NATUNA

Mesin Sudah Tua, Sering Rusak, Warga Natuna Harus Rela Gelap Gulita

Jumat | 29 September 2017 | 9:14

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Dalam satu bulan terakhir, masyarakat Kecamatan Bunguran Utara, Natuna, khususnya Kelarik dan sejumlah desa lainnya harus jalani pemadaman bergilir. Dan untuk satu minggu belakangan, terjadi pemadaman total.

“Akibat krisis listrik, roda perekonomian di wilayah ini tidak bisa berjalan seperti biasa. Banyak peralatan tidak bisa digunakan karena tidak ada pasokan listrik,” kata Camat Bunguran Utara, Izhar.

Pemadaman total yang dilakukan selama 24 jam membuat masyarakat semakin kecewa atas kinerja perusahaan negara tersebut. Kecamatan akan berkoordinasi dengan kepala PLN Rayon Ranai terkait hal ini.

Menurut Izhar, kondisi mesin yang ada saat ini sudah tidak memungkinkan lagi menerangi Kelarik selama 24 jam. Selain sudah berumur, mesin PLN sering mengalami kerusakan.

“Kasihan warga saya apalagi sekarang terjadi pemadaman total 24 jam biasanya hanya hidup 16 jam saja. Tetapi masih bisa kita redam emosi masyarakat, semoga secepatnya ada solusi”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala PLN Subrayon Kelarik, Dedy, membenarkan adanya pemadaman bergilir dan puncaknya dilakukan pemadam total. Hal ini dilakukan mengingat kondisi mesin yang parah.

Total kapasitas dari 3 mesin yang ada yakni 300 Kilo Watt, salah satu mesin “Komatsu” berdaya 150 KW mengalami kerusakan. Satu mesin lagi juga mengalami nasib serupa, tidak bisa dihidupkan maksimal.

Saat ini mesin yang bisa dihidupkan hanya satu dengan kapasitas 80 KVA. Karena dikhawatirkan terjadi kerusakan, makanya dilakukan pemadaman total.

“Kondisi ini sudah kita laporkan kepada PLN rayon Ranai. Mudah-mudahan peralatan yang dipesan bisa sampai hari ini, sehingga cepat diperbaiki,” katanya. (kmg/rikyrinovs)

Editor :