TANJUNG PINANG

TANJUNG PINANG

Kamis | 22 Agustus 2019 | 4:48

Inflasi Kota Tanjungpinang Masih Stabil

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus konsisten dalam mengendalikan Inflasi di Kota Tanjungpinang, ini ditunjukkan dengan rapat koordinasi rutin terkait usaha menekan angka inflasi di Kota Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan saat Rapat Rutin bulanan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tanjungpinang yang dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Tanjungpinang bertempat di ruang rapat Raja Haji Fisabilillah Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu, 21 Agustus 2019.

Menurut data yang dipaparkan oleh Bank Indonesia dan BPS pada bulan Juli ini Kota Tanjungpinang mencatat inflasi sebesar 0,57% (MTM) atau Inflasi sebesar 3,32% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,32% atau 3,20% (yoy), penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang bersumber dari inflasi kelompok bahan makanan sebesar 2,27% (mtm) dengan andil 0,57% (mtm), yang di sebabkan kenaikan harga cabai merah, rawit dan ikan tongkol.

Kenaikan harga komoditas cabai merah dan rawit tersebut disebabkan kekeringan yang terjadi di sentra penghasil Jawa Tengah maupun pergeseran masa tanam di Sumatera Utara, sementara kenaikan ikan tongkol diakibatkan kurangnya pasokan karena dampak dari cuaca buruk.

Akan tetapi jika dilihat dari bulan Januari 2019 hingga bulan Juni 2019 inflasi Kota Tanjungpinang masih tergolong stabil dan inflasi Kota Tanjungpinang tercatat 2,17%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang masing-masing sebesar 3,50% dan 3,32%.

Disela rapat tersebut Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP mengharapkan OPD terkait seperti Dinas P3 dan BUMD untuk dapat melakukan pengawasan lebih dan melakukan intervensi jika harga terkait komoditas tertentu terjadi kenaikan yang tidak wajar.

“Terkait kenaikan cabai ini memang terjadi,  tidak hanya di Kota Tanjungpinang akan tetapi terjadi di daerah lainnya bahkan hampir di seluruh Indonesia seperti Surabaya juga mengalami kenaikan yang signifikan,” ungkapnya.

Rapat rutin bulanan ini juga disampaikan bahwa Kota Tanjungpinang telah meraih TPID Terbaik se-Sumatera. Penghargaan tersebut diterima langsung Walikota Tanjungpinang dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla di Jakarta beberapa waktu lalu. Hal ini menurut Rahma, suatu prestasi dari TPID Kota Tanjungpinang yang telah bekerja keras dan menjaga konsistensi dalam mengatur inflasi di Kota Tanjungpinang.

Rapat bulanan TPID ini di hadiri oleh stake holder terkait seperti, Bank Indonesia Perwakilan Kepri, BPS Kota Tanjungpinang, Beacukai Tanjungpinang, Karantina Pertanian dan Perikanan, BMKG Kota Tanjungpinang, Satgas Pangan dari Polres Tanjungpinang dan OPD terkait. (r/sal)

TANJUNG PINANG

Rabu | 21 Agustus 2019 | 10:46

Lantamal IV Gelar Latihan Pertahanan Pangkalan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dua pesawat tempur tak dikenal menghujani peluru ke Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Mako Lantamal IV) tepat pukul 14.30 WIB, Selasa, 20 Agustus 2019.

Sirine peringatan tanda bahayapun langsung menggelegar memecah langit, ratusan prajurit Lantamal IV yang saat itu sedang bergelut dengan rutinitasnya, dengan sigap keluar markas dan langsung berlari menuju gudang senjata, yang letaknya tidak jauh dari kantor prajurit.

Dalam waktu lima menit , seluruh prajurit Lantamal IV dan Prajurit Batalyon Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan IV), dengan kekuatan penuh sudah bersiaga diberbagai sudut dengan senjata serbu siap tembak.

Tak lama berselang, kembali dua pesawat musuh yakni, satu helikopter dan satu pesawat jet tempur melintas terbang rendah di atas Mako Lantamal IV dengan menembakkan serangan senjata dari udara.

Komandan Lantamal IV gerak cepat memberikan komando gencarkan serangan balik kepada musuh, perintah tersebut membuat prajurit yang sudah siap melakukan perlawanan dan membalas serangan tembakan dari darat.

Dibawah panasnya terik matahari, baku tembak dari udara dan darat tak terelakkan lagi, serangan balik Lantamal IV terus buru pesawat pesawat musuh yang melintas diatas Pangkalan.

Akibat muntahan peluru pesawat asing tersebut belasan prajurit Lantamal IV mengalami luka tembak dan terkapar, tembakan peluru musuh juga mengakibatkan ledakan di gudang perbekalan Lantamal IV, beruntung petugas bantuan pemadam kebakaran yang tiba di Markas Lantamal IV dibantu prajurit dan pemadam kebakaran Lantamal IV berhasil memadamkan api, sehingga dapat mengamankan gudang perbekalan dan gudang senjata.

Sekitar dua jam baku tembak dengan pesawat musuh berlangsung, akhirnya para prajurit Lantamal IV berhasil memukul mundur dan menjatuhkan satu pesawat tersebut. Sedangkan sejumlah prajurit yang mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan medis.

Peristiwa serangan udara oleh helikopter dan jet tempur ke Mako Lantamal IV merupakan puncak latihan tempur yang di gelar oleh Tim Komando Latihan (Kolat), Komando Armada I (Koarmada I) selaku tim uji, dan unsur yang melaksanakan adalah para prajurit Lantamal IV, dalam rangka untuk kesiapan ancaman serangan musuh yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Sebelumnya simulasi tempur digelar, juga dilaksanakan berbagai latihan antara lain PDD Khas TNI AL, PBB, Peraturan penempatan penjagaan, Dakura PHH, Menembak, Deputasi Pemakaman, Jajar Kehormatan dan Pertahanan Pangkalan serangan bahaya Udara.

Mengutip pernyataan Komandan Pangkalan Utama Angakatan Laut IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. pada acara pembukaan Latihan uji terampil Gladi Tugas Tem¬pur Pangkalan (Gla¬gaspur) tingkat P1 dan P2 mengatakan, bahwa latihan tempur pangkalan ini digelar untuk melatih kesiapan dan kesigapan para prajurit dalam mempertahankan Pangkalan Militer dari serangan darat maupun udara.

“Latihan tempur ini untuk menguji ketrampilan prajurit TNI AL Lantamal IV dalam kesiapan dan kesigapan para prajurit untuk menghadapi dari serangan musuh, sehingga sewaktu-waktu apabila diserang musuh, seluruh prajurit akan siap mempertahankan markas dan mengalau musuh,” ujar Danlantamal IV. (r/sal).

