Bintan

pemilu bintan

BINTAN

Rabu | 21 November 2018 | 20:12

Pilkades Serentak di Bintan Berjalan Aman dan Lancar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau beberapa desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Rabu, 21 November 2018.

“Secara keseluruhan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan aman dan lancar. Terimakasih juga untuk seluruh panitia, unsur TNI, pihak kepolisian dan unsur terkait lainnya,” ujar April usai melakukan peninjauan tersebut.

BACA JUGA

Bupati berharap agar pelaksanaan Pilkades dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta hasilnya dapat diterima oleh masyarakat dengan lapang dada.

Dia juga berharap, agar nantinya kepada kepala desa yang terpilih agar dapat melaksanakan amanah jabatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Bintan pelaksaaan Pilkades Serentak dilaksanakan oleh 12 desa. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi beberapa TPS diantaranya TPS 1 dan TPS 2 Desa Gunung Kijang, Kecamatan Gunung Kijang. Lalu, Bupati melihat langsung proses perhitungan suara di TPS 2 Kampung Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya Utara. (mcb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bantuan kapal motor dan perlengkapan tangkap ikan untuk nelayan dari Dana Alokasi Khusus dan APBD Bintan sampai ke tangan nelayan.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri Dr. Asri Agung Putra, SH, MH menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis, 15 November 2018 siang.

Adapun bantuan yang diserahkan tersebut, yakni 40 Unit Kapal Motor GT. 1, 4 Unit Kapal Motor GT.2, 1 Unit Kapal Motor GT.3, 1 Paket Bioflok dan Tempat Budidaya Ikan Lele, 1 Paket Sarana Produksi Budidaya Ikan Air laut, 7 paket sarana produksi budidaya ikan air tawar, bantuan Pallet Ikan Air Laut 1.000 Kg , Pallet Ikan Air Tawar 6.300 Kg , bantuan benih ikan kerapu, serta penyerahan Asuransi Nelayan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Kepri, Dr. Asri Agung Putra, SH, MH mengisyaratkan tentang potensi sumber daya alam (SDA) di lautan Provinsi Kepri yang sangat melimpah. Hanya saja, menurutnya, masih belum terkelola secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal, potensinya mencapai triliunan rupiah. “Kenapa kita fokus menginvestasikan di daratan? Padahal potensi laut kita sungguh luar biasa,” kata Asri.

BACA: Sekdaprov Minta Segerakan Penyerapan Anggaran

BACA: Ini Bentuk Terima Kasih Alias Wello ke Satpol PP dan Linmas

BACA: Dinasti Tang Runtuhkan Kerajaan Chu Hingga Ditemukan Virus SARS

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan sektor perikanan di Bintan sendiri naik 14% selama 1 tahun terakhir. Selain itu, kapal bantuan diserahkan juga sesuai dengan keinginan nelayan yaitu kapal bantuan berukuran 1 GT.

“Bantuan kapal yang diserahkan itu, lengkap dengan surat-surat kapal. Dan kita berharap agar bantuan tersebut mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan, dan saya ingin punya agar bantuan yabg diberikan tidak boleh dijual,” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sebanyak 1.940 peserta yang mengikuti test berbasis Computer Assisted Test (CAT), hanya 61 orang yang dinyatakan lolos seleksi.

Sedangkan, hasil test CPNS yang jauh dibawah target yaitu hanya 3,1 persen dari total peserta untuk mengisi 250 formasi yang telah ditetapkan Kemenpan RB.

“Dari 1.940 peserta sampai hari terakhir ujian CAT hanya 61 peserta yang dinyatakan lulus passing grade,” ujar Ami Rofian Kabid Mutasi BKPPD Kab Bintan dilangsir dari suluhkepri.com, Selasa, 13 November 2018.

Bupati Bintan Apri Sujadi merasa kecewa mengetahui hasil ini. Apri meminta pemerintah pusat dapat serius dan sesegera mungkin membuat regulasi kebijakan terkait hasil seleksi CPNS untuk mengisi formasi yang belum terpenuhi.

