Bantuan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bantuan kapal motor dan perlengkapan tangkap ikan untuk nelayan dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Bintan sampai ke tangan nelayan.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri Dr. Asri Agung Putra, SH, MH menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis, 15 November 2018 siang.

Adapun bantuan yang diserahkan tersebut, yakni 40 Unit Kapal Motor GT. 1, 4 Unit Kapal Motor GT.2, 1 Unit Kapal Motor GT.3, 1 Paket Bioflok dan Tempat Budidaya Ikan Lele, 1 Paket Sarana Produksi Budidaya Ikan Air laut, 7 paket sarana produksi budidaya ikan air tawar, bantuan Pallet Ikan Air Laut 1.000 Kg , Pallet Ikan Air Tawar 6.300 Kg , bantuan benih ikan kerapu, serta penyerahan Asuransi Nelayan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri, Dr. Asri Agung Putra, SH, MH mengisyaratkan tentang potensi sumber daya alam (SDA) di lautan Provinsi Kepri yang sangat melimpah. Hanya saja, menurutnya, masih belum terkelola secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal, potensinya mencapai triliunan rupiah. “Kenapa kita fokus menginvestasikan di daratan? Padahal potensi laut kita sungguh luar biasa,” kata Asri.

BACA: Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

BACA: Ini Bentuk Terima Kasih Alias Wello ke Satpol PP dan Linmas

BACA: Dinasti Tang Runtuhkan Kerajaan Chu Hingga Ditemukan Virus SARS

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan sektor perikanan di Bintan sendiri naik 14% selama 1 tahun terakhir. Selain itu, kapal bantuan diserahkan juga sesuai dengan keinginan nelayan yaitu kapal bantuan berukuran 1 GT.

“Bantuan kapal yang diserahkan itu, lengkap dengan surat-surat kapal. Dan kita berharap agar bantuan tersebut mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan, dan saya ingin punya agar bantuan yabg diberikan tidak boleh dijual,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyalurkan bantuan kepada tiga warga korban puting beliung yang melanda Parit Benut belum lama ini. Yang dibantu adalah para korban yang rumahnya mengalami rusak ringan dan berat.

Penyerahan bantuan diselaraskan dengan peresmian sumber air bersih bagi warga RT 01 dan RT 02 RW 01, Kelurahan Parit Benut. Bantuan secara simbolis diserahkan Aunur Rafiq kepada para korban di kelurahan tersebut, Kamis, 8 November 2018 lalu.

Rafiq menjelaskan, terkait lambatnya bantuan yang disalurkan pemerintah karena anggaran baru dapat dicairkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sebelumnya kita sudah meninjau lokasi dan para korban, tapi untuk pencairannya kan dari APBD,” jelasnya.

Orang nomor satu di Bumi Berazam itu menambahkan, untuk bantuan yang diterima para korban tidak berupa uang tunai melainkan buku tabungan yang berisikan saldo sebanyak bantuan yang diterima.

“Yang kita serahkan buku tabungan, jadi mereka bisa mencairkan sendiri. Setiap korban mendapatkan bantuan dengan jumlah yang berbeda-beda, tergantung dari tingkat kerusakan rumahnya masing-masing,” tambahnya. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pengerak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Devi Yanti Nur mendistribusikan tas dan peralatan sekolah gratis di sekolah PAUD Pelita Insani Batu 7, Tanjungpinang, Kamis, 1 November 2018.

Menurut Devi, ia hanya mendistribusikan bantuan hibah dari pihak ke tiga ke sekolah dan para murid yang berhak mendapatkan bantuan. “Kali ini ada hibah dari Wedecco Singapore berupa perlengkapan kelas dan jenis lain. Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung dan memberi bantuan sarana perlengkapan sekolah untuk anak-anak PAUD yang orangtuanya kurang mampu secara finansial. Ternyata, perhatian negeri jiran pada pendidikan anak watan cukup baik. Semoga amal baik mereka mendapat imbalan yang setara dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” sebut Devi di sela-sela membagikan seragam dan tas gratis kepada murid PAUD.

