Minggu | 15 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Pihak Sekolah Akui Susahnya Pindahkan “Keranda” Milik Warga yang Disimpan di Gudang karna Masalah Ini

Selasa | 20 Februari 2018 | 14:50

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pasuruan – SDN Trajeng II, Kota Pasuruan kebingungan mencari solusi pemindahan keranda dan peralatan mengurus jenazah milik warga yang ada di lingkungan sekolah. Pasalnya keranda tersebut sudah lama berada di sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga tak berani menentukan sikap karena masalah kepemilikan lahan sekolah. Lahan sekolah tersebut ternyata tak memiliki sertifikat.

“Kami sudah datangi kantor kelurahan menyampaikan niat agar bagaimana caranya keranda itu dipindah.

Pihak kelurahan katanya akan bermusyawarah dengan warga di RW 2 karena keranda tersebut milik lingkungan RW 2,” kata Kasek SDN Trajeng II Kusmardiyanto di kantornya, Jalan Sulawesi 8, Kota Pasuruan, Selasa 20 Februari 2018.

Kusmardiyanto mengaku sangat berharap pada kebijaksanaan warga. Di satu sisi keberadaan keranda tersebut membuat pihak sekolah dan siswa kurang nyaman, namun di sini lain, pihak sekolah juga tak berani menolak.

“Sebenarnya kami ingin hibahkan lahan sekolah yang dipakai gudang itu kepada warga. Nanti biar pintunya diarahkan ke utara atau ke perkampungan, yang penting bukan di dalam sekolah. Namun setelah kami telusuri, lahan sekolah ini ternyata masih belum jelas, belum ada sertifikatnya, jadi kami tak berani mengusulkan itu (menghibahkan lahan),” terangnya.

Jumari, salah seorang guru menimpali, bahwa lahan sekolah tersebut belum jelas apakah milik warga atau pemerintah. Yang pasti, kata dia, sebelum sekolah berdiri pada 1977, lahan tersebut berupa tanah lapang.

“Menurut cerita-cerita orang ini lahan lapang yang dulunya jadi tempat tong-tong BBM (Bahan Bakar Minyak). Kami nggak tahu milik pribadi atau pemerintah,” terang Jumari.

Terlepas dari belum jelasnya status lahan, pihak sekolah berharap ada solusi terkait masalah tersebut. Pihak dinas diharapkan turun tangan untuk membantu.

“Penyelesaian secara musyawarah lah semua pihak. Yang pasti kami ingin keranda itu pindah,” imbuh Kusmardiyanto. (***)

sumber: detik.com

Editor :