“Rendahnya persentase kelulusan passing grade maka kemungkinan beberapa formasi yang sudah disediakan untuk Kabupaten Bintan terancam tidak terisi. Nah ini yang menjadi kekhawatiran kita,” ujarnya

Apri mengaku saat ini Kabupaten Bintan sangat membutuhkan penambahan pegawai. Sebab menurutnya sudah lebih dari empat tahun ini tidak ada penerimaan CPNS di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Sedangkan setiap tahunnya banyak ASN yang memasuki masa pensiun.

“Pegawai sudah banyak yang pensiun, maka kita sangat kekurangan tenaga terutama untuk tenaga guru dan kesehatan,” kata Apri. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pelaksaaan jadwal ujian Computer Assisted Test (CAT) seleksi kompetensi dasar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Tahun 2018 akan dilaksanakan besok, mulai dari tanggal 2 November hingga tanggal 10 November 2018 di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan.

Menghadapi ujian CPNS besok, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berpesan agar setiap peserta ujian hendaknya dapat mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin sebelum menghadapi test ujian CAT yang telah disiapkan.

“Jangan lupa sarapan sebelum ujian besok. Datangnya harus lebih awal sebelum pelaksanaan ujian dan yang paling penting, jangan lupa bawa Kartu Peserta Ujian,” ujarnya di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis, 1 November 2018.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan siap untuk melaksanakan ujian CAT bagi CPNS Tahun 2018 ini.

” Peserta yang mengikuti ujian CAT berjumlah 1.940 peserta, dari jumlah ini untuk peserta tenaga pendidik berjumlah 246 peserta, lalu tenaga kesehatan 561 peserta dan tenaga tekhnis 1.133 peserta,” ujarnya.

Ditambahkannya juga bahwa persiapan lainnya, untuk sarana prasarana ruangan, sarana komputer, ketersediaan listrik dan segala sesuatunya sudah dilakukan.

” Beberapa hari ini kita terus melakukan persiapan, koordinasi ke PLN lalu menyiapkan mesin genset cadangan, dan kita juga memasang CCTV untuk menghindari kecurangan saat ujian. Lalu kita juga meminta bantuan pengamanan ke Polres Bintan dan Satpol PP Bintan serta meminta bantuan Tim Kesehatan selama ujian berlangsung,” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Isu pembakaran bendera Tauhid mengundang reaksi keras dari sejumlah kalangan umat Islam di Indonesia. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sendiri mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Bintan tidak mudah terprovokasi.

Hal tersebut, dikatakan orang nomor satu di Bintan tersebut, Jumat, 26 Oktober 2018 sore.

” Kita sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi, kita sudah bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan lintas sektor terkait dan menggunakan agar masyarakat Bintan jangan terpancing dengan situasi ini dan bersama-sama dapat menjaga Kab Bintan tetap dalam situasi kondusif dan nyaman ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tetap menjaga kondusivitas keamanan dengan antisipasi dini atas setiap isu yang beredar.

” antisipasi terhadap setiap isu tentunya menjadi perhatian kita, yang kita inginkan agar kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi yang aman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus adanya perpecahan diantara kita ” tutupnya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pihaknya akan membangun Jembatan Batam Bintan. Penegasan itu diungkapkan Hadi usai membuka seminar nasional Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan, di Aston Hotel Batam, Rabu, 24 Oktober 2018 malam.

“Kita sudah sepakati mau kita bangun. Ini perjuangannya Pak Gubernur,” kata Basuki kepada sejumlah wartawan, sambil menunjuk Gubernur H Nurdin Basirun yang mendampinginya saat wawancara.

Menurut Basuki, dia baru mengambil disain (DED) terbaru yang disiapkan Pemprov Kepri. Dari disain itu, kajiannya segera dilakukan. Apalagi dari disain itu, ada hitungan pembiayaan yang cukup besar.

