Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Bintan Tahun 2019, digelar Kamis, 11 April oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan. Kegiatan yang dilangsungkan di Relief Antam Kijang dibuka secara resmi oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi dan dihadiri oleh lebih dari 1.320 orang dari unsur ofisial, panitia dan peserta lomba.

Bupati Bintan dalam sambutannya menyampaikan pesan agar segenap atlit memanfaatkan kesempatan O2SN dan FLS2N ini dengan sebaik-baiknya dalam menggali potensi diri yang ada, bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas serta rasa kebersamaan.

“Kita juga mengapresiasi kepada guru-guru dan siswa-siswi yang terlibat dalam semaraknya kegiatan ini. Ini juga menunjukkan bukti bahwa konsentrasi tidak hanya pendidikan formal namun juga pentingnya pendidikan non formal,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir mengatakan bahwa O2SN dan FLS2N 2019 dilaksanakan selama 2 hari mulai dari tanggal 10 hingga 12 April 2019 dengan mempertandingkan 13 (tiga belas) cabang olahraga dan seni untuk SD yang meliputi berbagai cabang olahraga.

“Sedangkan untuk SMP ada 16 (enam belas) cabang olah raga dan seni yang dipertandingkan, dengan jumlah peserta tingkat SD sebanyak 393 peserta, SMP sebanyak 397 peserta,” ujarnya.

Tujuan dari kegiatan O2SN ini adalah meningkatkan kecakapan, kreativitas, kesehatan jasmani, menciptakan kondisi kompetitif secara sehat, melatih sportivitas dan tanggungjawab, mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga dan seni serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antara siswa utamanya di Kabupaten Bintan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyerahkan operasional RT/RW Desa/Kelurahan Kabupaten Bintan triwulan pertama di dua lokasi berbeda, Senin 8 April.

RT/RW dari Kecamatan Teluk Bintan, Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Gunung Kijang dilakukan penyerahan operasional di Aula Kantor Camat Toapaya. Sedangkan penyerahan operasional RT/RW dari Kecamatan Bintan Timur, Kecamatan Mantang dan Kecamatan Binsir dilakukan di Aula Kantor Camat Bintan Timur.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menyebutkan bahwa peran RT/RW merupakan suatu hal yang sangat penting karena RT/RW juga merupakan pelayan masyarakat. Bahkan dikatakannya, RT/RW adalah garda terdepan pembangunan desa/kelurahan maka peningkatan kualitas serta kesejahteraan bagi RT/RW adalah salah satu faktor pendorong suksesnya program pembangunan tersebut.

Salah satunya dengan memaksimalkan peran dan fungsi pengurus RT/RW yang sehingga fungsi dan peran berjalan maksimal.

Selain menyerahkan insentif RT/RW , Apri juga menyerahkan bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu yang berasal dari program Secanting Beras yang digalakkannya melalui ASN Bintan.

“Alhamdullilah, program ini hendaknya bisa membantu antarsesama karena kita ketahui banyak sekali masyarakat yang kurang mampu yang tidak terakomodir oleh program rastra,” ujarnya.

Seorang Lansia yang menerima bantuan program Secanting Beras, Suparti mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan Pemkab Bintan. Menurutnya, program ini dapat meringankan beban masyarakat di era saat ini.

“Alhamdullilah, tentunya sangat senang menerima bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan bahwa tahun 2019, untuk Operasional RT/RW, LPM, Operasional dan Tunjangan BPD Desa dianggarkan melalui APBDesa.

Untuk Triwulan I ini, Operasional RT/RW Desa/Kelurahan keseluruhannya berjumlah 809 orang RT/RW yang dibayarkan sebesar Rp 550.000 per bulan, sehingga total yang diserahkan untuk keseluruhan RT/RW per Triwulan mencapai Rp 1.334.000.000.

Sedangkan, untuk Operasional LPM Desa/Kelurahan total berjumlah 51 LPM Desa/Kelurahan yang dibayarkan sebesar Rp 2.650.000, sehingga total per triwulan mencapai Rp.135.150.000.

Selanjutnya untuk operasional BPD sebesar Rp 7.500.000 per triwulan dengan total sebesar Rp 270.000.000.

