Beredar

MEDIAKEPRI.CO.ID – Warga Balikpapan dihebohkan dengan beredarnya video mesum berdurasi 4 menit 29 detik di saluran aplikasi Whatsapp. Video tak senonoh tersebut meluas di saluran Whatsapp awak media Balikpapan.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra mengatakan pihaknya telah mendapat informasi terkait video mesum tersebut. Pelaku video tak senonoh tersebut diduga melibatkan salah seorang warga Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kasat Reskrim AKP Ruslaeni sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan terhadap video terkait.

“Saya perintahkan anggota untuk lakukan penyelidikan,” ungkap AKP Ruslaeni, Sabtu, 12 Mei 2018 seperti dikutip Tribun Kaltim.

Hingga kini, pihak kepolisian mengaku masih belum mengantongi identitas pemeran pada video yang beredar. Pihak kepolisian masih melakukan pengusutan, apakah benar video tersebut melibatkan warga Balikpapan. Termasuk informasi bahwa video tersebut direkam di salah satu hotel Balikpapan.

AKP Ruslaeni mengatakan jika pihaknya tidak bisa berandai-andai mengenai kasus ini.

“Masih kita selidiki dulu. Kami tak bisa berandai-andai,” tegasnya.

Sementara pada video mesum yang beredar, tampak seorang pria bertubuh kekar bersama seorang wanita.

Wanita tersebut diduga adalah seorang mahasiswi universitas setempat.

Pada video itu, sang wanita tampak tak melakukan perlawanan ketika adegan panasnya bersama pria bertato tersebut diabadikan dalam kamera ponsel.

Sang wanita tampak sedang berada dalam pengaruh minuman keras atau alkohol. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jember – Abdul Gofur (33), warga Jember telah melaporkan perzinaan dan penyebaran video porno yang dilakukan istrinya dengan pria lain.

Kuat dugaan perzinaan yang sengaja direkam dalam format video itu dilakukan di hotel.

“Lokasi pastinya kita belum tahu. Tapi kemungkinan besar itu di hotel,” kata pengacara Gofur, Muhammad Zainudin, Minggu, 22 April 2018.

Menurut Zainudin, ada dua video yang diketahui sudah menyebar. Namun belum diketahui apakah video tersebut direkam pada saat bersamaan atau berbeda-beda.

“Ada dua video dan sudah menyebar di masyarakat, khususnya di warga (kecamatan) Gumuk Mas,” kata Gofur.

Video tersebut, lanjut warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumuk Mas, ini menyebar lewat media sosial WhatsApp (WA) dan Share It.

“Yang kita ketahui (disebar) lewat WA dan Share It,” tandas Zainudin.

Sementara Kasatreskrim Polres Jember AKP Erick Pradana menyampaikan, selain dikenai pasal perzinaan, pelaku video porno itu bisa dikenai pasal tentang UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU tentang Pornografi.

Saat ini, polisi masih fokus ke pelanggaran UU ITE dan UU tentang Pornografi.

“Jadi nanti kita bisa jerat dua UU, yakni merekam adegan porno yang melanggar UU Pornografi, dan menyebarkan video porno yang melanggar UU ITE,” tegas Erick. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Istilah anak durhaka sepertinya cocok untuk kasus yang terjadi di Pematang Siantar, Sumatera Utara ini.

Akun Instagram Yuni Rusmini mengunggah sebuah video yang menunjukkan aksi kekerasan anak terhadap ibu kandungnya hari ini, Jumat, 6 April 2018.

Video tersebut diketahui merupakan rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut tampak seorang laki-laki dan wanita lanjut usia tengah duduk di meja makan. Diketahui keduanya adalah ibu dan anak.

Si anak yang bernama Acun alias Tomek tampak bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek jeans. Sedangkan sang ibu mengenakan daster berwarna hijau.

Di tengah situasi yang tampak tegang, tiba-tiba Acun melayangkan tamparan hingga mengenai wajah ibunya. Sang ibu tampak merasa kesakitan dan memegang wajahnya. Tak berhenti di situ, Acun melayangkan tamparannya yang kedua kali.

Namun, kali ini lebih keras daripada tamparannya yang pertama. Terlihat sang ibu merasa kesakitan dan akhirnya memilih beranjak pergi. Tak merasa bersalah, Acun juga beranjak pergi setelah menampar ibunya sendiri.

