TEKNO

OTOMOTIF

Kamis | 19 Juli 2018 | 2:13

Motor Hibrida Pertama Mengaspal di Indonesia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memasarkan All New Honda PCX Hybrid yang sudah lama dinanti penggemar skutik berteknologi canggih. Skutik premium Honda ini dipasarkan dengan harga Rp40.300.000 (on the road DKI Jakarta). Diperkenalkan pada April lalu, kendaraan roda dua berteknologi hibrida pertama di dunia ini diproduksi di pabrik AHM Sunter.

Teknologi hibrida pada ALL New Honda PCX Hybrid bekerja saat tuas gas diputar dengan spontan. Tenaga motor assist yang didapatkan dari baterai lithium-ion yang disematkan pada mesin 150 cc ini mampu meningkatkan torsi sehingga membuat akselerasi lebih responsif jika dibandingkan dengan PCX standar. Dengan performa yang lebih responsif, teknologi hibrida PCX ini mampu menghemat lebih dari 2,2% dalam penggunaan bahan bakar berdasarkan pengetesan EURO 3 dengan menggunakan metode ECE R40.

Tunggangan dengan warna hybrid blue dan penyematan logo hibrida di setiap sisi bodi serta penyematan lampu LED di semua sistem pencahayaan yang memberikan kesan mewah. Skutik premium ini mengusung sistem pengereman anti-lock braking system (ABS) dan dilengkapi fitur full digital panel meter dengan tampilan lebih informatif melalui fitur riding mode, level pengisian baterai dan indikator baterai lithium.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan All New Honda PCX Hybrid hadir di Indonesia untuk penggemar kendaraan teknologi tinggi yang mengutamakan kenyamanan serta tampilan elegan.

“All New Honda PCX Hybrid ini merupakan salah satu bentuk konsistensi AHM untuk terus berusaha menyuguhkan kendaraan dengan inovasi terbaru seiring dengan berkembangnya bermacam gaya hidup masyarakat Indonesia. Berbagai macam fitur yang disematkan pada model ini kami dedikasikan untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan kebanggaan saat berkendara,” ujar Toshiyuki Inuma.

Pada kesempatan sama, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menambahkan, sepeda motor skutik hibrida ini merupakan yang pertama diproduksi para putra bangsa. Model ini siap didistribusikan ke seluruh wing dealer dan big wing dealer Honda yang ada di Indonesia. “Hingga kini, kami telah menerima sekitar 100 pesanan dari seluruh Indonesia. Kami akan segera mengirimkan motor hibrida produksi anak bangsa ini ke rumah para konsumen tercinta,” ujarnya.

Tiga pilihan berkendara
All New Honda PCX Hybrid terlihat kian canggih dengan disematkannya mode berkendara yang terletak pada stang sebelah kiri. Mode ini memiliki tiga pilihan berkendara sesuai dengan kebutuhan, yakni drive mode, sport mode, dan idling mode. Mode D atau drive mode membuat pengendara merasakan performa bertenaga tetapi hemat bahan bakar yang merupakan mode standar saat pertama kali motor dinyalakan.

Mode S atau sport mode untuk pengendara yang ingin merasakan akselerasi yang lebih responsif jika dibandingkan dengan mode D. Pengendara yang ingin menghentikan fungsi dari fitur idling stop system (ISS) dengan tenaga yang sama seperti mode D. Ketiga mode ini akan berfungsi saat motor assist memberikan dukungan tenaga.

All New Honda PCX Hybrid dilengkapi dengan enchanced smart power (eSP) teknologi minim gesekan, efisiensi pendingan, dan transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik. Untuk mendukung kenyaman pengendara, model ini dilengkapi dengan DC socket untuk power charger yang terletak pada konsol boks sisi depan, serta Honda Smart Key System baru yang terintegrasi dengan alarm antimaling dan answer back system.

Kenyamanan berkendara dirasakan dengan ban yang lebih lebar, yakni 100/80-14 untuk ban depan dan 120/70-14 untuk ban belakang, serta desain velg terbaru.

Skutik premium ini juga dilengkapi seat stopper yang menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang.(***)

Sumber: mediaindonesia.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Walaupun menjadi mobil terlaris se-Indonesia selama bertahun-tahun tak berarti Toyota Avanza terhindar dari komentar miring. Avanza disebut-sebut minim fitur tapi dibanderol dengan harga mahal. Ada juga yang menyebut Avanza tidak nyaman untuk ditumpangi.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan Andika Maesa atau Andika ‘Kangen Band’. Ia mengaku kurang nyaman saat harus naik Avanza. Andika bahkan lebih memilih untuk naik sedan buruk sekalipun daripada naik mobil sejuta umat itu.

“Soalnya Avanza bantingannya ya, cepet muntah karena kan gue perjalanan kalau satu jam ke lokasi gue akan ikut tapi kalau lebih satu jam itu gue nggak akan kuat naik Avanza. Mendingan gue dikasih mobil buruk tapi sedan. Enak,” sambung Andika.

Menanggapi hal itu, Toyota pun tidak banyak bereaksi dan menganggap hal itu menjadi masukan dari konsumen.

“Setiap komentar itu berharga buat kami sebagai masukan dalam pengembangan produk-produk kami ke depannya dan terima kasih untuk pelanggan kami yang sudah memberikan masukan-masukan itu,” tutur Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat dihubungi detikOto, Selasa, 17 Juli 2018.

Banyaknya komentar miring soal Avanza tidak mempengaruhi penjualan mobil itu. Avanza bahkan pada bulan Juni berhasil menggeser posisi Xpander yang empat bulan sebelumnya menjadi mobil terlaris se-Indonesia.