“Saya baru ambil disainnya sekarang. Malam ini,” kata Basuki.

Detail Engineeing Disain (DED) yang baru memang terlibat penurunan pembiayaan cukup besar. Dari pembiayaan yang awalnya sebesar Rp7 triliun, kita menjadi Rp3,4 triliun.

“Dengan DED yang baru, yang semakin memanfaatkan teknologi, biayanya turun drastis,” kata Nurdin, dalam wawancara terpisah, Kamis (25/10) dini hari usai menghadiri seminar tersebut.

Nurdin menegaskan, kemungkinan Kementerian PUPR yang membangun sangat besar. Karena secara kebijakan, kata Nurdin, Menteri Basuki sudah setuju.

Karena itu, kata Nurdin, ketika bertemu menjelang membuka seminar, Menteri Basuki langsung bertanya dan meminta DED Jembatan Batam Bintan.

Menurut Nurdin, DED itu sebenarnya sudah ditunggu Kementerian PU sebulan lalu. Terutama setelah dirinya bertemu dengan Dirjen Bina Marga dan Dirjen Cipta Karya di Jakarta.

Waktu itu, kata Nurdin, mereka banyak diskusi aspek manfaat. Dari perbincangan itu, terangkum aspek manfaat yang cukup besar. Salah satunya, jalur suplai air dari waduk Busung ke Pulau Batam dan kemungkinan Singapura. Penyaluran melalui Jembatan Batam Bintan juga akan lebih efisien.

Soal pemanfaatan Jembatan Batam Bintan untuk penyaluran air dari Pulau Bintan juga disampaikan Menteri Basuki.

“Soal mengalirkannya melalui jembatan Batam Bintan, kita akan lihat (ke depannya),” kata Basuki.

Pembangunan waduk Busung di Pulau Bintan memang menjadi salah satu proyeksi pemerintah. Di lokasi-lokasi yang punya potensi untuk pengairan, kata Basuki, pihaknya akan melihat potensi pembangunan waduk atau bendungan.

“Soal air, kalau ada potensi di dekat-dekat sini, pasti kita bangun. Di Busung potensinya lebih besar. Hasilnya juga akan mengalir ke Batam,” kata Basuki.

Dengan kepastian pembangunan oleh pemerintah pusat, Gubernur Nurdin mengatakan kemungkinan penawaran untuk investor tidak ada lagi. Semua ini, kata Nurdin, memang untuk kepentingan masyarakat

“Kalau ditawarkan ke investor, nanti rakyat terbebani. Karena perjanjian kontraknya akan cukup panjang. Kalau pemerintah membangun biayanya jauh lebih murah. Tidak mengejar profit. Semuanya untuk melayani masyarakat,” kata Nurdin.

Saat memberi ucapan selamat datang ke ratusan peserta seminar nasional, Nurdin juga memaparkan tentang persetujuan Menteri PUPR tentang pembangunan Jembatan Batam Bintan.

Nurdin mengaku bertanya ke Menteri Basuki, apakah dia boleh bercerita tentang Jembatan Batam Bintan. Dalam pertemuan di Bandara Hang Nadim itu, kata Nurdin, Menteri Basuki menjawab: “Lanjutkan saja.”

Nurdin menyebutkan, Jembatan Batam Bintan akan menggerakkan ekonomi secara nasional. Pembangunan itu pun bukan hanya aspek ekonomi, tapi semakin memperkuat martabat bangsa.

“Dengan infrastruktur ekonomi akan tumbuh, mata dunia akan melihat kita,” kata Nurdin.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau pembangunan renovasi Kantor Lurah Kijang Kota, Kec Bintan Timur, Kamis, 18 Oktober 2018 sore.

Dalam peninjauan tersebut, dirinya juga didampingi Camat Bintan Timur Rusli dan Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya.