Diketahui insiden tersebut terjadi pada 3 April 2018 kemarin di kediaman Acun di Jalan Wahidin, Kecamatan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Pematang Siantar. Aksi kekerasan dilakukan Acun di lantai dua rumahnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sedangkan sang ibu dibawa oleh kerabatn ke panti jompo untuk memulihkan kondisinya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, New York – Badan-badan intelijen Amerika Serikat seperti NSA, CIA, dan FBI, pertengahan bulan ini menyampaikan kepada Senat soal kekhawatiran beredarnya produk ponsel buatan China seperti Huawei, ZTE, di AS. Alasannya, kata mereka, ponsel itu bisa menjadi alat buat memata-matai rakyat dan pemerintah Negeri Paman Sam.

Badan intelijen itu menyatakan mereka tidak menyarankan rakyat AS memakai produk-produk ponsel buatan Negeri Tirai Bambu.

”Kami sangat khawatir dengan risiko membiarkan perusahaan atau lembaga dari pemerintah asing mengambil keuntungan lewat jaringan telekomunikasi kita,” ujar Direktur FBI, Chris Wray, seperti dilansir laman New York Post, pekan lalu.

Wray menyatakan, memberi izin Huawei beredar di pasaran AS bisa membuat China melancarkan aksi mata-mata tanpa terdeteksi.

Perusahaan China seperti Huawei dan ZTE bisa diminta memenuhi permintaan pemerintah mereka untuk memberikan informasi yang diperoleh lewat perangkat ponsel atau jaringan mereka.

Anggota parlemen AS menganggap Huawei dan ZTE punya kaitan dengan intelijen China dan militer. Namun tudingan itu dibantah keduanya.

Menurut kantor berita Reuters, dalam acara Mobil World Congress pekan ini CEO Huawei Ken Hu mengatakan kepada wartawan, semua tudingan itu sama sekali tidak berdasar.

Huawei pada September lalu sempat menyalip Apple untuk menduduki posisi kedua sebagai perusahaan pembuat ponsel terbesar di dunia. Meski produknya tersebar di seluruh dunia, khususnya di Asia, Huawei masih sulit menguasai pasar Amerika.

Huawei berencana meluncurkan ponsel anyar Mate 10 di AS bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi AT&T, namun perusahaan AS itu mundur di saat-saat terakhir karena dilaporkan mendapat tekanan dari parlemen AS.

“Huawei dipercaya oleh banyak pemerintah dan konsumen di 170 negara. Kami berkomitmen terhadap keterbukaan dan transparansi dalam segala hal yang kami lakukan,” ujar pernyataan huawei.

September lalu anggota parlemen AS dari Partai Republik Mike Conaway mengusulkan dibuatnya undang-undang yang bertajuk “Pertahanan Komunikasi Pemerintah AS” dengan melarang badan pemerintah menggunakan produk dari Huawei dan ZTE.

“Pemerintah China ingin mencampuri integritas bisnis AS dan memata-matai keamanan nasional kita,” ujar Conaway dalam pernyataannya.

“Membiarkan Huawei, ZTE dan entitas lain mengakses komunikasi pemerintah AS akan membuat China mengawasi segala aspek kehidupan kita,” kata dia. (***)

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makassar – Aksi penganiayaan antara sesama siswi di Makassar, Sulawesi Selatan, kembali terjadi. Keduanya terlibat perkelahian dengan direkam oleh temannya sendiri.

DI (15) diamankan Resmob Polsek Makassar usai menganiaya rekannya sendiri PU (13). Penganiayaan itu terjadi di jalan Gunung Salahutu, Makassar, pada Rabu, 10 Januari 2018 lalu.

Kapolsek Makassar, Kompol Usman mengatakan permasalahan awal antara keduanya bermula karena saling singgung terkait baju yang di pinjamkan antara satu dan lainnya.

“Korban bersama temannya menjemput pelaku untuk menyelesaikan masalah. Mereka saling bersitegang masalah baju pinjaman, lalu akhirnya berkelahi,” ujar Usman di kantornya, Jumat, 12 Januari 2018 malam.

Akibat perkelahian tersebut kedua siswi mengalami luka. “Jadi PU mengalami luka di bagian pipi, perut, dan luka gores di jari. Sedangkan, DI mengaku pusing terkena pukulan,” lanjutnya.

Perkelahian antara kedua siswi SMP di Makassar ini lantas menjadi tontonan bagi teman mereka. Di antara mereka bahkan ada yang lebih memilih untuk merekam video duel tersebut. Usai kejadian, PU langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Polsek Makassar.

“PU melapor, maka kami amankan dulu DI ke Mapolsek bukan ditahan. Kami berencana akan memediasi keduanya, agar mencari jalan damai,” tutur Usman.

Duel antara 2 siswi tersebut terekam dalam video berdurasi lima menit. Kedua gadis belia itu terlihat saling pukul hingga berguling di tanah tanpa dipisahkan oleh rekannya yang memilih menjadi penonton.