TANJUNG PINANG

Rabu | 21 Agustus 2019 | 5:54

Peserta KKDN Pasis Sesko TNI 2019 Kagumi Kota Tanjungpinang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kunjungan Kerja Peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), Perwira Siswa (Pasis) Dikreg XLVI Sesko TNI 2019 ke Kota Tanjungpinang penuh keakraban. Kegiatan dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah Kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa, 20 Agustus 2019 sore.

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang siap membantu Pasis Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019 demi kelancaran selama melaksanakan kegiatan di Kota Tanjungpinang. Dalam kesempatan ini juga, Syahrul turut menyampaikan dalam paparan tentang keberhasilan dan inovasi serta visi misi dalam pembangun Kota Tanjungpinang sebagai kota budaya, dan Kota Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Riau.

“Selamat datang di Kota Tanjungpinang kepada seluruh Perwira Siswa, atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung sepenuhnya kepada para Pasis untuk melakukan kegiatan di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Syahrul juga menyampaikan bahwa kondisi geografis Kota Tanjungpinang yang berada sangat strategis dengan beberapa negara seperti Malaysia dan Singapura sangat menguntungkan bagi Kota Tanjungpinang sebagai kota perdagangan dan pariwisata.

“Banyak wisatawan yang datang ke Kota Tanjungpinang, dengan demikian perekonomian berjalan dengan baik dan wisatawan cukup ramai setiap tahunnya,” pungkas Syahrul.

Sementara itu, Marsma TNI Anwar Kasim selaku pimpinan rombongan KKDN mengatakan pelaksanaan KKDN merupakan bagian dari kuliah pendidikan reguler Sesko TNI yang diselenggarakan di Provinsi Jambi, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, dan Kepulauan Riau secara bersamaan dan turut diikuti peserta dari mancanegara di antaranya, Australia, Malaysia, Singapore, Pakistan, India, Arab Saudi, dan Filipina.

Dijelaskannya, kegiatan KKDN memiliki peran penting agar mampu menyusun sebuah konsep sumbangan pemikiran pengembangan SDM pertahanan negara untuk pemerintah daerah, pembinaan kemampuan pertahanan wilayah untuk komando kewilayahan yang terkait serta jajarannya, serta salah satu bentuk aplikasi secara langsung dari teori yang telah di terima di hadapkan dengan dinamika perubahan yang ada di lapangan.

Anwar juga mengatakan bahwa dirinya dan para Pasis mengagumi Kota Tanjungpinang yang indah terutama kulinernya. “Kami sangat kagum dengan Kota Tanjungpinang yang memiliki kekayaan khazanah budaya, kulinernya pun enak sehingga kami betah disini,” ujarnya.

Di akhir acara dilakukan penyerahan cenderamata dari Marsma TNI Anwar Kasim dan Perwakilan Pasis kepada Walikota Tanjungpinang secara bergantian. Acara ini turut dihadiri, Pj. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Drs. H. Tengku Dahlan MT, Asisten, Staf Ahli, Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Kepala Disbudpar, Kepala DPMPTSP, Kepala Badan Kesbangpol Penmas dan Kabag Tata Pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI Korem 033/Wira Pratama mengadakan berbagai perlombaan tradisional bagi Prajurit serta keluarga dilingkungan asrama mulai dari permainan memasukan paku kedalam botol, tarik tambang, balap karung dan lainnya Senin, 19 Agustus 2019.

“Selain menyambut HUT RI ke-74, kegiatan ini juga sebagai upaya melestarikan kebudayaan dan permainan tradisional,” kata Kasrem 033/WP Kolonel Inf Jimmy Watuseke, saat acara berlangsung di lapangan Makorem 033/WP di Jln Sei Timun Senggarang Tanjungpinang.

Korem ingin menunjukan bahwa permainan tradisional tidak kalah menariknya jika dibandingkan permainan moderen, Ini HUT RI merupakan momen untuk dapat terus memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan nasional kepada masyarakat.

“Permainan rakyat ini setiap tahun kita gelar dengan maksud melestarikan permainan rakyat yang dulu sering dilakukan kita, bahkan para orang tua kita sewaktu masih anak-anak,” ungkap Kasrem.

Seperti yang kita lihat hari ini, para prajurit, ibu-ibu dan anak-anak dengan semangat kemerdekaan bermain, untuk melestarikan permainan tradisiona bangsa.

“Hayo kita ramaikan perayaan HUT RI ke-74 tahun ini. Semoga melalui kegiatan ini, semakin memperkokoh rasa persatuan dan cinta kita kepada bangsa dan negara dan antar sesama anak bangsa,”pungkas Kas. (penrem033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Keluarga besar Pramuka Kepri mendapat kado istimewa di peringatan hari pramuka ke-58 tahun 2019 ini.

Plt. Gubernur Kepri Kak Isdianto selaku Waka Mabida Pramuka Kepri menerima Penghargaan Darma Bhakti dari Kwartir Nasional

Penghargaan ini diberikan berkat dedikasi tenaga, pikiran yang sangat membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengembangan Gerakan Kepramukaan pada umum nya yang beliau berikan.

Pada Hari Pramuka ke 58 ada banyak rangkaian kegiatannya.

Salah satunya penyerahan penghargaan berupa lencana Melati, Darma Bakti, Panca Warsa, dan Pramuka Garuda kepada Para Mabicab, Ka. Kwarcab, Pembina dan Anggota pramuka.

Istimewa

Kwarda Kepri, di bawah kepemimpinan Arif Fadillah sangat banyak menuai kemajuan dan prestasi baik di tingkat Nasional bahkan sampai ke ASEAN.

Kontingen Kwarda Kepri berhasil meraih peringkat 7 besar pada Lomba Tingkat 4 Pramuka Penggalang se-Indonesia. Dan berkat dedikasinya, Ka. Kwarda Kepri Arif Fadillah, dan Ketua Harian Kwarda Kepri Lamidi mendapat penghargaan Bintang Johor Darul Takzim Penghargaan tertinggi dari Pengakap Malaysia.

Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Y.A.B Menteri Besar Johor Datuk Osman Sapian pada tanggal 18 November 2018 di Camp. Jibli, Batu Pahat, Johor Malaysia.

“Semoga dengan kepemimpinan Kak Isdianto dan Kak Arif Fadillah, pramuka Kepri semakin jaya,” kata Ketua Harian Kwarda Kepri, kak Lamidi.

