Bahaya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro,S.IP menghimbau agar Tim Satgas yang berjumlah 100 Orang sabar dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, Kamis, 18 Oktober 2018.

Letkol Inf Diantoro,S.IP mengatakan, salah satu wujud kebanggan bagi kita Prajurit yaitu dapat melaksanakan Perintah dengan baik, sabar dalam menjalankan tugas serta Ikhlas dalam pengabdian, karena apa yang kita lakukan saat ini suatu bentuk pengabdian kita kepada Masyarakat, ujarnya dilokasi TMMD.

Seperti diketahui bersama bahwa, kegiatan TMMD ini merupakan permintaan Masyarakat yang dikelola oleh Kodim 0732/Sleman dalam bentuk anggaran APBD dengan kegiatan Fisik, anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan Talud sepanjang 1000 meter.

Selain itu, TMMD juga membuat kegiatan Non Fisik yaitu, Pengobatan gratis, Sosialisasi KB, Penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, pertanian, Wawasan kebangsaan dan Bela Negara, semua kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam kegiatan TMMD Reguler Ke 103 Kodim 0732/Sleman. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID,  Pati – Guna mengantisipasi berkembangnya Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Gerakan paham Radikal, Kodim 0718/Pati menggelar Sosialisasi Pembinaan Antisipasi Balatkom dan paham Radikal yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan,S.Sos bertempat di Aula Kodim 0718/Pati Selasa, 2 Oktober 2018.

Sosialisasi ini di buka oleh Komandan Kodim 0718 / Pati dalam sambutannya Untuk itu dengan adanya Sosialisi ini, Saya berharap kepada Babinsa dan Danramil kedepan agar bisa mensosialisaikan ke masyarakat dan ke Sekolah-sekolah,agar semua kompunen memahami akan bahayanya faham-faham radikal dan bahaya laten Komunis yang sewaktu-waktu bisa muncul dan berkembang di Negara kita tercinta ini,”Ucap Dandim.

Istimewa

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0718/Pati menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tentang antisipasi dan mewaspadai Balatkom dan faham radikal, di tegaskannya pula bahwa tujuan dilaksanakannya Sosialisai adalah untuk mewaspadai setiap ada perkembangan di wilayah binaannya Babinsa yaitu Balatkom dan faham radikal yang bisa saja berkembang di NKRI, sebab bahaya laten Komunis ini tidak sesuai dengan falsafah dan Dasar Negara Indonesia dan Komunis adalah musuh TNI,” tandas Dandim.

Pembinaan antisipasi Balatkom dan faham radikal bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Prajurit jajaran Kodim 0718/Pati tentang Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal sehingga diperoleh kesamaan langkah dan tindakan dalam menyikapi bangkitnya kembali ajaran Komunis maupun Faham Radikal yang berkembang.

Istimewa

Lebih lanjut dikatakan oleh Dandim Pati, mencermati berkembangnya Bahaya Laten Komunis yang selalu berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia dan Faham Radikal yang berupaya untuk memaksakan penggunaan kaidah dan nilai-nilai agama tertentu yang dapat mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa maka seluruh komponen bangsa perlu senantiasa waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran Komunis maupun berkembangnya paham Radikal.”tegasnya.

Kasdim Pati Mayor Inf Much. Solikin. S.Ag. menyampaikan dalam rangka membantu pengawasan dan upaya pencegahan sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman Bahaya Laten Komunis dan paham Radikal agar tidak berkembang, diperlukan upaya proaktif dari Apkowil dan unsur intelijen yang ada di wilayah,”semua unsur termasuk kita semua sebagai Bapulket yang baik untuk senantiasa memonitor dan mengantisipasi kegiatan yang dilakukan oleh kedua kelompok tersebut agar dapat dideteteksi dan dicegah secara dini,”tegasnya.

Oleh itu ia Kasdim berharap agar Babinsa dan Danramil senantiasa mensosialisaikan tentang bahaya laten, komunikasikan adanya faham radikal kepada seluruh lapisan masyarakat dan warganya yang ada dijajaran Kodim 0718/Pati , dengan kita mengahadiri kegiatan kegiatan yang ada di wilayah, dengan kita selalu dekat dengan masyarakat nantinya masyarakat akan memberikan informasi – informasi,”tegas Kasdim. (narto pendim pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang yang tak bisa lepas dengan ponselnya.