Selain itu, juga untuk karang taruna di desa tahun ini di dianggarkan operasional melalui APBDesa bagi Karang Taruna sebesar Rp 5.000.000, dan Posyandu di desa juga diberikan operasional sebesar Rp 2.000.000.

“Seluruh RT/RW juga kita akomodir guna mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan yang di bayarkan oleh pemerintah,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan, Apri Sujadi menyaksikan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tiga dinas yang meliputi Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dalam usaha memberikan perlindungan anak saat agenda Pra Hari Anak Nasional/Ajang Temu Anak Kabupaten Bintan di Relief Antam Kijang, Sabtu, 30 Maret, pagi.

Selain itu, ia juga turut melantik PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat), Forum Anak Bintan Bersatu, Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) serta deklarasi Sekolah ramah Anak.

Dalam sambutannya, Apri mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai komitmen bahwa anak-anak adalah calon-calon pemimpin bangsa dan daerah. Dikatakannya juga bahwa Kabupaten Bintan berulangkali menjadi Kabupaten Layak Anak dengan hadirnya program-program yang terintegrasi guna meningkatkan kualitas generasi baik melalui pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya.

“Saat ini pemerintah berusaha akan selalu hadir melalui berbagai program yang kita lakukan seperti memberikan akta lahir gratis, memberikan bantuan pendidikan gratis serta program-program islami seperti maghrib mengaji dan 15 menit mengaji yang berguna membentuk mental generasi kita,” tutupnya. (***)

BINTAN

Jumat | 29 Maret 2019 | 23:48

Polres Bintan Kawal Logistik Pemilu ke Tambelan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kepolisian Resor Bintan melakukan pengawalan logistik Pemilu 2019 alokasi Kecamatan Tambelan.

Pengawalan oleh aparat Polres Bintan berawal dari Gudang KPUD Bintan selanjutnya transit di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kecamatan, Bintan Timur.

Logistik pemilu tersebut diangkut menggunakan KM Sabuk Nusantara 80 tujuan Kecamatan Tambelan, Jumat, 29 Maret 2019.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, SIK, M.Si melalui Kabagops Kompol Robinson Sembiring mengatakan pergeseran logistik Pemilu 2019 ke wilayah Kecamatan Tambelan sebagai upaya percepatan waktu. Mengingat Kecamatan Tambelan sangat jauh jaraknya dari ibukota Kabupaten Bintan.

Menurutnya, sarana kapal yang mengarah ke Pulau Tambelan ini sangat terbatas dan lamanya perjalanan sampai ke tujuan membutuhkan waktu lebih kurang 28 jam.

“Sebanyak tujuh personil Polres Bintan dipimpin langsung Kanit Gakkum Satpolair Polres Bintan Iptu Rusli Yatna mengawal langsung perjalanan logistik Pemilu 2019 tujuan Tambelan sekaligus personil pengawal tersebut diploting sebagai petugas pengamanan TPS di Kecamatan Tambelan,” katanya.

Sementara dalam perjalanan dari gudang KPUD Bintan menuju Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, logistik Pemilu 2019 alokasi Kecamatan Tambelan diangkut menggunakan truk dan mobil minibus serta dikawal oleh personil Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Bintan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sekitar 1.000 peserta dari petugas medis Puskesmas Kecamatan serta Kader Posyandu mengikuti puncak Jambore Kader Posyandu Bintan 2019 di Alun-alun Pantai Dugong, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu, 27 Maret, siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM, Ketua TP PKK Bintan Hj. Deby Maryanti, Ketua DWP Bintan Hj. Nong Adi Prihantara, FKPD Bintan dan jajaran Kepala OPD Bintan.

Bupati Bintan yang bertindak sebagai Pembina Upacara dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat para kader.

“Kami bangga melihat semangat dan antusias ibu-ibu semua. Tentu apresiasi setinggi-tingginya dari kami atas nama pemerintah daerah. Selanjutnya, ini menjadi moment untuk sepakat pada komitmen bersama, anak-anak Bintan harus sehat, ibu hamil harus cukup gizi dan lansia pun harus selalu dipantau kesehatannya di usia tuanya,” ujarnya.

Ketua TP PKK Bintan, Hj Deby Maryanti saat menyampaikan laporan juga sempat berpesan agar kader Posyandu yang ada bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan berbagai terobosan yang dilakukan.