Tahun 2018 ini, Kantor Kelurahan Kijang Kota telah direnovasi melalui anggaran APBD Pemkab Bintan sebesar 1,2 Milyar Rupiah. Dengan anggaran tersebut, Kantor Lurah Kijang Kota bangunannya direnovasi menjadi 2 tingkat serta tampak penambahan beberapa ruangan.

Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya menuturkan bahwa pihaknya berharap agar renovasi bangunan kantor lurah dapat selesai diakhir tahun ini. Dengan renovasi kantor, dirinya juga mengharapkan agar pelayanan kantor kelurahan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.

” Kelurahan Kijang Kota termasuk kelurahan yang padat penduduk. Itu artinya, kami memiliki banyak dokumen dan pelayanan kepada masyarakat. Kita harapkan juga, agar renovasi kantor dapat selesai tepat waktu dan nantinya pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal,” ujarnya.

Terlihat dalam kunjungan tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos melihat dengan seksama beberapa sudut ruangan kantor yang sedang dikerjakan. Dirinya juga sempat berbincang-bincang dengan sejumlah para pekerja yang melaksanakan renovasi kantor tersebut.

” Renovasi kantor memang kita buat bangunannya bertingkat, ini dimaksudkan agar ruang-ruang pelayanan dapat menjadi lebih banyak,” ujarnya

Kecamatan Bintan Timur meliputi empat kelurahan, dimana salah satunya Kelurahan Kijang Kota dengan luas wilayah 23,91 km2, dan jumlah penduduk pada tahun 2016 mencapai 29.751 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 1.244 jiwa per km2; sekitar 67,35 persen penduduk Kecamatan Bintan Timur, itu bermukim di Kelurahan Kijang Kota.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID,Bintan – Pada hari Senin, 22 Oktober 2018 pekan mendatang, sekitar 3.000 santri se-Kabupaten Bintan akan mulai memadati Mesjid Baitul Makmur, Kecamatan Bintan Utara guna memeriahkan sejumlah kegiatan pada peringatan Hari Santri Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bintan Lukman di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis, 18 Oktober 2018 pagi menuturkan bahwa peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Bintan rencananya akan menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya Pawai Santri, Wisuda Santri, Launching Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji serta Pembukaan MTQ Santri.

” Ada sekitar 3.000 santri yang akan mengikuti pawai dan diikuti oleh seluruh santri mulai dari santri rumah tahfidz, darul qur’an dan TPQ se Kabupaten Bintan, lalu 180 hafidz dan hafidzah yang akan diwisuda, serta kita juga akan melaunching Program Gerakan Masyarakat Bintan Maghrib Mengaji bagi siswa-siswi SD, SMP se Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Dikatakannya juga, bahwa untuk Program Gerakan Masyarakat Bintan Maghrib Mengaji diharapkan siswa-siswi SD/SMP se Kabupaten Bintan nantinya dapat membiasakan diri untuk mengaji di Mesjid atau Mushola.

” Ini sebagai bagian, dari bagaimana usaha pemerintah untuk membangkitkan budaya gemar mengaji,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengutarakan bahwa dirinya sangat menekankan agar generasi muda Bintan dapat membangkitkan gemar mengaji yang mulai terkalahkan dengan arus perkembangan tekhnologi. Ditambahkannya juga bahwa dirinya mengingat masa-masa kanak-kanak dahulunya yang sangat sering meng-khatamkan Al-Qur’an.

” Saat ini, banyak anak-anak mulai terpengaruh dengan perkembangan tekhnologi, kecanduan game maupun gadget. Susah diajak ke Mesjid, apalagi mengaji. Dengan adanya program ini, bagaimana nantinya anak-anak dapat membiasakan diri mengaji ke mesjid minimal seminggu sekali, kita akan buatkan buku panduan. Kita ingin bangkitkan masa-masa khatam Al-Qur’an,” tutupnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – DPRD Kabupaten Bintan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menyepakati persetujuan pengesahan Ranperda Perubahan APBD (APBD P) 2018, Jum’at sore 28 September 2018.

