Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri menilai kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam pada Pemilu kali ini tergolong lemah bahkan buruk. Pasalnya, hingga H-1 pemungutan suara, KPU keteteran mendistribusikan logistik hingga ke kelurahan.

“Sampai-sampai para pejabat Pemko Batam ikut dilibatkan untuk mengangkut dan memindahkan semua logistik. Ini baru pertama kali terjadi di Batam. Harusnya pada H-1 logistik sudah sampai kelurahan. Bukan masih di gudang logistik KPU seperti yang terjadi saat ini,” ujar Priya Ribut Santosa, Ketua Mappilu PWI Kepri didampingi Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim di Batam Center, Selasa, 16 April 2019.

Menurutnya, tahapan distribusi logistik Pemilu sangat vital karena dapat menggangu tahapan selanjutnya yakni pemungutan suara pada hari H. “Jadi jangan dianggap sepele. Jadi kami nilai KPU Batam kurang profesional menangani kepemiluan di Batam. Kinerjanya lemah bahkan buruk,” ujar Ribut.

Ditambahkan Sekretaris MAPPILU PWI Kepri, Jamil Qasim, contoh kasus, misalnya di TPS 50 dan TPS 51 Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, Kota Batam hingga pukul 14.00 wib H-1 kemarin, masih banyak warga yang belum menerima form C6, padahal idealnya form C6 sudah harus diterima H-3. Alasan petugas KPPS karena blanko form C6 sendiri baru diterima H-2.
Informasi tersebut sudah dikonfirmasi via WA ke Sudarmadi Komisioner KPU Kota Batam namun belum ditanggapi.

Selain distribusi logistik, Mappilu PWI Kepri juga menyoroti daftar pemilih tetap baik tetap (DPT) maupun tambahan DPTb yang sampai H-1 tak beres.

“Ada begitu banyak warga Batam yang akan kehilangan hak suaranya karena tak terdaftar di DPT maupun DPTb. Ini juga masalah yang tidak bisa didiamkan,” katanya.

Menurutnya, sebenarnya tanpa terdaftar di DPT atau DPTb, masyarakat bisa memilih menggunakan KTP elektronik masing-masing di TPS sesuai alamat KTP tersebut. “Tapi siapa yang bisa menjamin surat suara cukup untuk pemilih yang hanya diberikan waktu satu jam yaitu pukul 12.00 hingga 13.00 WIB itu. Karena kertas suara hanya dilebihkan sebanyak 2% dari DPT,” ujarnya.

Sebenarnya menurut Ribut, sejak tahapan awal Pemilu, Mappilu PWI Kepri melihat KPU Batam terlihat lamban dalam menyelenggarakan tahapan Pemilu ini.

Sementara itu, Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim juga sepakat bahwa kinerja KPU Batam kali ini sangat menurun. “Mungkin bisa kita sepakati bahwa kinerja KPU menurun ke KPUD pada pileg dan pilpres kali ini. Ini sangat amburadul,” ujar Candra.

Ia juga menyebutkan bahwasannya amburadulnya kinerja KPU itu dimulai dari penyusunan DPT hingga distribusi kertas suara dan logistik Pemilu.

“Semoga KPU Batam mau memperbaiki diri. Paling tidak jangan lagi menambah cacat-cela di TPS dan saat penghitungan nanti,” pungkasnya. *

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Nongsa tidak menemukan adanya tindak pelanggaran Pemilu 2019 selama masa tenang.

“Sejauh ini belum ada pelanggaran,” kata anggota Panwas Kecamatan Nongsa, Sri Handayani, Senin, 15 April 2019.

Dikatakan, sesuai aturan KPPS radius 20 Mater dari TPS harus dibersihkan dari Alat Peraga Kampanye (APK). Sehingga dari mula masa tenang hingga detik ini, yang disisir Panwas Kecamatan Nongsa belum ada temuan, maupun laporan.

Untuk itu, kata Sri Mulyani, mudahan-mudahan jangan sampai, karena Sampai detik ini belum dengar kabar.

“Pelanggaran belum ada. Minggu-Senin ini belum ada,”ujarnya.

Dilanjutkan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kecamatan Nongsa yakni 197 TPS dengan 4 Kelurahan. Yakni di Kelurahan Ngenang Lima TPS. Kelurahan Kabil 87 TPS. Batu Besar 78 TPS. Sambau 27 TPS.

Hingga pukul 15.00WIB sejumlah petugas menyisir kelurahan termasuk mengawasi pendistribusian logistik, tidak ada pelanggaran.

Diluar masa tenang, kata Sri Mulyani, memang Panwaslu Kecamatan Nongsa menertibkan beberapa jumlah APK yang melanggar estetika kampanye. Yakni, sudah beberapa bulan yang lalu. Seperti pemasangan APK di atas pohon dan taman-taman. Semua sudah di tertibkan.

