Besok

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Setelah menjalani tes tertulis, sebanyak 30 calon anggota KPU Batam akan mengikuti tes psikotes, Selasa, 27 Maret 2018.

“Bagi peserta yang lolos seleksi tertulis akan mengikuti tes psikotes besok,” kata Razaki, Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Kepri Razaki Persada.

Disebutkannya, dalam tes tertulis ada 39 peserta yang mengikuti. Dari hasil nilai tes tertulis tersebut, katanya, dipilih 30 terbaik.

30 Peserta yang akan mengikuti tes psikotes yakni Nofrizal, Bosar Hsibuan, Lagat Parroha Patar Siadari, Mawardi, Yudi Cornelis, Zaki Setiawan, Mangihut Rajagukguk, Shabirun Husnum, Jernih Mullyati Siregar dan Minarita. Kemudian, SUkadamai Gea, Herrigen Agusti, Sastra Tamami, Hendri, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, Muhammad Sidik, Sahruddin, Abdul Rahman, Agus Setiawan dan Martius. Selanjutnya, William Seipattiratu, Helmy Rachmayani, Muliadi Evendi, Syaifullah, Askarim Harun, Latifah, Said Abdullah Dahlawi, Ronni, Sudarmadi dan Syahrul Huda.

Beberapa peserta yang lolos seleksi merupakan wajah lama, yang kini masih menjabat sebagai anggota KPU Batam, yaitu Yudi Cornelis, Mangihut Rajagukguk, Jernih Mullyati Siregar dan Agus Setiawan. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua DPRD Batam, Nuryanto menerima perwakilan ojek dan taksi online yang tergabung di Asosiasi Driver Online (ADO) Kepri saat melakukan unjuk rasa untuk meminta perlindungan dan keamanan mencari nafkah buat keluarga, Selasa, 16 Januari 2018.

Nuryanto mengatakan ia akan mengumpulkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Batam untuk membahas mengenai kondisi dan situasi terkini mengenai transportasi. Dalam pembahasan, katanya, akan mengambil langkah kongrit.

“Kita undang pihak terkait dalam rapat FKPD. Apapun hasilnya akan kita rekomendasikan kepada gubernur,” ujarnya di ruang Komisi III DPRD Batam, Selasa 16 Januari 2018.

Aksi taksi online ini meminta kejelasan dan perlindungan hukum kepada pihak terkait, atasi ketidaknyamanan dan penindasan selama melakukan aktivitas dalam memenuhi kebutuhan transportasi untuk masyarakat.

“Jangan lagi ada intimidasi dan diskriminasi. Kami hanya untuk mencari rezeki menghidupi anak dan istri,” teriak pengunjuk rasa.

Ketua DPD ADO Kepri, Supandi meminta pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan ini secepatnya. “Jangan diadu domba terus sampai nantinya terjadi pertumpahan darah. Untuk sementara, di daerah lain sudah ada izinnya/diperbolehkan beroperasi,” ungkapnya.

Sebagai jasa transportasi berbasis aplikasi, katanya, ia dan teman-teman ada intimidasi dan diskriminasi. Sebelumnya, surat kesepakatan bersama antara DPRD Kota Batam, Dinas Perhubungan Provinsi dan Pihak Kepolisian, tidak ada melibatkan driver online. Untuk itu, tambahnya, driver online mendesak cabut Surat Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau No.951.2/DLLAJ/613 tentang penghentian operasional angkutan online.

Membantalkan surat kesepakatan bersama tertanggal 31 Oktober 2017 antara DPRD Kota Batam, Dinas Perhubungan Provinsi dan Pihak Kepolisian.

Pemerintah kota Batam dan Penegak Hukum dapat bersikap adil dan memberikan rasa aman bagi kami dalam menjalankan usaha. (kmg/andi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam wajib ngantor setelah cuti libur bersama, Rabu, 27 Desember 2017.

Kewajiban masuk kerja ini sesuai dengan surat edaran Walikota Batam Nomor 98 Tahun 2016. Surat edaran tersebut menindaklanjuti Surat Keputusan bersama antara Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Menurut Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Batam, Yudi Admaji mengatakan bahwa hari libur cuti bersama dalam rangka Natal ditetapkan hari Selasa, 26 Desember 2017. Selanjutnya, ASN masuk seperti biasa.