Kata Devi, kualitas pendidikan suatu bangsa sangat ditentukan oleh keinginan berbagai pihak untuk memajukan sektor pendidikan. “Jadi pendidikan anak usia dini baik formal dan informal sangat penting untuk pembentukan karakter anak,” ujar Devi Yanti Nur salah satu penggerak pendidikan anak usia dini gratis bagi kaum miskin.

Menurutnya, jika pendidikan terarah dari dini, maka pembentukan karakter anak 6 unsur mulai dari pertumbuhan motorik kasar dan seni bisa dirancang sesuai minat dan bakat anak-anak. “Di sisi lain peningkatan kualitas PAUD, memang perlu juga dikejar kualitas tenaga pendidik, fasilitas, sistem pembelajaran dan kemitraan lingkungan antara orangtua, pengelola, lingkungan sekolah. Hanya saja untuk PAUD gratis yang mereka kesulitan untuk bergerak karena terbatasnya anggaran. Hal ini perlu peran donatur. Ke depannya, sekolah PAUD Pelita Insani diharapkan bisa menjangkau 100 murid tak mampu untuk sekolah gratis di sekolah ini.

Menurut Devi, selama ini pihaknya membuka program kemitraan, bapak angkat dan infaq sedekah serta kaum mampu untuk peduli pendidikan. “Yang ingin memberi donasi bisa menghubung wa/hp 085263133672,” ucapnya.

Sebut Devi, anak kurang mampu juga berhak mendapat pendidikan setara. Ini juga sesuai dengan hak-hak anak yang kurang mampu dan sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gempa 7.4 SR yang terjadi di Donggala pada Jumat, 28 September 2018 lalu telah menyebabkan tsunami yang melanda Donggala, Palu dan Sigi di Sulawesi Tengah.

Akibatnya, 2.073 orang meninggal, 10.678 orang terluka dan 82.775 orang terpaksa mengungsi. Karenanya, Rumah Zakat sebagai salah satu lembaga kemanusiaan segera menerjunkan relawan dan mengirimkan bantuan sejak hari pertama bencana terjadi.

“45 orang tim evakuasi dan 11 tim medis telah dikirim ke Palu.

Rumah Zakat juga sebelumnya telah mengirimkan 8 truk bantuan logistik untuk warga terdampak gempa dan tsunami,” jelas Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

Di hari Rabu ini, 17 Oktober 2018, Rumah Zakat kembali mengirimkan 7 truk bantuan logistik yang terdiri dari paket Superqurban, beras, tenda pengungsi, pakaian, bahan makanan dan keperluan logistik lainnya.

“Kami akan mengirimkan 30 ton paket Superqurban kornet dan rendang, dimana untuk tahap awal ini kami kirim 50.000 paket terlebih dahulu,” terang Murni. “5 truk bantuan dikirim melalui pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sementara yang 2 truk lainnya dikirim dari Gorontalo dan Jakarta. Jadi total bantuan yang telah dikirim sebanyak 13 truk,” tambahnya.

Tak hanya berupa bantuan logistik, Rumah Zakat pun telah membuka kelas darurat untuk anak-anak, pos dapur umum, layanan kesehatan, mobil klinik, ambulance, pos segar, pos hangat dan juga membangun huntara (hunian sementara) bersama dengan relawan gabungan di Petobo Atas, Palu.