“Saya bangga atas kreatifitas dan inovasi setiap Posyandu di Bintan. Banyak program menarik dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan keluarga. Pada kesempatan ini juga saya mengucapkan terimakasih dan salam sehat untuk seluruh kader khususnya yang sudah bertahun-tahun berkiprah di Posyandu masing-masing,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan memberikan penghargaan kepada kader-kader Posyandu yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Penghargaan itu disejalankan dengan penyerahan secara simbolis insentif triwulan I bagi kader Posyandu. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koordinasi Cabang Korem 033 Pd I Bukit Barisan Alin Gabriel Lema bersama pengurus beserta pengurus melaksanakan anjangsana di Panti Asuhan Nurul Islam Al-Bintan Bt 16 Kijang, Bintan.

Alin Gabriel Lema dalam kegiatan tersebut menyampaikan sebagai organisasi induk dari istri TNI-AD, ikut berpartisipasi dengan melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan. Hal ini diperingati dalam rangka hari ulang Persit Kartika Chandra Kirana Ke-73 Tahun 2019, diantaranya anjangsana di Panti Asuhan Nurul Islam Al-Bintan Bt 16 Kijang.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud meningkatkan kepedulian sosial anggota Persit Kartika Chandra Kirana, mengenal lebih dekat, serta saling berbagi dengan sesama. Sehingga diharapkan tumbuh rasa kasih sayang diantara kita sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kepulauan Riau.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koordinasi Cabang Korem 033 Pd I Bukit Barisan juga sampaikan sebagai tali asih dan kepedulian sesama panti asuhan nurul Islam Al-Bintan ini. Mereka mengajak peserta didik dan guru-guru untuk meningkatkan selalu kreatifitas dan meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga mampu bersaing dalam dunia pendidikan dan mencapai suatu harapan atau berprestasi.

Dalam kegiatan tersebut Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koordinasi Cabang Korem 033 Pd I Bukit Barisan juga memberikan bingkisan. “Dan berharap anjangsana ini jangan dilihat dari nilainya akan tetapi kami dari Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 Pd I/Bukit Barisan sangat peduli dan mempunyai rasa kasih dan sayang terhadap Panti Asuhan Nurul Islam Al-Bintan,” ungkap Alin Gabriel Lema.

Ikut hadir acara anjangsana Wakil Ketua Umum Persit KCK, para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koordinasi Cabang Korem 033 Pd I Bukit Barisan, (penrem033wp).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan, Apri Sujadi memberikan pesan tegas saat membuka Rapat Musawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tahun 2019, Kamis, 14 Maret 2019. Ia juga menginginkan, ke depannya OPD Kabupaten Bintan tidak lagi melaksanakan kegiatan yang sifatnya ‘copy paste’ karena sifatnya pemborosan.

Menurutnya, kegiatan dan capaian kinerja OPD harus menjadi cerminan dari Rencana Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RJPMD).

“Kami menginginkan tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang sifatnya pemborosan. Dan kami menginginkan, bagaimana capaian kinerja, dari masing masing OPD ini, merupakan cerminan dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang menjadi rujukan dan pedoman dalam melaksanakan sebuah program. Kegiatan jangan hanya copy paste,” ujarnya.

Ia menambahkan, pesan tersebut betul-betul disampaikan khusus untuk seluruh Kepala OPD Kabupaten Bintan.

Dikatakannya juga bahwa Musrenbang harus mengaktualisasikan keinginan masyarakat. Pelaksanaan Musrenbang harus lebih terarah dan terukur, sehingga sasaran dapat terealisasi, serta capaian masing-masing OPD harus lebih terukur dengan indikator yang jelas.

“Ini kami pesan betul. Karena kami masih menemukan, rutinitas kegiatan yang memang hanya copy paste dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Ini dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dari kita semua khususnya para ASN. Ini penegasan internal yang pada hari ini perlu kami sampaikan,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bintan Lagoon Resort (BLR) yang merupakan salah satu resort terbesar berbintang 5 di kawasan pariwisata terpadu Lagoi, terus berkreasi dan gigih untuk mendatangkan wisatawan ke Bintan dengan menciptakan paket-paket menarik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Dengan mengusung Tema “Maret Ceria”, Bintan Lagoon menawarkan berbagai paket menarik untuk para wisatawan seperti “Jazz Cappade” yang menawarkan paket menginap di Bintan Lagoon Resort termasuk sarapan pagi, jemput dan antar dari Pelabuhan Bandar Bentan Telani. Juga ada paket “Jazzy Brunch”, khusus hari Sabtu. Dengan paket ini wisatawan bisa menikmati alunan lagu-lagu dan musik jazz di tepi pantai tepatnya di Restauran Nelayan dengan berbagai hidangan santap siang dengan perpaduan menu khas lokal dan juga “western”. Ditambah suasana pemandangan pantai dengan laut dan pasir putih yang indah.

