Bacalon

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bakal calon (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terancam Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan namanya tidak dicantumkan dalam daftar calon sementara (DCS) anggota DPD atau DCT anggota DPD, jika surat Pernyataan Pengunduran diri dan Surat Keputusan dari Partai Politik  tidak disampaikan kepada KPU Prov Kepri sesuai tanggal yang ditetapkan, yakni paling lambat 30 Agustus 2018.

Devisi Hukum KPU Kepri, Widiyono Agung S. di Kantor KPU Prov Kepri,  mengatakan hal ini berkenaan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi RI nomor  30/PUU-XVI/2018 yang diundangkan pada tanggal 23 Juli 2018, dan diundangkan dalam Peraturan KPU Nomor 26 tahun 2018 pada tanggal 9 Agustus 2018, serta secara formal disampaikan pada LO Bacalon DPD Prov Kepri pada tanggal 27 Agustus 2018.

“Sesuai ketentuan pasal 60A ayat (5) dan ayat  (6) Peraturan KPU Nomor 26 tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan KPU Nomor 14 tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota DPD,” jelas Widiyono Agung, Rabu, 29 Agustus 2018.

Dengan begitu, lanjut Widiyono Agung, maka disampaikan dengan jelas dan tegas bahwa paling lambat 1 (satu) hari sebelum penetapan DCS, calon anggota DPD harus menyerahkan Surat Pengunduran Diri kepada KPU Provinsi, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 30 Agustus 2018.

Serta diterbitkannya Surat Keputusan Partai Politik bahwa yang bersangkutan telah mundur dari kepengurusan Parpol paling lambat 1 (satu) hari sebelum penetapan DCT anggota DPD, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 19 September 2018.

Widiyono Agung mengatakan, dari 13 Bacalon DPD RI Provinsi Kepulauan Riau diantaranya, Alfin, S.TP, Alias Wello, Dharma Setiawan, Hardi Selamat Hood, Haripinto Tanuwidjaya, M. Syarial, SE,  Ir.  Mustofa Widjaya,  Ria Saptarika, Richart H.  Pasaribu,  Riki Solikhin,  Sabar Pandapotan Hasibuan,  H. Sukri Fahrial dan H. Surya Makmur Nasution.

Dari 13 bacalon DPD RI tersebut, kata Widiyono,  yang sudah menyerahkan Surat Peryatakan Pengunduran Diri ke KPU Provinsi Kepri ada 3 (tiga) orang Bacalon yakni, H. Sukri Fahrial (Waka DPD Partai Hanura Provinsi Kepri), Hardi Selamat Hood (Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri), dan M. Syarial, SE (Wakil Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri).

“Adapun 3 Bacalon lagi yang kami ketahui sebagai Pengurus Parpol dan belum menyerahkan Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pengurus Parpol adalah Bacalon Alfin, S.TP (Ketua DPC PKS Kota Tanjungpinang), Dharma Setiawan (Ketua DPC PAN Kota Tanjungpinang) dan Drs. Surya Makmur Nasution (Waka DPD Partai Demokrat Prov. Kepri),” ungkap Widiyono Agung.

Dikatakan Widiyono Agung, adapun 7 (tujuh) Bacalon DPD lainnya, jika menjadi Pengurus Parpol dengan terbitnya  SK Pengangkatan Kepengurusan dari Parpol baik dari tingkat bawah sampai Pusat, silahkan mengajukan Surat Pernyataan Pengunduran Diri dari Pengurus Parpol. (muslim)