Bantuan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, menyerahkan bantuan mesin perontok padi Power Theresher, kepada usaha Pengelolaan Jasa  Alsintan, serta menyerahkan SK menteri mengenai bibit bersertifikat dari kementerian Pertanian kepada kelompok tani.

Kegiatan tersebut diselaraskan dengan upacara 17 hari bulan, bertempat di halaman kantor Bupati jalan Batu Sisir Bukit Arai Ranai Natuna, 18 April 2019.

Suasana Apel 17 Hari Bulan.

Dalam sambutannya Hamid Rizal meminta, kelompok tani menggunakan alat bantuan tersebut dengan baik dan merawatnya.

Selain menyerahkan alat perontok padi, Bupati juga turut menyerahkan SK Menteri Pertanian.

“Hari ini kelompok tani Natuna, telah dipercaya sebagai penghasil bibit cengkeh. Dengan demikian Petani cengkeh tidak perlu lagi mendatangkan bibit bersertifikat dari luar, karena Natuna sudah punya,” ucapnya.

Suasana Apel 17 Hari Bulan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tengku Fauzan Tambusai mengakui jika bantuan mesin perontok padi merupakan janji Bupati kepada kelompok tani.

“Hari ini janji tersebut telah ditunaikan, Bahkan, Kabupaten Natuna telah dipercaya untuk memproduksi bibit cengkeh unggul puluh ribuan. Makanya diberikan SK oleh Kementerian Pertanian,” terang Tengku Fauzan. (alfian)

Bupati Natuna saat memimpin apel dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Manajemen dan Redaksi WartaKepri.co.id (group mediakepri.co.id) kaget menerima surat dari PT ATB Batam. Dari surat yang diterima, penyuplai air bersih di Batam tersebut menolak permohonan untuk pembangunan masjid.

Dalam hal ini, WartaKepri.co.id memastikan tidak pernah melakukan pengajuan permohonan bantuan untuk pembangunan masjid/tempat ibadah Pondok Pesantren Baitul Quran Batam ke Pihak PT ATB Batam.

Pernyataan ini perlu disampaikan terkait Surat Balasan dari Pihak ATB Batam, tanggal 18 Februari 2019, no.L/0126/ATB/Corsec-PRM/II/2019 dan diterima WartaKepri.co.id, pada Senin (25/2/2019) yang menjelaskan perihal pemberitahuan, bahwa PT Adhya Tirta Batam belum dapat berpartisipasi.

Menanggapi datangnya surat tersebut, Manajemen dan Redaksi kaget sekaligus khawatir, ada pihak pihak tertentu dengan mengatasnamakan WartaKepri meminta sejumlah bantuan dana, selain kepihak PT ATB bisa juga mengajukan ke pihak pihak lain

” Sekali lagi kami pastikan ke seluruh staff dan redaksi kami tidak ada melakukan pemintaan dana ke instansi instansi, termasuk ke pihak PT ATB Batam. Sekaligus, dengan berita ini meminta kepihak pihak yang mengatasnamakan kami meminta sumbangan, untuk menelpon atau menghubungi pihak kami untuk memastikan dari sebuah surat yang kami terbitkan,” jelas Dedy Suwadha, Pimpinan Umum WartaKepri.co.id, Senin (25/2/2019).

Sementara itu, penjelasan dari pihak PT ATB ketika WartaKepri menyampaikan surat ini menjelaskan akan memeriksa kebenaran surat.

” Akan tanyakan ke teman teman bagian proposal, takutnya salah alamat,” jelas pihak ATB.

Pihak manajemen WartaKepri sekali lagi jika ada pihak pihak pemerintahan atau pihak swasta merasa atau pernah menerima hal bantuan dana mengatasnamakan WartaKepri.co.id, untuk dapat mengkonfirmasi ke redaksi kami email [email protected] dan WartaKepri pastikan itu penipuan.

Selanjutnya, Manajeman WartaKepri hingga saat berita diterbitkan tidak pernah berkomunikasi atau mengenal pihak Pondok Pesantren Baitul Quran Batam.

Dan, jika memang pihak Pondok Pesantren Baitul Quran Batam berniat meminta bantuan kami untuk pembangunan Pondok Pesantren, kami dari Kepri Media Group akan membantu sesuai dengan kemampuan kami. Demi majunya pendidikan Islam di Kota Batam. (redaksi wartakepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Hingga kini sektor perikanan air tawar di Indonesia dapat dikatakan belum tergarap maksimal. Terbukti dari masih belum tercukupinya permintaan pasar dalam negeri.