Istimewa

Kata Lamidi Memperingati Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 mengambil tema “Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI”,. Program yang digelar Kwartir Daerah Kepulauan Riau diantaranya :

Kegiatan Lomba Pionering dan Semaphore di Bumi perkemahan Kwarda pada Saptu, 17 Agustus 2019.

Selain itu ada Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK)

Untuk melatih para Anggota Dewan Kerja Cabang, dalam merencanakan konsep kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan pelaporan kegiatan, LPK ini dilaksanakan pada tanggal 24 s.d 28 Juli 2019.

Kegiatan lainnya berupa Gotong Royong Massal sebagai bentuk perhatian dan partisipasinya pada lingkungan dan masyarakat di Terminal Sungai Carang pada Ahad, 4 Agustus 2019.

Ada juga aksi Donor Darah pada Kamis, 8 Agustus 2019 di Bintan Expo saat itu untuk ke 3 kalinya Kwarda Kepri menyelenggarakan Aksi Donor Darah.

Selain itu, ada acara Nonton Bareng Festival Film Pramuka usai aksi donor darah. Kwarda Kepri menyelenggarakan nonton Bareng Festival Film Pramuka di ruang studio Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kepri pada Jumat, 9 Agustus 2019 yang dibuka oleh Ketua Kwarda Kepri Arif Fadillah, dan dihadiri oleh Sekretaris Kwarda Kepri Eko Sumbaryadi, Ketua Bidang TTG, Abdimas, dan humas Sardison, dan sejumlah pengurus.

Ada lagi kegiatan andalan kwarda Kepri, anggota DKD dan peserta lomba film pendek pada kegiatan Festival Film pendek.

Tujuan festival film pendek ini untuk menumbuhkan kreativitas, Belajar eksplorasi ide dan gagasan.

Kegiatan lain Kwarda Kepri, Ziarah dan Tabur Bunga di makam pahlawan, Ulang Janji Pembina dan Pelatih Pramuka, Penyembelihan Hewan kurban dan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 58.

“Walaupun hari pramuka jatuh pada 14 Agustus 2019, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kepulauan Riau melaksanakan upacara hari Pramuka ke 58 pada tanggal 19 Agustus 2019 bertempat di gedung daerah Tanjungpinang.

Bertindak sebagai Pembina upacara Waka Mabida Kepri Isdianto,.

Semoga, dengan kepemimpinan Kak Isdianto, dan Arif Fadillah, pramuka Kepri semakin Berjaya,” kata Ketua Harian Kwarda Kepri Lamidi yang juga menjabat sebagai Kepala kantor Kesbang Provinsi Kepri.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, menghadiri upacara detik-detik proklamasi bertempat di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang Kepulauan Riau, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Upacara detik-detik Proklamasi diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Republik Indonesia, dimana bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto.

Pasukan upacara detik-detik Proklamasi kali ini terdiri dari 4 Batalyon upacara dengan komposisinya dari TNI, Polri, Pns, Bea dan Cukai, Satpol PP, KPLP, Tim Sar, Dispora/Pariwisata Provinsi, Mahasiswa, Pelajar SMA/SMK, pelajar SMP, Pramuka dan FKPPI.

Upacara detik-detik Prolamasi di halaman gedung daerah ditandai dengan diperdengarkannya bunyi sirene selama 30 detik, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, S.H selanjutnya penaikan bendera merah putih oleh pasukanpengibar bendera Provinsi Kepri.

Sebagai informasi, khusus untuk Komadan Kompi Paskibra pada upacara detik-detik proklamsi dipimpin oleh Kapten Laut (S) Erwin Adi Nugroho yang jabatan sehari-harinya sebagai Perwira di Keungan Wilayah (Kuil) Lantamal IV.

Hadir pada acara tersebut Unsur FKPD Provinsi Kepri, Organisasi Prangkat Daerah Propinsi Kepri, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Para Kepala Instansi Pertikal, Dewan Harian Daerah 45, Para Ketua Partai Politik, Para Veteran RI dan Warakawur. (r/sal)

TANJUNG PINANG

Sabtu | 17 Agustus 2019 | 8:43

GOW Kota Tanjungpinang Gelar Musda ke-4

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-4 yang dibuka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd di Aula Bulang Linggi, Jumat, 16 Agustus 2019.

Pada sambutannya, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S. Pd menyampaikan keberadaan GOW sangat di harapkan, karena ini merupakan Gabungan Organisasi Wanita se-Kota Tanjungpinang. “Setiap organisasi dapat memberikan masukan, pemikiran yang harus di akomodir dan diprogramkan oleh GOW, dan selanjutnya di laksanakan serta di sejalankan dengan program Pemerintah, mengingat GOW ini sebagai mitra Pemerintah dapat membantu pemerintah mendukung dan bersinergi dalam kegiatan-kegiatan dan program-progam  Pemerintah,” ujar Syahrul. 

Istimewa

Syahrul berharap agar Organisasi ini bisa memberikan bukti dengan harus berkoordinasi dalam melaksanakan berbagai program. “Saya mengharapkan dengan Musda ke-4 ini dapat memilih Ketua yang bisa memberikan masukan dan memiliki strategi serta inovasi yang dirasakan oleh masyarakat dan Pemerintah mengingat GOW merupakan mitra Pemerintah,” imbuhnya.

Sebagai penutup sambutannya, Syahrul berpesan agar GOW terus berkiprah sebagai mitra pemerintah dan tidak melupakan kodratnya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. “Saya berpesan agar GOW sebagai gabungan seluruh organisasi wanita yang ada di Kota Tanjungpinang diharapkan kiprah da  peranannya kedepan semakin besar, di samping kodratnya sebagai istri dan ibu, namun bisa berpartisipasi memberikan pemikiran-pemikiran dalam pengembangan daerah maupun pengembangan wanita Indonesia,” tutup Syahrul

Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul dalam sambutannya menyampaikan bahwa GOW adalah organisasi kemasyarakatan yang mempunyai visi agar terwujudnya organisasi wanita yang independen, mandiri dan terbuka, serta mempunyai misi antara lain, untuk mewujudkan sinergitas serta memperluas jejaring antar anggota organisasi, serta menjadikan wadah silaturahmi serta kepedulian dalam pembangunan.

“Kami juga ingin menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan suasana masyarakat yang aman, damai, berkeadilan yang mengedepankan kemandirian,” ujar Juwariyah. 