Nah kalau Otolovers sendiri, setujukah dengan pernyataan Andika ‘Kangen Band’ soal Avanza? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sistem pengereman pada kendaraan bermotor merupakan perangkat penting. Rem bertugas mengurangi kecepatan kendaraan hingga berhenti total.

Sistem rem pada motor juga harus diperhatikan oleh pemilik motor. Terutama kampas remnya. Terkadang, pengendara mengeluh kampas rem motor cepat habis. Ada beberapa penyebab kampas rem bisa cepat habis.

Laman Wahana Honda mengungkapkan beberapa alasan mengapa kampas rem cepat habis.

Alasan pertama karena ketebalan rem yang berbeda.

Ketebalan rem baru dengan yang lama disebut mengalami perubahan. Misalnya, kampas rem motor bebek lebih tebal dibanding kampas rem motor matic baru. Dulu, rem kampas rem punya ketebalan 7 mm, sekarang hanya 5,5 mm.

Alasan berikutnya adalah kondisi jalan. Masuk akal, karena kondisi jalan yang semakin padat membuat pemotor sering menarik tuas rem. Kondisi jalanan yang menurun juga membuat kampas rem semakin cepat habis.

Kapasitas mesin juga berpengaruh terhadap kampas rem. Semakin besar mesin dan dimensinya, beban pengereman juga semakin meningkat. Makanya, motor dengan mesin yang lebih besar berdampak semakin boros kampas remnya.

Gaya berkendara pun turut menyumbang pengaruh terhadap ketebalan kampas rem yang cepat habis. Gaya berkendara yang sering menggeber motor dengan kecepatan tinggi dan mengerem mendadak membuat gesekan kampas rem dan piringan bekerja lebih keras.

Selain kecepatan, muatan berkendara pun berpengaruh. Beban yang semakin berat membuat kerja rem menjadi lebih berat. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO,ID, Jakarta – Mobil dengan harga terjangkau masih menjadi incaran masyarakat Indonesia. Rata-rata mereka mengincar mobil dengan harga Rp 200 jutaan sesuai dengan daya belinya.

“Daya beli masyarakat Indonesia sekarang di kendaraan bermotor dengan harga 200 juta ke bawah,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie Sugiharto.

Di Indonesia sendiri, mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta bisa ditemukan pada model Low Cost Green Car atau biasa kita sebut LCGC bukan mobil MPV. Mengambil contoh Toyota Calya yang dibanderol mulai Rp 135 juta, Daihatsu Sigra Rp 108,9 juta sementara Agya dijual Rp 133,4 juta dan masih banyak model lainnya dengan banderol harga di bawah Rp 200 jutaan.

Bicara soal jenis mobil, selera masyarakat Indonesia pun belum bergeser yakni berkapasitas 7 penumpang agar bisa memuat lebih banyak orang.

Namun kata Jongkie, MPV tak sepenuhnya lagi diminati karena mulai tergantikan oleh LCGC. Seperti diketahui, mobil LCGC juga ada yang berkapasitas 7 penumpang.

“Saya rasa (tren mobil 7 penumpang) masih berlanjut, namun mungkin ada pergeseran sedikit ke LCGC/ KBH2, walaupun 5 penumpang,” tutur Jongkie.

Untuk model mobil LCGC 7 penumpang yang ditawarkan di Indonesia sendiri ada dua yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Keduanya pun cukup diminati. Misalnya saja Calya yang satu bulan setelah diluncurkan pada Agustus 2016 menggeser posisi sang kakak Toyota Avanza.

Selain murah, keunggulan lain untuk mobil segmen ini yaitu hemat bahan bakar dan sangat ramah lingkungan. Oleh karena itu, kendaraan ini juga dapat mengurangi polusi udara dari asap knalpot kendaraan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Paris – Oppo resmi merilis ponsel flagship Find X dengan harga menyentuh angka Rp 16 juta. Lantas apa komentar vendor asal China ini?

Pertanyaan tersebut coba disodorkan ke PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto. Dia menjawab bahwa itu semua lantaran sederet inovasi baru yang dihadirkan di Find X.

Oppo coba menghadirkan layar penuh berteknologi curved OLED dengan aspek screen-to-body mencapai 93,8%. Ukuran tersebut paling tinggi yang ada di pasaran saat ini.

Demi menyuguhkan layar yang begitu lapang, Oppo pun putar otak untuk menempatkan kamera depan. Maka didapatlah ide untuk menempatkan modul kamera di dalam bodi.

Modul kamera ini dibuat dengan menyatukan kamera depan dan belakang berikut sensor untuk face regocnition dalam satu tempat. Begitu digunakan, baik untuk mengambil foto atau membuka ponsel dengan pemindai wajah, modul kamera tersebut akan muncul di bagian atas ponsel.

“Mekanisme kamera ini belum pernah dibuat oleh vendor lain,” kata Aryo saat ditemui usai acara peluncuran Oppo Find X di Paris, Prancis, Selasa malam, 19 Juni 2018.

Belum lagi spek dapur pacu yang tergolong tinggi turut pula disematkan di dalam Find X. Ada Snapdragon 845 yang dipadukan dengan RAM 8 GB. Lalu memori internalnya mencapai 256 GB dan ada sistem pengisian cepat saat baterai diisi ulang.

“Find X menggunakan hardware yang tertinggi saat ini,” pungkas Aryo.

Untuk diketahui di pasar Eropa, Oppo melepas Find X seharga 999 euro atau sekitar Rp 16,3 juta. Kendati di Benua Biru dipatok cukup tinggi, harga jualnya di wilayah lain belum tentu sama, bahkan di suatu negara bisa lebih rendah.