Bahkan, ada beberapa orang yang suka main ponsel saat berada di toilet.

Jika kamu termasuk orang yang suka main ponsel saat di toilet, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut sekarang juga.

Di kedua tangan kita ada sekitar lima ribu bakteri, kuman, dan virus.

Makhluk kecil yang ada di tangan kita itu bisa berpindah dengan mudah ke benda yang kita sentuh, salah satunya adalah ponsel.

Kamar mandi merupakan salah satu sarang bakteri.

Gagang pintu, keran air, toilet, dan tuas pembilas (flush) ditempeli oleh bakteri, kuman, dan virus.

Saat kita masuk ke kamar mandi, kita pasti memegang benda-benda di atas.

Saat itulah, bakteri, kuman, dan virus di benda itu akan berpindah ke tangan kita.

Memainkan ponsel di toilet akan membuat bakteri, kuman, dan virus yang ada di toilet menempel ke ponsel kita. Ponsel pun jadi semakin kotor.

Cipratan Air dan Uap

Saat kita menyiram urin dan feses, air yang digunakan bisa terciprat dan mengenai ponsel kita.

Padahal, air yang sudah tercampur urin dan feses mengandung banyak sekali bakteri.

O iya, saat kita mem-flush urin dan feses di toilet, akan ada uap berisi bakteri, kuman, dan virus yang beterbangan.

Uap itu bisa mengenai ponsel kita dan membuatnya semakin kotor.

Karena alasan di atas, kita sebaiknya menghentikan kebiasaan membawa ponsel ke toilet.

Lagi pula, toilet bukan tempat yang nyaman untuk memainkan ponsel.

Jika teman-teman pernah membawa ponsel ke toilet, coba bersihkan ponselmu dengan alkohol.

Namun, jangan lupa untuk mematikan ponsel sebelum dibersihkan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi menyatakan susu kental manis tidak mengandung susu.

Tanpa padatan susu sama sekali, susu kental manis telah berhasil “menipu” masyarakat yang justru sering menyajikannya untuk anak, sebagai alternatif dari susu bubuk yang memiliki harga lebih mahal.

Melalui Surat Edaran tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada Mei 2018, BPOM memberikan aturan ketat terkait peredaran susu kental manis, yaitu:

1. Dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun.

2. Dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3) disetarakan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap zat gizi.

Produk susu lain, antara lain susu sapi/ susu yang dipasteurisasi/ susu yang disterilisasi/ susu formula/ susu pertumbuhan.

3. Dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

4. Khusus untuk iklan, dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak.

Berbahaya

Selain “menipu”, susu kental manis juga dinyatakan berbahaya bagi kesehatan.

Mengkonsumsi SKM secara berlebihan akan meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak.

Hal ini disebabkan karena kadar gula tinggi di minuman SKM.

“Sebagai sumber energi iya, tetapi sangat tidak baik apabila energi anak bersumber dari gula,” kata Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, seorang dosen Gizi Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta, kepada Kompas.com, Ahad, 6 Mei 2018.

“Tubuh punya toleransi tertentu dan penelitian menjelaskan, konsumsi gula lebih dari 10% energi total akan berisiko penurunan sensitivitas insulin yang kemudian memicu hiperglikemia (kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal) dan memicu risiko diabetes,” tambah Rita.

Indonesia saat ini berada di urutan ke-4 di dunia yang penduduknya paling banyak terkena diabetes, kata Rita.

Pada piramida gizi seimbang, susu masuk dalam kelompok bahan makanan sumber protein.

Kandungan 8 gram protein setara dengan satu porsi telur, daging, ikan dan tempe.

“Harusnya susu itu bisa memberi protein lebih kurang 8 gram, kalsium sekitar 250 gram. Dan gula yang boleh untuk anak menurut piramida gizi seimbang sekitar satu sampai 2 sendok makan atau setara dengan 26 gram,” kata Rita.

“Jika kemudian seorang anak minum susu dari susu kental manis sebanyak dua gelas per hari, seperti anjuran gizi seimbang, maka asupan gulanya sangat melebihi dari pembagian makan sehari yang seimbang untuk anak, ini saya sayangkan sekali,” kata Rita.

Selain diabetes dan obesitas, asupan gula secara berlebihan akan merusak gigi pada anak-anak.

