Batam

Bukti Bobrok pejabat

BATAM

Selasa | 06 November 2018 | 14:54

OTT Polda Kepri, Ungkap ‘Kebobrokan’ Pejabat di Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kepolisian Daerah (Polda) Kepri mengungkap kasus tindak pidana korupsi berupa suap PT Garuda Mahakam Pratama (GMP) kepada Kepala KSOP Pulau Sambu Batam. Pejabat Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) itu ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di di Restoran Eat & Eat Food Market, Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga menyebutkan kasus suap itu diungkap berawal dari informasi masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut adanya pemberian uang dari pihak perusahaan agen pelayaran kepada pihak KSOP Pulau Sambu Batam.

Bahwa sejak Kepala KSOP Pulau Sambu Batam, yakni TS menjabat sebagai Kepala KSOP yang baru, yakni sejak Agustus 2018, pihak PT GMP ada memberikan semacam uang kelancaran dalam melaksanakan kegiatan keagenannya kepada Kepala KSOP Pulau Sambu Batam.

“Proses pemberian uangnya selalu dilakukan di Jakarta, dan jadwal pemberian uang dilakukan pada setiap akhir bulan. Sedangkan untuk bulan Agustus dan bulan September 2018 telah diberikan,” ungkap Erlangga.

Menindaklanjuti kasus tersebut, tepatnya hari Kamis, 1 November 2018, tim lidik gabungan dari Ditreskrimsus dan Ditintelkam Polda Kepri mendapat informasi bahwa Kepala Cabang PT GMP Batam, berinisial ESH Alias E telah memesan tiket pesawat Garuda Indonesia untuk berangkat ke Jakarta, pada Jumat sekitar pukul 14.40 WIB.

ESH berangkat ke Jakarta dengan maksud menemui dan menyerahkan sejumlah uang kepada TS. Selanjutnya, kata Erlangga, tim lidik gabungan Polda Kepri melakukan pembuntutan sejak mulai keberangkatan dari Batam sampai dengan akhirnya sekitar pukul 19.30 WIB dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Restoran Eat & Eat Food Market Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.

“Dari OTT tersebut telah ditemukan uang sebesar USD9.200 yang disimpan di dalam amplop warna putih dan telah diserahkan oleh Kepala Cabang PT. Garuda Mahakam Pratama kepada Kepala KSOP Pulau Sambu Batam,” ungkap Erlangga. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Conoco Philips Grissik Line (CPGL) sebagai pemasok gas terbesar di Indonesia, saat ini sedang melakukan pemeliharaan beberapa sumur yang ada di wilayah kerja Sumatra Selatan.

Pemeliharaan tersebut berakibat sumur tidak dapat melakukan proses produksi. Pemeliharaan tersebut adalah pemeliharaan rutin setiap tahun. Pemeliharaan pipa gas tersebut memiliki potensi berdampak pada pasokan kuota gas ke Batam yang otomatis akan berpengaruh pada kemampuan operasi pembangkit gas PT PLN Batam, hal ini merupakan kejadian yang tidak bisa terhindari dan diluar kemampuan PLN Batam.

bright PLN Batam akan mengoptimalkan beberapa pembangkit lain yang tidak berbahan bakar gas sehingga dapat menghindari pemadaman. Untuk kemungkinan terburuk jika beban masih tinggi dan pembangkit ada yang mengalami gangguan maka akan ada pemadaman dengan durasi diperkirakan 1,5 hingga 2 jam per pelanggan pada waktu beban puncak pelanggan. Berikut perkiraan jadwal Pemeliharaan aliran listrik sementara secara terbatas :

Hari, Tanggal : Sabtu, 27 Oktober 2018
Pukul : 13.00 – 14.30 WIB

Lokasi Padam :

Pr. Pemko, Sugi Raya, Bukit Surya Indah, Taman Raya, Valencia, Buana Regency, Graha Nusa, Dotamana, Marbella, Botania 1,2 dan 3, Pr. Geysa, Nadim Raya, Bunga Raya, Odesa, Buana Vista, Garden Raya, Panorama, Bukit Raya, Selebriti, Yasmin, BCL, Ameria, Pr Arira, Pr. Kapital Plaza, Valley Park, Bida Asri 2, Masyeba, Ruko Alibaba, Aladin dan sekitarnya.

Perum Delta Villa, Villa Alam, Tiban Bertuah, Tiban Riau Bertuah 2, Harapan Indah, Pondok Pelangi 1, 2 dan 3, Tiban Global, Tiban Rabayu, Tiban Point, Cipta Land, Tiban Pajak, Tiban Berlian, Tiban Makmur, Cluster Graha, Graha 1, Graha 2, Cipta Land, Mutiara Garden, Pr Sakinah, KSB Tiban, Taman Melati, Tiban Persero, Gading Mas, Pondok Awal dan sekitarnya.

Muka Kuning pratama, Batu Aji Asri, Puteri Hijau, KV Seraya, M. Kuning Pratama, Teratai, B, Aji Asri 1 dan 2, Artha, Phoenix, Rhabayu, 1 dan 2, B. Aji Residence, Batavia dan sekitarnya.

Batavia, Muka Kuning Alam Lestari, MKGR, Merapi Subur, Putri Tujuh, Vila Muka Kuning, Markas TNI AD, Lapas, Brimob, Ciptatama, dan Pertokoan SP Plaza, Nusa Batam, Anugerah, Mitra Halim, Cipta Asri 1 dan 2, SMK N 1, M. Kuning Indah 3, Bukit Permata, Buana Impian 1 dan 2, BTS Telkomsel, Citra Laguna 2 dan 3, BTS Commet, PS GI Panaran, Medio Raya, Sempurna Readymix dan sekitarnya.

Hari, Tanggal : Sabtu, 27 Oktober 2018
Pukul : 14.30 – 16.00 WIB

Lokasi Padam :

Sengkuang Raya, Perumahan Persero, Palem Raya, D Paraga, Sengkuang Ujung dan sekitarnya.

Tri Putra Jaya, Top View Garden-Hotel Vista, BTS Telkomsel Vista, PJU Simp. Sei Ladi, Perum Grand Summit, PT South Link Sukajadi, PJU Pemko, Pure Sei. Ladi, Tiban Kampung 1-5, Tiban Ayu 1 dan 2, Marina View 1 dan 2, Komplek Tiban Centre/Zutika, Simpang Prince (BTN), Tiban Mas, Perumahan Taman Sari Hijau, Perumahan Maseba, Perumahan Puri Malaka, Ruko Gajah Mada, Perumahan Mutiara, Pr. Mekar Sari dan sekitarnya.