Hingga kini DI pun masih diamankan di Mapolsek Makassar setelah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap PU. Menginat kedua pelaku masih anak dibawah umur, aparat Polsek Makassar berusaha memediasi kedua belah pihak untuk menempuh jalur damai. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID Jakarta – Malam ini sebuah kabar mengagetkan beredar luas di tengah masyarakat

Mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan menggugat cerai istrinya, Veronica Tan.

Foto yang memperlihatkan halaman surat gugatan Ahok itu beredar dan diberitakan oleh media.

Surat itu tertanggal 5 Januari 2018, dan ditujukan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dua pengacara Ahok, Fifi Lety Indra dan Josefina Agatha Syukur, menandatangani surat itu.

Alamat Ahok di dalam surat disebutkan di Jalan Pantai Mutiara Blok J Nomor 39 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan catatan tambahan saat ini bertempat tinggal di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Selain menggugat cerai, dalam surat itu juga disebutkan Ahok meminta hak asuh atas anak.

Sampai sejauh ini belum ada penjelasan dari pihak manapun mengenai keaslian surat itu.

Di kalangan wartawan beredar berbagai pertanyaan mengenai keaslian surat itu. Selain ada juga yang meragukan.

“Aku heran, mau menaikkan pamor Ahok lagi kayaknya,” ujar seorang wartawan.

Ada juga informasi yang menyebutkan bahwa beberapa waktu belakangan ini hubungan Ahok dan Veronica sudah tidak harmonis lagi. (***)

sumber: rmol

MEDIAKEPRI.CO.ID – Menjelang menutup tahun 2017, publik dikejutkan dengan remaja berusia 16 tahun yang tewas digorok temannya sendiri. Peristiwa ini terjadi Pantai Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang pada Jumat, 29 Desember 2017.

Pembunuhan ini diduga hanya karena cek-cok masalah bedak. Korban yang masih duduk di bangku SMA itu ditemukan di hutan pantai Ngliyep atau sekitar 500 meter dari pintu masuk obyek wisata Pantai Ngliyep.

Setelah dianiaya, Fenna masih sempat berjalan untuk minta pertolongan. Bahkan dia masih bisa menyebutkan nama pelaku yang tega melakukan tindakan keji itu. Pelaku pembunuhan adalah cewek berinisial Nd.

Fenna pun sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Kanjuruhan, Kepanjen. Namun sayang, nyawa Fenna tidak dapat diselamatkan.

Untuk diketahui Fenna menderita luka sayatan di leher melingkar 15 – 20 cm, luka sayat di perut sepanjang 15 sentimeter dan sedalam 0,5 sentimeter.

Fenna juga mengalami luka bacok di punggung tangan kanan, punggung tangan kiri, serta luka bacok di sela tangan kiri.

Sedangkan Nd sempat ketahuan warga membawa pisau. Saat itu Nd mengaku hendak mencari markisa di ladang.

Kini Nd telah ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena Nd masih di bawah umur, proses penyidikan kasus ini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang.

Di jejaring sosial Facebook, beredar viral foto-foto Nd saat diperiksa petugas. Dia didampingi seorang pria bertopi. Yang menyita perhatian, Nd terlihat menangis di hadapan petugas.

Foto gadis sadis menangis di hadapan penyidik ini mendapat respon beragam dari netizen. (istimewa)

“Kok nangisan arek iki lorr mari beleh kok saiki nangis piye niki lorr,” kata Paijo Sebastian Kepet di grup Komunitas Peduli Malang Raya, Kamis, 4 Januari 2018.

Wartawan belum berhasil mengkonfirmasi Paijo, dari mana dia memperoleh foto tersebut.

Namun, postingan itu langsung ditanggapi ratusan warganet.

Beberapa orang justru tidak tega dengan ayah Nd, karena anaknya telah berbuat keji.

Berikut ini beberapa komentar netizen.

Atika Sari : Penyesalan selalu di belakang lurrr.

Lilis Agstn : Iku bapak e kyok an nangis ngecewain orang tua mungkin.

Dewi Afirlovesy :Bukn bpk e tapi mbah e iku.

Nur Endie : Tangismu ra sebanding karo tangis lorone konco seng mbok beleh ndokk.

Unyil Nyeng Nyeng : Sken lur wog tuone.gra”ulah ank’e..ngno nagis..mendae seg dibnuh op g ngis ae je grg trmo..mgo”keadiln seadilx dgn hkumanx.

Arlina Alfarizi : Ga tego ndelok bapak e…Seng sabar nggeh pak seng tabah mugi Allah maringi jalan terbaik aminnnn.