Juwariyah juga menyampaikan bahwa dalam Musda ke-4 ini, GOW Kota Tanjungpinang dalam agendanya akan memilih Ketua serta menyusun program kerja. “Kami akan menyusun program kerja, baik itu jangka pendek maupun program kerja jangka panjang, Alhamdulillah dari tahun ke tahun semakin eksis dalam berbagai kegiatan, baik di bidang sosial masyarakat serta kegiatan lainnya yang bertujuan untuk Masyarakat khususnya di Kota Tanjungpinang,” ungkap Juwariah. 

Turut hadir dalam pelaksanaan Pembukaan Musda IV GOW Kota Tanjungpinang Kepala DP3APM, Hj. Raja Khairani, S.Sos, MM, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Drs. H. Wan Samsi, MM, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tanjungpinang, Ersa Famella Riono dan para Ketua Organisasi Wanita se-Kota Tanjungpinang. (r/sal).

TANJUNG PINANG

Jumat | 16 Agustus 2019 | 11:27

Diklat Capaska, Syahrul : Disiplin Kunci Kesuksesan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tanjungpinang tahun 2019 mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan dengan narasumber Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd di Hotel Comforta Tanjungpinang, Rabu, 14 Agustus 2019.

Dalam Diklat ini, Syahrul menyampaikan materi dengan judul “Peran Pemuda Terhadap Peningkatan Semangat Patriotisme dan Kebangsaan Menuju Pembangunan Kota Tanjungpinang”. Selain menyampaikan materi, Walikota yang akrab disapa Ayah Syahrul memberikan motivasi kepada para Capaska untuk terus bersemangat dalam menjalankan aktivitas apapun terutama dalam belajar.

Sebanyak 34 Capaska Kota Tanjungpinang, yang terdiri atas 17 putra dan 17 putri ini mengikuti dengan penuh antusias memperhatikan materi yang disampaikan oleh Ayah Syahrul.

Ayah Syahrul menyampaikan kesuksesan bukan merupakan warisan yang berasal dari orangtua, juga bukan sebagai hadiah ulang tahun. Kesuksesan tidak akan datang begitu saja. Sukses diraih melalui proses yang panjang dan membutuhkan waktu, strategi, usaha, keinginan yang kuat, pengorbanan yang tidak mudah, dan yang terpenting kita harus fokus. Sebenarnya kesuksesan merupakan upaya yang dilakukan untuk membangun sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang tidak dilakukan oleh orang-orang yang menganggap dirinya selalu gagal.

“Orang yang sukses tidak pernah menunggu keberuntungan atau kesempatan mendatanginya, tapi kesuksesan itu harus diciptakan, ia tidak mengenal kata menyerah, selalu berusaha untuk meraih apa yang diinginkan dan selalu bersifat dinamis dengan perubahan yang ada,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ayah Syahrul juga mengatakan banyak hal yang dapat dilakukan untuk meraih kesuksesan. Setiap orang pasti memiliki cara yang berbeda-beda dalam meraih kesuksesan.

“Secara umum, kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan seperti disiplin diri, pantang menyerah, berpikir positif, yakin pada diri sendiri, ulet, mempunyai komitmen, berani untuk melangkah, mensyukuri apa yang didapatkan, dan masih banyak kebiasaan lain yang dapat dilakukan,” imbuhnya.

Selain itu, para pemuda juga harus menjauhi narkona karena dapat menghancurkan masa depan generasi muda, khususnya para Capaska. “Narkoba dapat menjerat siapa saja, tidak dibatasi oleh usia, gender, atau profesi tertentu, mulai dari yang berada di jalanan sampai yang berada dikantoran, orang-orang biasa atau para pejabat semua bisa menjadi korban dari jeratan narkoba, untuk itu mari kita perangi narkoba yang dapat menghancurkan masa depan ananda semua,” jelasnya.

Dengan semangat tersebut, Syahrul menginginkan para Capaska yang merupakan pemuda untuk dapat mawas diri untuk menjauhi berbagai hal yang dapat merusak masa depan. “Pemuda harus memiliki etika dan moral yang baik, jadikan kebiasaan baik selama di karantina menjadi paskibra, menjadi kebiasaan juga di rumah, kedisiplinan dan keikhlasan harus dipertahankan, ananda semua harus mawas diri dengan perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, pandai-pandailah menjaga diri dan memilah mana yang baik dan yang tidak,” harap Syahrul.

Diakhir pemaparan, Syahrul menyampaikan pesan kepada seluruh Capaska agar tetap berpegang teguh dengan semangat bela negara dan tetap perbanyak ibadah serta terus berdoa. “Kehidupan berbangsa bernegara untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, tetap jalankan perintah agama dan terus berdoa untuk kebaikan, siapkan diri untuk menjadi pemimpin masa depan,” tutupnya. 

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan bagi Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tanjungpinang tahun 2019 ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Djasman, S.Sos,  Kabid Kepemudaan Dispora Kota Tanjungpinang, Hermawan dan seluruh pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tanjungpinang. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang melaksanakan Pencanangan Gerakan Pengurangan Sampah di Sekolah se- Kota Tanjungpinang, di Lapangan Upacara SMP Negeri 5 Tanjungpinang, Rabu (07/8). 

Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd mengatakan diperlukan aksi nyata dari diri sendiri dan semua elemen, baik masyarakat, pemerintah, kepala sekolah, dan Lembaga masyarakat untuk menggurangi sampah. Permasalahan sampah  telah menjadi masalah global, tak terkecuali Indonesia yang menduduki peringkat kedua negara penghasil sampah plastik di lautan dan penghasil sedotan plastik sekali pakai setelah negara Tiongkok.

“Akibatnya, potensi pencemaran sampah plastik tidak hanya berdampak bagi kehidupan laut tetapi juga bagi kesehatan manusia ketika ikan terkontaminasi plastik dan di konsumsi manusia,” ujar Syahrul. 

Menurut Syahrul, larangan menggunakan sedotan plastik bagi seluruh peserta didik SMP Negeri 5 Tanjungpinang merupakan suatu gebrakan dan inovasi yang luar biasa guna menggurangi timbunan sampah dan penggunaan sampah plastik sedotan di sekolah.

Istimewa

“Untuk itu, saya mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh SMP Negeri 5 Tanjungpinang dalam setahun terakhir ini, kegiatan ini akan membantu mengurangi satu satu miliyar sedotan plastik yang dibuang per tahun dan juga penyelamatan lingkungan dari pencemaran penggunaan plastik,” lanjutnya.

Sekolah adalah tempat untuk mencetak SDM yang berkarakter. Kalau sekolah itu tertata, siswa-siswinya punya kebiasaan baik, cinta terhadap lingkungan, maka Indonesia, khusunya Kota Tanjungpinang kedepannya akan menjadi contoh bagi daerah dan negara lainnya.