Ada juga Paket Keluarga bagi wisatawan nusantara atau domestik dengan Rp5,8 juta sudah bisa berlibur bersama keluarga 2 dewasa ditambah 1 anak selama 3 hari 2 malam termasuk sarapan pagi, voucher makan di berbagai outlet atau restauran yang ada di Bintan Lagoon senilai Rp 1 juta. Fasilitas lainnya antar jemput di Tanjung Uban atau Bandar Udara di Tanjungpinang, gratis bilyard, volley pantai, futsal, tennis meja dan permainan lainnya.

Untuk Wisatawan asing juga di tawarkan paket “Singapore Swing Special” dengan menawarkan Rp2.650.000/orang sudah termasuk 1 malam menginap di kamar deluxe, sarapan pagi, 2 hari bermain golf tanpa batas di lapangan Ian Backer Fin dan Jack Nicklaus, ferry Singapore Bintan PP, dan 20 % diskon untuk makan dan minum di restauran yang ada di Resort ini.

Paket ini menyasar bagi warga negara Singapura dan juga para ekspatriat yang berdomisili di Negeri Singa itu.

Untuk paket paket menarik lainnya dapat diakses di www.bintanlagoon.com atau langsung di email [email protected] dan juga bisa di telpon 0770 691388.

Gerald A Hendrick, General Manager Bintan Lagoon optimis berbagai paket yang mereka tawarkan ini merupakan tawaran yang sangat terbaik bagi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bintan.

“Hari ini kami secara team bersama memulai mempromosikannya secara langsung di Bintan, Batam, Singapore maupun melalui internet,” ujarnya.

Pihaknya menjamin pelayanan yang diberikan sesuai dengan class bintang 5 tentunya. Dia mengatakan, terus berupaya memberikan suasana dan kenyamanan tamu untuk berliburan ke Bintan yang mengesankan dan beberapa spot photo telah disediakan untuk wisatawan abadikan bersama keluarga dan juga pasangannya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Beberapa anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri melakukan peninjauan ke kerambah aktif dan pasif Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, di Desa Penage, Kabupaten Bintan, baru-baru ini. 

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, tersebut, yakni;  Tawarich, Asmin Patros, M Hum, dan Rudy Chua. 
Kerambah yang berada di Desa Penage, Kabupaten Bintan, memiliki hampir 16 kolam kerambah modern yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri melalui dana DAK.

Selain kerambah modern, di Desa Penage ini juga terdapat kerambah tradisional yang jumlahnya diperkirakan sebanyak 10 kerambah. Kerambah tradisional tersebut merupakan bantuan dan kerjasama antara Pemprov Kepri dan kelompok nelayan.

Bantuan diberikan kepada kelompok nelayan Desa Penaga, Kabupaten Bintan, yang terdiri dari 5 orang Namun kerambah di wilayah ini tidak semuanya aktif atau berisi penangkaran ikan. Terdapat sekitar 12 kerambah yang pasif karena pengelolaannya tersendat akibat tidak dibelikan bibit lagi. 

Ketika memasuki usia panen, kelompok nelayan menjual ikan-ikannya dan hasilnya tidak dibelikan bibit lagi. Para nelayan hanya menunggu bantuan dari pemerintah untuk mendapatkan bibit lagi, sehingga kerambah yang sudah ada menjadi pasif. 

“Harusnya hasil panen, sebagian diputar kembali untuk membeli bibit dan pangan sehingga bantuan kerambah yang diberikan pemerintah dapat maksimal pemanfaatannya,” ujar Tawarich. Adapun penangkaran yang berada di kerambah ini, antara lain; ikan bawal bintang, udang galah, ketam, gonggong, dan ikan kerapu. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bintan mendorong pemerintah agar pelabuhan internasional Tanjung Berakit dengan tujuan pelayaran Berakit-Johor (Malaysia) pulang-pergi (PP) segera dioperasikan. Tentus saja agar dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) dengan destinasi kawasan pariwisata pantai Trikora.