Penandatanganan kesepakatan Ranperda Perubahan APBD 2018 dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bintan H Nesar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Trijono, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos serta disaksikan Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kepala DPKAD Mohd Setioso, anggota dewan dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut disepakati total belanja APBD P 2018 hingga sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp 1,185 Triliun Rupiah. Dari total belanja itu, belanja tidak langsung sebesar Rp 527,819 Milyar Rupiah dan belanja langsung menjadi Rp 657,668 Milyar Rupiah.

Sementara, proyeksi pendapatan sebesar Rp 1,011 Triliun Rupiah dimana selisih antara belanja dengan pendapatan daerah sekitar Rp 174,143 Milyar Rupiah dengan Silpa tahun anggaran sebelumnya mencapai Rp 176,143 Milyar Rupiah.

Terjadi surplus mencapai Rp 2 Milyar Rupiah, hingga bisa dipastikan Kab Bintan tidak mengalami defisit anggaran hingga akhir tahun 2018 karena anggaran untuk pembangunan daerah lebih besar dari belanja ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa, dirinya sangat mengapresiasi atas kerja keras Badan Anggaran serta Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang telah bekerja keras dalam pembahasan anggaran, dimana hal ini merupakan suatu bentuk kontrol fungsi pengawasan anggaran oleh legislatif dalam pembangunan daerah.

” Kita juga sangat berterimakasih atas kerja keras dari Banggar dan Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang melakukan pembahasan dalam pengawasan anggaran tentunya sangat kita apresiasi ” tutupnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – DPRD Kabupaten Bintan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menyepakati persetujuan pengesahan Ranperda Perubahan APBD (APBD P) 2018, Jum’at sore 28 September 2018

Penandatanganan kesepakatan Ranperda Perubahan APBD 2018 dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bintan H Nesar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bintan Trijono, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos serta disaksikan Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kepala DPKAD Mohd Setioso, anggota dewan dan pimpinan OPD lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut disepakati total belanja APBD P 2018 hingga sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp 1,185 Triliun Rupiah. Dari total belanja itu, belanja tidak langsung sebesar Rp 527,819 Milyar Rupiah dan belanja langsung menjadi Rp 657,668 Milyar Rupiah.

Sementara, proyeksi pendapatan sebesar Rp 1,011 Triliun Rupiah dimana selisih antara belanja dengan pendapatan daerah sekitar Rp 174,143 Milyar Rupiah dengan Silpa tahun anggaran sebelumnya mencapai Rp 176,143 Milyar Rupiah.

Terjadi surplus mencapai Rp 2 Milyar Rupiah, hingga bisa dipastikan Kab Bintan tidak mengalami defisit anggaran hingga akhir tahun 2018 karena anggaran untuk pembangunan daerah lebih besar dari belanja ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa, dirinya sangat mengapresiasi atas kerja keras Badan Anggaran serta Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang telah bekerja keras dalam pembahasan anggaran, dimana hal ini merupakan suatu bentuk kontrol fungsi pengawasan anggaran oleh legislatif dalam pembangunan daerah.

Kita juga sangat berterimakasih atas kerja keras dari Banggar dan Komisi DPRD Kabupaten Bintan yang melakukan pembahasan dalam pengawasan anggaran tentunya sangat kita apresiasi ” tutupnya.(***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kepada kader Karang Taruna untuk berinovasi dan membawa masyarakat ke kebiasaan yang positif. Bukan sekedar organisasi masyarakat saja, tapi menyokong beragam kegiatan dan maju kembangkan daerah.

Saya ingin pemuda pemudi menggalang kekompakan untuk bersatu padu bersama masyarakat dalam membangun negeri,” ujar Nurdin saat memberi sambutan Sejuta Bhakti Karang Taruna untuk Kepri di Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir, kabupaten Bintan, Rabu, 26 September 2018.

