di

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia yang mengedepankan keterpaduan antara TNI dan rakyat. Kamis, 18 Oktober 2018.

Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau, juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan budaya luhur Bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong.

Melalui pelestarian budaya gotong royong dan kemanunggalan dalam program TMMD ini, diharapkan kita dapat semakin membentengi diri dari potensi disintegrasi yang dipicu oleh sentimen perbedaan dan sikap intoleransi.

Menurut Danramil 17/Gamping Mayor Arh Sugeng untuk pelaksanaan pemasangan batu, sebagai sasaran fisik utama sampai hari H+3 pembukaan TMMD sudah mencapai 600 meter. Sedang sasaran fisik yang lain masih dalam tahap persiapan material.

Semua tenaga baik dari Satgas maupun unsur pendukung dan masyarakat, dipusatkan di jalan agar cepat selesai. Pemasangan batu dikerjakan oleh mereka yang biasa pasang, sedang tenaga yang lain mendekatkan material ke lokasi pemasangan. Jika semua pasang batu dikhawatirkan kekuatannya tidak sesuai. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro,S.IP menghimbau agar Tim Satgas yang berjumlah 100 Orang sabar dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, Kamis, 18 Oktober 2018.

Letkol Inf Diantoro,S.IP mengatakan, salah satu wujud kebanggan bagi kita Prajurit yaitu dapat melaksanakan Perintah dengan baik, sabar dalam menjalankan tugas serta Ikhlas dalam pengabdian, karena apa yang kita lakukan saat ini suatu bentuk pengabdian kita kepada Masyarakat, ujarnya dilokasi TMMD.

Seperti diketahui bersama bahwa, kegiatan TMMD ini merupakan permintaan Masyarakat yang dikelola oleh Kodim 0732/Sleman dalam bentuk anggaran APBD dengan kegiatan Fisik, anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan Talud sepanjang 1000 meter.

Selain itu, TMMD juga membuat kegiatan Non Fisik yaitu, Pengobatan gratis, Sosialisasi KB, Penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, pertanian, Wawasan kebangsaan dan Bela Negara, semua kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam kegiatan TMMD Reguler Ke 103 Kodim 0732/Sleman. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan bahwa kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang menjadi cikal bakal peristiwa Idul Adha dapat dijadikan pedoman untuk mengerjakan pembangunan di Kepri. Termasuk konsep pembangunan masyarakat dan negeri saat Nabi Ibrahim merancang pembangunan kota Makkah.

“Semangat kepatuhan dan pengorbanan secara ikhlas itulah kita gunakan untuk membangun Kepri,” ujar Nurdin dalam khutbahnya saat menjadi khatib pada shalat Idul Adha 10 dzulhijah 1439 H / 2018 M di lapangan Bola Glora Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, Rabu, 22 Agustus 2018.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten Pemerintahan Kabupaten Karimun Muhammad Tang beserta jajaran OPD Provinsi Kepri.

Dalam khutbahnya tersebut Nurdin bercerita tentang perjalanan kisah nabi Ibrahim AS. Menurut Nurdin ada banyak kisah yang patut diteladani.

Pertama tentang kokoh dalam keimanan yang mana sejak beliau kecil sudah terlihat keimanannya yang mana beliau selalu gelisah tiap melihat praktek penyembahan berhala bahkan yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

“Saat ini kita dihadapkan dengan berhala zaman modern yakni sifat mencintai dunia dan gila akan harta,” ujar Nurdin.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua jamaah untuk hidup dengan mengimani Allah SWT dan berpedoman dengan Alquran.

“Keimanan yang kokoh akan melahirkan akhlak yang mulia,” lanjut Nurdin.

Selanjutnya tentang kepatuhan melaksanakan perintah Allah SWT yang mana Nabi Ibrahim AS dengan patuh dan teguh hatinya atas perintah Allah SWT membawa Istrinya Siti Hajar ke sebuah lembah yang tidak ada sedikit pun stok makanan dan minuman. Lalu pengorbanan beliau ketika diperintahkan untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail dengan tidak ada sedikitpun keraguan tetap menjalankan perintah Allah tersebut.

“Seberapa beratpun perintah yang Allah berikan kepada kita, kita harus ikhlas menjalankannya,” tambah Nurdin lagi.

Sholat Id sendiri berlangsung tertib dan khidmat, bertindak sebagai Imam adalah Ustadz Sofyan Al Hafizh dan Bilal Ustadz Muhammad Esky. Tampak ratusan masyarakat Tanjung Batu memadati lapangan.

Meskipun malam hari sebelumnya telah diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menunaikan shalat idul adha, pun sesaat sebelum dimulai, lokasi mengalami mati listrik namun gema takbir tidak berhenti hingga shalat di mulai.

“Meskipun hujan turun lagi di akhir khutbah bapak Gubernur Alhamdulillah kami dapat sholat bersama beliau disini,” ujar Muhammad Akhyar, salah seorang warga yabg ikut shalat di sana.

Sebelum meniggalkan lokasi shalat, Gubernur Nurdin bersama-sama Wagub Isdianto dan Sekda Arif menyerahkan tiga ekor sapi untuk diqurbankan.