Tentunya bisnis budidaya ikan air tawar cukup potensial untuk dijalankan, apalagi budidaya ikan jenis ini lebih mudah dan murah jika dibandingkan dengan budidaya ikan air laut.

Pemerintah Daerah Natuna selain memperhatikan pembudidaya ikan laut yang notabenenya banyak digeluti nelayan di Natuna, juga turut memberikan dukungan terhadap pembudidaya ikan air tawar.

Suasana acara penyerahan bantuan benih ikan, Bupati menyampaikan sambutan

Salah satunya adalah memberikan bantuan bibit ikan air tawar jenis lele.
Penyerahan Bantuan Bibit Ikan Produksi UPTD Dinas Perikanan ini, diserahkan oleh Bupati Natuna kepada 5 kelompok pembudidaya ikan air tawar di kabupaten Natuna, Rabu 6 februari 2019, di Balai Benih Teluk Baruk, Kecamatan Bunguran Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengatakan Jika sektor perikanan air tawar dikelola dan dibudidayakan dengan baik, bukan tidak mungkin mampu mengembangkan sektor perikanan masyarakat tempatan.

“Oleh karenanya upaya mengoptimalkan pengelolaan perikanan air tawar harus menjadi fokus pembangunan sehingga mampu meningkatkan minat dan semangat para pelaku usaha untuk terlibat, ” ujar Hamid.

Menurut Hamid kegiatan ini bertujuan untuk lebih meningkatkan angka produksi perikanan khususnya perikanan air tawar yang sampai sekarang masih dibawah target.

“Saya harapkan kepada seluruh pelaku usaha budidaya ikan air tawar untuk terus berupaya melakukan strategi pengembangan dan fokus dalam usaha ini, bukan tidak mungkin kedepannya sektor perikanan darat dapat menjadi peluang usaha yang menjajikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Natuna” jelas Hamid.

Hamid juga berpesan kepada pihak Pemerintah Desa agar dapat memberikan dukungan dan perhatian baik melalui kebijakan maupun himbauan karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti potensi perikanan air tawar mampu menjadi Komoditi utama asli Desa.

Suasana acara penyerahan bantuan benih ikan, Bupati menyampaikan sambutan

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Natuna Zakimin mengatakan pada 2017 akhir Balai benih ikan Teluk Baruk mampu memproduksi benih ikan air tawar khususnya lele untuk serahkan kepada kelompok nelayan pembudidaya ikan air tawar diseluruh Kabupaten Natuna.

Menurut Zakimin secara tekhnologi produksi ikan air tawar jauh lebih mudah dan lebih murah dari pada ikan air laut. selain itu, keberadaan balai benih juga sebagai sarana pelatihan bagi kelompok nelayan untuk melakukan pelatihan terkait budidaya ikan air tawar.

“Kami berharap dengan adanya stimulus bantuan perikanan ini produksi perikanan air tawar di Kabupaten Natuna meningkat dan mampu melonjak Ekonomi masyarakat Natuna” tutup Zakimin. (***)

Batam

BATAM

Kamis | 07 Februari 2019 | 22:53

Mantap!!! Per Rumah Dapat Bantuan Rp17,5 Juta

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Tahun ini sebanyak 190 rumah tak layak huni di Batam mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Rumah yang mendapat bantuan ini terbagi di dua kecamatan, Sagulung dan Seibeduk.

“Tahun ini meningkat, tiap rumah dapat Rp 17,5 juta. Tahun lalu hanya dapat Rp 15 juta untuk 188 rumah,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Disperakimtan) Kota Batam, Eryudhi Apriyadi di Sekupang, Rabu, 6 Februari 2019.

Program BSPS ini merupakan kegiatan pemerintah pusat. Anggarannya disalurkan dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler.

Yudhi mengatakan proses rehabilitasi rumah diperkirakan akan mulai pada April mendatang. Biasanya didahulukan dengan rapat koordinasi bersama Kementerian terkait.

“Nanti ada juknis (petunjuk teknis) pengerjaannya. Paling lambat bulan empat atau lima (April/Mei) sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Menurutnya BSPS ini sudah tiga tahun terakhir dilaksanakan. Penerima program diambil dari data warga miskin yang ada di Kementerian Sosial. Data ini diserahkan oleh masing-masing kelurahan.

“Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk dapat bantuan ini. Maka nanti akan ada tim yang mengecek ke lapangan untuk melihat kondisi rumah calon penerima bantuan,” sebut Yudhi.