TAHAPAN AKSI PENANGANAN BENCANA UNTUK PALU-DONGGALA

Untuk membantu pemerintah dalam penanganan bencana di Sulawesi Tengah mulai dari fase tanggap darurat, hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi, Rumah Zakat membuat tahapan aksi penanganan bencana di Sulawesi Tengah, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Pada fase awal tanggap darurat ini, Rumah Zakat mengirimkan tim reaksi cepat untuk focus membantu proses evakuasi, melakukan pelayanan medis, penyaluran logistik, dan pembukaan layanan dapur umum, serta mengirimkan ambulance dan mobil klinik,” ungkap Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Menyusul di pekan kedua fase tanggap darurat, penanggulangan bencana menyiapkan layanan bagi pos pengungsian, mesjid darurat, toilet komunal dan layanan psikososial sebagai tahap awal bagi penyiapan sekolah darurat.

Di masa transisi tanggap darurat menuju fase rehabilitasi rekonstruksi, kami akan mulai mendirikan hunian sementara, implementasi sekolah darurat, dan tetap memberikan layanan kesehatan.

“Kedepannya, kita berencana akan mendirikan desa berdaya dengan program-program pemberdayaan yang terintegrasi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan, agar warga terdampak dapat kembali pada kehidupannya seperti sebelum terjadi bencana,” pungkas Efendi. (rilis)

BAKTI TNI

Kamis | 18 Oktober 2018 | 14:30

Bantuan Warga Desa Tentukan Keberhasilan Program TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Kebersamaan Satgas TMMD Reguler 103 tercermin saat mendengarkan keluh-kesah maupun suka-duka rakyat kecil di pelosok Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Rabu, 17 Oktober 2018.

Bapak Miharjo adalah salah satunya. Warga Desa Balecatur sangat berterimakasih kepada TNI khususnya Kodim 0732/Sleman atas pembangunan sasaran fisiknya berupa talud jalan 1000 meter.

“Matur nuwun kanggge TNI Kodim Sleman dan Pemkab Sleman yang telah memberikan harapan baru dengan adanya TMMD, yang nantinya akan meningkatkan perekonomi masyarakat termasuk saya. Saya juga berjanji akan maksimal mengerahkan segala kemampuan yang saya miliki untuk membantu Bapak-bapak TNI membangun desa saya,” ujarnya.

Bantuan baik tenaga, pikiran serta semangat warga kepada para personel Satgas TMMD jajaran Kodim Sleman merupakan gambaran dan bukti kepekaan, antusias maupun ucapan terimakasih warga kepada TNI. Hal ini akan sangat menentukan keberhasilan serta percepatan pembangunan baik sasaran fisik maupun non fisik TMMD yang hanya ditargetkan selama 30 hari. “Bersama rakyat pekerjaan jadi tidak berat”. (Zhoel)

BAKTI TNI

Selasa | 16 Oktober 2018 | 21:00

Alhamdulillah, Bantuan Dari Langit Itu Datang untuk Warga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Selesai pelaksanaan Upacara pembukaan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, Wakil Gubernur Jawa tengah (Taj Yasin Maemoen/Gus Yasin) yang bertindak sebagai Inspektur Upacara melanjutkan kegiatannya untuk membagikan beberapa bantuan dari Provinsi Jawa Tengah (Gubernur Jawa Tengah) di damping Forkopimda Kabupaten Rembang serta beserta tamu undangan lainnya Senin, 15 Oktober 2018.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan 1 Set peralatan pengolahan daging, pembangunan Konstruksi Irigasi perpompaan, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah memberi bantuan sambungan rumah listrik murah dan hemat sebanyak 156 Unit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberi makanan tambahan bagi ibu hamil kekurangan energi Kronis, Dinas Ketahanan Pangan memberi 2(dua) unit alat pengolahan pangan, Dispermadesdukcapil (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil) memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa, Disperindag Jawa Tengah memberikan 50 Stel baju seragam SD.

Sulastri, warga Desa Pasedan, salah satu yang menerima bantuan mengatakan, “Saya sangat senang pemerintah perhatian dengan kami, semoga program TMMD selalu dan senantiasa tetap berjalan, demi kesejahteraan masyarakat di masa sekarang dan mendatang”.(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Bantuan dari masyarakat Provinsi Kepri untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala terkumpul mencapai Rp1 miliar lebih. Jumlah ini di luar bantuan yang berupa barang seperti pakaian dan makanan.