Anita Palupi : Sejahat apapun anaknya orang tua tetep sayang,tapi orang tua gak kurang2 memberi ilmu dan didikan yg kuat buat anak,itulah orang tua gak mau anaknya terperosok ke dalam jurang.

Masnun AE : Ya Allah Saknone wong tua e … Smga saja diberi ksbran yg berlipat ..amin gk tego ngwasi ngunuku.

sumber: surya.co.id

BATAM

Jumat | 05 Januari 2018 | 14:21

Beredar Jadual Siar Agama Ustaz Abdul Somad di Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sejumlah postingan tentang jadual ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kepulauan Riau beredar luas di media sosial. Postingan jadual UAS melakukan siar Islam ini terus menyebar ke sejumlah grop whatapp.

Dari jadual yang beredar Dai kondang ustad Abdul Somad (UAS), direncanakan akan menyambangi wilayah Kepri untuk mengisi dakwah di sejumlah daerah Kabupaten Kota, diantaranya Kabupaten Karimun, Bintan, Kota Batam dan Kabupaten Natuna.

Jadual yang telah ditetapkan mulai dari tanggal 5 Februari sampai dengan 11 Februari 2018. UAS akan bertolak dari Pekanbaru langsung menuju Kepulauan Riau (KEPRI). Dengan sejumlah agenda besar .informasi yang didapat mediakepri.co.id dari postingan postingan yang beredar pada jum’at 4 januari 2018. UAS akan mengisi disejumlah lokasi diantranya.

JADUAL UAS DARI KETUA PEMBANGUNAN

Jadual Ustadz Abdul Somad
5-11 Februari 2018
di Kepulauan Riau

Senin, 5 Feb
?Pagi tiba dari Pekanbaru
?Asyar di Karimun
?Ba’da Isya Tabligh Akbar di Karimun

Selasa, 6 Feb
?Ba’da Subuh di Karimun
?Jam 07.00 bertolak ke Batam
?Jam 10.00 di Uniba dengan mahasiswa
?Jam 14.00 di Belakang Padang
?Ba’da Isya di Masjid Al Mujahidin Perumahan GMP Sei Beduk Batam

Rabu, 7 Feb
?Subuh di Masjid An Ni’mah Kp Melayu Sei Panas
?Jam 09.00 bertolak ke Natuna
?Ba’da Isya Tabligh Akbar di Natuna

Kamis, 8 Feb
?Ba’da Subuh di Natuna
?Ba’da Magrib di Bintan
?Ba’da Isya Tabligh Akbar di Kijang- Bintan

Jumat, 9 Feb
?Ba’da subuh di Tj. Ubah
?Dhuha jam 8.30 di Polda Kepri
?Jumat di Masjid Raya
?Jam 14 di Jabal Arafah
?_*Magrib di Mesjid Darul Maghfiroh Perumnas Griya Permata RW 9 Sungai Langkai Sagulung Batam*
?Isya di lapangan Vila Muka Kuning, Sagulung

Sabtu, 10 Feb
?Subuh di Al Kaffah
?Dhuha di masjid raya
?Zuhur di Baitussyakur Jodoh
?Jam 14.00 di Penuin
?Ba’da Asyar di SMK Tj Piayu
?Ba’da Isya di Engku Putri

Ahad, 11 Feb
?Subuh di Al Isra Tiban III
?Dhuha di Masjid Sukajadi
?Siang ke Pekanbaru

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari UAS mengenai jadual ini. Semoga saja jadual ini benar. Bagaimana menurut Anda?

MEDIAKEPRI.CO.ID – Fenomena komunitas muda-mudi sudah memprihatinkan. Dimana pergaulan remaja jaman now semakin tak terkontrol. Seakan banyak anak muda yang lupa akan pendidikan agama.

Dengan berkembangnya teknologi, kebobrokan kondisi anak muda terbuka. Anak baru gede (ABG) seolah tak malu lagi berbuat tak senonoh.

Di media sosial beredar sejumlah foto seorang gadis ABG bersama sejumlah ABG pria.

Pada foto-foto itu, gadis ABG berulah berfoto bagaikan model majalah dewasa seluruh tubuhnya dirabah oleh teman lelakinya.