“Namun, bukan dalam masa dua hari masa tenang. APK yang ditertibkan tersebut, sudah dinformasikan ke partai.Pelanggaran estetika saja. Ya kita tertibkan aja,”ujarnya.

Dikatakan, sebagian anggota Panwas Kecamatan Nongsa hari ini, mengawasi pendistribusian logistik pemilu. Karena besok sudah harus sampai di tiap-tiap TPS.

“Ya kita harap tidak ada pelanggaran. Jangan sampai,”singkatnya.(bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemilu tinggal dua hari lagi. Tapi hingga Senin, 15 April 2019, logistik Pemilu belum terdistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Batam. Ini dikuatirkan akan menggangu proses Pemilu di kota ini.

Terhambatnya distribusi logistik Pemilu ini diungkapkan Ketua Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (MAPPILU) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Priya Ribut Santosa. Ribut mengungkapkan bahwasannya hingga siang ini KPU Batam baru mengirim logistik Pemilu ke empat kecamatan.

“Padahal Pemilu tinggal 2 hari lalu. Logistik itu harusnya sudah sampai ke kelurahan (PPS) pada H-1. Kalau distribusinya masih belum sampai ke seluruh kecamatan dikuatirkan Pemilu di Batam terganggu,” ujar Ribut.

Logistik yang telah diditribusikan sepengetahuan Mappilu PWI Kepri itu yakni untuk tiga kecamatan di daertah hinterland serta satu daerah mainland yakni Batam Kota.

“Yang kami pantau di lapangan, masih ada 8 kecamatan yang belum terdistribusi . Jadi kami minta KPU Batam agar menggesa ini karena logistik sangat penting,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa walaupun terkesan mendesak, proses distribusi logistik harus sesuai aturan karena menurut Mappilu PWI Kepri, salah satu kerawanan Pemilu adalah pada tahapan distribusi logistik.

“Mappilu PWI Kepri akan terus pantau setiap tahapan Pemilu untuk memastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Logistik Pemilu itu berupa kotak suara, surat suara, alat untuk mencoblos, dokumen resmi, kertas segel dan kebutuhan Pemilu lainnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan patroli dalam skala besar di Batam, Minggu, 14 April 2019 malam hingga dinihari.

Kegiatan ini diikuti Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Guruh Arif Darmawan S.I.K., M.H, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, para perwiraTNI-Polri dan personil gabungan TNI-Polri.

Dansat Brimob mengatakan tujuan pelaksanaan patroli ini adalah memberikan rasa aman kepada Masyarakat. Saat ini, katanya, masyarakat sedang melaksanakan kegiatan masa tenang yang merupakan tahapan Pemilu tahun 2019.

Lebih jauh dikatakannya, dalam pelaksanaan patroli tidak ada gangguan sekecil apapun dan dalam pelaksanaan tugas pada malam ini hal utama adalah perhatikan keselamatan diri.

” Dalam pelaksaaan tugas semoga diberikan lindungan oleh Tuhan yang Maha Esa dan didalam pelaksanaan tugas ini memberikan kebaikan untuk bangsa dan negara,” katanya.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan patroli gabungan TNI-Polri ini dalam rangka pengamanan masa tenang Pemilu Tahun 2019.

Dikatakannya, personil TNI-Polri melaksanakan kegiatan Patroli gabungan skala besar. Sasaran patroli didalam tahapan masa tenang ini, katanya, adalah objek vital yang ada di Kota Batam, seperti Kantor Bawaslu, gudang logsitik Pemilu, dan tempat-tempat pemukiman masyarakat.

Dijelaskannya, untuk route patroli dimulai dari Polda Kepri-Bandara Hang Nadim-Pelabuhan Punggur -Batam Centre (Bawaslu)-kantor DPRD-kantor Walikota.

“Kegiatan ini akan terus bergulir sampai nanti dengan pukul 04.00 wib, untuk jumlah kekuatan yang dikerahkan dalam pelaksanaan Patroli sebanyak 250 Personil gabungan TNI-Polri.”

Saat berada Batam Center Personil Patroli gabungan Berdialog dengan masyarakat di seputaran dataran Engku Putri, tentang menjaga keamanaan dan ketertiban di Kota Batam menjelang pemungutan suara 17 april 2019 nanti, hal ini disambut dengan baik oleh Masyarakat. Selanjutnya dilakukan juga pengecekkan pengamann di kantor Bawaslu. (***)

BATAM

Kamis | 11 April 2019 | 22:25

Bawaslu Kota Batam Kenalkan Aplikasi SIWASLU

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam luncurkan Sistem Pengawas Pemilu (Siwaslu) berbasis IT.

Program ini merupakan terobosan baru Bawaslu RI yang bertujuan untuk mempermudah penyelenggara pemilu dalam hal pengawasan pemilu yang dilakukan oleh petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Bawaslu Batam, Syailendra Reza, yang menjadi pembicara dalam kegiatan Bimbingan Teknis TOT bagi petugas PTPS Pemilu Tahun 2019 Kecamatan Batam Kota, di Asrama Haji Batam, Kamis 11 April 2019.

