Disini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar pawai pembangunan, Sabtu,18 Agustus 2018.

Pawai pembangunan dipusatkan di Dataran Madani atau Jalan Raja Alihaji Fisabilillah, Batam centre. Peserta pawai pembangunan dan pawai budaya akan dilepas oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Setdako Batam, Rudi Panjaitan mengatakan peserta pawai pembangunan terdiri dari OPD di lingkungan Pemko Batam, instansi vertikal dan perusahaan di Kota Batam. “Kegiatan ini salah satu bentuk kecintaan kita terhadap NKRI,” ujar Rudi.

Adapun rute yang akan dilalui peserta pawai pembangunan dimulai dari Dataran Madani, Bundaran Madani, simpang Masjid Raya, Simpang Kabil, Polresta Barelang, Polsek Lubuk Baja, DC Mall, Polsek Batu Ampar, Makodim. Seraya Atas dan kembali ke Dataran Madani.

Rudi menjelaskan jalan di depan Edukits untuk sementara akan ditutup sampai ke Simpang Gelael atau simpang BNI Sei Panas.

“Untuk pawai budaya rutenya hanya disepanjang jalan di Dataran Madani,” sebutnya.

Untuk meramaikan kegiatan itu, Pemko Batam mengundang masyarakat Batam untuk dapat hadir bersama-sama menyaksikan pawai pembangunan. Sesuai jadwal kegiatan pawai pembangunan akan dimulai pukul 13.30 Wib.

“Mari bersama-sama kita semarakkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan hadir menyaksikan pawai pembangunan yang akan menampilkan kendaraan hias dan pawai budaya,” ajaknya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pada Sabtu, 11 Agustus 2018 jalan Raja Haji Fisabilillah akan ditutup karena jalur tersebut digunakan sebagai pusat acara Malam Tabligh Akbar Gebyar Muharram 1440 H Tahun 2018 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Pusat acara Tabligh Akbar Kemilau Muharram 1440 H di Jalan Raja Haji Fisabilillah atau depan Palm Spring-Batamcentre.

Penutupan jalur akan mulai dilakukan pukul 16.00 Wib hingga pukul 24.00 Wib. Bagi masyarakat Kota Batam yang akan menyaksikan Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Pemko Batam telah menyiapkan tiga kantong parkir.

Kantong parkir utama tanah kosong Oxley, depan dan belakang ruko Edukits dan di depan dan belakang KFC Gelael sampai ke Rumah Makan B3 Palm Spring. Bagi masyarakat dari arah Batam Centre yang ingin ke lokasi acara dapat berputar arah dari u turn depan Palm Pring dengan lokasi parkir di Oxley. Sedangkan warga dari Batam Centre yang akan ke Sekupang dan ke Simpang Kabil harus berputar lewat Sei Panas menuju Simpang Jam.

“Bagi masyarakat Batam dari arah Sekupang dan Batu Aji untuk menuju ke lokasi acara tetap masuk melewati Simpang Jam dan menurunkan penumpang di depan Dataran Madani atau jalan Raja Haji Fisabilillah. Kemudian untuk menuju ke lokasi parkir bisa melewati jalan belakang Edukits nanti tembusnya di rumah makan Lamun Ombak,” jelas Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji, Jumat 10, Agustus 2018.

Demi terciptanya situasi yang aman dan suksesnya penyelenggaraan acara tersebut, Pemko Batam juga telah menyiapkan tim pengamanan sebanyak 1.150 personil. Tim pengaman terdiri dari personil Polresta Barelang, anggota Kodim 0316 Batam, Batalyon Infantri 134/Raider, Marinir/Satria Bhumi Yudha, Angkatan Laut, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Pagar Nusa, GP Ansor, tim pengamanan UAS dan dari FPI Kota Batam.

“Malam itu juga akan dilakukan pengumpulan donasi untuk korban gempa di Lombok,” ucapnya.

Untuk meramaikan acara tersebut Walikota Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh masyarakat Kota Batam untuk dapat bersama-sama hadir menyaksikan ceramah Ustad Abdul Somad dan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf. Masyarakat yang hadir diharapkan mengenakan pakaian putih-putih. Di lokasi acara panitia juga menyediakan area bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Shalat Mahgrib.