Perbuatan mesum yang tak seharusnya dilakukan parah bocah ini sudah dianggap hal biasa bagi remaja masa kini, seakan perbuatannya itu menjadi kebanggaan bagi dirinya. (***)

Berikut foto-foto muda-mudi yang tak pantas

Foto 1

Foto kelompok remaja yang tak pantas

Foto 2

Foto kelompok remaja yang tak pantas

HIBURAN

Jumat | 08 Desember 2017 | 10:59

Syahrini Santai Foto Mesranya Bareng Cowok Lain Beredar

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Syahrini dan sensasi tampaknya memang tak pernah lepas di dunia hiburan. Setelah beberapa waktu lalu menjadi perbincangan publik gara-gara identitas sang kekasih, Bubu, yang tidak terungkap jelas ke depan publik, kali ini Syahrini kembali diburu-buru media setelah foto mesranya bersama seorang lelaki beredar di dunia maya.

Dalam salah satu foto yang tersebar, Syahrini tampak duduk mesra dengan pria yang jelas-jelas bukan Bubu. Tak hanya itu, Syahrini merangkul pundak pria tersebut dan mencium pipinya. Sementara sang pria tampak tersenyum lebar ke arah kamera.

Setelah ditelusuri, ternyata laki-laki itu bernama Iwan Winarto. Menurut manajer Syahrini, Reindhy, keduanya memang sudah lama saling kenal dan menjalin hubungan persahabatan. Tak hanya itu, foto yang kini tengah beredar pun sebenarnya adalah foto lama yang dibuat hanya untuk bersenang-senang.

“Pria itu namanya Iwan, dan Iwan adalah sahabat dekat Syahrini, mereka kenal dan dekat dari tahun 2007,” kata Reindhy. “Foto itu adalah foto lama, sejak tahun 2007 foto itu udah diupload ke Facebook Syahrini, terus di-tag ke Mas Iwan. Itu bukan foto baru, tapi lama sebelum pacaran (dengan Bubu).

Pihak Syahrini memang tidak terlalu serius menanggapi beredarnya foto mesra tersebut. Bahkan, bagi Iwan pun foto itu hanya dianggap sebagai foto biasa yang tidak terlalu vulgar karena hanya bergambar ciuman sesama sahabat. Walau begitu Iwan tetap meminta maaf pada Syahrini karena foto itu sampai tersebar luar.

“Tidak ada yang vulgar sebenarnya. Ya, sebenernya kan, karena narasi-narasi yang harus diluruskan.
Itu foto hanya untuk fun,” kata Iwan. “Saya minta maaf pada kesempatan ini untuk pihak Syahrini. Karena foto ini untuk foto pribadi. (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lama tak terdengar kabarnya, aktris dan presenter senior Rita Hasan dikabarkan menjadi gelandangan. Sempat beredar foto-foto mirip Rita tengah mengemis di terminal Cirebon. Benarkah?

“Enggak tahu ya, tiba-tiba aku dapat foto dari teman-teman katanya ada pengemis mirip aku di terminal Cirebon,” kata Rita saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat, 10 November 2017 malam.

Dalam foto itu, perempuan yang mirip Rita tengah duduk di pinggir terminal sambil membawa kotak kardus dan meminta-minta kepada para pengunjung di terminal. Terkait hal itu, bintang sinetron Kian Santang dan Jinni Oh Jinny ini mengaku tak tahu.

“Enggak tahu ya, tiba-tiba ada yang sebarin foto mirip aku. Karena Cirebon kan kampungku sendiri jadi mungkin disangkanya aku,” ujar Rita.

Akibat beredarnya foto-foto itu, presenter acara Jejak Malam ini menjadi buah bibir dikalangan teman-temannya di Cirebon. Bahkan keluarga berasnya sempat kaget dan langsung menghubunginya untuk minta konfirmasi.

“Teman-teman heboh pada terima broadcast, apalagi teman-teman SMA/SMP karena mereka tahu itu di terminal Cirebon. Aku bilang aja mirip kali,” ujarnya.(***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Melbourne – Seorang remaja laki-laki asal Australia Selatan yang memotret alat kelaminnya dan mengirim foto itu ke pacarnya terhindar dari dakwaan memproduksi materi eksploitasi anak. Setelah hubungan mereka berakhir, mantan pasangannya itu mengunggahnya di media sosial.

Anak laki-laki berusia 16 tahun, yang tak bisa disebutkan namanya, itu mengaku bersalah atas dua tuduhan memproduksi materi eksploitasi anak atas foto yang ia ambil pada September tahun lalu dan kemudian dikirim ke pacarnya.

Pengadilan Anak mengungkap, hubungannya dengan sang mantan pacar menjadi sengit dan sang mantan-pun mengunggah foto itu di Instagram dengan judul “let’s share the f**k out of it” (mari kita bagikan foto sial ini).

Pengadilan mengungkap, hal itu menyebabkan polisi terlibat. Pengacara anak itu mengatakan kepada pengadilan kliennya meminta maaf saat ia berbicara dengan polisi dan mengaku secara total, mengatakan kepada mereka: “Saya telah belajar dari kejadian ini dan tidak akan pernah melakukannya lagi.”