“Hari ini uji coba aplikasi Siwaslu, secara serentak di seluruh Indonesia,” Jelasnya .

Reza menjelaskan , Dengan aplikasi Siwaslu pengawas ditingkat kelurahan/desa (PKD) hingga tingkat pengawas TPS (PTPS) dapat dengan mudah menyampaikan laporannya. Laporan yang masuk ke Siwaslu akan terintegrasi dan diawasi langsung oleh Bawaslu RI.

“Pengawas kita nanti hanya tinggal mendowload aplikasinya melalui android masing-masing. Disana nanti, pengawas tinggal memasukkan data laporannya bila menemukan adanya pelanggaran. Jadi aplikasi Siwaslu ini akan mempermudah dan mempercepat akses proses pelaporan pengawasan kita,” tutupnya. (sal).

BATAM

Minggu | 07 April 2019 | 10:07

Jumaga: Ex-Officio Belum Diputuskan di Dewan Kawasan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Kepri optimis bahwa Capres Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan perhatian lebih kepada Batam, termasuk program-program pembangunannya ke depan.

Hal tersebut disampaikan Bendahara TKD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, usai menghadiri kampanye terbuka Capres Jokowi di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam, Sabtu, 6 April 2019. 

“Akan kita lihat nanti. Kalau Bapak Jokowi terpilih lagi menjadi Presiden, pasti akan memajukan Batam lebih bagus lagi, termasuk untuk BP Batam dan program-program pembangunannya,” kata Jumaga.

Jumaga mengatakan, Capres Jokowi ingin Batam semakin maju dan berkembang. Program-program pembangunan dan investasi terus ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing Batam.

“Ada beberapa pembangunan infrastruktur yang dibangun di Batam, seperti Waduk Seigong, jalan layang (flyover), ke depan pelabuhan Batuampar, dan program tol laut,” ujarnya.

Terkait dengan kebijakan pemerintah yang akan mengangkat Walikota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam, menurut Jumaga, belum diputuskan dalam rapat Dewan Kawasan Batam.

“Sebagai anggota Tim Dewan Kawasan Batam, terakhir kami rapat saat pengangkatan Pak Edy Putra Irawady selaku Kepala BP Batam. Setelah itu, tak pernah ada rapat lagi,” ungkap Jumaga. 

Ia mengatakan, masa jabatan Edy Putra Irawady sebagai Kepala BP Batam akan berakhir pada 31 April 2019. Setelah Pilpres 2019 nanti, kata Jumaga, akan ada rapat lagi untuk membahas hal tersebut di Dewan Kawasan Batam. 

“Setelah Pilpres atau Pemilu 2019 akan membahas kelanjutannya lagi seperti apa Batam ke depan. Jadi belum diputuskan tentang ex-officio karena akan dibahas lebih lanjut lagi di Dewan Kawasan Batam,” ujarnya. 

Sekadar diketahui, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perekonomian dan Dewan Kawasan akan mengangkat Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam. 

Dalam kunjungan kerja Wapres Jusuf Kalla ke Batam belum lama ini menyatakan, Wali Kota Batam akan rangkap jabatan sebagai Kepala BP Batam. Pelantikan dan penangkatan HM Rudi sebagai Kepala BP Batam dilakukan setelah Pemilu 2019. (rilis)

kampanye jokowi

HEADLINE

Sabtu | 06 April 2019 | 23:35

‘Angin’ Segar Jokowi untuk Warga Kampung Tua Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Calon Presiden (Capres) Joko Widodo menjanjikan angin segar kepada masyarakat Batam, khususnya yang berdomisili di Kampung Tua.

Dalam kampanye akbarnya di hadapan puluhan ribu warga Kepri, khususnya Batam, Jokowi akan wujudkan jika terpilih sebagai Presiden 2019, yakni pemberian sertifikat tanah bagi seluruh masyarakat Batam yang bermukim di kampung tua.

“Akan kita lakukan segera. Kita sertifikatkan. Maksimal tiga bulan kita selesaikan,” ujarnya, Sabtu, 6 April 2019 di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Batam.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan menyelesaikan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Jembatan ini menghubungkan dua pulau, yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan.

“Minggu depan saya kirim tim untuk segera mengecek ke Batam. Agar dibuatkan Detail Engenering Desain (DED)nya. Akan kita bangun untuk meningkatkan perekonomian di Kepri,” ujarnya.

Kehadiran Jokowi ini disambut sangat antusias massa yang berkumpul. Mereka meneriakkan dan memanggil nama Jokowi kala Capres nomor urut 01 tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WIB. Setibanya di panggung, Jokowi langsung menyapa puluhan ribu pendukungnya.