Indonesia menjadi salah satunya. Ketika F7 dipasarkan, harga ponsel ini dilepas dengan harga lebih rendah ketimbang negara tetangga. Semoga saja hal yang sama diterapkan Oppo saat Find X mendarat di Tanah Air.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kendaraan saat ini dikembangkan dengan teknologi canggih. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah kendaraan otonom yang tak memerlukan sopir.

Teknologi tanpa sopir sudah biasa diterapkan di kendaraan roda empat. Namun, ke depan sepeda motor juga akan ada yang menggunakan teknologi serupa.

Kini, sudah mulai dikembangkan teknologi otonom untuk sepeda motor. Demikian seperti dilansir dari MCN, Sabtu, 16 Juni 2018.

Motor berteknologi otonom sudah mulai diuji. Motor tanpa pengemudi dikembangkan AB Dynamics Ltd bekerja sama dengan AutoRD. Motor tanpa pengemudi bisa mengikuti lintasan dan disesuaikan kecepatannya.

Gerakan motor otonom diprogram menggunakan perangkat lunak dengan kemampuan mengikuti lintasan. Motor juga sempat diuji dalam hal koordinasi dengan kendaraan lain.

Koordinasi dengan kendaraan lain berjalan mulus berkat sistem sinkronisasi AB Dynamics. Hal itu memungkinkan motor untuk berjalan di lalu lintas yang padat.

Dari video ini juga bisa dilihat stabilitas motor tanpa pengemudi. Motor berjalan tanpa ada yang mengendalikan di atasnya, seperti ada hantunya, hiii. (***)

sumber: detik.com

SELULER

Senin | 21 Mei 2018 | 9:01

Tampilan Menawan Oppo R15 Nebula

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Oppo baru saja merilis varian warna baru R15 di China. Mengusung gradasi warna biru ke ungu, membuat tampilan ponsel ini cukup menawan.

Ponsel ini buah kolaborsi perancang ternama Karim Rashid dan tim desain Oppo.

Bagian belakang ponsel ini masih berlapis kaca.

Ketika terkena cahaya, degradasi warna mampu membuat ponsel ini menawan.

Secara spesifikasi tidak ada perbedaan dengan R15 yang sudah dirilis sebelumnya.

Dapur pacunya masih Helio P60.

Layarnya menggunakan teknologi Super-V berukuran 6,28 inci dengan resolusi 2280 x 1080 pixel dan aspek rasio 19:9.

Oppo menyematkan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB.

Terdapat tanda tangan Karim Rashid di bagian belakang bodi.

Kamera ganda di bagian belakangnya berukuran 16 MP dan 5 MP.

Baterai ponsel ini berkapasitas 3.450 mAh.

Menjalankan ColorOS 5.0 berbasis Android 8.1 Oreo.

Oppo R15 Nebula Special Edition dibanderol 3.199 yuan atau Rp 7 juta dengan bonus earphone JBL. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Xiaomi Mi7 yang tak lain adalah smartphone flagship yang tak lama lagi dirilis dipastikan mengusung poni atau notch pada sisi atas layarnya.

Informasi ini diperkuat dengan beredarnya foto live yang menampilkan wujud smartphone yang diduga kuat adalah Xiaomi Mi7. Desain ponsel tersebut tampak mirip dengan bocoran desain Mi MIX 2S beberapa waktu lalu.

Xiaomi Mi7 mengusung layar sentuh berukuran 5,65 inci dengan resolusi full HD+ 2160 x 1080 piksel yang menggunakan teknologi panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emiting Diode) dengan kerapatan mencapai 401 piksel per inci. Tak disebutkan adanya lapisan antigores seperti Gorilla Glass pada ponsel ini. Mi7 menggunakan sistem operasi Android 8.0 Oreo dengan balutan antarmuka MIUI 9.

Smartphone ini mendukung konektivitas sensor sidik jari, 4G LTE, USB Type-C, Bluetooth, 3G HSPA, WiFi, GPS, dan NFC (Near Field Communications). Smartphone ini juga didukung sensor sidik jari pada sisi depan ponsel yang menyatu dengan tombol Home.

Ponsel canggih Xiaomi Mi7 ini dibekali dengan memori internal berkapasitas 64GB atau 128GB, tanpa kehadiran slot microSD untuk ekspansi memori eksternal.

Performa Xiaomi Mi7 ini cukuo menarik dengan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 845 generasi terbaru yang mengusung octa-core Kryo 385 64-bit yang terdiri dari quad-core 2,8GHz dan quad-core berkecepatan 1,8GHz dan diperkuat dengan memori RAM 6GB atau 8GB, serta diperkuat grafis dari Adreno 630. Ponsel ini dilengkapi sensor sidik jari pada sisi belakang.

Sisi kamera, Xiaomi membekali ponsel flagship Mi7 ini dengan dua buah kamera belakang berkekuatan 12 megapiksel + 12 megapiksel dengan sensor Sony IMX363 yang didukung oleh enam elemen lensa dengan aperture f/1.7, 4-axis OIS, phase-detection autofokus, dan diperkuat oleh fitur dual-tone LED flash. Dual kamera pada Mi7 ini dapat digunakan untuk optical zoom dan portrait mode.

Kamera depan Xiaomi Mi7 ini juga cukup mumpuni dengan berkekuatan 8 megapiksel yang didukung kemampuan autofokus untuk mengakomodasi foto selfie dan video call. Smartphone ini didukung baterai berkapasitas 3350mAh yang didukung fast charging untuk mencukupi kebutuhan dayanya. (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Purworejo – Para modifikator handal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta adu kebolehan dalam ajang kontes modifikasi motor di Purworejo, Jawa Tengah. Berbagai motor bertampang garang, anggun, cantik dan gagah berjajar rapi untuk dipilih menjadi sang jawara.