Bagi yang lolos verifikasi akan diminta untuk lengkapi berkas administrasi. Seperti KTP, Kartu Keluarga, bukti kepemilikan bangunan, dan legalitas lahan. (media centre batam)

Melalui program BSPS ini diharapkan bisa mengurangi kawasan kumuh di Kota Batam. Serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui rumah yang layak huni.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – 17 April 2019 sudah dekat. Dekatnya pelaksanaan pesta rakyat ini, bagi peserta demokrasi terus bergerak untuk meraih simpati massa. Berbagai cara dan upaya, bahkan dengan cara yang kurang elok tetap dilakukan. Mereka lupa, pemilih membutuhkan visi misi yang pro kepentingan umum.

Indra. Seorang sosok muda yang energik ini sangat memahami, segala sesuatu yang menjadi kebutuhan untuk kepentingan umum. Calon legislatif dari partai Hanura ini pun, memberikan tawaran program yang realistis dan tidak muluk kepada konsituennya. Ia hanya memberikan pandangan keadilan sosial adalah sesuatu yang krusial, jika dibandingkan dengan bantuan sosial.

BACA JUGA

Indra Dapat Pesan dari Pemuda Batam

Terpilih Sebagai Ketua PBFC, Indra: Dapat Raih Prestasi

Hal ini dipaparkannya dihadapan para tokoh masyarakat dan tokoh adat serta masyarakat di Kelurahan Patam Lestari, Sabtu, 12 Januari 2019 malam. Sudut pandang yang visioner ini membuahkan kekaguman bagi yang hadir. Mereka terlihat bahagia ketika menyaksikan dan mendengarkan pemaparan visi dan misi itu sendiri.

Materi berbobot ‘berat’ ini disampaikan dengan suasana santai. Sehingga, suasana pertemuan antara Indra dan warga Tiban 1 Kelurahan Patam Lestari, itu berlangsung dengan senyum dan canda tawa.

“Kami sangat bahagia bertemu dengan Pak Indra. Bahkan ada seorang warga, pak Sutomo rela mengeluarkan uang buat cetak spanduk,” ujar salah seorang warga setempat yang hadir dalam acara yang berlangsung di
samping rumah pendukung penuh Indra.

Setelah mendengarkan penjelaskan yang dipaparkan dengan gaya santai tersebut, membuka dan menjadi wacana baru warga Tiban 1 Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang tersebut. Mereka semakin simpatik terhadap Indra yang menawarkan sesuatu yang baru untuk ke depan nantinya.

“Beliau ini ramah. Visi dan misinya sudah sangat jelas keberpihakannya kepada pemuda dan warga Batam umumnya. Bahkan untuk derajat dan ekonomi kami sebagai pekerja di Batam akan diperhatikan. Terkhusus ke pemuda di Batam sudah bagus kegiatannya. Kami tambah yakin dengan Bang Indra,” tutur warga.

Pantauan wartawan, suasana pertemuan berlangsung penuh dengan kekeluargaan. Warga setempat yang datangpun membludak di lapangan. Warga merasa terkesan dengan pemaparan visi dan misi Indra yang masuk akal dan realistis itu.

Anda Sarjana? Cinta NKRI?, Ayo Gabung di Kepolisian

Umat Islam Natuna Ikuti Tabligh Akbar

Lanal Ranai Mengenang Peristiwa Heroik di Laut Aru

Bahkan, warga sudah mengenal sepak terjang caleg muda ini. Dan masyarakat yakin, dari perjuangan yang selama ini dijalankannya, akan menjadi ‘bekal’ untuknya duduk sebagai wakil rakyat dan mendapatkan kursi di Engku Putri.

“Tidak hanya membantu masyarakat yang yang kurang mampu, ia juga sudah menunjukkan karyanya dengan membangkitkan semangat dan kemampuan pemuda di Batam. Selain prestasi, Indra juga sudah membuktikan dalam menekan angka kriminalitas yang dilakukan pemuda, karena pemuda diarahkan ke arah positif,” kata warga lainnya usai mendengarkan pandangan visi dan misi caleg Hanura ini. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Senin, 24 Desember 2018, gelombang tsunami menerjang pesisir Banten bagian barat dan sebagian wilayah di Lampung Selatan. Tsunami berasal dari perairan Selat Sunda yang diapit Pulau Jawa dan Sumatera.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga, Senin, 24 Desember 2018 pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak. Sementara itu lokasi paling terdampak adalah Pesisir Lampung Selatan, Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.