Pr. Duta Mas Tahap II (Gema Kreasi), Perum Legenda Bali, Legenda Malaka, Legenda Hang Lekir, Giant Express, Mega Legenda Extension, Mega Legenda 2, Mega Legenda 3, Glory View, Legenda Hang Tuah, Ruko Mini Legenda Point (Glory), Perumahan Oma Legenda, Mega Legenda, Mediterania, Perumahan Mediterania I, Cendana I, Perum Simpang Raya, Modena, Perum Cipta Regency, Perum Lavender, PJU Simpang Dotamana, Perumahan Taman Raya dan sekitarnya.

Terminal Piayu, PT Global, Bukit Sentosa, Nusa Indah, Bida Dari, Bida Ayu 1 dan 2, Dromitory Piayu, Garden Ayu 1, 2 dan 3, Kavling Pancur 1 dan 2, Piayu Residence, Kp. Pinang, Kp. Beringin, Rabhayu Asri, Bukit Barelang, Bukit Laguna, Buana Raya dan sekitarnya.

Hari, Tanggal : Sabtu, 27 Oktober 2018
Pukul : 18.00 – 20.00 WIB
Lokasi Padam :

PT Palma, Maju Jaya, MC Connel, Trans Batam, Pel. Sagulung, Miggases, Polsek Tg Uncang, Tunas Regency, Pesona Indah 1 dan 2, Griya Permai, PGRI, Saguba, Sei. Lekop, Dinamika Logam Mulia, Elisabet, Citra SS, Sunteck, Puskemas, Marina Green, Marina Garden, Barelang, Cipta Indah 2, Kp. Cunting, Pluto dan sekitarnya.

PT Yosan, Genta 1, Blk Genta, Aviari TM dan TR, RSUD Embung Fathimah, Tripuri, Pemda 1-2,Griya Prima, Giant Express, Naga Jaya, Buana Raya, Batu Aji Centre dan sekitarnya.

Imperium, Apartemen Queen Victoria, Komp. Bumi Riau Sei Panas, Ruko Repindo Sei Panas, PT Sentral Sejuk Sejati (Es Kristal), Komplek Tanah Mas, Giant Express, Komplek Inti Batam, Komplek Tanjung Trisakti 2, Pondok Asri, Komplek Tanjung Trisakti 1 (Beton), Bengkong Excecutive, Perumahan Taman Buana, Kampung Boyan/Baloi Harapan, Villa Mas, Puskesmas Bengkong, Bengkong Indah Atas, Bengkong Indah Bawah dan sekitarnya.

Komp Mandalay, Perumnas, Clasic, Masyeba Indah, PusKopkar 1 dan 2, Pendawa 1 dan 2, Villa Namora, S. Kalindo, Ruko Genta 2 Unrika, TR, TM, Parisa, Puri Agung 1 dan 2, RS Hermine dan sekitarnya.

Hari, Tanggal : Sabtu, 27 Oktober 2018
Pukul : 20.00 – 22.00 WIB

Lokasi Padam :

Perumnas, Bukit Ayu, Griya Piayu, Permata Hijau, Mutiara Hijau, Pancur Biru, Jeni Putra, Puri Agung 2, 3 dan 4, Bukit Kemuning, Kav. Mangsang, Mangsang 2, Bukit Berbunga, Kav. Nusa Jaya dan sekitarnya.

Indosat Mata Kucing, PJU Bukit Mata Kucing, BTS Telkomsel (Delta Villa), PJU Sei. Temiang, Gracia, Mk Paradise, City Point, Sakinah, Bukit Kencana, PT Gurindam Menon Jaya/Perum Gurindam Raya, Mitra Raya Aviari, Mitra Mall Batu Aji, Mutiara Indah, Perum Villa Paradise, Perum Permata Hijau, Paradise Bay Golf, Bina Umma, RKT, Bumi Agung, Rindang Garden, Muka Kuning Alam Lestari, Perum Bukit Indah, Purimas Batu Aji dan sekitarnya.

Bengkong Kolam, Perum Cahaya Garden 1 dan 2, Cipta Taman Griya, Telaga Indah, Kavling Swadaya, Tropicana, Victoria, Kavling Baloi Harapan Swadaya, Bengkong Nusantara, Bengkong Sungai Nayon, Bengkong Sadai, Perum Kelana Jaya (Kelana Sadai), Kampung Durian Sei. Panas/Kampung Belimbing dan sekitarnya.

Perumahan Pesona Asri, Bandara Mas, Taman Raya 1, Cipta Regency, Taman Lavender, Modena dan sekitarnya

Perumahan Kota Mas Tanjung Uncang, Mitra Marina Mas, Perum Orchad Ville, Jupiter Residance, Pr. Fanindo, Laguna Regency, Perumahan Ricci Marina, Prima Garden 1, Prima Garden 2, PT Citra Perdana (Taman Viktoria), Permata Laguna, Rhabayu Regency, Marina Raya, Namarina, Oma Graha Mas, Marlion, Sentek 2, Galaxy, Rabayu, Namarina, Marina Raya, Perumnas 2 (Sagulung Permai II), Perumahan Tiara Mantang/PJB, Buana Karya, Carina, Taman Batu Aji dan sekitarnya.

Informasi pemadaman dapat diakses melalui www.plnbatam.com dan jika terjadi pemadaman diluar jadwal maka dipastikan hal tersebut adalah gangguan. Mohon dapat menghubungi Call Center bright PLN Batam di nomor telepon 123 (dari telepon biasa), 0778-123 (dari telepon selular), dan twitter @bright_PLNBatam dan Facebook bright PLN Batam.

Kami juga menghimbau kepada pelanggan untuk menghemat pemakaian listrik, matikan perangkat elektronik saat tidak digunakan.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan atas kerjasama pelanggan diucapkan terima kasih. (***)

Sumber : bright PLN BATAM

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota Batam menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait rencana masuknya industri daur ulang plastik ke Batam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie mengatakan Pemerintah Kota Batam sangat berhati-hati untuk terbitkan dokumen lingkungannya karena lahan Batam terbatas.

“Pemko Batam tidak pernah menolak investasi apapun yang masuk ke Kota Batam. Apalagi yang bawa lapangan kerja. Tetapi faktor lingkungan juga harus kita perhatikan,” kata Herman di Batam Centre, beberapa waktu lalu.

