Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

OPINI

SURAT TERBUKA UNTUK ANGGOTA DPRD KOTA BATAM TERPILIH MASSA JABATAN PRIODE 2019-2024

Rabu | 28 Agustus 2019 | 9:51

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tuan/puan terlihat sangat Berwibawa, terhormat, akan disegani dan akan disanjung. Beberapa titel secara tak langsung juga akan melekat pada diri anda yang terpilih dan akan duduk di gedung (DPRD) Engku putri Kota Batam sana.

Sebagai anggota DPRD terpilih, Anda patut berbangga hati atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Bukankah dalam pandangan filosofis-transenden, suara rakyat merupakan penjelmaan suara Tuhan? “Ingin mendekati Tuhan? Dekatilah rakyat!” begitu ucap Kahlil Gibran.

Bila Anda mau mengambil hikmah barang sebentar atas relasi Anda dengan rakyat, maka Anda wajib memeteraikannya di dalam hati, jika niat suci ini untuk membayar tuntas kepercayaan rakyat itu. Caranya, mungkin anda dapat merinci sendiri seperti apa cara yang pantas membayar kepercayaan mereka yang secara ikhlas memilih anda.

Jelaskan wahai Tuan/puan?? Atau ingin dirinci satu persatu?? Ahh, terlalu “lebay” jika disini saya rincikan dalam surat ini, apa yang di inginkan oleh rakyat belum pernah anda sentuh dengan yang namanya “politik”.

Hai tuan/puan Dewan, apakah anda tahu? Pemilu legislatif lalu sebagai medium yang menjaring anda dan duduk menjadi anggota parlemen! Konsekuensinya, ada yang terpilih, ada yang tidak terpilih. Itulah konsekuensi logis dari kompetisi demokrasi. Dengan segala kelebihannya, demokrasi memang selalu menyimpan rasa sakit sendiri.

Yang akan menjadi Yang Terhormat, tidak terbantahkan pula adanya sorotan dan kritik publik atas kinerja anda nantinya, jangan marah, murka jika kritikan itu akan datang secara bertubi tubi. Ini pengalaman wahai tuan/puan, jika sebuah kritikan datang, amarah, sinis, bencimu akan datang secara tiba-tiba.

Para anggota DPRD terpilih yang terhormat..

Sejarah mencatat, Kota Batam adalah sebuah “negri” atau “daerah” atau saat ini sudah menjelma menjadi sebuah Kata medya memiliki berbagai macam potensi yang beragam, baik pariwisata, pertanian, peternakan, tambang dan industri dan lainnya.

Tahukah anda, kemana aspirasi anda akan anda salurkan nantinya?? Apakah sudah tahu anda jika berbagai polemik terjadi disetiap daerah bahkan di tempat domisili anda sendiri, tentang program2 pemerintah yang tidak tersalurkan?? Dan apa yang akan anda lakukan?? Sebagai berikut

  1. Duduk
  2. Diam
  3. Mendengar
  4. mengambil momen saat-saat penting saja??
  5. Dll..

Dalam 5 tahun kedepan, kami ingin buktikan taji Tuan/puan sebagai menyampaikan aspirasi penyambung lidah kami! Itu slogan rakyat yang saya baca. Mari kita rinci satu persatu permasalahan yang akan menjadi PR anda kedepan. Dan PR yang belum terpecahkan..

Sejak awal, kita ketahui, DPRD Kota Batam belum memaksimalkan Badan Kehormatan (BK) yang akan menjaring anggota dewan yang bermasalah, apakah anda berani memakan kawan sendiri yang tidak benar?? Hanya berani membuat pansus sajakah?? Kami butuh parlemen yang berani menindak anggota dewan nakal. Selama ini kemana?? Yang absensi minim, nakal dalam kebijakan??

Tidak rahasia umum lagi jika penegakan hukum bagi pejabat2 nakal masih tebang pilih. Anda mau bukti? Jika anda seorang kader partai dan bukan kader instan anda pasti akan mengetahui hal ini, tentang mereka yang dihimpit masalah lahan, tapal batas dan puluhan jiwa masih terlunta dengan kata Makmur..

Akankah anda ketahui, kelompok-kelompok fiktif yang akan muncul untuk menangkap uang anda?? Akankah anda ketahui permainan yang akan anda ciptakan untuk sebuah reses atau pokok pikiran dengan kepala kampung anda?? Bodoh jika anda tidak lakukan hal itu.

Beranikah anda membongkar permainan para senior anda yang meninggalkan bekas luka cukup dalam, dalam sebuah perjalanan dinas?? Beranikah anda untuk bersembunyi di belakang rakyat, bukan di belakang kebijakan jabatan anda.?? Haii tuan/puan, anda akan kaya oleh harta, yang didapatkan dari uang mereka..