Adapun hewan qurban tersebut akan disalurkan ke PHBI Kundur, Masjid Al furqan, Kundur Utara dan Masjid Besar Kundur Barat.

“Semoga semua masyarakat yang berhak dapat menikmati daging pada lebaran tahun ini,” tutup Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

RAGAM

Sabtu | 11 Agustus 2018 | 10:48

Menyelam di Perairan Papua, Pimpinan GICI Batam Hilang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Papua Barat –  Seorang penyelam dari Batam, Kepulauan Riau dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di perairan Pulau Mansinam Manokwari, Papua Barat, Jumat,10 Agustus 2018.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh tim Search dan Rescue (SAR) dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, namun hingga Jumat petang korban yang diketahui bernama Kiat Wansyah, pimpinan GICI Batam itu belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Leo Mercy Randang menyatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Pada kegiatan itu korban bersama-sama dengan sembilan penyelam lain termasuk guide atau pemandu wisata.

Ia menjelaskan, awalnya ada sekitar 10 orang melakukan penyelaman di kedalaman 10 meter. Satu orang yang tak lain adalah korban ini, mengalami masalah sehingga dibawa oleh guide kembali ke darat.

Tak lama setelah itu, korban kembali melakukan penyelaman menyusul penyelam lain, namun ia terpisah dari rekan-rekanya.

Begitu para penyelam naik ke darat, lanjut George, korban tak kembali. Pencarian pun dilakukan guide bersama penyelam lain.

“Mereka melakukan pencarian selama kurang lebih satu jam yakni dari jam 2 sampai jam 3, sebelum akhirnya melaporkan kejadian ini ke kami,” sebutnya.

Memperoleh laporan itu, lanjut George, ia pun bergegas mengerahkan personil dan peralatan lengkap ke lokasi kejadian.

“Personil kami sudah berusah hingga Jumat petang, namun belum ada tanda-tanda. Pencarian kami hentikan sementara dan akan kami lanjutkan besok pagi,”sebutnya lagi.

Selain mencari di dasar laut, pencarian yang dibantu warga setempat ini juga menyusuri pantai di sekitar lokasi. Hingga menjelang malam pencarian nihil dan dihentikan untuk dilanjutkan Sabtu, 11 Agustus 2018.(***)

Sumber : antaranews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Dua orang remaja tergeletak bersimbah darah di Jalan Raja Oesman tepat depan SMAN 2 Karimun usai jatuh dari sepeda motor Yamaha Vega BP 3709 KG yang dikendarai, sekira pukul 01.00 WIB dinihari, Selasa, 7 Agustus 2018.

Diketahui, pemuda yang terkapar tersebut berdua, namun setelah hendak ditolong oleh anggota Laka Lantas Polres Karimun yang kebetulan melintas, temannya tersebut kabur melarikan diri.

Melihat posisi kendaraan, kedua remaja tersebut dari arah RSUD menuju Baran. Sesampainya di turunan lampu merah dekat depan SMA 2 mengalami lepas kendali.

Akibat dari kecelakaan tersebut pengendara mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD M.Sani.

Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Tengku Fazrial Kenedi mengatakan, sebelumnya kedua remaja tersebut sempat menyalip mobil Laka Lantas di daerah Batu Lipai. Namun sesampai di lokasi Jl. Raja Oesman, satu temannya telah terkapar.

“Mereka dari arah belakang, dan sempat menyalip dengan ugal-ugalan di mobil anggota kita. Pas di depan ternyata benar remaja itu sudah terkapar,” ujarnya. (kmg/Riandi)

sumber: lendoot.com

SEPAK BOLA

Selasa | 31 Juli 2018 | 8:55

Perjalanan Karir dan Cerita Si Kembar di Timnas U-16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri adalah pemain kembar di skuat Timnas Indonesia U-16. Keduanya punya perjalanan karier yang sama.

Bagas dan Bagus lahir dari pasangan Yuni Puji Istiono (ayah) dan Dewi Kartikasari (ibu). ada 16 Januari 2002 di Magelang. Kedua pemain itu masuk dalam skuat timnas Indonesia U-16 bentukan pelatih Fakhri Husaini.

Bagas main di posisi full-back kanan dan Bagus sebagai striker. Kedua pemain itu punya kontribusi dalam gol terakhir timnas Indonesia U-16 saat mengalahkan Filipina 8-0 di Piala AFF, Ahad, 29 Juli 2018.

Bagus melakukan penetrasi dari sisi kanan menuju kotak penalti Filipina. Bagus sedikit melihat ke arah tiang dekat dan di sana ada sang kakak yang berlari tanpa kawal. Umpan silang mendatar langsung disodorkan, yang langsung dikonversikan menjadi gol oleh Bagas.

Bagas langsung berlari ke arah Bagus untuk merayakan gol. Dalam beberapa saat, Bagas tampak seperti menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan. Di sisi lain, Bagus asyik merayakan gol sang kakak dengan sambil memberi pelukan.

Karier sepakbola kakak dan adik itu bisa dikatakan jalan bersama-sama. Bagas-Bagus pernah menimba ilmu di SSB Gelora Putra Deltras (Sidoarjo), SSB Blue Eagle (Jakarta), SSB Undip, dan SB Putra Kalimantan Tengah. Mereka juga pernah bermain di Frenz United Malaysia dan Chelsea Singapura.