Merespon kejadian bencana ini, Rumah Zakat sebagai salah satu lembaga kemanusiaan segera menerjunkan relawan dan mengirimkan bantuan sejak hari pertama bencana terjadi.

“Hari kedua pasca kejadian, kami telah mengirimkan 40 orang relawan, melakukan evakuasi korban, assessment kebutuhan warga terdampak, menyiapkan bantuan logistik, tim medis, dan armada ambulans,” jelas Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

Rumah Zakat memiliki program penanggulangan bencana yang terdiri dari tiga fase yaitu tanggap darurat, rehabilitasi dan rekontruksi serta pemberdayaan berkelanjutan.

“Saat ini di masa tanggap darurat langkah – langkah yang diupayakan tentu sesuai dengan kondisi di lapangan yang dibutuhkan, sebagai contoh saat ini kondisi wilayah terdampak tsunami yang berada di lampung, pandeglang dan serang masih membutuhkan evakuasi dan tim medis,” tambah Murni.

Murni menambahkan di lapangan masih banyak kondisi korban baik yang masih tertimbun reruntuhan rumah/bangunan sehingga saat ini ambulance sangat di butuhkan untuk proses evakuasi.

“Selain ambulance, yang juga saat ini dibutuhkan adalah kebutuhan bagi warga mengungsi. Saat ini Rumah Zakat mulai menyiapkan dapur umum, dan pemenuhan kebutuhan logistik seperti alas tidur, selimut, kebutuhan bayi,” pungkas Murni.

Rumah Zakat membuka posko utama di lokasi bencana yaitu di Masjid Nurul Hidayah Jl. Raya Labuan – Tanjung Lesung. Kp. Tarogong Ds. Margadana Kec. Pagelaran Banten dan Pos Kemanusian Tsunami Lampung Selatan di Way Muli Timur Kec. Rajabasa Lampung Selatan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bantuan kapal motor dan perlengkapan tangkap ikan untuk nelayan dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Bintan sampai ke tangan nelayan.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri Dr. Asri Agung Putra, SH, MH menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis, 15 November 2018 siang.

Adapun bantuan yang diserahkan tersebut, yakni 40 Unit Kapal Motor GT. 1, 4 Unit Kapal Motor GT.2, 1 Unit Kapal Motor GT.3, 1 Paket Bioflok dan Tempat Budidaya Ikan Lele, 1 Paket Sarana Produksi Budidaya Ikan Air laut, 7 paket sarana produksi budidaya ikan air tawar, bantuan Pallet Ikan Air Laut 1.000 Kg , Pallet Ikan Air Tawar 6.300 Kg , bantuan benih ikan kerapu, serta penyerahan Asuransi Nelayan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri, Dr. Asri Agung Putra, SH, MH mengisyaratkan tentang potensi sumber daya alam (SDA) di lautan Provinsi Kepri yang sangat melimpah. Hanya saja, menurutnya, masih belum terkelola secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal, potensinya mencapai triliunan rupiah. “Kenapa kita fokus menginvestasikan di daratan? Padahal potensi laut kita sungguh luar biasa,” kata Asri.

BACA: Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

BACA: Ini Bentuk Terima Kasih Alias Wello ke Satpol PP dan Linmas

BACA: Dinasti Tang Runtuhkan Kerajaan Chu Hingga Ditemukan Virus SARS

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan sektor perikanan di Bintan sendiri naik 14% selama 1 tahun terakhir. Selain itu, kapal bantuan diserahkan juga sesuai dengan keinginan nelayan yaitu kapal bantuan berukuran 1 GT.

“Bantuan kapal yang diserahkan itu, lengkap dengan surat-surat kapal. Dan kita berharap agar bantuan tersebut mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan, dan saya ingin punya agar bantuan yabg diberikan tidak boleh dijual,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyalurkan bantuan kepada tiga warga korban puting beliung yang melanda Parit Benut belum lama ini. Yang dibantu adalah para korban yang rumahnya mengalami rusak ringan dan berat.

Penyerahan bantuan diselaraskan dengan peresmian sumber air bersih bagi warga RT 01 dan RT 02 RW 01, Kelurahan Parit Benut. Bantuan secara simbolis diserahkan Aunur Rafiq kepada para korban di kelurahan tersebut, Kamis, 8 November 2018 lalu.

Rafiq menjelaskan, terkait lambatnya bantuan yang disalurkan pemerintah karena anggaran baru dapat dicairkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sebelumnya kita sudah meninjau lokasi dan para korban, tapi untuk pencairannya kan dari APBD,” jelasnya.