Pada surat yang dikirim ke KLHK, Pemko memaparkan kondisi Batam saat ini. Disebutkan bahwa sampah yang dihasilkan sekarang sudah mencapai 1.000 ton/hari. Dan kondisi ini sudah sangat membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur yang luasnya hanya sekitar 46,8 hektare.

Unit pengolahan limbah (incinerator) ada di Batam namun dimiliki pihak swasta. Kapasitasnya 750 kg/jam dengan suhu bakar 400-800 derajat Celcius. Dan tidak memungkinkan dipakai untuk pembakaran sisa produksi industri daur ulang plastik.

“Berdasarkan jurnal-jurnal ilmiah, sampah plastik ini hanya bisa diolah 70-93 persen. Kita nggap teknologi yang dipakai investor ini cukup tinggi, bisa diolah sampai 93 persen.

Ada 7 persen sisa sampah plastik impor yang TPA kita tanggung. Dari 11 perusahaan yang masuk, kita hitung sisa 7 persen dari kuotanya itu maka satu hari menambah beban TPA 100 ton. Coba bayangkan kalau 30 perusahaan,” paparnya.

“Umur TPA kita ini berapa lama. Itu baru dari segi tempat, lahan. Belum lagi dari segi terurainya. Bisa dilihat di TPA Punggur sekarang, masih banyak sampah plastik dari rumah tangga yang menumpuk, tidak terurai. Ini mau ditambah lagi dengan sisa industri daur ulang plastik yang bahan bakunya diimpor. Ini yang sebabkan Pemko Batam sangat berhati-hati,” sambung mantan Camat Lubukbaja ini.

Herman menegaskan bahwa bahan baku plastik yang akan didaurulang pada prinsipnya adalah sampah di negara asal. Bagi industri daur ulang memang menjadi bahan baku. Namun sisa pengolahan akan kembali menjadi sampah yang bebannya pindah ke Kota Batam.

“Sekarang banyak pabrik plastik ingin berdiri. Tapi kuota tak dapat dari pusat. Hampir 100 perusahaan mau izin impor plastik, izinnya tidak dikeluarkan pusat. Pemerintah Indonesia saat ini meminimalkan penggunaan plastik. Artinya jangan sampai kita melarang plastik tapi buat pabrik plastik,” ujarnya.

Surat Pemko Batam ke KLHK ini juga menegaskan keberatan pemerintah daerah jika terjadi impor besar-besaran plastik bekas (reja dan skrap). Dan memohon Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun untuk mempertimbangkan masalah lingkungan dalam penerbitan rekomendasi terhadap permohonan impor plastik bekas ke Kota Batam.

“Sampah plastik jangka panjangnya akan menghasilkan permasalahan berupa mikroplastik. Mikroplastik tersebut dapat masuk ke dalam jaringan tubuh manusia melalui rantai makanan. Sampah plastik juga merusak estetika dan mengancam sektor pariwisata.

China saja sudah menutup seluruh industrinya karena sadar bahaya plastik ini. Apabila Batam menampungnya, bagaimana kelestarian lingkungan Batam dan dampaknya terhadap anak cucu kita nanti,” kata dia. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pihaknya akan membangun Jembatan Batam Bintan. Penegasan itu diungkapkan Hadi usai membuka seminar nasional Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan, di Aston Hotel Batam, Rabu, 24 Oktober 2018 malam.

“Kita sudah sepakati mau kita bangun. Ini perjuangannya Pak Gubernur,” kata Basuki kepada sejumlah wartawan, sambil menunjuk Gubernur H Nurdin Basirun yang mendampinginya saat wawancara.

Menurut Basuki, dia baru mengambil disain (DED) terbaru yang disiapkan Pemprov Kepri. Dari disain itu, kajiannya segera dilakukan. Apalagi dari disain itu, ada hitungan pembiayaan yang cukup besar.

“Saya baru ambil disainnya sekarang. Malam ini,” kata Basuki.

Detail Engineeing Disain (DED) yang baru memang terlibat penurunan pembiayaan cukup besar. Dari pembiayaan yang awalnya sebesar Rp7 triliun, kita menjadi Rp3,4 triliun.

“Dengan DED yang baru, yang semakin memanfaatkan teknologi, biayanya turun drastis,” kata Nurdin, dalam wawancara terpisah, Kamis (25/10) dini hari usai menghadiri seminar tersebut.

Nurdin menegaskan, kemungkinan Kementerian PUPR yang membangun sangat besar. Karena secara kebijakan, kata Nurdin, Menteri Basuki sudah setuju.

Karena itu, kata Nurdin, ketika bertemu menjelang membuka seminar, Menteri Basuki langsung bertanya dan meminta DED Jembatan Batam Bintan.

Menurut Nurdin, DED itu sebenarnya sudah ditunggu Kementerian PU sebulan lalu. Terutama setelah dirinya bertemu dengan Dirjen Bina Marga dan Dirjen Cipta Karya di Jakarta.

Waktu itu, kata Nurdin, mereka banyak diskusi aspek manfaat. Dari perbincangan itu, terangkum aspek manfaat yang cukup besar. Salah satunya, jalur suplai air dari waduk Busung ke Pulau Batam dan kemungkinan Singapura. Penyaluran melalui Jembatan Batam Bintan juga akan lebih efisien.

Soal pemanfaatan Jembatan Batam Bintan untuk penyaluran air dari Pulau Bintan juga disampaikan Menteri Basuki.

“Soal mengalirkannya melalui jembatan Batam Bintan, kita akan lihat (ke depannya),” kata Basuki.

Pembangunan waduk Busung di Pulau Bintan memang menjadi salah satu proyeksi pemerintah. Di lokasi-lokasi yang punya potensi untuk pengairan, kata Basuki, pihaknya akan melihat potensi pembangunan waduk atau bendungan.

“Soal air, kalau ada potensi di dekat-dekat sini, pasti kita bangun. Di Busung potensinya lebih besar. Hasilnya juga akan mengalir ke Batam,” kata Basuki.

Dengan kepastian pembangunan oleh pemerintah pusat, Gubernur Nurdin mengatakan kemungkinan penawaran untuk investor tidak ada lagi. Semua ini, kata Nurdin, memang untuk kepentingan masyarakat

“Kalau ditawarkan ke investor, nanti rakyat terbebani. Karena perjanjian kontraknya akan cukup panjang. Kalau pemerintah membangun biayanya jauh lebih murah. Tidak mengejar profit. Semuanya untuk melayani masyarakat,” kata Nurdin.