Bagas dan Bagus secara fisik punya kemiripan yang identik. Saat masih menimba ilmu sepakbola di Jawa Timur, keduanya dipanggil dengan sebutan “Kolang-Kaling” oleh pelatih.

Kemiripan kedua pemain itu pernah membuat Fakhri terkecoh saat melakukan seleksi timnas U-16. Pada seleksi di Subang, Fakhri sudah tepat menempatkan posisi kedua pemain tersebut, namun kekeliruan terjadi saat tahap seleksi di Yogyakarat, yang tidak diikuti oleh Bagus.

Fakhri memainkan Bagas sebagai striker, namun pada akhirnya Bagas dikembalikan ke posisi bek sayap setelah menyadari bahwa itu bukan Bagus. Meski sempat tertukar posisi, Bagas dan Bagus sebetulnya seorang striker di masa sekolah sepakbola.

Ada cara mudah sebetulnya untuk mengetahui yang mana Bagas dan Bagus jika keduanya sedang bersamaan. Hal itu bisa dilihat dari tinggi badan keduanya. Postur tubuh Bagas lebih tinggi daripada Bagus dan Bagas juga punya bekas luka jahitan di bawah mata.

Bagas dan Bagus akan kembali bersama-sama memperkuat timnas U-16 di Piala AFF. Setelah mengalahkan Filipina, Indonesia akan menantang Myanmar, Vietnam, Timor Leste, dan Kamboja. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bunda Paud Bintan Ibu Hj Deby Maryanti mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Kabupaten Bintan kedepan.

Untuk mewujudkan itu, maka sangat diperlukan perluasan akses dan mutu layanan sebagai bagian dari strategi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.

Untuk itulah dirinya berkeinginan untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif di Kabupaten Bintan.

Menurutnya , Paud Holistik Integratif merupakan pendidikan anak usia dini yang akan mengintegrasikan segala aspek dan nilai-nilai dalam pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis, dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan aspek spiritual untuk memenuhi kebutuhan esensial anak.

” Konsep yang dikembangkan sangat bagus , nantinya PAUD Holistik bertugas tidak hanya memberikan pembelajaran dan pendidikan saja namun mereka diajarkan cara pola pengasuhan anak yang benar, cara peningkatan pengembangan gizi balita hingga peningkatan kualitas pendidikan orang tua (Smart Parenting) ” ujarnya saat mengunjungi Paud Holistik Integratif Bunda Ganesa di Kota Bandung, Selasa, 17 Juli 2018 lalu.

Ditambahkannya juga bahwa mengembangkan pendidikan PAUD yang holistik dan integratif, akan meliputi aspek pendidikan, kesehatan gizi, dan perlindungan kesejahteraan.

Selain itu, menurutnya ada 5 kebutuhan yang menjadi hak anak yaitu ;

1. Hak anak untuk terjaga dan terhindar dari penyakit
2. Hak mendapatkan kecukupan gizi sebagai sarana untuk memaksimalkan kemampuan otaknya dan bereksplorasi
3. Hak mendapatkan stimulasi yang baik
4. Hak mendapatkan pola pengasuhan yang baik.
5. Hak perlindungan dari kekerasan fisik dan kekerasan psikologis.

” Kita harus terus bergerak selangkah lebih kedepan. Inovasi-inovasi pola asuh harus disesuaikan dengan pola perkembangan zaman. Jadi mindset pola pengasuhan terhadap anak harus terus berkembang, kedepannya fungsi Paud bukan hanya untuk sekedar taman bermain anak tapi lebih daripada itu ” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT King Shining Industri dalam bulan Mei ini, akan mewujudkan investasi tahap awalnya sebesar Rp 50 miliar, setelah mendapatkan dokumen Izin Investasi 3 Jam (i23J) di Mall Pelayanan Publik (MPP) akan memproduksi sol sepatu dengan orientasi ekspor.

Bagi BP Batam, kehadiran PT King Shining Industri merupakan investor asing kelima yang sudah lebih dulu masuk ke Batam dan telah menggunakan fasilitas i23J. Kelimanya masuk ke Batam pada bulan Januari-Maret 2018.

Masing-masing perusahaan menanamkan modal awal Rp50 hingga Rp60 miliar lebih. Total nilai investasi dari kelima investor asal Tiongkok tersebut mencapai Rp250 miliar lebih.

Letter of Intent (LOI) ditandatangani Yusmar Anggadinata Anggota 2/Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan BP Batam dengan Mr Fang Fuquan dari Xiamen King Shining PT King Shining Industri, Penandatanganan itu disaksikan Akhmad Maruf Maulana, Ketua Umum Kadin Kepri sekaligus Presiden Direktur Wiraraja Group, Selasa, 8 Mei 2018.

Yusmar Anggadinata mengatakan bahwa kerja sama dengan elemen-elemen penting di Batam terhadap investasi sangat diperlukan oleh Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Yusmar beserta rombongan berkunjung ke China sekaligus menjadi pembicara pada iven China Replast 2018.