Gubernur yang didamping Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah mengatakan, Karang Taruna dapat menjadi wadah pemuda pemudi untuk berkreasi dan berkembang. Karang Taruna juga bisa membantu mensosialisasikan pembangunan Kepri.

Karang Taruna sangat luar biasa, dedikasinya dalam mensukseskan kegiatan tidak perlu diragukan. Ke depan Karang Taruna dapat mendukung dan terlibat langsung dalam pembangunan di Provinsi Kepri,” kata Nurdin.

Di Pulau Mapur, selain menghadiri acara Karang Taruna Kepri, Nurdin juga langsung menjemput aspirasi masyarakat. Nurdin berdialog langsung, menjemput berbagai persoalan masyarakat untuk dicari jalan keluar terbaiknya.

Saya memang langsung ingin dengar dari kata bapak ibu di Mapur ini,” ujar Nurdin.
Salah satu hal serius yang diperhatikan Nurdin adalah masalah pendidikan.

Apalagi setelah mengecek langsung jarak tempuh antar sekolah dengan menggunakan jalur darat. Jarak 11 kilometer harus ditempuh melalui jalan yang sempit dan berliku.
Nurdin langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali untuk memberi perhatian pada penambahan ruang kelas. Selain itu, tenaga pengajar juga harus ditambah.

Begitu juga dengan masalah pendidikan, Nurdin langsung menyampaikan kepada Kadis Pendidikan agar untuk penambahan Guru dan ruang kelas. Yang mana jarak tempuh SD ke SMP sangat jauh dengan jarak 11 km yang jalan rusak parah.

Saya perintahkan Pak Dali, ingat ini menjadi prioritas kedepan nya untuk dibangun sekolah kelas jauh SD dan SMP satu atap dan penambahan pengajar,” tegas Nurdin.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan sangat mengapresiasikan sosok Gubernur. Yang tidak pernah ketemu capek untuk membangun negeri.

Inilah sosok pemimpin yang bijak dan bekerja keras, dan orang tua yang tak pernah letih kalau soal peninjauan,” kata Dalmasri.

Kedepan pihaknya berharap Karang Taruna lebih proaktif lagi untuk kegiatan di Kabupaten Bintan. Agar sebagai media pembawa pembangunan ke daerah.

Terima kasih kepada karang taruna, syukur alhamdulillah telah membawa pak Gubernur ke Desa Mapur untuk meninjau”, kata Dalmasri.

Pada kesempatan itu, Nurdin menyerahkan bantuan nelayan kepada Kepala Desa Mapur Supriadi, tempat sampah 5 buah, penyapu gigi 10 buah dan pemancangan secara simbolis papan plang yang bertulisan jangan buang sampah ke laut yang berjumlah 5 buah dan 1 kaleng cat.

Gubernur berjanji akan membantu sampan kolek (sampan dayung) kepada ibu-ibu nelayan yang berkisar sebanyak 10 orang. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bintan Nomor : 455/IX/2018 tertanggal 21 September 2018 tentang Pemberhentian Pj Kades Malang Rapat Rizki Bintani serta pengangkatan Kepala Desa berdasarkan hasil musyawarah BPD, maka diberlakukanlah Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Malang Rapat kepada Savarius Boli Arrahman.

Usai melantik Kades PAW Desa Malang Rapat, dalam sambutannya Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meminta agar kades terpilih hendaknya mampu melaksanakan tugas dan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

” Masa jabatan Kades PAW yang sisanya sekitar satu tahun setengah lagi, kita harapkan mampu melakukan konsolidasi dengan semua perangkat desa dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu juga, dirinya mengingatkan terhadap penggunaan Dana Desa (DD).

Dimana menurutnya, perangkat desa khususnya kepala desa hendaknya harus transparan dan mampu menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan semua pihak, hingga tidak ada yang tersandung hukum nantinya.

