Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Hanura Ingin Tetap Eksis di Pemilu 2019, Harus Kembali ke Jati Diri, Begini Khitahnya Itu

Selasa | 16 Januari 2018 | 23:44

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Agar tetap eksis dan memperoleh suara signifikan dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Hanura harus kembali ke jati dirinya sebagai partai yang bersih, transpara dan kekeluargaan.

“Partai Hanura perlu kembali ke khitah,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry kepada wartawan, Selasa, 16 Januari 2018.

Sebagai partai yang diperhitungkan eksistensinya dalam percaturan politik nasional, kata Umar, jika tidak bisa mengelola masalah internal partai secara kekeluargaan maka akan terpuruk dalam kontestasi Pemilu 2019 nanti.

“Saya tidak ada urusan dengan siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kemelut yang terjadi di Hanura akhir-akhir ini,” kata Umar.

Menjelang Pemilu 2014, kata Umar, Partai Hanura dipersepsikan publik sebagai partai paling bersih. Ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk pengembangan Partai Hanura di masa depan. Partai Hanura harus mengejar ketertinggalannya dan memperkuat seluruh pengurus partai untuk bersatu.

“Benar kata Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto, bahwa kemelut yang terjadi di Hanura harus diselesaikan dengan mengacu pada AD/ART partai yang telah disepakati. Namun setiap upaya penyelesaian krisis partai yang terjadi saat ini akan lebih elok dan produktif apabila berorientasi pada khitah Partai Hanura sebagai partai bersih, transparan, dan kekeluargaan,” demikian Umar. (***)

sumber: rmol.co

Editor :