Ajang yang dikemas dalam Automotive Educative Zone itu digelar selama 3 hari sejak Kamis, 3 Mei 2018 hingga Sabtu, 5 Mei 2018.

Deretan motor tua hingga keluaran terkini dimodifikasi oleh sang pemilik untuk dilombakan dalam kontes yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) di lapangan kampus.

“Berbagai merek motor yang ikut, ada Vespa tahun 62, CB, King, hingga motor matic keluaran terbaru,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Fajarudin Hidayat (21) ketika ditemui detikOto di arena kontes, Sabtu, 5 Mei 2018.

Dalam kontes tersebut, setidaknya ada 5 kelas utama yang dilombakan antara lain fashion daily open, pro street racing, novice street racing, novice pure mothai, dan classic modif. Masing-masing kategori nantinya akan diambil 5 juara dan akan mendapatkan trophy serta piagam pnghargaan.

“Untuk 5 juara dalam tiap kelas mendapatkan trophy dan piagam penghargaan, khusus untuk juara 1, 2 dan 3 ada tambahan uang pembinaan,” lanjutnya.

Selama 3 hari digelar, berbagai kegiatan pun ikut melengkapi rangkaian acara otomotif itu. Tidak hanya motor contest, namun kegiatan lain seperti skill contest, ganti oli gratis, sosialisasi safety riding, pameran mobil hingga seminar juga digelar. Panitia penyelenggara berharap agar ke depannya kegiatan tersebut bisa diadakan lebih besar dan meriah lagi.

Sementara itu salah satu modifikator asal Semarang, Arifin (23) mengaku menerjunkan 2 unit sepeda motor sekaligus dalam ajang tersebut. Untuk menggarap motor selama 2 minggu dan dimodifikasi sesuai keinginan, ia mengaku bisa menghabiskan dana Rp 8 juta untuk satu motor matik.

“Ikut dua motor mas, modifnya ya agak susah sih apalagi kalau barang yang kita cari susah. Biayanya juga lumayan untuk modifikasi, semoga aja menang karena sebelumnya juga sering ikut lomba kayak gini dan sering menang,” kata Arifin. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cerita menarik datang dari sebuah kasus kriminal di Amerika. Alkisah, ada dua detektif yang ingin melakukan investigasi terhadap sebuah kasus kematian yang tak wajar dari seorang pria.

Si korban diketahui bernama Linus Phillip, ditembak mati oleh seorang anggota kepolisian di luar sebuah toko serba ada di Largo, Florida. Detektif pun diterjunkan untuk mengumpulkan informasi tentang penyebab kematian Phillip.

Kedua detektif yang ditunjuk kemudian mendatangi rumah duka pada bulan Maret lalu dan mencoba membuka ponsel Phillip menggunakan sidik jarinya.

Apa yang dilakukan kedua detektif adalah legal di AS. Namun yang menarik adalah mereka tidak bisa membuka ponsel si korban kendati sudah diberi akses pada jenazahnya.

Profesor ilmu komputer dari Michigan University bernama Anil Jain menambahkan, makin lama seseorang meninggal, maka akan makin sulit membuka ponsel yang terkunci dengan sidik jari yang bersangkutan.

“Ini karena pada sebagian besar ponsel pintar, identifikasi dengan sidik jari bekerja melalui konduksi listrik, dari tubuh manusia ke perangkatnya,” terang Jain seperti dilaporkan Livescience.

Seperti kita tahu, tubuh manusia memang mengandung listrik dalam frekuensi rendah. Jain menjelaskan, listrik yang mengalir dalam tubuh manusia inilah yang ‘dimanfaatkan’ untuk membuka scanner, semisal pada ponsel.

“Saat menyentuh scanner, ada sensor yang bertugas untuk mengenali pola pada ‘tonjolan’ sidik jari dengan bantuan listrik dalam tubuh. Tetapi jika seseorang meninggal, aliran listrik itu juga berhenti dan scanner tak lagi bisa mengenali pola yang ada,” papar pria yang juga menulis buku “Handbook of Fingerprint Recognition” ini.

Namun tak ada peneliti yang dapat memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk seseorang kehilangan konduksi listrik dalam tubuhnya. “Kalaupun ada yang mau tahu, kita butuh banyak sekali jenazah dan harus mencoba unlock ponsel mereka dengan sidik jari tiap jam atau mungkin lebih, selama berturut-turut. Bisa dikatakan ini juga eksperimen yang sulit,” tambah Jain.

Tak usah khawatir, teknologi identifikasi yang digunakan oleh ponsel pun berkembang. Sejumlah produk ponsel yang beredar di pasaran saat ini ada yang menggunakan sistem identifikasi wajah. Ponsel-ponsel masa depan juga bisa saja menggunakan sensor optik atau mata untuk membuka perangkat ini.

“Tetapi jika orangnya belum lama meninggal mungkin masih ada kesempatan untuk membuka ponsel dengan sidik jarinya. Hanya saja kita tidak tahu persis berapa lama konduksi itu akan hilang pada orang yang sudah meninggal,” kiranya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID Kebumen – Setelah cukup lama ditunggu, produk aplikasi komunikasi di smartphone bernama Callind karya gadis asal Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Jawa Tengah, Novi Wahyuningsih resmi diluncurkan di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu, 21 April 2018.

Soft launching aplikasi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2018.

Mengusung tagline mempercepat komunikasi, transaksi dan informasi, aplikasi chatting ini memungkinkan penggunanya melakukan chat privat, broadcast message, kirim foto, telepon, hingga video call.

Bahkan kini melalui Callind, pengguna bisa menikmati info lalu lintas dari beberapa titik secara online. Sehingga pengguna Callind dapat memantau kondisi arus lalulintas yang sedang berlangsung. Asyik bukan?