Hakim Pengadilan Anak, Penelope Eldridge, mengatakan begitu memprihatinkan melihat begitu banyak kasus ini masuk ke pengadilan, dan mengatakan sang mantan pacar tersebut juga memainkan peran penting.

“Ini adalah tuduhan yang sangat serius dan mereka sungguh demikian jika dipandang demikian dan sayangnya mereka terlalu sering masuk ke pengadilan ini,” kata Hakim Eldridge.

“Saya menerima Anda menyesal dan jelas berharap hal itu tidak pernah terjadi, dan saya menerima bahwa mungkin hal itu tidak akan pernah terungkap jika bukan karena hubungan Anda dengan mantan pacar Anda sangat buruk dan ia mengunggah fotonya.”

Hakim Eldridge mengatakan kepada anak laki-laki itu bahwa, bagaimanapun juga, ia seharusnya tidak mengambil foto itu dan tindakan itu adalah perilaku yang “tidak pantas”.

Jaksa penuntut mengakui kasus tersebut berada di tingkat bawah dari skala keseriusan untuk jenis pelanggaran tersebut dan hakim mengatakan ia siap mengutamakan kebijaksanaannya agar tidak melayangkan dakwaan lebih lanjut.

“Saya mendesak Anda tidak melakukan perilaku semacam ini lagi,” kata Hakim Eldridge memberi tahu anak laki-laki itu.

Ia telah memerintahkan agar anak laki-laki itu berada dalam pengawasan wajib selama 12 bulan untuk memastikan ia mendapat dukungan dan bimbingan. Pengadilan tak mengungkap apakah pacar anak laki-laki itu juga dituntut dan Kepolisian Australia Selatan telah dihubungi untuk dimintai sebuah tanggapan.

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Nadine Waworuntu sudah meminta maaf kepada sang ibu, Ruth Sahanaya setelah rekaman video yang berisi aksi ciumannya dengan aktor Verrell Bramasta tersebar.

Pemilik nama lengkap Nadine Emmanuella Waworuntu itu mengakui bahwa yang ada di video tersebut adalah dirinya dengan Verrell.

Menurut Nadine, ciuman itu dilakukannya dengan anak Venna Melinda itu karena sedang terkena hukuman akibat bermain ‘Truth or Dare’.

“Aku udah ngomong ke Mama, udah. Karena pas aku tahu, pas di-upload sama Lambe Turah, aku lagi sama Mama,” kata Nadine ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 23 oktober 2017.

Meskipun sudah menjelaskan dan meminta maaf kepada sang ibu, Nadine belum meminta maaf kepada ayahnya, Jeffri Waworuntu.

“Aku belum ngobrol sama papa sih. Tapi kayaknya Mama udah ngejelasin ke papa sih. Tapi aku mesti ngomong ke Papa. Cuma aku belum ketemu Papa,” ucapnya.

Untuk meyakinkan ibundanya, Nadine menegaskan bahwa dirinya tidak dalam keadaan mabuk dan hanya menjalani hukuman bermain game.

“Aku sadar. Enggak dalam kondisi mabok sama sekali. Aku lagi enggak dalam kondisi mabok,” ujar Nadine mengakhiri penjelasannya.(***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Video seorang bocah dianianya, dipaksa merokok dan mengocok kemaluannya oleh beberapa orang remaja lelaki beredar di dunia maya.

Video itu diposting oleh akun Instagram unnie_gosip, Sabtu21 oktober 2017 sore.

Tak dijelaskan di situ dimana lokasinya, kapan dan siapa identitas bocah serta pelakunya tersebut, dan sebagainya, yang jelas tampak di video itu kejadiannya malam.

Bocah gundul itu tampak ditertawakan, dicubit hidungnya hingga dipaksa merokok.

Dia tampak menangis diperlakukan seperti itu, namun para pelaku tetap menyakitinya dan malah menertawakannya.

Tampak pula seorang di antara pelaku merekam aksi bejat mereka itu.

“Gimana rasanya adek, anak atau ponakan kita di giniin sama generasi micin ngak bermoral. Pengen tak ulek2 para pelaku yang tega menyiksa anak di bawah umur.. di suruh ngerokok lalu maaf ( ngocok organ kemaluannya) kenapa bobrok sekali mental generasi zaman sekarang.

tolong ini di tindak lanjuti. @jokowi @komisiperlindungananak_ri @komnasanak,” tulis unnie_gosip.

Dari pantauan BPost Online, postingan itu awalnya diunggah oleh ipaeninichal.