Orang nomor satu di Bumi Berazam itu menambahkan, untuk bantuan yang diterima para korban tidak berupa uang tunai melainkan buku tabungan yang berisikan saldo sebanyak bantuan yang diterima.

“Yang kita serahkan buku tabungan, jadi mereka bisa mencairkan sendiri. Setiap korban mendapatkan bantuan dengan jumlah yang berbeda-beda, tergantung dari tingkat kerusakan rumahnya masing-masing,” tambahnya. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pengerak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Devi Yanti Nur mendistribusikan tas dan peralatan sekolah gratis di sekolah PAUD Pelita Insani Batu 7, Tanjungpinang, Kamis, 1 November 2018.

Menurut Devi, ia hanya mendistribusikan bantuan hibah dari pihak ke tiga ke sekolah dan para murid yang berhak mendapatkan bantuan. “Kali ini ada hibah dari Wedecco Singapore berupa perlengkapan kelas dan jenis lain. Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung dan memberi bantuan sarana perlengkapan sekolah untuk anak-anak PAUD yang orangtuanya kurang mampu secara finansial. Ternyata, perhatian negeri jiran pada pendidikan anak watan cukup baik. Semoga amal baik mereka mendapat imbalan yang setara dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” sebut Devi di sela-sela membagikan seragam dan tas gratis kepada murid PAUD.

Kata Devi, kualitas pendidikan suatu bangsa sangat ditentukan oleh keinginan berbagai pihak untuk memajukan sektor pendidikan. “Jadi pendidikan anak usia dini baik formal dan informal sangat penting untuk pembentukan karakter anak,” ujar Devi Yanti Nur salah satu penggerak pendidikan anak usia dini gratis bagi kaum miskin.

Menurutnya, jika pendidikan terarah dari dini, maka pembentukan karakter anak 6 unsur mulai dari pertumbuhan motorik kasar dan seni bisa dirancang sesuai minat dan bakat anak-anak. “Di sisi lain peningkatan kualitas PAUD, memang perlu juga dikejar kualitas tenaga pendidik, fasilitas, sistem pembelajaran dan kemitraan lingkungan antara orangtua, pengelola, lingkungan sekolah. Hanya saja untuk PAUD gratis yang mereka kesulitan untuk bergerak karena terbatasnya anggaran. Hal ini perlu peran donatur. Ke depannya, sekolah PAUD Pelita Insani diharapkan bisa menjangkau 100 murid tak mampu untuk sekolah gratis di sekolah ini.

Menurut Devi, selama ini pihaknya membuka program kemitraan, bapak angkat dan infaq sedekah serta kaum mampu untuk peduli pendidikan. “Yang ingin memberi donasi bisa menghubung wa/hp 085263133672,” ucapnya.

Sebut Devi, anak kurang mampu juga berhak mendapat pendidikan setara. Ini juga sesuai dengan hak-hak anak yang kurang mampu dan sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gempa 7.4 SR yang terjadi di Donggala pada Jumat, 28 September 2018 lalu telah menyebabkan tsunami yang melanda Donggala, Palu dan Sigi di Sulawesi Tengah.

Akibatnya, 2.073 orang meninggal, 10.678 orang terluka dan 82.775 orang terpaksa mengungsi. Karenanya, Rumah Zakat sebagai salah satu lembaga kemanusiaan segera menerjunkan relawan dan mengirimkan bantuan sejak hari pertama bencana terjadi.

“45 orang tim evakuasi dan 11 tim medis telah dikirim ke Palu.

Rumah Zakat juga sebelumnya telah mengirimkan 8 truk bantuan logistik untuk warga terdampak gempa dan tsunami,” jelas Murni Alit Baginda, Chief Program Officer Rumah Zakat.

Di hari Rabu ini, 17 Oktober 2018, Rumah Zakat kembali mengirimkan 7 truk bantuan logistik yang terdiri dari paket Superqurban, beras, tenda pengungsi, pakaian, bahan makanan dan keperluan logistik lainnya.

“Kami akan mengirimkan 30 ton paket Superqurban kornet dan rendang, dimana untuk tahap awal ini kami kirim 50.000 paket terlebih dahulu,” terang Murni. “5 truk bantuan dikirim melalui pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sementara yang 2 truk lainnya dikirim dari Gorontalo dan Jakarta. Jadi total bantuan yang telah dikirim sebanyak 13 truk,” tambahnya.