“Antusias masyarakat Batam dan Kepri luar biasa. Saya dan Pak JK pernah (berkampanye) di sini, dan kami memperoleh 59 persen suara. Nah, kalau melihat antusias warga yang datang kali ini, kami optimis capaian suara pasangan Jokowi-Maruf bisa lebih dari itu,” ujar Jokowi. (sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID BATAM – Rumah Zakat (RZ) Batam melaksanakan kegiatan Parenting School di sekolah binaan SD Juara Batam, di Kavling Garudayaksa Kampung Tua, Bagan RT. 01 RW. 09 Kelurahan Tanjung Piayu, Sei Beduk, Batam, Sabtu 6 April 2019.

Kegiatan parenting school ini merupakan salah satu program dari RZ, yang dilaksanakan rutin dua pekan sekali setiap bulannya.

Kepala Sekolah SD Juara Batam, Shofar Fitrotul Al Amin, S.Pd.I mengatakan kegiatan parenting school ini bertujuan untuk menyamakan frekwensi penyamaan pola asuh antara guru di sekolah dengan para orang tua di rumah.

Siswi SD Juara Batam yang merupakan binaan Rumah Zakat usai mengikuti Parenting School

“Kegiatan Parenting School juga sebagai ajang silaturahim dan sharing antara guru dan para orang tua, untuk menyamakan pola asuh anak dan juga untuk mengetahui sejauh mana perkembangan anak-anaknya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menghadirkan penceramah dari Pondok Qur’an Batam, yaitu Ustadz Angga Rajawane. Dalam tausiahnya, ustadz Angga memberikan tips tentang kiat sukses Ramadhan anak dengan mengambil tema “Sukses Berjamah Dalam Ramadhan”.

Selain pencerahan agama, kegiatan juga diisi dengan khataman Al Qur’an oleh dua orang siswi sekolah SD juara Batam, yakni Kayla dan Nufus, yang tuntas perdana Program Tahfiz Qur’an Juz 30.

“Alhamdulillah, siswi kita Kayla dan Nufus telah tuntas perdana melaksanakan program Khatam Tahfiz Qur’an Juz 30,” imbuhnya.

Senada, Kepala Kantor Perwakilan Rumah Zakat Provinsi Kepri, Muhammad Isa menambahkan SD Juara Batam merupakan sekolah binaan unggulan dari RZ yang diperuntukkan khusus bagi kaum fakir dan miskin. Sekolah ini mulai beroperasional pada bulan Maret 2018, dengan luas bangunan 3.524 meter persegi.

“Saat ini siswa yang bersekolah di SD Juara Batam berjumlah 76 siswa. Dan, setiap tahunnya terjadi peningkatan orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah kita,” ujarnya.

Isa menjelaskan, proses masuk ke sekolah SD Juara Batam tidaklah mudah. Banyak tahapan yang harus dihadapi para wali murid.

Kepala Kantor Perwakilan Rumah Zakat Kepri, M Isa menerima bantuan zakat dari perwakilan Majelis Taklim Saham Akhirat asal Singapura, Halimah Abdul Kadir di sekolah SD Juara Batam.

“Kita lebih prioritaskan kepada warga yang kurang mampu dari segi financial, seperti kaum fakir, para janda-janda yang menjadi tulang punggung di keluarga, baru kemudian masyarakat miskin,” jelasnya.

Lanjutnya, bagi siswa yang sudah diterima bersekolah di SD Juara Batam, tidak akan di pungut biaya sepeserpun.

“Dari seragam sekolah, buku, tas dan alat tulis semuanya disediakan oleh Rumah Zakat. Bahkan hampir setiap minggunya para donatur berlomba-lomba memberikan bantuan berupa sembako kepada para orang tua siswa,” tuturnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh majelis ta’lim Saham Akhirat asal negara Singapura. Melalui perwakilannya ibu Halimah Abdul Kadir, atau yang akrab di panggil mami ini sudah menjadi donatur tetap untuk sekolah SD Juara Batam.

“Alhamdulillah, kami masih bisa berbagi rezeki dari Allah SWT kepada masyarakat kurang mampu yang ada di sekolah ini. Insya Allah, atas se izin NYA, kami bercita-cita akan membangun masjid dan graha lansia di sekitar lokasi sekolah SD Juara Batam ini,” ucapnya.

Di akhir kegiatan, Perwakilan Rumah Zakat Batam bersama para donatur, menyerahkan bantuan uang dan 80 paket sembako kepada wali murid yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, susu, indomie, saos, kecap dan tepung terigu. (sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam meminta kepada Pemko Batam untuk menghentikan sementara pembagian sembako melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemko Batam.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Batam dengan Camat dan Lurah se-Kota Batam, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna DPRD Batam, Kamis 4 April 2019.

Anggota DPRD Kota Batam Jurado Siburian yang bertindak sebagai pimpinan sidang menilai pembagian sembako murah oleh Pemko Batam melalui Disperindag, dinilai melanggar kesepakatan dengan DPRD Batam. Hal itu lantaran saat ini sudah memasuki masa kampanye dan akan menimbulkan dampak negatif bagi caleg yang ikut partisipasi dalam pembagian itu.