Founder Callind Novi Wahyuningsih menjelaskan, Callind yang merupakan singkatan dari Calling Indonesia.

Lebih Keren Ketimbang Whatsapp

Novi menjelaskan, dibanding WhatsApp kelebihan Callind bisa menemukan sesama pengguna Callind dalam radius 100 km meski belum saling terhubung sebagai kontak.

Selain untuk media komunikasi, Callind bisa menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pemilik Aplikasi Callind bisa mempromosikan produknya secara gratis, tanpa harus menyebar kiriman ke banyak group yang diikuti seperti halnya pada WhatsApp.

“Kami sedang dalam proses pengembangan kerja sama dengan beberapa UMKM yang bergerak di sektor retail yang ada di daerah nasional harapan kami bisa kerja sama dengan UMKM di seluruh Indonesia,” kata Novi.

Aplikasi chatting karya anak bangsa ini sudah dapat diunduh di toko aplikasi di Android yakni Play Store. Hingga hari ini pengguna aplikasi Callind sudah tercatat mencapai sekitar 350.000. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kabar media sosial Facebook ditutup atau diblokir mulai 24 April 2018 ramai diperbincangkan, Kabar ini mencuat setelah data satu juta pengguna Facebook Indonesia ikut bocor dalam skandal Cambridge Analytica (CA).

Banyak netizen yang menanggapi dengan membuat status atau membuat video terakhir sebelum Facebook ditutup.

Apakah benar kabar itu?

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam berbagai kesempatan tidak pernah menyinggung akan memblokir Facebook.

Rudiantara mengatakan, Kementerian Kominfo tak segan memblokir Facebook, namun harus sesuai prosedur agar langkahnya tak gegabah.

Satu-satunya pernyataan tegas Rudiantara soal blokir Facebook adalah, jika ditemukan bukti bahwa Facebook dipakai sebagai sarana menghasut atau adu domba.

Rudiantara memastikan jika penyidik menemukan unsur dugaan pidana dalam kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia, peluang memblokiran Facebook akan semakin besar.

Sementara ini, kedua hal tersebut belum bisa dibuktikan, masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil audit.

“Kalau ada indikasi bahwa Facebook di Indonesia digunakan untuk penghasutan, seperti yang terjadi di Myanmar. Saya tidak punya keraguan untuk blokir,” ujar Rudiantara, beberapa hari yang lalu.

Menkominfo sudah meminta Facebook untuk melakukan audit, dan menyerahkan hasil auditnya sejak sepekan setelah pengumuman adanya data pengguna Facebook di Indonesia yang ikut bocor dalam skandal CA.

Permintaan itu dicantumkan dalam Surat Peringatan (SP) pertama yang dikirim Kominfo. Namun setelah tenggat waktu yang ditentukan tiba, Facebook belum juga menyerahkan hasil audit.

Kominfo pun melayangkan Surat Peringatan kedua.

“Saat ini, sudah SP II. Kita tunggu, nanti setelah SP II bisa ditingkatkan menjadi pemutusan layanan sementara jika diperlukan,” ujar Rudiantara, Rabu, 11 April 2018.

Jika kemudian hasil audit tersebut sudah diketahui, maka pemerintah bisa menakar potensi permasalahan yang dapat timbul dari kebocoran data ini dan mengambil langkah penanganan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mengirimkan surat peringatan tertulis kepada Facebook terkait penyalahgunaan data pribadi pengguna oleh pihak ketiga.

Dengan demikian, media sosial terpopuler sejagat itu telah menerima surat peringatan tertulis kedua dari pemerintah Indonesia.

Dalam Surat Peringatan Tertulis kedua (SP II) yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan itu, memuat peringatan kembali kepada Facebook Indonesia untuk memberikan konfirmasi dan penjelasan mengenai penyalahgunaan data pribadi pengguna.

Seperti diketahui, kebocoran data pengguna Facebook ini berasal dari pihak ketiga yang berjalan di dalam platform Facebook, yakni Cambridge Analytica.

Setidaknya ada 87 juta pengguna yang disalahgunakan, satu juta diantaranya berasal dari Indonesia.

Kominfo meminta Facebook memastikan jaminan perlindungan data pribadi sesuai dengan Peraturan Menteri dan Informatika nomor 20 tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam sistem Elektronik.

“Facebook sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) memiliki kewajiban memenuhi standar yang dimuat dalam Peraturan Menteri Kominfo tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi,” kata Kominfo dalam keterangan tertulisnya Rabu, 11 April 2018.

Berkaitan dengan aplikasi atau fitur yang dikembangkan oleh pihak ketiga, Kominfo juga meminta Facebook untuk segera memberikan hasil audit atas aplikasi dan fitur yang dikembangkan mitra Facebook.

“Laporan tertulis hasil audit dibutuhkan untuk menakar dan mengukur potensi permasalahan yang timbul akibat aplikasi dan fitur yang dikembangkan mitra Facebook, termasuk bagaimana penggunaan data pribadi yang diambil oleh mitra Facebook,” tuturnya.

Kominfo menemukan informasi tambahan perusahaan yang modusnya diduga mirip Cambridge Analytica, seperti CubeYou dan AgregateIQ. Aplikasi dalam bentuk kuis dan personality test tersebut berpotensi digunakan untuk penyalahgunaan data pribadi pengguna Facebook.

“Oleh karena itu, Kominfo mendesak Facebook menutup aplikasi atau fitur kuis personality test yang berkaitan dengan potensi penyalahgunaan data pribadi pengguna Facebook Indonesia,” kata ujar Kominfo.

