Minggu | 15 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Dulu Kotor dan Angker, Pemkot Kediri Kembangkan “Hutan Kota Joyoboyo” Menjadi Tempat Wisata yang Nyaman dan Menyenangkan

Kamis | 01 Februari 2018 | 10:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kediri – Kota Kediri baru saja merampungkan pembangunan hutan kota seluas 3 hektare tepat di jantung kota. Meski berada di tengah keramaian, kawasan ini dikenal rindang karena tanahnya subur.

Hutan kota ini dikembangkan pemerintah setempat di area Stadion Brawijaya yang menjadi markas tim kesebelasan Persik Kediri. Di kawasan ini memang banyak tanaman besar yang memiliki akar kuat dan rindang.

Kepala Bagian Humas Pemkot Kediri, Apip Permana mengatakan potensi area lahan kosong di sebelah timur Stadion Brawijaya itulah yang membuat Wali Kota Kediri mengembangkan potensi tersebut menjadi wisata hutan kota.

“Potensi inilah yang melahirkan ide membangun hutan kota oleh bapak wali kota,” kata Apip Permana, saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Jalan Basuki Rahmat Kota Kediri, Kamis 1 Februari 2018.

Pengembangan hutan kota ini mendapat dukungan masyarakat. Pemerintah melengkapinya dengan membangun akses jalan yang menyusuri kerumunan batang pohon. Sejumlah titik direka agar menarik untuk berswafoto. Beberapa bangku dibuat dari akar pohon yang bertebaran di sepanjang jalur pejalan kaki.

Meski belum sepenuhnya rampung, kawasan ini sudah menyedot kunjungan masyarakat. Memasuki kawasan ini benar-benar seperti terlempar ke puncak gunung yang jauh dari keramaian kota.

Kendati lokasinya hanya berjarak sekitar 2 meter dari jalan utama, udara yang berhembus pun cukup bersih dan segar. Nantinya, jelas Apip, juga ada arena bermain anak-anak dan olahraga. Sedangkan tempat ibadah sudah tersedia dengan arsitektur menarik menyerupai rumah siput.

Pemerintah, jelas dia, tidak akan menarik biaya saat mendatangi Hutan Kota Joyoboyo. Warga dan wisatawan hanya membayar parkir kendaraan sepeda motor maupun mobil sebesar Rp 3 ribu-Rp 5 ribu.

Dari pantauan detikcom, kebanyakan warga yang melintas di tengah kota saat terik, berhenti memarkir sepeda motornya dan memilih beristirahat di hutan kota.

“Setiap pulang sekolah, anak saya selalu minta mampir ke sini. Apalagi bagi orang tua yang sudah menikmati hari tua seperti saya, hutan kota ini cukup menyejukkan dan tenang untuk bercengkeramah dengan keluarga,” kata Hari Tri Wasono, bapak 3 orang anak warga Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri.

Bagi Hari,Pemkot Kediri cukup memberi warna yang berbeda dengan adanya hutan kota ini. Mengingat, dulunya area hutan cenderung terkenal dengan kawasan yang kotor. Sebab, hanya berisi pohon dan sejumlah bangunan tua milik PDAM Kota Kediri.

“Cukup menyenangkan mas, di sini dulu kan kawasan yang kotor dan terkesan angker, sekarang nyaman dan rindang,” imbuh Hari.

Selain mereka yang ingin rehat sejenak di sana, tak sedikit anak muda menjelajahi hutan kota dengan membawa kamera. Hasil karya foto mereka banyak diupload di akun media sosial, dan beberapa di antaranya sempat menjadi viral. Hutan Kota Joyoboyo pun kini kian dikenal. (***)

sumber: detik.com

Editor :