“Untuk Kecamatan yang sudah selesai dibagikan, ya sudah. Namun untuk kecamatan yang belum dibagikan, distop dulu dan diharapkan menunggu surat dari pimpinan masing-masing,” kata Jurado.

Menurut Jurado, hal yang telah disepakati bersama untuk pembagian sembako murah akan dibagikan setelah pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Namun nyatanya, pembagian sembako sudah dilaksanakan di dua kecamatan.

Oleh karena itu, DPRD Batam meminta kepada seluruh Camat se-Kota Batam untuk menghentikan pembagian sembako murah sampai adanya keputusan antara DPRD Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Dalam pembagian sembako yang dilakukan oleh Pemko Batam melalui camat dan lurah diduga tidak sesuai dengan aturan yang telah ada, selain waktunya yang tidak sesuai dengan yang telah disepakati namun juga ada tidak tepat sasaran.

Sembako yang seharusnya dibagikan kepada masyarakat kurang mampu namun malah yang mendapatkan sebaliknya.

“Hal itu kejadian di lapangan dan saya amati sendiri dalam pembagian sembako di daerah Duriangkang kemarin,” kata dia.

Menurutnya, hasil dari rapat RDP ini akan disampaikan kepada ketua DPRD Kota Batam agar menyurati Wali Kota Batam, atas kebijakan apa pembagian sembako itu dilakukan sekarang ini, karena waktunya di luar kesepakatan.

Menanggapi pertanyaan anggota legislatif tersebut perwakilan Camat se-Batam, Ridwan menyebutkan bahwa pembagian sembako murah sudah sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

“Artinya semua kegiatan itu harus sesuai dengan aturan dan arahan yang sudah ada dari pimpinan,” katanya.

Sementara itu untuk fasilitas Aula di Kantor Camat, memang tidak boleh dipakai oleh caleg yang melakukan kegiatannya. Akan tetapi terkadang mungkin ada dalam pelaksanaan rapat atau kegiatan ada para caleg yang hadir di situ dan agenda rapat atau kegiatan itu bukan agenda politik. (sal).

program jokowi

BATAM

Jumat | 05 April 2019 | 11:33

Jokowi akan Tambah Kawasan Ekonomi Khusus Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir mengungkapkan, bahwa pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf akan mengambil kebijakan untuk menambah fasilitas bisnis di Batam.

“Fasilitas untuk Batam akan ditambah dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ujarnya, hari ini, Jumat, 5 April 2019 melalui rilisnya.

Lanjut Erick, Jokowi juga akan mempermudah perizinan di Batam, serta pemberian insentif fiskal untuk mendorong pertumbuhan Batam. “Pemerintahan Jokowi-Maruf akan urus Batam dan selesaikan semua persoalan, untuk menarik investasi dan mendorong pelayanan yang lebih baik,” ucapnya.

Menurut Erick, Jokowi memahami bagaimana pentingnya posisi Batam, yang setidaknya ada 60 ribu kapal (vessel) per tahun melintasi selat Philips yang berada di antara Pulau Batam dan Pulau Singapura. Volume trafik tersebut dua kali volume trafik Terusan Suez, bahkan tiga kali lipat dari Terusan Panama.

Dari sekitar 200 Vessel dan 150 tanker per hari yang lalu lalang, ada sekitar 72 persen kapal tanker melalui jalur Selat Philips dan sisanya 28 persen via Selat Makasar dan Selat Lombok. Perputaran uang di Selat Malaka dan Selat Philips berkisar antara US$84 miliar sampai US$250 miliar dolar Amerika Serikat per tahun.

Jokowi pun menyadari bahwa Batam merupakan wilayah terdepan perbatasan negara, sehingga strategis baik secara militer, ekonomi dan politik. Dengan demikian, Batam dan sekitarnya menjadi wilayah penyangga Indonesia.

Ditambahkan oleh Fiki Satari, Direktur Konten TKN Jokowi-Ma’ruf bahwa apa yang dilakukan oleh Capres 01 sebagai upaya menjadikan Batam yang maju, modern dan berdaya saing, sesuai dengan konsep awal pembangunan Batam untuk menyaingi Singapura.

“Batam letaknya strategis dan potensinya besar sekali, karena itu Pak Jokowi sempat gregetan dengan lambannya pengembangan Batam,” tutur Fiki Satari.

Fiki menyebut bahwa Jokowi pun menyadari bahwa Batam merupakan wilayah terdepan perbatasan negara, sehingga strategis baik secara militer, ekonomi dan politik. Dengan demikian, Batam dan sekitarnya menjadi wilayah penyangga Indonesia.

Bagi Jokowi, kata Fiki, Batam terasa dekat. Pasalnya, Ibu dan saudara-saudara Jokowi pernah datang ke Batam pada akhir tahun lalu. “Gibran dan Kaesang, dua anak Pak Jokowi juga telah membuka gerai usahanya di Batam,” tutur Fiki.