Saat memberi ucapan selamat datang ke ratusan peserta seminar nasional, Nurdin juga memaparkan tentang persetujuan Menteri PUPR tentang pembangunan Jembatan Batam Bintan.

Nurdin mengaku bertanya ke Menteri Basuki, apakah dia boleh bercerita tentang Jembatan Batam Bintan. Dalam pertemuan di Bandara Hang Nadim itu, kata Nurdin, Menteri Basuki menjawab: “Lanjutkan saja.”

Nurdin menyebutkan, Jembatan Batam Bintan akan menggerakkan ekonomi secara nasional. Pembangunan itu pun bukan hanya aspek ekonomi, tapi semakin memperkuat martabat bangsa.

“Dengan infrastruktur ekonomi akan tumbuh, mata dunia akan melihat kita,” kata Nurdin.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Hari ini, Senin, 15 Oktober 2018 merupakan batas akhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Syahir mengatakan hingga Jumat, 12 Oktober 2018 sore, jumlah pelamar CPNS untuk Pemerintah Kota Batam sudah mencapai 5.098 orang.

“Sampai semalam sudah 5.098. Terdiri dari pelamar tenaga pendidikan 2.961 orang, tenaga kesehatan 1.488 orang, dan tenaga teknis 649 orang,” kata Syahir di Batam Centre, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Sementara formasi yang tersedia untuk Pemko Batam yakni 363 orang. Dengan rincian tujuh formasi khusus guru tenaga honor K-2, 17 formasi untuk lulusan cumlaude dari universitas dan jurusan terakreditasi A, dua formasi bagi penyandang disabilitas, 190 formasi guru umum, 120 tenaga kesehatan umum, dan 27 tenaga teknis formasi umum.

Menurut Sahir, setiap hari tim verifikasi berkas melakukan pengecekan lamaran yang masuk. Tim berjumlah 15 orang, terdiri dari pegawai BKPSDM, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Jumlah pelamar yang tidak memenuhi syarat administrasi belum dapat diumumkan. Namun menurutnya ada tiga kesalahan besar yang banyak muncul pada pendaftaran CPNS kali ini.

“Paling banyak itu kelalaian saat membuat permohonan. Misal, mestinya ditujukan ke Walikota, ini ditujukan ke Kepala BKD, Menpan, Kepala BKN, dan ada yang tak dibuat sama sekali. Mungkin terlalu semangat karena sudah lama tidak ada penerimaan CPNS, jadi tidak teliti,” paparnya.

Selain kelalaian pembuatan surat lamaran, masalah lain yang menjadikan pelamar tak memenuhi syarat yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah batas minimum. Adapun IPK minimal untuk pelamar dari luar daerah yaitu 3.00, dan warga tempatan atau putra daerah 2.50.

“Kesalahan terbesar lagi itu akreditasi kampus dan prodi (program studi). Aturannya minimal B. Prodi akreditasi C tidak bisa,” ujarnya.

Setelah verifikasi administrasi, tahapan selanjutnya adalah pengumuman lolos seleksi. Lalu persiapan pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT).

Lokasi ujian rencananya dilaksanakan di Kantor BKN Regional XII UPT Batam yang berlokasi di Gedung Bersama Pemko Batam. Dan lokasi kedua yaitu Gedung LAM lantai III, Batam Centre.

“Semua disiapkan Kantor BKN Regional XII Pekanbaru. Sebenarnya ada rencana perubahan dari CAT ke sistem UNBK. Tapi UNBK ini kita belum familiar. Jadi kami tawar, kembali ke CAT saja dulu,” sebutnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ikatan Apoteker Indonesia menggelar bhakti sosial dan lomba swafoto di Kampung Pelangi Kelurahan Tanjunguma, Ahad, 14 Oktober 2018. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Apoteker Sedunia atau World Pharmacists Day 2018.

Ketua panitia bhakti sosial, Raja Amra Wilhelmina mengatakan peringatan World Pharmacists Day ini dikemas dengan berbagai kegiatan. Mulai dari senam bersama, bhakti sosial, tes gula darah, tensi, asam urat, serta konsultasi kesehatan. Juga diadakan penyuluhan kepada PKK dan Posyandu tentang program dagusibu (dapatkan, gunakan, simpan, dan buang) obat dengan benar.

“Sementara lomba foto selfie (swafoto) di Kampung Pelangi ini untuk mendukung destinasi pariwisata di Kota Batam. Ini terbuka kepada seluruh warga. Silakan foto dan kirim ke WA (whatsapp) panitia. Akan dipilih yang terbagus dan diberi hadiah menarik,” ujarnya.

Masih dalam rangkaian peringatan World Pharmacists Day yang diperingati tiap 25 September, juga akan diberikan santunan dan bantuan ke panti asuhan Mahabatul Haq Tanjunguma.

Ketua Ikatan Apoteker Kota Batam, Ali Chozin berharap masyarakat juga mengenal apoteker di dunia kesehatan. Karena yang mengurus obat merupakan bagian akhir dari pengurusan kesehatan.

“Kadang masyarakat merasa lama sangat mengambil obat, karena ini harus dilakukan dengan teliti dan benar sesuai resep dari dokter. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih mengenal profesi apoteker yang juga berperan dalam dunia kesehatan,” tutur Ali.

Batam tahun ini menjadi tuan rumah pertemuan farmasi tingkat nasional di Harmoni One beberapa waktu lalu. Selain itu di Batam juga sering mendapat kunjungan praktik apoteker dan farmasi dari daerah lain.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan permasalahan kesehatan juga menjadi fokus Pemerintah Kota Batam. Upayanya antara lain menambah peningkatan fasilitas kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Selain itu melaksanakan kegiatan-kegiatan penyuluhan dan terus menggerakan kegiatan bersifat kemasyarakatan. Seperti pemeriksaan kanker servik gratis dan banyak kegiatan penyuluhan lain.

“Tapi sebaik-baiknya pelayanan kesehatan lebih baik kita mencegah agar tidak sakit dengan jaga kebersihan badan dan makanan. Berbicara mengenai kebersihan tidak bisa diserahkan semua ke pemerintah tetapi harus dimulai dari rumah, lingkungan RT RW, kelurahan, kecamatan, dan kota,” ujarnya.