“Mari bersama-sama kita meramaikan peringatan Muharram 1440 Hijriah ini dengan menyaksikan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad dan Habib Syech akan bershalawat diiringi grup hadrohnya. Semoga acara ini berlangsung dengan lancar dan aman dari mulai terselenggaranya acara hingga selesai,” ajak mantan Camat Bengkong ini.(***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pengacara Lyra Virna, Razman Nasution angkat bicara terkait penetapan tersangka Lasty Annisa, pemilik ADA Tour dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Menurut Razman, kedudukan seimbang.

“Tapi yang pasti (skor) permainan satu-satu, disana tersangka, di sini tersangka, di sini dugaan IT, disana dugaan penggelapan, ayo kita lihat,” kata Razman di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis 22 maret 2018

Razman juga meminta polisi untuk segera menangkap Lasty yang telah menyandang status tersangka. Dia pun sesumbar soal siapa yang akan paling cepat memakai baju tahanan Polda Metro Jaya.

“Dalam rangka equality before the law, dalam rangka presumption of innocent, untuk kesamaan semuanya saya berharap Krimum Polda Metro Jaya segera menangkap saudara Lasty Annisa yang patut diduga karena melakukan penipuan dan penggelapan dan datanya sudah valid dan semua sudah menyebar di media. Ayo sekarang kita mau lihat siapa yang duluan pakai baju oranye (baju tahanan), anda atau kita,” ujar dia.

Sementara itu, Lyra yang ditanya juga soal kasus tersebut, memilih bungkam. Dia hanya melempar senyum kepada para pewarta.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Lasty sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan. Polisi menyatakan hasil penyidikan, Lasty memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Lasty dilaporkan oleh Lyra pada tanggal 8 Juni 2017 silam. Lasty dituduh telah menggelapkan uang Lyra untuk perjalanan umroh dirinya dan suaminya, Fadlan Muhammad. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Selama ini usaha yang dilakoninya adalah membuat spring bed, sofa dan sepatu. Tapi Saat ini dia mulai membuat dompet, tas dan sepatu dari tenun ikat dengan harga yang murah.

Saat ditemui di tempat usahanya Selasa 20 Februari 2018 di CV Bumi Cendana, Alauddin Haji Kamaluddin, A.Mdmengungkapkan dia membuat dompet dan tas serta sepatu dari tenun ikat.

“Saya membuat tas tenun ikat ini ada tiga jenis, ada yang produk massal yakni tas yang dijual dengan harga Rp 25 ribu rupiah, ada yang kualitas menengah dimana tas dibuat dengan menggunakan lapisan kain keras dan ada juga tas yang dibuat dari bahan mika,” katanya

Untuk dompet dengan bahan mika dijual dengan harga Rp 100 ribu dan dia memberikan jaminan satu tahun tas itu tidak akan rusak .

Ada juga tas yang dijual dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. “Untuk tas dengan harga Rp 300 ribu sekalian dengan dompetnya,” ujar Alauddin Haji Kamaluddin, Sembari menambahkan tas dengan merek Kitora.

Menurut Alauddin Haji Kamaluddin, untuk membeli kain tenun ikat harus berhati-hati karena ada kain yang luntur dan ikatannya tidak kuat serta ada yang bunganya tidak sama besar sehingga sulit saat memadukannya.

Untuk sepatu dibandrol dengan harga Rp 150 ribu tapi peminatnya kurang.

Mengenai produksi, Alauddin Haji Kamaluddin, mengatakan untuk tas dalam satu hari hanya bisa menghasilkan dua sampai tiga tas sedangkan kalau produksi dompet massal bisa lima sampai enam dompet.

Untuk pemasaran, Alauddin Haji Kamaluddin, A.Md mengatakan tidak mengalami kesulitan karena pasarnya selalu ada. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan membenarkan soal tertangkapnya Jn, terduga pelaku pelecehan seksual di National Hospital.

“Sampun (sudah) tertangkap terduga pelaku,” sebut Rudi menjawan Surya.co.id, Jumat 26 Januari 2018.

Rudi menuturkan, kini pelaku sudah diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

BACA:Perkembangan Kasus Pasien yang Alami Pelecehan Seksual, Suaminya Lakukan ini ke Pelaku

“Masih dilakukan pemeriksan. Sampai sekarang terduga pelaku statusnya masih saksi,” kata Rudi.

Orang nomor satu di Polrestabes Surabaya ini mengungkapkan, pemeriksaan pelaku ini guna dimintai keterangan terkait video yang beredar di media sosial (medsos).