Akunnya ternyata dikunci, namun dari profilnya tampak identitas pemiliknya adalah Afrizal Fauzi Ipaenin.

Ada keterangan sebuah situs internet www.batosai-ambonnaga.com, namun setelah diklik isinya tak ada alias muncul tulisan server not found.

Menurut unnie_gosip, awalnya akun tersebut tak dikunci, namun belum lama ini setelah video tersebut beredar, akun itu dikunci.

“Nama IG nya ada kan tuh min,harusnya bisa lebih gampang ya dilacaq,” ujar papachan_.

Dijawab begini oleh unnie_gosip “@papachan_ ada tp sekarang di private.. udah ada fotonya di akhir video,” sebutnya.

Video ini jelas saja mengundang keprihatinan para warganet.

Mereka menduga-duga kejadian itu di Maluku, Makasar atau Manado berdasarkan dari logat pembicaraan para pelaku.

Mereka lantas menyebut dan menandai akun Instagram pihak-pihak terkait yang berwenang atau sekiranya bisa menindaklanjuti kasus ini seperti Presiden Joko Widodo, media Tribun Video, Tribunnews, Gubernur Sulawesi Selatan, Sayhrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Komnas Perlindungan Anak, dan sebagainya.

“Ya allah tega bgt yang nyiksa ini bocah di mana hati nuraninya?” komentar rara1189.

“Ini kejadian di mana? Kebsnyakan di kasih micin sama maknya nih…,” ujar finaarsandi.

“@hannaoktarini7 udah di private ignya,” lanjut finaarsandi lagi.

wahh kayaknya bahasa manado,” ujar michikotakada.

“Semoga cepet ketangkep itu pelaku… udah sangat” diluar batas..,” kecam rachmakhunaeifi.

“Ini di Makassar pak,dengarkan logatnya,tolong di tindak lanjuti @dannypomanto @syahrulyasinlimpo,” sebut fahrizano.

“@fahrizano bukan makasar itu logat maluku,” ujar yuliests menanggapi komentar fahrizano. (***)

 

KRIMINALITAS

Rabu | 18 Oktober 2017 | 16:38

WOW… Uang Palsu Masih Beredar, Ini Loh Buktinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bareskrim Polri menangkap enam orang terkait jaringan produksi dan penyebaran uang palsu di Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, penyidikan tersebut dilakukan selama tiga bulan.

Dari keenam tersangka, dua di antaranya merupakan residivis dalam tindak pidana yang sama.

Tersangka berinisial I pernah dipenjara satu tahun dan delapan bulan sejak 2012. Sementara itu, tersangka M dipenjara pada 2014 selama satu tahun dan satu bulan.

Pelaku yang ditangkap pertama kali, yaitu S dan M di Jatiwangi, Majalengka. Mereka berperan sebagai pengedar uang palsu.

Dari tangan S, polisi menyita 193 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000.

“Kita sudah identifikasi palsu karena nomor serinya sama. Sudah agak baik, tapi masih jauh dari sempurna,” ujar Agung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu18 oktober 2017.

Uang tersebut tidak dibuat sendiri oleh S dan M. Setelah itu, polisi kemudian membidik pelaku lain berinisial R di Surabaya.

Dari keterangan R, diketahui lokasi pabrik uang palsu terletak di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

“R ini memperoleh uang dari suaminya, saudara I. Dia yang memproduksi,” kata Agung.

Dari keterangan R, polisi mencari keberadaan I yang akhirnya ditangkap di Situbondo, Jawa Timur.

Polisi juga menangkap tersangka T di Bangkalan, Madura. T merupakan orang yang membantu I mencetak uang palsu.

Terakhir, polisi menangkap tersangka AR yang merupakan pemodal pembuatan uang palsu. AR memberi modal RP 120 jita untuk dibelanjakan peralatan produksi.

“Perjanjiannya akan dikembalikan dua kali lipat kalau bisnisnya berjalan lancar,” kata Agung.

Dari para tersangka, polisi menyita 373 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan total Rp 37.300.000.

Namun, kata Agung, uang palsu yang mereka produksi lebih dari jumlah tersebut.

“Sisanya sudah mereka bakar,” kata Agung. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Maraknya rokok tanpa pita cukai “Madein BUMD Kota Tanjungpinang” yang diduga dipasarkan oleh PT Megatama Pinang Abadi bertempat di Dompak dengan membawa merek UN asal Kota Batam itu mampu “merajai” pasar edar di luar kawasan FTZ Dompak untuk penjualannya.

Rokok yang terkenal murah meriah itu mampu menarik para pecinta rokok dengan ciri khas wangi dan rasa manisnya. Imam salah seorang penggemar rokok UN, yang awalnya perokok Sampoerna kini kecantol rokok merek UN.