“Bila semua sudah bersih maka bersih dan sehatlah Kota Batam. Kalau sudah bersih dan indah maka akan dikunjungi orang. Kalau kita mau menjaga kota ini harus dari kita karena Batam milik kita,” tambahnya lagi.

Terkait pembagunan di Tanjunguma, Rudi menjelaskan bahwa Tanjunguma dipersiapkan untuk wisata kampung tua. Karena satu-satunya kampung tua dekat kota adalah Tanjunguma. Tapi saat ini belum maksimal karena terkendala akses jalan.

Pembangunan jalan ke Tanjunguma menurut Rudi terkendala masalah lahan. Karena itu ia mengajak tokoh masyarakat, lurah, dan semua elemen untuk membantu selesaikan masalah lahan terutama untuk jalan.

“Kalau jalan sudah bagus dengan demikian masyarakat dan wisatawan bisa lancar ke Tanjunguma. Selain itu aktivitas perekonomian di Tanjunguma pun semakin baik,” sebut Rudi. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

BATAM

Kamis | 04 Oktober 2018 | 21:07

Rudi: Batam Ini Milik Siapa? #BataMiliKita

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengajak masyarakat untuk menjaga Batam. Ajakan disampaikan melalui gerakan moral bertagar #BataMiliKita (Batam Milik Kita).

“Batam ini terdiri dari multi etnis, multi agama, multi suku, multi profesi, dan multi lainnya. Maka harus ada satu tekad yang menyatakan kita harus bersatu. Sering saat berpidato saya bertanya, Batam ini milik siapa, jawabannya Batam milik kita. Semua kita harus bersatu,” kata Rudi di Batam Centre, Rabu, 3 Oktober 2018.

Tagar #BataMiliKita bisa diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Pada bidang kebersihan misalnya melalui kegiatan gotong royong, gerakan tidak membuang sampah di jalan, tiap kendaraan memiliki tempat sampah agar tak buang ke jalan.

Dalam hal tata kota, #BataMiliKita juga bisa diaplikasikan melalui kesadaran untuk tidak membuat bangunan di atas drainase, tidak merusak taman yang telah dibuat, tak menempel atau memaku iklan di batang pohon, menjaga fasilitas umum, dan tidak melakukan aksi vandalisme. Parkir pada tempatnya, tidak memakai pedesterian untuk kegiatan selain pejalan kaki, juga bisa masuk dalam gerakan moral #BataMiliKita ini.

Inti dari gerakan moral ini adalah mengajak masyarakat Batam untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap kota Batam. Baik dilakukan sendiri maupun saling mengingatkan satu sama lain.

“Batam ini masyarakatnya majemuk, berasal dari berbagai daerah dengan beragam budaya. Adat budaya tempatan harus kita junjung, tapi bukan berarti budaya lain dibiarkan saja. Semua bergandengan teratur,” tuturnya.

Ia berharap gerakan moral ini bisa menyentuh seluruh masyarakat. Bila perlu akan dicanangkan secara khusus oleh Walikota. Sehingga pada akhirnya seluruh masyarakat tumbuh rasa memiliki dan mau menjaga Batam dari segala hal negatif. Batam menjadi kota yang lebih nyaman untuk ditempati warganya dan dikunjungi wisatawan.

“Akan kita canangkan, #BataMiliKita. Mari sebarluaskan semangat ini. Saya yakin suatu waktu nanti Batam ini hebat,” ujarnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Organisasi Kepemudaan Kristen di Kota Batam bersatu menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, Sulawasi Tengah dan sekitarnya.

Istimewa

Diantara Organisasi Kepemudaan Kristen di Kota Batam yakni, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI), dan organisasi keumatan lainnya bersama-sama menggalang solidaritas untuk kemanusiaan yang terjadi di Sulteng sekitarnya.

Kordinator aksi solidaritas kemanusiaan, Roy Talutu mengatakan, rencananya kegiatan sosial tersebut akan dilakukan beberapa hari untuk memaksimalkan penggalangan dana untuk korban bencana alam.

Aksi penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng ini dilaksanakan di Simpang Frengki Batam Centre, Batam.

“Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas kita untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Duka yang terjadi di sana, adalah duka kita bersama,” ungkap Roy, Selasa, 2 Oktober 2018.

Sebagai sesama manusia, kata Roy, terlebih sebagai suatu bangsa yang satu, sudah selayaknya semua pihak dapat menunjukkan solidaritas kepada mereka yang tertimpa musibah. Ia berharap masyarakat Indonesia dan masyarakat Kota Batam, mau berbagi sedikit dari rezeki yang ada, untuk membantu saudara-saudara yang di sana (Sulteng).

Roy mengatakan, rencana dana yang terkumpul dari aksi tersebut akan dikumpulkan melalui satu rekening di pusat untuk langsung disalurkan kepada mereka yang tertimpa bencana di Sulteng.

“Posko bencana kita dipusat akan segera mengirimkan relawan kita langsung terjun ke lokasi untuk mengawal bantuan kita sampai betul-betul kepada orang yang berhak menerimanya,” pungkas Roy.

Dikatakan Roy, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Kota Batam atas aksi penggalangan dana yang dilakukan hari ini, pihaknya akan menyampaikan laporannya di dalam media sosial organisasi kepemudaan masing-masing, agar semua jelas dan transparan. (*)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Skuad bright PLN Batam kembali menjuarai turnamen futsal. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Manager tim futsal PLN Batam, Endi Kasman, Ahad, 30 November 2018.
“Kemarin kami juara ATC Cup 1, turnamen HUT Aku Tahu Centre Futsal yang mulai digelar tanggal 23 September lalu,” ucapnya.

Dalam turnamen itu, Endi mengaku skuadnya berada di grup neraka bersama Sky FC, Eijun FC, dan Elphici FC yang semuanya pernah menjadi juara futsal di Batam.

“Seluruhnya ada 16 tim terbagi dalam 4 grup. Pelaksanaannya 3 hari, tanggal 23, 28 dan 29 September 2018,” terangnya.

Endi bersama rekan-rekannya sama sekali tak gentar meski berada di grup neraka. Justru, skuadnya menganggap itu sebagai tantangan dan motivasi untuk lolos dari fase grup.

Diungkapkan Endi, pada penyisihan grup itu timnya cuma dikalahkan oleh tim Sky FC. Sedangkan pada dua laga berikutnya berhasil meraih kemenangan dan melenggang ke perempat final.

“Di perempat final, kami menang lagi. Begitu pula di semi final,” sebutnya.