Dimana korban, W, seorang pasien wanita mengaku mendapat pelecehan seksual yang dilakukan seorang karyawan salah satu rumah sakit.

“Kami dalami kasus ini. Kami kumpulkan keterangan dari saksi korban, manajemen rumah sakit dan saksi pelaku,” ucap pria kelahiran Lampung ini.

Diberitakan sebelumnya, pelaku Jn ditangkap petugas Unit PPA Polrestabes di salah satu hotel di Surabaya, Jumat 26 Januari 2018 pukul 05.10 WIB.

Pelaku sudah diburu polisi sejak Kamis 25 Januari 2018 kemarin. Tapi, pelaku menghilang dan saat dijemput di rumahnya di daerah Babatan Wiyung Surabaya tidak ada. (***)

sumber: tribunnews.com

PARIWISATA

Kamis | 18 Januari 2018 | 14:50

WOW! Hanya Disini Makan Durian Sambil Berwisata Sampai Puas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Painan – Pelaku pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menawarkan paket wisata seputar durian kepada wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Paket mulai dari makan buah durian segar hingga menunggu buah durian jatuh dari pohonnya.

“Kami menyediakan varietas buah durian sesuai pesanan wisatawan mulai dari durian jenis kunik, kambuik, jantuang, taruang, manggi dan lainnya,” kata pelaku wisata yang juga pemilik Delima Home Stay di Pesisir Selatan, Aciak di Painan, Kamis 18 Januari 2018.

Khusus paket wisata menunggu buah durian jatuh dari pohonnya, diberikan tergantung pesanan dari wisatawan apakah satu hari, dua hari atau lebih. “Pada musim durian tahun lalu saya mendapatkan tiga paket wisata menunggu durian jatuh dari pohon ini,” tambahnya.

Harga paket tergantung dari kesepakatan dengan masing-masing wisatawan. Ada harga awal yang ditawarkan tetapi bisa dinego. “Bagi kami yang penting dapat untung dan wisatawan nyaman,” ujarnya.

Khusus paket menunggu buah durian pihaknya memastikan keselamatan wisatawan sebagai hal utama, karena menunggu buah durian dilakukan di area perbukitan. “Saya sebagai penyedia jasa tidak akan melepaskan wisatawan begitu saja, namun akan mendampingi mereka hingga selesai,” katanya.

Ia mengaku paket wisata minat khusus ini telah ia kembangkan sejak 2014 sebagai upaya memberikan wisatawan alternatif berlibur sesuai selera. Selain seputar buah durian, paket wisata lain berupa permainan tradisional, mencari belut, hingga menarik pukat tepi dan kegiatan unik lainnya yang diminati wisatawan. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Ada penampakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos ngantor di sejumlah warung kopi. Pemandangan ini sudah menjadi hal biasa di Daik, Lingga. Waktu menunjukkan pukul 10.07 WIB, salah satu warung kopi diisi oleh orang yang berpakaian dinas Pemkab Lingga.

Malisi, warga Daik mengaku risih dan resah dengan kegiatan yang tak pantas dari oknum PNS. Menurutnya, tindakan oknum PNS yang dinilai sangat tidak disiplin. Padahal, jelas-jelas waktu masih belum menunjukkan jam istirahat.

“Apa mereka oknum PNS itu tidak punya tanggung jawab di kantor?,” ujarnya.

Dikatakan Malisi, tidak tahu juga dimana dinasnya pegawai yang tidak patuh aturan itu. Tapi, tambahnya, kalau dilihat dari atribut pangkatnya, sudah tinggi juga jabatannya di dinas. “Bisa dibayangkan bagaimana dengan anak buahnya, jika atasannya aja kurang disiplin,” kata dia kepada mediakepri.co.id, Selasa, 19 September 2017.

Lebih jauh dikatakannya, saat ini, pengawasan dari instansi terkait dalam menindaki permasalahan disiplin pegawai masih belum maksimal. Soalnya, penampakan bolos ngantor di jam kerja, sudah menjadi hal biasa di warung-warung kopi saat masih epektif bekerja.

Lanjutnya,mungkin sanksi yang diberikan masih begitu rendah. Makanya mereka tidak merasa jera. Sebagai masyarakat, dirinya berharap kepada pemerintah daerah khususnya instansi yang berwewenang agar penampakan tidak disiplin bisa mendapat tindakan yang tegas. (bran)