Bantuan ini dikumpulkan dari saeluruh masyarakat Kepri seperti Kadin, OPD, Sekolah, Kampus, Pramuka, FKPPI, Karang Taruna, Tagana, PKK, BKOW, PMI dan dari berbagai kalangan masyarakat lainnya. Termasuk juga dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Seluruh bantuan dari masyarakat tersebut diserahkan dari perwakilan organisasi dan masyarakat kepada Gubernur Kepri di sela-sela apel pagi bersama, Senin, 15 Oktober 2018. Selanjutnya, dengan dikoordinir oleh Pemerintan Provinsi Kepri, bantuan dikirim ke Palu untuk diserahkan kepada para korban.

Diakhir apel, Nurdin kembali meminta agar kotak bantuan diedarkan untuk lagi untuk menambah jumlah bantuan yang sudah terkumpul. Dan pada kesempatan ini Nurdin mengawalinya dengan menyumbang sebesar Rp10 juta.

Aksi Gubernur ini kemudian diikuti oleh Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah, para kepala OPD dan seluruh jajaran pegawai yang hadir di apel pagi, dengan jumlah bantuan yang variatif. Hasil bantuan ini kemudian digabungkan dengan bantuan yang sudah terkumpul tersebut.

“Negeri kita sedang diuji dengan bencana. Tangisan para korban adalah duka kita semua. Bagi bapak dan ibu yang kemarin dan hari ini menyumbang banyak dan ikhlas tentu lebih baik. Berapapun bantuan yang kita kumpulkan ini semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala yang sedang ditimpa musibah gempa dan tsunami,” kata Nurdin.

Setelah dana yang terkumpul ini nantinya dikirim. Nurdin mengatakan jika penggalangan dana tetap boleh dilaksanakan, selama masyarakat di Palu masih membutuhkan.

“Seperti inilah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia. Kita akan merasakan sakit saat saudara kita sedang sakit. Kita doakan semoga derita saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala segera selesai dan bisa kembali bangkit,” tutup Nurdin dalam amanahnya saat memimpin apel. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa pada bangsa Indonesia menyusul bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menerjang Sulawesi Tengah.

Erdogan pun mengatakan, Turki siap memberikan bantuan apapun yang diperlukan Indonesia.

“Saya berdoa untuk saudara-saudara dan saudari-saudari kami, yang meninggal dalam gempa bumi dan tsunami di Indonesia, semoga pemulihan cepat untuk yang terluka dan saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada rakyat Indonesia,” demikian disampaikan Erdogan dalam postingan di Twitter seperti dilansir Daily Sabah, Senin, 1 Oktober 2018.

“Turki siap untuk melakukan segala daya untuk membantu Indonesia menyembuhkan luka-lukanya,” imbuh Erdogan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki juga menyampaikan belasungkawa mendalam pada kerabat keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa dan mengharapkan pemulihan yang cepat bagi para korban yang terluka.

“Kami telah mengetahui dengan kesedihan mendalam bahwa gempa bumi dan tsunami di pulau Sulawesi di Indonesia, menyebabkan hilangnya banyak nyawa, luka-luka dan kerusakan yang luas. Turki sangat solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Indonesia dan siap untuk memberikan bantuan apapun yang mungkin diperlukan,” demikian disampaikan kementerian dalam sebuah pernyataan.

Sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) telah mengirimkan sebuah tim bantuan darurat ke Indonesia menyusul gempa dan tsunami dahsyat di Palu dan Donggala. Dalam statemennya, IHH menyatakan telah mengirimkan sebuah tim yang terdiri dari lima orang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut.