Sebagai informasi, Kementerian Kominfo sebelumnya telah memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) pada tanggal 5 April 2018, di mana isinya meminta agar menjamin perlindungan data pribadi, memberikan hasil rencana audit aplikasi dan fitur yang dikembangkan oleh mitra dan menutup aplikasi atau fitur kuis personality test yang berhubungan dengan Kasus Cambrigde Anaytica.

Kemudian, Pemerintah telah menerima dua surat jawaban resmi dari Facebook atas tiga surat yang telah dikirimkan Kementerian Kominfo.

Namun, Kominfo menilai penjelasan dari pihak Facebook masih kurang memadai dan belum meyertakan data yang diminta oleh Pemerintah Indonesia, sehingga langkah dan tahapan pematuhan terhadap legislasi dan regulasi dilakukan dalam melindungi hak-hak masyarakat. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah menetapkan mekanisme blokir bertahap pada program register kartu prabayar. Kesempatan registrasi kartu seluler prabayar ditutup pada 28 Februari dengan 305 juta nomor terdaftar.

Tahap pertama yakni periode 1 Maret hingga 31 Maret 2018, sebanyak 100.888.385 nomor terblokir. Sepanjang Maret pemerintah menerapkan blokir tahap pertama dengan penghentian akses telepon dan SMS masuk bagi nomor seluler terblokir karena tidak melakukan registrasi.

Pada tahap kedua, blokir telepon dan SMS keluar berlaku mulai 1 April hingga 30 April. Setelah itu, yakni mulai 1 Mei konsumen yang belum melakukan registrasi tak lagi bisa mengakses pelayanan telepon dan SMS juga data.

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi mengatakan operator terkait langsung melakukan pemblokiran bagi nomor pelanggan prabayar yang belum mendaftarkan nomornya.

Rincinya, sepanjang Maret 2018, PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel memblokir 43,13 juta nomor atau detailnya 43.313.972 nomor.

Kemudian, PT Indosat Ooredoo, Tbk memblokir 17,53 juta atau 17.531.243 nomor seluler prabayar. Disusul PT Hutchison Tri Indonesia dengan 26,66 juta nomor atau 26.661.849 nomor seluler.

Lalu, PT XL Axiata, Tbk dengan jumlah 11,23 juta nomor terblokir atau detailnya 11.232.147 nomor. Terakhir, PT Smartfren yang telah memblokir 2,14 juta nomor atau 2.149.174 nomor. Sementara itu, PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia tak melakukan pemblokiran.

“Jumlah pemblokiran kartu prabayar karena tidak melakukan registrasi ulang yakni 100,88 juta nomor,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Kamis, 6 April 2018 malam.

Di sisi lain, untuk jumlah nomor terdaftar, pihaknya mulai melakukan pencocokan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan operator. Setelah nomor terkumpul di kesempatan daftar pertama yakni hingga 28 Februari, pihaknya mengecek kesamaan pencatatan data.

Pasalnya, pada registrasi nomor prabayar ini, pemerintah menggunakan data kependudukan berupa nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK). Dengan dua sistem pencatatan yang melibatkan pemerintah dan operator ini memerlukan pencocokan untuk mendapatkan data yang valid.

Dari hasil rekonsiliasi hingga 4 April, tercatat 343,48 juta nomor atau tepatnya 343.483.096 nomor terdaftar. Ketut menuturkan nomor hasil pencocokan ini valid dari sisi data kependudukan dan status nomor seluler masih aktif.

Kendati demikian, pihaknya enggan menyebutkan berapa nomor yang terdaftar sebelum rekonsiliasi. Adapun, beberapa alasan mengapa data di Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil cenderung lebih banyak yakni karena masa aktif habis.

Selain itu, pemilik nomor juga kerap mendaftarkan berulang karena khawatir tak terdaftar sehingga sistem pencatatan merekam data yang sama.

“Data pelanggan hasil rekonsiliasi data yang berhasil registrasi per 4 April 2018: 343.483.096. Berhasil registrasi artinya datanya tervalidasi.”

Dia memperkirakan pelanggan seluler prabayar akan menggunakan kesempatan akhir blokir kartu ini. Konsumen, katanya, cenderung menggunakan kesempatan akhir karena hanya bergantung pada pelayanan data sehingga pemblokiran akses telepon dan SMS belum cukup menggerakkan konsumen mendaftarkan nomornya.

Pihaknya pun melakukan sosialisasi agar konsumen tak terpengaruh kabar penyalahgunaan data. Menurutnya, blokir total yang dimulai 1 Mei akan lebih ampuh mendorong konsumen mendaftarkan nomornya.

“Banyak pelanggan yang hanya ingin pakai data saja, sehingga dimanfaatkan waktu akhir blokir yang 30 April,” kata Ketut.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Missed call misterius dari nomor internasional bukan hanya dialami sejumlah warga di Indonesia, tapi juga di dunia. Fenomena yang sudah beberapa kali terjadi ini dinamakan Wangiri.

Seperti dilansir Global News, sejumlah warga Kanada pada Februari 2018 melaporkan missed call dari nomor misterius. Nomor telepon itu memakai kode dari negara Albania, Makedonia, hingga Seychelles.

Seorang warga Kanada bernama Ebun Adewole menerima missed call misterius itu pada pukul 02.00 dan sempat mengira itu berasal dari kerabat di luar negeri. Sejak saat itu, dia kerap mendapat missed call serupa dari macam-macam negara.

Calgary Better Business Bureau (BBB) menyebut fenomena itu adalah penipuan bernama Wangiri. Wangiri adalah kata dalam bahasa Jepang, yang berarti ‘sekali dering dan tutup’.