Ketua Kadin Bintan, Edi Rusman Surbakti pada Focus Group Discussion dengan tema Membangun Pariwisata Bintan, mengatakan, pengusaha-pengusaha pelaku pariwisata di kawasan pantai Trikora mengadu kepada Kadin meminta agar pemerintah sesegera mungkin mengoperasikan pelabuhan Berakit. Wisatawan asing, khususnya dari Johor dapat langsung ke Berakit, selanjutnya dengan transportasi darat menuju ke hotel/resort di Trikora.

“Kadin komitmen mendukung perkembangan pariwisata di Kabupaten Bintan, disamping industri-industri lainnya. Baik itu kawasan pariwisata Lagoi, maupun Trikora,” kata Edi saat FGD di De Bintan Villa Resort, Jalan Lintas Barat, Teluk Bintan, Rabu, 20 Februari.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan Provinsi Kepri memberikan perhatian serius untuk pengembangan transportasi darat yang berbiaya murah dari pelabuhan Berakit ke Tanjungpinang, karena saat ini masih minim angkutan umum pada jalur tersebut.

“Diharapkan dengan adanya angkutan umum yang murah tujuan Berakit-Tanjungpinang PP, Wisman maupun wisatawan lokal semakin banyak berkunjung dan menginap di hotel-hotel dan resort-resort di Trikora,” harapnya.

Ambran, CEO Madu Tiga Resort juga menyampaikan permintaannya kepada pemerintah agar pelabuhan internasional Berakit segera dioperasikan, agar Wisman yang menjadi pelanggannya dapat langsung datang ke Trikora melalui Berakit. Pasalnya selama ini mereka datang ke Trikora melalui pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi.

“Wisman meminta angkutan darat yang murah seperti di Bali. Mereka mengeluh transportasi darat di Bintan mahal,” kata Ambran.

Kepala Bidang Angkutan Pelayaran dan Penerbangan, Dinas Perhubungan Kepri, Tri Musa Yudha mengatakan, pelabuhan Berakit saat ini memang sudah selesai pembangunannya oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan fasilitasnya sudah lengkap. Namun belum diserahterimakan pengelolaannya ke pemerintah provinsi Kepri.

“Kami meminta Kemenhub segera mengoperasikan dengan subsidi untuk awal pembukaan pelayarannya,” kata Musa.

Untuk angkutan darat murah, kata Musa, pihaknya sudah mengoperasikan 3 unit bus Damri, diantaranya dengan jurusan Berakit-Tanjungpinang.

“Bus Damri ini dengan sistem subsidi, jadi ongkosnya murah. Tetapi jumlahnya masih sedikit,” ujarnya.(***)

cemar limbah

BINTAN

Selasa | 22 Januari 2019 | 18:15

DPRD Kepri Tinjau Pantai di Bintan Tercemar Limbah Solar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan peninjauan lapangan terkait pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh oil sludge yang mencemari sepanjang pantai di Bintan, Selasa, 22 Januari 2019.

Limbah tersebut mencemari Pantai Sakera dan pantai di kawasan Bintan Resort Cakrawala (BRC). Menurut keterangan Manager Lingkungan PT BRC Rai, pencemaran yang disebabkan oleh oil sludge tersebut sangat mengganggu.

“Selain mengakibatkan kerusakan lingkungan, limbah ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan di tempat kami,” kata Rai.

Dia juga menjelaskan bahwa sepanjang pantai yang mereka kelola yakni 105 km, sekitar 9-10 km terkena dampak limbah tersebut.

“Pihak hotel yang berada di kawasan pantai yang terdampak limbah tersebut sering komplain. Apalagi memasuki musim angin utara seperi sekarang ini,” jelas Rai.

Atas insiden tersebut, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait yakni Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Limbah yang telah kami angkut dari bibir pantai kami selama Januari ini sudah mencapai 3,5 ton. Sedangkan pada tahun 2018 lalu total limbah mencapai 41,6 ton,” terang Rai.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Riau, Edison mengatakan, bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan PT BRC.

“Kami dari pemerintah menyiapkan drum-drum untuk tempat penampungan limbah setelah diangkat dari bibir pantai,” kata Edison.