Data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Ahad, 30 September 2018, menyebut sedikitnya 832 orang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jumlah itu terdiri dari 821 korban tewas di Palu dan 11 korban tewas di Donggala. Jumlah korban luka berat dilaporkan mencapai 540 orang dan jumlah pengungsi mencapai 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Tenaris Batam memberikan bantuan perbaikan sekolah untuk SMK Negeri 6 Batam dan SMP Negeri 17 Batam. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Walikota Batam kepada masing-masing kepala sekolah. Penyerahan bantuan dilaksanakan di SMK Kartini Batam, Kamis, 27 September 2018.

Bantuan perbaikan infrastruktur sekolah ini merupakan bagian dari Tanggungjawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tenaris Batam. Selain memberikan bantuan perbaikan infrastruktur sekolah, PT Tenaris juga memberikan beasiswa kepada 98 siswa sekolah dari berbagai tingkat di Kota Batam.

Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan terimakasih kepada PT Tenaris Indonesia yang menyisihkan CSR untuk dunia pendidikan Batam.

Kalau usahanya ingin semakin maju, maka keuntungan yang diperoleh harus dibagi ke daerah tempat kita berusaha. CSR dari perusahaan akan dikelola dan akan saya pantau langsung penyalurannya. Penyalurannya tidak boleh keluar Batam,” sebut Rudi.

Pemerintah Kota Batam menurutnya juga memiliki program bantuan beasiswa setiap tahunnya bagi siswa SLTA yang masuk melalui jalur undangan di lima universitas ternama di Indonesia. Meski secara aturan kewenangan SLTA berada di Provinsi, namun Pemko Batam tetap mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa tersebut.

Anak-anak kita yang lulus seleksi tanpa tes di UI, ITB, UGM, IPB dan Unpad akan kita tanggung biaya kuliahnya sampai selesai,” ucapnya bangga.

Pemko Batam menurutnya kini tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Batam. Apa yang dilakukannya semata untuk kemajuan Batam dan untuk generasi yang akan datang.

Pembangunan Batam saat ini sudah tidak sesuai dengan desain awal yang ditetapkan oleh BJ Habibie. Sebagai daerah industri, Rudi mengatakan masih banyak tenaga kerja Indonesia yang mengerjakan pekerjaan pada level bawah.

Saya mencoba untuk mengembalikan apa yang menjadi cita-cita awal Pak Habibie dulu. Jika sekarang pekerjaan masih dilakukan oleh manusia, ke depan dilakukan oleh robot yang dioperasikan oleh tenaga kerja Indonesia. Lulusan tenaga kerja rata-rata SMA, ke depan tidak lagi,” ujarnya.

Country Manager Tenaris Batam, Andrea Previtali mengatakan CSR ini merupakan program tahunan PT Tenaris. Harapannya dapat mendukung pemerintah untuk menciptakan generasi yang handal dan berkualitas.

Bentuk CSR lain yang diberikan oleh PT Tenaris Indonesia adalah pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil Indonesia. Sampai saat ini jembatan gantung yang sudah terbangun sebanyak 84 titik, di luar tiga jembatan gantung yang masih dalam proses pengerjaan.

Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Walikota yang sudah berkenan hadir dalam acara Merit Awards PT Tenaris Batam hari ini. Sebagai perusahaan yang berada di Batam kami bertanggungjawab untuk kemajuan daerah dan ini menjadi tanggung jawab kami, salah satunya pendidikan,” ujarnya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi Desa Kelong, Kec Bintan Pesisir, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan tersebut juga dihadiri Bunda Tagana Kab Bintan Ibu Hj Deby Maryanti, Jajaran Kapolsek, Danramil serta beberapa Kepala OPD Kabupaten Bintan.

Saat kunjungan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos terlihat bersilaturahim sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam angin puting beliung yang telah terjadi di Desa Kelong dan Desa Air Glubi beberapa yang lalu.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian seluruh unsur masyarakat dalam penanganan bencana tersebut.