Fiki pun menyampaikan capaian pemerintah di bawah kepemimpinan di bawah Jokowi. “Hampir tiga tahun ini, Batam tak lagi kena kabut asap, karena keberhasilan penanggulangan asap oleh pemerintah, sehingga aktivitas warga Batam menjadi lancar, tidak terganggu,” tuturnya. Menurut dia, penanggulangan kebakaran hutan dan kabut asap menjadi salah satu program utama pemerintahan Jokowi.

Untuk Batam, pemerintahan Jokowi telah membangun fly over di Simpang Jam, dan akan membangun fly over Simpang Kabil, jalan tol dari Bandara ke Mukakuning dan ke Batuampar; serta pembangunan terminal II Bandara Hang Nadim.

“Kami melihat infrastruktur Batam kian keren,” tuturnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan Batam akan tetap dalam status zona perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).

Kepastian mempertahankan bentuk perdagangan bebas ini disampaikan oleh JK di hadapan ratusan pengusaha dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia Ke 29 di Swissbell Hotel Batam, Selasa 2 April 2019.

“Kami berprinsip tidak akan merubah status perdangangan bebas dari FTZ ke KEK, yang ingin kami perbaiki sebenarnya ialah dualisme kepemimpinan yang terjadi di Batam,” katanya.

JK menuturkan banyaknya keluhan-keluhan yang dia terima dari pengusaha, baik nasional maupun asing mengenai susahnya pengurusan surat menyurat ketika mau berinvestasi di Batam. Wapres mengatakan para pengusaha tersebut harus bolak-balik dari BP Batam ke Pemko Batam.

“Maka dari itu selesai Pemilu nanti, untuk menghilangkan dualisme kepemimpinan tersebut, kami akan menunjuk Walikota Batam merangkap sekaligus Kepala BP Batam. Bukan bermaksud menghilangkan fungsinya, tetapi untuk menghilangkan dualisme kepemimpinannya,” tuturnya.

Lebih lanjut JK menjelaskan, kenapa pemerintah memberi perhatian lebih untuk Batam? Karena Batam ini memiliki backbone dekat dengan Singapura. Yang mana kita ketahui bersama bahwasanya Singapura menjadi hub daripada transport dan hub daripada vendor-vendor.

“Contohnya saja, kalau kita membuat KEK di Palu maupun di Kalimantan, siapa yang akan menjadi backbonenya? Untuk itu kita harus tetap menjaga Batam agar menarik bagi investor,” pungkasnya. (sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S. Fadhilah menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, Bapak H. M. Jusuf Kalla beserta rombongan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Wapres RI beserta rombongan tiba dengan menggunakan pesawat Kepresidenan dan landing di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa, 2 April 2019 pukul 09.15 WIB.

BACA JUGA

Polres Karimun Blender Ratusan Pil Ekstasi

Koperasi Unit Usaha Tarempa Hidupkan Nelayan Anambas

Kedatangan Wakil Presiden RI Bapak H.M. Jusuf Kalla di Batam dalam rangka menghadiri rapat, kordinasi Apindo di Swiss Hotel dan Rapat Kordinasi pelabuhan di Kantor BP Batam.

Pada pukul 13.30. WIB, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla beserta rombongan meninggalkan tempat acara dan kembali ke Jakarta, lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, pukul 14.30. WIB.

Turut hadir dalam acara kunjungan Wapres RI beserta rombongan, Menteri Perdagangan RI, Gubernur Kepri, Pangdam I/BB, Kapolda Kepri, Danrem 033/WP, Danlantamal, Danlanud serta Forkopimda Kepri. (penrem033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 470 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Batam mengikuti Uji Kompetensi Kejuruan (UKK). UKK dilaksanakan selama delapan hari mulai dari tanggal 1 hingga 9 April 2019.

Kepala Sekolah SMKN 2, Nursya’bani M.Pd, mengatakan ke mediakepri.co.id, Senin, 1 April 2019, bahwasannya UKK merupakan bagian yang sangat penting yang harus diikuti seluruh siswa SMK sebelum menamatkan sekolah.

“Kalau pekan lalu seluruh siswa kita sudah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Nah, hari ini siswa SMK harus mengikuti lagi UKK yang menjadi syarat mutlak yang wajib diikuti seluruh siswa kejuruan,” katanya.

Nur menjelaskan, Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK.

Salah seorang Siswi jurusan Tata Boga yang tengah mengikuti UKK

“UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap pada 1 tertentu,” jelasnya.

Lanjutnya, satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.

“Alhamdulillah, tahun ini SMKN 2 sudah bisa melaksanakan sendiri UKK, karena sebanyak 15 orang guru di sekolah ini sudah memiliki sertifikat asessor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan layak menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” imbuhnya.