Setelah berhasil melaju ke partai final, Skuad Endi bertemu dengan Elphici FC. Permainan sengit terjadi, ke dua tim saling jual beli serangan. Hingga menit terakhir, skor imbang 5 – 5.

“Lalu lanjut adu pinalti. Kami menang dengan skor 2 – 0,” tuturnya.

Menurut Endi, kunci sukses keberhasilannya ini tak lepas dari kerjasama dan kolektifitas antar pemain dengan strategi pertahanan yang terbaik adalah menyerang.

“Ditambah dengan akurasi pasing yang menjadi kelebihan tim kami,” imbuhnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi menyerahkan 33 unit rumah layak huni hasil pembangunan program Aramco Asia dan Habitat For Humanity. Penyerahan rumah hasil pembangunan dan renovasi ini dilaksanakan di Kavling Kabil Indah Kecamatan Nongsa, Jumat, 28 September 2018.

“Terima kasih atas bantuan dan partisipasi Aramco serta Habitat dalam pembangunan Batam khususnya rumah layak huni bagi masyarakat,” kata Rudi dalam sambutannya.

Ia berharap program ini tak hanya dilaksanakan di Kabil, tapi juga wilayah lain Kota Batam. Karena diakuinya masih banyak warga Batam yang membutuhkan bantuan seperti ini. Jumlahnya cukup banyak dan terus bertambah setiap tahun seiring pertambahan penduduk masuk dari daerah lain di Indonesia.

“Kalau membantu Batam artinya membantu Indonesia. Karena penduduk kita berasal dari berbagai daerah,” sebutnya.

Presiden dan CEO Aramco Asia, Anwar Hejazi mengatakan Saudi Aramco percaya dengan mendukung lingkungan operasional akan membawa perusahaan ke kesuksesan. Serta rumah layak huni adalah dasar untuk mensejahterakan keluarga dan orang tercinta.

“Karena itulah Saudi Aramco bekerjasama dengan Habitat for Humanity sejak 2016 untuk membamgun rumah layak huni bagi keluarga di Kabil,” ujarnya.

Selain membangun 33 rumah layak huni, Aramco bersama Habitat juga mengalirkan air bersih ke 13 rumah. Dan hari ini, mereka bahagia karena telah membantu masyarakat Kabil. Anwar berharap ke depannya mereka bisa kembali lagi ke Batam untuk lakukan hal serupa.

“Kami berharap bisa kembali lagi tahun depan untuk bekerjasama dengan anda semua, untuk membangun masa depan yang lebih baik, untuk kita dan generasi penerus,” ujarnya.

CEO Habitat Indonesia, Eddy Sianipar menjelaskan Habitat adalah lembaga kemanusiaan internasional dengan visi agar semua orang memiliki rumah layak huni. Habitat for Humanity telah tersebar di 70 negara dan berada di Indonesia sejak 2007. Hingga kini sudah membangun 51 ribu rumah. Dan sebagian besar untuk rehabilitasi pasca bencana seperti di Aceh, Padalarang, Yogyakarta.

“Sekarang kita sedang membangun di Lombok,” kata dia.

Di Batam, Habitat for Humanity telah menolong 2.416 keluarga. Sebagian mendapat bantuan pembangunan rumah, penyaluran air bersih, dan perbaikan rumah. Selain itu Habitat juga merenovasi satu sekolah, membangun empat ruang serbaguna warga, 2.187 meter drainase, dua taman bermain empat toilet umun, serta 75 meter pelantar.

Khusus di Kabil, Habitat menargetkan pembangunan dan peningkatan kualitas 1.000 rumah. Sudah dijalankan sejak 2014, Habitat telah membangun 552 rumah dan merenovasi 164 rumah.

“Kami juga ingin ke daerah lain. Tapi mau selesaikan di Kabil dulu. Di Kabil kami masih ada 264 rumah lagi yang harus dibangun,” sebutnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam-  Wakil Walikota Batam yang juga sebagai Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Amsakar Achmad berkeinginan menggerakkan potensi kader HMI Komisariat Ibnu Sina Batam agar lebih meningkatkan kapasitas dirinya.

Mengingat saat ini tantangan global yang membutuhkan cara untuk disiasati. Menurutnya, yang perlu dilakukan Pertama, bangsa ini memiliki siklus 20 tahunan perjalanan bangsa dimulai dari tahun 1908 ketika Budi Utomo, 1928 sumpah pemuda, 1945 kemerdekaan indonesia, 1966 kemudian orde reformasi dimana dalam 20 tahunan ada puncak pencapaian tertinggi yakni adanya kontribusi generasi pemuda.

Istimewa

“Kita ingin HMI mengambil jalan dan peran tersebut,” ungkap Amsakar saat memberikan kuliah umum usai pelantikan pengurus HMI dan KOHATI Komisariat Ibnu Sina Periode 1440 H/2018-2019 M pada Rabu, 24 September 2018 malam.

Disisi lain, kata Amsakar, Indonesia memiliki bonus demografi yang luar biasa sampai dengan 2030 – 2035 yang akan datang. Estimasi 66% penduduk Indonesia ini adalah penduduk usia produktif. Tapi bila tidak menyiasatinya dari sekarang, generasi muda tidak mempersiapkan dirinya untuk memperkuat kompetensi diri, memperkokoh jati diri maka justru bonus demografi menjadi beban bagi perjalanan Republik Indonesia kedepan.

Saya merasa besar, dan dibesarkan di HMI”. Harapannya kader-kader dapat membangun kesadaran kolektik untuk melakukan upaya-upaya konstruktif terutama dalam peningkatan kapasitas dirinya,” pungkas Amsakar.

Amsakar mengatakan, sebagai sebuah organisasi kader terbesar, tersegar, dan sistem perkaderan yang paling cantik ialah HMI ini. OKP yang memiliki sistem perkaderan yang sangat luar biasa adalah HMI.

Sementara Guntur Gumilang selaku Ketua Umum Komisariat Ibnu Sina periode 2018-2019 M mengatakan, sebagai organisasi kader, diharapkan kader HMI mampu menjadi alat perjuangan dalam mentransformasikan gagasan dan aksi dalam rumusan insan cita yang ingin dibangun dalam perkaderan khususnya pada tingkat komisariat.

“Yang belum mengikuti HMI silahkan tanya saya. Saya kader HMI darah Saya hijau hitam dalam menjalankan perkaderan di Batam, khususnya Ibnu Sina.” Ujar intstruktur HMI termuda di Cabang Batam ini.