Kemudian dia juga menjelaskan, setelah terkumpul limbah tersebut akan diangkut dan dibawa ke PT Desa Air Cargo Batam untuk dimusnahkan.

Limbah oil sludge tersebut diduga berasal dari kapal-kapal tanker yang melakukan aktivitas tank cleaning di perairan OPL.

Dari tengah laut, limbah oil sludge tersebut diperkirakan butuh waktu sekitar 15 – 24 jam untuk mencapai bibir pantai. Perkiraan ini berdasarkan pantauan dari Bali Radar Ground Receiving Station (BARATA) Balai Riset dan Observasi Laut milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Wakil Ketua Komisi III, Surya Makmur Nasution yang turun langsung memimpin peninjauan lapangan tersebut mengatakan, bahwa persoalan limbah yang mencemari pantai di Batam dan Bintan ini terjadi setiap tahun.

“Setiap musim angin utara limbah oli ini pasti mencemari pantai kita. Kita harus fokus untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Surya.

Dia juga menjelaskan bahwa persoalan limbah ini perlu penanganan dari pusat juga. Karena ini juga melibatkan negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura. “OPL kita kan berbatasan dengan Malaysia dan Singapura jadi perlu penanganan bersama untuk menyelesaikan masalah limbah ini,” terang Surya.

Surya juga mengatakan, bahwa Komisi III DPRD Kepri akan langsung berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman yang membidangi permasalahan limbah di laut.

“Besok kita langsung ke kementerian untuk mengkoordinasikan penanganan limbah ini. Karena memang harus ditangani secara serius baik dari pusat dan derah sendiri,” tegas Surya.

Sekretaris Komisi III Raja Bakhtiar turut mengatakan bahwa sumber dari limbah yang kerap mencemari perairan Batam dan Bintan ini bukan hanya dari aktivitas tank cleaning kapal-kapal tanker di OPL.

“Bisa juga berasal dari kecelakaan kapal yang dulu-dulu, maka kita harus selidiki betul-betul dari mana limbah ini berasal,” kata Raja.

Dia juga menjelaskan bahwa limbah ini merupakan ancaman yang sangat serius bagi negara ini khususnya Kepulauan Riau.

“Kalau setiap tahun kita terdampak limbah ini kasihan nelayan-nelayan kecil yang mereka mencari ikannya di aerah perairan dangkal. Dan dampak terburuknya lagi lingkungan kita akan tercemari dan akhirnya rusak,” jelas Raja.

Limbah oil sludge selain mencemari Pantai Nongsa Batam juga mencemari perairan di Bintan yakni di daerah pesisir Pantai Sakera, Pantai Teluk Sebong hingga ke kawasan pantai Bintan Resort. Akibatnya selain berpengaruh pada nelayan disekitar pantai tersebut juga berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan di Bintan Resort.

Hadir dalam peninjauan lapangan tersebut Wakil Ketua Komisi III Surya Makmur Nasution, Sekretaris Komisi III Raja Bakhtiar, anggota Komisi III Joko Nugroho, Alex Guspeneldi, Saproni, Asep Nurdin, Raja Astagena dan Suryani. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan membagikan life jacket kepada para nelayan tradisional, Kamis, 10 Februari 2019.

Menurut AKP Suardi selaku Kasat Polairud Polres Bintan, aksi pembagian life jacket ini merupakan bentuk perhatian polisi atas keselamatan berlayar para nelayan tradisional.

Pembagian mulai dilakukan Rabu, 9 Januari 2019 kepada sejumlah nelayan tradisonal di perairan Telang Kecil dan Pulau Sirai, Kecamatan Bintan Utara. Hal sama juga dilakukan di Tanjung Taloh dan Tanjung Kruing, Bintan.

Suardi menghimbau terhadap terhadap para nelayan tradisional untuk menggunakan life jacket dalam melaut hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak di inginkan. Selain itu, Suardi dan anggotanya juga ikut turut membantu memasangkan life jaket kepada para nelayan.

“Kami himbau kepada para nelayan apabila dalam perjalanan membutuhkan bantuan pihak kepolisian, segera menghubungi nomor yang telah kami berikan selain daripada itu ketika dalam perjalanan melaut agar tetap terus menggunakan life jaket untuk mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Suardi.