Seperti dilansir abc.net.au, sejumlah warga Australia ternyata mengeluhkan hal yang sama pada Februari 2018, panggilan telepon misterius dari nomor internasional yang berujung missed call. Saat itu, warga Australia melapor dapat missed call dari nomor Papua Nugini, Kongo, Slovenia, hingga Belgia.

“Ini adalah penipuan telepon premium. Mereka menelepon Anda, membiarkan telepon berdering 1 kali dan mematikannya. Mereka melakukan itu berulang kali agar Anda menelepon balik,” kata Komisi Kompetisi Usaha dan Konsumen Australia Delia Rickard seperti dilansir dari ABC.

Jika ‘korban’ menelepon balik, tagihan telepon akan membengkak. Tagihan itu sebagian besar akan masuk ke kantong penipu yang menelepon tersebut.

Seorang bocah berusia 10 tahun di Brisbane, Australia, pernah jadi korban. Bocah bernama Leo Carrington itu dibombardir missed call dari kode telepon Pulau Ascension yang ada di Afrika.

Orang tuanya yang curiga lalu menelepon balik nomor tersebut. Telepon kemudian diangkat oleh seorang perempuan yang tidak berbahasa Inggris dan tidak menjawab teleponnya.

Regulator di Kongo sendiri sudah pernah mengeluarkan peringatan terkait Wangiri. Seperti dilansir africanews, Badan Komunikasi Elektronik dan Perwakilan Pos (ARPCE) di Republik Kongo telah mencatat peningkatan penipuan yang melibatkan panggilan tidak terjawab di negara tersebut pada Februari 2018.

“Selama beberapa bulan terakhir, bentuk penipuan telepon telah merajalela di Kongo adalah Wangiri, juga dikenal sebagai penipuan panggilan tidak terjawab,” demikian keterangan dari ARPCE.

ARPCE menyebut para penipu biasanya mendapat nomor telepon korban dari informasi yang diberikan korban saat melakukan sign up untuk aplikasi atau kontes secara online.

Penipuan dengan modus ini pernah beberapa kali terjadi di Indonesia. Yang terbaru, sejumlah warga mendapat missed call dari nomor Kongo hingga Madagaskar sejak kemarin sampai hari ini. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ribuan pengemudi Ojek Online (Ojol) melakukan unjuk rasa di depan Istana Merdeka Jakarta, Selasa 27 Maret 2018. Dalam aksi tersebut mereka meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa memperhatikan nasib para pengemudi yang saat ini semakin tertindas dengan tarif murah yang diberikan oleh aplikator.

Dalam kesempatan tersebut Jokowi menerima langsung perwakilan driver ojol yang berunjuk rasa tersebut.

Ada 5 orang perwakilan driver yang diterima masuk ke dalam Istana Negara untuk bertemu Presiden menyampaikan keluh kesahnya kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Siang tadi menerima dan mendengar keluhan perwakilan pengemudi ojek online yg berunjuk rasa,” ujar Jokowi melalui cuitan di akun resmi twitternya.

Jokowi merespon baik keluhan dari para pengemudi tersebut dan memerintahkan Menteri Perhubungan (Menhun) Budi Karya Sumadi dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut.

“Saya sudah perintahkan Menhub dan Menkominfo untuk segera berbicara dengan para aplikator dan para pengemudinya untuk mencarikan jalan keluar terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan,” lanjut Jokowi.

Seperti diketahui, Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pehubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada saat berdialog dengan para driver ojol tersebut. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Setelah beredar kabar bahwa data pengguna Facebook tak aman, kini ada tren baru di kalangan pecinta gadget tanah air.

Pasalnya, mereka semua percaya bahwa dengan mengetik BFF di kolom komentar Facebook, bisa memprediksi apakah akun mereka aman atau tidak.

Ya, beredar kabar bahwa ketika BFF yang kamu tulis berubah menjadi warna hijau maka hal itu pertanda bahwa akun milikmu aman.

Namun, jika ternyata BFF yang kamu ketik tak berubah warna dan hanya tetap hitam.

Besar kemungkinan bahwa akun kamu sedang tidak aman dan kamu diharuskan mengganti passwords akun Facebook mu.

Tahukah kamu, semua itu hanyalah Hoax semata.

Pasalnya, Facebook memang sensitif dengan beberapa kata yang kamu ketikkan pada aplikasi ini.

Jadi, warna hijau yang terjadi saat kamu mengetik BFF hanyalah sebuah teks delight.

Bahkan bukan hanya BFF kok yang berubah warna.

Kamu juga bisa membuat tulisanmu secara otomatis berubah warna hanya dengan mengetikkan beberapa kata berikut.

1. BFF berwarna hujau.

2. XOXO berwarna merah.

3. You Got This berwarna ungu.

4. You’re The Best berwarna kuning.

5. Congrats berwarna merah.

Tak percaya? coba kamu ketikkan kata-kata tersebut dikolom komentar.

Jadi, sekali lagi ketikan BFF di kolom komentar bukan patokan bahwa data akun Facebook kamu aman ya (***)

sumber: grid.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Tak hanya di perangkat komputer dan smartphone, namun komunikasi antar benda melalui jaringan internet atau yang disebut Internet of Things (IoT) merupakan konsep yang semakin berkembang di dunia.

Konseo IoT berkembang dengan tujuan untuk memperluas akses kontrol pengguna terhadap berbagai benda yang terkoneksi IoT.

Di Indonesia, Telkomsel menjadi yang pertama yang mengkomersialkan konsep ini melalui format Narrow Band IoT (NB IoT).

Dijelaskan Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah melalui siaran pers untu BPOST, NB-IoT merupakan teknologi telekomunikasi terbaru yang dirancang secara khusus agar komunikasi antar mesin yang semakin masif dengan coverage jaringan telekomunikasi yang semakin luas dapat dilakukan secara efisien, serta penggunaan daya pada perangkat pengguna semakin hemat.