Dalam kesempatan ini Syahrul juga mengintruksikan bagi kepala OPD terkait, agar dapat hadir disetiap sekolah yang ada dikota Tanjungpinang, untuk memberikan sosialisasi. 

“Saya intruksikan kepada Kepala OPD terkait, seperti Kadis Kesehatan, Kepala DLH, Kasatpol PP, Kadis Kesehatan dan Kepala OPD yang lain agar dapat menyempatkan hadir ambil apel disetiap sekolah di Tanjungpinang, dengan Tujuan agar dapat memberikan pemahaman kepada siswa agar dapat mengurangi sampah saat disekolah, khususnya bahayanya penggunaan sampah plastik, dan saya berharap sekolah sekolah lain dapat mengikuti langkah yang dilakukan oleh SMP Negeri 5 Tanjungpinang,” tutup Syahrul. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Atmadinata, M.Pd mengakui bahwa gerakan pengurangan sampah di sekolah se- kota Tanjungpinang merupakan upaya menciptakan kebiasaan yang baik kepada peserta didik. Kegiatan ini merupakan penguatan pendidikan karakter dan budi pekerti. Lama-kelamaan akan menjadi tradisi dan budaya di SMP Negeri 5 Tanjungpinang.

Ia berharap kebiasaan ini tidak hanya diimplentasikan di sekolah saja, tapi bawa budaya ini balik ke rumah, tularkan kembali kepada keluarga bahkan lingkungan. ”Inovasi ini bisa diadopsi di satuan pendidikan di kota Tanjungpinang. Kebiasan baik patut kita jadikan panutan,” ucapnya

Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Tanjungpinang, Yulismar, S.Pd menjelaskan kebijakan larangan penggunaan sedotan di sekolahnya sudah dilakukannya setahun yang lalu. Hal ini juga merupakan salah satu dari misi SMP Negeri 5 Tanjungpinang yaitu pengelolaan sampah. 

Istimewa

”Awalnya saya melihat sisa-sisa sampah yang tidak memiliki nilai jual berserakan, seperti sedotan dan tutup botol, sejak itu, saya membuat kebijakan melarang menggunakan sedoatan plastik di sekolah dan menggantinya dengan sedotan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama gerakan pengurangan sampah sekolah se-Kota Tanjungpinang oleh Walikota, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Tanjungpinang.

Acara turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Rudi Chua, LSM Alim Provinsi Kepri, Kherjuli, Kepala OPD Kota Tanjungpinang, Pimpinan Bank Riau Kepri, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah SD, SMP, SMA dan SMK se- kota Tanjungpinang. (humaspemkotpi/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang mengadakan Sosialisasi Kelengkapan Pertanggungjawaban Keuangan dilingkungan Kementrian Pertahanan (Kemnhan) dan TNI yang berlangsung di Ruang Rapat Staf Operasi (Rupat Sops) Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No 1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Rabu, 7 Agustus 2019.

Pada acara sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Keuangan Wilayah Lantamal (Kakuil Lantamal) IV Kolonel Laut (S) Gendut Hariyono, M.Akt., Ak.CA., serta didampingi oleh Kepala Keuangan (Kaakun) Lantamal IV Letkol Laut (S) Misge Bhintarama, S.E., M.Tr. Hanla., CTPM.

Dalam pengarahannya Kakuil Lantamal IV mengatakan bahwa dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mampu menyamakan pengertian dan keseragaman dalam menyusun dokumen dan bukti-bukti pertanggungjawaban keuangan di lingkungan Mako Lantamal IV sehingga tercapai tertib administrasi keuangan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kolonel Hariyono mengatakan bahwa sosialisasi yang diselenggarakan di Lantamal IV ini dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Pusku Kemenhan RI tentang standarisasi kelengkapan pertanggungjawaban keuangan dilingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia.

“Dengan diterbitkannya Surat Edaran Pusku Kemhan RI ini maka tidak adalagi sebutan mengenai UUDP (Uang Untuk Dipertanggung jawabkan) yang ada sekarang sebutan tsb adalah Uang Persediaan (UP)” ujarnya.

Dalam penjelasannya sosialisasi tersebut yang disampaikan oleh pemapar Mayor Laut (S) Bahagianta Barus, S.E., materinya antara lain :

  1. Mekanisme pembayaran langsung
  2. Uang Persediaan (UP)
  3. ambahan uang persediaan (TUP)
  4. Penerimaan meliputi:
    a. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)
    b. Hibah
  5. Pengeluaran meliputi:
    a. belanja pegawai
    b. belanja barang
    c. belanja modal/jasa
  6. Dokumen pertanggungjawaban keuangan.

Hadir pada acara tersebut Bendahara Pengeluaran (BP) Akun Mako Lantamal IV, Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) jajaran Akun Mako Lantamal IV, Para juru bayar di jajaran Akun Mako Lantamal, Pasproga Denma Lantamal IV, Personel yang terkait dengan pembuatan Wabku. (r/sal)

TANJUNG PINANG

Selasa | 06 Agustus 2019 | 16:56

Kualitas Keluarga Penopang Perlindungan Anak

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Puncak Peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 sukses digelar di tuan rumah peringatan yaitu Kota Tanjungpinang. Acara dipusatkan di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Selasa, 6 Agustus 2019.

Acara yang dikemas dengan berbagai pertunjukan dan kreativitas para anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Tanjungpinang sangat memukau perhatian penonton termasuk Sekdaprov Kepri, DR. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos, M.Si, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Walikota Tanjungpinang dalam sambutannya mengatakan masalah anak bukan hanya menjadi tanggung jawab guru atau sekolah saja, lingkungan juga harus bertanggungjawab terhadap tumbuh kembang anak.

“Anak merupakan generasi muda penerus cita-cita bangsa, setiap anak dilindungi keberadaannya oleh Undang-undang Keluarga yang merupakan tempat pertama anak memperoleh pendidikan,” ungkapnya.

Selain itu, Syahrul juga mengatakan pentingnya keluarga juga sebagai penopang anak berkualitas.

“Perlu kita pahami bersama bahwa orang tua tempat anak-anak kita bermanja, suara mereka juga perlu kita dengar, meskipun mereka masih remaja atau muda belia, namun mereka juga mempunyai hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” lanjut Walikota yang akrab disapa Ayah Syahrul.

Ayah Syahrul juga mengutarakan bentuk nyata kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam memenuhi partisipasi anak tersebut dengan membentuk forum anak sebagai wadah partisipasi anak yang berada di tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota bahkan tingkat nasional.