“Anak-anak yang suka konsumsi gula tinggi dalam bentuk susu dan tidak langsung membersihkannya, maka akan memicu caries dentis (gigi karies). Penelitian tentang ini sudah banyak di jurnal kedokteran,” katanya.

Gagasan susu menjadi konsumsi harian masyarakat Indonesia perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Di antaranya, data prevalensi intoleransi laktosa yang tinggi, risiko alergi susu dan penyakit akibat kekurangpahaman masyarakat tentang cara menyimpan susu secara tepat agar tidak menyimpan bibit penyakit.

Selain itu, harga susu yang difortifikasi atau ditambahi zat gizi lain menjadi hampir tidak terjangkau masyarakat umum.

Ini yang menyebabkan banyak masyarakat yang beralih minum susu kental manis.

Kementerian Kesehatan Indonesia menghimbau masyarakat untuk beralih mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein yang lebih awet daripada susu. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seringkali kita melihat anak kecil yang dibonceng di jok depan motor oleh orangtuanya, Ini biasanya dilakukan pada motor matik yang memiliki tatakan kaki di bawahnya.

Namun, sebuah video viral memperlihatkan kecelakaan yang terjadi akibat membonceng anak di jok depan motor.

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @roda2blog terlihat seorang anak yang baru saja dibonceng di jok depan motor matik.

Saat akan diturunkan dari atas motor, anak itu secara tidak sengaja memegang gas.

Motor akhirnya meluncur dan menabrak sebuah minimarket.

Dari rekaman kamera CCTV yang ada di lokasi, si anak dan pengendara tidak terlihat mengalami cedera serius.

Keduanya langsung mendapat pertolongan dari warga sekitar.

Pihak kepolisian dan pakar keselamatan berlalu lintas sudah kerap kali mengimbau agar pengendara motor tidak membonceng anak di jok depan. Sebab, tindakan ini dinilai berbahaya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menyatakan, apa pun jenis transmisi motor, menempatkan anak kecil di jok depan sangat tidak dibenarkan dalam aspek keselamatan berlalu lintas.

“Jangan melihat penyebab langsungnya. Dalam konteks kecelakaan ini, membawa anak kecil dan ditaruh di depan adalah bentuk kelalaian fatal yang tidak dapat ditoleransi baik pada norma safety maupun legal hukum,” kata Jusri kepada Kompas.com, Kamis 22 Maret 2018.

Jika membonceng anak kecil, pengendara disarankan untuk menempatkannya di jok belakang. Namun dengan catatan, kaki si anak sudah dapat menyentuh pijakan kaki dengan optimal.

“Kalau kedua kakinya belum dapat menyetuh pijakan kaki dengan optimal, maka tidak direkomendasikan. Sebab, si anak akan rentan keseimbangannya dan ini membahayakan,” ujar Jusri. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – SETIAP orang pasti pernah bersin. Entah itu bersin karena alergi debu atau saat Anda tidak sengaja menghirup lada yang ada pada makanan. Pada saat itulah ada mulai merasa hidung Anda gatal, mata berair dan kemudian mulai bersin-bersin.

Cara Anda bersin saat berada di rumah sendiri, sangatlah berbeda dari saat Anda sedang dalam pertemuan dengan atasan Anda ataupun pada saat Anda sedang makan malam dengan pasangan Anda.

Jika di rumah Anda dapat bersin dengan suara yang keras, namun jika Anda sedang berada di situasi yang di sebutkan di atas, mungkin Anda akan berusaha untuk menahan bersin itu. Tapi mungkinkah menahan bersin dapat membunuh kita?

Sebuah penelitian di tahun 2013 menemukan bahwa bersin dapat mendorong udara keluar dari kanal hidung mendekati 4.5 meter per detik.

Saat bersin, semua tekanan udara yang telah di bangun di paru-paru Anda akan mencoba keluar dari hidung Anda. Ketika Anda menghalangi jalur keluarnya udara tersebut dengan menjeppit hidung atau menutup mulut saat bersin, hal tersebut akan memaksa udara keluar melalui telinga Anda.

Tekanan udara tersebut akan mencoba keluar kembali melalui tabung eustachius telinga dan masuk ke telinga tengah, yang dapat menyebabkan kerusakan seperti gendang pecah. Hal tersebut juga dapat menyebabkan kehilangan pendengaran atau pusing yang berkepanjangan.

Menahan bersin tidak hanya dapat memengaruhi telinga Anda saja. Dilansir dari howstuffworks.com, menahan bersin juga dapat menyebabkan pembuluh darah mata pecah.