Tak hanya berupa bantuan logistik, Rumah Zakat pun telah membuka kelas darurat untuk anak-anak, pos dapur umum, layanan kesehatan, mobil klinik, ambulance, pos segar, pos hangat dan juga membangun huntara (hunian sementara) bersama dengan relawan gabungan di Petobo Atas, Palu.

TAHAPAN AKSI PENANGANAN BENCANA UNTUK PALU-DONGGALA

Untuk membantu pemerintah dalam penanganan bencana di Sulawesi Tengah mulai dari fase tanggap darurat, hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi, Rumah Zakat membuat tahapan aksi penanganan bencana di Sulawesi Tengah, yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Pada fase awal tanggap darurat ini, Rumah Zakat mengirimkan tim reaksi cepat untuk focus membantu proses evakuasi, melakukan pelayanan medis, penyaluran logistik, dan pembukaan layanan dapur umum, serta mengirimkan ambulance dan mobil klinik,” ungkap Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Menyusul di pekan kedua fase tanggap darurat, penanggulangan bencana menyiapkan layanan bagi pos pengungsian, mesjid darurat, toilet komunal dan layanan psikososial sebagai tahap awal bagi penyiapan sekolah darurat.

Di masa transisi tanggap darurat menuju fase rehabilitasi rekonstruksi, kami akan mulai mendirikan hunian sementara, implementasi sekolah darurat, dan tetap memberikan layanan kesehatan.

“Kedepannya, kita berencana akan mendirikan desa berdaya dengan program-program pemberdayaan yang terintegrasi di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan, agar warga terdampak dapat kembali pada kehidupannya seperti sebelum terjadi bencana,” pungkas Efendi. (rilis)

BAKTI TNI

Kamis | 18 Oktober 2018 | 14:30

Bantuan Warga Desa Tentukan Keberhasilan Program TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Kebersamaan Satgas TMMD Reguler 103 tercermin saat mendengarkan keluh-kesah maupun suka-duka rakyat kecil di pelosok Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman yang sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Rabu, 17 Oktober 2018.

Bapak Miharjo adalah salah satunya. Warga Desa Balecatur sangat berterimakasih kepada TNI khususnya Kodim 0732/Sleman atas pembangunan sasaran fisiknya berupa talud jalan 1000 meter.

“Matur nuwun kanggge TNI Kodim Sleman dan Pemkab Sleman yang telah memberikan harapan baru dengan adanya TMMD, yang nantinya akan meningkatkan perekonomi masyarakat termasuk saya. Saya juga berjanji akan maksimal mengerahkan segala kemampuan yang saya miliki untuk membantu Bapak-bapak TNI membangun desa saya,” ujarnya.

Bantuan baik tenaga, pikiran serta semangat warga kepada para personel Satgas TMMD jajaran Kodim Sleman merupakan gambaran dan bukti kepekaan, antusias maupun ucapan terimakasih warga kepada TNI. Hal ini akan sangat menentukan keberhasilan serta percepatan pembangunan baik sasaran fisik maupun non fisik TMMD yang hanya ditargetkan selama 30 hari. “Bersama rakyat pekerjaan jadi tidak berat”. (Zhoel)

BAKTI TNI

Selasa | 16 Oktober 2018 | 21:00

Alhamdulillah, Bantuan Dari Langit Itu Datang untuk Warga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Selesai pelaksanaan Upacara pembukaan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, Wakil Gubernur Jawa tengah (Taj Yasin Maemoen/Gus Yasin) yang bertindak sebagai Inspektur Upacara melanjutkan kegiatannya untuk membagikan beberapa bantuan dari Provinsi Jawa Tengah (Gubernur Jawa Tengah) di damping Forkopimda Kabupaten Rembang serta beserta tamu undangan lainnya Senin, 15 Oktober 2018.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan 1 Set peralatan pengolahan daging, pembangunan Konstruksi Irigasi perpompaan, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah memberi bantuan sambungan rumah listrik murah dan hemat sebanyak 156 Unit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberi makanan tambahan bagi ibu hamil kekurangan energi Kronis, Dinas Ketahanan Pangan memberi 2(dua) unit alat pengolahan pangan, Dispermadesdukcapil (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil) memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Desa, Disperindag Jawa Tengah memberikan 50 Stel baju seragam SD.