“Terkait dengan hal tersebut, Pemko Tanjungpinang telah melakukan pembinaan Sekolah Ramah Anak, Mesjid Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, pembuatan Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) gratis, selain itu juga melakukan penerapan jam malam bagi pelajar, untuk itu orang tua jangan hanya mengandalkan instansi terkait, akan tetapi orang tua harus tetap melakukan pengawasan terhadap anak,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, DR. H. T. S. Arif Fadillah, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan saat ini globalisasi tidak dapat dibendung dan akan terus berkembang, hal ini akan berpengaruh dan berdampak terhadap kehidupan dan perkembangan kepribadian anak.

“Untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, maka keluarga tersebut harus tahan dan mampu menghadapi segala cobaan dan rintangan yang dihadapi dengan menerapkan pendekatan yakni keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya serta keluarga peduli dan berbagi,” ungkap Arif.

Sejumlah kepala daerah di Kepri dan undangan

Arif melanjutkan bahwa semua orang tua pasti sangat menyayangi dan mencintai anak-anaknya, walaupun masih ada orang tua yang salah dalam merefleksikan rasa kasih sayang tersebut dalam pola asuh anak-anaknya.

“Untuk itu saya meminta kepada anak-anak sekalian, mulai hari ini berjanjilah pada diri sendiri untuk menumbuhkan cinta tanah air dan bangsa, memiliki etika dan akhlak mulia, menggunakan gadget secara bertanggung jawab, tidak merokok dan jauhi narkoba, hormat serta taat kepada orang tua dan guru serta belajar dengan tekun dan mengukir prestasi,” lanjutnya.

Diakhir sambutannya, Arif Fadillah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Bupati dan Walikota yang telah menerima penghargaan sebagai Kabupaten dan Kota Layak Anak Tahun 2019.

“Dengan demikian maka pelopor Provinsi Layak Anak (Provla) sudah dapat kita terima, harapan kita semua tentunya Indonesia Layak Anak segera terwujud,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut dilakukan penyematan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Walikota Batam dan Bupati Kepulauan Anambas, penyerahan penghargaan sebagai penyelenggara pendidikan, rumah sakit, perusahaan, aparat penegak hukum, media ramah anak dan lembaga pemerhati anak, penyerahan bantuan alat teknologi tepat guna. Dilakukan juga penandatanganan prasasti rumah dataku dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS), penyerahan SK Sekolah Ramah Anak dan diakhiri dengan penyerahan hadiah kuis berupa sepeda kepada anak-anak.

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, Kepala BKKBN Pusat yang diwakili oleh Deputi Bidang KB-KR, DR Ir. Dwi Listya Wardani, Walikota Batam, HM. Rudi, Bupati Anambas, Abdul Haris, FKPD Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, Ketua BKOW Kepri, Hj. Rosmery Isdianto, Ketua DWP Kepri, Hj. Rismarini, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul, Kepala OPD Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang serta seluruh anak-anak Kota Tanjungpinang yang merupakan utusan dari TK, SD, SMP dan SMA, Forum Anak Kota Tanjungpinang dan Genre Kota Tanjungpinang. (r/humastpi/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dalam rangka kegiatan Semarak Museum Di Hatiku yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang melaksanakan Lomba Busana Melayu untuk anak-anak PAUD dan TK se-Kota Tanjungpinang di Beranda Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang yang juga Bunda PAUD Kota Tanjungpinang, Juwariyah Syahrul membuka acara tersebut dan memberikan kata sambutan.

Dalam sambutannya, Juwariyah menyampaikan rasa kagum dan apresiasinya kepada penyelenggara.

Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program yang melibatkan semua kalangan dan lintas generasi yang ada di Kota Tanjungpinang secara luas.

“Pada saat ini generasi milenial diharapkan juga dapat memberikan kontribusi dengan ikut mempromosikan keberadaan museum, khazanah budaya Melayu dan Kota Tanjungpinang pada umumnya,” ungkapnya.

Juwariyah juga mengharapkan melalui lomba yang dilaksanakan pada kegiatan tersebut juga dapat menciptakan generasi penerus yang bisa dibanggakan dengan bakat yang dimiliki.

“Dalam kesempatan ini saya mengimbau untuk mencintai museum dan jadikanlah museum sebgaai tempat rekreasi budaya, sambil menggali, mempelajari, memahami sejarah kebesaran kerajaan Melayu yang pernah ada,” lanjut Juwariyah.

Istimewa

Berkaitan dengan Lomba Busana Melayu PAUD dan TK se-Kota Tanjungpinang ini, Juwariyah menambahkan kegiatan ini sangat positif karena dapat memberikan pengetahuan sejak dini terhadap kebudayaan Melayu.

“Melalui lomba ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak PAUD dan TK pada kebudayaan Melayu sejak dini dengan memperagakan busana Melayu, ini dapat kiranya menumbuhkan kecintaan bagi peserta terhadap kebudayaan Melayu,” pungkas Juwariyah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi mengatakan dalam laporannya pelaksanaan kegiatan Semarak Museum I ini dilaksanakan sejak 3-4 Agustus mendatang dengan berbagai lomba yakni Lomba Busana Melayu untuk anak-anak PAUD dan TK se-Kota Tanjungpinang, Lomba Foto Instagram dan Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang.

Surjadi menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Semarak Museum Di Hatiku ini yakni untuk menyalurkan potensi, hobi dan kreativitas pelajar serta menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat khususnya generasi milenial terhadap warisan budaya bangsa dan menjadikan museum sebagai tempat tujuan wisata dengan daya tarik berupa koleksi warisan budaya yang dipamerkan serta memberikan pelajaran sekaligus hiburan.

Lomba Busana Melayu PAUD dan TK se-Kota Tanjungpinang ini diikuti 54 orang peserta, sedangkan untuk Lomba Cerdas Cermat Museum Tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang diikuti 20 sekolah dengan 31 regu dan Lomba Foto Instagram diikuti oleh masyarakat umum berjumlah 60 peserta. (humas/fakhri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ada yang janggal ketika kita baru memasuki pelabuhan domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Hal tersebut terpantau awak redaksi mediakepri.co.id, Jumat, 2 Agustus 2019 pagi.

Pasalnya ada beberapa oknum petugas penjaga pintu masuk di pelabuhan yang memperbolehkan calon penumpang memasuki pelabuhan melalui pintu samping tanpa harus membayar boarding pass terlebih dahulu dan tanpa melalui pemeriksaan barang-barang bawaan.