Pelantikan Pengurus HMI Mengangkat tema “Optimalisasi Perkaderan Sebagai Ikhtiar Komisariat Dalam Membaca Zaman” tentunya dalam satu tahun periode kedepan tema ini menjadi pokok harapan dan tujuan Guntur Gumilang selaku ketua umum HMI komisariat Ibnu Sina dalam menjalankan perkaderan dibatam, khususnya Ibnu Sina.

Antusias mahasiswa dan pemuda dari beberapa kampus di Batam dan OKP yang hadir pada malam itu sangat tinggi, tercatat 348 peserta yang mengisi lembar absensi kehadiran, menjadikan ruang Aula Ibnu Sina sangat ramai dipenuhi oleh peserta acara.

Turut hadir dalam acara tersebut alumni HMI, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Batam Riama Manurung, SH., MH, Wakil Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Batam Haryanto, S. Pd, MH, Koordinator Presidium Kahmi  Kota Batam Akhirman, S.Sos., MM. (*)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Keuangan RI karena mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangannya. Penghargaan ini diberikan karena Pemko Batam berhasil mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak lima kali berturut-turut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 di Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

“Penghargaan ini diterima oleh Pemko Batam karena lima tahun berturut-turut dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Amsakar.

Capaian opini WTP yang diperoleh ini memperlihatkan kinerja tata kelola keuangan Pemko Batam sudah berada sesuai jalurnya. Apa yang dicapai ini menurutnya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari DPRD Kota Batam dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam. Serta tak luput peranan tim Kopsurgah KPK yang mendorong Pemko Batam untuk melakukan tata kelola keuangan dengan baik.

Meski menerima penghargaan, Amsakar berharap OPD tetap melakukan pengelolaan keuangan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Penghargaan ini kita jadikan sebagai perangsang untuk bekerja lebih baik ke depan,” sebutnya.

Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharan Negara (DJPBN). Tema Rakernas kali ini adalah “Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat”.

Pada Rakernas kali ini, Pemerintah memberikan penghargaan bagi 93 entitas Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang mendapat opini terbaik, WTP dari BPK sebanyak lima kali berturut-turut. Untuk tahun 2017, K/L yang memperoleh opini WTP meningkat menjadi 79 K/L (73 K/L di tahun 2016), serta Pemerintah Daerah meningkat menjadi 411 Pemda (374 di tahun 2016).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengapresiasi penghargaan yang diterima Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Diakuinya pada tahun 2017 banyak kementrian/lembaga dan Pemda yang meningkatkan kualitas keuangannya.

Ini menunjukkan bahwa semua memiliki komitmen untuk memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan Negara yang merupakan tanggungjawab bersama. Peningkatan ini merupakan salah satu indikator adanya kesungguhan Pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara.

“Dengan laporan keuangan lebih baik, daerah cenderung memiliki indikator pembangunan lebih baik. Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, membuka kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat, dan menggenjot devisa,” ujarnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi berharap PT Adhya Tirta Batam (ATB) selaku penyedia air bersih bisa mempertahankan pelayanan. Hal ini disampaikan Rudi saat menghadiri Hari Pelanggan Nasional 2018 ATB di Mega Mall Batam Centre, Selasa, 18 September 2018.

“ATB adalah salah satu aset yang sangat berpengaruh dalam menyediakan air di Kota Batam. Di usianya yang ke-23, bagi saya ATB sudah selalu memberikan pelayanan terbaik. Kalau mau mengganti perusahan air di Batam itu mudah, tapi apakah bisa melanjutkan? Kita berharap ATB bisa mempertahankannya,” kata Rudi.

Presiden Director PT ATB, Benny Andrianto mengatakan di usia yang ke-23, pelanggan merupakan aset terbesar perusahaan. Dalam kurun waktu tersebut, pelanggan ATB meningkat pesat dari angka 40 persen menjadi 99,6 persen penduduk Batam.

Benny mengatakan konsentrasi ATB adalah menyediakan air bersih kepada masyarakat. Sebagai kota tanpa sumber mata air, kebutuhan air Batam dipenuhi dari pengolahan air hujan.

“Dengan teknologi canggih, ATB bisa menyulap air tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Batam,” ujarnya.

Menurut perkiraan, ketersediaan air di Batam hanya bertahan hingga beberapa tahun ke depan. Karena itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar sadar akan krisis persedian air ini.

Tugas ATB, kata Benny, akan berakhir pada 2020 mendatang. Ia berharap pengganti ATB dapat memberikan pelayanan terbaik. Dan terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas sebagai perusahaan air. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Habib Fauzi (25) mengaku kaget saat melangsungkan ijab kabul dengan Jumiati di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam, Kamis,20 September 2018. Betapa tidak, tanpa disangka-sangka, pernikahannya disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dan Walikota Batam Muhammad Rudi.

Ia mengaku belum mengetahui jika MPP Kota Batam juga menyediakan pelayanan pernikahan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

“Tidak menyangka, dan tentunya bahagia karena disaksikan oleh Pak Menteri dan Pak Walikota. Kita menikah disini sesuai dengan arahan dari KUA, yang mengatakan kalau di MPP bisa menikah,” imbuhnya.

Tak pelak, Habib Fauzi mengapresiasi layanan menikah yang tersedia di MPP Kota Batam, sebab dengan semakin memudahkan masyrakat yang ingin mengurus berbagai pelayanan. Ia berharap agar jenis pelayanan yang disediakan dapat ditambah agar masyarakat tidak perlu datang ke banyak tempat, namun hanya tinggal ke MPP, semua layanan tersedia.

MPP Batam yang baru diresmikan oleh Menteri Syafruddin, menyediakan berbagai layanan perizinan dan non perizinan. Mal Pelayanan Publik Kota Batam juga menyediakan fasilitas untuk melangsungkan prosesi pernikahan.

Tak ingin berandai-andai, usai meninjau berbagai layanan, Menteri Syafruddin bersama Walikota Batam Muhammad Rudi turut menjadi saksi nikah bagi calon pengantin Habib Fauzi dengan perempuan pilihannya Jumiati.

Syafruddin berpesan agar pernikahan ini dapat dijaga hingga maut memisahkan, serta bagi mempelai pria dapat menjalankan tugasnya sebagai kepala keluarga.

“Semoga pernikahan kalian dapat dipertahankan hingga akhir hayat, dan untuk mempelai pria dapat menjalankan tugasnya sebagai kepala keluarga dan imam bagi istri dan anak anaknya kelak,” ujarnya.