Sulastri, warga Desa Pasedan, salah satu yang menerima bantuan mengatakan, “Saya sangat senang pemerintah perhatian dengan kami, semoga program TMMD selalu dan senantiasa tetap berjalan, demi kesejahteraan masyarakat di masa sekarang dan mendatang”.(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Bantuan dari masyarakat Provinsi Kepri untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala terkumpul mencapai Rp1 miliar lebih. Jumlah ini di luar bantuan yang berupa barang seperti pakaian dan makanan.

Bantuan ini dikumpulkan dari saeluruh masyarakat Kepri seperti Kadin, OPD, Sekolah, Kampus, Pramuka, FKPPI, Karang Taruna, Tagana, PKK, BKOW, PMI dan dari berbagai kalangan masyarakat lainnya. Termasuk juga dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Seluruh bantuan dari masyarakat tersebut diserahkan dari perwakilan organisasi dan masyarakat kepada Gubernur Kepri di sela-sela apel pagi bersama, Senin, 15 Oktober 2018. Selanjutnya, dengan dikoordinir oleh Pemerintan Provinsi Kepri, bantuan dikirim ke Palu untuk diserahkan kepada para korban.

Diakhir apel, Nurdin kembali meminta agar kotak bantuan diedarkan untuk lagi untuk menambah jumlah bantuan yang sudah terkumpul. Dan pada kesempatan ini Nurdin mengawalinya dengan menyumbang sebesar Rp10 juta.

Aksi Gubernur ini kemudian diikuti oleh Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah, para kepala OPD dan seluruh jajaran pegawai yang hadir di apel pagi, dengan jumlah bantuan yang variatif. Hasil bantuan ini kemudian digabungkan dengan bantuan yang sudah terkumpul tersebut.

“Negeri kita sedang diuji dengan bencana. Tangisan para korban adalah duka kita semua. Bagi bapak dan ibu yang kemarin dan hari ini menyumbang banyak dan ikhlas tentu lebih baik. Berapapun bantuan yang kita kumpulkan ini semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala yang sedang ditimpa musibah gempa dan tsunami,” kata Nurdin.

Setelah dana yang terkumpul ini nantinya dikirim. Nurdin mengatakan jika penggalangan dana tetap boleh dilaksanakan, selama masyarakat di Palu masih membutuhkan.

“Seperti inilah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia. Kita akan merasakan sakit saat saudara kita sedang sakit. Kita doakan semoga derita saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala segera selesai dan bisa kembali bangkit,” tutup Nurdin dalam amanahnya saat memimpin apel. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa pada bangsa Indonesia menyusul bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menerjang Sulawesi Tengah.

Erdogan pun mengatakan, Turki siap memberikan bantuan apapun yang diperlukan Indonesia.

“Saya berdoa untuk saudara-saudara dan saudari-saudari kami, yang meninggal dalam gempa bumi dan tsunami di Indonesia, semoga pemulihan cepat untuk yang terluka dan saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada rakyat Indonesia,” demikian disampaikan Erdogan dalam postingan di Twitter seperti dilansir Daily Sabah, Senin, 1 Oktober 2018.

“Turki siap untuk melakukan segala daya untuk membantu Indonesia menyembuhkan luka-lukanya,” imbuh Erdogan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki juga menyampaikan belasungkawa mendalam pada kerabat keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa dan mengharapkan pemulihan yang cepat bagi para korban yang terluka.

“Kami telah mengetahui dengan kesedihan mendalam bahwa gempa bumi dan tsunami di pulau Sulawesi di Indonesia, menyebabkan hilangnya banyak nyawa, luka-luka dan kerusakan yang luas. Turki sangat solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Indonesia dan siap untuk memberikan bantuan apapun yang mungkin diperlukan,” demikian disampaikan kementerian dalam sebuah pernyataan.

Sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) telah mengirimkan sebuah tim bantuan darurat ke Indonesia menyusul gempa dan tsunami dahsyat di Palu dan Donggala. Dalam statemennya, IHH menyatakan telah mengirimkan sebuah tim yang terdiri dari lima orang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut.

Data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Ahad, 30 September 2018, menyebut sedikitnya 832 orang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jumlah itu terdiri dari 821 korban tewas di Palu dan 11 korban tewas di Donggala. Jumlah korban luka berat dilaporkan mencapai 540 orang dan jumlah pengungsi mencapai 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Tenaris Batam memberikan bantuan perbaikan sekolah untuk SMK Negeri 6 Batam dan SMP Negeri 17 Batam. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Walikota Batam kepada masing-masing kepala sekolah. Penyerahan bantuan dilaksanakan di SMK Kartini Batam, Kamis, 27 September 2018.