Bermaksud ingin mengantarkan surat untuk dititipkan kepada Anak Buah Kapal (ABK) feri tujuan Kepulauan Anambas, tim awak redaksi mediakepri.co.id harus terlebih dahulu mengeluarkan uang sebesar Rp 10 ribu untuk membayar pass masuk pelabuhan.

Sementara, dilokasi yang sama terlihat juga beberapa calon penumpang yang akan menggunakan moda transportasi laut melalui pelabuhan SBP, melenggang bebas masuk melewati petugas penjaga tanpa harus membayar pass pelabuhan.

Sangat disayangkan perilaku petugas tersebut. Sesuai PP nomor 6 tahun 2009 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pemasukan yang berasal dari boarding pass pelabuhan dipergunakan untuk membangun fasilitas-fasilitas di pelabuhan.

Kejadian tersebut sangat bertolak belakang dengan semangat dan cita-cita manajemen pengelola pelabuhan, yang menginginkan pelabuhan SBP menjadi lebih baik lagi dan bebas dari pungli.

Awak redaksi mediakepri.co.id coba mempertanyakan hal tersebut kepada petugas. Tim diarahkan untuk menanyakan langsung ke kantor Pelindo yang berlokasi di pelabuhan Kijang, Bintan.

Selanjutnya awak redaksi langsung bergegas menuju ke pelabuhan Kijang, Bintan. Namun, ketika tim awak redaksi sampai di kantor Pelindo Kijang, pimpinan Pelindo tidak berada di tempat.

Sang petugas keamanan melarang tidak memperbolehkan masuk, dengan alasan belum ada konfirmasi ke pimpinan. (sal)

TANJUNG PINANG

Kamis | 01 Agustus 2019 | 19:22

Syahrul-Rahma Lepas JCH Tanjungpinang Kloter 28 di Sri Bintan Pura

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Kloter 28 Embarkasi Batam resmi berangkat menuju Telaga Punggur sebanyak 30 orang.

Pelepasan ini dilakukan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Rabu, 31 Juli 2019.

Sejumlah 30 JCH ini akan menginap satu malam di PPIH Batam dan akan diberangkatkan ke Jeddah pada esok harinya, 1 Agustus. Untuk Kota Tanjungpinang, JCH berjumlah 349 orang yang tergabung dalam Kloter 28 dan 29. Pada 1 Agustus mendatang, kloter 29 akan diberangkatkan ke Batam sebanyak 319 orang dan menuju ke Jeddah pada 2 Agustus.

Usai kegiatan tersebut, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd menyampaikan ucapan selamat jalan kepada jamaah haji dan berpesan untuk menjaga kesehatan agar lancar melaksanakan ibadah haji.

“Saya ucapkan selamat jalan dan selamat melaksanakan ibadah, tetap jaga kesehatan dan kekompakan, semoga lancar melaksanakan ibadah serta memperoleh predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.

Mewakili Pemerintah Kota Tanjungpinang, Syahrul juga menyampaikan doa dan harapan yang baik kepada seluruh jamaah.

“Atas nama Pemko Tanjungpinang, saya mendoakan agar para jamaah haji bisa beribadah dengan baik dan diberi kesehatan selama disana, yang paling utama kita harus saling membantu, berikan kemudahan bagi yang lemah karena ini adalah sebuah niat yang bernilai baik,” lanjutnya

Syahrul juga menitipkan doa kepada jamaah haji untuk Kota Tanjungpinang agar selalu aman, damai dan tetap dalam lindungan Allah SWT. “Pada pelepasan haji kemarin saya juga menitipkan doa untuk Kota Tanjungpinang, agar selalu aman, damai, kondusif dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” pungkas Syahrul.

Turut mendampingi Walikota, tampak hadir Pj Sekda Kota Tanjungpinang, H. Tengku Dahlan, MT, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Staf Ahli bidang Keuangan dan SDM Kota Tanjungpinang, Drs. Huzaifa Dadang AG, M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, H. Syamsutarmidi, Kabag Kesra, Riwayat, S.Sos dan pendamping haji dari Kementerian Agama Kota Tanjungpinang. (humas/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd menyampaikan pidato pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Perubahan APBD dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2019 dalam Rapat Paripurna Terbuka DPRD kota Tanjungpinang di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Rabu, 31 Juli 2019.

Paripurna tersebut dihadiri Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S. Pd didampingi Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S. IP beserta Kepala OPD se Kota Tanjungpinang. Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, S. IP, M.M ini juga dihadiri oleh segenap anggota DPRD Kota Tanjungpinang. 

Dalam Pidato Pengantarnya Syahrul menyampaikan bahwa Rancangan Umum KUA-PPAS tahun 2019 ini harus memperhatikan dan disejalankan dengan tema pembangunan tahun 2019 yang sudah tertuang dalam RPJMD Kota Tanjungpinang Tahun 2018-2023 yaitu “Peningkatan Infrastruktur Penunjang Aksesibilitas dan Lingkungan serta arah pembangunan Kota Tanjungpinang tahun 2019”.

Walikota Tanjungpinang, Syahrul memperlihatkan rancangan KUA-PPAS

Lebih lanjut Syahrul menjelaskan bahwa telah terjadi perubahan terhadap proyeksi pendapatan daerah yaitu adanya kenaikan target pendapatan daerah dari Rp. 965,38 Milyar menjadi Rp.987,43 Milyar atau naik sebesar Rp. 22,04 Milyar. 

Menurut Syahrul perubahan ini menggambarkan  bahwa upaya dan kerja keras Pemerintah Daerah dalam meningkatkan Potensi Pendapatan Daerah baik melalui intensifikasi maupun ekstentifikasi pendapatan masih perlu dimaksimalkan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah. 

“Untuk KUA perubahan APBD tahun anggaran 2019 direncanakan total perkiraan belanja daerah sebelum perubahan adalah sebesar Rp. 975,53 Milyar mengalami kenaikan menjadi Rp. 1,097 Triliun”, ujar Syahrul.

Diakhir pidatonya Syahrul juga menyampaikan bahwa dirinya akan terus memaksimalkan pendapatan daerah demi berlangsungnya kemandirian dalam menjalankan Pemerintahan dan dapat bermanfaat untuk masyarakat. 

Walikota Tanjungpinang, Syahrul

Sementara itu Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, S.IP, M.M menjelaskan bahwa Rancangan KUA-PPAS ini akan segera dibahas pada Senin (5/8) mendatang. 

