Bakti Sosial

TANJUNG PINANG

Senin | 04 September 2017 | 21:33

Tiga Ekor Sapi Dikurbankan dari Hakim dan Pegawai PN Tanjungpinang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1438 H Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang turut melakukan pemotongan hewan qurban sebanyak tiga ekor, Senin (04/09/201 7). Pemotongan tiga hewan qurban tersebut berupa sapi, ini merupakan qurban dari hakim dan pegawai PN Tanjungpinang.

Ketua PN Tanjungpinang Joni, SH, MH mengatakan selain hakim dan pegawai PN ada juga jaksa Kejari Tanjungpinang yang ikut berqurban. Joni mengatakan dari tiga ekor sapi tersebut ada 21 orang hakim dan pegawai yang ikut berqurban.

“Selain saya sendiri, ada beberapa hakim dan pegawai. Pemotongan hewan qurban di PN Tanjungpinang baru pertama ini dilakukan. Distribusi daging selain diberikan kepada keluarga pegawai PN juga kepada warga sekitar,” ujar Joni.

Lanjut Joni mengatakan, tahun depan dirinya berharap bila akan dilakukan lagi pemotongan hewan qurban, bagi pegawai PN yang ingin berpartisipasi bisa dilakukan dengan cara mencicil dengan pemotongan gaji supaya ringan, ujarnya. (bobi)

BINTAN

Minggu | 03 September 2017 | 20:12

Idul Adha Jadi Momentum Berbagi Sesama

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos berpesan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha merupakan momentum yang tepat agar umat manusia bisa saling berbagi dan bersedekah dalam keikhlasan.

“Bersedekahlah dan berbagi antar sesama atas rezeki yang diperoleh dari Allah.SWT , hal ini merupakan pelajaran yang berharga di Hari Raya Idul Adha 1438 H ini ” ujarnya didampingi istri Hj Deby Apri Sujadi saat kegiatan pengajian sekaligus silaturahmi bersama anak-anak panti asuhan dan masyarakat Kecamatan Bintan Timur di Kota Kijang , Sabtu (2/9/2017).

Ditambahkannya juga, bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dalam momentum Idul Adha, diantaranya sehari sebelum Idul Adha kita harus berpuasa dan lebih banyak berzikir. Dan kemudian pada Hari Raya Idul Adha, kita diajarkan untuk berkurban.

” Sedekah merupakan sesuatu yang di senangi Allah.SWT, jadi jangan takut bersedekah, karena Allah.SWT akan menambahkan rejeki kita nantinya tanpa kita sadari ” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Auzar, Kepala Sekolah Dasar (Kepsek) 019 Dusun Tembok. Lebih kurang dalam dua tahun belakangan, ia mendidik siswa di wilayah pesisir Pulau Lingga, yang mayoritas merupakan anak suku laut.

Nilai-nilai Kepsek yang berdomisili di Daik ini dalam menjalankan tugasnya sangat menarik untuk disimak. Perjuangannya yang harus berjalan kaki dari Sei Tenam ke  Dusun Tembok tidak bisa disepelekan. Dimana setiap hari Rabu dan Sabtu, ia  harus berjalan kaki lebih kurang 5 kilometer. Dan itu dilakukan demi anak didiknya.

Auzar mengaku tidak setiap hari berjalan kaki dari rumah ke sekolahnya. “Saya harus jalan kaki. Tapi tidak setiap hari. Kalau tiap hari tidak cukup ongkos,” katanya.

Dia menyebutkan akses jalan yang dilaluinya sejauh lima kilometer ini sudah ada lama sekali. Jalan itu merupakan akses jalan milik perusahaan gudang kayu (somel). Saat ini, katanya, jalan itu hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Jika dibersihkan, kemungkinan akan bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua.

“Jalannya semak belukar. Namun kalau udah dibersihkan, motor bisa lewat. Karena ini masih banyak semak, maka terpaksa saya jalan kaki,” ujar Auzar yang berperawakan sanggam tersebut.

Diakuinya, keterbatasan akses adalah salah satu kendala bagi guru-guru di SD 019 Lingga dusun III Tembok. Karena, banyak guru yang pernah mengajar di SD tersebut tidak betah. Sehingga ada guru yang hendak pindah. “Karena mereka mengajar di Tembok, keluarga mereka ada di  Sei Besar. Kalau saya pindah, semua guru nak pindah juga. Maka saya tetapkan saya mengajar di sini,” ujarnya.

Salah satu tantangan guru di Tembok, terang Auzar adalah cara sosialisasi dengan masyarakat setempat. Begitu juga dengan murid yang tidak sembarang untuk mendidiknya. “Saat ini saja, guru kelas yang ada cuma  empat. Dan masih kekurangan  guru  untuk kelas IV, dan untuk  guru olahraga serta satu guru agama,” imbuhnya.