“Natal hari Senin, dan Selasa cuti bersama. Itu sesuai dengan edaran Walikota,” ujar Yudi belum lama ini.

Yudi menegaskan, untuk ASN yang tidak masuk pada tanggal penetapan usai cuti bersama berdasarkan edaran Walikota Batam itu, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan.

Selama libur dan cuti bersama, pimpinan unit kerja tetap diminta untuk melakukan pemantauan serta pengawasan pada saat sebelum dan sesudah pelaksanaan libur nasional yang dilanjutkan dengan cuti bersama tersebut.

Untuk unit kerja Pemko Batam yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, pimpinannya diminta agar dapat mengatur penugasan pegawainya. Sehingga pemberian pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Dishub tetap memberikan pelayanan untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Personilnya juga terlibat dalam melakukan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018. Begitu juga dengan anggota Satpol PP penugasan selama libur akan diatur kepala OPD,” terang Yudi.

Untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas, tetap bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Demikian juga pelayanan pengangkutan sampah pada hari Sabtu tanggal 23 Desember 2017 yang akan tetap memberikan pelayanan.

“Mereka libur di hari Minggu-Senin, Selasa sampah sudah diangkut kembali,” tuntasnya. (kmg)

Berita ini sudah diunggah di wartakepri.co.id dengan judul ‘Pegawai Pemko Wajib Ngantor Rabu Mendatang. Jika tidak, Ini Sanksinya’

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setya Novanto (Setnov) direncanakan menjalani sidang perdana atas kasus korupsi KTP berbasis elektronik, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu, 13 Desember 2017 . Terkait hal itu, pengacaranya, Firman Wijaya angkat bicara.

Firman menyebut sudah ada strategi khusus yang disiapkan. Pihaknya ingin mendengarkan secara faktual, strategi dakwaan yang disusun. Apakah sifatnya alternatif, kumulatif atau gabungan.

“Karena kami melihat juga ada fakta yang menurut kami bisa menjadi persoalan,” ujarnya, Selasa, 12 Desember 2017.

Ditanya apakah Setnov besok hadir di persidangan? Firman berharap kliennya dalam keadaan sehat kendati akhir-akhir ini tersangka yang diduga merugikan negara Rp2,3 triliun itu selalu sakit-sakitan.

Menurut Firman, dalam persidangan ini kehadiran Setya Novanto sangat penting karena keberadaannya jelas. Jadi, kata dia, prinsip in absentia tidak dimungkinkan.

Di sisi lain, pihaknya berharap proses praperadilan yang sedang ditempuh Setya Novanto bisa sampai selesai. Menurutnya, praperadilan bukan untuk kepentingan proses hukum formal saja, tapi juga menyangkut hak asasi manusia yang diupayakan dipertahankan dalam proses tersebut.

“Jadi, hemat kami biarkan saja proses praperadilan itu berjalan. Sampai pada proses pemeriksaan perkara,” ujarnya.

Sementara itu, jika dakwaan dibacakan dalam persidangan maka proses praperadilan akan gugur. (***)

sumber: kabar24.bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Kelakuan anak-anak zaman sekarang membuat geleng-geleng kepala.

Kemajuan teknologi membuka peluang mereka mengakses apa saja tanpa batas.
Akibatnya, anak-anak lebih dulu mengetahui sesuatu sebelum usianya.

Perangkat telekomunikasi yang semakin murah, dapat dipakai siapa saja.
Tidak lagi terbatas orang atau kalangan tertentu.

Didukung akses internet yang semakin cepat, video dan foto sangat mudah diunggah.

Berbekal ponsel smartphone di bawah harga Rp 1 juta dan paket data ukuran 1 GB ke atas, langsung bisa berselancar.

Menonton apa saja bisa.

Sehingga, peran orangtua sangat penting untuk mengawasi anak-anaknya.

Belum lagi perkembangan media sosial yang terus ngetren.
Anak-anak kini sudah terbiasa dengan Instagram, Youtube, Facebook dan WhasApp (WA).

Tidak ada lagi celah dan batas.

Seperti unggahan di akun Instagram @lambe_julid ini.

Entah benar atau tidak, percakapan dua anak siswa SD ini sangat mengkhawatirkan.

Meski lucu tetapi cara mereka berkomunikasi seperti layaknya orang dewasa.

Bahkan, bahasa yang digunakan pun pantas untuk orang sudah menikah.
Postingan ini belum dapat dipastikan kebenarannya.