” Tentunya kita sangat berterimakasih, kepada seluruh unsur yang ikut membantu dalam penanganan bencana alam angin puting beliung yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Desa Kelong dan Desa Air Glubi,” ujarnya

Usai penyerahan bantuan, dirinya mengakui sangat prihatin atas kejadian bencana alam tersebut serta berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Tidak hanya menyerahkan bantuan bencana alam, dirinya juga menyinggung perihal kejadian yang menimbulkan gesekan antar masyarakat di Desa Kelong kemarin.

” Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kita berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dan kita minta agar masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak tersandung kasus hukum serta membuat keresahan di masyarakat, ” ujarnya

Dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan yang salahsatunya adalah bijak dalam bermedia sosial.

” Sama-sama kita menjaga kondusivitas, keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat. Jangan ciptakan propaganda dan penyebaran berita hoax, karena selain pilkades, pileg kita juga akan menghadapi pilpres yang akan kita lalui,” tutupnya. (***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, BATAM – Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Walikota, Amsakar Achmad, rencananya akan turun ke jalan, menggalang dana masyarakat untuk para korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami akan berdiri di simpang minta sumbangan ke masyarakat,” kata Rudi di kantornya, Selasa, 28 Agustus 2018.

Rudi mengajak seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga mahasiswa untuk melakukan aksi sosial ini. Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak bisa memberikan bantuan dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena untuk penggunaan kas daerah harus melalui persetujuan DPRD.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita yang sedang berada di Batam dalam sebuah acara mengatakan, kini sudah ada 17 daerah yang turut membantu dampak Gempa Lombok. Bantuan daerah ini sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 977/6131/Sj dan 977/6132/Sj tanggal 20 Agustus 2018. Surat tersebut meminta pemerintah daerah beri bantuan untuk Lombok, gunakan APBD masing-masing dengan mempertimbangkan kemampuan daerah.

“Ada 17 daerah yang sudah bantu. Tapi, besarannya saya tidak hafal,” kata Agus.

Menurut Agus, penanganan dampak gempa Lombok ini sudah memasuki tahap RR (rekonstruksi dan rehabilitasi). Pemerintah menargetkan pembangunan fisik pasca bencana seperti sekolah, rumah sakit dan jalan, diharapkan akan selesai pada Agustus 2019 mendatang.

Khusus pembangunan perumahan warga, kata Agus, akan dilakukan lebih cepat. Keputusan ini didasarkan kepada keharusan warga kembali ke rumah masing-masing. Karena pemerintah sadar bahwa terlalu lama di pengungsian juga tidak baik bagi warga.

“Tempat tinggal didahulukan, nantinya akan jauh lebih cepat. Kalau kelamaan di tenda juga tidak sehat, apalagi ini musim hujan,” ujarnya.

“Percepatan pembangunan dalam proses RR ini juga akan melibatkan korban. Artinya pemerintah menyiapkan dana, sedangkan proses pembangunannya dilakukan oleh masyarakat. Ini semangat yang ingin dibangun oleh pemerintah untuk mendorong peran para korban. Kita bersama-sama membangun rumah mereka,” pungkasnya. (mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyalurkan bantuan kepada nelayan yang ada di wilayah Kabupaten Karimun, dengan total senilai Rp15,6 Miliar.

Penyaluran bantuan dilangsungkan di pantai Pak Imam, Kelurahan Baran Timur.

Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun tahun 2018 sebesar Rp 13 miliar dan Dana Alokasi Khusus Tahun 2018 sebesar Rp 2,6 miliar.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimum, Rufindy Alamjah mengatakan bantuan yang disalurkan diantaranya, 5 unit Kapal Pompong berkapasitas 2 GT, 32 Sampan bermesin Ketinting dan puluhan jaring ikan dan udang.

“32 sampan ini nantinya akan dibagikan kepada para nelayan,” ungkapnya, Senin, 13 Agustus 2018.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para nelayan.