Ia menegaskan, pihaknya juga akan selalu melakukan giat pengecekkan dan pengawasan secara intens terhadap keselamatan berlayar para nelayan tradisional di perairan Bintan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tanjungpinang-Bintan melakukan silatulrahmi dengan Wakil Bupati Bintan Damasri, Kamis, 13 Desember 2018.

Kunjungan pengurus GMNI Tanjungpinang-Bintan ini, selain untuk menjalankan rangkain kerja, juga membawa program kerja nyata pengurus GMNI. Adapun jargon yang akan dikerjakan yakni untuk membangun sekolah rakyat.

Dari rancangan kerja yang mendapat dukungan dari Wakil Bupati Bintan ini, program kerja itu sendiri akan dijalankan di Desa Batu Lincin. Dan orang nomor dua di Kabupaten Bintan itu mengaku sangat senang dengan program nyata yang dijalankan para mahasiswa itu sendiri.

“Saya menyambut baik kegiatan yang akan diadakan oleh mahasiswa yang tergabung di GMNI. Harapan saya, kegiatan ini bisa menanamkan jiwa nasionalisme bagi generasi penerus bangsa sejak dini,” ungkap Wakil Bupati Bintan.

Dalam pertemuan resmi itu sendiri, sejumlah mahasiswa yang terdiri dari sejumlah kampus di Tanjungpinang ini juga, pertemuan dihadiri Sekertaris Daerah Kanupaten Bintan dan beberapa perwakilan OPD.

Yazid, Ketua Panitia Sekolah Rakyat menjelaskan sekolah rakyat ini merupakan kegiatan pendidikan nonformal. Pada kegiatan ini terbagi atas 3 kelas yaitu : Dewasa, Remaja, Anak-Anak. Lalu, nanti akan ade pembagian Kelas. Adapun kelasnya yakni kelas anak-anak yang mana pesertanya murid SD, Kelas remaja pesertanya pelajar SMP dan SMA. Dan kelas dewasa persertanya dari usia 17 keatas.

“Ini merupakan bentuk pengabdian kami dari GMNI. Kegiatan ini bersifat jangka panjang. Dengan kegiatan ini, harapan kami dapat mewujudkan masyarakat desa yang berdaulat dengan perinsip berdikari di bidang pendidikan, politik dan ekonomi secara kreatif,” ungkap Yazid.

* Husnizar Hood: Indonesia Jazirah Puisi, Bukan Tanah Tumpah Hoax

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Tiga negara, 130 penyair, 350 lebih puisi, berkumpul dalam suatu Jazirah, Kamis, 29 November 2018 malam, memaknai jejak-jejak Hang Tuah. Di ‘Jazirah’ –yang tak lain merupakan judul buku antologi puisi setebal 400-an halaman– Hang Tuah ‘hidup’ kembali.

Para penyair dari berbagai belahan ranah estetik menulis sajak tentang pahlawan Melayu paling legendaris dari abad ke-15 itu, dalam perspektif dan diksi puitika masing-masing. Riuh. Penuh gairah. Bergema bersama-sama.

BACA JUGA

Aziz Martindas: Liga Sepakbola Lingga Satu Program Unggulan

Jasa dan Kehebatan Sosok Maria Walanda Maramis Pejuang Minahasa

Sekitar delapan dekade silam, Chairil Anwar barangkali merasa cukup baginya seorang diri menyerukan sejarah lewat puisi, memanggil-manggil nama Diponegoro, maha-wira Nusantara lainnya dari abad yang lebih muda. Abad ke-19.

“Di zaman pembangunan ini, Tuan hidup kembali,” demikian Chairil berkalam mengenang Pemimpin Perang Jawa itu, “…berselempang semangat yang tak pernah mati.”

Bagi Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi, hari ini diperlukan lebih banyak lagi suara-suara Chairil demi merawat-melestarikan nilai-nilai historis. Sebab itu, tiga bulan lalu, bersama Ketua Dewan Kesenian Kepri Hoesnizar Hood, Datuk Rida mengundang sastrawan tanah air dan mancanegara merayakan sosok Hang Tuah dalam bait-bait puisi, sebagai sumbangan karya sastra terhadap sejarah.

“Mulanya saya dan Husnizar ragu, jangan-jangan tema Hang Tuah ini kurang akrab di telinga para penyair.”