“ Ini harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ada kesalahan. Bila ada hal-hal belum mengerti sampaikan, ada Pemerintah Kecamatan, nanti Kecamatan akan menyampaikan ke Pemerintah Kabupaten, maka terus saling menjalin komunikasi,” tutupnya.(***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengunjungi Desa Kelong, Kec Bintan Pesisir, Selasa, 25 September 2018. Kunjungan tersebut juga dihadiri Bunda Tagana Kab Bintan Ibu Hj Deby Maryanti, Jajaran Kapolsek, Danramil serta beberapa Kepala OPD Kabupaten Bintan.

Saat kunjungan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos terlihat bersilaturahim sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam angin puting beliung yang telah terjadi di Desa Kelong dan Desa Air Glubi beberapa yang lalu.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian seluruh unsur masyarakat dalam penanganan bencana tersebut.

” Tentunya kita sangat berterimakasih, kepada seluruh unsur yang ikut membantu dalam penanganan bencana alam angin puting beliung yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Desa Kelong dan Desa Air Glubi,” ujarnya

Usai penyerahan bantuan, dirinya mengakui sangat prihatin atas kejadian bencana alam tersebut serta berharap hal serupa tidak terjadi lagi. Tidak hanya menyerahkan bantuan bencana alam, dirinya juga menyinggung perihal kejadian yang menimbulkan gesekan antar masyarakat di Desa Kelong kemarin.

” Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kita berharap agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dan kita minta agar masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak tersandung kasus hukum serta membuat keresahan di masyarakat, ” ujarnya

Dirinya juga meminta agar seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersamaan yang salahsatunya adalah bijak dalam bermedia sosial.

” Sama-sama kita menjaga kondusivitas, keamanan dan kenyamanan hidup bermasyarakat. Jangan ciptakan propaganda dan penyebaran berita hoax, karena selain pilkades, pileg kita juga akan menghadapi pilpres yang akan kita lalui,” tutupnya. (***)

Sumber: Humas Bintan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kabupaten Bintan kembali meraih Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Kementerian Keuangan RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

Penghargaan bergengsi nasional tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI Ibu Sri Mulyani kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos diwakili Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Kabupaten Bintan Moch Setioso di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan RI, Jakarta.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Kementerian Keuangan RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Tahun Anggaran 2017, alhamdulillah kita diberikan penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi, Kamis, 20 September 2018.

Dikatakannya juga bahwa catatan penghargaan tersebut juga menjadi prestasi tersendiri dimana sejak menjabat, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos hampir tidak pernah absen menerima penghargaan WTP di Tingkat Nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Kabupaten Bintan Moch Setioso mengatakan bahwa penghargaan tersebut diterima Kabupaten Bintan untuk yang ketujuh kalinya berturut-turut, Pemkab Bintan juga tidak pernah absen mendapatkan penghargaan tersebut sejak tahun 2011.

Prestasi ini tidak lepas dari komitmen dan kerja keras bersama seluruh jajaran Pemkab Bintan, dan tentunya kita sangat bersyukur bisa mempertahankan Opini WTP kali ini menjadi tujuh kali berturut-turut ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa raihan penghargaan tersebut tidak lepas dari penggunaan metode keuangan yang diterapkan Pemkab Bintan melalui laporan keuangan yang berbasis akrual, dimana sebanyak tujuh laporan yang disiapkan setiap tahunnya meliputi laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas dan Laporan Perubahan Ekuitas serta Catatan atas Laporan Keuangan.

Ada 7 laporan yang menjadi penilaian , yang harus kita siapkan guna mendorong terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan ” tutupnya.(***)

sumber: Humas Bintan

tes cpns

BINTAN

Kamis | 20 September 2018 | 12:00

Informasi CPNS Bintan Klik https://bkppd.bintankab.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan resmi membuka penerimaan formasi CPNS Tahun 2018 dengan kuota sebanyak 250 formasi.