Adapun jurusan yang diuji dalam UKK tahun ini ialah, jurusan Akutansi dengan sistem okupasi yang terdiri dari 7 unit. Kemudian Jurusan Usaha perjalanan wisata yang terbagi dalam empat cluster, yakni Pemesanan tempat terbagi menjadi 13 unit, Penghitungan tarif penerbangan 14 unit, Perencanaan dan operasional perjalanan wisata 15 unit dan Pemanduan wisata 14 unit.

Selanjutnya jurusan Tata Boga yang dibagi kedalam 6 cluster, yakni Pelayanan makan dan minum 13 unit, Pembuatan minuman non alkohol 7 unit, Pembuatan makanan Indonesia 12 unit, Pembuatan makanan kontinental 12 unit, Pembuatan produk pastry 8 unit dan Pembuatan produk bakery sebanyak 7 unit.

Jurusan terakhir yakni Perhotelan yang terbagi kedalam 6 cluster, yakni Pembersihan lokasi / area dan peralatan 8 unit, Penyiapan kamar untuk tamu 11 unit, Penanganan linen dan pakaian tamu 8 unit, Penyediaan layanan jasa porter 9 unit, Penerimaan dan pemprosesan reservasi kamar 9 unit dan Penyediaan layanan akomodasi reseption 11 unit. (sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Korem 033/WP, Prajurit TNI dan Polri di wilayah Kepulauan Riau khususnya Kota Batam mengikuti apel gelar pasukan pengamanan kunjungan Wakil Presiden RI Bapak Ir. H. Muhammad Yusuf Kalla di Lapangan Bola Hang Nadim Kota Batam, Senin 1 April 2019 .

Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Bapak Ir. H. Muhammad Yusuf Kalla ke Kota Batam dalam rangka menghadiri Rapat Kordinasi Apindo di Kantor BP Batam.

Dalam apel Pengamanan VVIP tersebut di pimpin Kasrem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Jimmy Watuseke di Lapangan Engku Putri Kota Batam.
Kasrem bacakan sambutan Pangdam I/BB yang menyampaikan Pengamanan VVIP yang dilaksanakan harus maksimal, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), masing-masing personel harus tahu siapa dan berbuat apa dan harus mengetahui tugas dan fungsi tugasnya, di harapkan kunjungan RI 2 tersebut harus sukses lancar dan aman.

Lebih lanjut Pangdam I/BB menyampaikan untuk mengoptimalisasikan pengamanan itu perlu perencanaan yang cermat agar pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan lancar serta dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Semua harus dapat diantisipasi sedini mungkin, dengan profesional dan mampu berbuat maksimal serta selalu waspada dalam menjalankan tugas, pengamanan VVIP harus berhasil dan tidak ada kata ulangi, ungkap Pangdam.

Apel Pengamanan VVIP kunjungan kerja Wakil Presiden RI Bapak Ir. H. Muhammad Yusuf Kalla di Kota Batam juga di hadiri Asops Kodam I/BB, Para Kasi Korem 033/WP, Poltabes Batam serta seluruh anggota TNI-Polri dan instansi terkait di wilayah Kota Batam. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ribuan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tumpah ruah menghadiri kampanye terbuka perdana di Lapangan Bola Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Batam Ahad, 31 Maret, pagi.

Kampanye yang digelar oleh Badan Pemenangan Daerah (BPD) Provinsi Kepri, turut serta menghadirkan partai-partai pendukung yang tergabung dalam koalisi Prabowo-Sandiaga, diantaranya Partai Gerindra, Partai PKS, Partai PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

Kampanye perdana diawali dengan kegiatan jalan sehat. Kemudian dilanjutkan dengan senam Prabowo Sandi, serta pemeriksaan kesehatan gratis dari Jaringan Prabowo Sandi (Jaspadi).

Ketua DPC Partai Gerindra Batam, Iman Sutiawan mengatakan acara kampanye terbuka pasangan calon Prabowo-Sandiaga yang dilaksanakan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, di Lapangan Bola Sei Harapan.

“Kami sebagai penyelenggara mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir, walaupun dibawah guyuran hujan gerimis tidak menyurutkan langkah kaki bapak dan ibu untuk menghadiri kampanye perdana hari ini,” tutur Iman.

Adapun yang menjadi tema dalam kampanye terbuka perdana kali ini bertajuk “Mari kita Sukseskan Pemilu 2019 dengan Jujur dan Adil”.

Ditanya mengenai berapa jumlah target pemenangan Prabowo-Sandiaga di Kepri? Iman menjawab optimis diatas angka 60 persen.

“Insya Allah, atas se izin NYA, Prabowo-Sandiaga akan mendapatkan 60 persen lebih suara di Kepri,” ucapnya optimis.

Dijelaskan Iman, angka 60 persen suara di Kepri bukan asal bunyi saja. Hal tersebut berdasarkan data yang sudah dimiliki oleh Badan Pemenangan Daerah Prabowo-Sandiaga, bahwasannya masyarakat sangat menginginkan Ganti Presiden pada Pemilu mendatang.