Dalam kegiatan tersebut, BP Batam memberikan pemaparan dengan topik Kesempatan Berinvestasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Investasi asing yang masuk ke Batam diprediksi akan terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan.

” Saat proses pemasukan mesin – mesin produksi, dan untuk produksi sol sepatu ini akan mempekerjakan sekitar 200 orang,” jelas Yusmar.

Ketua Umum Kadin Kepri, Akhmad Maruf Maulana, mengatakan, beberapa investor lainnya segera menyusul datang ke Batam. Di antaranya, investor asal Amerika yang akan memproduksi konstruksi chip IC.

” Investor ini akan menempati lahan seluas 10 hektare dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun. Dalam waktu dekat akan datang ke Batam dan menggunakan fasilitas i23J,” ujarnya.

Setelah itu, investor dari Korea dan Jepang juga akan berkunjung ke Batam. Investor dari kedua negara tersebut telah menyatakan ketertarikanya berinvestasi di Pulau Batam.

Maruf menambahkan, masuknya para investor ke Batam merupakan salah satu upaya yang dilakukan BP Batam bersama Kadin Kepri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini. BP Batam telah menargetkan pertumbuhan ekonomi naik hingga 7% dalam dua tahun mendatang.

Dalam beberapa kunjungan promosi investasi yang dilakukan BP Batam bersama Kadin Kepri, sambung Maruf, pihaknya juga menyampaikan keistimewaan dan keunggulan yang dimiliki Batam kepada para investor asing.

” Kami menyampaikan keistimewaan dan keunggulan yang dimiliki Batam kepada para investor. Banyak di antara mereka yang tertarik berinvestasi di Batam,” jelasnya.(***)

sumber: wartakepri.co.id

Kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi mencapai 1.924,5 MW.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi (PLTP) hingga triwulan I tahun 2018 ini mencapai 1.924,5 MW dari target hingga akhir tahun sebesar 2.058,5 MW.

Capaian sebesar 1.924,5 MW tersebut menempatkan Indonesia pada posisi kedua di dunia setelah Amerika Serikat dalam memanfaatkan panas bumi sebagai tenaga listrik. Indonesia menggeser posisi kedua yang sebelumnya ditempati Filipina.

“Hingga triwulan I tahun 2018 atau hingga akhir bulan Maret 2018 sebesar 1.924,5 MW. Dengan capaian ini kita patut bangga karena dengan capaian sebesar itu kita melebihi Filipina yang sebesar 1.870 MW. Artinya itu, kita telah menjadi produsen panas bumi nomor 2 di dunia,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 29 April 2018.

Saat ini Indonesia memiliki cadangan panas bumi sebesar 17.506 MW dan sumber daya sebesar 11.073 MW. Dengan pemanfaatan yang masih sekitar 11,03 persen dari cadangan yang ada ini menjadi peluang besar bagi para investor untuk mengembangkan panas bumi sekaligus memenuhi kebutuhan energi nasional.

Rida menyampaikan penambahan kapasitas terpasang PLTP tahun 2018 berasal dari beroperasinya PLTP Karaha Unit 1 (30 MW) dan PLTP Sarulla Unit 3 (110 MW, COD 2 April 2018: 86 MW).

Sementara itu, akan menyusul pada pada semester kedua di tahun ini PLTP Sorik Marapi Modullar Unit 1 (20 MW) (Agustus 2018), PLTP Sorik Marapi Marapi Modullar Unit 2 (30 MW) (Desember 2018), PLTP Lumut Balai Unit 1 (55 MW) (Desember 2018) dan PLTP Sokoria Unit 1 (5 MW) (Desember 2018).

Potensi panas bumi di Indonesia termasuk yang terbesar di dunia dengan potensi sumber daya sebesar 11.073 MW dan cadangan sebesar 17.506 MW. Indonesia memiliki potensi panas bumi yang melimpah dengan 331 titik potensi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Setelah menggeser posisi Filipina sebagai produsen listrik panas bumi kedua terbesar di dunia, Pemerintah memproyeksikan Indonesia akan menjadi penghasil listrik dari tenaga panas bumi terbesar di dunia pada 2023 mendatang mengalahkan Amerika dengan kapasitas listrik panas bumi mencapai 3.729,5 MW.

Untuk memasifkan pemanfaatan panas bumi sebagai energi, Pemerintah terus memberikan kemudahan kepada para investor panas bumi melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan regulasi khusus mengenai panas bumi yaitu Undang-Undang No. 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi, Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2017 tentang Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung serta peraturan-peraturan teknis lainnya.

Dua regulasi tersebut mengubah mindset lama bahwa pengembangan panas bumi bisa dilakukan di kawasan hutan konservasi karena tidak lagi dikategorikan sebagai usaha pertambangan. (***)

sumber: republika.co.id

Penjualan bawang putih murah akan berakhir pada Kamis.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Perkumpulan Petani dan Pengusaha Bawang Indonesia (P3BI) menggelar penjualan bawang putih murah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu 28 Maret 2018. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan harga bawang putih yang saat ini naik di pasaran.