Apakah hanya sekadar untuk lucu-lucuan atau memang pernah terjadi.

Hanya saja, jika hal itu terjadi maka orangtua harus lebih ketat mengawasi anaknya.

Postingan itu berisi percakapan seorang siswa laki-laki pada teman wanitanya.

Dia mengabarkan tidak dapat bertemu dalam waktu lama.

Teman wanitanya kaget mendapati kabar itu.

Ternyata, dia harus beristirahat usai disunat.

Dia minta teman wanitanya setia menunggunya dan tidak main dengan siswa kelas 6.

Sontak postingan itu membuat netizen terpingkal.

Pasalnya, anak usia SD saja sudah bertingkah laku seperti itu.

Bagaimana saat dia remaja atau dewasa nanti.

unie7777 Wanjiiiiiirr..baca dr atas kirain si papa mw krja luar kota..baca yg bawah..astagaaaaa…naudzubillahimindzalikkkkm…anak q juga cwo…tp blmpegang hp sndiri…..msih doyan nonton doraemon…tuh anak2 kbnyakan mantengin sinetron alay g jelas….smpe mamapapaan… Jgn sampe duuuhh gusti…y Allah…amit..amiiitt…..

dhan.ke NGAKAK SO HARDDDDDD AHAHAAAA

rahayuindrawati Ya ampunn ngakak deh

mariyam_alfath Disunat aja blom, udah pacaran,

lelymaisa Awas si shifa kayak gini @aryestari10 kedek bungker benee

revina_tjoo Yg sdh punya Anak pasti ketar ketir lihat kelakuan anak2 jaman skrg
[email protected]_tjoo bener bund..

[email protected]_zr buahahahahah najiisssss

yunnitajogja Njir… kids jaman now

zizasantoso1509 Adimu lah adiku ra ana sing lanang wkwkwkkw @ravahra

katarina.labore Nyesel gue bacanya

[email protected] papa disunat pake golok mau pa?

roceyanaKelakuan kids jaman now….adeeeeuhhhhh

eryrimean Gw udh serius…hahahaha pdhl chat an anak tangkil lg pacalan

boboyboboy168Jirr kalah so sweat gua aja yg udah nikah ga begitu

[email protected]_shop make piso roti ya pah ya biar remahannya diminimalisir

eawirtup Minta banget di sunat pake gunting kuku

mellemelhanin Gua yg udah nikah liatnya geli

shintaaramadhanii Subhanallah kids jaman now @syarifahnindyaa @febbiindriani
laqueisha_celineKenapa ngakak liat ginian(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dipastikan akan dilantik di Istana Merdeka, pada Senin, 16 Oktober 2017. Presiden Joko Widodo langsung yang akan melantik mereka.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono, mengatakan agenda serah terima jabatan (Sertijab) akan diselenggarakan paling lambat tiga hari setelah Gubernur-wakil Gubernur baru dilantik.

Jelang pelantikan tersebut, sejumlah tokoh publik memberikan testimoni. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sempat memberikan nasihat kepada sejumlah kepala dinas untuk loyal kepada pemimpin baru mereka.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, yang menghadiri pertemuan tertutup di Balai Kota mengatakan Djarot meminta semua kepala dinas di DKI Jakarta bersikap loyal kepada penggantinya.

“Per-tanggal 16 (Oktober 2017) loyalitas full harus ke Pak Anies dan Pak Sandi. Masa transisi jangan krasak-krusuk. Enggak usah pendekatan ini-itu. Pasti mereka punya catatan kinerja mereka. Jadi intinya siapapun pemimpinnya harus loyal,” kata Djarot sebagaimana yang dituturkan Isnawa.

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengingatkan agar Anies-Sandi harus selalu berdiri di atas semua golongan. Mereka harus merekatkan kembali warga Jakarta yang dalam Pilkada kemarin terbawa arus kampanye yang cukup “panas”.

“Anies-Sandi tidak boleh partisan karena warga Jakarta dan masyarakat Indonesia terpecah ketika Pilkada Jakarta. Saat ini keduanya milik semua orang sehingga tidak boleh partisan,” kata Fahri di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat, dikutip dari Antara.

“Lalu yang kedua, mentalitas Anies-Sandi dalam bekerja ambil yang positif dari yang pernah dilakukan pemerintah sebelumnya,” imbuh Fahri.