Dampak lainnya adalah Anda dapat mencederai diafragma, otot horizontal yang membentang di bagian bawah tulang rusuk. Selain itu, tekanan darah mendadak menjadi tinggi dikarenakan menahan bersin dapat membuat pembuluh darah di otak pecah.

Bersin yang terlalu keras juga dapat menyebabkan cedera pada leher, atau untuk seseorang yang baru saja melakukan operasi sinusitis, yang memaksa udara masuk di bagian sekitar mata dan menyebabkan mata menonjol. Hal yang disebabkan karena menahan bersin yang paling parah adalah dapat menyebabkan stroke dan bahkan kematian.

Jadi cara yang terbaik untuk menghindari hal-hal di atas adalah dengan tidak menahan bersin. Bersin sendiri memiliki peran penting dalam hal membersihkan hidung Anda dari bakteri dan virus. Jika ada sedang dalam situasi formal, seperti bertemu dengan atasan Anda, Anda bisa gunakan tisu atau membalikkan badan Anda saat bersin agar orang-orang di sekitar Anda terbebas dari kuman.(***)

sumber: pikiranrakyat.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat menangkap pengedar Narkoba jenis baru, Pentylone. Pentylone tersebut berbentuk kapsul sehingga bisa langsung diminum atau dilarutkan dengan air putih.

“Ini mengakibatkan adanya stimulan, kemudian halusinasi, euforia berlebihan dan insomnia,” ucap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, seperti dikutip dari detikNews.

Dihubungi oleh detikHealth melalui pesan singkat, dr Hari Nugroho dari Institute of Mental Health Addiction And Neurosience (IMAN) menjelaskan Pentylone sejenis stimulan yang masih derivat dari cathinone dan termasuk new psychoactive subtances (NPS) meski zatnya bukanlah zat yang baru. Di banyak negara zat ini tergolong dalam golongan I zat psikotropika.

“Efeknya mirip dengan zat-zat stimulan lainnya, misalnya bikin paranoia, agitasi atau susah tidur,” ujar dr Hari.

Master Candidate in Addiction Studies di King’s College London ini menjelaskan tentu saja riset awal mengenai zat tersebut digunakan untuk tujuan mencari pengobatan.

“Tapi kemudian seperti biasa para bandar-bandar narkoba, memanfaatkan publikasi-publikasi ilmiah tersebut dengan cara yang salah, ‘meracuni’ masyarakat dengan memasarkannya sebagai narkoba,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang penumpang pesawat Lion Air JT358 rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang (PDG) mengenakan baju pelampung di dalam pesawat saat kondisi normal.

Akibatnya, kepanikan penumpang lain terjadi. Lion Air menyatakan kondisi penerbangan saat itu normal, tidak seperti yang diinformasikan penumpang berinisial FAR yang mengenakan baju pelampung tersebut.

30 menit pascalepas landas, FAR yang duduk di kursi 10D memakaikan baju pelampung untuk dirinya dan neneknya yang duduk di kursi 10C.

Mengetahui situasi ini, pimpinan awak kabin Dessy Febriyanti menanyakan alasan FAR membuka baju pelampung.

FAR ke dapur pesawat (galley) bagian depan dan menginformasikan kepada penumpang lain segera menggunakan baju pelampung.

“FAR meminta agar pesawat kembali lagi ke Cengkareng. Menurut FAR, dirinya bisa melihat dan merasakan adanya bahaya jika penerbangan dilanjutkan,” kata Eko Pujianto, Airport Manager Lion Air Group Bandara Internasional Minangkabau dalam pernyataan resmi, Minggu 11 Maret 2018.

Pimpinan penerbangan Capt Agus Ahadi mendengarkan keterangan dari FAR, selanjutnya meminta FAR kembali duduk dan tenang.

Sesaat kemudian, FAR kembali ke galley dengan tetap bersikap meminta kru untuk tidak meneruskan perjalanan.

Posisi dari baju pelampung yang dibuka sudah dirapikan oleh crew lainnya, tetapi berulang kali FAR membuka dan menggunakannya.

Kejadian ini dilakukan FAR enam kali berulang-ulang. Pada saat posisi pesawat akan mendarat, FAR berulah dengan menunjukkan ketakutan dan mengakibatkan penumpang lain menjadi panik.