Pengurus P3BI Nurul Shanti Wardhani mengungkapkan, penjualan bawang putih murah tersebut telah dilakukan sejak Selasa, 27 Maret 2018 hingga Kamis 29 Maret 2018 besok.

Bawang putih dijual dengan harga murah, seharga RP 18.500 per kilogram.

“Penjualan bawang putih dari kemarin sampai besok di hari terakhir, itu adalah komitmen dari PT Haniori selaku importir dari bawang putih yang ikut berperan mengusahakan agar harga bawang putih turun,” kata Nurul di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 28 Maret 2018.

Nurul menjelaskan, rata-rata harga bawang putih yang beredar di pasaran saat ini mencapai hingga Rp 40 ribu. Di mana, secara random, lanjut Nurul, di beberapa pasar di Jakarta, harga bawang putih mencapai Rp 30 ribu.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga komoditas bawang putih ukuran sedang berada per 27 Maret 2018 terpantau sekitar Rp 35.700 per kilogram, sementara per 28 Maret 2018 mencapai Rp 35.900.

“Ini PT Haniori dengan komitmennya membantu para konsumen agar mendapatkan harga bawang putih lebih murah dari yang ada di outlet sekarang ini,” kata Nurul.

Bawang putih yang dijual di Pasar Induk Kramat Jati oleh P3BI mencapai 28 ton per hari. Sehingga dalam tiga hari penjualan ini mencapai 84 ton.

“Jadi yang sudah dijual kemaren itu, ini kan 1 bal (beratnya) 20 kilo, nah satu kontainer ini kan isinya 1450 bal. Kurang lebih 28 ton dalam sehari. Sampai besok sebanyak ini juga yang dijual,” tambahnya. Sementara itu, koordinator pedagang bawang putih Pasar Induk Kramat Jati Sarsulin Rasad mengaku, sejak Januari 2018 lalu pasokan bawang putih sudah mulai berkurang.

Sehinga, harga bawang putih terus melonjak karena berkurangnya pasokan.”Pasokan sempat kurang. Kurangnya dari Januari, Februari udah mulai berkurang. Harganya juga naik-naik terus,” kata Rasad.

Rasad sendiri tidak dapat memastikan berapa pasokan bawang putih yang masuk per harinya di Pasar Induk Kramat Jati. Namun, pasokan yang datang merupakan impor dari Cina.

Seperti diketahui, Kementrian Perdagangan mengakui jika sejumlah komoditas pangan di Indonesia masih mengandalkan impor. Kebijakan itu dilakukan dalam rangka menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan untuk masyarakat.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menyatakan, 95 persen kebutuhan bawang putih di Indonesia masih dipenuhi oleh impor dari Cina. Meski begitu, ia tetap berupaya untuk meningkatkan tingkat produksi bawang putih dalam negeri bersama Kementrian Pertanian.

“Bawang putih 95 persen impor. Harus ada keseimbangan untuk mewujudkan itu dengan kebijakan impor bawang putih,” kata Enggar beberapa waktu lalu. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – PT Timah Tanjungbalai Karimun wilayah operasi Kepri dan Riau melakukan sosialisasi program Kelas Beasiswa tahun ajaran 2018/2019 di Gedung Nasional Jalan Yos Sudarso Tanjungbalai Karimun, Rabu 14 Februari 2018.

Sosialisasi ini dihadiri seluruh tenaga pengajar dari SMP se-Kabupaten Karimun, perwakilan Siswa-siswi SMP, Sekertaris Dinas Pendidikan Karimun, Herdan Firdaus, Jajaran PT Timah dan Kepala Sekolah SMAN 1 Pemali, Bangka Belitung.

Kepala Unit Metalurgi, Wiyono melalui Kabag Humas PT Timah Wilayah Operasi Kepri dan Riau, Afriano mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah salah satu program PT Timah di bidang Pendidikan. Ia berharap melalui program ini kehadiran PT Timah di Karimun dapat lebih berarti.

“Ini salah satu program PT Timah di bidang pendidikan untuk memberi beasiswa. Kami sangat mendukung putra-putri Karimun untuk mengikuti pendidikan secara gratis melalui beasiswa ini,” kata Afriano.

Afriano menjelaskan, untuk penerima beasiswa pihaknya akan lebih memprioritaskan anak berprestasi dari keluarga yang kurang mampu. Sementara untuk jumlah penerima beasiswa tahun ini hanya 4 orang.

“Yang jelas beasiswa ini lebih kita prioritaskan bagi keluarga kurang mampu. Bagi anak yang menerima beasiswa seluruh biaya selama sekolah di SMAN 1 Pemali akan ditanggung PT Timah,” jelas Afriano.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Herdan Firdaus mengatakan pihaknya sangat menyambut baik program yang diberikan oleh PT Timah TBK, karena melalui program ini secara tidak langsung telah ikut membantu pendidikan bagi anak-anak di Karimun.

“Kita sangat menyambut baik sosialisasi ini, mari kita ikuti sosialisasinya dengan baik agar anak-anak kita dapat kita kirim untuk mengikuti pendidikan di sana (SMAN 1 Pemali),” . (kmg/ian)

NEWS

Kamis | 15 Februari 2018 | 13:08

Lakukan Negoisasi Ini Untuk Melunasi Hutang di Bank

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Berani berutang seharusnya berani melunasi juga. Sebab, mengambil utang itu harus penuh perhitungan.