“Memang tidak banyak tapi kami berharap agar ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Mudah-mudahan tahun depan dapat diprogramkan lagi,” kata Rafiq. (kmg/Parulian Turnip)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lombok – Sebagai upaya untuk dapat terus meringankan beban bagi para korban bencana alam yaitu gempa yang menimpa beberapa titik di Pulau Lombok, Lion Air Group bersama dengan organisasi dibawah naungannya yaitu Lion Air Care yang bergerak dalam bidang kepedulian sosial kembali menghadirkan sedikit bantuan bagi masyarakat yang tertimpa musibah tersebut.

“Terhitung ada 8 desa yang dihampiri oleh tim Lion Air Care yaitu Desa Kekait, Jeringo, Lembah Sari, Sandik, Pusuk, Batu Layar, Bengkaung, dan Malaka.

Desa – desa tersebut dinilai memiliki tingkat presentase kerusakan yang cukup tinggi hingga mencapai 80% sehingga dirasa perlu untuk menghadirkan sedikit bantuan yang dapat meringankan beban bagi para pengungsi korban gempa,” kata Ramaditya Handoko, Corporate Communications Lion Air Group.

Bantuan logistik berupa kebutuhan makanan, minuman, dan perlengkapan lainnya yang dapat mendukung kegiatan sehari – hari para korban dikirimkan oleh Lion Air Care yang harapkan dapat menunjang kemudahan dalam mengkonsumsi kebutuhan pokok yang cukup sulit didapatkan pada kondisi dan saat tersebut.

Antusiasme para korban pengungsian begitu besar dengan kehadiran Lion Air Care yang juga memberikan semangat moral bagi para korban dengan kerap ber interaksi kepada keluarga – keluarga serta mensosialisasikan kepada mereka untuk dapat terus menjaga kesehatan dan keamanan lingkungannya. Para Kepala Desa pun sangat mengapresiasi kehadiran Lion Air Care yang dirasa memiliki tingkat kepedulian yang tinggi dan semangat nya dalam mengunjungi desa – desa yang terbilang cukup jauh jaraknya dari pusat kota.

“Selain membantu meringankan beban para korban, Lion Air Care pun berkomitmen untuk dapat memberikan distribusi bantuan yang merata ke beberapa daerah yang berbeda sehingga dapat menjangkau banyak kalangan dari beberapa desa yang terkena dampak”, tutup Rama. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Walikota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan bingkisan seragam sekolah untuk 540 anak yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Anak Jalanan. Bingkisan berupa seragam SD, SMP, dan SMA ini diserahkan di Top 100 Tembesi, Selasa, 17 Juli 2018.

Kepada pengurus LKSA atau panti asuhan, Rudi titipkan agar betul-betul merawat anak-anak yatim piatu tersebut. Apa yang dilakukan oleh pengurus panti asuhan merupakan pekerjaan mulia dan akan mendapat balasan di hari kemudian.

“Jika kita mampu mendidik anak yatim maka surga buat kita. Apa yang menjadi hak anak yatim jangan satu rupiah pun tidak diterima oleh anak-anak itu,” pesannya.

Pemberian bingkisan ini merupakan kebersamaan pemerintah terhadap masyarakatnya. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menurutnya tidak bisa memberikan bantuan penuh dengan terbatasnya anggaran. Sehingga bantuan diberikan kepada LKSA yang sudah terdata dan jelas kepengurusannya. Ini karena proses penyaluran bantuan sosial di Pemko Batam sudah menggunakan sistem non tunai.

“Kepada yang menerima bantuan data harus jelas, nama dan alamat jelas. Di era saya tidak boleh lagi ada yang tidak transparan. Transaksi juga tidak ada yang tunai, biar kerja capek tapi tidak ada riak-riak di kemudian hari. Saya ingin Pemko Batam menjadi contoh baik dalam pengelolaan keuangan dan administrasi,” harapnya.