Seluruh awak kabin memastikan kenyamanan, bagaimana situasi dan keadaan di area penumpang, dengan tetap menginformasikan tidak terjadi hal lain seperti yang disampaikan FAR.

Setibanya di Padang, pimpinan awak kabin menginformasikan kondisi yang terjadi dalam penerbangan kepada tim operasional.

Petugas di darat (ground crew) atas nama Agus Hermawan dan petugas keamanan langsung mengamankan FAR dan membawa ke otoritas bandar udara untuk diproses lebih lanjut.

“Lion Air bekerja sama dengan pihak terkait dalam memberikan layanan yang terbaik dan meminimalisasi dampak yang timbul dari penanganan seorang penumpang ini pada penerbangan berikutnya,” jelas Eko.

Lion Air menegaskan kepada seluruh pelanggan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan saat di darat serta sedang mengudara.

Tindakan yang dilakukan oleh penumpang indisipliner atau unruly/disruptive passenger akan mendapatkan sanksi tegas dan memiliki konsekuensi hukum.

Merujuk Pasal 54 UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan, menyebutkan bahwa setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan perbuatan yang dapat membahayakan keamanan dan keselamatan penerbangan, pelanggaran tata tertib dalam penerbangan, serta pengambilan atau pengrusakan peralatan pesawat udara yang dapat membahayakan keselamatan.

Penumpang juga dilarang melalukan perbuatan asusila, perbuatan yang mengganggu ketenteraman, atau pengoperasian peralatan elektronika yang mengganggu navigasi penerbangan. (***)

sumber: kompas.com

KESEHATAN

Kamis | 11 Januari 2018 | 14:56

Kenapa Posisi Tidur Kepala di Utara Bahaya? ini Penjelasannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Pernahkah orang tuamu memberitahu supaya jangan tidur dengan posisi kepala di ditempatkan di utara?

Mungkin anak zaman sekarang hanya menganggap itu sebagai mitos dari nenek moyang yang sudah kuno.

Padahal, larangan ini bukan sekedar mitos belaka.

Guru yoga dan ahli penyembuhan holistik, Jaggi Vasudev membenarkan, mengapa kita sebaiknya tidak tidur dengan meletakkan kepala di sebelah utara.

Menurut sang guru, orang india selalu mengamati kebiasaan tidur dan menghindari kebiasaan meletakkan bantal di utara karena alasan berikut ini :

1. Mekanisme tubuh

Darah yang dipompa ke seluruh tubuh lebih mudah jika melawan gravitasi.

Kebutuhan darah paling banyak berada di otak.

Jika darah yang mengalir ke otak tidak lancar, maka bisa menyebabkan kerusakan yang ditandai dengan menurunnya IQ, kurang fokus dan sulit konsentrasi.

2. Apa yang terjadi jika tidur dengan kepala di utara?

Kalian mungkin pernah mendengar tentang medan magnet Bumi yang berada di utara.

Ketika tubuh terbaring di posisi horizontal, denut nadi menurun.

Jika kepala ditempatkan di utara, tarikan magnetik pada otak bisa mengakibatkan agitasi, iritasi, ketegangan dan penurunan fungsi otak, terlebih dengan sirkulasi darah yang buruk.

Jelas, dengan posisi tidur seperti ini selama satu hari, bisa sangat berbahaya dan menyebabkan kematian.

3. Lalu, ke mana arah kepala yang baik saat tidur?

Timur adalah arah yang paling disukai.

Tapi tidak ada salahnya jika kalian ingin memposisikan kepala di sebelah barat atau selatan, asalkan bukan utara.

4. Perhatikan juga cara yang tepat untuk bangun dari tempat tidur

Jantung adalah organ paling penting dari fisiologi dan berada di sisi kiri tubuh manusia.

Teori holistik kuno yang diprakekkan negara-negara seperti India percaya bahwa saat akan bangun dari tempat tidur, sebaiknya badan dimiringkan ke sisi kanan.

Jangan bangun secara tiba-tiba, tapi bertahap.

Akan ada lonjakan dalam organ tubuh jika kalian bangun dalam kondisi terkejut atau tergesa-gesa.

Maka, berguling ke samping kanan dan bangun perlahan dapat menghindari peningkatan tekanan pada jantung kalian. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, California – Departemen Kesehatan California memperingatkan orang perlu menjaga ponsel beberapa meter dari mereka untuk mengurangi paparan radiasi, dan risiko kesehatan.