Selaku manusia biasa, Auzar memiliki harapan agar akses jalan dari Simpang Kebun Sadril, sebelum Sei Tenam dari Daik tersebut dapat di buka oleh pemerintah. Menurut Auzar, kalau pemerintah punya niat buka akses, sebenarnya tidak payah lagi.

“Karena sudah ada jalur jalan yang ada sekitar lima meter lebarnya. Akses tersebut tinggal di bersih saja. Semisal melalui ABRI masuk desa,”imbuhnya.

Mengenai perjuangan kepala Sekolah tersebut, Kades Mentuda Abdul Hamid, mengaku cukup apresiatif. (bran)

TANJUNG PINANG

Selasa | 29 Agustus 2017 | 14:34

Lantamal Ajak Warga Tak Buang Sampah ke Laut Tuk Pinang Bebas Sampah

600 Personil Gabungan TNI/Polri Bersihkan Pantai

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Ratusan warga berkumpul di Anjung Cahaya, Teluk Keriting hingga ke Plantar dua Tanjungpinang dalam rangka gotong royong membersikan sampah dan kampaye mengajak masyarakat Kota Tanjungpinang membersihkan pantai dan tidak membuang sampah kelaut dan sungai, Selasa (22/8 2017)

Ajakan sekaligus kampanye dan penyadaran masyarakat tersebut di prakarsai oleh gabungan TNI AL Lantamal IV, AD Korem 033/WP, AU Lanud RHF dan Kepolisian Polres Tanjungpinang, Instansi Pemda Kota Tanjungpinang, Jalasenastri Korcab IV DJAB, Mahasiswa, KSOP,Bea Cukai,Pelindo,Pramuka dan masyarakat yang bermukim di pesisir pantai Kota Tanjungpinang.

Penyelenggara yang diinisiasi Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal IV Tanjungpinang ini mengusung tema “Lantamal IV Mengajak Masyarakat Tidak Membuang Sampah Plastik di Sungai dan Laut”. Hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Tanjungpinang.

Pantauan di lapangan tumpukan sampah yang menggunung didominasi sampah plastik diangkut puluhan mobil truk dari Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang dan mobil truk TNI/Polri berjejer menampung sampah dari laut dan selanjutnya dibawah ketempat pembuangan akhir sampah.

Sementara itu dari laut puluhan perahu karet dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV dan speed boat Satkamla Lantamal IV bergerak dari laut memungut sampah plastik yang berserahkan dilaut.

Menurut Danlantamal IV Laksma TNI R.Eko Suyatno yang diwakili Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan,S.H mengatakan, bahwa upaya yang digagas TNI Polri ini merupakan bagian dari kampaye anti sampah dan menginginkan laut dan sungai di Kota Tanjungpinang bebas dari sampah, hal ini membutuhkan peran dan kesadaran  masyarakat yang bermukim disepanjang garis pantai untuk tidak membuang sampah kelaut dan sungai.

Seperti halnya salahsatu spot dikota Tanjungpinang khususnya disekitar Pasar Plantardua permasalahan sampah yang dibuang kelaut dari dulu sampai sekarang tidak pernah selesai, ini mengindikasikan masih kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri, berbagai upaya terobosan dilakukan oleh Pemko Kota Tanjungpinang untuk mengatasi sampah plastik yang berserahkan dilaut harus kita dukung bersama agar tidak mencemari laut Kota Tanjungpinang.

Selain itu himbauan Wadan Lantamal IV didepan mata kita ada pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura merupakan pintu gerbang masuknya wisatawan dari Negara tetangga dan dari daerah-daerah lain di Indonesia masuk kewilayah Kota Tanjungpinang, kita ciptakan kesan yang baik terutama laut harus bebas sampah.

Untuk itu Wadan Lantamal IV mengajak agar mulai sekarang warga Kota Tanjungpinang bersatu padu dan berkomitmen perang terhadap sampah, mari kita bekerjasama, jangan saling menyalahkan tetapi disini merlukan kesadaran dan aksinyata dari masyarakat itu sendiri, khususnya yang bermukim disepanjang garis pantai agar tidak membuang sampah kelaut dan sungai mulai sekarang.

Kerja bhakti membersihkan pantai dari sampah dihadiri Sekda Kota Tanjungpinang,Wadan Lantamal IV,Kasiop Korem 033/WP,Wakapolres Tanjungpinang,Kadisops Lanud RHF,Camat Tanjungpinang barat,Ketua Korcab IV DJAB dan Unsur Pemda Kota Tanjungpinang.(Dispen Lantamal IV)