Bantuan perbaikan infrastruktur sekolah ini merupakan bagian dari Tanggungjawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tenaris Batam. Selain memberikan bantuan perbaikan infrastruktur sekolah, PT Tenaris juga memberikan beasiswa kepada 98 siswa sekolah dari berbagai tingkat di Kota Batam.

Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan terimakasih kepada PT Tenaris Indonesia yang menyisihkan CSR untuk dunia pendidikan Batam.

Kalau usahanya ingin semakin maju, maka keuntungan yang diperoleh harus dibagi ke daerah tempat kita berusaha. CSR dari perusahaan akan dikelola dan akan saya pantau langsung penyalurannya. Penyalurannya tidak boleh keluar Batam,” sebut Rudi.

Pemerintah Kota Batam menurutnya juga memiliki program bantuan beasiswa setiap tahunnya bagi siswa SLTA yang masuk melalui jalur undangan di lima universitas ternama di Indonesia. Meski secara aturan kewenangan SLTA berada di Provinsi, namun Pemko Batam tetap mengalokasikan anggaran untuk program beasiswa tersebut.

Anak-anak kita yang lulus seleksi tanpa tes di UI, ITB, UGM, IPB dan Unpad akan kita tanggung biaya kuliahnya sampai selesai,” ucapnya bangga.

Pemko Batam menurutnya kini tengah melakukan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Batam. Apa yang dilakukannya semata untuk kemajuan Batam dan untuk generasi yang akan datang.

Pembangunan Batam saat ini sudah tidak sesuai dengan desain awal yang ditetapkan oleh BJ Habibie. Sebagai daerah industri, Rudi mengatakan masih banyak tenaga kerja Indonesia yang mengerjakan pekerjaan pada level bawah.

Saya mencoba untuk mengembalikan apa yang menjadi cita-cita awal Pak Habibie dulu. Jika sekarang pekerjaan masih dilakukan oleh manusia, ke depan dilakukan oleh robot yang dioperasikan oleh tenaga kerja Indonesia. Lulusan tenaga kerja rata-rata SMA, ke depan tidak lagi,” ujarnya.

Country Manager Tenaris Batam, Andrea Previtali mengatakan CSR ini merupakan program tahunan PT Tenaris. Harapannya dapat mendukung pemerintah untuk menciptakan generasi yang handal dan berkualitas.

Bentuk CSR lain yang diberikan oleh PT Tenaris Indonesia adalah pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil Indonesia. Sampai saat ini jembatan gantung yang sudah terbangun sebanyak 84 titik, di luar tiga jembatan gantung yang masih dalam proses pengerjaan.

Saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Walikota yang sudah berkenan hadir dalam acara Merit Awards PT Tenaris Batam hari ini. Sebagai perusahaan yang berada di Batam kami bertanggungjawab untuk kemajuan daerah dan ini menjadi tanggung jawab kami, salah satunya pendidikan,” ujarnya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi Desa Kelong, Kec Bintan Pesisir, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan tersebut juga dihadiri Bunda Tagana Kab Bintan Ibu Hj Deby Maryanti, Jajaran Kapolsek, Danramil serta beberapa Kepala OPD Kabupaten Bintan.

Saat kunjungan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos terlihat bersilaturahim sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam angin puting beliung yang telah terjadi di Desa Kelong dan Desa Air Glubi beberapa yang lalu.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian seluruh unsur masyarakat dalam penanganan bencana tersebut.

” Tentunya kita sangat berterimakasih, kepada seluruh unsur yang ikut membantu dalam penanganan bencana alam angin puting beliung yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Desa Kelong dan Desa Air Glubi,” ujarnya

Usai penyerahan bantuan, dirinya mengakui sangat prihatin atas kejadian bencana alam tersebut serta berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Tidak hanya menyerahkan bantuan bencana alam, dirinya juga menyinggung perihal kejadian yang menimbulkan gesekan antar masyarakat di Desa Kelong kemarin.

” Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kita berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dan kita minta agar masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak tersandung kasus hukum serta membuat keresahan di masyarakat, ” ujarnya

Dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan yang salahsatunya adalah bijak dalam bermedia sosial.

” Sama-sama kita menjaga kondusivitas, keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat. Jangan ciptakan propaganda dan penyebaran berita hoax, karena selain pilkades, pileg kita juga akan menghadapi pilpres yang akan kita lalui,” tutupnya. (***)

Sumber: Humas Bintan