California merilis panduan untuk mengurangi paparan radiasi ponsel di tengah meningkatnya bukti penggunaan telepon seluler dapat dikaitkan dengan kanker, perhatian, kesehatan mental, dan masalah reproduksi.

Ponsel mengirimkan informasi menggunakan sinyal radio frekuensi rendah, yang dapat mengekspos manusia ke radiasi yang tidak sehat, terutama saat streaming atau download file berukuran besar.

Penelitian belum dapat membuktikan secara definitif bahwa radiasi ponsel berbahaya. Namun ada cukup banyak penelitian yang menghubungkan keduanya untuk diwaspadai, terutama untuk anak-anak, menurut siaran pers departemen kesehatan.

Pemberitahuan di seluruh negara bagian datang setelah beberapa kota, termasuk Berkeley dan San Francisco, mengeluarkan peringatan lokal, warganya harus membuat jarak antara telepon dan tubuh mereka. Radiofrequency (RF) ponsel yang digunakan untuk mengirimkan informasi berada di bagian bawah totem poll radiasi, namun penelitian menunjukkan paparan jarak dekat yang sering terjadi pada ponsel mungkin cukup membahayakan manusia.

“Menjaga telepon langsung di tubuh tidak pernah menjadi ide bagus,” kata Dr Devra Davis dari Environmental Health Trust, dilansir dari laman Daily Mail.

Faktanya, pembuat ponsel pun turut menyetujuinya. Misalnya Apple, menyertakan pemberitahuan ‘paparan RF’ di setting iPhone. Tetapi itu juga mencakup saran untuk mengurangi paparan, tidak seperti panduan baru California, dengan menggunakan speakerphone atau aksesori handsfree.

Hal ini begitu mengkhawatirkan karena kebanyakan orang tua tidak menyadari peringatan ini. Mereka juga tidak mengatur paparan anak-anak terhadap ponsel.

Panduan California mencatat, RF dapat lebih mudah menembus masalah otak anak-anak daripada orang dewasa. Paparan juga bisa lebih merusak, dan memiliki efek yang lebih awet terhadap otak yang sedang berkembang. Studi telah menunjukkan bukti bahwa paparan ponsel dapat menyebabkan tumor di otak atau telinga, di mana tubuh sering bersentuhan dengan perangkat.

Meskipun penelitian tentang efek RF pada anak-anak secara khusus cukup langka, banyak ahli psikologi telah memperingatkan penggunaan ponsel dapat dikaitkan dengan perhatian, kesehatan mental, dan tidur remaja yang lebih buruk.

Kurang dari sepekan yang lalu, Prancis melarang ponsel dari sekolah dasar dan menengah. Meskipun tujuan larangan tersebut terutama terkait dengan kesehatan mental, namun mendapat pujian dari para ahli yang khawatir dengan paparan radiasi. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Nyawa seorang polisi menjadi korban ketika pengendara motor hendak menerobos palang pintu perlintasan KA.

Anggota Satlantas Polres Jombang bernama Bripda Sherif Gagah itu meninggal ketika sedang bertugas di Desa Plosorejo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Sabtu petang 16 Desember 2017.

Melansir Surya Malang, Sabtu 16 Desember 2017, saat itu korban sedang bertugas mengatur lalu lintas di perlintasan kereta api desa setempat.

Kemudian ketika mendapati pengendara motor yang hendak menerobos palang pintu yang menutup, korban menghalaunya agar terhindar dari kereta api yang hendak melintas.

Namun nahas, setelah ia menyelamatkan nyawa beberapa pengendara sepeda motor dari arah Nganjuk tujuan Jombang, justru nyawanya sendiri yang menjadi korban.

Dirinya tewas setelah tersambar Kereta Api Bangunkarta yang melintas dari arah timur.

“Bripda Sherif berinisiatif untuk menghalau mereka. Namun nahas Bripda Sherif malah tersambar kereta api karena jaraknya terlalu dekat dengan perlintasan,” jelas Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto.

Dari keterangan Agus, sejak pukul 16.00 WIB telah dilakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kemudian pada pukul 17.30 terjadi kecelakaan yang berujung maut dan menewaskan seorang polisi.

Bigadir Abdul Rohman, rekan polisi yang bertugas dengan korban, dan beberapa warga pun segera melarikan korban ke RSUD Kertosono, Nganjuk.