Kalau ternyata perhitungannya meleset dan akhirnya terlilit utang bagaimana? Misalnya sekarang posisinya sudah tidak mungkin lagi untuk membayar utang.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Namun jangan sampai Anda ikut-ikutan jadi anggota lembaga yang katanya bisa menghapus utang, bahkan semua jenis utang. Itu salah besar.

Ada sebuah perkumpulan bernama UN Swissindo yang mengaku bisa melunasi utang umat manusia di muka bumi.

UN Swissindo menerbitkan voucher M1 yang diklaim bisa dicairkan di bank dan uangnya digunakan untuk melunasi utang berapapun jumlahnya.

Menanggapi hal tersebut, perencana keuangan Aidil Akbar mengungkapkan masyarakat jangan percaya dengan aksi tipu-tipu yang dilakukan oleh lembaga abal-abal tersebut.

“Kalau punya utang baik di bank atau di manapun ya dibayar, bisa dicicil. Jangan tergoda dengan rayuan sertifikat pelunas utang seperti itu.

Bohong itu, mana ada yang kayak gitu,” kata Aidil saat dihubungi detikFinance, Kamis 15 februari 2018.

Menurut Aidil jika memang tak mampu membayar utang di bank, nasabah bisa melakukan negosiasi pembayaran dengan pihak bank. Hal ini bisa meringankan beban nasabah namun cicilan tetap terbayar.

Negosiasi adalah salah satu cara yang wajib dilakukan jika sudah tidak mampu membayar cicilan. Karena antara nasabah dan bank akan lebih cepat menemukan jalan keluar.

“Sebenarnya bank itu fleksibel, kalau kita tidak mampu bayar kita negosiasi. Mereka kan butuh uang pokok dan bunganya kembali. Yang penting kita punya itikad baik untuk membayar,” ujar dia.

Aidil mengatakan dalam mengelola keuangan baiknya utang maksimal 30% dari pendapatan per bulan. Akan lebih baik jika rasionya di bawah 30%. Hal ini untuk meminimalisir kegagalan pembayaran cicilan setiap bulannya.

Siapkan pos-pos anggaran untuk bayar utang, kebutuhan konsumsi, transportasi, uang investasi dan kebutuhan lain.

Selain itu, bayarlah utang tepat waktu agar tidak mengulur waktu dan menunggak. Biasanya jika terlambat satu hari saja, bank akan mengenakan biaya denda dan penalti.

Berdasarkan penelusuran detikFinance, dari laman swissindo.news UN Swissindo adalah sebuah lembaga yang mengklaim bisa membantu masyarakat untuk melunasi utang. Mereka menggunakan voucher M1 dan human obligation.

Sertifikat tersebut bisa diunduh secara gratis di website tersebut. Disediakan dalam beberapa versi bahasa mulai dari bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Prancis dan bahasa Laos.

Masih dari website tersebut, pengunduh juga diminta membawa voucher ke cabang Bank Mandiri terdekat untuk ditukarkan dengan uang tunai dan uang tersebut bisa digunakan untuk membayar utang.

Tiap penerima akan mendapatkan uang senilai US$ 1.200. Kemudian juga terdapat tayangan video berjudul NEO/UN Swissindo.

Isi video menjelaskan jika UN Swissindo mampu melunasi utang-utang penduduk bumi. Kemudian ada sejumlah orang dari berbagai negara yang membacakan isi dari sertifikat M1 tersebut. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Satu di antara tiga korban pembunuhan satu keluarga di Perumahan Taman Kota Permai 2, Tangerang, Banten, mendapat tujuh luka tusuk.

Jaelani, ayah kandung Tiara (13) mengatakan ada tujuh luka tusukan benda tajam di tubuh putrinya, Rabu 14 Februari 2018.

BACA: Ternyata Hal Ini yang Buat Mukhtar Ependi Kalap Bunuh Istri dan 2 Anaknya

Tujuh tusukan benda tajam yang dilakukan oleh pelaku, berada di bagian perut anaknya.

Hal ini diketahui setelah Jaelani mendapatkan hasil otopsi putrinya yang dilaksanakan, pada hari Selasa 13 Februari 2018.

“Dari hasil otopsi, dokter bilang ada tujuh tusukan pisau dibagian perut anak saya,” ucap Jaelani kepada TribunJakarta.com

Ditemui di Area Pemakaman Umum Tari Kolot, Sepatan, Tangerang Kabupaten, Jaelani mengatakan tidak menyangka pelaku tega berbuat seperti itu kepada anaknya.

“Putri saya itu usianya baru 13 tahun, tega sekali dia membunuh anak kecil,” ucap Jaelani dengan nada tinggi. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Rumah baca yang didirikan oleh Tetra Pak Indonesia ini dibuat dari material hasil daur ulang daur ulang barang bekas.

Bahan tersebut tersebut merupakan bahan daur ulang kemasan karton Tetra Pak sebagai material utamanya.