Teknologi radio akses NB-IoT, yang merupakan salah satu jenis teknologi jaringan Low Power Wide Area (LPWA), memungkinkan perangkat beroperasi hingga bertahun-tahun tanpa pengisian daya ulang baterai sehingga sangat menghemat biaya.

Teknologi ini juga mampu menghasilkan kapasitas koneksi yang masif untuk solusi dan aplikasi berbasis IoT.

“Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global.

Uji coba hari ini menunjukkan bagaimana NB-IoT dapat digunakan untuk menghubungkan jutaan sensor yang mendukung produktivitas bisnis dan kualitas hidup. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk melakukan transformasi digital dan senantiasa menjadi yang terdepan dalam menerapkan perkembangan teknologi seluler terkini yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia di masa depan,” kata Ririek kepada BANJARMASINPOST.CO.ID.

Dalam prakteknya, Telkomsel bekerja sama dengan Universitas Indonesia mendemonstrasikan pengembangan uji coba bike sharing pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi NB-IoT pada ekosistem sepeda kuning (Spekun) di kampus UI Depok.

Bike sharing adalah sebuah konsep layanan peminjaman sepeda kepada publik dalam jangka waktu tertentu dari satu titik lokasi ke titik lokasi lainnya.

Aplikasi yang dipakai dalam sistem Spekun adalah aplikasi Android “Spekun” yang dilengkapi dengan perangkat smartLock yang dibenamkan pada sepeda.

Sistem ini sudah kompatibel dengan teknologi konektivitas NB-IoT yang memungkinkan seluruh Spekun berkomunikasi dengan server operator sepeda secara efisien, sehingga sistem operasi Spekun dapat berjalan dengan efektif.

Dari sisi pengguna, penggunaan aplikasi ini memudahkan pengguna dalam melacak ketersediaan jumlah Spekun yang ada di dock terdekat dengan pengguna.

Pada uji coba bike sharing di UI, pengguna membuka aplikasi Spekun terlebih dahulu, setelah itu aplikasi akan secara otomatis mendeteksi lokasi pengguna dan tiang docking bike sharing terdekat beserta jumlah ketersediaan Spekun di tiang tersebut.

Ketika sampai di tiang sepeda, pengguna melakukan scan QR code pada bagian keranjang depan sepeda melalui aplikasi Spekun, setelah itu smartlock akan terbuka secara otomatis dan sepeda siap digunakan.

Setelah selesai menggunakan sepeda, pengguna dapat mencari tiang bike sharing terdekat. Sesampainya di tiang tersebut, pengguna mendekatkan dan mendorong sepeda pada tiang tersebut dan smartlock akan terkunci secara otomatis.

Sistem bike sharing generasi 4+ ini merupakan hasil kolaborasi Telkomsel dengan Banopolis sebagai penyedia sistem bike sharing dan Huawei sebagai penyedia infrastruktur jaringan dan teknologi NB-IoT.

Uji coba bike sharing di UI menggunakan teknologi radio akses NB-IoT yang sepenuhnya memenuhi standar 3GPP dan beroperasi pada frekuensi 900 MHz. Untuk tahap awal, Telkomsel bersama mitra mengimplementasikan solusi bike sharing di UI untuk tiga stasiun bike share, 20 sepeda, dan 40 tiang dock parkir. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Belum lama ini Samsung diam-diam meluncurka varian baru dari smartphone Galaxy J2 Pro yang dibekali dengan RAM 2GB dan memori internal 32GB di Indonesia.

Berdasarkan pantauan Sidomi News, ponsel Samsung Galaxy J2 Pro varian RAM 2GB ini sudah tersedia di pasar dengan harga Rp 2.099.000.

Smartphone kelas entry-level dan menengah Samsung Galaxy J2 Pro ini dibekali dengan layar sentuh berukuran 5 inci dengan resolusi qHD 960 x 540 piksel berteknologi panel Super AMOLED (Active Matrix Organic Light Emiting Diode) dengan kerapatan mencapai 220 piksel per inci.

Samsung Galaxy J2 Pro menggunakan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat terbaru yang dibalut dengan antarmuka Samsung TouchWiz UI.

Vendor asal Korea Selatan ini membekali smartphone Galaxy J2 Pro dengan memori internal sebesar 32GB yang didukung oleh slot microSD yang memungkinkan pengguna untuk melakukan ekspansi memori hingga 32GB. Konektivitas Galaxy J2 Pro cukup lengkap dengan dukungan dual SIM, 4G LTE, 3G HSPA, WiFi, Bluetooth, dan GPS.

Sektor kamera, Samsung Galaxy J2 Pro ini cenderung standar di kelasnya yang dibekali dengan kamera belakang dengan resolusi 8 megapiksel autofokus lengkap dengan LED flash.

Samsung Galaxy J2 Pro juga dilengkapi kamera depan 5 megapiksel didukung LED flash untuk foto selfie. Smartphone inidibekali dengan baterai berkapasitas 2600mAh untuk mencukupi kebutuhan dayanya.

Kinerja yang ditawarkan Samsung Galaxy J2 Pro ini sedikit lebih bertenaga dibandingkan pendahulunya dengan mengandalkan dukungan chipset Qualcomm Snapdragon 425 yang mengusung prosesor quad-core ARM Cortex-A53 berkecepatan 1,4GHz yang didukung dengan memori RAM sebesar 2GB dan dipadukan dengan pengolah grafis dari Adreno 308.

Kinerja yang dihasilkan smartphone ini bisa dikatakan cukup standar di kelasnya. (***)

sumber: sidomi.com