Tapi keraguan segera pupus. Pasalnya, beberapa pekan setelah pengumuman jemputan menulis puisi jejak Hang Tuah tersiar di kalangan publik sastra, surel panitia tak henti-henti menerima kiriman naskah.

“Hampir seribu karya puisi yang masuk,” terang Ketua Panitia Fatih Muftih. Setelah melalui proses kurasi yang ketat di bawah –meminjam istilah Fatih– mahkamah  para pengadil bijak bestari, Datuk Sutardji Calzoum Bachri dan Hasan Aspahani, dari total 900-an karya puisi akhirnya hanya 350-an judul dinyatakan lolos.

BACA LAINNYA

Desember, ISHD Kepri Ikuti Sumatera Bike Week

Korem 033/WP Ajarkan Pengaplikasian 4 Pilar Kebangsaan

Ya, 350 lebih puisi, ditulis oleh 131 penyair, dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura, terhimpun dalam sebentang Jazirah, mencari ruang-ruang pemaknaan baru pada tapak besar tamaddun Melayu yang diwariskan Laksamana Hang Tuah.

Di Kamis malam yang agak renyai pada pelataran MTQ Telukbakau, Bintan, itu, kitab antologi puisi Jazirah diluncurkan secara takzim, sekaligus menandai dibukanya perhelatan Festival Sastra Internasional Gunung Bintan.

Ketua Dewan Kesenian Kepri, Husnizar Hood, punya pandangan menarik soal Festival Gunung Bintan. Festival ini, ujar Nizar, bukan setakat panggung para penyair untuk memberi sumbangsih akal-budi tatkala menapak-tilasi jejak kebesaran Hang Tuah yang memang berawal dari kaki Gunung Bintan.

Namun, lebih luas dari itu, Festival Gunung Bintan baginya adalah salah satu jeda atau rehat terbaik dari segala kebisingan politik. “Melalui Festival Gunung Bintan, kearifan budaya Melayu meyakinkan kita semua, bahwa Indonesia itu juga Jazirah Puisi, bukan cuma tanah tumpah hoax,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos secara resmi melepas kontingen Bintan untuk berlaga di Proprov Kepri ke IV di Kota Tanjungpinang.

Pelepasan kontingen Porprov tersebut, dilakukan di Gedung Demang Lebar Daun, Kota Kijang, Kec Bintan Timur, Kamis, 22 November 2018 pagi.

Usai penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen Porprov Bintan Patrisius, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengutarakan bahwa dirinya sangat yakin bahwa atlet-atlet Bintan mampu berprestasi di ajang Porprov Kepri ke IV tersebut.

BERITA SEBELUMNYA

Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio Bagian Lokasi Wisata Religi

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

” tentunya saya sangat yakin, bahwa atlet-atlet kita mampu berbicara banyak serta dapat mengukir prestasi di kancah Porprov Kepri yang akan bergulir sebentar lagi ” ujarnya

Pelaksanaan Porprov Kepri ke IV dilaksanakan di Kota Tanjungpinang, mulai dari tanggal 25 November hingga tanggal 1 Desember 2018. Untuk ajang tersebut, Kabupaten Bintan menerjunkan 308 orang atlet dan 100 orang official guna mengikuti 24 cabor dari 26 cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan. (mcb)

pemilu bintan

BINTAN

Rabu | 21 November 2018 | 20:12

Pilkades Serentak di Bintan Berjalan Aman dan Lancar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau beberapa desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Rabu, 21 November 2018.

“Secara keseluruhan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan aman dan lancar. Terimakasih juga untuk seluruh panitia, unsur TNI, pihak kepolisian dan unsur terkait lainnya,” ujar April usai melakukan peninjauan tersebut.

BACA JUGA

Bupati berharap agar pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta hasilnya dapat diterima oleh masyarakat dengan lapang dada.

Dia juga berharap, agar nantinya kepada kepala desa yang terpilih agar dapat melaksanakan amanah jabatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Bintan pelaksaaan Pilkades Serentak dilaksanakan oleh 12 desa. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi beberapa TPS diantaranya TPS 1 dan TPS 2 Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang. Lalu, Bupati melihat langsung proses perhitungan suara di TPS 2 Kampung Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya Utara. (mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian