coklat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tukiyono Ardiyanto alias Yono ditangkap anggota Satuan Reskrim Polsek Tanah Abang lantaran menipu Pasutri M dan TM. Yono memperdaya korbannya dengan menggunakan jenglot yang disebutnya bisa menggandakan uang.

“Dalam menjalankan aksinya, tersangka memperlihatkan kepada korban yaitu kotak coklat berisi jenglot yang menurut tersangka selama ini jenglot tersebut bekerja,” kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis 22 Maret2018.

Menurut tersangka, jenglot tersebut bisa membantu mendatangkan rezeki berlimpah dan kesuksesan kepada korban. Namun, korban juga diminta melaksanakan syariat seperti perintahnya.

“Yaitu dengan cara korban mengikuti syariat yang diperintahkan pelaku untuk membuang uang ke kali secara ikhlas,” imbuhnya.

Peristiwa bermula pada Selasa 22 Februari 2018 sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Korban mendatangi rumah kontrakan Yono di RT 001 RW 007 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Karena percaya dengan ucapan pelaku, dia kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta,” lanjutnya.

Sebagai gantinya, tersangka memberikan kain kafan kepada korban. Uang Rp 10 juta tadi kemudian dia masukan ke dalam kain kafan dan membuangnya bersama-sama dengan korban di kali Karet Bivak.

Korban kemudian disuruh menunggu beberapa hari hingga uangnya nanti akan berlipat ganda. “Namun, setelah ditunggu-tunggu ternyata yang dijanjikan korban tidak terbukti,” sebutnya.

Merasa tertipu, korban kemudian melaporkan hal ini ke polisi. Tersangka akhirnya berhasil ditangkap pada tanggal 7 Maret 2018 lalu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Massachusetts, Ilmuwan tengah giat mencari bahan makanan apa saja yang berpotensi sebagai obat kanker. Kini peneliti mengungkapkan bahwa anggur merah dan coklat hitam (dark chocolate) adalah obat yang ampuh untuk membunuh kanker.

Ketua Angiogenesis Foundation, William Li mengungkapkan anggur merah dan coklat hitam yang dicampur dengan blueberry, bawang putih, kedelai serta teh bisa digunakan sebagai bahan-bahan untuk membuat sel-sel kanker kelaparan yang membuatnya tidak mempunyai kemampuan menggerogoti tubuh.

“Kami telah membuat tingkatan makanan berdasarkan kualitas dari makanan tersebut untuk melawan kanker. Apa yang kita konsumsi setiap hari sudah bisa menjadi kemoterapi bagi diri kita sendiri,” ujar Li, seperti dikutip dari AFP.

Para ilmuwan mengidentifikasi kandungan zat kimia yang terdapat di dalam makanan. Bahan kimia ini memiliki fungsi untuk menghentikan aliran pasokan darah ke jaringan tumor sehingga sel-sel kanker tersebut akan kelaparan yang nantinya akan mati.

Li mengutip sebuah penelitian di Harvard Medical School yang menunjukkan pria dengan konsumsi tomat masak beberapa kali dalam seminggu dapat memperkecil kemungkinannya terkena kanker prostat sebanyak 30-50 kali.

“Ada sebuah revolusi medis yang sebenarnya terjadi di sekitar kita. Jika ini benar, maka akan berdampak pada pendidikan konsumen, pelayanan makanan, kesehatan masyarakat dan juga lembaga asuransi,” tambahnya.

Mengonsumsi berbagai makanan tersebut secara bersama-sama membuat khasiat memerangi kanker menjadi lebih efektif dan ampuh. Bagi beberapa orang di seluruh dunia yang tidak mampu membeli obat kanker, kemungkinan bisa menjadikan pengobatan kanker melalui makanan sebagai satu-satunya solusi terbaik untuk memerangi sel kanker dalam tubuhnya.

Saat ini sekitar selusin obat sudah digunakan untuk menghentikan pasokan darah ke tumor dengan menggunakan taktik pengobatan yang disebut “anti-angiogenesis”. Tapi hampir bisa dipastikan bahwa perawatan untuk kanker bukanlah pengobatan yang murah. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Di rumah milik M Taufik, ayah yang tega meracuni anak kandungnya sendiri terlihat banyak bercak berwarna cokelat.

Diduga bercak cokelat itu merupakan bekas muntah-muntah M Taufik dan anaknya, Kaisar Alfikar, balita yang berusia 14 bulan.

Bercak berwarna cokelat di kamar ditemukannya M Taufik dan Kaisar Alfikar di sebuah rumah di Blok Wage, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon (Istimewa)

Rumah yang lokasinya tak jauh dari Balai Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, itu memiliki tiga kamar.

Kaisar dan Taufik pertama kali ditemukan di kamar kedua yang berada di bagian tengah.

Di kamar itu terdapat mobil mainan milik Kaisar.

Persis di bagian pintu kamar yang berisi kasur dan lemari itu terlihat bercak cokelat.

Diduga bercak cokelat itu merupakan bekas muntahan Kaisar dan Taufik.

Beberapa bercak cokelat juga terlihat di ruang tengah dan kamar belakang.

Selain itu, bekas muntah-muntah Kaisar juga terdapat di halaman rumah neneknya yang berlokasi persis di depan rumah Taufik.

Petugas yang melakukan olah TKP tampak mengambil sampel dan barang bukti lainnya.

Semuanya dibawa petugas di dalam sebuah plastik kuning besar.

Saat ini, Taufik masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Pria yang badannya dipenuhi tato itupun sesekali tampak memuntahkan cairan kehitaman dari mulutnya.

Sementara Kaisar Alfikar telah meninggal dunia pada Sabtu 6 Januari 2018 sore kira-kira pukul 16.35 WIB.

Sebelum meregang nyawa, Kaisar tak berhenti menangis dan muntah-muntah.

Nafasnya juga tampak makin cepat sebelum mengembuskan nafas terakhirnya.

“Jenazah korban kami rujuk ke RS Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan otopsi,” kata AKP Abdullah, Kapolsek Pabedilan.

Ia mengatakan, mengatakan otopsi dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan.

Nyawa balita berusia 14 bulan itu tak terselamatkan saat menjalani perawatan di IGD RSUD Waled Kabupaten Cirebon.

Ayah kandungnya tega mencampur racun tikus ke dalam susunya.

Botol susu milik Kaisar telah diamankan petugas berikut beberapa barang bukti lainnya.

Tampak air susu yang dicampur racun tikus itu berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau yang menyengat.

Petugas mengamankan barang bukti itu dari rumah milik Taufik di Blok Wage, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon. (***)

sumber: tribunnews.com

KRIMINALITAS

Kamis | 12 Oktober 2017 | 1:07

Akibat Coklat di Minimarket, Pemuda Ini Harus Rela Masuk Bui

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Rendy Saputra (31) tidak menduga perbuatan isengnya mengambil cokelat di sebuah minimarket berujung sel tahanan.

Pria asal Sumberpucung, Kabupaten Malang ini mencuri dua bungkus cokelat batangan dengan modus pura-pura belanja di sebuah swalayan di Surabaya.

Awalnya Rendy ini masuk area supermarket dengan berpura-pura belanja. Dia tidak langsung mengambil barang, tapi mendekati mesin ATM dan pura-pura hendak menarik uang.

Di dekat mesin ATM itu lah, ada rak-rak yang terjejer coklat yang dijual.

“Saya di dekat mesin ATM seperti mau ambil uang, kemudian ambil dua buah cokelat untuk dimakan,” kata pelaku Rendy, rabu, 11 Oktober 2017.

Pelaku Rendy tak sadar jika semua gerak- geriknya terekam oleh CCTV yang ada di area minimarket. Dua cokelat itu diselipkan ke dalam baju yang dikenakannya.

“Begitu pelaku keluar, karyawan toko menghentikan pelaku dan ditanya. Pelaku akhirnya digeledah dan ditemukan membawa dua cokelat yang disembunyikan di dalam baju,” kata Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto.

Dari hasil penyidikan, ternyata pelaku ini bukan kali ini mencuri cokelat di minimarket. Sebelumnya juga telah melakukan pencurian cokelat di minimarket di daerah Banyuurip.

Polisi yang melakukan pemeriksaan menemukan sebanyak 8 bungkus cokelat.

“Kami juga mengecek ke minimarket di Banyuurip dan ternyata kehilangan cokelat,” terang Misdianto.

Atas tindakan yang sudah dilakukan pelaku, polisi akan menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. (***)

sumber: tribunnews

NEWS

Selasa | 19 September 2017 | 12:41

Meneguk legit bisnis minuman coklat ala Muezoo

MEDIAKEPRI.CO.ID Jakarta – Bisnis minuman cukup menyegarkan. Peluangnya cukup besar di negeri ini karena Indonesia punya musim kemarau. Apalagi, perubahan iklim menyebakan musim kemarau panjang. Alhasil, bisnis minuman kian menyegarkan.

Nah, sebagai salah satu negara penghasil coklat, tak ada salahnya jika kita memanfaatkan komodistas ini untuk menciptakan bisnis. Seperti yang dilakoni oleh Rahmad Ardiansyah. Ia membuka gerai minuman coklat Muezzo dengan mengolah coklat langsung dari perkebunan coklat di Tegal.

Alhasil, produk yang dijualnya punya keunikan tersendiri. “Kami menggunakan coklat asli dari perkebunan di Tegal, sudah pasti akan lebih berasa coklatnya,” terang Ardiansyah.

Mendirikan gerai sejak 2016 lalu, Ardiansyah pun langsung menawarkan kemitraan. Kini, sudah ada 15 mitra yang tersebar di sejumlah kota besar. Hingga akhir tahun ini, dia memasang target jumlah gerai mitra mencapai 50 gerai.

Ia mengemas paket kemitraan Muezzo senilai Rp 5 juta. Dalam paket itu, mitra sudah mendapat fasilitas antara lain booth portable, blender, stoples, teko, bahan baku coklat 3 pack dan bahan baku coffee 3 kg, banner, daftar menu dan panduannya.

Booth portable ini bisa dibawa ke mana saja dan cocok untuk berbagai event. Sehingga mitra bisa berjualan di berbagai kesempatan.

Tak ada kutipan biaya royalti bagi gerai mitra. Namun, mereka wajib membeli bahan baku dari pusat.

Muezzo menawarkan minuman coklat dan kopi yang dijual dengan rentang harga Rp 6.000-Rp 10.000 per gelas. Konsumen pun bisa memilih untuk meneguk Muezzo yang disajikan hangat atau dingin yang terasa segar.

Ada 15 varian rasa yang disediakan dengan racikan coklat asli. Antara lain, Chocolate, Royale Chocolate,Vanila, Caramel, Moccacino, Cappuccino. Masing-masing sajian juga masih bisa ditambah taburan beraneka topping.

Untuk kemitraannya, Ardiansyah memprediksi mitra bisa balik modal dalam satu hingga dua bulan saja. Balik modal cukup cepat lantaran untung yang bisa dikantongi mitra lumayan. dan tambahan topping. Namun, syaratnya mitra bisa menjual sebanyak 70 gelas dalam sehari atau mendulang omzet hingga Rp 14 juta per bulan.

Sumber : Kontan