Menteri mengapresiasi layanan pernikahan yang disediakan pada MPP Kota Batam, sebab pelayanan tersebut juga dirasa memberi kemudahan bagi masyarakat.

Menurutnya pelayanan nikah tersebut sangat efisien, sebab proses pernikahan di MPP hanya berlangsung dalam hitungan menit, sedangkan jika dilangsungkan di rumah akan memakan waktu lebih lama.

Mantan Wakapolri itu berpesan agar peningkatan layanan dapat terus dilakukan, guna memberi kemudahan bagi masyarakat. Selain itu dirinya ingin agar MPP Batam dapat terus ditambah jumlah layanan yang tersedia, hal tersebut mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin banyak dan beragam. (rls)

Sumber: Humas Menpan-RB

BATAM

Kamis | 20 September 2018 | 18:56

MPP Batam, Angin Segar Iklim Investasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menegaskan, kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah di Indonesia harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Sebagai tempat pelayanan yang memberi kemudahan serta kecepatan, MPP juga diharapkan memberi angin segar pada iklim investasi.

Menteri mengatakan, Kota Batam yang memiliki potensi yang sangat signifikan bagi tujuan investasi, kehadiran MPP harus dapat memberikan dampak signifikan bagi terciptanya pelayanan yang semakin mudah diakses masyarakat.

Istimewa

“Pelayanan yang mudah dan cepat itulah kunci dan esensi pembangunan Mal Pelayanan Publik,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin saat peresmian MPP Kota Batam, Kamis,20 September 2019.

Dengan hadirnya kualitas pelayanan, pada gilirannya, MPP Batam dapat menggerakkan sendi sendi perekonomian masyarakat, serta menghidupkan gelora perkembangan Kota Batam, yang tujuan akhirnya demi membangun kemajuan bagi masyarakat.

Sejalan dengan upaya mempercepat pembangunan nasional, diperlukan sebuah landasan stabilitas ekonomi nasional yang kuat. Untuk itu, pilar pilar ekonomi di setiap daerah juga harus kuat. Hal itu bertumpu pada masuknya investasi ke Indonesia dan iklim perekonomian yang sehat, serta kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB).

Untuk percepatan EODB, lanjut mantan Wakapolri ini, dibutuhkan pelayanan publik yang makin mudah, biaya ringan, serta tidak berbelit. Hal tersebut dapt diwujudkan pada penyelenggara pelayanan pada instansi pemerintah, melalui MPP yang merupakan menggabungan antara pelayanan instansi pusat dengan pemerintah daerah, serta BUMN/D.

Menetri mengapresiasi mengapresiasi semua pihak, baik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemko Batam, BP Batam, Kementerian dan Lembaga, BUMN/BUMD, serta swasta yang berkomitmen dalam pembentukan MPP.

“Semoga dapat memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, nyaman, serta berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto optimis, hadirnya MPP di Kota Batam dapat memberi kemudahan, serta memangkas waktu pelayanan yang selama ini dirasakan masih berbelit belit. Pihaknya mengaku bangga dengan upaya Pemko Batam serta BP Batam dalam bersinergi guna mewujudkan MPP di Kepulauan Riau.

Diharapkan dengan hadirnya MPP ditengah tengah masyarakat Batam dapat menjadi daya dorong investasi, mengingat berbagai macam urusan perizinan berada dalam satu gedung. Ia pun berkeinginan menjadikan MPP Kota Batam sebagai percontohan di Kabupaten Kota terutama di Provinsi Kepulauan Riau.

“Semoga MPP dapat memberi angin segar pada iklim investasi di Kota Batam, dan dapat menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkasnya.

Turut menghadiri dalam peresmian MPP Batam tersebut Walikota Batam Muhammad Rudi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro, Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa, Kapolda Kepri Andap Budhi Revianto, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Noviana Andrina, serta para stakeholder terkait. (rls)

Sumber: Humas Menpan-RB

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 400 pesepeda dari luar negeri akan jajal rute Batam Centre-Barelang, Ahad, 30 September 2018 mendatang. Para pecinta “gowes” ini akan menempuh jarak sekitar 98 kilometer (km) dengan sepeda.

“Untuk di Batam, rutenya Engku Putri Batam Centre, sampai ke Cakang di ujung Barelang, Galang Baru. Lalu putar balik ke Jembatan I Barelang,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar di Batam Centre, Selasa, 18 September 2018.

Balap sepeda di Batam mengambil tipe klasik sehingga dinamakan Barelang Classic. Kegiatan ini merupakan bagian dari balap sepeda Tour de Kepri 2018. Buralimar mengatakan Tour de Kepri ini menjadi kegiatan penyemarak rangkaian Hari Jadi ke-16 Provinsi Kepri.

“Kegiatan Tour de Kepri 2018 berlangsung 28-30 September. Dibagi menjadi tiga, mulai dari Dompak Criterium, Bintan Classic, dan Barelang Classic,” kata dia.

Pada sesi Dompak Criterium, 28 September, sebanyak 200 pesepeda mancanegara akan berputar-putar di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak, Tanjungpinang. Jarak yang ditempuh pada Jumat siang ini sekitar 70 km. Sesi pertama Tour de Kepri ini juga rencananya diikuti sedikitnya 40 pesepeda lokal.

Keesokan harinya, Sabtu, 29 September 2018 pagi sekitar pukul 07.00 WIB, mereka mulai masuk sesi dua. Yaitu perjalanan bersepeda dari Hotel CK Tanjungpinang menuju pelabuhan roll on roll off (RORO) Tanjunguban Bintan. Jarak yang ditempuh di sesi Bintan Classic ini adalah 120 km.

Para pesepeda selanjutnya menyeberang dengan kapal ke pelabuhan RORO Telagapunggur Batam. Dan kemudian dibawa ke hotel di Batam Centre.

“Flag off di Engku Putri itu sekitar jam 7 pagi (07.00). Di Batam jumlahnya sampai 400 pesepeda dari luar negerinya,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam ini.

Buralimar mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan ribuan wisatawan mancanegara akan datang ke Kepri. Karena dari peserta saja, jumlah wisman sudah bertambah 400-500 orang.

“Kalau animo tinggi, insya Allah tahun berikutnya kita tambah ke Karimun. Kita buat kelas internasional. Dan masuk dalam kalendar Union Cycliste Internationale (UCI) World Tour,” tuturnya. (****)

sumber: mediacenter.batam.go.id