“Rancangan ini akan segera dibahas dan ditetapkan oleh DPRD Kota Tanjungpinang periode 2014-2019 di akhir masa bhakti ini, semoga ini dapat menjadi penutup kerja bagi anggota di periode ini”, tutup Ade Angga. 

Diakhir Paripurna tersebut diserahkan secara simbolis Rancangan KUA-PPAS dari Pemerintah Kota Tanjungpinang kepada DPRD Kota Tanjungpinang.  (humas/bastian)
Humas dan Protokol Setdako Tanjungpinang

TANJUNG PINANG

Kamis | 25 Juli 2019 | 16:10

Puluhan Pelajar Bikin Vlog Indahnya Hidup Damai

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Puluhan pelajar dari SMA dan SMK di Kota Tanjungpinang dan Bintan mengikuti pelatihan membuat video pendek atau vlog hidup damai yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT-RI) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepridi Hotel CK Tanjungpinang Kamis, 25 Juli 2019.

Di sela-sela pelatihan, panitia menyerahkan piagam dan hadiah kepada tiga pelajar Kepri yang karyanya diperlombakan ke tingkat nasional.

Plt Gubernur Kepri Isdianto sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang mengarahkan pelajar agar memanfaatkan teknologi untuk kepentingan orang banyak.

“Untuk menangkal radikalisme dan peluang terjadinya ancaman teroris perlu kerja bersama-sama dan rasa persaudaraan itu memang harus dibina sejak dini,” kata Isdianto di sela-sela pembukaan pelatihan membuat vlog bertema “Satu Indonesia”, kemarin.

Dalam pelatihan yang menghadirkan praktisi film nasional Sutjiati Eka Tjandra Sari, peserta dipandu membuat video pendek dan langsung mempraktikkan membuat film setelah mendapatkan pembekalan tentang teknik-teknik mengolah rekaman video agar menjadi menarik.

Menurut ketua FKPT Kepri Reni Yusneli BNPT dan FKPT Kepri rutin mengelar berbagai kegiatan di berbagai daerah secara berkala. Selain kegiatan yang melibatkan pelajar, banyak juga kegiatan yang pesertanya melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tokoh pemuda. bahkan ada juga kegiatan yang membidangi media massa serta ada juga kegiatan BNPT dan FKPT yang melibatkan kepala desa, Lurah dan Babinkamtibmas serta Babinsa.

Menurut Rekni radikalisme dan terorisme itu merupakan tindakan yang memiliki akar keyakinan yang dapat menyerang kesadaranamsyarakat. Untuk mengantisipasinya mesti melibatkan semua sektor.

“Tumbuh dan sumburnya teroris sangat bergantung dengan dilahan mana ia muncul dan ebrkembang. Jika muncul dilahan gersang tentu teroris akan sulit menemukan tempat,” kata Reni

Dijelaskan Reni lebih jauh, ada tiga institusi sosial yang sangat penting dalam melindungi generasi muda seperti Pendidikan yang melalui peran guru dan kurikulum dapat meperkuat wawasan kebangsaan serta sikap toleran, kedua peran orangtua dalam menanamkan cinta dan kasih sayang kepada generasi muda sera peran komunitas seperti tokoh masyarakat agar mengajak sesama untuk menjaga wlayahnya tetap aman dan tentram.

TANJUNG PINANG

Kamis | 25 Juli 2019 | 1:09

Tiga Video Pelajar Kepri Bersaing di Tingkat Nasional

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Setelah melakukan sileksi yang ketat, tiga video pendek yang dibuat pelajar di Kepri dan diperlombakan di acara yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT-RI) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepri dinyatakan sebagai pemenang.

Tiga video pendek terbaik ini selain akan mendapat hadiah di tingkat Kepri juga akan diperlombakan lagi pada lomba video pendek tingkat nasional.

Untuk wilayah Provinsi Kepri, ada puluhan video pendek yang diikutkan di lomba ini. Namun, setelah melalui penilaian yang ketat oleh dua juri daerah Teja Alhabd dan Husnizar Hood serta oleh praktisi film nasional dari Jakarta, akhirnya video pendek berjudul

“Kebersamaan” yang dibuat siswa SMA Yos Sudarso Kota Batam lulus sebagai video terbaik. Selain itu disusul oleh video berjudul “Stigma”
yang dibuat siswa SMAN 1 Tanjungpinang sebagai juara dua, serta juara tiganya diraih oleh siswa SMAN 5 Tanjungpinang dengan judul video “Menu Hari Ini”.

Tiga video ini merupakan vidoe terbaik dari Kepri hasil penilaian dari lomba video pendek dan diskusi film yang digelar di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu, 24 Juli 2019.

Menurut Ketua FKPT Kepri, Reni Yusneli, Penyerahan hadiah untuk tiga pemenang ini, akan dilakukan Kamis, 25 Juli 2019 di CK Hotel di acara BNPT dan FKPT yang akan dihadiri oleh Plt Gubernur Kepri Isdianto dan pejabat BNPT Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung.

“Ada banyak video yang dikirim ke panitia, setelah dinilai oleh praktisi film nasional serta oleh dua seniman ternama di Kepri akhirnya hanya ada 3 video yang kemudian akan berkompetisi untuk tingkat nasional,” kata Reni Yusneli.

Hal tang sama diceritakan Kabid Pemuda dan Pelajar FKPT Kepri Irwan Panggabean, tema lomba video pendek ini adalah “Satu Indonesia”. Lomba video ini terbatas untuk kalangan pelajar SMA dan SMK saja karena kita menilai pelajar SMA dan SMK sudah mampu menghadilkan video-video kreatif dan sebagai upaya BNPT melalui FKPT menanamkan rasa kebersamaan antar sesama sejak dini.

“Videonya meski memiliki pesan moral mencintai NKRI dan bagaimana berpancasila dengan baik,” terang Irwan.

Irwan menyebutkan, lomba itu selain untuk mengasah krativitas pelajar dalam mengahsilkan hal hal yang bermanfaat juga sebagai cara memberikan pemahaman agar terhindar dari paham-paham terlarang,” sebutnya.

Kata Irwan, hampir semua siswa SMA dan SMK saat ini sudah memiliki smartphone, hingga setiap orang tua mesti mengarahkan anaknya untuk memanfaatkan smartphone untuk hal hal yang bermanfaat bagi.

“Pelibatan Pelajar SMA dan Sederajat di lomba video pendek ini juga merupakan upaya mengajak masyarakat untuk mewaspadai radikalisme. Melalui video yang mereka buat tentu akan memiliki daya gugah dan pengaruh yang baik untuk lingkungan mereka,” sebutnya. (r/eddy)