Pansus, Reses, Study Banding, Kunker, kata kata yang sangat aneh oleh mereka yang berkutat pada pacul dan arit..

Kami ingin yang terhormat bertaji, bukan berbasa basi,. Lembaga anda kami awasi dalam setiap langkah anda,. Akan marahkah?.

Para anggota DPRD terpilih. Di era otonomi daerah sekarang ini, sebagian besar regulasi kehidupan publik justru ditentukan oleh para pemegang otoritas daerah, kecuali empat hal yang tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat, yakni regulasi yang berhubungan dengan urusan moneter, agama, luar negeri, dan pertahanan-keamanan. Regulasi publik di daerah lazimnya terjelmakan dalam peraturan daerah (Perda) dan berbagai keputusan kepala daerah.

Dalam konteks ini, diperlukan ‘sinergi kualitatif’ antara lembaga legislatif dan eksekutif untuk menjalankan prinsip checks and balances. Selama ini, buktikan jika berhasil dibangun hal demikian..

Yang jadi soal, apakah regulasi publik di daerah dapat diproses, dirumuskan, diputuskan, dan dilaksanakan secara berkualitas? Regulasi publik yang berkualitas semestinya didahului oleh elaborasi atau penggodokan wacana atas aspirasi rakyat secara berkualitas pula, baik di lembaga legislatif (DPRD) maupun di lembaga eksekutif (Pemerintah Daerah). Itu berarti, para perumus kebijakan publik di lembaga legislatif maupun pelaksana kebijakan publik di lembaga eksekutif mesti memiliki kualitas yang sepadan dan seimbang.. Tetap akan kami awasi.. Jangan marah..

Beranikah anda untuk tidak main mata dengan menentukan kebijakan2 nantinya?? Konsekuensinya, ketika Anda telah resmi mengemban tugas sebagai wakil rakyat, maka tidak ada pilihan lain buat Anda kecuali berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan kualitas lembaga anda yang tercermin dalam berbagai produk legislasi.

Sekali Anda meremehkan kualitas produk legislasi, maka seketika itu pula derajat kewibawaan anda akan terjun bebas ke titik nol. Ini artinya, anda yang terpilih sebagai lembaga rakyat akan mengalami pelemahan citra secara eksistensial. Pecundang!!

Para anggota DPRD terpilih. Setelah dilantik sebagai wakil rakyat, Anda bakal memperoleh privilese atau hak-hak khusus yang dijamin oleh negara. Itu artinya, Anda akan menjadi warga negara berstatus “Yang Terhormat” di hadapan rakyat kebanyakan. Predikat ini tentu saja mengandung konsekuensi psikopolitik dan psikososial yang tidak sederhana.

Dengan demikian Anda mesti mempertaruhkan segalanya; niat, tekad, ikhtiar, prinsip, idealisme, bahkan martabat Anda demi menjaga kepercayaan rakyat yang telah dimandatkan kepada Anda. Jangan sekali-kali Anda mengecewakan rakyat, karena bila itu terjadi, kelak Anda bakal menerima ‘hukuman sosial’ dari rakyat yang amat mungkin terasa sungguh pahit dan getir.

Sudah menjadi rahasia umum, selama sepuluh tahun terakhir di era reformasi ini, akibat sindrom euforia, tidak sedikit pejabat publik yang tergoda untuk hanya melayani diri sendiri, kelompok, dan kroninya, sehingga bersikap ‘jauh panggang dari api’ dalam melayani rakyat.

Akankah Anda tega membiarkan diri terjebak dalam pusaran sindrom euforia?

Tuan/puan tahu! Berapa banyak perusahaan luar daerah anda yang melakukan ekplorasi di Kota Batam ini??

Apa yang didapatkan masyarakat tempatan? Kalau pejabat otoritas setempat kami yakin sudah mengantongi upeti, tidak rahasia umum.

Kembalikan aset daerah kami, kembalikan dana kami yg dikungkung dalam aturan semu.. Tahukah anda, apa saja aset daerah anda yang sudah tidak lagi ada??

Sungguh muluk kiranya bila kami menjelaskan secara rinci masaalah yang dihadapi oleh masyarakat Kota Batam ini!!

Efek pembiaran, tanpa nyali dewan akan merusak amanah yang telah anda dapatkan!!. Ketajaman taji anda yang berpihak kepada rakyat akan kami tunggu sesuai dengan janji2 anda sebelum anda mendapat predikat “Yang Terhormat”. (***)

Oleh: Zulfahmi
Masyarakat Batam

Editor :