Ia juga ingin ke depannya instansi vertikal di Kota Batam menggunakan sistem non tunai. Dan nantinya Pemko berencana akan mengeluarkan aturan non tunai. Oleh tim Kopsurgah KPK, Pemko Batam juga menjadi contoh pengelolaan keuangan untuk Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri. (mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Korban kebakaran di pemukiman rumah liar (Ruli) depan Beverly, Kelurahan Belian, Kelurahan Belian, Batam Kota menjadi perhatian serius bagi pihak Rumah Tahfidz Nazarul Qur’an, Taman Raya, Batam Kota.

Kebakaran terjadi pada Sabtu, 14 Juli 2108 sekitar pukul 3.30 WIB dinihari itu menghanguskan sedikitnya 200 rumah milik warga. Dah sekitar 500 jiwa saat ini mengungsi di gedung bersama Pemko Batam.

Gerakan yang dilakukan pihak Rumah Tahfidz Nazarul Qur’an, lantaran para korban kebakaran saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa
Pakaian (pria, wanita, anak-anak),
Makanan dan minuman, Selimut, serta uang belanja.

Dengan demikian, diimbau kepada seluruh wali santri Rumah Tahfidz Nazarul Qur’an, agar dapat membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah, untuk dapat mengumpulkan kebutuhan tersebut di Rumah Tahfidz Nazarul Qur’an Taman Raya dan akan diserahkan langsung ke lokasi penampungan di kantor bersama pemko Batam. Diharapkan hari ini siang atau sore sudah bisa menyalurkan Bantuan tersebut. (bayu)

MEDIAKEPRI.COID – Kelompok hak asasi manusia di Tanzania mengecam kepolisian yang memaksa seorang perempuan untuk melahirkan di kantor polisi.

Tak hanya dilarang pergi ke rumah sakit saat hendak melahirkan, Amina Raphael Mbunda (26) juga terpaksa melahirkan tanpa bantuan dokter maupun bidan.

Amina yang tengah hamil tua ditangkap petugas di rumahnya di distrik timur Kilombero, Tanzania, Sabtu 2 Juni 2018 pekan lalu.

Polisi sebenarnya tengah mencari suami Amina yang dicurigai telah menjadi penadah kasur curian.

Dikabarkan surat kabar Mwananchi, yang dilansir AFP, Sabtu, 9 Juni 2018, perempuan itu telah memohon kepada petugas untuk mengizinkannya ke rumah sakit karena hendak melahirkan.

Namun permohonan tersebut tidak dikabulkan oleh petugas sehingga memaksa Amina untuk melahirkan di halaman depan kantor polisi pada tengah malam.

Kasus tersebut telah dikonfirmasi oleh komandan polisi daerah yang juga mengatakan telah membuka penyelidikan terkait insiden itu.

Kendati demikian, perlakuan yang ditunjukkan petugas kepolisian terhadap Amina sudah terlanjur memicu kemarahan kelompok hak asasi manusia di Tanzania.

Mereka menilai, sikap petugas terhadap perempuan, bahkan yang sedang hamil, sangat memalukan.

“Kepolisian sangat memalukan,” kata Helen Kijo-Bisimba, Kepala Pusat Hukum dan HAM Tanzania melalui akun Twitternya.

“Bagaimana bisa seseorang ditangkap karena pelanggaran hukum yang dilakukan oleh orang lain? Dan lagi mereka tidak menyadari jika dia akan melahirkan? Apa yang akan terjadi jika perempuan itu meninggal di kantor polisi?” lanjut Kijo-Bisimba.

Sementara itu, Koalisi Melawan Kekerasan Perempuan dan Anak-anak telah mengeluarkan pernyataan yang mengecam sikap petugas polisi yang telah menyebabkan nyawa perempuan dan bayi dalam kandungannya terancam.

“Kejadian ini menambah panjang daftar orang-orang yang menjadi sasaran kekejaman dan penghinaan yang ditimbulkan oleh polisi,” kata koalisi dalam pernyataannya. (***)

sumber: tribunnews.com