Dari jumlah tersebut, 150 formasi merupakan Tenaga Guru, 70 formasi Tenaga Medis dan 30 orang sisanya merupakan formasi dari Tenaga Tekhnis.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi, Kamis, 20 September 2018 pagi menyatakan bahwa dirinya menghimbau agar masyarakat yang ingin mengikuti CPNS untuk tidak terpancing dengan modus tawaran dari oknum, yang mencoba bermain untuk melakukan penipuan.

” Era sekarang banyak yang ngaku-ngaku, saya hanya mengingatkan dan menegaskan, agar calon peserta tes CPNS berhati-hati terhadap penipuan, karena mengingat tes CPNS yang dilakukan ini secara terbuka dan secara online. Jadi saya minta untuk waspada dan jangan mudah tergiur janji manis bisa meloloskan sebagai CPNS dari oknum yang tak bertanggung jawab ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa dalam seleksi CPNS ini siapapun bisa ikut, namun tetap harus sesuai dengan prosedur yang berlaku serta harus berdasarkan kemampuan.

” Saya ingatkan jangan ada yang mudah termakan dengan omongan orang yang bisa meloloskan sebagai CPNS. Sekali lagi saya tegaskan tidak ada oknum satupun yang bisa meloloskan tes CPNS ini. Ini testnya secara online serta mengikuti aturan yang berlaku ” ujarnya

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menuturkan bahwa perihal informasi CPNS Bintan serta format surat lamaran dapat diunduh dilaman https://bkppd.bintankab.go.id.

” Seperti tahun 2015 yang lalu, pendaftaran terlebih dahulu dapat dilakukan secara online dan dibuka mulai dari tanggal 26 September hingga 10 Oktober 2018, jadi calon pelamar harus membuat akun terlebih dahulu di portal https://sscn.bkn.go.id ” tutupnya.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan mulai menerapkan sistem e-Kinerja di tahun 2018 ini.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar Kepala OPD Kabupaten Bintan hendaknya dapat bekerja lebih ekstra kerja keras dan kompak guna merealisasikan capaian kinerja pembangunan sesuai dengan visi misi pemerintah daerah.

Ditambahkannya juga bahwa setiap Kepala OPD dan jajarannya hendaknya dapat ikut terjun langsung dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan program.

” Dengan adanya sistem e-kinerja, kita minta mulai dari Kepala OPD dan jajaran ASN dibawahnya hendaknya dapat lebih kompak dan meningkatkan kinerja yang lebih ekstra,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan bahwa apabila masih ditemukan Kepala OPD dan jajaran dibawahnya tidak kompak dan tidak sesuai dengan capaian visi misi pemerintah daerah maka dirinya tidak akan segan-segan untuk merevisi struktur organisasi tersebut.

” Kita selalu tegaskan, bahwa penilaian berdasarkan kinerja yang sesuai dengan visi misi yang diinginkan pemerintah daerah. Kalau kinerjanya tidak sesuai , maka kita tidak akan segan-segan mengganti,” ujarnya.

E-Kinerja merupakan aplikasi elekronik yang digunakan untuk penilaian kinerja dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Hal tersebut sesuai dengan keinginan BKN dalam mewujudkan pelaksanaan merit system atau

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa mengatakan bahwa dengan adanya aplikasi e-kinerja, nantinya diharapkan adanya kepastian bagi para pegawai yang menunjukkan kinerja baik dengan mendapatkan apresiasi yang baik pula, Jumat, 14 September 2018.

Demikian juga sebaliknya, bagi pegawai dengan kinerja buruk mendapatkan imbalan sesuai dengan apa yang ia lakukan.

“ Mereka yang tidak kerja akan kelihatan, karena input-nya ini dilakukan sangat detail. Dia melakukan apa selama berapa jam, dan apa saja yang dilakukan tiap hari. Di situ juga terlihat SKPD mana yang pegawainya kurang atau sebenarnya lebih ” ujarnya di Kantor BKPPD.(kmg)