“Tetapi takdir berbicara lain, korban meninggal dunia,” lanjut Agung.

Menurut Agung Bripda Sherif telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab Brida Sherif yang patut diteladani seluruh anggota Polres Jombang.

“Demi melayani dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, nyawa pun siap dikorbankan,” pungkasnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Salah satu hal yang wajib kita lakukan setelah berhubungan seks adalah membersihkan area vagina.
Cara membersihkannya pun tak bisa sekadar mengelap atau membasuh vagina.

Vagina sendiri harus dibersihkan terutama setelah melakukan hubungan seksual, karena vagina rentan terkena virus, bakteri, dan jamur yang rentan memicu masalah kesehatan.

Menurut Women’s Health Magazine, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membersihkan vagina dengan aman dan sehat.

Menggunakan Air Hangat

Kita bisa membersihkan bagian luar vagina dengan menggunakan air hangat lalu keringkan dengan handuk lembut.
Kita juga bisa menggunakan pembersih khusus vagina, asal yang tak mengandung parfum.

Bersihkan Bagian Luarnya Saja.

Kita tak perlu membersihkan vagina dengan douching, memasukkan jari, air, sabun, atau benda lain.

Cukup bersihkan bagian labia atau luarnya saja.

Pada dasarnya, vagina bagian dalam bisa membersihkan secara otomatis, untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam vagina.

Buang Air Kecil

Buang air kecil setelah berhubungan seks merupakan hal yang wajib dilakukan, terlebih anatomi tubuh perempuan berbeda dengan pria.

Para perempuan, letak vagina dan anus dengan uretra sangat berdekatan, sehingga bakteri atau kuman lebih cepat menyebar dan pindah dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya.

Mengonsumsi Probiotik

Kita juga bisa menjaga kesehatan dan kebersihan vagina dengan membiasakan diri mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik seperti tempe, yogurt, atau makanan fermentasi lainnya.

Probiotik sendiri diperlukan tubuh untuk menggantikan dan meningkatkan jumlah bakteri baik dalam tubuh.

Bakteri baik yang ditemukan dalam makanan fermentasi sama dengan bakteri baik yang ada di area vagina.

Selain itu, tentu saja kita harus menjaga kebersihan dan kesehatan vagina dengan tidak membiarkan area vagina lembap. (***)

TANJUNG PINANG

Kamis | 07 September 2017 | 1:01

Ada Gudang Kosmetik Ilegal di Tanjungpinang, BPOM Langsung Gerebek

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam menggrebek gudang tempat penyimpanan kosmetik iilegal di Jalan Sutan Mahmud, Gang Tanjung, Tanjungunggat, Rabu (06/09/2017). Penggrebekan dilakukan BPOM Batam dibackup Polda Kepri, Kodim Bintan, Kejati Kepri, Dinkes Kepri dan Satpol PP Kepri.

Dalam penggrebekan tersebut ditemukan ratusan jenis dan merk kosmetik illegal tanpa ijin BPOM yang diduga mengandung bahan berbahaya. Selain itu kosmetik tersebut pada umumnya berasal dari luar negeri, seperti China, Thailand, Malaysia, Taiwan.

Beberapa kosmetik illegal tersebut seperti cream pemutih wajah, sabun mandi, pensil alis mata, salap kulit, vitamin tubuh.

Kepala BPOM Batam Alex Sander, S.Farm, Apt mengatakan dari hasil penemuan di gudang tersebut semua kosmetik tidak memiliki ijin dari BPOM dan tidak memiliki ijin untuk mengedarkan maupun menjual. Selain itu juga tidak memiliki ijin impor, yang mana kebanyakan kosmetik ini didatangkan dari luar negeri.

“Kita sudah pantau gudang ini selama dua bulan, pemiliknya berinisial WA. Kosmetik ini didistribusikan ke beberapa toko yang ada di Tanjungpinang. Dari kasat mata kosmetik ini mengandung bahan berbahaya seperti zat merkuri yang tentu sangat berbahaya bila digunakan,” ujar Alex Sander.

Lebih lanjut Alex Sander mengatakan pemilik kosmetik illegal tersebut akan dikenakan dengan undang-undang 36 tahun 2009 pasal 197 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Sementara itu pemilik gudang WA tidak diketahui keberadaannya. Sedangkan toko tempat menyimpan kosmetik sebelum di pasarkan berada di jalan Tambak. (bobi)