Komentar juga datang dari pihak kepolisian. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto berharap agar Anies-Sandi agar intensif menjalin komunikasi dengan beragam elemen masyarakat. Sementara polisi, menurutnya, akan senantiasa menjaga wilayah Jakarta tetap aman.

“Kita harus positive thinking dan harus yakin. Siapapun yang memimpin harus kita dukung agar wilayah Jakarta atau wilayah yang dipimpinnya itu baik lancar dan terbangun,” kata Rikwanto, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (13/10) kemarin.

Sementara Dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta, Gungun Heriyanto, berharap agar Anies-Sandi menghindari politik balas budi.

“Karena, selain parpol pendukung, Pak Anies dan Pak Sandi ini kan juga didukung banyak ormas. Harus diatur komunikasinya dengan baik sejak sekarang,” kata Gungun di Warung Daun, Cikini, Sabtu, 14 Oktober 2017. Gungun mengingatkan agar Anies-Sandi menghindari adanya free rider, kelompok yang mencari keuntungan karena kemenangan Anies-Sandi.

Tak bisa ditampik, program Anies-Sandi yang dikampanyekan tempo hari lalu tidak akan dengan mudah terealisasikan. Mantan Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandi, M. Syarif, menilai dari empat program prioritas Anies-Sandi, DP rumah nol persen menjadi yang paling sulit direalisasikan.

“DP nol persen yang paling berat ini, tolong doakan,” ujarnya juga dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, hari ini.

Meski begitu, Syarif yakin Anies-Sandi tetap bisa merealisasikan program tersebut. Sebab menurutnya, program tersebut sudah melalui perencanaan yang matang dan bukan sekadar program politik. “Itu sudah ada perencanaan dan kajiannya. Meskipun berat, pasti bisa dilaksanakan,” kata Syarif.

Masyarakat Jakarta juga tentu saja ingin Anies-Sandi merealisasikan janji-janji mereka semasa kampanye. (***)

sumber: tirto.id

NEWS

Jumat | 15 September 2017 | 18:33

Besok, Ormas Islam Kerahkan Massa Bela Rohingya

MEDIAKEPRI.CO.ID ,Jakarta – Berbagai organisasi masyarakat Islam siap mengerahkan massa dalam Aksi Bela Rohingya yang digelar Sabtu besok 16 september 2017 esok di Patung Kuda, Jakarta.

Aksi tersebut merupakan sinergisasi dukungan terhadap etnis muslim Rohingya yang melibatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan beberapa ormas Islam.

Perwakilan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Suryana Padma menjelaskan, Aksi Bela Rohingya yang akan digelar merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia kepada sesama muslim. Dia berharap, aksi yang digelar juga akan mempererat hubungan antar sesama muslim di Indonesia.

“Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa kita manusia yang memiliki kepedulian terhadap nasib saudara muslim di Rohingya. Aksi ini juga dapat menjadi momentum persatuan, perekat dan pengingat momen 212 kemarin. Karena dengan persatuan umat, pertolongan Allah akan turun,” terang Suryana dalam keterangannya, Jumat 15 September 2017

Dia juga berharap, aksi akan menjadi peringatan kepada pemerintah Myanmar bahwa masyarakat Indonesia secara serius menanggapi krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya. Suryana meminta pemerintah semakin menekan otoritas Myanmar agar segera menghentikan kekerasan terhadap Rohingya.

Hal senada disampaikan Sri Vira Chandra dari Wanita Muslim Indonesia. Dia mengutuk keras kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

“Banyak korban anak dan perempuan pada kekerasan di Rohingya. Maka dari itu, saya mengimbau ormas muslimah untuk mengerahkan massa sebanyak-banyaknya pada aksi Sabtu nanti. Mari kita memberikan aksi yang nyata untuk membela kemanusiaan,” jelas Vira.

Selain PKS, ormas Islam yang turut berpartisipasi dalam Aksi Bela Rohingya antara lain Mathlaul Anwar, Ikadi, Cahaya Islam Mathlaul Anwar, AQL Peduli, Jamiat Kheir, Pemuda DDII, Al-Ittihadiyah, Pemuda PUI, Forsitma, Salimah, Wanita Islam, JPRMI, dan FPI. Aksi serupa juga telah digelar di berbagai daerah pekan lalu, seperti di Jawa Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan NTB.

Sumber : Rmol.co