Tetra Pak Indonesia melalui kegiatan Employee Engangement perusahaan membangun rumah baca di SDN 4 Dawuan, Selasa 13 Februari 2018.

Ada 160 karyawan Tetra Pak Indonesia yang bahu-membahu menyelesaikan pembangunan rumah baca bagi warga dalam waktu satu hari.

Communication Manager Tetra Pak Indonesia, Gabrielle Angriani, mengaku pihaknya merasa senang dapat membangun sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tetra Pak Indonesia adalah perusahaan global terkemuka yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman.

Tetra Pak Indonesia juga menyediakan produk yang aman, inovatif, dan berwawasan lingkungan bagi Indonesia.

“Kami selalu memikirkan dampak yang lebih luas dari operasi kami terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Gabrielle saat ditemui di SDN 4 Dawuan, Selasa 13 Februari 2018.

Sebelumnya, Tetra Pak Indonesia juga pernah berbagi peralatan ke beberapa sekolah di antaranya kursi, meja, dan pojok daur ulang.

Mendirikan rumah baca seperti yang dibangun kali ini adalah yang pertama kali.

Ke depannya, Tetra Pak Indonesia akan mengajak customer dan mitra lainnya untuk membangun kegiatan seperti ini.

“Kami menyambut gembira pembangunan rumah baca karena SD kami belum memiliki ruang khusus untuk membaca,” ujar Kepala Sekolah SDN 4 Dawuan, Ano Suharno, saat ditemui di SDN 4 Dawuan, Selasa 13 Februari 2018.

Di SDN 4 Dawuan, ada 3 ruang kelas untuk 91 murid. Ada dua kelas yang bergantian masuk pagi dan siang.

Di SDN 4 Dawuan belum pernah ada pembelajaran daur ulang sehingga adanya tempat baca ini dapat memberikan edukasi kepada murid tentang daur ulang sendiri.

Pembangunan Rumah Baca untuk Negeri ini merupakan suatu bentuk kontribusi Tetra Pak Indonesia terhadap lingukan dan masyarakat, terutama di daerah Cirebon.

“Pembangunan rumah baca ini diharapkan akan memberikan kontribusi besar bagi proses belajar-mengajar yang lebih nyaman dan menyenangkan di sekolah sambil memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Environment Manager Tetra Pak Indonesia, Reza Andreanto.

Rumah baca tersebut berukuran 4 x 6 meter dan rencananya selesai dalam satu hari. (***)

sumber: tribunnews.com

Pemerintah akan memastikan proses hukum di Malaysia akan berjalan.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, Kemenlu telah bergerak untuk pendampingan proses hukum kasus yang menewaskan Adelina Lisao (21).

Adelina merupakan tenaga kerja wanita asal Indonesia di Penang, Malaysia.

BACA: Disiksa Majikan dan Disuruh Tidur dengan Anjing, TKI Ini Tewas Mengenaskan

Retno menuturkan, Kemenlu sudah berkoodinasi dengan kedutaan yang ada di Malaysia terkait dengan kejadian tersebut.

“Dapat saya pastikan bahwa kita akan melakukan pendampingan hukum dalam arti kasusnya itu akan kita ikuti terus sehingga tidak ada hak dari warga negara kita, hak hukum warga negara kita, yang terkurangkan,” kata Retno di Istana Negara, Selasa 13 Februari 2018.

Adelina menghembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Malaysia, setelah ditemukan dalam keadaan tubuh penuh luka dan dipaksa tidur di teras rumah bersama anjing majikannya.

Hingga kini, kata Retno, pihak KJRI di Penang terus memastikan hak-hak dari korban terpenuhi. Selain, Kemenlu memastikan proses hukum terhadap pelaku akan berjalan.

Terkait kompensasi untuk keluarga korban, Retno mengatakan itu yang akan terus dikawal karena memang sudah menjadi hak dari korban atas kompensasi tersebut.

Apalagi, otoritas Malaysia juga menurutnya terus bergerak. Bahkan sudah menyampaikan surat dukacita atas peristiwa yang menimpa Adelina yang merupakan TKW dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kita ingin memastikan semua hak-hak hukumnya termasuk masalah kompensasi dan sebagainya. Kita akan kawal masalah ini secara optimal karena apa yang menimpa saudara kita itu betul-betul sesuatu yang tidak bisa diterima,” ujar Retno.

Sebelumnya diberitakan, Adelima diduga telah disiksa oleh majikannya, meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Minggu 11 Februari 2018.

Media setempat Senin melaporkan, Adelina (21), meninggal pada pukul 16.45 petang waktu setempat dengan penyebab kematian belum ditentukan.

Menurut seorang tetangga, Adelina telah terlihat tidur di samping rottweiler (anjing penjaga rumah asal Jerman) setiap hari selama hampir dua bulan. Dia menolak untuk berbicara dengan mereka yang menyapanya.

Mencurigai ada yang tidak beres, tetangga tersebut menghubungi seorang wartawan yang kemudian memberi tahu kantor perwakilan anggota dewan Bukit Mertajam. Anggota dewan kota Joshua Woo dan rekan-rekannya kemudian mengunjunginya dan menemukan Adelina duduk di teras mobil. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madiun – Pelawak senior, Kirun angkat bicara soal dua pelawak asal Jatim, Cak Percil dan Cak Yudho diadili di Hong Kong. Kirun berharap agar para pelawak belajar profesional agar tidak terulang kembali.