“Rokoknya sih lumayan enak juga dan wangi. Yang buat betah, murah meriah dan gampang carinya di kedai kelontong di Tanjungpinang,” ujar Imam berceloteh pada media ini tentang rokok UN.

Lain halnya yang di sampaikan oleh Rasid (62) warga Tanjungpinang Timur yang dari dulu tidak menyukai rokok, Rasid mengatakan akibat ada rokok-rokok murah meriah ini, anak-anak sekolah sekarang pandai merokok karena harga murah mungkin.

Terkait banjirnya pemasaran rokok merek UN di luar Kawasan FTZ untuk daerah Dompak, Daen Yelta selaku Kepala BP Kawasan untuk Kota Tanjungpinang susah untuk dijumpai guna konfirmasi lebih lanjut mengenai kuota rokok merek UN dan pengendalian pemasaran yang “merajai” pasar jual diluar kawasan FTZ.

Selain itu tempat gudang milik rokok UN tersebut tidak layak di sebut gudang karena, tempat penyimpanan rokok UN ini berupa tempat tinggal manusia (rumah hunian). (bobi)

Penentuan Diduga Berdasarkan Asumsi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kuota rokok khusus kawasan bebas yang dikeluarkan oleh kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) FTZ Tanjungpinang wajib direvisi. Sebab, peredaran rokok tersebut merembes hingga di luar kawasan berikat. Sedangkan penentuan kuota diduga kuat hanya berdasarkan asumsi.

Hal ini tentunya sangat merugikan negara dari sektor pajak Kepabeanan. Sebab kouta rokok yang dikeluarkan untuk perusahaan pendistribusian rokok khusus kawasan bebas tidak mengacu pada formulasi dan jelas-jelas sangat merugikan negara.

Potensi terjadinya kebocoran dari kuota rokok tanpa cukai yang dikeluarkan sangat jelas. Karena kawasan berikat di Kota Tanjungpinang, hanya berada di dua wilayah yakni Senggarang di Kecamatan Tanjungpinang Kota dan juga Dompak di Kecamatan Bukit Bestari. Namun, tidak seluruh kawasan Dompak dan Senggarang masuk dalam kawasan perdagangan bebas.

Beberapa waktu yang lalu, Kepala PTSP FTZ Tanjungpinang, Den Yelta, pernah mengatakan penentuan kouta rokok tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan peraturan Menteri Keuangan nomor 147 tahun 2016. Selain itu penentuan kuota juga berdasarkan data dari dinas dan instansi terkait.

“Memang ada enam perusahaan yang mendapatkan kuota yang kita keluarkan pada bulan Februari lalu,” kata Den Yelta, beberapa waktu lalu.

Sementara terkait beredarnya rokok diluar kawasan bebas, Den Yelta menyebutkan bahwa pengawasan itu bukan wewenang pihaknya. Karena pihaknya hanya mengawasi peredaran yang ada didalam kawasan FTZ.

“Kita hanya lakukan pengawasan didalam. Seperti pengecekan dokumen saat rokok itu masuk ke dalam kawasan FTZ. Serta surat jalan yang dikeluarkan dari pabrik rokok itu sendiri” sebutnya.

Sementara itu, Kepala KPPBC Tanjungpinang, Duki Rusnadi, yang dikonfirmasi terkait pengawasan rokok non cukai yang beredar diluar kawasan FTZ. Enggan berkomentar. Hal tersebut karena saat dihubungi meski ponselnya dalam keadaan aktif namun tidak dijawab.

Sama halnya dengan Duki Rusnadi. Kasi Penegahan dan Penindakan KPPBC Tanjungpinang, Agus Tris. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan media ini belum membuahkan hasil. Karena ponsel yang bersangkutan tidak aktif.

Seperti diketahui, kuota tersebut diberikan kepada enam perusahaan, yakni CV Three Star Bintan sebanyak 1.400 karton, PT Bintan Aroma Sejahtera 9.400 karton, PT Sarana Dompak Jaya 600 karton, PT Pratama Dompak Karya 1.744 karton, PT Bintan Adikarya Jaya 400 karton dan PT Megatama Pinang Abadi 5.300 karton. Yang manan total keseluruhan yang dikeluarkan yakni sebanyak 18.844 karton atau bertambah sebanyak 3.394 karton. Hal itu karena kuota yang diberikan kepada PT Bintan Aroma Sejahtera sebanyak 8.250 karton rokok dan PT Cahaya Terang Mitra Utama 7.200 karton atau berjumlah 15.450 karton rokok beraneka rokok.(bobi)