“Pada saat pencoblosan nanti, mari bersama-sama kita datangi seluruh TPS-TPS guna mengantisipasi kecurangan-kecurangan Pemilu. Jangan sampai kita lengah, terus kita pelototi dan kita awasi kotak suara, jangan sampai suara untuk Prabowo-Sandiaga di curangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya. (sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Politeknik Pariwisata Batam atau Batam Tourism Polytechnic (BTP), untuk pertama kalinya melaksanakan prosesi wisuda mahasiswa pertamanya angkatan tahun 2019.

Kegiatan dilaksanakan di aula kampus BTP, Jalan Gajah Mada, The Vitka City Complex, Tiban, Sabtu, 30 Maret 2019 pagi.

Direktur Batam Tourism Polytechnic, Muhammad Nur A Nasution mengatakan, ada sebanyak 22 orang mahasiswa yang diwisuda pada acara tersebut.

“Tujuh (7) orang di wisuda dari Program Studi (Prodi) Room Division dan Management, serta 15 orang dari Prodi Culinary Management. Semuanya untuk jenjang Diploma IV (D IV),” jelas Nur sapaan akrabnya.

Dilanjutkan Nur, nantinya setelah mahasiswa di wisuda, gelar yang berhak disandingkan di belakang nama ke 22 wisudawan/wisudawati tersebut nantinya adalah Sarjana Terapan Kepariwisataan.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka, DR. Asman Abnur, mengatakan saat ini bisnis yang paling menjanjikan yakni berbisnis di industri hospitality. Pasalnya bisnis ini lebih menjanjikan dengan lapangan pekerjaan yang terbuka lebar bagi mahasiswa BTP, setelah dilatih menjadi seorang profesional dibidangnya sehingga peluang memperoleh pendapatan puluhan juta per bulannya bukan sekedar impian.

“Di saat industri berat mengalami penyusutan, masyarakat terutama para lulusan SMA melihat potensi yang bisa menghasilkan puluhan ribu dolar saat ini melalui industri hospitality. Nah BTP melihat potensi itu dengan mendirikan kampus politeknik pariwisata,” katanya.

Lebih lanjut Asman menjelaskan, yang termasuk dalam bisnis hospitality, yakni berbagai usaha yang terkait dengan dunia pariwisata, seperti hotel, penginapan (lodging), restoran, event planning, tempat-tempat wisata, cruise line dan usaha turism lainnya. Didalamnya juga melibatkan berbagai profesi seperti, housekeepers, porters, kitchen worker, bartenders, marketing, technision, management dan lainnya.

Lanjutnya, tekad kami bagaimana menjadikan BTP bisa setara dengan kampus-kampus terkenal di seluruh dunia, dengan menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki skill tak kalah dengan pekerja asing lainnya.

“Harapan kami BTP bisa menjadi institusi pendidikan tinggi kepariwisataan terkemuka di Asia Tenggara,” pungkasnya. (sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID Batam – Wali kota Batam Muhammad Rudi meresmikan pabrik PT FCS RGP Plastic di Kabil Nongsa, Kamis, 28 Maret 2019. Perusahaan ini merupakan perusahaan plastik pertama di Batam yang memiliki izin resmi dari Pemerintah Kota Batam.

“Perusahaan ini mendapatkan izin yang pertama sekali dari Pemko Batam, karena perusahaan ini hanya mengolah biji plastik menjadi palet dan lainnya, makanya izinnya baru bisa kita berikan,” kata Rudi.

Walikota meminta komitmen kepada pihak perusahaan, agar jangan menyalahgunakan izin yang telah diberikan.

“Karena saya yang pemimpin daerah ini. Jika terjadi limbah maka yang akan menanggung bukan pemerintah melainkan saya selaku Walikota Batam,” tegasnya.

Selanjutnya, Operasional Manager PT FCS RGP, Adi Zainal mengatakan perusahaannya merupakan joint venture antara Taiwan, Amerika dan Singapore. Perusahaan ini berdiri di Batam sejak April 2018, dengan modal awal Rp100 milyar namun saat ini setelah adanya penambahan mesin maka modalnya sudah mencapai Rp200 milyar.

“Visi dan Misi dari perusahaan ini adalah Go Green dan nol polusi. Dalam proses produksinya juga sangat higienis karena air tidak terbuang serta pembuangan udaranya juga sangat bersahabat dengan lingkungan,” imbuhnya.

PT FCS juga berkomitmen ingin memberikan kontribusi bagi kemajuan Batam serta membantu perekonomian masyarakat sekitar perusahaan.

Disamping itu pada tahap awal, FCS akan membiayai sebanyak 23 dari 73 anak -anak Yatim hingga tamat SMA dan diberi peluang mendapatkan kerja di PT FCS.

Hadir dalam acara tersebut Walikota Batam, Rudi, perwakilan Kementerian Perindustrian, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Polda Kepri, Kodim 0316, Dinasker Kota Batam serta tamu undangan lainnya. (sal).