“Sudah terjadi gimana lagi, di sini saya tidak menyalahkan Cak Percil dan Cak Yudho, juga tidak menyalahkan penyelenggara. Saat ini mereka harus banyak belajar ke yang lebih senior. Bagaimanapun juga mereka adalah anak-anak saya, sebagai orang tua saya wajib menolongnya sekuat tenaga,” jelas Kirun saat dihubungi detikcom, Senin 12 Februari 2018.

BACA: Pelawak Cak Percil dan Cak Yudho Bernasib Naas, Keduanya Digerebek dan Diangkut Petugas Imigrasi dan Polisi Hong Kong Karna Hal Ini

Pelawak asal Madiun yang punya nama asli H. Syakirun menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pelawak senior untuk mengawal kasus Cak Percil dan Cak Yudho. Beberapa pelawak senior yang dimaksud Kirun seperti Eko Patrio, Kadir dan Dery untuk mengawal kasus Cak Percil dan Cak Yudho.

“Saya ucapkan terimakasih sama mas Eko, Pak Kodir, mas Dery dan saya sendiri Kirun juga masih pengurus persatuan artis seni pelawak. Saya yakin mas Eko mampu mengatasi ini beliau selaku yang dekat dengan kementerian luar negeri,” tuturnya.

Saat dibubungi detikcom, pelawak Kirun yang sedang jadwal manggung di Pekan baru mengatakann baik Cak Percil dan Cak Yudho tergabung dalam padepokan seni Kirun di Madiun sejak tahun 1998. Kirun juga menyayangkan sikap mereka berdua yang tidak pamit ke dirinya harus belajar kepada senior seperti pelawak Nini Towok yang hampir tiap bulan tampil ke luar negeri.

“Kasus ini sebagai peringatan buat kita bahwa harus disiplin di negara orang, harus patuh dan taat menggunakan visa kerja, jangan visa turis untuk kerja. Kalau mau kemana saja itu tanya ke senior seperti mas Didi Kempot, Nini Towok yang setiap bulan ke Korea dan ke Jepang.

Kemana-mana pamit karo wong tuwek (kemana-mana izin ke orang tua) ,” kelakar Kirun sambil tertawa. (***)

sumber: detik.com

PARIWISATA

Selasa | 30 Januari 2018 | 14:16

Nikmati Keindahan Traveling Api Biru Hanya di Sini

MEDIAKEPRI.CO.ID – Berwisata ke Kawah Ijen, Api Biru menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi. Keindahannya pun sudah dikenal traveler dari berbagai negara.

Taman Wisata Alam Kawah Ijen terletak diantara dua kabupaten yang saling berbatasan, yaitu Bondowoso dan Banyuwangi. Wisatawan dapat menempuh titik awal pendakian dari arah dua kabupaten tersebut hingga menemukan titik awal pendakian melalui Pos Paltuding.

Petugas biasanya membuka waktu pendakian mulai pukul satu malam. Biasanya pengunjung menghabiskan waktu sambil membeli makanan di warung-warung sekitar atau beristirahat di dalam tenda yang dapat didirikan pada camping area di dekat pintu masuk. Untuk memasuki TKA Kawah Ijen, pengunjung cukup membayar Rp 7.500 untuk wisatawan lokal, dan Rp 150.000 untuk wisatawan asing pada hari libur.

Memulai pendakian, kita akan menemukan penduduk lokal yang menawarkan jasa angkut di sepanjang jalur pendakian. Angkutan tersebut semacam gerobak kayu untuk kapasitas dua orang dengan harga yang cukup variatif, tergantung kesepakatan dengan penyedia jasa tersebut. Trek yang dilalui adalah jalan dengan stuktur tanah. Pada samping kanan-kirinya vegetasi hutan konservasi yang termasuk ke dalam area Balai Besar wilayah Jawa Timur. Pada awal pendakian, trek yang dilalui masih cukup bersahabat. Tidak lama kemudian jalanan menanjak dan berkelok siap menemani perjalanan. Jika cuaca cerah, banyak bintang dapat kita lihat di atas langit.

Gunung dengan ketinggian 2.443 mdpl ini memiliki kawah asam yang cukup luas. Asap yang keluar dari dalam kawah cukup pekat dan terbang sesuai arah angin. Vegetasi di sekitaran gunung pun hanya berupa tanaman rerumputan dan batang-batang pohon kecil yang gosong menghitam.

Pengunjung membutuhkan minimal dua jam lebih pendakian untuk sampai ke puncak Ijen. Ketika sampai di dekat punggungan kawah, penduduk lokal menyewakan masker oksigen seharga Rp 20.000 saja. Masker tersebut cukup mengurangi bau sulfur yang terhirup. Terlebih ketika hendak melihat api biru dari jarak yang dekat, wisatawan biasanya menuruni bagian bawah punggungan hingga mencapai di dekat titik api biru berada. Lantas memang api biru masih menjadi tujuan wisata yang menarik baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. (***)

sumber: detik.com