dini.

Pelatihan rutin yang digelar setiap tahun ini dilakukan oleh Badan Nasional Penaggulangan Teroris (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Acara yang langsung dibuka oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNPT Marsma TNI, Dr Asep Dadang Suryadi ST, MM ini juga menghadirkan narasumber talkshow Dr Erwansyah Sjarief dosen Universitas Suryadarma dan dosen PTIK.

Menurut Asep Dadang Suryadi, pelatihan dan pencegahan teroris mesti dilakukan sejak dini. Asep Dadang Suryadi juga banyak menceritakan tentang upaya-upaya yang dilakukan BNPT dalam mencegah dan menindak pelaku teroris.

“Banyak hal yang meski diketahui oleh siswa-siswi agar tidak terjebak dalam gerakan terlarang. Pelaku teroris selama ini tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun ada juga dilakukan oleh perempuan bahkan ada juga yang dilakukan oleh anak di bawah umur,” ucapnya.

Di pembukaan acara pelatihan, tampak dihadiri juga oleh Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri Halimansyah dan undangan dari TNI dan FKPD lain.

Sementara itu Ketua FKPT Provinsi Kepri Reni Yusneli menyebutkan, pelatihan ini sslah satu tujuannya untuk memberikan gambaran pelibatan pelajar SMA sederajat. “Tentu output yang kita harapkan salah satunya agar materi pencegahan radikalisme dan terorisme dengan talkshow di radio televisi dan karya video pendek,” kata Reni dalam pidatonya.

Pada penghujung acara, peserta mengikuti workshop yang pematerinya dari praktisi film Dyah Kusumawati dan artis Annisa Putri Ayudya yang mengarahkan dan mengajarkan peserta workshop membuat video pedek. Hasil setiap video yang dibuat secara berkelompok langsung dibahas untuk dikoreksi dan diperbaiki lalu diunggah ke instagram untuk mengikuti lomba video pendek BNPT yang total hadiahnya Rp57 juta. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Akhirnya Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Batam akhirnya resmi dikukuhkan, Selasa, 29 Mei 2018. Pengukuhan di Pasar Mangrove, Kampung Wisata Terih Nongsa, disejalankan dengan acara buka puasa bersama.

Koordintor GenPI Kepri, Nunung Sulistiyanto yang mengukuhkan para pengurus disaksikan sejumlah pengurus GenPI Kepri. Meski berlangsung sederhana, tetapi penuh semangat dan keseruan. Acara dimulai dengan buka puasa bersama yang dihadiri anggota GenPI Batam, pengurus GenPI Kepri, Komunitas Pari Batam, Paguyuban Sugeng, dan masyarakat setempat. Setelah salat Isya barulah pengukuhan dilakukan.

Nunung Sulistiyanto menekankan kepada pengurus GenPI Batam agar bisa ‘berlari’ kencang dan giat mempromosikan pariwisata Batam, Kepri, dan Indonesia. Sebab posisinya di cross border.

Ketua GenPI Kepri juga mengingatkan supaya rencana pasar di Batam segera digarap untuk mewujudkan 100 destinasi digital Kementerian Pariwisata tahun ini.

“Kepri ditargetkan memiliki empat pasar atau destinasi digital. Kita (Genpi Kepri) baru punya satu, dan Bintan akan menyusul. Genpi Batam juga diharapkan segera mewujudkan pasar,” kata Nunung.

Ketua GenPI Batam Lezar Penggalih menyebutkan GenPI Batam memang sudah terbentuk sejak tahun lalu. Tepatnya saat deklarasi 25 OKtober 2017. Sampai saat ini anggotanya baru 37 orang. Karena itu, ia akan segera merekrut anggota lebih banyak untuk menjawab tantangan dari Ketua Genpi Kepri.

“Kita akan bikin program GenPI Goes to School dan Goes to Campus. Kemudian melakukan pelatihan untuk para anggota, terutama untuk cara membuat artikel, membuat draft twitter,” jelasnya usai konsolidasi dengan pengurus GenPI Batam.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, menyambut gembira pengukuhan GenPI Batam. Buralimar berharap GenPI Batam lebih aktif dan giat memajukan pariwisata Batam dan Kepri.”Selamat atas pengukuhan Genpi Batam. Sukses dan berkarya setiap saat mengembangkan dan memajukan dunia pariwisata Batam dan Kepri,” ucap Buralimar.

Begitu pula sambutan dan harapan dari Kepala Dinas Pariwisata Batam, Pebrialin. Harapannya, pariwisata Batam
menggeliat lagi. “Selamat ya atas pengukuhan Ketua Lezar Penggalih dan jajaran pengurus Genpi Batam yang telah
dikukuhkan oleh Ketua Genpi Provinsi Kepri. Semoga sukses dalam menjalankan tugas memajukan pariwisata Batam lebih menggeliat lagi,” katanya.

Batam memang salah satu menjadi lokasi wisata cross border yang diunggulkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Lokasinya yang berbatasan dengan Malaysia dan Singapura menjadi penarik bagi wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung. Selama beberapa tahun, Batam menjadi penyumbang nomor tiga jumlah kunjungan wisman di Indonesia. (***)